KAPASITAS KALOR DAN KALOR JENIS LOGAM

II.

TUJUAN

• •

Menentukan Kapasitas Kalorimeter Alumunium Menentukan Kalor Jenis Suatu Logam

III.

LANDASAN TEORI

Kalor adalah energi dalam yang dipindahkan dari benda bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah ketika kedua benda disentuhkan (dicampur). Sedangkan energi dalam menyatakan total energi, yaitu jumlah energi kinetik dan energi potensial, yang dmiliki oleh seluruh molekul-molekul yang terdapat dalam benda.

Kalor (panas) berbeda dengan suhu walaupun keduanya berhubungan erat. Misalnya suatu panci air panas lebih banyak mencairkan es daripada nyala sebuah korek api. Jadi walaupun nyala korek api mempunyai suhu yang lebih tinggi tetapi menyimpan kalor yang lebih sedikit. Pengertian kalor adalah salah satu bentuk energi yang dapat berpindah karena perbedaan suhu.

Satuan Kalor Dalam SI, satuan kalor adalah joule (J). Satuan yang lain adalah kalori (kal). 1 kalori adalah jumlah panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 0C pada 1 gram air.

1 kal = 4,18 J = 4,2 J 1 J = 0,42 kal

Kapasitas Kalor Kapasitas kalor adalah banyak kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu suatu benda sebesar 10C

Dengan Q = Kalor yang diperlukan (J atau kal) C = kapasitas kalor (JK-1) ∆T = Kenaikan suhu (K atau 0C)

Kalor Jenis Kalor jenis adalah kapasitas kalor tiap satuan massa.

Sehingga jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikan suhu benda dituliskan dengan rumus :

yang mengalami perubahan suhu derajat dinyatakan oleh: Jika yang diketahui adalah kapasitas kalor benda maka: Perubahan suhu adalah .Hukum Kekekalan Energi kalor Dua buah benda yang suhunya berbeda jika bersinggungan suhunya akan menjadi sama. Benda yang suhunya lebih tinggi memberikan kalor kepada yang suhunya lebih rendah. oleh suatu benda bermassa m dam memiliki kalor jenis c. Kalorimeter adalah alat untuk mengukur kalor. Q. (Sri Sih Retning dkk. 69 – 72) Kalor yang diterima atau dilepas. sedangkan benda yang suhunya lebih rendah akan menerima kalor itu. Jumlah kalor yang diberikan sama dengan jumlah kalor yang diterima. 2003 . Misalnya untuk menentukan kalor jenis suatu zat.

yang semula didefinisikan sebagai jumlah energi yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur satu pound air dengan satu derajat Fahrenheit: 1 Btu = 252 kal = 1. Ini berarti benda melepas kalor.054 kJ . Umumnya kalorimeter digunakan untuk menentukan kalor jenis suatu zat.com/backup/Tugas%20Kuliah/Laporan%20kalor. 2. Pada setiap penyelesaian persoalan kalor (asas Black) lebih mudah jika dibuat diagram alirnya. 1999: 255) Menurut asas Black Kalor Yang Dilepas = Kalor Yang Diterima Catatan: 1. (Marthen Kanginan. Alat yang digunakan untuk mengukur kalor disebut kalorimeter. jika negatif maka Q negati. Jika kalor jenis suatubenda adalah kecil maka kenaikan suhu benda tersebut akan cepat biladipanaskan.doc Satuan As sehari-hari untuk panas adalah Btu (British thermal unit). tetapitergantung pada sifat dan jenis benda tersebut.contohskripsitesis. Kalor jenis suatu benda tidak tergantung dari massa benda.suhu akhir – shu awal Catatan : jika positif maka Q positif. Ini berarti benda menerima kalor. www.

