P. 1
Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah

Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah

|Views: 50|Likes:
Published by antonando_2009
hjfjf
hjfjf

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: antonando_2009 on May 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2013

pdf

text

original

Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah Dasar

Posted on 3 Januari 2012 by Pakde sofa Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah Dasar Metode penelitian, secara umum diartikan sebagai cara ilmiah dalam memperoleh dan menganalisis data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Jika anda perhatikan pernyataan di atas, maka setidaknya akan anda jumpai empat kata kunci yang perlu diperhatikan; yaitu : cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah dapat diartikan suatu kegiatan penelitian yang didasarkan pada cirri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis. Rasional berarti suatu kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang logis, masuk akal,sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris, artinya cara-cara yang dilakukan dalam penelitian tersebut dapat diamati, dilihat dengan menggunakan indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang ditempuh atau dilakukan. (Anda dapat membedakan dengan cara-cara yang tidak ilmiah, misalnya mencari anak yang hilang di hutan atau mencari mobil yang hilang dengan cara datang keparanormal, ingin menjadi kepala sekolah atau lulus ujian datang ke dukun dan sejenisnya ). Sistemtis artinya, proses atau prosedur yang digunakan dalam penelitian tersebut menggunakan langkahlangkah tertentu yang bersifat logis. Data yang diperoleh melalui kegiatan penelitian tersebut adalah data empiris (teramati) yang mempunyai kriteria tertentu, yaitu valid, artinya menunjukan derajad ketepatan antara data yang sebenarnya terjadi pada obyek penelitian dengan data jumlah data yang dikumpulkan oleh peneliti. Sebagai contoh: pada suatu provinsi tertentu terdapat sejumlah 2000 anak yang tidak lulus ujian nasional, sementara seorang peneliti melaporkan hasil penelitiannya jauh di atas atau di bawah 2000. Data yang dilaporkan peneliti peneliti tersebut tidak valid. Demikian pula jika peneliti melihat suatu obyek penelitian berwarna merah, tetapi dilaporkan warna hijau. Seorang peneliti melihat ada seorang murid SD sedang menangis, kemudian ia membuat kesimpulan bahwa murid SD tersebut sedang sedih, padahal murid tersebut menangis karena senang memperoleh rangking terbaik di kelasnya. Data yang dilaporkan oleh peneliti bahwa warna merah dilaporkan hijau, murid menangis karena senang dilaporkan sedih, adalah merupakan data yang tidak valid. Untuk mendapatkan data yang valid dalam suatu penelitian sering mengalami kesulitan, oleh karena itu data yang telah berhasil dikumpulkan sebelum diketahui validitasnya , dapat diuji melalui pengujian reliabelitas dan obyektivitasnya. Pada umumnya apabila suatu data itu sudah reliable dan obyektif, maka kecenderungan data tersebut akan valid. Data yang sudah valid dapat dipastikan reliable dan obyektif. Reliabel berkenaan dengan derajad konsistensi / keajegan data dalam interval waktu tertentu. Sebagai contoh pada hari pertama interview, sumber data mengatakan bahwa jumlah siswa yang tidak lulus Ujian Nasional sebanyak 2000 siswa, maka besok atau lusa pun sumber data tersebut jika ditanya tentang jumlah siswa yang tidak lulus akan

mengatakan bahwa jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 2000 siswa. Demikian pula apabila kemarin sumber data mengatakan bahwa sebab ketidak lulusan siswa karena gurunya tidak kompeten, maka besok atau lusa sumber data juga akan mengatakan jawaban yang sama(guru tidak kompeten). Obyektivitas berkenaan dengan interpersonal agreement (kesepakatan yang menyangkut banyak orang). Apabila banyak orang yang menyatakan bahwa kegagalan bangsa Indonesia dalam membangun sumber daya manusia karena lemahnya sektor pendidikan, maka data tersebut adalah obyektif. Data yang reliabel belumlah tentu valid. Sebagai contoh: Kepala Sekolah Dasar sering menyatakan bahwa lulusannya tidak banyak yang melanjutkan ke Sekolah Lanjutan Pertama karena faktor ekonomi orang tua. Hal ini diucapkan secara konsisten tetapi berbohong, sehingga data tersebut terlihat reliable (konsisten) tetapi tidak valid. (padahal sebenarnya siswa tidak melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama karena lulusannya kurang kompeten; sudah berusaha mendaftar tetapi tidak diterima). Data yang obyektif juga belum tentu valid, misalnya sebagian besar dari kelompok orang menyatakan bahwa Si A adalah siswa yang paling malas belajar di sekolah, dan hanya sebagian kecil orang yang menyatakan bahwa si A rajin. Padahal yang benar justru yang hanya sebagian kecil yang menyatakan bahwa A adalah siswa yang rajin. Pernyataan sekelompok besar tersebut obyektif (disepakati banyak orang) tetapi tidak valid. Tujuan Penelitian Setiap penelitian memiliki tujuan tertentu. Secara umum tujuan penelitian adalah mencari kebenaran yang dapat dikategorikan menjadi tiga macam yaitu: penemuan, pembuktian dan pengembangan / peningkatan / perbaikan. Penemuan berarti data penelitian yang diperoleh dari penelitian itu adalah data yang betul-betul baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Pembuktian, berarti data yang diperoleh dari penelitian tersebut digunakan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengatahuan tertentu, dan Pengembangan/Pengingkatan/ Perbaikan berarti data yang diperolaeh dari penelitian tersebut digunakan untuk memperbaiki, memperdalam pengetahuan yang sudah ada. Penelitian pendidikan dapat bersifat penemuan, pembuktian dan peningkatan. Penelitian pendidikan yang bersifat penemuan misalnya, menemukan suatu metoda mengajar matematika yang efektif, efisien dan menyenangkan; menggunakan media pembelajaran yang tepat; Sistem evaluasi; Menemukan criteria guru Sekolah Dasar yang professional dan lain sebagainya. Penelitian pendidikan yang bersifat pengembangan, misalnya : mengembangkan metoda mengajar yang telah ada sehingga akan lebih efektif, Penerapan system evaluasi yang lebih tepat. Penelitian pendidikan yang bersifat pembuktian, misalnya membuktikan keraguraguan terhadap

metode mengajar yang dilakukan orang lain apakah akan efektif jika digunakan oleh kita sendiri. Melalui penelitian, manusia dapat memanfatkan hasilnya. Secra umum data yang telah diperoleh dari hasil penelitian dapat digunakan untuk memahami, mengantisipasi dan memecahkan masalah. Memahami memiliki arti memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak dapat diketahui dan selanjutnya dapat diketahui, mengantisipasi berarti mengupayakan agar tidak terjadi / muncul masalah dan memecahkan berarti mengatasi masalah. Penelitian yang dapat digunakan untuk memahami masalah, misalnya : penelitian tentang sebab-sebab mengapa setelah 62 tahun Indonesia merdeka, tetapi sumber daya manusia kita kalah denga sumber daya negara-negara tetangga, mengapa negara yang kaya sumberdaya alam, tetapi rakyatnya banyak yang miskin, mengapa banyak mahasiswa yang kuliah tetapi banyak yang bodoh. Penelitan yang bersifat antisipasi, misalnya : penelitian untuk mencari cara agar pembelajaran anak Sekolah Dasar lebih efektif, penelitian untuk mencari solusi agar setelah pengumuman ujian atau kelulusan anak-anak tidak melakukan coret-coret atau turun dijalanan. Penelitian yang bersifat memecahkan masalah, misalnya : penelitian untuk menemukan model pendidikan yang efektif , yang dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dikemukakan bahwa, metode penelitian pendidikan dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk memperoleh data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan melalui cara tertentu sesuai dengan cirri pengetahuan, sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, mengantisipasi dan memecahkan masalah dalam bidang pendidikan. Apabila data penelitian tersebut digali dari sumber data yang ada di Sekolah Dasar, maka metode penelitian pendidikan tersebut dapat dimaknai sebagai metoda penelitian pendidikan di Sekolah Dasar. Jenis-Jenis Penelitian Pendidikan Secara umum penelitian pendidikan dapat dikategorikan menurut bidang penelitian, tujuan enelitian, metode penelitian, tingkat eksplanasi dan waktu penelitian. Menurut bidangnya, penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian akademis,penelitian profesional dan penelitian institusional Penelitian Akademik adalahn penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa dalam membuat skripsi, tesis, disertas. Penelitian ini merupakan sarana edukatif, sehingga lebih mementingkan validitas internal (caranya yang harus betul). Variabel penelitian terbatas serta kecanggihan analisis disesuaikan dengan jenjang pendidikan S1, S2, S3 Penelitian Profesional adalah penelitian dilakukan oleh orang yang berprofesi sebagai peneliti (termasuk dosen). Tujuannya dalah mendapatkan pengetahuan (ilmu, teknologi dan seni) baru. Variabel penelitian lengkap, kecanggihan analisis

penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian murni dan terapan. Penelitian pengembangan. Jenis-jenis penelitian juga dapat diklasifikasikan berdasarkan tujuan dan tingkat kealamiahan (natural setting) dari obyek yang diteliti. menyatakan bahwa penelitian dasar/murni. Hasil penelitian akan sangat berguna bagipimpinan untuk pembuatan keputusan. action research dan research and development (R & D). metoda penelitian survey dan metoda penelitian naturalistik Gay (1977). karena keduanya berada pada garis kontinum. evaluation research. menyatakan bahwa penelitian dan pengembangan (research and development) merupakan metoda penelitian yang digunakan untuk . penelitian sejarah. Dari segi waktu pelaksanaan penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian cross sectional dan longitudinal. metoda penelitian dapat dibedakan menjadi metoda penelitian eksperimen.masalah kehidupan. Dari segi tujuan. Penelitian terapan dilakukan dengan tujuan menerapkan. mengemukakan bahwa sebenarnya sulit untuk membedakan antara penelitian murni (dasar) dengan penelitian terapan secara terpisah. Penelitian Institusional adalah penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan untuk pengembangan lembaga. penelitian eksperiment. Berdasarkan tujuan penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian dasar (basic research). variabel lengkap (kelengkapan informasi) dan kecanggihan analisis disesuaikan untuk pengambilan keputusan). policy research. Penelitian dasar memiliki tujuan untuk mengembangkan teori dan tidak memperhatikan kebermanfaatan yang langsung bersifat praktis. adalah penelitian yang bertujuan menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Suriasumantri (1985). penelitian expostfacto. maka penelitian dilanjutkan menjadi penelitian terapan. Menurut Jujun S. Selanjutnya jika dilihat dari tingkat kealamiahan. Dilihat dari segi metode penelitian dapat di bedakan menjadi penelitian survey. Penelitian dasar pada umumnya dilaksanakan pada laboratorium yang kondisinya dapat dikontrol dengan ketat. Penelitian dilakukan dengan cara yang betul (validitas intern) dan hasilnya dapat berguna untuk pengembangan ilmu. dan penelitian pengembangan (research and development).disesuaikan dengan kepentingan masyarakat ilmiah. Hasil penelitian lebih menekankan pada validitas eksternal (kegunaan). penelitian naturalistic. Dari level of explanation dapat dibedakan menjadi penelitian deskriptif. menguji dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah praktis. Jadi penelitian dasar/murni berkenaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu. penelitian komparatif dan penelitian assosiatif. memiliki kecenderungan menemukan peluang untuk bisa tidaknya suatu ilmu atau suatu produk yang dihasilkan dapat digunakan atau tidak Borg dan Gall (1988). sedangkan penelitian terapan adalah penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah. penelitian terapan (applied research). Setelah ilmu tersebut digunakan untuk memecahkan masalah.

kualitatif dan eksperimen.Penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menemukan. Penelitian untuk basic research pada umumnya menggunakan metode eksperimen dan kualitatif. yaitu berdasarkan pandangan dari sumber data bukan pandangan peneliti. PGSD | 5 Komentar » Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola Posted on 2 Januari 2012 by Pakde sofa Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola . pada umumnya penelitian R & D bersifat longitudinal (melalui beberapa tahap). Penelitian dan pengembangan dapat digunakan sebagai jembatan dari penelitian dasar(basic research) menuju penelitian terapan (applied research). applied research menggunakan eksperimen eksperimen dan survey dan R & D menggunakan survey. Selanjutnya untuk menguji saatu produk yang masih bersifat hipotetik tersebut. karena peneliti dalam mengumpulkan data bersifat emic. Sebagai contoh: pengaruh ruang kelas ber AC terhadap efektivitas pembelajaran. Metode penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu. Proses pengujian produk dari hasil eksperimen tersebut dinamakan penelitian terapan (applied research). sering digunakan penelitian dasar (basic research). Berdasarkan jenis-jenis penelitian sebagaimana tersebut di atas. Dilihat Dari waktu penelitian.mengembangkan atau memvalidasi produk/ hasil-hasil dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. digunakan peneliti untuk meneliti pada tempat yang alamiah dan peneliti tidak membuat perlakuan. dimana penelitian dasar memiliki tujuan untuk “to discover new knowledge abaout foundamental phenomena”. Setelah suatu produk teruji. Filed under: Penelitian. tes. Metoda penelitian naturalistic/kualitatif. maka dapat diaplikasikan. Untuk penelitian analisis yang dapat menghasilkan produk yang bersifat hipotetik. Metoda survey digunakan untuk memperoleh data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan). mengembangkan dan memvalidasi suatu hasil. dapat digunakan eksperimen atau action research. maka dapat dikemukakan bahwa yang termasuk dalam metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian eksperimen dan survey. Misalnya dengan mengedarkan angket. Dalam bagian lain Borg dan Gall (1989). tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data. sedangkan yang termasuk dalam metode penelitian kualitatif yaitu metode penelitian naturalistic . penelitian terapan juga dapat digunakan untuk mengembangkan produk/hasil. Sering terjadi. wawancara dan sebaginya (perlakuan tidak seperti dalam eksperimen). dan applied research memiliki tujuan untuk menemukan pengetahuan yang secara praktis dapat diterapkan. menyatakan: One way to bridge the gap between research and practice in education is to Research and Development. metode penelitian eksperimen sangat tidak alamiah/natural karena tempat pelaksanaan penelitiannya dilaboratorium dalam kondisi yang terkontrol sehingga tidak terdapat pengaruh dari luar.

The problem. Proses berfikir refleksi ini pernah diperkenalkan John Dewey melalui langkah-langkah berikut ini: The felt need. Pengetahuan yang benar dapat dicapai manusia melalui pendekatan non ilmiah dan pendekatan ilmiah. selanjutnya diteruskan dengan merumuskan. bagaimana bentuknya serta bagaimana pemecahannya. Selanjutnya orang memadukan cara berfikir deduktif dengan cara berfikir induktif. dalam arti bahwa cara-cara baru itu memiliki kredibilitas yang lebih baik dari cara-cara sebelumnya. yaitu berfikir refleksi. Langkah-langkah yang diungkapkan oleh John Dewey tersebut mengandung makna sebagai berikut: a. terutama dalam menyikapi kebenaran masingmasing. kemudian melahirkan cara berfikir yang disebut reflective thinking. tetap bersifat terbatas pada kemampuan akalnya. The felt need. yaitu menetapkan masalah Kebutuhan yang dirasakan pada tahap the felt need di atas. yaitu menyusun hipotesis Pengalaman-pengalaman seseorang berguna untuk mencoba melakukan pemecahan masalah yang sedang dihadapi. Namun pada tahap ini kemampuan seseorang hanya sampai pada jawaban sementara terhadap pemecahan masalah tersebut. yaitu apa sebenarnya yang sedang dialaminya. Kebenaran melalui Penelitian Ilmiah Sejarah umat manusia untuk menemukan kebenaran. agar dapat dicapai pengetahuan yang benar. Hasrat ingin tahu menusia akan terpuaskan jika memperoleh pengetahuan mengenai hal yang dipertanyakannya dan pengetahuan yang diingingkannya adalah pengetahuan yang benar. c. Ketidakpuasan masyarakat terhadap cara-cara unscientific. menyebabkan masyarakat menggunakan cara berfikir deduktif. Pendekatan ilmiah menuntut dilakukannya cara-cara atau langkah-langkah tertentu dengan urutan tertentu. The hypothesis. karena itu ia hanya mampu berteori dan berhipotesis. the hypothesis. Namun kedua cara ini juga tidak memuaskan banyak orang. Paling tidak percobaan untuk memecahkan masalah mulai dilakukan sesuai dengan pengalaman yang relevan. Cara berfikir semacam ini mengambil ruang di antara berfikir deduktif dan berfikir induktif. manusia tidak membatasi dirinya.Dalam mencari kebenaran. dan cara berfikir induktif. berkembang dari waktu ke waktu kearah suatu cara penemuan yang lebih baik. general value the conclusion. concluding belief. yaitu adanya suatu kebutuhan Seseorang merasakan adanya suatu kebutuhan yang mendorong perasaannya sehingga dia berusaha mengungkapkan kebutuhan tersebut b. collection of data as avidance. walaupun kebenaran yang dapat dicapai dengan usahanya sendiri itu. menempatkan dan membatasi permasalahan atau kebutuhan tersebut. .

Ini berarti orang harus merekam data di lapangan dan mengujinya sendiri. bukti-bukti mana dikumpulkan melalui prosedur yang sistematik. hukum-hukum yang ada. Karena itu pendekatan hipotesis dianggap tidak memadai. tidak saja berwujud teori. kegiatan ini disebut dengan analisis. Collection of Data as Avidance. bukan suatu permainan kira-kira. Sejalan dengan sikap itu. we reach a solution to that problem”. Karenanya orang membutuhkan informasi dan berbagai data untuk kebutuhan tersebut. kompleks gejala maupun penyebabnya. yaitu memformulasikan kesimpulan secara umum Kontruksi dan isi kesimpulan pengujian hipotesis di atas. maka dibuatlah sebuah kesimpulan. Penyaluran sampai pada taraf setinggi ini disertai oleh keyakinan bahwa ada sebab bagi setiap akibat. maksudnya kasus yang telah diuji hipotesisnya. e. Melalui penyelidikan Ilmiah Cara mencari kebenaran yang dipandang cara ilmiah adalah melalui metode penyelidikan. f. . Permasalahan manusia dari waktu ke waktu telah berkembang dari yang sederhana menjadi yang sangat kompleks. Sebab akibat bukan satu masalah gaib. yaitu membuat kesimpulan yang diyakini kebenarannya Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada tahap sebelumnya. g. maka metode penyelidikan hanya akan menarik dan membenarkan suatu kesimpulan apabila telah dibentengi dengan bukti-bukti yang meyakinkan. dan bahwa setiap gejala yang nampak dapat dicari penjelasannya secara ilmiah. rasionalitas jawaban pada hipotesis mulai dipertanyakan. Concluding Belief. Penyelidikan adalah penyaluran hasrat ingin tahu manusia dalam taraf keilmuan. Masyarakat kemudian tidak puas dengan pengalaman-pengalaman orang lain. yaitu hipotesis yang dirumuskan tadi. Dengan sikap yang berbeda ini. Kemudian data-data ini dihubung-hubungkan satu dengan lainnya untuk menemukan kaitan satu sama lain. Kegiatan analisis tersebut dilengkapi dengan kesimpulan yang mendukung atau menolak hipotesis. jelas dan dikontrol. Seorang penulis telah merumuskan pengertian penyelidikan di sini sebagai “a method of study by which through the careful and echaustive investigation of all acertaineble evidence bearing upon a definable problem. Salah satu alternatif adalah membuktikan sendiri hipotesis yang dibuatnya itu. bukan pula suatu yang diterima atas otoritas. juga tidak puas dengan hukum-hukum dan teori-teori yang juga dibuat orang sebelumnya. tetapi juga kesimpulannya dapat berlaku umum terhadap kasus yang lain di tempat lain dengan kemiripan-kemiripan tertentu dengan kasus yang telah dibuktikan tersebut untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang. yaitu merekam data untuk pembuktian Tak cukup memecahkan masalah hanya dengan pengalaman atau dengan cara berteori menggunakan teori-teori. konsep dan metode yang hanya berlaku pada kasus tertentu. General Value the Conclusion. manusia telah berhasil menerangkan berbagai gejala yang menampak dan menunjukkan pada kita sebab-musabab yang sebenarnya dari satu atau serentetan akibat.d. dimana kesimpulan itu diyakini mengandung kebenaran.

pada tahap ini ia akan lebih memperhatikan kemungkinan menemukan sifat-sifat umum yang dapat dipandang sebagai hukum. Fungsi yang dijalankannya tidak hanya pragmatis dalam arti kata pada akhirnya ia menghasilkan sebuah benda konkrit (mesin. kaidah. Pengertian itu bersangkut paut dalam arti bahwa masing-masing pengertian berhubungan dengan fenomena yang diselidiki. atau seorang yang lahir dengan kemampuan intelegensi yang luar biasa sehingga tidak patut dibandingkan dengan manusia-manusia biasa. Artinya. Dengan jalan menunjukkan hubungan pengertian satu dengan pengertian yang lain. misalnya). Untuk lebih terurai dapat dikatakan bahwa teori yang menjadi tujuan kegiatan ilmiah itu adalah serangkaian pengertian yang menjadi satu kebulatan sistematik. sebaiknya kita mencoba memahami pandangan dan fungsi ilmu pengetahuan karena hal ini akan membawa kita di tengah-tengah pengertian sifat ilmiah. Jawaban pertanyaan ini tidak perlu selalu diberikan dalam bentuk definisi. dalil ataupun generalisasi terhadap fenomena yang berada dalam bidang yang diselidikinya. Mungkin sekali sudah beberapa kali timbul pertanyaan apakah sebenarnya sifat ilmiah itu. dan apakah yang disebut ilmu pengetahuan. dilaksanakan oleh hampir setiap orang terhadap hampir semua hal yang dikenal manusia. Secara sangat terbatas (dan tidak tepat). Pada tahap pertama dia mengambil sikap yang statis. tetapi bila dia telah mencoba menyusun sebuah teori dan caracara pendekatan untuk emecahkan persoalan itu. yang diperlukan dalam memahami dan meramalkan fenomena yang menjadi persoalan. maka Anda berusaha memberikan gambaran tentang sifat fenomena yang diselidiki. maka kemungkinan besar ia telah berada di tengah-tengah persoalan ilmiah serta penerapkan metode pemecahan yang bersifat ilmiah. yaitu kekeramatan sarjana tua yang maha tahu. atau seorang yang berhasil menjadi insinyur. Ditinjau dari segi ini maka dapat dikatakan bahwa metode penyelidikan yang bersifat ilmiah terdiri dari kegiatan yang sistematik dan terkontrol secara empirik terhadap sifat-sifat dan hubunganhubungan antara berbagai variabel yang diduga terhadap fenomena yangdiselidiki. . Sesungguhnya kehidupan ilmiah terdapat dimana-mana.Sejauh ini kita berbicara tentang metode ilmiah. maka ia telah berada di tengah-tengah persoalan ilmiah. Penemuannya itu kemudian dapat dirumuskannya sebagai sebuah teori. Kalau dia hanya mengumpulkan keterangan dan mencoba mengklasifikasi keterangan-keterangan itu. Anda dapat mengadakan ramalan-ramalan ataupun kontrol terhadap sifat-sifat fenomena. dia baru berada di tepi. banyak orang melihat perwujudan kehidupan ilmiah pada sarjana-sarjana yang mengurung diri dalam laboratorium yang dikelilingi dengan alat yang aneh. Ketika pada suatu waktu seseorang menghadapi sesuatu persoalan dan dengan cara yang sistematik berusaha memecahkan ersoalan itu. sebutlah itu sebuah teori untuk memecahkan persoalan. dengan pengertian tentang hubunganhubungan itu. pada tahap kadua dia mengambil yang inamik. Dari uraian itu dapat diketahui bahwa apabila Anda seorang ilmuwan akan berusaha menemukan perumusan tentang berbagai pengertian yang satu sama lain saling bersangkut paut.

sampai batas tertentu. terkontrol. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internalnya. dilakukan melalui kegiatan penyelidikan. Dewasa ini penemuan kebenaran yang paling mungkin memberikan pengetahuan yang benar dalam arti yang sesuai dengan objeknya (objektif). serta akhirnya (7) publikasi hasil penyelidikan. Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. jelas. jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil ajeg (consistent). (4) pengumpulan data. cara penyimpulannya bukan subjektif. (2) penetapan postulat dan hipotesa. diakui umum. bias. dan (6) penyimpulan penyelidikan. Pendekatan Ilmiah Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. sikap penyelidik adalah sikap yang tidak bersifat sepihak (subjektif) melainkan sikap objektif. Kegiatan penelitian dilakukan sebagai usaha untuk menjawab pertanyaan mengapa sesuatu dikatakan demikian atau mengapa harus demikian. Dengan kata lain langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian pada dasarnya sejalan dengan langkah-langkah berfikir ilmiah. yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji oleh siapa saja yang menghendaki untuk mengujinya. dan perasaan. dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah-langkah pemecahan masalah melalui penyelidikan ilmiah ini. Artinya. bertolak dari prosedur berfikir ilmiah seperti disebutkan di atas. (5) pengolahan data. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Langkah-langkah penelitian ilmiah secara umum dimaksud adalah sebagai berikut: a. langkah-langkahpada pokoknya terdiri dari (1) perumusan masalah dan tujuannya. karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. Perumusan dan pembatasan masalah serta tujuan penelitian b. Dengan pendekatan ilmiah Anda akan berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah. orang mempergunakan cara-cara berfikir reflektif dengan prosedur yang disesuaikandengan tujuan dan sifat penyelidikan. Merangkai dan menetapkan kerangka teori sebagai titik tolak pemikiran. melalui kegiatan penelaahan atau studi kepustakaan . (3) penetapan metode kerja. Kegiatan itu pada dasarnya bermaksud membentengi dalam menarik kesimpulan sebagai suatu kebenaran dengan mengajukan bukti-bukti yang meyakinkan yang dikumpulkan melalui prosedur yang sistematik.Sebagai jalan untuk memecahkan suatu masalah. yaitu penelitian yang sistematik dan terkontrol berdasar atas data empiris. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah. melainkan objektif.

Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang karena pendekatan tidak dipengaruhi oleh kaykinan pribadi. Berfikir skeptis. Pengumpulan dan pengolahan data atau analisis data g. yaitu selalu mencari fakta atau bukti yang mendukung setiap pernyataan b. Menguji hipotesis untuk merumuskan kesimpulan sebagai hasil penelitian diiringi pula dengan penjabaran implementasi-implementasi hasil penelitian yang dapat dipergunakan dalam menghadapi kenyataan-kenyataan yang berhubungan dengan bidang yang diselidiki dalam kehidupan sekarang dan di masa mendatang. yaitu memiliki sikap skeptis. maka akan diperoleh hasil yang ajeg (konsisten). dan perasaan. Langkah-langkah penelitian yang sistematis dan terkendali telah terpolakan dan sampai batas tertentu. Dengan pendekatan ilmiah. yang merupakan juga sebagai kesimpulan umum yang akan dirumuskan apabila ternyata benar. Hipotesis dirumuskan sebagai jawaban atas kesimpulan sementara dari masalah yang dihadapi dan masih harus diuji kebenaran atau ketidakbenarannya. baik mengenai aspek-aspek yang bersifat teoritis maupun praktis.c. yaitu penelitian yang sistematis dan terkendali berdasarkan pada data empiris. perlu diperhatikan bahwa individu yang akan melaksanakan suatu karya ilmiah hendaknya telah berpola pikir ilmiah. dan kritis. Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. Merumuskan hipotesis sebagai dugaan pemecahan yang bersifat sementara berdasarkan kerangka konsep. Publikasi hasil penelitian dalam bentuk dan tata tulis ilmiah agar mudah dikomunikasikan dengan pihak yang memerlukannya. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Cara menyimpulkannya secara objektif. Teori dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internalnya. termasuk juga menentukan sumber data (populasi dan sampel) f. Artinya. Teori berkembang melalui penelitian ilmiah. Anda berusaha memperoleh kebenaran ilmiah. Merumuskan kerangka konsep sebagai gambaran umum kemungkinan pemecahan masalah d. a. Berfikir analitis adalah sikap yang mendasarkan pada analisis dalam setiap . diakui umum. Memilih dan menetapkan metode atau cara kerja. bias. lengkap dengan teknik dan alat pengumpul datanya. h. analitis. bukan subjektif. jika penelitian ulang dilakukan orang lain dengan langkahlangkah serupa dan pada kondisi yang sama. e. Sifat penelitian Ilmiah Sebelumnya. yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji siapapun.

Berfikir kritis. jadi. Kemampuannya untuk meramalkan (prodictive power). logis. yaitu berupa fakta-fakta yang diperoleh secara obyektif (nyata. dan lolos dari proses pengujian). arti metode adalah terkait dengan masalah cara kerja agar dapat memahami obyek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Sifat ilmiah atau tidak ilmiah suatu penelitian erat hubungannya dengan metode penyimpulannya. Dalam suatu penelitian. Mengikuti Konsep Ilmiah Kegiatan penelitian mulai dari awal sampai akhir harus mengikuti metode berfikir ilmiah. Ada dua kriteria untuk mengukur kadar keilmiahan suatu penelitian. suatu metode dipilih dengan mempertimbangkan kesesuaiannya dengan obyek studi dan bukan sebaliknya. Suatu penelitian dilakukan dan disimpulkan melalui suatu prosedur sistematis dengan menggunakan pembuktikan yang meyakinkan. Kemampuannya untuk memberi pemahaman (understanding) tentang pokok permasalahan yang diteliti b. yaitu setiap memecahkan persoalan selalu berpijak pada logika dan objektivitas data atau fakta. Secara ilmiah.persoalan dan memilih yang relevan serta utama c. yaitu sampai suatu kesimpulan yang sama dapat dicapai jika data yang sama dikemukakan di lain tempat dan waktu Persyaratan umum untuk melakukan kegiatan penelitian ilmiah dapat ditempuh dengan cara: a. Sistematasi dalam dunia ilmu berarti hasil suatu usaha menemukan asas pengaturan dan merupakan titik tolak untuk penemuan baru yang dihasilkan kemudian. yaitu: a. “Methodos”) yang berarti jalan atau cara. yakni: . Berencana Penelitian harus memiliki unsur kesengajaan yang sebelumnya telah direncanakan dan memikirkan tahap-tahap yang harus dilalui. dan seterusnya. tugas ilmu dan penelitian adalah identik. c. Selain system. menyusun proposal penelitian. Hal tersebut terkait dengan adanya tugas ilmu dan penelitian yang berhubungan erat. baik dalam menemukan teori pendukung maupun melakukan pemecahan masalah atau analisis data. Sistem disini adalah suatu susunan yang berfungsi dan bergerak. dalam keilmuan terdapat pula istilah metode (dalam bahasa Yunani. Setiap usaha yang dinyatakan sebagai usaha ilmiah harus berdasarkan system dan metode tertentu yang menjadi pedoman. Sistematis Penelitian harus dilakukan menurut pola atau sistematika tertentu agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan b. misalkan melakukan studi pendahuluan.

prediksi. Menerangkan Ilmu dan penelitian bertugas menjelaskan dengan rinci kondisi-kondisi yang melatarbelakangi suatu peristiwa atau permasalahan c. estimasi. mencakup unsur-unsur yang akan diteliti . istilah empiris dan kritis mengacu pada persyaratan bagi peneliti untuk menguji pendapat subyektif terhadap realitas yang obyektif dan hasilnya terbuka untuk penelitian lebih lanjut. ilmu dan peneltian harus mampu mengendalikan peristiwa dan gejala yang ada. dalil. Kemudian. yaitu penelitian eksplorasi dan deskriptif. Namun. Anda perlu mengingat bahwa penelitian merupakan penyelidikan yang sistematis dan ditujukan untuk menyediakan informasi yang berguna bagi penyelesaian permasalahan permasalahan yang ada. Seorang pakar mendefinisikan penelitian ilmiah sebagai suatu penyelidikan yang sistematis. Mengendalikan Akhirnya. terkendali. dan kritis mengenai fenomena alam yang dibimbing oleh teori dan hipotesis mengenai hubungan-hubungan yang diduga antar fonomena (Kerlinger. Menyusun teori Maksud menyusun teori di sini adalah mencari dan merumuskan tata cara. Lebih lanjut. Anda masih belum cukup pengetahuan tentang suatu bidang dan berencana melakukan eksplorasi.a. Anda berupaya mendeskripsikan atau mengemukakan ciri-ciri tentang sesuatu dan bagian deskripsi akan memberi manfaat untuk membangun teori sebelumnya. Syarat Penelitian Ilmiah: a. Permasalahan dan tujuan penelitian harus didefinisikan secara jelas dan tidak ambigu. Konsep klasik menghendaki bahwa penelitihan harus dibimbing oleh teori dan hipotesis. Meramalkan Dengan hasil analisis serta teori yang telah diolah. Pada perkembangannya. atau hokum yang menghubungkan antara kondisi yang saru dengan kondisi lainnya d. Terkendali maksudnya pengamatan dikendalikan dan penjelasan-penjelasan alternatif mengenai hasilnya diabaikan. Melakukan deskripsi Ilmu dan penelitian bertugas menggambarkan secara jelas dan akurat permasalahan yang dihadapi b. ilmu dan penelitian bertugas membuat ramalan. ataupun proyeksi tentang gejala-gejala yang mungkin timbul di kemudian hari e. ada dua jenis penelitian yang kurang atau belum memerlukan hipotesis. Rumusan masalah harus rinci. Pada penelitian eksplorasi. 10). empiris. terutama dalam penelitian bisnis. 1986. dengan penelitian desktriptif.

Pencarian Ilmiah Pencarian ilmiah (scientific inquiry) adalah suatu kegiatan untuk menemukan pengetahuan dengan menggunakan metode-metode yang diorganisasikan secara sistematis. kriteria signifikansi. Kesimpulan harus didukung oleh data dan hasil analisis yang akurat. karena lebih bersifat umum dan menjelaskan. dan menginterpretasikan data. Validitas data. Suatu teori dapat menjelaskan dan meramalkan fenomena-fenomena alamiah. Dalam rumusan Kerlinger tersebut ada tiga hal penting dalam suatu teori. tetapi penelitian yang menformulasikan dan menguji teori memiliki nilai yang lebih tinggi. yang kesemuanya akan membentuk teori. proposisi. Mengenai teori ini Fred N. peneliti dapat memberikan penjelasan umum tentang hubungan di antara perilaku atau kegiatan pembelajaran. Penelitian demikian tetap berharga. konstruk. dalil. . dalam mengumpulkan. Dari perilaku atau kegiatan-kegiatan terlepas yang dilakukan oleh siswa atau guru umpamanya. yaitu: (1) suatu teori dibangun oleh seperangkat proposisi dan konstruk. Prosedur penelitian yang digunakan harus jelas dan terbuka kemungkinan bagi peneliti lain untuk mengulangi penelitian c. Penelitianpenelitian tersebut difokuskan pada menemukan hubungan-hubungan yang bersifat spesifik. Banyak penelitian sosial yang tidak berorientasi pada teori. Pengertian ilmiah berbeda dengan ilmu. menganalisis. (2) teori menegaskan hubungan di antara sejumlah variabel.b. Dari penjelasana-penjelasan umum tersebut terbentuk prinsip-prinsip dasar. (3) teori menjelaskan dan memprediksi fenomena-fenomena. sedang ilmiah adalah cara mengembangkan pengetahuan. Ilmu merupakan struktur atau batang tubuh pengetahuan yang telah tersusun. Analisis data harus memadai untuk mengungkapkan permasalahan danmetode analisis yang digunakan harus sesuai dengan problem penelitian. dan probabilitas kesalahan dalam uji statistik harus diduga sehingga tingkat relevansi kesimpulan yang akangditarik tinggi e. Kesimpulan harus terbatas pada masalah yang diteliti tanpa memasukkan unsur pengalaman pribadi peneliti yang tidak relevan dengan permasalahan penelitian Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola Tujuan akhir suatu ilmu adalah mengembangkan dan menguji teori. Dengan penelitian harus terencana dan sistematis agar hasilnya nantiobyektif dan valid d. Kerlinger (1986) menyatakan bahwa “………… A theory as a set of interrelated construct and propositions that specify relations among variables to explain and predict phenomena”.

Untuk memperjelas tentang langkah-langkah penelitian yang sudah diungkapkan oleh para ahli. misalnya:Metode Diskusi akan menimbulkan keaktifan siswa di dalam kelas . yaitu: 1. Menyusun hipotesis 4. dan lima langkah berfikir reflektif dari John Dewey. Interprete the result and draw conclusions about the problem Hampir sama dengan McMillan dan Schumacher. Menguji hipotesis dan menarik kesimpulan. Dengan permasalahan tersebut langkah-langkah yang harus ditempuh oleh Anda ialah: 1. misalnya: Metode apa saja yang tepat digunakan untuk meningkatkankeaktifan siswa di dalam kelas? 3. Merumuskan dan membatasi masalah Selanjutnya Anda mencoba merumuskan dan membatasi permasalahan. Anda diajak untuk menelaah contoh pengaplikasian dari langkahlangkah tersebut. Define a problem 2. Collect and analyze data. Empat langkah pencarian ilmiah dari McMillan dan Chumacher. McMillan dan Schumacher (2001) membaginya atas empat langkah. Selanjutnya fasilitas apa saja yang mendukung untuk menumbuhkan keaktifan siswa. Misalnya Anda ingin mencobakan berbagai metode dalam pembelajaran yang dapat menimbulkan keaktifan siswa di dalam kelas. and 4. State the hypothesis to be tested 3.Metode ilmiah merupakan suatu cara pengkajian yang berisi proses dengan langkahlangkah tertentu. Merumuskan dan membatasi masalah 3. Mengidentifikasi masalah Anda harus menghimpun masalah apa saja yang mengakibatkan anak yang aktif di kelas itu hanya sebagian kecil. 2. John Dewey membagi langkahlangkah pencarian ilmiah yang disebutnya sebagai “reflective thinking”. atas lima langkah yaitu: 1. seringkali dijadikan sebagai dasar dari langkah langkah utama penelitian. Mengumpulkan dan menganalisis data 5. Mengidentifikasi masalah 2. Menyusun hipotesis Hipotesis disusun oleh Anda sesuai dengan perumusan masalah. serta metode apa saja yang harus digunakan dalam menumbuhkan keaktifan siswa.

merupakan suatu prosedur pencarian dan pelaporan dengan menggunakan cara-cara dan sistematika tertentu. Menguji hipotesis dan menarik kesimpulan Menguji hipotesis merupakan langkah yang harus ditempuh oleh Anda yaitu untuk membuktikan tentang efektifitas dari penggunaan metode diskusi dalam mengaktifkan siswa di dalam kelas. Mengumpulkan dan menganalisis data Setelah Anda mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi misalnya. otoritas. Pencarian berpola terutama dalam ilmu sosial termasuk pendidikan. Sepanjang sejarah manusia. dan intuisi. umpamanya banyak menggunakan metode eksperimen. tindakan.4. mencoba menggabungkan ide-ide dan metode-metode. dan juga kualitatif. spekulatif. penemuan . Bidang sains. penelitian dan pengembangan. karena sebelumnya kebenaran itu tidaklah diketahui. akal sehat. sedang antropologi menggunakan metode kualitatif. yang disusun dan dipadatkan menghasilkan kesimpulan yang berbobot. Laporan dari pencarian berpola berisi perpaduan antara argument-argumen yang didukung oleh data dengan proses nalar. disertai penjelasan dan alasan yang kuat. bukan hanya menunjukkan pengkajian yang sistematik. Pencarian Berpola Pencarian berpola (disciplined inquiri). PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » Penemuan Kebenaran Melalui Pendekatan Non Ilmiah Posted on 2 Januari 2012 by Pakde sofa Penemuan Kebenaran Melalui Pendekatan Non Ilmiah Ada beberapa cara dalam menemukan kebenaran melalui pendekatan non ilmiah. Pendidikan kebanyakan menggunakan metode eksperimen. tetapi mengikuti prosedur formal yang telah standar. Prosedur pencarian ini pada tahap awalnya bersifat spekulatif. trial and error. kemudian menuangkan ide-ide dan metode tersebut dalam suatu prosedur yang baku. yaitu melalui: kebetulan. prasangka. Filed under: Penelitian. yang akhirnya Anda harus menyimpulkannya dari pembuktian hipotesis tersebut. maka Anda harus menganalisis seluruh data yang sudah terkumpul 5. Penemuan Kebenaran secara kebetulan Suatu peristiwa yang tidak disengaja kadang-kadang ternyata menghasilkan suatu kebenaran yang menambah perbendaharaan pengetahuan manusia. Tiap disiplin ilmu mempunyai cara pencarian sendiri yang sesuai dengan karakteristik disiplin ilmunya. Pencarian berpola bukan merupakan suatu pencarian yang bersifat sempit dan mekanistis. 1. tetapi juga pengkajian yang sesuai dengan disiplin ilmunya.

Penemuan kebenaran dengan trial and error Mencoba sesuatu secara berulang-ulang. dan banyak di antaranya yang sangat berguna. pernahkan Anda memperoleh pengalaman ketika jam beker berhenti. Dari satu percobaan yang gagal. Penemuan secara kebetulan pada umumnya tidak efisien dan tidak terkontrol. Usaha coba-coba pada umumnya merupakan serangkaian percobaan tanpa kesadaran akan pemecahan tertentu. Dari kejadian yang tidak disengaja atau kebetulan itu. ternyata secara berangsurangsur yang bersangkutan menjadi sembuh. tanpa rasa putus asa sehingga akhirnya sebagai suatu surprise dari serangkaian percobaan itu ditemukan suatu kebenaran. Kemudian diketahuilah bahwa air yang berwarna hitam itu ternyata disebabkan oleh sebatang pohon kina yang tumbang di hulu sungai sebagai sebab yang sebenarnya dari kesembuhan orang tersebut. yaitu lebih maju. Penemuan secara kebetulan diperoleh tanpa rencana. Anda pasti pernah membaca atau mendengar. kemudian kita tepuk-tepuk dan ternyata jalan lagi. Penemuan coba-coba (trial and error) diperoleh tanpa kepastian akan diperolehnya sesuatu kondisi tertentu atau pemecahan sesuatu masalah. meskipun sebenarnya tidak mengetahui dengan pasti tentang sesuatu yang ingin dicapainya sebagai tujuan dalam melakukan percobaan itu. walaupun selalu menemukan kegagalan dan akhirnya menemukan suatu kebenaran disebut cara kerja trial and error. Cara menemukan kebenaran seperti tersebut diatas bukanlah cara yang sebaikbaiknya. daripada yang mendahuluinya. salah satu contoh penemuan secara kebetulan adalah tentang peristiwa yang dialami seorang Indian yang menderita penyakit demam dengan panas yang tinggi.secara kebetulan itu banyak terjadi. Oleh karena itu cara ini tidak dapat diterima sebagai cara ilmiah dalam metode keilmuan untuk menggali kebenaran pengetahuan. yang kebenarannya semula tidak diduga oleh yang bersangkutan. Bagi ilmu. . 2. Contoh lain. datangnya tidak dapat diperhitungkan secara berencana dan terarah. Demikian dilakukan terus percobaan demi percobaan dan kegagalan demi kegagalan. akhirnya diketahuilah bahwa kina merupakan obat penyembuh demam yang disebut malaria. Dengan cara ini seseorang telah aktif melakukan usaha untuk menemukan sesuatu. dilakukan lagi percobaan ulangan yang mengalami kegagalan pula. Pemecahan terjadi secara kebetulan setelah dilakukan serangkaian usaha. tidak pasti serta tidak melalui langkah-langkah yang sistimatik dan terkendali (terkontrol). usaha yang berikut biasanya agak lain. karena suatu kebetulan selalu berada dalam keadaan yang tidak pasti. karena manusia bersifat pasif dan menunggu. Yang bersangkutan dalam keadaan tidak berdaya terjatuh pada aliran sebuah sungai kecil yang airnya kelihatan berwarna hitam. cara tersebut tidak mungkin membawa perkembangan seperti diharapkan. Contoh ini tidak bisa berlaku dalam setiap beker mati untuk bisa hidup kembali. Kebenaran yang menambah perbendaharaan pengetahuan. Setelah berulang kali meminum air sungai yang terasa pahit itu.

berbagai pendapat yang dikemukakannya dipandang sebagai kebenaran. Pendapat-pendapat seperti itu kerapkali . pendapat otoritas ilmiah itu tidak selamanya benar. Akhirnya ternyata lensa yang ditemukannya itu telah mendasari pembuatan mikroskop. 3. kemasyarakatan. Sukarno sebagai presiden di zamannya dengan berbagai teorinya mengenai politik. Namun. Banyak pendapatnya yang diterima sebagai kebenaran. ekonomi dan lain-lainnya. tetapi dapat juga karena keahliannya dalam bidang tertentu. Pendapat-pendapat mereka sering diterima orang tanpa diuji. pendapat mereka itu kemudian ternyata tidak benar. Kepercayaan pada pendapatnya itu tidak saja karena kedudukannya di dalam masyarakat itu. Di samping itu cara tersebut kerap kali memerlukan waktu yang lama karena kegiatan mencoba itu tidak dapat direncanakan. Di samping itu banyak tokohtokoh sejarah yang karena memiliki otoritas atau kewibawaan di lingkungan masyarakatnya. karena pendapat tersebut tidak diasalkan dari penelitian. Oleh karena itulah maka cara trial and error tidak dapat diterima sebagai metode keilmuan dalam usaha menggungkapkan kebenaran ilmu. yang pada giliran berikutnya melalui trial and error telah mengantarkan yang bersangkutan pada keberhasilan menemukan basil atau kuman penyakit Tuberculose (TBC). Kembali ke masa lampau. Anda pasti mengenal teori evolusi dari Darwin. tidak pasti dan tanpa pengertian yang jelas. Ada kalanya. tiada lain arena yang bersangkutan dipandang ahli dibidangnya sehingga mampu meyakinkan tentang kebenaran teorinya walaupun tidak bertolak dari pembuktian ilmiah melalui fakta fakta pengalaman. Otoritas ilmiah adalah orang-orang yang biasanya telah menempuh pendidikan formal tertinggi atau yang mempunyai pengalaman kerja ilmiah dalam sesuatu bidang yang cukup banyak. Orang tersebut memiliki kewibawaan yang besar di lingkungan masyarakatnya. walaupun berlakunya terbatas selama jangka waktu tertentu. yang selama ini diakui kebenarannya oleh banyak orang. walaupun lebih banyak mengandung unsurunsur untunguntungan. bahwa pendapat-pendapat sebagai hasil pemikiran yang demikian itu akan benar kalau premise-premisenya benar. misalnya sebagai pemimpin atau pemuka adat atau ulama dan lain-lainnya. Penemuan kebenaran melalui otoritas atau kewibawaan Di dalam masyarakat. kacakaca itu diasah tanpa mengetahui tujuannya. Misalnya Hitler dengan teorinya tentang ras Asia sebagai ras yang terbaik di dunia. karena dipandang benar. terutama karena tidak memberikan jaminan untuk sampai pada penemuan kebenaran yang dapat mengembangkan ilmu secara sistematik. Kiranya jelas. atau bahkan sering. melinkan hanya didasarkan atas pemikiran logis. Dengan kata lain cara ini terlalu bersifat meraba-raba. kerapkali ditemui orang-orang yang karena kedudukan pengetahuannya sangat dihormati dan dipercayai. Sebagaimana dikatakan di atas cara ini sudah menunjukkan adanya aktivitas manusia dalam mencari kebenaran. tidak terarah dan tidak diketahui tujuannya. yang mampu memperbesar benda-benda yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.Anda mungkin masih ingat salah satu contoh yang dicobakan oleh Robert Kock dengan mengasah kaca hingga terbentuk sebagai lensa.

berguna juga. Unsur untung-untungan itu mengakibatkan cara menemukan kebenaran lebih bersifat meraba-raba. Sebagai tenaga pendidik. bagi Anda yang hidupnya dalam lingkungan pertanian pernah mengenal ubi Cilembu yang terkenal karena manisnya. Akan tetapi cara inipun tidak dapat diterima sebagai cara ilmiah dalam metode keilmuan karena lebih banyak diwarnai oleh subjektivitas dari orang yang mengemukakan pendapat tersebut. namun dapat pula menyesatkan. Oleh karena itu cara ini dapat dikatagorikan sebagai trial and error yang teratur dan terarah. Anda pernah melihat. Akal Sehat Akal sehat dan ilmu adalah dua hal yang berbeda sekalipun dalam batas tertentu keduanya mengandung persamaan. Dalam prakteknya seseorang telah memulai dengan menyadari masalah yang dihadapinya. Dengan kata lain yang bersangkutan memilih salah satu dari beberapa kemungkinan pemecahan masalah itu. dan mencoba meramalkan berbagai kemungkinan atau alternatif pemecahannya. akan tetapi setelah panen ternyata hasilnya tidak sama dengan yang aslinya. 5. Konsep adalah kata-kata yang menyatakan abstraksi yang digeneralisasikan dari hal-hal yang khusus. Contoh lain. Kemudian tanpa meyakini betul-betul tentang ketepatan salah satu alternatif yang dipilihnya ternyata dicapai suatu hasil yang memuaskan sebagai suatu kebenaran. Di atas telah dikemukakan bahwa cara ini mengandung unsur untung-untungan yang sangat dominan. terutama dalam merangsang dan memberi landasan bagi usaha penemuan-penemuan baru di kalangan orang-orang yang menyangsikannya. Dalam hubungan ini sering ditemui orang yang pandangan atau intuisinya tajam. sehingga tidak efektif untuk dipergunakan dalam mengungkapkan kebenaran ilmiah. mendengar atau mengalami tentang . Penemuan Kebenaran secara spekulatif Cara ini mengandung kesamaan dengan cara trial and error karena mengandung unsur untung-untungan dalam mencari kebenaran. Ada beberapa petani yang mencoba menanam ubi Cilembu diluar daerah Sumedang dengan harapan bisa menghasilkan ubi yang manis. Setelah diolah ternyata mengalami kegagalan. Dari penanaman yang cukup banyak untuk jangka waktu tertentu. Bagan konsep adalah seperangkat konsep yang dirangkaikan dengan dalildalil hipotesis dan teoritis. Menurut Conant yang dikutip Kerlinger (1973:3) akal sehat adalah serangkaian konsep (concepts) dan bagan konseptual (conceptual schemes) yang memuaskan untuk penggunaan praktis bagi kemanusiaan. Walaupun akal sehat yang berupa konsep dan bagan konsep itu dapat menunjukkan hal yang benar. 4. ternyata dihasilkannya suatu kebenaran bahwa jenis tanaman tersebut dapat tumbuh subur di atas tanah gambut atau sebaliknya. yang memungkinkan penggunaan cara spekulatif dalam menanam sejenis tanaman di tanah gambut. sehingga kemungkinan gagal lebih besar daripada keberhasilan menemukan kebenaran sebagaimana diharapkan. walaupun tanpa meyakini bahwa pilihannya itu sebagai cara yang setepattepatnya. karena masih memerlukan teknologi yang lebih canggih untuk pengolahan tanahnya. Cara spekulatif seperti itu tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Salah satu contoh dari untung-untungan adalah ketika pemerintah menyediakan proyek penanaman tahan gambut untuk ditanami dengan pohon yang produktif.

Dengan jatuhnya benda angkasa tersebut Anda langsung percaya bahwa di atas bumi ada berbagai benda yang satu waktu bisa turun ke bumi. Melalui hukuman dapat berdampak rasa tertekan pada anak. Hasil-hasil penelitian dalam bidang psikologi dan pendidikan menunjukkan bahwa bukan hukuman yang merupakan alat utama dalam pendidikan. Filed under: Penelitian. dan cenderung mengkambing-hitamkan orang lain atau menyokong sesuatu pendapat . Pencapaian pengetahuan yang demikian itu sukar dipercaya. Dengan intuisi. hukuman adalah alat utama dalam pendidikan. orang cenderung mempersempit pengamatannya karena diwarnai oleh pengamatannya itu. M. Pada abad ke-19 menurut akal sehat yang diyakini oleh banyak pendidik. Orang sering cenderung melihat hubungan antar dua hal sebagai hubungan sebabakibat yang langsung dan sederhana. sedangkan dengan ganjaran dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Di sini tidak terdapat langkahlangkah yang sistematik dan terkendali. 6. Dengan akal sehat. Prasangka Pencapaian pengetahuan secara akal sehat diwarnai oleh kepentingan orang yang melakukannya. Orang sering tidak mengendalikan keadaan yang juga dapat terjadi pada keadaan lain.Novi Resmini. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » PERKEMBANGAN TULISAN SISWA SEKOLAH DASAR Posted on 19 Oktober 2011 by Pakde sofa PERKEMBANGAN TULISAN SISWA SEKOLAH DASAR Dra. Hal yang demikian itu menyebabkan akal sehat mudah beralih menjadi prasangka. Anda mungkin sempat menyaksikan televisi tentang jatuhnya benda angkasa yang menghantam beberapa rumah sampai hancur.Pd . Dengan akal sehat orang cenderung kearah pembuatan generalisasi yang terlalu luas. 7. kemudian merupakan prasangka. Pendekatan Intuitif Dalam pendekatan intuitif orang menentukan “pendapat” mengenai sesuatu berdasar atas “pengetahuan” yang langsung atau didapat dengan cepat melalui proses yang tak disadari atau yang tidak difikirkan lebih dahulu. padahal sesungguhnya gejala yang diamati itu merupakan akibat dari berbagai hal. belum tentu cocok dengan pengalaman atau data empiris. Metode yang demikian itu biasa disebut metode a-priori. sehingga potensi anak dapat berkembang lebih baik.hukuman dan ganjaran dalam pendidikan. Dalil-dalil seseorang yang a-priori cocok dengan penalaran. Penemuan ilmiah ternyata membantah kebenaran akal sehat tersebut. orang memberikan penilaian tanpa didahului sesuatu renungan. melainkan ganjaran.

penulis. Jadi. keterampilan-keterampilan dan strategi-strategi yang harus menyertainya. Jadi. Dengan kata lain. Tentu bukanlah hal yang mudah bagi seorang guru untuk mengajarkannya. berkaitan dengan sebuah tulisan tidak hanya bagaimana si penulis menyampaikan sebuah gagasan tentang subyek yang dipilihnya. Hanya saja hasil tulisan yang telah ditulis itu belum bermakna. memahami setiap huruf sebagai lambang bunyi tertentu sampai dapat menuliskanya sampai benar. Berbicara tentang pengajaran menulis permulaan di SD. Seorang anak (siswa) akan mengembangkan kemampuan “menulis” sesuai dengan keragaman pengalaman dan teknik-teknik menulisnya sendiri. Pada usia 2 atau 3 tahun seorang anak sudah memiliki “specific ideas” (gagasan khusus) untuk bahasa tulis dan bagaimana mengoperasionalkan hal itu melalui membaca dan menulis. Anak yang belajar mencoret-coret di atas kertas dalam usia tiga setengah tahun bisa dikatakan sudah mulai belajar menulis. Kemampuan menulis tidak diperoleh secara alamiah tetapi melalui proses belajar mengajar. yaitu menulis permulaan dan menulis lanjutan. dalam rangka membina kemampuan menulis siswa. Pelaksanaan pengajaran menulis di sekolah dasar terutama di kelas satu dan dua tidak dapat dipisahkan dari membaca permulaan. tetapi tulisan itu harus mampu mengoperasikan pemaparan.Pengajaran menulis di sekolah dasar diharapkan dapat membekali siswa dengan kemampuan menulis yang baik. Oleh karena itu. Siswa harus dilatih mengamati lambang bunyi tersebut. guru harus menyediakan waktu untuk kegiatan “menulis” bagi para siswanya secara berkesinambungan setiap harinya minimal 40 sampai 45 menit untuk tingkat sekolah dasar. bisa dibaca. Oleh karena itu. guru harus mampu secara konstan menilai perkembangan kemampuan anak/siswa yang ada hubungannya dengan perkembangan kemampuan menulis. Menulis merupakan keterampilan yang sangat kompleks bagi seorang anak. Sedangkan untuk tingkat sekolah dasar sebaiknya dalam setiap hari itu sebaiknya disediakan waktu sekitar 40 sampai 45 menit untuk menulis. Pada mulanya tulisan anak berkembang melalui beberapa cara. ada yang membosankan. ada pula yang benar-benar luar biasa. Perkembangan kemampuan menulis terbentuk sejalan dengan keterampilan membaca. tidak terlepas dari perkembangan tulisan anak-anak sebelum mereka memasuki jenjang di kelas satu sekolah dasar. Agar bermakna. berurutan. dan menggunakan ejaan yang tepat dan kaidah-kaidah gramatikal yang benar. Untuk dapat menuliskan huruf sebagai lambang bunyi siswa harus berlatih dari cara memegang alat tulis serta menggerakkan tangan dangan memperhatikan apa yang harus ditulis (digambarkan). ada yang secara bersinambungan. tetapi bagi anak dalam usia tersebut sudah bermakna. Menulis bersifat produktif sedangkan membaca bersifat reseptif. Menulis akan beranalogi dengan proses berpikir. keterampilan menulis hendaknya dibina dan dikembangkan secara berkesinambungan setiap harinya. . Dengan demikian. proses belajar menulis permulaan ini dilaksanakan setelah siswa mampu mengenal huruf-huruf yang diajarkan. harus mempertimbangkan pembaca atau audiens yang akan membaca tulisannya. walaupun membaca dan menulis merupakan dua kemampuan yang berbeda. Pembelajaran menulis di SD dibagi menjadi dua tahap. pengetahuan. Melihat kenyataan itu maka “membaca dan menulis” harus dikembangkan sejak dini dan bersamaan. melalui hasil tulisannya.

