BENTUKLAHAN ASAL PROSES SOLUSIOAL

A. Pengertian Bentuklahan Solusional
Bentuklahan solusioal adalah bentuklahan yang terbentuk akibat proses pelarutan batuan yang terjadi pada daerah berbatuan karbonat tertentu. Tidak semua batuan karbonat terbentuk topografi kars, walaupun factor selain batuannya sama. Beberapa syarat untuk dapat berkembangnya topografi kars sebagai akibat dari proses pelarutan adalah sebagai berikut, 1. Terdapat batuan yang mudah larut, yaitu batu gamping ataupun dolomite 2. Batu gamping dengan kemurnian tinggi 3. Mempunyai lapisan batuan yang tebal 4. Banyak terdapat diaklas/retakan Batuan karbonat memiliki banyak diaklas akan memudahkan air untuk melarutkan CaCO3. Oleh karena itu batuan karbonat yang sedikit diaklas atau tidak memiliki diaklas , walaupun terletak pada wilayah dengan curah hujan yang tinggi, namun tidak terbentuk topografi karst. 5. Pada daerah tropis basah Kondisi iklim mencakup ketersediaan curah hujan yang sedang hingga lebat yang bersamaan dengan temperature yang tinggi. Kondisi semacam ini menyebabkan pelarutan dapat berlangsung secara intensif. 6. Vegetasi penutup yang lebat Vegetasi yang rapat akan menghasilkan humus, yang menyebabkan air di daerah LW memiliki PH rendah atau asam. Pada kondisi asam, air akan mudah melarutkan karbonat (CaCO3). Perpaduan antara batuan karbonat dengan banyak diaklas , curah hujan dan suhu tinggi, serta vegetasi yang lebat akan mendorong terbentuknya topografi kars.

Menurut Faniran dan Jeje (1983). Bentuklahan Kars Bentuklahan yang terjadi pada daerah karst dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian. tempat konsentrasi mineral yang paling mudah larut. sesar dan kekar menjadi factor yang amat penting. Bentuklahan Negatif Bentuklahan negative dimaksudkan bentuklahan yang berada dibawah rata-rata permukaan setempat sebagai akibat proses pelarutan. dan bidang perlapisan batuan miring. Doline-doline tungal akan berkembang lebih luas dan akhirnya dapat saling menyatu. runtuhan maupun terban. uvala. Tektonisme menjadi factor prnrntu pula. Doline Doline merupakan bentuklahan yang paling banyak dijumpai di kawasan karst. Adanya kekar maupun sesar ini memudahkan perkembangan pelarutan didalam batuan. karst merupakan suatu kawasan yang memiliki karakteristik relief dan drainase yang khas. a. terutama disebabkan oleh larutnya batuan yang tinggi oleh air. polye. sehingga mempermudah gerakan air melalui batuan tersebut. perpotongan kekar. cockpit. karstifikasi selalu diawali dengan terbentuknya doline tunggal akibat dari proses pelarutan yang terkonsentrasi. blind valley. B. Bentuklahan-bentuklahan tersebut antara lain terdiri atas doline. kekar-kekar yang terdapat pada batuan itu memberikan regangan mekanik. Tempat konsentrasi pelarutan merupakan tempat konsentrasi kekar.Menurut Jenings (1971). 1. yaitu bentuklahan negative dan bentuklahan positif. Bahkan di daerah beriklim sedang. Secara singkat dapat dikatakan bahwa karstifikasi (khususnya di daerah iklim sedang) merupakan proses pembentukan doline dan .

sink.goa-goa bawah tanah. Karena bentuknya cekung. swallow hole. doline dapat dibedakan menjadi 4 yaitu. blue hole. cockpit. 1983) • Doline reruntuhan Doline reruntuhan ini terjadi sebagai akibat dari proses pelarutan yang ada di bawah permukaan yang menghasilkan rongga bawah tanah. doline solusi. • Doline Terban . sinkhole. hingga mengasilkan cekungan atau depresi dipermukaan. doline sering terisi oleh air hujan. Berdasarkan genesisnya. Doline seperti ini terjadi secara perlahan-lahan akibat larutnya batuangamping ke dalam tanah oleh air yang meresap melalui joint atau rekahan-rekahan pada daerah batugamping. doline terban. (Faniran dan Jeje. sedangkan bukit-bukit karst merupakan bentukan sisa/residual dari perkembangan doline. ataupun canote. sehingga menjadi suatu genangan yang disebut danau doline. Rongga bawah tanah tersebut atapnya runtuh. dan doline alluvial dan doline reruntuhan. Doline seprti ini mempunyai lereng yang cukup curam-curam terdiri dari lapisan batuan yang keras dan menurun secara tiba-tiba. Doline itu sendiri telah diartikan oleh Monroe (1970) sebagai suatu ledokan atau lobang yang berbentuk corong pada batugamping dengan diameter dari beberapa meter hingga 1 km dan kedalamannya dari beberapa meter hingga ratusan meter. • Doline Solusi Doline solusi terjadi karena telah berlangsungnya proses solusi/pelarutan tanpa mendapat gangguan lain terhadap batuan. Doline merupakan suatu istilah yang mempunyai banyak sinonim antara lain.

yang kadang-kadang dipisahkan oleh cockpit. Bentuklahan Positif Pada prinsipnya ada 2 macam bentuklahan karst yang positif yaitu kygelkarst dan turmkarst a. 1984) c. Uvala Uvala adalah cekungan tertutup yang luas yang terbentuk oleh gabungan dari beberapa danau doline. b. Cockpitcockpit inisialing berhubungan satu sama lain dan terjadi pada suatu garis yang mengikuti pola kekar. Kygelkarst Kygelkarst merupakan satu bentuklahan karst tropic yang didirikan oleh sejumlah bukit berbentuk kerucut. dan biasanya dasarnya tertutup oleh alluvium. Adanya proses tersebut terbentuk doline aluvial. Uvala memiliki dasar yang tak teratur yang mencerminkan ketinggian sebelumnya dan karakteristik dari lereng doline yang telah mengalami degradasi serta lantai dasarnya tidak serata polje (Whittow.• Doline Alluvial Doline aluvial ini terjadi sebagai akibat karena pelarutan oleh air yang mengalir yang kemudian menghilang ke dalam tanah. Polje Polje adalah ledokan tertutup yang luas dan memanjang yang terbentuk akibat runtuhnya dari beberapa goa. 2. Blind Valley Blind Valley adalah satu lembah yang mendadak berakhir/ buntu dan sungai yang terdapat pada lembah tersebut menjadi lenyap dibawah tanah. d. .

C. merupakan karst dengan perkembangan sempurna. serta khususnya nila batugamping diselingi oleh lapisan batuan napalan. KLASIFIKASI KARST Klasifikassi karst secara umum telah dikategorikan menjadi tiga kelompok. Stalakmit hamper mirip dengan stalaktit namun berada di bawah lantai dan menghadap keatas. Turmkarst merupakan bentuka positif yang merupakan sisa proses solusional. mogotewill. pepinohill atau pinnacle karst. Perkembangan secara . b. Merokarst. Turmkarst Turmkarst merupakan istilah yang berpadanan dengan menara karst. Stalaktit dan Stalakmit Stalaktit adalah bentukan meruncing yang menghadap kebawah dan menempel pada langit-langit goa yang terbentuk akibat akumulasi batuan karbonat yang larut akibat adanya banjir. Klasifikasi Cvijic a.batuan karbonat masif dan murni dengan kekar vertikal yang menerus dari permukaan hingga batuan dasarnya. antara lain : 1. baik dari sudut pandang bentuklahannya maupun hidrologi bawah permukaannya. Terjadi bila perkembangan karst secara horizontal dan vertical tidak terbatas. Holokarst. Menara karst/ tumkarst terdiri atas perbukitan belerang curam atau vertical yang menjulang tersendiri diantara dataran alluvial. c. merupakan karst dengan perkembangan tidak sempurna atau parsial dengan hanya mempunyai sebagian cirri bentuklahan karst. serta tidak terdapat batuan impermeable yang berarti. Merokarst berkembang di batugamping yang relatif tipis dan tidak murni.b. Di Indonesia karst tipe ini jarang ditemukan karena besarnya curah hujan menyebabkan sebagian besar karst terkontrol oleh proses fluvial.

Klasifikasi Sweeting . Contoh karst tipe ini yang terdapat di indonesia adalah karst disekitar Rengel Kabupaten Tuban. material fluvio-glasial. c. Drainase bawah tanah terhambat oleh lapisan impermeable. merupakan karst yang berkembang di batu gamping yang tertutup oleh tanah atai terarossa yang berasal dari pelarutan batugamping. berkembang di batuan karbunat relatif tebal yang memungkinkan perkembangan karst bawah tanah. 3. atau batuan lain seperti batupasir. c. Karst Karangbolong (Gombong). Contoh karst transisi di Indonesia adalah Karst Gunung Sewu (Gunungkidul. alur sungai permukaan dan bawah permukaan dapat dengan mudah diidentifikasi. Tropical karst of cone karst. merupakan karst yang terbentuk di daerah bersalju. akan tetapi batuan dasar yang impermeable tidak sedalam di holokarst. merupakan karst yang telah tertutup oleh batuan lain. Soddy karst / soil covered karst. Lembah fluvial lebih banya dijumpai dan polje hamper tidak ditemukan. sehingga evolusi karst lebih cepat. Covered karst. d. dan Karst Maros (Sulsel). merupakan karst yang terbentuk apabila batuan karbonat tertutup alluvium. Permaforst karst. Merokarst pada umunya tertutup oleh tanah. Karst Transisi. Burried karst. swllow hole berkembang hanya setempat-setempat. f. merupakan karst yang terbentuk di daerah tropis. sehingga bukti karst hanya dapat dikenali melalui data bor. Klasifikasi Gvozdeckij (1965) a. goa.vertical tidak sedalam perkembangan holokarst dengan evolusi relief yang cepat. 2. Sistem hidrologi tidak kompleks. dan Pacitan). lebih kurang sama dengan karst Dinaric (holokarst) b. Wonogiri. Erosi lebih dominan dibandingkan pelarutan dan sungai permukaan berkembang. Bare karst. tidak ditemukan dolin. e.