panas jenis air adalah: cair = 1kal/g. Dalam praktikum kalorimetri media cair yang digunakan adala larutan air garam dan kopi.K Dengan cara yang sama.K = 4.K = 4. 1998: 598-603) Kalorimeter adalah salah satu cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang menghitung energi panas atau kalor. Dalam SI. namun variasi ini hanya 1 persen dari seluruh jangkauan temperatur dari 0 sampai 1000C.0F Pengukuran yang teliti menunjukkan bahwa panas jenis air berubah sedikit dengan temperatur. Pengertiannya : • 1 kalori adalah kalor yang dibutuhkan untuk menaikan suhu 1 gram air sebesar 10C. Tipler.K.Dari definisi awal kalori. (Paul A.0C = 1 kkal/kg.0C cair = 1 kkal/kg.1841 kJ/kg.1841 kJ/kg. satuan kalor adalah joule (J).dengan adanya kalor menyebabkan perubahan suhu atau bentuk wujudnya. panas jenis air dalam satuan AS sehari-hari adalah: cair = 1 Btu/lb. . dari definisi Btu. Biasanya perubahan yang kecil ini diabaikan dan panas jenis air diambil sebagai 1 kkal/kg. Satuan lainnya dari kalor adalah kalori (kal) dan kilokalori (kkal).

Tidak ada usaha yang dikerjakan oleh system atau lingkungan. karena suhu adalah ukuran dalam suatu derajat panas. Bahan yang dipindahkan dari atau ke suatu sistem dapat diukur dengan alat kalorimeter. sebagai akibatnya perubahan suhu lingkungan hanyalah karena kalor yang dipertukarkan antara air dan system. Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan 1 gram atau 1 kg zat sebesar 1ºC (satuan kalori/gram. Bila perpindahan energi terjadi karena suatu perbedaan temperatur maka. Kalor adalah tenaga yang mengalir dari suatu benda ke benda yang lain.• 1 kilokalori adalah kalor yang dibutuhkan untuk menaikan suhu 1 kilogram air sebesar10C Kalor adalah suatu bentuk energi yang diterima oleh suatu benda yang menyebabkan benda tersebut berubah suhu atau wujud bentuknya. Perubahan suhu ini diukur dengan sebuah thermometer dan kalor yang diperlukan dihitung dari massa dan kalor jenis yang diketahui. yang terdiri dari sebuah wadah cuplikan kecil yang dibenamkan dalam sebuah bejana luar yang lebih besar. Jumlah energi kalor yang diterima dalam suatu sistem sama dengan energi kalor yang diserap atau biasa kita sebut dengan Q lepas sama dengan Q terima. Kalor merupakansuatu kuantitas atau jumlah panas baik yang diserap maupun dilepaskan suatu benda. Dalam suatu zat pasti mempunyai kalor jenis yang berbeda. Kalor berbeda dengan suhu. kita mengatakan bahwa energi termal atau energi kalor yang dipindahkan .ºC atau kkal/kg ºC).

blogsome.kesuatu zat melalui kerja pada zat itu seperti: mengaduk suatu cairan. Jika suatu benda menerima / melepaskan kalor maka suhu benda itu akan naik/turun atau wujud benda berubah. benda yang dingin suhunya akan naik.com) Kalor adalah bentuk energi yang berpindah dari suhu tinggi ke suhu rendah.24 kalori Kapasitas kalor (H) adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan oleh zat untuk menaikkan suhunya 1ºC (satuan kalori/ºC). Ini merupakan konsep dasar perpindahan kalor.18 joule 1 joule = 0. Hal ini disebabkan karena adanya sesuatu yang berpindah dari benda panas kebenda dingin dan kita menyebutnya kalor.dan pengertian ASAS BLACK secara geris besar jumlah dari energi awal hasilnya sama dengan jumlah dari energi akhir. Sedangkan. (Bintoro in http://aabin. mengkompresikan suatu zat. Kalorimetri sangat berhubungan dengan ASAS BLACK. 1 kalori adalah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1ºC. . Jumlah kalor yang diserap pada suabenda sama dengan jumlah kalor yang diterima. 1 kalori = 4. Kalor selalu bverpindah dari temperatur tinggi menuju temperatur yang lebih rendah. Kalor jenis suatu benda atau suatu zat didefinisikan dengan bilangan yang menunjukkan berapa kalor yang diperlukkan untuk menaikkan 1 gram zat itu dalam derajat celcius Sebagaimana yang kita ketahui jika sebuah benda panas disentuh oleh benda yang dingin maka suhu benda panas tadi aan menurun.

(http/www\0258 Fis-1-1b. Dt Q = m .K. Biasanya perubahan yang kecil ini diabaikan dan panas jenis air diambil sebagai 1 kkal/kg. kalor uap.ºC atau kkal/kg ºC). kalor lenyap) ® t/kg Jadi kalor yang diserap ( â ) atau yang dilepas ( á ) pada saat terjadi perubahan wujud benda tidak menyebabkan perubahan suhu benda (suhu benda konstan ).1841 kJ/kg. kalor sublim. namun variasi ini hanya 1 persen dari seluruh jangkauan temperatur dari 0 sampai 1000C.L m = massa benda kg L = kalor laten (kalor lebur. Kalor yang digunakan untuk menaikkan / menurunkan suhu tanpa mengubah wujud zat: Q = H .K = 4.htm) Pengukuran yang teliti menunjukkan bahwa panas jenis air berubah sedikit dengan temperatur.kalor embun.Kalor jenis (c) adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan 1 gram atau 1 kg zat sebesar 1ºC (satuan kalori/gram.c Q = kalor yang di lepas/diterima H = kapasitas kalor Dt = kenaikan/penurunan suhu m = massa benda c= kalor jenis Kalor yang diserap/dilepaskan (Q) dalam proses perubahan wujud benda: Q=m. c . kalor beku. Dt H=m. .

3.K) 0.3 25. 4.9 .0301 0. 5.K) 1.0923 0.6 36.5 25. Kapasitas panas molar sama dengan panas jenis air (kapasitas panas per satuan massa) kali massa molar M (massa per mole): Kapasitas panas n mole zat dengan demikian adalah: Panas Jenis dan Kapasitas Panas Molar untuk Berbaga Padatan dan Cairan pada 200C No Zat Panas jenis (kJ/kg.K) Panas jenis (Kkal/kg.49 Kapasitas panas molar (J/ml.05 24.126 2. Aliminium Bismuth Tembaga Emas Es (-100C) 0.386 0.7 24.123 0.215 0. 2.Kapasitas panas per mole dinamakan kapasitas panas molar C m.0294 0.9 0.

Kalor jenis logam .2 111 28.18 0. Karena kapasitas panasnya yang sangat besar.4 0.9 24.0925 0. IV.4 24.128 0. 7.58 0.0305 0. 9.14 4. Air juga merupakan pendingin yang baik. Timah hitam Perak Tungsen Seng Alkohol (Ethyl) Raksa Air 0.2 Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa panas jenis air jauh lebih besar daripada panas jenis zat lain. 8.134 0. air adalah bahan yang baik sekali untuk menyimpan energi termis. 10.3 75. 11.6.233 0. 12.8 25.033 1 26. ALAT DAN BAHAN 2.0321 0.0558 0.387 2.

3. 12. 8. Termometer Beaker alumunium Isolasi pelindung Gelas kimia Neraca 4 lengan Klem universal Pembakar spritus Dasar statif Kaki statif Batang statif panjang Klem penjepit Batang statif pendek Bata . 7. 9. 5. 6. 8. 10. 4. 11. Kapasitas kalor 1. Termometer Beaker alumunium Isolasi pelindung Gelas kimia Neraca 4 lengan Klem universal Pembakar spritus Dasar statif Kaki statif Batang statif panjang Klem penjepit Batang statif pendek Batang gelas 14. 2. 7. 13. 5. 12. 2. 9. 6.1. 11. Kubus balok 1. 4. 13. 10. 3.

LANGKAH PERCOBAAN DAN GAMBAR PERCOBAAN 1. . Kapasitas kalor 1. massanya (mk).V. Langkah percobaan 1. Kalorimeter kosong ditimbang.

Suhu air kalorimeter dicatat (t2). 3. Kalor jenis logam 1. kemudian gantung kubus di dalam gelas kimia hinnga logam tercelup seluruhnya dan panaskan hingga mendidih (t1).7 gram = 0. 7.1317 kg . aduk perlahan-lahan hingga mereta kemudian catat suhunya (ta) Kalorimeter bersama air campuran ditimbang kembali (mk+c) 2. Kubus logam diikat dengan benang jahit kemudian timbang massanya (m1). Gelas kimia diisi dengan air hingga 1/3 bagian kemudian panaskan hingga mendidih. 6. Gelas kimia diisi dengan dengan air hingga 1/3 bagian. 2. kemudian timbang massanya (mk+a). 5. Kalorimeter diisi dengan air hingga ¼ bagian. 4. Beaker alumunium diisi dengan air ¼ bagian kemudian timbang (mk+a). Hasil Percobaan  Massa calorimeter kosong (mk) Mk = 131. Beaker alumunium ditimbang (mk). Air panas tadi dimasukkan ke dalam kalorimeter. 6. 4.2. catat suhu air (t2). Air diaduk-aduk dalam kalorimeter sampai suhunya tidak berubah lagi (t3). VI. Logam diangkat dari air mendidih kemudian masukkan ke dalam kalorimeter. 3. 5. Kapasitas Kalor 1. HASIL PENGAMATAN 1. Suhu kalorimeter dan air diukur (t1).

1894 kg  Massa air panas (mk+a – mk ) mk+a – mk = 0.0577 kg      Kalor jenis air ( cair ) = 1 kkal / kg K Suhu air + calorimeter ( t1) = 260 C Suhu air panas ( t2) = 850 C Suhu campuran( ta) = 53.260) .24 kalori Q Lepas = Q Terima ml .50 C Massa calorimeter + air campuran = 0. ck (ta –t1) + ma.0577 kg . Perhitungan Mol Aluminium = Massa aluminium/ Ar Aluminium = 62 gram / 27 = 2. c2 . K (490 .18 joule 1 joule = 0. 1 kkal/kg.2658 kg 2.1894 kg – 0. 1 kkal/kg. (850C – 490C) = C (490C – 260C) + 0.3 mol 1 kalori = 4.K. ca (ta– t1) 0. Massa air + massa kalorimeter (mk + a) mk + a = 189.4 gram = 0.0577 kg.1317 kg = 0. (t2 – ta) = mk .

ca (ta– t1) Setelah dicari mennggunakan rumus tersebut. ck (ta –t1) + ma.C = 1.486 J/K C = 77. Tetapi.60 J/mol K 3.0.0759.059 (28) 28K . Pembahasan Berdasarkan hasil percobaan yang telah didapat. (t2 – ta) = mk .37.85 kkal = 28.C + 0.3 J/mol K. seharusnya nilai kapasitas kalor yang didapatkan harus sama seperti pada tabel yaitu sebesar C = 24.60 J/mol K Jadi kapasitas kalorimeter alumunium adalah C = 77.059(28) 2.5 = 28 .7 kal/K C = 178. dari percobaan yang telah kami lakukan ternyata . C + 0. maka dapat ditentukan kapasitas aluminiumnya melalui perhitungan dengan mengunakan rumus : Q Lepas = Q Terima ml . c2 .198 kkal C = 0.0427 kkal/K C = 42.

Hasil Percobaan  Massa kubus logam m1 = 22. Kalor jenis logam 1.0224kg  Massa beker aluminium kosong mk = 61 gram = 0. Selain itu. Kapasitas kalor. pratikan juga kurang teliti dalam membaca alat ukur seperti termometer serta kasalahan kalibrasi pada neraca 4 lengan sehingga hal ini dapat mempengaruhi hasil dari percobaan yang dilakukan. Pernyataan tersebut juga mengandung arti bahwa banyaknya kalor yang dibutuhkan oleh seluruh benda untk menaikkan suhunya juga berbeda untuk zat-zat yang berbeda.1894 kg   Kalor jenis air cair = 1 kkal / kg K Suhu air calorimeter t2 = 260C .061 kg  Massa air + massa kalorimeter mk + a = 187. 2.4 gram = 0. Hal ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya pratikan tidak tepat takarannya dalam memasukkan air ke dalam kalorimeter. Setiap benda denga massa yang sama memerlukan sejumlah kalor yang berbeda untuk menaikkan suhu yang sama.4 gram = 0.hasil yang kami dapat berbeda dengan tabel. hal ini disebabkan kalor jenisnya berbeda.

3.215 kkal/kg K . Perhitungan Qlepas = Qterima ml . Pembahasan .   Suhu air panas t1 = 780C Suhu campurant3 = 800C Kalor jenis calorimeter alumunium ck = 0. ck (t3 – t2) + ma .215 kkal / kg K 2. (50– 25) + 0.062 kg .06 kkal/kg K Jadi. 0.06 kkal/kg K.0244kg . ca (t3 – t2) 0.39 kkal + 3. c2 (780C – 500C) = 0. 1 kkal/kg K .8174kg K c2 = 0. kalor jenis logam yang di dapat dari perhitungan adalah sebesar c 2 = 5. (t1 – t3) = mk . (55 0C – 25 0C) 0. c2 .75 kkal c2 = 5.215 kg .

Kalorimeter merupakan perhitungan tentang perpindahan panas dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah. seharusnya nilai kapasitas kalor yang didapatkan harus sama seperti pada tabel yaitu sebesar 0. nilai dari kapasitas kalor jenis maka akan semakin kecil.215 kkal/kg. yang disebabkan oleh massa. Begitu pula sebaliknya. Kalor jenis suatu benda tidak tergantung dari massa benda. dari percobaan yang telah kami lakukan ternyata hasil yang kami dapat berbeda. Semakin besar massa suatu zat. Tetapi. semakin besar perubahan suhunya. yang dipengaruhi oleh massa dan suhu. semakin kecil massa zat maka semakin besar pula nilai kalor jenisnya. ca (ta – t1) Setelah dicari mennggunakan rumus tersebut. c2 . kalor jenis zat. Jika kalor jenis suatu benda adalah kecil maka kenaikan suhu benda tersebut akan cepat bila dipanaskan. Q Lepas = Q Terima ml . (t2 – ta) = C (ta –t1) + ma. dan suhu. tetapi tergantung pada sifat dan jenis benda tersebut. maka semakin kecil pula nilai kalor jenisnya. suhu akhir dan suhu awal air yang tidak sama. Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya kalor jenis larutan adalah massa.Berdasarkan hasil percobaan maka dapat ditentukan kalor jenis logam melalui perhitungan dengan menggunakan rumus . Sedangkan untuk perubahan suhu. . Hubungan antara kalor air dan kalor tidak sama.

Kapasitas kalor • • • Kalor adalah energi yang mengalir dari sebuah benda ke sebuah benda yang lain karena adanya perbedaan temperatur diantara kedua benda tersebut. Kapasitas suatu zat didefinisikan sebagai jumlah kalor yang dibutuhkan oleh zat untuk menaikkan suhunya satu derajat Kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu benda satu satuan suhu.VII. Kalor jenis logam • • Kalor jenis (panas jenis) adalah kapasitas kalori tiap satuan massa. . Kesimpulan 1.Δt 2. 2. Kalor yang diperlukan untuk manaikkan suhu suatu benda sebanding dengan kenaikan suhu benda itu sendiri. agar data yang didapatkan lebih akurat. KESIMPULAN DAN SARAN 1. Saran 1. Dalam praktikum sebaiknya lakukanlah dengan teliti. Sebaiknya pratikan memahami dahulu langkah-langkah kerja yang akan dipraktikumkan. Kalor jenis dapat ditentukan dengan persamaan : c = Q / m. Untuk menentukan kapasitas kalor dapat menggunakan persamaan : • C = Q/ ΔT 2.

com/backup/Tugas%20Kuliah/Laporan%20kalor. Seribu Pena Fisika SMU Kelas 1.htm KALOR JENIS LOGAM Diposkan oleh Rahayu Larasatie di 22.doc Bintoro in http://aabin. Paul A. Jakarta: Erlangga www. untung aja para asisten yang laen ada yang care juga ya.3.14 . ! DAFTAR PUSTAKA Kanginan.contohskripsitesis.blogsome.. ya kami praktikum sendiri ikuti langkah percobaan dibuku panduan. 1999. Fisika Untuk Sains dan teknik Edisi Ketiga Jilid. Jakarta : Erlangga Tipler. Asisten G’ ada kabarnya kl G’ Masuk. 1998. Marthen. .com http/www\0258 Fis-1-1b.. kami dibimbing juga .

kalor yang jenis ini merupakan sifat khas suatu benda yang menunjukkan . Alat Beker Bunsen Tripot Erlenmeyer Kalorimeter Termometer Timbangan Tembaga Alumunium Air (Bahan) dan Glass Bahan (Bahan) (Bahan) C. Jadi secara umum kalor adalah sebuah bentuk energi dan bukan merupakan sebuah zat. sedangkan satuan lainya adalah kalori (kal). Menentukan perpindahan kalor akibat perbedaan suhu. Apabila suhu berbagai jenis benda dinaikkan dengan yang sama. Pengertian kalor Bila dua sistem yang suhunya berbeda beda bersentuhan satu sama lain. kemudian keempat bola di angkat dan di tempatkan diatas kepingan parafin.namun tidak sampai menembus parakin. Dasar Teori Sebelum abad ke 17. 2. Selanjutnya dinyatakan saja bahwa peubahan suhu adalah ”sesuatu” dari sebuah benda pada suatu suhu yang lebih tinggi ke sebuah benda pada suatu suhu yang lebih rendah dan “sesuatu” ini kita namakan kalor. kalor jenis suatu benda didifinisikan sebagai jumlah kalor yang di perlukan untuk menaikkan suhu 1 kg suatu zat sebesar 1 K. besi. Jadi kalor berpindah dari benda yang suhunya tinggi ke benda yang suhunya rendah. Kalor bukan zat tetapi kalor adalah suatu bentuk energi dan merupakan suatu besaran yang dilambangkan Q dengan satuan joule (J). Salah satu contohnya adalah empat buah bola masing – masing terbuat dari aluminium.A. Menentukan kalor jenis suatu logam. orang berpendapat bahwa kalor merupakan zat yang mengalir dari suatu benda yang suhunya lebih tinggi kebenda yang suhunya lebih rendah jika kedua benda tersebut bersentuhan atau tercampur. Maka suhu akhir yang di capai oleh kedua system tersebut berada di antara dua suhu permukaan tersebut. ternyata setiap benda menyerap energi kalor dengan besar berbeda. Tujuan 1. 1. Jika kalor merupakan suatu zat tertentu akan memiliki massa dan ternyata benda yang di panaskan masanya tidak bertambah. keempat bola tersebut akan mencapai kesetimbangan termal dengan air dan akan memiliki suhu yang sama dengan suhu air. kuningan dan timah yang memiliki massa sama ditempatkan dalam beker glass yang berisi air mendidih. 2. Kalor Jenis Berdasarkan fenomena tersebut. bola kuningan hanya melelehkan parakin sebagian sehingga bola tersebut masuk sampai kedalaman tertentu. B. setelah 15 menit.

84 3. jumlah energi yang diperoleh oleh sistem akan sama dengan jumlah energi yang dilepaskan oleh lingkungan. 15. Menurut Joseph Black besarnya kalor yang .215 0.0923 24 2.234 1. 2. Sebaliknya jumlah energi yang yang dilepaskan oleh sistem akan sama dengan jumlah energi yang yang diperoleh oleh lingkungan. 10. 5. 8.kemampuannya untuk menyerap kalor. 9. Zat Air Air laut Alumunium Besi Es Kaca Kuningan Air raksa Seng Spirtus Tembaga Gliserin Alkohol Minyak tanah Perak Timbal Kalor Jenis ( x 102 J/kg K ) 4. 14. tetapi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Oleh karena itu. pada perubahan suhu yang sama. 3.47 2.138 3. 7.504-0. 6.30 Hukum Termodinamika I menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.88 2.2 39.0 0.40 0. 4. 11. 16. 1. 13. 12.76 0.512 22 0. menurut definisinya kalor jenis dapat dinyatakan dalam persamaan sebagai berikut: Q = m . Δt Keterangan c = Kalor jenis benda ( J/kg K ) Q = Energi kalor ( J ) m = Massa benda ( kg ) Δt = Perubahan suhu ( K ) Kalor Jenis Zat No.02 0. c.

. besarnya kalor yang dilepaskan oleh reaksi pembakaran alkohol sama dengan besarnya kalor yang di terima oleh air dan wadah.dilepas akan sama dengan kalor yang di terima. Oleh karena itu.

Memanaskan kepingan alumunium sampai mencapai 80˚C-90˚C.Memasukkan Erlenmeyer kecil yang telah diisi dengan kepingan alumunium ke dalam beker glass. Melepaskan bagian dalam kalorimeter dan menimbangnya. kalor reaksi suatu reaksi kimia dapat ditentukan berdasarkan data perubahan entalphi pengukuran standar energi ikatan dan secara eksperimen. Menganalisis data yang diperoleh untuk menghitung panas jenis. . 8. Mengisi beker glass dengan air setinggi ± 2 cm dan memanaskannya dengan Bunsen yang telah disediakan. G. bila air raksa di panaskan dengan menyentuhkan termometer dengan benda yang lebih panas. istilah termometer berasal dari bahasa latin thermo yang berarti bahan dan meter yang berarti mengukur. menentukan kapasitas panas. Pengukuran jumlah kalor reaksi yang disaerap atau dilepaskan pada suatu reaksi kimia dengan eksperimen disebut calorimeter. . sedangkan pada percobaan 0. Mengulangi langkah nomor 2 sampai dengan nomor 6. 3. . Pembahasan Panas jenis adalah kapasitas panas. Dalam teori kalor jenis Alumunium=0. yang terdiri dari bola gelas dan pipa yang berisi sejumlah air raksa tertentu.Membuang air dalam kalorimeter dan menggantinya dengan air yang baru. . .Menimbang kalorimeter beserta airnya. Panas jenis suatu benda memiliki massa yang berbeda-beda tergantung pada energy panas yang dimiliki oleh benda.Memasukkan kepingan alumunium ke Erlenmeyer kecil yang dilengkapi dengan kawat pengait. Mengisi kalorimeter dengan air setinggi ± 1. 4.D. persatuan masa : satuan energi panas historis. Melakukan langkah-langkah tersebut sampai mendapatkan beberapa data. Termometer adalah alat yang di gunakan untuk mengukur (temperatur).Mengukur suhu air dalam kalorimeter. 9. menuangkan alumunium panas ke dalam air dalam kalorimeter yang sudah dimasukkan kembali ke selubungnya.5 cm. .Menimbang kepingan alumunium yang telah disediakan. ataupun perubahan suhu. dengan menggunakan hukum hess.207 kal/gr ˚C.0923 kal/gr ˚C. Termometer air raksa biasa. Ketika alumunium sudah mencapai suhu 80˚C-90˚C. Merangkai alat-alat seperti gambar di bawah: 2.Mengambil kepingan alumunium dari kalorimeter dan mengeringkan dengan Lap dan tissue sampai kering benar. Mencatat suhu yang tertera pada termometer. 10.075 kal/gr ˚C.215 kal/gr ˚C sedangkan pada percobaan 0. 5. dan memperhatikan suhunya sampai tidak berubah lagi. Prosedur Percobaan 1. 6. . air raksa lebih memuai dari pada gelas dan panjang kolom air raksa bertambah. Kalorimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuantitas panas/kalor. kalori mula-mula didefinisikan sebagai jumlah energy panas yang dibutuhkan untuk menaikkan temperature 1gram satu derajat celcius (atau satu Kelvin karena derajat celcius dan Kelvin besarnya sama). Dalam teori kalor jenis Tembaga=0. . mengaduk dengan adukan. 7. dan panas jenis suatu zat. .

Faktor yang mempengarunhi kesalahan tersebut adalah kelalaian dalam praktikum untuk mengukur berat kalorimeter yang sudah diisi air. sehingga harus dilakukan percobaan ulang yang cukup memakan waktu. keidaktelitian dalam membaca hasil pengukuran dalam praktikum ini. Angka kesalahan ini tergolong kecil. tetapi belum sempurna.7% dan pada percobaan kalor jenis tembaga sebesar 18.7% .Pada percobaan kalor jenis Alumunium terdapat kesalahan sebesar 3. sementara serta kurangnya pemahaman dalm menjalankan praktikum sehingga harus berulang-ulang membaca buku panduan praktikum dan meminta bantuan dari instruktur. .

misalnya bejana kalori meter. • Untuk menentukan perpindahan kalor akibat perbedaan suhu dengan menggunakan hukum kekekalan energi dimana dua zat yang suhunya berbeda di campurkan sehingga terjadi pertukaran kalor di antara ke dua zat tersebut sampai kedua zat itu sama. akan lebih mudah bila faktor m dan c di pandang sebagai satu kesatuan untuk menentukan jumlah energi kalor yang di peerlukan untuk menaikkan suhu satu benda sebesar 1K. . • Kalor jenis dapat dinyatakan dalam persamaan Q = m . c. Δt • Untuk suatu benda tertentu. • Kalor jenis suatu benda didifinisikan sebagai jumlah kalor yang di perlukan untuk menaikkan suhu 1 kg suatu zat sebesar 1 K. Kesimpulan • Secara umum kalor adalah sebuah bentuk energi dan bukan merupakan sebuah zat.H.

Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma .2009. Paul. Pengantar Termofisika. Marthen.com diunduh Rabu.I. 3 Oktober 2012 Kanginan. Jakarta : Erlangga Modul Praktikum Termofisika.Referensi Bintoro dalam http://aabin. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Suparno. 1999.blogsome. Seribu Pena Fisika SMU Kelas 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful