Rancangan Database Rumah Sakit

Makalah Basis Data Makalah ini adalah disusun untuk tugas UTS Di semester 3

I.Pengantar Database
A) Pengertian Database Istilah “database” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai database komputer. Catatan yang mirip dengan database sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. Database (basis data) adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk data untuk menginformasikan satu perusahaan dan instansi. Bila terdapat file yang tidak dapat dipadukan atau dihubungkan dengan file yang lainnya, berarti file tersebut bukanlah kelompok dari satu database, melainkan membentuk satu database sendiri. Database juga merupakan landasan bagi pembuatan dan pengembangan program aplikasi. Oleh sebab itu, database harus dibuat sedemikian rupa sehingga pembuatan program lebih mudah dan cepat. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Databse terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan terhadap banyak user, dari masing-masing user akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya. Beberapa Definisi tentang Database : 1.Menurut Gordon C. Everest : Database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi / shared, terdefinisi secara formal dan dikontrol terpusat pada organisasi. 2.Menurut C.J. Date : Database adalah koleksi “data operasional” yang tersimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi dari suatu organisasi.  Data input adalah data yang masuk dari luar sistem  Data output adalah data yang dihasilkan sistem  Data operasional adalah data yang tersimpan pada sistem 3.Menurut Toni Fabbri : Database adalah sebuah sistem file-file yang terintegrasi yang mempunyai minimal primary key untuk pengulangan data.

suara dan sebagainya yang relevan dan belum mempunyai arti. Field (kolom): Merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang subjudul tabel pada sebuah item data. Operational database: Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi. Attre : Database adalah koleksi data-data yang saling berhubungan mengenai suatu organisasi / enterprise dengan macam-macam pemakaiannya. Syarat-syarat pembentukan Field Name pada tabel: a) Harus Unik atau Spesifik b) Boleh disingkat c) Pemisah sebagai pengganti spasi dalam pembentuk field adalah tanda lambang "_" Contoh: Kode Barang menjadi KdBarang. gambar. Mereka juga disebut subject. Tabel: Merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan data yang terdiri dari field dan record. B. film. Informasi: Hasil pengolahan data yang konkrit dan sudah mempunyai arti untuk mencapai suatu tujuan tertentu. antara lain: 1. Definisi Dasar Struktur Database : Data: Sekumpulan fakta mengenai objek tertentu. Tipe Database Terdapat 12 tipe database. Kd_Barang.Menurut S. orang dan lain-lain yang dinyatakan dengan angka. Perangkat Untuk Membuat Database Database dapat dibuat dan diolah dengan menggunakan suatu program komputer. C.  Terbagi/share: Elemen-elemen database dapat dibagikan pada para user baik secara sendiri-sendiri maupun secara serentak dan pada waktu yang sama (Concurrent sharing). Sifat-sifat Database :  Internal: Kesatuan (integritas) dari file-file yang terlibat. Software yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) database disebut Database Management System (DBMS) atau jika diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti “Sistem Manajemen Basis Data”.area . huruf. misalnya data seorang siswa akan disimpan dalam record yang terdiri dari beberapa kolom / field.4. Record (baris): Sekumpulan data yang saling berkaitan tentang sebuah subjek tertentu. yaitu yang biasa kita sebut dengan software (perangkat lunak). Kd_Brg. KodeBrg.

transaksi database. word processing dan bahkan download file. Contoh dari ini adalah koleksi dokumen dalam spreadsheet. 2. Analytical database: Database ini menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional yang dipilih dan eksternal database. database inventaris. atau informasi database. 3. 6. End-user database: Database ini terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan oleh end-user di workstation mereka. 9. Sistem ini bisa diimplementasikan sebagai lapisan di atas sebuah database relasional atau objek database. 7. mereka menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik tertentu. queries menemukan benda terutama dengan mengikuti referensi dari objek lain. Data warehouse: Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat ini dan tahun. data milik pribadi online . Document-oriented databases: Merupakan program komputer yang dirancang untuk aplikasi berorientasi dokumen. Database memori utama lebih cepat daripada dioptimalkan disk database sejak Optimasi algoritma internal menjadi lebih sederhana dan lebih sedikit CPU mengeksekusi instruksi. Distributed database: Ini adalah database-kelompok kerja lokal dan departemen di kantor regional. External database: Database ini menyediakan akses ke eksternal. kantor cabang. database pribadi.databases (SADB). Mereka terdiri dari data dan informasi yang dirangkum paling dibutuhkan oleh sebuah organisasi manajemen dan End-user lainnya. manajemen database. Navigational database: Dalam navigasi database. In-memory databases: Database di memori terutama bergantung pada memori utama untuk penyimpanan data komputer. pabrik-pabrik dan lokasi kerja lainnya. gambar foto. Contoh: database pelanggan. 8. audio dll. Beberapa orang menyebut analitis multidimensi database sebagai database. Hypermedia databases on the web: Ini adalah kumpulan dari halaman-halaman multimedia yang saling berhubungan di sebuah situs web.data yang diambil dari berbagai database operasional dari sebuah organisasi. Sejumlah bidang panjang . Mereka terdiri dari home page dan halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media seperti teks. klip video. grafik. 4.tahun sebelumnya . 10. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal yang tersedia untuk biaya dari layanan online komersial dan dengan atau tanpa biaya dari banyak sumber di Internet. Sebaliknya. serta data yang dihasilkan dan digunakan hanya pada pengguna situs sendiri. akuntansi database. 5. Ini berbeda dengan sistem manajemen database yang menggunakan disk berbasis mekanisme penyimpanan.tersedia untuk biaya kepada pengguna akhir dan organisasi dari layanan komersial. Sebagai lawan dari database relasional. Database ini dapat mencakup kedua segmen yaitu operasional dan user database. dokumen berbasis database tidak menyimpan data dalam tabel dengan ukuran seragam kolom untuk setiap record. dan produksi database.

multi-media. yaitu: 1. Memungkinkan perkembangan lebih lanjut di dalam sistem database. Post-relational database models Sebuah produk yang menawarkan model data yang lebih umum dari model relasional dan dikenal sebagai post-relational. Sebagai contoh. E.[update]. . Model data dalam produk tersebut mencakup hubungan namun tidak dibatasi oleh Prinsip Informasi yang mana mewakili semua informasi dengan nilai-nilai data dalam kaitannya dengan hal itu. 1. 5. Ini berbeda dari database tradisional yang mengandung data yang terus. F. telekomunikasi dan ilmu pilmiah lainnya. Real-time processing berarti bahwa transaksi diproses cukup cepat bagi hasil untuk kembali dan bertindak segera. dan analisis data ilmiah. 12. Bidang yang dapat juga berisi beberapa bagian data. 3. yaitu model Post-relational database dan model Object database. Membuat agar user mudah mendapatkan data. 4. Tujuan Database Setiap manajemen dalam merancang dan menyusun database harus mempunyai tujuan.menerus. Real-time database yang berguna untuk akuntansi. 2. Object database models Dalam beberapa tahun terakhir. paradigma yang berorientasi pada obyek telah diterapkan dalam bidang-bidang seperti teknik dan spasial database. catatan medis. Menggunakan meja untuk informasi struktur sehingga mudah untuk mencari. 11. Melindungi data dari kerusakan fisik. kontrol proses. sistem reservasi. Para konglomerasi pemrograman berorientasi objek dan teknologi database mengarah pada model pemrograman baru yang dikenal sebagai Object database. Menghapus data yang berlebihan.apapun dapat ditambahkan ke dokumen. Real-time databases Real-time: Database adalah sistem pengolahan dirancang untuk menangani beban kerja negara yang dapat berubah terus-menerus. 2. Ciri-ciri Database Adapun ciri-ciri database adalah: 1. perbankan. Model Database Database mempunyai dua varian model. pasar saham berubah dengan cepat dan dinamis. hukum. Sistem yang dapat menyimpan data ke dalam floppy disk atau harddisk. D. sebagian besar tidak terpengaruh oleh waktu. Relational Database: Database yang paling umum digunakan saat ini. Menyediakan tempat penyimpanan data yang relevan.

dan relevan. 9. Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser). manajemen. atau dihapus dengan mudah dan terkontrol. Menyusun format yang standar dari sebuah data. Berbagai data dapat selalu dilakukan oleh setiap user. Sistem yang menganut pengolahan data untuk ditambah. Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi. Jadi. 3. dan psikologi pastilah membutuhkan database ini yang dirasakan sangat bermanfaat. 3. programmer dan administratornya. . karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi. Mengatasi kerangkapan data (redundancy data). Integritas data dapat selalu terjaga. G. Kesimpulan Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi. H. Penggunaan data lebih mudah. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya. Menghindari terjadinya inkonsistensi data. 4. akurat. 5. diubah. 8. Manfaat Database Adapun manfaat database adalah: 1. Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi dari data. sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Keuntungan Database Adapun keuntungan database terhadap sistem pemrosesan adalah: 1. Menentukan kualitas informasi yaitu cepat. 2. 2. Kemubajiran data terkurangi. 5. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.2. 4. Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna. Konsistensi data dapat selalu terjaga. 7. Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Data terpisah dari program. dari masing-masing user akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya. 6. karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Databse terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan terhadap banyak user. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data. mau apapun bidang dan ruang lingkupnya seperti ekonomi. Melakukan perlindungan dan pengamanan data. 3.

integrity dan redundancy bisa diminimalkan.Contohnya saja jika dalam bidang psikologi dapat mencari nama mahasiswa psikologi dari nomor npm dan dapat mencari mata kuliah dari nomor kode mata kuliah. sehingga null values bisa dihindari.Aturan Konversi dari ER diagram ke Relational Model Petunjuk desain Database Relational 1. Relation harus didesain sedemikian rupa sehingga bisa ditambahkan attribute seperti primary atau foreign keys. sehingga bisa dipastikan proses lossless decomposition a)Entity  Entity adalah obyek yang dapat dibedakan dalam dunia nyata  Entity set adalah kumpulan dari entity yang sejenis  Entity set dapat berupa : Obyek secara fisik : Rumah. Dengan kata lain. 3.  Nilai Atribut merupakan suatu data aktual atau informasi yang disimpan pada suatuatribut di dalam suatu entity atau relationship. relation tersebut dibuat dengan memenuhi decomposition rule. Peralatan Obyek secara konsep : Pekerjaan . delete. yang menyediakanpenjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut. Perusahaan. update.E. 4.Relation harus didesain sedemikian rupa sehingga mudah untuk dimengerti. Sebisa mungkin.  Atribut Multivalue Atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap instan entity.Konversi ER ke relasi model Model Entity Relationship merupakan suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship. Gambar. . c)Atribut  Atribut adalah karakteristik dari entity atau relationship. Rencana b)Relationship  Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity. Relation yang dihasilkan harus dalam bentuk BCNF sehingga masalah insert.  Jenis-jenis atribut :  Key Atribut yang digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik.  Relationship set adalah kumpulan relationship yang sejenis. Attribute-attribute dari entity dan relationship tidak boleh digabungkan menjadi satu relation. Kendaraan. 2. Sehingga para pengguna pun dengan mudah dan cepat dalam mencari informasi tersebut II.  Atribut Composite Suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai artitertentu.  Atribut Simple Atribut yang bernilai tunggal.R (ENTITY RELATIONSHIP). relation harus homogeneous.Proses konversi dari ER diagram ke relational model bisa dilakukan dengan mengikuti enam ketentuan berikut ini untuk menghindari relation yang non-homogeneous.

 Cardinality adalah banyaknya record dalam sebuah relasi. g)Weak entity  Weak Entity adalah suatu Entity dimana keberadaan darientity tersebut tergantung dari keberadaan entity lain.  Entity yang merupakan induknya disebut Identifying Owner danrelationshipnya disebut Identifying Relationship. .  Domain adalah batasan nialai dalam atribut dan tipe datanya.           Atribut Derivatif Suatu atribut yang dihasilkan dari atribut yang lain.  Drajat / degree adalah banyaknya kolom dalam relasi. RELASI DATABASE a)Terminologi  Model ini menjelaskan tentang hubungan logik antar data dalam basis data dengan cara memvisualisasikan ke dalam bentuk tabel dua dimensi yang terdiri dari sejumlah baris dan kolom yang menunjukkan atribut – atribut. III. Jenis Cardinality Ratio 1 : 1 (satu ke satu) 1 : N / N : 1 (satu kebanyak atau banyak ke satu) M : N (banyak ke banyak) f)Participation Constraint  Menjelaskan apakah keberadaan suatu entity tergantung padahubungannya dengan entity lain .  Terdapat 2 macam Participation Constraint :  Total Participation Keberadaan suatu entity tergantung pada hubungannyadengan entity lain.  Partial Participation Keberadaan suatu entity tidak tergantung pada hubungannyadengan entity lain.  Atriibut adalah suatu kolom dalam sebuah relasi.  Weak Entity selalu mempunyai Total Participation constraintdengan Identifying Owner.  Candidate key (CK) adalah sekumpulan atribut yang unik yang dapat digunakan untuk membedakan suatu record.  Domain adalah batasan nilai dalam atribut dan tipe datanya.  Istilah – istilah dalam model basis data relasional :  Record adalah sebuah baris dalam suatu relasi (tuple). d)Derajat dari relationship Menjelaskan jumlah entity yang berpartisipasi dalam suatu relationship Derajat dari relationship ada 3 yakni : Unary Degree (Derajat Satu) Binary Degree (Derajat Dua) Ternary Degree (Derajat Tiga) e)Cardinality Ratio Constraint Menjelaskan batasan jumlah keterhubungan satu entity dengan entity lainnya.

d)Kunci relasi  Dasar penentuan PK adalah bahwa nilai – nilai rinci data dan atribut yang digunakan sebagai PK harus unik. harus ada pula record dengan nilai PK yang sama pada tabel B.  Integritas refrensial  Jika dua buah tabel direlasikan maka PK harus menjamin bahwa untuksetiap nilai PK tertentu dalam tabel A.  Extention Menunjukkan isis tabel – tabel pada suatau waktu.  Pada suatu relasi yang sama tidak ada dua baris yang identik.     Primary key (PK) adalah salah satu dari CK yang dipilih dan dipakai untuk membedakan suatu record. cenderung berubah sewaktu – waktu. bukan suatu kelompok pengulangan. b)Karakteristik relasi database :  Semua elemen data pada suatu baris dan kolom tertentu harus mempunyai nilai tunggal (single value).  Masing – masing kolom dalam suatu relasi mempunyai nama yang unik.  Aturan ini menjamin bahwa semua record yang ada dalam basis data akan dapat diakses karena semua record dapat diindentifikasi berdasarkan kunci yang unik. Unary relation adalah relasi yang hanya mempunyai 1 kolom.  Aturan lainya :  Integritas entity  Nilai atribut yang dipilih sebagai Pk tidak boleh null untuk setiap record dalam relasi. tidak mungkin ada nilai rinci data yang sama pada semua record dalam basis data.  Struktur penamaan menunjukkan nama tabel dan anama atribut yanag ada dengan batasan nilai dan tipe datanaya.  Key constraint tidak mengijinkan adanaya nilai null pada atribut yang digunakan sebagai PK. Ternary relation adalah relasi yang mempunyai 3 kolom. e)Relasi antar entity  Relasi antar entity ada 2 yakni :  Relasi antar entity dalam satu tabel .  Semua elemen data pada kolom tertentu dalam relasi yang sama harus mempunyai jenis yang sma. c)Komponen relasi :  Tabel relasional mempunyai 2 komponen yakni :  Intention  Terdiri 2 bagian yakni struktur penamaan dan batasan integritas.  Batasan integritas dipengaruhi oleh integritas refrentila yang meliputi key constraint dan refrensial constraint. Binary relation adalah relasi yang hanya mempunyai 2 kolom. Alternate key adalah CK yang tidak dipilih menjadi PK.  Refrentil constraint memberikan aturan bahwa nilai – nilai dalam atribut kunci yang digunakan untuk menghubungkan ke basis data lain tidak diijinkan memiliki nialai null.

kd_ruang varchar(30) foreign key 6. nama_dokter varchar (30). jam_jaga char(15) 2. spesialisasi_dokter varchar(20) 4.  Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana agar relasi – relasi tersebut dapat dihubungkan satu sama lain. Petugas : Menyimpan informasi identitas dari petugas jaga 2. alamat_petugas varchar(50). Tugas!!! Contoh perancangan Database Administrasi Rumah Sakit Database Rumah Sakit: Objek yang dipakai 1.  Relasi antar entity dalam banyak tabel  Tipe ini mempunyai kerelasian yang agak rumit. Dokter 4. Dokter : Menyimpan informasi identitas dari dokter 4. Ruang : kd_ruang char(10) primary key. Dokter : kd_dokter char(10) primary key. Pembayaran : Menyimpan informasi dari administrasi pembayaran pasien Penentuan atribut: 1. Ruang : Menyimpan informasi identitas dari ruang 5. Ruang Penentuan entitas: 1. nama_petugas varchar(30). . nama_pasien varchar(30). keluhan varchar(50) 3. Pasien : Menyimpan informasi identitas dari pasien 3. Rawat inap : kd_rawat_inap char(10) primary key . Petugas 2. nama_ruang varchar(30). Rawat inap : Menyimpan informasi apabila terdapat pasien yang perlu rawat inap 6. kd_pasien char(10). Pasien 3. nama_gedung varchar(30) 5. kd_dokte char(10) foreign key. tanggal_datang char(15). cmplex network.  Ada 3 jenis yakni : Tree.Berupa relasi antar entity yang berupa record untuk menyediakan data tau informasi dari atribut – atribut dalam satu tabel. alamat_pasien varchar(50). nama_pasien varchar(30) foreign key. Pasien : kd_pasien char(10) primary key. Simple network.Petugas : kd_petugas char(10) primary key. Pembayaran : kode_pembayaran char(10) primary key.alamat_dokter varchar(50).

.kd_petugas char(10). jumlah_harga varchar(30) Hubungan atau Relasi: Petugas melayani pembayaran pasien Tabel utama: petugas Tabel kedua: pembayaran Relationship: One-to-many (1:M) Attribute penghubung: kd_petugas (FK kd_petugas di pembayaran ) Pasien membayar pada tabel pembayaran Tabel utama: pasien Tabel kedua: pembayaran Relationship: One-to-one (1:1) Attribute penghubung: kd_pasien (FK kd_pasien di pembayaran ) Dokter digunakan untuk pasien Tabel utama: dokter Tabel kedua: pasien Relationship: One-to-many (1:M) Attribute penghubung: kd_dokter (FK nama_dokter di pasien ) Pasien melakukan rawat inap Tabel utama: pasien Tabel kedua: rawat_inap Relationship: One-to-one (1:1) Attribute penghubung: kd_pasien (FK kd_pasien di rawat_inap ) Ruang digunakan untuk rawat_inap Tabel utama: ruang Tabel kedua: rawat_inap Relationship: One-to-one (1:1) Attribute penghubung: kd_ruang (FK kd_ruang di rawat_inap) create database rumahsakit create table petugas (kd_petugas char(10)constraint pk_petugas_kd_petugas primary key not null.

kd_pasien char(10) constraint fk_pembayaran_kd_pasien foreign key references pasien(kd_pasien)on delete cascade on update cascade. . kd_petugas char(10) constraint fk_pembayaran_kd_petugas foreign key references petugas(kd_petugas) on delete cascade on update cascade. alamat_dokter varchar(50). spesialisasi_dokter varchar(30). kd_dokter char(10) constraint fk_pasien_kd_dokter foreign key references dokter(kd_dokter) on delete cascade on update cascade. nama_pasien varchar(30) not null. jumlah_harga varchar(30)). create table pembayaran (kd_pembayaran char(10)constraint pk_pembayaran_kd_pembayaran primary key not null. jam_jaga varchar(30)). alamat_petugas varchar(50).). create table pasien (kd_pasien char(10)constraint pk_pasien_kd_pasien primary key not null. create table dokter (kd_dokter char(10)constraint pk_dokter_kd_dokter primary key not null. create table ruang (kd_ruang char(10)constraint pk_ruang_kd_ruang primary key not null. nama_gedung varchar(50). alamat_pasien varchar(50).nama_petugas varchar(30). nama_ruang varchar(30). nama_dokter varchar(30). keluhan varchar(50)).). tgl_datang varchar(30) not null.

Nama_Dokter varchar(30) not null. Tanggal_Keluar Date. ID_Dokter varchar(10) not null. Alamat_Pasien varchar(30).‟P‟). Tanggal_Lahir Date. USE Masuk kedalam database rumah sakit: Use rumah_sakit. Nama_Pasien varchar(30) not null. TABLE Membuat table pasien pada database rumah sakit: Create table pasien ( No_Rekam_Medik varchar(10) not null primary key. 3. Jenis_Kelamin enum(„L‟. Jam_Praktek varchar(20)). . 2. Spesialisasi varchar(20). kd_pasien char(10) constraint fk_rawat_inap_kd_pasien foreign key references pasien(kd_pasien)on delete cascade on update cascade). Query dari kasus di atas: Penjelasan perintah : 1. Kode_Bangsal varchar(10). Penyakit varchar(20). Lokasi_Praktek varchar(30). Membuat table Dokter: Create table Dokter ( ID_Dokter varchar(10) not null primary key. No_Kamar varchar(10)). CREATE Membuat database rumah sakit: Create database rumah_sakit. Kota_Pasien varchar(15). Tanggal_Masuk Date.create table rawat_inap (kd_rawatinap char(10)constraint pk_rawat_inap_kd_rawatinap primary key not null. Usia Int. kd_ruang char(10) constraint fk_rawat_inap_kd_ruang foreign key references ruang(kd_ruang) on delete cascade on update cascade.

‟1‟).00 WIB‟). F) C E E C CD F Relasi (C. Memperbarui data pada dokter.12‟. 1.‟1990-07-12‟. Mengisikan data pada tabel dokter : Insert into dokter value („1111‟.10-05‟.00-09.‟2009. 3. ALTER Menambahkan table pada Pasien: Alter table Pasien add Tanggal_Lahir Date. E. G) 2. INSERT Mengisikan data pada table pasien : Insert into pasien value(„1001‟. 5. SELECT Menampilkan table Pasien : Select * from Pasien.‟Purwokerto‟. Update Dokter set Nama_Dokter = „Hardiansyah‟ where ID_Dokter =‟1111‟.‟19‟. DELETE Menghapus isi data atau baris pada tabel Pasien : Delete Pasien.‟11‟. UPDATE Memperbarui data pada pasien : Update Pasien set Nama_Pasien = „Suketi‟ where No_Rekam_Medik = „1001‟. . DROP Menghapus tabel Dokter : Drop table Dokter. E.‟2009-10-01‟.4.‟Syamsul‟.‟RS.Manukwari no. D.‟Syaraf‟. 8. 3 Ruang 112‟. Soal : Relasi (C. Permai Lt. D. E) CD E E C Relasi (C. 6.‟1111‟. 9. D.‟1969-12-03‟. F.‟06.‟P‟.‟Flu Babi‟. Menampilkan table Dokter : Select * from dokter.‟Nana‟.‟Jl. 7. Menghapus isi data atau baris pada tabel Dokter : Delete Dokter.

Definisi: Suatu relation R disebut 1NF jika dan hanya jika semua value attribute-nya adalah atomic value. Intinya.  Third Normal Form Definisi: Suatu relation R disebut 3NF jika dan hanya jika non-key attributes-nya: • Tidak ada saling ketergantungan (Mutually Independent) • FFD pada relational key(s) • ada determinant yang bukan relational key(s)  BOYCE-CODD Normal Form (BCNF) Definisi: Suatu relation R disebut BCNF jika dan hanya jika non-key attributes-nya: • Tidak ada saling ketergantungan (Mutually Independent) • FFD pada relational key(s) . CD. 1NF ini tidak mengijinkan multivalued attributes.DF CD Jawab :  Key : 1. Normalisasi adalah suatu teknik untuk mengorganisasikan data ke dalam tabletabel untuk memenuhi kebutuhan pemakai di dalam suatu ogranisasi. dan kombinasinya. 3. Pada saat mendesain suatu aplikasi. kota dan kode-pos. Domain dari attribute-attribute-nya hanya boleh berisi atomic value saja. karena. E 3.NORMALISASI Pengantar Pengertian tentang teori relational database sangat penting untuk membangun suatu aplikasi database yang baik. field tersebut berisi tiga value yang berbeda: jalan. Teori tersebut harus diaplikasikan pada saat mendesain table-table yang hendak dipakai.  Second Normal Form Definisi: Suatu relation R disebut 2NF jika dan hanya jika non-key attributes-nya (jika ada) FFD pada relational key(s). nama kota dan kode-pos dalam satu field tidak boleh disebut 1NF. yang seharusnya dipisah menjadi tiga field yang berbeda. Misalnya. Tujuan Normalisasi:  Untuk menghilang kerangkapan data  Untuk mengurangi kompleksitas  Untuk mempermudah pemodifikasian data Bentuk-bentuk Normalisasi:  First Normal Form First normal form saat ini bisa juga dikatakan sebagai bagian dari definisi formal dari suatu relation. suatu field seperti Alamat yang berisi nama jalan. banyak pertanyaan yang muncul. composite attributes. 2. CG E Normalisasi : 3NF 3NF 3NF IV. dan terdapat saling ketergantungan (dependencies) antar non-key attributes tersebut. CD 2. DF. berapa banyak table yang harus dipakai? Field-field apa saja yang harus ada dalam table-table tersebut? Relationship apa yang diperlukan antar table tersebut? Proses untuk menjawab semua pertanyaan tersebut itulah yang dinamakan database normalization. Misalnya. dan non-key attributes-nya (jika ada) tidak FFD pada relational key(s). D  1.

Jika TIDAK. maka relation sudah dalam BCNF. Apakah semua non-key attributes FFD pada tiap relation key? Jika TIDAK. Jika YA. yaitu : Data Definition Language (DDL) komponen pendefinisian data. DDL yang sering digunakan adalah CREATE untuk membuat sebuah objek baru. Jika relation hanya memiliki SATU relation key. Suatu desain relational database yang baik biasanya memiliki banyak table yang sederhana.  Data Definition Language (DDL) DDL digunakan untuk mendefinisikan. dan jumlah table dalam aplikasi akan bertambah. Ini adalah indikator yang baik. STOP. 2. Salah satu bahasa Query yang paling populer digunakan saat ini adalah SQL (Structured Query Language). Secara umum. Data Manipulation Language(DML) komponen manipulasi data . maka relation berada dalam 1NF. Bahasa ini merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. user. Apakah terdapat functional dependencies antar non-key attributes? Jika YA. biasanya jumlah field dalam table akan berkurang. misalnya tabel. Saat ini hampir semua server basis data yang ada telah mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya. maka relation berada dalam BCNF. dll. V. maka relation hanya berada dalam 3NF. Lanjut ke Step 5. USE untuk menggunakan objek. Jika relation memiliki lebih dari satu relation key. Secara umum SQL terbagi menjadi 3 (tiga) komponen. maka relation sedikitnya berada dalam 2NF. Tentukan semua functional dependencies antar attribute dalam suatu relation. Tentukan key dan non-key attributes. SQL yang umum digunakan adalah : . maka relation sedikitnya berada dalam 3NF. 7. ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada. dan Data Control Language (DCL) komponen pengontrol data.• semua determinant adalah relational key(s) Langkah-langkah untuk menentukan Normal Form Tertinggi (Highest NF) dari suatu relation: 1. Selama proses ini.QUERY (ALGORITMA / DML) Query adalah bahasa yang dipergunakan untuk melakukan proses permintaan yang diberikan oleh user atau pengguna untuk mengambil informasi yang terdapat pada database dengan memberikan suatu kriteria tertentu untuk penyaringan data sehingga data yang memenuhi kriteria tersebut yang akan ditampilkan. 3. serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data. Apakah semua determinant yang ditentukan pada Step 1 adalah relation key? Jika YA. 6. Lanjut ke Step 6. dan DROP untuk menghapus objek yang sudah ada. CREATE CREATE digunakan untuk membuat basis data maupun objek-objek basis data. mengubah. SQL adalah sebuah metode atau bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data (database) relasional. 5. Kesimpulan Proses normalisasi dari suatu database sebenarnya adalah proses untuk mencari dan menghilangkan semua data yang redundant (berlebihan / tidak perlu). 4. Jika TIDAK. DDL dipergunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data. maka relation berada dalam 2NF. Tentukan semua relation key(s) dari relation tersebut. Jangan kuatir dengan jumlah table yang terus bertambah. view. lanjutkan ke Step 7. STOP.

. Syntax diatas akan menghasilkan tabel user.. Berikutnya akan kita bahas satu-persatu penggunaan dan contoh pemakaiannya dalam sebuah basis data : SELECT SELECT adalah perintah yang paling sering digunakan pada SQL. Select digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel. nama_field2. nama_field2 tipe_data. .. Contoh : CREATE TABLE user ( username VARCHAR(30) CONSTRAINT PRIMARY KEY.. dan sebagainya.] FROM nama_tabel1 [AS alias1] [INNER|LEFT|RIGHT JOIN tabel2 ONkondisi_penghubung] [. UNIQUE..]] . biasanya dalam sebuah basis data yang sama. #> UPDATE : untuk mengubah data yang sudah ada. #> INSERT : untuk memasukkan data baru. sbb : Username password tanggal_lahir  Data Manipulation Language (DML) DML digunakan untuk memanipulasi data yang sudah ada dalam suatu tabel. Nama_field adalah nama kolom yang akan dibuat. Beberapa system manajemen basis data mengizinkan penggunaan spasi dan karakter non-huruf pada penamaan kolom (field). #> DELETE : untuk menghapus data yang sudah ada. sehingga terkadang istilah query dirujukkan pada perintah ini. Perintah Select memiliki bentuk lengkap sbb : Syntax : SELECT [nama_tabel|alias. Tipe_data tergantung dari implementasi system manajemen basis data yang kita buat (VARCHAR. TEXT. DATE. misalnya NOT NULL. Constraints juga dapat digunakan untuk mendefinisikan kunci primer (primary key).] ) Ket : CREATE TABLE membuat sebuah tabel baru pada basis data yang sedang aktif. password VARCHAR(20) NOT NULL.Syntax : CREATE DATABASE nama_basis_data Ket : CREATE DATABASE membuat sebuah basis data baru Syntax : CREATE TABLE [nama_tabel] ( nama_field1 tipe_data [constraints][. nama_field2 [ASC|DESC].]nama_field1 [AS alias1] [. . hal ini juga tergantung dari implementasi system manajemen basis data yang kita buat. INT..] [WHERE kondisi] [ORDER BY nama_field1 [ASC|DESC][. Dll).. . tanggal_lahir DATETIME ). Sedangkan constraints adalah batasanbatasan yang diberikan untuk setiap kolom atau field.. nama_tabel3 [AS alias3]. . SQL yang umum diguanakan adalah : #> SELECT : untuk menampilkan data yang sudah ada.

]] [HAVING kondisi_aggregat] Ket : Kondisi adalah syarat yang harus dipenuhi suatu data agar dapat ditampilkan. Fungsi aggregat (aggregate functions) adalah fungsi yang bekerja terhadap suatu group atau dalam hal ini adalah sekelompok data. Count (penjumlah kemunculan data).000. 'pass'). Max (nilai maksimal). SELECT username FROM user WHERE jml_transakai < 10 AND total_transaksi > 1000 Contoh 4 : Tampilkan total nominal transaksi yang sudah terjadi. Studi Kasus. . kondisi juga dapat dihubungkan dengan operator logika misalnya AND. nama_field2. Sedangkan kondisi_aggregat adalah syarat khusus untuk fungsi aggregat. dipergunakan syntax : DELETE FROM [NAMA_TABLE] [KONDISI] Contoh : . dll.. Min (nilai minimal). diasumsikan terdapat tabel user dengan data sbb: Username Password Tanggal_lahir Jml_transaksi Total_transaksi Aris 123456789 02-03-1980 6 10. dipergunakan syntax : UPDATE [NAMA_TABLE] SET [NAMA_KOLOM]=[NILAI] WHERE [KONDISI] Contoh : UPDATE Msuser set password="123456" where username="abc" DELETE Untuk menghapus data yang ada. 'alamat'.000 Budi Budi123 14-04-1982 0 0 Charlie passwd 22-01-1986 24 312. UPDATE Untuk mengubah data yang sudah ada.. dimana fungsi-fungsi tersebut terdiri dari : Average (menghitung nilai rerata). Sum (penjumlah nominal data).[GROUP BY nama_field1[. SELECT SUM(total_transaksi) AS total_nominal_transaksi FROM user Contoh 5 : Tampilkan seluruh data diurutkan berdasarkan jumlah transaksi terbesar ke terkecil. OR.150 Daniel Daniel86 30-05-1984 3 0 Erik 071083 04-04-1985 34 50.000 Contoh 1 : Tampilkan seluruh data SELECT * FROM user Contoh 2 : Tampilkan pengguna yang tidak pernah bertransaksi SELECT * FROM user WHERE total_transaksi = 0 Contoh 3 : Tampilkan username pengguna yang bertransaksi kurang dari 10 dan nilainya lebih dari 1. SELECT * FROM user ORDER BY jml_transaksi DESC INSERT Untuk menyimpan sebuah data baru ke tabel. PASSWORD) VALUES ('test'. ALAMAT. dipergunakan syntax : INSERT INTO [NAMA_TABLE] ([DAFTAR_FIELD]) VALUES ([DAFTAR_NILAI]) Contoh : INSERT INTO TEST (NAMA.

guna darma.google. DAFTAR PUSTAKA http://www.html .co. Tidak semua basis data atau database dapat melakukan pengontrolan data seperti pemberian otoritas.google.id%2Ffiles%2F2010%2F06%2Fbasisdatabaru1.co.staff. Rollback : Mengembalikan status transaksi sebelum penyimpanan. Commit : Konfirmasi penyimpanan data di memoroy ke database.pdf&so urce=web&cd=1&ved=0CBgQFjAA&url=http%3A%2F%2Fbuset.blogspot. dlsb.pdf&so urce=web&cd=6&ved=0CD0QFjAF&url=http%3A%2F%2Fteguhcahyono.google. menunda perubahan dan menghapus otoritas yang tekah diberikan.com/2011/03/database-rumah-sakit.html http://www.ac.google. Pada beberapa database juga dapat diatur database space per-user.blog.unsoed. konfirmasi penyimpanan database.p df&ei=YXG-TszaJoHprAfHip27AQ&usg=AFQjCNE3sd_FXJc1b2dbVQWIyFrgKY9Ig&cad=rja http://www.id/url?sa=t&rct=j&q=Pengantar%2BDatabase.id/url?sa=t&rct=j&q=Pengantar%2BDatabase.google.com/Pemanfaatan Basis Data/ http://ima-artonk.pdf/ http://www.com/pengantarbasisdata.com/ http://www. Revoke : penghapusan hak yang diberikan.  Data Control Language (DCL) Pada DCL hal terpenting adalah pemberian otoritas.DELETE FROM TEST WHERE NAMA='test'.blogspot.ac.com/2010/01/database-rumah-sakit.id%2FDownloads%2Ffiles%2F15814%2Fpengantar-basisdata.pdf&ei=YXG-TszaJoHprAfHip27AQ&usg=AFQjCNFY-gxZF1vYBVPpUys7n4HXVvE-g&cad=rja http://diansyah17. Grant : Pemberian hak dari stu user ke user lainnya.