FUNGSI, SASARAN DAN RUANG LINGKUP BIMBINGAN DAN KONSELING

Herry Kusmiharto
hkusmiharto@gmail.com

FBS- UWKS

Rentang Bahasan:

Latar belakang berbagai aspek yang berkaitan dengan perlunya layanan bimbingan di sekolah
  

Latar belakang sosial kultural Latar belakang pedagogis Latar belakang psikologis

Pengertian, prinsip dan asas bimbingan dan konseling di sekolah. Fungsi, sasaran, dan ruang lingkup layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling bertungsi sebagai pemberi layanan kepada siswa agar masing-masing dapat berkembang menjadi pribadi mandiri secara optimal. . Dan dilihat dan hubungan antara siswa dengan pendidikan sebagai lingkungan. bimbingan dan konseling memiliki fungsi penyaluran dan penyesuaian Berikut ini dijelaskan masing-inasing fungsi tersebut. dan perbaikan (kuratif). Secara khusus dilihat dan sifatnya. layanan tersebut dapat berfungsi pencegahan (preventif) pengembangan. bimbingan dan konseling menempati bidang pelayanan mahasiswa dalam keseluruhan.Fungsi Bimbingan dan konseling ► Sesuai dengan uraian sebelumnya. proses dan kegiatan pendidikan.

Dalam fungsi ini layanan yang diberikan berupa bantuan bagi para siswa agar terhindar dan berbagai masalah yang dapat menghambat perkembangannya tersebut dapat ditempuh melalui program bimbingan yang sistematis sehingga hal-hal yang dapat menghambat seperti kesulitan belajar. fasilitas belajar. cara-cara belajar. . ► Program bimbingan karir. antara lain: ► Program orientasi. ► Program pengumpulan data yang memungkinkan diperolehnya data yang lebih lengkap dan tepat yang amat diperlukan guna pemahaman pribadi siswa secara lebih mendalam. yang membantu para mahasiswa untuk memperoleh pemahaman diri dan lingkungan yang lebih baik serta mengembangkannya ke arah pencapaian karir yang sesuai dengan bakat. Fungsi Pencegahan Pelayanan bimbingan dan konseling dapat berfungsi pencegahan. Dalam program ini dapat disampaikan berbagai informasi seperti: kurikulum. dan kemampuan. tata tertib sekolah. masalah sosial dan sebagainya dapat dihindari. cita-cita. kekurangan intormasi. minat.a. dan sebagainya. informasi pekerjaan. hubungan sosial. yang memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk lebih mengenal sekolah sebagai lingkungannya yang baru. artinya merupakan usaha pencegahan terhadap timbulnya masalah. Beberapa kegiatan bimbingan yang dapat berfungsi pencegahan.

kebutuhan. bantuan dalam: 1) 2) 3) 4) memperoleh jurusan yang tepat. bimbingan dan konseling mengenali masingmasing siswa secara perseorangan. Fungsi Penyaluran . Melalui fungsi penyaluran. kecakapan.► Program kegiatan kelompok. pengembangan bakat dan minat. minat. ► Bentuk kegiatan bimbingan dan konseling dalam fungsi ini misalnya. ► Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling membantu siswa mendapatkan kesempatan penyaluran pribadinya masing-masing. sesuai dengan keadaan pribadinya masing-masing (seperti bakat. seperti diskusi bermain peranan dinamika kelompok dan teknik-teknik pendekatan kelompok lainnya. ► ► Dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah para siswa perlu dibantu agar memperoleh prestasi yang sebaik-baiknya. dan sebagainya). Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa memperoleh pemahaman diri secara lebih baik di samping meningkatkan pemahaman lingkungan dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat. b. perencanaan karir. menyusun program belajar. dan kemudian membantunya dalam penyaluran ke arah kegiatan atas program yang dapat menunjang tercapainya perkembangan yang optimal. Untuk itu setiap siswa hendaknya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan.

► Fungsi penyesuaian mempunyai dua arah. Dalam hubungan ini program bimbingan dan konseling memberikan bantuan kepada para siswa agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya di lingkungan sekolah. Berikut ini akan dijelaskan kedua arah fungsi penyesuaian tersebut. adanya kesesuaian antara pribadi siswa dan sekolah sebagai lingkungan merupakan sasaran fungsi ini. ► Pertama.  Beberapa kegiatan bimbingan dan konseling dalam fungsi ini antara lain: c. Jadi. ► Untuk dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya para siswa perlu mendapat bantuan yang terarah dan sistematis. dalam arah kedua ini lingkungan yang disesuaikan terhadap keadaan siswa. Fungsi Penyesuaian . Dengan demikian. Siswa harus mampu menyesuaikan dirinya dalam lingkungan sekolah yang mungkin berbeda dengan lingkungan sebelumnya.► ► Yang dimaksud dengan fungsi penyesuaian adalah bahwa pelayanan bimbingan dan konseling berfungsi rnembantu terciptanya penyesuaian antara siswa dan lingkungannya. keberhasilan para siswa dalam belajarnya di sekolah banyak dipengaruhi oleh kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan Sekolah sebagai suatu “tata sosial budaya tersendiri” ( merupakan suatu lingkungan tertentu bagi siswa dengan segala tuntutan dan norma-normanya. Arah pertama adalah bantuan kepada para siswa agar dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekolah. Arah kedua adalah bantuan dalam mengembangkan program pendidikan yang sesuai dengan keadaan masing-masing siswa.

ketentuan akademik. ► 4) konseling perorangan untuk mengarahkan siswa demi penyesuaian diri yang lebih baik terhadap lingkungan. ► 2) kegiatan-kegiatan kelompok untuk memperoleh penyesuaian sosial yang lebih baik. fasilitas.1) orientasi terhadap sekolah. ► 3) pengumpulan data siswa untuk memperoleh pemahaman diri yang lebih baik sebagai penyesuaian diri terhadap lingkungan. untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai hal antara lain: kurikulum. ► . dan sebagainya. cara belajar.

kegiatan keterampilan. Ini berarti bahwa siswa yang satu berbeda dengan siswa lainnya dalam satu atau beberapa aspek kepribadiannya. seperti telah dikemukakan dalam bagian terdahulu. Agar para siswa mendapat kepuasan diri secara optimal perlu dikembangkan program pendidikan yang disesuaikan dengan keadaan masing masing siswa.► ► Kedua. kegiatan kesenian. seperti paket program belajar sendiri. Dalam hubungan ini pelayanan bimbingan dan konseling berfungsi membantu mengenali keadaan pribadi masingmasing siswa dan kemudian membantu mengembangkan program-program pendidikan yang disesuaikan dengan keadaan pribadi masing-masing siswa itu. Program yang dikembangkan ini dapat berupa program perorangan ataupun program kelompok. dan ada pula yang lambat. Ada siswa yang cepat dalam belajar. sementara ada pula sejumlah siswa yang kurang berminat. . dan sebagainya. perbedaan perorangan di antara siswa. yang semuanya itu bersifat pilihan. program kegiatan ekstra kurikuler. Demikian pula ada siswa yang penuh minat terhadap suatu kegiatan. Dengan kata lain perlu adanya program yang disesuaikan dengan keadaan masing-masing siswa.

d. ► . Di sinilah fungsi perbaikan dan pelayanan bimbingan dan konseling diperlukan. dan penyesuaian telah dilaksanakan. ataupun melalui pengubahan lingkungan. maupun bentuknya. Dalam hal ini bantuan bimbingan dan konseling berusaha untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi siswa. melalui perantaraan orang lain (misalnya orang tua). Bantuan yang diberikan itu tentulah amat tergantung pada masalah yang dihadapi. Fungsi Perbaikan ► Meskipun fungsi pencegahan. langsung berhadapan dengan siswa yang bersangkutan. penyaluran. Pendekatan yang dipakai dalam pemberian bantuan itu dapat bersifat perorangan ataupun kelompok. namun siswa yang bersangkutan masih mungkin mengalami masalahmasalah tertentu. baik dalam jenisnya. sifatnya.

► Fungsi Pengembangan ► Bimbingan dan konseling dapat berfungsi pengembangan. artinya layanan yang diberikan dapat membantu para siswa dalam mengembangkan keseluruhan pribadinya secara lebih terarah dan mantap.► e. Dengan demikian dapat diharapkan para siswa dapat mencapai perkembangan kepribadian secara optimal. jika semua fungsi yang terdahulu telah terlaksana dengan baik dapatlah dikatakan bahwa siswa yang bersangkutan mampu berkembang secara wajar. terarah dan mantap menuju perwujudan dirinya secara optimal. Keterpaduan semua fungsi tersebut akan sangat membantu perkembangan siswa secara terpadu pula. Secara keseluruhan. Dalam fungsi ini hal-hal yang dipandang sudah bersifat positif dijaga agar tetap baik dimantapkan. .

sasaran pembinaan pribadi siswa melalui pelayanan bimbingan dan konseling meliputi tahap-tahap pengembangkan kemampuan-kemampuan (a) pengungkapan. keterampilan dan sebagainya. (c) pengambilan keputusan. Lebih khusus lagi. berusaha untuk membina satu atau beberapa kemampuan pribadi individu yang dibimbing itu dalam berbagai aspeknya. (d) pengarahan diri. lingkungannya. dan (e) perwujudan diri. Dalam setiap kegiatannya pelayanan bimbingan dan konseling. dan masyarakat pada umumnya. pengenalan. Ini tidaklah berarti bahwa pelayanan bimbingan dan konseling bersifat individualistis yang mengutamakan kepentingan individu di atas segala-galanya. melainkan bimbingan dan konseling mempunyai sasaran mengembangkan apa yang terdapat pada diri tiap-tiap individu secara optimal agar masing-masing individual dapat sebesar-besarnya berguna bagi dirinya sendiri. yaitu aspek akademik. Sasaran bimbingan dan konseling ini secara konseling sebagai disebut terdahulu. meskipun kegiatan itu berupa kegiatan kelompok misalnya. .Sasaran Bimbingan dan konseling   Pada dasarya sasaran pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah ialah pribadi siswa secara perseorangan. (b) pengenalan lingkungan. dan penerimaan diri. sosial. sikap. emosional.

 (c) pengambilan keputusan.Tahap-tahap Pengembangan Kemampuan (a) pengungkapan. dan penerimaan diri.  . pengenalan.  (d) pengarahan diri.  (b) pengenalan lingkungan. dan  (e) perwujudan diri.

Jika seorang siswa rnengenal dirinya sebagai kurang berprestasi dibandingkan dengan kawan-kawannya maka hendaknya dia tidak menjadi putus asa. Seringkali kemampuan pengungkapan diri tidak serta merta timbul pada diri seseorang. apa-apa yang dia mampu dan tidak mampu. alat pengungkapan ciri-ciri kepribadian. Hasil pengungkapan diri yang objektif merupakan dasar yang sehat untuk mengenal diri sendiri sebagaimana adanya yang selanjutnya menjadi titik tolak bagi penerimaan diri sendiri. a. harus tahu tentang keadaan dirinya baik jasmaniah maupun rohaniah. dan sebagainya. harus tahu tentang bakat dan minatnya. Pribadi dewasa yang mantap dan berkembang diri baik ialah apabila individu yang bersangkutan benar-benar sadar tentang dirinya sendiri. rendah diri. merasa rendah diri. mereka yang tahu bahwa dirinya dalam satu hal lebih baik daripada kawan-kawannya. Kesadaran tentang diri sendiri ini akan tercapai apabila kemampuan pengungkapan diri dapat berkembang dengan baik. melainkan memerlukan bantuan orang lain atau alat-alat tertentu (misalnya tes intelegensi. dan sebagainya). dan sebagainya. Seseorang harus tahu batas-batas kemampuannya sendiri. dan sebagainya melainkan justru hendaknya lebih bersemangat lagi untuk berprestasi lebih tinggi. Sebaliknya. Pribadi yang sehat ialah apabila dia mampu menerima dirinya sebagaimana adanya dan mampu mewujudkan hal-hal positif sehubungan dengan penerimaan diri itu. hendaklah tidak inenjadi sombong ataupun berhenti berusaha. Keadaan jasmaniah yang “kurang mengungtungkan” hendaknya tidak menjadi alasan untuk bersedih hati. pelayanan bimbingan dan konseling berusaha untuk mengembangkan penerimaan Pengungkapan.  Demikianlah beberapa contoh penerimaan diri yang positif. Pengenalan dan Penerimaan Diri .

melainkan dia dituntut untuk mampu bensikap positif terhadap lingkungannya itu. Pengenalan Lingkungan Sebagaimana diketahui hidup manusia ialah dalam hubungannya dengan lingkungannya. Seperti pada penerimaan diri sendiri. individu juga hendaknya menerima lingkungan sebagaimana adanya. Dengan kata lain. melainkan juga dituntut untuk mengenal lingkungannya. Ini tidak berarti bahwa individu harus „nrimo‟ atau tunduk saja terhadap lingkungan. .  b. Pelayanan bimbingan dan konseling selalu berusaha membantu tercapainya perpaduan yang tepat dan serasi ini. melainkan dia menerimanya secara wajar dan berusaha memperbaikinya. pribadi yang sehat selalu berusaha bersikap positif terhadap dirinya sendiri dan terhadap lingkungannya. Perpaduan yang tepat dan serasi antara unsur-unsur pribadi dan unsur-unsur lingkungan akan dapat membawa keuntungan timbal balik antara individu dan lingkungannya. Lingkungan yang kurang menguntungkan misalnya tidak membuat dia putus asa. Seorang individu dewasa tidak hanya dituntut untuk mengenal diri sendiri.

  c. Hal apakah yang paling baik dilakukan sesuai dengan keadaan diri yang sudah dikenal. Perlu dicacat bahwa pengambilan keputusan itu hendaknya dilakukan oleh individu itu sendiri atau setidak-tidaknya. lebih-lebih kalau pada diri seorang siswa masih terjadi pertentangan antara kenyataan tentang diri sendiri dan penerimaan diri sendiri. Di sinilah peranan bimbingan dan konseling untuk membantu penampilan secara objektif dua unsur. apabila pengambilan keputusan itu diprakarsai oleh orang lain (misalnya oleh konselor). tahap berikutnya ialah pembinaan kemampuan untuk mengambil keputusan. serta pertentangan antara penerimaan diri sendiri dan penerimaan lingkungan. dan di atas kedua unsur objektif itu dibangun suatu arah yang positif. . dan diterimanya itu dalam hubungannya dengan keadaan lingkungan? Pengambilan keputusan yang menyangkut diri sendiri ini sering kali amat berat dilakukan. Pengambilan Keputusan  Setelah siswa mampu mengenal dan menerima diri sendiri dan lingkungannya. keputusan itu hendaknya disetujui oleh individu yang dibimbing. yaitu keputusan yang berkenaan dengan diri individu yang dibimbing. Tujuan akhir bimbingan dan konseling ialah agar individu yang dibimbing mampu mengambil keputusan untuk dirinya sendiri. yaitu diri sendiri dan lingkungan.

Individu yang bersangkutan harus berani menerjunkan dirinya untuk menjalani keputusan yang telah diambilnya untuk dirinya sendiri itu. maka dia harus berani melaksanakan keputusan itu. . Pengarahan Diri Keputusan yang diambil di atas hendaknya diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata. Jika seorang siswa telah memutuskan bahwa dia perlu menghadap wali kelasnya untuk membicarakan rencana kegiatan karyawisata. Bagaimanapun bagusnya keputusan apabila tidak dijalankan tidaklah ada faedahnya.  d. yaitu menghadap wali kelas.

Perwujudan Diri Kemampuan mewujudkan diri merupakan tujuan akhir dan usaha bimbingan dan konseling. Apabila kemampuan mewujudkan diri ini benar-benar telah ada pada diri seseorang maka dia akan mampu berdiri sendiri dengan pribadi yang bebas dan mantap. . Perwujudan diri ini hendaknya terlaksana tanpa paksaan dan tanpa ketergantungan pada orang lain. Individu seperti ini terhindar dan keraguraguan dan ketakutan serta penuh dengan hal-hal positif pada dirinya. Individu ini juga pada umumnya mampu mengatasi masalah-masalahnya sendiri. Setiap individu hendaknya mampu mewujudkankan diri sendiri sesuai dengan bakat. minat. artinya sejalan dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku di dalam masyarakat. seperti kreativitas. dan sebagainya. kemampuan dasar dan kemungkinan-kemungkinan yang dimilikinya. sportivitas.  e. semangat. Di samping itu perwujudan diri haruslah normatif.

4) alih tangan (referal). 2) pemberian informasi. 2) pengembangan. b.Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling a. 3) penempatan.3) Bimbingan sosial-pribadi-emosional . 2)bimbingan karir. Segi Layanan 1)pengumpulan data. 4) layanan lain. Segi fungsi 1) pencegahan. 5) penilaian tindak lanjut d) Segi Masalah 1) Bimbingan pendidikan. 4) penyesuaian. Segi sasaran bagi seluruh siswa c. 3) penyaluran. dan 5) perbaikan.

Ruang lingkup tersebut dapat dilihat dan berbagai segi yaitu dan segi fungsi.   a. bimbingan dan konseling di sekolah diperuntukkan bagi seluruh siswa dengan tujuan agar siswa secara perseorangan mencapai perkembangan optimal melalui kemampuan pengungkapanpengenalan-penerimaan diri dan lingkungan. akan terdapat prioritas dalam sasaran bimbingan dan konseling tersebut. (c) penyaluran. masalah. dan (e) perbaikan. (b) pengembangan. dan perwujudan diri. sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. . (d) penyesuaian. Segi sasaran Dan segi sasarannya. Penekanan prioritas pada fungsi-fungsi tertentu pada umumnya didasarkan pada kemudahan-kemudahan yang tersedia dan pada permasalahan yang dihadapi oleh siswa. bimbingan dan konseling di sekolah mempunyai ruang lingkup yang cukup luas. sasaran. Dalam hal tertentu.  Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling Sesuai dengan pokok-pokok pengertian tersebut di atas.   b. Segi fungsi Dilihat dan segi fungsinya ruang lingkup bimbingan dan konseling di sekolah mencakup bimbingan dalam fungsi-fungsi (a) pencegahan. pengambilan keputusan. layanan. pengarahan diri.

kegiatan bimbingan dan konseling disekolah meliputi layanan-layanan:  1) Pengumpulan data data. Tujuan layanan ini adalah agar setiap siswa dapat mencapai prestasi optimal sesuai dengan potensinya. Informasi yang diterima oleh siswa merupakan bantuan dalam membuat keputusan secara tepat.  3) Penempatan yaitu layanan untuk membantu para siswa agar memperoleh wadah yang sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Tujuan layanan ini adalah agar para siswa memiliki informasi yang memadai baik informasi tentang dirinya maupun informasi tentang lingkungan. Setiap siswa diharapkan memperoleh wadah yang tepat untuk mengembangkan segala kemampuan pribadinya.Dilihat dari layanan yang diberikan.pdf  2) Pemberian informasi yaitu layanan dalam memberikan sejumlah informasi kepada para siswa.pdfyaitu kegiatan dalam bentuk pengumpulan data pengolahan dan penghimpunan berbagai informasi tentang siswa beserta latar belakangnya. daftar pribadi. Tujuan layanan ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang objektif terhadap siswa dalam membantu mereka mencapai perkembangan optimal. .

dan sebagainya.  5) Alih tangan (referal). pengiriman ke psikolog untuk pemeriksaan psikologis. Sekaligus secara tidak langsung layanan ini dapat berfungsi untuk menilai keberhasilan program pendidikan secara keseluruhan. 4) konseling dan bentuk layanan lainnya yaitu layanan kepada para siswa yang menghadapi masalah-masalah pribadi melalui teknik konseling dan teknik pemberian bantuan lainnya. Misalnya mengirim siswa ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan. yaitu layanan untuk melimpahkan kepada pihak lain yang lebih mampu dan berwenang apabila masalah yang ditangani itu di luar kemampuan dan kewenangan petugas pemberi bantuan yang terdahulu.  6) Penilaian dan tindak lanjut yaitu layanan untuk menilai keberhasilan usaha bimbingan yang telah diberikan. . Adapun tujuan layanan ini adalah agar pada akhirnya siswa yang menghadapi masalah pribadi mampu memecahkannya sendiri.

perencanaan pendidikan. Segi masalah Dilihat dan masalah yang dihadapi para siswa.  d. cara belajar. Bimbingan pendidikan yaitu jenis bimbingan yang membantu para siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah pendidikan. pemilihan jurusan. pengenalan kurikulum. dan sebagainya. Yang tergolong masalah-masalah pendidikan misalnya. bimbingan dan konseling di sekolah mencakup: 1.  .

3) Bimbingan sosial-pribadi-emosional yaitu jenis bimbingan yang membantu para siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah sosial-pribadi-emosional seperti: masalah pergaulan. penyesuaian pekerjaan. penyelesaian konflik.  2) Bimbingan karir yaitu jenis bimbingan yang membantu siswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang menyangkut karir seperti: pemahaman terhadap dunia kerja. perencanaan karir. . dan pemahaman terhadap keadaan dirinya serta kemungkinan-kemungkinan pengembangan karir. penyesuaian diri. dan sebagainya. pemilihan lapangan kerja.

fungsi penyesuaian c. fungsi perbaikan d. perbaikan c. fungsi pencegahan b. 3) Dalam situasi-situasi manakah kegiatan bimbingan lebih menekankan fungsi: a. pencegahan b. coba jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini secara tepat. fungsi penyaluran e. pengembangan . pengarahan diri f. 2) Diskusikan bersama teman-teman Anda untuk mendapatkan masing-masing satu contoh kegiatan guru yang bersifat bimbingan dalam fungsi: a. alih tangan g.Latihan Setelah Anda mempelajari uraian di atas. bimbingan karir. pencegahan b. perbaikan c. penyaluran d. 1) Jelaskan pengertian-penertian berikut secara tepat. a. penyesuaian.

4) Apakah manfaat kemampuan: a. pendidikan b. penerimaan diri. Karir c. pengenalan diri c. 5) Dalam situasi manakah bimbingan lebih menekankan jenis bimbingan: a. pengungkapan diri b. sosial-pribadi. .

Fungsi pangenbangan . E. karir. kuratif. evaluas i dan tindak lanj Ut). sanua j enis layanan (pengiinpulan data. Fungsi penyesuaian . Sesual dengan tujuannya.. (b) pengenalan lingkungan. paigenbangan. Ringsi penyaluran . konseling. Fungsi perbaikan dirinya. 3) Melatth dalan cara-cara belajar yang tepat. sehingga menj adi pasangan yang tepat. dan penerimaan din..3 Rangkuman Bimbingan dan p menipinyai fungsi yang amat pa dalam keseluruhan pendidikan di sekolah. sasaran bimbingan meliputi aspek: (a) pengungkapan perigenalan. Dilihat dan sifatnya biinbingan dan konseling dapat berfungsi prevaitif (pencegahan). 8) Manbantu sis dalam mengurangi kekece karena mendapat nilai reidah. ... dan kuratif (perbaikan). 1) nbantu siswa untuk manperoleh jurusan yang sesuai dengan B.. Biinbingan dan konseling di sekolah rnenpunyai ruang lingkup yang luas. dan sosial-pribadi). bimbingan dapat berfungsi paiyaluran dan penyesuaiafl. p dan penyesuaian).. alih tangan. 6) Menbantu siswa agar dapat berbuat sesuai dengan tuntutan sekolah.3.4. (c) pengambilan keputusan. (d) pengarahan din. dan (e) perwujudan din. sanua aspek yang menj adi dan senua j enis bimbingan (pendekatan. Dilihat dan hubungan antara sisv dengan lingkungannya. 4.. C. penenpatan.. D. Thingsi pencegahan .4 Tea Formatif 3 I Jodohkanlah pertanyaan-pertanyaan di sebelah kin dengan yang di sebelah kanan. penbenian inforniasi. 4) Menilih metode yang tepat sesuai dengan karakteristik siswa 5) Menbantu siswa agar dapat berbuat sesuai dengan us ianya. 2) t elaskan tata tertib dan aturan disiplin sekolah. A. pengunbangan.3. Bimbingan mencakup sanua fungsi bimbingan (preventif. 7) Mengusahakan agar siswa tidak banyak maidapat nilai rendah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful