Administrasi Perusahaan Negara dan daerah

DAFTAR ISI I II PENGANTAR PERUSAHAAN NEGARA ATAU BUMN Pengertian Perusahaan Negara /BUMN Bentuk-Bentuk Perusahaan Negara Perbedaan PERUM dan PERSERO Keberadaan BUMN dalam Negara Kondisi BUMN sekarang ini III PERUSAHAAN DAERAH ATAU BUMD Pedirian Perusahaan Daerah Pengelolaan Perusahaan Daerah IV BADAN USAHA MILIK SWASTA ATAU BUMS 1. PERSEORANGAN 2. FIRMA (FA’) 3. PERSEKUTUAN KOMANDITER (CV) 4. PERSEROAN TERBATAS (PT) 5. KOPERASI 6. YAYASAN 1 3 3 4 10 12 13 17 19 19 20 20 22 25 27 32 37
Halaman

Konsep Administrasi Perusahaan Negara
Fritz Morstein Mark dalam Akadun (2007), bahwa Administrasi Perusahaan Negara itu tumbuh sebagai perluasan fungsi pemerintah yang diwadahkan ke dalam suatu bentuk organisasi administrasi yang bersifat khusus, yang selanjutnya disebut perusahaan negara. Perusahaan negara itu mempunyai ciri-ciri persamaan dengan swasta dan yang dimiliki oleh instansi pemerintah dan sekaligus mendapatkan pula perbedaan-perbedaan perlakuan. Para ilmuan sepakat menyebut Administrasi Perusahaan Negara merupakan bagian Administrasi Negara. Menurut Ramanadham (1990), secara de jure Administrasi Perusahaan Negara merupakan bagian dari Administrasi Negara. Dasar pemikiran ini ditinjau dari konsep kepemilikan. Konsep kepemilikan membawa konsekwensi hubungan antara Administrasi Perusahaan Negara dengan Administrasi Negara. Penampilan perusahaan negara lebih banyak ditentukan oleh pengaruh yang ditimbulkan oleh hubungan perusahaan negara dengan negara sebagai pemilik. Namun demikian secara de facto pengaruh tersebut dapat berupa pengaruh positif atau negatif

PERUM. sesuai UU No. (4) Administrasi Pengangukan. administrasi keuangan BUMN tersebut. POS menjadi PERUM. (5) Administrasi Perbankan. (7) Administrasi Periklanan. Penyertaan modal negara dalam rangka pendirian atau penyertaan pada BUMN bersumber dari APBN. menerjemahkan administrasi perusahaan (business administration) sebagai : proses penyelenggaraan usaha-usaha kerjasama yang terutama bermaksud mencari keuntungan material. Terdapat perbedaan bentuk. Pegadaian. (2) Administrasi Pemasaran. dan PERSERO.Akadun. Termasuk dalam APBN yaitu proyek-proyek APBN yang dikelola BUMN dan / atau piutang negara pada BUMN yang dijadikan sebagai penyertaan modal negara. Bentuk-Bentuk Perusahaan Negara Berdasarkan INPRES No. Firma.tergantung dari sejauhmana apresiasi kita untuk membedakan Administrasi Negara dengan Administrasi Perusahaan Negara. termasuk administrasi niaga. (PERUM). baik Usaha Perseorangan. maupun Koperasi dan Yayasan. dan UU. Perseroan Terbatas (PT). 9 Tahun 1969. dan cabang-cabang lainnya dalam bidang perusahaan. yaitu : a. Menurut DR. Perusahaan Jawatan (PERJAN) : yang berusaha dibidang penyediaan jasa-jasa termasuk pelayanan kepada masyarakat yang permodalannya termasuk dari bagian APBN yang dikelola oleh Departemen yang membawahinya serta statusnya mempunyai kaitan dengan hukum publik. dan PERSERO. namun pembinaan dan pengelolaannya di dasarkan pada prinsip-prinsip perusahaan yang sehat. tentang BUMN. (3) Administrasi Produksi. Adapun PERJAN dialihkan menjadi PERUM. Kemudian Thn 2003.9 Tahun 1969 ada 3 (tiga) bentuk BUMN. 19 tahun 2003 Tentang BUMN telah menggariskan hanya ada dua jenis BUMN yaitu PERUM dan PERSERO. Usaha kerjasama demikian ini pada umumnya dilakukan oleh orang-orang secara perseorangan (swasta)”. Di Daerah terdapat pula BUMD. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah seluruh bentuk usaha negara yang modal seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh negara/pemerintah dan dipisahkan dari kekayaan negara. karena pada dasarnya administrasi perusahaan negara tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan (profit) sebesar-besarnya untuk mengisi kas negara. Kemudian dipihak swasta juga mengelola usaha-usaha sebagai pelaksana kebijkan ekonomi nasional yang bekerja sama BUMN dan BUMD sebaga pelaku-pelaku ekonomi nasional. Persekutuan Komanditer (CV). . Berdasarkan UU No. struktur organisasi. arti kekayaan negara yang dipisahkan adalah pemisahan kekayaan negara dari APBN untuk dijadikan penyertaan modal negara pada BUMN untuk selanjutnya pembinaan dan pengelolaannya tidak lagi didasarkan pada sistem APBN. Pengertian itu diperkuat lagi oleh Undang-Undang Nomor 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara dalam pasal 1 tentang Ketentuan Umum menjelaskan bahwa yang dimaksud BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. sistem kepegawaian. The Liang Gie dalam Pariata Westra (2002). (1) PERJAN. Pemisahan kekayaan negara untuk dijadikan penyertaan modal BUMN hanya dapat dilakukan dengan cara penyertaan langsung negara ke dalam modal BUMN sehingga setiap penyertaan modal tersebut perlu ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Pengertian Perusahaan Negara / BUMN Berdasarkan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1969. status hukum.17 Tahun 1967 maka Perusahaan Negara (PN) atau dikenal dengan nama BUMN. Kemudian UU No. Administrasi Perusahaan Negara juga merupakan bahagian dari administrasi perusahaan. (6) Administrasi Perhotelan. membagi 3 (tiga) bentuk usaha negara yaitu PERJAN. seperti PJKI. baik dikelola pada Pemda Provinsi maupun Kabupaten. 19 Tahun 2003 BUMN hanya 2 (dua) yaitu PERUM dan PERSERO. Adapun cabang-cabang dan merupakan kegiatan daripada suatu administrasi perusahaan antara lain adalah : (1) Administrasi Penjualan. kapitalisasi cadangan dan sumber lainnya.

Akan tetapi Wikipedia Indonesia menggolongkan Unit Swadana beberapa RUMAH SAKIT sebagai PERJAN. Meskipun UU No.9 Tahun 1969) ketiga bentuk perusahaan negara diberi bentuk berbeda-beda. Semula masih ada 2 buah PERJAN. baik mengenai struktur organisasinya. yaitu Perusahaan Jawatan Kereta Api PJKA dan Perusahaan Jawatan Pegadaian. Secara finansial perusahaan harus dapat berdiri sendiri dan jika politik pemerintah menetapkan tarif dan harga untuk golongan konsumen tertentu lebih rendah dari .Harapan Kita. kontrak-kontrak dan mengadakan hubungan dengan perusahaan lainnya. yang pada umumnya menjalankan tugas pemerintahan. Biaya eksploitasi ditutup dengan pendapatan jawatan. dapat dirinci sebagai berikut: 1. 19 tahun 2003 Tentang BUMN telah menggariskan hanya ada dua jenis perusahan negara yaitu PERUM dan PERSERO. Akan tetapi PERUM dapat pula dibebani tugas pemerintahan (dalam hal ini tugas pemerintah dalam lingkup fungsi departemennya serendah-rendahnya yang berada pada tingkat direktorat). perusahaan negara bentuk PERUM bergerak di bidang yang oleh Pemerintah dianggap vital. Pegawai PERJAN adalah Pegawai Negeri yang penghasilannya disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. dan melakukan tugas–tugas pemerintahan dan tugas-tugas perusahaan sekaligus yang tercermin dalam struktur organisasi departemennya. Perusahaan Umum (PERUM) : berusaha dibidang penyediaan pelayanan bagi kemanfaatan umum. Modal perusahaan seluruhnya dimiliki oleh negara dari kekayaan negara yang dipisahkan. PERUM tidak diperkenangkan mempunyai anak perusahaan atau menyertakan kekayaan dalam permodalan perusahaan lain. Barang atau jasa yang dihasilkan oleh PERJAN merupakan kewajiban pemerintah dalam rangka pelayanan masyarakat karena barang dan jasa itu besar dan penting artinya dalam kehidupan masyarakat banyak. Perusahaan Perseroan (PERSERO) : memupuk keuntungan dan berusaha dibidang-bidang yang dapat mendorong perkembangan sektor swasta diluar bidang usaha PERJAN Oleh karena itu berdasarkan PERPU No. Bidang usahanya merupakan monopoli pemerintah dan memang tidak menarik bagi pengusaha swasta untuk dilaksanakan karena usahanya mempunyai rate of return yang kecil sedangkan investasi dan resikonya besar. dan tarif ditetapkan oleh Menteri yang bersangkutan bersama-sama menteri keuangan. Makna usaha adalah pelayanan masyarakat (public service) sehingga setiap subsidi yang diberikan kepada masyarakat selalu diketahui dan dicatat.Fatmawati. Modal permulaan dan mutasi modal lainnya tercermin dalam APBN. PERUM berkedudukan dan bergerak dalam menjalankan tugas melayani kepentingan umum serta sekaligus untuk memupuk keuntungan.17 tahun 1967. hierarkhi dan sebagainya yang menyangkut kedudukannya dapat dilakukan dengan harapan yang lebih sempurna. 19 tahun 1960 dan kemudian pendiriannya masing-masing diatur oleh Peraturan Pemerintah. c. Contoh : PERJAN Rumah Sakit AB. permodalan dan dalam hubungannya dengan soal kedudukan perusahaan negara. Contoh PJKA yaitu Perusahaan Jawatan Kereta Api (sekarang PT. dan beberapa PERJAN Rumah Sakit. Perusahaan dapat dituntut dan menuntut. 9 Tahun 1969. dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan yang kemudian melalui Direktorat Utama bertanggungjawab kepada Menteri / Dirjen yang bersangkutan.KAI). disamping mendapatkan keuntungan yang modal seluruhnya milik negara dari kekayaan negara yang dipisahkan serta berstatus badan hukum dan diatur berdasarkan undang-undang.Dr. Perusahan mempunyai nama dan kekayaan tersendiri serta mempunyai kebebasan untuk mengadakan perjanjian-perjanjan. Berkedudukan pada tingkat jawatan serendah-rendahnya sama tingkat Direktorat. akan tetapi ada usaha-usaha negara yang lain dan tidak termasuk ke dalam kedua jenis perusahaan tersebut. hubungan pertangungjawabannya. PERJAN RS. Selain itu. Oleh karena itu beberapa pihak yang mengklasifikasikan usaha pemerintah dalam bidang RUMAH SAKIT sebagai unit Swadana.1 Tahun 1969 (yang kemudian disahkan menjadi UU No. dan hubungan hukumnya diatur secara hubungan perdata.Wahidin. Modal perusahaan tidak terbagi atas saham-saham. 2. Untuk lebih lengkap dan jelasnya mengenai ketiga bentuk BUMN tersebut di atas dan juga mengenai halhal lainnya seperti personil. Tetapi pada tahun 1990 kedua PERJAN tersebut diubah statusnya menjadi PERUM. PERJAN RS. Dengan demikian pengaturan selanjutnya. Perusahaan Umum (PERUM) atau Public Corporation Perusahaan Negara bentuk ini didasarkan oleh landasan PERPU No. Oleh karena modal PERJAN merupakan kekayaan negara yang tidak dipisahkan maka hasil-hasil perusahaan harus tampak dalam APBN. UU No. kecuali dalam hal penyertaan modal.b. Perusahaan Jawatan (PERJAN) atau Departemental Agency Perusahaan negara ini didasarkan oleh landasan hukum INPRES No.

Status dan penghasilan pegawai PERUM diatur tersendiri dengan Peraturan Pemerintah diluar ketentuan-ketentuan yang berlaku bagi Pegawai Negeri. Direktur diangkat dan diberhentikan oleh Direksi atas persetujuan Menteri.Bank Mandiri. Kawasan Industri Makassar (KIMA). Direktorat Akuntan Negara dapat mengadakan audit atau pemeriksaan dan mengeluarkan laporan akuntan.Pembanguanan Perumahan. Dalam hal ini Menteri Keuangan mewakili negara selaku pemegang saham yang dibantu oleh Direktorat Pembinaan Badan Usaha Negara dalam menyelenggarakan ketatausahaan BUMN. Kimia Farma. Bidang Farmasi : PT. Pengesahan laporan tahunan PERSERO dilakukan oleh Rapat Pemegang Saham. PT. 3. PERUM Percetakan Negara Indonesia.Balai Pustaka Bidang Energi : PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Bidang Penerbangan : PT. dan ditambah. PT.tarif dan harga menurut yang berlaku pada PERUM maka pemerintah memberikan subsidi untuk pemakaian jasajasa oleh golongan konsumen tersebut. PT.Asuransi Jasa Raharja.12 tahun 1969.Inhutani Bidang Percetakan dan Penerbitan : PT.Waskita Karya. antara lain : Bidang Perbankan : PT. Perusahaan dapat melakukan penyertaan modal / pemilikan atau melepaskan pemilikan saham PERSERO dari perusahaan. PT. Modal usaha perusahaan adalah dipisahkan dari saham-saham yang sebagian atau seluruhnya milik negara yang merupakan kekayaan negara yang dipisahkan. PERUM Pegadaian.Pos Indonesia Bidang Jasa Konstruksi : PT. Bidang Pelayaran : PT.Bali Tourism & Develop. UU No. PT. PP No. KUH Perdata dan peraturan-peraturan lainnya dan Akte Pendirian masing-masing. Barang-barang atau jasa-jasa yang dihasilkan bukan merupakan kewajiban negara untuk menghasilkannya bidang usahanya harus dapat memberikan keuntungan finansial kepada negara baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. di bawah pengawasan Dewan Komisaris yang masing-masing bertanggungjawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).BRI. PERUM BULOG.Hotel Indonesia. PT. Djakarta Lloyd Bidang Angkutan Darat : PT.Jamsostek. Perusahaan Perseroan (PERSERO) atau Public Company PERSERO adalah Perusahaan Negara dalam bentuk Perseroan Terbatas seperti diatur menurut ketentuanketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHP Stbl.ASABRI.1847 : 23). Hubungan kerja antara pegawai dan perusahaan diatur dalam kontrak kerja dengan pemilik PERSERO. dsb. Gaji dan pensiun pegawai ditetapkan dalam kontrak kerja berdasarkan persetujuan kolektif. PERUM Sarana Pengembangan Usaha (Jasa Pembiayaan). dipimpin oleh Direksi. PERSERO pada prinsipnya tidak diberi hak monopoli atau perlakuan khusus lainnya oleh pemerintah. PERUM PPD (Jasa Angkutan Darat). Garuda Indonesia.Perusahaan Gas Negara. Bidang Kehutanan : PT.Tambang Batu Bara Bukit Asan Tbk Bidang Telekomunikasi : PT. PT. Pegawai PERSERO berstatus sebagai pegawai perusahaan swasta biasa. Indosat. PT.Hutama Karya.Merpati Nusantara Airlines Bidang Pariwisata : PT.Kawasan Industri Medan .Indofarma Tbk.Pelabuhan Indonesia I s/d IV. Hal ini berarti bahwa modal perusahaan dapat merupakan campuran antara modal negara dan modal swasta. PERUM Pengembangan Perumahaan Nasional (Jasa Konstruksi) PERUM Produksi Filem Nasional.PELNI.9 tahun 1969. PT.BTN Bidang Asuransi : PT. Contoh : Perusahan Negara berbentuk PERUM menurut Wikipedia Indonesia adalah PERUM DAMRI. Berikut ini perusahaan negara yang termasuk PERSERO.Asuransi Jiwasraya.Angkasa Pura I Bidang Logistik : PT. PT. PT. Negara selaku pemegang saham diwakili oleh Menteri Keuangan.Telkom Bidang Kawasan Industri : PT. PT. Perusahaan Negara bentuk ini didasarkan oleh landasan hukum INPRES Nomor 17 Tahun 1967. PT. PERUM ini dipimpin oleh Direksi (Direktur) sedangkan untuk PERUM Otorita dipimpin oleh General Manajer yang kesemuanya bertanggungjawab kepada Menteri yang bersangkutan. PT. PERUM PERHUTANI (Kehutanan). PT. yang saham-sahamnya baik sebagian atau seluruhnya dimiliki oleh negara. Berkedudukan sebagai perusahaan biasa (seperti dilakukan swasta) dan yang bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah. PT. Bidang Kebandarudaraan : PT. PLN. PT.BNI. Corp. Taspen Bidang Pelabuhan : PT.

Organ PERUM adalah menteri. Rancangan yang telah ditandatangani oleh Dewan Pengawas disampaikan kepada menteri untuk mendapatkan pengesahan. 2. PT. tujuannya untuk kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan jasa bermutu tinggi dan sekaligus mengejar keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan. Maksud dan tujuan PERSERO adalah menyediakan barang dan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat serta mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan.Timah. Jadi baru tahun 2003 melalui Undang-Undang Nomor 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). dengan tujuan utamanya mengejar keutungan. 4. Direksi wajib menyiapkan rancangan rencana kerja dan anggaran perusahaan yang merupakan penjabaran tahunan rencana jangka panjang. Menurut Undang-Undang tersebut. Sedangkan Perusahaan Jawatan (PERJAN) diubah fungsinya menjadi PERUM atau PERSERO. Pengangkatan dan pemberitahuan anggota dewan pengawas ditetapkan oleh menteri. Perbedaan PERUM dan PERSERO 1. PT.- Bidang Perkapalan . direksi wajib menyampaikan laporan tahunan kepada menteri untuk memperoleh pengesahan. yang bertugas mengawasi direksi dalam menjalankan kepengurusan PERUM serta memberikan nasehat kepada direksi. dan bertindak selaku pemegang saham pada PERSERO dan Perseroan terbatas dalam hal jiika tidak seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara. nomenklatur perusahaan negara hanya mengenal PERSERO dan PERUM. PERSERO : Pendirian diusulkan oleh menteri kepada presiden disertai dasar pertimbangan setelah dikaji bersama antara menteri teknis dan menteri keuangan. 3. Pupuk Sriwijaya. Rancangan kerja dan anggaran wajib disampaikan kepada menteri untuk memperoleh pengesahan. 3. modal sahamnya terbagi dalam saham yang seluruh atau paling sedikit 51% sahamnya dimiliki Negara. Direksi wajib menyiapkan rancangan rencana jangka panjang yang merupakan RENSTRA yang memuat sasaran dan tujuan PERUM yang hendak dicapai dalam jangka waktu 5 tahun. 4. Pertamina. Menteri bertindak selaku RUPS dalam hal seluruh saham PERSERO dimiliki oleh negara. Pengangkatan dan pemberhentian direksi ditetapkan oleh menteri sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan. 1. 8. PERUM adalah BUMN yang seluruh modalnya dimiliki negara dan tidak terbagi atas saham. Laporan ini ditandatangani oleh semua anggota direksi dan dewan pengawas. Dalam waktu 5 bulan setelah tahun buku ditutup. sesuai dengan pengembangan masing-masing fungsi BUMN tersebut. 7. Bidang Pupuk : PT. direksi dan dewan pengawas. Industri Kapal Indonesia Bidang Pertanian : PT. 5. 6. Pertani Bidang Pertambangan : PT. yaitu Perusahaan Perseroan (PERSERO) yang bertujuan memupuk keuntungan dan Perusahaan Umum (PERUM) yang bertujuan guna menyediakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Setelah mengkaji berbagai permasalahan tentang bentuk-bentuk perusahaan negara dan memperhatikan sifat BUMN yaitu untuk memupuk keuntungan dan melaksanakan kemanfatan umum maka Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan penyederhanaan bentuk BUMN menjadi hanya 2 (dua) saja. PERUM : Pendirian diusulkan oleh menteri kepada presiden disertai dengan dasar pertimbangan setelah mengkaji bersama antara menteri teknis dan menteri keuangan Maksud dan tujuan PERUM adalah menyelenggarakan usaha yang bertujuan untuk kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan jasa yang berkualitas dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan yang sehat. Organ PERSERO terdiri RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Menteri dapat memberikan kuasa kepada seseorang atau badan hukum mewakilinya dalam RUPS dengan syarat-syarat yang telah ditentukan. Direksi dan Komisaris. 2. yang dimaksud dengan PERSERO adalah BUMN berbentuk perseroan terbatas. .

laporan ini ditandatangani oleh semua anggota direksi dan komisaris. inefisiensi. Beberapa BUMN telah dijual diantaranaya PT.Semen Gresit. Pembinaan dan pengawasaan tehadap kinerja manajemen BUMN dilakukan oleh berbagai pihak. Rancangan yang telah ditandatangani bersama dengan Komisaris disampaikan kepada RUPS untuk mendapatkan pengesahan. PT. BUMN diharapkan membina Usaha Swasta Nasional (BUMS). Kondisi BUMN sekarang ini Menurut DR. Campur aduknya kepentingan sosial-politik dengan ekonomi dalam pengekolaan BUMN. Keberadaan BUMN dalam Negara Di banyak negara BUMN masih menjadi salah satu penggerak ekonomi. Antaralain penyebabnya : Administrasi Perusahaan Negara berada di antara bayang-bayang administrasi negara dengan administrasi bisnis. Implikasinya mekanisme pasar tidak berjalan dengan secara optimal. Dalam hal menteri bertindak selaku RUPS. Namun perkembangan. disisi dituntut mendapatkan keuntungan sehingga memberikan kontribusi bagi penerimaan negara. 4.Akadun (2007). produktif. departemen teknis dan departemen keuangan sehingga sering terjadi benturanbenturan kepentingan. dan lebih rendah mutu manajemennya dari Usaha Swasta Nasional (BUMS).Bank Negara Indonesia. Keempat jenis perseroan yang hanya boleh dikelola BUMN yaitu PERSERO sektor pertahanan negara. Partai Politik ikut dalam manajemen BUMN dengan kepentingan politik. Pengangkatan dan pemberhentian direksi dilakukan melalui RUPS. dalam hal menteri selaku RUPS. BUMN yang berhasil membukukan laba jumlahnya turun dari 113 BUMN pada tahun 2004 menjadi 108 BUMN pada tahun 2005. PT. Malaysia bahkan di negara-negara Eropa sekalipun. Denga privatisasi akan mempunyai dampak yang positif bagi perkembangan usaha di Indonesia. pengangkatan dan pemberhentian komisaris ditetapkan oleh menteri.Angkasa Pura.Bank Mandiri Tbc. Berhubung BUMN di Indonesia semakin menurun sehingga banyak mengharpkan dikurangi atau di Privatisasi. kurang sehat (atau bahkan tidak sehat). ada empat jenis perseroan yang dilarang diprivatisasi menurut Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2005 tentang Tata Cara Privatisasi Perusahaan Perseroan. Pengangkatan dan pemberhentian komisaris dilakukan oleh RUPS.Indosat. sementara beberapa BUMN telah diprivatisasi seperti PT.5. 7. Jumlah : Total BUMN pada tahun 2004 berjumlah 158 menjadi 139 pada tahun 2005.Akadun (2007:181) bahwa dalam perjalanan pengelolaan BUMN di Indonesia ternyata kinenerja sebagian besar BUMN terpuruk. terus menerus merugi. Demikian juga di Indonesia. Direksi wajib menyiapkan rancangan rencana jangka panjang yang merupakan RENSTRA yang memuat sasaran dan tujuan PERSERO yang hendak dicapai dalam jangka waktu 5 tahun. Pelindo II. PT. PERSERO yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan subsidi pemerintah. PT. PT. Pada tahun 2004 jumlah BUMN merugi sebanyak 27 perusahaan dengan total kerugian Rp. 2.Bank Rakyat Indonesia. Misalnya dalam hal penentuan harga (tarif dasar). yang bertujuan memberi nilai tambah secara bisnis dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Komisaris bertugas mengawasi direksi dalam menjalankan kepengurusan PERSERO serta memberikan nasehat kepada direksi. 3. Sangat menyedihkan bilamana BUMN merugi. BUMN diharapkan mengelola kekayaan negara secara ekonomis. . pada tahun 2005 jumlahnya 31 perusahaan dengan total kerugian sebesar 6. dan sebagai pelaku ekonomi akan menentukan arah ekonomi Indonesia. 6. sehingga BUMN harus lebih baik dari BUMS. serta PERSERO yang mengelola sumber daya alam (SDA). menyedot dana APBN serta mengalami patologi birokrasi dan maladministration. dan ditetapkan oleh menteri. yakni Kementerian Negara BUMN. 8. dituntut untuk menghasilkan barang dan jasa yang memberikan kemanfatan umum. Menurut Dr. 1. direksi wajib menyampaikan laporan tahunan kepada RUPS untuk memperoleh pengesahan. BUMN dituntut untuk menjadi perintis suatu usaha meskipun harus merugi.4. Dalam waktu 5 bulan setelah tahun buku ditutup. efektif dan efisien. Tujuan BUMN mengejar keuntungan (profit).11 trilliun.87 trilliun. seperti di Singapura.

yang dikutip Akadun (2007) BUMN didesain untuk tujuan tertentu seperti menciptakan lapangan pekerjaan. Menyelengarakan kegiatan usaha yang bersifat melengkapi kegiatan swasta dan koperasi dengan menyediakan kebutuhan masyarakat.PERUM. merintis sektor yang belum dimasuki swasta. status dan kedudukan BUMN sebagai lembaga profit atau sosial. kemandirian manajemen dalam pengelolaan BUMN. perintis kegiatan usaha dan penunjang kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan Tujuan sosial politik. Ambivalensi yang menyelimuti pengelolaan BUMN harus segera di-clear-kan terutama dalam hal cabangcabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak. yaitu melalui reformasi BUMN. yaitu memberi sumbangan bagi perkembangan ekonomi/pendapatan negara. Atau memaksimunkan kesejahteran rakyat serta memaksimunkan tujuan tertentu termasuk kemungkinan memperoleh keuntungan maksimal. Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sektor swasta dan koperasi.5. Setelah ada kejelasan tentang status BUMN tertentu maka diperlukan upaya-upaya menyehatan perusahaan. dan PERSERO. baik dalam bentuk barang maupun jasa dan pelayanan bermutu dan memadai. misalnya melalui penerapan Good Corporate Governance atau melakukan privatisasi BUMN. adalah meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. maka pembinaan terhadap BUMN memiliki maksud dan tujuan : Memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian negara pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya. 1. responsibility. 6.. dan partisipation serta fairness dalam menjalankan perusahaan sehingga kinerja BUMN dapat memuaskan stake holders. . khususnya pengusaha golongan ekonomi lemah dan sektor koperasi. Masih belum tercapainya persepsi dan konsepsi yang sama di antara stakeholders (pemangku kepentingan atau pengguna) tentang “cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak” sehingga “usaha-usaha apa saja” yang dapat dikelola oleh BUMN masih terus menjadi bahan perdebatan. 3 tahun 1983 tentang Tata Cara Pembinaan dan pengawasaan PERJAN. Pemeriksaan adalah kegiatan untuk menilai BUMN dengan cara membandingkan antara keadaan yang sebenarnya dengan keadaan yang seharusnya dilakukan baik dalam bidang keuangan atau bidang teknis operasional. Good Corporate Governance berupaya menata dan mengelola BUMN secara baik dengan menerapkan prinsip-prinsip transparancy. Sedangkan melaksanakan privatisasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja BUMN sehingga dapat memuaskan stake holders dengan mengundang pihak lain untuk mengelola BUMN baik dalam penyertaan modal atau partisipasi profesional dalam mengelola perusahaan. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa barang dan jasa yang bermutu dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak. pengembangan daerah. 2. Turut aktif memberikan bimbingan kegiatan kepada sektor swasta. yakni alat memupuk keuntungan Tujuan secara makro.3 Tahun 1983 tersebut di atas. Tujuan pembinaan BUMN agar supaya tidak ada lagi BUMN menjadi beban keuangan negara. Namun demikian secara khusus tujuan pendirian BUMN menurut PP No. 5. dan PERSERO adalah: Tujuan komersil. yakni melayani kepentingan umum dan memenuhi hajat hidup orang banyak serta membantu golongan ekonomi lemah dan koperasi. 3 tahun 1983 tentang Tata Cara Pembinaan dan Pengawasaan PERJAN. accontability. pihak yang membina BUMN. Pembinaan BUMN adalah kegiatan untuk memberikan pedoman dalam perencanaan. 4. PERUM. 3. Menurut Hamid dan Anto. baik manajemen maupun operasionalnya. Sesuai dengan PP No. 2. 1. Tujuan BUMN sesuai Pasal 33 UUD 1945. tidak sehat. pelaksanaan dan pengendalian dengan maksud agar BUMN yang bersangktan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara berdaya guna dan berhasil guna serta dapat berkembang dengan baik. Mengadakan pemupukan keuntungan / pendapatan. 3. tidak dijual atau dikurangi. Pengawasan BUMN adalah seluruh proses kegiatan penilaian dengan tujuan agar melaksanakan fungsinya dengan baik dan berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkannya. Untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan ditetapkan PP No. menyediakan fasilitas semi publik. Kalau di Privatisasi harus memberi jaminan dan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dan mendorong semaraknya ekonomi kerakyatan.

serta menuju masyarakat adil dan makmur. Contoh Perusahaan Daerah : PD Air Minum (PDAM). 5 Tahun 1962. Pengaturan lebih terinci tentang pembinaan dan pengawasan Perusahaan Daerah diatur berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1984 tentang Tata Cara Pembinaan dan Pengawasan Perusahaan Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah. gaji.Pasar. Perusahaan Daerah bergerak dalam lapangan yang sesuai dengan urusan rumah tangganya menurut peraturan perundang-undangan yang mengatur pemerintahan daerah. Peraturan Daerah ini mulai berlaku setelah mendapat pengesahan instansi atasan. Perusahan Daerah adalah suatu kesatuan produksi yang bersifat memberi jasa. Semua alat likuid disimpan dalam bank yang ditunjuk oleh Kepala Daerah yang bersangkutan berdasarkan petunjuk-petunjuk menteri keuangan. Sebaliknya modal perusahaan daerah yang sebagian terdiri dari kekayaan daerah yang dipisahkan. atau berfungsi sebagai aset daerah. serta pengaturannya diatur dalam peraturan daerah yang bersangkutan Yang dimaksud Perusahaan adalah semua perusahaan yang didirikan berdasarkan Undang-Undang Perusahan Daerah. modal itu terdiri atas saham. Besarnya jumlah nominal saham prioritas dan saham biasa ditetapkan dalam peraturan pendirian perusahaan daerah. Undang-Undang Nomor 32 tentang Pemerintah Daerah pasal 177 menyebutkan bahwa “Pemerintah Daerah dapat memiliki BUMD yang pembentukan. Modal Perusahaan Daerah terdiri dari seluruh atau sebagian dari kekayaan daerah yang dipisahkan. PD. penggabungan. Tujuan Perusahaan Daerah adalah turut serta melaksanakan pembangunan daerah khususnya dan pembangunan ekonomi nasional umumnya dalam rangka demokrasi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan rakyat dengan mengutamakan industrialisasi dan ketentraman serta kegairahan kerja dalam perusahaan. Cabang-cabang produksi yang penting bagi daerah yang bersangkutan diusahakan oleh Perusahaan Daerah yang modalnya untuk seluruhnya merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan. warga negara Indonesia dan atau badan hukum yang didirikan berdasarkan Undang-Undang Indonesia. dan/atau pembubarannya ditetapkan dengan Peraturan Daerah yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan”. PD. pelepasan kepemilikan. yang didirikan dengan Peraturan Daerah dan merupakan badan hukum serta kedudukannya diperoleh dengan berlakunya peraturan daerah tersebut. Lapangan kerja Perusahaan Daerah atau usahannya tidak sama dari setiap daerah.Perusahaan Daerah diatur berdasarkan UU No. Kedudukan hukum. Modal Perusahaan Daerah yang untuk seluruhnya terdiri atas kekayaan daerah dipishkan tidak terdiri atas saham. Perusahaan Daerah pada hakikatnya mencari keuntungan yang nantinya dapat dipakai untuk pembangunan daerah. menyelenggarakan kemanfaatan umum dan memupuk pendapatan. Direksi mengangkat dan memberhentikan pegawai/pekerja Perusahaan Daerah menurut Peraturan Kepegawaian yang disetujui oleh Kepala Daerah/Pemegang saham-saham prioritas berdasarkan peraturan pokok Kepegawaian Perusahaan Daerah tersebut.Parkir. pensiun dan sokongan serta penghasilan dari direksi dan pegawai/pekerja Perusahaan Daerah diatur dengan Peraturan Daerah yang berlaku setelah mendapat pengesahan dari instansi atasan dengan meperhatikan ketentuan-ketentuan pokok peraturan gaji daerah yang berlaku. dan salah satu sumber penghasilan daerah dengan sasaran untuk meningkatkan pendapatan daerah. sedangkan saham biasa dapat dimiliki oleh daerah. Saham perusahaan daerah terdiri atas saham priortitas hanya dapat dimiliki oleh daerah.Kebun Binatang. tergantungan pada kebutuhan daerah masing-masing. Perusahaan Daerah adalah perusahaan yang saham-sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Koperasi dan Swasta dalam hal ini lapangan usaha Perusahan Daerah dan hubungannya dengan lapangan usaha koperasi. Dan kepada koperasi tetap diutamakan. Dalam melaksanakan tujuan tersebut Perusahaan Daerah bekerjasama dengan Perusahaan Negara. Jadi hasil atau penghasilan Perusahaan Daerah menjadi sumber pendapatan Pemerintah Daerah dan nampak di dalam APBD setiap daerah. PD. . dsb.

Pemiliknya cukup menghadapkan pada Kantor Perdagangan / Perindustrian setempat untuk memperoleh Izin Usaha. Modal usaha dan kekayaan pribadi tidak dapat dipisahkan. dan masa jabatannya selama 4 tahun. Travel Biro Ticketing. merupakan bagian dari pada usaha nasional pada suatu negara. 1. seperti toko. swasta melaksanakannya bersama-sama BUMN. Pemimpin usaha adalah pemilik usaha sendiri. atau penjualan jasa lainnya. 4.Perseroan Terbatas (NV) Koperasi Yayasan Penjelasan Singkat : Perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki secara perorangan. Nomor 18 Tahun 1969. Cara mendirikan : Sebaiknya didirikan dengan Akte Notaris. Dokter. Bentuk-bentuk badan-badan usaha milik swasta (BUMS) : Perseorangan Firma (Fa’) CV . tanpa perlu berkonsultasi dengan orang lain. Tanggungjawab atas perusahaan terletak kepada seorang pemiliknya. warung. Biro Konsultan. 3. Dan mendapatkan izin usaha dari pemerintah daerah setempat. PERSEORANGAN    Perusahaan Swasta Nasional atau Badan Usaha Milik Swasta. karena hanya satu orang yang berhak mengambil keputusan yakni pemiliknya sendiri. sedangkan perusahaan daerah kebupaten/kota peraturannya disahkan oleh Gubernur. Bagi perusahaan daerah provinsi peraturannya disahkan oleh Menteri Dalam Negeri. Kursus. jasa angkutan. 1. Toko barang campuran. tapi tidak perlu didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri dan tidak perlu diumumkan dalam berita negara. Harta milik peribadi menjadi tanggungan atas pembayaran hutang-hutang bila perusahaan tidak mampu memenuhi pembayaran utangnya. Kekayaan Perusahaan Daerah dipisahkan dari kekayaan negara untuk menghindari praktek yang tidak efisien Pengelolaan Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah dipimpin oleh sekelompok direksi yang jumlah anggotanya dan susunannya ditentukan dalam anggaran dasar. Angkutan. 6. Kebaikan dan Kelemahan Kebaikan : Seluruh laba menjadi milik sendiri (pemiliknya) Ada kepuasan pribadi pemiliknya. dsb. 5. Ini adalah suatu daya tarik - - . pengurusan perusahaanperusahaan daerah tidak lagi dilakukan oleh Badan Pimpinan Perusahaan Daerah. Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. Anggota Direksi adalah warga negara Indonesia dan diberhentikan oleh kepala daerah dengan pertimbangan DPRD. Negara memegang monopoli dan kendali dalam bentuk kebijakan-kebijakan usaha / perdagangan nasional. Warung Kopi. Usaha Jasa (UJ) : Biokop. Sebaiknya memiliki NPWP agar dapat ikut tender usaha nasional.Perseroan Komanditer PT . Modal berasal dari perseorangan atau pinjaman (kredit). Usaha Dagang (UD) yakni kegiatan jual beli dan menyewakan barang : Toko buku. sehingga keputusan cepat diambil. 2. yang terdiri dari Usaha Dagang dan Usaha Jasa. Pengurusan selanjutnya diserahkan kepada Gubernur/Kepala Daerah pada Tingkat I Provinsi.Pendirian Perusaahaan Daerah Perusahaan Daerah adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan peraturan daerah.

Karyawannya sulit berkembang dan maju. (3) Menjalankan usaha terbatas pada bidang khusus (tertentu). nampaknya sangat diterima oleh jutaan pengusaha di dunia ini. Kemudian diumumkan di dalam Berita Acara Negara. Kadang-kadang tidak memerlukan laporan keuangan sehingga sulit diketahui rahasia perusahaannya. Di dalam Firma. namun jika tidak ditentukan maka semua sekutu dapat bertindak mewakili Firma. atau sebab lain yang menyebabkan usaha macet maka biasanya perusahaan langsung berhenti. (2) Penetapan nama bersama atau firma. ia adalah orang puncak yang berkuasa dalam perusahaannya. misalnya Firma Emil dan Salim. Cara mendirikan : Didirikan dengan akte otentik yang dibuat dimuka notaris (bisa juga dengan akte notaris) yang memuat anggaran dasar dengan rincian sebagai berikut : (1) Nama lengkap. sulit dipromosikan. Beberapa Ketentuan : Akte pendirian itu kemudian di daftarkan di kepaniteraan Pengadilan Negeri setempat (domisili). Karena pemiliknya menikmati kebebasan melaksanakan kegiatan usahanya tanpa ada satupun orang yang mengaturnya. dan tempat tinggal para sekutu. Firma adalah persekutuan dagang antara dua orang atau lebih untuk menjalankan perusahaan dengan memakai nama bersama. Keuntungan yang diperoleh setiap anggota sekutu ditentukan oleh jumlah modal yang diikutsertakan. kekayaan pemilik menjadi jaminan utang perusahaan. karena manajemennya sangat tradisional. Pemerintah Daerah setempat untuk izin usaha. Prinsip lebih baik jadi kepala kucing daripada menjadi ekor harimau. Kurang terjamin kelangsungan usahanya. agar pihak ketiga dapat mengetahui siapa yang menjadi pengurus Firma yang berhubungan dengannya. kecuali ada anggota keluarga dalam yang bersedia melanjutkan usaha.        . meskipun kerugian diakibatkan oleh salah seorang anggota persekutuan. dan pemerintah memberi keringanan sebagai pengusaha kecil. pekerjaan. sekalipun perusahaannya tergolong usaha kecil atau usaha menengah. Pembubaran Firma dilakukan bila sudah berakhir masa atau jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya di dalam akta pendirian. Dalam akta pendirian persekutuan Firma ditentukan sekutu yang menjalankan tugas pengurus. Semua anggota sekutu berhak menjadi pimpinan. demikian pula kerugian yang diderita.- - - 2. atau bangkrut. tidak ada keharusan pengesahan akta pendiriannya oleh Menteri Kehakiman dan tidak ada keharusan harta kekayaan antara persekutuan dan pribadi sekutu-sekutu atau tanggungjawab secara pribadi untuk keseluruhan. Dian & Co. (4) Jangka waktu yang diperjanjikan. maka usaha didirikan untuk waktu yang tidak terbatas semua sekutu berwewenang untuk menandatangani surat untuk Firma itu. Sumber keuangan terbatas. Modal berasar dari para sekutu. Firma mendapat izin pada kantor Perdagangan setempat. Pengurus berhak bertindak keluar atas nama Firma. FIRMA (Fa’) mengapa jutaan orang di dunia lebih menyenangi usaha perorangan. atau salah satu anggota sekutu mengundurkan diri / berhenti sebelum jangka waktu ditentukan. Tanggung jawab Firma (Fa’) terletak pada para sekutu secara tidak terbatas. penghasilan biasanya sangat rendah. tidak sebanding dengan pengorbanan yang diberikan kepada usaha. (5) Ketentuan-ketentuan lain yang menjadi hak pihak ketiga terhadap para sekutu. Kelemahan : Tanggungjawab pemilik tidak terbatas. terutama pihak saingannya. Lebih mudah memperoleh pinjaman / kredit. karena modal usaha dan kekayaan pribadi tidak dapat dipisahkan. karena tergantung kepada kemampuan pemiliknya memperoleh sumber-sumber keuangan. Fa’. Kekuasaan tertinggi ada dalam tangan semua sekutu. Firma dapat didirikan dengan akte notaris. Selama akta tersebut belum didaftarkan dan diumumkan. Sulit berkembang. Pemilik dapat saja meminjam modal sesuai keperluannya dengan menjaminkan kekayaan pribadinya. Pajak rendah karena administrasi keuangan sering tidak jelas. karena bila pemiliknya meninggal dunia. atau bersifat pribadi untuk keseluruhan. karena posisinya tetap sebagai anak buah dalam jangka waktu relatif lama.

Kelangsungan usaha tidak menentu Jika salah satu anggota pemilik mengundurkan diri. tugas. CV adalah suatu bentuk perjanjian kerjasama untuk berusaha bersama antara orang-orang yang bersedia memimpin. Sekutu komplementer selain menyerahkan atau menyetor modalnya juga pengurus persekutuan. dengan orang-orang yang memberikan pinjaman dan tidak bersedia memimpin perusahaan serta bertanggungjawab terbatas pada kekayaan yang diikutsertakan dalam perusahaan. wewenang dan tanggungjawab. Keputusan diambil secara bersama-sama Kelemahan : 1. Penanggungan kerugian secara bersama-sama Kerugian yang diakibatkan oleh salah seorang anggota pemilik harus ditanggung bersama oleh anggota yang lain. uang atau tenaga kerja) pada persekutuan dan tidak turut campur tangan dalam pengurusan persekutuan. Lebih mudah memperoleh pinjaman/kredit Kemampuan financial yang lebih besar 3. Kebaikan dan Kelemahan Firma : Kebaikan : 1. kemudian didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri setempat yang diumumkan dalam tambahan berita negara. . tanggungjawab terbatas. Sekutu komanditer memperoleh keuntungan dari pemasukannya. Kemampuan manajemen lebih besar Ada pembagian fungsi. CV . yakni sekutu komanditer (pasif) dan sekutu komplementer (aktif) Sekutu komanditer yaitu sekutu fasif. dan tidak ikut dalam pengurusan persekutuan. Terjadinya perubahan akta pendirian Kebaikan dan Kelemahan CV. adalah orang yang menjalankan perusahaan (pimpinan/direktur) dan bertanggungjawab penuh atas hutang-hutang perusahaan. Modal relatif besar Kesempatan memperluas usaha lebih mudah 2. atau membatalkan perjanjian untuk menjalankan usaha bersama otomatis Firma menjadi bubar. dan biasaanya modal penyertaannya lebih besar jumlahnya dari sekutu komanditer. Cara mendirikan CV CV didirikan dengan akta notaris yang berupa akta pendirian yang memuat anggaran dasar.PERSEKUTUAN KOMANDITER         CV kepanjangan dari Comanditaire Vennotshaap. yang hanya menyerahkan modalnya saja (barang. 3. Tanggungjawab pemilik tidak terbatas Kerugian yang diderita perusahaan akan mempengaruhi harta pribadi anggota 2. Pembubaran Firma ditentukan dengan bukti otentik di muka notaris. 3. Pembubaran CV Berakhirnya jangka waktu yang ditentukan dalam akta pendirian Atau pengunduran / pemberhentian sekutu-sekutu. Suatu bentuk usaha persekutuan yang mempunyai satu atau beberapa orang sekutu komanditer. didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri dan diumumkan dalam tambahan berita negara. Sekutu komplementer atau sekutu aktif. mengatur perusahaan dan bertanggungjawab penuh dengan kekayaan pribadinya. Terdapat dua macam sekutu. Tidak memerlukan pengesahan dari Menteri Kehakiman. yang artinya Persekutuan Komanditer. Hanya bertanggungjawab sebesar modalnya yang disertakan.

dan saham istimewa (preferrend stock) Alat Perlengkapan o o o  o o o o  o o o  1. Jadi akta pendirian dibuat dimuka notaris. kemudian diumumkan dalam berita negara. Saham Saham yang dikeluarkan pada pokoknya ada dua jenis.         Kebaikan : Kebutuhan modal lebih mudah dipenuhi Cara mendirikannya lebih mudah dilakukan Kemampuan manajemen lebih besar Tanggungjawab sekutu terbatas Pimpinan terdiri beberapa orang Kelemahan : Tanggungjawab sekutu komlementer tidak terbatas Kelangsungan usaha tidak menentu Sulit untuk kembali modalnya. PT (PERSEROAN TERBATAS) = NV       o Perseroan Terbatas. yang diangkat oleh pesero atau orang-orang yang diangkat untuk itu tanpa menerima upah dengan atau tanpa pengawasan komisaris Harta kekayaan sendiri Harta kekayaan perusahaan terpisah dari harta kekayaan anggotanya (pemegang saham) Melakukan hubungan hukum sendiri PT. disingkat PT. dan tanggungjawab sekutu pemegang saham terbatas pada jumlah saham yang dimilikinya. PT.  . Modal PT terdiri atas saham-saham yang jumlahnya telah ditentukan dalam Anggaran Dasarnya. dahulu disebut NV. Mempunyai tujuan sendiri Tujuan perseroan adalah memperoleh keuntungan / laba (profit) dalam bidang usaha tertentu. merupakan perusahaan akumulasi modal yang dibagi atas saham. Paling sedikit 10% dari modal perseroan harus sudah disetor (syarat material) Modal PT Modal PT adalah modal dasar seperti dalam akte pendirian Modal yang ditempatkan/disanggupi sekurang-kurangnya 20% dari modal dasar Modal yang disetor (modal operasional) yaitu 10% dari modal perseroan. yang memuat anggaran dasar. yaitu : saham biasa (common stock). Unsur-unsur Badan Hukum tersebut : Organisasi yang teratur Dipimpin oleh pengurusnya. kepanjangan dari Naamlozo Vennootschap. Tanggungjawab pesero terbatas pada modal yang diikutsertakan (saham yang dibeli) dalam PT. Didirikan dengan Akta Notaris. Pengurus tidak bertanggungjawab lebih dari pelaksanaan tugas yang diberikan kepadanya. Cara Mendirikan PT. Namun dalam praktek 10% dari modal yang ditempatkan atau disanggupi. dan harus mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Harus mempunyai modal yang dibagi atas saham-saham. di mana setiap sekutu dapat mengambil bagian (membeli) bebarapa saham. terutama sekutu pimpinan Sekutu komanditer tidak aktif dalam usaha 4. Pendaftaran di Pengadilan Negeri setempat. Melakukan hubungan hubungan hukum sendiri dengan pihak ketiga yang diwakili oleh pengurusnya (DIREKSI). 2. PT adalah suatu persekutuan yang berbadan hukum untuk menjalankan perusahaan dengan modal usaha yang terbagi atas saham.

Berdasarkan keputusan Menteri Kehakiman untuk kepentingan umum.1. o o o 3. Apabila komisaris diangkat dengan upah (gaji) dan bukan pemegang saham status hukumnya sebagai “pekerja pemegang kuasa” dari perseroan atau RUPS yang dikuasai oleh Hukum campuran (pemberian kuasa dan perburuhan). Keputusan Rapat Pemegang Saham dianggap sah bila : Cara dan tenggang waktu penagihan pada pemegang saham Pegambilan Keputusan (suara terbanya atau suara terbanyak khusus) Tidak melanggar undang-undang. Karena peleburan atau penggabungan . Pengurus Pengurus PT biasanya disebut DIREKSI dan pimpinanya disebut DIREKTUR yang berfungsi sebagai pimpinan perusahaan. Domestik PT. Komisaris Pengurus PT diawasi atau tidak diawasi oleh Komisaris. atau satu saham satu suara. Asing PT. hak suara tidak lebih dari tiga suara. status hukumnya sebagai penerima kuasa dari perseroan atau RUPS. Diatur dalam Anggaran Dasar PT dan diatur di dalam KUHD. Komisaris PT diangkat oleh RUPS yang dapat disertai dengan penetapan upah (gaji) dan fasilitas lain atau tanpa upah (gaji). Apabila modal perseroan terbagi dalam 100 saham atau lebih maka hak suara tidak lebih dari enam suara. cukup dengan honor saja. Hubungan hukum antara RUPS dan DIREKSI dikuasai oleh hubungan pemberian kuasa. yang dikuasai oleh hubungan hukum pemberi kuasa. Jika diadakan komisaris maka jumlahnya lebih dari satu orang. mencatat dengan rapi semua harta kekayan perseroan dan mempertanggungjawabkan kepada RUPS. o o o o o o o 2. Hak suara diatur sebagai berikut : Setiap pemegang saham sekurang-kurangnya berhak mengeluarkan satu suara. Pengurus PT mewakili perseroan dalam bidang usaha yang menjadi tujuan perseroan. tugas pengurus (Direksi) PT adalah: Melakukan pendaftaran perseroan (PT) di Kepaniteraan Pengadilan Negeri. anggaran dasar. Apabila komisaris diangkat dengan upah dan sebagai pemegang saham. Dalam hubungan dengan harta kekayaan perseroan. sesuai KUH Perdata Menurut KUHD. Terbuka PT. hukum tidak tertulis. o o o o  o o o o o o  o o o o o o Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Merupakan kekuasan tertinggi dalam PT. Perseorangan PT. pengurus PT mengurus dan menguasai dengan baik. Tertutup PT. Macam-Macam PT PT. Setiap pemegang saham berhak mengeluarkan suara sebanyak kelipatan dari harga nominal saham yang terkecil dari perseroan terhadap keseluruhan jumlah harga nominal dari semua saham yang dimiliki pemegangnya. Setiap pemegang saham mengeluarkan suara sebanyak jumlah saham yang dimiliki. dalam media resmi Dalam hubungan dengan pihak ketiga. Kosong Pembubaran PT Alasan pembubaran PT. dan bila modal perseroan di bawah 100 saham. antara lain sebagai berikut : Berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam akta pendirian perseroan (akta notaris) Keputusan RUPS yang menghendaki pembubaran perseroan dengan syarat yang ditentukan dalam Anggaran Dasar (Akte Pendirian) Apabila perseroan mengalami kerugian mencapai 70% dari modal yang ditetapkan Apabila perseroan dalam keadaan tidak mampu membayar utangnya (insoluansi). Komisaris dapat diadakan dan dapat pula ditiadakan.

adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Kontinuitas perusahaan sebagai badan hukum lebih terjamin. Azaz. Mudah untuk memindahkan hak milik dengan menjual saham kepada orang lain Mudah memperoleh tambahan modal untuk keperluan volume usaha (menjual saham). deviden yang diterima para pemegang saham dikenakan pajak lagi. Fungsi Koperasi : Sebagai perkumpulan (unit ekonomi) yang bukan merupakan perkumpulan modal : Alat perjoangan ekonomi Alat pendemokrasian ekonomi sosial Sebagai salah satu urat nadi perekonomian bangsa Alat pembina insan masyarakat dalam tata laksana perekonomian rakyat Cara mendirikan Koperasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992: Rapat Pembentukan Koperasi o o o o  o . Tujuan yang sama itu adalah kepentingan “ekonomi” untuk meningkatkan kesejahteran bersama. dibiayai bersama. semua untuk semua di bawah pimpinan pengurus atas azas keadilan dan kekeluargaan. Pemberes (panitia khusus) bertugas menguangkan seluruh aktiva perseroan untuk melunasi hutang perseroan termasuk upah “pemberes”. Tujuan dan Fungsi Koperasi Azas Koperasi : Menurut UU No. yang dimiliki bersama. dikelola bersama. karena semua aktivitas perusahaan dilaporkan kepada pemegang saham secara rutin dan teratur. keberanian berkorban untuk kepentingan bersama. o o o o o o o o o 5. maka perseroan tetap ada sampai pemberesannya selesai. Tujuan utama Badan Hukum (BH) itu ialah memajukan kesehajteraan semua anggota perkumpulan. Jika aktiva tersebut masih ada sisa. Kelemahan PT memerlukan subyek pajak tersendiri. Manajemen dan spesialisasinya memungkinkan pengelolaan sumber modal secara efisien.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Kebaikan dan Kelemahan PT Kebaikan Tanggungjawab yang terbatas dari para pemegang saham terhadap utang perseroan. dan pemilik dapat berganti-ganti. Koperasi berasal dari bahasa Inggeris. KOPERASI     o o o o  Setelah perseroan bubar. Mendirikan PT lebih sulit Biaya pendirian cukup tinggi Rahasia perusahaan tidak terjamin. sebab utang tergantung pada beberapa pesero.25 : Tujuan koperasi yakni memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun terutama perekonomian sosial dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju. yaitu “cooperation” atau bahasa Belanda “Cooperatie”. koperasi Indonesia berazaskan Pancasila dan UUD 1945. yakni berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi dari segi ekonomi adalah perkumpulan yang memiliki ciri-ciri khusus berikut ini : Beberapa orang yang disatukan oleh kepentingan ekonomi yang sama Tujuan mereka yang baik secara bersama-sama maupun secara individual adalah memajukan kesejahteraan bersama dengan tindakan bersama-sama secara kekeluargaan. Tujuan Koperasi : Pasal 3 UU No. maka sisa ini dibayarkan pada para pemegang saham. yang berarti “kerjasama”. Alat untuk mencapai tujuan itu adalah Badan Hukum (BH). Tugas pemberes dilaporkan kepada RUPS. Kerjasama yang dimaksudkan disini adalah kerjasama yang terjadi antara beberapa orang (kelompok) untuk mencapai tujuan yang sama yang sulit dicapai secara perseorangan.

Sekurang-kurangnya 20 orang hadir berkumpul menyatakan setuju dan bersedia menjadi anggota dan pengurus  Dibuatkan Berita Acara dan Daftar hadir.  Modal Koperasi Modal diperoleh dari anggota dan dari luar anggota. Pengurus Koperasi Merupakan pemegang kuasa anggota yang bertugas paling lama 5 (lima) tahun.  Pengumuman dalam Berita Negara Akta Pendirian (Badan Hukum) yang sudah disahkan diumumkan oleh pejabat dengan menempatkan dalam Berita Negara. dikirim kepada para pendiri.25 thn 1992. menyelenggarakan rapat anggota.  Perangkat Organisasi Koperasi Sesuai ketentuan di dalam UU. pasal 21 : Rapat Anggota Merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam tata kehidupan koperasi dan dilaksanakan paling sedikit sekali dalam satu tahun yang bertugas mengesahkan pertanggungjawaban pengurus. Pemerintah. Ada yang memprakarsai pelaksanaan rapat pembentukan koperasi.  Pengiriman Akta Pendirian kepada Pendiri Koperasi Akta Pendirian yang bermaterai. kepada Pejabat yang diangkat oleh dan mendapat kuasa khusus dari Menteri Koperasi. beberapa orang sebagai atas nama pendiri koperasi. yang dilampiri Akte Pendirian dan Akta Berita Acara Rapat.  Pengesahan Akta Pendirian (Badan Hukum) oleh Pejabat Pengesahan Akta Pendirian diberikan dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan setelah diterima permintaan pengesahan.  Lapangan Usaha Koperasi o Koperasi Produksi Bergerak dibidang usaha pengadaan . mengajukan laporan keuangan dan pertanggunganjawaban pelaksanaan tugas serta mewakili Koperasi di dalam dan di luar pengadilan. Pengawas . yang memuat tentang jumlah anggota dan nama-nama mereka yang diberi kuasa untuk menandatangani Akta Pendirian Koperasi. diselenggarakan paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku lampau. yaitu bentuk pinjaman dari bank Koperasi.  Surat Permohonan Pengesahan Pendiri atau pengurus baru terpilih mengajukan surat permohonan pengesahan pendirian koperasi. Pengurus berkewajiban mengelolan koperasi dan usahanya mengajukan rancangan (perencanaan) Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (APBK). penciptaan keperluan dasar dan keperluan konsumsi sehari-hari o Koperasi Konsumsi Bergerak dibidang usaha memenuhi kebutuhan sehari-hari o Koperasi Kredit / Simpan Pinjam Bergerak dibidang simpan-pinjam o Koperasi Jasa Bergerak dalam bidang usaha jasa tetentu.  Modal koperasi dari anggota simpanan pokok simpanan wajib simpanan suka rela  Cadangan  Modal koperasi dari bukan anggota. sedangkan Akta Pendirian yang tidak bermaterai dikirim kepada disimpan di Kantor Pejabat Koperasi. dsan sumber-sumber lainnya.

Namun perlu diingat bahwa yayasan adalah salah satu bentuk Badan Hukum. dan bukan organisasi sosial kemasyarakatan. Tujuan pendirian yayasan bukan untuk mencari keuntungan (non profit). Pengelolaan Yayasan Yayasan merupakan sebuah Badan Hukum dengan kekayaan yang dipisahkan. pendidikan. (5) untuk pendidikan koperasi. jadi tergolong sebagai salah satu Badan Usaha Nasional. seperti Yayasan Rumah Sakit. Namun demikian apapun alasannya. UU. khususnya dari masyarakat tergolong yang berpengahasilan rendah. (2) untuk anggota menurut jasanya dan simpanannya. Yayasan adalah suatu usaha yang didirikan oleh masyarakat atau pemerintah dengan jalan memisahkan sebagian dari kekayaannya yang tujuannya sosial. terutama dalam pemenuhan kebutuhan yang sangat primer. Namun demikian tidak semua yayasan bernuansa kegiatan sosial semata. maka kegiatan yayasan bisa bangkrut. (4) untuk kesejahteraan pegawai. kehadiran yayasan harus lebih bernuangsa sosial dari pada bernuangsa ekonomi. (3) untuk pengurus. dibagikan kepada yang berhak sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi berdasarakan persentase yang meliputi : (1) untuk cadangan. sehingga seringkali tarif yang harus di bayar masyarakat justru lebih mahal daripada tarif perusahaan pemerintah. membuat laporan tertentu tentang hasil pengawasannya. sosial.  . Pembagian Laba Koperasi Pembagian laba koperasi disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). YAYASAN    Pengawas dipilih dari dan oleh anggota koperasi dalam rapat anggota yang bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi. melainkan lebih menitikberatkan pada usaha-usaha sosial untuk berbagai macam kegiatan yang akan dijalankan diluar kondisi persaingan usaha.No. Yayasan Pendidikan Tinggi. (2) Kegiatannya bertentangan dengan ketertiban umum dan / atau kesusilaan. keagamaan. (3) Kelangsungan hidupnya tidak dapat lagi diharapkan. Yayasan merupakan harapan dari masyarakat. karena sering kali sebuah yayasan juga merupakan salah satu badan usaha yang mempekerjakan banyak orang dan menggunakan sarana dan fasilitas yang cukup mahal untuk melaksanakan kegiatan usahanya. Hal tersebut dapat dimaklumi karena tarif seringkali dihitung secara rasional dan ekonomis dan jika tidak.  6. (1) Terbukti bahwa koperasi yang bersangkutan tidak memenuhi ketentuan undang-undang. Oleh karena itu warga masyarakat yang mempunyai kekayaan atau berpenghasilan tinggi sering terpanggil hati nuraninya untuk mendirikan yayasan untuk mewujudkan rasa kesetiakawanan sosial mereka. (6) untuk dana sosial Pembubaran Koperasi Pembubaran koperasi dilakukan berdasarkan Keputusan Rapat Anggota yang diberitahukan secara tertulis oleh kuasa rapat anggota kepada semua kreditur dan pemerintah berdasarkan keputusan pemerintan (pasl 47 ayat 1. misalnya masalah kesehatan.25/1992) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful