P. 1
materi AC

materi AC

|Views: 73|Likes:

More info:

Published by: Anjar Clalu Ingint Mengerty on May 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2013

pdf

text

original

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR OTOMOTIF SUB SEKTOR KENDARAAN RINGAN

MEMELIHARA/SERVIS SISTEM A/C (AIR CONDITIONER) OTO.KR05.019.03

BUKU INFORMASI

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

Kode Modul OTO.KR05.019.03

DAFTAR ISI

Daftar Isi .......................................................................................................... 1 BAB I PENGANTAR ........................................................................................ 2 1.1. 1.2. 1.3. 1.4. Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi ............................... 2 Penjelasan Modul ........................................................................ 2 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) ........................................... 3 Pengertian-pengertian Istilah ....................................................... 4

BAB II STANDAR KOMPETENSI....................................................................... 5 2.1. 2.2. 2.3. Peta Paket Pelatihan ................................................................... 5 Pengertian Unit Standar .............................................................. 5 Unit Kompetensi yang Dipelajari .................................................. 6 2.3.1. Judul Unit ..................................................................... 6 2.3.2. Kode Unit ...................................................................... 6 2.3.3. Deskripsi Unit ................................................................ 6 2.3.4. Elemen Kompetensi ....................................................... 7 2.3.5. Kriteria Unjuk Kerja ........................................................ 7 2.3.6. Batasan Variabel ............................................................ 8 2.3.7. Panduan Penilaian ......................................................... 9 2.3.8. Kompetensi Kunci .......................................................... 10

BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ............................................... 11 3.1. 3.2. Strategi Pelatihan ....................................................................... 11 Metode Pelatihan ....................................................................... 12

BAB IV MATERI UNIT KOMPETENSI ............................................................... 13 BAB V SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI ...................................................................................... 54 5.1. 5.2. 5.3. Sumber Daya Manusia ................................................................ 54 Sumber-sumber Perpustakaan ..................................................... 55 Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ............................................... 55

Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006

Halaman: 1 dari 55

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

Kode Modul OTO.KR05.019.03

BAB I PENGANTAR 1.1. • Konsep Dasar Competency Based Training (CBT)

Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi? Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja. • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja? Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui. 1.2. Penjelasan Modul

Desain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri : • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih. • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

Isi Modul
Buku Informasi Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan Buku Kerja Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam pelatihan klasikal maupun pelatihan individual/mandiri. Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi : • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan. • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006

Halaman: 2 dari 55

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

Kode Modul OTO.KR05.019.03

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi : • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan. • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan. • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan. • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja. • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik. • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan. Pelaksanaan Modul Pada pelatihan klasikal, pelatih akan : • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan. • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan. • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan. • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada buku kerja Pada pelatihan individual /mandiri, peserta pelatihan akan : • Menggunakan buku informasi sebagai sumber utama pelatihan • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku kerja • Memberikan jawaban pada buku kerja • Mengisikan hasil tugas praktik pada buku kerja • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih 1.3. Pengakuan Kompetensi Terkini ( RCC ) • Apakah pengakuan kompetensi terkini ( Recognition of Current Competency) Jika anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali. Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena anda telah : a. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau b. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau c. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006

Halaman: 3 dari 55

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan

Kode Modul OTO.KR05.019.03

1.4.

Pengertian-Pengertian / Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau uji kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang ( review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti. Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi. Sertifikasi Kompetensi Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

Sertifikat Kompetensi

Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006

Halaman: 4 dari 55

Perbaikan ringan pada rangkaian / system kelistrikan 2. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.1. Modul 05-02-03. system pengaman kelistrikan 2.KR05. b. Peserta yang berbeda mungkin membutuhkan waktu yang berbeda pula untuk menjadi kompeten dalam keterampilan tertentu. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 5 dari 55 . Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Standar Kompetensi ini? Anda akan mengembangkan pengetahuan. Memasang . Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. c.019. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali. Peta Paket Pelatihan Untuk mempelajari modul ini dilengkapi dengan modul-modul lain yang berhubungan. bukan pada lamanya waktu.2.1. fokusnya ada pada pencapaian kompetensi. Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi. Berapa lama Unit Standar Kompetensi ini dapat diselesaikan? Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi? Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama. dan memperbaiki system wiring 2.1. Standar Kompetensi menentukan : Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.menguji. Modul 05-07-03.1.menguji.1. Modul 05-08-03.3. Kondisi dimana kompetensi dicapai. Memasang .03 BAB II STANDAR KOMPETENSI 2. Pengertian Unit Standar Kompetensi Apakah Unit Standar Kompetensi? Setiap a. keterampilan dan dipersyaratkan untuk “Menerapkan prosedur-prosedur mutu”. antara lain : 2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.2.

3 Deskripsi Unit : : Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) OTO.03 :Unit ini mengidentifikasikan kompetensi yang dibutuhkan untuk melaksanakan pemeliharaan/servis sistem A/C pada kendaraan dan pendataan kondisi kerja.3.3.019. Unit Standar Kompetensi Kerja Yang dipelajari Dalam sistem pelatihan.019. • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.3. 2.KR05. • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.KR05.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.3.03 2. Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan atau siswa untuk dapat : • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan. • mengidentifikasikan apa yang telah dikerjakan peserta pelatihan.1 Judul Unit 2.2 Kode Unit 2. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 6 dari 55 .

Sistem diuji kemampuannya dan menentukan prosedur pemeliharaan/servis A/C yang sesuai. Memelihara/servis sistem A/C KRITERIA UNJUK KERJA 1. Sistem diuji dan hasilnya dicatat sesuai dengan prosedur dan kebijakan perusahaan. undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).3 1. Pemeliharaan/servis sistem dan komponen dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi pabrik kendaraan.03 2.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.2 1.3.KR05.5 1.6 Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 7 dari 55 .1 Pemeliharaan/servis sistem A/C dilaksanakan tanpa menyebabkan kerusakan terhadap komponen atau sistem lainnya.019.5 Kriteria Unjuk Kerja ELEMEN KOMPETENSI 01.3. 1. Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan dipahami.4 Elemen Kompetensi 2. Seluruh kegiatan pemeliharaan/servis dilaksanakan berdasarkan SOP (Standard Operation Procedures). peraturan perundang-undangan dan prosedur/kebijakan perusahaan.4 1.

3.5. suku cadang. oli refrigerant 5.3.2. spesifikasi pabrik kendaraan SOP (Standard Operation Procedures) perusahaan kebutuhan pelanggan persyaratan di tempat kerja/industri peraturan pemerintah mengenai kelaikan kendaraan lembaran data keamanan bahan Pelaksanaan K 3 harus memenuhi: 3. Batasan Konteks Standar kompetensi ini digunakan untuk sistem A/C yang dipasang pada kendaraan ringan. Variabel terapan lainnya termasuk: Sistem pengontrol temperatur Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 8 dari 55 . 3.6 Batasan Variabel 1.2.3. perlengkapan pengisian refrigerant.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. 3. 2.1. evakuasi. 2. perlengkapan recovery refrigerant dan recycling.4. Kegiatan: Kegiatan meliputi: 5. perlengkapan pendeteksi kebocoran refrigerant.1. 5. 2.1. Sumber-sumber dapat termasuk: peralatan tangan/hand tools.019. 2. 2. 5.6. 2. harus dilaksanakan dibawah kondisi kerja normal dan harus penyetelan mendeteksi kebocoran refrigerant pengujian kemampuan 6.KR05. Sumber informasi/dokumen dapat termasuk: 2.2 undang-undang K 3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) ketentuan di bidang industri. 4.03 2. refrigerant. thermometer.

prosedur perawatan/pemeliharaan perlengkapan Penilaian praktek: 4. 5. 4.4.5. kode area tempat kerja 3. 1.3.3. 5.03 2. undang-undang pemerintah 3. 3. persyaratan keamanan perlengkapan/kerja 3.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Konteks: 1. Aspek-aspek penting: Kompetensi penting diamati secara menyeluruh agar mampu menerapkan kompetensi pada keadaan yang berubah-ubah dan merespon situasi yang berbeda pada beberapa aspek-aspek berikut: memelihara/servis A/C pada kendaraan dan pencatatan prosedur kerja. Pengetahuan dasar: 3. 5. melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana kemajuan ketrampilan seseorang diawasi secara berkala oleh pengawas.3. memelihara catatan/data pelanggan/perusahaan 4. melaksanakan tugas kompleks dan non rutin. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 9 dari 55 . 5.2. penilaian dapat dilakukan melalui simulasi. melakukan pengujian sistem A/C Unjuk Kerja dari ketrampilan yang diperlukan: 5. undang-undang K 3 3. Pengetahuan dan ketrampilan dasar dapat dinilai melalui pekerjaan dan tidak melalui pekerjaan.2.2. Hasil yang telah ditentukan harus dapat tercapai tanpa pengawasan langsung.3.1.3.2. 1. melakukan servis sesuai dengan kode area tempat kerja dan undangundang pemerintah 4. memahami dan menerapkan informasi teknik 4. menangani refrigerant dengan aman 3. Penilaian ketrampilan dapat dilakukan setelah periode pelatihan yang diawasi dan pengalaman melakukan sendiri pada tipe yang sama.6. prinsip-prinsip kerja (siklus dasar refrigerant) 3.5. menggunakan peralatan dan perlengkapan yang sesuai dan aman 4.7 Panduan Penilaian 1. melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan kemandirian dan tanggung jawab individu.1.019.KR05. Jika kondisi tempat kerja tidak memungkinkan.7. Hasil pekerjaan diperiksa oleh pengawas.1. 2.1. mengakses.4.4 menjadi mandiri dan bertanggung jawab pada pekerjaan lain.

03 2.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.019. mengorganisir dan menganalisa informasi Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas Bekerja dengan orang lain dan kelompok Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika Memecahkan masalah Menggunakan teknologi Tingkat 2 1 1 1 2 2 Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 10 dari 55 .3.KR05.8 Kompetensi Kunci No Kompetensi Kunci Dalam Unit ini 1 2 3 4 5 6 7 Mengumpulkan.

Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah anda miliki. Menerapkan pelatihan kerja yang aman. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh. c. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.019.03 BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN 3. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.KR05. Pengamatan terhadap tugas praktik a. b. Penilaian • Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda. b. Strategi Pelatihan Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.1. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda. Permulaan dari proses pembelajaran a.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Implementasi a. artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat. c. Persiapan / perencanaan a. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 11 dari 55 . b. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca. b. d. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

03 3. Metode Pelatihan Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.019. kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.KR05. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing. sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta.2. Sesi belajar ini umumnya mencakup topic tertentu. Belajar secara mandiri Belajar Berkelompok Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk datang bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Belajar tersetruktur Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 12 dari 55 . Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas. Dalam beberapa kasus. Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual. Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

condenser Condenser Berfungsi untuk menyerap panas pada refrigerant yang telah dikompresikan oleh kompresor dan mengubah refrigrant yang berbentuk gas menjadi cair ( dingin ). Compressor Compressor Berfungsi untuk memompakan refrigrant yang berbentuk gas agar tekanannya meningkat sehingga juga akan mengakibatkan temperaturnya meningkat.019. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 13 dari 55 .03 Uraian Materi BAB IV MATERI UNIT KOMPETENSI o Nama-nama komponen utama AC ( Air Conditioners ) AC atau Air Conditioners. Rangkaian peralatan (komponen) tersebut adalah : a. adalah suatu rangkaian peralatan (komponen) yang berfungsi untuk mendinginkan udara didalam kabin agar penumpang dapat merasa segar dan nyaman. b. Compressor Gambar 1. Condenser Gambar 2.KR05.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.

Dryer/receifer Gambar 3.03 c. d.KR05. refrigerant cair dapat segera berubah menjadi gas. yang untuk selanjutnya mengalirkan ke evaporator melalui expansion valve. Receifer Dryer/receifer Berfungsi untuk menampung refrigerant cair untuk sementara. Selain itu Dryer/receifer juga berfungsi sebagai filter untuk menyaring uap air dan kotoran yang dapat merugikan bagi siklus refrigerant.019. Evaporator Gambar 5. sesuai dengan beban pendinginan yang dibutuhkan. Expznsion valve Expansion valve Berfungsi Mengabutkan refrigrant kedalam evaporator. Expansion valve Gambar .Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. agar e. Evaporator Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 14 dari 55 .

Perputaran kompresor ini akan menggerakkan piston/vane dan gerakan piston/ vane ini akan menimbulkan tekanan bagi refrigerant yang berbentuk gas sehingga tekanannya meningkat yang dengan sendirinya juga akan meningkatkan temperaturnya. Compressor Compressor terbagi menjadi dua bagian. yaitu : 1) Compressor 2) Kopling magnet ( Magnetic Clutch ) 1) Compressor Kompresor digerakkan oleh tali kipas dari puli engine. Jenis kompresor ini dapat dipilahkan seperti dibawah ini : Tipe Reciprocating Tipe Crank Tipe Swash plate Tipe Rotary Tipe Through vane Tipe Reciprocating mengubah putaran crankshaft menjadi gerakan bolakbalik pada piston. Blower Gambar 6. Blower 2.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.KR05.03 Evaporator Merupakan kebalikan dari condenser Berfungsi untuk menyerap panas dari udara yang melalui sirip-sirip pendingin evaporator.019. Tipe Crank : Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 15 dari 55 . Cara kerja komponen AC a. sehingga udara tersebut menjadi dingin f.

yaitu apabila salah satu sisi melakukan langkah kompresi maka sisi lainnya melakukan langkah isap ( lihat bagan gambar mekanis kompresi ) Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 16 dari 55 . Tipe Swash Plate : Terdiri dari sejumlah piston dengan interval 72o untuk kompresor 10 silinder dan interval 120o untuk kompresor 6 silinder. Lihat gambar mekanis kompresi. Pada langkah turun. refrigerant masuk kedalam ruang silinder dari evaporator.019. Oleh sebab itu pada kepala silinder ( valve plate ) terdapat dua katup yaitu katup isap (suction) dan katup penyalur (Discharge).1 kg/cm2 menjadi 15 kg/cm2 yang mengubah temperatur dari 0oC menjadi 70oC.03 Pada tipe ini sisi piston yang berfungsi hanya satu sisi saja.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Kedua sisi ujung piston pada tipe ini berfungsi. yaitu bagian atas.KR05. dan pada langkah naik refrigerant keluar dari ruang silinder menuju ke condenser dengan tekanan meningkat dari 2.

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.019. (lihat bagan gambar mekanis kompresi) Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 17 dari 55 .KR05. Dan bila rotor berputar vane akan bergeser pada arah radial sehingga ujung-ujung vane akan selalu bersinggungan dengan permukaan dalam silinder.03 Tipe Through Vane : Tipe through vane ini terdiri atas dua vane yang integral dan saling tegak lurus.

03 Gambar 1 : Adalah langkah awal isap dimana refrigerant masuk melalui lubang isap.019. kompressor tidak akan berputar. Dalam posisi switch AC off. sehingga proses diatas akan berjalan terus menerus secara berkesinambungan. dan kompressor hanya akan berputar apabila switch AC dalam posisi hidup (on) hal ini disebabkan oleh arus listrik yang mengalir ke stator coil akan mengubah stator coil menjadi magnet listrik yang akan menarik pressure plate dan bidang singgungnya akan bergesekan dan saling melekat dalam satu unit ( Clutch assembly ) memutar kompresor. Gambar 2 : Akhir langkah isap dimana lubang pengisapan telah tertutup. Gambar 4 : Langkah kompresi penuh. Cara kerjanya : Puli kompressor selalu berputar oleh perputaran mesin melalui tali kipas pada saat mesin hidup. Peralatan intinya adalah : Stator.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. rotor dan pressure plate. b. Gambar 5 : Langkah penyaluran / pengosongan refrigerant dari silinder ke saluran keluar menuju ke condenser melalui katup tekan (discharge valve) Gambar 6 : Penyaluran refrigerant selesai. bekerja secara bergantian. Kopling magnet ( Magnetic Clutch ) Kopling magnet adalah perlengkapan kompressor yaitu suatu alat yang dipergunakan untuk melepas dan menghubungkan kompressor dengan putaran mesin. Sistem kerja dari alat ini adalah elektro magnetic. Pada aktualnya through vane yang membentuk empat ruang.KR05. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 18 dari 55 . Gambar 3 : Awal langkah kompresi dimana refrigerant mulai dikompresi kan untuk menaikkan tekanan. ruang vane akan memulai dengan awal langkah isap lagi.

Temperatur yang tinggi dari refrigerant yang berada dalam condenser yang bentuknya berlikuliku akan mengakibat kan terjadinya pelepasan panas oleh refrigerant.03 Konstruksi : Puli terpasang pada poros kompressor dengan bantalan diantaranya menyebabkan puli dapat bergerak dengan bebas. pressure plate terpasang mati pada poros kompressor.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. ( lihat gambar ) Tipe Kopling Magnet Tipe F Tipe G Tipe R Tipe P Condenser Refrigerant yang masuk kedalam condenser oleh karena tekanan kompresor masih dalam bentuk gas dengan temperatur yang cukup tinggi (80oC). Pada ujung pipa keluar condenser refrigerant sudah tidak berbentuk gas lagi akan tetapi sudah berubah menjadi refrigerant cair dengan temperatur 57oC (cooled liquid) Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 19 dari 55 . Semakin baik pelepasan panas yang di hasilkan oleh condenser se makin baik pula pendinginan yang akan dilakukan oleh evaporator.KR05. Sedang stator terikat dengan kompressor housing.019. Proses pelepasan panas ini di permudah dengan adanya aliran udara baik dari gerakan mobil maupun isapan fan yang terpasang dibelakang condenser.

Refrigerant dari condenser masuk ke tabung receifer melalui lubang masuk ( inlet port ).KR05. Dryer.019. Berdasarkan pengaturan pengabutan ini expansion valve dibedakan menjadi : ™ Expansion valve tekanan konstan ™ Expansion valve tipe thermal Pada gambar disamping adalah cara kerja expansion valve tipe thermal. maka lubang keluar pada alat ini berbentuk lubang kecil ( orifice ) konstan atau dapat diatur melalui katup ( valve ) yang pengaturannya menggunakan perubahan temperatur yang dideteksi oleh sebuah sensor panas.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. expansion Bagian atas dari receifer/dryer disediakan gelas kaca ( sight glass ) yang berfungsi untuk melihat sirkulasi refrigerant. kemudian melalui dryer. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 20 dari 55 . desiccant dan filter refrigerant cair naik dan keluar melalui lubang keluar ( outlet port ) menuju ke valve. desiccant maupun filter berfungsi untuk mencegah kotoran yang dapat menimbulkan karat maupun pembekuan refrigerant terutama pada expansion valve yang mana akan mengganggu siklus dari refrigerant. Expansion valve Oleh karena fungsi dari expansion valve ini untuk mengabutkan refrigerant kedalam evaporator.03 Receifer / Dryer.

Bila temperatur lubang keluar ( out let ) evaporator dimana alat ini ditempelkan meningkat.019.KR05. maka tekanan Pf > dari tekanan Ps + Pe.03 Pembukaan valve sangat bergantung dari besar kecilnya tekanan Pf dari Heat sensitizing tube. udara yang melewati kisikisi evaporator panasnya akan terserap sehingga dengan hembusan blower udara yang keluar keruang kabin mobil akan menjadi dingin. Sebaliknya bila temperatur lubang keluar ( out let ) evaporator menurun maka tekanan Pf < Ps + Pe. maka refrigerant yang disemprotkan akan lebih banyak. maka refrigerant yang disemprotkan akan lebih sedikit. • Ps : tekanan pegas • Pe : tekanan uap didalam evaporator Evaporator Perubahan zat cair dari refrigerant menjadi gas yang terjadi pada evaporator akan berakibat terjadi penyerapan panas pada daerah sekelilingnya.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Ada tiga tipe Evaporator yang terbuat dari aluminium yaitu : Tipe Plate Fin Tipe Serpentine fin Tipe Drwan Cup Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 21 dari 55 .

019. Peralatan tambahan yang terdapat pada rangkaian sistem AC mobil. Peralatan tambahan yang menunjang terlaksananya proses sistem pendinginan. Kondisi tekanan yang tidak normal ini akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada berbagai komponen yang lain. yang meng gunakan satu switch untuk dua keadaan yaitu terlalu tinggi atau terlalu rendah Tipe single. dengan switch Gambar tipe dual Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 22 dari 55 . adalah : a.03 3.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. bila tekanan siklus refrigerant terlalu berlebihan. terpisah. Pressure Switch Presure switch ini berfungsi untuk mengontrol tekanan yang terjadi pada sisi tekanan tinggi.Rangkaian / siklus sistem AC pada mobil 1. baik terlalu tinggi (27 kg/cm2) maupun terlalu rendah (2.KR05. dan juga merupakan peralatan pokok yang harus ada meskipun tidak termasuk komponen utama. Letak pressure switch ada diantara receifer dan expansion valve ( lihat gambar dibawah ) Tipe Pressure switch ini ada dua macam yaitu : Tipe dual.1 kg/cm2) maka secara otomatis akan menyetop switch sehingga magnetic clutch menjadi off.

Prinsip kerja dari mekanis peralatan ini adalah ketika RPM mesin drop hingga mencapai batas minimum. yaitu : Tipe Thermistor yang dipasangkan pada fin evaporator. (lihat gambar) Tipe ini mengatur jumlah refrigerant yang mengalir dari evapo rator ke kompresor. dan menjaga agar tekanannya tidak kurang dari 1.KR05. Alat Pencegah Pembekuan ( Anti Frosting Devices ) Untuk menghidari berkurangnya efek pendinginan yang disebabkan pembekuan air yang ada di fin pada evaporator yang terlalu dingin < 0oC. sehingga akan menjaga temperatur fin eva porator tidak turun < 0oC. dapat dipasangkan peralatan ini yang terdiri atas dua jenis.03 b. sehingga kompresor berhenti bekerja dan RPM mesin akan normal kembali. maka magnetic clutch akan mati dan kompresor akan berhenti berputar.019. Tipe EPR ( Evaporator Pressure Regulator ) dipasangkan diantara eva porator dan kompresor. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 23 dari 55 .9 kg/cm2. Bila temperatur fin menurun < 0oC.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. dan bekerja berdasarkan sinyal thermistor yang mengontrol temperatur fin. c. Stabilizer putaran mesin Peralatan ini berfungsi untuk menstabilkan putaran mesin melalui sensor pendeteksi RPM mesin yang dipasangkan pada arus primer ignition coil sehingga putaran idle mesin menjadi lebih baik dan tidak mudah mati. akan menghentikan magnetic clutch.

untuk jenis mobil konvensional (menggunakan karburator) digunakan vacuum switching valve (VSV) serta sebuah actuator untuk membuka throttle. Bila hal ini terjadi maka magnetic clutch dan VSV idle up akan off secara otomatis dan indikator lampu AC akan berkedip untuk memberitahukan kerusakan yang terjadi pada sistem pendingin.KR05.03 d. sehingga putaran mesin akan meningkat pada putaran idle dan AC dalam keadaan hidup. Peralatan idle up Digunakan untuk meningkatkan RPM mesin pada kondisi idle dan AC dalam keadaan hidup. Tanpa alat ini mesin akan menjadi sangat berat karena harus mengangkat beban kompresor sehingga mesin akan sering mati dan kenyamanan berkendaraan akan menjadi terganggu.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. yaitu pada saat kompresor mengalami kemacetan. (lihat gambar) Untuk mobil EFI. Alat ini penggunaannya tergantung dari tipe dan jenis bahan bakarnya.019. digunakan VSV yang dilengkapi diapraghma yang menyebabkan udara akan melalui surge tank. e. sehingga idling mesin akan meningkat. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 24 dari 55 . Sistem pelindung tali penggerak kompressor Alat ini digunakan untuk melindungi tali penggerak kompresor. dan ECU akan menginjeksikan sejumlah tambahan bahan bakar sesuai dengan udara bypass.

Magnetic valve Terletak antara receifer dan expansion valve dan dipakai pada sistem pendingin tipe dual.KR05.019. Sistem kontrol kompressor dua tingkat (mode ekonomi) AC tipe airmix.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 25 dari 55 . Dengan menggunakan peralatan ini dan diset pada switch ekonomi akan menghemat banyak pemakaian karena kompresor akan off pada 10oC temperatur fin bukan 3oC seperti pada keadaan normal. Letak dan prinsip kerja pelindung tali penggerak kompresor. f. g. hal ini akan banyak menyerap tenaga mesin. Pengontrol temperatur ini bekerja dengan cara membuka dan menutup magnetic valve yang secara paralel akan bekerja membuka dan menutup siklus pendingin.03 Alur kerja sistem pelindung tali penggerak kompresor. dengan kompresor berputar pada beban penuh yang temperaturnya mencapai batas limit hingga terjadi pembekuan pada fin evaporator ( 3oC).

019. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 26 dari 55 . Letak komponen pada AC mobil sangat bergantung dari jenis mobilnya. contoh gambar dibawah menunjukkan letak masing-masing komponen baik utama maupun tambahan pada mobil jenis sedan maupun minibus yang memiliki ruang mesin dibagian depan.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.KR05. Letak komponen utama dan perlengkapan tambahan AC Mobil. namun demikian perbedaan letak ini tidaklah mempengaruhi urutan dari komponen tersebut.03 4.

Siklus Pendinginan AC Mobil.03 5.KR05. dengan bertambahnya tekanan maka temperaturnya juga semakin meningkat. c. Kompresor berputar menekan gas refrigerant dari evaporator yang bertemparatur tinggi. hal ini diperlukan untuk mempermudah pelepasan panas refrigerant.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. f. Siklus Pendinginan Air Conditioners merupakan suatu rangkaian yang tertutup. Cairan refrigerant diatampung oleh receifer untuk disaring sampai evaporator membutuhkan refrigerant. b. Sisi yang bertekanan tinggi Sisi yang bertekanan rendah Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 27 dari 55 . e. Expansion valve memancarkan refrigerant cair ini sehingga berbentuk gas dan cairan yang bertemperatur dan bertekanan rendah. sehingga udara tersebut menjadi dingin seperti yang dibutuhkan oleh para penumpang mobil. Siklus pendinginan yang terjadi dapat digambarkan sebagai berikut : a. Gas refrigerant kembali kekompresor untuk dicairkan kembali di condenser. Gas refrigerant yang dingin dan berembun ini mengalir kedalam evaporator untuk mendinginkan udara yang mengalir melalui sela-sela fin evaporator. Gas refrigerant yang bertekanan dan bertemperatur tinggi masuk kedalam kondenser.019. Di dalam kondenser ini panas refrigerant dilepaskan dan terjadilah pengembunan sehingga refrigerant berubah menjadi zat cair. d.

3. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 28 dari 55 .4 dan pengukur tekanan rendah saling berhubungan.4 dan pengukur tekanan tinggi saling berhubungan.03 6. Penjelasan berikut menggunakan manipol pengukur model keran seperti pada gambar dibawah dengan 4 nipel penghubung ( ada yang hanya menggunakan 3 niple penghubung. Niple 1 hanya terhubung dengan pengukur tekanan tinggi. Manipol pengukur adalah alat yang berfungsi selain untuk mengosongkan/mengisi refrigerant juga sebagai alat untuk mengidentifikasi gangguan.2.019. 1) Keran katup tekanan rendah terbuka dan keran katup tekanan tinggi menutup. Konstruksi yang istimewa dari alat ini harus dipelajari secara seksama agar penggunaannya menjadi optimal dan terhindar dari kesalahan pemakaian. Dalam kondisi ini : Niple 1. 2) Keran katup tekanan rendah tertutup dan keran katup tekanan tinggi membuka. yang perbedaannya pada niple no 4 tidak ada ) a. Manifold Gauge.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.KR05. Dalam kondisi ini : Niple 2. Niple 3 hanya terhubung dengan pengukur tekanan rendah. Kondisi Hubungan saluran manifold gauge.

03 3) Kedua keran katup terbuka.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. dan 4) Kedua keran katup tertutup.KR05.019. Dalam Kondisi ini : Semua niple penghubung pengukur saling berhubungan. dengan dengan Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 29 dari 55 . Dalam kondisi ini : Niple 1 berhubungan pengukur tekanan tinggi. Niple 3 berhubungan pengukur tekanan rendah.

KR05. Mengisi Refrigerant pada sistem AC Mobil. Kele bihan zat pendingin ini antara lain : R 12 mendidih pada –29. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 30 dari 55 . Zat pendingin yang sering digunakan pada sistem AC mobil adalah R 12 atau juga dikenal dengan CFC 12 (fluorinated hydrocarbon).Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. tidak berwarna dan tidak berbau. kurang bereaksi terhadap karet. Mengenal Refrigerant ( Zat pendingin ) Refrigerant atau zat pendingin mempunyai kemampuan menyerap panas dalam jumlah yang besar dan pada proses itu disertai dengan perubahan wujud yaitu dari cair menjadi gas. Kekurangannya adalah dapat mempengaruhi penipisan lapisan ozon pada atmosfir bumi yang menjaga terjadinya radiasi sinar ultra Violet dari matahari dan menimbulkan efek rumah kaca.03 7. dapat larut bila dicampur dengan minyak.019. Stabil pada temperatur baik tinggi maupun rendah. Tidak menimbulkan reaksi terhadap logam.8oC dalam tekanan atmosfir.

Refrigerant yang dipakai sebagai alternatif pengganti lainnya adalah: ternary blend yang merupakan campuran dari zat pendingin yang berbeda seperti : HCF22. Salah satu contoh oli khusus untuk kompresor Oli kompresor terdiri dari berbagai tingkatan dan jenis yang diolah sedemikian rupa sehingga menghindari timbulnya busa dan belerang. Pelumas kompresor diperlukan untuk melumasi bantalan-bantalan serta bidang permukaan yang saling bergesekan.03 Refrigerant (Zat Pendingin) lain yang sekarang banyak dijumpai dan lebih ramah terhadap ozon serta memiliki efektifitas pendinginan lebih baik adalah HFC 134a.KR05.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. sehingga pada beberapa negara tertentu penggunaan LPG ini tidak diijinkan lagi. Oleh karena pelumas pada kompresor ikut bersirkulasi dengan refrigerant. Selain itu oli kompresor sangat bergantung dengan jenis refrigerant yang digunakan dan secara spesifik dapat diuraikan : Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 31 dari 55 . maka dibutuhkan oli khusus untuk kompresor.HFC152a dan HCFC124 dan yang sudah sangat kita kenal yaitu gas alam cair ( LPG ) meskipun zat ini sangat mudah terbakar.019. Mengenal pelumaKompressor.

........... 80 kPa ) bukalah sisi katup manifold yang lain agar vakum bekerja dari dua sisi untuk lebih mengefisienkan kerja pompa vakum.62 inHg...... bacalah ukuran pada vakum gauge.. hingga menunjukkan angka +/600 mmHg ( 23.. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 32 dari 55 ... Sebelum mengisi refrigerant sistem rangkaian harus dalam keadaan kosong..KR05.. Prosedur pengosongan : Tutup kedua katup manifold gauge. Jumlah oli kompresor baik dalam keadaan kosong maupun sebagai tambahan karena penggantian komponen.........Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO....03 untuk refrigerant R12 : digunakan pelumas mineral.......... 40 – 50 cc 8..019... pasang manifold gauge ke kompresor dengan selang merah ke nipel tekanan tinggi dan selang biru ke nipel tekanan rendah serta selang hijau ke pompa vakum. 40 – 50 cc ganti evaporator . tidak ada udara ataupun uap air yang tersisa didalamnya. 20 cc ganti condenser ...... kosong (pemasangan baru)......... untuk CFC 134a : digunakan PAG (Poly Alkylene Glycol ) atau pelumas Ester. (lihat gambar) Bukalah salah satu katup manifold dan hidupkan pompa vakum. Untuk mengosongkan sistem rangkaian ini lakukanlah langkah pengosongan dengan menggunakan alat Vacuum pump....... 100 cc ganti receifer.. Cara mengisi refrigerant....

o Putarlah disc berlawanan arah jarum jam. sampai posisi habis. Selang masih terpasang dengan manifold gauge warna merah ke nipel tekanan tinggi. Pemeriksaan kebocoran awal.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. 99. o Tekanlah niple no 4 pada manifold gauge dengan jari tangan sampai udara keluar dari selang tengah. cari kebocoran dengan alat deteksi kebocoran sampai ditemukan dan perbaiki.03 baca kembali ukuran pada vakum gauge dan pastikan sistem telah bersih dari udara maupun uap air dengan angka penunjuk berada pada angka 750 mmHg ( 29. refrigerant yang akan digunakan tersedia dengan cukup. Bila terjadi penurunan maka berarti dalam sistem rangkaian masih terjadi kebocoran. putarlah handle berlawanan arah jarum jam sampai jarum katupnya tertarik penuh. o Hubungan selang warna hijau ke tabung refrigerant. dan putarlah kembali berlawanan arah jarum jam agar gas dapat mengalir ke selang. tunggu kurang lebih 15 menit dan amati angka penunjuk meteran.KR05. o Sebelum memasang selang.53 in Hg. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 33 dari 55 . warna biru ke nipel tekanan rendah dan warna hijau ke tangki refrigerant atau alat pengisi. singkirkan alat-alat yang masih ada di sekitar mesin untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Pengisian refrigerant.019.98 kPa ) biarkan pompa vakum tetap hidup kurang lebih selama 30 menit. tutup kedua katup manifold sebelum mematikan pompa vakum. o Putarlah disch searah jarum jam dengan tangan. Sebelum memulai pengisian refrigerant pastikan langkah-langkah berikut sudah dilakukan : Rangkaian sistem masih terpasang dengan benar. o Bila udara sudah keluar ( ditandai dengan keluarnya refrigerant ) tutuplah niple no 4 dengan tutup niple. o Putarlah handle searah jarum jam untuk membuat lubang. Langkah pengisian Pemasangan selang pada tabung refrigerant.

(besar kecilnya pembukaan akan mempengaruhi jumlah refrigerant yang mengalir dalam sistem.03 o o o Bukalah keran katup tekanan tinggi pada manifold gauge agar gas masuk kedalam sistem. o Buka sedikit demi sedikit katup manifold gauge warna biru. Periksalah kebocoran pada sistem dengan menggunakan detektor. o Buka katup tekanan tinggi. o Tutup katup manifold gauge. dan baca pengukur tekanan rendah 1. Pengisian Refrigerant dalam bentuk cair.5 – 2. o Balikkanlah tabung refrigerant menghadap kebawah agar isi refrigerant yang keluar dalam bentuk cair. o Hidupkan switch AC. ( tabung menghadap keatas ). o Baliklah tabung refrigerant menghadap keatas agar isi refrigerant keluar dalam bentuk gas. o Hidupkan mesin dan biarkan beberapa menit untuk pemanasan. dan amati pengukur tekanan manifold gauge tanda merah harus terlihat pada tekanan tinggi dan tanda biru pada tekanan rendah tetapi tidak vakum.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Pengisian Lanjutan. tekanan tinggi maupun tekanan rendah.KR05. Keduanya harus menunjukkan tekanan yang sama. 98 kPa ) tutup keran manifold tekanan tinggi.0 kg/cm2 dan tekanan tinggi 14. Bila pengukur tekanan rendah sudah menunjukkan 1 kg/cm2 ( 14 psi. o Amati gelas pantau dan bila jumlah gelembung menjadi semakin sedikit dan lembut menunjukkan bahwa pengisian sudah cukup. o Amati kedua pengukur.5 – 15 kg/cm2 Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 34 dari 55 .019. o Periksalah kaca pengintai sampai aliran refrigerant berhenti mengalir dan tutuplah keran.

Pada kondisi ini. Siklus pendingin AC merupakan suatu rangkaian tertutup. 1. Refrigerant kurang. Pemeriksaan pada manifold gauge : Pengukur tekanan rendah : 2. 2) untuk tingkat kebocoran yang lebih kecil lagi dapat menggunakan detektor listrik. menggunakan detektor 2. Pada kaca pengintai terlihat banyak gelembung. untuk kebocoran yang cukup besar bisa dilakukan menggunakan larutan air sabun.8 kg/cm2 ( 11 psi. penyebab dan pemecahannya. terlihat gejala sebagai berikut : udara yang keluar dari sistem pendingin tidak terlalu dingin. 10. Test kebocoran pada sistem AC mobil. 78 kPa ) Pengukur tekanan tinggi : 8-0 kg/cm2 ( 114 psi. terlihat gejala sebagai berikut : pendinginan tidak maksimum. 1) Ciri-ciri siklus pendingin tidak normal. Pemeriksaan pada manifold gauge : pengukur tekanan rendah : 0.03 9. oleh sebab itu kebocoran sekecil apapun akan dapat mengurangi kinerja dari sistem tersebut. 882 kPa ) Kemungkinan penyebabnya : terdapat kebocoran pada siklus Pendinginan. Pengetesan kebocoran paska pengisian merupakan prosedur yang sangat lazim dilakukan untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi pelanggan.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Ada beberapa prosedur pemeriksaan kebocoran yaitu: a. Pengisian refrigerant berlebihan. Pada kondisi ini. 1) untuk kebocoran yang baru dirasakan kurang dingin dapat menggunakan alat deteksi kebocoran Halide torch.5 kg/cm2 Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 35 dari 55 .019. Pemecahannya : Periksa kebocoran dengan kebocoran dan perbaiki.KR05. Servis/repair AC mobil.

03 ( 36 psi. Ganti receifer. Bersihkan kondenser. bersihkan dengan minyak tanah dan semprot dengan kompresor angin. Periksa kopling fluida kipas radiator. Terdapat udara didalam siklus.961 kPa ) Kemungkinan penyebabnya : Dalam pengisian refrigerant terlalu berlebihan. Pada kondisi ini terlihat gejala sebagai berikut : Kadang dingin kadang tidak Pemeriksaan pada manifold gauge : Pengukur tekanan rendah : 50 cmHg (1.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Pemecahannya : Periksa kotoran oli dan jumlahnya. 245 kPa ) Pengukur tekanan tinggi : 23 kg/cm2 ( 327 psi. 3. Terdapat uap air didalam siklus. tali kipas kompresor kendor.5 kg/cm2 ( 36 psi. kopling fluida kipas radiator slip. 2. Bila oli berwarna hitam (kotor).019. 245 kPa ) Pengukur tekanan tinggi : 20 kg/cm2 ( 248 psi. Pemecahannya : Kurangi jumlah refrigerant.256 kPa ) Kemungkinan penyebabnya : Ada udara didalam siklus pendingin. lakukan penyedotan kevakuman kembali. 4. Pemeriksaan pada manifold gauge : Pengukur tekanan rendah : 2.KR05. bila rusak ganti. 1. kondenser tidak bekerja dengan baik.5 kg/cm2) Pengukur tekanan tinggi : 7 = 15 kg/cm2 Kemungkinan penyebabnya : Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 36 dari 55 . Stel tali kipas. Pada kondisi ini terlihat gejala sebagai berikut : AC tidak terlalu dingin.

961 kPa ) Kemungkinan penyebabnya : Expansion valve rusak atau pemasangan Heat sensitizing salah. Pada kondisi ini terlihat gejala sebagai berikut : AC tidak dingin Pemeriksaan pada manifold gauge : Pengukur tekanan rendah : 76 cmHg ( sangat rendah ) Pengukur tekanan tinggi : 6 kg/cm2 ( 85 psi / 588 kPa ) Kemungkinan penyebabnya : Pada expansion valve terjadi penyumbatan. untuk membuang uap air. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 37 dari 55 .20 kg/cm2 ( 270 – 264 psi / 1. Pada kondisi ini terlihat gejala sebagai berikut : AC kurang dingin Pemeriksaan pada manifold gauge : Pengukur tekanan rendah : 2. Ekspansion valve tidak bekerja dengan baik. bila rusak ganti.019. Pemecahannya : Lepas expansion valve.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Periksa expansion valve. Pemecahannya : Ganti Receifer/Dryer lakukan pemompaan kevakuman.5 kg/cm2 ( 36 psi / 245 kPa ) Pengukur tekanan tinggi : 19 . perhatikan jumlah refrigerant yang sesuai dalam pengisian. Bila sudah rusak ganti.KR05. Pemecahannya : Periksa pemasangan heat sensitizing. Ganti Receifer/Dryer. Penyetelan aliran tidak baik pada evaporator terlalu banyak refrigerant dalam bentuk cair. perhatikan jumlah refrigerant yang sesuai dalam pengisian. bersihkan dan tes.863 – 1. 6. 5.03 Pada expansion valve terjadi penyumbatan oleh gumpalan es. Refrigerant tidak bersirkulasi.

katup kompresor rusak. Mendinginkan kondenser Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 38 dari 55 . Pada kondisi ini terlihat gejala sebagai berikut : AC tidak dingin Pemeriksaan pada manifold gauge : Pengukur tekanan rendah : terlalu tinggi Pengukur tekanan tinggi : terlalu rendah Kemungkinan penyebabnya : Kompresor rusak. Suara normal 1. 190 kPa) Beban panas Temperatur udara luar terlalu besar terlalu tinggi Perbaikan Ganti atau keraskan bersihkan Keluarkan refrigerant sampai jumlahnya tepat Buang refrigerant. Dan drop pada saat kompressor berhenti 2 kg/cm2 (28 psi. Tidak ada kompresi pada kompresor. Pemecahannya : Bongkar dan perbaiki kompresor Ganti kompresor dengan type dan kapasitas yang sama. Tabel Troubleshooting. Compresor Tanda-tanda keadaan Penyebab Tekanan pada Aliran udara oleh Tali kipas kendor atau katup penyalur kipas radiator putus terlalu tinggi kurang Sirip kondenser dan radiator kotor Tidak ada Refrigerant terlalu gelembung terlihat banyak di kaca pengintai saat condenser disiram air Tekanan didalam Udara masuk ke dalam pipa tekanan tinggi siklus pendinginan. terlalu besar.019.KR05.03 7. 11. A.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Lakukan pemompaan vakum dan isi kembali refrigerant.

pada kedua sisi atau ada kotoran pada Bersihkan kotoran. Begitu kompresor Gasket rusak. betulkan.03 Tekanan pada Disekitar selang katup isap tekanan rendah terlalu tinggi dan service valve tekanan rendah terlalu dingin Expansion valve Periksa dan membuka terlalu lebar. Heat sensitizing tube tidak terpasang dengan baik dan atau terjadi kebocoran gas Ketika condenser Refrigerant terlalu Kurangi refrigerant. katup Ganti gasket.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. didinginkan banyak tekanan di pipa tekanan tinggi besar tetapi tekanan disaluran hisap kecil. tinggi dan rendah katup sama Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 39 dari 55 .KR05.019. katup dihentikan tekanan tekanan tinggi pecah yang pecah.

Refrigerant kurang Tambahkan refrigerant Valve pada Bersihkan / ganti kompresor rusak atau ada kotoran. Blower & temp. pengikat heat sensitizing tube kendor/rusak. Expansion valve rusak Evaporator Setel relay membeku stabilizer. tube bocor. Expansion valve membeku atau rusak. condenser tidak panas Bila condenser berhenti tekanan pada kedua sisi tekanan sama Tekanan pada Terlihat banyak katup isap terlalu gelembung pada rendah kaca pengintai dan condenser tidak panas. tekanan disaluran tekanan rendah menunjukkan vakum.019.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Expansion valve tidak membeku. udara tidak keluar Penyebab Perbaikan Gas heat sinsitizing Perbaiki / ganti. pipa tekanan rendah tidak dingin Temperatur pada katup penyalur rendah. Refrigerant kurang Tambahkan refrigerant Gas heat sensitizing Perbaiki / ganti. Control ) Expansion valve Expansion valve Bersihkan / ganti. Operasikan dengan benar ( kec.03 Tanda-tanda Keadaan Tekanan pada Outlet expansion katup penyalur valve tidak terlalu rendah membeku. ( bila berlebih an saringan receifer pipa belakang membeku ) Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 40 dari 55 . tube bocor.KR05. membeku tersumbat. Aliaran gelembung pada kaca pengintai deras. Perbedaan Receifer/dryer Ganti temperatur pada tersumbat receifer / dryer depan dan belakang.

019. atau Temperatur inlet Saluran tekanan Bersihkan expansion valve terlalu rendah tersumbat ganti dingin bila dibandingkan dengan tempat sekitar receifer/dryer Banyak gelembung Refrigerant kurang pada kaca pengintai Kebocoran gas Gas berkurang Baut basah kena oli Shaft seal bocor Tambahkan refrigerant Ganti Terjadi kebocoran pada komponen yang terikat baut tersebut Terlihat sambungan Terjasi kebocoran gasket basah oleh oli pada sambungan gasket Terlihat ada keretakan Terjadi kebocoran dan basah gas pada komponen yang berkurang retak Perbaiki / keraskan baut Ganti gasket Ganti komponen yang retak.KR05. Pendinginan condenser Sirip kondenser kotor kurang Refrigerant banyak Ketika condenser disiram air.03 Tandatanda Tekanan pada katup penyalur dan isap tinggi Keadaan Penyebab Perbaikan Lakukan pembersihan.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 41 dari 55 . gelembung tidak terlihat pada kaca pengintai Tekanan Disekitar servis valve pada katup dingin bila penyalur dan dibandingkan dengan isap rendah evaporator terlalu Kurangi refrigerant Saluran tekanan tinggi Lakukan servis tersumbat atau ganti bila perlu.

Valve membuka terlalu lebar Inlet valve dingin Pipa tekanan atau membeku tinggi pada receifer/dryer edingin Membeku Terjadi Ganti receifer/dryer penyumbatan pada receifer/dryer Expansion valve Ganti expansion tersumbat es valve.03 Tandatanda Tidak lengket Keadaan Penyebab Perbaikan Wiring normal Kumparan terbuka Tidak tertarik Wiring putus / meskipun switch menyambung pada posisi on Ganti tidak Cari dengan ohm meter dan sambungkan kembali Switch rusak Perbaiki / ganti Posisi switch on rotor Celah rotor dan stator Perbaiki bergerak dan terlalu besar menarik bila didorong Expansion valve Tanda-tanda Keadaan Penyebab Perbaikan Perbaiki kebocoran Tambahkan refrigerant Ganti expansion valve Outlet valve tidak Perbedaan Gas heat dingin temperatur pada sensitizing tube sisi tekanan tinggi bocor dan rendah tidak Refrigerant terasa kurang Exp.KR05.019.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. receifer/dryer Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 42 dari 55 .

KR05. ganti komponen yang rusak Ganti bearing Kencangkan baut Beri karet landasan Beri karet dan keraskan Suara knocking dari Bearing aus atau rusak compresor Silinder atau shaft rusak Magnetic Suara berderit ketika Bearing aus atau rusak clutch berisik magnetic clutch tidak berkaitan Suara berisik Pipa bergetar Baut pengikat kendor dari pipa Tidak diberi karet Suara dari Kondenser Kondenser bergetar Mounting kendor Bracket patah kendor Suara berisik Bracket bergetar dari bracket Idler pulley Suara gemeretak berisik Crank pulley Suara bergetar berisik Drive berisik belt Defleksi pada belt Sobek pada belt atau Kencangkan / las / ganti Ganti bearing Keraskan Bearing rusak Baut mounting kendor Pemasangan benar / miring Bearing rusak Belt kendor Belt rusak tidak Perbaiki Ganti bearing Stel belt Ganti belt Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 43 dari 55 .019. Suara Abnormal Tandatanda Kompresor berisik Keadaan Penyebab Perbaikan Bongkar.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.03 A.

Melepas pressure Through vane plate untuk Tipe Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 44 dari 55 . Melepas Pressure Plate : b.03 12. 1.019.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Lepaskan pressure plate : Untuk tipe swash plate d. Lepas baut poros (guna kan Spesial servis tool dan kunci Sock) b. Membongkar. memperbaiki/mengganti kerusakan dan memasang kembali komponen MAGNETIC CLUTH (SWASH PLATE & THROUGH VANE) MEMBONGKAR.KR05. Pasang SST (lihat gambar) ke pressure plate c.

03 e.KR05. Melepas Rotor a.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.019. Melepas Stator : a. Lepaskan snap ring ( menggunakan tang tutup ) b. Lepas kabel Stator dari rumah compressor ( Tipe swash plate ) Lepas kabel Stator dari rumah Compressor (Tipe Through vane) Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 45 dari 55 . Keluarkan rotor (gunakan palu plastik) 3. Lepaskan shim 2.

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. a. Pasang Stator. Pasang stator b. Pasang snap ring Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 46 dari 55 .019.03 b.KR05. Lepaskan stator MEMASANG : 3. Lepaskan snap ring c.

a. Pasang rotor pada poros compressor. Pasang Pressure plate.03 c. (Tipe Through vane) 4. Sambungkan kabel stator.KR05. Gunakan snap ring baru 5. Pasang Rotor. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 47 dari 55 . a. ( Tipe Swash plate ) Sambungkan kabel stator. Pasang shim.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.019. b.

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Pasang baut poros ( Tipe Swash Plate ) Pasang baut poros ( Tipe Through vane ) 6. Periksa antara pressure plate dan rotor kemudian hubungkan terminal negatif batery Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 48 dari 55 . Ukur celah Magnetic Clutch. c.bar).KR05. hubungkan kabel magnetic clutch ke batery+ (lihat gam.019. Tipe swash plate Gunakan feeler gauge Tipe Through vane a.03 b. pasang dial gauge pada pressure plate b.

MEMBONGKAR 5. Lepas compressor. Mengukur oli : Ukur oli yang ada didalam Compressor sebagai patokan pengsisian oli baru. Lepas seal ring ( ganti ) 6. Keluarkan Refrigerant. Matikan AC.03 Sebelum membongkar compressor. 4. ( hati-hati terhadap cairan / gas refrigerant. Lepaskan conektor untuk magnetic clutch dan temperatur switch. Lepaskan kabel negatif Batery. 7.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Lepas selang yang menghubungkan compressor. 1. matikan Mesin.10 menit dalam keadaan idle dan AC “ON”. Melepas Servis valve : a. lepas baut servis plate b.019. sebaiknya pakai alat-alat keselamatan kerja ) 6. 2. Hidupkan mesin +/.KR05. 3. lakukan dahulu : Langkah Melepas Compressor dari Engine. 5. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 49 dari 55 .

Melepas Tutup depan. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 50 dari 55 .019. a. Melepas gasket. Lepas pelat katup. Lepas tutup rumahnya gunakan obeng (-) hati-hati jangan sampai melukai seal maupun rumah compressor. Melepas plat katup depan. 9. 8.03 7. Lepas baut pengunci tutup depan dengan menggunakan obeng ketok + b.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO.KR05. Lepaskan pin dari tutup depan a.

019.03 10. a. Pemasangan seal. Lepas snap ring. Dorong seal dengan busing. c. MEMASANG.KR05. Pasang snap ring Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 51 dari 55 . b. atur seal poros tepat ditengah. a. b. Melepas seal poros.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Dengan menggunakan busing (SST) dorong seal poros keluar. 1.

Pemasangan pelat rumah depan. Lumasi O ring dengan oli. Lumasi gasket dengan oli. a.019. pemasangan tutup depan. pemasangan dudukan center.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. e. d. Pasang pelat depan bersama sama dengan katup penyalur melalui pin pada silinder depan. Pasang katup isap depan melalui pin pada bagian depan silinder. dan pasang pada silinder depan. c. (SST) 4. Pasang dudukan center pada poros. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 52 dari 55 . Pasang pin (2 buah) b.KR05.03 2. 3.

8. Lumasi dulu dengan oli.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. 6. b. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 53 dari 55 .03 5. Pengisian Oli. a. pengerasan baut-baut. 7.KR05. Pasang katup servis pada compressor dan keraskan bautnya. Pengukuran Momen Putar Poros. ( Jumlah oli harus sama dengan oli yang terbuang saat pem bongkaran ). Gunakan Oli yang standard. Momen : 50 kg-cm. Momen kekencangan : 250 kg-cm. Pemasangan katup servis.019.

e. c. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.1. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. b. c.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar. d. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 54 dari 55 .KR05. Sumber Daya Manusia Pelatih Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan. b.03 BAB V SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI 5. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda. Teman kerja / sesama peserta pelatihan Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Penilai Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Membantu anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda. Peran Pelatih adalah untuk : a. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.019. Mencatat pencapaian / perolehan Anda. f. Penilai akan : a. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.

7.Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Sektor Otomotif Sub Sektor Kendaraan Ringan Kode Modul OTO. Kunci Momen. Pengaman sirkuit kelistrikan. 2. 4. Toyota Astra Motor Buku referensi (text book) Lembar kerja Diagram-diagram. (1983) Materi engine group step 2. gambar Contoh tugas kerja Rekaman dalam bentuk kaset. 7. Jakarta . 5. Robert Bosch GmBh. film dan lain-lain. Judul Modul: Memelihara/Servis Sistem A/C (Air Conditioner) Buku Informasi Versi: 18-05-2006 Halaman: 55 dari 55 .03 5. 5. Electrikand Electronic System for Automobiles and Truck. Jakarta.019. Palu Plastik : Compresor tipe Through Vane.KR05. Tang buka dan tang tutup. Penahan seal. 6. Perbaikan Kendaraan Ringan. Sumber-sumber tersebut dapat meliputi : 1. BAHAN Treker kaki tiga. Jakarta.2. 10. 2. Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi ) Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini. 6. Kunci set pas dan ring.Reston Publishig Company.2003. 3. video. 5. 9.3 Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan PERALATAN : 1. Brady. Brady. (1983 Automotive Electric/Electronic System. Jakarta. Bahan Pelatihan Nasional Otomotif. Germany. Robert N. 11. Robert N. 8. Pelepas dan penekan seal. Toyota Astra Motor Electrical Group Step 2. Viginia. Toyota Astra Motor New Step 1 Training Manual. Electrical. 3 4. Inc.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->