MANUSIA DAN AGAMA

By: HJ. LINA MARLINA, S.Ag

POKOK BAHASAN

 

MANUSIA DAN ALAM SEMESTA MANUSIA MENURUT AGAMA ISLAM AGAMA HUBUNGAN AGAMA DENGAN MANUSIA

‫بسم هللا الرحمن الرحيم‬

MANUSIA DAN ALAM SEMESTA

PEMIKIRAN TENTANG ALAM SEMESTA

PEMIKIRAN MANUSIA TTG ALAM SEMESTA SPEKULATIF • Sejak zaman Filsafat Yunani Kuno ILMIAH & FAKTUAL • Menjelang abad ke-19 .

manusia mulai merenungkan tentang alam semesta. Perenungan tentang alam raya ini telah dimulai sejak sebelum masehi. manusia langsung berinteraksi dengan lingkungannya. yaitu zaman filsafat Yunani Kuno. . Pada saat berpikir dan sadar akan lingkungannya.PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA   Sejak lahir.

PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA   Para ahli filsafat mencoba mencari jawaban asal mula alam semesta berdasarkan dugaandugaan (filsafat berpikir tentang kebenaran spekulatif). Pada saat itu lahirlah beberapa pemikir yang satu dengan yang lain berbeda pendapatnya. Misalnya: .

air adalah pokok pangkal dari segala dari segala sesuatu yang ada dan akan berakhir serta kembali kepada air pula. . Thales (625-546 SM). menurutnya.PEMIKIRAN FILOSOF YUNANI KUNO TTG ALAM SEMESTA 1. Anaximandros (610-547 SM) salah seorang filosof murid murid Thales. Menurutnya. yaitu sesuatu yang tidak dapat dirupakan dengan apapun yang ada di alam raya ini. berbeda dengan asal dari segala yang ada. menyatakan bahwa alam ini berasal dari sesuatu yang bernama “apeiron”. seorang filosof Yunani Kuno yang menduga bahwa alam raya ini berasal dari air. Semua yang ada ini. 2.

. 4. Heraklitos (540-480 SM) mengemukakan bahwa unsur asal alam ini adalah api yang memiliki sifat dinamis.PEMIKIRAN FILOSOF YUNANI KUNO TTG ALAM SEMESTA 3. Anaximenes (585-528 SM) mengembangkan pikiran Anaximandros dengan menjelaskan bahwa alam raya ini berasal dari barang yang satu dan tidak terhingga. yaitu udara. karena itu alam ini tidak ada yang tetap. semuanya bergerak dan terus bergerak.

. Permenides (540 SM) menyatakan bahwa alam raya ini serba tetap dan segala yang bergerak hanyalah penglihatan hasil tipuan panca indra belaka.PEMIKIRAN FILOSOF YUNANI KUNO TTG ALAM SEMESTA 5.

panas. air. dan tanah. basah dan kering. yang masingmasing memiliki sifat dingin. dengan menyatakan bahwa alam raya ini berasal dari empat unsur. api. Pikiran Empedokles ini banyak mempengaruhi pemikiran para ahli filsafat abad ke 18. yaitu unsur udara.PEMIKIRAN FILOSOF YUNANI KUNO TTG ALAM SEMESTA 6. . Empedokles (490-430 SM) memadukan pendapat-pendapat yang berkembang sebelumnya.

.PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA  Menjelang awal abad ke 19 penyelidikan tentang asal mula alam raya bergerak dari pemikiran filsafat yang bersifat spekulatif menuju pemikiran yang ilmiah dan faktual. sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan.

PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA   Abad ke16. Dia pun dihukum gantung karena dianggap bertentangan dengan dogma gereja pada waktu itu yang menyatakan bumi sebagai pusat alam semesta (matahari mengelilingi bumi). Copernicus mengemukakan teori bahwa matahari tidak mengelilingi bumi tapi bumi lah yang justru mengelilingi matahari. .

Galileo Galilei dengan teleskop ciptaannya mampu membuktikan bahwa bumi mengelilingi matahari. .PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA  Abad ke 17.

Ditemukan bahwa bintang-bintang semakin hari menunjukkan warna semakin merah. .PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA  Tahun 1929 Edwin Hubble menciptakan teleskop Hubble .

sedangkan benda yang mendekati titik pengamatan menunjukkan spectrum biru. Itu artinya benda-benda luar angkasa kian hari semakin menjauhi satu sama lainnya atau dengan kata lain alam semesta semakin meluas. .PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA   Dalam hukum Fisika dikenal jika benda semakin menjauhi titik pengamatan akan menunjukkan spectrum merah.

PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA   Menurut Edwin Huble: Jika benda-benda angkasa semakin menjauh . berarti dahulunya benda-benda angkasa bermula dari sesuatu yang padu (satu) dan kemudian meledak dengan kecepatan yang luar biasa. para ilmuan menyimpulkan bahwa sesuatu yang padu (satu) itu haruslah bervolume nol. .

Lalu muncullah teori yang sangat terkenal yang disebut teori big bang (ledakan besar). Dengan kata lain sesuatu yang padu itu diciptakan.PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA    Jika suatu benda bervolume nol itu artinya sesuatu itu berawal dari ketiadaan. .

PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA   Sebelum Edwin Huble. Pendapat tentang alam semesta statis ini dikemukakan oleh para pendukung materialisme (atheis). Albert Einstein berpendapat bahwa ruang angkasa tidak statis melainkan terus meluas. tetapi pendapat itu disimpannya karena pada waktu itu pendapat yang mengatakan bahwa alam semesta bersifat statis (tidak berawal dan kekal) sangat populer. .

.PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA  tahun 1948 ahli fisaka Amerika George Gemof mengemukakan “seandainya alam semesta ini dulunya adalah satu dan kemudian meledak maka pasti ledakan besar itu meninggalkan sisa-sisa radiasi di ruang angkasa”.

.PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA  Pada tahun 1965 dua orang ilmuwan Arnold Pengias dan Robert Wilson menemukan sisa-sisa radiasi yang tersebar di ruang angkasa. Atas penemuannya itu. mereka berdua memperoleh hadiah Nobel.

. Melalui sensor-sensor yang dipasang di satelit (sensor kobe) mereka menangkap adanya radiasi sisa-sisa ledakan besar yang menyebar diseluruh ruang angkasa.FENOMENA ALAM SEMESTA   Pada tahun 1989 NASA meluncurkan satelit ke luar angkasa untuk meneliti tentang gejala radiasi alam semesta.

.FENOMENA ALAM SEMESTA    Penemuan ini menghebohkan dunia dan media masa. Newsweek bahkan dalam sampul majalahnya menulis : Science telah menemukan Tuhan. Fisikawan Inggris Stephen Hawking menyebutkan penemuan ini sebagai penemuan terbesar dalam bidang astronomi di abad ini bahkan mungkin sepanjang masa.

.PEMIKIRAN TTG ALAM SEMESTA  Para pakar ilmu fisika awal abad ke20 menyimpulkan bahwa alam semesta tercipta dari ketiadaan sebagai akibat goncangan vakum yang membuatnya mengandung energi yang sangat tinggi dalam singularitas yang tekanannya negatif.

PEMIKIRAN TENTANG MANUSIA .

ASAL USUL MANUSIA MENURUT ILMU PENGETAHUAN  Tidak bisa dipisahkan dari teori spesies baru yang berasal dari spesies lain yang telah ada sebelumnya melalui proses evolusi. .

Tingkat manusia kera. . Fosilnya ditemukan di Solo tahun 1891 yang disebut pithecanthropus erectus. Fosilnya ditemukan di Johanesburg Afrika Selatan tahun 1924 dan dinamai fosil Australopithecus.EVOLUSI MANUSIA MENURUT AHLI PALEONTOLOGI 1. 2. Tingkat pra manusia.

Manusia purba. yaitu homo walaupun spesiesnya dibedakan.EVOLUSI MANUSIA MENURUT AHLI PALEONTOLOGI 3. Fosil jenis ini ditemukan di Neander. yaitu tahap yang lebih dekat kepada manusia modern yang sudah digolongkan kepada genus yang sama. . karena itu disebut homo neanderthalesis dan kerabatnya ditemukan di Solo (homo soloensis).

.EVOLUSI MANUSIA MENURUT AHLI PALEONTOLOGI 4. Manusia modern atau homo sapiens yang telah pandai berpikir menggunakan otak dan nalarnya.

.PERENUNGAN TENTANG MANUSIA Perenungan tentang manusia telah dimulai sejak zaman filsafat Yunani Kuno.

. basah. dan panas. dingin. air. udara dan api dengan sifat-sifat yang dimilikinya yaitu kering.MANUSIA MENURUT HIPOCRATES  Hipocrates (460-370 SM) melihat manusia dimulai dari segi fisik yang banyak dipengaruhi pemikiran empedokles yang menganggap bahwa alam semesta ini tersusun dari 4 unsur yaitu tanah.

MANUSIA MENURUT HIPOCRATES  Maka Hipocrates berpendapat bahwa dalam diri manusia terdapat 4 macam sifat tersebut yang didukung oleh keadaan konstitusional yang berupa cairan-cairan yang ada di dalamnya. .

Sifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning). Sifat basah terdapat dalam melanchole (empedu hitam). Sifat panas terdapat dalam sangius (darah). 2. 3. .MANUSIA MENURUT HIPOCRATES yaitu: 1. dan 4. Sifat dingin terdapat dalam pleghma (lendir).

.MANUSIA MENURUT HIPOCRATES   Keempat cairan tersebut ada dalam tubuh dalam proporsi tertentu. maka orang itu akan normal (sehat) dan apabila keselarasan proporsi tersebut terganggu maka orang itu akan menyimpang dari keadaan normal atau sakit. Apabila cairan-cairan tersebut ada dalam tubuh dalam proporsi yang normal.

. Tubuh dilukiskan lebih rendah kedudukannya dari pada jiwa. Hidup manusia yang lebih ideal menurut Plato adalah melepaskan diri dari tubuh dengan segala kebutuhan dan keinginannya .MANUSIA MENURUT PLATO    Plato (428-348 SM) menyatakan bahwa manusia adalah mahluk yang terdiri dari tubuh dan jiwa yang diantara keduanya terdapat garis pemisah.

MANUSIA MENURUT ARISTOTELES  Aristoteles (350 SM) salah seorang murid Plato menyatakan bahwa jiwa manusia adalah mahluk yang berdiri sendiri dan berkembang menjadi bentuk yang menjadi lain yang tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang dapat dilepaskan dari tubuhnya. .

 Pembicaraan tentang manusia menurut para ahli filsafat tidak menemukan kesimpulan yang sama. pada umumnya mereka bergelut dengan argumentasi tentang keterkaitan antara tubuh. sedangkan esensi tentang manusia itu sendiri tidak dapat ditemukan secara meyakinkan . jiwa dan ruh manusia.

Para ahli berusaha mendefinisikannya sesuai dengan bidang kajian ilmu yang digelutinya.MANUSIA MENURUT ILMU PENGETAHUAN  Mencari makna manusia selanjutnya dilakukan melalui ilmu pengetahuan. .

dan sosial (superego). . Di dalam diri manusia terdapat unsur animal (hewani).MANUSIA MENURUT TEORI PSIKOANALISIS    Penganut Teori Psikoanalisis menyebut manusia sebagai homo volens (manusia berkeinginan). dan moral (nilai). yaitu makhluk yang memiliki interaksi antara komponen biologis (Id). rasional (akali). Dan perilaku manusia merupakan hasil interaksi tiga subsistem dalam kepribadian manusia Id. Ego dan Superego. psikologis (ego).

Id adalah tabiat hewani manusia. tidak bermoral dan tidak mau tahu dengan kenyataan.MANUSIA MENURUT TEORI PSIKOANALISIS    Id adalah bagian kepribadian yang menyimpan dorongan-dorongan biologis manusia—pusat instink (hawa nafsu—dalam kamus agama). . Id bersifat egoistis. Id bergerak berdasarkan prinsip kesenangan (pleasure principle). ingin segera memenuhi keinginannya.

Ego adalah mediator antara hasrat-hasrat hewani dengan tuntutan rasional dan realistik. . mewakili yang ideal. Ego-lah yang menyebabkan manusia mampu menundukan hasrat hewaninya Superego adalah polisi kepribadian.MANUSIA MENURUT TEORI PSIKOANALISIS    Ego berfungsi menjembatani tuntutan id dengan realitas dunia luar.

MANUSIA MENURUT TEORI PSIKOANALISIS  Superego adalah hati nurani (conscience) yang merupakan internalisasi dari norma-norma sosial dan kultural masyarakat .

MANUSIA MENURUT TEORI PSIKOANALISIS  dalam psikoanalisis perilaku manusia merupakan interaksi antara komponen biologis (Id). komponen psikologis (ego). dan komponen sosial (superego). atau unsur animal. akali. rasional. dan nilai). dan moral (hewani. .

MANUSIA MENURUT TEORI BEHAVIORISME   Teori Behaviorisme menyebutkan manusia sebagai homo mechanicus (manusia mesin). yaitu makhluk yang segala tingkah lakunya terbentuk sebagai hasil dari proses pembelajaran terhadap lingkungannya. tidak disebabkan oleh aspek rasional dan emosionalnya. .

MANUSIA MENURUT TEORI BEHAVIORISME Behaviorisme menganalisis manusia dari perilaku yang tampak saja.  Dalam pandangan behaviorisme manusia menjadi robot tanpa jiwa. tanpa nilai.  .

yaitu makhluk berfikir yang aktif yang selalu berusaha memahami lingkungannya.MANUSIA MENURUT TEORI KOGNITIF   Teori kognitif menyebut manusia sebagai homo sapiens (manusia berfikir). makhluk yang selalu berfikir. .

MANUSIA MENURUT TEORI HUMANISME   Teori humanisme menyebut manusia sebagai homo ludens (manusia bermain). . yaitu makhluk yang berperilaku untuk mempertahankan. dan mengaktualisasikan diri. meningkatkan.

Manusia tetap menjadi misteri yang paling besar dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan sampai sekarang.  Perdebatan mengenai siapa manusia itu di kalangan para ilmuwan terus berlangsung dan tidak menemukan satu kesepakatan yang tuntas. .

.KETERBATASAN MANUSIA MEMAHAMI DIRINYA SENDIRI 1. nenek moyang disibukkan untuk menundukkan alam sekitarnya. Pada zaman primitif. pembahasan tentang manusia terlambat dilakukan karena pada mulanya perhatian manusia hanya tertuju pada penyelidikan tentang alam materi.

ciri khas akal manusia yang lebih cenderung memikirkan hal-hal yang tidak kompleks. .KETERBATASAN MANUSIA MEMAHAMI DIRINYA SENDIRI 2. 3. multikompleksnya masalah manusia. Ini disebabkan oleh sifat akal manusia yang tidak mampu mengetahui hakikat hidup.

‫وهللا اعلم بالصواب‬ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful