Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah Dasar

Posted on 3 Januari 2012 by Pakde sofa Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah Dasar Metode penelitian, secara umum diartikan sebagai cara ilmiah dalam memperoleh dan menganalisis data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Jika anda perhatikan pernyataan di atas, maka setidaknya akan anda jumpai empat kata kunci yang perlu diperhatikan; yaitu : cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah dapat diartikan suatu kegiatan penelitian yang didasarkan pada cirri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis. Rasional berarti suatu kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang logis, masuk akal,sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris, artinya cara-cara yang dilakukan dalam penelitian tersebut dapat diamati, dilihat dengan menggunakan indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang ditempuh atau dilakukan. (Anda dapat membedakan dengan cara-cara yang tidak ilmiah, misalnya mencari anak yang hilang di hutan atau mencari mobil yang hilang dengan cara datang keparanormal, ingin menjadi kepala sekolah atau lulus ujian datang ke dukun dan sejenisnya ). Sistemtis artinya, proses atau prosedur yang digunakan dalam penelitian tersebut menggunakan langkahlangkah tertentu yang bersifat logis. Data yang diperoleh melalui kegiatan penelitian tersebut adalah data empiris (teramati) yang mempunyai kriteria tertentu, yaitu valid, artinya menunjukan derajad ketepatan antara data yang sebenarnya terjadi pada obyek penelitian dengan data jumlah data yang dikumpulkan oleh peneliti. Sebagai contoh: pada suatu provinsi tertentu terdapat sejumlah 2000 anak yang tidak lulus ujian nasional, sementara seorang peneliti melaporkan hasil penelitiannya jauh di atas atau di bawah 2000. Data yang dilaporkan peneliti peneliti tersebut tidak valid. Demikian pula jika peneliti melihat suatu obyek penelitian berwarna merah, tetapi dilaporkan warna hijau. Seorang peneliti melihat ada seorang murid SD sedang menangis, kemudian ia membuat kesimpulan bahwa murid SD tersebut sedang sedih, padahal murid tersebut menangis karena senang memperoleh rangking terbaik di kelasnya. Data yang dilaporkan oleh peneliti bahwa warna merah dilaporkan hijau, murid menangis karena senang dilaporkan sedih, adalah merupakan data yang tidak valid. Untuk mendapatkan data yang valid dalam suatu penelitian sering mengalami kesulitan, oleh karena itu data yang telah berhasil dikumpulkan sebelum diketahui validitasnya , dapat diuji melalui pengujian reliabelitas dan obyektivitasnya. Pada umumnya apabila suatu data itu sudah reliable dan obyektif, maka kecenderungan data tersebut akan valid. Data yang sudah valid dapat dipastikan reliable dan obyektif. Reliabel berkenaan dengan derajad konsistensi / keajegan data dalam interval waktu tertentu. Sebagai contoh pada hari pertama interview, sumber data mengatakan bahwa jumlah siswa yang tidak lulus Ujian Nasional sebanyak 2000 siswa, maka besok atau lusa pun sumber data tersebut jika ditanya tentang jumlah siswa yang tidak lulus akan

mengatakan bahwa jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 2000 siswa. Demikian pula apabila kemarin sumber data mengatakan bahwa sebab ketidak lulusan siswa karena gurunya tidak kompeten, maka besok atau lusa sumber data juga akan mengatakan jawaban yang sama(guru tidak kompeten). Obyektivitas berkenaan dengan interpersonal agreement (kesepakatan yang menyangkut banyak orang). Apabila banyak orang yang menyatakan bahwa kegagalan bangsa Indonesia dalam membangun sumber daya manusia karena lemahnya sektor pendidikan, maka data tersebut adalah obyektif. Data yang reliabel belumlah tentu valid. Sebagai contoh: Kepala Sekolah Dasar sering menyatakan bahwa lulusannya tidak banyak yang melanjutkan ke Sekolah Lanjutan Pertama karena faktor ekonomi orang tua. Hal ini diucapkan secara konsisten tetapi berbohong, sehingga data tersebut terlihat reliable (konsisten) tetapi tidak valid. (padahal sebenarnya siswa tidak melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama karena lulusannya kurang kompeten; sudah berusaha mendaftar tetapi tidak diterima). Data yang obyektif juga belum tentu valid, misalnya sebagian besar dari kelompok orang menyatakan bahwa Si A adalah siswa yang paling malas belajar di sekolah, dan hanya sebagian kecil orang yang menyatakan bahwa si A rajin. Padahal yang benar justru yang hanya sebagian kecil yang menyatakan bahwa A adalah siswa yang rajin. Pernyataan sekelompok besar tersebut obyektif (disepakati banyak orang) tetapi tidak valid. Tujuan Penelitian Setiap penelitian memiliki tujuan tertentu. Secara umum tujuan penelitian adalah mencari kebenaran yang dapat dikategorikan menjadi tiga macam yaitu: penemuan, pembuktian dan pengembangan / peningkatan / perbaikan. Penemuan berarti data penelitian yang diperoleh dari penelitian itu adalah data yang betul-betul baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Pembuktian, berarti data yang diperoleh dari penelitian tersebut digunakan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengatahuan tertentu, dan Pengembangan/Pengingkatan/ Perbaikan berarti data yang diperolaeh dari penelitian tersebut digunakan untuk memperbaiki, memperdalam pengetahuan yang sudah ada. Penelitian pendidikan dapat bersifat penemuan, pembuktian dan peningkatan. Penelitian pendidikan yang bersifat penemuan misalnya, menemukan suatu metoda mengajar matematika yang efektif, efisien dan menyenangkan; menggunakan media pembelajaran yang tepat; Sistem evaluasi; Menemukan criteria guru Sekolah Dasar yang professional dan lain sebagainya. Penelitian pendidikan yang bersifat pengembangan, misalnya : mengembangkan metoda mengajar yang telah ada sehingga akan lebih efektif, Penerapan system evaluasi yang lebih tepat. Penelitian pendidikan yang bersifat pembuktian, misalnya membuktikan keraguraguan terhadap

metode mengajar yang dilakukan orang lain apakah akan efektif jika digunakan oleh kita sendiri. Melalui penelitian, manusia dapat memanfatkan hasilnya. Secra umum data yang telah diperoleh dari hasil penelitian dapat digunakan untuk memahami, mengantisipasi dan memecahkan masalah. Memahami memiliki arti memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak dapat diketahui dan selanjutnya dapat diketahui, mengantisipasi berarti mengupayakan agar tidak terjadi / muncul masalah dan memecahkan berarti mengatasi masalah. Penelitian yang dapat digunakan untuk memahami masalah, misalnya : penelitian tentang sebab-sebab mengapa setelah 62 tahun Indonesia merdeka, tetapi sumber daya manusia kita kalah denga sumber daya negara-negara tetangga, mengapa negara yang kaya sumberdaya alam, tetapi rakyatnya banyak yang miskin, mengapa banyak mahasiswa yang kuliah tetapi banyak yang bodoh. Penelitan yang bersifat antisipasi, misalnya : penelitian untuk mencari cara agar pembelajaran anak Sekolah Dasar lebih efektif, penelitian untuk mencari solusi agar setelah pengumuman ujian atau kelulusan anak-anak tidak melakukan coret-coret atau turun dijalanan. Penelitian yang bersifat memecahkan masalah, misalnya : penelitian untuk menemukan model pendidikan yang efektif , yang dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dikemukakan bahwa, metode penelitian pendidikan dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk memperoleh data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan melalui cara tertentu sesuai dengan cirri pengetahuan, sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, mengantisipasi dan memecahkan masalah dalam bidang pendidikan. Apabila data penelitian tersebut digali dari sumber data yang ada di Sekolah Dasar, maka metode penelitian pendidikan tersebut dapat dimaknai sebagai metoda penelitian pendidikan di Sekolah Dasar. Jenis-Jenis Penelitian Pendidikan Secara umum penelitian pendidikan dapat dikategorikan menurut bidang penelitian, tujuan enelitian, metode penelitian, tingkat eksplanasi dan waktu penelitian. Menurut bidangnya, penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian akademis,penelitian profesional dan penelitian institusional Penelitian Akademik adalahn penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa dalam membuat skripsi, tesis, disertas. Penelitian ini merupakan sarana edukatif, sehingga lebih mementingkan validitas internal (caranya yang harus betul). Variabel penelitian terbatas serta kecanggihan analisis disesuaikan dengan jenjang pendidikan S1, S2, S3 Penelitian Profesional adalah penelitian dilakukan oleh orang yang berprofesi sebagai peneliti (termasuk dosen). Tujuannya dalah mendapatkan pengetahuan (ilmu, teknologi dan seni) baru. Variabel penelitian lengkap, kecanggihan analisis

penelitian komparatif dan penelitian assosiatif. sedangkan penelitian terapan adalah penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah. penelitian eksperiment. evaluation research. Penelitian dasar pada umumnya dilaksanakan pada laboratorium yang kondisinya dapat dikontrol dengan ketat. adalah penelitian yang bertujuan menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Penelitian dilakukan dengan cara yang betul (validitas intern) dan hasilnya dapat berguna untuk pengembangan ilmu. menguji dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah praktis. Penelitian terapan dilakukan dengan tujuan menerapkan. mengemukakan bahwa sebenarnya sulit untuk membedakan antara penelitian murni (dasar) dengan penelitian terapan secara terpisah. penelitian terapan (applied research). Menurut Jujun S.disesuaikan dengan kepentingan masyarakat ilmiah.masalah kehidupan. Penelitian Institusional adalah penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan untuk pengembangan lembaga. Hasil penelitian akan sangat berguna bagipimpinan untuk pembuatan keputusan. maka penelitian dilanjutkan menjadi penelitian terapan. Hasil penelitian lebih menekankan pada validitas eksternal (kegunaan). Dari segi tujuan. Dari level of explanation dapat dibedakan menjadi penelitian deskriptif. metoda penelitian survey dan metoda penelitian naturalistik Gay (1977). Setelah ilmu tersebut digunakan untuk memecahkan masalah. variabel lengkap (kelengkapan informasi) dan kecanggihan analisis disesuaikan untuk pengambilan keputusan). Berdasarkan tujuan penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian dasar (basic research). policy research. penelitian expostfacto. Dari segi waktu pelaksanaan penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian cross sectional dan longitudinal. penelitian sejarah. Penelitian pengembangan. Jadi penelitian dasar/murni berkenaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu. dan penelitian pengembangan (research and development). menyatakan bahwa penelitian dasar/murni. Dilihat dari segi metode penelitian dapat di bedakan menjadi penelitian survey. memiliki kecenderungan menemukan peluang untuk bisa tidaknya suatu ilmu atau suatu produk yang dihasilkan dapat digunakan atau tidak Borg dan Gall (1988). Jenis-jenis penelitian juga dapat diklasifikasikan berdasarkan tujuan dan tingkat kealamiahan (natural setting) dari obyek yang diteliti. penelitian naturalistic. Suriasumantri (1985). action research dan research and development (R & D). Selanjutnya jika dilihat dari tingkat kealamiahan. metoda penelitian dapat dibedakan menjadi metoda penelitian eksperimen. Penelitian dasar memiliki tujuan untuk mengembangkan teori dan tidak memperhatikan kebermanfaatan yang langsung bersifat praktis. penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian murni dan terapan. menyatakan bahwa penelitian dan pengembangan (research and development) merupakan metoda penelitian yang digunakan untuk . karena keduanya berada pada garis kontinum.

Metoda penelitian naturalistic/kualitatif. maka dapat dikemukakan bahwa yang termasuk dalam metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian eksperimen dan survey. Berdasarkan jenis-jenis penelitian sebagaimana tersebut di atas.mengembangkan atau memvalidasi produk/ hasil-hasil dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. sedangkan yang termasuk dalam metode penelitian kualitatif yaitu metode penelitian naturalistic . digunakan peneliti untuk meneliti pada tempat yang alamiah dan peneliti tidak membuat perlakuan. pada umumnya penelitian R & D bersifat longitudinal (melalui beberapa tahap). Setelah suatu produk teruji. Metoda survey digunakan untuk memperoleh data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan). Penelitian untuk basic research pada umumnya menggunakan metode eksperimen dan kualitatif. dan applied research memiliki tujuan untuk menemukan pengetahuan yang secara praktis dapat diterapkan. Sebagai contoh: pengaruh ruang kelas ber AC terhadap efektivitas pembelajaran. tes. Metode penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu. menyatakan: One way to bridge the gap between research and practice in education is to Research and Development. kualitatif dan eksperimen.Penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menemukan. maka dapat diaplikasikan. Filed under: Penelitian. Untuk penelitian analisis yang dapat menghasilkan produk yang bersifat hipotetik. dapat digunakan eksperimen atau action research. karena peneliti dalam mengumpulkan data bersifat emic. metode penelitian eksperimen sangat tidak alamiah/natural karena tempat pelaksanaan penelitiannya dilaboratorium dalam kondisi yang terkontrol sehingga tidak terdapat pengaruh dari luar. Sering terjadi. wawancara dan sebaginya (perlakuan tidak seperti dalam eksperimen). penelitian terapan juga dapat digunakan untuk mengembangkan produk/hasil. tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data. PGSD | 5 Komentar » Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola Posted on 2 Januari 2012 by Pakde sofa Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola . applied research menggunakan eksperimen eksperimen dan survey dan R & D menggunakan survey. mengembangkan dan memvalidasi suatu hasil. Selanjutnya untuk menguji saatu produk yang masih bersifat hipotetik tersebut. Proses pengujian produk dari hasil eksperimen tersebut dinamakan penelitian terapan (applied research). Misalnya dengan mengedarkan angket. yaitu berdasarkan pandangan dari sumber data bukan pandangan peneliti. Dalam bagian lain Borg dan Gall (1989). dimana penelitian dasar memiliki tujuan untuk “to discover new knowledge abaout foundamental phenomena”. Dilihat Dari waktu penelitian. Penelitian dan pengembangan dapat digunakan sebagai jembatan dari penelitian dasar(basic research) menuju penelitian terapan (applied research). sering digunakan penelitian dasar (basic research).

yaitu menyusun hipotesis Pengalaman-pengalaman seseorang berguna untuk mencoba melakukan pemecahan masalah yang sedang dihadapi. agar dapat dicapai pengetahuan yang benar. dalam arti bahwa cara-cara baru itu memiliki kredibilitas yang lebih baik dari cara-cara sebelumnya. Paling tidak percobaan untuk memecahkan masalah mulai dilakukan sesuai dengan pengalaman yang relevan. Pengetahuan yang benar dapat dicapai manusia melalui pendekatan non ilmiah dan pendekatan ilmiah.Dalam mencari kebenaran. Cara berfikir semacam ini mengambil ruang di antara berfikir deduktif dan berfikir induktif. Ketidakpuasan masyarakat terhadap cara-cara unscientific. yaitu berfikir refleksi. tetap bersifat terbatas pada kemampuan akalnya. The felt need. general value the conclusion. Pendekatan ilmiah menuntut dilakukannya cara-cara atau langkah-langkah tertentu dengan urutan tertentu. kemudian melahirkan cara berfikir yang disebut reflective thinking. yaitu menetapkan masalah Kebutuhan yang dirasakan pada tahap the felt need di atas. Selanjutnya orang memadukan cara berfikir deduktif dengan cara berfikir induktif. the hypothesis. menyebabkan masyarakat menggunakan cara berfikir deduktif. concluding belief. bagaimana bentuknya serta bagaimana pemecahannya. Proses berfikir refleksi ini pernah diperkenalkan John Dewey melalui langkah-langkah berikut ini: The felt need. . c. manusia tidak membatasi dirinya. terutama dalam menyikapi kebenaran masingmasing. Hasrat ingin tahu menusia akan terpuaskan jika memperoleh pengetahuan mengenai hal yang dipertanyakannya dan pengetahuan yang diingingkannya adalah pengetahuan yang benar. menempatkan dan membatasi permasalahan atau kebutuhan tersebut. yaitu apa sebenarnya yang sedang dialaminya. selanjutnya diteruskan dengan merumuskan. collection of data as avidance. The problem. Kebenaran melalui Penelitian Ilmiah Sejarah umat manusia untuk menemukan kebenaran. dan cara berfikir induktif. karena itu ia hanya mampu berteori dan berhipotesis. The hypothesis. yaitu adanya suatu kebutuhan Seseorang merasakan adanya suatu kebutuhan yang mendorong perasaannya sehingga dia berusaha mengungkapkan kebutuhan tersebut b. Namun kedua cara ini juga tidak memuaskan banyak orang. walaupun kebenaran yang dapat dicapai dengan usahanya sendiri itu. berkembang dari waktu ke waktu kearah suatu cara penemuan yang lebih baik. Langkah-langkah yang diungkapkan oleh John Dewey tersebut mengandung makna sebagai berikut: a. Namun pada tahap ini kemampuan seseorang hanya sampai pada jawaban sementara terhadap pemecahan masalah tersebut.

manusia telah berhasil menerangkan berbagai gejala yang menampak dan menunjukkan pada kita sebab-musabab yang sebenarnya dari satu atau serentetan akibat. rasionalitas jawaban pada hipotesis mulai dipertanyakan. e. juga tidak puas dengan hukum-hukum dan teori-teori yang juga dibuat orang sebelumnya. f. Seorang penulis telah merumuskan pengertian penyelidikan di sini sebagai “a method of study by which through the careful and echaustive investigation of all acertaineble evidence bearing upon a definable problem. maksudnya kasus yang telah diuji hipotesisnya. Sebab akibat bukan satu masalah gaib. hukum-hukum yang ada. Penyelidikan adalah penyaluran hasrat ingin tahu manusia dalam taraf keilmuan. yaitu merekam data untuk pembuktian Tak cukup memecahkan masalah hanya dengan pengalaman atau dengan cara berteori menggunakan teori-teori. Ini berarti orang harus merekam data di lapangan dan mengujinya sendiri. tidak saja berwujud teori. we reach a solution to that problem”. bukan suatu permainan kira-kira. Kegiatan analisis tersebut dilengkapi dengan kesimpulan yang mendukung atau menolak hipotesis. tetapi juga kesimpulannya dapat berlaku umum terhadap kasus yang lain di tempat lain dengan kemiripan-kemiripan tertentu dengan kasus yang telah dibuktikan tersebut untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang. Concluding Belief. jelas dan dikontrol. yaitu memformulasikan kesimpulan secara umum Kontruksi dan isi kesimpulan pengujian hipotesis di atas. konsep dan metode yang hanya berlaku pada kasus tertentu.d. yaitu membuat kesimpulan yang diyakini kebenarannya Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada tahap sebelumnya. Collection of Data as Avidance. maka dibuatlah sebuah kesimpulan. Penyaluran sampai pada taraf setinggi ini disertai oleh keyakinan bahwa ada sebab bagi setiap akibat. kegiatan ini disebut dengan analisis. Sejalan dengan sikap itu. kompleks gejala maupun penyebabnya. maka metode penyelidikan hanya akan menarik dan membenarkan suatu kesimpulan apabila telah dibentengi dengan bukti-bukti yang meyakinkan. Melalui penyelidikan Ilmiah Cara mencari kebenaran yang dipandang cara ilmiah adalah melalui metode penyelidikan. Dengan sikap yang berbeda ini. bukan pula suatu yang diterima atas otoritas. g. yaitu hipotesis yang dirumuskan tadi. Masyarakat kemudian tidak puas dengan pengalaman-pengalaman orang lain. Karena itu pendekatan hipotesis dianggap tidak memadai. General Value the Conclusion. Kemudian data-data ini dihubung-hubungkan satu dengan lainnya untuk menemukan kaitan satu sama lain. dimana kesimpulan itu diyakini mengandung kebenaran. bukti-bukti mana dikumpulkan melalui prosedur yang sistematik. . Karenanya orang membutuhkan informasi dan berbagai data untuk kebutuhan tersebut. dan bahwa setiap gejala yang nampak dapat dicari penjelasannya secara ilmiah. Permasalahan manusia dari waktu ke waktu telah berkembang dari yang sederhana menjadi yang sangat kompleks. Salah satu alternatif adalah membuktikan sendiri hipotesis yang dibuatnya itu.

