P. 1
Cara Menghitung Kebutuhan Kawat Las

Cara Menghitung Kebutuhan Kawat Las

|Views: 2|Likes:
Published by Herik renaldo

More info:

Published by: Herik renaldo on May 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/12/2014

pdf

text

original

Cara Menghitung Kebutuhan Kawat Las

Salah satu tugas sales engineer adalah membantu langganan menghitung jumlah kebutuhan kawat las dari suatu proyek. Kenapa ini menjadi penting ? Karena kadang kala, waktu yang diberikan oleh pemilik proyek kepada para kontraktor untuk mengajukan penawaran sangat pendek. Untuk bisa membantu langganan menghitung jumlah kebutuhan kawat las, maka seorang sales engineer harus bisa : 1. Membaca Gambar Teknik 2. Mengerti Kode pengelasan 3. Mengerti Cara menghitung Kebutuhan Kawat Las MENGHITUNG BERAT LOGAM LAS PER METER

Untuk Menghitung Berat Logam Las persatuan panjang ( Meter ) yang perlu kita ketahui adalah : 1. Luas area ( A ) 2. Panjang Las ( L ) 3. Tebal Logam Las (T )

Untuk kasus pada gambar diatas, maka kita dapat hitung : Luas Permukaan ( A ) = ½ x 8 x 8 mm = 32 mm2 Volume Las utk 1 meter panjang las ( V ) = A x L = 32 mm x 1000 mm = 32.000 mm3 = 32 cm3 Jadi, Jika Berat Jenis Mild Steel = 7,85 gr/cm3, Maka Berat Logam Las untuk 1 meter = 32 x 7,85 = 251,2 gram = 0,251Kg/Mtr. Cara hitung ini berlaku untuk bentuk – bentuk sambungan seperti : U type, Double V type atau butt joint tanpa groove. Hitungan diatas berlaku untuk sambungan tanpa Reinforcement. Jika ada Reinforcement, maka jumlah kawat las ditambah sekitar 3%. MENGHITUNG KEBUTUHAN KAWAT LAS Untuk menghitung kawat las yang diperlukan digunakan rumus : G ( Jumlah Kawat Las ) = GL x P / DE GL = Berat Logam Las per Satuan Panjang ( Meter ) P = Jumlah Panjang Sambungan Las DE = Deposition Efficiency Apa sih Deposition Efficiency itu ?????? Deposition Effisiensi adalah perbandingan antara Jumlah Logam Las yang dihasilkan dengan Jumlah kawat las yang dipakai dan dinyatakan dalam persen. DE = Berat Logam Las ( Weld Metal ) / Berat Kawat Las yang dipakai ( Electrode Used ) Biasanya, data Deposition Efficiency ini dikeluarkan oleh masing-masing perusahaan pembuat kawat las, namun secara rata-rata nilai rata-rata ( Average Value ) Deposition Efficiency untuk masing-masing proses pengelasan adalah sebagai berikut:

Proses Pengelasan % Deposition Eff SAW 99% GMAW (98%Ar, 2% O2 ) 98% GMAW (75% Ar, 25%CO2 ) 96% GMAW ( 99,99% CO2 ) 93 % Metal Core Wire 93% FCAW ( Gas-Shielded ) 86% FCAW ( Self Shielded ) 78% SMAW ( Panjang 300 mm ) 59% SMAW ( Panjang 350 mm ) 62% SMAW ( Panjang 450 mm ) 66% Catatan : Untuk Process SMAW, sisa electrode yang terbuang 5 cm/Batang. Jika kita kembalikan ke kasus diatas, Berat Logam Las per Meter adalah : 0,251 Kg/Meter Panjang las nya = 1000 m Jumlah Logam las = 0,251 x 1000 = 251 Kg. Jumlah kawat las yang harus dipesan sesuai dengan proses pengelasan yang dipakai adalah sebagai berikut : Proses Pengelasan Kawat Las yang Dipesan ( Kg ) SAW 253 Kg GMAW (98%Ar, 2% O2 ) 256 Kg GMAW (75% Ar, 25%CO2 ) 261 Kg GMAW ( 99,99% CO2 ) 270 Kg Metal Core Wire 270 Kg FCAW ( Gas-Shielded ) 292 Kg FCAW ( Self Shielded ) 322 Kg SMAW ( Panjang 300 mm ) 425 Kg SMAW ( Panjang 350 mm ) 404 Kg SMAW ( Panjang 450 mm ) 380 Kg Catatan : Untuk Process SMAW, sisa electrode yang terbuang 5 cm/Batang.

OLEH : IR. DARMAYADI General Manager Sales and Marketing PT. ADHIREKSA INTICOR SPECIALIST IN WELDING CONSUMABLES SUPPLY

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->