P. 1
Sel Tumbuhan

Sel Tumbuhan

|Views: 576|Likes:
Published by Sunani Sunny

More info:

Published by: Sunani Sunny on Apr 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2014

pdf

text

original

SEL TUMBUHAN Nama Preparat : Aloe vera Sayatan melintang pada Aloe vera untuk melihat inti sel

. Tanggal praktikum : 15 September 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. dinding sel 2. vakuola 3. inti sel / nukleus 4. plastida Deskripsi : Dari gambar mikroskop yang diamati, tapak bagian tersebut dari aloe vera, yaitu : 1. Vakuola Vakuola adalah bagian ruangan dalam sel berisi cairan yang dibatasi membrane tonoplas. Cairan itu berisi berbagai macam bahan organic dan anorganik, fosfatid, tannin, dan ca-oksalat. Fungsi vakuola ialah engatur air dan kandungan solute dalam sel. Missal dalam pengaturan osmosis, dan dalam pencernaan. Vakuola mengandung enzim pencerna yang mapu memecahkan komponenkomponen sitoplasma dan metabolit. 2. Inti sel / nucleus Inti sel aloe vera berbentuk bulat dan terdapat di tengah sel. Nucleus dikelilingi oleh sampul nuklir dan berisi matriks nuklir nukleoplasma dan satu atau lebih nukleuolus. Dalam nukleoplasma didapati nukleoplasma yang terdiri atas DNA dan protein. 3. Plastida Berbentuk seperti lensa. Tipe utama plastida ada tiga yaitu leukoplas, kromoplas dan klorofil. Leukoplas adalah plasmid tanpa pigmen, biasanya terdapat pada jaringan yang tidak terkena cahaya. Kromoplas biasanya berwarna kuning,jingga atau merah karena pigmen karotenoid. Sedangkan klorofil berwarna hijau akibat adanya pigmen klorofil yang lebih banyak. Plastid yang diamati pada irisan aloe vera berwarna hijau. Jadi disini dapat disimpulkan fungsinya adalah untuk berfotosintesis, membentuk pati dari karbohidrat terlarut hasil fotosintesis serta melarutkan kembali.

Nama Preparat : Allium cepa Sayatan membujur pada umbi lapis Allium cepa untuk melihat inti sel. Tanggal praktikum : 15 September 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. dinding sel 2. sitoplasma 3. inti sel / nukleus 4. plastida Deskripsi: Sel umbi pada alium cepa berbentuk lonjong dan ada yang hampir persegi panjang. Dari gambar diatas dapat diamati bagian yang tampak yaitu : 1. Sitoplasma Sitoplasma adalah zat kental yang transparan dalam cahaya tampak. Komponen utamanya adalah air

80-90%. Dalam sel tumbuh-tumbuhan plasma sel selalu mengadakan gerakan, yaitu gerakan rotasi dan sirkulasi. Hal ini menandakan sel itu memiliki sifat hidup. 2. Inti sel. Sama seperti inti sel aloe vera, inti sel alliu cepa juga berbentuk bulat, namun letaknya agak dipinggir. Nucleus dikelilingi oleh salut inti dan mengandung matriks inti (nukleoplasma, karyoumphe / cairan inti, terdapat kromosom (ADN + protein). Membrane inti atau selubng inti terdiri atas dua lapisan membrane. Ruang sempit diantara membrane itu disebut ruang perinukleir. Nama Preparat : Daucus carota Sayatan melintang pada umbi Daucus carota untuk melihat pigmen karoten. Tanggal praktikum : 15 September 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. dinding sel 2. pigmen karoten 3. sitoplasma 4. Deskripsi : Pigmen karoten adalah pigmen warna orange yang terdapat pada wortel. Berikut keterangan gambar diatas : 1. Dinding sel Senyawa yang ada didalanya selulosa dan senyawa lain hemiselulosa, pectin, protein, serta zat seperti lignin (zat kayu) dan saberin (zat gabus). 2. Pigmen karoten Karoten merupakan pigmen warna orange yang terdapat pada wortel dan bentuknya seperti jarum. Biasanya ditemukan di dalam plastid serta vakuola. Tepatnya merupakan plastid tipe kromoplas, atau plasmid berpigmen selain hijau. Pigmen ini akan tampak bila hanya terdapat atau tidak ada klorofil sama sekali. 3. Sitoplasma Meliputi sebagian dari protoplas, merupakan zat kental yang lebih kurang transparan dalam cahaya tampak. Komponen utamanya adalah air 80-90%.

Nama Preparat : Rhoeo discolor Sayatan mebujur pada daun Rhoeo discolor untuk melihat pigmen ungu (anthosianin). Tanggal praktikum : 15 September 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. dinding sel 2. stomata 3. pigmen ungu 4. Deskripsi : 1. Stomata Biasanya ditemukan pada bagian yang berhubungan dengan udara terutama di daun, batang biasa dan rhizome. Pada daun yang berfotosintesis, stomata ditemukan dikedua permukaan daun. Berfungsi untuk

• Letak lamela mengelilingi hilus. Nama Preparat : Solanum tuberrosum Menusuk-nusuk umbi Solanum tuberosum untuk mengetahui butir tepung atau amilum. Kloroplas + kromoplas dapat dijumpai bersama-sama dalam pigmen athosianin. Tanggal praktikum : 6 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. Sehingga daunnya tidak berwarna hijau melainkan ungu. • Amilum pada umbi kentang berfungsi sebagai cadangan makanan. lamela 3. sedang sel bagian tidak mengandung anthosianin warna Rhoeo discolor tergantung pada PH jingga. hilus 2. 2. Nama Preparat : Manihot utilissima Menusuk-nusuk umbi Manihot utilissima untuk mengetahui butir tepung atau amilum. Tanggal praktikum : 6 Oktober 2009 Gambar Mikroskopis Gambar Pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. ungu / biru (lingkungan netral atau basa). • Pada kentang tergolong monoadelph dan ada juga yang diadelph karena memiliki 1 hilus namun ada juga 2 hilus yang masing-masing dikelilingi lamelanya.jalan keluar masuknya air dan udara pada proses respirasi atau transpirasi. Adanya pigmen ungu tersebut menyebabkan warna hijau pada jaringan dibawahnya tertutupi. • Lamela yang mengelilingi hilus tampak kurang tegas di bagian dalam sedangkan bagian l uar tampak tegas. Deskripsi : • Hilus pada manihot utilisima terletak di tengah-tengah sehingga disebut tipe butir tepung kosentris. Lamela merupakan pelapisan pada butir pati yang tersusun dari 2 bagian yaitu selulosa dan lignin. Pigmen Ungu (anthosianin) Pigmen anthosianin ditemukan di epidermis. Pelapisan pada butir pati terlihat sebagai akibat kepekatan molekul-molekul yang lebih banyak pada saat permulaan terbentuknya setiap lapisan dan sedikit demi sedikit kepekatan berkurang pada lapisan terluar karena kelebihan air. • Hilus pada umbi kentang terletak di tepi butiran atau dipinggir sehingga disebut tipe tepung eksentris.Lamelanya berbentuk mengerucut yang berpusat pada hilus. amilum Deskripsi : Butir-butir pati dibentuk pertama kali didalam kloroplas. lamela 3. • Berdasarkan susunan hilus dan lamelanya maka tipe butir tepungnya adalah monoadelph yaitu hilusnya hanya ada satu. . hilus 2. memiliki polarisasi silang gelap. Butir pati terdiri atas lapisan-lapisan yang mengelilingi suatu titik yang disebut hilum.

lamela 3. • Parenkim biasanya tersusun atas sel-sel yang berdinding tipis. termasuk poliadelph yaitu banyak butir tepung bersatu. butir-butir tepung ini terdapat pada bagian plasma sel parenkim. • Parenkim pada kulit pisang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan dan berupa butir-butir tepung. Tanggal praktikum : 13 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Nama Preparat : Amaranthus sp Sayatan membujur pada Amaranthus sp untuk mengetahui kristal Ca Oksalat. • Butir tepung beras terasuk butir tepung kosentris (hilus terletak ditengah dengan lamela yang mengelilinginya. • Berdasarkan letak hilusnya. Deskripsi : • Butir tepung pada Oryza sativa disimpan dalam endosperm biji sebagai cadangan makanan. hilus 2. Tanggal praktikum : 6 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : . parenkim Deskripsi : • Lamela semakin tua semakin halus karena pengaruh konsentrasi air semakin tinggi. Nama Preparat : Oryza sativa Menumbuk padi kering (Oryza sativa) untuk mengetahui butir pati Tanggal praktikum : 13 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. hilus 2.Nama Preparat : kulit sebelah dalam buah pisang (Musa sp) Sayatan melintang pada aloe vera untuk melihat inti sel. lamela 3.

Nama Preparat : Cocos nucifera Sayatan melintang pada kulit kelapa Cocos nucifera untuk melihat dinding sel dan hubungan antar sel. • Kristal ini cukup banyak di kortex. sehingga berwujud butiran. dinding sel 4. ada juga yang terbentuk karena terjadinya pemadatan zat-zat cair akanan cadangan. Proses terjadinya melalui pengendapan hasil metabolisme. kloroplas 2. plastida 2. Tanggal praktikum : 13 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : . dinding sel 4. Deskripsi : • Bahan organik yang lebih disimpan dalam plasma sel diendapkan dari garam kalsium menjadi kristal Ca Oksalat. • Kristal Ca Oksalat pada penampang melintang batang bayam berbentuk pasir kristal (Cristal sands) yang berupa butiran pasir berbentuk kristal. Tanggal praktikum : 13 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Endapan tersebut berupa asam oksalat yang bersifat racun bagi tumbuh-tumbuhan.1. Pasir-pasir kristal ini dikelilingi oleh kloroplas. Nama Preparat : Begonia sp Sayatan melintang pada Begonia sp untuk melihat Ca Oksalat. • Bentuk kristal Ca Oksalat pada begonia sp yaitu berbentuk Prisma atau piramid. Terbentuk sebagai hasil akhir metabolisme. parenkim. Ca Oksalat 3. Ca Oksalat 3. floem dan parenkim xilem bisa juga ditemukan di vakuola atau plasma selnya. • Dua sel sebelah atas terdapat kristal prisma yang soliter dan di dalm sel sebelah bawah terdapat kristal berbentuk durian. Deskripsi : • Kristal Ca Oksalat termasuk bahan ergastik yang bersifat padat.

plasma 4. Benang-benang plasma yang banyak menghubungkan lumen sel dari sel yang satu dengan yang lainnya. Lamela tengah. dinding sel 2. noktah 3. • Noktah dalam cocos nucifera sangat dalam dan panjang sehingga merupakan saluran-saluran yang biasanya terdapat pada dinding sel yang tebal dan kuat. Dinding sel sekunder. dibentuk dipermukaan dalam dinding sel primer. Tempat tersebut disebut daerah noktah pertama. Berkembang dalam bagian sel yang sudah berhenti tumbuh. pertumbuhan mozaik dan pertumbuhan multinet.1. 3. Benang plasma tersebut disebut plasmodesma. Pada pembentukan penebalan primer ada tempat tertentu dimana tidak terbentuk penebalan dan tetap dalam keadaan tipis. • Dinding sel pada penampang melintang cocos nucifera sangat tebal. Symplas : protoplasmanya saling berhubungan 2. Deskripsi : Berdasarkan perkembangan dan struktur jaringan tumbuhan. maka ada dua golongan tumbuhan : 1. adalah dinding sel asli yang pertama kali berkembang pada sel baru. Dinding primer. • Terdapat hubungan antar sel yang berupa apoplas yang artinya protoplasmanya tidak berhubungan. Plasmodesma memegang peranan penting dalam transport material dan pengulangan rangsangan. merupakan perekat yang mengikat sel-sel secara bersaa-sama untuk membentuk jaringan. Plasmodesma ini menghubungkan protoplas sel-sel tetangga . oposisi. Apoplas : protoplasmanya tidak berhubungan. JARINGAN PARENKIM Jaringan parenkim disebut juga jaringan dasar (Ground Tissue) karena merupakan jaringan penyusun . dinding sel dibedakan dalam 3 lapisan pokok yaitu : 1. antara lain : Intersusepsi. Plasmodesmata biasanya terdapat berkelompok-kelompok dan kadang menyebar diseluruh permukaan dinding sel plasmodesma. 2. Ada juga beberapa teori tentang pertumbuhan (penebalan) dinding sel.

Berdasarkan fungsinya da beberapa macam perebkim. berdinding tipis serta selnya panjang-panjang. Sel berukuran besar. 3. Parenkim penimbun. • Saat disayat juga mengandung lendir yang berfungsi untuk menambah daya serap. vakuolanya besar dengan protoplas yang hidup. berdinding tipis. Nama Preparat : Cactus sp Sayatan melintang pada Cactus sp untuk melihat sel parenkim. 2. Lendir ini berfungsi untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan air. kloroplas 3. juga menahan air pada sekitar poroplasma dan dindingnya. protein dan lemak. sitoplasma 4. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit). Berisi leukoplas (cadangan makanan) seperti karbohidrat. Parenkim pada umumnya tersusun oleh sel-sel yang berdinding tipis. bentuk selnya polihedral. Tanggal praktikum : 29 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Deskripsi : • Jaringan parenkim pada batang cactus sp berfungsi untuk menyimpan air. Parenkim air. antara lain sebagai berikut : 1. Jaringan ini penting untuk pertukaran udara. 4. • Selnya besar-besar. Aerenkim (parenkim udara) Banyak terdapat pada batang daun tumbuhan yang habitatnya di air (hidrofit). sel parenkim 2.sebagian besar organ tanaman. . vakuolanya besar yang berisi cairan berlendir. Klorenkim (parenkim asimilasi) Sel parenkim yang berisi kloroplas dan berfungsi untuk fotosintesis.

sel parenkim 2. Tanggal praktikum : 29 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. sel perenkim 2. • Biasanya terdapat pada tanaman yang mengapung di air. rongga udara 3. Nama Preparat : Eichornia crassipes Sayatan melintang pada Eichornia crassipes untuk melihat sel parenkim. • Jenis parenkim Canna hybrida adalah parenkim aktinenkim. Sel -selnya berbentuk bintang dengan jarijari yang panjang.Nama Preparat : Canna hybrida Sayatan melintang pada pelepah daun Canna hybrida untuk melihat sel parenkim. Diantara sel yang satu dengan sel yang lainnya mempunyai rongga-rongga yang besar dan berisi udara. . Deskripsi : • Jaringan parenkim pada Canna hybrida sel-selnya berbentuk bintang dengan jari-jari panjang dan terdapat penonjolan-penonjolan sehingga antara sel 1 dengan sel yang lain terdapat rongga-rongga yang memungkinkan terjadinya pertukaran gas. sitoplasma 4. • Parenkim ini berfungsi sebagai aerasi / pertukaran gas. kloroplas 3. Deskripsi : • Bentuk selnya tidak teratur. • Sel parenkim eceng gondok berfungsi sebagai aerasi (pertukaran udara). selnya kecil. Tanggal praktikum : 29 Oktober 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1.

Namun menjelang dewasa penebalan bersambung pada dinding sel. Makrosklereid : bentuknya memanjang silindris. Sklerenkim sifatnya elastis. tebal dan mempunyai banyak noktah. . Kolenkim lamela (lamelar kolenkim) Terutama penebalan terjadi pada dinding tangensial selnya. A. lumen tidak lagi menyudut. Sklereid dibedakan menjadi beberapa tipe yaitu : a. bada tumbuhan herba. Kolenkim cincin (anular kolenkim) Penampang melintangnya. bahkan pada organ dewasa. Kolenkim Kolenkim berfungsi sebagai jaringan penyokong pada organ muda yang sedang tumbuh. Serabut ini terdapat pada kortex. xylem. Pada bagian tumbuhan yang tua. kolenkim dibedakan menjadi beberapa macam. d. kulit kayu batang dan daging buah pir. b. berbentuk seperti bintang e. Menurut penebalan dindingnya. brakislereid : bentuknya seperti sel parenkim. Di dalam beberapa tumbuhan. mepunyai bentuk dan struktur bermacam-macam. terdiri atas sel-sel yang telah mati. sklereida merupakan idioblas. Kolenkim dewasa adalah suatu jaringan lentur yang kuat. tangkai. Biasanya terdapat pada korteks. kolenkim menjadi keras atau dapat berubah menjadi sklerenkim dengan pembentukan dinding sekunder yang berlignin. yaitu sel yang mudah dibedakan dari sel yang sekelilingnya karena ukuran. artinya dapat berkembang menyesuaikan diri dengan pertumbuhan memanjang organ. c. b. Osteosklereid : bentuk sel memanjang dengan bagian ujungnya membesar seperti tulang. berdinding tipis dan ujungnya runcing seperti trikoma. c. yang mungkin terdapat sebagai idioblas tapi lebih sering berbentuk pita atau silinder kosong yang tidak terputus. bersifat plastis. Sklerenkim Sklerenkim adalah sel dengan dinding sekunder tebal yang mengandung lignin atau tidak. tulang dan tepi daun. sring membentuk lapisa testa dari biji leguminosae. Disebut juga jaringan penunjang. kadang juga sebagai pelindung. B. Pada penampang melintangnya. Fungsi utamanya menopang. 2) sklereid disebut juga sel batu karena dindingnya keras. Astrosklereid : sklereida yang bercabang. Kolenkim sudut (angular kolenkim) Penebalan terjadi pada sudut-sudut sel.JARINGAN PENGUAT Berfungsi untuk memberikan kekuatan dan melindungi secara mekanik jaringan-jaringan disekitarnya. Serabut terdapat pada bagian yang berbada dari tubuh tumbuhan. bentuk dan ketebalan dindingnya. terdapat pada batang. lumen sel berbentuk lingkaran. Bentuk selnya memanjang.floem. kadang disebut sel batu berbentuk isodiametris. sebagai berikut : a. penebalan ini tampak terjadi pada tempat bertemunya tiga sel atau lebih. Trichosklereid : selnya bercabang dan panjang.Menurut bentuknya dibedakan menjadi dua yaitu : 1) Serabut Selnya panjang-panjang dengan bagian bagian ujungnya meruncing. floem. d. Kolenkim lakuna (lacunar kolenkim) Penebalan dinding sel terdapat di daerah-dearah yang berbatasan dengan ruang antar sel. Jaringan penguat ada dua yaitu Kolenkim dan sklerenkim.

• Jaringan kolenkim terdapat pada akar dan batang. • Penebalan dinding sel terjadi secara membujur di sudut -sudut sel. Jaringan ini berfungsi untuk memberikan kekuatan dan penunjang tumbuhan.Nama Preparat : Begonia sp Sayatan melintang pada Begonia sp untuk melihat kolenkim. • Kolenkim berkembang dari sel-sel mamanjang yang mirip prokambium dan terlihat pada tingkat amat awal deferensiasi meristem atau dari sel yang kurang isodiametrik pada jaringan meristem dasar. terkadang juga pada buah dan di kedua sisi tulang daun. Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. penebalan 3. Berbentuk melingkar seperti cincin. kolenkim berbentuk cincin 3. • Kolenkim pada Nerium oleander disebut kolenkim anular atau kolenkim cincin. sel 2. Deskripsi : • Dari gambar diatas dapat dilihat sel-sel yang rapat. • Jaringan kolenkim terdapat pada akar dan batang. Menurut Ducha igne untuk tipe kolenkim yang lumen selnya pada penampang melintang tampak melingkar. Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. • Dinding sel kolenkim terdiri atas lapisan yang berselangseling. Sedangkan secara melintang seperti terlihat pada hasil pengamatan diatas. terkadang juga pada buah dan di kedua sisi tulang . Deskripsi : • Dari hasil pengamatan diatas penebalan terjadi pada dinding luar dari sel. • Pada batang Begonia sp jaringan kolenkim berada pada pertemuan 3 sel atau lebih. kaya selulosa dan sedikit pectin. Jika diamati pada pertemuan 3 sel terdapat penebalan yang berwarna gelap. sehingga termasuk kolenkim angular. sel 2. Nama Preparat : Nerium oleander Sayatan melintang pada tangkai Nerium oleander untuk melihat kolenkim. dan lapisan lain dengan sedikit selulosa dan kaya pectin.

permukaan sebelah dalam dinding itu menyusut dan noktah yang mulai berkembnag disisi luar dinding sekunder tadi terkumpul. dan kulit kayu dan daging buah. Deskripsi : • Dari gambar diatas sklereid terlihat jelas. • Sel batu memiliki dinding yang tebal. Deskripsi : • Berdasarkan bentuk selnya. keras dan memiliki banyak nokta h. inisial itu mulai bercabang dan memperoleh bentuk sklereid dewasa. Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Inisial tersebut mula-mula dibedakan dari sel-sel sekitarnya oleh adanya nucleus dan nucleolus yang lebih besar. sklereid 2. dan lapisan-lapisan kosentris yang sangat banyak serta noktah yang bercabang. tetapi pertumbuhan intrusive dari cabang-cabang tersebut. kortex.diantara dinding sel tetangga juga umum terjadi. Nama Preparat : Nympaea sp Sayatan melintang pada Nympaea sp untuk melihat astrosklereid. susunannya tersebar. Sejak tahap perkebangannya. seringkali berbantuk seperti bintang. sklereid 2. • Pada tangkai Nympaea sp tergolong sklereid tipe astrosklereid. sklereid pada daging buah Pyrus communis tergolong brakesklerid atau sel batu ditandai dengan adanya dinding yang tebal dan keras. Bentuknya menyerupai bintang.daun. • Astrosklereid adalah sklereida yang bercabang. parenkim 3. Dinding sekunder ini sangat tebal. • Cabang dan tonjolan sklereid menembus ke ruang-ruan antar sel. biasanya terdapat dalam floem. tetapi telah diketahui bahwa . • Brakesklerid yang khas berkembang dari sel-sel parenkima melalui penebalan sekunder dinding selnya. Nama Preparat : Pyrus communis Sayatan melintang pada Pyrus communis untuk melihat brakisklereid. • Sklereid berkembang dari inisial-inisial kecil berdinding tipis. Jaringan ini berfungsi untuk memberikan kekuatan dan penunjang tumbuhan. noktah 3. Selama proses penebalan dinding. • Sklereid biasanya diterangkan sebagai sel-sel mati sewaktu dewasa. Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. Bentuknya isodiametris.

Sel tetangga biasanya berkembnag dari sel protoder yang terbatasi dengan sel induk stoma. Epidermis Epidermis biasanya terdiri atas satu lapisan sel (uniseriata). Pada multiseriata ini lapisan atas disebut epidermis. Yang termasuk dalam organ pelindung / penutup adalah : 1.Trikoma berkelenjar . sedangkan beberapa sel penjaga yang lain tidak. • Stoma perigen adalah sel tetangga berkembang dari sel protoderm yang berdekatan dengan sel induk stoma. Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. yaitu : .protoplas dapat tetap aktif sepanjang hidup organ yang mengandung sklereid tersebut. ada beberapa yang memiliki epidermis yang terdiri dari beberapa lapisan sel (multiseriata). Terbentuk melalui pelengkungan sel epidermis yang berdekatan. yaitu sel tetangga dan sel penjaga asalnya sama. 3. • Stoma mesoperigen adalah beberapa sel tetangga asalnya sama dengan sel penjaga. Tambahan pada epidermis → trikoma Trikoma merupakan rambut modifikasi epidermis macamnya rambut dan sisik. Stomata Stomata adalah celah atau lubang pada epidermis yang dibatasi oleh dua buah sel penutup atau sel penjaga. sel penjaga Deskripsi : • Permukaan epidermis terdapat stomata yang tersusun dalam deretan longitudinal. Berdasarkan ada tidaknya kelenjar dibagi menjadi dua. sedangkan lapisan dibawahnya disebut hypodermis. • Termasuk tipe stomata mesogen. 2. Stoma dapat dibagi menjadi 3 tipe stoma.Trikoma tidak berkelenjar Nama Preparat : Rhoeo discolor Sayatan membujur pada daun Rhoeo discolor untuk melihat stoma. yaitu : • stoma mesogen adalah sel tetangga dan sel penjaga asalnya sama. Lubang 3. . JARINGAN PELINDUNG Jaringan pelindung melindungi organ-organ tanaman dari segala pengaruh luar yang dapat merugiakn pertumbuhannya. Stoma 2.

berdinding tebal. lubang Deskripsi : • Letak stomata pada Zea mays tersusun berderet sejajar. Sel basal 3. sel penjaga 4. • Termasuk trikoma non grandular . dan lumennya sempit • Jaringan penutup pada tumbuhan berfungsi sebagai pelindung organ -organ dari pengaruh luar • Yang termasuk jaringan penutup adalah : .trikoma . sel tetangga 3. Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. Trikoma 2. Termasuk multiselular dan memipih nyata.epidermis . nukleus 5.endodermis Nama Preparat : Durio zibetinus Sayatan membujur pada daun Durio zibetinus untuk melihat trikoma non grandular Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. Bagian tengahnya memanjang.Nama Preparat : Zea mays Sayatan membujur pada daun Zea mays untuk melihat stoma. sel gabus 2. Sel penutupnya berbentuk seperti halter yang bagian ujungnya membesar dan berdinding tipis.stomata . Deskripsi : • Berdasarkan bentuk dan susunannya terasuk trikoma berbentuk sisik atau disebut rambut sk uamiform.

kepala 2. ada yang bercabang ada pula yang tidak. • Trikoma merupakan pelindung tubuh yang berasal dari deferensiasi epidermis yang dindingnya menonjol serta mempunyai bentuk dan fungsi tertentu. Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. . Tangkai terdiri dari 3 ruas. bagian kepal menggelembung berisi sel-sel sekresi. sel basal 4. kompleks stoma 5.Sel penjaga 6. trikoma yang menonjol di antara sel epidermis Nama Preparat : Nicotiana tabacum Sayatan membujur pada daun Nicotiana tabacum untuk melihat trikoma grandular. Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1.Nama Preparat : Hibiscus tiliaceus Sayatan membujur pada daun Hibiscus tiliaceus untuk melihat trikoma non grandular. Deskripsi : • Trikoma pada daun waru berbentuk seperti bintang. epidermis 2. • Trikoma berfungsi sebagai alat sekresi dan alat penerus rangsang yang dating dari luar.epidermis Deskripsi : • Termasuk trikoma berbentuk gelembung karena ujungnya menggelembung. • Trikoma nonglandular ini berbentuk seperti bintang. tangkai 3. trikoma 3. terdiri dari satu sel atau banyak sel.

Nama Preparat : Bougenvilae spectabilis Sayatan membujur pada batang Bougenvilae spectabilis untuk melihat lenti sel Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. Beberapa bentuk yang penting antara lain : a.lenti sel 2. Sel kelenjar Berasal dari parenkim yang mengalami deferensiasi dan mengandung senyawa hasil metabolisme disebut ideoblas. getah. Bentuk dan susunannya beracam-macam. Ruang kelenjar atau saluran kelenjar Merupakan sel berdinding tipis yang disebut epitelium. epidermis 3. dan sebagainya. c. Mengelilingi suatu ruang yang berisi senyawa yang dihasilkan oleh sel tersebut. Senyawa yang dihasilkan seperti minyak atsiri. Saluran Getah Terdiri dari sel-sel atau sederet sel yang mengalami fusi. sklerenkim 4. berisi latek (getah) membentuk suatu sistem jaringan lain dalam tubuh. lendir. b. mulai dari sel sederhana sampai jaringan ynag kompleks.JARINGAN SEKRETORI Jaringan ini dinamakan juga kelenjar internal karena senyawa ang dihasilkannya dari tubuh. korteks 5.parenkim .

palisade 4. Nama Preparat : Citrus aurantifolia Sayatan melintang pada daun Citrus aurantifolia untuk melihat ruang kelenjar Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. • Epidermis pada Ficus sp tergolong epidermis multiseriata. kerena berasal dari satu sel yang dapat bercabang. epidermis 3. palisade . • Jaringan disebut sel getah tunggal.Deskripsi : • Lentisel berfungsi sebagai tepat pertukaran gas • Lenti sel adalah arena terpisah pada periderm yang terdiri atas sel-sel gabus dan tidak ada ruang interseluler Nama Preparat : Ficus elastica Sayatan melintang pada daun Ficus elastica untuk melihat sel kelenjar (litosis) Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. litosis Deskripsi : • Jaringan sekretori karet termasuk dalam kelompok sekresi atau intestinal karena senyawa yang dihasilkan masih berperan dalam proses metabolisme. kutikula 2. Epidermis ini merupakan hasil pembelahan sel protoderm secara periklinal. sistolis 5. epidermis atas 2. • Bentuknya berupa sel getah yaitu sel-sel yang mengalami deferensiasi berisi getah yang membentuk suatu jaringan yang menembus jaringan lain dalam tubuh.

xilem 3. Sel-sel epidermis berdinding tipis dan biasanya tidak berkutikula. Akar -akarnya mengalami penebalan sekunder. sel epitelial 4. atau dap at meluas ke bagian tengah. • Xilem terdapat dalam suatu lapisan ditepi silinder pembuluh. xilem 4. floem . Nama Preparat : Allium cepa Sayatan melintang pada akar Allium cepa untuk melihat jaringan penyusun akar Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. epidermis 2. epidermis 3. korteks 2. terdapat kelenjar minyak aetheris. • Bentuknya berupa ruang kelenjar dan saluran kelenjar yaitu sel yang berdinding tipis disebut epitelium mengelilingi suatu senyawa yang dihasilkan oleh sel tersebut. • Pembuluh metaxilem yang besar-besar membentuk lingkaran sekitar empulur. floem Deskripsi : • Pada tumbuhan monokotil akar tidak berkembang dan membesar.3. ruang kelenjar Deskripsi : • Ruang kelenjar mepupakan ruang yang berbentuk bulat. sel seludang 5. ORGAN TUMBUHAN AKAR DIKOTIL & MONOCOTIL Nama Preparat : Zea mays Sayatan melintang pada akar Zea mays untuk melihat jaringan penyusun akar Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1.

Akar -akarnya mengalami penebalan sekunder. epidermis 2. Pembuluh metaxilem yang besar-besar membentuk lingkaran sekitar empulur. Maka kambium itu segera menjadi sirkuler dalam irisan melintangnya. xilem 4. • Sistem akar terdiri dari akar tunggang. Nama Preparat : Ricinus communis Sayatan melintang pada akar Ricinus communis untuk melihat jaringan penyusun akar Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Nama Preparat : Arachis hypogea Sayatan melintang pada akar Arachis hypogea untuk melihat jaringan penyusun akar Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Perkembangan xilem sekunder mendahului perkembangan floe disebelah untaian yang ada di xilem sekunder luar terhadap gugus protoxilem. • Deferensiasi floem juga sentripetal sehingga protofloem paling dekat dengan perisike l. • Xilem terdapat dalam suatu lapisan ditepi silinder pembuluh. sel epidermis akar berdinding tipis dan biasanya tidak berkutikula. floem Deskripsi : • Akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil dapat berkembang dan membesar. Sel-sel epidermis berdinding tipis dan biasanya tidak berkutikula. floem Deskripsi : . atau dapat meluas ke bagian tengah. korteks 3.Deskripsi : • Pada tumbuhan monokotil akar tidak berkembang dan membesar. Penebalannya sekunder. korteks 3. sehingga metafloem terdekat dengan sumbu akar. kambium mula-mula tampak dibagian dalam floem. epidermis 2. xilem 4.

Perkembangan xilem sekunder mendahului perkembangan floe disebelah untaian yang ada di xilem sekunder luar terhadap gugus protoxilem.• Pada tumbuhan monokotil akar tidak berkembang dan membesar. floem 3. xilem 4. ORGAN TUMBUHAN BATANG DIKOTIL & MONOCOTIL Nama Preparat : Zea mays Sayatan melintang pada batang Zea mays untuk melihat jaringan penyusun batang Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. floem 4. xilem 3. Akar-akarnya mengalami penebalan sekunder. atau dapat meluas ke bagian te ngah. sklerenkim 2. sel epidermis akar berdinding tipis dan biasanya tidak berkutikula • Xilem dan floem pada akar dikotil susunannya tersebar • Akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil dapat berkembang dan membesar. sehingga metafloem terdekat dengan sumbu akar. Nama Preparat : Amaranthus sp Sayatan melintang pada akar Amaranthus sp untuk melihat jaringan penyusun akar Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. korteks Deskripsi : • Sistem akar terdiri dari akar tunggang. epidermis 2. epidermis Deskripsi : . Penebalannya sekunder. • Xilem terdapat dalam suatu lapisan ditepi silinder pembuluh. Maka kambium itu segera menjadi sirkuler dalam irisan melintangnya. • Deferensiasi floem juga sentripetal sehingga protofloem paling dekat dengan perisikel. Sel-sel epidermis berdinding tipis dan biasanya tidak berkutikula. • Pembuluh metaxilem yang besar-besar membentuk lingkaran sekitar empulur. kambium mula-mula tampak dibagian dalam floem.

Lapisan tersebut dinaakan dengan seludang pati. Nama Preparat : Ricinus communis Sayatan melintang pada batang Ricinus comunis untuk melihat jaringan penyusun batang Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Floem 3. Epidermis Deskripsi : • Lapisan korteks yang paling dalam dari batang dikotil muda biasanya berisi banyak butir pati yang besar.• Ikatan pada batang Zea mays yang emperlihatkan lakuna sebagai hasil perkembangan dari pemisahan perenkima dari dua elemen protoxilem yang mengelilinginya. epidermis 2. floem Deskripsi : • Pada silinder pusat dibedakan dua tipe jaringan pembuluh. xilem 3. • Ikatan pada batang Zea mays yang emperlihatkan lakuna sebagai hasil perkembangan dari pemisahan perenkima dari dua elemen protoxilem yang mengelilinginya. • Pada silinder pusat dibedakan dua tipe jaringan pembuluh. Nama Preparat : Allium cepa Sayatan melintang pada batang Allium cepa untuk melihat jaringan penyusun batang Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Korteks 2. • Setiap untaiannya disebut berkas pembuluh. Berkas pebuluh yang floemnya hanya dibagian luar disebut berkas kolateral. dan kerena kedudukannya bagian tersebut . yaitu floem yang bisanya sebelah luar. Xilem 4. yaitu floem yang bisanya sebelah luar dan letaknya tersebar.

Floem 5. tepetum Deskripsi : . Korteks 3. ALAT PERKEMBANGBIAKAN Nama Preparat : Hibiscus rosa-sinensis Mengamati bagian serbuk sari dari bagian benang sari Hibiscus rosa-sinensis Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. Floem dengan xilem dipisahkan oleh kambium. intin 3. xilem Deskripsi : • Berkas pembuluh angkut pada batang amaranthus sp berbentuk kolateral terbuka. tidak mempunyai rongga batang. Pada bagian batang yang lebih tua pasti hilang dari sel-sel seludang • Xilem dan floem (jaringan pengangkut) pada dikotil tersusun rapi dan tidak tersebar. epidermis 4. Nama Preparat : Amaranthus sp Sayatan melintang pada batang Amaranthus sp untuk melihat jaringan penyusun batang Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. Epidermis 2. • Letak berkas pembuluh angkut (xilem dan floem) teratur. Endodermis 4.dianggap hemolog dengan endodermis. • Batang terdapat kambium. eksin 2.

dinding sel 2. Nama Preparat : Tumbuhan paku Mengamati bagian sorus tumbuhan paku Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. sedang pada dinding luar tipis. • Bentuk serbuk sari bulat atau jorong yang mempunyai dua dinding yaitu eksin yang berada di luar. anulus Deskripsi : • Sorus meiliki pengkait yang berfungsi untuk menempelkan polen pada daerah yang dihinggapinya • di dalam sorus terdapat mikrospora yang sangat banyak. • Pada saat sorus mengalami dehidrasi. Lapisan serabut sel-sel serabut mepunyai penebalan pada dinding dalamnya. spora 2. dan intin yang ada disebelah dalam.• Epidermis dan tepetum. • Tapetum berguna untuk alat ekskresi. . klorofil 3. arah gerak plasma 4. sitoplasma Deskripsi: o Dalam sel tumbuhan terdapat plasma yang selalu melakukan gerakan yang menunjukkan sifat hidupnya. Eksin berupa duri-duri. anulus akan pecah dan spora -spora akan keluar dan tersebar terbawa angin ke tempat tumbuhan baru Nama Preparat : Hydrilla verticillata Sayatan membujur pada daun Hydrilla verticillata untuk sitoplasma dan plastid Tanggal praktikum : 15 September 2009 Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 40 Keterangan gambar : 1. serbuk sari dan lapisan-lapisan dinding ruang sari berasal dari selapis sel dibawah epidermis.

floem Deskripsi: • Letak berkas pembuluh angkut (xilem dan floem) teratur. • Berkas pembuluh angkut pada batang Arachis hypogea berbentuk kolateral terbuka. dinding sel 2. o Terdapat kloroplas berwarna hijau sebagai akibat adanya pigmen klorofil. Vakuola kecil gerak tetap. xilem 3. Nama Preparat : Arachis hypogea Sayatan membujur pada batang Arachis hypogea untuk melihat jaringan penyusun batang Gambar mikroskopis Gambar pembanding Perbesaran : 10 x 10 Keterangan gambar : 1. vakuola besar gerak tidak menentu. Floem dengan xilem dipisahkan oleh kambium. .o Terdapat 2 gerakan plasma sel : Gerak rotasi = gerak melingkar plasma secara tetap Gerak sirkulasi = gerak sirkular plasma secara tidak menentu o Gerak dipengaruhi oleh adanya vakuola.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->