P. 1
Makalah Pengembangan Sdm Pendidikan

Makalah Pengembangan Sdm Pendidikan

|Views: 384|Likes:
Published by Faza Fadhilah
sdm
sdm

More info:

Published by: Faza Fadhilah on Apr 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/02/2015

pdf

text

original

MAKALAH

Pendidikan Kewarganegaraan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan

Oleh : Willih Angga Sudrajah Faza Fadhilah 125202440 12520244043

PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2013

yang telah memberikan pertolongan dan petunjuk-Nya sehingga makalah yang berjudul Pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan ini dapat terselesaikan. karena itu kepada pihak-pihak yang membaca makalah ini kami mohon kritik dan saran yang bersifat membangun. Semoga makalah ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dan bahan untuk mengkaji lebih lanjut hukum-hukum islam dalam aplikasi kehidupan kita sehari-hari.KATA PENGANTAR Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. . Yogyakarta. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna sehingga banyak kekurangan di sana-sini. 27 April 2013 Penyusun.

……. 16 B.. 9 C..………. KESIMPULAN ………………………………………. ISLAM DITINJAU DARI ASPEK SOSIAL ………………. ISLAM DITINJAU DARI ASPEK PENDIDIKAN ………. 11 D. RUMUSAN MASALAH …………………………. 16 DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………. 4 B. 17 . 2 DAFTAR ISI …………………………………………………………… 3 BAB I PENDAHULUAN A. ISLAM DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI ……………... LATAR BELAKANG ………………………………………. TUJUAN ……………………………………………. ISLAM DITINJAU DARI ASPEK POLITIK ………………...DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ……………………………………………………1 KATA PENGANTAR …………………………………………………..…….……….. 5 C... 13 BAB III PENUTUP A. SARAN ………………………………………………. 5 BAB II PEMBAHASAN A. 6 B.

TUJUAN Makalah ini disusun untuk memberikan gambaran dan penjelasan singkat tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan. hal ini membutuhkan pendidikan yang bisa menjawab dan memberikan arah yang tepat. Bagaimana Islam memberikan rambu-rambu kepada manusia untuk menjawab permasalahan hidup tersebut ? Uraian singkat berikut akan menjawab pertanyaan itu. jalan. politik. sosial. tetapi memberikan sarana. Bagaimana supaya bisa membaca peluang yang ada. LATAR BELAKANG Manusia adalah pemimpin di muka bumi. Islam merupakan agama yang memberikan keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan orang banyak yang meliputi bidang ekonomi. . B. Potensi yang ada di muka bumi merupakan fasilitas untuk kesejahteraan manusia dan permasalahan yang timbul di muka bumi merupakan tanggung jawab manusia untuk menyelesaikannya. Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya manusia tentunya berbenturan dengan kepentingan-kepentingan manusia lain yang bisa menimbulkan permasalahan. bagaimana agar bisa merencanakan sesuatu di masa depan. bagaimana bisa mengatasi benturan yang mungkin timbul.BAB I PENDAHULUAN A. akal dan contoh untuk mengolah potensi dan sarana yang ada untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk itu sumber daya manusia dapat dilakukan melalui pendidikan yang baik. Allah memberikan nikmat-Nya kepada manusia tidak berujud sesuatu yang tinggal menggunakan. dan pendidikan.

C. Islam ditinjau dari aspek Pendidikan . RUMUSAN MASALAH Makalah ini disusun menjadi empat bagian. Islam ditinjau dari aspek Sosial 3. yaitu : 1. Islam ditinjau dari aspek Politik 4. Islam ditinjau dari aspek Ekonomi 2.

perancis dan Amerika dengan cara memacu pengembangan SDM (Ohkawa dan Kohama 1989). seperti sumber daya alam. sebagai negara pendatang baru (late comer) dalam kemajuan industri dan ekonomi memulai upaya mengejar ketertinggalannya dari negara-negara yang telah lebih dahulu mencapai kemajuan ekonomi dan industri (fore runners) seperti Jerman. Pengembangan SDM pada intinya diarahkan dalam rangka meningkatkan kualitasnya. Latar Belakang Masalah Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan. baik secara kualitas maupun kuantitas. bahwa kemajuan yang dicapai oleh bangsa-bangsa di negara-negara tersebut didukung oleh SDM yang berkualitas. faktor-faktor masukan pembangunan.BAB I PENDAHULUAN A. Secara makro. Hasil berbagai studi menunjukkan. misalnya. Jepang. kualitas pendidikan informal dan formal (yang berhubungan dengan . Sumber Daya Manusia (SDM) secara makro adalah warga negara suatu bangsa khususnya yang telah memasuki usia angkatan kerja yg memiliki potensi untuk berperilaku produktif (dengan atau tanpa pendidikan formal) yg mampu memenuhi kebutuhan hidup sendiri dan keluarganya yang berpengaruh pada tingkat kesejahteraan masyarakat di lingkungan bangsa atau negaranya. Kualitas SDM Makro sangat dipengaruhi oleh kualitas kesehatan (fisik dan psikis). baik secara makro maupun mikro. bahwa kualitas SDM merupakan faktor penentu produktivitas. Pelajaran yang dapat dipetik dari berbagai negara maju adalah. yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan produktivitas. material dan finansial tidak akan memberi manfaat secara optimal untuk perbaikan kesejahteraan rakyat bila tidak didukung oleh memadainya ketersediaan faktor SDM.

Demikian pula dalam organisasi. Dalam konteks mikro. Berdasarkan konsep di atas. Manusia penggerak organisasi c. karyawan. Dalam kenyataannya manusia (SDM) dengan organisasi sebagai wadah untuk mewujudkan hakikat kemanusiaan dan untuk memenuhi kebutuhan (need) manusia memiliki hubungan yang sangat / kuat. maka optimalisasi pencapaian tujuan itu adalah terpenuhinya kebutuhan dasar manusia secara optimal.keterampilan/keahlian kerja).Organisasi membutuhkan manusia. pendidik /guru. dan institusi keagamaan. Bila tujuan akhir setiap kegiatan pembangunan. pekerja. Manusia membutuhkan organisasi b. kepribadian terutama moral/agama. . dukungan SDM yang berkualitas sangat menentukan keoptimalan keberhasilan pencapaian tujuan itu. tenaga kerja. tingkat kesejahteraan hidup dan ketersediaan lapangan kerja yang relevan.Semua kebutuhan manusia merupakan obyek organisasi Oleh karena itu SDM diperlukan oleh setiap institusi kemasyarakatan dan organisasi. pimpinan / manajer. SDM berperan sangat penting dalam pengembangannya. adalah peningkatan taraf hidup. seperti institusi keluarga. Berbagai institusi kemasyarakatan. SDM merupakan unsur penting dalam pembinaan dan pengembangannya. Manusia berorganisasi utk memenuhi kebutuhannya -. Di lingkungan organisasi bidang pendidikan adalah semua pegawai administratif. personil. institusi ekonomi. majikan buruh dll. Hubungan tersebut sebagai berikut : a. dosen serta tenaga kependidikan lainnya. -. terutama bila diinginkan pencapaian tujuan yang optimal.Tanpa manusia organisasi tidak akan berfungsi -. baik dalam konteks makro maupun mikro. Sumber Daya Manusia adalah manusia/orang yang bekerja di lingkungan sebuah organisasi yang disebut pegawai.

dan Banfield. Apakah hakikat manajemen SDM Pendidikan dalam dunia pendidikan saat ini ? 3. Joy Mattews. di antaranya kesehatan dan kemampuan. Bagaimana kualitas SDM Pendidikan saat ini terkait dengan manajemen pendidikan sekolah? C. Faktor kemampuan sebagai salah satu faktor penentu kualitas SDM bisa dikembangkan di antaranya melalui pendidikan. dalam rangka pengambilan nilai. . Tujuan Masalah Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah selain memenuhi tugas dosen.Kualitas SDM ditentukan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Apakah Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan? 2. B. juga dijadikan bahan diskusi kelompok pada mata kuliah manajemen pendidikan. Rumusan Masalah 1. Jadi. pendidikan merupakan suatu upaya dalam proses pengembangan SDM (Maginson. 1993).

sedangkan dalam konteks mikro adalah kualitas untuk melakukan proses produksi. Jadi. Dalam konteks makro. Pada pengertian kedua. 1985). Perbedaan antara kedua pengertian di atas terletak pada derajat kualitas manusia itu sendiri. Oleh sebab ada persyaratan keterlibatan. Hakekat Pengembangan SDM Pengertian SDM ada dua macam. ciri yang menandainya adalah kualitas untuk melaksanakan perubahan dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. baik barang atau jasa (Simanjuntak. akan termasuk pada upaya . upaya apapun yang diarahkan untuk meningkatkan kompetensi. yaitu: 1) Derajat kualitas usaha yang ditampilkan seseorang yang terlibat dalam proses produksi untuk menghasilkan barang atau jasa. maka dalam kondisi memiliki kemampuan apapun dia termasuk kategori SDM.BAB II PEMBAHASAN A. manusia menjadi SDM apabila dia terlibat dalam proses produksi dan kualitas kemampuan yang dimilikinya sesuai untuk menghasilkan produksi itu. baik pada pengertian pertama maupun pada pengertian kedua. misalnya dalam suatu organisasi bisnis atau industri. Artinya. Pada pengertian pertama. aspek kualitas tidak ditonjolkan. apabila dia terlibat dalam proses itu. Karena pada dasarnya setiap individu manusia yang termasuk pada kategori angkatan kerja itu terlibat atau dapat dilibatkan dalam proses pembangunan atau proses produksi. Bila belum terlibat. maka pemanfaatan kemampuan dalam proses pembangunan nasional maupun dalam proses produksi merupakan indikator utama proses pengembangan SDM. dan 2) Manusia yang memiliki kemampuan kerja untuk menghasilkan produksi. manusia dipandang sebagai SDM bila memiliki kualitas yang sesuai dengan tuntutan atau kebutuhan usaha. dia masih dikategorikan sebagai potensi.

Selain itu. termasuk dengan pendidik. Konsep ini mengandung makna adanya berbagai unsur kegiatan selama terjadinya proses mengubah prilaku. dengan menggunakan serangkaian teknik dan strategi belajar yang relevan (Megginson. Bila dikaitkan dengan pengembangan SDM dalam rangka meningkatkan kemampuan menyesuaikan diri. yang terjadi dalam jangka waktu tertentu. Unsur belajar dimaksudkan untuk menggambarkan proses terjadinya interaksi antara individu dengan lingkungan. 1993). Unsur pendidikan dimaksudkan untuk menentukan teknik dan strategi yang relevan untuk mengubah prilaku.pengembangan SDM apabila dikaitkan dengan pemanfaatannya dalam pembangunan atau dalam proses produksi. dan Banfield. pendidikan yang diselenggarakan seharusnya juga memberi bekal-bekal kemampuan dan keterampilan untuk melakukan suatu jenis pekerjaan tertentu yang dibutuhkan agar dapat . pendidikan juga merupakan upaya meningkatkan derajat kompetensi dengan tujuan agar pesertanya adaptable terhadap berbagai perubahan dan tantangan yang dihadapi. Joy-Mattews. Adapun unsur perkembangan dimaksudkan sebagai proses gradual dalam perubahan dari suatu keadaan. dan perkembangan. adanya unsur belajar. B. Peningkatan ketahanan dan kompetensi ini di antaranya dilaksanakan melalui pendidikan. Pengembangan SDM Melalui Pendidikan Pengembangan SDM yang membawa misi sebagaimana disebutkan di atas difokuskan pada peningkatan ketahanan dan kompetensi setiap individu yang terlibat atau akan terlibat dalam proses pembangunan. Pengembangan SDM merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu pendekatan bersifat terintegrasi dan holistik dalam mengubah prilaku orang-orang yang terlibat dalam suatu proses pekerjaan. misalnya dari keadaan tidak dimilikinya kompetensi menjadi keadaan memiliki kompetensi. yaitu adanya unsur pendidikan.

. 1989). dilindungi kebebasan dan hak-haknya. baik material maupun mental dan spiritual. dan moralitas pelaku-pelaku pembangunan. Adapun pemenuhan kebutuhan spiritual terkait dengan kebebasan dan ketersediaan prasarana. 1994. sekunder. tertier maupun kuarter. Lester. sehingga komunikasi dengan Sang Pencipta dapat terpelihara. Pemenuhan kebutuhan ini seharusnya seimbang dengan pemenuhan kebutuhan mental dan spiritual. baik di masa kini maupun yang akan datang (Han. Sebagaimana dijelaskan di atas. dan pada sisi lain merupakan upaya meningkatkan kualitas SDM. serta tersedianya kesempatan yang sama untuk mewujudkan cita-cita dan potensi diri adalah bentuk-bentuk kebutuhan mental yang seharusnya diperbaiki kondisinya melalui pembangunan. Adapun kualitas SDM terkait dengan derajat kemampuan. Kesejahteraan terkait dengan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup rakyat. proses perubahan yang diupayakan melalui pembangunan seharusnya menjangkau perbaikan semua sektor secara menyeluruh dan berimbang. Dertouzas. Perbaikan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat adalah fokus dari pembangunan sektor ekonomi. dalam rangka perbaikan. pembangunan pada dasarnya merupakan suatu proses melakukan perubahan. adanya rasa aman. mendalami dan menjalankan ajaran agama yang dianut. termasuk kreatifitas. untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kualitas sumber daya manusia (SDM). sarana dan kesempatan untuk mempelajari. Bebas dari rasa takut. dan Solow.berpartisipasi dalam pembangunan (Boediono. pada satu sisi. Program semacam ini harus dilaksanakan dengan disesuaikan dengan keperluan dan usaha yang mengarah kepada antisipasi berbagai perubahan yang terjadi. Atas dasar ini. dengan tujuan meningkatkan pemenuhan kebutuhan yang bersifat fisik dan material. baik kebutuhan primer. 1992). dihargai harkat dan martabatnya.

menguasai serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan. penguasaan dan kemampuan mengembangkan IPTEKS. globalisasi dalam berbagai bidang kehidupan sudah tidak bisa dihindari dan berdampak pada terjadinya persaingan yang ketat. serta moralitas . baik di mata bangsanya sendiri maupun dalam pergaulan global. Untuk bisa memasuki pergaulan dalam kehidupan global (persandingan dengan masyarakat global) maupun untuk meraih keberhasilan dalam berbagai kesempatan yang tersedia (pertandingan dalam kehidupan global) diperlukan pengusaan dan kemampuan mengembangkan IPTEKS. baik dalam kehidupan sosial. maka tingginya moralitas dapat meningkatkan keterpercayaan dan keandalan individu dan masyarakat. ekonomi. benar dan tidak benar. Kreatifitas diperlukan untuk bisa bertahan hidup dan tidak rentan dalam menghadapi berbagai kesulitan. Dengan kreatifitas. teknologi dan seni (IPTEKS). seseorang menjadi dinamis dan bisa menemukan jalan keluar yang positif ketika menghadapi kesulitan atau masalah. Ini mengingat. Adapun moralitas sangat diperlukan agar dalam menjalani kehidupannya prilaku bangsa ini dikendalikan oleh nilai-nilai kebenaran dan keadilan yang bersifat nasional dan universal. Jadi. Karena SDM berkualitas adalah keluaran sistem pendidikan. kualitas SDM mempunyai keterkaitan erat dengan kualitas pendidikan sekolah. maupun politik. pembangunan diarahkan untuk menjadikan rakyat negeri ini kreatif.Pada sisi peningkatan kualitas SDM. Karena nilai-nilai ini berkait dengan batas-batas antara baik dan tidak baik. Selain berkaitan dengan sistem masyarakat secara umum. dan memiliki moralitas. serta antara yang menjadi haknya dan bukan haknya. Penguasaan dan kemampuan mengembangkan IPTEKS sangat dibutuhkan untuk peningkatan taraf hidup. dan agar bangsa ini bisa disandingkan dan ditandingkan dengan bangsa-bangsa lain. proses pendidikan harusnya menjadikan kreativitas. kualitas SDM bukan hanya ditentukan oleh kemampuan dan kreativitasnya saja tetapi juga oleh derajat moralitasnya.

sebagai acuan dasar. 1991). seperti keterampilan proses (melalui penemuan). IPA dan IPS. yang mengutamakan pada pembentukan sikap yang berkait dengan norma dan nilai-nilai. tidak mesti menjadi suatu mata ajaran tersendiri dalam kurikulum. C. Dari tujuan tersebut tercermin bahwa sebagai titik sentral pembangunan adalah pemberdayaan sumber daya manusia termasuk tenaga kerja. Dengan demikian. mandiri dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Di sisi lain. Tujuan pembangunan nasional. Adapun unsur moralitas dibangun melalui proses yang kompleks. baik pemerintah. berkeadilan dan berdaya saing maju dan sejahtera dalam wadah negara kesatuan republik indonesia yang didukung oleh manusia yang sehat. pembangunan ketenagakerjaan merupakan salah satu aspek pendukung keberhasilan pembangunan nasional. Unsur kretivitas bisa dirajut dalam sebagian dari mata ajaran tertentu. demokratis. misalnya matematika. swasta maupun dari masyarakat. Unsur ini bisa juga dirajut melalui isi berbagai mata ajaran. Unsur penguasaan dan kemampuan mengembangkan IPTEKS bisa dicapai melalui proses pembelajaran sejumlah mata ajaran secara berjenjang. Kompleksitas permasalahan ketenagakerjaan ini dapat dipandang sebagai suatu upaya masing-masing individu untuk memperoleh dan mempertahankan hak-hak kehidupan yang melekat pada manusia agar memenuhi kebutuhan demi kelangsungan hidup. (Fogarty. terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan . namun dengan penerapan model pembelajaran yang kondusif. yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai. baik sebagai sasaran pembangunan maupun sebagai pelaku pembangunan. Peranan Pendidikan Dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia Persoalan ketenagakerjaan selalu mendapat perhatian yang serius dari berbagai kalangan.

memerlukan konsep.pembangunan nasional tersebut. Jalur pendidikan merupakan tulang punggung pengembangan SDM yang dimulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. jalur pelatihan dan pengembangan karir di tempat kerja merupakan jalur suplemen dan komplemen terhadap pendidikan. Sementara itu. penguasaan ilmu dan teknologi. strategi dan kebijakan yang tepat agar pengembangan SDM di Indonesia dapat mencapai sasaran yang tepat secara efektif dan efisien. kecerdasan sosial (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ). Tantangan ketiga adalah mobilitas penduduk yang arus besarnya justru lebih banyak ke pulau Jawa dan ke kota-kota besar. Hal ini penting dilakukan karena peningkatan kualitas SDM Indonesia tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di dalam maupun diluar . pengembangan SDM di Indonesia meliputi pengembangan kecerdasan akal (IQ). pelatihan dan pengembangan karir di tempat kerja. yaitu pendidikan. Dalam rangka pengembangan SDM di indonesia. Arah pembangunan SDM di indonesia ditujukan pada pengembangan kualitas SDM secara komprehensif meliputi aspek kepribadian dan sikap mental. Berbagai tantangan seperti itu. Tantangan pertama adalah jumlah penduduk yang besar. Dengan kata lain. serta profesionalisme dan kompetensi yang ke semuanya dijiwai oleh nilai-nilai religius sesuai dengan agamanya. Tantangan kedua adalah luasnya wilayah indonesia yang terdiri dari 17. khususnya dibidang dibidang ketenagakerjaan. banyak tantangan yang harus dihadapi.000 pulau dengan penyebaran penduduk yang tidak merata. sehingga diperlukan kebijakan dan upaya dalam mengatasinya. Sehubungan hal tersebut di atas pengembangan SDM di Indonesia dilakukan melalui tiga jalur utama. yaitu sekitar 216 juta jiwa.

1. 3. Manajemen SDM Pendidikan seperti tersebut di atas. khususnya pendidik dan tenaga kependidikan untuk mencapai tujuan lembaga pendidikan formal secara efektif dan efisien.negeri. pengorganisasian dan pengendalian personal pendidikan sebagai sumber daya manusia untuk mencapai tujuan lembaga pendidkan formal. D. Manajemen SDM Pendidikan adalah proses memberdayakan personal. 4. Manajemen SDM Pendidikan adalah kegiatan memberdayakan personil di lingkungan organisasi bidang pendidikan secara manusiawi. 2. Nilai-nilai Demokratis yg menghargai dan menghormati setiap personil pendidikan yang memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai individu. tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan penghasilan bagi masyarakat. memerlukan Strategi Manajemen SDM yang harus diimplementasikan secara efektif dan efisien agar mampu mencapai tujuan pendidikan secara optimal. FILSAFAT MSDM PENDIDIKAN SDM Pendidikan harus dikelola dan diberdayakan berdasarkan nilai-nilai sbb : a. Manajemen SDM Pendidikan adalah proses mendayagunakan sumber daya manusia bidang pendidikan secara manusiawi dalam arti diperlakukan sebagai subyek dan dipenuhi hak asasinya agar mampu memfokuskan kinerjanya pada tujuan lembaga pendidikan formal. Manajemen SDM Pendidikan adalah proses perencanan. . agar memberikan kontribusi secara optimal dan dengan memperoleh kepuasan kerja. Pengertian dan strategi Manajemen SDM Pendidikan Pengertian Manajemen SDM Pendidikan : 1.

Melakukan kerjasama dan koordinasi antara unit personalia dengan semua unit di lingkungan organisasi masing-masing pada organisasi pengelola dan pelaksana pendidikan formal b. agama. warna kulit dalam rekrutmen dan seleksi. . promosi. KEBIJAKSANAAN MSDM PENDIDIKAN SDM Pendidikan harus diperlakukan dengan kebijaksanaan sbb: a. b. pelatihan. 3. 4.b. penempatan. Nilai-nilai Kemanusiaan yang melindungi hak-hak asasi setiap personil pendidikan secara manusiawi yang harus diperlakukan sebagai subyek. kompensasi dll. golongan. 2. pengembangan dan pengendalian SDM di unit kerja masing-masing meliputi :  Menciptakan dan mengembangkan hubungan kerja dan kerjasama (team work) antar personilnya. Memberi peluang yang sama pada personil pendidikan untuk bersaing dalam berprestasi dan mendapatkan reward berdasarkan prestasi kerjanya. ras. Tidak Deskriminatif atau tanpa membedakan personil pendidikan berdasarkan suku. PROGRAM MSDM PENDIDIKAN Program-program MSDM Pendidikan dirancang dan dilaksanakan untuk : a. b. Menjamin dan mengusahakan perlakuan yang adil dan manusiawi pada personil pendidikan khususnya dalam bidang kesejahteraan. Membantu personil pendidikan untuk meningkatkan kemampuan kerja (kinerja) guna meningkatkan kontribusi masing-masing dlm rangka mencapai tujuan pendidikan. PROSES MSDM PENDIDIKAN Semua pimpinan organisasi dan unit kerja pendidikan memiliki tanggung jawab melaksanakan proses MSDM sbb: a. Menjalankan fungsi pembinaan.

5. inisiatif dan inovasi personil pendidikan untuk mengembangkan organisasi/unit kerja pendidikan masing-masing. inisiatif. KEGIATAN MSDM PENDIDIKAN MSDM harus melakukan berbagai kegiatan. Pelatihan. pendidikan merupakan salah satu sektor terpenting dalam pembangunan Pendidikan dan Perspektif nasional. BAB III KESIMPULAN Sebagai suatu bentuk upaya dalam pengembangan SDM. untuk . Totalitas Kegiatan MSDM Pendidikan mencakup : Analisis Pekerjaan.  Menegakan. termasuk melakukan manajemen konflik.   Menggali dan menyalurkan kreativitas. Orientasi dan Pengangkatan. Pengembangan Karir. memelihara dan mengembangkan disiplin kerja dan disiplin waktu yg positif dan dinamis. Hal ini mengingat pendidikan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas yang menjadi faktor input dominan dalam pembangunan tersebut. Perencanaan SDM. meskipun ada di antaranya yang tidak dilaksanakan secara intensif. Menggali dan menyalurkan kreativitas. Rekrutmen dan Seleksi SDM. Konpensasi (Upah dan Insentif).  Menyediakan informasi/data mengenai personil unit ker ja masing-masing dalam rangka membangun SIM SDM Pendidikan sebagai bagian SIM Organisasi. Menumbuhkan dan mengembangkan motivasi kerja/ berprestasi dalam rangka meningkatkan produktivitas unit kerja/organisasi termasuk sekolah. Oleh karena itu. dan Evaluasi Kinerja.

keberhasilan pembangunan patut dipertanyakan.mengoptimalkan pembangunan nasional. terutama secara kualitas. pendidikan seharusnya mendapat prioritas. . karena melalui upaya ini dapat dihimpun stok modal manusia dan stok modal sosial yang memadai secara kualitas untuk melaksanakan pembangunan. Tanpa tersedianya stok modal manusia dan stok modal sosial yang memadai.

P..W. Dertouzas. London: Kogan-Page Limited.E.K. Principles of Human Resource Development. (1985). Mimbar Pendidikan. J. Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. (1995). J dan Walter. P. Inc. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi. S.. A. Human Resource Development. .Daftar Pustaka Boediono... dan Solow. Kebijaksanaan Pendidikan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia: Transisi Menuju era Indonesia Modern. Yogyakarta: Q-Media. R. (2008). Joy-Mattews. Pendidikan dan Latihan Dalam Periode Tinggal Landas. Donald. Simanjuntak. Universitas Indonesia. (1994). No. dan Eggland. MA: Harper Perennial. Suryadi. Gilley.. L. Reading. Jakarta: Pusat Informatika. (1989).. MA: Addison-Wisley Publishing Company.. Made In America: Regaining the Productive Edge. Human Resource Management in Education. D. Balitbang Dikbud. Megginson. dan Banfield.L. Manajemen Sumberdaya Manusia dalam Pendidikan. J. M. Cambridge.. (1993). R.. 1 Tahun XIII. Lester.M. Jones. (1989).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->