Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah Dasar

Posted on 3 Januari 2012 by Pakde sofa Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah Dasar Metode penelitian, secara umum diartikan sebagai cara ilmiah dalam memperoleh dan menganalisis data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Jika anda perhatikan pernyataan di atas, maka setidaknya akan anda jumpai empat kata kunci yang perlu diperhatikan; yaitu : cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah dapat diartikan suatu kegiatan penelitian yang didasarkan pada cirri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis. Rasional berarti suatu kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang logis, masuk akal,sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Empiris, artinya cara-cara yang dilakukan dalam penelitian tersebut dapat diamati, dilihat dengan menggunakan indera manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara-cara yang ditempuh atau dilakukan. (Anda dapat membedakan dengan cara-cara yang tidak ilmiah, misalnya mencari anak yang hilang di hutan atau mencari mobil yang hilang dengan cara datang keparanormal, ingin menjadi kepala sekolah atau lulus ujian datang ke dukun dan sejenisnya ). Sistemtis artinya, proses atau prosedur yang digunakan dalam penelitian tersebut menggunakan langkahlangkah tertentu yang bersifat logis. Data yang diperoleh melalui kegiatan penelitian tersebut adalah data empiris (teramati) yang mempunyai kriteria tertentu, yaitu valid, artinya menunjukan derajad ketepatan antara data yang sebenarnya terjadi pada obyek penelitian dengan data jumlah data yang dikumpulkan oleh peneliti. Sebagai contoh: pada suatu provinsi tertentu terdapat sejumlah 2000 anak yang tidak lulus ujian nasional, sementara seorang peneliti melaporkan hasil penelitiannya jauh di atas atau di bawah 2000. Data yang dilaporkan peneliti peneliti tersebut tidak valid. Demikian pula jika peneliti melihat suatu obyek penelitian berwarna merah, tetapi dilaporkan warna hijau. Seorang peneliti melihat ada seorang murid SD sedang menangis, kemudian ia membuat kesimpulan bahwa murid SD tersebut sedang sedih, padahal murid tersebut menangis karena senang memperoleh rangking terbaik di kelasnya. Data yang dilaporkan oleh peneliti bahwa warna merah dilaporkan hijau, murid menangis karena senang dilaporkan sedih, adalah merupakan data yang tidak valid. Untuk mendapatkan data yang valid dalam suatu penelitian sering mengalami kesulitan, oleh karena itu data yang telah berhasil dikumpulkan sebelum diketahui validitasnya , dapat diuji melalui pengujian reliabelitas dan obyektivitasnya. Pada umumnya apabila suatu data itu sudah reliable dan obyektif, maka kecenderungan data tersebut akan valid. Data yang sudah valid dapat dipastikan reliable dan obyektif. Reliabel berkenaan dengan derajad konsistensi / keajegan data dalam interval waktu tertentu. Sebagai contoh pada hari pertama interview, sumber data mengatakan bahwa jumlah siswa yang tidak lulus Ujian Nasional sebanyak 2000 siswa, maka besok atau lusa pun sumber data tersebut jika ditanya tentang jumlah siswa yang tidak lulus akan

mengatakan bahwa jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 2000 siswa. Demikian pula apabila kemarin sumber data mengatakan bahwa sebab ketidak lulusan siswa karena gurunya tidak kompeten, maka besok atau lusa sumber data juga akan mengatakan jawaban yang sama(guru tidak kompeten). Obyektivitas berkenaan dengan interpersonal agreement (kesepakatan yang menyangkut banyak orang). Apabila banyak orang yang menyatakan bahwa kegagalan bangsa Indonesia dalam membangun sumber daya manusia karena lemahnya sektor pendidikan, maka data tersebut adalah obyektif. Data yang reliabel belumlah tentu valid. Sebagai contoh: Kepala Sekolah Dasar sering menyatakan bahwa lulusannya tidak banyak yang melanjutkan ke Sekolah Lanjutan Pertama karena faktor ekonomi orang tua. Hal ini diucapkan secara konsisten tetapi berbohong, sehingga data tersebut terlihat reliable (konsisten) tetapi tidak valid. (padahal sebenarnya siswa tidak melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama karena lulusannya kurang kompeten; sudah berusaha mendaftar tetapi tidak diterima). Data yang obyektif juga belum tentu valid, misalnya sebagian besar dari kelompok orang menyatakan bahwa Si A adalah siswa yang paling malas belajar di sekolah, dan hanya sebagian kecil orang yang menyatakan bahwa si A rajin. Padahal yang benar justru yang hanya sebagian kecil yang menyatakan bahwa A adalah siswa yang rajin. Pernyataan sekelompok besar tersebut obyektif (disepakati banyak orang) tetapi tidak valid. Tujuan Penelitian Setiap penelitian memiliki tujuan tertentu. Secara umum tujuan penelitian adalah mencari kebenaran yang dapat dikategorikan menjadi tiga macam yaitu: penemuan, pembuktian dan pengembangan / peningkatan / perbaikan. Penemuan berarti data penelitian yang diperoleh dari penelitian itu adalah data yang betul-betul baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Pembuktian, berarti data yang diperoleh dari penelitian tersebut digunakan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengatahuan tertentu, dan Pengembangan/Pengingkatan/ Perbaikan berarti data yang diperolaeh dari penelitian tersebut digunakan untuk memperbaiki, memperdalam pengetahuan yang sudah ada. Penelitian pendidikan dapat bersifat penemuan, pembuktian dan peningkatan. Penelitian pendidikan yang bersifat penemuan misalnya, menemukan suatu metoda mengajar matematika yang efektif, efisien dan menyenangkan; menggunakan media pembelajaran yang tepat; Sistem evaluasi; Menemukan criteria guru Sekolah Dasar yang professional dan lain sebagainya. Penelitian pendidikan yang bersifat pengembangan, misalnya : mengembangkan metoda mengajar yang telah ada sehingga akan lebih efektif, Penerapan system evaluasi yang lebih tepat. Penelitian pendidikan yang bersifat pembuktian, misalnya membuktikan keraguraguan terhadap

metode mengajar yang dilakukan orang lain apakah akan efektif jika digunakan oleh kita sendiri. Melalui penelitian, manusia dapat memanfatkan hasilnya. Secra umum data yang telah diperoleh dari hasil penelitian dapat digunakan untuk memahami, mengantisipasi dan memecahkan masalah. Memahami memiliki arti memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak dapat diketahui dan selanjutnya dapat diketahui, mengantisipasi berarti mengupayakan agar tidak terjadi / muncul masalah dan memecahkan berarti mengatasi masalah. Penelitian yang dapat digunakan untuk memahami masalah, misalnya : penelitian tentang sebab-sebab mengapa setelah 62 tahun Indonesia merdeka, tetapi sumber daya manusia kita kalah denga sumber daya negara-negara tetangga, mengapa negara yang kaya sumberdaya alam, tetapi rakyatnya banyak yang miskin, mengapa banyak mahasiswa yang kuliah tetapi banyak yang bodoh. Penelitan yang bersifat antisipasi, misalnya : penelitian untuk mencari cara agar pembelajaran anak Sekolah Dasar lebih efektif, penelitian untuk mencari solusi agar setelah pengumuman ujian atau kelulusan anak-anak tidak melakukan coret-coret atau turun dijalanan. Penelitian yang bersifat memecahkan masalah, misalnya : penelitian untuk menemukan model pendidikan yang efektif , yang dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dikemukakan bahwa, metode penelitian pendidikan dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk memperoleh data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan melalui cara tertentu sesuai dengan cirri pengetahuan, sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, mengantisipasi dan memecahkan masalah dalam bidang pendidikan. Apabila data penelitian tersebut digali dari sumber data yang ada di Sekolah Dasar, maka metode penelitian pendidikan tersebut dapat dimaknai sebagai metoda penelitian pendidikan di Sekolah Dasar. Jenis-Jenis Penelitian Pendidikan Secara umum penelitian pendidikan dapat dikategorikan menurut bidang penelitian, tujuan enelitian, metode penelitian, tingkat eksplanasi dan waktu penelitian. Menurut bidangnya, penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian akademis,penelitian profesional dan penelitian institusional Penelitian Akademik adalahn penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa dalam membuat skripsi, tesis, disertas. Penelitian ini merupakan sarana edukatif, sehingga lebih mementingkan validitas internal (caranya yang harus betul). Variabel penelitian terbatas serta kecanggihan analisis disesuaikan dengan jenjang pendidikan S1, S2, S3 Penelitian Profesional adalah penelitian dilakukan oleh orang yang berprofesi sebagai peneliti (termasuk dosen). Tujuannya dalah mendapatkan pengetahuan (ilmu, teknologi dan seni) baru. Variabel penelitian lengkap, kecanggihan analisis

variabel lengkap (kelengkapan informasi) dan kecanggihan analisis disesuaikan untuk pengambilan keputusan). penelitian komparatif dan penelitian assosiatif. maka penelitian dilanjutkan menjadi penelitian terapan. evaluation research. metoda penelitian survey dan metoda penelitian naturalistik Gay (1977). Suriasumantri (1985). Dilihat dari segi metode penelitian dapat di bedakan menjadi penelitian survey. Berdasarkan tujuan penelitian dapat dikategorikan menjadi penelitian dasar (basic research). metoda penelitian dapat dibedakan menjadi metoda penelitian eksperimen. Dari segi tujuan. Hasil penelitian akan sangat berguna bagipimpinan untuk pembuatan keputusan.masalah kehidupan. karena keduanya berada pada garis kontinum. menyatakan bahwa penelitian dan pengembangan (research and development) merupakan metoda penelitian yang digunakan untuk . penelitian expostfacto. Jadi penelitian dasar/murni berkenaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu. menyatakan bahwa penelitian dasar/murni. dan penelitian pengembangan (research and development). penelitian terapan (applied research). Penelitian Institusional adalah penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan untuk pengembangan lembaga. adalah penelitian yang bertujuan menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui. Setelah ilmu tersebut digunakan untuk memecahkan masalah. Hasil penelitian lebih menekankan pada validitas eksternal (kegunaan). Dari segi waktu pelaksanaan penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian cross sectional dan longitudinal. policy research. penelitian eksperiment.disesuaikan dengan kepentingan masyarakat ilmiah. mengemukakan bahwa sebenarnya sulit untuk membedakan antara penelitian murni (dasar) dengan penelitian terapan secara terpisah. Penelitian dilakukan dengan cara yang betul (validitas intern) dan hasilnya dapat berguna untuk pengembangan ilmu. penelitian sejarah. Penelitian terapan dilakukan dengan tujuan menerapkan. penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian murni dan terapan. Penelitian pengembangan. penelitian naturalistic. Dari level of explanation dapat dibedakan menjadi penelitian deskriptif. Penelitian dasar memiliki tujuan untuk mengembangkan teori dan tidak memperhatikan kebermanfaatan yang langsung bersifat praktis. menguji dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah praktis. Penelitian dasar pada umumnya dilaksanakan pada laboratorium yang kondisinya dapat dikontrol dengan ketat. action research dan research and development (R & D). Menurut Jujun S. memiliki kecenderungan menemukan peluang untuk bisa tidaknya suatu ilmu atau suatu produk yang dihasilkan dapat digunakan atau tidak Borg dan Gall (1988). Selanjutnya jika dilihat dari tingkat kealamiahan. sedangkan penelitian terapan adalah penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah. Jenis-jenis penelitian juga dapat diklasifikasikan berdasarkan tujuan dan tingkat kealamiahan (natural setting) dari obyek yang diteliti.

mengembangkan atau memvalidasi produk/ hasil-hasil dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. dimana penelitian dasar memiliki tujuan untuk “to discover new knowledge abaout foundamental phenomena”. metode penelitian eksperimen sangat tidak alamiah/natural karena tempat pelaksanaan penelitiannya dilaboratorium dalam kondisi yang terkontrol sehingga tidak terdapat pengaruh dari luar. maka dapat dikemukakan bahwa yang termasuk dalam metode penelitian kuantitatif adalah metode penelitian eksperimen dan survey. Penelitian untuk basic research pada umumnya menggunakan metode eksperimen dan kualitatif. Dalam bagian lain Borg dan Gall (1989). dapat digunakan eksperimen atau action research. Metoda survey digunakan untuk memperoleh data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan). karena peneliti dalam mengumpulkan data bersifat emic. Sering terjadi. Untuk penelitian analisis yang dapat menghasilkan produk yang bersifat hipotetik. pada umumnya penelitian R & D bersifat longitudinal (melalui beberapa tahap). Selanjutnya untuk menguji saatu produk yang masih bersifat hipotetik tersebut. Dilihat Dari waktu penelitian. Setelah suatu produk teruji. Filed under: Penelitian. penelitian terapan juga dapat digunakan untuk mengembangkan produk/hasil. maka dapat diaplikasikan. sedangkan yang termasuk dalam metode penelitian kualitatif yaitu metode penelitian naturalistic . Metode penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu. tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data. tes. mengembangkan dan memvalidasi suatu hasil. Berdasarkan jenis-jenis penelitian sebagaimana tersebut di atas.Penelitian dan pengembangan bertujuan untuk menemukan. PGSD | 5 Komentar » Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola Posted on 2 Januari 2012 by Pakde sofa Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola . yaitu berdasarkan pandangan dari sumber data bukan pandangan peneliti. Penelitian dan pengembangan dapat digunakan sebagai jembatan dari penelitian dasar(basic research) menuju penelitian terapan (applied research). menyatakan: One way to bridge the gap between research and practice in education is to Research and Development. wawancara dan sebaginya (perlakuan tidak seperti dalam eksperimen). digunakan peneliti untuk meneliti pada tempat yang alamiah dan peneliti tidak membuat perlakuan. dan applied research memiliki tujuan untuk menemukan pengetahuan yang secara praktis dapat diterapkan. Proses pengujian produk dari hasil eksperimen tersebut dinamakan penelitian terapan (applied research). Sebagai contoh: pengaruh ruang kelas ber AC terhadap efektivitas pembelajaran. kualitatif dan eksperimen. Metoda penelitian naturalistic/kualitatif. applied research menggunakan eksperimen eksperimen dan survey dan R & D menggunakan survey. Misalnya dengan mengedarkan angket. sering digunakan penelitian dasar (basic research).

Hasrat ingin tahu menusia akan terpuaskan jika memperoleh pengetahuan mengenai hal yang dipertanyakannya dan pengetahuan yang diingingkannya adalah pengetahuan yang benar. berkembang dari waktu ke waktu kearah suatu cara penemuan yang lebih baik. Pendekatan ilmiah menuntut dilakukannya cara-cara atau langkah-langkah tertentu dengan urutan tertentu. . Langkah-langkah yang diungkapkan oleh John Dewey tersebut mengandung makna sebagai berikut: a. dalam arti bahwa cara-cara baru itu memiliki kredibilitas yang lebih baik dari cara-cara sebelumnya. general value the conclusion. Ketidakpuasan masyarakat terhadap cara-cara unscientific. karena itu ia hanya mampu berteori dan berhipotesis. agar dapat dicapai pengetahuan yang benar. tetap bersifat terbatas pada kemampuan akalnya. manusia tidak membatasi dirinya. walaupun kebenaran yang dapat dicapai dengan usahanya sendiri itu. Namun kedua cara ini juga tidak memuaskan banyak orang. yaitu apa sebenarnya yang sedang dialaminya. dan cara berfikir induktif. the hypothesis. The felt need. menyebabkan masyarakat menggunakan cara berfikir deduktif. Cara berfikir semacam ini mengambil ruang di antara berfikir deduktif dan berfikir induktif. The problem. The hypothesis. Pengetahuan yang benar dapat dicapai manusia melalui pendekatan non ilmiah dan pendekatan ilmiah. Kebenaran melalui Penelitian Ilmiah Sejarah umat manusia untuk menemukan kebenaran. Selanjutnya orang memadukan cara berfikir deduktif dengan cara berfikir induktif. kemudian melahirkan cara berfikir yang disebut reflective thinking. collection of data as avidance. Proses berfikir refleksi ini pernah diperkenalkan John Dewey melalui langkah-langkah berikut ini: The felt need. bagaimana bentuknya serta bagaimana pemecahannya. selanjutnya diteruskan dengan merumuskan. terutama dalam menyikapi kebenaran masingmasing.Dalam mencari kebenaran. Namun pada tahap ini kemampuan seseorang hanya sampai pada jawaban sementara terhadap pemecahan masalah tersebut. yaitu menyusun hipotesis Pengalaman-pengalaman seseorang berguna untuk mencoba melakukan pemecahan masalah yang sedang dihadapi. yaitu adanya suatu kebutuhan Seseorang merasakan adanya suatu kebutuhan yang mendorong perasaannya sehingga dia berusaha mengungkapkan kebutuhan tersebut b. Paling tidak percobaan untuk memecahkan masalah mulai dilakukan sesuai dengan pengalaman yang relevan. concluding belief. yaitu menetapkan masalah Kebutuhan yang dirasakan pada tahap the felt need di atas. menempatkan dan membatasi permasalahan atau kebutuhan tersebut. c. yaitu berfikir refleksi.

Kegiatan analisis tersebut dilengkapi dengan kesimpulan yang mendukung atau menolak hipotesis.d. maka dibuatlah sebuah kesimpulan. bukti-bukti mana dikumpulkan melalui prosedur yang sistematik. Sebab akibat bukan satu masalah gaib. maka metode penyelidikan hanya akan menarik dan membenarkan suatu kesimpulan apabila telah dibentengi dengan bukti-bukti yang meyakinkan. bukan suatu permainan kira-kira. yaitu membuat kesimpulan yang diyakini kebenarannya Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada tahap sebelumnya. manusia telah berhasil menerangkan berbagai gejala yang menampak dan menunjukkan pada kita sebab-musabab yang sebenarnya dari satu atau serentetan akibat. Karenanya orang membutuhkan informasi dan berbagai data untuk kebutuhan tersebut. juga tidak puas dengan hukum-hukum dan teori-teori yang juga dibuat orang sebelumnya. dan bahwa setiap gejala yang nampak dapat dicari penjelasannya secara ilmiah. hukum-hukum yang ada. g. konsep dan metode yang hanya berlaku pada kasus tertentu. jelas dan dikontrol. kompleks gejala maupun penyebabnya. bukan pula suatu yang diterima atas otoritas. dimana kesimpulan itu diyakini mengandung kebenaran. Masyarakat kemudian tidak puas dengan pengalaman-pengalaman orang lain. Seorang penulis telah merumuskan pengertian penyelidikan di sini sebagai “a method of study by which through the careful and echaustive investigation of all acertaineble evidence bearing upon a definable problem. Melalui penyelidikan Ilmiah Cara mencari kebenaran yang dipandang cara ilmiah adalah melalui metode penyelidikan. maksudnya kasus yang telah diuji hipotesisnya. yaitu memformulasikan kesimpulan secara umum Kontruksi dan isi kesimpulan pengujian hipotesis di atas. we reach a solution to that problem”. f. Sejalan dengan sikap itu. . Collection of Data as Avidance. e. tetapi juga kesimpulannya dapat berlaku umum terhadap kasus yang lain di tempat lain dengan kemiripan-kemiripan tertentu dengan kasus yang telah dibuktikan tersebut untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang. Karena itu pendekatan hipotesis dianggap tidak memadai. Penyaluran sampai pada taraf setinggi ini disertai oleh keyakinan bahwa ada sebab bagi setiap akibat. yaitu merekam data untuk pembuktian Tak cukup memecahkan masalah hanya dengan pengalaman atau dengan cara berteori menggunakan teori-teori. Kemudian data-data ini dihubung-hubungkan satu dengan lainnya untuk menemukan kaitan satu sama lain. tidak saja berwujud teori. Salah satu alternatif adalah membuktikan sendiri hipotesis yang dibuatnya itu. Concluding Belief. rasionalitas jawaban pada hipotesis mulai dipertanyakan. General Value the Conclusion. Penyelidikan adalah penyaluran hasrat ingin tahu manusia dalam taraf keilmuan. Dengan sikap yang berbeda ini. kegiatan ini disebut dengan analisis. yaitu hipotesis yang dirumuskan tadi. Ini berarti orang harus merekam data di lapangan dan mengujinya sendiri. Permasalahan manusia dari waktu ke waktu telah berkembang dari yang sederhana menjadi yang sangat kompleks.

kaidah.Sejauh ini kita berbicara tentang metode ilmiah. Anda dapat mengadakan ramalan-ramalan ataupun kontrol terhadap sifat-sifat fenomena. dalil ataupun generalisasi terhadap fenomena yang berada dalam bidang yang diselidikinya. Untuk lebih terurai dapat dikatakan bahwa teori yang menjadi tujuan kegiatan ilmiah itu adalah serangkaian pengertian yang menjadi satu kebulatan sistematik. Artinya. dilaksanakan oleh hampir setiap orang terhadap hampir semua hal yang dikenal manusia. Ditinjau dari segi ini maka dapat dikatakan bahwa metode penyelidikan yang bersifat ilmiah terdiri dari kegiatan yang sistematik dan terkontrol secara empirik terhadap sifat-sifat dan hubunganhubungan antara berbagai variabel yang diduga terhadap fenomena yangdiselidiki. Pengertian itu bersangkut paut dalam arti bahwa masing-masing pengertian berhubungan dengan fenomena yang diselidiki. dan apakah yang disebut ilmu pengetahuan. banyak orang melihat perwujudan kehidupan ilmiah pada sarjana-sarjana yang mengurung diri dalam laboratorium yang dikelilingi dengan alat yang aneh. maka kemungkinan besar ia telah berada di tengah-tengah persoalan ilmiah serta penerapkan metode pemecahan yang bersifat ilmiah. Sesungguhnya kehidupan ilmiah terdapat dimana-mana. maka Anda berusaha memberikan gambaran tentang sifat fenomena yang diselidiki. . Dengan jalan menunjukkan hubungan pengertian satu dengan pengertian yang lain. maka ia telah berada di tengah-tengah persoalan ilmiah. yang diperlukan dalam memahami dan meramalkan fenomena yang menjadi persoalan. sebutlah itu sebuah teori untuk memecahkan persoalan. tetapi bila dia telah mencoba menyusun sebuah teori dan caracara pendekatan untuk emecahkan persoalan itu. pada tahap kadua dia mengambil yang inamik. Penemuannya itu kemudian dapat dirumuskannya sebagai sebuah teori. pada tahap ini ia akan lebih memperhatikan kemungkinan menemukan sifat-sifat umum yang dapat dipandang sebagai hukum. Secara sangat terbatas (dan tidak tepat). dengan pengertian tentang hubunganhubungan itu. yaitu kekeramatan sarjana tua yang maha tahu. Kalau dia hanya mengumpulkan keterangan dan mencoba mengklasifikasi keterangan-keterangan itu. atau seorang yang berhasil menjadi insinyur. dia baru berada di tepi. Jawaban pertanyaan ini tidak perlu selalu diberikan dalam bentuk definisi. sebaiknya kita mencoba memahami pandangan dan fungsi ilmu pengetahuan karena hal ini akan membawa kita di tengah-tengah pengertian sifat ilmiah. Pada tahap pertama dia mengambil sikap yang statis. atau seorang yang lahir dengan kemampuan intelegensi yang luar biasa sehingga tidak patut dibandingkan dengan manusia-manusia biasa. Fungsi yang dijalankannya tidak hanya pragmatis dalam arti kata pada akhirnya ia menghasilkan sebuah benda konkrit (mesin. misalnya). Dari uraian itu dapat diketahui bahwa apabila Anda seorang ilmuwan akan berusaha menemukan perumusan tentang berbagai pengertian yang satu sama lain saling bersangkut paut. Ketika pada suatu waktu seseorang menghadapi sesuatu persoalan dan dengan cara yang sistematik berusaha memecahkan ersoalan itu. Mungkin sekali sudah beberapa kali timbul pertanyaan apakah sebenarnya sifat ilmiah itu.

serta akhirnya (7) publikasi hasil penyelidikan. Kegiatan penelitian dilakukan sebagai usaha untuk menjawab pertanyaan mengapa sesuatu dikatakan demikian atau mengapa harus demikian. dan dapat dipertanggungjawabkan. dilakukan melalui kegiatan penyelidikan. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang. yaitu penelitian yang sistematik dan terkontrol berdasar atas data empiris. sampai batas tertentu.Sebagai jalan untuk memecahkan suatu masalah. terkontrol. Dengan kata lain langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian pada dasarnya sejalan dengan langkah-langkah berfikir ilmiah. (5) pengolahan data. yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji oleh siapa saja yang menghendaki untuk mengujinya. Dewasa ini penemuan kebenaran yang paling mungkin memberikan pengetahuan yang benar dalam arti yang sesuai dengan objeknya (objektif). jelas. Teori itu berkembang melalui penelitian ilmiah. (3) penetapan metode kerja. Kegiatan itu pada dasarnya bermaksud membentengi dalam menarik kesimpulan sebagai suatu kebenaran dengan mengajukan bukti-bukti yang meyakinkan yang dikumpulkan melalui prosedur yang sistematik. Langkah-langkah pemecahan masalah melalui penyelidikan ilmiah ini. dan perasaan. Merangkai dan menetapkan kerangka teori sebagai titik tolak pemikiran. melalui kegiatan penelaahan atau studi kepustakaan . Dengan pendekatan ilmiah Anda akan berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah. karena pendekatan tersebut tidak diwarnai oleh keyakinan pribadi. melainkan objektif. jika penelitian ulang dilakukan orang lain menurut langkah-langkah yang serupa pada kondisi yang sama akan diperoleh hasil ajeg (consistent). bertolak dari prosedur berfikir ilmiah seperti disebutkan di atas. langkah-langkahpada pokoknya terdiri dari (1) perumusan masalah dan tujuannya. Teori itu dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internalnya. Perumusan dan pembatasan masalah serta tujuan penelitian b. (4) pengumpulan data. (2) penetapan postulat dan hipotesa. Langkah-langkah penelitian ilmiah secara umum dimaksud adalah sebagai berikut: a. cara penyimpulannya bukan subjektif. bias. sikap penyelidik adalah sikap yang tidak bersifat sepihak (subjektif) melainkan sikap objektif. Artinya. diakui umum. Langkah-langkah penelitian yang teratur dan terkontrol itu telah terpolakan dan. orang mempergunakan cara-cara berfikir reflektif dengan prosedur yang disesuaikandengan tujuan dan sifat penyelidikan. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. Pendekatan Ilmiah Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu. dan (6) penyimpulan penyelidikan.

yaitu memiliki sikap skeptis. Menguji hipotesis untuk merumuskan kesimpulan sebagai hasil penelitian diiringi pula dengan penjabaran implementasi-implementasi hasil penelitian yang dapat dipergunakan dalam menghadapi kenyataan-kenyataan yang berhubungan dengan bidang yang diselidiki dalam kehidupan sekarang dan di masa mendatang. Pendekatan ilmiah akan menghasilkan kesimpulan yang serupa bagi hampir setiap orang karena pendekatan tidak dipengaruhi oleh kaykinan pribadi. Sifat penelitian Ilmiah Sebelumnya. Pengumpulan dan pengolahan data atau analisis data g. maka akan diperoleh hasil yang ajeg (konsisten). bias. yaitu hasil yang sama atau hampir sama dengan hasil terdahulu. jika penelitian ulang dilakukan orang lain dengan langkahlangkah serupa dan pada kondisi yang sama. e. baik mengenai aspek-aspek yang bersifat teoritis maupun praktis. yaitu selalu mencari fakta atau bukti yang mendukung setiap pernyataan b. yaitu penelitian yang sistematis dan terkendali berdasarkan pada data empiris. termasuk juga menentukan sumber data (populasi dan sampel) f. yang merupakan juga sebagai kesimpulan umum yang akan dirumuskan apabila ternyata benar. a. yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji siapapun. Merumuskan kerangka konsep sebagai gambaran umum kemungkinan pemecahan masalah d. Berfikir skeptis. Dengan pendekatan ilmiah. Langkah-langkah penelitian yang sistematis dan terkendali telah terpolakan dan sampai batas tertentu. perlu diperhatikan bahwa individu yang akan melaksanakan suatu karya ilmiah hendaknya telah berpola pikir ilmiah. Anda berusaha memperoleh kebenaran ilmiah. Berfikir analitis adalah sikap yang mendasarkan pada analisis dalam setiap . Teori dapat diuji (dites) dalam hal keajegan dan kemantapan internalnya. dan perasaan. diakui umum. Hipotesis dirumuskan sebagai jawaban atas kesimpulan sementara dari masalah yang dihadapi dan masih harus diuji kebenaran atau ketidakbenarannya. h. bukan subjektif. dan kritis. Cara menyimpulkannya secara objektif. analitis. lengkap dengan teknik dan alat pengumpul datanya. Publikasi hasil penelitian dalam bentuk dan tata tulis ilmiah agar mudah dikomunikasikan dengan pihak yang memerlukannya. Teori berkembang melalui penelitian ilmiah. Artinya. Merumuskan hipotesis sebagai dugaan pemecahan yang bersifat sementara berdasarkan kerangka konsep.c. Memilih dan menetapkan metode atau cara kerja. Pengetahuan yang diperoleh dengan pendekatan ilmiah diperoleh melalui penelitian ilmiah dan dibangun di atas teori tertentu.

Mengikuti Konsep Ilmiah Kegiatan penelitian mulai dari awal sampai akhir harus mengikuti metode berfikir ilmiah. suatu metode dipilih dengan mempertimbangkan kesesuaiannya dengan obyek studi dan bukan sebaliknya. misalkan melakukan studi pendahuluan. Selain system. Sistematis Penelitian harus dilakukan menurut pola atau sistematika tertentu agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan b. logis. dalam keilmuan terdapat pula istilah metode (dalam bahasa Yunani. Berencana Penelitian harus memiliki unsur kesengajaan yang sebelumnya telah direncanakan dan memikirkan tahap-tahap yang harus dilalui.persoalan dan memilih yang relevan serta utama c. dan seterusnya. Ada dua kriteria untuk mengukur kadar keilmiahan suatu penelitian. Kemampuannya untuk meramalkan (prodictive power). Sistematasi dalam dunia ilmu berarti hasil suatu usaha menemukan asas pengaturan dan merupakan titik tolak untuk penemuan baru yang dihasilkan kemudian. yaitu setiap memecahkan persoalan selalu berpijak pada logika dan objektivitas data atau fakta. baik dalam menemukan teori pendukung maupun melakukan pemecahan masalah atau analisis data. yakni: . Sistem disini adalah suatu susunan yang berfungsi dan bergerak. tugas ilmu dan penelitian adalah identik. Berfikir kritis. arti metode adalah terkait dengan masalah cara kerja agar dapat memahami obyek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. c. Kemampuannya untuk memberi pemahaman (understanding) tentang pokok permasalahan yang diteliti b. yaitu sampai suatu kesimpulan yang sama dapat dicapai jika data yang sama dikemukakan di lain tempat dan waktu Persyaratan umum untuk melakukan kegiatan penelitian ilmiah dapat ditempuh dengan cara: a. jadi. Secara ilmiah. “Methodos”) yang berarti jalan atau cara. Setiap usaha yang dinyatakan sebagai usaha ilmiah harus berdasarkan system dan metode tertentu yang menjadi pedoman. dan lolos dari proses pengujian). Dalam suatu penelitian. Suatu penelitian dilakukan dan disimpulkan melalui suatu prosedur sistematis dengan menggunakan pembuktikan yang meyakinkan. yaitu berupa fakta-fakta yang diperoleh secara obyektif (nyata. menyusun proposal penelitian. yaitu: a. Hal tersebut terkait dengan adanya tugas ilmu dan penelitian yang berhubungan erat. Sifat ilmiah atau tidak ilmiah suatu penelitian erat hubungannya dengan metode penyimpulannya.

Konsep klasik menghendaki bahwa penelitihan harus dibimbing oleh teori dan hipotesis. Anda masih belum cukup pengetahuan tentang suatu bidang dan berencana melakukan eksplorasi. dan kritis mengenai fenomena alam yang dibimbing oleh teori dan hipotesis mengenai hubungan-hubungan yang diduga antar fonomena (Kerlinger. Meramalkan Dengan hasil analisis serta teori yang telah diolah. ilmu dan peneltian harus mampu mengendalikan peristiwa dan gejala yang ada. Melakukan deskripsi Ilmu dan penelitian bertugas menggambarkan secara jelas dan akurat permasalahan yang dihadapi b. Anda berupaya mendeskripsikan atau mengemukakan ciri-ciri tentang sesuatu dan bagian deskripsi akan memberi manfaat untuk membangun teori sebelumnya. Terkendali maksudnya pengamatan dikendalikan dan penjelasan-penjelasan alternatif mengenai hasilnya diabaikan. Namun. ataupun proyeksi tentang gejala-gejala yang mungkin timbul di kemudian hari e. Rumusan masalah harus rinci. Syarat Penelitian Ilmiah: a. yaitu penelitian eksplorasi dan deskriptif. Mengendalikan Akhirnya. Kemudian. Menerangkan Ilmu dan penelitian bertugas menjelaskan dengan rinci kondisi-kondisi yang melatarbelakangi suatu peristiwa atau permasalahan c. Permasalahan dan tujuan penelitian harus didefinisikan secara jelas dan tidak ambigu. Menyusun teori Maksud menyusun teori di sini adalah mencari dan merumuskan tata cara. estimasi. empiris. dengan penelitian desktriptif. 1986. Pada penelitian eksplorasi. atau hokum yang menghubungkan antara kondisi yang saru dengan kondisi lainnya d. terutama dalam penelitian bisnis. 10). Lebih lanjut. Seorang pakar mendefinisikan penelitian ilmiah sebagai suatu penyelidikan yang sistematis. dalil. Pada perkembangannya. istilah empiris dan kritis mengacu pada persyaratan bagi peneliti untuk menguji pendapat subyektif terhadap realitas yang obyektif dan hasilnya terbuka untuk penelitian lebih lanjut. mencakup unsur-unsur yang akan diteliti . terkendali.a. ilmu dan penelitian bertugas membuat ramalan. ada dua jenis penelitian yang kurang atau belum memerlukan hipotesis. Anda perlu mengingat bahwa penelitian merupakan penyelidikan yang sistematis dan ditujukan untuk menyediakan informasi yang berguna bagi penyelesaian permasalahan permasalahan yang ada. prediksi.

Dari perilaku atau kegiatan-kegiatan terlepas yang dilakukan oleh siswa atau guru umpamanya. dan probabilitas kesalahan dalam uji statistik harus diduga sehingga tingkat relevansi kesimpulan yang akangditarik tinggi e. Suatu teori dapat menjelaskan dan meramalkan fenomena-fenomena alamiah. dalil. Pencarian Ilmiah Pencarian ilmiah (scientific inquiry) adalah suatu kegiatan untuk menemukan pengetahuan dengan menggunakan metode-metode yang diorganisasikan secara sistematis. peneliti dapat memberikan penjelasan umum tentang hubungan di antara perilaku atau kegiatan pembelajaran. Kerlinger (1986) menyatakan bahwa “………… A theory as a set of interrelated construct and propositions that specify relations among variables to explain and predict phenomena”. tetapi penelitian yang menformulasikan dan menguji teori memiliki nilai yang lebih tinggi. . konstruk. yaitu: (1) suatu teori dibangun oleh seperangkat proposisi dan konstruk. karena lebih bersifat umum dan menjelaskan. proposisi. Validitas data. dalam mengumpulkan. Kesimpulan harus didukung oleh data dan hasil analisis yang akurat. Kesimpulan harus terbatas pada masalah yang diteliti tanpa memasukkan unsur pengalaman pribadi peneliti yang tidak relevan dengan permasalahan penelitian Penelitian sebagai Pencarian Ilmiah yang Berpola Tujuan akhir suatu ilmu adalah mengembangkan dan menguji teori. sedang ilmiah adalah cara mengembangkan pengetahuan. kriteria signifikansi. (2) teori menegaskan hubungan di antara sejumlah variabel. yang kesemuanya akan membentuk teori. Mengenai teori ini Fred N. Banyak penelitian sosial yang tidak berorientasi pada teori. Pengertian ilmiah berbeda dengan ilmu. (3) teori menjelaskan dan memprediksi fenomena-fenomena. dan menginterpretasikan data.b. menganalisis. Dalam rumusan Kerlinger tersebut ada tiga hal penting dalam suatu teori. Dari penjelasana-penjelasan umum tersebut terbentuk prinsip-prinsip dasar. Analisis data harus memadai untuk mengungkapkan permasalahan danmetode analisis yang digunakan harus sesuai dengan problem penelitian. Ilmu merupakan struktur atau batang tubuh pengetahuan yang telah tersusun. Prosedur penelitian yang digunakan harus jelas dan terbuka kemungkinan bagi peneliti lain untuk mengulangi penelitian c. Penelitian demikian tetap berharga. Dengan penelitian harus terencana dan sistematis agar hasilnya nantiobyektif dan valid d. Penelitianpenelitian tersebut difokuskan pada menemukan hubungan-hubungan yang bersifat spesifik.

Menyusun hipotesis Hipotesis disusun oleh Anda sesuai dengan perumusan masalah. Menguji hipotesis dan menarik kesimpulan. John Dewey membagi langkahlangkah pencarian ilmiah yang disebutnya sebagai “reflective thinking”. atas lima langkah yaitu: 1. Mengidentifikasi masalah 2. Define a problem 2. Interprete the result and draw conclusions about the problem Hampir sama dengan McMillan dan Schumacher. Untuk memperjelas tentang langkah-langkah penelitian yang sudah diungkapkan oleh para ahli. McMillan dan Schumacher (2001) membaginya atas empat langkah. Anda diajak untuk menelaah contoh pengaplikasian dari langkahlangkah tersebut. Mengidentifikasi masalah Anda harus menghimpun masalah apa saja yang mengakibatkan anak yang aktif di kelas itu hanya sebagian kecil. yaitu: 1. dan lima langkah berfikir reflektif dari John Dewey. Misalnya Anda ingin mencobakan berbagai metode dalam pembelajaran yang dapat menimbulkan keaktifan siswa di dalam kelas. Collect and analyze data. serta metode apa saja yang harus digunakan dalam menumbuhkan keaktifan siswa. Menyusun hipotesis 4. Merumuskan dan membatasi masalah 3. misalnya:Metode Diskusi akan menimbulkan keaktifan siswa di dalam kelas . Empat langkah pencarian ilmiah dari McMillan dan Chumacher. Dengan permasalahan tersebut langkah-langkah yang harus ditempuh oleh Anda ialah: 1. seringkali dijadikan sebagai dasar dari langkah langkah utama penelitian. and 4. misalnya: Metode apa saja yang tepat digunakan untuk meningkatkankeaktifan siswa di dalam kelas? 3. Merumuskan dan membatasi masalah Selanjutnya Anda mencoba merumuskan dan membatasi permasalahan.Metode ilmiah merupakan suatu cara pengkajian yang berisi proses dengan langkahlangkah tertentu. Selanjutnya fasilitas apa saja yang mendukung untuk menumbuhkan keaktifan siswa. State the hypothesis to be tested 3. Mengumpulkan dan menganalisis data 5. 2.

Pencarian Berpola Pencarian berpola (disciplined inquiri). Menguji hipotesis dan menarik kesimpulan Menguji hipotesis merupakan langkah yang harus ditempuh oleh Anda yaitu untuk membuktikan tentang efektifitas dari penggunaan metode diskusi dalam mengaktifkan siswa di dalam kelas. tindakan. Tiap disiplin ilmu mempunyai cara pencarian sendiri yang sesuai dengan karakteristik disiplin ilmunya. penelitian dan pengembangan. sedang antropologi menggunakan metode kualitatif. umpamanya banyak menggunakan metode eksperimen. spekulatif. Mengumpulkan dan menganalisis data Setelah Anda mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi misalnya. Sepanjang sejarah manusia. dan juga kualitatif. yang disusun dan dipadatkan menghasilkan kesimpulan yang berbobot. mencoba menggabungkan ide-ide dan metode-metode. yaitu melalui: kebetulan. prasangka. merupakan suatu prosedur pencarian dan pelaporan dengan menggunakan cara-cara dan sistematika tertentu. disertai penjelasan dan alasan yang kuat. penemuan . Pencarian berpola terutama dalam ilmu sosial termasuk pendidikan. Pencarian berpola bukan merupakan suatu pencarian yang bersifat sempit dan mekanistis. Laporan dari pencarian berpola berisi perpaduan antara argument-argumen yang didukung oleh data dengan proses nalar. yang akhirnya Anda harus menyimpulkannya dari pembuktian hipotesis tersebut. Filed under: Penelitian. kemudian menuangkan ide-ide dan metode tersebut dalam suatu prosedur yang baku. otoritas. trial and error. tetapi mengikuti prosedur formal yang telah standar. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » Penemuan Kebenaran Melalui Pendekatan Non Ilmiah Posted on 2 Januari 2012 by Pakde sofa Penemuan Kebenaran Melalui Pendekatan Non Ilmiah Ada beberapa cara dalam menemukan kebenaran melalui pendekatan non ilmiah. maka Anda harus menganalisis seluruh data yang sudah terkumpul 5. Prosedur pencarian ini pada tahap awalnya bersifat spekulatif. bukan hanya menunjukkan pengkajian yang sistematik. Penemuan Kebenaran secara kebetulan Suatu peristiwa yang tidak disengaja kadang-kadang ternyata menghasilkan suatu kebenaran yang menambah perbendaharaan pengetahuan manusia. akal sehat. karena sebelumnya kebenaran itu tidaklah diketahui. Bidang sains.4. Pendidikan kebanyakan menggunakan metode eksperimen. tetapi juga pengkajian yang sesuai dengan disiplin ilmunya. 1. dan intuisi.

karena suatu kebetulan selalu berada dalam keadaan yang tidak pasti. kemudian kita tepuk-tepuk dan ternyata jalan lagi. . Penemuan secara kebetulan diperoleh tanpa rencana. usaha yang berikut biasanya agak lain. Anda pasti pernah membaca atau mendengar. yaitu lebih maju. dan banyak di antaranya yang sangat berguna. Oleh karena itu cara ini tidak dapat diterima sebagai cara ilmiah dalam metode keilmuan untuk menggali kebenaran pengetahuan. Kebenaran yang menambah perbendaharaan pengetahuan. Dari kejadian yang tidak disengaja atau kebetulan itu. Bagi ilmu. ternyata secara berangsurangsur yang bersangkutan menjadi sembuh. Penemuan coba-coba (trial and error) diperoleh tanpa kepastian akan diperolehnya sesuatu kondisi tertentu atau pemecahan sesuatu masalah. akhirnya diketahuilah bahwa kina merupakan obat penyembuh demam yang disebut malaria. daripada yang mendahuluinya. Pemecahan terjadi secara kebetulan setelah dilakukan serangkaian usaha. tidak pasti serta tidak melalui langkah-langkah yang sistimatik dan terkendali (terkontrol). salah satu contoh penemuan secara kebetulan adalah tentang peristiwa yang dialami seorang Indian yang menderita penyakit demam dengan panas yang tinggi. Usaha coba-coba pada umumnya merupakan serangkaian percobaan tanpa kesadaran akan pemecahan tertentu. karena manusia bersifat pasif dan menunggu. 2. pernahkan Anda memperoleh pengalaman ketika jam beker berhenti.secara kebetulan itu banyak terjadi. Contoh ini tidak bisa berlaku dalam setiap beker mati untuk bisa hidup kembali. dilakukan lagi percobaan ulangan yang mengalami kegagalan pula. Penemuan secara kebetulan pada umumnya tidak efisien dan tidak terkontrol. Penemuan kebenaran dengan trial and error Mencoba sesuatu secara berulang-ulang. cara tersebut tidak mungkin membawa perkembangan seperti diharapkan. yang kebenarannya semula tidak diduga oleh yang bersangkutan. Dengan cara ini seseorang telah aktif melakukan usaha untuk menemukan sesuatu. meskipun sebenarnya tidak mengetahui dengan pasti tentang sesuatu yang ingin dicapainya sebagai tujuan dalam melakukan percobaan itu. Setelah berulang kali meminum air sungai yang terasa pahit itu. Yang bersangkutan dalam keadaan tidak berdaya terjatuh pada aliran sebuah sungai kecil yang airnya kelihatan berwarna hitam. tanpa rasa putus asa sehingga akhirnya sebagai suatu surprise dari serangkaian percobaan itu ditemukan suatu kebenaran. Contoh lain. datangnya tidak dapat diperhitungkan secara berencana dan terarah. walaupun selalu menemukan kegagalan dan akhirnya menemukan suatu kebenaran disebut cara kerja trial and error. Demikian dilakukan terus percobaan demi percobaan dan kegagalan demi kegagalan. Cara menemukan kebenaran seperti tersebut diatas bukanlah cara yang sebaikbaiknya. Dari satu percobaan yang gagal. Kemudian diketahuilah bahwa air yang berwarna hitam itu ternyata disebabkan oleh sebatang pohon kina yang tumbang di hulu sungai sebagai sebab yang sebenarnya dari kesembuhan orang tersebut.

bahwa pendapat-pendapat sebagai hasil pemikiran yang demikian itu akan benar kalau premise-premisenya benar. tiada lain arena yang bersangkutan dipandang ahli dibidangnya sehingga mampu meyakinkan tentang kebenaran teorinya walaupun tidak bertolak dari pembuktian ilmiah melalui fakta fakta pengalaman. Pendapat-pendapat seperti itu kerapkali . Oleh karena itulah maka cara trial and error tidak dapat diterima sebagai metode keilmuan dalam usaha menggungkapkan kebenaran ilmu. kerapkali ditemui orang-orang yang karena kedudukan pengetahuannya sangat dihormati dan dipercayai. Kembali ke masa lampau. yang selama ini diakui kebenarannya oleh banyak orang. karena pendapat tersebut tidak diasalkan dari penelitian. tidak pasti dan tanpa pengertian yang jelas. ekonomi dan lain-lainnya. misalnya sebagai pemimpin atau pemuka adat atau ulama dan lain-lainnya. melinkan hanya didasarkan atas pemikiran logis. yang mampu memperbesar benda-benda yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Ada kalanya. Misalnya Hitler dengan teorinya tentang ras Asia sebagai ras yang terbaik di dunia. berbagai pendapat yang dikemukakannya dipandang sebagai kebenaran. Sebagaimana dikatakan di atas cara ini sudah menunjukkan adanya aktivitas manusia dalam mencari kebenaran. terutama karena tidak memberikan jaminan untuk sampai pada penemuan kebenaran yang dapat mengembangkan ilmu secara sistematik. Banyak pendapatnya yang diterima sebagai kebenaran. walaupun berlakunya terbatas selama jangka waktu tertentu. Namun. Di samping itu banyak tokohtokoh sejarah yang karena memiliki otoritas atau kewibawaan di lingkungan masyarakatnya. Kiranya jelas. yang pada giliran berikutnya melalui trial and error telah mengantarkan yang bersangkutan pada keberhasilan menemukan basil atau kuman penyakit Tuberculose (TBC). tetapi dapat juga karena keahliannya dalam bidang tertentu. 3. Penemuan kebenaran melalui otoritas atau kewibawaan Di dalam masyarakat. Kepercayaan pada pendapatnya itu tidak saja karena kedudukannya di dalam masyarakat itu.Anda mungkin masih ingat salah satu contoh yang dicobakan oleh Robert Kock dengan mengasah kaca hingga terbentuk sebagai lensa. pendapat mereka itu kemudian ternyata tidak benar. Dengan kata lain cara ini terlalu bersifat meraba-raba. karena dipandang benar. walaupun lebih banyak mengandung unsurunsur untunguntungan. Sukarno sebagai presiden di zamannya dengan berbagai teorinya mengenai politik. pendapat otoritas ilmiah itu tidak selamanya benar. Otoritas ilmiah adalah orang-orang yang biasanya telah menempuh pendidikan formal tertinggi atau yang mempunyai pengalaman kerja ilmiah dalam sesuatu bidang yang cukup banyak. Akhirnya ternyata lensa yang ditemukannya itu telah mendasari pembuatan mikroskop. kacakaca itu diasah tanpa mengetahui tujuannya. kemasyarakatan. Anda pasti mengenal teori evolusi dari Darwin. Orang tersebut memiliki kewibawaan yang besar di lingkungan masyarakatnya. atau bahkan sering. Di samping itu cara tersebut kerap kali memerlukan waktu yang lama karena kegiatan mencoba itu tidak dapat direncanakan. tidak terarah dan tidak diketahui tujuannya. Pendapat-pendapat mereka sering diterima orang tanpa diuji.

sehingga kemungkinan gagal lebih besar daripada keberhasilan menemukan kebenaran sebagaimana diharapkan. ternyata dihasilkannya suatu kebenaran bahwa jenis tanaman tersebut dapat tumbuh subur di atas tanah gambut atau sebaliknya. Dalam prakteknya seseorang telah memulai dengan menyadari masalah yang dihadapinya. sehingga tidak efektif untuk dipergunakan dalam mengungkapkan kebenaran ilmiah. Anda pernah melihat. Walaupun akal sehat yang berupa konsep dan bagan konsep itu dapat menunjukkan hal yang benar. Dalam hubungan ini sering ditemui orang yang pandangan atau intuisinya tajam. yang memungkinkan penggunaan cara spekulatif dalam menanam sejenis tanaman di tanah gambut. karena masih memerlukan teknologi yang lebih canggih untuk pengolahan tanahnya. 4. Sebagai tenaga pendidik. Penemuan Kebenaran secara spekulatif Cara ini mengandung kesamaan dengan cara trial and error karena mengandung unsur untung-untungan dalam mencari kebenaran. akan tetapi setelah panen ternyata hasilnya tidak sama dengan yang aslinya. Di atas telah dikemukakan bahwa cara ini mengandung unsur untung-untungan yang sangat dominan. Salah satu contoh dari untung-untungan adalah ketika pemerintah menyediakan proyek penanaman tahan gambut untuk ditanami dengan pohon yang produktif. Menurut Conant yang dikutip Kerlinger (1973:3) akal sehat adalah serangkaian konsep (concepts) dan bagan konseptual (conceptual schemes) yang memuaskan untuk penggunaan praktis bagi kemanusiaan. Konsep adalah kata-kata yang menyatakan abstraksi yang digeneralisasikan dari hal-hal yang khusus. Akal Sehat Akal sehat dan ilmu adalah dua hal yang berbeda sekalipun dalam batas tertentu keduanya mengandung persamaan. terutama dalam merangsang dan memberi landasan bagi usaha penemuan-penemuan baru di kalangan orang-orang yang menyangsikannya. Oleh karena itu cara ini dapat dikatagorikan sebagai trial and error yang teratur dan terarah. Bagan konsep adalah seperangkat konsep yang dirangkaikan dengan dalildalil hipotesis dan teoritis. Kemudian tanpa meyakini betul-betul tentang ketepatan salah satu alternatif yang dipilihnya ternyata dicapai suatu hasil yang memuaskan sebagai suatu kebenaran. Contoh lain. mendengar atau mengalami tentang . Unsur untung-untungan itu mengakibatkan cara menemukan kebenaran lebih bersifat meraba-raba. namun dapat pula menyesatkan. Dengan kata lain yang bersangkutan memilih salah satu dari beberapa kemungkinan pemecahan masalah itu. Ada beberapa petani yang mencoba menanam ubi Cilembu diluar daerah Sumedang dengan harapan bisa menghasilkan ubi yang manis. dan mencoba meramalkan berbagai kemungkinan atau alternatif pemecahannya. Cara spekulatif seperti itu tidak dapat dilakukan oleh semua orang. bagi Anda yang hidupnya dalam lingkungan pertanian pernah mengenal ubi Cilembu yang terkenal karena manisnya. Dari penanaman yang cukup banyak untuk jangka waktu tertentu. Setelah diolah ternyata mengalami kegagalan. Akan tetapi cara inipun tidak dapat diterima sebagai cara ilmiah dalam metode keilmuan karena lebih banyak diwarnai oleh subjektivitas dari orang yang mengemukakan pendapat tersebut. 5.berguna juga. walaupun tanpa meyakini bahwa pilihannya itu sebagai cara yang setepattepatnya.

Novi Resmini. Pencapaian pengetahuan yang demikian itu sukar dipercaya.Pd . Orang sering cenderung melihat hubungan antar dua hal sebagai hubungan sebabakibat yang langsung dan sederhana. Dengan jatuhnya benda angkasa tersebut Anda langsung percaya bahwa di atas bumi ada berbagai benda yang satu waktu bisa turun ke bumi. orang cenderung mempersempit pengamatannya karena diwarnai oleh pengamatannya itu. Dengan intuisi. 7. M. Pendekatan Intuitif Dalam pendekatan intuitif orang menentukan “pendapat” mengenai sesuatu berdasar atas “pengetahuan” yang langsung atau didapat dengan cepat melalui proses yang tak disadari atau yang tidak difikirkan lebih dahulu. sedangkan dengan ganjaran dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Dengan akal sehat. Prasangka Pencapaian pengetahuan secara akal sehat diwarnai oleh kepentingan orang yang melakukannya. Dengan akal sehat orang cenderung kearah pembuatan generalisasi yang terlalu luas.hukuman dan ganjaran dalam pendidikan. dan cenderung mengkambing-hitamkan orang lain atau menyokong sesuatu pendapat . orang memberikan penilaian tanpa didahului sesuatu renungan. Orang sering tidak mengendalikan keadaan yang juga dapat terjadi pada keadaan lain. Di sini tidak terdapat langkahlangkah yang sistematik dan terkendali. Hasil-hasil penelitian dalam bidang psikologi dan pendidikan menunjukkan bahwa bukan hukuman yang merupakan alat utama dalam pendidikan. Penemuan ilmiah ternyata membantah kebenaran akal sehat tersebut. Metode yang demikian itu biasa disebut metode a-priori. melainkan ganjaran. Anda mungkin sempat menyaksikan televisi tentang jatuhnya benda angkasa yang menghantam beberapa rumah sampai hancur. Filed under: Penelitian. padahal sesungguhnya gejala yang diamati itu merupakan akibat dari berbagai hal. belum tentu cocok dengan pengalaman atau data empiris. Hal yang demikian itu menyebabkan akal sehat mudah beralih menjadi prasangka. Pada abad ke-19 menurut akal sehat yang diyakini oleh banyak pendidik. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » PERKEMBANGAN TULISAN SISWA SEKOLAH DASAR Posted on 19 Oktober 2011 by Pakde sofa PERKEMBANGAN TULISAN SISWA SEKOLAH DASAR Dra. Melalui hukuman dapat berdampak rasa tertekan pada anak. sehingga potensi anak dapat berkembang lebih baik. Dalil-dalil seseorang yang a-priori cocok dengan penalaran. hukuman adalah alat utama dalam pendidikan. 6. kemudian merupakan prasangka.

dan menggunakan ejaan yang tepat dan kaidah-kaidah gramatikal yang benar. Menulis akan beranalogi dengan proses berpikir. harus mempertimbangkan pembaca atau audiens yang akan membaca tulisannya. Dengan demikian. memahami setiap huruf sebagai lambang bunyi tertentu sampai dapat menuliskanya sampai benar. Sedangkan untuk tingkat sekolah dasar sebaiknya dalam setiap hari itu sebaiknya disediakan waktu sekitar 40 sampai 45 menit untuk menulis. berurutan. Perkembangan kemampuan menulis terbentuk sejalan dengan keterampilan membaca. Agar bermakna. Pada mulanya tulisan anak berkembang melalui beberapa cara. Jadi. Kemampuan menulis tidak diperoleh secara alamiah tetapi melalui proses belajar mengajar. Menulis merupakan keterampilan yang sangat kompleks bagi seorang anak. Melihat kenyataan itu maka “membaca dan menulis” harus dikembangkan sejak dini dan bersamaan. keterampilan-keterampilan dan strategi-strategi yang harus menyertainya. . Pada usia 2 atau 3 tahun seorang anak sudah memiliki “specific ideas” (gagasan khusus) untuk bahasa tulis dan bagaimana mengoperasionalkan hal itu melalui membaca dan menulis. penulis.Pengajaran menulis di sekolah dasar diharapkan dapat membekali siswa dengan kemampuan menulis yang baik. Siswa harus dilatih mengamati lambang bunyi tersebut. melalui hasil tulisannya. yaitu menulis permulaan dan menulis lanjutan. pengetahuan. Menulis bersifat produktif sedangkan membaca bersifat reseptif. Oleh karena itu. Berbicara tentang pengajaran menulis permulaan di SD. ada yang membosankan. proses belajar menulis permulaan ini dilaksanakan setelah siswa mampu mengenal huruf-huruf yang diajarkan. guru harus menyediakan waktu untuk kegiatan “menulis” bagi para siswanya secara berkesinambungan setiap harinya minimal 40 sampai 45 menit untuk tingkat sekolah dasar. tetapi bagi anak dalam usia tersebut sudah bermakna. Anak yang belajar mencoret-coret di atas kertas dalam usia tiga setengah tahun bisa dikatakan sudah mulai belajar menulis. Tentu bukanlah hal yang mudah bagi seorang guru untuk mengajarkannya. Dengan kata lain. dalam rangka membina kemampuan menulis siswa. ada yang secara bersinambungan. ada pula yang benar-benar luar biasa. Pelaksanaan pengajaran menulis di sekolah dasar terutama di kelas satu dan dua tidak dapat dipisahkan dari membaca permulaan. Untuk dapat menuliskan huruf sebagai lambang bunyi siswa harus berlatih dari cara memegang alat tulis serta menggerakkan tangan dangan memperhatikan apa yang harus ditulis (digambarkan). bisa dibaca. berkaitan dengan sebuah tulisan tidak hanya bagaimana si penulis menyampaikan sebuah gagasan tentang subyek yang dipilihnya. Jadi. walaupun membaca dan menulis merupakan dua kemampuan yang berbeda. guru harus mampu secara konstan menilai perkembangan kemampuan anak/siswa yang ada hubungannya dengan perkembangan kemampuan menulis. Hanya saja hasil tulisan yang telah ditulis itu belum bermakna. tidak terlepas dari perkembangan tulisan anak-anak sebelum mereka memasuki jenjang di kelas satu sekolah dasar. keterampilan menulis hendaknya dibina dan dikembangkan secara berkesinambungan setiap harinya. Oleh karena itu. Pembelajaran menulis di SD dibagi menjadi dua tahap. tetapi tulisan itu harus mampu mengoperasikan pemaparan. Seorang anak (siswa) akan mengembangkan kemampuan “menulis” sesuai dengan keragaman pengalaman dan teknik-teknik menulisnya sendiri.

Calkins juga menyatakan guru-guru TK dan guru-guru kelas satu hendaknya menciptakan situasi menulis yang menarik. Dalam hal ini mereka dengan cepat mempelajari konvensi bahasa tulis. dan perkembangan tulisan anak-anak kelas tinggi.. yaitu kelas 4. Bahkan sampai saat ini keinginan yang kuat untuk memulai dan menyelesaikan lembaran dalam waktu singkat masih ada. beberapa anak cemas untuk memulai lagi. Calkins (1986) menyatakan bahwa anak-anak berpengetahuan awal tentang tulisan. serta upaya-upaya penugasan yang dapat merangsang siswa aktif menulis sehingga siswa mendapat kesemapatan latihan menulis. dan menulis lagi. Kegiatan menulis tampaknya mengalir dari hasil yang tampa kualitas dan setelah draft pertama ditulis. Misalnya. menulis. Anak-anak kelas satu mempunyai keinginan untuk menuliskan idenya pada lembaran kertas dan mengeluarkan pendapatnya yang masih ada di otak mereka. Anak kelas satu ingin menulis. Beberapa guru berpendapat menulis adalah keterampilan yang tidak diajarkan di TK. Untuk penulis-penulis kelas satu. guru diharapkan membekali dirinya dengan kemampuan menulis. serta kaidah-kaidah gramatika. Guru dapat membedakan dan mengevaluasi perubahan tulisan yang berlangsung selama tahun pertama dengan mendata contoh-contoh pekerjaan siswa dan menyimpanya. dan kelas 6 sekolah dasar. Misalnya dengan menyiapkan kertas dan amplop untuk menulis surat atau kertas indeks untuk menempelkan objek-objek di ruangan. tanda baca. Sejalan dengan perkembangan tulisan anak-anak. siswa memiliki keterampilan menulis sebagai salah satu kiat berbahasa dan atau kemampuan berkomunikasi melalui bahasa ragam tulis. Oleh karena itu. Guru seharusnya duduk dekat dengan siswa secara individu . 2 dan kelas 3 sekolah dasar. Pada akhirnya. A. Guru pun dituntut memiliki kemampuan memilih metode yang sesuai sehingga dapat merangsang kreativitas siswa.guru hendaknya menciptakan situasi pembelajaran yang dapat mengajari anak/siswa dapat berpartisipasi aktif dan mengembangkan beragam teknik menulis menurut cara mereka. Mereka memiliki kecenderungan melihat mereka sendiri sebagai penulis. menyiapkan tulisan merupakan hal-hal yang sangat terbatas atau pada dasarnya tidak dijumpai sampai mereka mengetahui bahwa lembar yang dihapus dari tulisan mereka dapat dibaca dengan mudah. Perkembangan Tulisan Siswa Kelas Rendah Perkembangan tulisan anak-anak setelah masuk di kelas satu dan dua sekolah dasar banyak bergantung pada kreativitas guru. Secara tidak langsung anak dibina pula penggunaan kebahasaannya untuk menaati asasi kaidah-kaidah kebahasaan yang baik dan benar. 5. berikut ini akan dibahas perkembangan tulisan anak-anak di kelas 1. Dalam masa menulis biasanya bagi pemula menulis tiga atau empat baris. ini merupakan kesempatan yang penting untuk seoramg anak ketika menghapus atau mencoret tulisan pada kertas untuk pertama kali. penggunaan ejaan. Anak-anak kelas satu sekarang sudah mengenal lembaran sebuah draft yang memerlukan pengolahan untuk memperbaiki bacaan dan akhirnya dapat dianggap sebagai penulis. Oleh karena itu.

Suatu contoh. 1991). mereka mulai mengetahui bahwa beberapa benda dapat diterima sedang lainya tidak. B. Anakanak kelas satu jarang mengkhawatirkan tulisan mereka. (2) menunjukkan kesadaran adanya pembaca. yakni dalaam tahapan pramenulis sudah mampu (1) memfokuskan gagasannya pada satu topik tertentu. gaya. Di kelas dua menulis dapat dibedakan. dan suasana. menulis merupakan aktivitas yang tidak menarik. serta menyunting tulisannya sendiri. Anak telah dapat mengaplikasikan konteks komunikatif dalam mengarang seperti bentuk. (2) berpikir abstrak dengan tidak lagi memerlukan hadirnya contoh konkret. Anak-anak pada usia ini sering membuat cerita “bed-to bed” yang naratif dalam kejadian-kejadian yang terjadi dari waktu mereka bangun tidur di pagi hari sampai tidur di malam hari (Calkins. Pada tahap pengedrafan mereka telah mampu (1) menuangkan gagasannya dalam bentuk draf secara berbeda-beda sesuai dengan sudut pandak.mendiskusikan dan merefleksikan pada pertumbuhan dan kemajuan mereka. Bahkan tanda salah yang kecil pun dapat menyebabkan anak membuang kertas dan memulai lagi. sehingga pengakuan terhadap dirinya mulai terlihat di kelas dua. Perkembangan Tulisan Siswa Kelas Tinggi Pada usia 11-12 tahun seorang anak telah memasuki tahap integrasi. Pada tahap perbaikan siswa seokolah dasar kelas tinggi sudah mampu (1) melakukan . sebab mereka memberikan semua perhatian untuk menikmati aktivitas menulis dan bukanya mencari reaksi pembaca. Bagi anak-anak kelas dua sebaliknya pengesahan dan penerimaan sangatlah penting. (5) menumbuhkan kesadaran terhadap pemenuhan elemen tulisan yang baik. Bahkan jika maksud menulis itu untuk mendiskripsikan ulang tahun atau hari raya. Ketika anak-anak kelas dua menulis tentang kejadian. dan tujan penulisan (Kroll dan Wells dalam Tan. dan (6) menulis. mereka ingin memasukan segalanya seperti pada karangan yang objektif pada suatu peristiwa. membaca. jika guru memuji cerita Maria tentang keranya. pembaca. dan (3) menganjukan pertanyaaan pada dirinya sendiri.1986). menghasilkan lembaran cerita yang menjelaskan tentang kehidupan mereka. Satu kata yang salah ejaanya dapat menyebabkan siswa akan melemparkan kertas itu sebelum mencoba menulis lagi. Bagi anak-anak lain. (4) menunjukkn rasa simpati. misalnya dari bagian tengah. Siswa kelas tinggi sekolah dasar pada proses menulisnya. (3) mengawali cerita dari berbagai bagian. Pada tahap itu anak-anak telah dapat mempertimbangkan seluruh aspek yang melingkupinya. bentuk. Ketika anak meninggalkan dunia egosentris pada tahap operasi konkret. siswa yang lain mungkin memilih cerita yang mirip tentang binatang dengan harapan guru akan memuji harapan mereka. Beberapa anak melanjutkan menulis dengan meyakinkan dan antusias seperti yang dikerjakan di kelas satu. terbuka untuk mendapatkan perhatian yang sama seperti menyiapkan makan pagi dan membersihkan kamar tidur. Secara lebih rinci dan sistematis Farris (1993:202) menunjukkan profil kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengarang berdasarkan proses dan kegiatan menulisnya. Setiap aspek peristiwa yang penting atau tidak hendaknya diberikan perhatian yang yang sama dan sedikit memberikan interpretasi.

pengetahuan. Fungsi dan tulisan anak Pada bagian awal telah dikemukakan bahwa sejak usia 2 atau 3 tahun seorang anak sudah memiliki “ specific ideas” untuk ragam “bahasa tulis” dan bagaimana mengoperasionalkan hal itu. dan baru pada tujuannya. dari “pramelek aksara” hingga “fasih beraksara”. orang lain (lawan tutur). Kemampuan menerima simakan dan menuturulangkan hasil simakan merupakan bagian dari perkembagan kemampuan menulis atau sebagai titik spiral/perkembangan tulisan anak. Perkembangan tulisan anak itu beranjak secara “spiral” sejalan dengan perkembangan mentalnya.kemampuan “menulis” terbentuk sejalan dengan “kemampuan membaca” . (c) Topik: hal-hal yang sedang ”in” pada saat itu bagi anak-anak. diantaranya: . Kita sadari bahwa tulisan anak (merangkaikan paparan suatu ide untuk disampaikan pada orang lain) sudah dimulai sebelum mereka mampu menuliskannya (menggunakan aksara). atau mengekspresikan sesuatu. (2) mengaplikasikan aspek mekanikal tulisan atau karangan. Jadi. Dari “nonrepresentasional” sampai pada “representasional”. maka biasanya pemaparan dimulai dari apa yang paling menarik dari dirinya.kemampuan “menulis” dapat dibina dan dikembangkan sejak usia dini. selalu ingin dekat bahkan tidak ingin dipisahkan dari apa yang sedang dikisahkan dalam tulisannya. menguraikan sesuatu.peyuntingan terhadap tulisannya sendiri. Demikian tingkat kecemasan/rasa ingin tahu mereka dilakukan dengan mengenali siapa orang-orang yang berada paling dekat dengan anak. (b) audiensi: anak pada tahap awal ini sangat tinggi tingkat ketergantungan pada orang dewasa yang ada di sekitarnya. . mengembangakan kemampuan menulis. dan (3) mempertimbangkan calon pembacanya. ada beberapa hal yang dapat kita pertimbangkan untuk melihat fungsi dan bentuk tulisan anak. .kemampuan “menulis” tidak diturunkan secara biologis . (d) Tujuan: apakah dalam tulisannya itu anak hanya sekedar menyampaikan sesuatu. 1. dan bahasa. Kiat menulis dapat dianalogikan dengan proses perpaduan antara kognitif. dan juga kemampuan membaca dirinya. Dengan bentuk suatu pola yang paling disukainya.kemampuan “menulis” lahir setelah kemampuan menyimak dan membaca. berdasarkan hasil simakan yang kemudian direkonstruksikan dengan versinya sendiri. dari “menggambar aksara” hingga melahirkan tulisan. Baik itu”fungsi maupun bentuk” maka kita harus mampu mengenali: (a) siapa diri anak: maksudnya pada umumnya anak pada tahap-tahap awal. Aktivitas merangkai paparan tentang sesuatu ke dalam suatu bentuk tulisan agar dapat dipahami oleh orang lain pada seorang anak berkembang “sejak anak” menguasai kemampuan menyimak dan berbicara. strategi. melalaui membaca dan menulis. keterampilan. Hal itu akan sangat mempengaruhi tahap perkembangannya. Tulisan adalah sosok akhir dari aktivitas seseorang berkiat menulis. jika kita berniat hendak mengenali suatu tulisan anak. topik. Berdasarkan pernyataan di atas.

pemaparan secara sekuensial 3. eksposisi. atau teman-temannya. Perkembangan tulisan siswa berdasarkan tahapan proses menulis Siswa sekolah dasar yang telah berada di kelas 3 sampai kelas 6 tentu saja dipandang sudah melewati masa menulis permulaan dan sudah meguasai keterampilan membaca dan menulis permulaan. Tahap pramenulis 1. terfokus pada suatau jalan pikiran Tahap menulis 1. ide atau gagasan yang disampaikan lebih terfokus pada pemecahan masalah. belum mampu melakukan koreksi secara sendiri 2. Ada lima bentuk dasar cara anak menuangkan gagasan atau pesannya ke dalam sebuah karangan tulisan. takut akan membuat atau melakukan koreksi sendiri Sementara itu untuk siswa kelas 4. siswa akan membicarakan atau mendiskusikan ide atau gagasan yang akan ditulisnya dengan orang lain. dan kelas 6. yaitu bentuk ekspresi. Sejalan dengan hal di atas. 2. deskripsi. Farris (1993) mengidentifikasi perkembangan tulisan anak kelas 3 sekolah dasar berdasarkan tiga tahapan di atas sebagai berikut.Berdasarkan uraian di atas. 3. Adapun dasar pengelompokan kami gunakan proses menulis yang terdiri dari tiga tahap. yakni kelas 3. yaitu: (1) mengekspresikan (2) bertransaksional (3) berpuisi 2. 5. yakni: (1) Pra-menulis. dikenal tiga cara. Tahap pramenulis . memilih hal-hal atau topik-topik yang paling berkesan pada dirinya sendiri 2. belum memiliki refleksi/nalar Tahap kaji ulang tulisan 1. (2) menulis. dan kelas 4. Perkembangan tulisan anak ini akan dibedakan memjadi dua kelompok. perkembangan tulisan siswa adalah sebagai berikut. 5 dan 6. argumentasi. dan (3) kaji ulang tulisan. dan narasi Adapun dalam menyampaikan gagasan atau pesan kepada para pembacanya. Tulisan yang dihasilkan oleh anak sudah mampu menyampaikan pesan pada suatu khalayak pembacanya. maka diprediksikan tulisan anak pun sudah dapat memasuki tahap menulis lanjut. kita dapat mengklasifikasikan “fungsi dan bentuk tulisan anak”.

mampu bertanya pada dirinya sendiri Tahap menulis 1. Pertanyaan/tugas tersebut bukan hanya untuk memfokuskan siswa pada kegiatan. Namun. 6. gagasan atau pesan dari berbagai sudut pandang. mampu berpikir pada hal-hal yang abstrak. dan mengedit tulisan. mampu menyadari keberadaan pembantu kaidah Filed under: Bahasa. yaitu kurang menuntut siswa untuk mengemukakan gagasannya sendiri. Pertanyaan tersebut sama sekali tidak memberi kesempatan kepada siswa untuk berpikir kreatif. 2. atau pertanyaan yang membutuhkan hanya satu jawaban tertentu. 3. istilah-istilah. mampu mengedit tulisan sendiri 2. mampu menunjukan rasa empati. Pertanyaan-pertanyaan tersebut terkadang sangat banyak sehingga terkesan bahwa guru itu sedang menguji siswanya. berbagai kaidah 3. mampu mempertimbangkan bagian-bagian untuk tulisan yang baik. cara atau mood. PGSD | 1 Komentar » Contoh Jenis Pertanyaan Berdasarkan Tingkatan Berpikir Taksonomi Bloom Posted on 4 Oktober 2011 by Pakde sofa Contoh Jenis Pertanyaan Berdasarkan Tingkatan Berpikir Taksonomi Bloom Sering kita mengamati guru yang mengajukan banyak pertanyaan dalam proses pembelajarannya di dalam kelas. sudah mampu mempertimbangkan khalayak pembacanya. mampu mengwali penceritaan dari berbagai bagian tulisan. 5. telah mampu memfokuskan pada suatu topik dengan berbagai pandangan 2. 4. mampu membaca. mampu mengoreksi dan menghubungkan tulisan dengan unsure mekanis. Tahap kaji ulang tuiisan 1. Jenis pertanyaan yang diajukan atau tugas yang diberikan oleh guru sangat berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan berpikir siswa. tetapi juga untuk . apabila dicermati. ide. 3. jenis-jenis pertanyaan yang dilontarkan hanya sebatas pertanyaan yang membutuhkan jawaban ‘ya’ atau ‘tidak’. menuliskan masalah.1. dan contoh yang tidak hadir/dihadirkan. menulis.

membuat daftar. melaksanakan. Mengevaluasi Menilai suatu keputusan atau tindakan. mengorganisasi. Kegiatan: menerapkan. menata ulang.menggali potensi belajar mereka. Pada tahun 1950. Menganalisis Mengolah informasi untuk memahami sesuatu dan mencari hubungan. produk. dan kreatif dapat melatih siswa untuk menjadi pemikir yang kritis dan kreatif. Mengkreasi Menghasilkan ide-ide baru. evaluatif. menemukan. memberi penilaian. atau cara memandang terhadap sesuatu. Menerapkan Menggunakan informasi dalam situasi lain. Kondisi di atas akan terjadi apabila guru cukup selektif dalam menggunakan jenis pertanyaan yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir siswa. Memahami Menerangkan ide atau konsep. Tingkatan berpikir tersebut dapat dipakai guru dalam menyusun pertanyaan atau tugas yang akan diberikan kepada siswa. Mengingat Kegiatan: mengenali. menerangkan. Kegiatan: memeriksa. merangkum.. Kegiatan: menginterpretasi. menyebutkan Coba cermmati contoh pertanyaan/tugas berdasarkan tingkatan berpikir Taksonomi Bloom Mata Pelajaran Matematika Bangun 3 Dimensi . Bloom memperkenalkan konsep tingkatan dalam berpikir. Berikut adalah tingkatan berpikir Bloom versi perbaikan. membangun. menggunakan. Kegiatan: membandingkan. mengelompokkan. mengajukan pertanyaan. menemukan. melakukan. merencanakan. membuat hipotesa. menggambarkan. Kegiatan: mendisain. bereksperimen. Pertanyaan atau tugas yang memicu siswa untuk berpikir analitis. Benjamin S. mengkritik.

Buatlah 10 pernyataan tentang serangga tersebut. apakah bangun tersebut tepat digunakan di tempat kamu menemukannya tadi? Mengapa? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Terangkan mengapa bangun tadi digunakan di tempat dimana kamu menemukannya. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Carilah benda-benda yang memiliki bentuk yang sama dengan bangun yang kamu pilih tersebut. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Gambarlah bangun yang kamu pilih tadi. Tulis di atas kertas yang berbeda. serangga apa yang jadi pilihanmu? Sebutkan alasannya. Gambar dan beri nama bagian-bagian tersebut. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Menurutmu. Tulislah hasil perbandinganmu. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Sebutkan ciri-ciri dari bangun yang kamu pilih. Beri nama untuk bangun barumu dan namailah bagianbagiannya.Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Rancanglah suatu bangun baru yang memiliki bagian-bagian yang berasal dari bangun yang kamu pilih tadi. 5 pernyataan tentang fakta dari serangga tersebut dan 5 lainnya merupakan opini. bandingkan. paling sedikit lima alasan. Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Pilih dua macam serangga. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Kalau kamu ingin menjadi serangga. Berikan kepada temanmu dan minta temanmu . Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Pilihlah satu nama serangga. Buatlah grafik dari hasil wawancara tersebut dan simpulkan hasilnya. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Serangga Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Buatlah jenis serangga baru dari bagian-bagian tubuh serangga yang ada. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Wawancarailah 10 orang untuk mengetahui serangga yang paling tidak disukai.

kelompokkan berdasarkan jenis serangga yang membahayakan dan tidak membahayakan.untuk memeriksa pekerjaanmu. carilah apa saja kekuatan dan kelemahan masingmasing jenis pasar? Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Misalkan kamu adalah salah seorang anggota Panitia Peringatan Kemerdekaan RI di sekolahmu dan merencanakan untuk membuat pesta. Berikan alasanmu. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Sebutkan jenis-jenis pasar yang kamu ketahui dan ciri-cirinya. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pasar Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Buatlah usulan perubahan/perbaikan yang dapat membuat pasar di sekitar rumahmu menjadi lebih baik. Buatlah daftar barang-barang yang kamu butuhkan dan putuskan di pasar jenis apa kamu akan membelinya. Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Cari nama-nama pasar yang kamu ketahui dan kelompokkan menurut jenisnya. Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Setujukah kamu apabila semua pasar tradisional diganti dengan pasar modern? Mengapa? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Bandingkan kondisi beberapa jenis pasar. Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Buatlah daftar nama-nama serangga. Kirimkan surat itu kepada pemerintah setempat. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sempurna Kau begitu sempurna Di mataku kau begitu indah Kau membuat diriku Akan selalu memujamu Di setiap langkahku ku kan selalu merindukan dirimu Tapi satu bayangkan hidup tanpa cintamu Janganlah kau tinggal diriku Ku tak akan mampu semua .

He was a very stupid creature. He picked it up and said. oh sayangku Engkau begitu sempurna Dinyanyikan oleh: Gita Gutawa Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Tulislah sebuah puisi tentang seseorang yang kamu kirimi surat! Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Selama ini sikap baik apa yang sudah kamu lakukan kepada seseorang yang kamu kirimi surat? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: Bandingkan perasaanmu antara kepada temanmu dengan kepada seseorang yang kamu kirimi surat! Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Tulislah surat untuk seseorang. Then. he showed Crocodile the twig. He had many enemies. . He caught one of Kancil’s legs. Then. and he wanted to have a bath. You’re biting a twig – not my leg. he had an idea.” And with that. “A nice meal. mungkin ibu atau gurumu yang sesuai dengan isi lagu tersebut! Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Rangkumlah isi lagu tersebut! Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Temukan dua kata yang bermakna kias! Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kancil and Crocodile Kancil was a clever mousedeer.” Ha! Ha!” he laughed. this is my leg. “You stupid fool! So you think you’ve got me.” he thought. He freed the mousedeer’s leg and snapped upon the twig. Kancil was errified. Crocodile saw Kancil. Kancil ran out of the water immediately. Kancil bathed and splashed about in the water. Now. Crocodile could not see well. It was a very hot day. He saw a twig floating near him. he crawled behind Kancil and grabbed him.Hanya bersamamu ku akan bisa Kau adalah darahku Kau adalah jantungku Kau adalah hidupku Engkau di diriku. one day. He believed the cunning mouse-deer. One of them was Crocodile. Here. Kancil went to the river. too. Crocodile lived in a river in the forest. “I tricked you!”.

Pada tingkatan berpikir mengevaluasi contoh: Do you think Kancil has done the right thing? Why? Pada tingkatan berpikir menganalisis contoh: In what ways are Kancil and Crocodile different? Pada tingkatan berpikir menerapkan contoh: Change the sentences in one of the paragraphs into the present tense. dan bacaan) KLIK DI SINI ANDA INGIN MENJELAJAH SELURUH ISI MATERI BLOG INI SILAKAN KLIK DISINI ATAU SILAKAN KLIK PADA GAMBAR DI BAWAH INI .Pada tingkatan berpikir Mengkreasi contoh: Compose a letter of apology from Kancil to Crocodile. Pada tingkatan berpikir memahami contoh: What examples from the story show that Kancil was a cunning animal? Pada tingkatan berpikir mengingat contoh: Why did Kancil go to the river? Filed under: Contoh/daft/format. Soal latihan | 2 Komentar » Halaman Berikutnya » • Translate Blog Mendengar Tilawatul Quran sambil Ngenet Belajar Alquran ONLINE (terjemahan. GURU. PGSD.

UT di Nunukan Alumni 1998 6. bergabung jalin silatur rahim saling berbagi • Kampanyekan anti narkoba ambil logo berikut tempatkan di blog anda Ambil Kode logo Pakde Sofa is a fan of . IKIP SBY di Kediri Alumni 1984 5. Pasca UNY Alumni 2003 7. Kediri alumni 1976 2. SDN 1 Tiron.• Tulisan Terbaru o o o o o • Perbedaan Komunikasi Massa dan Privat Bagaimana Berkomunikasi yang Manusiawi Aksioma Dasar Komnikasi Pembelajar Dewasa Berbeda dengan Pembelajar Anak Downnload Program Pintar Basing JIKA Anda Alumni dari salah satu sekolah di bawah ini 1. MTsN Mrican. Kediri alumni 1979 3. Peserta Diklat CAKEP III di Surabaya 2001 Tolong KONTAK KAMI melalui weblog ini. SPGN Kediri Alumni 1983 4. Banyakan.

Gua Selomangleng 5. Perbatasan Malaysia Indonesia di Krayan 2. Tema: Digg 3 Column oleh WP Designer. Video pembuatan garam dg cara merebus air sumur • • ALHADIST Shahih Shahih Sunan Sunan Sunan Sunan Musnad Muwatha’ Sunan Darimi Abu Ibnu Bukhari Muslim Daud Tirmidzi Nasa’i Majah Ahmad Malik Blog pada WordPress.com. Ikuti . Perbatasan Malaysia Indonesia di Sebatik Kab Nunukan 3.Ka'aba .The House of Allah CARI ILMU VIA Foto di face book 1. My Family 4.

Bergabunglah dengan 270 pengikut lainnya.com .Follow “CARI ILMU ONLINE BORNEO” Get every new post delivered to your Inbox. Powered by WordPress.

tentu saja memerlukan manajemen yang professional. Untuk itu diperlukan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengatur kedua unsur tersebut. pentilasi dan unsur fisik lainnya. Selanjutnya diharapkan guru dapat .Konsep Dan Kegiatan Manajemen Kelas Siapapun yang menjalankan usaha tentu telah melaksanakan serangkaian kegiatan merencanakan. langkah yang teratur dan keberhasilan dan kegagalan dapat mudah dievaluasi dengan benar. sedangkan yang tidak langsung seperti keadaan ruangan kelas. Unsur non-manusia mencakup keseluruhan unsur fisik kelas. Akan tetapi. untuk dapat memiliki keterampilan tersebut maka guru harus terus menerus mencoba dan mempraktekan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dirasakannya serta mencari bentuk-bentuk baru sebagai bentuk inovasi dalam kegiatan manajemen kelas. Disadari atau tidak. sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran ada hal yang harus dilakukan oleh guru yaitu mengelola kelas. melaksanakan dan menilai keberhasilan dan kegagalan usahanya. Unsur manusia. Dalam modul kedua ini disajikan sejumlah konsep dan teori tentang manajemen kelas yang dapat dijadikan sebagai bahan acuan guru dalam mempelajari apa dan bagaimana manajemen kelas itu. Organisasi sekolah sebagai lembaga yang bukan saja besar secara fisik. tentu usahanya akan lebih terarah dan lebih mudah mencapai tujuan. Kedua unsur tersebut menjadi perhatian utama guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran di dalam kelas. adalah sejumlah perilaku yang mungkin muncul dan akses-akses yang memungkinkan terjadinya gangguan dari sikap dan perilaku siswa di dalam kelas. Unsur yang mendukung langsung seperti meja. ruangan dan seluruh fasilitas yang ada di kelas baik yang akan dipergunakan langsung dalam proses pembelajaran maupun yang tidak langsung. Ilmu manajemen apabila dipelajari secara komprehensif dan diterapkan secara konsisten memberikan arah yang jelas. kedua unsure tersebut memiliki kedudukan yang sama penting guna mendukung tercapainya tujuan pembelajaran yang dikehendaki. Kegiatan pengaturan sumber daya yang dilakukan di dalam kelas mencakup unsur manusia dan non-manusia. kursi dan media pembelajaran yang akan digunakan. Pengaturannya harus disesuaikan dengan bahan dan tujuan yang akan dicapai dari kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. Secara garis besar kondisi fisik kelas dan sosio-emosional siswa akan mempengaruhi jalannya kegiatan belajar siswa dan kegiatan mengajar guru. mereka telah menempuh proses manajemen. Dalam proses belajar mengajar di kelas. tetapi juga mengemban misi yang besar dan mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Mengelola kelas adalah kegiatan mengatur sejumlah sumber daya yang ada di kelas sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai secara efektif dan efisien. alangkah lebih baik apabila dalam praktek usahanya Mereka menerapkan pemahaman yang mendalam tentang ilmu manajemen. akurat dan lengkap sehingga dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi tindakan selanjutnya. pemahaman yang dimaksudkan adalah guru harus mempelajari dan mendalami teori-teori dari kegiatan manajemen kelas yang dimaksudkan. Karena keberlangsungan kegiatan pembelajaran berhasil tidaknya akan sangat ditentukan oleh keteraturan dari kedua unsur tersebut. Sedangkan keterampilan adalah kemampuan yang dapat dipraktekan oleh guru.

pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. management is getting things done through the effort of other people. c) manajemen sebagai seni tercermin dari perbedaan gaya (style) seseorang dalam menggunakan atau memberdayakan orang lain untuk mencapai tujuan. b) Rue dan Byars (1996:9). i) Sudjana (2000:77). manusiawi dan konseptual. manajemen merupakan rangkaian berbagai kegiatan wajar yang dilakukan seseorang berdasarkan norma-norma yang telah ditetapkan dan dalam pelaksanaannya memiliki hubungan dan saling keterkaitan dengan lainnya. a) Encyclopedia of the social sciences (1957). pengorganisasian. Dengan demikian terdapat tiga fokus untuk mengartikan manajemen yaitu: a) manajemen sebagai suatu kemampuan atau keahlian yang selanjutnya menjadi cikal bakal manajemen sebagai suatu profesi. Setiap ahli memberi pandangan yang berbeda tentang batasan manajemen. sebagai management as working with and through individuals and growth to accomplish organizational goals. and directing of human effort to utilize effectively materials and facilities to attain an objective. karena itu tidak mudah memberi arti universal yang dapat diterima semua orang. Hal tersebut dilaksanakan oleh orang atau beberapa orang yang ada dalam organisasi dan diberi tugas untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Manajemen sebagai suatu ilmu menekankan perhatian pada keterampilan dan kemampuan manajerial yang diklasifikasikan menjadi kemampuan/keterampilan teknikal.mempraktekannya secara langsung di dalam kelas sehingga dapat memahami secara jelas tentang manajemen kelas itu. management is a process that invalesguiding or directional group of people toward organizationl goals or objectivitas. Berikut ini merupakan definisi manajemen dari beberapa ahli yang mencerminkan ketiga fokus tersebut. management in the process of directing and facilitating in the work of people organization in formal group to achiave a desired goal. manajemen merupakan ilmu dan seni . e) Millet (1954). Namun demikian dari pikiran-pikiran ahli tentang definisi manajemen kebanyakan menyatakan bahwa manajemen merupakan suatu proses tertentu yang menggunakan kemampuan atau keahlian untuk mencapai suatu tujuan yang di dalam pelaksanaannya dapat mengikuti alur keilmuan secara ilmiah dan dapat pula menonjolkan kekhasan atau gaya manajer dalam mendayagunakan kemampuan orang lain. management may be defined as the process by which the execution of a given purpose is put into operation and supervised. d) Stoner (1992:8) manajemen merupakan proses perencanaan. g) Terry (1972). f) Balderton (1957) management is stimulating. h) Blanchard (2001:3). b) manajemen sebagai proses yaitu dengan menentukan langkah yang sistematis dan terpadu sebagai aktivitas manajemen. j) Manajemen sebagai suatu seni yang tercermin dalam pengertian yang dikemukakan American Society of mechanical Engineers. c) Hersey dan Blanchard (1988:144): merupakan suatu proses bagaimana pencapaian sasaran organisasi melalui kepemimpinan.

Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial. Mengelola kelas merupakan keterampilan yang harus dimiliki guru dalam memutuskan. . pengaturan ruang belajar. Dalam arti sempit kelas menunjukan suatu ruangan (dibatasi 4 dinding) atau tempat dimana murid-murid belajar. 3. Sedangkan kelas diartikan secara umum sebagai sekelompok siswa yang ada pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula. kelompok. manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Menghilangkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi pembelajaran. yaitu hanya sebagai ruangan yang menunjukan tingkatan tertentu. Mewujudkan situasi dan kondisi kelas. 2. Sekarang aktivitas guru yang terpenting adalah memanaj. budaya serta sifat-sifat individunya. Dalam arti luas kelas dapat pula diartikan sebagai kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada murid-murid dalam sutau ruangan untuk sutau tingkat tertentu pada jam tertentu. baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai kelompok belajar. 4. menerapkan pengawasan dan pengendalian tenaga serta memanfaatkan bahan alam bagi kebutuhan manusia. yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin. mengorganisir dan mengkoordinasikan segala aktivitas peserta didik menuju tujuan pembelajaran. Konsep dasar yang perlu dicermati dalam manajemen kelas adalah penempatan individu. tiap bangunan sekolah di bagi kedalam ruangan-ruangan bagunan yang menunjukan ruangan kelas. akan tetapi juga menunjukan kegiatan pembelajaran yang berlangsung. mendiagnosis dan kemampuan bertindak menuju perbaikan suasana kelas terhadap aspek-aspek manajemen kelas. mengatur atau mendisiplinkan peserta didik adalah tindakan yang kurang tepat lagi untuk saat ini. Atau dapat dikatakan bahwa manajemen kelas merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis. ekonomi. Dengan demikian manajemen merupakan kemampuan dan keterampilan khusus yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan suatu kegiatan baik secara perorangan ataupun bersama orang lain atau melalui orang lain dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara produktif. memahami. penyiapan sarana dan alat peraga. Management is the art and science of organizing and directing human effort applied to control the forses utilizes the materials of nature for the benefit of man. Manajemen atau pengelolaan diartikan proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. Kelas yang dimaksudkan disini adalah mencakup kedua pengertian tersebut. Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan sosial. Dengan demikian. emosional dan intelektual siswa dalam kelas. Menurut Dirjen Dikdasmen yang menjadi tujuan manajemen kelas adalah : 1.mengorganisasi dan memimpin usaha manusia. Usaha sadar itu mengarah pada penyiapan bahan belajar. mewujudkan situasi/kondisi proses belajar mengajar dan pengaturan waktu sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan dapat tercapai. sekolah dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Tugas guru seperti mengontrol. efektif dan efisien.

manajemen kelas adalah : . situasi kelas. Perencanaan 2.Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan suasana kelas yang efektif melalui perencanaan pembelajaran yang bermutu dan dilaksanakan dengan baik (pendekatan instruksional) . Memupuk Melibatkan penggunaan unsure variable tertentu 1. pengaturan ruangan dan peralatan. (M Entang : 1) Manajemen Kelas adalah kegiatan pengelolaan perilaku murid-murid. yaitu meliputi : tujuan pengajaran. (Alam S : 1B) Pengelolaan kelas adalah segala kegiatan guru di kelas yang menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar. Mengkoordinasi 4.Seperangkat kegiatan guru menciptakan suasana kelas dengan cara mengikuti petunjuk/resep yang telah disajikan (pendekatan buku masak) . pendorong kekuatan kelas. (Raka Joni : 1) Pengelolaan kelas adalah berbagai jenis kegiatan yang senagaja dilakukan oleh guru dengan tujuan menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar mengajar.Seperangkat kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif (pendekatan sistem sosial) Pengelolan sekolah adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik dan sesuai dengan kemampuan. Pengelolaan kelas yang mengharuskan guru melaksanakan berbagai tugas : 1. pengaturan waktu. Mengkomunikasikan 7. Manajemen Kelas adalah rentetan kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif. Waktu . Merawat 8. Mengorganisir 3.Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalui intimidasi pendekatan intimidasi) . Mengarahkan 5.Seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan tingkah laku peserta didik yang diinginkan dengan mengurangi tingkah laku yang tidak diinginkan (pendekatan perubahan perilaku) . sehingga murid-murid dapat belajar.Seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan hubungan interpersonal yang baik dan iklim sosio-emosional kelas yang positif (pendekatan penciptaan iklim sosioemosional) . dan pengelompokan siswa dalam belajar.Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam manjemen kelas adalah sifat kelas.Seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalaui penggunaan disiplin (pendekatan otoriter) . tindakan selektif dan kreatif.Seperangkat kegiatan guru untuk memaksimalkan kebebasan siswa (pendekatan permisif) . Mengendalikan 6.

Kesetiakawanan kelompok 4. Antara kelompok dan individu-individu 4. Di kelas tanpa murid 4. Antar tujuan jangka pendek dan jangka panjang Melalui pemecahan sejumlah ketegangan 1. Kecukupan ruang dan sumber Menurut cara-cara yang dipengaruhi oleh pandangan ideologis sekolah dan guruguru 1.>>>baca . Orientasi individu 3. Di luar sekolah 2. Personel 4.>>>baca Fungsi Guru dalam Manajemen Kelas. Pencapaian tujuan secara efektif 2. Antar peran 5. Wrag : 1997) Tulisan Lain     Mengenal Pembelajaran Kooperatif. Antar kelompok dan individu 4. Besarnya kelompok 2. Dengan murid memupuk perkembangan pengendalian diri tanpa perintah 6.C. Dengan murid peraturan tapi tanpa perintah 5. Usia dan latar belakang murid 3. Antar kepribadian 6. Di sekolah di luar kelas 3. Efisiensi 3. Tujuan 6. ruang 3. Antar keadaan sekarang dan yang akan datang Yang berbeda sifat dan keseriusannya menurut factor-faktor situasional 1. bahan 5.2. Antar kepribadian 6. Antar peran 5. Kewenangan + Tanggungjawab 6.>>>baca Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Moral Bangsa. Antar sekolah dengan kebudayaan 2.>>>baca Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Inggris di SD. Konteks organisasi 5. Orientasi Kelompok Model Konseptual Pengelolaan Kelas (M. Orientasi tugas 2. Imbalan dan hukuman Dalam berbagai konteks 1. KBM di kelas Dalam mewujudkan nilai-nilai tertentu 1. Antar pesan dan kepribadian 3.

 DownLoad E-Book Kumpulan Cerpen AA Navis dan lain lain. PGSD | 1 Komentar » 100 Istilah dalam Pemerintahan Posted on 6 Agustus 2011 by Pakde sofa 1 Administrasi Perencanaan Sistem pengaturan dan penyelenggaraan perencanaan tata ruang serta realisasi rencananya. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU No. (Sumber : Undang-undang No. tempat pengelompokan berbagai macam kegiatan dalam satu lokasi atau kawasan tertentu. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan) 5 Akuntabilitas Merupakan salah satu prinsip dari sepuluh prinsip Good Governance yang berarti meningkatkan akuntabilitas para pengambil keputusan di pemerintahan. PEMBELAJARAN. sektor swasta dan organisasi-organisasi masyarakat dalam segala bidang kepada masyarakat. Nomor 1 Tahun 2001) 7 Amdal Regional Hasil analisis mengenai dampak penting suatu usaha atau kegiatan yang . perdagangan. sehingga membentuk wilayah baru yang tidak terencana secara sempurna ) 4 Akuisisi Pengambilalihan kepemilikan suatu bank. (Media Internal Ditjen Otda-Info Otda. atau badan hukum lain. proses perencanaan dan pengaturan pelaksanaan segala kegiatan atau tindakan yang diperlukan untuk mengefektifkan atau mengimplementasikan perencanaan. sehingga perlu dipahami oleh seorang perencana. Interaksi PBM. kumpulan dua atau lebih pusat kegiatan.>>>baca Filed under: GURU. (Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang Baik” Mei 2001) 6 Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Merupakan perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggungjawaban secara periodik. system ini merupakan suatu proses dan prosedur yang melibatkan berbagai lembaga pemerintahan. 3 Aglomerasi Gabungan. dapat berupa kawasan industri. sedemikian rupa sehingga salah satu dari mereka dapat mempengaruhi pengelolaan atau kebijaksanaan dari orang yang lain atau badan hukum yang lain. 2 Afiliasi Hubungan antara seseorang atau badan hukum dengan satu orang atau lebih. swasta dan masyarakat yang terkait di wilayah perencanaan. atau sebaliknya dengan memanfaatkan adanya kebersamaan kepemilikan saham atau kebersamaan pengelolaan perusahaan (Sumber : UndangUndang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian). dan lain-lain ( yang dapat saja tumbuh melewati batas administrasi kawasan masing-masing. permukiman. administrasi perencanaan merupakan bagian yang sangat penting diproses perencanaan dan realisasi rencana.

523/KPTSI/693 Tgl. 13 Areal Pengusahaan Hutan Areal hutan yang telah dibebani Hak Pengusahaan Hutan atau Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (Sumber : Keputusan Menteri Kehutanan Ni. Puskesmas. eksploitasi. 16 September 1993 tentang Pedoman Perlindungan Hutan di Areal Pengusahaan Hutan). (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. (Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. (Sumber : Menual Teknis Operasinal (MTO) Pengembangan dan Pemanfaatan IPM dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Ditjen Bina Bangda 1998). seperti asosiasi pengusaha. 2002). (Sumber : Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. Kantor Pos. Depdagri. Pasar dan lain sebagainya. 9 Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha atau kegiatan. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik. yang dapat dijadikan sebagai acuan oleh berbagai pihak yang berkepentingan. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) Angka Harapan Hidup Waktu Lahir Perkiraan rata-rata lamanya hidup sejak lahir yang akan dicapai oleh sekelompok penduduk. 12 Area Pelayanan Dalam Ilmu Perencanaan Kota Istilah ini menyatakan area layanan suatu unit kelembagaan. misal : area pelayanan sekolah SD atau SMP atau SMA. sebagai komponen program ketiga dari program kerjasama RI-UNICEF periode 2001-2005 yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan sosial dan hukum bagi anak usia 0-18 tahun yang beresiko terhadap semua bentuk diskriminasi. asosiasi wirausaha perempuan atau asosiasi wira usaha muda. 16 Asosiasi Usaha Berdasarkan Sektor Tertentu . penyalahgunaan dan penelantaran. 8 AMPEK (Anak-Anak Yang Membutuhkan Perlindungan Khusus) Terjemahan dari Children in Need Special Protection (CNSP). 15 Asosiasi Usaha Berdasakan Topik Tertentu Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang dibentuk berdasarkan suatu topik atau fungsi spesifik. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) 10 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan / atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan / atau kegiatan. kekerasan. 14 ASIA (Analisis Situasi Ibu dan Anak) Suatu analisis yang bertujuan untuk melihat kondisi obyektif tentang anak dan perempuan di Kabupaten/Kota berdasarkan kelompok umur sasaran dalam siklus kehidupan keluarga dan dinaksudkan sebagai basis perencanaan program-program pembangunan SDM Dini.direncanakan terhadap lingkungan hidup dalam satu kesatuan hamparan ekosistem zona rencana pengembangan wilayah sesuai rencana umum tata ruang daerah dan melibatkan kewenangan lebih dari satu instansi yang bertanggung jawab. misalnya juga suatu daerah yang dilayani oleh suatu sistem angkutan umum.

17 Asosiasi Usaha Lokal Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang lebih memfokuskan diri pada pembangunan lokal dan isu kebijakan. mentakan kepedulian bersama dengan tetap menghargai hak orang lain untuk berbuat yang sama. (Sumber : Rancangan Kepmendagri tentang Pedoman Teknis Prosedur dan Mekanisme Investasi Daerah). 23 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Daerah (PD) Perusahaan yang pendiriannya diprakarsai oleh Pemerintah Daerah yang modalnya untuk seluruhnya atau untuk sebagian merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan. (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. meskippun mereka memiliki basis regional yang kuat dalam kelompok industri tertentu. Kimpraswil. BPD merupakan salah satu unsur pemerintah desa selain Kepala Desa. Dep. 2002). serta (4) melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemerintah Desa. Memformulasikan suatu agenda lobi. 22 Badan Perwakilan Desa (BPD) Lembaga yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999. (Sumber : Informasi Ringkas Program PSKP. Depdagri. mengakumulasikan keahlian khusus dan membangun pelayanan spesifik begi anggotanya jauh lebih mudah bagi suatu asosiasi sektor tunggal. untuk memenuhi kebutuhan atau memperjuangkan kepentingan bersama.(Sumber : Kepmendagri No. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik.05-93 Tanggal 12-8-1997 tentang Kepengurusan BKS-BUMDSI) 20 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Suatu institusi masyarakat atau organisasi masyarakat warga di tingkat kelurahan yang diprakarsai dan dikelola secara mandiri oleh warga. 2002). 2001) 21 Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Instansi pemerintah pusat yang menangani kegiatan penanaman modal dalam rangka penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA). (Sumber : UU No. 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah dan Peraturan Pelaksanaannya) 24 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) . (Makalah “Partisipasi Stakeholders : Teori dan Prakteknya di Indonesia”. BPD mempunyai 4 fungsi (1) mengayomi adat istiadat. (2) membuat peraturan desa.Stakeholders (lihat Stakeholders) dalam kebijakan usaha kecil dan menengah yang cenderung lebih berorientasi pada isu nasional. 539. Koperasi merupakan salah satu contoh dari Asosiasi Usaha Lokal. 19 Badan Kerjasama BUMD Seluruh Indonesia (BKS-BUMDSI) Wadah/forum kerjasama BUMD di seluruh Indonesia baik yang telah berbadan hukum atau belum berbadan hukum dengan tujuan mengembangkan dan memberdayakan usaha anggotanya. Depdagri. meskipun mereka memiliki struktur atas pada tingkat regional dan nasional. memecahkan persoalan bersama. Dirjen Perumahan dan Permukiman. akan tetapi belum diajukan pertanggungjawabannya (sekaligus penggantian) ke pemberi pinjaman. (3) menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. pada Lokakarya Pertisipasi Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik. 18 Backlog Pengeluaran yang sudah membebani rekening khusus.

23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). tempat pesawat udara berangkat. Perusahaan Perseorangan Terbatas (Persero) atau badan usaha lainnya yang dibentuk dengan peraturan perundang-undangan tersendiri. Kep. kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain. kebebasan samping dan menyediakan ruang untuk tempat berhenti sementara. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). (Sumber : Undang-Undang No. (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN?Ketua BAPPENAS No. mendarat dan parkir. 26 Bahu Jalan / Ambang Pengaman Jalan (Struktur bagian dari jalan) yang berdampingan dengan jalur gerak untuk melindungi perkerasan. 31 Barang Negara Barang bergerak dan barang tidak bergerak yang dimiliki/dikuasau oleh instansi pemerintah pusat yang sebagian atau seluruhnya dibeli atas beban anggaran pendapatan dan belanja negara serta perolehan lain yang sah. (Sumber : Undang-undang No.Perusahaan Jawatan (Perjan). 27 Baku Mutu Lingkungan Hidup Ukuran batas atau kadar makhluk hidup. 29 Bandara Lapangan dan gedung terminal. satwa dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dna perekembangannya berlangsung secara alami. (Sumber : Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konversi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya) 33 Cagar Biosfer Suatu kawasan yang terdiri dari ekosistem unik. 004/Ket/1/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). energi atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup.(Sumber : Undang-undang No. seperti waduk atau kolam air. 28 Banaj Tanah/Lahan Lembaga yang membebaskan tanah/lahan perkotaan diupaya membantu pengelolaan (menyediakan dan mengendalikan penggunaan tanah/lahan ruang kota sesuai rencana. singkatan dari bandar udara 30 Bangunan Hidrolik/Air Bangunan. Perusahaan Umum (Perum). menjamin. 48/KMK. zat. pengendali tingkat laku air akibat alami atau buatan. kesehatan. (Sumber: Lampiran Kepmendagri dan Otonomi Daerah Nomor 11 Tahun 2001) 32 Cagar Alam Kawasan suaka alam yang karena keadaan alam mempunyai kekhasan tumbuhan. 25 Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Setiap bahan yang karena sifat atau konsentrasi. jumlahnya. bendungan dan sebagainya. dan/atau ekosistem yang telah mengalami degradasi yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan bagi kepentingan penelitian dan pendidikan. dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup.012/1987 dan No. parkir dan kadang-kadang dipakai oleh pejalan kaki atau bersepeda. baik secara langsung maupun tidak langsung. 5 Tahun . untuk menanggulangi kekurangan air waktu kemarau dan kelebihan waktu penghujan.

43 Daerah Khusus Daerah-daerah yang berdasarkan amanat GBHN 1999 perlu ditangani secara khusus dalam rangka menuntaskan gejolak konflik yang mengarah pada disintegrasi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2001). 2000). training. T. 37 Corporate Plan BUMD Suatu pedoman bagi rencana pengembangan BUMD yang mendasar. misalnya civil works. daerah sekitar sungai. (makalah “Permasalah dalam Capacity Building Daerah”. 39 Currency Mata uang. yakni Aceh. meliputi punggung bukit atau gunung yang merupakan tempat sumber air dan semua curahan air hujan yang mengalir ke sungai.1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya). Maluku dan Maluku Utara. halaman 83). valuta asing sebagai alat bayar yang diterima oleh semua negara.A. 36 Commitment Fee Biaya yang dikenakan kepada peminjam atas dana pinjaman yang sudah tersedia akan tetapi belum ditarik.(Sumber : The World Bank. 690/448/PUMDA tanggal 6 Juli 2000 perihal Pedoman Penyusunan Corporate Plan bagi PDAM). 38 Crash Program Method Salah satu metode yang dijadikan azas pemberdayaan masyarakat dalam realisasi program dan kegiatan Pemerintah Daerah. 40 Daerah Ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur yang terkait padanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek fungsional 41 Daerah Aliran Sungai (DAS) Suatu daerah tertentu yang bentuk dan sifat alamnya sedemikian rupa. 34 Capacity Building atau Pembangunan Kapasitas Pembangunan atau peningkatan kemampuan (capacity) secara dinamis untuk mencapai kinerja dalam menghasilkan out-put dan out-come pada kerangka tertentu.(Sumber : Surat Mendagri No. (Paduan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat. 35 Category Jenis pengeluaran dalam suatu proyek yang dibayar oleh pinjaman/loan yang bersangkutan. Dirjen Bangda. Metide ini mencakup upaya untuk melakukan keterpaduan program-program pembangunan lintas sektoral yang dimotori oleh instansi terkait. External Debt Management. Papua. sehingga merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya yang melalui daerah tersebut di fungsinya untuk menampung air yang berasal dari air hujan dan sumber-sumber air lainnya yang penyimpanannya serta pengalirannya dihimpun dan ditata berdasarkan hukum-hukum alam sekelilingnya demi kesinambungan daerah tersebut. . menyeluruh dan berkesinambungan untuk jangka waktu tertentu yang disusun oleh BUMD yang bersangkutan dengan memperhatikan potensi dan kendala yang ada serta lingkungannya. Oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia. 42 Daerah Inti Daerah yang mempunyai ciri potensi pertumbuhan ekonomi tinggi. sampai daerah dataran dan muara sungai. equipment dan sebagainya.

48 Ekosistem Tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan stabilitas dan produktivitas lingkungan hidup. istilah umum dipakai untuk menunjuk kepada suatu unsur penting di aset pemerintah atau pemberian jasa pelayanan pada umumnya. 45 Efective Date Tanggal dimana suatu naskah perjanjian mulai mengikat semua pihak dan pada saat itu pula penarikan dana dapat dilakukan. 23 Tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya). 50 Eksploitasi Kegiatan yang meliputi pengeboran sumur produksi dan injeksi untuk mencapai target kapasitas produksi.(Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintah Kota yang Baik “Mei 2001). daerah yang memuat sekelompok bangunan dengan bentuk arsitektur atau latar belakang sejarah yang berarti atau penting. Eksplorasi Kegiatan penyelidikan geologi. pembangunan fasilitas lapangan panas bumi untuk pembangkit tenaga listrik. (Sumber : Undang-undang No. (Sumber : Undangundang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup). 46 Efektifitas dan Efisiensi Salah satu prinsip dan sepuluh prinsip Good Governance yang berarti memberikan pelayanan pada masyarakat sesuai dengan kebutuhannya dengan menggunakan segala sumber daya secara optimal (Hasil seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang Baik Mei 2001) 47 Ekologi Hubungan timbal balik antara kelompok organisasi dengan lingkungannya.(Sumber : Kamus Kehutanan Edisi Pertama 1989). yang oleh pemerintah dilindungi dan dipelihara untuk mencegah kerusakan atau kemusnahan. pendidikan pemerintahan. di perkotaan lebih rumit dan di luar kota lebih langka.44 Daerah Konservasi/Lindung Wilayah yang dilindungi dan dipelihara untuk mencegah kerusakan atau kemunduran berat atau kemusnahan akibat perkembangan ekonomi sosial atau fisik. jaringan dan/atau bangunan-bangunan yang memberi pelayanan dengan fungsi tertentu kepada masyarakat maupun perorangan berupa kemudahan kehidupan mesyarakat. 49 Ekosistem Sumber Daya Alam Hayati Suatu hubungan timbal balik antara unsur-unsur dalam alam baik hayati maupun non hayati yang saling tergantung dan pengaruh mempengaruhi. memberi kenyamanan di lingkungan tempat seseorang . misal : bangunanbangunan kesehatan. 53 Fasilitas Kenyamanan Bangunan atau ruang. geofisika dan landaian suhu yang apabila diintegrasikan pada suatu daerah panas bumi dapat menghasilkan uap atau fluida melalui pengeboran sumur eksplorasi untuk mengetahui tingkat cadangan mungkin & tingkat cadangan terbukti. peribadatan. geokimia. sarana transportasi umum dan sebagainya. 52 Fasilitas / Sarana Bangunan atau ruang terbuka.

juga fasilitas-fasilitas yang secara nirlaba dimiliki dan dioperasikan oleh perorangan atau badan hukum misal : gereja. hal ini termasuk aspek lingkungan perkotaan. Tim Koordinasi P2D Pusat. 55 Fasilitator Desa (FD) Anggota masyarakat yang dipilih dalam proses musyawarah desa dan dianggap mampu memotivasi dan menyelenggarakan diskusi mengenai pengembangan potensi suatu sektor (hamparan). (Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. (indeks Pembangunan Regional. perpustakaan umum. Ditjen Bina Bangda Depdagri. lapangan olah raga (padanan kata = fasilitas lingkungan). 2001) . FLP ini sama dengan SPM (lihat Sarasehan Pemberdayaan Masyarakat). Berdasarkan kriteria BPS. 2002). misal : jalan. polisi dan pemadam kebakaran. 57 Fasilitator Kecamatan-2 (FK-2) Personil yang bertugas untuk mendampingi. dilakukan sesuai dengan ketentuan P2D. langgar. misal penambilan kota yang estetis.bertempat tinggal. surau. bekerja dan bersantai. 2002). memfasilitasi pelaksanaan P2D khususnya terkait dengan aspek kelembagaan dan partisipasi masyarakat. kantor pos. yang menjadi pusat informasi akomodasi. Ditjen Bina Bangda Departemend Dalam Negeri dan Otonomi Daerah. namun SPM skala lebih kecil yaitu di tingkat desa. Disburnement Handbook. menyenangkan dan memberikan kenyamanan yang ditawarkan oleh lingkungan perkotaan. 58 Flat Hunian yang berada pada satu lantai dan merupakan bagian dari bangunan rumah bertingkat. 60 Forum Lintas Pelaku (FLP) Forum terbuka skala Kabupaten (dan juga provinsi).(Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. 2002). Tim Koordinasi P2D Pusat. Sekretariat PMP3. sesorang atau keluarga dianggap berada di bawah garis kemiskinan jika setiap anggota keluarga mengkonsumsi rata-rata kurang dari 2100 kal. pusat pelayanan kesehatan.(Bahan-bahan Materi TOTMASI.(Sumber : The World Bank. halaman 19). sekolah. membantu kelancaran kegiatan P2D di tingkat Kecamatan. 56 Fasilitator Kecamatan-1 (FK-1) Pejabat dari kantor kecamatan yang membidangi tugas pemberdayaan masyarakat.(Sumber : Panduan Teknis Administrasi Desa. 61 Garis Batas Kemiskinan garis demarkasi yang mengindikasikan suatau keluarga dianggap miskin atau tidak. dengan cat. pasar. Pada hakekatnya siapapun yang berkepentingan dengan Jaringan Pengaman Sosial-Penanggulangan Kemiskinan (JPS-PK) bisa ikut serta dalam forum ini. masjid. Tim Koordinasi P2D Pusat. yang berfungsi sebagai salah satu sarana kontrol publik. 59 Foreign Expenditure Pengeluaran dalam mata uang di luar negeri peminjam untuk barang-barang/jasa yang suplai dari negara lain. bahwa maknanya dikhususkan pada fungsinya bukan pada bangunannya 54 Fasilitas Komunitas/Lingkungan Bangunan yang dimiliki oleh pemerintah dan atau masyarakat yang diperlukan serta digunakan oleh orang banyak. taman. Tahun 2000).

012/1987 dan Nomor Kep.(Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 185/KMK. Profesionalisme.(makalah “Sistem Akuntansi Pemerintahan”.62 Garis Sepadan Bangunan garis batas dalam mendirikan dalam suatu persil atau petak yang tidak boleh dilewatinya. oleh Mulia P. LSM dan lain-lain) untuk bersama-sama merumuskan berbagai kesepakatan yang berkaitan dengan manajemen pembangunan dalam suatu wilayah hukum atau administratif tertentu. (Sumber : Undang-undang No. 64 Good Governance (Tata Pemerintahan yang Baik) Suatu tata pemerintahan atau Governance (lihat Governance/Tata Pemerintahan) yang mendasarkan diri pada prinsip-prinsip (yang kemudian dikenal dengan “Sepuluh Prinsi Tata Pemerintahan yang Baik”). belakang atau pun samping. antara lain : Partisipasi.(makalah “Sistem Akuntansi Pemerintahan’. Visi Strategis. 69 Guarantee Fee Sejenis biaya atas dikeluarkannya jaminan kredit ekspor yang harus ditanggung oleh penerima kredit ekspor. 68 Grant atau Hibah Luar Negeri Setiap penerimaan negara baik dalam bentuk devisa maupun dalam bentuk barang ataupun dalam bentuk jasa yang diperoleh dari pemberi hibah luar negeri yang tidak perlu dibayar kembali. baik secara pribadi maupun kelompok (perusahaan. 65 Governance (Tata Pemerintahan) Suatu mekanisme interkasi para pihak terkait yang berada di lembaga pemerintahan.03/1995 dan Nomor Kep. 63 Gerakan Koperasi Keseluruhan organisasi koperasi dan kegiatan perkoperasian yang bersifat terpadu menuju tercapainya cita-cita bersama koperasi. Departemen Keuangan Republik Indonesia). Nasution. oleh Mulia P. Departemen Keuangan Republik Indonesia). 004/Ket/1/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). asosiasi. Ekuntabilitas dan Pengawasan. (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 48/KMK. garis ini bisa membatasi fisik bangunan kearah depan. Penegakan Hukum. (Hasil Seminar Nasional “Tata Pemerintahan Kota yang baik” Mei 2001). Efektifitas dan Efisiensi. legislatif dan masyarakat. Responsivness/Tanggap. Kesetaraan. Nasution. 67 Government Finance Statistic Yearbook (GFSY) Terbitan Tahunan dari statistik keuangan mengenai kegiatan pemerintahan (lihat Government Finance Statistic – GFS) yang berhubungan dengan transaksi-transaksi keuangan negara. mewujudkan adanya penegakan huum dan kepastian hukum yang adil Transparansi. 031/Ket/5/1995 tentang Tata Cara Perencanaan Pelaksanaan ? Penata Usahaan dan Pemantauan Pinjaman / . 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian). dalam format yang sesuai untuk analisa ekonomi dan dapat diterima secara internasional. 66 Governanse Finanse Statistic (GFS) Sistem pengumpulan data statistik keuangan mengenai kegiatan pemerintahan yang berhubungan dengan transaksi-transaksi keuangan negara.(Hasil Kesepakatan Bersama antara Asosiasi DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia).

hewan dan manusia dengan kondisi tertentu pada permukaan bumi 72 Hak Atas Ruang Hak-hak yang diberikan atas pemanfaatan ruang daratan. 71 Habitat Lingkungan tempat tinggal khas bagi seseorang atau kelompok masyarakat. segala sesuatu asal tidak bertentangan dengan jiwa dan ketentuan perundangan dapat diberikan selama jangka waktu tertentu atau selama tanahnya dipergunakan untuk keperluan tertentu. tempat hidup yang alami (bagi tumbuh-tumbuhan dan hewan). dari satu bagian ZEE atau laut lepas meuju kegian dari ZEE atau laut lepas. yang bukan perjanjian sewa menyewa atau perjanjian pengolahan tanah. dengan jangka waktu paling lama 30 tahun. HGB dapat beralih dan dialihkan kepada pihak lain (UPA60). 78 Impoverishment . 74 Hak Lintas Damai Hak yang diberikan kepada semua jenis kapal asing untuk berlayar melewati laut teritorial dan perairan suatu negara yang tidak mengganggu kedamaian. 77 Iklim Usaha Kondisi yang diupayakan oleh Pemerintah berupa penetapan berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan diberbagai aspek kehidupan sosial ekonomi. 70 Gugus Kepulauan Kumpulan dari pulau-pulau yang saling berdekatan yang terdiri dari berbagai tipe dan ukuran yang mempunyai ikatan/hubungan satu dengan yang lain. lingkungan kehidupan asli. (biologi) tempat hidup organisme tertentu. ruang lautan dan ruang udara. 75 Hak Lintas Transit Hak yang diberikan kepada semua jenis kapal asing untuk berlayar melewati selat yang digunakan untuk pelayaran Internasional secara cepat dan tidak terputus. (Sumber Undang-Undang No. ketertiban umum dan keamanan negara yang dilaluinya. orang atau badan hukum yang mempunyai hak guna bagunan luas serta keadaan bangunan-bangunan jangka waktu tersebut dapat diperpanjang dengan waktu paling lama 20 tahun. 76 Hak Pakai Hak untuk menggunakan dan/atau memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung oleh negara atau tanah milik orang lain. yang memberi wewenang dan kewajiban yang ditentukan dalam keputusan pemberiannya oleh pejabat yang berwenang memberikannya atau dalam perjanjian dengan pemilik tanahnya. (Sumber : Peraturan Menteri Dalam Negeri No. (geografi) tempat kediaman atau kehidupan tumbuhan. 73 Hak Guna Bangunan (HGB) Hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan di atas tanah yang bukan miliknya sendiri. agar masyarakat memperoleh kesempatan yang sama dan dukungan berusaha yang seluar-luasnya terutama bagi usaha kecil sehingga berkembang menjadi tangguh dan mandiri.9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil). dengan pembayaran atau pemberian jasa apapun (UPA60).Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). HGB dapat diberikan kepada warga Indonesia dan badan hukum yang didirikan menurun hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia. 8 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang di Daerah). dengan cuma-cuma.

Suatu proses yang aktif yang memusnahkan akses masyarakat pada banyak pilihan atau proses pelemahan dalam berbagai sektor, ekonomi, ekologi, sosial, politik, budaya dan mengenai pada mayoritas masyarakat kita.(Makalah oleh Ir. Sutan Hidayatsyah, M. Sp., dalam Seminar Nasional tentang Penguatan Komunitas sebagai Pilar Pembangunan, April 2002). 79 Indeks Gini Suatu koefisien yang berkisar dari angka 0 sampai angka 1. koefisien tersebut menjelaskan kadar kemerataan (ketimpangan) distribusi pendapat nasional. Semakin kecil koefisinnya, pertanda semakin baik distribusi pendapatan nasionalnya.(Indeks Pembangunan Regional, Departemen Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, 2001). 80 Indeks Pembangunan Manusia Suatu alat yang dapat dipergunakan untuk mengukur aspek-aspek yang relevan dengan pelaksanaan otonomi dan pembangunan daerah sebagai indeks komposit yang secara generic terdiri dari 3 komponen utama, yaitu : 1. Kawasan Pemerintah; 2. Perkembangan Wilayah; 3. Kebudayaan Masyarakat. (Sumber : Makalah Deputy Regional dan Sumber Daya Alam Pada Konasbang 2001). 81 Indikator Ukuran kwantitatif atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan. (Sumber : Proyek Pengembangan Program Transmigrasi dan PPH Tahun 2001). 82 Jalan Salah satu prasarana perhubungan yang berperan penting untuk mempermudah arus transportasi.(Sumber : Kamus Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Kamus Data Perumahan dan Pemukiman tahun 1997). 83 Jalan Akses Desa Jalan yang menghubungkan antara satu desa dengan jalur atau tempat lainnya, misalnya; Jalan raya, jalan desa lainnya dan sebagainya. (Sumber : Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat No. 10/KPTS/1994) 84 Jalan Desa Jalan lingkungan dalam suatu desa yang menjadi jalur-jalur lalu lintas untuk mendukung kegiatan di dalamnya.(Sumber : Keputusan Menteri Transmigrasi dan Permukiman Perambah Hutan No. 36/MEN/1995, Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 85 Jalan Lingkungan Jalan yang sirinya berperan sebagai penghubung lalu lintas dalam suatu lingkungan. 86 Jalan Penghubung Jalan yang merupakan peran penghubung antara satu tempat dengan suatu tempat/lokasi lainnya. (Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 87 Jalan Utama Jalan yang penting dan utama bagi arus transportasi. (Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka Kamus Data Perumahan dan Permukiman Tahun 1997). 88 Kabupaten Partnership for Local Economic Development (KAPLED) Kemitraan (lihat Program Kemitraan bagi Pengembangan Ekonomi Lokal – KPEL) pada tingkat Kabupaten yang berfungsi untuk merumuskan kebijakan-kebijakan atau rencana tindak bagi pengembangan cluster suatu komoditas yang lebih spesifik dan

berdampak langsung pada kelompok-kelompok spesifik. Anggota KAPLE adalah pemerintah dan swasta di wilayah Kabupaten / Kota serta wakil kelompok masyarakat. (Definisi: Bappenas, UNDP, UN Center for Settlements). 89 Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Laporan berkala mengenai perkembangan kegiatan perusahaan penanaman modal 90 Macro Community Development Method Salah satu metode yang dijadikan azas pemberdayaan masyarakat dalam realisasi program dan kegiatan Pemerintah Daerah. Metode ini berupaya memperluas wawasan aparat Pemda dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap konsep: (1) pembangunan berlandaskan pada kemampuan masyarakat; (2) penciptaan Community Center sebagai basis perencanaan pembangunan; dan (3) peningkatan partisipasi komunitas masyarakat. (Panduan Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan Masyarakat, Dirjen Bangda, TA 2000) 91 Naskah Perjanjian Luar Negeri(NPLN) Suatu naskah perjanjian atau suatu naskah lainnya yang merupakan kesepakatan mengenai pinjaman atau hibah luar negeri yang ditandatangani oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Pemberi Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PPHLN). (Sumber : SKB Menteri Keuangan dan Meneg PPN/Ketua BAPPENAS Nomor 48/KMK.012/1987 dan Nomor Kep. 004/Ket/1987 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Penata Usahaan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri Dalam Rangka Pelaksanaan APBN). 92 Obligasi Pinjaman yang diperoleh dari penertiban surat utang. 93 PAP (Pembinaan dan Administrasi Proyek) Dana yang bersumber dari APBN atau APBD yang digunakan untuk kegiatan administrasi, pembinaan, pemantauan dan pengendalian program. 94 Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) Forum musyawarah/rapat koordinasi, sosialisasi, pengambilan dan perumusan keputusan mulai dari tingkat desa sampai tingkat nasional dan dianggap sebagai mekanisme Pedoman Penyusunan Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan di Daerah. Istilah Rakorbang pada tiap tingkatan antara lain (1) Tingkat Desa/Kelurahan dalam Musbangdes, (2) Tingkat Kecamatan dalam UDKP (lihat UDKP), (3) Tingkat Kabupaten/Kota dalam Musyawarah Pembangunan Daerah Tk. II (Musbangda II), (4) Tingkat Propinsi pada Musbangda I, (5) antar wilayah pada Konregbang, dan (6) Tingkat Nasional pada Konasbang. 95 Sarana Lingkungan Fasilitas penunjang yang berfungsi untuk menyelenggarakan dan pengembangan kehidupan ekonomi, sosial dan budaya.(Sumber : Undang-Undang RI No.24 Tahun 1992 tentang Tata Ruang). 96 Taman Hutan Raya Kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan/atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan/atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budidaya pariwisata dan rekrasi. (Sumber Undang-Undang No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya) 97 Unit Daerah Kerja Pembangunan (UDKP) Merupakan Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) di tingkat Kecamatan.

UDKP sangat strategis sebagai wahana warga masyarakat untuk proses-proses pengambilan keputusan tentang kegiatan yang akan dilakukan, wahan sosialisasi dan penyebaran informasi tentang latar belakang, manfaat, sasaran dan hal-hal lain yang berkaitan dengan progarm pembangunan prasarana perdesaan berbasis pemberdayaan masyarakat. Ada beberapa tahapan UDKP, antara lain (1) UDKP-1 merupakan tahapan sosialisasi dan kesepakatan kerja; (2) UDKP-2 merupakan tahap penyusunan dan kesepakatan atas Rencana Strategis Kecamatan; (3) UDKP-3 merupakan tahapan penyusunan Progaram Investasi Kecamatan (PIK); (4) UDKP-4 merupakan tahapan penetapan bentuk pelaksanaan tahun berikutnya. (Panduan Pelaksanaan P2D T.A 2001 – 2003, TIM Koordinasi Pusat P2B) 98 Vicious Circle of Poverty and Backwardness Diterjemahkan sebagai lingkaran setan kemisikinan dan keterbelakangan adalah kondisi suatu masyarakat yang berada dan sulit untuk keluar dari kemiskinan dan penyebab kemiskinan itu sendir. Produktifitas rendah; Pendapatan Rendah; Pendapatan Nasional Rendah; lemahnya infrastruktur pendukung investasi; Sempitnya lapangan kerja; Pengangguran; daya beli dan daya motivasi kerja yang rendah; dan akhirnya kembali pada rendahnya produktivitas. Strategi mengatasi masalah kemiskinan tersebut adalah dengan memotong siklus melalaui peningkatan di bidang sarana fisik dan SDM, yang bermuara pada tergeraknya investasi dari dalam dan menarik investasi dari luar. (Makalah “Konsepsi, Strategi dan Kebijakan Pembangunan Kawasan Cepat Tumbuh dan Kumuh”, Direktorat Permukiman dan Perumahan, Bappenas, 2002) 99 Wilayah Ruang yang merupakan kesatusan geogrofis beserta segenap unsur terkait padanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administrasi dan/atau aspek fungsional. (Sumber : Undang-Undang No.24 tahun 1992 tentang Tata Ruang) 100 Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Bagian dari laut lepas berupa suatu jalur laut yang terletak di luar dan berdampingan dengan laut teritorial yang lebarnya tidak melebihi 200 mil laut diukur dari garis pangkal. resources http://www.depdagri.go.id/

Tulisan Lain
       Pornografi dalam Perspekti Sejarah;>>>baca Manajemen Pemberantasan Korupsi;>>>baca Pendidikan dan Peningkatan Kualitas Moral Bangsa;>>>baca Pancasila sebagai Falsafah;>>>baca Hak dan Kewajiban Warga Negara;>>>baca Sejarah Kuno Bangsa Amerika;>>>baca Materi Pokok Fisiologi Hewan;>>>baca

Filed under: FISIP/HUKUM, Pendidikan IPS SD | Tinggalkan sebuah Komentar »

memparafrasakan berarti menguraikan kembali suatu teks dalam bentuk lain. yakni mengungkapkan karya sastra dalam bentuk tulisan dari bentuk puisi ke dalam bentuk prosa. Hal senada juga dikemukakan Hartadi (1995:87) bahwa parafrasa sama artinya dengan menyadur. penyair menyampaikan idenya dengan menggunakan bahasa yang padat dan penuh arti sehingga tidak mudah ditangkap atau dimengerti maksudnya. kita juga harus mengetahui suasana perasaan atau batin pengarangnya. dan lain-lain. parafrasa berarti (1) pengungkapan kembali suatu tuturan dari sebuah tingkatan atau macam bahasa menjadi yang lain tanpa mengubah pengertian. kata syair berasal dari kata dasar sya’ara ( ) yang berarti menembang.Memparafrase Syair Posted on 28 Juli 2011 by Pakde sofa Memparafrase Syair Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia . kata syair diperoleh dari proses penadhoman dalam ilmu shorof. terlebih dahulu harus memahami tema puisi tersebut dan memahami pesan atau amanat apa yang dikemukakan oleh pengarang. Salah satu cara untuk mengerti ide atau maksud penyair yang terkandung dalam puisinya. Selain itu. Istilah parafrasa berhubungan erat dengan karangan terikat. Hakikat Syair Syair merupakan salah satu jenis puisi lama yang paling terkenal dalam khazanah kesusastraan Indonesia lama atau kesusastraan Melayu klasik. Bahwa istilah parafrasa diartikan dengan menyadur puisi ke dalam bentuk prosa atau memprosakan bentuk puisi sebagai karangan terikat ke dalam bentuk karangan yang bebas. Sebab. syair. Mengungkapkan isi sebuah puisi secara tertulis ke dalam kalimat bebas bukanlah pekerjaan mudah. dengan maksud untuk dapat menjelaskan makna yang tersembunyi. Istilah syair berasal dari kata Arab Syi’ir. Agar memperoleh hasil yang baik. yakni dengan membuat parafrasa itu ke dalam bentuk prosa. sajak. (2) penguraian kembali suatu teks (karangan) dalam bentuk susunan kata-kata yang lain. Sementara itu. dengan inti karangan tetap berkisar pada masalah pokok puisi yang disadurnya. bersyair. misalnya puisi. bertembang. yang kemudian dalam proses penadhoman diperoleh kata syaair ( ) yang . Walaupun pengungkapan puisi umumnya menggunakan gaya bahasa naratif atau bersifat menguraikan. yang berarti perasaan yang menyadari. namun hasil saduran atau parafrasa harus tetap menarik dan penuh pesona di samping harus memperjelas maksud dan tujuan karya itu sendiri. bahasa prosa merupakan bahasa yang mudah ditangkap maksud dan ide pengarang. Dalam puisi. dengan tidak mengubah isi puisi sedikit pun. Baik puisi maupun prosa merupakan hasil karya sastra dari seorang sastrawan. Jika dirunut melalui ilmu shorof tersebut.

syair berfungsi sebagai media penyampaian pesan-pesan leluhur kepada generasi penerus. Akan tetapi. yakni (1) tiap bait terdiri dari empat baris. dan ada juga syair yang hanya terdiri atas dua baris dengan rima akhir a-b atau a-a. sajak atau puisi. Syair juga memiliki aturan yang ketat. Syair tidak terdapat sampiran. (2) keempat baris itu mengandung isinya. Sebaliknya. dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. ternyata tidak hanya itu saja. Syair umumnya berisi suatu cerita atau suatu uraian panjang. . Adapun macam-macam syair tersebut adalah sebagai berikut. (3) syair untuk menguraikan cerita sehingga tidak cukup hanya satu bait tetapi memerlukan beberapa bait. dan juga merupakan pengolahan bebas dari sebuah prosa. Ada pula syair yang berpola a-b-a-b dan a-a-a-b yang keempat barisnya tetap merupakan satu kesatuan arti. syair didendangkan oleh seorang tukang cerita atau yang disebut pawang Pendendangan syair biasanya dilakukan dalam suatu acara tertentu. baik berupa nasihat atau cerita. Namun. Sementara itu. syair berarti karangan bersajak yang tiap-tiap rangka atau baitnya terdiri dari empat baris atau larik yang sama bunyi hujungnya. yakni yang terdiri atas tiga baris dengan rima a-a-b. syair juga berfungsi sebagai pelipur lara atau hiburan bagi masyarakat. Misalnya upacara-upacara adat. Fungsi Syair Syair merupakan bentuk puisi lama yang sangat digemari oleh masyarakat Melayu di masa lampau. sejarah. pada hakikatnya syair merupakan salah satu bentuk kesusastraan Melayu klasik yang berupa karangan bersajak yang tiap-tiap bait terdiri dari empat baris yang bersajak sama. (5) tiap baris terdiri dari dua periodus dan tiap periodus terdiri dari dua patah kata (Baribin 1990:21). (4) pola sajak akhir a-a-a-a. maka syair tidak pernah terdiri dari satu bait. petuah-petuah. Syair juga berisi cerita anganangan. Di dalam Kamus Bahasa Melayu Nusantara (2003:2647). bahkan beratus-ratus bait. Umumnya persajakan atau rima syair berpola a-a-a-a. Syair bermula dari sastra lisan. kata syair berarti puisi lama yang tiap bait terdiri atas empat larik atau baris yang berakhir dengan bunyi yang sama. patokan tersebut tidaklah baku. dan lain-lain. syair selalu terdiri berpuluh-puluh bait. syair dapat dibagi menjadi lima golongan berdasarkan isinya. Pada masa lampau. Sementara itu. pertunjukan seni. Oleh karena tergolong puisi naratif. Syair merupakan bentuk puisi lama yang digunakan untuk bercerita atau berkisah. Bahkan sering pula syair digunakan dalam suatu nyanyian-nyanyian. Selain itu. yang perlu diingat bahwa syair mengandung nilai-nilai luhur. kata syi’ir dipakai untuk menyebut ‘tembang’. Semua baris syair mengandung isi atau makna yang hendak disampaikan Namun.berarti penembang atau ahli bertembang. Oleh sebab itu. Macam-Macam Syair Menurut Fang. Selain itu terdapat pula bentuk syair yang kurang luas penggunaannya. Selain itu.

Syair Ken Tambuhan. Syair Undakan Agung Udaya. dan lain-lain. Biasanya. Syair Kiasan Syair kiasan atau simbolik merupakan syair yang bersifat kias atau sindiran terhadap suatu kejadian atau perbuatan seseorang.a. Syair Bunga Air Mawar. syair perang juga termasuk syair sejarah yang paling banyak dihasilkan. Syair Ibadat. pengajaran yang berhubungan dengan keagamaan. 1) Syair Sufi Syair sufi merupakan syair yang dikarang oleh tokoh sufi. dan lain-lain. Contoh syair yang termasuk syair panji antara lain: Syair Damar Wulan. Syair Sri Banian. dan hikayat. Syair Siti Zubaidah Perang Melawan Cina. Contoh syair ini antara lain Syair Kiamat. Contoh syair yang termasuk syair kiasan antara lain Syair Burung Pungguk. Syair Anggreni. Syair Rukun Haji. Syair Putri Akal. Syair Kumbang dan Melati. Contoh syair ini ialah syair-syair karya Hamzah Fansuri. Contoh syair yang termasuk syair romantis antara lain Syair Bidasari. Syair Raja Siak. c. Biasanya berisi perenungan-perenungan manusia tentang kehidupan yang dikaitkan dengan ketuhanan. Syair Nuri. d. dan lain-lain. dan lainlain. Syair Panji Semirang. e. Syair Abdul Muluk. Sebagian besar syair romantis menguraikan tema yang biasa terdapat di dalam cerita rakyat. Syair Romantis Syair romantis merupakan syair yang berisi dongeng atau angan-angan seorang pengarang. Syair Agama Syair agama merupakan syair yang berisi nasihat. Syair Pelanduk Jenaka. Syair Sejarah Syair sejarah merupakan syair yang berisi unsur sejarah atau syair yang berdasarkan peristiwa sejarah. . Syair Yatim nestapa. Syair Perang di Banjarmasin. Syair Panji Syair panji merupakan syair yang berisi cerita atau hikayat dari kesusastraan Jawa atau cerita panji. Berdasarkan isinya. Oleh karena itu. b. Contoh syair yang termasuk syair sejarah antara lain Syair Perang Mengkasar. Syair Wayang Kinudung. Syair Sinyor Kosta. pelipur lara. Syair Cinta Birahi. Syair Nyamuk dan Lalat. Di antara peristiwa sejarah yang paling penting adalah peperangan. 2) Syair yang Menerangkan Ajaran Ialam Syair ini berisi tentang ajaran-ajaran yang ada dalam agama Islam. syair agama dibagi menjadi empat macam. pengiasan itu digunakan tokohtokoh binatang atau tumbuh-tumbuhan. dan lain-lain.

PGSD. guru harus selalu mengingat keterbatasan-keterbatasan yang melekat pada anak di tahapan ini. Filed under: Bahasa. dsb. Anak-anak terfokus kepada apa yang terjadi saat ini. atau apa yang sudah mereka alami. Hal ini berimplikasi signifikan pada pembelajaran. 4) Syair Nasihat Syair nasihat merupakan syair yang bermaksud memberi pengajaran dan nasihat kepada pendengar atau pembacanya. Anak juga peduli pada tujuan fungsional bahasa (untuk apa kalimat itu dipakai) namun tidak terlalu peduli terhadap “kebenaran” (correctness) yang dikehendaki oleh orang dewasa dan tidak bisa memahami bahasa rumit yang digunakan orang dewasa untuk menjelaskan konsep-konsep linguistik. dan lain-lain. Hal inilah yang dinamakan konktretisasi dan kontekstualisasi (akan dibahas kemudian) . Berikut adalah beberapa rambu-rambu umum yang bisa diterapkan guru di dalam kelas bahasa Inggris di SD 1) Jangan menjelaskan grammar secara eksplisit menggunakan istilah-istilah seperti past tense. Contoh syair ini antara lain Syair Nabi Allah dengan Fir’aun. penjelasan. perilaku guru atau lainnya (Hadley. Aturan. Syair Yusuf. dan beberapa pembicaraan abstrak tentang bahasa harus betul-betul memakai pendekatan yang ekstra hati-hati. Syair Nasihat Lakilaki dan Perempuan. SEKOLAH MENENGAH | 1 Komentar » Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Inggris di SD Posted on 25 Juli 2011 by Pakde sofa Fitur Umum Anak Anak dalam Mempelajari Bahasa Bahasa Inggris di SD Mengingat perkembangan intelektual anak (sampai usia 8 tahun) masih dalam tahap intelektual yang disebut oleh Piaget operasional konkrit. Alangkah lebih baiknya guru mencontohkan pola-pola kalimat termaksud dengan ilustrasi konkrit bisa berupa gambar. dan lain-lain. Syair Isa. relative clause. Contoh syair ini antara lain Syair Nasihat Bapa Kepada Anaknya. Syair Nasihat. 2001).3) Syair Anbia Syair anbia merupakan syair yang mengisahkan riwayat hidup para nabi. tidak terlalu mementingkan untuk tahu atau mengerti apa yang akan terjadi nanti.

hidup dan menyenangkan. 2. Aktivitas belajar yang membosankan sangat mungkin tercipta di atmosfir pembelajaran kita. Karena belajar bahasa Inggris bisa jadi terlalu sulit untuk anak. Hindari aktivitas yang membuat mereka harus mengingat kejadian lalu atau kejadian yang akan datang dalam durasi yang cukup lama. Lalu. Pembelajaran yang terlalu sulit ataupun terlalu mudah bagi siswa. mutlak harus dihindari. Secara umum. disadari ataupun tidak. 3) Beberapa konsep gramatika bisa lebih menarik perhatian siswa jika guru mendemonstrasikannya. Rentang Perhatian Salah satu perbedaan menonjol anak dan orang dewasa adalah dari sisi rentang perhatiannya.2) Aturan yang abstrak dan sulit dibayangkan siswa alasannya. guru berkata I‟m walking to the door. maka tugas gurulah untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris bisa terkemas menarik. kondisi pembelajaran yang tidak berhasil dikondisikan guru untuk sesuai dengan usia dan kemampuan siswa akan menjadikan pembelajaran terlalu sulit ataupun terlalu mudah. memegang. Ketikapun mereka mampu melakukannya. cepat bosan dan „terpicu‟ untuk membuat keributan. misal: sampai berjalan ke depan pintu. Pertama. maka aktivitas harus dirancang untuk menangkap minat mereka dengan segera. bisa menjadi penyebab atmosfir kebosanan melanda suasana pembelajaran. gaya mengajar yang terlalu „dewasa‟ baik dari sisi bahasa yang digunakan guru maupun dari sisi penyajian konten pembelajaran akan membuat siswa merasa aktivitas yang mereka lakukan tak berguna. Simpan anak di depan tivi yang menayangkan film kartun favoritnya. berikut beberapa gambaran tips sederhananya. juga akan memicu rentang perhatian yang pendek. meraba atau memanipulasi sesuatu melainkan hanya memaku mereka di tempat duduk. Lebih baik guru memberikan contoh kalimat dengan mengulang-ulangnya. atau guru mentransfer apa yang diketahui kepada siswa dan siswa tidak aktif „memanipulasi‟ pembelajaran. kita harus memahami apa itu rentang perhatian. Lalu. Bagaimana caranya mengenai pemilihan materi dan model pembelajaran bahasa Inggris. Tapi rentang perhatian yang pendek akan muncul jika anak terlibat dalam satu aktivitas yang membosankan. Gaya mengajar guru di kelas misalnya. . 1) Karena anak selalu terfokus pada saat ini dan sekarang. akan membuat rentang perhatian anak menjadi pendek. Pembelajaran yang tidak memfasilitasi anak untuk bergerak dari tempat duduknya. 4) Beberapa konsep atau pola-pola yang sulit perlu diulang-ulang agar otak dan telinga anak mudah berkoordinasi. 2) Kegiatan harus beragam agar minat anak terjaga dan perhatian anak tetap ada. Hal inipun akan memicu rentang perhatian yang pendek tadi. misal: untuk membuat pernyataan menjadi pertanyaan tambahkanlah do atau does. Mengulang-ulang contoh kalimatnya lebih baik dibanding mengulang-ulang penjelasan/aturan yang dimaksud. Jadi jangan membuat asumsi bahwa anak memiliki rentang perhatian yang pendek. aktivitas sejenis ini tak akan terlalu menarik minat mereka. maka dia akan tahan berjamjam di depan tivi. Anak akan mampu memformulasikan sendiri aturan yang dimaksud jika contoh yang diberikan guru jelas. tidak berguna atau terlalu sulit. yang hanya memakai one way teaching.

Input Sensor Anak harus terstimulasi seluruh inderanya. maka itu yang sebaiknya dilakukan demi untuk menjaga antusiasme siswa. dengan penuh candaan namun tidak menjadikannya bahan tertawaan. Rasa penasaran terkait erat dengan antusiasme siswa. Atau aktivitas-aktivitas lain sejenis. Menggunakan bahasa membutuhkan partner sebagai pendengar. bisa „diperbaiki‟ tanpa menyakiti si anak. 3) Alat sensor membantu anak menginternalisasi konsep-konsep. Bayangkan ruang kelas itu adalah panggung dimana guru sebagai aktornya. 4) Guru harus memiliki rasa humor yang tinggi untuk tetap tertawa sambil belajar. memperagakan atau menunjuk kosa kata yang kita ajarkan. usahakan semua alat sensor ini dieksplorasi penggunaannya oleh guru melalui konteks-konteks pembelajaran yang menarik. „Kesalahan‟ yang diperbuat siswa ketika belajar bahasa Inggris. . Caranya: 1) Berikan aktivitas fisik yang cukup dalam pembelajaran. maka jadilah komedian. 3) Guru harus “hidup” dan antusias terhadap pelajaran. dalam pembelajaran. dengan menyajikan aktivitas yang monoton di setiap pembelajaran. Penting untuk diingat. Aktivitas guru harus melibatkan organ visual dan auditori anak. Percakapan sederhana untuk mengkontekstualisasikan kapan ekspresi-ekspresi tertentu digunakan. 3. mendengarkan tape recorder. Pembelajaran mengharuskan guru menyanyi. Aktivitas kelompok bisa diaplikasikan untuk membuat anak saling mengeksplorasi penggunaan bahasa yang mereka ketahui. gambar. gesture (gerak tubuh). Karena selera humor anak berbeda dengan orang dewasa. Misal dengan aktivitas bermain peran (role play). serta sentuhan guru. Jangan lewatkan rasa penasaran yang sebenarnya ada si setiap anak. semakin hal tersebut menunjukkan antusiasmenya terhadap pembelajaran. melihat video. Oleh karenanya.Anak secara umum memiliki beragam gaya belajar. Semakin ia penasaran dengan apa saja yang mungkin ia dapati di pembelajaran. Pastikan guru mengeksplorasi rasa itu sejauh mungkin agar perhatian anak tetap terfokus pada kegiatan pembelajaran. maka pastikan humor anda sesuai dengan selera anak. 5) Anak memiliki sejumlah besar rasa penasaran. bahasa verbal guru juga penting. Bahasa tidak akan lengkap dipelajari jika tidak diajarkan dengan konteks penggunaannya. mendongeng bahkan menari sekalipun. Pastikan kegiatan pembelajaran mengakomodir kebutuhan setiap siswa yang berbeda berdasarkan gaya belajarnya. merasai makanan. Bermain peran untuk anak seusia SD tidak harus yang kompleks dan berdurasi lama. Jika harus menjadi komedian. Misalnya: mencium harum bunga. dengan porsi yang cukup. musik—semuanya adalah elemen penting untuk pembelajaran bahasa bagi anak. Aktivitas fisik bisa pula dieksplorasi dengan cara siswa diminta ke depan. itu bisa dibelajarkan dengan role play. karena anak akan tertarik juga pada mimik muka. Aktivitas berkelompok misalnya merupakan cara yang baik agar anak belajar kata dan struktur kata dan mempraktikan bahasa yang bermakna. bagaimana mengucapkannya. 2) Aktivitas praktis yang lain harus sejalan dengan tujuan membantu anak menginternalisasi bahasa. menyentuh tumbuhan dan buah-buahan. untuk apa fungsinya.

2) Guru harus sabar dan supportif untuk membangun kepercayaan diri anak. Ego mereka masih sedang terbentuk sehingga nuansa komunikasi yang tidak jelas bisa diinterpretasikan secara negatif. Tetap saja. bisa mencegah mereka dari berlatih pronunciation. Guru harus bekerja keras untuk memberikan pembelajaran bahasa yang bermakna bagi anak. Meski dalam satu dua hal guru menunjukkan kelembutan sikap dalam rangka menumbuhkan semangat siswa untuk belajar. Pada saat mereka berpartisipasi secara oral. Eksplorasi antusiasme mereka dengan sebaik-baiknya. luaskan toleransi dari guru jika mereka salah mengucapkan. Mereka tidak tertarik untuk berurusan dengan bahasa yang tidak berguna bagi mereka saat itu. Cerita. 2) Bahasa harus benar-benar diberikan dengan konteksnya. Mereka sangat sensitif terutama kepada teman sebayanya: apa yang orang lain pikirkan tentang saya. situasi dan . 1) Anak memiliki sensitivitas tinggi terhadap bahasa yang tidak otentik. upaya perbaikan harus menjadi targetan guru di setiap pembelajaran apapun kondisinya. Guru harus menolong mereka untuk mengatasi rintangan tersebut yang sangat potensial akan menghambat mereka. utamakan kesenangan mereka dalam hal mencoba hal-hal baru tersebut. agar mereka berkesempatan untuk mencoba sesuatu yang menarik. namun tak lantas kesalahan siswa tak dikoreksi karena takut menyakiti hati. tapi harus tegas dalam hal harapan-harapan terhadap siswa. Jangan pojokkan mereka dengan kesalahan yang sebenar-benarnya—seperti diungkap di atas—bukan kesalahan. Apa yang dipikirkan orang lain saat saya berbicara bahasa Inggris? Ketakutan jika ditertawakan atau diolok-olok saat salah mengucapkan satu kosakata misalnya. 4. Tidak selalu begitu! Anak-anak cenderung inovatif dalam produk bahasa. tapi tetap saja menghadapi banyak rintangan. 5. terutama berlatih mengucapkan kosakata baru atau ekspresi-ekspresi sederhana dalam Bahasa Inggris. akan tertolak. Bahasa yang Otentik dan Bermakna Anak-anak terfokus kepada apa yang bisa dilakukan bahasa baru ini. Bahasa-bahasa yang menurut mereka tidak akan mereka gunakan saat itu. sehingga beberapa kosakata yang resmi atau kaku di dunia mereka. 3) Rangsang partisipasi secara oral sebanyak mungkin terutama untuk siswa yang pendiam. Desain bentuk pembelajaran yang membuat mereka banyak berlatih.Aktivitas penyampaian bahan ajar harus mengoptimalkan sebanyak mungkin input sensor siswa bekerja. 1) Bantu siswa anda untuk dengan ringan tertawa jika mereka membuat kesalahan. disini dan saat ini. tak begitu menarik minat mereka. Faktor Afektif Mitos yang sangat umum bahwa anak-anak relatif tidak terpengaruhi oleh rintanganrintangan yang biasanya menghambat orang dewasa untuk belajar. Dalam beberapa hal anak cenderung lebih rentan dari orang dewasa. Seharusnya siswa SD yang belajar bahasa Inggris dihindarkan dari ketakutan semacam ini. karena memang sistem bunyi nyang sangat berbeda antara bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris.

Tidak takut atau gelisah menghadapi tugas-tugas. pandangan bahwa anak memiliki bakat linguistik menjadi semakin terkristal dan semakin banyak diyakini. menginisisasi. Memiliki aspirasi tinggi. mendorong. Siap untuk menghadapi tugas-tugas dengan cara yang positif. Juga tekankan aktivitas yang berhubungan antar keempat skill (membaca. 4. Oleh karenanya. Contoh seperti chunk words yang dicontohkan di atas. Jika bahasa dipecah-pecah menjadi potongan-potongan kecil maka siswa tidak akan melihat kaitannya terhadap keseluruhan. Artinya. gambar. dan berkontribusi secara positif pada pembelajaran. Namun tes bakat dalam linguistik nampaknya tidak mampu mengukur banyak hal selain kemampuan intelektual umum meskipun memang tes ini dimaksudkan untuk mencari bakat-bakat linguistik. mengajukan pendapat. 2. percakapan sehari-hari. Bakat Beberapa siswa bisa belajar bahasa lebih baik dibanding yang lain. sangat dianjurkan guru bahasa Inggris di SD untuk memberikan bantuan konteks terhadap apapun yang diajarkan melalui dukungan media. Tidak puas dengan pencapaian yang minimal. mengenalkan kata demi kata lebih baik dibanding mengenalkan ekspresi-ekspresinya secara keseluruhan. Tidak terpikir untuk mengerjakan tugas pembelajaran dengan cara yang negatif.Tahu mengapa ia harus belajar sesuatu yang baru setiap waktu. beberapa ahli mencirikan kategori tipe pemelajar yang baik sbb: 1. Tidak mengandalkan orang lain kecuali jika benarbenar membutuhkan. 6. jika ada sesuatu yang tidak bisa langsung dia akomodasi (tidak sesuai dengan yang pernah ia terima sebelumnya) maka ia tidak lantas menolaknya.karakter yang biasa dikenal anak. nyanyian dan bentuk-bentuk lain yang sekiranya menarik minat anak. Pada tahun 19501960an. 7. tujuan-tujuan bermakna dalam penggunaan bahasa—semua ini akan memberikan konteks dimana bahasa bisa diterima dan dipahami sehingga hal ini bisa meningkatkan perhatian dan daya ingat. 3) Pendekatan bahasa secara keseluruhan sangat penting. misal mencontek dari teman. Konsekuensi dari pandangan ini. Selalu ingin bertanya. Memiliki ego untuk sukses. tetapi mencari cara untuk menemukan alasan ambiguitas tersebut dan baru menerima atau menolaknya. menulis dan berbicara) agar anak melihat dengan jelas korelasinya satu sama lain. dan bagaimana dampak hal yang dipelajarinya itu di kehidupannya yang . permainan. Tes ini hanya tepat bila dihadapkan kepada mereka yang memiliki kemampuan grammar. 5. 3. maka kemampuan dan kemajuan berbahasa siswa di masa depan bisa diprediksi dengan apa yang disebut tes bakat. Berorientasi kepada tujuan. membantu. Memiliki toleransi terhadap ambiguitas. Sifat Pemelajar Beberapa siswa usia sekolah dasar. Ingin senantiasa meningkatkan diri dan prestasi. Jangan pernah berpikir bahwa dalam konteks percakapan sederhana. menjawab. mendengar.

Kreatif. 6. Tidak selalu harus disuruh oleh guru saat harus melatih kemampuan diri seperti mengerjakan tugas dan lain-lain. Membuat tebakan-tebakan yang cerdik. 6. Namun demikian. Mampu mencari cara sendiri tanpa selalu dibimbing oleh guru saat mengerjakan tugas-tugas. 3. Sabar menghadapi tantangan. 5. dll) bisa membantunya belajar sesuatu Filed under: Bahasa. Siswa belajar dalam kelompok kecil yang kemampuannya heterogen. Memanfaatkan kesalahan untuk memperbaiki diri. atau mengerjakan sesuatu untuk mencapai tujuan bersama lainya. PEMBELAJARAN. Tidak meratapi kesalahan secara berlebihan. 2. yang tinggal dalam satu wilayah dikelompokkan dalam satu kelompok sehingga mudah koordinasinya. 5) Pengelompokkan secara random atau dilotre. 2004: 18). Menggunakan petunjuk-petunjuk kontekstual. 2) Perbedaan minat belajar. kelompok belajar dalam penelitian ini adalah kelompok belajar heterogen dari segi kemampuan belajar. menyerah. tugas anggota kelompok adalah mencapai ketuntasan materi dan saling membantu teman sekelompok dalam mencapai ketuntasannya (Slavin. ia berusaha menebaknya. Dalam menyelesaikan tugas kelompok. tulisan. Dasar Teori Pembelajaran Kooperatif Teori . Sebelum guru menyampaikan jawaban terhadap permasalahan apapaun. dibuat kelompok yang terdiri atas siswa yang minatnya sama 3) Pengelompokan berdasarkan jenis pekerjaan yang kita berikan 4) Pengelompokan berdasarkan wilayah tempat tinggal siswa. 1995: 73). Selama kerja kelompok. 4. tidak melihat factor lain 6) Pengelompokkan atas dasar jenis kelamin. Ada pula yang menambahkan karakteristik pemelajar yang baik yaitu mereka yang: 1. Hal-hal sulit dianggapnya menjadi tantangan. Kelompok bisa dibuat berdasarkan: 1) Perbedaan individual dalam kemampuan belajar. Tidak lekas mengeluh. GURU. Sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai sistem kerja/ belajar kelompok yang terstruktur (Lie. terutama bila kelas itu sifatnya heterogen dalam belajar. ada kelompok pria dan wanita. Apapun yang ada di sekelilingnya (gambar. melainkan menjadikannya titik awal (starting point) untuk berubah menjadi jauh lebih baik. poster. setiap anggota saling bekerjasama dan membantu dalam memahami suatu bahan ajar. Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran yang mendorong siswa aktif menemukan sendiri pengetahuannya melalui ketrampilan proses.akan datang. Hal ini dimaksudkan agar kelompokkelompok tersebut tidak berat sebelah. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » Mengenal Pembelajaran Kooperatif Posted on 24 Juli 2011 by Pakde sofa Pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran yang mendorong siswa bekerja sebagai sebuah tim untuk menyelesaikan suatu tugas. Menciptakan kesempatan sendiri untuk berlatih. bahkan berputus asa.

yaitu teori Motivasi dan teori Kognitif. 1) Teori Motivasi Menurut teori motivasi. Mengingat pembelajaran problem posing yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah problem posing yang dilaksanakan secara kelompok. 2) Teori Kognitif Teori ini menekankan pengaruh kerja sama dalam suasana kebersamaan didalam kelompok itu sendiri. c) Individualistik: siswa yakin upaya mereka sendiri untuk mencapai tujuan tak ada hubungannya dengan siswa lain dalam mencapai tujuan tersebut. 1995: 17). Oleh karena itu. (Ibrahim dkk.pembelajaran kooperatif terbagi dalam 2 kategori. a) Teori perkembangan “The fundamental assumption of the developmental theories that interaction among children around appropriate taks increases their mastery of critical consepts (Damon. Asumsi dasar dari teori perkembangan adalah bahwa interaksi antar siswa disekitar tugas-tugas yang sesuai meningkatkan penguasaan mereka terhadap konsep-konsep yang sulit b) Teori Elaborasi Kognitif Pandangan dalam psikologi kognitif telah menemukan bahwa apabila informasi yang telah ada di dalam memori. siswa harus terlibat dalam beberapa restruktur atau elaborasi kognitif suatu materi. 1995: 17). 2001: 3-4) Menurut pandangan teori motivasi. belajar untuk menghargai satu sama lain. Salah satu cara elaborasi konitif yang paling efektif adalah menjelaskan materi itu pada orang lain Dasar teori pembelajaran kooperatif digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran problem posing maupun pembelajaran kooperatif tipe CIRC. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep yang sulit.“Motivational perspective on cooperative learning focus primarily on the reward or goal structure under wich students operate. motivasi siswa dalam pembelajaran kooperatif terletak pada bagaimana bentuk penghargaan (reward) atau struktur pencapaian tujuan pada saat siswa melaksanakan kegiatan pembelajaran. Teori kognitif dapat dikelompokkan dalam dua kategori sebagai berikut. 1984. struktur tujuan kooperatif menciptakan suatu situasi dimana anggota kelompok dapat mencapai tujuan pribadi mereka apabila kelompok itu berhasil. dan melalui penggunaan struktur penghargaan kooperatif. b) Kompetitif: siswa yakin bahwa tujuan mereka tercapai jika dan hanya jika siswa lain tidak mencapai tujuan tesebut. 1) Hasil belajar akademik Pembelajaran kooperatif bertujuan untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugastugas akademik. Murray: 1982)” (dalam Slavin. Para pengembang model ini telah menunjukkan bahwa model struktur penghargaan kooperatif telah dapat meningkatkan penilaian siswa pada belajar akademik dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar. 3) Pengembangan ketrampilan sosial Tujuan yang ketiga ialah untuk mengajarkan . 1995:16). Diidentifikasikan ada tiga macam struktur pencapaian tujuan seperti berikut. “cognitive theories emphasize the effects of working together in itself (whether or not the groups are trying of group goal)“ (Slavin. anggota kelompok harus membantu teman kelompoknya dengan cara melakukan apa saja yang dapat membantu kelompok itu berhasil dan yang lebih penting lagi adalah mendorong teman kelompoknya untuk melakukan upaya maksimal. 2) Penerimaan terhadap keragaman Pembelajaran kooperatif memberi peluang kepada siswa yang berbeda latar belakang dan kondisi untuk bekerja saling bergantung satu sama lain atas tugas-tugas bersama.” (Slavin. a) Kooperatif: siswa yakin bahwa tujuan mereka tercapai jika dan hanya jika siswa yang lain juga akan mencapai tujuan tesebut. Tujuan Pembelajaran Kooperatif Model pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai setidaktidaknya tiga tujuan pembelajaran penting sebagai berikut.

Selain unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit.kepada siswa ketrampilan kerjasama dan kolaborasi. dan bacaan) KLIK DI SINI ANDA INGIN MENJELAJAH SELURUH ISI MATERI BLOG INI SILAKAN KLIK DISINI ATAU SILAKAN KLIK PADA GAMBAR DI BAWAH INI • Tulisan Terbaru o o o o Perbedaan Komunikasi Massa dan Privat Bagaimana Berkomunikasi yang Manusiawi Aksioma Dasar Komnikasi Pembelajar Dewasa Berbeda dengan Pembelajar Anak . Filed under: GURU. PGSD | Tinggalkan sebuah Komentar » « Halaman Sebelumnya — Halaman Berikutnya » • Translate Blog Mendengar Tilawatul Quran sambil Ngenet Belajar Alquran ONLINE (terjemahan. model ini sangat berguna untuk membantu siswa menumbuhkan kemampuan kerjasama.

SPGN Kediri Alumni 1983 4. bergabung jalin silatur rahim saling berbagi • Kampanyekan anti narkoba ambil logo berikut tempatkan di blog anda Ambil Kode logo Pakde Sofa is a fan of Ka'aba . MTsN Mrican. UT di Nunukan Alumni 1998 6. Perbatasan Malaysia Indonesia di Krayan 2. Kediri alumni 1979 3.The House of Allah CARI ILMU VIA Foto di face book 1. Video pembuatan garam dg cara merebus air sumur . Gua Selomangleng 5. Peserta Diklat CAKEP III di Surabaya 2001 Tolong KONTAK KAMI melalui weblog ini. IKIP SBY di Kediri Alumni 1984 5. Perbatasan Malaysia Indonesia di Sebatik Kab Nunukan 3. Banyakan. My Family 4. Pasca UNY Alumni 2003 7.o • Downnload Program Pintar Basing JIKA Anda Alumni dari salah satu sekolah di bawah ini 1. Kediri alumni 1976 2. SDN 1 Tiron.

Powered by WordPress.com. Ikuti Follow “CARI ILMU ONLINE BORNEO” Get every new post delivered to your Inbox. Bergabunglah dengan 270 pengikut lainnya. Tema: Digg 3 Column oleh WP Designer.• • ALHADIST Shahih Shahih Sunan Sunan Sunan Sunan Musnad Muwatha’ Sunan Darimi Abu Ibnu Bukhari Muslim Daud Tirmidzi Nasa’i Majah Ahmad Malik Blog pada WordPress.com .