Kegiatan menulis tampaknya mengalir dari hasil yang tampa kualitas dan setelah draft pertama ditulis. berikut ini akan dibahas perkembangan tulisan anak-anak di kelas 1. tanda baca. Bahkan sampai saat ini keinginan yang kuat untuk memulai dan menyelesaikan lembaran dalam waktu singkat masih ada. Guru seharusnya duduk dekat dengan siswa secara individu . Secara tidak langsung anak dibina pula penggunaan kebahasaannya untuk menaati asasi kaidah-kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Anak kelas satu ingin menulis. A. dan perkembangan tulisan anak-anak kelas tinggi. Untuk penulis-penulis kelas satu. Calkins (1986) menyatakan bahwa anak-anak berpengetahuan awal tentang tulisan. serta upaya-upaya penugasan yang dapat merangsang siswa aktif menulis sehingga siswa mendapat kesemapatan latihan menulis. yaitu kelas 4. Guru dapat membedakan dan mengevaluasi perubahan tulisan yang berlangsung selama tahun pertama dengan mendata contoh-contoh pekerjaan siswa dan menyimpanya. menyiapkan tulisan merupakan hal-hal yang sangat terbatas atau pada dasarnya tidak dijumpai sampai mereka mengetahui bahwa lembar yang dihapus dari tulisan mereka dapat dibaca dengan mudah. Mereka memiliki kecenderungan melihat mereka sendiri sebagai penulis. Pada akhirnya. dan kelas 6 sekolah dasar. 5. menulis. siswa memiliki keterampilan menulis sebagai salah satu kiat berbahasa dan atau kemampuan berkomunikasi melalui bahasa ragam tulis. 2 dan kelas 3 sekolah dasar. penggunaan ejaan. Beberapa guru berpendapat menulis adalah keterampilan yang tidak diajarkan di TK. Sejalan dengan perkembangan tulisan anak-anak. Guru pun dituntut memiliki kemampuan memilih metode yang sesuai sehingga dapat merangsang kreativitas siswa. ini merupakan kesempatan yang penting untuk seoramg anak ketika menghapus atau mencoret tulisan pada kertas untuk pertama kali. Anak-anak kelas satu mempunyai keinginan untuk menuliskan idenya pada lembaran kertas dan mengeluarkan pendapatnya yang masih ada di otak mereka. Misalnya. Dalam hal ini mereka dengan cepat mempelajari konvensi bahasa tulis. Perkembangan Tulisan Siswa Kelas Rendah Perkembangan tulisan anak-anak setelah masuk di kelas satu dan dua sekolah dasar banyak bergantung pada kreativitas guru. Misalnya dengan menyiapkan kertas dan amplop untuk menulis surat atau kertas indeks untuk menempelkan objek-objek di ruangan. Oleh karena itu. dan menulis lagi. Anak-anak kelas satu sekarang sudah mengenal lembaran sebuah draft yang memerlukan pengolahan untuk memperbaiki bacaan dan akhirnya dapat dianggap sebagai penulis.. guru diharapkan membekali dirinya dengan kemampuan menulis.guru hendaknya menciptakan situasi pembelajaran yang dapat mengajari anak/siswa dapat berpartisipasi aktif dan mengembangkan beragam teknik menulis menurut cara mereka. Oleh karena itu. serta kaidah-kaidah gramatika. beberapa anak cemas untuk memulai lagi. Calkins juga menyatakan guru-guru TK dan guru-guru kelas satu hendaknya menciptakan situasi menulis yang menarik. Dalam masa menulis biasanya bagi pemula menulis tiga atau empat baris.

mereka ingin memasukan segalanya seperti pada karangan yang objektif pada suatu peristiwa. sehingga pengakuan terhadap dirinya mulai terlihat di kelas dua. dan suasana. Satu kata yang salah ejaanya dapat menyebabkan siswa akan melemparkan kertas itu sebelum mencoba menulis lagi. dan (6) menulis. Setiap aspek peristiwa yang penting atau tidak hendaknya diberikan perhatian yang yang sama dan sedikit memberikan interpretasi. mereka mulai mengetahui bahwa beberapa benda dapat diterima sedang lainya tidak. Pada tahap itu anak-anak telah dapat mempertimbangkan seluruh aspek yang melingkupinya. menghasilkan lembaran cerita yang menjelaskan tentang kehidupan mereka. serta menyunting tulisannya sendiri. Siswa kelas tinggi sekolah dasar pada proses menulisnya. Perkembangan Tulisan Siswa Kelas Tinggi Pada usia 11-12 tahun seorang anak telah memasuki tahap integrasi. (2) menunjukkan kesadaran adanya pembaca. Beberapa anak melanjutkan menulis dengan meyakinkan dan antusias seperti yang dikerjakan di kelas satu. Pada tahap pengedrafan mereka telah mampu (1) menuangkan gagasannya dalam bentuk draf secara berbeda-beda sesuai dengan sudut pandak. Bahkan tanda salah yang kecil pun dapat menyebabkan anak membuang kertas dan memulai lagi. yakni dalaam tahapan pramenulis sudah mampu (1) memfokuskan gagasannya pada satu topik tertentu. terbuka untuk mendapatkan perhatian yang sama seperti menyiapkan makan pagi dan membersihkan kamar tidur. B.mendiskusikan dan merefleksikan pada pertumbuhan dan kemajuan mereka. pembaca. Bahkan jika maksud menulis itu untuk mendiskripsikan ulang tahun atau hari raya. Anak telah dapat mengaplikasikan konteks komunikatif dalam mengarang seperti bentuk. dan (3) menganjukan pertanyaaan pada dirinya sendiri. jika guru memuji cerita Maria tentang keranya. (3) mengawali cerita dari berbagai bagian.1986). menulis merupakan aktivitas yang tidak menarik. Bagi anak-anak lain. Ketika anak-anak kelas dua menulis tentang kejadian. membaca. (5) menumbuhkan kesadaran terhadap pemenuhan elemen tulisan yang baik. Ketika anak meninggalkan dunia egosentris pada tahap operasi konkret. 1991). Suatu contoh. misalnya dari bagian tengah. dan tujan penulisan (Kroll dan Wells dalam Tan. gaya. (4) menunjukkn rasa simpati. Bagi anak-anak kelas dua sebaliknya pengesahan dan penerimaan sangatlah penting. Anak-anak pada usia ini sering membuat cerita “bed-to bed” yang naratif dalam kejadian-kejadian yang terjadi dari waktu mereka bangun tidur di pagi hari sampai tidur di malam hari (Calkins. Secara lebih rinci dan sistematis Farris (1993:202) menunjukkan profil kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengarang berdasarkan proses dan kegiatan menulisnya. Anakanak kelas satu jarang mengkhawatirkan tulisan mereka. sebab mereka memberikan semua perhatian untuk menikmati aktivitas menulis dan bukanya mencari reaksi pembaca. Di kelas dua menulis dapat dibedakan. Pada tahap perbaikan siswa seokolah dasar kelas tinggi sudah mampu (1) melakukan . (2) berpikir abstrak dengan tidak lagi memerlukan hadirnya contoh konkret. bentuk. siswa yang lain mungkin memilih cerita yang mirip tentang binatang dengan harapan guru akan memuji harapan mereka.

Baik itu”fungsi maupun bentuk” maka kita harus mampu mengenali: (a) siapa diri anak: maksudnya pada umumnya anak pada tahap-tahap awal. topik. maka biasanya pemaparan dimulai dari apa yang paling menarik dari dirinya. dan (3) mempertimbangkan calon pembacanya. Perkembangan tulisan anak itu beranjak secara “spiral” sejalan dengan perkembangan mentalnya. Fungsi dan tulisan anak Pada bagian awal telah dikemukakan bahwa sejak usia 2 atau 3 tahun seorang anak sudah memiliki “ specific ideas” untuk ragam “bahasa tulis” dan bagaimana mengoperasionalkan hal itu. dan baru pada tujuannya.kemampuan “menulis” terbentuk sejalan dengan “kemampuan membaca” . (d) Tujuan: apakah dalam tulisannya itu anak hanya sekedar menyampaikan sesuatu. Hal itu akan sangat mempengaruhi tahap perkembangannya. mengembangakan kemampuan menulis. atau mengekspresikan sesuatu. Tulisan adalah sosok akhir dari aktivitas seseorang berkiat menulis. berdasarkan hasil simakan yang kemudian direkonstruksikan dengan versinya sendiri. Aktivitas merangkai paparan tentang sesuatu ke dalam suatu bentuk tulisan agar dapat dipahami oleh orang lain pada seorang anak berkembang “sejak anak” menguasai kemampuan menyimak dan berbicara. ada beberapa hal yang dapat kita pertimbangkan untuk melihat fungsi dan bentuk tulisan anak. dari “menggambar aksara” hingga melahirkan tulisan. keterampilan. 1.kemampuan “menulis” dapat dibina dan dikembangkan sejak usia dini. Kiat menulis dapat dianalogikan dengan proses perpaduan antara kognitif. dari “pramelek aksara” hingga “fasih beraksara”. Dari “nonrepresentasional” sampai pada “representasional”. (2) mengaplikasikan aspek mekanikal tulisan atau karangan. jika kita berniat hendak mengenali suatu tulisan anak. Berdasarkan pernyataan di atas. selalu ingin dekat bahkan tidak ingin dipisahkan dari apa yang sedang dikisahkan dalam tulisannya. dan bahasa. pengetahuan. . Kita sadari bahwa tulisan anak (merangkaikan paparan suatu ide untuk disampaikan pada orang lain) sudah dimulai sebelum mereka mampu menuliskannya (menggunakan aksara). (b) audiensi: anak pada tahap awal ini sangat tinggi tingkat ketergantungan pada orang dewasa yang ada di sekitarnya. (c) Topik: hal-hal yang sedang ”in” pada saat itu bagi anak-anak. diantaranya: .kemampuan “menulis” tidak diturunkan secara biologis . Dengan bentuk suatu pola yang paling disukainya. Jadi. menguraikan sesuatu. orang lain (lawan tutur). strategi.kemampuan “menulis” lahir setelah kemampuan menyimak dan membaca. melalaui membaca dan menulis.peyuntingan terhadap tulisannya sendiri. Demikian tingkat kecemasan/rasa ingin tahu mereka dilakukan dengan mengenali siapa orang-orang yang berada paling dekat dengan anak. . dan juga kemampuan membaca dirinya. Kemampuan menerima simakan dan menuturulangkan hasil simakan merupakan bagian dari perkembagan kemampuan menulis atau sebagai titik spiral/perkembangan tulisan anak.

2. argumentasi. eksposisi. deskripsi. dan narasi Adapun dalam menyampaikan gagasan atau pesan kepada para pembacanya. belum mampu melakukan koreksi secara sendiri 2. yaitu bentuk ekspresi. takut akan membuat atau melakukan koreksi sendiri Sementara itu untuk siswa kelas 4. yakni kelas 3. ide atau gagasan yang disampaikan lebih terfokus pada pemecahan masalah. 3. atau teman-temannya. dikenal tiga cara. belum memiliki refleksi/nalar Tahap kaji ulang tulisan 1. Perkembangan tulisan siswa berdasarkan tahapan proses menulis Siswa sekolah dasar yang telah berada di kelas 3 sampai kelas 6 tentu saja dipandang sudah melewati masa menulis permulaan dan sudah meguasai keterampilan membaca dan menulis permulaan. yakni: (1) Pra-menulis. terfokus pada suatau jalan pikiran Tahap menulis 1. dan kelas 6. (2) menulis. 5 dan 6. Farris (1993) mengidentifikasi perkembangan tulisan anak kelas 3 sekolah dasar berdasarkan tiga tahapan di atas sebagai berikut. siswa akan membicarakan atau mendiskusikan ide atau gagasan yang akan ditulisnya dengan orang lain. Tahap pramenulis 1. Adapun dasar pengelompokan kami gunakan proses menulis yang terdiri dari tiga tahap. pemaparan secara sekuensial 3. perkembangan tulisan siswa adalah sebagai berikut. memilih hal-hal atau topik-topik yang paling berkesan pada dirinya sendiri 2. kita dapat mengklasifikasikan “fungsi dan bentuk tulisan anak”. Perkembangan tulisan anak ini akan dibedakan memjadi dua kelompok. Sejalan dengan hal di atas. Ada lima bentuk dasar cara anak menuangkan gagasan atau pesannya ke dalam sebuah karangan tulisan. Tahap pramenulis . dan kelas 4. Tulisan yang dihasilkan oleh anak sudah mampu menyampaikan pesan pada suatu khalayak pembacanya.Berdasarkan uraian di atas. 5. maka diprediksikan tulisan anak pun sudah dapat memasuki tahap menulis lanjut. yaitu: (1) mengekspresikan (2) bertransaksional (3) berpuisi 2. dan (3) kaji ulang tulisan.

mampu mengoreksi dan menghubungkan tulisan dengan unsure mekanis. mampu mempertimbangkan bagian-bagian untuk tulisan yang baik. cara atau mood. dan contoh yang tidak hadir/dihadirkan. jenis-jenis pertanyaan yang dilontarkan hanya sebatas pertanyaan yang membutuhkan jawaban ‘ya’ atau ‘tidak’. Pertanyaan tersebut sama sekali tidak memberi kesempatan kepada siswa untuk berpikir kreatif. istilah-istilah. 4. tetapi juga untuk . mampu bertanya pada dirinya sendiri Tahap menulis 1. 3. 6. Pertanyaan/tugas tersebut bukan hanya untuk memfokuskan siswa pada kegiatan. mampu menunjukan rasa empati. 5. gagasan atau pesan dari berbagai sudut pandang. Jenis pertanyaan yang diajukan atau tugas yang diberikan oleh guru sangat berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan berpikir siswa. apabila dicermati. menulis. mampu mengedit tulisan sendiri 2. Pertanyaan-pertanyaan tersebut terkadang sangat banyak sehingga terkesan bahwa guru itu sedang menguji siswanya. Namun. berbagai kaidah 3. mampu membaca. dan mengedit tulisan. Tahap kaji ulang tuiisan 1. atau pertanyaan yang membutuhkan hanya satu jawaban tertentu.1. mampu mengwali penceritaan dari berbagai bagian tulisan. 2. menuliskan masalah. telah mampu memfokuskan pada suatu topik dengan berbagai pandangan 2. PGSD | 1 Komentar » Contoh Jenis Pertanyaan Berdasarkan Tingkatan Berpikir Taksonomi Bloom Posted on 4 Oktober 2011 by Pakde sofa Contoh Jenis Pertanyaan Berdasarkan Tingkatan Berpikir Taksonomi Bloom Sering kita mengamati guru yang mengajukan banyak pertanyaan dalam proses pembelajarannya di dalam kelas. ide. sudah mampu mempertimbangkan khalayak pembacanya. mampu menyadari keberadaan pembantu kaidah Filed under: Bahasa. 3. yaitu kurang menuntut siswa untuk mengemukakan gagasannya sendiri. mampu berpikir pada hal-hal yang abstrak.

atau cara memandang terhadap sesuatu. Kegiatan: menginterpretasi. menerangkan. evaluatif. membuat hipotesa. mengkritik. mengelompokkan. Benjamin S. menemukan. Memahami Menerangkan ide atau konsep. Kegiatan: membandingkan. Kegiatan: mendisain. Mengevaluasi Menilai suatu keputusan atau tindakan. mengajukan pertanyaan. Pertanyaan atau tugas yang memicu siswa untuk berpikir analitis. membuat daftar. Kondisi di atas akan terjadi apabila guru cukup selektif dalam menggunakan jenis pertanyaan yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir siswa. mengorganisasi. melaksanakan. menata ulang. bereksperimen. Berikut adalah tingkatan berpikir Bloom versi perbaikan. Menerapkan Menggunakan informasi dalam situasi lain. Menganalisis Mengolah informasi untuk memahami sesuatu dan mencari hubungan. dan kreatif dapat melatih siswa untuk menjadi pemikir yang kritis dan kreatif. menyebutkan Coba cermmati contoh pertanyaan/tugas berdasarkan tingkatan berpikir Taksonomi Bloom Mata Pelajaran Matematika Bangun 3 Dimensi . menggunakan. menemukan. Pada tahun 1950. Kegiatan: memeriksa. Tingkatan berpikir tersebut dapat dipakai guru dalam menyusun pertanyaan atau tugas yang akan diberikan kepada siswa.menggali potensi belajar mereka. membangun. melakukan. Kegiatan: menerapkan. menggambarkan.. Bloom memperkenalkan konsep tingkatan dalam berpikir. merencanakan. produk. merangkum. memberi penilaian. Mengkreasi Menghasilkan ide-ide baru. Mengingat Kegiatan: mengenali.

paling sedikit lima alasan. Buatlah grafik dari hasil wawancara tersebut dan simpulkan hasilnya. serangga apa yang jadi pilihanmu? Sebutkan alasannya. 5 pernyataan tentang fakta dari serangga tersebut dan 5 lainnya merupakan opini. apakah bangun tersebut tepat digunakan di tempat kamu menemukannya tadi? Mengapa? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Terangkan mengapa bangun tadi digunakan di tempat dimana kamu menemukannya. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Pilihlah satu nama serangga. Berikan kepada temanmu dan minta temanmu . Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Kalau kamu ingin menjadi serangga. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Menurutmu. Tulis di atas kertas yang berbeda. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Sebutkan ciri-ciri dari bangun yang kamu pilih. bandingkan. Tulislah hasil perbandinganmu. Beri nama untuk bangun barumu dan namailah bagianbagiannya. Buatlah 10 pernyataan tentang serangga tersebut.Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Rancanglah suatu bangun baru yang memiliki bagian-bagian yang berasal dari bangun yang kamu pilih tadi. Gambar dan beri nama bagian-bagian tersebut. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Carilah benda-benda yang memiliki bentuk yang sama dengan bangun yang kamu pilih tersebut. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Serangga Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Buatlah jenis serangga baru dari bagian-bagian tubuh serangga yang ada. Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Pilih dua macam serangga. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Wawancarailah 10 orang untuk mengetahui serangga yang paling tidak disukai. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Gambarlah bangun yang kamu pilih tadi.

Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Cari nama-nama pasar yang kamu ketahui dan kelompokkan menurut jenisnya. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sempurna Kau begitu sempurna Di mataku kau begitu indah Kau membuat diriku Akan selalu memujamu Di setiap langkahku ku kan selalu merindukan dirimu Tapi satu bayangkan hidup tanpa cintamu Janganlah kau tinggal diriku Ku tak akan mampu semua . Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pasar Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Buatlah usulan perubahan/perbaikan yang dapat membuat pasar di sekitar rumahmu menjadi lebih baik. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Setujukah kamu apabila semua pasar tradisional diganti dengan pasar modern? Mengapa? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Bandingkan kondisi beberapa jenis pasar.untuk memeriksa pekerjaanmu. Buatlah daftar barang-barang yang kamu butuhkan dan putuskan di pasar jenis apa kamu akan membelinya. Berikan alasanmu. kelompokkan berdasarkan jenis serangga yang membahayakan dan tidak membahayakan. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Buatlah daftar nama-nama serangga. Kirimkan surat itu kepada pemerintah setempat. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Sebutkan jenis-jenis pasar yang kamu ketahui dan ciri-cirinya. carilah apa saja kekuatan dan kelemahan masingmasing jenis pasar? Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Misalkan kamu adalah salah seorang anggota Panitia Peringatan Kemerdekaan RI di sekolahmu dan merencanakan untuk membuat pesta.

one day. Kancil was errified. Then. Now. He picked it up and said. He caught one of Kancil’s legs. Kancil ran out of the water immediately.” he thought. It was a very hot day. too. . he crawled behind Kancil and grabbed him. Crocodile saw Kancil. Crocodile could not see well. Crocodile lived in a river in the forest.” Ha! Ha!” he laughed. One of them was Crocodile. Then. He freed the mousedeer’s leg and snapped upon the twig. Kancil went to the river. mungkin ibu atau gurumu yang sesuai dengan isi lagu tersebut! Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Rangkumlah isi lagu tersebut! Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Temukan dua kata yang bermakna kias! Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kancil and Crocodile Kancil was a clever mousedeer.Hanya bersamamu ku akan bisa Kau adalah darahku Kau adalah jantungku Kau adalah hidupku Engkau di diriku. He was a very stupid creature. You’re biting a twig – not my leg. “I tricked you!”. he had an idea. he showed Crocodile the twig. Kancil bathed and splashed about in the water. Here. this is my leg. He believed the cunning mouse-deer.” And with that. “You stupid fool! So you think you’ve got me. “A nice meal. He saw a twig floating near him. oh sayangku Engkau begitu sempurna Dinyanyikan oleh: Gita Gutawa Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Tulislah sebuah puisi tentang seseorang yang kamu kirimi surat! Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Selama ini sikap baik apa yang sudah kamu lakukan kepada seseorang yang kamu kirimi surat? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Bandingkan perasaanmu antara kepada temanmu dengan kepada seseorang yang kamu kirimi surat! Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Tulislah surat untuk seseorang. and he wanted to have a bath. He had many enemies.

Soal latihan | 2 Komentar » Halaman Berikutnya » • Translate Blog Mendengar Tilawatul Quran sambil Ngenet Belajar Alquran ONLINE (terjemahan. GURU. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Do you think Kancil has done the right thing? Why? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: In what ways are Kancil and Crocodile different? Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Change the sentences in one of the paragraphs into the present tense. dan bacaan) KLIK DI SINI ANDA INGIN MENJELAJAH SELURUH ISI MATERI BLOG INI SILAKAN KLIK DISINI ATAU SILAKAN KLIK PADA GAMBAR DI BAWAH INI . Pada tingkatan berpikir memahami contoh: What examples from the story show that Kancil was a cunning animal? Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Why did Kancil go to the river? Filed under: Contoh/daft/format. PGSD.Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Compose a letter of apology from Kancil to Crocodile.

• Tulisan Terbaru o o o o o • Perbedaan Komunikasi Massa dan Privat Bagaimana Berkomunikasi yang Manusiawi Aksioma Dasar Komnikasi Pembelajar Dewasa Berbeda dengan Pembelajar Anak Downnload Program Pintar Basing JIKA Anda Alumni dari salah satu sekolah di bawah ini 1. bergabung jalin silatur rahim saling berbagi • Kampanyekan anti narkoba ambil logo berikut tempatkan di blog anda Ambil Kode logo Pakde Sofa is a fan of . Kediri alumni 1979 3. UT di Nunukan Alumni 1998 6. IKIP SBY di Kediri Alumni 1984 5. Peserta Diklat CAKEP III di Surabaya 2001 Tolong KONTAK KAMI melalui weblog ini. MTsN Mrican. Pasca UNY Alumni 2003 7. SPGN Kediri Alumni 1983 4. Banyakan. SDN 1 Tiron. Kediri alumni 1976 2.

Ka'aba . My Family 4.com. Perbatasan Malaysia Indonesia di Sebatik Kab Nunukan 3. Ikuti . Perbatasan Malaysia Indonesia di Krayan 2.The House of Allah CARI ILMU VIA Foto di face book 1. Gua Selomangleng 5. Tema: Digg 3 Column oleh WP Designer. Video pembuatan garam dg cara merebus air sumur • • ALHADIST Shahih Shahih Sunan Sunan Sunan Sunan Musnad Muwatha’ Sunan Darimi Abu Ibnu Bukhari Muslim Daud Tirmidzi Nasa’i Majah Ahmad Malik Blog pada WordPress.

com . Powered by WordPress. Bergabunglah dengan 270 pengikut lainnya.Follow “CARI ILMU ONLINE BORNEO” Get every new post delivered to your Inbox.

Kegiatan pengaturan sumber daya yang dilakukan di dalam kelas mencakup unsur manusia dan non-manusia. Ilmu manajemen apabila dipelajari secara komprehensif dan diterapkan secara konsisten memberikan arah yang jelas. tentu saja memerlukan manajemen yang professional. Dalam proses belajar mengajar di kelas. untuk dapat memiliki keterampilan tersebut maka guru harus terus menerus mencoba dan mempraktekan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dirasakannya serta mencari bentuk-bentuk baru sebagai bentuk inovasi dalam kegiatan manajemen kelas. Kedua unsur tersebut menjadi perhatian utama guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran di dalam kelas. adalah sejumlah perilaku yang mungkin muncul dan akses-akses yang memungkinkan terjadinya gangguan dari sikap dan perilaku siswa di dalam kelas. sedangkan yang tidak langsung seperti keadaan ruangan kelas. Selanjutnya diharapkan guru dapat . kursi dan media pembelajaran yang akan digunakan. tentu usahanya akan lebih terarah dan lebih mudah mencapai tujuan. pemahaman yang dimaksudkan adalah guru harus mempelajari dan mendalami teori-teori dari kegiatan manajemen kelas yang dimaksudkan. Secara garis besar kondisi fisik kelas dan sosio-emosional siswa akan mempengaruhi jalannya kegiatan belajar siswa dan kegiatan mengajar guru. tetapi juga mengemban misi yang besar dan mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena keberlangsungan kegiatan pembelajaran berhasil tidaknya akan sangat ditentukan oleh keteraturan dari kedua unsur tersebut. Unsur yang mendukung langsung seperti meja. Dalam modul kedua ini disajikan sejumlah konsep dan teori tentang manajemen kelas yang dapat dijadikan sebagai bahan acuan guru dalam mempelajari apa dan bagaimana manajemen kelas itu. akurat dan lengkap sehingga dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi tindakan selanjutnya. langkah yang teratur dan keberhasilan dan kegagalan dapat mudah dievaluasi dengan benar. alangkah lebih baik apabila dalam praktek usahanya Mereka menerapkan pemahaman yang mendalam tentang ilmu manajemen. Sedangkan keterampilan adalah kemampuan yang dapat dipraktekan oleh guru. Unsur manusia. kedua unsure tersebut memiliki kedudukan yang sama penting guna mendukung tercapainya tujuan pembelajaran yang dikehendaki. Akan tetapi. Pengaturannya harus disesuaikan dengan bahan dan tujuan yang akan dicapai dari kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. Organisasi sekolah sebagai lembaga yang bukan saja besar secara fisik.Konsep Dan Kegiatan Manajemen Kelas Siapapun yang menjalankan usaha tentu telah melaksanakan serangkaian kegiatan merencanakan. melaksanakan dan menilai keberhasilan dan kegagalan usahanya. mereka telah menempuh proses manajemen. ruangan dan seluruh fasilitas yang ada di kelas baik yang akan dipergunakan langsung dalam proses pembelajaran maupun yang tidak langsung. Disadari atau tidak. Mengelola kelas adalah kegiatan mengatur sejumlah sumber daya yang ada di kelas sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai secara efektif dan efisien. Unsur non-manusia mencakup keseluruhan unsur fisik kelas. Untuk itu diperlukan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengatur kedua unsur tersebut. sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran ada hal yang harus dilakukan oleh guru yaitu mengelola kelas. pentilasi dan unsur fisik lainnya.

a) Encyclopedia of the social sciences (1957). pengorganisasian. h) Blanchard (2001:3). pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Setiap ahli memberi pandangan yang berbeda tentang batasan manajemen. karena itu tidak mudah memberi arti universal yang dapat diterima semua orang. j) Manajemen sebagai suatu seni yang tercermin dalam pengertian yang dikemukakan American Society of mechanical Engineers. Dengan demikian terdapat tiga fokus untuk mengartikan manajemen yaitu: a) manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang selanjutnya menjadi cikal bakal manajemen sebagai suatu profesi.mempraktekannya secara langsung di dalam kelas sehingga dapat memahami secara jelas tentang manajemen kelas itu. c) Hersey dan Blanchard (1988:144): merupakan suatu proses bagaimana pencapaian sasaran organisasi melalui kepemimpinan. Berikut ini merupakan definisi manajemen dari beberapa ahli yang mencerminkan ketiga fokus tersebut. i) Sudjana (2000:77). manajemen merupakan rangkaian berbagai kegiatan wajar yang dilakukan seseorang berdasarkan norma-norma yang telah ditetapkan dan dalam pelaksanaannya memiliki hubungan dan saling keterkaitan dengan lainnya. manusiawi dan konseptual. e) Millet (1954). and directing of human effort to utilize effectively materials and facilities to attain an objective. g) Terry (1972). Namun demikian dari pikiran-pikiran ahli tentang definisi manajemen kebanyakan menyatakan bahwa manajemen merupakan suatu proses tertentu yang menggunakan kemampuan atau keahlian untuk mencapai suatu tujuan yang di dalam pelaksanaannya dapat mengikuti alur keilmuan secara ilmiah dan dapat pula menonjolkan kekhasan atau gaya manajer dalam mendayagunakan kemampuan orang lain. d) Stoner (1992:8) manajemen merupakan proses perencanaan. sebagai management as working with and through individuals and growth to accomplish organizational goals. f) Balderton (1957) management is stimulating. b) manajemen sebagai proses yaitu dengan menentukan langkah yang sistematis dan terpadu sebagai aktivitas manajemen. management may be defined as the process by which the execution of a given purpose is put into operation and supervised. Hal tersebut dilaksanakan oleh orang atau beberapa orang yang ada dalam organisasi dan diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan tersebut. b) Rue dan Byars (1996:9). manajemen merupakan ilmu dan seni . management in the process of directing and facilitating in the work of people organization in formal group to achiave a desired goal. management is a process that invalesguiding or directional group of people toward organizationl goals or objectivitas. c) manajemen sebagai seni tercermin dari perbedaan gaya (style) seseorang dalam menggunakan atau memberdayakan orang lain untuk mencapai tujuan. Manajemen sebagai suatu ilmu menekankan perhatian pada keterampilan dan kemampuan manajerial yang diklasifikasikan menjadi kemampuan/keterampilan teknikal. management is getting things done through the effort of other people.

Manajemen atau pengelolaan diartikan proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. . budaya serta sifat-sifat individunya. Menurut Dirjen Dikdasmen yang menjadi tujuan manajemen kelas adalah : 1. Dalam arti luas kelas dapat pula diartikan sebagai kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada murid-murid dalam sutau ruangan untuk sutau tingkat tertentu pada jam tertentu. Mewujudkan situasi dan kondisi kelas. Sedangkan kelas diartikan secara umum sebagai sekelompok siswa yang ada pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula. efektif dan efisien. Management is the art and science of organizing and directing human effort applied to control the forses utilizes the materials of nature for the benefit of man. pengaturan ruang belajar. tiap bangunan sekolah di bagi kedalam ruangan-ruangan bagunan yang menunjukan ruangan kelas. Usaha sadar itu mengarah pada penyiapan bahan belajar. 3. emosional dan intelektual siswa dalam kelas. yaitu hanya sebagai ruangan yang menunjukan tingkatan tertentu. yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin. mendiagnosis dan kemampuan bertindak menuju perbaikan suasana kelas terhadap aspek-aspek manajemen kelas. menerapkan pengawasan dan pengendalian tenaga serta memanfaatkan bahan alam bagi kebutuhan manusia. kelompok. penyiapan sarana dan alat peraga.mengorganisasi dan memimpin usaha manusia. mewujudkan situasi/kondisi proses belajar mengajar dan pengaturan waktu sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan dapat tercapai. Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial. ekonomi. 2. Mengelola kelas merupakan keterampilan yang harus dimiliki guru dalam memutuskan. sekolah dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya. 4. Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan sosial. Dengan demikian manajemen merupakan kemampuan dan keterampilan khusus yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan suatu kegiatan baik secara perorangan ataupun bersama orang lain atau melalui orang lain dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara produktif. akan tetapi juga menunjukan kegiatan pembelajaran yang berlangsung. mengorganisir dan mengkoordinasikan segala aktivitas peserta didik menuju tujuan pembelajaran. Kelas yang dimaksudkan disini adalah mencakup kedua pengertian tersebut. Sekarang aktivitas guru yang terpenting adalah memanaj. manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Atau dapat dikatakan bahwa manajemen kelas merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis. Konsep dasar yang perlu dicermati dalam manajemen kelas adalah penempatan individu. baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai kelompok belajar. Dalam arti sempit kelas menunjukan suatu ruangan (dibatasi 4 dinding) atau tempat dimana murid-murid belajar. Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi pembelajaran. memahami. Dengan demikian. mengatur atau mendisiplinkan peserta didik adalah tindakan yang kurang tepat lagi untuk saat ini. Tugas guru seperti mengontrol.

pengaturan waktu.Seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan hubungan interpersonal yang baik dan iklim sosio-emosional kelas yang positif (pendekatan penciptaan iklim sosioemosional) . manajemen kelas adalah : . Mengarahkan 5.Seperangkat kegiatan guru menciptakan suasana kelas dengan cara mengikuti petunjuk/resep yang telah disajikan (pendekatan buku masak) .Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalui intimidasi pendekatan intimidasi) . Waktu . Mengendalikan 6. pendorong kekuatan kelas. sehingga murid-murid dapat belajar. yaitu meliputi : tujuan pengajaran. Merawat 8. Mengorganisir 3. tindakan selektif dan kreatif. dan pengelompokan siswa dalam belajar. situasi kelas.Seperangkat kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif (pendekatan sistem sosial) Pengelolan sekolah adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik dan sesuai dengan kemampuan.Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam manjemen kelas adalah sifat kelas.Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan suasana kelas yang efektif melalui perencanaan pembelajaran yang bermutu dan dilaksanakan dengan baik (pendekatan instruksional) . pengaturan ruangan dan peralatan. (M Entang : 1) Manajemen Kelas adalah kegiatan pengelolaan perilaku murid-murid.Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalaui penggunaan disiplin (pendekatan otoriter) . Manajemen Kelas adalah rentetan kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif. (Raka Joni : 1) Pengelolaan kelas adalah berbagai jenis kegiatan yang senagaja dilakukan oleh guru dengan tujuan menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar mengajar. Mengkomunikasikan 7. (Alam S : 1B) Pengelolaan kelas adalah segala kegiatan guru di kelas yang menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar. Perencanaan 2. Pengelolaan kelas yang mengharuskan guru melaksanakan berbagai tugas : 1.Seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan tingkah laku peserta didik yang diinginkan dengan mengurangi tingkah laku yang tidak diinginkan (pendekatan perubahan perilaku) .Seperangkat kegiatan guru untuk memaksimalkan kebebasan siswa (pendekatan permisif) . Memupuk Melibatkan penggunaan unsure variable tertentu 1. Mengkoordinasi 4.

Antar tujuan jangka pendek dan jangka panjang Melalui pemecahan sejumlah ketegangan 1. Orientasi tugas 2. Kecukupan ruang dan sumber Menurut cara-cara yang dipengaruhi oleh pandangan ideologis sekolah dan guruguru 1. Antar pesan dan kepribadian 3. Konteks organisasi 5. Antara kelompok dan individu-individu 4.>>>baca Fungsi Guru dalam Manajemen Kelas. Personel 4. Tujuan 6.>>>baca Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Inggris di SD. Wrag : 1997) Tulisan Lain     Mengenal Pembelajaran Kooperatif. Antar kepribadian 6.>>>baca Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Moral Bangsa.C. Di sekolah di luar kelas 3.>>>baca . Antar peran 5. Efisiensi 3. KBM di kelas Dalam mewujudkan nilai-nilai tertentu 1. Pencapaian tujuan secara efektif 2. Antar keadaan sekarang dan yang akan datang Yang berbeda sifat dan keseriusannya menurut factor-faktor situasional 1. Imbalan dan hukuman Dalam berbagai konteks 1. Antar peran 5. Orientasi Kelompok Model Konseptual Pengelolaan Kelas (M. Dengan murid peraturan tapi tanpa perintah 5. bahan 5. Usia dan latar belakang murid 3. ruang 3. Di kelas tanpa murid 4. Dengan murid memupuk perkembangan pengendalian diri tanpa perintah 6. Besarnya kelompok 2. Orientasi individu 3. Di luar sekolah 2. Antar sekolah dengan kebudayaan 2. Antar kelompok dan individu 4. Kesetiakawanan kelompok 4. Kewenangan + Tanggungjawab 6.2. Antar kepribadian 6.

kumpulan dua atau lebih pusat kegiatan. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU No. 2 Afiliasi Hubungan antara seseorang atau badan hukum dengan satu orang atau lebih. (Media Internal Ditjen Otda-Info Otda. sektor swasta dan organisasi-organisasi masyarakat dalam segala bidang kepada masyarakat. (Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang Baik” Mei 2001) 6 Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Merupakan perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggungjawaban secara periodik. sedemikian rupa sehingga salah satu dari mereka dapat mempengaruhi pengelolaan atau kebijaksanaan dari orang yang lain atau badan hukum yang lain. tempat pengelompokan berbagai macam kegiatan dalam satu lokasi atau kawasan tertentu. swasta dan masyarakat yang terkait di wilayah perencanaan. PEMBELAJARAN. PGSD | 1 Komentar » 100 Istilah dalam Pemerintahan Posted on 6 Agustus 2011 by Pakde sofa 1 Administrasi Perencanaan Sistem pengaturan dan penyelenggaraan perencanaan tata ruang serta realisasi rencananya.>>>baca Filed under: GURU. atau badan hukum lain. sehingga perlu dipahami oleh seorang perencana. sehingga membentuk wilayah baru yang tidak terencana secara sempurna ) 4 Akuisisi Pengambilalihan kepemilikan suatu bank. system ini merupakan suatu proses dan prosedur yang melibatkan berbagai lembaga pemerintahan. administrasi perencanaan merupakan bagian yang sangat penting diproses perencanaan dan realisasi rencana. Nomor 1 Tahun 2001) 7 Amdal Regional Hasil analisis mengenai dampak penting suatu usaha atau kegiatan yang . Interaksi PBM. 3 Aglomerasi Gabungan. permukiman. DownLoad E-Book Kumpulan Cerpen AA Navis dan lain lain. atau sebaliknya dengan memanfaatkan adanya kebersamaan kepemilikan saham atau kebersamaan pengelolaan perusahaan (Sumber : UndangUndang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian). proses perencanaan dan pengaturan pelaksanaan segala kegiatan atau tindakan yang diperlukan untuk mengefektifkan atau mengimplementasikan perencanaan. perdagangan. (Sumber : Undang-undang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan) 5 Akuntabilitas Merupakan salah satu prinsip dari sepuluh prinsip Good Governance yang berarti meningkatkan akuntabilitas para pengambil keputusan di pemerintahan. dan lain-lain ( yang dapat saja tumbuh melewati batas administrasi kawasan masing-masing. dapat berupa kawasan industri.

eksploitasi. (Sumber : Menual Teknis Operasinal (MTO) Pengembangan dan Pemanfaatan IPM dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Ditjen Bina Bangda 1998). 16 September 1993 tentang Pedoman Perlindungan Hutan di Areal Pengusahaan Hutan). 14 ASIA (Analisis Situasi Ibu dan Anak) Suatu analisis yang bertujuan untuk melihat kondisi obyektif tentang anak dan perempuan di Kabupaten/Kota berdasarkan kelompok umur sasaran dalam siklus kehidupan keluarga dan dinaksudkan sebagai basis perencanaan program-program pembangunan SDM Dini. penyalahgunaan dan penelantaran. seperti asosiasi pengusaha. 12 Area Pelayanan Dalam Ilmu Perencanaan Kota Istilah ini menyatakan area layanan suatu unit kelembagaan.direncanakan terhadap lingkungan hidup dalam satu kesatuan hamparan ekosistem zona rencana pengembangan wilayah sesuai rencana umum tata ruang daerah dan melibatkan kewenangan lebih dari satu instansi yang bertanggung jawab. yang dapat dijadikan sebagai acuan oleh berbagai pihak yang berkepentingan. Pasar dan lain sebagainya. (Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik. 16 Asosiasi Usaha Berdasarkan Sektor Tertentu . 8 AMPEK (Anak-Anak Yang Membutuhkan Perlindungan Khusus) Terjemahan dari Children in Need Special Protection (CNSP). asosiasi wirausaha perempuan atau asosiasi wira usaha muda. (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. sebagai komponen program ketiga dari program kerjasama RI-UNICEF periode 2001-2005 yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan sosial dan hukum bagi anak usia 0-18 tahun yang beresiko terhadap semua bentuk diskriminasi. 15 Asosiasi Usaha Berdasakan Topik Tertentu Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang dibentuk berdasarkan suatu topik atau fungsi spesifik. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) 10 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan / atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan / atau kegiatan. 2002). 523/KPTSI/693 Tgl. misal : area pelayanan sekolah SD atau SMP atau SMA. Depdagri. kekerasan. misalnya juga suatu daerah yang dilayani oleh suatu sistem angkutan umum. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) Angka Harapan Hidup Waktu Lahir Perkiraan rata-rata lamanya hidup sejak lahir yang akan dicapai oleh sekelompok penduduk. Kantor Pos. 9 Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha atau kegiatan. 13 Areal Pengusahaan Hutan Areal hutan yang telah dibebani Hak Pengusahaan Hutan atau Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (Sumber : Keputusan Menteri Kehutanan Ni. Puskesmas. (Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.

meskippun mereka memiliki basis regional yang kuat dalam kelompok industri tertentu. Kimpraswil. 19 Badan Kerjasama BUMD Seluruh Indonesia (BKS-BUMDSI) Wadah/forum kerjasama BUMD di seluruh Indonesia baik yang telah berbadan hukum atau belum berbadan hukum dengan tujuan mengembangkan dan memberdayakan usaha anggotanya. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik. 2001) 21 Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Instansi pemerintah pusat yang menangani kegiatan penanaman modal dalam rangka penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA). 23 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Daerah (PD) Perusahaan yang pendiriannya diprakarsai oleh Pemerintah Daerah yang modalnya untuk seluruhnya atau untuk sebagian merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan. Depdagri.05-93 Tanggal 12-8-1997 tentang Kepengurusan BKS-BUMDSI) 20 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Suatu institusi masyarakat atau organisasi masyarakat warga di tingkat kelurahan yang diprakarsai dan dikelola secara mandiri oleh warga. untuk memenuhi kebutuhan atau memperjuangkan kepentingan bersama. 2002). 22 Badan Perwakilan Desa (BPD) Lembaga yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999. BPD merupakan salah satu unsur pemerintah desa selain Kepala Desa. (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. BPD mempunyai 4 fungsi (1) mengayomi adat istiadat. 539. mengakumulasikan keahlian khusus dan membangun pelayanan spesifik begi anggotanya jauh lebih mudah bagi suatu asosiasi sektor tunggal. (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. (Sumber : Rancangan Kepmendagri tentang Pedoman Teknis Prosedur dan Mekanisme Investasi Daerah). (Sumber : UU No. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik.(Sumber : Kepmendagri No. (2) membuat peraturan desa. (Sumber : Informasi Ringkas Program PSKP. Koperasi merupakan salah satu contoh dari Asosiasi Usaha Lokal. serta (4) melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemerintah Desa. Depdagri. 17 Asosiasi Usaha Lokal Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang lebih memfokuskan diri pada pembangunan lokal dan isu kebijakan. Memformulasikan suatu agenda lobi. (3) menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. akan tetapi belum diajukan pertanggungjawabannya (sekaligus penggantian) ke pemberi pinjaman.Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang cenderung lebih berorientasi pada isu nasional. mentakan kepedulian bersama dengan tetap menghargai hak orang lain untuk berbuat yang sama. meskipun mereka memiliki struktur atas pada tingkat regional dan nasional. Dirjen Perumahan dan Permukiman. Dep. 18 Backlog Pengeluaran yang sudah membebani rekening khusus. 2002). 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah dan Peraturan Pelaksanaannya) 24 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) . memecahkan persoalan bersama.

(Sumber : Undang-Undang No. Kep. 26 Bahu Jalan / Ambang Pengaman Jalan (Struktur bagian dari jalan) yang berdampingan dengan jalur gerak untuk melindungi perkerasan. pengendali tingkat laku air akibat alami atau buatan. parkir dan kadang-kadang dipakai oleh pejalan kaki atau bersepeda. jumlahnya. zat. seperti waduk atau kolam air. kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain. 48/KMK. Perusahaan Umum (Perum). tempat pesawat udara berangkat. 29 Bandara Lapangan dan gedung terminal. 27 Baku Mutu Lingkungan Hidup Ukuran batas atau kadar makhluk hidup. satwa dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dna perekembangannya berlangsung secara alami. Perusahaan Perseorangan Terbatas (Persero) atau badan usaha lainnya yang dibentuk dengan peraturan perundang-undangan tersendiri.012/1987 dan No.Perusahaan Jawatan (Perjan). energi atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. 004/Ket/1/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). (Sumber : Undang-undang No. menjamin. 28 Banaj Tanah/Lahan Lembaga yang membebaskan tanah/lahan perkotaan diupaya membantu pengelolaan (menyediakan dan mengendalikan penggunaan tanah/lahan ruang kota sesuai rencana. 5 Tahun 1990 tentang Konversi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya) 33 Cagar Biosfer Suatu kawasan yang terdiri dari ekosistem unik. baik secara langsung maupun tidak langsung. (Sumber: Lampiran Kepmendagri dan Otonomi Daerah Nomor 11 Tahun 2001) 32 Cagar Alam Kawasan suaka alam yang karena keadaan alam mempunyai kekhasan tumbuhan. mendarat dan parkir. (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN?Ketua BAPPENAS No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). dan/atau ekosistem yang telah mengalami degradasi yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan bagi kepentingan penelitian dan pendidikan. kesehatan. (Sumber : Undang-undang No. untuk menanggulangi kekurangan air waktu kemarau dan kelebihan waktu penghujan. singkatan dari bandar udara 30 Bangunan Hidrolik/Air Bangunan. bendungan dan sebagainya. dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup. kebebasan samping dan menyediakan ruang untuk tempat berhenti sementara. 31 Barang Negara Barang bergerak dan barang tidak bergerak yang dimiliki/dikuasau oleh instansi pemerintah pusat yang sebagian atau seluruhnya dibeli atas beban anggaran pendapatan dan belanja negara serta perolehan lain yang sah. 25 Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Setiap bahan yang karena sifat atau konsentrasi. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). 5 Tahun .(Sumber : Undang-undang No.

37 Corporate Plan BUMD Suatu pedoman bagi rencana pengembangan BUMD yang mendasar. Dirjen Bangda. sampai daerah dataran dan muara sungai. 42 Daerah Inti Daerah yang mempunyai ciri potensi pertumbuhan ekonomi tinggi. equipment dan sebagainya. 36 Commitment Fee Biaya yang dikenakan kepada peminjam atas dana pinjaman yang sudah tersedia akan tetapi belum ditarik. valuta asing sebagai alat bayar yang diterima oleh semua negara. yakni Aceh. Maluku dan Maluku Utara.A. 39 Currency Mata uang.(Sumber : Surat Mendagri No. T.(Sumber : The World Bank. daerah sekitar sungai. 40 Daerah Ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur yang terkait padanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek fungsional 41 Daerah Aliran Sungai (DAS) Suatu daerah tertentu yang bentuk dan sifat alamnya sedemikian rupa. External Debt Management. Papua. halaman 83). Metide ini mencakup upaya untuk melakukan keterpaduan program-program pembangunan lintas sektoral yang dimotori oleh instansi terkait. 2001). 38 Crash Program Method Salah satu metode yang dijadikan azas pemberdayaan masyarakat dalam realisasi program dan kegiatan Pemerintah Daerah. 2000). . (makalah “Permasalah dalam Capacity Building Daerah”. (Paduan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat. sehingga merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya yang melalui daerah tersebut di fungsinya untuk menampung air yang berasal dari air hujan dan sumber-sumber air lainnya yang penyimpanannya serta pengalirannya dihimpun dan ditata berdasarkan hukum-hukum alam sekelilingnya demi kesinambungan daerah tersebut. misalnya civil works. 34 Capacity Building atau Pembangunan Kapasitas Pembangunan atau peningkatan kemampuan (capacity) secara dinamis untuk mencapai kinerja dalam menghasilkan out-put dan out-come pada kerangka tertentu. training. menyeluruh dan berkesinambungan untuk jangka waktu tertentu yang disusun oleh BUMD yang bersangkutan dengan memperhatikan potensi dan kendala yang ada serta lingkungannya. 690/448/PUMDA tanggal 6 Juli 2000 perihal Pedoman Penyusunan Corporate Plan bagi PDAM). Oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia. 43 Daerah Khusus Daerah-daerah yang berdasarkan amanat GBHN 1999 perlu ditangani secara khusus dalam rangka menuntaskan gejolak konflik yang mengarah pada disintegrasi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. meliputi punggung bukit atau gunung yang merupakan tempat sumber air dan semua curahan air hujan yang mengalir ke sungai. 35 Category Jenis pengeluaran dalam suatu proyek yang dibayar oleh pinjaman/loan yang bersangkutan.1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya).

46 Efektifitas dan Efisiensi Salah satu prinsip dan sepuluh prinsip Good Governance yang berarti memberikan pelayanan pada masyarakat sesuai dengan kebutuhannya dengan menggunakan segala sumber daya secara optimal (Hasil seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang Baik Mei 2001) 47 Ekologi Hubungan timbal balik antara kelompok organisasi dengan lingkungannya. di perkotaan lebih rumit dan di luar kota lebih langka. istilah umum dipakai untuk menunjuk kepada suatu unsur penting di aset pemerintah atau pemberian jasa pelayanan pada umumnya. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). (Sumber : Undangundang No. 49 Ekosistem Sumber Daya Alam Hayati Suatu hubungan timbal balik antara unsur-unsur dalam alam baik hayati maupun non hayati yang saling tergantung dan pengaruh mempengaruhi.(Sumber : Kamus Kehutanan Edisi Pertama 1989). misal : bangunanbangunan kesehatan. daerah yang memuat sekelompok bangunan dengan bentuk arsitektur atau latar belakang sejarah yang berarti atau penting. 23 Tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya). 45 Efective Date Tanggal dimana suatu naskah perjanjian mulai mengikat semua pihak dan pada saat itu pula penarikan dana dapat dilakukan. 48 Ekosistem Tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan stabilitas dan produktivitas lingkungan hidup. (Sumber : Undang-undang No. yang oleh pemerintah dilindungi dan dipelihara untuk mencegah kerusakan atau kemusnahan. 50 Eksploitasi Kegiatan yang meliputi pengeboran sumur produksi dan injeksi untuk mencapai target kapasitas produksi. pendidikan pemerintahan. geokimia. 53 Fasilitas Kenyamanan Bangunan atau ruang. 52 Fasilitas / Sarana Bangunan atau ruang terbuka.(Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintah Kota yang Baik “Mei 2001). memberi kenyamanan di lingkungan tempat seseorang . peribadatan. geofisika dan landaian suhu yang apabila diintegrasikan pada suatu daerah panas bumi dapat menghasilkan uap atau fluida melalui pengeboran sumur eksplorasi untuk mengetahui tingkat cadangan mungkin & tingkat cadangan terbukti.44 Daerah Konservasi/Lindung Wilayah yang dilindungi dan dipelihara untuk mencegah kerusakan atau kemunduran berat atau kemusnahan akibat perkembangan ekonomi sosial atau fisik. sarana transportasi umum dan sebagainya. pembangunan fasilitas lapangan panas bumi untuk pembangkit tenaga listrik. jaringan dan/atau bangunan-bangunan yang memberi pelayanan dengan fungsi tertentu kepada masyarakat maupun perorangan berupa kemudahan kehidupan mesyarakat. Eksplorasi Kegiatan penyelidikan geologi.

(indeks Pembangunan Regional. menyenangkan dan memberikan kenyamanan yang ditawarkan oleh lingkungan perkotaan. Disburnement Handbook. polisi dan pemadam kebakaran. Tahun 2000). bahwa maknanya dikhususkan pada fungsinya bukan pada bangunannya 54 Fasilitas Komunitas/Lingkungan Bangunan yang dimiliki oleh pemerintah dan atau masyarakat yang diperlukan serta digunakan oleh orang banyak. 57 Fasilitator Kecamatan-2 (FK-2) Personil yang bertugas untuk mendampingi.(Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. yang berfungsi sebagai salah satu sarana kontrol publik. 59 Foreign Expenditure Pengeluaran dalam mata uang di luar negeri peminjam untuk barang-barang/jasa yang suplai dari negara lain. perpustakaan umum. juga fasilitas-fasilitas yang secara nirlaba dimiliki dan dioperasikan oleh perorangan atau badan hukum misal : gereja. dilakukan sesuai dengan ketentuan P2D. 56 Fasilitator Kecamatan-1 (FK-1) Pejabat dari kantor kecamatan yang membidangi tugas pemberdayaan masyarakat. 55 Fasilitator Desa (FD) Anggota masyarakat yang dipilih dalam proses musyawarah desa dan dianggap mampu memotivasi dan menyelenggarakan diskusi mengenai pengembangan potensi suatu sektor (hamparan). halaman 19). pasar. dengan cat.(Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. 2002). Sekretariat PMP3.bertempat tinggal. surau. memfasilitasi pelaksanaan P2D khususnya terkait dengan aspek kelembagaan dan partisipasi masyarakat. misal : jalan. Berdasarkan kriteria BPS. Ditjen Bina Bangda Departemend Dalam Negeri dan Otonomi Daerah. Tim Koordinasi P2D Pusat. yang menjadi pusat informasi akomodasi. 2002). namun SPM skala lebih kecil yaitu di tingkat desa. 2001) . masjid. pusat pelayanan kesehatan. Tim Koordinasi P2D Pusat. misal penambilan kota yang estetis. Pada hakekatnya siapapun yang berkepentingan dengan Jaringan Pengaman Sosial-Penanggulangan Kemiskinan (JPS-PK) bisa ikut serta dalam forum ini. 2002). Ditjen Bina Bangda Depdagri. lapangan olah raga (padanan kata = fasilitas lingkungan).(Bahan-bahan Materi TOTMASI. FLP ini sama dengan SPM (lihat Sarasehan Pemberdayaan Masyarakat). sekolah. sesorang atau keluarga dianggap berada di bawah garis kemiskinan jika setiap anggota keluarga mengkonsumsi rata-rata kurang dari 2100 kal. hal ini termasuk aspek lingkungan perkotaan. bekerja dan bersantai. membantu kelancaran kegiatan P2D di tingkat Kecamatan. 58 Flat Hunian yang berada pada satu lantai dan merupakan bagian dari bangunan rumah bertingkat. 60 Forum Lintas Pelaku (FLP) Forum terbuka skala Kabupaten (dan juga provinsi).(Sumber : The World Bank. langgar. Tim Koordinasi P2D Pusat. taman. (Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. 61 Garis Batas Kemiskinan garis demarkasi yang mengindikasikan suatau keluarga dianggap miskin atau tidak. kantor pos.

64 Good Governance (Tata Pemerintahan yang Baik) Suatu tata pemerintahan atau Governance (lihat Governance/Tata Pemerintahan) yang mendasarkan diri pada prinsip-prinsip (yang kemudian dikenal dengan “Sepuluh Prinsi Tata Pemerintahan yang Baik”). Responsivness/Tanggap. antara lain : Partisipasi. (Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang baik” Mei 2001). oleh Mulia P. Visi Strategis. Penegakan Hukum. Nasution. dalam format yang sesuai untuk analisa ekonomi dan dapat diterima secara internasional. LSM dan lain-lain) untuk bersama-sama merumuskan berbagai kesepakatan yang berkaitan dengan manajemen pembangunan dalam suatu wilayah hukum atau administratif tertentu. 69 Guarantee Fee Sejenis biaya atas dikeluarkannya jaminan kredit ekspor yang harus ditanggung oleh penerima kredit ekspor. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian).03/1995 dan Nomor Kep. mewujudkan adanya penegakan huum dan kepastian hukum yang adil Transparansi.(makalah “Sistem Akuntansi Pemerintahan’.(Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 185/KMK. legislatif dan masyarakat. 66 Governanse Finanse Statistic (GFS) Sistem pengumpulan data statistik keuangan mengenai kegiatan pemerintahan yang berhubungan dengan transaksi-transaksi keuangan negara. oleh Mulia P. Nasution.012/1987 dan Nomor Kep. Departemen Keuangan Republik Indonesia). Efektifitas dan Efisiensi. Profesionalisme. (Sumber : Undang-undang No. 031/Ket/5/1995 tentang Tata Cara Perencanaan Pelaksanaan ? Penata Usahaan dan Pemantauan Pinjaman / . asosiasi.62 Garis Sepadan Bangunan garis batas dalam mendirikan dalam suatu persil atau petak yang tidak boleh dilewatinya. 68 Grant atau Hibah Luar Negeri Setiap penerimaan negara baik dalam bentuk devisa maupun dalam bentuk barang ataupun dalam bentuk jasa yang diperoleh dari pemberi hibah luar negeri yang tidak perlu dibayar kembali. Ekuntabilitas dan Pengawasan. belakang atau pun samping. Kesetaraan. 004/Ket/1/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). 65 Governance (Tata Pemerintahan) Suatu mekanisme interkasi para pihak terkait yang berada di lembaga pemerintahan.(Hasil Kesepakatan Bersama antara Asosiasi DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia). garis ini bisa membatasi fisik bangunan kearah depan. 63 Gerakan Koperasi Keseluruhan organisasi koperasi dan kegiatan perkoperasian yang bersifat terpadu menuju tercapainya cita-cita bersama koperasi. 67 Government Finance Statistic Yearbook (GFSY) Terbitan Tahunan dari statistik keuangan mengenai kegiatan pemerintahan (lihat Government Finance Statistic – GFS) yang berhubungan dengan transaksi-transaksi keuangan negara. Departemen Keuangan Republik Indonesia).(makalah “Sistem Akuntansi Pemerintahan”. (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 48/KMK. baik secara pribadi maupun kelompok (perusahaan.

orang atau badan hukum yang mempunyai hak guna bagunan luas serta keadaan bangunan-bangunan jangka waktu tersebut dapat diperpanjang dengan waktu paling lama 20 tahun. 77 Iklim Usaha Kondisi yang diupayakan oleh Pemerintah berupa penetapan berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan diberbagai aspek kehidupan sosial ekonomi. yang memberi wewenang dan kewajiban yang ditentukan dalam keputusan pemberiannya oleh pejabat yang berwenang memberikannya atau dalam perjanjian dengan pemilik tanahnya. yang bukan perjanjian sewa menyewa atau perjanjian pengolahan tanah. 71 Habitat Lingkungan tempat tinggal khas bagi seseorang atau kelompok masyarakat. (geografi) tempat kediaman atau kehidupan tumbuhan. 75 Hak Lintas Transit Hak yang diberikan kepada semua jenis kapal asing untuk berlayar melewati selat yang digunakan untuk pelayaran Internasional secara cepat dan tidak terputus. (biologi) tempat hidup organisme tertentu. agar masyarakat memperoleh kesempatan yang sama dan dukungan berusaha yang seluar-luasnya terutama bagi usaha kecil sehingga berkembang menjadi tangguh dan mandiri. 76 Hak Pakai Hak untuk menggunakan dan/atau memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah milik orang lain. 73 Hak Guna Bangunan (HGB) Hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan di atas tanah yang bukan miliknya sendiri. 74 Hak Lintas Damai Hak yang diberikan kepada semua jenis kapal asing untuk berlayar melewati laut teritorial dan perairan suatu negara yang tidak mengganggu kedamaian. dengan pembayaran atau pemberian jasa apapun (UPA60). 78 Impoverishment .9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil). tempat hidup yang alami (bagi tumbuh-tumbuhan dan hewan). lingkungan kehidupan asli. segala sesuatu asal tidak bertentangan dengan jiwa dan ketentuan perundangan dapat diberikan selama jangka waktu tertentu atau selama tanahnya dipergunakan untuk keperluan tertentu. ruang lautan dan ruang udara. dari satu bagian ZEE atau laut lepas meuju kegian dari ZEE atau laut lepas.Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). ketertiban umum dan keamanan negara yang dilaluinya. 8 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang di Daerah). hewan dan manusia dengan kondisi tertentu pada permukaan bumi 72 Hak Atas Ruang Hak-hak yang diberikan atas pemanfaatan ruang daratan. dengan jangka waktu paling lama 30 tahun. (Sumber Undang-Undang No. (Sumber : Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 70 Gugus Kepulauan Kumpulan dari pulau-pulau yang saling berdekatan yang terdiri dari berbagai tipe dan ukuran yang mempunyai ikatan/hubungan satu dengan yang lain. HGB dapat diberikan kepada warga Indonesia dan badan hukum yang didirikan menurun hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia. dengan cuma-cuma. HGB dapat beralih dan dialihkan kepada pihak lain (UPA60).

Suatu proses yang aktif yang memusnahkan akses masyarakat pada banyak pilihan atau proses pelemahan dalam berbagai sektor, ekonomi, ekologi, sosial, politik, budaya dan mengenai pada mayoritas masyarakat kita.(Makalah oleh Ir. Sutan Hidayatsyah, M. Sp., dalam Seminar Nasional tentang Penguatan Komunitas sebagai Pilar Pembangunan, April 2002). 79 Indeks Gini Suatu koefisien yang berkisar dari angka 0 sampai angka 1. koefisien tersebut menjelaskan kadar kemerataan (ketimpangan) distribusi pendapat nasional. Semakin kecil koefisinnya, pertanda semakin baik distribusi pendapatan nasionalnya.(Indeks Pembangunan Regional, Departemen Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, 2001). 80 Indeks Pembangunan Manusia Suatu alat yang dapat dipergunakan untuk mengukur aspek-aspek yang relevan dengan pelaksanaan otonomi dan pembangunan daerah sebagai indeks komposit yang secara generic terdiri dari 3 komponen utama, yaitu : 1. Kawasan Pemerintah; 2. Perkembangan Wilayah; 3. Kebudayaan Masyarakat. (Sumber : Makalah Deputy Regional dan Sumber Daya Alam Pada Konasbang 2001). 81 Indikator Ukuran kwantitatif atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan. (Sumber : Proyek Pengembangan Program Transmigrasi dan PPH Tahun 2001). 82 Jalan Salah satu prasarana perhubungan yang berperan penting untuk mempermudah arus transportasi.(Sumber : Kamus Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Kamus Data Perumahan dan Pemukiman tahun 1997). 83 Jalan Akses Desa Jalan yang menghubungkan antara satu desa dengan jalur atau tempat lainnya, misalnya; Jalan raya, jalan desa lainnya dan sebagainya. (Sumber : Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat No. 10/KPTS/1994) 84 Jalan Desa Jalan lingkungan dalam suatu desa yang menjadi jalur-jalur lalu lintas untuk mendukung kegiatan di dalamnya.(Sumber : Keputusan Menteri Transmigrasi dan Permukiman Perambah Hutan No. 36/MEN/1995, Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 85 Jalan Lingkungan Jalan yang sirinya berperan sebagai penghubung lalu lintas dalam suatu lingkungan. 86 Jalan Penghubung Jalan yang merupakan peran penghubung antara satu tempat dengan suatu tempat/lokasi lainnya. (Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 87 Jalan Utama Jalan yang penting dan utama bagi arus transportasi. (Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 88 Kabupaten Partnership for Local Economic Development (KAPLED) Kemitraan (lihat Program Kemitraan bagi Pengembangan Ekonomi Lokal – KPEL) pada tingkat Kabupaten yang berfungsi untuk merumuskan kebijakan-kebijakan atau rencana tindak bagi pengembangan cluster suatu komoditas yang lebih spesifik dan

berdampak langsung pada kelompok-kelompok spesifik. Anggota KAPLE adalah pemerintah dan swasta di wilayah Kabupaten / Kota serta wakil kelompok masyarakat. (Definisi: Bappenas, UNDP, UN Center for Settlements). 89 Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Laporan berkala mengenai perkembangan kegiatan perusahaan penanaman modal 90 Macro Community Development Method Salah satu metode yang dijadikan azas pemberdayaan masyarakat dalam realisasi program dan kegiatan Pemerintah Daerah. Metode ini berupaya memperluas wawasan aparat Pemda dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap konsep: (1) pembangunan berlandaskan pada kemampuan masyarakat; (2) penciptaan Community Center sebagai basis perencanaan pembangunan; dan (3) peningkatan partisipasi komunitas masyarakat. (Panduan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat, Dirjen Bangda, TA 2000) 91 Naskah Perjanjian Luar Negeri(NPLN) Suatu naskah perjanjian atau suatu naskah lainnya yang merupakan kesepakatan mengenai pinjaman atau hibah luar negeri yang ditandatangani oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Pemberi Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PPHLN). (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 48/KMK.012/1987 dan Nomor Kep. 004/Ket/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). 92 Obligasi Pinjaman yang diperoleh dari penertiban surat utang. 93 PAP (Pembinaan dan Administrasi Proyek) Dana yang bersumber dari APBN atau APBD yang digunakan untuk kegiatan administrasi, pembinaan, pemantauan dan pengendalian program. 94 Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) Forum musyawarah/rapat koordinasi, sosialisasi, pengambilan dan perumusan keputusan mulai dari tingkat desa sampai tingkat nasional dan dianggap sebagai mekanisme Pedoman Penyusunan Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan di Daerah. Istilah Rakorbang pada tiap tingkatan antara lain (1) Tingkat Desa/Kelurahan dalam Musbangdes, (2) Tingkat Kecamatan dalam UDKP (lihat UDKP), (3) Tingkat Kabupaten/Kota dalam Musyawarah Pembangunan Daerah Tk. II (Musbangda II), (4) Tingkat Propinsi pada Musbangda I, (5) antar wilayah pada Konregbang, dan (6) Tingkat Nasional pada Konasbang. 95 Sarana Lingkungan Fasilitas penunjang yang berfungsi untuk menyelenggarakan dan pengembangan kehidupan ekonomi, sosial dan budaya.(Sumber : Undang-Undang RI No.24 Tahun 1992 tentang Tata Ruang). 96 Taman Hutan Raya Kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan/atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan/atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budidaya pariwisata dan rekrasi. (Sumber Undang-Undang No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya) 97 Unit Daerah Kerja Pembangunan (UDKP) Merupakan Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) di tingkat Kecamatan.

UDKP sangat strategis sebagai wahana warga masyarakat untuk proses-proses pengambilan keputusan tentang kegiatan yang akan dilakukan, wahan sosialisasi dan penyebaran informasi tentang latar belakang, manfaat, sasaran dan hal-hal lain yang berkaitan dengan progarm pembangunan prasarana perdesaan berbasis pemberdayaan masyarakat. Ada beberapa tahapan UDKP, antara lain (1) UDKP-1 merupakan tahapan sosialisasi dan kesepakatan kerja; (2) UDKP-2 merupakan tahap penyusunan dan kesepakatan atas Rencana Strategis Kecamatan; (3) UDKP-3 merupakan tahapan penyusunan Progaram Investasi Kecamatan (PIK); (4) UDKP-4 merupakan tahapan penetapan bentuk pelaksanaan tahun berikutnya. (Panduan Pelaksanaan P2D T.A 2001 – 2003, TIM Koordinasi Pusat P2B) 98 Vicious Circle of Poverty and Backwardness Diterjemahkan sebagai lingkaran setan kemisikinan dan keterbelakangan adalah kondisi suatu masyarakat yang berada dan sulit untuk keluar dari kemiskinan dan penyebab kemiskinan itu sendir. Produktifitas rendah; Pendapatan Rendah; Pendapatan Nasional Rendah; lemahnya infrastruktur pendukung investasi; Sempitnya lapangan kerja; Pengangguran; daya beli dan daya motivasi kerja yang rendah; dan akhirnya kembali pada rendahnya produktivitas. Strategi mengatasi masalah kemiskinan tersebut adalah dengan memotong siklus melalaui peningkatan di bidang sarana fisik dan SDM, yang bermuara pada tergeraknya investasi dari dalam dan menarik investasi dari luar. (Makalah “Konsepsi, Strategi dan Kebijakan Pembangunan Kawasan Cepat Tumbuh dan Kumuh”, Direktorat Permukiman dan Perumahan, Bappenas, 2002) 99 Wilayah Ruang yang merupakan kesatusan geogrofis beserta segenap unsur terkait padanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administrasi dan/atau aspek fungsional. (Sumber : Undang-Undang No.24 tahun 1992 tentang Tata Ruang) 100 Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Bagian dari laut lepas berupa suatu jalur laut yang terletak di luar dan berdampingan dengan laut teritorial yang lebarnya tidak melebihi 200 mil laut diukur dari garis pangkal. resources http://www.depdagri.go.id/

Tulisan Lain
       Pornografi dalam Perspekti Sejarah;>>>baca Manajemen Pemberantasan Korupsi;>>>baca Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Moral Bangsa;>>>baca Pancasila sebagai Falsafah;>>>baca Hak dan Kewajiban Warga Negara;>>>baca Sejarah Kuno Bangsa Amerika;>>>baca Materi Pokok Fisiologi Hewan;>>>baca

Filed under: FISIP/HUKUM, Pendidikan IPS SD | Tinggalkan sebuah Komentar »

Dalam puisi. Agar memperoleh hasil yang baik. Selain itu. yang berarti perasaan yang menyadari. kata syair diperoleh dari proses penadhoman dalam ilmu shorof. Walaupun pengungkapan puisi umumnya menggunakan gaya bahasa naratif atau bersifat menguraikan. misalnya puisi. Mengungkapkan isi sebuah puisi secara tertulis ke dalam kalimat bebas bukanlah pekerjaan mudah. dengan tidak mengubah isi puisi sedikit pun. yang kemudian dalam proses penadhoman diperoleh kata syaair ( ) yang . Jika dirunut melalui ilmu shorof tersebut. yakni dengan membuat parafrasa itu ke dalam bentuk prosa. bertembang. Salah satu cara untuk mengerti ide atau maksud penyair yang terkandung dalam puisinya. bahasa prosa merupakan bahasa yang mudah ditangkap maksud dan ide pengarang. Istilah syair berasal dari kata Arab Syi’ir. Sementara itu. Baik puisi maupun prosa merupakan hasil karya sastra dari seorang sastrawan. namun hasil saduran atau parafrasa harus tetap menarik dan penuh pesona di samping harus memperjelas maksud dan tujuan karya itu sendiri. Hakikat Syair Syair merupakan salah satu jenis puisi lama yang paling terkenal dalam khazanah kesusastraan Indonesia lama atau kesusastraan Melayu klasik. Sebab. dengan inti karangan tetap berkisar pada masalah pokok puisi yang disadurnya. Istilah parafrasa berhubungan erat dengan karangan terikat. Bahwa istilah parafrasa diartikan dengan menyadur puisi ke dalam bentuk prosa atau memprosakan bentuk puisi sebagai karangan terikat ke dalam bentuk karangan yang bebas. (2) penguraian kembali suatu teks (karangan) dalam bentuk susunan kata-kata yang lain. sajak. syair. terlebih dahulu harus memahami tema puisi tersebut dan memahami pesan atau amanat apa yang dikemukakan oleh pengarang. parafrasa berarti (1) pengungkapan kembali suatu tuturan dari sebuah tingkatan atau macam bahasa menjadi yang lain tanpa mengubah pengertian. kita juga harus mengetahui suasana perasaan atau batin pengarangnya. dengan maksud untuk dapat menjelaskan makna yang tersembunyi. memparafrasakan berarti menguraikan kembali suatu teks dalam bentuk lain. Hal senada juga dikemukakan Hartadi (1995:87) bahwa parafrasa sama artinya dengan menyadur. kata syair berasal dari kata dasar sya’ara ( ) yang berarti menembang. penyair menyampaikan idenya dengan menggunakan bahasa yang padat dan penuh arti sehingga tidak mudah ditangkap atau dimengerti maksudnya. yakni mengungkapkan karya sastra dalam bentuk tulisan dari bentuk puisi ke dalam bentuk prosa. bersyair. dan lain-lain.Memparafrase Syair Posted on 28 Juli 2011 by Pakde sofa Memparafrase Syair Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia .

Sementara itu. kata syi’ir dipakai untuk menyebut ‘tembang’. syair didendangkan oleh seorang tukang cerita atau yang disebut pawang Pendendangan syair biasanya dilakukan dalam suatu acara tertentu. Syair juga berisi cerita anganangan. yakni yang terdiri atas tiga baris dengan rima a-a-b. syair dapat dibagi menjadi lima golongan berdasarkan isinya. kata syair berarti puisi lama yang tiap bait terdiri atas empat larik atau baris yang berakhir dengan bunyi yang sama. Oleh sebab itu. yang perlu diingat bahwa syair mengandung nilai-nilai luhur. Syair tidak terdapat sampiran. (4) pola sajak akhir a-a-a-a. pertunjukan seni. dan juga merupakan pengolahan bebas dari sebuah prosa. Namun. Syair juga memiliki aturan yang ketat. Sementara itu. Selain itu. Syair merupakan bentuk puisi lama yang digunakan untuk bercerita atau berkisah. pada hakikatnya syair merupakan salah satu bentuk kesusastraan Melayu klasik yang berupa karangan bersajak yang tiap-tiap bait terdiri dari empat baris yang bersajak sama. (5) tiap baris terdiri dari dua periodus dan tiap periodus terdiri dari dua patah kata (Baribin 1990:21). (3) syair untuk menguraikan cerita sehingga tidak cukup hanya satu bait tetapi memerlukan beberapa bait. dan lain-lain. ternyata tidak hanya itu saja. Selain itu terdapat pula bentuk syair yang kurang luas penggunaannya. syair berarti karangan bersajak yang tiap-tiap rangka atau baitnya terdiri dari empat baris atau larik yang sama bunyi hujungnya. Selain itu. Umumnya persajakan atau rima syair berpola a-a-a-a. Bahkan sering pula syair digunakan dalam suatu nyanyian-nyanyian. Sebaliknya. Ada pula syair yang berpola a-b-a-b dan a-a-a-b yang keempat barisnya tetap merupakan satu kesatuan arti. (2) keempat baris itu mengandung isinya. Oleh karena tergolong puisi naratif. Misalnya upacara-upacara adat. Di dalam Kamus Bahasa Melayu Nusantara (2003:2647). sejarah. petuah-petuah. dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.berarti penembang atau ahli bertembang. maka syair tidak pernah terdiri dari satu bait. sajak atau puisi. Macam-Macam Syair Menurut Fang. baik berupa nasihat atau cerita. Adapun macam-macam syair tersebut adalah sebagai berikut. Syair bermula dari sastra lisan. syair selalu terdiri berpuluh-puluh bait. patokan tersebut tidaklah baku. syair berfungsi sebagai media penyampaian pesan-pesan leluhur kepada generasi penerus. Akan tetapi. Semua baris syair mengandung isi atau makna yang hendak disampaikan Namun. Pada masa lampau. Fungsi Syair Syair merupakan bentuk puisi lama yang sangat digemari oleh masyarakat Melayu di masa lampau. dan ada juga syair yang hanya terdiri atas dua baris dengan rima akhir a-b atau a-a. . syair juga berfungsi sebagai pelipur lara atau hiburan bagi masyarakat. bahkan beratus-ratus bait. Syair umumnya berisi suatu cerita atau suatu uraian panjang. yakni (1) tiap bait terdiri dari empat baris.

Sebagian besar syair romantis menguraikan tema yang biasa terdapat di dalam cerita rakyat. dan lain-lain. dan lain-lain. Syair Cinta Birahi. Contoh syair yang termasuk syair romantis antara lain Syair Bidasari. Syair Rukun Haji. b. 1) Syair Sufi Syair sufi merupakan syair yang dikarang oleh tokoh sufi. Syair Pelanduk Jenaka. Syair Perang di Banjarmasin. Biasanya. Contoh syair ini antara lain Syair Kiamat. Syair Romantis Syair romantis merupakan syair yang berisi dongeng atau angan-angan seorang pengarang. Contoh syair yang termasuk syair panji antara lain: Syair Damar Wulan. Syair Putri Akal. Syair Yatim nestapa. c. Syair Abdul Muluk. Syair Kumbang dan Melati.a. Oleh karena itu. Berdasarkan isinya. Syair Raja Siak. Syair Nuri. Biasanya berisi perenungan-perenungan manusia tentang kehidupan yang dikaitkan dengan ketuhanan. pelipur lara. Syair Nyamuk dan Lalat. Syair Panji Syair panji merupakan syair yang berisi cerita atau hikayat dari kesusastraan Jawa atau cerita panji. Syair Ken Tambuhan. Syair Wayang Kinudung. Contoh syair ini ialah syair-syair karya Hamzah Fansuri. dan hikayat. syair perang juga termasuk syair sejarah yang paling banyak dihasilkan. . Syair Ibadat. dan lainlain. Di antara peristiwa sejarah yang paling penting adalah peperangan. Syair Anggreni. Syair Bunga Air Mawar. Syair Siti Zubaidah Perang Melawan Cina. Syair Agama Syair agama merupakan syair yang berisi nasihat. Syair Sinyor Kosta. dan lain-lain. Syair Kiasan Syair kiasan atau simbolik merupakan syair yang bersifat kias atau sindiran terhadap suatu kejadian atau perbuatan seseorang. pengiasan itu digunakan tokohtokoh binatang atau tumbuh-tumbuhan. Contoh syair yang termasuk syair kiasan antara lain Syair Burung Pungguk. pengajaran yang berhubungan dengan keagamaan. Syair Panji Semirang. Contoh syair yang termasuk syair sejarah antara lain Syair Perang Mengkasar. 2) Syair yang Menerangkan Ajaran Ialam Syair ini berisi tentang ajaran-ajaran yang ada dalam agama Islam. e. dan lain-lain. Syair Sejarah Syair sejarah merupakan syair yang berisi unsur sejarah atau syair yang berdasarkan peristiwa sejarah. d. Syair Sri Banian. Syair Undakan Agung Udaya. syair agama dibagi menjadi empat macam.

guru harus selalu mengingat keterbatasan-keterbatasan yang melekat pada anak di tahapan ini. 2001). PGSD. Anak-anak terfokus kepada apa yang terjadi saat ini. Syair Yusuf. SEKOLAH MENENGAH | 1 Komentar » Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Inggris di SD Posted on 25 Juli 2011 by Pakde sofa Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Bahasa Inggris di SD Mengingat perkembangan intelektual anak (sampai usia 8 tahun) masih dalam tahap intelektual yang disebut oleh Piaget operasional konkrit. tidak terlalu mementingkan untuk tahu atau mengerti apa yang akan terjadi nanti. Syair Nasihat. Alangkah lebih baiknya guru mencontohkan pola-pola kalimat termaksud dengan ilustrasi konkrit bisa berupa gambar. perilaku guru atau lainnya (Hadley. Berikut adalah beberapa rambu-rambu umum yang bisa diterapkan guru di dalam kelas bahasa Inggris di SD 1) Jangan menjelaskan grammar secara eksplisit menggunakan istilah-istilah seperti past tense. Aturan. penjelasan. relative clause. Contoh syair ini antara lain Syair Nabi Allah dengan Fir’aun. dan beberapa pembicaraan abstrak tentang bahasa harus betul-betul memakai pendekatan yang ekstra hati-hati. Syair Nasihat Lakilaki dan Perempuan. atau apa yang sudah mereka alami. Anak juga peduli pada tujuan fungsional bahasa (untuk apa kalimat itu dipakai) namun tidak terlalu peduli terhadap “kebenaran” (correctness) yang dikehendaki oleh orang dewasa dan tidak bisa memahami bahasa rumit yang digunakan orang dewasa untuk menjelaskan konsep-konsep linguistik. 4) Syair Nasihat Syair nasihat merupakan syair yang bermaksud memberi pengajaran dan nasihat kepada pendengar atau pembacanya. Contoh syair ini antara lain Syair Nasihat Bapa Kepada Anaknya. Filed under: Bahasa.3) Syair Anbia Syair anbia merupakan syair yang mengisahkan riwayat hidup para nabi. dan lain-lain. Hal ini berimplikasi signifikan pada pembelajaran. dsb. dan lain-lain. Syair Isa. Hal inilah yang dinamakan konktretisasi dan kontekstualisasi (akan dibahas kemudian) .

memegang. Tapi rentang perhatian yang pendek akan muncul jika anak terlibat dalam satu aktivitas yang membosankan. kondisi pembelajaran yang tidak berhasil dikondisikan guru untuk sesuai dengan usia dan kemampuan siswa akan menjadikan pembelajaran terlalu sulit ataupun terlalu mudah. Rentang Perhatian Salah satu perbedaan menonjol anak dan orang dewasa adalah dari sisi rentang perhatiannya. atau guru mentransfer apa yang diketahui kepada siswa dan siswa tidak aktif „memanipulasi‟ pembelajaran. bisa menjadi penyebab atmosfir kebosanan melanda suasana pembelajaran. mutlak harus dihindari. Pembelajaran yang tidak memfasilitasi anak untuk bergerak dari tempat duduknya. 1) Karena anak selalu terfokus pada saat ini dan sekarang. maka aktivitas harus dirancang untuk menangkap minat mereka dengan segera. disadari ataupun tidak. Karena belajar bahasa Inggris bisa jadi terlalu sulit untuk anak. Lebih baik guru memberikan contoh kalimat dengan mengulang-ulangnya. 3) Beberapa konsep gramatika bisa lebih menarik perhatian siswa jika guru mendemonstrasikannya. misal: untuk membuat pernyataan menjadi pertanyaan tambahkanlah do atau does. maka dia akan tahan berjamjam di depan tivi. misal: sampai berjalan ke depan pintu. Ketikapun mereka mampu melakukannya. meraba atau memanipulasi sesuatu melainkan hanya memaku mereka di tempat duduk. hidup dan menyenangkan. 2. aktivitas sejenis ini tak akan terlalu menarik minat mereka. Pertama. gaya mengajar yang terlalu „dewasa‟ baik dari sisi bahasa yang digunakan guru maupun dari sisi penyajian konten pembelajaran akan membuat siswa merasa aktivitas yang mereka lakukan tak berguna. maka tugas gurulah untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris bisa terkemas menarik. Bagaimana caranya mengenai pemilihan materi dan model pembelajaran bahasa Inggris. yang hanya memakai one way teaching. . Lalu. Gaya mengajar guru di kelas misalnya. Lalu. Simpan anak di depan tivi yang menayangkan film kartun favoritnya. Secara umum. berikut beberapa gambaran tips sederhananya. 2) Kegiatan harus beragam agar minat anak terjaga dan perhatian anak tetap ada. Hal inipun akan memicu rentang perhatian yang pendek tadi. Hindari aktivitas yang membuat mereka harus mengingat kejadian lalu atau kejadian yang akan datang dalam durasi yang cukup lama. kita harus memahami apa itu rentang perhatian. cepat bosan dan „terpicu‟ untuk membuat keributan. akan membuat rentang perhatian anak menjadi pendek. Pembelajaran yang terlalu sulit ataupun terlalu mudah bagi siswa. Anak akan mampu memformulasikan sendiri aturan yang dimaksud jika contoh yang diberikan guru jelas. Aktivitas belajar yang membosankan sangat mungkin tercipta di atmosfir pembelajaran kita. Jadi jangan membuat asumsi bahwa anak memiliki rentang perhatian yang pendek. Mengulang-ulang contoh kalimatnya lebih baik dibanding mengulang-ulang penjelasan/aturan yang dimaksud. tidak berguna atau terlalu sulit. guru berkata I‟m walking to the door. 4) Beberapa konsep atau pola-pola yang sulit perlu diulang-ulang agar otak dan telinga anak mudah berkoordinasi.2) Aturan yang abstrak dan sulit dibayangkan siswa alasannya. juga akan memicu rentang perhatian yang pendek.

menyentuh tumbuhan dan buah-buahan. Percakapan sederhana untuk mengkontekstualisasikan kapan ekspresi-ekspresi tertentu digunakan. Pembelajaran mengharuskan guru menyanyi.Anak secara umum memiliki beragam gaya belajar. Misal dengan aktivitas bermain peran (role play). Karena selera humor anak berbeda dengan orang dewasa. itu bisa dibelajarkan dengan role play. Aktivitas berkelompok misalnya merupakan cara yang baik agar anak belajar kata dan struktur kata dan mempraktikan bahasa yang bermakna. Rasa penasaran terkait erat dengan antusiasme siswa. maka jadilah komedian. gesture (gerak tubuh). Jangan lewatkan rasa penasaran yang sebenarnya ada si setiap anak. Pastikan guru mengeksplorasi rasa itu sejauh mungkin agar perhatian anak tetap terfokus pada kegiatan pembelajaran. gambar. Input Sensor Anak harus terstimulasi seluruh inderanya. 5) Anak memiliki sejumlah besar rasa penasaran. dengan porsi yang cukup. untuk apa fungsinya. bahasa verbal guru juga penting. Aktivitas fisik bisa pula dieksplorasi dengan cara siswa diminta ke depan. 4) Guru harus memiliki rasa humor yang tinggi untuk tetap tertawa sambil belajar. Penting untuk diingat. memperagakan atau menunjuk kosa kata yang kita ajarkan. musik—semuanya adalah elemen penting untuk pembelajaran bahasa bagi anak. 2) Aktivitas praktis yang lain harus sejalan dengan tujuan membantu anak menginternalisasi bahasa. Pastikan kegiatan pembelajaran mengakomodir kebutuhan setiap siswa yang berbeda berdasarkan gaya belajarnya. Aktivitas kelompok bisa diaplikasikan untuk membuat anak saling mengeksplorasi penggunaan bahasa yang mereka ketahui. . bagaimana mengucapkannya. dalam pembelajaran. melihat video. Bermain peran untuk anak seusia SD tidak harus yang kompleks dan berdurasi lama. 3) Alat sensor membantu anak menginternalisasi konsep-konsep. Caranya: 1) Berikan aktivitas fisik yang cukup dalam pembelajaran. Jika harus menjadi komedian. dengan penuh candaan namun tidak menjadikannya bahan tertawaan. karena anak akan tertarik juga pada mimik muka. Misalnya: mencium harum bunga. Oleh karenanya. semakin hal tersebut menunjukkan antusiasmenya terhadap pembelajaran. Menggunakan bahasa membutuhkan partner sebagai pendengar. mendongeng bahkan menari sekalipun. Atau aktivitas-aktivitas lain sejenis. Bayangkan ruang kelas itu adalah panggung dimana guru sebagai aktornya. Bahasa tidak akan lengkap dipelajari jika tidak diajarkan dengan konteks penggunaannya. Aktivitas guru harus melibatkan organ visual dan auditori anak. mendengarkan tape recorder. merasai makanan. dengan menyajikan aktivitas yang monoton di setiap pembelajaran. serta sentuhan guru. 3) Guru harus “hidup” dan antusias terhadap pelajaran. bisa „diperbaiki‟ tanpa menyakiti si anak. „Kesalahan‟ yang diperbuat siswa ketika belajar bahasa Inggris. Semakin ia penasaran dengan apa saja yang mungkin ia dapati di pembelajaran. usahakan semua alat sensor ini dieksplorasi penggunaannya oleh guru melalui konteks-konteks pembelajaran yang menarik. 3. maka itu yang sebaiknya dilakukan demi untuk menjaga antusiasme siswa. maka pastikan humor anda sesuai dengan selera anak.

3) Rangsang partisipasi secara oral sebanyak mungkin terutama untuk siswa yang pendiam. Pada saat mereka berpartisipasi secara oral. Bahasa-bahasa yang menurut mereka tidak akan mereka gunakan saat itu. bisa mencegah mereka dari berlatih pronunciation. 1) Bantu siswa anda untuk dengan ringan tertawa jika mereka membuat kesalahan. 1) Anak memiliki sensitivitas tinggi terhadap bahasa yang tidak otentik. Bahasa yang Otentik dan Bermakna Anak-anak terfokus kepada apa yang bisa dilakukan bahasa baru ini. Tidak selalu begitu! Anak-anak cenderung inovatif dalam produk bahasa. Eksplorasi antusiasme mereka dengan sebaik-baiknya. 4. Ego mereka masih sedang terbentuk sehingga nuansa komunikasi yang tidak jelas bisa diinterpretasikan secara negatif. 5.Aktivitas penyampaian bahan ajar harus mengoptimalkan sebanyak mungkin input sensor siswa bekerja. Dalam beberapa hal anak cenderung lebih rentan dari orang dewasa. Jangan pojokkan mereka dengan kesalahan yang sebenar-benarnya—seperti diungkap di atas—bukan kesalahan. 2) Bahasa harus benar-benar diberikan dengan konteksnya. Seharusnya siswa SD yang belajar bahasa Inggris dihindarkan dari ketakutan semacam ini. Guru harus menolong mereka untuk mengatasi rintangan tersebut yang sangat potensial akan menghambat mereka. tak begitu menarik minat mereka. sehingga beberapa kosakata yang resmi atau kaku di dunia mereka. 2) Guru harus sabar dan supportif untuk membangun kepercayaan diri anak. agar mereka berkesempatan untuk mencoba sesuatu yang menarik. Faktor Afektif Mitos yang sangat umum bahwa anak-anak relatif tidak terpengaruhi oleh rintanganrintangan yang biasanya menghambat orang dewasa untuk belajar. situasi dan . upaya perbaikan harus menjadi targetan guru di setiap pembelajaran apapun kondisinya. Cerita. tapi tetap saja menghadapi banyak rintangan. Mereka tidak tertarik untuk berurusan dengan bahasa yang tidak berguna bagi mereka saat itu. karena memang sistem bunyi nyang sangat berbeda antara bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris. Tetap saja. disini dan saat ini. akan tertolak. Guru harus bekerja keras untuk memberikan pembelajaran bahasa yang bermakna bagi anak. Mereka sangat sensitif terutama kepada teman sebayanya: apa yang orang lain pikirkan tentang saya. luaskan toleransi dari guru jika mereka salah mengucapkan. namun tak lantas kesalahan siswa tak dikoreksi karena takut menyakiti hati. terutama berlatih mengucapkan kosakata baru atau ekspresi-ekspresi sederhana dalam Bahasa Inggris. utamakan kesenangan mereka dalam hal mencoba hal-hal baru tersebut. Desain bentuk pembelajaran yang membuat mereka banyak berlatih. Apa yang dipikirkan orang lain saat saya berbicara bahasa Inggris? Ketakutan jika ditertawakan atau diolok-olok saat salah mengucapkan satu kosakata misalnya. tapi harus tegas dalam hal harapan-harapan terhadap siswa. Meski dalam satu dua hal guru menunjukkan kelembutan sikap dalam rangka menumbuhkan semangat siswa untuk belajar.

Tidak mengandalkan orang lain kecuali jika benarbenar membutuhkan. sangat dianjurkan guru bahasa Inggris di SD untuk memberikan bantuan konteks terhadap apapun yang diajarkan melalui dukungan media. misal mencontek dari teman. Sifat Pemelajar Beberapa siswa usia sekolah dasar. mendorong. Namun tes bakat dalam linguistik nampaknya tidak mampu mengukur banyak hal selain kemampuan intelektual umum meskipun memang tes ini dimaksudkan untuk mencari bakat-bakat linguistik.karakter yang biasa dikenal anak. maka kemampuan dan kemajuan berbahasa siswa di masa depan bisa diprediksi dengan apa yang disebut tes bakat. Tes ini hanya tepat bila dihadapkan kepada mereka yang memiliki kemampuan grammar. menjawab. Bakat Beberapa siswa bisa belajar bahasa lebih baik dibanding yang lain. Memiliki ego untuk sukses. tujuan-tujuan bermakna dalam penggunaan bahasa—semua ini akan memberikan konteks dimana bahasa bisa diterima dan dipahami sehingga hal ini bisa meningkatkan perhatian dan daya ingat. menginisisasi. Berorientasi kepada tujuan. 4. Ingin senantiasa meningkatkan diri dan prestasi. beberapa ahli mencirikan kategori tipe pemelajar yang baik sbb: 1. menulis dan berbicara) agar anak melihat dengan jelas korelasinya satu sama lain. 3. Juga tekankan aktivitas yang berhubungan antar keempat skill (membaca. Selalu ingin bertanya. mendengar. Memiliki aspirasi tinggi. Oleh karenanya. Jika bahasa dipecah-pecah menjadi potongan-potongan kecil maka siswa tidak akan melihat kaitannya terhadap keseluruhan. jika ada sesuatu yang tidak bisa langsung dia akomodasi (tidak sesuai dengan yang pernah ia terima sebelumnya) maka ia tidak lantas menolaknya. pandangan bahwa anak memiliki bakat linguistik menjadi semakin terkristal dan semakin banyak diyakini. dan berkontribusi secara positif pada pembelajaran. 7. nyanyian dan bentuk-bentuk lain yang sekiranya menarik minat anak. tetapi mencari cara untuk menemukan alasan ambiguitas tersebut dan baru menerima atau menolaknya. Jangan pernah berpikir bahwa dalam konteks percakapan sederhana. Tidak takut atau gelisah menghadapi tugas-tugas. gambar. 3) Pendekatan bahasa secara keseluruhan sangat penting. 6. percakapan sehari-hari. Artinya. 5. Tidak terpikir untuk mengerjakan tugas pembelajaran dengan cara yang negatif. mengajukan pendapat. Contoh seperti chunk words yang dicontohkan di atas. 2. mengenalkan kata demi kata lebih baik dibanding mengenalkan ekspresi-ekspresinya secara keseluruhan. membantu. permainan. Pada tahun 19501960an. Konsekuensi dari pandangan ini. Memiliki toleransi terhadap ambiguitas. Siap untuk menghadapi tugas-tugas dengan cara yang positif.Tahu mengapa ia harus belajar sesuatu yang baru setiap waktu. Tidak puas dengan pencapaian yang minimal. dan bagaimana dampak hal yang dipelajarinya itu di kehidupannya yang .

kelompok belajar dalam penelitian ini adalah kelompok belajar heterogen dari segi kemampuan belajar. Hal-hal sulit dianggapnya menjadi tantangan. setiap anggota saling bekerjasama dan membantu dalam memahami suatu bahan ajar. Kreatif. 3. melainkan menjadikannya titik awal (starting point) untuk berubah menjadi jauh lebih baik. Sabar menghadapi tantangan. 2. GURU. PEMBELAJARAN. Tidak meratapi kesalahan secara berlebihan. Selama kerja kelompok. 6. Hal ini dimaksudkan agar kelompokkelompok tersebut tidak berat sebelah. Tidak selalu harus disuruh oleh guru saat harus melatih kemampuan diri seperti mengerjakan tugas dan lain-lain. dll) bisa membantunya belajar sesuatu Filed under: Bahasa. poster. Siswa belajar dalam kelompok kecil yang kemampuannya heterogen. Ada pula yang menambahkan karakteristik pemelajar yang baik yaitu mereka yang: 1. terutama bila kelas itu sifatnya heterogen dalam belajar. menyerah. bahkan berputus asa. Sebelum guru menyampaikan jawaban terhadap permasalahan apapaun. tidak melihat factor lain 6) Pengelompokkan atas dasar jenis kelamin. ada kelompok pria dan wanita. Apapun yang ada di sekelilingnya (gambar. dibuat kelompok yang terdiri atas siswa yang minatnya sama 3) Pengelompokan berdasarkan jenis pekerjaan yang kita berikan 4) Pengelompokan berdasarkan wilayah tempat tinggal siswa. Sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai sistem kerja/ belajar kelompok yang terstruktur (Lie. ia berusaha menebaknya. Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran yang mendorong siswa aktif menemukan sendiri pengetahuannya melalui ketrampilan proses. Namun demikian.akan datang. Menciptakan kesempatan sendiri untuk berlatih. Memanfaatkan kesalahan untuk memperbaiki diri. Mampu mencari cara sendiri tanpa selalu dibimbing oleh guru saat mengerjakan tugas-tugas. Membuat tebakan-tebakan yang cerdik. Dalam menyelesaikan tugas kelompok. tulisan. 2) Perbedaan minat belajar. Dasar Teori Pembelajaran Kooperatif Teori . tugas anggota kelompok adalah mencapai ketuntasan materi dan saling membantu teman sekelompok dalam mencapai ketuntasannya (Slavin. 5) Pengelompokkan secara random atau dilotre. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » Mengenal Pembelajaran Kooperatif Posted on 24 Juli 2011 by Pakde sofa Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran yang mendorong siswa bekerja sebagai sebuah tim untuk menyelesaikan suatu tugas. 4. yang tinggal dalam satu wilayah dikelompokkan dalam satu kelompok sehingga mudah koordinasinya. atau mengerjakan sesuatu untuk mencapai tujuan bersama lainya. Kelompok bisa dibuat berdasarkan: 1) Perbedaan individual dalam kemampuan belajar. 5. Menggunakan petunjuk-petunjuk kontekstual. 1995: 73). 2004: 18). Tidak lekas mengeluh. 6.

2001: 3-4) Menurut pandangan teori motivasi. 1995: 17). b) Kompetitif: siswa yakin bahwa tujuan mereka tercapai jika dan hanya jika siswa lain tidak mencapai tujuan tesebut.” (Slavin. a) Kooperatif: siswa yakin bahwa tujuan mereka tercapai jika dan hanya jika siswa yang lain juga akan mencapai tujuan tesebut. dan melalui penggunaan struktur penghargaan kooperatif. Oleh karena itu. (Ibrahim dkk. 3) Pengembangan ketrampilan sosial Tujuan yang ketiga ialah untuk mengajarkan . 2) Penerimaan terhadap keragaman Pembelajaran kooperatif memberi peluang kepada siswa yang berbeda latar belakang dan kondisi untuk bekerja saling bergantung satu sama lain atas tugas-tugas bersama. Murray: 1982)” (dalam Slavin. struktur tujuan kooperatif menciptakan suatu situasi dimana anggota kelompok dapat mencapai tujuan pribadi mereka apabila kelompok itu berhasil.pembelajaran kooperatif terbagi dalam 2 kategori. 1984. anggota kelompok harus membantu teman kelompoknya dengan cara melakukan apa saja yang dapat membantu kelompok itu berhasil dan yang lebih penting lagi adalah mendorong teman kelompoknya untuk melakukan upaya maksimal. Asumsi dasar dari teori perkembangan adalah bahwa interaksi antar siswa disekitar tugas-tugas yang sesuai meningkatkan penguasaan mereka terhadap konsep-konsep yang sulit b) Teori Elaborasi Kognitif Pandangan dalam psikologi kognitif telah menemukan bahwa apabila informasi yang telah ada di dalam memori. motivasi siswa dalam pembelajaran kooperatif terletak pada bagaimana bentuk penghargaan (reward) atau struktur pencapaian tujuan pada saat siswa melaksanakan kegiatan pembelajaran. 1995:16). 1995: 17). belajar untuk menghargai satu sama lain. yaitu teori Motivasi dan teori Kognitif. Mengingat pembelajaran problem posing yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah problem posing yang dilaksanakan secara kelompok. 2) Teori Kognitif Teori ini menekankan pengaruh kerja sama dalam suasana kebersamaan didalam kelompok itu sendiri. “cognitive theories emphasize the effects of working together in itself (whether or not the groups are trying of group goal)“ (Slavin. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep yang sulit. 1) Teori Motivasi Menurut teori motivasi. Salah satu cara elaborasi konitif yang paling efektif adalah menjelaskan materi itu pada orang lain Dasar teori pembelajaran kooperatif digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran problem posing maupun pembelajaran kooperatif tipe CIRC. siswa harus terlibat dalam beberapa restruktur atau elaborasi kognitif suatu materi. a) Teori perkembangan “The fundamental assumption of the developmental theories that interaction among children around appropriate taks increases their mastery of critical consepts (Damon. 1) Hasil belajar akademik Pembelajaran kooperatif bertujuan untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugastugas akademik. Tujuan Pembelajaran Kooperatif Model pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai setidaktidaknya tiga tujuan pembelajaran penting sebagai berikut.“Motivational perspective on cooperative learning focus primarily on the reward or goal structure under wich students operate. c) Individualistik: siswa yakin upaya mereka sendiri untuk mencapai tujuan tak ada hubungannya dengan siswa lain dalam mencapai tujuan tersebut. Teori kognitif dapat dikelompokkan dalam dua kategori sebagai berikut. Diidentifikasikan ada tiga macam struktur pencapaian tujuan seperti berikut. Para pengembang model ini telah menunjukkan bahwa model struktur penghargaan kooperatif telah dapat meningkatkan penilaian siswa pada belajar akademik dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar.

PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » « Halaman Sebelumnya — Halaman Berikutnya » • Translate Blog Mendengar Tilawatul Quran sambil Ngenet Belajar Alquran ONLINE (terjemahan. Filed under: GURU. model ini sangat berguna untuk membantu siswa menumbuhkan kemampuan kerjasama. Selain unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit. dan bacaan) KLIK DI SINI ANDA INGIN MENJELAJAH SELURUH ISI MATERI BLOG INI SILAKAN KLIK DISINI ATAU SILAKAN KLIK PADA GAMBAR DI BAWAH INI • Tulisan Terbaru o o o o Perbedaan Komunikasi Massa dan Privat Bagaimana Berkomunikasi yang Manusiawi Aksioma Dasar Komnikasi Pembelajar Dewasa Berbeda dengan Pembelajar Anak .kepada siswa ketrampilan kerjasama dan kolaborasi.

MTsN Mrican. bergabung jalin silatur rahim saling berbagi • Kampanyekan anti narkoba ambil logo berikut tempatkan di blog anda Ambil Kode logo Pakde Sofa is a fan of Ka'aba .The House of Allah CARI ILMU VIA Foto di face book 1. My Family 4. Peserta Diklat CAKEP III di Surabaya 2001 Tolong KONTAK KAMI melalui weblog ini. Kediri alumni 1976 2. Perbatasan Malaysia Indonesia di Sebatik Kab Nunukan 3. Gua Selomangleng 5. SDN 1 Tiron. IKIP SBY di Kediri Alumni 1984 5. Perbatasan Malaysia Indonesia di Krayan 2. SPGN Kediri Alumni 1983 4. UT di Nunukan Alumni 1998 6. Video pembuatan garam dg cara merebus air sumur . Banyakan.o • Downnload Program Pintar Basing JIKA Anda Alumni dari salah satu sekolah di bawah ini 1. Pasca UNY Alumni 2003 7. Kediri alumni 1979 3.

• • ALHADIST Shahih Shahih Sunan Sunan Sunan Sunan Musnad Muwatha’ Sunan Darimi Abu Ibnu Bukhari Muslim Daud Tirmidzi Nasa’i Majah Ahmad Malik Blog pada WordPress. Bergabunglah dengan 270 pengikut lainnya. Ikuti Follow “CARI ILMU ONLINE BORNEO” Get every new post delivered to your Inbox.com . Tema: Digg 3 Column oleh WP Designer.com. Powered by WordPress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->