dengan pengertian tentang hubunganhubungan itu. . Ditinjau dari segi ini maka dapat dikatakan bahwa metode penyelidikan yang bersifat ilmiah terdiri dari kegiatan yang sistematik dan terkontrol secara empirik terhadap sifat-sifat dan hubunganhubungan antara berbagai variabel yang diduga terhadap fenomena yangdiselidiki. Anda dapat mengadakan ramalan-ramalan ataupun kontrol terhadap sifat-sifat fenomena. Ketika pada suatu waktu seseorang menghadapi sesuatu persoalan dan dengan cara yang sistematik berusaha memecahkan ersoalan itu. Artinya. Kalau dia hanya mengumpulkan keterangan dan mencoba mengklasifikasi keterangan-keterangan itu. Secara sangat terbatas (dan tidak tepat). Jawaban pertanyaan ini tidak perlu selalu diberikan dalam bentuk definisi. maka kemungkinan besar ia telah berada di tengah-tengah persoalan ilmiah serta penerapkan metode pemecahan yang bersifat ilmiah. tetapi bila dia telah mencoba menyusun sebuah teori dan caracara pendekatan untuk emecahkan persoalan itu. maka ia telah berada di tengah-tengah persoalan ilmiah. pada tahap ini ia akan lebih memperhatikan kemungkinan menemukan sifat-sifat umum yang dapat dipandang sebagai hukum. maka Anda berusaha memberikan gambaran tentang sifat fenomena yang diselidiki. Dengan jalan menunjukkan hubungan pengertian satu dengan pengertian yang lain. dan apakah yang disebut ilmu pengetahuan. Penemuannya itu kemudian dapat dirumuskannya sebagai sebuah teori. yaitu kekeramatan sarjana tua yang maha tahu. Untuk lebih terurai dapat dikatakan bahwa teori yang menjadi tujuan kegiatan ilmiah itu adalah serangkaian pengertian yang menjadi satu kebulatan sistematik. kaidah. banyak orang melihat perwujudan kehidupan ilmiah pada sarjana-sarjana yang mengurung diri dalam laboratorium yang dikelilingi dengan alat yang aneh. Sesungguhnya kehidupan ilmiah terdapat dimana-mana. misalnya).Sejauh ini kita berbicara tentang metode ilmiah. Pada tahap pertama dia mengambil sikap yang statis. sebaiknya kita mencoba memahami pandangan dan fungsi ilmu pengetahuan karena hal ini akan membawa kita di tengah-tengah pengertian sifat ilmiah. Mungkin sekali sudah beberapa kali timbul pertanyaan apakah sebenarnya sifat ilmiah itu. Pengertian itu bersangkut paut dalam arti bahwa masing-masing pengertian berhubungan dengan fenomena yang diselidiki. atau seorang yang lahir dengan kemampuan intelegensi yang luar biasa sehingga tidak patut dibandingkan dengan manusia-manusia biasa. pada tahap kadua dia mengambil yang inamik. Dari uraian itu dapat diketahui bahwa apabila Anda seorang ilmuwan akan berusaha menemukan perumusan tentang berbagai pengertian yang satu sama lain saling bersangkut paut. Fungsi yang dijalankannya tidak hanya pragmatis dalam arti kata pada akhirnya ia menghasilkan sebuah benda konkrit (mesin. dalil ataupun generalisasi terhadap fenomena yang berada dalam bidang yang diselidikinya. sebutlah itu sebuah teori untuk memecahkan persoalan. dilaksanakan oleh hampir setiap orang terhadap hampir semua hal yang dikenal manusia. yang diperlukan dalam memahami dan meramalkan fenomena yang menjadi persoalan. dia baru berada di tepi. atau seorang yang berhasil menjadi insinyur.

terkontrol. karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. (5) pengolahan data. Langkah-langkah penelitian ilmiah secara umum dimaksud adalah sebagai berikut: a. dan perasaan. (4) pengumpulan data. bias. (2) penetapan postulat dan hipotesa. Dengan kata lain langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian pada dasarnya sejalan dengan langkah-langkah berfikir ilmiah. Kegiatan itu pada dasarnya bermaksud membentengi dalam menarik kesimpulan sebagai suatu kebenaran dengan mengajukan bukti-bukti yang meyakinkan yang dikumpulkan melalui prosedur yang sistematik.Sebagai jalan untuk memecahkan suatu masalah. serta akhirnya (7) publikasi hasil penyelidikan. (3) penetapan metode kerja. Pendekatan Ilmiah Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah. Artinya. Dengan pendekatan ilmiah Anda akan berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah. Perumusan dan pembatasan masalah serta tujuan penelitian b. Langkah-langkah pemecahan masalah melalui penyelidikan ilmiah ini. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internalnya. orang mempergunakan cara-cara berfikir reflektif dengan prosedur yang disesuaikandengan tujuan dan sifat penyelidikan. dan (6) penyimpulan penyelidikan. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. sikap penyelidik adalah sikap yang tidak bersifat sepihak (subjektif) melainkan sikap objektif. yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji oleh siapa saja yang menghendaki untuk mengujinya. bertolak dari prosedur berfikir ilmiah seperti disebutkan di atas. cara penyimpulannya bukan subjektif. Dewasa ini penemuan kebenaran yang paling mungkin memberikan pengetahuan yang benar dalam arti yang sesuai dengan objeknya (objektif). jelas. melainkan objektif. dan dapat dipertanggungjawabkan. yaitu penelitian yang sistematik dan terkontrol berdasar atas data empiris. langkah-langkahpada pokoknya terdiri dari (1) perumusan masalah dan tujuannya. melalui kegiatan penelaahan atau studi kepustakaan . Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. sampai batas tertentu. jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil ajeg (consistent). diakui umum. Merangkai dan menetapkan kerangka teori sebagai titik tolak pemikiran. Kegiatan penelitian dilakukan sebagai usaha untuk menjawab pertanyaan mengapa sesuatu dikatakan demikian atau mengapa harus demikian. dilakukan melalui kegiatan penyelidikan.

Menguji hipotesis untuk merumuskan kesimpulan sebagai hasil penelitian diiringi pula dengan penjabaran implementasi-implementasi hasil penelitian yang dapat dipergunakan dalam menghadapi kenyataan-kenyataan yang berhubungan dengan bidang yang diselidiki dalam kehidupan sekarang dan di masa mendatang. lengkap dengan teknik dan alat pengumpul datanya. a. termasuk juga menentukan sumber data (populasi dan sampel) f. Publikasi hasil penelitian dalam bentuk dan tata tulis ilmiah agar mudah dikomunikasikan dengan pihak yang memerlukannya. maka akan diperoleh hasil yang ajeg (konsisten). Sifat penelitian Ilmiah Sebelumnya. Hipotesis dirumuskan sebagai jawaban atas kesimpulan sementara dari masalah yang dihadapi dan masih harus diuji kebenaran atau ketidakbenarannya. h. bias. dan perasaan. e. Berfikir skeptis. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Anda berusaha memperoleh kebenaran ilmiah. Dengan pendekatan ilmiah. Cara menyimpulkannya secara objektif. Artinya. Teori berkembang melalui penelitian ilmiah. Berfikir analitis adalah sikap yang mendasarkan pada analisis dalam setiap . yaitu penelitian yang sistematis dan terkendali berdasarkan pada data empiris. Langkah-langkah penelitian yang sistematis dan terkendali telah terpolakan dan sampai batas tertentu. Merumuskan hipotesis sebagai dugaan pemecahan yang bersifat sementara berdasarkan kerangka konsep. Teori dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internalnya. yaitu memiliki sikap skeptis. Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. Memilih dan menetapkan metode atau cara kerja. jika penelitian ulang dilakukan orang lain dengan langkahlangkah serupa dan pada kondisi yang sama. bukan subjektif. analitis. yaitu selalu mencari fakta atau bukti yang mendukung setiap pernyataan b. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang karena pendekatan tidak dipengaruhi oleh kaykinan pribadi. perlu diperhatikan bahwa individu yang akan melaksanakan suatu karya ilmiah hendaknya telah berpola pikir ilmiah. Pengumpulan dan pengolahan data atau analisis data g.c. yang merupakan juga sebagai kesimpulan umum yang akan dirumuskan apabila ternyata benar. dan kritis. baik mengenai aspek-aspek yang bersifat teoritis maupun praktis. yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji siapapun. Merumuskan kerangka konsep sebagai gambaran umum kemungkinan pemecahan masalah d. diakui umum.

Ada dua kriteria untuk mengukur kadar keilmiahan suatu penelitian. Kemampuannya untuk memberi pemahaman (understanding) tentang pokok permasalahan yang diteliti b. suatu metode dipilih dengan mempertimbangkan kesesuaiannya dengan obyek studi dan bukan sebaliknya. Secara ilmiah. menyusun proposal penelitian. yaitu sampai suatu kesimpulan yang sama dapat dicapai jika data yang sama dikemukakan di lain tempat dan waktu Persyaratan umum untuk melakukan kegiatan penelitian ilmiah dapat ditempuh dengan cara: a. dalam keilmuan terdapat pula istilah metode (dalam bahasa Yunani.persoalan dan memilih yang relevan serta utama c. Sistem disini adalah suatu susunan yang berfungsi dan bergerak. Berencana Penelitian harus memiliki unsur kesengajaan yang sebelumnya telah direncanakan dan memikirkan tahap-tahap yang harus dilalui. Sifat ilmiah atau tidak ilmiah suatu penelitian erat hubungannya dengan metode penyimpulannya. Setiap usaha yang dinyatakan sebagai usaha ilmiah harus berdasarkan system dan metode tertentu yang menjadi pedoman. Berfikir kritis. Selain system. misalkan melakukan studi pendahuluan. arti metode adalah terkait dengan masalah cara kerja agar dapat memahami obyek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. yaitu setiap memecahkan persoalan selalu berpijak pada logika dan objektivitas data atau fakta. jadi. c. Sistematasi dalam dunia ilmu berarti hasil suatu usaha menemukan asas pengaturan dan merupakan titik tolak untuk penemuan baru yang dihasilkan kemudian. yaitu: a. dan lolos dari proses pengujian). yakni: . Kemampuannya untuk meramalkan (prodictive power). Mengikuti Konsep Ilmiah Kegiatan penelitian mulai dari awal sampai akhir harus mengikuti metode berfikir ilmiah. tugas ilmu dan penelitian adalah identik. Dalam suatu penelitian. logis. Sistematis Penelitian harus dilakukan menurut pola atau sistematika tertentu agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan b. yaitu berupa fakta-fakta yang diperoleh secara obyektif (nyata. Suatu penelitian dilakukan dan disimpulkan melalui suatu prosedur sistematis dengan menggunakan pembuktikan yang meyakinkan. dan seterusnya. baik dalam menemukan teori pendukung maupun melakukan pemecahan masalah atau analisis data. “Methodos”) yang berarti jalan atau cara. Hal tersebut terkait dengan adanya tugas ilmu dan penelitian yang berhubungan erat.

Meramalkan Dengan hasil analisis serta teori yang telah diolah. empiris.a. Pada perkembangannya. dengan penelitian desktriptif. Menyusun teori Maksud menyusun teori di sini adalah mencari dan merumuskan tata cara. istilah empiris dan kritis mengacu pada persyaratan bagi peneliti untuk menguji pendapat subyektif terhadap realitas yang obyektif dan hasilnya terbuka untuk penelitian lebih lanjut. Seorang pakar mendefinisikan penelitian ilmiah sebagai suatu penyelidikan yang sistematis. Mengendalikan Akhirnya. Anda perlu mengingat bahwa penelitian merupakan penyelidikan yang sistematis dan ditujukan untuk menyediakan informasi yang berguna bagi penyelesaian permasalahan permasalahan yang ada. Rumusan masalah harus rinci. Konsep klasik menghendaki bahwa penelitihan harus dibimbing oleh teori dan hipotesis. Namun. Melakukan deskripsi Ilmu dan penelitian bertugas menggambarkan secara jelas dan akurat permasalahan yang dihadapi b. ilmu dan peneltian harus mampu mengendalikan peristiwa dan gejala yang ada. Permasalahan dan tujuan penelitian harus didefinisikan secara jelas dan tidak ambigu. yaitu penelitian eksplorasi dan deskriptif. terkendali. Anda berupaya mendeskripsikan atau mengemukakan ciri-ciri tentang sesuatu dan bagian deskripsi akan memberi manfaat untuk membangun teori sebelumnya. ilmu dan penelitian bertugas membuat ramalan. prediksi. ada dua jenis penelitian yang kurang atau belum memerlukan hipotesis. mencakup unsur-unsur yang akan diteliti . 1986. Lebih lanjut. dalil. Anda masih belum cukup pengetahuan tentang suatu bidang dan berencana melakukan eksplorasi. atau hokum yang menghubungkan antara kondisi yang saru dengan kondisi lainnya d. Terkendali maksudnya pengamatan dikendalikan dan penjelasan-penjelasan alternatif mengenai hasilnya diabaikan. estimasi. terutama dalam penelitian bisnis. 10). Kemudian. Syarat Penelitian Ilmiah: a. Menerangkan Ilmu dan penelitian bertugas menjelaskan dengan rinci kondisi-kondisi yang melatarbelakangi suatu peristiwa atau permasalahan c. Pada penelitian eksplorasi. dan kritis mengenai fenomena alam yang dibimbing oleh teori dan hipotesis mengenai hubungan-hubungan yang diduga antar fonomena (Kerlinger. ataupun proyeksi tentang gejala-gejala yang mungkin timbul di kemudian hari e.

dan probabilitas kesalahan dalam uji statistik harus diduga sehingga tingkat relevansi kesimpulan yang akangditarik tinggi e. dan menginterpretasikan data. Dari perilaku atau kegiatan-kegiatan terlepas yang dilakukan oleh siswa atau guru umpamanya. dalam mengumpulkan. Kesimpulan harus didukung oleh data dan hasil analisis yang akurat. Dalam rumusan Kerlinger tersebut ada tiga hal penting dalam suatu teori. Validitas data.b. (3) teori menjelaskan dan memprediksi fenomena-fenomena. proposisi. peneliti dapat memberikan penjelasan umum tentang hubungan di antara perilaku atau kegiatan pembelajaran. . Penelitianpenelitian tersebut difokuskan pada menemukan hubungan-hubungan yang bersifat spesifik. Banyak penelitian sosial yang tidak berorientasi pada teori. konstruk. karena lebih bersifat umum dan menjelaskan. Dari penjelasana-penjelasan umum tersebut terbentuk prinsip-prinsip dasar. tetapi penelitian yang menformulasikan dan menguji teori memiliki nilai yang lebih tinggi. Suatu teori dapat menjelaskan dan meramalkan fenomena-fenomena alamiah. kriteria signifikansi. Prosedur penelitian yang digunakan harus jelas dan terbuka kemungkinan bagi peneliti lain untuk mengulangi penelitian c. (2) teori menegaskan hubungan di antara sejumlah variabel. yaitu: (1) suatu teori dibangun oleh seperangkat proposisi dan konstruk. Kesimpulan harus terbatas pada masalah yang diteliti tanpa memasukkan unsur pengalaman pribadi peneliti yang tidak relevan dengan permasalahan penelitian Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola Tujuan akhir suatu ilmu adalah mengembangkan dan menguji teori. Kerlinger (1986) menyatakan bahwa “………… A theory as a set of interrelated construct and propositions that specify relations among variables to explain and predict phenomena”. yang kesemuanya akan membentuk teori. dalil. Pencarian Ilmiah Pencarian ilmiah (scientific inquiry) adalah suatu kegiatan untuk menemukan pengetahuan dengan menggunakan metode-metode yang diorganisasikan secara sistematis. Pengertian ilmiah berbeda dengan ilmu. menganalisis. Dengan penelitian harus terencana dan sistematis agar hasilnya nantiobyektif dan valid d. Ilmu merupakan struktur atau batang tubuh pengetahuan yang telah tersusun. Analisis data harus memadai untuk mengungkapkan permasalahan danmetode analisis yang digunakan harus sesuai dengan problem penelitian. Penelitian demikian tetap berharga. sedang ilmiah adalah cara mengembangkan pengetahuan. Mengenai teori ini Fred N.

Menguji hipotesis dan menarik kesimpulan. misalnya:Metode Diskusi akan menimbulkan keaktifan siswa di dalam kelas . dan lima langkah berfikir reflektif dari John Dewey. Misalnya Anda ingin mencobakan berbagai metode dalam pembelajaran yang dapat menimbulkan keaktifan siswa di dalam kelas. 2. Anda diajak untuk menelaah contoh pengaplikasian dari langkahlangkah tersebut. misalnya: Metode apa saja yang tepat digunakan untuk meningkatkankeaktifan siswa di dalam kelas? 3. McMillan dan Schumacher (2001) membaginya atas empat langkah. State the hypothesis to be tested 3. Selanjutnya fasilitas apa saja yang mendukung untuk menumbuhkan keaktifan siswa. Collect and analyze data. yaitu: 1. Merumuskan dan membatasi masalah Selanjutnya Anda mencoba merumuskan dan membatasi permasalahan. Menyusun hipotesis 4. Interprete the result and draw conclusions about the problem Hampir sama dengan McMillan dan Schumacher. Untuk memperjelas tentang langkah-langkah penelitian yang sudah diungkapkan oleh para ahli. Mengidentifikasi masalah Anda harus menghimpun masalah apa saja yang mengakibatkan anak yang aktif di kelas itu hanya sebagian kecil. Menyusun hipotesis Hipotesis disusun oleh Anda sesuai dengan perumusan masalah. and 4. Merumuskan dan membatasi masalah 3. Dengan permasalahan tersebut langkah-langkah yang harus ditempuh oleh Anda ialah: 1. serta metode apa saja yang harus digunakan dalam menumbuhkan keaktifan siswa. atas lima langkah yaitu: 1. Define a problem 2. John Dewey membagi langkahlangkah pencarian ilmiah yang disebutnya sebagai “reflective thinking”. seringkali dijadikan sebagai dasar dari langkah langkah utama penelitian. Mengidentifikasi masalah 2.Metode ilmiah merupakan suatu cara pengkajian yang berisi proses dengan langkahlangkah tertentu. Empat langkah pencarian ilmiah dari McMillan dan Chumacher. Mengumpulkan dan menganalisis data 5.

Laporan dari pencarian berpola berisi perpaduan antara argument-argumen yang didukung oleh data dengan proses nalar. mencoba menggabungkan ide-ide dan metode-metode. yang akhirnya Anda harus menyimpulkannya dari pembuktian hipotesis tersebut. sedang antropologi menggunakan metode kualitatif. bukan hanya menunjukkan pengkajian yang sistematik. kemudian menuangkan ide-ide dan metode tersebut dalam suatu prosedur yang baku. yaitu melalui: kebetulan. umpamanya banyak menggunakan metode eksperimen. Tiap disiplin ilmu mempunyai cara pencarian sendiri yang sesuai dengan karakteristik disiplin ilmunya. merupakan suatu prosedur pencarian dan pelaporan dengan menggunakan cara-cara dan sistematika tertentu. karena sebelumnya kebenaran itu tidaklah diketahui. penemuan . prasangka. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » Penemuan Kebenaran Melalui Pendekatan Non Ilmiah Posted on 2 Januari 2012 by Pakde sofa Penemuan Kebenaran Melalui Pendekatan Non Ilmiah Ada beberapa cara dalam menemukan kebenaran melalui pendekatan non ilmiah. Pencarian Berpola Pencarian berpola (disciplined inquiri). tindakan. Penemuan Kebenaran secara kebetulan Suatu peristiwa yang tidak disengaja kadang-kadang ternyata menghasilkan suatu kebenaran yang menambah perbendaharaan pengetahuan manusia. Pencarian berpola bukan merupakan suatu pencarian yang bersifat sempit dan mekanistis.4. trial and error. Filed under: Penelitian. Sepanjang sejarah manusia. Mengumpulkan dan menganalisis data Setelah Anda mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi misalnya. spekulatif. tetapi mengikuti prosedur formal yang telah standar. Bidang sains. akal sehat. yang disusun dan dipadatkan menghasilkan kesimpulan yang berbobot. tetapi juga pengkajian yang sesuai dengan disiplin ilmunya. Prosedur pencarian ini pada tahap awalnya bersifat spekulatif. Pencarian berpola terutama dalam ilmu sosial termasuk pendidikan. dan intuisi. maka Anda harus menganalisis seluruh data yang sudah terkumpul 5. Menguji hipotesis dan menarik kesimpulan Menguji hipotesis merupakan langkah yang harus ditempuh oleh Anda yaitu untuk membuktikan tentang efektifitas dari penggunaan metode diskusi dalam mengaktifkan siswa di dalam kelas. otoritas. dan juga kualitatif. 1. penelitian dan pengembangan. disertai penjelasan dan alasan yang kuat. Pendidikan kebanyakan menggunakan metode eksperimen.

yang kebenarannya semula tidak diduga oleh yang bersangkutan. tanpa rasa putus asa sehingga akhirnya sebagai suatu surprise dari serangkaian percobaan itu ditemukan suatu kebenaran. Penemuan secara kebetulan diperoleh tanpa rencana. Bagi ilmu. Penemuan coba-coba (trial and error) diperoleh tanpa kepastian akan diperolehnya sesuatu kondisi tertentu atau pemecahan sesuatu masalah. karena suatu kebetulan selalu berada dalam keadaan yang tidak pasti. dan banyak di antaranya yang sangat berguna. Pemecahan terjadi secara kebetulan setelah dilakukan serangkaian usaha. . Demikian dilakukan terus percobaan demi percobaan dan kegagalan demi kegagalan. walaupun selalu menemukan kegagalan dan akhirnya menemukan suatu kebenaran disebut cara kerja trial and error. Contoh lain. akhirnya diketahuilah bahwa kina merupakan obat penyembuh demam yang disebut malaria. kemudian kita tepuk-tepuk dan ternyata jalan lagi. Anda pasti pernah membaca atau mendengar. meskipun sebenarnya tidak mengetahui dengan pasti tentang sesuatu yang ingin dicapainya sebagai tujuan dalam melakukan percobaan itu. Oleh karena itu cara ini tidak dapat diterima sebagai cara ilmiah dalam metode keilmuan untuk menggali kebenaran pengetahuan. Penemuan kebenaran dengan trial and error Mencoba sesuatu secara berulang-ulang. tidak pasti serta tidak melalui langkah-langkah yang sistimatik dan terkendali (terkontrol). Kemudian diketahuilah bahwa air yang berwarna hitam itu ternyata disebabkan oleh sebatang pohon kina yang tumbang di hulu sungai sebagai sebab yang sebenarnya dari kesembuhan orang tersebut. Cara menemukan kebenaran seperti tersebut diatas bukanlah cara yang sebaikbaiknya. Setelah berulang kali meminum air sungai yang terasa pahit itu. daripada yang mendahuluinya. datangnya tidak dapat diperhitungkan secara berencana dan terarah. usaha yang berikut biasanya agak lain. dilakukan lagi percobaan ulangan yang mengalami kegagalan pula. cara tersebut tidak mungkin membawa perkembangan seperti diharapkan. Contoh ini tidak bisa berlaku dalam setiap beker mati untuk bisa hidup kembali. 2.secara kebetulan itu banyak terjadi. Penemuan secara kebetulan pada umumnya tidak efisien dan tidak terkontrol. Dari satu percobaan yang gagal. salah satu contoh penemuan secara kebetulan adalah tentang peristiwa yang dialami seorang Indian yang menderita penyakit demam dengan panas yang tinggi. ternyata secara berangsurangsur yang bersangkutan menjadi sembuh. karena manusia bersifat pasif dan menunggu. Dari kejadian yang tidak disengaja atau kebetulan itu. yaitu lebih maju. pernahkan Anda memperoleh pengalaman ketika jam beker berhenti. Dengan cara ini seseorang telah aktif melakukan usaha untuk menemukan sesuatu. Kebenaran yang menambah perbendaharaan pengetahuan. Usaha coba-coba pada umumnya merupakan serangkaian percobaan tanpa kesadaran akan pemecahan tertentu. Yang bersangkutan dalam keadaan tidak berdaya terjatuh pada aliran sebuah sungai kecil yang airnya kelihatan berwarna hitam.

Pendapat-pendapat seperti itu kerapkali . walaupun lebih banyak mengandung unsurunsur untunguntungan. kemasyarakatan. Banyak pendapatnya yang diterima sebagai kebenaran. berbagai pendapat yang dikemukakannya dipandang sebagai kebenaran. tiada lain arena yang bersangkutan dipandang ahli dibidangnya sehingga mampu meyakinkan tentang kebenaran teorinya walaupun tidak bertolak dari pembuktian ilmiah melalui fakta fakta pengalaman. ekonomi dan lain-lainnya. Oleh karena itulah maka cara trial and error tidak dapat diterima sebagai metode keilmuan dalam usaha menggungkapkan kebenaran ilmu. Kembali ke masa lampau. karena pendapat tersebut tidak diasalkan dari penelitian. yang pada giliran berikutnya melalui trial and error telah mengantarkan yang bersangkutan pada keberhasilan menemukan basil atau kuman penyakit Tuberculose (TBC). Sukarno sebagai presiden di zamannya dengan berbagai teorinya mengenai politik. Dengan kata lain cara ini terlalu bersifat meraba-raba. Orang tersebut memiliki kewibawaan yang besar di lingkungan masyarakatnya.Anda mungkin masih ingat salah satu contoh yang dicobakan oleh Robert Kock dengan mengasah kaca hingga terbentuk sebagai lensa. 3. kacakaca itu diasah tanpa mengetahui tujuannya. tidak pasti dan tanpa pengertian yang jelas. pendapat otoritas ilmiah itu tidak selamanya benar. Penemuan kebenaran melalui otoritas atau kewibawaan Di dalam masyarakat. walaupun berlakunya terbatas selama jangka waktu tertentu. Anda pasti mengenal teori evolusi dari Darwin. yang selama ini diakui kebenarannya oleh banyak orang. Di samping itu banyak tokohtokoh sejarah yang karena memiliki otoritas atau kewibawaan di lingkungan masyarakatnya. Di samping itu cara tersebut kerap kali memerlukan waktu yang lama karena kegiatan mencoba itu tidak dapat direncanakan. kerapkali ditemui orang-orang yang karena kedudukan pengetahuannya sangat dihormati dan dipercayai. Pendapat-pendapat mereka sering diterima orang tanpa diuji. Otoritas ilmiah adalah orang-orang yang biasanya telah menempuh pendidikan formal tertinggi atau yang mempunyai pengalaman kerja ilmiah dalam sesuatu bidang yang cukup banyak. Ada kalanya. misalnya sebagai pemimpin atau pemuka adat atau ulama dan lain-lainnya. yang mampu memperbesar benda-benda yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. pendapat mereka itu kemudian ternyata tidak benar. Sebagaimana dikatakan di atas cara ini sudah menunjukkan adanya aktivitas manusia dalam mencari kebenaran. Kepercayaan pada pendapatnya itu tidak saja karena kedudukannya di dalam masyarakat itu. tetapi dapat juga karena keahliannya dalam bidang tertentu. Kiranya jelas. bahwa pendapat-pendapat sebagai hasil pemikiran yang demikian itu akan benar kalau premise-premisenya benar. atau bahkan sering. karena dipandang benar. Misalnya Hitler dengan teorinya tentang ras Asia sebagai ras yang terbaik di dunia. tidak terarah dan tidak diketahui tujuannya. Akhirnya ternyata lensa yang ditemukannya itu telah mendasari pembuatan mikroskop. terutama karena tidak memberikan jaminan untuk sampai pada penemuan kebenaran yang dapat mengembangkan ilmu secara sistematik. melinkan hanya didasarkan atas pemikiran logis. Namun.

Menurut Conant yang dikutip Kerlinger (1973:3) akal sehat adalah serangkaian konsep (concepts) dan bagan konseptual (conceptual schemes) yang memuaskan untuk penggunaan praktis bagi kemanusiaan. terutama dalam merangsang dan memberi landasan bagi usaha penemuan-penemuan baru di kalangan orang-orang yang menyangsikannya. yang memungkinkan penggunaan cara spekulatif dalam menanam sejenis tanaman di tanah gambut. Akal Sehat Akal sehat dan ilmu adalah dua hal yang berbeda sekalipun dalam batas tertentu keduanya mengandung persamaan. Sebagai tenaga pendidik. Contoh lain. walaupun tanpa meyakini bahwa pilihannya itu sebagai cara yang setepattepatnya. akan tetapi setelah panen ternyata hasilnya tidak sama dengan yang aslinya. 4.berguna juga. sehingga kemungkinan gagal lebih besar daripada keberhasilan menemukan kebenaran sebagaimana diharapkan. Dari penanaman yang cukup banyak untuk jangka waktu tertentu. Di atas telah dikemukakan bahwa cara ini mengandung unsur untung-untungan yang sangat dominan. mendengar atau mengalami tentang . Penemuan Kebenaran secara spekulatif Cara ini mengandung kesamaan dengan cara trial and error karena mengandung unsur untung-untungan dalam mencari kebenaran. 5. namun dapat pula menyesatkan. Ada beberapa petani yang mencoba menanam ubi Cilembu diluar daerah Sumedang dengan harapan bisa menghasilkan ubi yang manis. sehingga tidak efektif untuk dipergunakan dalam mengungkapkan kebenaran ilmiah. Dalam hubungan ini sering ditemui orang yang pandangan atau intuisinya tajam. Akan tetapi cara inipun tidak dapat diterima sebagai cara ilmiah dalam metode keilmuan karena lebih banyak diwarnai oleh subjektivitas dari orang yang mengemukakan pendapat tersebut. Anda pernah melihat. bagi Anda yang hidupnya dalam lingkungan pertanian pernah mengenal ubi Cilembu yang terkenal karena manisnya. Dalam prakteknya seseorang telah memulai dengan menyadari masalah yang dihadapinya. Cara spekulatif seperti itu tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Kemudian tanpa meyakini betul-betul tentang ketepatan salah satu alternatif yang dipilihnya ternyata dicapai suatu hasil yang memuaskan sebagai suatu kebenaran. Setelah diolah ternyata mengalami kegagalan. Unsur untung-untungan itu mengakibatkan cara menemukan kebenaran lebih bersifat meraba-raba. Oleh karena itu cara ini dapat dikatagorikan sebagai trial and error yang teratur dan terarah. karena masih memerlukan teknologi yang lebih canggih untuk pengolahan tanahnya. Konsep adalah kata-kata yang menyatakan abstraksi yang digeneralisasikan dari hal-hal yang khusus. Bagan konsep adalah seperangkat konsep yang dirangkaikan dengan dalildalil hipotesis dan teoritis. ternyata dihasilkannya suatu kebenaran bahwa jenis tanaman tersebut dapat tumbuh subur di atas tanah gambut atau sebaliknya. dan mencoba meramalkan berbagai kemungkinan atau alternatif pemecahannya. Dengan kata lain yang bersangkutan memilih salah satu dari beberapa kemungkinan pemecahan masalah itu. Salah satu contoh dari untung-untungan adalah ketika pemerintah menyediakan proyek penanaman tahan gambut untuk ditanami dengan pohon yang produktif. Walaupun akal sehat yang berupa konsep dan bagan konsep itu dapat menunjukkan hal yang benar.

Prasangka Pencapaian pengetahuan secara akal sehat diwarnai oleh kepentingan orang yang melakukannya. Dengan akal sehat orang cenderung kearah pembuatan generalisasi yang terlalu luas. Pada abad ke-19 menurut akal sehat yang diyakini oleh banyak pendidik. Penemuan ilmiah ternyata membantah kebenaran akal sehat tersebut. orang memberikan penilaian tanpa didahului sesuatu renungan.hukuman dan ganjaran dalam pendidikan. Pendekatan Intuitif Dalam pendekatan intuitif orang menentukan “pendapat” mengenai sesuatu berdasar atas “pengetahuan” yang langsung atau didapat dengan cepat melalui proses yang tak disadari atau yang tidak difikirkan lebih dahulu. orang cenderung mempersempit pengamatannya karena diwarnai oleh pengamatannya itu. M. Orang sering cenderung melihat hubungan antar dua hal sebagai hubungan sebabakibat yang langsung dan sederhana. Dalil-dalil seseorang yang a-priori cocok dengan penalaran.Pd . Hal yang demikian itu menyebabkan akal sehat mudah beralih menjadi prasangka. 7. belum tentu cocok dengan pengalaman atau data empiris. Orang sering tidak mengendalikan keadaan yang juga dapat terjadi pada keadaan lain.Novi Resmini. Dengan jatuhnya benda angkasa tersebut Anda langsung percaya bahwa di atas bumi ada berbagai benda yang satu waktu bisa turun ke bumi. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » PERKEMBANGAN TULISAN SISWA SEKOLAH DASAR Posted on 19 Oktober 2011 by Pakde sofa PERKEMBANGAN TULISAN SISWA SEKOLAH DASAR Dra. Di sini tidak terdapat langkahlangkah yang sistematik dan terkendali. Dengan akal sehat. sehingga potensi anak dapat berkembang lebih baik. 6. Dengan intuisi. kemudian merupakan prasangka. hukuman adalah alat utama dalam pendidikan. Anda mungkin sempat menyaksikan televisi tentang jatuhnya benda angkasa yang menghantam beberapa rumah sampai hancur. Hasil-hasil penelitian dalam bidang psikologi dan pendidikan menunjukkan bahwa bukan hukuman yang merupakan alat utama dalam pendidikan. melainkan ganjaran. padahal sesungguhnya gejala yang diamati itu merupakan akibat dari berbagai hal. dan cenderung mengkambing-hitamkan orang lain atau menyokong sesuatu pendapat . sedangkan dengan ganjaran dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Metode yang demikian itu biasa disebut metode a-priori. Pencapaian pengetahuan yang demikian itu sukar dipercaya. Melalui hukuman dapat berdampak rasa tertekan pada anak. Filed under: Penelitian.

berkaitan dengan sebuah tulisan tidak hanya bagaimana si penulis menyampaikan sebuah gagasan tentang subyek yang dipilihnya. Oleh karena itu. penulis. Pelaksanaan pengajaran menulis di sekolah dasar terutama di kelas satu dan dua tidak dapat dipisahkan dari membaca permulaan. ada pula yang benar-benar luar biasa. Jadi. Agar bermakna. Pada usia 2 atau 3 tahun seorang anak sudah memiliki “specific ideas” (gagasan khusus) untuk bahasa tulis dan bagaimana mengoperasionalkan hal itu melalui membaca dan menulis. Jadi. Seorang anak (siswa) akan mengembangkan kemampuan “menulis” sesuai dengan keragaman pengalaman dan teknik-teknik menulisnya sendiri. ada yang secara bersinambungan. Kemampuan menulis tidak diperoleh secara alamiah tetapi melalui proses belajar mengajar. Pada mulanya tulisan anak berkembang melalui beberapa cara. Menulis merupakan keterampilan yang sangat kompleks bagi seorang anak. bisa dibaca. Siswa harus dilatih mengamati lambang bunyi tersebut. Sedangkan untuk tingkat sekolah dasar sebaiknya dalam setiap hari itu sebaiknya disediakan waktu sekitar 40 sampai 45 menit untuk menulis. harus mempertimbangkan pembaca atau audiens yang akan membaca tulisannya. tetapi bagi anak dalam usia tersebut sudah bermakna. keterampilan-keterampilan dan strategi-strategi yang harus menyertainya. . yaitu menulis permulaan dan menulis lanjutan. tidak terlepas dari perkembangan tulisan anak-anak sebelum mereka memasuki jenjang di kelas satu sekolah dasar. Dengan kata lain. proses belajar menulis permulaan ini dilaksanakan setelah siswa mampu mengenal huruf-huruf yang diajarkan. walaupun membaca dan menulis merupakan dua kemampuan yang berbeda. memahami setiap huruf sebagai lambang bunyi tertentu sampai dapat menuliskanya sampai benar. ada yang membosankan.Pengajaran menulis di sekolah dasar diharapkan dapat membekali siswa dengan kemampuan menulis yang baik. guru harus menyediakan waktu untuk kegiatan “menulis” bagi para siswanya secara berkesinambungan setiap harinya minimal 40 sampai 45 menit untuk tingkat sekolah dasar. Pembelajaran menulis di SD dibagi menjadi dua tahap. Oleh karena itu. pengetahuan. Hanya saja hasil tulisan yang telah ditulis itu belum bermakna. melalui hasil tulisannya. Melihat kenyataan itu maka “membaca dan menulis” harus dikembangkan sejak dini dan bersamaan. Menulis akan beranalogi dengan proses berpikir. tetapi tulisan itu harus mampu mengoperasikan pemaparan. Perkembangan kemampuan menulis terbentuk sejalan dengan keterampilan membaca. Menulis bersifat produktif sedangkan membaca bersifat reseptif. Berbicara tentang pengajaran menulis permulaan di SD. Tentu bukanlah hal yang mudah bagi seorang guru untuk mengajarkannya. berurutan. Anak yang belajar mencoret-coret di atas kertas dalam usia tiga setengah tahun bisa dikatakan sudah mulai belajar menulis. dalam rangka membina kemampuan menulis siswa. keterampilan menulis hendaknya dibina dan dikembangkan secara berkesinambungan setiap harinya. Untuk dapat menuliskan huruf sebagai lambang bunyi siswa harus berlatih dari cara memegang alat tulis serta menggerakkan tangan dangan memperhatikan apa yang harus ditulis (digambarkan). dan menggunakan ejaan yang tepat dan kaidah-kaidah gramatikal yang benar. Dengan demikian. guru harus mampu secara konstan menilai perkembangan kemampuan anak/siswa yang ada hubungannya dengan perkembangan kemampuan menulis.

Sejalan dengan perkembangan tulisan anak-anak. Pada akhirnya. Dalam hal ini mereka dengan cepat mempelajari konvensi bahasa tulis. Guru seharusnya duduk dekat dengan siswa secara individu . Anak kelas satu ingin menulis. dan perkembangan tulisan anak-anak kelas tinggi. Guru dapat membedakan dan mengevaluasi perubahan tulisan yang berlangsung selama tahun pertama dengan mendata contoh-contoh pekerjaan siswa dan menyimpanya. serta upaya-upaya penugasan yang dapat merangsang siswa aktif menulis sehingga siswa mendapat kesemapatan latihan menulis. ini merupakan kesempatan yang penting untuk seoramg anak ketika menghapus atau mencoret tulisan pada kertas untuk pertama kali. Calkins juga menyatakan guru-guru TK dan guru-guru kelas satu hendaknya menciptakan situasi menulis yang menarik.guru hendaknya menciptakan situasi pembelajaran yang dapat mengajari anak/siswa dapat berpartisipasi aktif dan mengembangkan beragam teknik menulis menurut cara mereka. dan kelas 6 sekolah dasar. Secara tidak langsung anak dibina pula penggunaan kebahasaannya untuk menaati asasi kaidah-kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Calkins (1986) menyatakan bahwa anak-anak berpengetahuan awal tentang tulisan. Mereka memiliki kecenderungan melihat mereka sendiri sebagai penulis. 5. yaitu kelas 4. Untuk penulis-penulis kelas satu. menyiapkan tulisan merupakan hal-hal yang sangat terbatas atau pada dasarnya tidak dijumpai sampai mereka mengetahui bahwa lembar yang dihapus dari tulisan mereka dapat dibaca dengan mudah. tanda baca. guru diharapkan membekali dirinya dengan kemampuan menulis. siswa memiliki keterampilan menulis sebagai salah satu kiat berbahasa dan atau kemampuan berkomunikasi melalui bahasa ragam tulis.. Anak-anak kelas satu mempunyai keinginan untuk menuliskan idenya pada lembaran kertas dan mengeluarkan pendapatnya yang masih ada di otak mereka. menulis. Kegiatan menulis tampaknya mengalir dari hasil yang tampa kualitas dan setelah draft pertama ditulis. dan menulis lagi. Bahkan sampai saat ini keinginan yang kuat untuk memulai dan menyelesaikan lembaran dalam waktu singkat masih ada. serta kaidah-kaidah gramatika. Misalnya dengan menyiapkan kertas dan amplop untuk menulis surat atau kertas indeks untuk menempelkan objek-objek di ruangan. Misalnya. Perkembangan Tulisan Siswa Kelas Rendah Perkembangan tulisan anak-anak setelah masuk di kelas satu dan dua sekolah dasar banyak bergantung pada kreativitas guru. Guru pun dituntut memiliki kemampuan memilih metode yang sesuai sehingga dapat merangsang kreativitas siswa. 2 dan kelas 3 sekolah dasar. Anak-anak kelas satu sekarang sudah mengenal lembaran sebuah draft yang memerlukan pengolahan untuk memperbaiki bacaan dan akhirnya dapat dianggap sebagai penulis. penggunaan ejaan. Dalam masa menulis biasanya bagi pemula menulis tiga atau empat baris. Oleh karena itu. berikut ini akan dibahas perkembangan tulisan anak-anak di kelas 1. Beberapa guru berpendapat menulis adalah keterampilan yang tidak diajarkan di TK. A. beberapa anak cemas untuk memulai lagi. Oleh karena itu.

terbuka untuk mendapatkan perhatian yang sama seperti menyiapkan makan pagi dan membersihkan kamar tidur. dan (6) menulis. Siswa kelas tinggi sekolah dasar pada proses menulisnya. Secara lebih rinci dan sistematis Farris (1993:202) menunjukkan profil kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengarang berdasarkan proses dan kegiatan menulisnya. (5) menumbuhkan kesadaran terhadap pemenuhan elemen tulisan yang baik. Satu kata yang salah ejaanya dapat menyebabkan siswa akan melemparkan kertas itu sebelum mencoba menulis lagi. siswa yang lain mungkin memilih cerita yang mirip tentang binatang dengan harapan guru akan memuji harapan mereka. Di kelas dua menulis dapat dibedakan. Bahkan tanda salah yang kecil pun dapat menyebabkan anak membuang kertas dan memulai lagi. (2) menunjukkan kesadaran adanya pembaca. (3) mengawali cerita dari berbagai bagian. Bagi anak-anak lain. dan tujan penulisan (Kroll dan Wells dalam Tan. (4) menunjukkn rasa simpati.1986). pembaca. (2) berpikir abstrak dengan tidak lagi memerlukan hadirnya contoh konkret. Perkembangan Tulisan Siswa Kelas Tinggi Pada usia 11-12 tahun seorang anak telah memasuki tahap integrasi. B. 1991). bentuk. Anak telah dapat mengaplikasikan konteks komunikatif dalam mengarang seperti bentuk. jika guru memuji cerita Maria tentang keranya. sehingga pengakuan terhadap dirinya mulai terlihat di kelas dua. mereka ingin memasukan segalanya seperti pada karangan yang objektif pada suatu peristiwa. dan suasana. menghasilkan lembaran cerita yang menjelaskan tentang kehidupan mereka. Anakanak kelas satu jarang mengkhawatirkan tulisan mereka. dan (3) menganjukan pertanyaaan pada dirinya sendiri. Ketika anak meninggalkan dunia egosentris pada tahap operasi konkret. Pada tahap perbaikan siswa seokolah dasar kelas tinggi sudah mampu (1) melakukan . Pada tahap itu anak-anak telah dapat mempertimbangkan seluruh aspek yang melingkupinya. menulis merupakan aktivitas yang tidak menarik.mendiskusikan dan merefleksikan pada pertumbuhan dan kemajuan mereka. Suatu contoh. membaca. Setiap aspek peristiwa yang penting atau tidak hendaknya diberikan perhatian yang yang sama dan sedikit memberikan interpretasi. serta menyunting tulisannya sendiri. sebab mereka memberikan semua perhatian untuk menikmati aktivitas menulis dan bukanya mencari reaksi pembaca. yakni dalaam tahapan pramenulis sudah mampu (1) memfokuskan gagasannya pada satu topik tertentu. Bahkan jika maksud menulis itu untuk mendiskripsikan ulang tahun atau hari raya. misalnya dari bagian tengah. Anak-anak pada usia ini sering membuat cerita “bed-to bed” yang naratif dalam kejadian-kejadian yang terjadi dari waktu mereka bangun tidur di pagi hari sampai tidur di malam hari (Calkins. mereka mulai mengetahui bahwa beberapa benda dapat diterima sedang lainya tidak. Pada tahap pengedrafan mereka telah mampu (1) menuangkan gagasannya dalam bentuk draf secara berbeda-beda sesuai dengan sudut pandak. Bagi anak-anak kelas dua sebaliknya pengesahan dan penerimaan sangatlah penting. Beberapa anak melanjutkan menulis dengan meyakinkan dan antusias seperti yang dikerjakan di kelas satu. Ketika anak-anak kelas dua menulis tentang kejadian. gaya.

dan baru pada tujuannya. orang lain (lawan tutur). Kiat menulis dapat dianalogikan dengan proses perpaduan antara kognitif.peyuntingan terhadap tulisannya sendiri. melalaui membaca dan menulis. Baik itu”fungsi maupun bentuk” maka kita harus mampu mengenali: (a) siapa diri anak: maksudnya pada umumnya anak pada tahap-tahap awal. Jadi. ada beberapa hal yang dapat kita pertimbangkan untuk melihat fungsi dan bentuk tulisan anak.kemampuan “menulis” dapat dibina dan dikembangkan sejak usia dini. (b) audiensi: anak pada tahap awal ini sangat tinggi tingkat ketergantungan pada orang dewasa yang ada di sekitarnya. (d) Tujuan: apakah dalam tulisannya itu anak hanya sekedar menyampaikan sesuatu. selalu ingin dekat bahkan tidak ingin dipisahkan dari apa yang sedang dikisahkan dalam tulisannya. Dengan bentuk suatu pola yang paling disukainya. Demikian tingkat kecemasan/rasa ingin tahu mereka dilakukan dengan mengenali siapa orang-orang yang berada paling dekat dengan anak. dan (3) mempertimbangkan calon pembacanya. dan bahasa. maka biasanya pemaparan dimulai dari apa yang paling menarik dari dirinya. topik. diantaranya: . keterampilan. Berdasarkan pernyataan di atas. . Perkembangan tulisan anak itu beranjak secara “spiral” sejalan dengan perkembangan mentalnya. Kita sadari bahwa tulisan anak (merangkaikan paparan suatu ide untuk disampaikan pada orang lain) sudah dimulai sebelum mereka mampu menuliskannya (menggunakan aksara). (c) Topik: hal-hal yang sedang ”in” pada saat itu bagi anak-anak. dari “pramelek aksara” hingga “fasih beraksara”. dan juga kemampuan membaca dirinya.kemampuan “menulis” terbentuk sejalan dengan “kemampuan membaca” . (2) mengaplikasikan aspek mekanikal tulisan atau karangan. Fungsi dan tulisan anak Pada bagian awal telah dikemukakan bahwa sejak usia 2 atau 3 tahun seorang anak sudah memiliki “ specific ideas” untuk ragam “bahasa tulis” dan bagaimana mengoperasionalkan hal itu. mengembangakan kemampuan menulis. Hal itu akan sangat mempengaruhi tahap perkembangannya. Kemampuan menerima simakan dan menuturulangkan hasil simakan merupakan bagian dari perkembagan kemampuan menulis atau sebagai titik spiral/perkembangan tulisan anak. dari “menggambar aksara” hingga melahirkan tulisan. menguraikan sesuatu. 1.kemampuan “menulis” lahir setelah kemampuan menyimak dan membaca. atau mengekspresikan sesuatu. Tulisan adalah sosok akhir dari aktivitas seseorang berkiat menulis. strategi. Dari “nonrepresentasional” sampai pada “representasional”. pengetahuan. Aktivitas merangkai paparan tentang sesuatu ke dalam suatu bentuk tulisan agar dapat dipahami oleh orang lain pada seorang anak berkembang “sejak anak” menguasai kemampuan menyimak dan berbicara. berdasarkan hasil simakan yang kemudian direkonstruksikan dengan versinya sendiri. . jika kita berniat hendak mengenali suatu tulisan anak.kemampuan “menulis” tidak diturunkan secara biologis .

maka diprediksikan tulisan anak pun sudah dapat memasuki tahap menulis lanjut. Farris (1993) mengidentifikasi perkembangan tulisan anak kelas 3 sekolah dasar berdasarkan tiga tahapan di atas sebagai berikut. belum memiliki refleksi/nalar Tahap kaji ulang tulisan 1. Perkembangan tulisan siswa berdasarkan tahapan proses menulis Siswa sekolah dasar yang telah berada di kelas 3 sampai kelas 6 tentu saja dipandang sudah melewati masa menulis permulaan dan sudah meguasai keterampilan membaca dan menulis permulaan.Berdasarkan uraian di atas. kita dapat mengklasifikasikan “fungsi dan bentuk tulisan anak”. atau teman-temannya. 3. ide atau gagasan yang disampaikan lebih terfokus pada pemecahan masalah. dan kelas 4. yakni kelas 3. Tahap pramenulis 1. 5 dan 6. Tulisan yang dihasilkan oleh anak sudah mampu menyampaikan pesan pada suatu khalayak pembacanya. yakni: (1) Pra-menulis. Sejalan dengan hal di atas. 2. terfokus pada suatau jalan pikiran Tahap menulis 1. dan (3) kaji ulang tulisan. eksposisi. perkembangan tulisan siswa adalah sebagai berikut. deskripsi. argumentasi. belum mampu melakukan koreksi secara sendiri 2. Tahap pramenulis . (2) menulis. yaitu: (1) mengekspresikan (2) bertransaksional (3) berpuisi 2. memilih hal-hal atau topik-topik yang paling berkesan pada dirinya sendiri 2. takut akan membuat atau melakukan koreksi sendiri Sementara itu untuk siswa kelas 4. Perkembangan tulisan anak ini akan dibedakan memjadi dua kelompok. pemaparan secara sekuensial 3. Adapun dasar pengelompokan kami gunakan proses menulis yang terdiri dari tiga tahap. dikenal tiga cara. Ada lima bentuk dasar cara anak menuangkan gagasan atau pesannya ke dalam sebuah karangan tulisan. dan narasi Adapun dalam menyampaikan gagasan atau pesan kepada para pembacanya. siswa akan membicarakan atau mendiskusikan ide atau gagasan yang akan ditulisnya dengan orang lain. yaitu bentuk ekspresi. dan kelas 6. 5.

3. mampu menyadari keberadaan pembantu kaidah Filed under: Bahasa. telah mampu memfokuskan pada suatu topik dengan berbagai pandangan 2. menulis. mampu mempertimbangkan bagian-bagian untuk tulisan yang baik. istilah-istilah. yaitu kurang menuntut siswa untuk mengemukakan gagasannya sendiri. 4. 6. jenis-jenis pertanyaan yang dilontarkan hanya sebatas pertanyaan yang membutuhkan jawaban ‘ya’ atau ‘tidak’. 3. ide. 5. sudah mampu mempertimbangkan khalayak pembacanya. Namun. Pertanyaan tersebut sama sekali tidak memberi kesempatan kepada siswa untuk berpikir kreatif. dan mengedit tulisan. dan contoh yang tidak hadir/dihadirkan. gagasan atau pesan dari berbagai sudut pandang. mampu membaca. apabila dicermati. Jenis pertanyaan yang diajukan atau tugas yang diberikan oleh guru sangat berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan berpikir siswa. Tahap kaji ulang tuiisan 1. mampu menunjukan rasa empati. mampu mengoreksi dan menghubungkan tulisan dengan unsure mekanis. PGSD | 1 Komentar » Contoh Jenis Pertanyaan Berdasarkan Tingkatan Berpikir Taksonomi Bloom Posted on 4 Oktober 2011 by Pakde sofa Contoh Jenis Pertanyaan Berdasarkan Tingkatan Berpikir Taksonomi Bloom Sering kita mengamati guru yang mengajukan banyak pertanyaan dalam proses pembelajarannya di dalam kelas. tetapi juga untuk . Pertanyaan-pertanyaan tersebut terkadang sangat banyak sehingga terkesan bahwa guru itu sedang menguji siswanya. mampu mengwali penceritaan dari berbagai bagian tulisan. mampu mengedit tulisan sendiri 2. berbagai kaidah 3. Pertanyaan/tugas tersebut bukan hanya untuk memfokuskan siswa pada kegiatan. mampu bertanya pada dirinya sendiri Tahap menulis 1. menuliskan masalah. 2. cara atau mood. mampu berpikir pada hal-hal yang abstrak. atau pertanyaan yang membutuhkan hanya satu jawaban tertentu.1.

mengelompokkan. Pada tahun 1950. Tingkatan berpikir tersebut dapat dipakai guru dalam menyusun pertanyaan atau tugas yang akan diberikan kepada siswa. Menerapkan Menggunakan informasi dalam situasi lain. Bloom memperkenalkan konsep tingkatan dalam berpikir. Kegiatan: membandingkan. Kondisi di atas akan terjadi apabila guru cukup selektif dalam menggunakan jenis pertanyaan yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir siswa. Kegiatan: menginterpretasi. mengorganisasi. membuat hipotesa. Mengingat Kegiatan: mengenali.menggali potensi belajar mereka. menemukan. menggunakan. mengkritik. Pertanyaan atau tugas yang memicu siswa untuk berpikir analitis. bereksperimen. menata ulang. membangun. Menganalisis Mengolah informasi untuk memahami sesuatu dan mencari hubungan. Berikut adalah tingkatan berpikir Bloom versi perbaikan. merencanakan. membuat daftar. Mengkreasi Menghasilkan ide-ide baru. Kegiatan: memeriksa. evaluatif. menyebutkan Coba cermmati contoh pertanyaan/tugas berdasarkan tingkatan berpikir Taksonomi Bloom Mata Pelajaran Matematika Bangun 3 Dimensi . Benjamin S. mengajukan pertanyaan. Kegiatan: menerapkan. menerangkan. Kegiatan: mendisain. melakukan. Mengevaluasi Menilai suatu keputusan atau tindakan. merangkum. produk. menemukan. Memahami Menerangkan ide atau konsep. menggambarkan. dan kreatif dapat melatih siswa untuk menjadi pemikir yang kritis dan kreatif. atau cara memandang terhadap sesuatu. melaksanakan. memberi penilaian..

Gambar dan beri nama bagian-bagian tersebut. Berikan kepada temanmu dan minta temanmu . apakah bangun tersebut tepat digunakan di tempat kamu menemukannya tadi? Mengapa? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Terangkan mengapa bangun tadi digunakan di tempat dimana kamu menemukannya. paling sedikit lima alasan. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Gambarlah bangun yang kamu pilih tadi. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Serangga Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Buatlah jenis serangga baru dari bagian-bagian tubuh serangga yang ada. Buatlah 10 pernyataan tentang serangga tersebut. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Sebutkan ciri-ciri dari bangun yang kamu pilih. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Carilah benda-benda yang memiliki bentuk yang sama dengan bangun yang kamu pilih tersebut. Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Pilih dua macam serangga.Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Rancanglah suatu bangun baru yang memiliki bagian-bagian yang berasal dari bangun yang kamu pilih tadi. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Menurutmu. Tulislah hasil perbandinganmu. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Wawancarailah 10 orang untuk mengetahui serangga yang paling tidak disukai. Beri nama untuk bangun barumu dan namailah bagianbagiannya. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Kalau kamu ingin menjadi serangga. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Pilihlah satu nama serangga. 5 pernyataan tentang fakta dari serangga tersebut dan 5 lainnya merupakan opini. serangga apa yang jadi pilihanmu? Sebutkan alasannya. Buatlah grafik dari hasil wawancara tersebut dan simpulkan hasilnya. Tulis di atas kertas yang berbeda. bandingkan.

Kirimkan surat itu kepada pemerintah setempat. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Sebutkan jenis-jenis pasar yang kamu ketahui dan ciri-cirinya. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pasar Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Buatlah usulan perubahan/perbaikan yang dapat membuat pasar di sekitar rumahmu menjadi lebih baik.untuk memeriksa pekerjaanmu. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Buatlah daftar nama-nama serangga. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sempurna Kau begitu sempurna Di mataku kau begitu indah Kau membuat diriku Akan selalu memujamu Di setiap langkahku ku kan selalu merindukan dirimu Tapi satu bayangkan hidup tanpa cintamu Janganlah kau tinggal diriku Ku tak akan mampu semua . kelompokkan berdasarkan jenis serangga yang membahayakan dan tidak membahayakan. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Cari nama-nama pasar yang kamu ketahui dan kelompokkan menurut jenisnya. Berikan alasanmu. Buatlah daftar barang-barang yang kamu butuhkan dan putuskan di pasar jenis apa kamu akan membelinya. carilah apa saja kekuatan dan kelemahan masingmasing jenis pasar? Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Misalkan kamu adalah salah seorang anggota Panitia Peringatan Kemerdekaan RI di sekolahmu dan merencanakan untuk membuat pesta. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Setujukah kamu apabila semua pasar tradisional diganti dengan pasar modern? Mengapa? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Bandingkan kondisi beberapa jenis pasar.

“A nice meal. he had an idea. mungkin ibu atau gurumu yang sesuai dengan isi lagu tersebut! Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Rangkumlah isi lagu tersebut! Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Temukan dua kata yang bermakna kias! Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kancil and Crocodile Kancil was a clever mousedeer. Now. and he wanted to have a bath. Then. One of them was Crocodile. “You stupid fool! So you think you’ve got me. It was a very hot day. too.” he thought. “I tricked you!”. Kancil ran out of the water immediately. He was a very stupid creature. he crawled behind Kancil and grabbed him.” And with that. Kancil bathed and splashed about in the water. Crocodile could not see well. this is my leg. oh sayangku Engkau begitu sempurna Dinyanyikan oleh: Gita Gutawa Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Tulislah sebuah puisi tentang seseorang yang kamu kirimi surat! Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Selama ini sikap baik apa yang sudah kamu lakukan kepada seseorang yang kamu kirimi surat? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Bandingkan perasaanmu antara kepada temanmu dengan kepada seseorang yang kamu kirimi surat! Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Tulislah surat untuk seseorang. he showed Crocodile the twig. He believed the cunning mouse-deer. one day. Kancil went to the river. Kancil was errified. Here. He had many enemies. You’re biting a twig – not my leg. He picked it up and said.” Ha! Ha!” he laughed.Hanya bersamamu ku akan bisa Kau adalah darahku Kau adalah jantungku Kau adalah hidupku Engkau di diriku. Then. . Crocodile lived in a river in the forest. He caught one of Kancil’s legs. Crocodile saw Kancil. He saw a twig floating near him. He freed the mousedeer’s leg and snapped upon the twig.

GURU.Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Compose a letter of apology from Kancil to Crocodile. PGSD. Soal latihan | 2 Komentar » Halaman Berikutnya » • Translate Blog Mendengar Tilawatul Quran sambil Ngenet Belajar Alquran ONLINE (terjemahan. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Do you think Kancil has done the right thing? Why? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: In what ways are Kancil and Crocodile different? Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Change the sentences in one of the paragraphs into the present tense. dan bacaan) KLIK DI SINI ANDA INGIN MENJELAJAH SELURUH ISI MATERI BLOG INI SILAKAN KLIK DISINI ATAU SILAKAN KLIK PADA GAMBAR DI BAWAH INI . Pada tingkatan berpikir memahami contoh: What examples from the story show that Kancil was a cunning animal? Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Why did Kancil go to the river? Filed under: Contoh/daft/format.

Peserta Diklat CAKEP III di Surabaya 2001 Tolong KONTAK KAMI melalui weblog ini. Kediri alumni 1976 2. bergabung jalin silatur rahim saling berbagi • Kampanyekan anti narkoba ambil logo berikut tempatkan di blog anda Ambil Kode logo Pakde Sofa is a fan of .• Tulisan Terbaru o o o o o • Perbedaan Komunikasi Massa dan Privat Bagaimana Berkomunikasi yang Manusiawi Aksioma Dasar Komnikasi Pembelajar Dewasa Berbeda dengan Pembelajar Anak Downnload Program Pintar Basing JIKA Anda Alumni dari salah satu sekolah di bawah ini 1. SDN 1 Tiron. Pasca UNY Alumni 2003 7. Banyakan. MTsN Mrican. IKIP SBY di Kediri Alumni 1984 5. UT di Nunukan Alumni 1998 6. SPGN Kediri Alumni 1983 4. Kediri alumni 1979 3.

com.Ka'aba . My Family 4. Perbatasan Malaysia Indonesia di Krayan 2. Perbatasan Malaysia Indonesia di Sebatik Kab Nunukan 3. Ikuti . Gua Selomangleng 5. Tema: Digg 3 Column oleh WP Designer.The House of Allah CARI ILMU VIA Foto di face book 1. Video pembuatan garam dg cara merebus air sumur • • ALHADIST Shahih Shahih Sunan Sunan Sunan Sunan Musnad Muwatha’ Sunan Darimi Abu Ibnu Bukhari Muslim Daud Tirmidzi Nasa’i Majah Ahmad Malik Blog pada WordPress.

Bergabunglah dengan 270 pengikut lainnya. Powered by WordPress.Follow “CARI ILMU ONLINE BORNEO” Get every new post delivered to your Inbox.com .

sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran ada hal yang harus dilakukan oleh guru yaitu mengelola kelas. Secara garis besar kondisi fisik kelas dan sosio-emosional siswa akan mempengaruhi jalannya kegiatan belajar siswa dan kegiatan mengajar guru. Mengelola kelas adalah kegiatan mengatur sejumlah sumber daya yang ada di kelas sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai secara efektif dan efisien. ruangan dan seluruh fasilitas yang ada di kelas baik yang akan dipergunakan langsung dalam proses pembelajaran maupun yang tidak langsung. Unsur non-manusia mencakup keseluruhan unsur fisik kelas. adalah sejumlah perilaku yang mungkin muncul dan akses-akses yang memungkinkan terjadinya gangguan dari sikap dan perilaku siswa di dalam kelas. langkah yang teratur dan keberhasilan dan kegagalan dapat mudah dievaluasi dengan benar. Disadari atau tidak.Konsep Dan Kegiatan Manajemen Kelas Siapapun yang menjalankan usaha tentu telah melaksanakan serangkaian kegiatan merencanakan. mereka telah menempuh proses manajemen. melaksanakan dan menilai keberhasilan dan kegagalan usahanya. Dalam proses belajar mengajar di kelas. untuk dapat memiliki keterampilan tersebut maka guru harus terus menerus mencoba dan mempraktekan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dirasakannya serta mencari bentuk-bentuk baru sebagai bentuk inovasi dalam kegiatan manajemen kelas. Untuk itu diperlukan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengatur kedua unsur tersebut. sedangkan yang tidak langsung seperti keadaan ruangan kelas. kursi dan media pembelajaran yang akan digunakan. Organisasi sekolah sebagai lembaga yang bukan saja besar secara fisik. tetapi juga mengemban misi yang besar dan mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. pentilasi dan unsur fisik lainnya. Kedua unsur tersebut menjadi perhatian utama guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Sedangkan keterampilan adalah kemampuan yang dapat dipraktekan oleh guru. tentu saja memerlukan manajemen yang professional. alangkah lebih baik apabila dalam praktek usahanya Mereka menerapkan pemahaman yang mendalam tentang ilmu manajemen. Karena keberlangsungan kegiatan pembelajaran berhasil tidaknya akan sangat ditentukan oleh keteraturan dari kedua unsur tersebut. Kegiatan pengaturan sumber daya yang dilakukan di dalam kelas mencakup unsur manusia dan non-manusia. pemahaman yang dimaksudkan adalah guru harus mempelajari dan mendalami teori-teori dari kegiatan manajemen kelas yang dimaksudkan. Selanjutnya diharapkan guru dapat . Ilmu manajemen apabila dipelajari secara komprehensif dan diterapkan secara konsisten memberikan arah yang jelas. tentu usahanya akan lebih terarah dan lebih mudah mencapai tujuan. Akan tetapi. Unsur manusia. Pengaturannya harus disesuaikan dengan bahan dan tujuan yang akan dicapai dari kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. kedua unsure tersebut memiliki kedudukan yang sama penting guna mendukung tercapainya tujuan pembelajaran yang dikehendaki. Unsur yang mendukung langsung seperti meja. Dalam modul kedua ini disajikan sejumlah konsep dan teori tentang manajemen kelas yang dapat dijadikan sebagai bahan acuan guru dalam mempelajari apa dan bagaimana manajemen kelas itu. akurat dan lengkap sehingga dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi tindakan selanjutnya.

Berikut ini merupakan definisi manajemen dari beberapa ahli yang mencerminkan ketiga fokus tersebut.mempraktekannya secara langsung di dalam kelas sehingga dapat memahami secara jelas tentang manajemen kelas itu. c) manajemen sebagai seni tercermin dari perbedaan gaya (style) seseorang dalam menggunakan atau memberdayakan orang lain untuk mencapai tujuan. Manajemen sebagai suatu ilmu menekankan perhatian pada keterampilan dan kemampuan manajerial yang diklasifikasikan menjadi kemampuan/keterampilan teknikal. d) Stoner (1992:8) manajemen merupakan proses perencanaan. b) Rue dan Byars (1996:9). management may be defined as the process by which the execution of a given purpose is put into operation and supervised. h) Blanchard (2001:3). Namun demikian dari pikiran-pikiran ahli tentang definisi manajemen kebanyakan menyatakan bahwa manajemen merupakan suatu proses tertentu yang menggunakan kemampuan atau keahlian untuk mencapai suatu tujuan yang di dalam pelaksanaannya dapat mengikuti alur keilmuan secara ilmiah dan dapat pula menonjolkan kekhasan atau gaya manajer dalam mendayagunakan kemampuan orang lain. j) Manajemen sebagai suatu seni yang tercermin dalam pengertian yang dikemukakan American Society of mechanical Engineers. g) Terry (1972). management is getting things done through the effort of other people. manajemen merupakan rangkaian berbagai kegiatan wajar yang dilakukan seseorang berdasarkan norma-norma yang telah ditetapkan dan dalam pelaksanaannya memiliki hubungan dan saling keterkaitan dengan lainnya. c) Hersey dan Blanchard (1988:144): merupakan suatu proses bagaimana pencapaian sasaran organisasi melalui kepemimpinan. e) Millet (1954). pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. sebagai management as working with and through individuals and growth to accomplish organizational goals. Setiap ahli memberi pandangan yang berbeda tentang batasan manajemen. management in the process of directing and facilitating in the work of people organization in formal group to achiave a desired goal. management is a process that invalesguiding or directional group of people toward organizationl goals or objectivitas. karena itu tidak mudah memberi arti universal yang dapat diterima semua orang. Hal tersebut dilaksanakan oleh orang atau beberapa orang yang ada dalam organisasi dan diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan tersebut. manusiawi dan konseptual. pengorganisasian. i) Sudjana (2000:77). b) manajemen sebagai proses yaitu dengan menentukan langkah yang sistematis dan terpadu sebagai aktivitas manajemen. and directing of human effort to utilize effectively materials and facilities to attain an objective. a) Encyclopedia of the social sciences (1957). manajemen merupakan ilmu dan seni . Dengan demikian terdapat tiga fokus untuk mengartikan manajemen yaitu: a) manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang selanjutnya menjadi cikal bakal manajemen sebagai suatu profesi. f) Balderton (1957) management is stimulating.

budaya serta sifat-sifat individunya. mewujudkan situasi/kondisi proses belajar mengajar dan pengaturan waktu sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan dapat tercapai. baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai kelompok belajar. Dengan demikian manajemen merupakan kemampuan dan keterampilan khusus yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan suatu kegiatan baik secara perorangan ataupun bersama orang lain atau melalui orang lain dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara produktif. Kelas yang dimaksudkan disini adalah mencakup kedua pengertian tersebut. Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan sosial. yaitu hanya sebagai ruangan yang menunjukan tingkatan tertentu. Konsep dasar yang perlu dicermati dalam manajemen kelas adalah penempatan individu. Tugas guru seperti mengontrol. kelompok. Atau dapat dikatakan bahwa manajemen kelas merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis. manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Mewujudkan situasi dan kondisi kelas. Usaha sadar itu mengarah pada penyiapan bahan belajar. sekolah dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Manajemen atau pengelolaan diartikan proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. . Dalam arti luas kelas dapat pula diartikan sebagai kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada murid-murid dalam sutau ruangan untuk sutau tingkat tertentu pada jam tertentu. yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin. pengaturan ruang belajar. Mengelola kelas merupakan keterampilan yang harus dimiliki guru dalam memutuskan. akan tetapi juga menunjukan kegiatan pembelajaran yang berlangsung. memahami. efektif dan efisien. Dengan demikian. tiap bangunan sekolah di bagi kedalam ruangan-ruangan bagunan yang menunjukan ruangan kelas. mengatur atau mendisiplinkan peserta didik adalah tindakan yang kurang tepat lagi untuk saat ini.mengorganisasi dan memimpin usaha manusia. penyiapan sarana dan alat peraga. Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial. ekonomi. Menurut Dirjen Dikdasmen yang menjadi tujuan manajemen kelas adalah : 1. Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi pembelajaran. mendiagnosis dan kemampuan bertindak menuju perbaikan suasana kelas terhadap aspek-aspek manajemen kelas. mengorganisir dan mengkoordinasikan segala aktivitas peserta didik menuju tujuan pembelajaran. Sekarang aktivitas guru yang terpenting adalah memanaj. 4. 3. Sedangkan kelas diartikan secara umum sebagai sekelompok siswa yang ada pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula. 2. Management is the art and science of organizing and directing human effort applied to control the forses utilizes the materials of nature for the benefit of man. emosional dan intelektual siswa dalam kelas. menerapkan pengawasan dan pengendalian tenaga serta memanfaatkan bahan alam bagi kebutuhan manusia. Dalam arti sempit kelas menunjukan suatu ruangan (dibatasi 4 dinding) atau tempat dimana murid-murid belajar.

(Alam S : 1B) Pengelolaan kelas adalah segala kegiatan guru di kelas yang menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar. (Raka Joni : 1) Pengelolaan kelas adalah berbagai jenis kegiatan yang senagaja dilakukan oleh guru dengan tujuan menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar mengajar. Pengelolaan kelas yang mengharuskan guru melaksanakan berbagai tugas : 1.Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam manjemen kelas adalah sifat kelas.Seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan hubungan interpersonal yang baik dan iklim sosio-emosional kelas yang positif (pendekatan penciptaan iklim sosioemosional) .Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalui intimidasi pendekatan intimidasi) . Merawat 8. Waktu .Seperangkat kegiatan guru untuk memaksimalkan kebebasan siswa (pendekatan permisif) .Seperangkat kegiatan guru menciptakan suasana kelas dengan cara mengikuti petunjuk/resep yang telah disajikan (pendekatan buku masak) . situasi kelas. Memupuk Melibatkan penggunaan unsure variable tertentu 1. Mengorganisir 3. Perencanaan 2. yaitu meliputi : tujuan pengajaran. Manajemen Kelas adalah rentetan kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif. Mengarahkan 5. pendorong kekuatan kelas. Mengkomunikasikan 7. dan pengelompokan siswa dalam belajar. Mengkoordinasi 4. manajemen kelas adalah : . Mengendalikan 6. tindakan selektif dan kreatif. (M Entang : 1) Manajemen Kelas adalah kegiatan pengelolaan perilaku murid-murid. pengaturan ruangan dan peralatan.Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan suasana kelas yang efektif melalui perencanaan pembelajaran yang bermutu dan dilaksanakan dengan baik (pendekatan instruksional) .Seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan tingkah laku peserta didik yang diinginkan dengan mengurangi tingkah laku yang tidak diinginkan (pendekatan perubahan perilaku) . pengaturan waktu.Seperangkat kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif (pendekatan sistem sosial) Pengelolan sekolah adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik dan sesuai dengan kemampuan.Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalaui penggunaan disiplin (pendekatan otoriter) . sehingga murid-murid dapat belajar.

>>>baca Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Moral Bangsa. Antar keadaan sekarang dan yang akan datang Yang berbeda sifat dan keseriusannya menurut factor-faktor situasional 1. Antar tujuan jangka pendek dan jangka panjang Melalui pemecahan sejumlah ketegangan 1. Antar kepribadian 6. Orientasi tugas 2.>>>baca . Besarnya kelompok 2. Antar kelompok dan individu 4. Kecukupan ruang dan sumber Menurut cara-cara yang dipengaruhi oleh pandangan ideologis sekolah dan guruguru 1. Dengan murid memupuk perkembangan pengendalian diri tanpa perintah 6. Personel 4. Orientasi Kelompok Model Konseptual Pengelolaan Kelas (M. Efisiensi 3. Tujuan 6. Antara kelompok dan individu-individu 4. Dengan murid peraturan tapi tanpa perintah 5. KBM di kelas Dalam mewujudkan nilai-nilai tertentu 1.C. ruang 3.2.>>>baca Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Inggris di SD. Antar peran 5. Orientasi individu 3. Antar peran 5. Pencapaian tujuan secara efektif 2. Antar kepribadian 6.>>>baca Fungsi Guru dalam Manajemen Kelas. Wrag : 1997) Tulisan Lain     Mengenal Pembelajaran Kooperatif. Di sekolah di luar kelas 3. bahan 5. Di luar sekolah 2. Antar pesan dan kepribadian 3. Antar sekolah dengan kebudayaan 2. Usia dan latar belakang murid 3. Kewenangan + Tanggungjawab 6. Di kelas tanpa murid 4. Kesetiakawanan kelompok 4. Imbalan dan hukuman Dalam berbagai konteks 1. Konteks organisasi 5.

atau sebaliknya dengan memanfaatkan adanya kebersamaan kepemilikan saham atau kebersamaan pengelolaan perusahaan (Sumber : UndangUndang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian). system ini merupakan suatu proses dan prosedur yang melibatkan berbagai lembaga pemerintahan. (Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang Baik” Mei 2001) 6 Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Merupakan perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggungjawaban secara periodik. (Sumber : Undang-undang No. atau badan hukum lain. PGSD | 1 Komentar » 100 Istilah dalam Pemerintahan Posted on 6 Agustus 2011 by Pakde sofa 1 Administrasi Perencanaan Sistem pengaturan dan penyelenggaraan perencanaan tata ruang serta realisasi rencananya. PEMBELAJARAN. swasta dan masyarakat yang terkait di wilayah perencanaan. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU No. sektor swasta dan organisasi-organisasi masyarakat dalam segala bidang kepada masyarakat. dan lain-lain ( yang dapat saja tumbuh melewati batas administrasi kawasan masing-masing. proses perencanaan dan pengaturan pelaksanaan segala kegiatan atau tindakan yang diperlukan untuk mengefektifkan atau mengimplementasikan perencanaan. tempat pengelompokan berbagai macam kegiatan dalam satu lokasi atau kawasan tertentu.>>>baca Filed under: GURU. 2 Afiliasi Hubungan antara seseorang atau badan hukum dengan satu orang atau lebih. sehingga membentuk wilayah baru yang tidak terencana secara sempurna ) 4 Akuisisi Pengambilalihan kepemilikan suatu bank. (Media Internal Ditjen Otda-Info Otda. Interaksi PBM. permukiman. Nomor 1 Tahun 2001) 7 Amdal Regional Hasil analisis mengenai dampak penting suatu usaha atau kegiatan yang . perdagangan. administrasi perencanaan merupakan bagian yang sangat penting diproses perencanaan dan realisasi rencana. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan) 5 Akuntabilitas Merupakan salah satu prinsip dari sepuluh prinsip Good Governance yang berarti meningkatkan akuntabilitas para pengambil keputusan di pemerintahan. sedemikian rupa sehingga salah satu dari mereka dapat mempengaruhi pengelolaan atau kebijaksanaan dari orang yang lain atau badan hukum yang lain. kumpulan dua atau lebih pusat kegiatan. DownLoad E-Book Kumpulan Cerpen AA Navis dan lain lain. 3 Aglomerasi Gabungan. dapat berupa kawasan industri. sehingga perlu dipahami oleh seorang perencana.

eksploitasi. 14 ASIA (Analisis Situasi Ibu dan Anak) Suatu analisis yang bertujuan untuk melihat kondisi obyektif tentang anak dan perempuan di Kabupaten/Kota berdasarkan kelompok umur sasaran dalam siklus kehidupan keluarga dan dinaksudkan sebagai basis perencanaan program-program pembangunan SDM Dini. penyalahgunaan dan penelantaran. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) Angka Harapan Hidup Waktu Lahir Perkiraan rata-rata lamanya hidup sejak lahir yang akan dicapai oleh sekelompok penduduk. asosiasi wirausaha perempuan atau asosiasi wira usaha muda. 9 Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha atau kegiatan. misalnya juga suatu daerah yang dilayani oleh suatu sistem angkutan umum. (Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. Kantor Pos. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) 10 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan / atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan / atau kegiatan. 16 Asosiasi Usaha Berdasarkan Sektor Tertentu . 13 Areal Pengusahaan Hutan Areal hutan yang telah dibebani Hak Pengusahaan Hutan atau Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (Sumber : Keputusan Menteri Kehutanan Ni. misal : area pelayanan sekolah SD atau SMP atau SMA.direncanakan terhadap lingkungan hidup dalam satu kesatuan hamparan ekosistem zona rencana pengembangan wilayah sesuai rencana umum tata ruang daerah dan melibatkan kewenangan lebih dari satu instansi yang bertanggung jawab. Pasar dan lain sebagainya. sebagai komponen program ketiga dari program kerjasama RI-UNICEF periode 2001-2005 yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan sosial dan hukum bagi anak usia 0-18 tahun yang beresiko terhadap semua bentuk diskriminasi. 12 Area Pelayanan Dalam Ilmu Perencanaan Kota Istilah ini menyatakan area layanan suatu unit kelembagaan. (Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. 523/KPTSI/693 Tgl. seperti asosiasi pengusaha. 8 AMPEK (Anak-Anak Yang Membutuhkan Perlindungan Khusus) Terjemahan dari Children in Need Special Protection (CNSP). Depdagri. kekerasan. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik. 2002). (Sumber : Menual Teknis Operasinal (MTO) Pengembangan dan Pemanfaatan IPM dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Ditjen Bina Bangda 1998). 16 September 1993 tentang Pedoman Perlindungan Hutan di Areal Pengusahaan Hutan). Puskesmas. 15 Asosiasi Usaha Berdasakan Topik Tertentu Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang dibentuk berdasarkan suatu topik atau fungsi spesifik. yang dapat dijadikan sebagai acuan oleh berbagai pihak yang berkepentingan.

23 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Daerah (PD) Perusahaan yang pendiriannya diprakarsai oleh Pemerintah Daerah yang modalnya untuk seluruhnya atau untuk sebagian merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan. serta (4) melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemerintah Desa. 2002). 18 Backlog Pengeluaran yang sudah membebani rekening khusus. Depdagri. akan tetapi belum diajukan pertanggungjawabannya (sekaligus penggantian) ke pemberi pinjaman. Koperasi merupakan salah satu contoh dari Asosiasi Usaha Lokal. BPD merupakan salah satu unsur pemerintah desa selain Kepala Desa. mengakumulasikan keahlian khusus dan membangun pelayanan spesifik begi anggotanya jauh lebih mudah bagi suatu asosiasi sektor tunggal. Memformulasikan suatu agenda lobi. BPD mempunyai 4 fungsi (1) mengayomi adat istiadat. Dep. meskippun mereka memiliki basis regional yang kuat dalam kelompok industri tertentu. memecahkan persoalan bersama. 2001) 21 Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Instansi pemerintah pusat yang menangani kegiatan penanaman modal dalam rangka penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA). 17 Asosiasi Usaha Lokal Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang lebih memfokuskan diri pada pembangunan lokal dan isu kebijakan. (Sumber : UU No.(Sumber : Kepmendagri No. (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. Kimpraswil. Dirjen Perumahan dan Permukiman. meskipun mereka memiliki struktur atas pada tingkat regional dan nasional. (Sumber : Rancangan Kepmendagri tentang Pedoman Teknis Prosedur dan Mekanisme Investasi Daerah). 539. (Sumber : Informasi Ringkas Program PSKP.Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang cenderung lebih berorientasi pada isu nasional. 22 Badan Perwakilan Desa (BPD) Lembaga yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999.05-93 Tanggal 12-8-1997 tentang Kepengurusan BKS-BUMDSI) 20 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Suatu institusi masyarakat atau organisasi masyarakat warga di tingkat kelurahan yang diprakarsai dan dikelola secara mandiri oleh warga. 2002). Depdagri. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik. 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah dan Peraturan Pelaksanaannya) 24 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) . (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. (3) menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. (2) membuat peraturan desa. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik. untuk memenuhi kebutuhan atau memperjuangkan kepentingan bersama. 19 Badan Kerjasama BUMD Seluruh Indonesia (BKS-BUMDSI) Wadah/forum kerjasama BUMD di seluruh Indonesia baik yang telah berbadan hukum atau belum berbadan hukum dengan tujuan mengembangkan dan memberdayakan usaha anggotanya. mentakan kepedulian bersama dengan tetap menghargai hak orang lain untuk berbuat yang sama.

Kep. kebebasan samping dan menyediakan ruang untuk tempat berhenti sementara.012/1987 dan No. parkir dan kadang-kadang dipakai oleh pejalan kaki atau bersepeda. 5 Tahun .Perusahaan Jawatan (Perjan). 27 Baku Mutu Lingkungan Hidup Ukuran batas atau kadar makhluk hidup. dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup. Perusahaan Umum (Perum). (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN?Ketua BAPPENAS No. untuk menanggulangi kekurangan air waktu kemarau dan kelebihan waktu penghujan. (Sumber : Undang-undang No. 25 Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Setiap bahan yang karena sifat atau konsentrasi. tempat pesawat udara berangkat. singkatan dari bandar udara 30 Bangunan Hidrolik/Air Bangunan. 28 Banaj Tanah/Lahan Lembaga yang membebaskan tanah/lahan perkotaan diupaya membantu pengelolaan (menyediakan dan mengendalikan penggunaan tanah/lahan ruang kota sesuai rencana. energi atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. mendarat dan parkir. 26 Bahu Jalan / Ambang Pengaman Jalan (Struktur bagian dari jalan) yang berdampingan dengan jalur gerak untuk melindungi perkerasan. 5 Tahun 1990 tentang Konversi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya) 33 Cagar Biosfer Suatu kawasan yang terdiri dari ekosistem unik. dan/atau ekosistem yang telah mengalami degradasi yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan bagi kepentingan penelitian dan pendidikan. (Sumber : Undang-Undang No. bendungan dan sebagainya. zat. baik secara langsung maupun tidak langsung. satwa dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dna perekembangannya berlangsung secara alami. (Sumber : Undang-undang No. jumlahnya. (Sumber: Lampiran Kepmendagri dan Otonomi Daerah Nomor 11 Tahun 2001) 32 Cagar Alam Kawasan suaka alam yang karena keadaan alam mempunyai kekhasan tumbuhan. menjamin. 48/KMK. Perusahaan Perseorangan Terbatas (Persero) atau badan usaha lainnya yang dibentuk dengan peraturan perundang-undangan tersendiri. seperti waduk atau kolam air. 004/Ket/1/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN).(Sumber : Undang-undang No. kesehatan. 31 Barang Negara Barang bergerak dan barang tidak bergerak yang dimiliki/dikuasau oleh instansi pemerintah pusat yang sebagian atau seluruhnya dibeli atas beban anggaran pendapatan dan belanja negara serta perolehan lain yang sah. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). pengendali tingkat laku air akibat alami atau buatan. kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain. 29 Bandara Lapangan dan gedung terminal.

meliputi punggung bukit atau gunung yang merupakan tempat sumber air dan semua curahan air hujan yang mengalir ke sungai. sehingga merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya yang melalui daerah tersebut di fungsinya untuk menampung air yang berasal dari air hujan dan sumber-sumber air lainnya yang penyimpanannya serta pengalirannya dihimpun dan ditata berdasarkan hukum-hukum alam sekelilingnya demi kesinambungan daerah tersebut. T. halaman 83). 42 Daerah Inti Daerah yang mempunyai ciri potensi pertumbuhan ekonomi tinggi. Papua. 35 Category Jenis pengeluaran dalam suatu proyek yang dibayar oleh pinjaman/loan yang bersangkutan. yakni Aceh. . 2001). sampai daerah dataran dan muara sungai. 34 Capacity Building atau Pembangunan Kapasitas Pembangunan atau peningkatan kemampuan (capacity) secara dinamis untuk mencapai kinerja dalam menghasilkan out-put dan out-come pada kerangka tertentu. Oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia. equipment dan sebagainya. daerah sekitar sungai. (Paduan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat. Maluku dan Maluku Utara. Metide ini mencakup upaya untuk melakukan keterpaduan program-program pembangunan lintas sektoral yang dimotori oleh instansi terkait. 39 Currency Mata uang. 40 Daerah Ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur yang terkait padanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek fungsional 41 Daerah Aliran Sungai (DAS) Suatu daerah tertentu yang bentuk dan sifat alamnya sedemikian rupa. 37 Corporate Plan BUMD Suatu pedoman bagi rencana pengembangan BUMD yang mendasar. 690/448/PUMDA tanggal 6 Juli 2000 perihal Pedoman Penyusunan Corporate Plan bagi PDAM). 38 Crash Program Method Salah satu metode yang dijadikan azas pemberdayaan masyarakat dalam realisasi program dan kegiatan Pemerintah Daerah. training.(Sumber : The World Bank. 43 Daerah Khusus Daerah-daerah yang berdasarkan amanat GBHN 1999 perlu ditangani secara khusus dalam rangka menuntaskan gejolak konflik yang mengarah pada disintegrasi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dirjen Bangda. External Debt Management. menyeluruh dan berkesinambungan untuk jangka waktu tertentu yang disusun oleh BUMD yang bersangkutan dengan memperhatikan potensi dan kendala yang ada serta lingkungannya.1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya). 36 Commitment Fee Biaya yang dikenakan kepada peminjam atas dana pinjaman yang sudah tersedia akan tetapi belum ditarik. valuta asing sebagai alat bayar yang diterima oleh semua negara. (makalah “Permasalah dalam Capacity Building Daerah”. misalnya civil works.A.(Sumber : Surat Mendagri No. 2000).

(Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintah Kota yang Baik “Mei 2001). istilah umum dipakai untuk menunjuk kepada suatu unsur penting di aset pemerintah atau pemberian jasa pelayanan pada umumnya. memberi kenyamanan di lingkungan tempat seseorang . 48 Ekosistem Tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan stabilitas dan produktivitas lingkungan hidup. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). peribadatan. 46 Efektifitas dan Efisiensi Salah satu prinsip dan sepuluh prinsip Good Governance yang berarti memberikan pelayanan pada masyarakat sesuai dengan kebutuhannya dengan menggunakan segala sumber daya secara optimal (Hasil seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang Baik Mei 2001) 47 Ekologi Hubungan timbal balik antara kelompok organisasi dengan lingkungannya. Eksplorasi Kegiatan penyelidikan geologi. 53 Fasilitas Kenyamanan Bangunan atau ruang. geofisika dan landaian suhu yang apabila diintegrasikan pada suatu daerah panas bumi dapat menghasilkan uap atau fluida melalui pengeboran sumur eksplorasi untuk mengetahui tingkat cadangan mungkin & tingkat cadangan terbukti. pendidikan pemerintahan. 50 Eksploitasi Kegiatan yang meliputi pengeboran sumur produksi dan injeksi untuk mencapai target kapasitas produksi. (Sumber : Undangundang No. yang oleh pemerintah dilindungi dan dipelihara untuk mencegah kerusakan atau kemusnahan. geokimia. 52 Fasilitas / Sarana Bangunan atau ruang terbuka. di perkotaan lebih rumit dan di luar kota lebih langka. daerah yang memuat sekelompok bangunan dengan bentuk arsitektur atau latar belakang sejarah yang berarti atau penting. (Sumber : Undang-undang No. sarana transportasi umum dan sebagainya. 23 Tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya). pembangunan fasilitas lapangan panas bumi untuk pembangkit tenaga listrik. misal : bangunanbangunan kesehatan. 45 Efective Date Tanggal dimana suatu naskah perjanjian mulai mengikat semua pihak dan pada saat itu pula penarikan dana dapat dilakukan.44 Daerah Konservasi/Lindung Wilayah yang dilindungi dan dipelihara untuk mencegah kerusakan atau kemunduran berat atau kemusnahan akibat perkembangan ekonomi sosial atau fisik.(Sumber : Kamus Kehutanan Edisi Pertama 1989). jaringan dan/atau bangunan-bangunan yang memberi pelayanan dengan fungsi tertentu kepada masyarakat maupun perorangan berupa kemudahan kehidupan mesyarakat. 49 Ekosistem Sumber Daya Alam Hayati Suatu hubungan timbal balik antara unsur-unsur dalam alam baik hayati maupun non hayati yang saling tergantung dan pengaruh mempengaruhi.

membantu kelancaran kegiatan P2D di tingkat Kecamatan. perpustakaan umum. surau. Tim Koordinasi P2D Pusat. 57 Fasilitator Kecamatan-2 (FK-2) Personil yang bertugas untuk mendampingi. Disburnement Handbook. masjid. dilakukan sesuai dengan ketentuan P2D.(Bahan-bahan Materi TOTMASI. 55 Fasilitator Desa (FD) Anggota masyarakat yang dipilih dalam proses musyawarah desa dan dianggap mampu memotivasi dan menyelenggarakan diskusi mengenai pengembangan potensi suatu sektor (hamparan). Berdasarkan kriteria BPS. pusat pelayanan kesehatan. kantor pos. polisi dan pemadam kebakaran. Sekretariat PMP3. langgar. 2001) . (indeks Pembangunan Regional. misal penambilan kota yang estetis. pasar. bekerja dan bersantai. yang berfungsi sebagai salah satu sarana kontrol publik. lapangan olah raga (padanan kata = fasilitas lingkungan). 2002). 58 Flat Hunian yang berada pada satu lantai dan merupakan bagian dari bangunan rumah bertingkat. namun SPM skala lebih kecil yaitu di tingkat desa. taman. FLP ini sama dengan SPM (lihat Sarasehan Pemberdayaan Masyarakat). 60 Forum Lintas Pelaku (FLP) Forum terbuka skala Kabupaten (dan juga provinsi).(Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. 59 Foreign Expenditure Pengeluaran dalam mata uang di luar negeri peminjam untuk barang-barang/jasa yang suplai dari negara lain.(Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. 61 Garis Batas Kemiskinan garis demarkasi yang mengindikasikan suatau keluarga dianggap miskin atau tidak. menyenangkan dan memberikan kenyamanan yang ditawarkan oleh lingkungan perkotaan. Tahun 2000). Ditjen Bina Bangda Departemend Dalam Negeri dan Otonomi Daerah. 56 Fasilitator Kecamatan-1 (FK-1) Pejabat dari kantor kecamatan yang membidangi tugas pemberdayaan masyarakat. dengan cat. misal : jalan. memfasilitasi pelaksanaan P2D khususnya terkait dengan aspek kelembagaan dan partisipasi masyarakat. Pada hakekatnya siapapun yang berkepentingan dengan Jaringan Pengaman Sosial-Penanggulangan Kemiskinan (JPS-PK) bisa ikut serta dalam forum ini.bertempat tinggal. hal ini termasuk aspek lingkungan perkotaan. juga fasilitas-fasilitas yang secara nirlaba dimiliki dan dioperasikan oleh perorangan atau badan hukum misal : gereja. Tim Koordinasi P2D Pusat. 2002). sekolah. Ditjen Bina Bangda Depdagri.(Sumber : The World Bank. (Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. halaman 19). sesorang atau keluarga dianggap berada di bawah garis kemiskinan jika setiap anggota keluarga mengkonsumsi rata-rata kurang dari 2100 kal. bahwa maknanya dikhususkan pada fungsinya bukan pada bangunannya 54 Fasilitas Komunitas/Lingkungan Bangunan yang dimiliki oleh pemerintah dan atau masyarakat yang diperlukan serta digunakan oleh orang banyak. yang menjadi pusat informasi akomodasi. 2002). Tim Koordinasi P2D Pusat.

antara lain : Partisipasi. 64 Good Governance (Tata Pemerintahan yang Baik) Suatu tata pemerintahan atau Governance (lihat Governance/Tata Pemerintahan) yang mendasarkan diri pada prinsip-prinsip (yang kemudian dikenal dengan “Sepuluh Prinsi Tata Pemerintahan yang Baik”). 004/Ket/1/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). Nasution. oleh Mulia P. (Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang baik” Mei 2001). (Sumber : Undang-undang No. oleh Mulia P. 67 Government Finance Statistic Yearbook (GFSY) Terbitan Tahunan dari statistik keuangan mengenai kegiatan pemerintahan (lihat Government Finance Statistic – GFS) yang berhubungan dengan transaksi-transaksi keuangan negara. Ekuntabilitas dan Pengawasan. 65 Governance (Tata Pemerintahan) Suatu mekanisme interkasi para pihak terkait yang berada di lembaga pemerintahan. garis ini bisa membatasi fisik bangunan kearah depan. 66 Governanse Finanse Statistic (GFS) Sistem pengumpulan data statistik keuangan mengenai kegiatan pemerintahan yang berhubungan dengan transaksi-transaksi keuangan negara. Profesionalisme. legislatif dan masyarakat. dalam format yang sesuai untuk analisa ekonomi dan dapat diterima secara internasional.012/1987 dan Nomor Kep. 63 Gerakan Koperasi Keseluruhan organisasi koperasi dan kegiatan perkoperasian yang bersifat terpadu menuju tercapainya cita-cita bersama koperasi. Efektifitas dan Efisiensi. Penegakan Hukum.(makalah “Sistem Akuntansi Pemerintahan”. 68 Grant atau Hibah Luar Negeri Setiap penerimaan negara baik dalam bentuk devisa maupun dalam bentuk barang ataupun dalam bentuk jasa yang diperoleh dari pemberi hibah luar negeri yang tidak perlu dibayar kembali. LSM dan lain-lain) untuk bersama-sama merumuskan berbagai kesepakatan yang berkaitan dengan manajemen pembangunan dalam suatu wilayah hukum atau administratif tertentu. asosiasi. 69 Guarantee Fee Sejenis biaya atas dikeluarkannya jaminan kredit ekspor yang harus ditanggung oleh penerima kredit ekspor. Nasution. Kesetaraan. baik secara pribadi maupun kelompok (perusahaan. 031/Ket/5/1995 tentang Tata Cara Perencanaan Pelaksanaan ? Penata Usahaan dan Pemantauan Pinjaman / . Departemen Keuangan Republik Indonesia).(makalah “Sistem Akuntansi Pemerintahan’.(Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 185/KMK. Visi Strategis. Responsivness/Tanggap. belakang atau pun samping. Departemen Keuangan Republik Indonesia). mewujudkan adanya penegakan huum dan kepastian hukum yang adil Transparansi.62 Garis Sepadan Bangunan garis batas dalam mendirikan dalam suatu persil atau petak yang tidak boleh dilewatinya. (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 48/KMK.03/1995 dan Nomor Kep. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian).(Hasil Kesepakatan Bersama antara Asosiasi DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia).

segala sesuatu asal tidak bertentangan dengan jiwa dan ketentuan perundangan dapat diberikan selama jangka waktu tertentu atau selama tanahnya dipergunakan untuk keperluan tertentu. agar masyarakat memperoleh kesempatan yang sama dan dukungan berusaha yang seluar-luasnya terutama bagi usaha kecil sehingga berkembang menjadi tangguh dan mandiri. dengan jangka waktu paling lama 30 tahun. HGB dapat beralih dan dialihkan kepada pihak lain (UPA60).Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). dari satu bagian ZEE atau laut lepas meuju kegian dari ZEE atau laut lepas. 74 Hak Lintas Damai Hak yang diberikan kepada semua jenis kapal asing untuk berlayar melewati laut teritorial dan perairan suatu negara yang tidak mengganggu kedamaian. hewan dan manusia dengan kondisi tertentu pada permukaan bumi 72 Hak Atas Ruang Hak-hak yang diberikan atas pemanfaatan ruang daratan. yang bukan perjanjian sewa menyewa atau perjanjian pengolahan tanah. (Sumber Undang-Undang No. 73 Hak Guna Bangunan (HGB) Hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan di atas tanah yang bukan miliknya sendiri. HGB dapat diberikan kepada warga Indonesia dan badan hukum yang didirikan menurun hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia. orang atau badan hukum yang mempunyai hak guna bagunan luas serta keadaan bangunan-bangunan jangka waktu tersebut dapat diperpanjang dengan waktu paling lama 20 tahun. yang memberi wewenang dan kewajiban yang ditentukan dalam keputusan pemberiannya oleh pejabat yang berwenang memberikannya atau dalam perjanjian dengan pemilik tanahnya. 70 Gugus Kepulauan Kumpulan dari pulau-pulau yang saling berdekatan yang terdiri dari berbagai tipe dan ukuran yang mempunyai ikatan/hubungan satu dengan yang lain. 76 Hak Pakai Hak untuk menggunakan dan/atau memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah milik orang lain. 71 Habitat Lingkungan tempat tinggal khas bagi seseorang atau kelompok masyarakat. dengan cuma-cuma. tempat hidup yang alami (bagi tumbuh-tumbuhan dan hewan). lingkungan kehidupan asli. (biologi) tempat hidup organisme tertentu. 77 Iklim Usaha Kondisi yang diupayakan oleh Pemerintah berupa penetapan berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan diberbagai aspek kehidupan sosial ekonomi. ketertiban umum dan keamanan negara yang dilaluinya. (Sumber : Peraturan Menteri Dalam Negeri No. dengan pembayaran atau pemberian jasa apapun (UPA60). 8 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang di Daerah). (geografi) tempat kediaman atau kehidupan tumbuhan.9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil). 78 Impoverishment . ruang lautan dan ruang udara. 75 Hak Lintas Transit Hak yang diberikan kepada semua jenis kapal asing untuk berlayar melewati selat yang digunakan untuk pelayaran Internasional secara cepat dan tidak terputus.

Suatu proses yang aktif yang memusnahkan akses masyarakat pada banyak pilihan atau proses pelemahan dalam berbagai sektor, ekonomi, ekologi, sosial, politik, budaya dan mengenai pada mayoritas masyarakat kita.(Makalah oleh Ir. Sutan Hidayatsyah, M. Sp., dalam Seminar Nasional tentang Penguatan Komunitas sebagai Pilar Pembangunan, April 2002). 79 Indeks Gini Suatu koefisien yang berkisar dari angka 0 sampai angka 1. koefisien tersebut menjelaskan kadar kemerataan (ketimpangan) distribusi pendapat nasional. Semakin kecil koefisinnya, pertanda semakin baik distribusi pendapatan nasionalnya.(Indeks Pembangunan Regional, Departemen Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, 2001). 80 Indeks Pembangunan Manusia Suatu alat yang dapat dipergunakan untuk mengukur aspek-aspek yang relevan dengan pelaksanaan otonomi dan pembangunan daerah sebagai indeks komposit yang secara generic terdiri dari 3 komponen utama, yaitu : 1. Kawasan Pemerintah; 2. Perkembangan Wilayah; 3. Kebudayaan Masyarakat. (Sumber : Makalah Deputy Regional dan Sumber Daya Alam Pada Konasbang 2001). 81 Indikator Ukuran kwantitatif atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan. (Sumber : Proyek Pengembangan Program Transmigrasi dan PPH Tahun 2001). 82 Jalan Salah satu prasarana perhubungan yang berperan penting untuk mempermudah arus transportasi.(Sumber : Kamus Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Kamus Data Perumahan dan Pemukiman tahun 1997). 83 Jalan Akses Desa Jalan yang menghubungkan antara satu desa dengan jalur atau tempat lainnya, misalnya; Jalan raya, jalan desa lainnya dan sebagainya. (Sumber : Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat No. 10/KPTS/1994) 84 Jalan Desa Jalan lingkungan dalam suatu desa yang menjadi jalur-jalur lalu lintas untuk mendukung kegiatan di dalamnya.(Sumber : Keputusan Menteri Transmigrasi dan Permukiman Perambah Hutan No. 36/MEN/1995, Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 85 Jalan Lingkungan Jalan yang sirinya berperan sebagai penghubung lalu lintas dalam suatu lingkungan. 86 Jalan Penghubung Jalan yang merupakan peran penghubung antara satu tempat dengan suatu tempat/lokasi lainnya. (Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 87 Jalan Utama Jalan yang penting dan utama bagi arus transportasi. (Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 88 Kabupaten Partnership for Local Economic Development (KAPLED) Kemitraan (lihat Program Kemitraan bagi Pengembangan Ekonomi Lokal – KPEL) pada tingkat Kabupaten yang berfungsi untuk merumuskan kebijakan-kebijakan atau rencana tindak bagi pengembangan cluster suatu komoditas yang lebih spesifik dan

berdampak langsung pada kelompok-kelompok spesifik. Anggota KAPLE adalah pemerintah dan swasta di wilayah Kabupaten / Kota serta wakil kelompok masyarakat. (Definisi: Bappenas, UNDP, UN Center for Settlements). 89 Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Laporan berkala mengenai perkembangan kegiatan perusahaan penanaman modal 90 Macro Community Development Method Salah satu metode yang dijadikan azas pemberdayaan masyarakat dalam realisasi program dan kegiatan Pemerintah Daerah. Metode ini berupaya memperluas wawasan aparat Pemda dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap konsep: (1) pembangunan berlandaskan pada kemampuan masyarakat; (2) penciptaan Community Center sebagai basis perencanaan pembangunan; dan (3) peningkatan partisipasi komunitas masyarakat. (Panduan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat, Dirjen Bangda, TA 2000) 91 Naskah Perjanjian Luar Negeri(NPLN) Suatu naskah perjanjian atau suatu naskah lainnya yang merupakan kesepakatan mengenai pinjaman atau hibah luar negeri yang ditandatangani oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Pemberi Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PPHLN). (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 48/KMK.012/1987 dan Nomor Kep. 004/Ket/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). 92 Obligasi Pinjaman yang diperoleh dari penertiban surat utang. 93 PAP (Pembinaan dan Administrasi Proyek) Dana yang bersumber dari APBN atau APBD yang digunakan untuk kegiatan administrasi, pembinaan, pemantauan dan pengendalian program. 94 Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) Forum musyawarah/rapat koordinasi, sosialisasi, pengambilan dan perumusan keputusan mulai dari tingkat desa sampai tingkat nasional dan dianggap sebagai mekanisme Pedoman Penyusunan Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan di Daerah. Istilah Rakorbang pada tiap tingkatan antara lain (1) Tingkat Desa/Kelurahan dalam Musbangdes, (2) Tingkat Kecamatan dalam UDKP (lihat UDKP), (3) Tingkat Kabupaten/Kota dalam Musyawarah Pembangunan Daerah Tk. II (Musbangda II), (4) Tingkat Propinsi pada Musbangda I, (5) antar wilayah pada Konregbang, dan (6) Tingkat Nasional pada Konasbang. 95 Sarana Lingkungan Fasilitas penunjang yang berfungsi untuk menyelenggarakan dan pengembangan kehidupan ekonomi, sosial dan budaya.(Sumber : Undang-Undang RI No.24 Tahun 1992 tentang Tata Ruang). 96 Taman Hutan Raya Kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan/atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan/atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budidaya pariwisata dan rekrasi. (Sumber Undang-Undang No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya) 97 Unit Daerah Kerja Pembangunan (UDKP) Merupakan Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) di tingkat Kecamatan.

UDKP sangat strategis sebagai wahana warga masyarakat untuk proses-proses pengambilan keputusan tentang kegiatan yang akan dilakukan, wahan sosialisasi dan penyebaran informasi tentang latar belakang, manfaat, sasaran dan hal-hal lain yang berkaitan dengan progarm pembangunan prasarana perdesaan berbasis pemberdayaan masyarakat. Ada beberapa tahapan UDKP, antara lain (1) UDKP-1 merupakan tahapan sosialisasi dan kesepakatan kerja; (2) UDKP-2 merupakan tahap penyusunan dan kesepakatan atas Rencana Strategis Kecamatan; (3) UDKP-3 merupakan tahapan penyusunan Progaram Investasi Kecamatan (PIK); (4) UDKP-4 merupakan tahapan penetapan bentuk pelaksanaan tahun berikutnya. (Panduan Pelaksanaan P2D T.A 2001 – 2003, TIM Koordinasi Pusat P2B) 98 Vicious Circle of Poverty and Backwardness Diterjemahkan sebagai lingkaran setan kemisikinan dan keterbelakangan adalah kondisi suatu masyarakat yang berada dan sulit untuk keluar dari kemiskinan dan penyebab kemiskinan itu sendir. Produktifitas rendah; Pendapatan Rendah; Pendapatan Nasional Rendah; lemahnya infrastruktur pendukung investasi; Sempitnya lapangan kerja; Pengangguran; daya beli dan daya motivasi kerja yang rendah; dan akhirnya kembali pada rendahnya produktivitas. Strategi mengatasi masalah kemiskinan tersebut adalah dengan memotong siklus melalaui peningkatan di bidang sarana fisik dan SDM, yang bermuara pada tergeraknya investasi dari dalam dan menarik investasi dari luar. (Makalah “Konsepsi, Strategi dan Kebijakan Pembangunan Kawasan Cepat Tumbuh dan Kumuh”, Direktorat Permukiman dan Perumahan, Bappenas, 2002) 99 Wilayah Ruang yang merupakan kesatusan geogrofis beserta segenap unsur terkait padanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administrasi dan/atau aspek fungsional. (Sumber : Undang-Undang No.24 tahun 1992 tentang Tata Ruang) 100 Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Bagian dari laut lepas berupa suatu jalur laut yang terletak di luar dan berdampingan dengan laut teritorial yang lebarnya tidak melebihi 200 mil laut diukur dari garis pangkal. resources http://www.depdagri.go.id/

Tulisan Lain
       Pornografi dalam Perspekti Sejarah;>>>baca Manajemen Pemberantasan Korupsi;>>>baca Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Moral Bangsa;>>>baca Pancasila sebagai Falsafah;>>>baca Hak dan Kewajiban Warga Negara;>>>baca Sejarah Kuno Bangsa Amerika;>>>baca Materi Pokok Fisiologi Hewan;>>>baca

Filed under: FISIP/HUKUM, Pendidikan IPS SD | Tinggalkan sebuah Komentar »

Istilah parafrasa berhubungan erat dengan karangan terikat. bertembang. Salah satu cara untuk mengerti ide atau maksud penyair yang terkandung dalam puisinya. bersyair. namun hasil saduran atau parafrasa harus tetap menarik dan penuh pesona di samping harus memperjelas maksud dan tujuan karya itu sendiri. dengan inti karangan tetap berkisar pada masalah pokok puisi yang disadurnya. yakni mengungkapkan karya sastra dalam bentuk tulisan dari bentuk puisi ke dalam bentuk prosa. Selain itu. memparafrasakan berarti menguraikan kembali suatu teks dalam bentuk lain. Hakikat Syair Syair merupakan salah satu jenis puisi lama yang paling terkenal dalam khazanah kesusastraan Indonesia lama atau kesusastraan Melayu klasik. parafrasa berarti (1) pengungkapan kembali suatu tuturan dari sebuah tingkatan atau macam bahasa menjadi yang lain tanpa mengubah pengertian. dengan tidak mengubah isi puisi sedikit pun. Walaupun pengungkapan puisi umumnya menggunakan gaya bahasa naratif atau bersifat menguraikan.Memparafrase Syair Posted on 28 Juli 2011 by Pakde sofa Memparafrase Syair Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia . Bahwa istilah parafrasa diartikan dengan menyadur puisi ke dalam bentuk prosa atau memprosakan bentuk puisi sebagai karangan terikat ke dalam bentuk karangan yang bebas. yang kemudian dalam proses penadhoman diperoleh kata syaair ( ) yang . Sebab. Baik puisi maupun prosa merupakan hasil karya sastra dari seorang sastrawan. kita juga harus mengetahui suasana perasaan atau batin pengarangnya. Hal senada juga dikemukakan Hartadi (1995:87) bahwa parafrasa sama artinya dengan menyadur. yakni dengan membuat parafrasa itu ke dalam bentuk prosa. yang berarti perasaan yang menyadari. Dalam puisi. terlebih dahulu harus memahami tema puisi tersebut dan memahami pesan atau amanat apa yang dikemukakan oleh pengarang. Agar memperoleh hasil yang baik. bahasa prosa merupakan bahasa yang mudah ditangkap maksud dan ide pengarang. (2) penguraian kembali suatu teks (karangan) dalam bentuk susunan kata-kata yang lain. dan lain-lain. Istilah syair berasal dari kata Arab Syi’ir. penyair menyampaikan idenya dengan menggunakan bahasa yang padat dan penuh arti sehingga tidak mudah ditangkap atau dimengerti maksudnya. sajak. misalnya puisi. Mengungkapkan isi sebuah puisi secara tertulis ke dalam kalimat bebas bukanlah pekerjaan mudah. dengan maksud untuk dapat menjelaskan makna yang tersembunyi. kata syair diperoleh dari proses penadhoman dalam ilmu shorof. syair. Sementara itu. Jika dirunut melalui ilmu shorof tersebut. kata syair berasal dari kata dasar sya’ara ( ) yang berarti menembang.

Di dalam Kamus Bahasa Melayu Nusantara (2003:2647). Oleh sebab itu. syair dapat dibagi menjadi lima golongan berdasarkan isinya. Bahkan sering pula syair digunakan dalam suatu nyanyian-nyanyian. sejarah. Syair tidak terdapat sampiran. Fungsi Syair Syair merupakan bentuk puisi lama yang sangat digemari oleh masyarakat Melayu di masa lampau. yakni yang terdiri atas tiga baris dengan rima a-a-b. Syair bermula dari sastra lisan. Selain itu terdapat pula bentuk syair yang kurang luas penggunaannya. dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. (3) syair untuk menguraikan cerita sehingga tidak cukup hanya satu bait tetapi memerlukan beberapa bait. syair juga berfungsi sebagai pelipur lara atau hiburan bagi masyarakat. pertunjukan seni. baik berupa nasihat atau cerita. syair didendangkan oleh seorang tukang cerita atau yang disebut pawang Pendendangan syair biasanya dilakukan dalam suatu acara tertentu. Sementara itu. Sementara itu. Adapun macam-macam syair tersebut adalah sebagai berikut. kata syi’ir dipakai untuk menyebut ‘tembang’. Namun. yakni (1) tiap bait terdiri dari empat baris. dan lain-lain. (4) pola sajak akhir a-a-a-a. petuah-petuah. syair berfungsi sebagai media penyampaian pesan-pesan leluhur kepada generasi penerus.berarti penembang atau ahli bertembang. patokan tersebut tidaklah baku. pada hakikatnya syair merupakan salah satu bentuk kesusastraan Melayu klasik yang berupa karangan bersajak yang tiap-tiap bait terdiri dari empat baris yang bersajak sama. . Umumnya persajakan atau rima syair berpola a-a-a-a. (2) keempat baris itu mengandung isinya. Macam-Macam Syair Menurut Fang. Misalnya upacara-upacara adat. syair berarti karangan bersajak yang tiap-tiap rangka atau baitnya terdiri dari empat baris atau larik yang sama bunyi hujungnya. Selain itu. Sebaliknya. syair selalu terdiri berpuluh-puluh bait. Syair juga berisi cerita anganangan. yang perlu diingat bahwa syair mengandung nilai-nilai luhur. ternyata tidak hanya itu saja. dan juga merupakan pengolahan bebas dari sebuah prosa. bahkan beratus-ratus bait. Syair merupakan bentuk puisi lama yang digunakan untuk bercerita atau berkisah. (5) tiap baris terdiri dari dua periodus dan tiap periodus terdiri dari dua patah kata (Baribin 1990:21). Oleh karena tergolong puisi naratif. kata syair berarti puisi lama yang tiap bait terdiri atas empat larik atau baris yang berakhir dengan bunyi yang sama. Akan tetapi. Pada masa lampau. sajak atau puisi. Syair juga memiliki aturan yang ketat. Ada pula syair yang berpola a-b-a-b dan a-a-a-b yang keempat barisnya tetap merupakan satu kesatuan arti. Selain itu. dan ada juga syair yang hanya terdiri atas dua baris dengan rima akhir a-b atau a-a. Syair umumnya berisi suatu cerita atau suatu uraian panjang. Semua baris syair mengandung isi atau makna yang hendak disampaikan Namun. maka syair tidak pernah terdiri dari satu bait.

e. Syair Yatim nestapa. Syair Bunga Air Mawar. Contoh syair yang termasuk syair romantis antara lain Syair Bidasari. Syair Nuri.a. Syair Agama Syair agama merupakan syair yang berisi nasihat. pengajaran yang berhubungan dengan keagamaan. Syair Putri Akal. Berdasarkan isinya. Syair Anggreni. Contoh syair yang termasuk syair panji antara lain: Syair Damar Wulan. d. Syair Panji Syair panji merupakan syair yang berisi cerita atau hikayat dari kesusastraan Jawa atau cerita panji. Syair Undakan Agung Udaya. Syair Romantis Syair romantis merupakan syair yang berisi dongeng atau angan-angan seorang pengarang. dan lain-lain. . Syair Pelanduk Jenaka. Contoh syair ini ialah syair-syair karya Hamzah Fansuri. Syair Kumbang dan Melati. pelipur lara. Sebagian besar syair romantis menguraikan tema yang biasa terdapat di dalam cerita rakyat. pengiasan itu digunakan tokohtokoh binatang atau tumbuh-tumbuhan. c. dan lain-lain. Syair Siti Zubaidah Perang Melawan Cina. Di antara peristiwa sejarah yang paling penting adalah peperangan. Oleh karena itu. dan hikayat. Syair Sejarah Syair sejarah merupakan syair yang berisi unsur sejarah atau syair yang berdasarkan peristiwa sejarah. Syair Wayang Kinudung. Syair Sri Banian. Syair Ibadat. dan lain-lain. Contoh syair yang termasuk syair kiasan antara lain Syair Burung Pungguk. Syair Abdul Muluk. Syair Rukun Haji. 1) Syair Sufi Syair sufi merupakan syair yang dikarang oleh tokoh sufi. Biasanya. Syair Panji Semirang. Syair Sinyor Kosta. Syair Nyamuk dan Lalat. dan lain-lain. Syair Raja Siak. Syair Ken Tambuhan. Syair Cinta Birahi. syair perang juga termasuk syair sejarah yang paling banyak dihasilkan. syair agama dibagi menjadi empat macam. dan lainlain. b. Syair Perang di Banjarmasin. Syair Kiasan Syair kiasan atau simbolik merupakan syair yang bersifat kias atau sindiran terhadap suatu kejadian atau perbuatan seseorang. 2) Syair yang Menerangkan Ajaran Ialam Syair ini berisi tentang ajaran-ajaran yang ada dalam agama Islam. Biasanya berisi perenungan-perenungan manusia tentang kehidupan yang dikaitkan dengan ketuhanan. Contoh syair ini antara lain Syair Kiamat. Contoh syair yang termasuk syair sejarah antara lain Syair Perang Mengkasar.

Anak juga peduli pada tujuan fungsional bahasa (untuk apa kalimat itu dipakai) namun tidak terlalu peduli terhadap “kebenaran” (correctness) yang dikehendaki oleh orang dewasa dan tidak bisa memahami bahasa rumit yang digunakan orang dewasa untuk menjelaskan konsep-konsep linguistik. dsb. Syair Yusuf. 2001). perilaku guru atau lainnya (Hadley. Aturan. dan beberapa pembicaraan abstrak tentang bahasa harus betul-betul memakai pendekatan yang ekstra hati-hati. Contoh syair ini antara lain Syair Nabi Allah dengan Fir’aun. relative clause. Filed under: Bahasa. dan lain-lain. Contoh syair ini antara lain Syair Nasihat Bapa Kepada Anaknya. penjelasan. Alangkah lebih baiknya guru mencontohkan pola-pola kalimat termaksud dengan ilustrasi konkrit bisa berupa gambar. Anak-anak terfokus kepada apa yang terjadi saat ini. Syair Nasihat Lakilaki dan Perempuan. Syair Nasihat. dan lain-lain.3) Syair Anbia Syair anbia merupakan syair yang mengisahkan riwayat hidup para nabi. Berikut adalah beberapa rambu-rambu umum yang bisa diterapkan guru di dalam kelas bahasa Inggris di SD 1) Jangan menjelaskan grammar secara eksplisit menggunakan istilah-istilah seperti past tense. Hal inilah yang dinamakan konktretisasi dan kontekstualisasi (akan dibahas kemudian) . guru harus selalu mengingat keterbatasan-keterbatasan yang melekat pada anak di tahapan ini. atau apa yang sudah mereka alami. tidak terlalu mementingkan untuk tahu atau mengerti apa yang akan terjadi nanti. 4) Syair Nasihat Syair nasihat merupakan syair yang bermaksud memberi pengajaran dan nasihat kepada pendengar atau pembacanya. Syair Isa. PGSD. SEKOLAH MENENGAH | 1 Komentar » Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Inggris di SD Posted on 25 Juli 2011 by Pakde sofa Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Bahasa Inggris di SD Mengingat perkembangan intelektual anak (sampai usia 8 tahun) masih dalam tahap intelektual yang disebut oleh Piaget operasional konkrit. Hal ini berimplikasi signifikan pada pembelajaran.

Lalu. Lalu. gaya mengajar yang terlalu „dewasa‟ baik dari sisi bahasa yang digunakan guru maupun dari sisi penyajian konten pembelajaran akan membuat siswa merasa aktivitas yang mereka lakukan tak berguna. Rentang Perhatian Salah satu perbedaan menonjol anak dan orang dewasa adalah dari sisi rentang perhatiannya. mutlak harus dihindari. 2. Pertama. Karena belajar bahasa Inggris bisa jadi terlalu sulit untuk anak. Aktivitas belajar yang membosankan sangat mungkin tercipta di atmosfir pembelajaran kita. 3) Beberapa konsep gramatika bisa lebih menarik perhatian siswa jika guru mendemonstrasikannya. Mengulang-ulang contoh kalimatnya lebih baik dibanding mengulang-ulang penjelasan/aturan yang dimaksud. 1) Karena anak selalu terfokus pada saat ini dan sekarang. Bagaimana caranya mengenai pemilihan materi dan model pembelajaran bahasa Inggris. Anak akan mampu memformulasikan sendiri aturan yang dimaksud jika contoh yang diberikan guru jelas. Hindari aktivitas yang membuat mereka harus mengingat kejadian lalu atau kejadian yang akan datang dalam durasi yang cukup lama. 2) Kegiatan harus beragam agar minat anak terjaga dan perhatian anak tetap ada. Ketikapun mereka mampu melakukannya. kita harus memahami apa itu rentang perhatian. tidak berguna atau terlalu sulit. Secara umum. guru berkata I‟m walking to the door. Lebih baik guru memberikan contoh kalimat dengan mengulang-ulangnya. disadari ataupun tidak. Pembelajaran yang tidak memfasilitasi anak untuk bergerak dari tempat duduknya. maka dia akan tahan berjamjam di depan tivi. memegang. Gaya mengajar guru di kelas misalnya. berikut beberapa gambaran tips sederhananya. Jadi jangan membuat asumsi bahwa anak memiliki rentang perhatian yang pendek. bisa menjadi penyebab atmosfir kebosanan melanda suasana pembelajaran. 4) Beberapa konsep atau pola-pola yang sulit perlu diulang-ulang agar otak dan telinga anak mudah berkoordinasi. meraba atau memanipulasi sesuatu melainkan hanya memaku mereka di tempat duduk. misal: untuk membuat pernyataan menjadi pertanyaan tambahkanlah do atau does. hidup dan menyenangkan. juga akan memicu rentang perhatian yang pendek. misal: sampai berjalan ke depan pintu. akan membuat rentang perhatian anak menjadi pendek. Pembelajaran yang terlalu sulit ataupun terlalu mudah bagi siswa. maka tugas gurulah untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris bisa terkemas menarik. cepat bosan dan „terpicu‟ untuk membuat keributan. atau guru mentransfer apa yang diketahui kepada siswa dan siswa tidak aktif „memanipulasi‟ pembelajaran. kondisi pembelajaran yang tidak berhasil dikondisikan guru untuk sesuai dengan usia dan kemampuan siswa akan menjadikan pembelajaran terlalu sulit ataupun terlalu mudah.2) Aturan yang abstrak dan sulit dibayangkan siswa alasannya. Tapi rentang perhatian yang pendek akan muncul jika anak terlibat dalam satu aktivitas yang membosankan. Simpan anak di depan tivi yang menayangkan film kartun favoritnya. . Hal inipun akan memicu rentang perhatian yang pendek tadi. maka aktivitas harus dirancang untuk menangkap minat mereka dengan segera. aktivitas sejenis ini tak akan terlalu menarik minat mereka. yang hanya memakai one way teaching.

Bahasa tidak akan lengkap dipelajari jika tidak diajarkan dengan konteks penggunaannya. bagaimana mengucapkannya. Rasa penasaran terkait erat dengan antusiasme siswa. melihat video. karena anak akan tertarik juga pada mimik muka. Aktivitas kelompok bisa diaplikasikan untuk membuat anak saling mengeksplorasi penggunaan bahasa yang mereka ketahui. Aktivitas fisik bisa pula dieksplorasi dengan cara siswa diminta ke depan. usahakan semua alat sensor ini dieksplorasi penggunaannya oleh guru melalui konteks-konteks pembelajaran yang menarik. Semakin ia penasaran dengan apa saja yang mungkin ia dapati di pembelajaran. Input Sensor Anak harus terstimulasi seluruh inderanya. Misalnya: mencium harum bunga. Misal dengan aktivitas bermain peran (role play). „Kesalahan‟ yang diperbuat siswa ketika belajar bahasa Inggris. Percakapan sederhana untuk mengkontekstualisasikan kapan ekspresi-ekspresi tertentu digunakan. musik—semuanya adalah elemen penting untuk pembelajaran bahasa bagi anak. Menggunakan bahasa membutuhkan partner sebagai pendengar. memperagakan atau menunjuk kosa kata yang kita ajarkan. menyentuh tumbuhan dan buah-buahan. Caranya: 1) Berikan aktivitas fisik yang cukup dalam pembelajaran. Atau aktivitas-aktivitas lain sejenis. 3) Guru harus “hidup” dan antusias terhadap pelajaran. Pembelajaran mengharuskan guru menyanyi. Aktivitas berkelompok misalnya merupakan cara yang baik agar anak belajar kata dan struktur kata dan mempraktikan bahasa yang bermakna. gesture (gerak tubuh). Jika harus menjadi komedian. Pastikan kegiatan pembelajaran mengakomodir kebutuhan setiap siswa yang berbeda berdasarkan gaya belajarnya. 5) Anak memiliki sejumlah besar rasa penasaran. dalam pembelajaran. Aktivitas guru harus melibatkan organ visual dan auditori anak. mendengarkan tape recorder. dengan porsi yang cukup. dengan menyajikan aktivitas yang monoton di setiap pembelajaran. Bermain peran untuk anak seusia SD tidak harus yang kompleks dan berdurasi lama. maka itu yang sebaiknya dilakukan demi untuk menjaga antusiasme siswa. Karena selera humor anak berbeda dengan orang dewasa. Jangan lewatkan rasa penasaran yang sebenarnya ada si setiap anak. dengan penuh candaan namun tidak menjadikannya bahan tertawaan. maka jadilah komedian. gambar. bahasa verbal guru juga penting. Pastikan guru mengeksplorasi rasa itu sejauh mungkin agar perhatian anak tetap terfokus pada kegiatan pembelajaran. Bayangkan ruang kelas itu adalah panggung dimana guru sebagai aktornya. Penting untuk diingat. 3. . mendongeng bahkan menari sekalipun. 2) Aktivitas praktis yang lain harus sejalan dengan tujuan membantu anak menginternalisasi bahasa. itu bisa dibelajarkan dengan role play. 4) Guru harus memiliki rasa humor yang tinggi untuk tetap tertawa sambil belajar. bisa „diperbaiki‟ tanpa menyakiti si anak. merasai makanan. untuk apa fungsinya.Anak secara umum memiliki beragam gaya belajar. maka pastikan humor anda sesuai dengan selera anak. serta sentuhan guru. 3) Alat sensor membantu anak menginternalisasi konsep-konsep. semakin hal tersebut menunjukkan antusiasmenya terhadap pembelajaran. Oleh karenanya.

5. tapi harus tegas dalam hal harapan-harapan terhadap siswa. Guru harus bekerja keras untuk memberikan pembelajaran bahasa yang bermakna bagi anak. 1) Bantu siswa anda untuk dengan ringan tertawa jika mereka membuat kesalahan. Tidak selalu begitu! Anak-anak cenderung inovatif dalam produk bahasa. terutama berlatih mengucapkan kosakata baru atau ekspresi-ekspresi sederhana dalam Bahasa Inggris. Jangan pojokkan mereka dengan kesalahan yang sebenar-benarnya—seperti diungkap di atas—bukan kesalahan. Dalam beberapa hal anak cenderung lebih rentan dari orang dewasa. tapi tetap saja menghadapi banyak rintangan. Guru harus menolong mereka untuk mengatasi rintangan tersebut yang sangat potensial akan menghambat mereka. sehingga beberapa kosakata yang resmi atau kaku di dunia mereka. Cerita. Seharusnya siswa SD yang belajar bahasa Inggris dihindarkan dari ketakutan semacam ini. tak begitu menarik minat mereka. karena memang sistem bunyi nyang sangat berbeda antara bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris. Desain bentuk pembelajaran yang membuat mereka banyak berlatih. Bahasa-bahasa yang menurut mereka tidak akan mereka gunakan saat itu. namun tak lantas kesalahan siswa tak dikoreksi karena takut menyakiti hati. Mereka tidak tertarik untuk berurusan dengan bahasa yang tidak berguna bagi mereka saat itu. Pada saat mereka berpartisipasi secara oral. 2) Guru harus sabar dan supportif untuk membangun kepercayaan diri anak. Ego mereka masih sedang terbentuk sehingga nuansa komunikasi yang tidak jelas bisa diinterpretasikan secara negatif. upaya perbaikan harus menjadi targetan guru di setiap pembelajaran apapun kondisinya. Apa yang dipikirkan orang lain saat saya berbicara bahasa Inggris? Ketakutan jika ditertawakan atau diolok-olok saat salah mengucapkan satu kosakata misalnya. 4. bisa mencegah mereka dari berlatih pronunciation. situasi dan . luaskan toleransi dari guru jika mereka salah mengucapkan. Eksplorasi antusiasme mereka dengan sebaik-baiknya. Faktor Afektif Mitos yang sangat umum bahwa anak-anak relatif tidak terpengaruhi oleh rintanganrintangan yang biasanya menghambat orang dewasa untuk belajar. disini dan saat ini. Bahasa yang Otentik dan Bermakna Anak-anak terfokus kepada apa yang bisa dilakukan bahasa baru ini. Meski dalam satu dua hal guru menunjukkan kelembutan sikap dalam rangka menumbuhkan semangat siswa untuk belajar. utamakan kesenangan mereka dalam hal mencoba hal-hal baru tersebut. Mereka sangat sensitif terutama kepada teman sebayanya: apa yang orang lain pikirkan tentang saya. 2) Bahasa harus benar-benar diberikan dengan konteksnya.Aktivitas penyampaian bahan ajar harus mengoptimalkan sebanyak mungkin input sensor siswa bekerja. Tetap saja. akan tertolak. 1) Anak memiliki sensitivitas tinggi terhadap bahasa yang tidak otentik. agar mereka berkesempatan untuk mencoba sesuatu yang menarik. 3) Rangsang partisipasi secara oral sebanyak mungkin terutama untuk siswa yang pendiam.

7. Artinya. pandangan bahwa anak memiliki bakat linguistik menjadi semakin terkristal dan semakin banyak diyakini. mengajukan pendapat. dan berkontribusi secara positif pada pembelajaran. Jika bahasa dipecah-pecah menjadi potongan-potongan kecil maka siswa tidak akan melihat kaitannya terhadap keseluruhan. Siap untuk menghadapi tugas-tugas dengan cara yang positif. sangat dianjurkan guru bahasa Inggris di SD untuk memberikan bantuan konteks terhadap apapun yang diajarkan melalui dukungan media. Selalu ingin bertanya. percakapan sehari-hari. 2. misal mencontek dari teman. Memiliki aspirasi tinggi. 3) Pendekatan bahasa secara keseluruhan sangat penting. Memiliki ego untuk sukses. Juga tekankan aktivitas yang berhubungan antar keempat skill (membaca.karakter yang biasa dikenal anak. Bakat Beberapa siswa bisa belajar bahasa lebih baik dibanding yang lain. Berorientasi kepada tujuan. menulis dan berbicara) agar anak melihat dengan jelas korelasinya satu sama lain. Jangan pernah berpikir bahwa dalam konteks percakapan sederhana. mendengar. Ingin senantiasa meningkatkan diri dan prestasi. menjawab. Konsekuensi dari pandangan ini. Tes ini hanya tepat bila dihadapkan kepada mereka yang memiliki kemampuan grammar. 6. 4. jika ada sesuatu yang tidak bisa langsung dia akomodasi (tidak sesuai dengan yang pernah ia terima sebelumnya) maka ia tidak lantas menolaknya. Contoh seperti chunk words yang dicontohkan di atas. menginisisasi. maka kemampuan dan kemajuan berbahasa siswa di masa depan bisa diprediksi dengan apa yang disebut tes bakat. Pada tahun 19501960an. Namun tes bakat dalam linguistik nampaknya tidak mampu mengukur banyak hal selain kemampuan intelektual umum meskipun memang tes ini dimaksudkan untuk mencari bakat-bakat linguistik.Tahu mengapa ia harus belajar sesuatu yang baru setiap waktu. tetapi mencari cara untuk menemukan alasan ambiguitas tersebut dan baru menerima atau menolaknya. membantu. Sifat Pemelajar Beberapa siswa usia sekolah dasar. mengenalkan kata demi kata lebih baik dibanding mengenalkan ekspresi-ekspresinya secara keseluruhan. Memiliki toleransi terhadap ambiguitas. beberapa ahli mencirikan kategori tipe pemelajar yang baik sbb: 1. 5. Tidak terpikir untuk mengerjakan tugas pembelajaran dengan cara yang negatif. mendorong. tujuan-tujuan bermakna dalam penggunaan bahasa—semua ini akan memberikan konteks dimana bahasa bisa diterima dan dipahami sehingga hal ini bisa meningkatkan perhatian dan daya ingat. dan bagaimana dampak hal yang dipelajarinya itu di kehidupannya yang . Tidak mengandalkan orang lain kecuali jika benarbenar membutuhkan. permainan. gambar. nyanyian dan bentuk-bentuk lain yang sekiranya menarik minat anak. 3. Tidak takut atau gelisah menghadapi tugas-tugas. Tidak puas dengan pencapaian yang minimal. Oleh karenanya.

ia berusaha menebaknya. Kelompok bisa dibuat berdasarkan: 1) Perbedaan individual dalam kemampuan belajar. melainkan menjadikannya titik awal (starting point) untuk berubah menjadi jauh lebih baik. 5. bahkan berputus asa. 5) Pengelompokkan secara random atau dilotre. 2004: 18). Sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai sistem kerja/ belajar kelompok yang terstruktur (Lie. Sabar menghadapi tantangan. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » Mengenal Pembelajaran Kooperatif Posted on 24 Juli 2011 by Pakde sofa Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran yang mendorong siswa bekerja sebagai sebuah tim untuk menyelesaikan suatu tugas. Tidak lekas mengeluh. dibuat kelompok yang terdiri atas siswa yang minatnya sama 3) Pengelompokan berdasarkan jenis pekerjaan yang kita berikan 4) Pengelompokan berdasarkan wilayah tempat tinggal siswa. Siswa belajar dalam kelompok kecil yang kemampuannya heterogen. Tidak selalu harus disuruh oleh guru saat harus melatih kemampuan diri seperti mengerjakan tugas dan lain-lain. terutama bila kelas itu sifatnya heterogen dalam belajar. tidak melihat factor lain 6) Pengelompokkan atas dasar jenis kelamin. Sebelum guru menyampaikan jawaban terhadap permasalahan apapaun. GURU. 2. 6. Ada pula yang menambahkan karakteristik pemelajar yang baik yaitu mereka yang: 1. 2) Perbedaan minat belajar. 3. Dasar Teori Pembelajaran Kooperatif Teori . dll) bisa membantunya belajar sesuatu Filed under: Bahasa. Dalam menyelesaikan tugas kelompok. yang tinggal dalam satu wilayah dikelompokkan dalam satu kelompok sehingga mudah koordinasinya. Tidak meratapi kesalahan secara berlebihan. 1995: 73). Mampu mencari cara sendiri tanpa selalu dibimbing oleh guru saat mengerjakan tugas-tugas.akan datang. Membuat tebakan-tebakan yang cerdik. Memanfaatkan kesalahan untuk memperbaiki diri. Selama kerja kelompok. Kreatif. Apapun yang ada di sekelilingnya (gambar. Menggunakan petunjuk-petunjuk kontekstual. 4. poster. menyerah. tugas anggota kelompok adalah mencapai ketuntasan materi dan saling membantu teman sekelompok dalam mencapai ketuntasannya (Slavin. tulisan. Hal ini dimaksudkan agar kelompokkelompok tersebut tidak berat sebelah. Hal-hal sulit dianggapnya menjadi tantangan. setiap anggota saling bekerjasama dan membantu dalam memahami suatu bahan ajar. Menciptakan kesempatan sendiri untuk berlatih. ada kelompok pria dan wanita. PEMBELAJARAN. Namun demikian. atau mengerjakan sesuatu untuk mencapai tujuan bersama lainya. 6. Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran yang mendorong siswa aktif menemukan sendiri pengetahuannya melalui ketrampilan proses. kelompok belajar dalam penelitian ini adalah kelompok belajar heterogen dari segi kemampuan belajar.

a) Kooperatif: siswa yakin bahwa tujuan mereka tercapai jika dan hanya jika siswa yang lain juga akan mencapai tujuan tesebut. dan melalui penggunaan struktur penghargaan kooperatif. motivasi siswa dalam pembelajaran kooperatif terletak pada bagaimana bentuk penghargaan (reward) atau struktur pencapaian tujuan pada saat siswa melaksanakan kegiatan pembelajaran. 1995:16). 1) Hasil belajar akademik Pembelajaran kooperatif bertujuan untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugastugas akademik. 1995: 17).pembelajaran kooperatif terbagi dalam 2 kategori. “cognitive theories emphasize the effects of working together in itself (whether or not the groups are trying of group goal)“ (Slavin. 1984. siswa harus terlibat dalam beberapa restruktur atau elaborasi kognitif suatu materi. Teori kognitif dapat dikelompokkan dalam dua kategori sebagai berikut. Diidentifikasikan ada tiga macam struktur pencapaian tujuan seperti berikut. 2) Penerimaan terhadap keragaman Pembelajaran kooperatif memberi peluang kepada siswa yang berbeda latar belakang dan kondisi untuk bekerja saling bergantung satu sama lain atas tugas-tugas bersama. Asumsi dasar dari teori perkembangan adalah bahwa interaksi antar siswa disekitar tugas-tugas yang sesuai meningkatkan penguasaan mereka terhadap konsep-konsep yang sulit b) Teori Elaborasi Kognitif Pandangan dalam psikologi kognitif telah menemukan bahwa apabila informasi yang telah ada di dalam memori. 2001: 3-4) Menurut pandangan teori motivasi. Para pengembang model ini telah menunjukkan bahwa model struktur penghargaan kooperatif telah dapat meningkatkan penilaian siswa pada belajar akademik dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar.“Motivational perspective on cooperative learning focus primarily on the reward or goal structure under wich students operate. 2) Teori Kognitif Teori ini menekankan pengaruh kerja sama dalam suasana kebersamaan didalam kelompok itu sendiri.” (Slavin. 1) Teori Motivasi Menurut teori motivasi. Tujuan Pembelajaran Kooperatif Model pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai setidaktidaknya tiga tujuan pembelajaran penting sebagai berikut. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep yang sulit. anggota kelompok harus membantu teman kelompoknya dengan cara melakukan apa saja yang dapat membantu kelompok itu berhasil dan yang lebih penting lagi adalah mendorong teman kelompoknya untuk melakukan upaya maksimal. Salah satu cara elaborasi konitif yang paling efektif adalah menjelaskan materi itu pada orang lain Dasar teori pembelajaran kooperatif digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran problem posing maupun pembelajaran kooperatif tipe CIRC. Murray: 1982)” (dalam Slavin. 3) Pengembangan ketrampilan sosial Tujuan yang ketiga ialah untuk mengajarkan . b) Kompetitif: siswa yakin bahwa tujuan mereka tercapai jika dan hanya jika siswa lain tidak mencapai tujuan tesebut. belajar untuk menghargai satu sama lain. struktur tujuan kooperatif menciptakan suatu situasi dimana anggota kelompok dapat mencapai tujuan pribadi mereka apabila kelompok itu berhasil. (Ibrahim dkk. a) Teori perkembangan “The fundamental assumption of the developmental theories that interaction among children around appropriate taks increases their mastery of critical consepts (Damon. c) Individualistik: siswa yakin upaya mereka sendiri untuk mencapai tujuan tak ada hubungannya dengan siswa lain dalam mencapai tujuan tersebut. yaitu teori Motivasi dan teori Kognitif. Oleh karena itu. 1995: 17). Mengingat pembelajaran problem posing yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah problem posing yang dilaksanakan secara kelompok.

Filed under: GURU. Selain unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » « Halaman Sebelumnya — Halaman Berikutnya » • Translate Blog Mendengar Tilawatul Quran sambil Ngenet Belajar Alquran ONLINE (terjemahan.kepada siswa ketrampilan kerjasama dan kolaborasi. dan bacaan) KLIK DI SINI ANDA INGIN MENJELAJAH SELURUH ISI MATERI BLOG INI SILAKAN KLIK DISINI ATAU SILAKAN KLIK PADA GAMBAR DI BAWAH INI • Tulisan Terbaru o o o o Perbedaan Komunikasi Massa dan Privat Bagaimana Berkomunikasi yang Manusiawi Aksioma Dasar Komnikasi Pembelajar Dewasa Berbeda dengan Pembelajar Anak . model ini sangat berguna untuk membantu siswa menumbuhkan kemampuan kerjasama.

The House of Allah CARI ILMU VIA Foto di face book 1. Kediri alumni 1976 2.o • Downnload Program Pintar Basing JIKA Anda Alumni dari salah satu sekolah di bawah ini 1. Perbatasan Malaysia Indonesia di Sebatik Kab Nunukan 3. Video pembuatan garam dg cara merebus air sumur . MTsN Mrican. UT di Nunukan Alumni 1998 6. Perbatasan Malaysia Indonesia di Krayan 2. Peserta Diklat CAKEP III di Surabaya 2001 Tolong KONTAK KAMI melalui weblog ini. SPGN Kediri Alumni 1983 4. IKIP SBY di Kediri Alumni 1984 5. Banyakan. Pasca UNY Alumni 2003 7. SDN 1 Tiron. bergabung jalin silatur rahim saling berbagi • Kampanyekan anti narkoba ambil logo berikut tempatkan di blog anda Ambil Kode logo Pakde Sofa is a fan of Ka'aba . Gua Selomangleng 5. Kediri alumni 1979 3. My Family 4.

com. Ikuti Follow “CARI ILMU ONLINE BORNEO” Get every new post delivered to your Inbox.com . Bergabunglah dengan 270 pengikut lainnya. Tema: Digg 3 Column oleh WP Designer.• • ALHADIST Shahih Shahih Sunan Sunan Sunan Sunan Musnad Muwatha’ Sunan Darimi Abu Ibnu Bukhari Muslim Daud Tirmidzi Nasa’i Majah Ahmad Malik Blog pada WordPress. Powered by WordPress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful