FUNGSI, SASARAN DAN RUANG LINGKUP BIMBINGAN DAN KONSELING

Herry Kusmiharto
hkusmiharto@gmail.com

FBS- UWKS

Rentang Bahasan:

Latar belakang berbagai aspek yang berkaitan dengan perlunya layanan bimbingan di sekolah
  

Latar belakang sosial kultural Latar belakang pedagogis Latar belakang psikologis

Pengertian, prinsip dan asas bimbingan dan konseling di sekolah. Fungsi, sasaran, dan ruang lingkup layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

bimbingan dan konseling memiliki fungsi penyaluran dan penyesuaian Berikut ini dijelaskan masing-inasing fungsi tersebut. . dan perbaikan (kuratif).Fungsi Bimbingan dan konseling ► Sesuai dengan uraian sebelumnya. proses dan kegiatan pendidikan. Secara khusus dilihat dan sifatnya. bimbingan dan konseling menempati bidang pelayanan mahasiswa dalam keseluruhan. layanan tersebut dapat berfungsi pencegahan (preventif) pengembangan. Dan dilihat dan hubungan antara siswa dengan pendidikan sebagai lingkungan. Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling bertungsi sebagai pemberi layanan kepada siswa agar masing-masing dapat berkembang menjadi pribadi mandiri secara optimal.

Beberapa kegiatan bimbingan yang dapat berfungsi pencegahan. artinya merupakan usaha pencegahan terhadap timbulnya masalah. kekurangan intormasi. dan sebagainya. yang memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk lebih mengenal sekolah sebagai lingkungannya yang baru. dan kemampuan. informasi pekerjaan. antara lain: ► Program orientasi. yang membantu para mahasiswa untuk memperoleh pemahaman diri dan lingkungan yang lebih baik serta mengembangkannya ke arah pencapaian karir yang sesuai dengan bakat. cita-cita. hubungan sosial. masalah sosial dan sebagainya dapat dihindari. Dalam program ini dapat disampaikan berbagai informasi seperti: kurikulum. tata tertib sekolah. Fungsi Pencegahan Pelayanan bimbingan dan konseling dapat berfungsi pencegahan. .a. fasilitas belajar. cara-cara belajar. Dalam fungsi ini layanan yang diberikan berupa bantuan bagi para siswa agar terhindar dan berbagai masalah yang dapat menghambat perkembangannya tersebut dapat ditempuh melalui program bimbingan yang sistematis sehingga hal-hal yang dapat menghambat seperti kesulitan belajar. minat. ► Program bimbingan karir. ► Program pengumpulan data yang memungkinkan diperolehnya data yang lebih lengkap dan tepat yang amat diperlukan guna pemahaman pribadi siswa secara lebih mendalam.

seperti diskusi bermain peranan dinamika kelompok dan teknik-teknik pendekatan kelompok lainnya. kebutuhan. sesuai dengan keadaan pribadinya masing-masing (seperti bakat. kecakapan. dan sebagainya). bantuan dalam: 1) 2) 3) 4) memperoleh jurusan yang tepat.► Program kegiatan kelompok. bimbingan dan konseling mengenali masingmasing siswa secara perseorangan. Untuk itu setiap siswa hendaknya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan. ► Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling membantu siswa mendapatkan kesempatan penyaluran pribadinya masing-masing. dan kemudian membantunya dalam penyaluran ke arah kegiatan atas program yang dapat menunjang tercapainya perkembangan yang optimal. Fungsi Penyaluran . ► Bentuk kegiatan bimbingan dan konseling dalam fungsi ini misalnya. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa memperoleh pemahaman diri secara lebih baik di samping meningkatkan pemahaman lingkungan dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat. perencanaan karir. b. minat. pengembangan bakat dan minat. menyusun program belajar. Melalui fungsi penyaluran. ► ► Dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah para siswa perlu dibantu agar memperoleh prestasi yang sebaik-baiknya.

 Beberapa kegiatan bimbingan dan konseling dalam fungsi ini antara lain: c. Berikut ini akan dijelaskan kedua arah fungsi penyesuaian tersebut. dalam arah kedua ini lingkungan yang disesuaikan terhadap keadaan siswa. Dengan demikian. Siswa harus mampu menyesuaikan dirinya dalam lingkungan sekolah yang mungkin berbeda dengan lingkungan sebelumnya.► ► Yang dimaksud dengan fungsi penyesuaian adalah bahwa pelayanan bimbingan dan konseling berfungsi rnembantu terciptanya penyesuaian antara siswa dan lingkungannya. ► Untuk dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya para siswa perlu mendapat bantuan yang terarah dan sistematis. Arah pertama adalah bantuan kepada para siswa agar dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekolah. Arah kedua adalah bantuan dalam mengembangkan program pendidikan yang sesuai dengan keadaan masing-masing siswa. adanya kesesuaian antara pribadi siswa dan sekolah sebagai lingkungan merupakan sasaran fungsi ini. ► Fungsi penyesuaian mempunyai dua arah. Fungsi Penyesuaian . Dalam hubungan ini program bimbingan dan konseling memberikan bantuan kepada para siswa agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya di lingkungan sekolah. ► Pertama. Jadi. keberhasilan para siswa dalam belajarnya di sekolah banyak dipengaruhi oleh kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan Sekolah sebagai suatu “tata sosial budaya tersendiri” ( merupakan suatu lingkungan tertentu bagi siswa dengan segala tuntutan dan norma-normanya.

fasilitas. ► 3) pengumpulan data siswa untuk memperoleh pemahaman diri yang lebih baik sebagai penyesuaian diri terhadap lingkungan. ketentuan akademik. untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai hal antara lain: kurikulum. dan sebagainya. ► 2) kegiatan-kegiatan kelompok untuk memperoleh penyesuaian sosial yang lebih baik. ► . ► 4) konseling perorangan untuk mengarahkan siswa demi penyesuaian diri yang lebih baik terhadap lingkungan. cara belajar.1) orientasi terhadap sekolah.

dan sebagainya. Ada siswa yang cepat dalam belajar. dan ada pula yang lambat. Dengan kata lain perlu adanya program yang disesuaikan dengan keadaan masing-masing siswa. yang semuanya itu bersifat pilihan. Agar para siswa mendapat kepuasan diri secara optimal perlu dikembangkan program pendidikan yang disesuaikan dengan keadaan masing masing siswa. seperti paket program belajar sendiri. kegiatan kesenian. sementara ada pula sejumlah siswa yang kurang berminat. Demikian pula ada siswa yang penuh minat terhadap suatu kegiatan. kegiatan keterampilan. Program yang dikembangkan ini dapat berupa program perorangan ataupun program kelompok. .► ► Kedua. program kegiatan ekstra kurikuler. Ini berarti bahwa siswa yang satu berbeda dengan siswa lainnya dalam satu atau beberapa aspek kepribadiannya. perbedaan perorangan di antara siswa. Dalam hubungan ini pelayanan bimbingan dan konseling berfungsi membantu mengenali keadaan pribadi masingmasing siswa dan kemudian membantu mengembangkan program-program pendidikan yang disesuaikan dengan keadaan pribadi masing-masing siswa itu. seperti telah dikemukakan dalam bagian terdahulu.

Bantuan yang diberikan itu tentulah amat tergantung pada masalah yang dihadapi. Pendekatan yang dipakai dalam pemberian bantuan itu dapat bersifat perorangan ataupun kelompok. penyaluran. dan penyesuaian telah dilaksanakan. melalui perantaraan orang lain (misalnya orang tua). Dalam hal ini bantuan bimbingan dan konseling berusaha untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi siswa. namun siswa yang bersangkutan masih mungkin mengalami masalahmasalah tertentu. ► . sifatnya. maupun bentuknya. Di sinilah fungsi perbaikan dan pelayanan bimbingan dan konseling diperlukan. Fungsi Perbaikan ► Meskipun fungsi pencegahan. langsung berhadapan dengan siswa yang bersangkutan.d. baik dalam jenisnya. ataupun melalui pengubahan lingkungan.

► Fungsi Pengembangan ► Bimbingan dan konseling dapat berfungsi pengembangan. artinya layanan yang diberikan dapat membantu para siswa dalam mengembangkan keseluruhan pribadinya secara lebih terarah dan mantap. Secara keseluruhan.► e. Dalam fungsi ini hal-hal yang dipandang sudah bersifat positif dijaga agar tetap baik dimantapkan. . jika semua fungsi yang terdahulu telah terlaksana dengan baik dapatlah dikatakan bahwa siswa yang bersangkutan mampu berkembang secara wajar. terarah dan mantap menuju perwujudan dirinya secara optimal. Keterpaduan semua fungsi tersebut akan sangat membantu perkembangan siswa secara terpadu pula. Dengan demikian dapat diharapkan para siswa dapat mencapai perkembangan kepribadian secara optimal.

(d) pengarahan diri. berusaha untuk membina satu atau beberapa kemampuan pribadi individu yang dibimbing itu dalam berbagai aspeknya. Lebih khusus lagi. lingkungannya. dan masyarakat pada umumnya. Ini tidaklah berarti bahwa pelayanan bimbingan dan konseling bersifat individualistis yang mengutamakan kepentingan individu di atas segala-galanya. pengenalan. sikap. (c) pengambilan keputusan. melainkan bimbingan dan konseling mempunyai sasaran mengembangkan apa yang terdapat pada diri tiap-tiap individu secara optimal agar masing-masing individual dapat sebesar-besarnya berguna bagi dirinya sendiri. dan penerimaan diri. Dalam setiap kegiatannya pelayanan bimbingan dan konseling. sasaran pembinaan pribadi siswa melalui pelayanan bimbingan dan konseling meliputi tahap-tahap pengembangkan kemampuan-kemampuan (a) pengungkapan. yaitu aspek akademik. sosial. . keterampilan dan sebagainya. dan (e) perwujudan diri. Sasaran bimbingan dan konseling ini secara konseling sebagai disebut terdahulu. meskipun kegiatan itu berupa kegiatan kelompok misalnya. (b) pengenalan lingkungan. emosional.Sasaran Bimbingan dan konseling   Pada dasarya sasaran pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah ialah pribadi siswa secara perseorangan.

pengenalan. dan penerimaan diri.  (d) pengarahan diri. dan  (e) perwujudan diri.  (c) pengambilan keputusan.  (b) pengenalan lingkungan.  .Tahap-tahap Pengembangan Kemampuan (a) pengungkapan.

 Demikianlah beberapa contoh penerimaan diri yang positif. apa-apa yang dia mampu dan tidak mampu. merasa rendah diri. Hasil pengungkapan diri yang objektif merupakan dasar yang sehat untuk mengenal diri sendiri sebagaimana adanya yang selanjutnya menjadi titik tolak bagi penerimaan diri sendiri. a. Pribadi dewasa yang mantap dan berkembang diri baik ialah apabila individu yang bersangkutan benar-benar sadar tentang dirinya sendiri. harus tahu tentang keadaan dirinya baik jasmaniah maupun rohaniah. dan sebagainya. Pribadi yang sehat ialah apabila dia mampu menerima dirinya sebagaimana adanya dan mampu mewujudkan hal-hal positif sehubungan dengan penerimaan diri itu. harus tahu tentang bakat dan minatnya. alat pengungkapan ciri-ciri kepribadian. Seringkali kemampuan pengungkapan diri tidak serta merta timbul pada diri seseorang. rendah diri. Sebaliknya. dan sebagainya. Pengenalan dan Penerimaan Diri . pelayanan bimbingan dan konseling berusaha untuk mengembangkan penerimaan Pengungkapan. hendaklah tidak inenjadi sombong ataupun berhenti berusaha. Jika seorang siswa rnengenal dirinya sebagai kurang berprestasi dibandingkan dengan kawan-kawannya maka hendaknya dia tidak menjadi putus asa. Keadaan jasmaniah yang “kurang mengungtungkan” hendaknya tidak menjadi alasan untuk bersedih hati. dan sebagainya melainkan justru hendaknya lebih bersemangat lagi untuk berprestasi lebih tinggi. Seseorang harus tahu batas-batas kemampuannya sendiri. Kesadaran tentang diri sendiri ini akan tercapai apabila kemampuan pengungkapan diri dapat berkembang dengan baik. mereka yang tahu bahwa dirinya dalam satu hal lebih baik daripada kawan-kawannya. dan sebagainya). melainkan memerlukan bantuan orang lain atau alat-alat tertentu (misalnya tes intelegensi.

Perpaduan yang tepat dan serasi antara unsur-unsur pribadi dan unsur-unsur lingkungan akan dapat membawa keuntungan timbal balik antara individu dan lingkungannya. Dengan kata lain. Seorang individu dewasa tidak hanya dituntut untuk mengenal diri sendiri. melainkan dia dituntut untuk mampu bensikap positif terhadap lingkungannya itu.  b. Ini tidak berarti bahwa individu harus „nrimo‟ atau tunduk saja terhadap lingkungan. pribadi yang sehat selalu berusaha bersikap positif terhadap dirinya sendiri dan terhadap lingkungannya. Pengenalan Lingkungan Sebagaimana diketahui hidup manusia ialah dalam hubungannya dengan lingkungannya. . Lingkungan yang kurang menguntungkan misalnya tidak membuat dia putus asa. individu juga hendaknya menerima lingkungan sebagaimana adanya. melainkan dia menerimanya secara wajar dan berusaha memperbaikinya. Pelayanan bimbingan dan konseling selalu berusaha membantu tercapainya perpaduan yang tepat dan serasi ini. Seperti pada penerimaan diri sendiri. melainkan juga dituntut untuk mengenal lingkungannya.

Perlu dicacat bahwa pengambilan keputusan itu hendaknya dilakukan oleh individu itu sendiri atau setidak-tidaknya. Tujuan akhir bimbingan dan konseling ialah agar individu yang dibimbing mampu mengambil keputusan untuk dirinya sendiri.  c. yaitu keputusan yang berkenaan dengan diri individu yang dibimbing. Hal apakah yang paling baik dilakukan sesuai dengan keadaan diri yang sudah dikenal. apabila pengambilan keputusan itu diprakarsai oleh orang lain (misalnya oleh konselor). keputusan itu hendaknya disetujui oleh individu yang dibimbing. tahap berikutnya ialah pembinaan kemampuan untuk mengambil keputusan. dan diterimanya itu dalam hubungannya dengan keadaan lingkungan? Pengambilan keputusan yang menyangkut diri sendiri ini sering kali amat berat dilakukan. . serta pertentangan antara penerimaan diri sendiri dan penerimaan lingkungan. dan di atas kedua unsur objektif itu dibangun suatu arah yang positif. yaitu diri sendiri dan lingkungan. lebih-lebih kalau pada diri seorang siswa masih terjadi pertentangan antara kenyataan tentang diri sendiri dan penerimaan diri sendiri. Pengambilan Keputusan  Setelah siswa mampu mengenal dan menerima diri sendiri dan lingkungannya. Di sinilah peranan bimbingan dan konseling untuk membantu penampilan secara objektif dua unsur.

Bagaimanapun bagusnya keputusan apabila tidak dijalankan tidaklah ada faedahnya. maka dia harus berani melaksanakan keputusan itu. Jika seorang siswa telah memutuskan bahwa dia perlu menghadap wali kelasnya untuk membicarakan rencana kegiatan karyawisata.  d. yaitu menghadap wali kelas. . Individu yang bersangkutan harus berani menerjunkan dirinya untuk menjalani keputusan yang telah diambilnya untuk dirinya sendiri itu. Pengarahan Diri Keputusan yang diambil di atas hendaknya diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata.

  e. Apabila kemampuan mewujudkan diri ini benar-benar telah ada pada diri seseorang maka dia akan mampu berdiri sendiri dengan pribadi yang bebas dan mantap. artinya sejalan dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku di dalam masyarakat. minat. Di samping itu perwujudan diri haruslah normatif. Individu ini juga pada umumnya mampu mengatasi masalah-masalahnya sendiri. Perwujudan Diri Kemampuan mewujudkan diri merupakan tujuan akhir dan usaha bimbingan dan konseling. Individu seperti ini terhindar dan keraguraguan dan ketakutan serta penuh dengan hal-hal positif pada dirinya. semangat. Perwujudan diri ini hendaknya terlaksana tanpa paksaan dan tanpa ketergantungan pada orang lain. kemampuan dasar dan kemungkinan-kemungkinan yang dimilikinya. . sportivitas. Setiap individu hendaknya mampu mewujudkankan diri sendiri sesuai dengan bakat. dan sebagainya. seperti kreativitas.

3) Bimbingan sosial-pribadi-emosional . 5) penilaian tindak lanjut d) Segi Masalah 1) Bimbingan pendidikan. 2)bimbingan karir. Segi sasaran bagi seluruh siswa c. 2) pengembangan. b. 3) penyaluran.Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling a. 4) layanan lain. Segi Layanan 1)pengumpulan data. dan 5) perbaikan. 4) alih tangan (referal). 2) pemberian informasi. 4) penyesuaian. Segi fungsi 1) pencegahan. 3) penempatan.

sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. (b) pengembangan. bimbingan dan konseling di sekolah diperuntukkan bagi seluruh siswa dengan tujuan agar siswa secara perseorangan mencapai perkembangan optimal melalui kemampuan pengungkapanpengenalan-penerimaan diri dan lingkungan. pengarahan diri. Segi sasaran Dan segi sasarannya. Penekanan prioritas pada fungsi-fungsi tertentu pada umumnya didasarkan pada kemudahan-kemudahan yang tersedia dan pada permasalahan yang dihadapi oleh siswa. dan (e) perbaikan. akan terdapat prioritas dalam sasaran bimbingan dan konseling tersebut. sasaran. layanan. bimbingan dan konseling di sekolah mempunyai ruang lingkup yang cukup luas. .   b. (d) penyesuaian. masalah. Segi fungsi Dilihat dan segi fungsinya ruang lingkup bimbingan dan konseling di sekolah mencakup bimbingan dalam fungsi-fungsi (a) pencegahan.   a. (c) penyaluran. dan perwujudan diri. pengambilan keputusan. Ruang lingkup tersebut dapat dilihat dan berbagai segi yaitu dan segi fungsi.  Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling Sesuai dengan pokok-pokok pengertian tersebut di atas. Dalam hal tertentu.

daftar pribadi. Tujuan layanan ini adalah agar para siswa memiliki informasi yang memadai baik informasi tentang dirinya maupun informasi tentang lingkungan.  3) Penempatan yaitu layanan untuk membantu para siswa agar memperoleh wadah yang sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Informasi yang diterima oleh siswa merupakan bantuan dalam membuat keputusan secara tepat. Tujuan layanan ini adalah agar setiap siswa dapat mencapai prestasi optimal sesuai dengan potensinya. kegiatan bimbingan dan konseling disekolah meliputi layanan-layanan:  1) Pengumpulan data data. Tujuan layanan ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang objektif terhadap siswa dalam membantu mereka mencapai perkembangan optimal.pdf  2) Pemberian informasi yaitu layanan dalam memberikan sejumlah informasi kepada para siswa. Setiap siswa diharapkan memperoleh wadah yang tepat untuk mengembangkan segala kemampuan pribadinya.pdfyaitu kegiatan dalam bentuk pengumpulan data pengolahan dan penghimpunan berbagai informasi tentang siswa beserta latar belakangnya.Dilihat dari layanan yang diberikan. .

pengiriman ke psikolog untuk pemeriksaan psikologis. .  5) Alih tangan (referal). Misalnya mengirim siswa ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan. Sekaligus secara tidak langsung layanan ini dapat berfungsi untuk menilai keberhasilan program pendidikan secara keseluruhan. yaitu layanan untuk melimpahkan kepada pihak lain yang lebih mampu dan berwenang apabila masalah yang ditangani itu di luar kemampuan dan kewenangan petugas pemberi bantuan yang terdahulu. Adapun tujuan layanan ini adalah agar pada akhirnya siswa yang menghadapi masalah pribadi mampu memecahkannya sendiri. 4) konseling dan bentuk layanan lainnya yaitu layanan kepada para siswa yang menghadapi masalah-masalah pribadi melalui teknik konseling dan teknik pemberian bantuan lainnya. dan sebagainya.  6) Penilaian dan tindak lanjut yaitu layanan untuk menilai keberhasilan usaha bimbingan yang telah diberikan.

pemilihan jurusan. Segi masalah Dilihat dan masalah yang dihadapi para siswa. Yang tergolong masalah-masalah pendidikan misalnya. cara belajar. bimbingan dan konseling di sekolah mencakup: 1. Bimbingan pendidikan yaitu jenis bimbingan yang membantu para siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah pendidikan. pengenalan kurikulum. perencanaan pendidikan. dan sebagainya.  d.  .

dan sebagainya. dan pemahaman terhadap keadaan dirinya serta kemungkinan-kemungkinan pengembangan karir. penyelesaian konflik.  2) Bimbingan karir yaitu jenis bimbingan yang membantu siswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang menyangkut karir seperti: pemahaman terhadap dunia kerja. penyesuaian diri. 3) Bimbingan sosial-pribadi-emosional yaitu jenis bimbingan yang membantu para siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah sosial-pribadi-emosional seperti: masalah pergaulan. penyesuaian pekerjaan. perencanaan karir. . pemilihan lapangan kerja.

Latihan Setelah Anda mempelajari uraian di atas. perbaikan c. pencegahan b. 3) Dalam situasi-situasi manakah kegiatan bimbingan lebih menekankan fungsi: a. pengembangan . penyesuaian. bimbingan karir. perbaikan c. fungsi penyesuaian c. penyaluran d. fungsi perbaikan d. coba jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini secara tepat. 1) Jelaskan pengertian-penertian berikut secara tepat. fungsi penyaluran e. a. pencegahan b. alih tangan g. fungsi pencegahan b. 2) Diskusikan bersama teman-teman Anda untuk mendapatkan masing-masing satu contoh kegiatan guru yang bersifat bimbingan dalam fungsi: a. pengarahan diri f.

4) Apakah manfaat kemampuan: a. Karir c. 5) Dalam situasi manakah bimbingan lebih menekankan jenis bimbingan: a. pendidikan b. pengenalan diri c. pengungkapan diri b. sosial-pribadi. penerimaan diri. .

Thingsi pencegahan . 2) t elaskan tata tertib dan aturan disiplin sekolah.. p dan penyesuaian). dan penerimaan din.. 4.. (b) pengenalan lingkungan. Sesual dengan tujuannya. Biinbingan dan konseling di sekolah rnenpunyai ruang lingkup yang luas. dan kuratif (perbaikan). Dilihat dan sifatnya biinbingan dan konseling dapat berfungsi prevaitif (pencegahan).. konseling. Dilihat dan hubungan antara sisv dengan lingkungannya. 4) Menilih metode yang tepat sesuai dengan karakteristik siswa 5) Menbantu siswa agar dapat berbuat sesuai dengan us ianya. pengunbangan. C.4. dan (e) perwujudan din.3. Fungsi pangenbangan . alih tangan. 1) nbantu siswa untuk manperoleh jurusan yang sesuai dengan B.3 Rangkuman Bimbingan dan p menipinyai fungsi yang amat pa dalam keseluruhan pendidikan di sekolah. dan sosial-pribadi). karir. paigenbangan. E. sanua aspek yang menj adi dan senua j enis bimbingan (pendekatan. (c) pengambilan keputusan. kuratif. bimbingan dapat berfungsi paiyaluran dan penyesuaiafl.. sehingga menj adi pasangan yang tepat. 7) Mengusahakan agar siswa tidak banyak maidapat nilai rendah. 3) Melatth dalan cara-cara belajar yang tepat.. penenpatan. penbenian inforniasi.3. Fungsi perbaikan dirinya.4 Tea Formatif 3 I Jodohkanlah pertanyaan-pertanyaan di sebelah kin dengan yang di sebelah kanan. A.. 8) Manbantu sis dalam mengurangi kekece karena mendapat nilai reidah. 6) Menbantu siswa agar dapat berbuat sesuai dengan tuntutan sekolah. sanua j enis layanan (pengiinpulan data. evaluas i dan tindak lanj Ut).. Ringsi penyaluran . Bimbingan mencakup sanua fungsi bimbingan (preventif. . Fungsi penyesuaian . D. (d) pengarahan din. sasaran bimbingan meliputi aspek: (a) pengungkapan perigenalan.