P. 1
Fungsi BK, Sasaran & Ruang Lingkup

Fungsi BK, Sasaran & Ruang Lingkup

|Views: 800|Likes:
Published by Fuad Ahsan

More info:

Published by: Fuad Ahsan on May 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/19/2014

pdf

text

original

FUNGSI, SASARAN DAN RUANG LINGKUP BIMBINGAN DAN KONSELING

Herry Kusmiharto
hkusmiharto@gmail.com

FBS- UWKS

Rentang Bahasan:

Latar belakang berbagai aspek yang berkaitan dengan perlunya layanan bimbingan di sekolah
  

Latar belakang sosial kultural Latar belakang pedagogis Latar belakang psikologis

Pengertian, prinsip dan asas bimbingan dan konseling di sekolah. Fungsi, sasaran, dan ruang lingkup layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Fungsi Bimbingan dan konseling ► Sesuai dengan uraian sebelumnya. . Secara khusus dilihat dan sifatnya. dan perbaikan (kuratif). layanan tersebut dapat berfungsi pencegahan (preventif) pengembangan. proses dan kegiatan pendidikan. bimbingan dan konseling memiliki fungsi penyaluran dan penyesuaian Berikut ini dijelaskan masing-inasing fungsi tersebut. Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling bertungsi sebagai pemberi layanan kepada siswa agar masing-masing dapat berkembang menjadi pribadi mandiri secara optimal. Dan dilihat dan hubungan antara siswa dengan pendidikan sebagai lingkungan. bimbingan dan konseling menempati bidang pelayanan mahasiswa dalam keseluruhan.

artinya merupakan usaha pencegahan terhadap timbulnya masalah. minat. ► Program bimbingan karir. Beberapa kegiatan bimbingan yang dapat berfungsi pencegahan. ► Program pengumpulan data yang memungkinkan diperolehnya data yang lebih lengkap dan tepat yang amat diperlukan guna pemahaman pribadi siswa secara lebih mendalam. dan kemampuan. informasi pekerjaan. Fungsi Pencegahan Pelayanan bimbingan dan konseling dapat berfungsi pencegahan. . Dalam program ini dapat disampaikan berbagai informasi seperti: kurikulum. fasilitas belajar. yang memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk lebih mengenal sekolah sebagai lingkungannya yang baru. Dalam fungsi ini layanan yang diberikan berupa bantuan bagi para siswa agar terhindar dan berbagai masalah yang dapat menghambat perkembangannya tersebut dapat ditempuh melalui program bimbingan yang sistematis sehingga hal-hal yang dapat menghambat seperti kesulitan belajar. cara-cara belajar. cita-cita. dan sebagainya.a. masalah sosial dan sebagainya dapat dihindari. yang membantu para mahasiswa untuk memperoleh pemahaman diri dan lingkungan yang lebih baik serta mengembangkannya ke arah pencapaian karir yang sesuai dengan bakat. kekurangan intormasi. tata tertib sekolah. hubungan sosial. antara lain: ► Program orientasi.

b. kebutuhan. Melalui fungsi penyaluran. bimbingan dan konseling mengenali masingmasing siswa secara perseorangan. kecakapan. Untuk itu setiap siswa hendaknya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa memperoleh pemahaman diri secara lebih baik di samping meningkatkan pemahaman lingkungan dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat. dan kemudian membantunya dalam penyaluran ke arah kegiatan atas program yang dapat menunjang tercapainya perkembangan yang optimal. ► ► Dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah para siswa perlu dibantu agar memperoleh prestasi yang sebaik-baiknya. ► Bentuk kegiatan bimbingan dan konseling dalam fungsi ini misalnya.► Program kegiatan kelompok. seperti diskusi bermain peranan dinamika kelompok dan teknik-teknik pendekatan kelompok lainnya. dan sebagainya). bantuan dalam: 1) 2) 3) 4) memperoleh jurusan yang tepat. Fungsi Penyaluran . ► Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling membantu siswa mendapatkan kesempatan penyaluran pribadinya masing-masing. pengembangan bakat dan minat. perencanaan karir. minat. sesuai dengan keadaan pribadinya masing-masing (seperti bakat. menyusun program belajar.

► ► Yang dimaksud dengan fungsi penyesuaian adalah bahwa pelayanan bimbingan dan konseling berfungsi rnembantu terciptanya penyesuaian antara siswa dan lingkungannya. ► Untuk dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya para siswa perlu mendapat bantuan yang terarah dan sistematis. Arah kedua adalah bantuan dalam mengembangkan program pendidikan yang sesuai dengan keadaan masing-masing siswa.  Beberapa kegiatan bimbingan dan konseling dalam fungsi ini antara lain: c. Jadi. Berikut ini akan dijelaskan kedua arah fungsi penyesuaian tersebut. ► Pertama. Siswa harus mampu menyesuaikan dirinya dalam lingkungan sekolah yang mungkin berbeda dengan lingkungan sebelumnya. dalam arah kedua ini lingkungan yang disesuaikan terhadap keadaan siswa. Dengan demikian. keberhasilan para siswa dalam belajarnya di sekolah banyak dipengaruhi oleh kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan Sekolah sebagai suatu “tata sosial budaya tersendiri” ( merupakan suatu lingkungan tertentu bagi siswa dengan segala tuntutan dan norma-normanya. Fungsi Penyesuaian . Dalam hubungan ini program bimbingan dan konseling memberikan bantuan kepada para siswa agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya di lingkungan sekolah. Arah pertama adalah bantuan kepada para siswa agar dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekolah. adanya kesesuaian antara pribadi siswa dan sekolah sebagai lingkungan merupakan sasaran fungsi ini. ► Fungsi penyesuaian mempunyai dua arah.

► 4) konseling perorangan untuk mengarahkan siswa demi penyesuaian diri yang lebih baik terhadap lingkungan. cara belajar. ► 3) pengumpulan data siswa untuk memperoleh pemahaman diri yang lebih baik sebagai penyesuaian diri terhadap lingkungan. ► . fasilitas. dan sebagainya. untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai hal antara lain: kurikulum. ► 2) kegiatan-kegiatan kelompok untuk memperoleh penyesuaian sosial yang lebih baik. ketentuan akademik.1) orientasi terhadap sekolah.

kegiatan keterampilan. dan sebagainya. Ini berarti bahwa siswa yang satu berbeda dengan siswa lainnya dalam satu atau beberapa aspek kepribadiannya. Program yang dikembangkan ini dapat berupa program perorangan ataupun program kelompok. seperti paket program belajar sendiri. Demikian pula ada siswa yang penuh minat terhadap suatu kegiatan. Agar para siswa mendapat kepuasan diri secara optimal perlu dikembangkan program pendidikan yang disesuaikan dengan keadaan masing masing siswa. Ada siswa yang cepat dalam belajar. seperti telah dikemukakan dalam bagian terdahulu. . program kegiatan ekstra kurikuler. sementara ada pula sejumlah siswa yang kurang berminat. dan ada pula yang lambat. Dalam hubungan ini pelayanan bimbingan dan konseling berfungsi membantu mengenali keadaan pribadi masingmasing siswa dan kemudian membantu mengembangkan program-program pendidikan yang disesuaikan dengan keadaan pribadi masing-masing siswa itu. perbedaan perorangan di antara siswa. Dengan kata lain perlu adanya program yang disesuaikan dengan keadaan masing-masing siswa. kegiatan kesenian. yang semuanya itu bersifat pilihan.► ► Kedua.

sifatnya. Bantuan yang diberikan itu tentulah amat tergantung pada masalah yang dihadapi. langsung berhadapan dengan siswa yang bersangkutan. namun siswa yang bersangkutan masih mungkin mengalami masalahmasalah tertentu. penyaluran. ► . baik dalam jenisnya. melalui perantaraan orang lain (misalnya orang tua). Di sinilah fungsi perbaikan dan pelayanan bimbingan dan konseling diperlukan. maupun bentuknya. dan penyesuaian telah dilaksanakan. Fungsi Perbaikan ► Meskipun fungsi pencegahan. Pendekatan yang dipakai dalam pemberian bantuan itu dapat bersifat perorangan ataupun kelompok. ataupun melalui pengubahan lingkungan. Dalam hal ini bantuan bimbingan dan konseling berusaha untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi siswa.d.

artinya layanan yang diberikan dapat membantu para siswa dalam mengembangkan keseluruhan pribadinya secara lebih terarah dan mantap. Secara keseluruhan. . Keterpaduan semua fungsi tersebut akan sangat membantu perkembangan siswa secara terpadu pula. ► Fungsi Pengembangan ► Bimbingan dan konseling dapat berfungsi pengembangan. jika semua fungsi yang terdahulu telah terlaksana dengan baik dapatlah dikatakan bahwa siswa yang bersangkutan mampu berkembang secara wajar.► e. terarah dan mantap menuju perwujudan dirinya secara optimal. Dengan demikian dapat diharapkan para siswa dapat mencapai perkembangan kepribadian secara optimal. Dalam fungsi ini hal-hal yang dipandang sudah bersifat positif dijaga agar tetap baik dimantapkan.

melainkan bimbingan dan konseling mempunyai sasaran mengembangkan apa yang terdapat pada diri tiap-tiap individu secara optimal agar masing-masing individual dapat sebesar-besarnya berguna bagi dirinya sendiri. dan penerimaan diri. sasaran pembinaan pribadi siswa melalui pelayanan bimbingan dan konseling meliputi tahap-tahap pengembangkan kemampuan-kemampuan (a) pengungkapan. Dalam setiap kegiatannya pelayanan bimbingan dan konseling. emosional. pengenalan. Ini tidaklah berarti bahwa pelayanan bimbingan dan konseling bersifat individualistis yang mengutamakan kepentingan individu di atas segala-galanya.Sasaran Bimbingan dan konseling   Pada dasarya sasaran pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah ialah pribadi siswa secara perseorangan. sikap. (d) pengarahan diri. yaitu aspek akademik. dan masyarakat pada umumnya. berusaha untuk membina satu atau beberapa kemampuan pribadi individu yang dibimbing itu dalam berbagai aspeknya. (c) pengambilan keputusan. meskipun kegiatan itu berupa kegiatan kelompok misalnya. Sasaran bimbingan dan konseling ini secara konseling sebagai disebut terdahulu. Lebih khusus lagi. sosial. (b) pengenalan lingkungan. lingkungannya. dan (e) perwujudan diri. keterampilan dan sebagainya. .

 (c) pengambilan keputusan.  (d) pengarahan diri.Tahap-tahap Pengembangan Kemampuan (a) pengungkapan.  . dan penerimaan diri. pengenalan. dan  (e) perwujudan diri.  (b) pengenalan lingkungan.

Pengenalan dan Penerimaan Diri . Pribadi dewasa yang mantap dan berkembang diri baik ialah apabila individu yang bersangkutan benar-benar sadar tentang dirinya sendiri. dan sebagainya. pelayanan bimbingan dan konseling berusaha untuk mengembangkan penerimaan Pengungkapan. merasa rendah diri. Kesadaran tentang diri sendiri ini akan tercapai apabila kemampuan pengungkapan diri dapat berkembang dengan baik. Seringkali kemampuan pengungkapan diri tidak serta merta timbul pada diri seseorang. rendah diri. Pribadi yang sehat ialah apabila dia mampu menerima dirinya sebagaimana adanya dan mampu mewujudkan hal-hal positif sehubungan dengan penerimaan diri itu. apa-apa yang dia mampu dan tidak mampu. Sebaliknya. alat pengungkapan ciri-ciri kepribadian. hendaklah tidak inenjadi sombong ataupun berhenti berusaha. mereka yang tahu bahwa dirinya dalam satu hal lebih baik daripada kawan-kawannya. harus tahu tentang bakat dan minatnya. melainkan memerlukan bantuan orang lain atau alat-alat tertentu (misalnya tes intelegensi. Seseorang harus tahu batas-batas kemampuannya sendiri. Keadaan jasmaniah yang “kurang mengungtungkan” hendaknya tidak menjadi alasan untuk bersedih hati. dan sebagainya. Hasil pengungkapan diri yang objektif merupakan dasar yang sehat untuk mengenal diri sendiri sebagaimana adanya yang selanjutnya menjadi titik tolak bagi penerimaan diri sendiri.  Demikianlah beberapa contoh penerimaan diri yang positif. Jika seorang siswa rnengenal dirinya sebagai kurang berprestasi dibandingkan dengan kawan-kawannya maka hendaknya dia tidak menjadi putus asa. dan sebagainya melainkan justru hendaknya lebih bersemangat lagi untuk berprestasi lebih tinggi. a. harus tahu tentang keadaan dirinya baik jasmaniah maupun rohaniah. dan sebagainya).

melainkan dia dituntut untuk mampu bensikap positif terhadap lingkungannya itu. pribadi yang sehat selalu berusaha bersikap positif terhadap dirinya sendiri dan terhadap lingkungannya. Pengenalan Lingkungan Sebagaimana diketahui hidup manusia ialah dalam hubungannya dengan lingkungannya. Pelayanan bimbingan dan konseling selalu berusaha membantu tercapainya perpaduan yang tepat dan serasi ini. Dengan kata lain. . Seorang individu dewasa tidak hanya dituntut untuk mengenal diri sendiri.  b. individu juga hendaknya menerima lingkungan sebagaimana adanya. melainkan dia menerimanya secara wajar dan berusaha memperbaikinya. Seperti pada penerimaan diri sendiri. Perpaduan yang tepat dan serasi antara unsur-unsur pribadi dan unsur-unsur lingkungan akan dapat membawa keuntungan timbal balik antara individu dan lingkungannya. Ini tidak berarti bahwa individu harus „nrimo‟ atau tunduk saja terhadap lingkungan. melainkan juga dituntut untuk mengenal lingkungannya. Lingkungan yang kurang menguntungkan misalnya tidak membuat dia putus asa.

lebih-lebih kalau pada diri seorang siswa masih terjadi pertentangan antara kenyataan tentang diri sendiri dan penerimaan diri sendiri. Tujuan akhir bimbingan dan konseling ialah agar individu yang dibimbing mampu mengambil keputusan untuk dirinya sendiri. Pengambilan Keputusan  Setelah siswa mampu mengenal dan menerima diri sendiri dan lingkungannya. Di sinilah peranan bimbingan dan konseling untuk membantu penampilan secara objektif dua unsur. serta pertentangan antara penerimaan diri sendiri dan penerimaan lingkungan. . keputusan itu hendaknya disetujui oleh individu yang dibimbing. apabila pengambilan keputusan itu diprakarsai oleh orang lain (misalnya oleh konselor).  c. dan di atas kedua unsur objektif itu dibangun suatu arah yang positif. yaitu keputusan yang berkenaan dengan diri individu yang dibimbing. Hal apakah yang paling baik dilakukan sesuai dengan keadaan diri yang sudah dikenal. yaitu diri sendiri dan lingkungan. dan diterimanya itu dalam hubungannya dengan keadaan lingkungan? Pengambilan keputusan yang menyangkut diri sendiri ini sering kali amat berat dilakukan. Perlu dicacat bahwa pengambilan keputusan itu hendaknya dilakukan oleh individu itu sendiri atau setidak-tidaknya. tahap berikutnya ialah pembinaan kemampuan untuk mengambil keputusan.

Pengarahan Diri Keputusan yang diambil di atas hendaknya diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata. Individu yang bersangkutan harus berani menerjunkan dirinya untuk menjalani keputusan yang telah diambilnya untuk dirinya sendiri itu.  d. Bagaimanapun bagusnya keputusan apabila tidak dijalankan tidaklah ada faedahnya. yaitu menghadap wali kelas. . Jika seorang siswa telah memutuskan bahwa dia perlu menghadap wali kelasnya untuk membicarakan rencana kegiatan karyawisata. maka dia harus berani melaksanakan keputusan itu.

Individu seperti ini terhindar dan keraguraguan dan ketakutan serta penuh dengan hal-hal positif pada dirinya. minat. Apabila kemampuan mewujudkan diri ini benar-benar telah ada pada diri seseorang maka dia akan mampu berdiri sendiri dengan pribadi yang bebas dan mantap. Individu ini juga pada umumnya mampu mengatasi masalah-masalahnya sendiri. sportivitas. kemampuan dasar dan kemungkinan-kemungkinan yang dimilikinya. seperti kreativitas. . Perwujudan Diri Kemampuan mewujudkan diri merupakan tujuan akhir dan usaha bimbingan dan konseling. artinya sejalan dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku di dalam masyarakat. Perwujudan diri ini hendaknya terlaksana tanpa paksaan dan tanpa ketergantungan pada orang lain.  e. semangat. Setiap individu hendaknya mampu mewujudkankan diri sendiri sesuai dengan bakat. Di samping itu perwujudan diri haruslah normatif. dan sebagainya.

Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling a. 2) pemberian informasi. Segi Layanan 1)pengumpulan data. 4) alih tangan (referal). 2) pengembangan. 4) layanan lain. 5) penilaian tindak lanjut d) Segi Masalah 1) Bimbingan pendidikan. Segi sasaran bagi seluruh siswa c. 3) penyaluran. 2)bimbingan karir. 4) penyesuaian. b.3) Bimbingan sosial-pribadi-emosional . dan 5) perbaikan. Segi fungsi 1) pencegahan. 3) penempatan.

bimbingan dan konseling di sekolah diperuntukkan bagi seluruh siswa dengan tujuan agar siswa secara perseorangan mencapai perkembangan optimal melalui kemampuan pengungkapanpengenalan-penerimaan diri dan lingkungan. . (b) pengembangan. Dalam hal tertentu. masalah. Segi sasaran Dan segi sasarannya. pengarahan diri. (c) penyaluran.  Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling Sesuai dengan pokok-pokok pengertian tersebut di atas. dan (e) perbaikan. layanan. akan terdapat prioritas dalam sasaran bimbingan dan konseling tersebut.   b. Penekanan prioritas pada fungsi-fungsi tertentu pada umumnya didasarkan pada kemudahan-kemudahan yang tersedia dan pada permasalahan yang dihadapi oleh siswa. (d) penyesuaian.   a. pengambilan keputusan. bimbingan dan konseling di sekolah mempunyai ruang lingkup yang cukup luas. sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. sasaran. Segi fungsi Dilihat dan segi fungsinya ruang lingkup bimbingan dan konseling di sekolah mencakup bimbingan dalam fungsi-fungsi (a) pencegahan. Ruang lingkup tersebut dapat dilihat dan berbagai segi yaitu dan segi fungsi. dan perwujudan diri.

daftar pribadi.Dilihat dari layanan yang diberikan. Setiap siswa diharapkan memperoleh wadah yang tepat untuk mengembangkan segala kemampuan pribadinya.pdfyaitu kegiatan dalam bentuk pengumpulan data pengolahan dan penghimpunan berbagai informasi tentang siswa beserta latar belakangnya. Informasi yang diterima oleh siswa merupakan bantuan dalam membuat keputusan secara tepat. Tujuan layanan ini adalah agar para siswa memiliki informasi yang memadai baik informasi tentang dirinya maupun informasi tentang lingkungan.  3) Penempatan yaitu layanan untuk membantu para siswa agar memperoleh wadah yang sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Tujuan layanan ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang objektif terhadap siswa dalam membantu mereka mencapai perkembangan optimal. .pdf  2) Pemberian informasi yaitu layanan dalam memberikan sejumlah informasi kepada para siswa. kegiatan bimbingan dan konseling disekolah meliputi layanan-layanan:  1) Pengumpulan data data. Tujuan layanan ini adalah agar setiap siswa dapat mencapai prestasi optimal sesuai dengan potensinya.

 6) Penilaian dan tindak lanjut yaitu layanan untuk menilai keberhasilan usaha bimbingan yang telah diberikan. 4) konseling dan bentuk layanan lainnya yaitu layanan kepada para siswa yang menghadapi masalah-masalah pribadi melalui teknik konseling dan teknik pemberian bantuan lainnya. dan sebagainya. Misalnya mengirim siswa ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan. Adapun tujuan layanan ini adalah agar pada akhirnya siswa yang menghadapi masalah pribadi mampu memecahkannya sendiri. pengiriman ke psikolog untuk pemeriksaan psikologis. .  5) Alih tangan (referal). Sekaligus secara tidak langsung layanan ini dapat berfungsi untuk menilai keberhasilan program pendidikan secara keseluruhan. yaitu layanan untuk melimpahkan kepada pihak lain yang lebih mampu dan berwenang apabila masalah yang ditangani itu di luar kemampuan dan kewenangan petugas pemberi bantuan yang terdahulu.

Segi masalah Dilihat dan masalah yang dihadapi para siswa. Yang tergolong masalah-masalah pendidikan misalnya. cara belajar. pengenalan kurikulum. perencanaan pendidikan.  . Bimbingan pendidikan yaitu jenis bimbingan yang membantu para siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah pendidikan. dan sebagainya. pemilihan jurusan.  d. bimbingan dan konseling di sekolah mencakup: 1.

  2) Bimbingan karir yaitu jenis bimbingan yang membantu siswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang menyangkut karir seperti: pemahaman terhadap dunia kerja. 3) Bimbingan sosial-pribadi-emosional yaitu jenis bimbingan yang membantu para siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah sosial-pribadi-emosional seperti: masalah pergaulan. dan sebagainya. penyesuaian pekerjaan. . penyelesaian konflik. perencanaan karir. dan pemahaman terhadap keadaan dirinya serta kemungkinan-kemungkinan pengembangan karir. penyesuaian diri. pemilihan lapangan kerja.

3) Dalam situasi-situasi manakah kegiatan bimbingan lebih menekankan fungsi: a. 2) Diskusikan bersama teman-teman Anda untuk mendapatkan masing-masing satu contoh kegiatan guru yang bersifat bimbingan dalam fungsi: a. bimbingan karir. pengarahan diri f. alih tangan g. fungsi penyaluran e. pencegahan b. penyaluran d. perbaikan c. perbaikan c. fungsi penyesuaian c. a. 1) Jelaskan pengertian-penertian berikut secara tepat. penyesuaian. coba jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini secara tepat. fungsi perbaikan d.Latihan Setelah Anda mempelajari uraian di atas. fungsi pencegahan b. pengembangan . pencegahan b.

pengungkapan diri b. Karir c. sosial-pribadi. pengenalan diri c. 5) Dalam situasi manakah bimbingan lebih menekankan jenis bimbingan: a.4) Apakah manfaat kemampuan: a. pendidikan b. penerimaan diri. .

.. Biinbingan dan konseling di sekolah rnenpunyai ruang lingkup yang luas..3. (b) pengenalan lingkungan. Fungsi perbaikan dirinya. paigenbangan. Thingsi pencegahan . 6) Menbantu siswa agar dapat berbuat sesuai dengan tuntutan sekolah. E.3 Rangkuman Bimbingan dan p menipinyai fungsi yang amat pa dalam keseluruhan pendidikan di sekolah. 1) nbantu siswa untuk manperoleh jurusan yang sesuai dengan B. D.. 8) Manbantu sis dalam mengurangi kekece karena mendapat nilai reidah. (c) pengambilan keputusan. karir. 4) Menilih metode yang tepat sesuai dengan karakteristik siswa 5) Menbantu siswa agar dapat berbuat sesuai dengan us ianya. 2) t elaskan tata tertib dan aturan disiplin sekolah. 3) Melatth dalan cara-cara belajar yang tepat. Ringsi penyaluran .. sanua aspek yang menj adi dan senua j enis bimbingan (pendekatan. dan penerimaan din. A.4. penbenian inforniasi.4 Tea Formatif 3 I Jodohkanlah pertanyaan-pertanyaan di sebelah kin dengan yang di sebelah kanan. dan sosial-pribadi). sasaran bimbingan meliputi aspek: (a) pengungkapan perigenalan. alih tangan. Dilihat dan sifatnya biinbingan dan konseling dapat berfungsi prevaitif (pencegahan). p dan penyesuaian). sanua j enis layanan (pengiinpulan data. Fungsi pangenbangan . Sesual dengan tujuannya. .. evaluas i dan tindak lanj Ut). dan kuratif (perbaikan). sehingga menj adi pasangan yang tepat.. Fungsi penyesuaian . kuratif. konseling.. pengunbangan. 7) Mengusahakan agar siswa tidak banyak maidapat nilai rendah. C. dan (e) perwujudan din. Dilihat dan hubungan antara sisv dengan lingkungannya. (d) pengarahan din. 4.3. penenpatan. bimbingan dapat berfungsi paiyaluran dan penyesuaiafl. Bimbingan mencakup sanua fungsi bimbingan (preventif.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->