Hasil erosi glacier pada umumnya membentuk limstoe pavement. merupakan karst yang terbentuk pada daerah tropis. Contohnya karst di lereng atas pegunungan alpen. Glasiokarst. Sela antar bukit kerucut membentuk cekungan dengan bentuk seperti .a. Singkapan batugamping ditemukan bila telah terjadi erosi yang terjadi karena penggundulan hutan. Terdapat di daerah berbatugamping yang pernah . c. Semua kast yang bukan tipe karst dolin dikatakan sebagai deviant. Sebaran batu gamping baik secara vertical maupun lateral jauh lebih kecil dari pada true karst. Dolin terbentuk terutama oleh hujan salju. Dicirikan oleh kenampakan hasil penggogosan. Fluvio karst. Lembah sungai permukaan dan ngarai banyak ditemukan. Karst yang sebenarnya harus meupakan karst dolin yang disebabkan oleh pelarutan karst secara vertical. Fluvio karst pada umumnya terjadi pada daerah batugamping yang dilalui oleh sungai alogenik (sungai berhilir di daerah non karst). Permukaan batugamping pada umumnya tertutup oleh tanah yang terbentuk oleh proses erosi dan sedimentasi proses fluvial. erosi. Contohnya adalah karst Dinaric b. Tropical karst. dan sedimentasi glacier. d. merupakan karst yang terbentuk karena karstifikasi oleh hujan salju pada lingkunagn glacial dan periglasial. dibentuk oleh kombinasi proses fluvial dan proses pelarutan. Bentukan hasil dari proses masuknya sungai permukaan ke bawah tanah dan keluarnya kembali sungai bawah ke permukaan merupakan fenomena yang banyak dijumpai (lembah buta dan lembah saku). merupakan karst yang terbentuk karena karstifikasi yang didominasi oleh proses glasiasi dan pross glacial di daerah batugamping. Nival karst. e.mengalami proses glasiasi. True karst. merupakan karst dengan perkembangan sempurna. Kegelkarst dicirikan oleh kumpulan bukit-bukit berbentuk kerucut yang sambung menyambung. Tropical karst secara umum dibedakan menjadi kegelkarst dan turmkarst. Erosi lebih intensif terjadi disekitar kekar menghasilkan cekungan dengan lereng terjal memisahkan pavement satu dengan yang lainnya.

Dapat berupa kerucut karst maupun menara karst. bentuklahan tinggalan (relict landform) yaitu karst yang dibentuk pada waktu geologi sebelumnya dan tidak tertutupi batuan lainnya. dicirikan dengan bukit-bukit dengan lereng terjal. Labyrint karst. Tipe karst yang lain a. Karst fosil. Cockpit sering membentuk pola kelurusan sebagai akibat control kekar atau sesar. . merupakan karst yang terbentuk pada masa geologi lampau dan saat ini proses karstifikasinya sudah berhenti. c. karst yang dicirikan oleh koridor-koridor memanjang yang terkontrol oleh adanya kekar atau sesar. merupakan penamaan yang didasarjan dari sudut pandang morfometri dolin.bintang yang dikenal dengan cockpit. Karst dikatakan poligonal apabila semua batuan karbonat telah berubah menjadi kumpulan dolin-dolin dan dolin telah bersambung dengan lainnya. b. Kedua. bentuklahan tergali (exhumed landform) yaitu karst yang dibentuk pada waktu geologi sebelumnya dan tidak tertutupi batuan non karbonat yang selanjutnya muncul ke permukaan karena batuan ataonya telah tersingkap oleh proses denudasi. f. Turmkarst. Contoh di Indonesia adalah di Papua dan sebagian Gunungsewu. Pertama. Distribusi sebaran bukit dan menara pada umumnya dikontrol oleh kekar atau sesar dengan ukuran yag bervariasi. Karst polygonal. Tipe ini dapat dibedakan menjadi dua. Terbentuk karena pelarutan yang jaul lebih intensif di jalur sesar dan patahan. Morfologi karst tersusun oleh blok-blok batugamping yang dipisahkan satu sama lain oleh koridor karst. Kontak dari menara dengan dataran alluvium merupakan tempat pemunculan mata air dan perkembangan gua. Contoh di Indonesia adalah Karst Gunung sewu dan Karst Karanagbolong. 4. Beberapa ahli beranggapan bahwa turmkarst merupakan bentukan lebih lanjut dari kegelkarst karena kondisi hidrologi tertentu. biasanya ditemukan dalam kelompok yang dipisahkan satu sama lain dengan sungai atau dataran alluvial.

pdf Catatan Kuliah Geomorfologi Dasar Modul Kuliah Geomorfologi Dasar. .ac.staff.Sumber : tjahyo-adji. Drs.Si. M. Eko Haryono.id/buku_ajar_karst_indonesia.ugm.ac.pdf blog.unila.id/igedesy/files/2009/08/materi-3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful