Zat Zat yang Terkandung Dalam Rokok

Secara keseluruhan rokok adalah campuran senyawa kompleks yang dihasilkan oleh pembakaran tembakau dan adiktif. Terlepas dari stimulan nikotin biasa, asap rokok juga mengandung tar yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia termasuk sekitar 60 bahan kimia karsinogenik yang berbahaya. Hampir semua jenis zat tersebut mematikan. Zat-zat inilah yang menyebabkan penyakit paru-paru, jantung, emphysema dan penyakit berbahaya lainnya. Di dunia setiap tahunnya ditemukan 2,2 juta kematian akibat Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK). Dan penyakit itu mereka dapat dari kebiasaan merokok yang sudah mereka lakukan selama bertahun-tahun. Angka kematian akibat rokok ini setiap tahun akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah perokok. Nikotin adalah komponen adiktif tembakau. Hal ini diserap ke dalam darah dan mempengaruhi otak dalam waktu 10 detik. Hal ini menyebabkan perokok untuk merasa relax karena neurotransmitter. Ini juga menyebabkan gelombang denyut jantung, tekanan darah, dan adrenalin (yang juga merasa baik). Akibatnya, sifat ketergantungan nikotin pada otak dan tubuh untuk sementara hilang. Perokok merasa lebih buruk jika mereka tidak merokok. Ini yang memperkuat keinginan untuk merokok lagi. Beberapa zat kandungan rokok lainnya dikenal mempunyai efek yang merugikan tulang dan kulit. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: 1. Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.

Benzene juga dikenal sebagai bensol merupakan senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan cairan tidak berwarna. 5. Metanol (alkohol kayu) adalah alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol. Selain itu asap ini juga mengandung karbon monoksida.2. . 7. Hidrogen sianida adalah racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Yang pada akhirnya menyebabkan kanker paru-paru dan penyakit pernafasan kronis. Hal inilah yang kemudian bisa menurunkan jumlah oksigen dalam darah dan menghalangi semua kinerja organ pensuply oksigen di dalam tubuh. Cadmium sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif yang ditemukan baterai. dan ketika menghirup itu melekat pada rambut-rambut kecil di paru-paru. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida. Tar juga melapisi dinding sistem respirasi secara keseluruhan. Asetilena (bahan bakar yang digunakan dalam obor las) merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana. 3. Ini adalah substansi. Karena tubuh kurang oksigen membuat jantung mengalami penebalan dan bekerja lebih keras memompa darah. Sedangkan asap yang dihasilkan rokok mengandung tar. Organ ini melindungi paru-paru dari kotoran dan infeksi. Tar itu sendiri mengandung banyak bahan beracun ke dalam tubuh. 8. tapi ketika tertutup tar organ ini tidak dapat melakukan fungsinya. Formaldehida cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat. 4. Inilah penyebab utama seorang perokok bisa mengalami serangan jantung secara mendadak. tebal lengket. Amonia ditemukan di mana-mana di lingkungan tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu. 6. Karbon monoksida adalah bahan kimia beracun ditemukan dalam asap buangan mobil. Arsenik adalah bahan yang terdapat dalam racun tikus. mempersempit tabung yang transportasi udara (yang bronchioles) dan mengurangi elastisitas paru-paru. 9.

fase gas dan materi particular (tar). . rokok mengandung lebih dari 1014 molekul radical dari jenis pusat karbon dan oksigen per isapan. Tar adalah material yang tertinggal di filter. yang nantinya akan beroksidasi menjadi nitrogen dioksida (●NO2). Asapnya mengandung hingga 500 ppm nitric oxide (●NO). Alkyl peroksinitrit. peroksinitrat ester. sedangkan fase gas adalah yang melewati filter.Kandungan Radikal Bebas Dalam Rokok Berikut adalah radikal bebas yang terdapat dalam rokok: Asbestos Acetone Nicotine Methane Arsenic Ammoniac Toluene Sianida Asap rokok terbagi menjadi 2 bagian. Kandungan radikal bebas lainnya: isoprene. Radikal bebas pada rokok bisa dideteksi dengan teknik indirect spin trap. Pada fase gas. Kedua fase ini sangat mengandung radikal bebas.

potensial oksidan. Quinine-hydroquonine-semiquonine system dapat masuk ke sel hidup manusia. dan radikal hidroksil yang bersifat reaktif. berikatan dan menoreh DNA. . Zat tersebut mereduksi oksigen enjadi superoksida. Larutan ACT juga mengganggu kerja transport electron di mitokondria. ACT mengandung molekul ringan quinine-hydroquoninesemiquonine system (Q-QH2-QH●). dan menoreh DNA.Kandungan radikal bebas di getah tembakau (tar). menginisialisasi peroksidasi lemak protein. hydrogen peroksida. Tar dapat di ekstrakkan menjadi ACT – Aquous extract of cigarette tar.

Phillip L. Free Radical Activity In Young Adult Cigarette Smokers. Canada: John Wiley. USA: Louisiana State University. 1995. . James Robert C.com. M B Leonard. 2000.Daftar Pustaka William A. 1997. Principles of toxicology 2nd ed. Pryor. Cigarette Smoke Radicals and the Role of Free Radicals in Chemical Carcinogenicity. BMJ. Williams.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.