P. 1
Tugas BA

Tugas BA

|Views: 8|Likes:
Published by lf_lisa9499

More info:

Published by: lf_lisa9499 on May 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2014

pdf

text

original

RESEP 2012 “Merangkai pluralisme untuk membangun solidaritas dalam bingkai dinamika berlembaga”

NAMA : ROSDIANA NIM : N11112120

Jumat, 12 April 2013, Mungkin bagi sebagian besar orang hari ini, tanggal ini adalah sesuatu yang biasa saja, hari yang hanya perlu untuk dilalui seperti hari – hari sebelumnya. Namun, tidak begitu bagi kami, angkatan 2012 Farmasi Unhas. Hari ini terasa begitu spesial. Bagaimana tidak, hari ini adalah salah satu hari yang selama ini kami tunggu – tunggu. Hari ini adalah awal dari menjadi bagian dari Farmasi Unhas seutuhnya. Hari ini adalah jawaban dari rangkaian kegiatan yang selama ini telah menyita sebagian waktu, tenaga, jiwa, fisik dan perasaan kami. Namun, hal itu kini terbayarkan. Hari ini kami akhirnya akan Bina Akrab. Senyuman mengawali hariku pagi ini. Walaupun merasa kurang cukup tidur, aku harus tetap bahagia menyambut hari ini. Aku segera mencari kamar mandi yang bisa kugunakan karena kami harus datang ke kampus jam 6 pagi. Aku mandi dengan menggunakan lebih banyak air karena Bina Akrab ini akan berlangsung selama tiga hari di Malino. Bisa terbayangkan olehku, pasti di sana kami tidak akan mandi, 3 hari tidak mandi, wowww, jadi paling tidak hari ini aku harus mandi cukup bersih untuk persiapan 3 hari (mana bisa???). Kemudian aku memakai baju hitamku, celana trening hitam, dan jilbab hitam. Wahhhh, kayak mau ke pemakaman katanya, hahhahhahaaaa. Untungnya aku tidak memakai sepatu hitam, dan lebih untungnya aku tidak hitam (eh?? Pd-nyaaa :D) Setelah mengecek semua barang – barang pribadi yang diperintahkan untuk dibawa, aku segera berangkat ke kampus. Benar saja, setelah sampai ternyata kakak OC dan SC telah mengumpulkan teman – teman. “Wah, gawat, kayaknya kami akan di hukum karena terlambat nih.” Pikirku. Namun, a ku salah karena ternyata tidak ada hukuman untuk kami. Kemudian aku berbaris ke bagian GBku, GB 10 bersama teman – teman lain (Fadhil, Ridwan, Miftah, Suci, Arni, Vivin dan Ira). Kami berbaris berdasarkan GB dan dipisah antara cowok dan cewek. “Sudah sarapan mi, De?” tanya OC kami. “Belum pi, Kak.” “Kalau begitu kumpul uang mi De, 7 ribu perorang untuk beli sarapan.” Waduhh, kami tidak membawa uang saat itu, karena semalam Kakak OC sudah berpesan untuk tidak membawa uang lebih, cukup membawa uang yang akan digunakan untuk pulang ke rumah lagi setelah pulang bina akrab nanti. Dan semalam juga kakak OC bilang kalau sarapan akan disediakan, oleh karena itu kami disuruh datang pagi – pagi. Sambil menunggu teman – teman yang lain datang, kakak OC mengecek perlengkapan yang kami bawa. Ternyata, masih ada yang belum lengkap. Waktu itu, konsumsiku pribadiku juga belum ada, karena aku menitipkan di Sayma untuk membelikanku, dan ternyata Sayma tidak bisa ikut bina akrab karena dilarang oleh orang tuanya. (Maaf Sayma, aku juga tidak bisa membantumu dengan meyakinkan orang tuamu). Setelah itu, setiap teman – teman yang datang setelah jam 7, akan dihukum. Namun, saat itu hanya teman – teman cowok yang push up, kami yang cewek seharusnya senam jari, tapi entah kenapa kak Habib, SC kami, tidak mengizinkan hal itu. “Mana mi temanmu, De? Hubungi ki itu,” Kata OC kami. “Maaf Kak, kami tidak membawa hp, jadi kami tidak bisa menghubungi teman kami.”

Sambil menunggu semua teman – teman kami datang, kakak SC memberikan semacam nasehat – nasehat untuk di BA nanti. Waktu itu kami agak kesulitan mengetahui dimana teman – teman kami yang belum datang karena kami tidak membawa hp. Kemudian, setelah teman – teman sudah datang, kami diperintahkan untuk mengganti pakaian kami, dari kaos hitam menjadi baju putih dan baju RESEP dan diluar memakai kemeja putih dan “Almamater Merah”, pakaian kebanggaan kami. Kami akan segera mengikuti pembukaan Bina Akrab ini di aula Fakultas Farmasi, di lantai 4 Perpustakaan Umum Unhas. Oh iya, waktu itu kakak SC memberi kami slogan, yaitu : Kalau Kakak SC atau senior berkata, “Kita ke Malino untukk….??” Maka kami harus menjawab, “ Belajar dan Bersenang – Senang.” Cekup seru untuk kami serukan bersama :D Setelah semua telah memakai almamater, kami berbaris dan berpegangan tangan untuk segera naik ke aula, cewek didahulukan, kemudian yang cowok. Hal ini mengingatkan kami waktu pertama P2MB, dengan pakaian yang sama, namun kondisi dan acaranya saja yang berbeda. Saat di aula, kami menunggu kedatangan PD 3 untuk membuka kegiatan ini secara resmi sambil menikmati sarapan yang telah disediakan kakak OC. Lumayan, roti selai coklat buatan OC kami dapat menjadi sarapan kami pagi ini. Tema dari bina akrab ini adalah “Merangkai pluralisme untuk membangun solidaritas dalam bingkai dinamika berlembaga”. Tema ini memiliki penjelasan yang sangat luas. Pluralisme, artinya banyak/beragam. Mungkin ini di ambil dari jumlah kami yang sangat beragam, asal yang berbeda, dan tentunya sifat dan karakteristik yang berbeda pula. Namun, keberagaman ini harus diatur sehingga bukannya dianggap sebagai perbedan, tapi dianggap sebagai kekayaan. Dan kekayaan inilah yang harus dibawa dalam dunia berlembaga sehingga nantinya lembaga yang kita miliki akan lebih baik dari yang sebelumnya. Sekitar jam 10, acara pembukaan dimulai. Diawali dengan laporan ketua panitia, yang diwakili oleh kak Aat, kemudian sambutan dari perwakilan Maperwa yaitu Kak Ian, dan sambutan dari ketua BEM, Kak Fikar. Kemudian Pak Muzakkir membuka acara Bina Akrab ini dengan resmi. Setelah itu, kami bersiap – siap untuk ke baruga lagi. Namum, sebelum ke baruga, saya dan Budi dipanggil untuk mengikuti wawancara yang berisi tentang bagaimana harapan saya tentang pengkaderan ini dan tujuan/manfaat pengkaderan bagi kemahasiswaan, serta suka duka yang saya rasakan selama pengkaderan. Setelah itu, saya ke baruga dan ternyata teman – teman sudah dibubarkan dan akan kembali berkumpul pukul 11.45. Karena sudah lapar, saya memutuskan untuk pergi makan ke kantin MIPA bersama Vivi, Nini, dan Sucha. Setelah kembali, ternyata kami sudah dikumpul lagi dan akan dibagikan name tag yang telah disiapkan oleh kakak OC. Setelah pembagian name tag, kami berbaris menurut GB. Kami mempersiapkan yel – yel GB kami yang akan ditampilkan nanti saat BA. Karena memilih lagu yang tidak begitu hitz, kami memutuskan agar yang cowoknya yang goyang dengan heboh. Kemudian cowoknya pergi berwudhu karena waktu Jumat telah tiba. Sebagai calon pemimpin agama adalah hal yang utama :D Kami menunggu cowoknya sambil tetap mempersiapkan yel – yel untuk GB kami. Aku juga sedang memikirkan bagaimana caranya mendapatkan jaket karena jaketku hilang dan katanya di malino sangat dingin. Yahh, mau di apa orang terakhir yang bisa d isms karena nda bawa hp dan satu – satunya no hp senior yang saya ingat hanya kakak itu terpaksa deh dia yang saya sms. Saat pergi sholat Dzuhur sekalian saya ambil jaketnya, untung saat ketemu Kakak itu ada Kakak yang lain yang tidak sengaja juga muncul, selamat selamat :D Saat kembali ke baruga, ternyata Kak Nuha sedang memberikan semacam nasehat dan lain – lain untuk kami saat BA nanti. Kak Nuha berpesan kepada cowoknya agar bisa menjaga ceweknya dengan baik saat BA. Entah kenapa setiap senior yang berbicara pasti selalu berpesan demikian. Keseraman bagaimana BA itu semakin menjadi di benak kami. Kemudian Kak Habib mengambil alih barisan kami lagi. Kakak meminta kami menampilkan “dikepak – kepakkan sayapnya”. Alam, Ardi, dan Radi maju ke depan untuk menampilkan gayanya, dan kami menyanyikan lagunya : “Dikepak – kepakkan sayapnya, digoyang – goyangkan pinggulnya, agar badan menjadi kuat, untuk

acara selanjutnya. Digoyang – goyang kaki kiri, digoyang – goyang kaki kanan, agar badan menjadi kuat, untuk acara selanjutnya. Serong kiri srsrsrsrrsrr, serong kanan srrsrsrssrrrr, putar ke kiri putar ke kanan. Serong kiri srsrsrsrrsrr, serong kanan srrsrsrssrrrr, putar ke kiri putar ke kanan.” Sekitar jam 4, rombongan kami berangkat. Beberapa menit kemudian, karena merasa jauh, aku kemudian bertanya, “ kita dimana mi ini? Dekat mi kah?” Teman – teman menjawab, “wee , jangan ko cepat sekali tidur, pintu 1 Unhas saja belum sampe”. Hahahhahahaaaaa Berbagai gaya muncul saat di bus saat itu. Hadap kiri, duduk model A, model Z, sok – sok tidur padahal tidak bisa, semuanya lengkap. Karena ada snack, maka kami makan dulu walaupun dilarang makan banyak tapi mau di apa kalau sudah lapar dan ingin makan lagi. Dan sayangnya, snacknya tidak begitu banyak begitu pula air minumnya. Saat berada di daerah yang entah dimana, kami singgah untuk melaksanakan sholat Ashar. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan. Di jalan yang terasa bagaikan di lautan (deeeehhhh :D), yaa yang bergelombang – gelombang jalannya. Perjalanan ini terasa lama, mungkin karena ini adalah yang pertama kalinya aku ke Malino, keadaan dalam kendaraan yang kurang menyenangkan. Untungnya ada teman – teman yang bersamaku di mobil. Setelah memasuki wilayah yang pegunungan, udara mulai terasa dingin. Mencoba untuk tertidur, tapi aku tidak bisa juga karena begitu dingin dan perasaan yang mulai tidak nyaman. Selang beberapa saat udara makin dingin, dan akhirnya kami sampai. Waahhh, ternyata Malino benar – benar dingin. Kami langsung mengambil air wudhu untuk sholat. Kalau udaranya benar – benar dingin, maka airnya benar – benar sangat dingin, serasa bagaikan memegang air es. Setelah berwudhu, kami menuju ke mushollah dan antri untuk sholat karena mukena hanya ada beberapa karena masih ada di tas. Sambil antri, tangan terus berada dalam kantung jaket karena dingin. Setelah sholat, kami menuju ke ruang materi untuk bersiap – siap menerima materi. Namun, ternyata dalam ruang materi sedang diadakan semacam hiburan. Setelah itu, jam 9 lewat kami baru makan malam. banyak diantara kami yang telah mengeluh karena terlambat makan, terutama teman – teman yang maag. Setelah makan, bagi teman – teman yang sakit dipersilahkan minum obat dan yang merasa tidak kuat dipersilahkan untuk ke kamar beristrahat. Sedangkan yang lain, bersiap – siap untuk menerima materi. Kami akan menerima materi mengenai Kerangka Berpikir Ilmiah. Materi ini akan disampaikan oleh kak Hasan. Kak Hasan adalah angkatan 2005. Sebelum kak Hasan datang, kami terlebih dahulu membahas materi ini bersama kak Habib. Kami menerima materi sampai jam 1. Setelah itu, kami bersiap – siap tidur untuk memulihkan tenaga untuk persiapan mengikuti kegiatan besok pagi. Hanya untuk tidur, mengatur posisi kami saja agak susah karena kami berjumlah hampir 100 orang dan tikar yang tersedia di ruangan tidur hanya beberapa. Namun, ternyata masih ada tikar lain di luar dan kemudian kakak OC membawakan kami lalu kami bisa tidur dengan nyenyak. Materi 1 : Kerangka Berpikir Ilmiah Pemateri : Kak Hasanuddin T Asal sekolah :SMAN 1 Makassar Angkatan : 2008 Moderator : Kak Habib • Definisi. Apa itu defenisi? Definisi adalah pemberian pembatasan agar sesuatu menjadi jelas dan mudah untuk dimengerti. • Kerangka : sesuatu yang menyusun atau memopang yang lain, agar dapat berdiri • Berpikir : gerak akal dari pengetahuan satu ke pengetahuan yang lai n, dari tidak tahu menjadi tahu, dari tahu mejadi lebih tahuIlmiah : Bersifat ilmu, bisa dipertanggungjawabkan, logis, empiris dan dapat dibuktikan dengan langkah – langkah ilmiah. • Jadi, kerangka berpikir ilmiah adalah Acuan atau pola dasar untuk mencapa i sesuatu yang melalui proses berpikir yang empiris, dapat dipertanggung jawabkan, dan sesuai syarat nilai ilmu lainnya. • Ilmu : sistematis, tertulis dan bersifat eksperimental Pengetahuan: Tidak terbukti kebenaranyya, luas dan tidak terjangkau

• Galileo galilei: Sumbangannya dalam keilmuan yaiut sebagai seorang pendukung Copernicus mengenai peredaran bumi mengelilingi matahari. • Friedrich Nietzsche : “TUHAN SUDAH MATI” • Macam- macam pemikiran: Empirisme : Kebenaran adalah sesuatu yang berasal dari pengalaman dan persepsi indra manusia. Oleh karena itu, kebenaran menurut paham ini adalah yang tertangkap oleh indra manusia saja. Kaum perasa : paham ini menjadikan perasaan sebagai tolak ukur untuk menilai kebenaran tentang sesuatu. Penganut paham ini menganggap dirinya sebagai orang yang mampu untuk mendengar suara hatinya. Skriptualisme: Kebenaran adalah sesuatu yang di dapatkan dari kitab atau buku. Asumsi dasar yang tergabung adalah teks dalam kitab mutlak adanya, oleh karenanya dalam penilaian kebenaran harus sesuai dengan teks kitab/buku. Idealis platonia : beranggapan bahwa semua yang terjadi pada manusia saat ini adalah sesuatu yang pernah terjadi dialam sebelum manusia terlahir. Namun, pengetahuan ini terhapus ketika manusia terlahir. Mengenai mengapa bisa terhapus, ini belum begitu jelas alasannya. Rasionalisme: Kebenaran adalah sesuatu yang berasal dari hasil pemikiran/ akal budi. Rasionalisme ini tidak menutup diri dari teks, pengalaman, indrawi maupun perasaan. Akan tetapi, kaum rasionalisme menggunakan akal dalam menilai semua yang ditangkap oleh bagian indra kita. Awalnya, aku bersemangat untuk mengikuti materi ini karena aku sudah pernah mendapatkan materi ini saat pendampigan. Yaa, hitung – hitung untuk mempermantap ilmu yang sudah ku peroleh. Namun, di tengah jalan (ehhh?? Jalannnn?? -> sudahlah :D), dipertengahan materi, aku sudah tidak sanggup lagi, badan ini + jiwa ini (lebaayyy) sudah tidak bisa bohong lagi. Mengantukkkk ….. Itulah yang ku rasakan. Aku sangat berharap materi ini segera diakhiri, namun Kak Hasan masih sangat semangat menjelaskan. Sebenarnya mengantuk masih dapa sedikit ku tolerir, tapi sayang, aku tidak dapat menerima materinya dengan baik karena aku merasa materinya itu lari – lari (olahraga kapangg :D). Banyak materi yang berpindah – pindah, seperti membahas tentang pasal 29, kemudian ke penemu lagi, kemudian ke ilmu pengetahuan lagi, hipotesis, anti hipotesis, eksperimen, skripsi dan lain – lain. Setelah outbound, kami istrahat dan makan, kemudian ganti baju menjadi baju hitam dan memakai rok karena pakaian outbond kami itu telah kotor. Lalu kami sholat dan bersiap di ruang materi untuk menerima materi selanjutnya yaitu “Tanggung Jawab Kaum Intelektual”. Materi 2 : Tanggung Jawab Kaum Intelektual Pemateri : Kak Muh. Isrul, S.Si, Apt Angkatan : 2005 Moderator : Kak Ahsan Pertanyaan mendasar: Mahasiswa sebagai kaum intelektual??? Tanggung jawab : keadaan wajib menanggung segala sesuatu Tidak bertanggung jawab = D.O.S.A Manusia sebagai mahkluk sosial yang memiliki takdir yang tidak bisa di ubah Manusia => masyarakat => kumpulan manusia,=> tujuan yang sama Jadi, manusia bertanggung jawab terhadap masyarakat Kaum intelektual: Bukan bagikan penguasa dan bukan bagian masyarakat yang tidak hanya melakukan politik dan control sosial. Jeda sejenak: Rumor , Butiran debu,,, Vocal: VIVIN…. ^^ Ciri- cirri kaum intelektual” -Memahami basic ilmuan -Kritis -selalu melakukan pergerakan sosial Antara masyarakat umum dan penguasa terjadi kesenjangan yang kemudian dihubungkan oleh kaum intelektual

“Dalam kekuatan yang besar terdapat tanggung jawab yang besar” Tanggung jawab kaum intelektual dikaitkan dengan Tri Darrma Perguruan Tiggi Realitas kebangsaan: -Kapitalisme sebagai realitas bangsa -Media sebagai instrument doktrinasi Realitas mahasiswa saat ini: -Apatis -Hedonis -Materialistis Kemudian kami istrahat Sholat dan melanjutkan ke materi yang selanjutnya yaitu “Wajah Organisasi Kemafar” Materi 3 : Wajah Organisasi KEMAFAR Pemateri : Kak Muh. Syaiful Angkatan : 2007 Moderator : Kak Rudy Awalnya bergabung dengan FIPPA 16 Juli 1977 : dibawah naungan Fakultas sains dan Teknologi HIMAFAR : Himpunan Mahasiswa Farmasi) KOSEMAFAR : Komisariat Senat Mahasiswaa Farmasi) HMF : Himpunan Mahasiswa Farmasi Tahun 1999, Farmasi mengundurkan diri dari BEM MIPA Ada banyak suka duka yang dilalui hingga terbentuknya BEM Farmasi, mulai dari perdebatan dengan mahasiswa MIPA, perebutan mahasiswa baru, masalah pengkaderan. 2007 : BEM KEMAFAR UH Tujuan: Membentuk mahasiswa yang berIMTAQ, berwawasan, dan mandiri Fungsi: 1. Sarana pengkaderan anggota 2. Sarana untuk meperjuangkan aspirasi mahasiswa 3. Sarana untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat anggota yang positif serta kesadaran berlembaga 4. Sarana untuk mempererat silahturahmi KEMAFAR SEBAGAI ORGANISASI PERJUANGAN - Pengembangan disiplin keilmuan dan pengabdian masyarakat - Secara internal melakukan proses pengkaderan - Pendampingan dan advokasi terhadap mahasiswa - Mengawal kebijakan skala nasional, skala UNHAS, dan interen FFUH Beberapa nama Presiden BEM : Prof. Muchsin Darise, M. Kasim, Alfian, Burhanuddin, Ambo Intang, Anshar Said, Sukriadi, Nur Salam, Agus, Amirullah, Islamuddin A., Akbar Bahar, Kaso, M. Syaiful, dan Zulfikan Syamsi Setelah menerima materi ini, kami sholat magrib, kemudian makan malam dan bersiap untuk “Maba Show”. Kepanikan melanda saat gladi pertama, total HANCUR, sampai – sampai kak Asbar marah – marah. Setelah berulang kali dipraktikkan, kak Asbar meminta kami semua untuk berbaris membentuk lingkaran bersama semua untuk berdoa, semoga acara yang akan kami tampilkan berjalan lancar dan bisa menghibur kakak – kakak Kemafar dan Dosen – Dosen. Sampailah diwaktu yang ditunggu – tunggu. “Senior t’lah tiba, senior t’lah tiba, hore hore, hatiku gembira” Teman – teman yang berada didepan panggung mulai menyanyi pertanda senior mulai berdatangan. Setelah sholat dan makan, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan angkatan 2008, 2010 dan

keluarga Muhammad (:D) kakak angkatan 2007. Setelah itu kami sholat, bersiap – siap untuk pulang kembali ke Makassar. Untuk terakhir kalinya di Bina Akrab, kami menyanyikan lagu scooty dengan penuh semangat dan aransemen (cieee :D) “aku suka scootty nya hingga tetes terakhir, aku suka scootty nya hingga tetes terakhir . Scootty membuat tubuhku kuat hingga tetes terakhir…. Scooty yang paling enak,,, hingga tetes terakhir.” Kemudian kami menyiapkan barang – barang kami dan mengikuti acara penutupan BA, kemudian kami keluar menuju ke mobil untuk pulang tanpa memakai sepatu, namun, sebelum naik ke mobil terlebih dahulu saya mengikuti wawancara lagi mengenai bagaimana perasaan saya setelah BA ini. “Alhamdulillah, sekarang Bina Akrab telah selesai dan Alhamdulillah semuanya lancar dan termasuk acara maba show kami yang cukup berhasil. Semoga kedepannnya Bina Akrab b isa lebih baik lagi.” Kemudian saya menuju ke mobil, duduk di depan bersama Suci dan tentunya bersama Pak Sopir ahahahhhhaha :D

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->