FUNGSI, SASARAN DAN RUANG LINGKUP BIMBINGAN DAN KONSELING

Herry Kusmiharto
hkusmiharto@gmail.com

FBS- UWKS

Rentang Bahasan:

Latar belakang berbagai aspek yang berkaitan dengan perlunya layanan bimbingan di sekolah
  

Latar belakang sosial kultural Latar belakang pedagogis Latar belakang psikologis

Pengertian, prinsip dan asas bimbingan dan konseling di sekolah. Fungsi, sasaran, dan ruang lingkup layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling bertungsi sebagai pemberi layanan kepada siswa agar masing-masing dapat berkembang menjadi pribadi mandiri secara optimal.Fungsi Bimbingan dan konseling ► Sesuai dengan uraian sebelumnya. Secara khusus dilihat dan sifatnya. bimbingan dan konseling menempati bidang pelayanan mahasiswa dalam keseluruhan. dan perbaikan (kuratif). bimbingan dan konseling memiliki fungsi penyaluran dan penyesuaian Berikut ini dijelaskan masing-inasing fungsi tersebut. layanan tersebut dapat berfungsi pencegahan (preventif) pengembangan. . proses dan kegiatan pendidikan. Dan dilihat dan hubungan antara siswa dengan pendidikan sebagai lingkungan.

a. informasi pekerjaan. Fungsi Pencegahan Pelayanan bimbingan dan konseling dapat berfungsi pencegahan. Beberapa kegiatan bimbingan yang dapat berfungsi pencegahan. artinya merupakan usaha pencegahan terhadap timbulnya masalah. dan sebagainya. cara-cara belajar. tata tertib sekolah. kekurangan intormasi. masalah sosial dan sebagainya dapat dihindari. Dalam fungsi ini layanan yang diberikan berupa bantuan bagi para siswa agar terhindar dan berbagai masalah yang dapat menghambat perkembangannya tersebut dapat ditempuh melalui program bimbingan yang sistematis sehingga hal-hal yang dapat menghambat seperti kesulitan belajar. minat. hubungan sosial. yang memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk lebih mengenal sekolah sebagai lingkungannya yang baru. antara lain: ► Program orientasi. yang membantu para mahasiswa untuk memperoleh pemahaman diri dan lingkungan yang lebih baik serta mengembangkannya ke arah pencapaian karir yang sesuai dengan bakat. fasilitas belajar. dan kemampuan. ► Program pengumpulan data yang memungkinkan diperolehnya data yang lebih lengkap dan tepat yang amat diperlukan guna pemahaman pribadi siswa secara lebih mendalam. Dalam program ini dapat disampaikan berbagai informasi seperti: kurikulum. . cita-cita. ► Program bimbingan karir.

seperti diskusi bermain peranan dinamika kelompok dan teknik-teknik pendekatan kelompok lainnya. kecakapan. ► ► Dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah para siswa perlu dibantu agar memperoleh prestasi yang sebaik-baiknya. Fungsi Penyaluran . Melalui fungsi penyaluran. kebutuhan. perencanaan karir. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa memperoleh pemahaman diri secara lebih baik di samping meningkatkan pemahaman lingkungan dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat. dan kemudian membantunya dalam penyaluran ke arah kegiatan atas program yang dapat menunjang tercapainya perkembangan yang optimal. ► Dalam hubungan ini bimbingan dan konseling membantu siswa mendapatkan kesempatan penyaluran pribadinya masing-masing. dan sebagainya). menyusun program belajar. b. ► Bentuk kegiatan bimbingan dan konseling dalam fungsi ini misalnya. pengembangan bakat dan minat. minat. bimbingan dan konseling mengenali masingmasing siswa secara perseorangan. Untuk itu setiap siswa hendaknya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan. sesuai dengan keadaan pribadinya masing-masing (seperti bakat.► Program kegiatan kelompok. bantuan dalam: 1) 2) 3) 4) memperoleh jurusan yang tepat.

adanya kesesuaian antara pribadi siswa dan sekolah sebagai lingkungan merupakan sasaran fungsi ini. Siswa harus mampu menyesuaikan dirinya dalam lingkungan sekolah yang mungkin berbeda dengan lingkungan sebelumnya. Jadi. Arah kedua adalah bantuan dalam mengembangkan program pendidikan yang sesuai dengan keadaan masing-masing siswa. Fungsi Penyesuaian . dalam arah kedua ini lingkungan yang disesuaikan terhadap keadaan siswa.  Beberapa kegiatan bimbingan dan konseling dalam fungsi ini antara lain: c. Dengan demikian. ► Fungsi penyesuaian mempunyai dua arah. ► Pertama. ► Untuk dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya para siswa perlu mendapat bantuan yang terarah dan sistematis. keberhasilan para siswa dalam belajarnya di sekolah banyak dipengaruhi oleh kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan Sekolah sebagai suatu “tata sosial budaya tersendiri” ( merupakan suatu lingkungan tertentu bagi siswa dengan segala tuntutan dan norma-normanya. Dalam hubungan ini program bimbingan dan konseling memberikan bantuan kepada para siswa agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya di lingkungan sekolah. Berikut ini akan dijelaskan kedua arah fungsi penyesuaian tersebut.► ► Yang dimaksud dengan fungsi penyesuaian adalah bahwa pelayanan bimbingan dan konseling berfungsi rnembantu terciptanya penyesuaian antara siswa dan lingkungannya. Arah pertama adalah bantuan kepada para siswa agar dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekolah.

fasilitas. dan sebagainya. cara belajar. ► 2) kegiatan-kegiatan kelompok untuk memperoleh penyesuaian sosial yang lebih baik.1) orientasi terhadap sekolah. untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai hal antara lain: kurikulum. ► . ► 4) konseling perorangan untuk mengarahkan siswa demi penyesuaian diri yang lebih baik terhadap lingkungan. ► 3) pengumpulan data siswa untuk memperoleh pemahaman diri yang lebih baik sebagai penyesuaian diri terhadap lingkungan. ketentuan akademik.

perbedaan perorangan di antara siswa. program kegiatan ekstra kurikuler. seperti paket program belajar sendiri. Dengan kata lain perlu adanya program yang disesuaikan dengan keadaan masing-masing siswa. Ini berarti bahwa siswa yang satu berbeda dengan siswa lainnya dalam satu atau beberapa aspek kepribadiannya. kegiatan keterampilan. dan ada pula yang lambat. seperti telah dikemukakan dalam bagian terdahulu. . sementara ada pula sejumlah siswa yang kurang berminat.► ► Kedua. Agar para siswa mendapat kepuasan diri secara optimal perlu dikembangkan program pendidikan yang disesuaikan dengan keadaan masing masing siswa. yang semuanya itu bersifat pilihan. Program yang dikembangkan ini dapat berupa program perorangan ataupun program kelompok. Ada siswa yang cepat dalam belajar. Dalam hubungan ini pelayanan bimbingan dan konseling berfungsi membantu mengenali keadaan pribadi masingmasing siswa dan kemudian membantu mengembangkan program-program pendidikan yang disesuaikan dengan keadaan pribadi masing-masing siswa itu. Demikian pula ada siswa yang penuh minat terhadap suatu kegiatan. dan sebagainya. kegiatan kesenian.

namun siswa yang bersangkutan masih mungkin mengalami masalahmasalah tertentu. langsung berhadapan dengan siswa yang bersangkutan. Dalam hal ini bantuan bimbingan dan konseling berusaha untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi siswa. Pendekatan yang dipakai dalam pemberian bantuan itu dapat bersifat perorangan ataupun kelompok. maupun bentuknya. ► . penyaluran. Bantuan yang diberikan itu tentulah amat tergantung pada masalah yang dihadapi. Di sinilah fungsi perbaikan dan pelayanan bimbingan dan konseling diperlukan. Fungsi Perbaikan ► Meskipun fungsi pencegahan. melalui perantaraan orang lain (misalnya orang tua). baik dalam jenisnya. ataupun melalui pengubahan lingkungan. sifatnya.d. dan penyesuaian telah dilaksanakan.

Dalam fungsi ini hal-hal yang dipandang sudah bersifat positif dijaga agar tetap baik dimantapkan. Secara keseluruhan. artinya layanan yang diberikan dapat membantu para siswa dalam mengembangkan keseluruhan pribadinya secara lebih terarah dan mantap. Keterpaduan semua fungsi tersebut akan sangat membantu perkembangan siswa secara terpadu pula. ► Fungsi Pengembangan ► Bimbingan dan konseling dapat berfungsi pengembangan. Dengan demikian dapat diharapkan para siswa dapat mencapai perkembangan kepribadian secara optimal.► e. . jika semua fungsi yang terdahulu telah terlaksana dengan baik dapatlah dikatakan bahwa siswa yang bersangkutan mampu berkembang secara wajar. terarah dan mantap menuju perwujudan dirinya secara optimal.

Sasaran Bimbingan dan konseling   Pada dasarya sasaran pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah ialah pribadi siswa secara perseorangan. sosial. dan masyarakat pada umumnya. Dalam setiap kegiatannya pelayanan bimbingan dan konseling. (d) pengarahan diri. dan penerimaan diri. sasaran pembinaan pribadi siswa melalui pelayanan bimbingan dan konseling meliputi tahap-tahap pengembangkan kemampuan-kemampuan (a) pengungkapan. pengenalan. Lebih khusus lagi. Sasaran bimbingan dan konseling ini secara konseling sebagai disebut terdahulu. emosional. melainkan bimbingan dan konseling mempunyai sasaran mengembangkan apa yang terdapat pada diri tiap-tiap individu secara optimal agar masing-masing individual dapat sebesar-besarnya berguna bagi dirinya sendiri. sikap. (c) pengambilan keputusan. yaitu aspek akademik. . dan (e) perwujudan diri. (b) pengenalan lingkungan. Ini tidaklah berarti bahwa pelayanan bimbingan dan konseling bersifat individualistis yang mengutamakan kepentingan individu di atas segala-galanya. keterampilan dan sebagainya. berusaha untuk membina satu atau beberapa kemampuan pribadi individu yang dibimbing itu dalam berbagai aspeknya. meskipun kegiatan itu berupa kegiatan kelompok misalnya. lingkungannya.

dan  (e) perwujudan diri.  (b) pengenalan lingkungan.Tahap-tahap Pengembangan Kemampuan (a) pengungkapan.  (c) pengambilan keputusan.  . pengenalan. dan penerimaan diri.  (d) pengarahan diri.

mereka yang tahu bahwa dirinya dalam satu hal lebih baik daripada kawan-kawannya. Keadaan jasmaniah yang “kurang mengungtungkan” hendaknya tidak menjadi alasan untuk bersedih hati. a. Pribadi yang sehat ialah apabila dia mampu menerima dirinya sebagaimana adanya dan mampu mewujudkan hal-hal positif sehubungan dengan penerimaan diri itu. Jika seorang siswa rnengenal dirinya sebagai kurang berprestasi dibandingkan dengan kawan-kawannya maka hendaknya dia tidak menjadi putus asa. Sebaliknya. dan sebagainya melainkan justru hendaknya lebih bersemangat lagi untuk berprestasi lebih tinggi. merasa rendah diri. rendah diri. pelayanan bimbingan dan konseling berusaha untuk mengembangkan penerimaan Pengungkapan. alat pengungkapan ciri-ciri kepribadian. harus tahu tentang bakat dan minatnya. harus tahu tentang keadaan dirinya baik jasmaniah maupun rohaniah. melainkan memerlukan bantuan orang lain atau alat-alat tertentu (misalnya tes intelegensi. Pengenalan dan Penerimaan Diri . hendaklah tidak inenjadi sombong ataupun berhenti berusaha. Hasil pengungkapan diri yang objektif merupakan dasar yang sehat untuk mengenal diri sendiri sebagaimana adanya yang selanjutnya menjadi titik tolak bagi penerimaan diri sendiri. Pribadi dewasa yang mantap dan berkembang diri baik ialah apabila individu yang bersangkutan benar-benar sadar tentang dirinya sendiri. apa-apa yang dia mampu dan tidak mampu. dan sebagainya. dan sebagainya. Kesadaran tentang diri sendiri ini akan tercapai apabila kemampuan pengungkapan diri dapat berkembang dengan baik. Seseorang harus tahu batas-batas kemampuannya sendiri. Seringkali kemampuan pengungkapan diri tidak serta merta timbul pada diri seseorang. dan sebagainya).  Demikianlah beberapa contoh penerimaan diri yang positif.

Pelayanan bimbingan dan konseling selalu berusaha membantu tercapainya perpaduan yang tepat dan serasi ini. Lingkungan yang kurang menguntungkan misalnya tidak membuat dia putus asa.  b. Ini tidak berarti bahwa individu harus „nrimo‟ atau tunduk saja terhadap lingkungan. Dengan kata lain. . melainkan juga dituntut untuk mengenal lingkungannya. Seorang individu dewasa tidak hanya dituntut untuk mengenal diri sendiri. Perpaduan yang tepat dan serasi antara unsur-unsur pribadi dan unsur-unsur lingkungan akan dapat membawa keuntungan timbal balik antara individu dan lingkungannya. Pengenalan Lingkungan Sebagaimana diketahui hidup manusia ialah dalam hubungannya dengan lingkungannya. pribadi yang sehat selalu berusaha bersikap positif terhadap dirinya sendiri dan terhadap lingkungannya. melainkan dia dituntut untuk mampu bensikap positif terhadap lingkungannya itu. Seperti pada penerimaan diri sendiri. individu juga hendaknya menerima lingkungan sebagaimana adanya. melainkan dia menerimanya secara wajar dan berusaha memperbaikinya.

yaitu keputusan yang berkenaan dengan diri individu yang dibimbing. Tujuan akhir bimbingan dan konseling ialah agar individu yang dibimbing mampu mengambil keputusan untuk dirinya sendiri. dan di atas kedua unsur objektif itu dibangun suatu arah yang positif. apabila pengambilan keputusan itu diprakarsai oleh orang lain (misalnya oleh konselor). serta pertentangan antara penerimaan diri sendiri dan penerimaan lingkungan.  c. . Di sinilah peranan bimbingan dan konseling untuk membantu penampilan secara objektif dua unsur. keputusan itu hendaknya disetujui oleh individu yang dibimbing. Perlu dicacat bahwa pengambilan keputusan itu hendaknya dilakukan oleh individu itu sendiri atau setidak-tidaknya. Hal apakah yang paling baik dilakukan sesuai dengan keadaan diri yang sudah dikenal. tahap berikutnya ialah pembinaan kemampuan untuk mengambil keputusan. lebih-lebih kalau pada diri seorang siswa masih terjadi pertentangan antara kenyataan tentang diri sendiri dan penerimaan diri sendiri. dan diterimanya itu dalam hubungannya dengan keadaan lingkungan? Pengambilan keputusan yang menyangkut diri sendiri ini sering kali amat berat dilakukan. Pengambilan Keputusan  Setelah siswa mampu mengenal dan menerima diri sendiri dan lingkungannya. yaitu diri sendiri dan lingkungan.

  d. maka dia harus berani melaksanakan keputusan itu. Bagaimanapun bagusnya keputusan apabila tidak dijalankan tidaklah ada faedahnya. Jika seorang siswa telah memutuskan bahwa dia perlu menghadap wali kelasnya untuk membicarakan rencana kegiatan karyawisata. yaitu menghadap wali kelas. Pengarahan Diri Keputusan yang diambil di atas hendaknya diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata. . Individu yang bersangkutan harus berani menerjunkan dirinya untuk menjalani keputusan yang telah diambilnya untuk dirinya sendiri itu.

Perwujudan Diri Kemampuan mewujudkan diri merupakan tujuan akhir dan usaha bimbingan dan konseling. seperti kreativitas. . kemampuan dasar dan kemungkinan-kemungkinan yang dimilikinya. Perwujudan diri ini hendaknya terlaksana tanpa paksaan dan tanpa ketergantungan pada orang lain. dan sebagainya. Di samping itu perwujudan diri haruslah normatif. Individu seperti ini terhindar dan keraguraguan dan ketakutan serta penuh dengan hal-hal positif pada dirinya. minat. Individu ini juga pada umumnya mampu mengatasi masalah-masalahnya sendiri. Setiap individu hendaknya mampu mewujudkankan diri sendiri sesuai dengan bakat. Apabila kemampuan mewujudkan diri ini benar-benar telah ada pada diri seseorang maka dia akan mampu berdiri sendiri dengan pribadi yang bebas dan mantap. sportivitas. artinya sejalan dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku di dalam masyarakat.  e. semangat.

4) layanan lain. 2) pemberian informasi. dan 5) perbaikan. 4) penyesuaian. 5) penilaian tindak lanjut d) Segi Masalah 1) Bimbingan pendidikan. Segi Layanan 1)pengumpulan data. 2)bimbingan karir. Segi sasaran bagi seluruh siswa c.3) Bimbingan sosial-pribadi-emosional . 4) alih tangan (referal). 3) penyaluran. Segi fungsi 1) pencegahan. 3) penempatan. b.Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling a. 2) pengembangan.

Ruang lingkup tersebut dapat dilihat dan berbagai segi yaitu dan segi fungsi.  Ruang Lingkup Bimbingan dan Konseling Sesuai dengan pokok-pokok pengertian tersebut di atas. akan terdapat prioritas dalam sasaran bimbingan dan konseling tersebut. Segi fungsi Dilihat dan segi fungsinya ruang lingkup bimbingan dan konseling di sekolah mencakup bimbingan dalam fungsi-fungsi (a) pencegahan.   b. dan (e) perbaikan. sasaran. Penekanan prioritas pada fungsi-fungsi tertentu pada umumnya didasarkan pada kemudahan-kemudahan yang tersedia dan pada permasalahan yang dihadapi oleh siswa. Dalam hal tertentu. masalah. pengambilan keputusan. layanan. pengarahan diri. bimbingan dan konseling di sekolah diperuntukkan bagi seluruh siswa dengan tujuan agar siswa secara perseorangan mencapai perkembangan optimal melalui kemampuan pengungkapanpengenalan-penerimaan diri dan lingkungan. . (b) pengembangan. (d) penyesuaian. sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. bimbingan dan konseling di sekolah mempunyai ruang lingkup yang cukup luas. Segi sasaran Dan segi sasarannya. (c) penyaluran. dan perwujudan diri.   a.

pdf  2) Pemberian informasi yaitu layanan dalam memberikan sejumlah informasi kepada para siswa. Tujuan layanan ini adalah agar para siswa memiliki informasi yang memadai baik informasi tentang dirinya maupun informasi tentang lingkungan. Tujuan layanan ini adalah agar setiap siswa dapat mencapai prestasi optimal sesuai dengan potensinya. .Dilihat dari layanan yang diberikan. Tujuan layanan ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang objektif terhadap siswa dalam membantu mereka mencapai perkembangan optimal.  3) Penempatan yaitu layanan untuk membantu para siswa agar memperoleh wadah yang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.pdfyaitu kegiatan dalam bentuk pengumpulan data pengolahan dan penghimpunan berbagai informasi tentang siswa beserta latar belakangnya. daftar pribadi. Setiap siswa diharapkan memperoleh wadah yang tepat untuk mengembangkan segala kemampuan pribadinya. kegiatan bimbingan dan konseling disekolah meliputi layanan-layanan:  1) Pengumpulan data data. Informasi yang diterima oleh siswa merupakan bantuan dalam membuat keputusan secara tepat.

 4) konseling dan bentuk layanan lainnya yaitu layanan kepada para siswa yang menghadapi masalah-masalah pribadi melalui teknik konseling dan teknik pemberian bantuan lainnya. Adapun tujuan layanan ini adalah agar pada akhirnya siswa yang menghadapi masalah pribadi mampu memecahkannya sendiri. Sekaligus secara tidak langsung layanan ini dapat berfungsi untuk menilai keberhasilan program pendidikan secara keseluruhan. pengiriman ke psikolog untuk pemeriksaan psikologis.  6) Penilaian dan tindak lanjut yaitu layanan untuk menilai keberhasilan usaha bimbingan yang telah diberikan. . yaitu layanan untuk melimpahkan kepada pihak lain yang lebih mampu dan berwenang apabila masalah yang ditangani itu di luar kemampuan dan kewenangan petugas pemberi bantuan yang terdahulu. Misalnya mengirim siswa ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan. dan sebagainya.  5) Alih tangan (referal).

bimbingan dan konseling di sekolah mencakup: 1.  d. perencanaan pendidikan. dan sebagainya. Bimbingan pendidikan yaitu jenis bimbingan yang membantu para siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah pendidikan. Yang tergolong masalah-masalah pendidikan misalnya. pemilihan jurusan. pengenalan kurikulum.  . Segi masalah Dilihat dan masalah yang dihadapi para siswa. cara belajar.

penyelesaian konflik. penyesuaian diri. 3) Bimbingan sosial-pribadi-emosional yaitu jenis bimbingan yang membantu para siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah sosial-pribadi-emosional seperti: masalah pergaulan. pemilihan lapangan kerja. perencanaan karir. . dan sebagainya. dan pemahaman terhadap keadaan dirinya serta kemungkinan-kemungkinan pengembangan karir.  2) Bimbingan karir yaitu jenis bimbingan yang membantu siswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang menyangkut karir seperti: pemahaman terhadap dunia kerja. penyesuaian pekerjaan.

coba jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini secara tepat. 1) Jelaskan pengertian-penertian berikut secara tepat. perbaikan c. alih tangan g. pengembangan . penyaluran d. bimbingan karir. pencegahan b. fungsi perbaikan d. pengarahan diri f. perbaikan c.Latihan Setelah Anda mempelajari uraian di atas. 3) Dalam situasi-situasi manakah kegiatan bimbingan lebih menekankan fungsi: a. fungsi penyaluran e. fungsi penyesuaian c. a. 2) Diskusikan bersama teman-teman Anda untuk mendapatkan masing-masing satu contoh kegiatan guru yang bersifat bimbingan dalam fungsi: a. penyesuaian. pencegahan b. fungsi pencegahan b.

5) Dalam situasi manakah bimbingan lebih menekankan jenis bimbingan: a. . pengenalan diri c. Karir c. sosial-pribadi. pendidikan b.4) Apakah manfaat kemampuan: a. pengungkapan diri b. penerimaan diri.

3) Melatth dalan cara-cara belajar yang tepat. sasaran bimbingan meliputi aspek: (a) pengungkapan perigenalan.. 8) Manbantu sis dalam mengurangi kekece karena mendapat nilai reidah. sanua aspek yang menj adi dan senua j enis bimbingan (pendekatan.3. penenpatan. sehingga menj adi pasangan yang tepat. D.4 Tea Formatif 3 I Jodohkanlah pertanyaan-pertanyaan di sebelah kin dengan yang di sebelah kanan. (b) pengenalan lingkungan.4. Fungsi perbaikan dirinya. 6) Menbantu siswa agar dapat berbuat sesuai dengan tuntutan sekolah. konseling. (d) pengarahan din.3 Rangkuman Bimbingan dan p menipinyai fungsi yang amat pa dalam keseluruhan pendidikan di sekolah. bimbingan dapat berfungsi paiyaluran dan penyesuaiafl. paigenbangan. 7) Mengusahakan agar siswa tidak banyak maidapat nilai rendah.. 4. alih tangan. 4) Menilih metode yang tepat sesuai dengan karakteristik siswa 5) Menbantu siswa agar dapat berbuat sesuai dengan us ianya. Fungsi pangenbangan . 2) t elaskan tata tertib dan aturan disiplin sekolah. C. 1) nbantu siswa untuk manperoleh jurusan yang sesuai dengan B.. dan sosial-pribadi). dan kuratif (perbaikan). Fungsi penyesuaian . Ringsi penyaluran .. Dilihat dan hubungan antara sisv dengan lingkungannya. dan (e) perwujudan din. kuratif... E. sanua j enis layanan (pengiinpulan data. Thingsi pencegahan . penbenian inforniasi. Biinbingan dan konseling di sekolah rnenpunyai ruang lingkup yang luas. Sesual dengan tujuannya. Dilihat dan sifatnya biinbingan dan konseling dapat berfungsi prevaitif (pencegahan). evaluas i dan tindak lanj Ut). . (c) pengambilan keputusan. p dan penyesuaian).3.. A.. dan penerimaan din. Bimbingan mencakup sanua fungsi bimbingan (preventif. karir. pengunbangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful