P. 1
Eko Sistem

Eko Sistem

|Views: 8|Likes:
Published by abangtoyib12345

More info:

Published by: abangtoyib12345 on Apr 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2013

pdf

text

original

OLEH:
ISEU LAELASARI, S.Pd

AMATI BEBERAPA GAMBAR
BERIKUT

APA YANG DAPAT KALIAN RASAKAN
SEANDAINYA ADA DI TEMPAT
TERSEBUT?
KOMPONEN APA SAJA YANG DAPAT
KALIAN TEMUKAN?
ADAKAH KETERKAITAN SATU
KOMPONEN DENGAN KOMPONEN
LAINNYA?

APA ITU EKOSISTEM?

EKOSISTEM HUBUNGAN TIMBAL
BALIK ANTARA MAKHLUK HIDUP
DENGAN LINGKUNGANNYA

KOMPONEN EKOSISTEM:

KOMPONEN BIOTIK (HIDUP)

manusia, hewan, tumbuhan,
mikroorganisme
KOMPONEN ABIOTIK (TAK HIDUP) air,
udara, tanah, suhu, Ph, kelembaban,
salinitas, iklim, topografi

ORGANISASI KEHIDUPAN
DALAM EKOSISTEM

INDIVIDU
POPULASI
KOMUNITAS
EKOSISTEM
BIOMA
BIOSFER

Individu / organisme

“ merupakan MH tunggal yang seluruh
aktivitas kehidupannya dilakukan secara
otonomi”
Suatu individu dikatakan satu spesies
apabila dapat melakukan perkawinan
dan menghasilkan keturunan yang fertil
(subur)
contoh: seekor kerbau, satu pohon
mangga, dll

Populasi

merupakan kumpulan individu-
individu sejenis yang menempati luas
wilayah yang sama, menggunakan
SDA yang sama, dalam waktu yang
sama dan terjadi interaksi”
suatu populasi memiliki kepadatan
dan jarak antar individu dalam batas
geografis tertentu
Contoh: populasi Badak bercula satu
di Ujung Kulon berjumlah 45 ekor

Komunitas

Merupakan interaksi dari berbagai
populasi yang menempati habitat/
tempat yang sama dalam waktu yang
sama

Komunitas dinamai berdasarkan
vegetasi yang mendominasi

contoh: komunitas hutan bakau,
hutan jati, padang rumput, dll

Komunitas Hutan
Bakau

Ekosistem

“ Interaksi antara berbagai populasi
penyusun komunitas dengan
lingkungan abiotiknya”

Contoh kajian biologi:

-Ekosistem air tawar
-Ekosistem laut
-Ekosistem sawah

E. Air Laut

E. Sawah

E. Air Tawar

Bioma

Merupakan kumpulan berbagai
ekosistem yang melingkupi wilayah
yang luas, memiliki iklim tertentu,
dan umumnya memiliki hewan khas
dan tumbuhan khas

Contoh:

Bioma Tundara, Taiga, Savana, Stepa/
Padang Rumput, Hutan Gugur, Hutan
Hujan Tropis & Gurun

Taiga

Stepa

Savana

Tundra

Gurun

Hutan Hujan Tropis

Hutan Gugur

Biosfer

“Kumpulan dari seluruh bioma
membentuk kesatuan lapisan
kehidupan di bumi”

BIOSFER

HABITAT VS RELUNG/ NICHE/
NISIA

HABITAT

DIMANA KAMU
TINGGAL?

TEMPAT
TINGGAL
ORGANISME DI
ALAM

RELUNG

STATUS/ JABATAN
FUNGSIONAL/
PEKERJAAN SUATU
ORGANISME DI DALAM
LINGKUNGAN

PEKERJAAN
KAMU APA?

JENIS NICHE

PRODUSEN organisme yang dapat
menyusun senyawa organik dari
senyawa anorganik untuk menyediakan
makanannya sendiri (contoh: tumbuhan,
ganggang, bakteri hijau dan ungu)
KONSUMEN organisme yang
memanfaatkan bahan organik dari
makhluk hidup lain sebagai sumber
makanan (contoh: kambing, sapi,
marmut, singa, srigala, dll)

LANJUTAN

Detritivor organisme pemakan
partikel-partikel organik/ detritus
(contoh: cacing, kluwing, siput, teripang,
lipan)
Dekomposer organisme yang
menguraikan/ mengubah partikel
organik menjadi partikel anorganik
(contoh: jamur dan bakteri)

SUKSESI

proses perubahan dalam suatu
komunitas yang berlangsung secara
bertahap dan menuju ke satu arah
secara teratur menuju pada
komunitas klimaks
Komunitas klimaks: komunitas puncak
yang sudah mencapai tingkat
keseimbangan/ homeostasis

Mengapa suksesi dapat terjadi?

terjadi akibat adanya perubahan
lingkungan fisik (secara alami atau
buatan)
Terdapat 2 jenis suksesi:
1.Suksesi primer
2.Suksesi sekunder

Suksesi Primer

Terjadi jika komunitas asal mengalami
kerusakan secara total (hilangnya
komunitas asal secara total)
Terbentuk komunitas baru dengan
komposisi yang berbeda dengan
komunitas asal
Tahap : bencana alam habitat rusak
vegetasi perintis (lichenes) lumut
dan paku rumput semak belukar
perdu pohon

Contoh suksesi primer

Ekosistem krakatau yang musnah ketika
gunung krakatau meletus, (dalam 50
tahun berikutnya baru mencapai klimaks
kembali)

SUKSESI SEKUNDER

terjadi apabila komunitas asal mengalami
kerusakan tapi tidak secara total
terbentuk komunitas baru yang sebagain
penyusunnya berasal dari komunitas asal
Ditandai dengan adanya invasi organisme
baru ke habitat baru dan diikuti dengan

kolonisasi

Contoh: kebakaran padang alang-alang,
penebangan hutan

Tipe Ekosistem

Terestrial
(darat)

Aquatic

Contoh: air
terjun, sungai

Air tawar

Air Diam

Buatan

Air laut

Air
Bergerak

Lentik

Lotik

Contoh:
danau, kolam

Padang
rumput

Hutan
Mangroove

Hutan
gugur

Hutan hujan
tropis

Ekosistem
sawah

ZONASI PADA AIR TAWAR

Zona litoral bagian perairan dangkal,
cahaya matahari sampai ke dasar
ditemukan tumbuhan berakar
Zona limnetik bagian perairan
terbuka, terdapat sedikit cahaya
matahari sampai ke dasar
Zona profundal daerah dasar yang
gelap, tidak ada penetrasi cahaya. (tidak
ditemukan produsen)

Kelompok Organisme air
tawar

Benthos organisme yang hidup dan
menempel di dasar perairan, contoh: kepiting,
cacing, udang kecil
Nekton organisme yang berenang bebas
dalam air, contoh: ikan
Neuston organisme yang berenang
dipermukaan air, contoh: serangga air
Plankton organisme yang terapung,
melayang-layang dalam air, contoh: alga
Perifiton organisme yang menempel,
mengkaitkan tubuhnya pada batang/ tumbuhan
air, contoh: siput air

INTERAKSI ANTARA
KOMPONEN EKOSISTEM

Parasitisme (1 untung, 1 dirugikan),
“parasit mengambil makanan dari inang”
Jenis parasit berdasarkan tempat hidup :
1.Ektoparasit parasit hidup di luar
tubuh inang (contoh: benalu yang hidup
pada suatu pohon)
2.Endoparasit parasit hidup di dalam
tubuh inang (contoh: cacing pita yang
hidup di dalam usus)

Jenis parasit berdasarkan
kebutuhan makanan

Semi parasit : parasit yang mengambil
makanan dari tubuh inangnya masih
dalam bentuk zat anorganik (contoh:
benalu yang mengambil air dan mineral
dari inang, selanjutnya benali
melakukan fotosintesis sendiri)
Parasit obligat : parasit yang menyerap
langsung bahan organik dari inangnya
(contoh: tali putri)

KOMENSALISME

(1 untung, 1 tidak berpengaruh/ tidak
diuntungkan, tidak dirugikan)
Contoh : hiu dan ikan remora, anggrek
dengan pohon inangnya

MUTUALISME VS
PROTOKOPRASI

hubungan Saling menguntungkan
Mutualisme (2 organisme yang saling
berinteraksi tinggal bersama, contoh:
flagellata yang hidup dalam saluran
pencernaan rayap, E coli yang hidup dalam
usus manusia)
Protokoprasi (2 organisme yang saling
berinteraksi tetapi tidak tinggal bersama,
contoh: serangga dengan tumbuhan
berbunga)

PREDASI VS KOMPETISI

Predasi Hubungan antara mangsa
dan pemangsa antara satu spesies
dengan spesies lainnya (contoh: kucing
dengan tikus)
Kompetisi persaingan antara
organisme yang memiliki kebutuhan
yang sama (makanan sama, lawan
kawin sama, dll)

NETRALISME

hubungan yang masih kurang jelas
terlihat interaksinya (menguntungkan/
merugikan) meskipun berada dalam 1
tempat yang sama
CONTOH: kupu-kupu dengan belalang,
kijang dengan tikus

ALLELOPATI/ ANTIBIOSIS

Satu organisme menghambat
pertumbuhan organisme lain
Contoh: antibiotik dalam kultur bakteri

RANTAI MAKANAN DAN JARING-
JARING MAKANAN

Rantai makanan proses perpindahan
materi & energi melalui peristiwa makan
dan dimakan yang berbentuk linear dari
1 tingkat trofik ke tingkat trofik lainnya

Tkt trofik 1 trofik 2 trofik 3 trofik 4 trofik 5

Jenis Rantai Makanan

- R. M Perumput jika mata rantai/
tingkat trofik 1 berupa produsen
Contoh: rumput belalang ayam
elang
- R. M Detritus jika mata rantai/ tingkat
trofik 1 berupa sisa-sisa zat organik
yang telah hancur/ detritus
Contoh: daun lapuk cacing ayam
elang

Jaring Makanan

Kumpulan/ gabungan beberapa rantai
makanan membentuk jaring
makanan

PIRAMIDA EKOLOGI

Merupakan diagram piramida yang dapat
menggambarkan hubungan antara tingkat
trofik satu dengan tingkat trofik lainnya
secara kuantitatif pada suatu ekosistem
Organisme pada tingkat trofik rendah
umumnya berjumlah lebih banyak
Semakin tinggi tingkat trofik jumlah individu
semakin sedikit
Tingkat trofik terendah diisi oleh produsen,
diikuti oleh herbivor, carnivor, dst

JENIS PIRAMIDA
EKOLOGI

1.Piramida Jumlah
Dibuat berdasarkan jumlah individu
pada masing-masing tingkat trofik
Dapat menggambarkan kepadatan
populasi pada masing-masing tingkat
trofik

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->