P. 1
Kekurangan Dan Kelebihan Serta Pengertian Model Pembelajaran Latihan Berjenjang

Kekurangan Dan Kelebihan Serta Pengertian Model Pembelajaran Latihan Berjenjang

|Views: 51|Likes:
latihan berjenjang
latihan berjenjang

More info:

Published by: Nurwahidah Hasanuddin on May 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2013

pdf

text

original

Kekurangan Dan Kelebihan Serta Pengertian Model Pembelajaran Latihan Berjenjang

Media, Teknologi, dan Pembelajaran serta dalam sebuah simulasi, mengunjungi museum, atau mendengar pembicaraan tamu. Kemudian melakukan keahlian bersama yang dapat digunakan siswa untuk bekerja sama mengumpulkan data dan informasi, menganalisa temuannya, menarik kesimpulan, mempersiapkan laporan kelompok, dan membagi hasil mereka dalam suatu media presentasi. Kemungkinan aktivitas terkait dengan penelitian pustaka, pencarian internet, dan aktivitas kelompok kecil. METHODS Secara tradisional, metode pembelajaran telah di ... model -model akan bagaimana pebelajar menerima, berproses, dan memanipulasi informasi. Penganut Kognitivis melihat dengan cara yang berbeda akan pola-pola belajar yang telah terbiasa. Contohnya; menciptakan suatu kemampuan yang di sebut dengan memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Informasi yang baru disimpan oleh memori jangka pendek, dimana informasi itu dilatih sampai dapat dikatakan siap disimpan dalam memori jangka panjang. Penganut Kognitifistik memiliki persepsi yang luas terhad ... pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas. Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa. LEARNING Belajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi indi ... latihan tugas-tugas yang di desain ubtuk meningkatkan kelancaran dalam ketrampilan baru atau menyegarkan kembali sesuatu. Metode ini biasa digunakan untuk tugas-tugas pelajaran matematika, belajar bahasa asing, dan membangun kosakata. Media seperti audio kaset dapat digunakan dengan efektif untuk metode ini dalam pengejaan, aritmetika, dan belajar bahasa. Tutorial: Seorang pembimbing dalam bentuk akan orang, software komputer, atau material printer yang spesial menyajikan isi, bersikap suatu ... Dalam sejarah, media dan teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer dan internet telah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas.Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa.LEARNINGBelajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi individu, menyangkut fasilitas-fasilitas fisik, psikologis, metode pembelajaran, media, dan teknologi. Belajar adalah proses yang dilakukan sepanjang waktu oleh individu manapun.Dengan demikian, belajar adalah proses yang melibatkan proses seleksi, pengaturan, dan penyampaian pesan yang pantas kepada lingkungan dan bagaimana cara pebelajar berinteraksi dengan informasi tersebut. Dengan demikian hal ini melihat beberapa pandangan-pandangan psikologis dan pandangan-pandangan filusuf. Pembahasan kali ini juga akan menggambarkan berbagai aturan dari media dalam belajar dan menampilkan metode-metode yang berbeda, seperti presentasi-presentasi, demonstrasi-demonstrasi, dan diskusi-diskusi akan teknologi yang berhubungan dengan belajar.1. Psychological Perspective on LearningBagaimana instruktur menampilkan peran dari media dan teknologi di dalam kelas, ini tergantung akan seberapa jauh mereka memahami akan bagaimana masyarakat telah belajar mengunakannya. Dibawah ini ada beberapa perspektif yang berkaitan dengan psychological perspectives on learningBehaviorist PerspectivePada pertengahan 1950an, fokus ... Read Article Pengertian Pengukuran, Penilaian, Pengujian, Evaluasi, dan Asesmen pengertian tersebut dijelaskan sbb.: Pengukuran adalah kegiatan yang sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala. Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar Evaluasi adalah

1/2

artinya dilakukan secara berurutan dimulai dengan pengukuran. Instrumen nontes bisa berbentuk kuesioner atau inventori.Sedangkan kegiatan mengevaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai itu.. Pengukuran pendidikan berbasis kompetensi dasar berdasarkan pada klasifikasi observasi unjuk kerja atau kemampuan peserta didik dengan menggunakan suatu standar. Read Article 2/2 .Penilaian adalah kegiatan menilai. misalnya potensi peserta didik.Pengujian merupakan . Tes adalah seperangkat prtanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. peserta didik diminta menjawab atau memberikan pendapat terhadap pernyataan. Asesmen adalah istilah umum yang me . penilaian. Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran.penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program. Pengukauran dapat menggunakan tes dan nontes. Menilai adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu berdasarkan membandingkan hasil pengukuran dengan suatu kriteria tertentu (ukuran baik buruk). Hasil pengukuran bersifat kuantitatif. Inventori merupakan instrumen yang berisi tentang laporan diri yaitu keadaan peserta didik. dan diakhiri dengan mengevaluasi. dilanjutkan dengan penilaian. atau suatu pernyataanpermintaan untuk melakukan sesuatu. Misalnya mengukur panjang meja dengan satuan panjang yaitu meter. Kuesioner berisi sejumlah pertanyaan atau pernyataan. Putusan itu sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria itu.. atau mengukur berat badan dengan satuan berat yaitu kilogram. Jadi kegiatan pengukuran.. Pengukuran adalah kegiatan mengukur.Pengukuran menurut Guilford ( 1982) adalah proses penetapan angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu.. (M2-28) Penilaian kadang-kadang juga diartikan sama dengan asesmen. Nontes berisi pertanyaan atau pernyataan yang tidak memiliki jawaban benar atau salah. dan evaluasi itu bersifat hierarkhis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->