2.

2 UNION FLOOR DECK W-1000 ( BONDEK ) dan WIRE MESH UNION Floor Deck W-1000 ( Bondek ) adalah pelopor decking dengan profil “2W” yang dilengkapi system protrude shape dan merupakan

penyempurnaan dari Floor Deck yang ada di pasaran, diproduksi dengan menggunakan mesin canggih untuk menghasilkan kualitas produk dengan tingkat presisi yang tinggi. A. Keuntungan menggunakan UNION FLOOR DECK W-1000 a) Berfungsi ganda,yaitu sebagai bekisting tetap dan tulangan positif satu arah, efisiensi waktu dan kemajuan pekerjaan dapat dipercepat karena waktu untuk pembuatan dan pembongkaran bekisting sudah tidak diperlukan lagi. Pekerjaan pembersihan di bagian yang mengalami tarik, dapat direduksi atau bahkan dihilangkan karena telah digantikan fungsinya oleh Floor Deck. b) Cepat dan mudah pemasangannya, baik pada konstruksi beton maupun baja. Tidak seperti bekisting konvensional pada umumnya yang harus dikerjakan per bentang. UNION FLOOR DECK W-1000 dapat mencapai beberapa bentang sekaligus, sehingga lebih cepat pemasangannya. c) UNION FLOOR DECK W-1000 dapat secara langsung digunakan sebagai plafon

2-9

02 kg/m2 untuk ketebalan 0.20 mm BMT : 7.70 mm BMT 11.000 mm ( Panjang dapat dipotong sesuai kebutuhan tergantung pada daya angkut / fasilitas kendaraan ) 2-10 .d) Sudah lolos uji dari : Uji Lentur dan Loading Test Uji Kebakaran e) Efisiensi pemakaian beton dengan menggunakan UNION FLOOR DECK W-1000 sebesar V~0. 12. Beberapa Spesifikasi dalam UNION FLOOR DECK W-1000 Antara Lain: Bahan Dasar : Baja High – Tensile Tegangan Leleh Minimum 5.70 mm sampai dengan 1. SGC 570 : 50 mm : 995 mm : Max.500 kg/cm2 Lapis Lindung : Hot Dip Galvanized Tebal Lapis Lindung : 220 gr/m2 Tebal Standar Berat Bahan : 0.81 kg/m2 untuk ketebalan 1.20 mm BMT Standar Bahan Tinggi Gelombang Lebar Efektif Panjang : JIS G 3302.0250.

karena data-data teknik tersebut sangatlah penting dalam pemasangan Bondek tersebut. UNION METAL ) sebelum pemasangan UNION FLOOR DECK W-1000 ( Bondek ). UNION METAL ) 2-11 . Beberapa data teknik dalam pmasangan UNION FLOOR DECK W-1000 ( Bondek ) yang tertera pada gambar berikut ini: Gambar 2.5 UNION FLOOR DECK W-1000 ( Bondek ) ( Sumber PT.6 Data Teknik Pemasangan ( Bondek ) ( Sumber PT. data-data teknik perlu diperhatikan terlebih dahulu.Gambar 2.

apabila akhiran sambungan terjadi pada puncak gelombang UNION FLOOR DECK W-1000. Pemasangan sekrup cukup pada lembah dan puncak gelombang masing-masing satu buah . Setelah UNION FLOOR DECK W-1000 terpasang End Stop. Pada saat pemasangan UNION FLOOR DECK W-1000 bidang kerja digunakan propping untuk menahan UNION FLOOR DECK W-1000 dari beban kerja. METODE PEMASANGAN UNION FLOOR DECK W-1000 ( Bondek ) Untuk struktur baja dan beton pada UNION FLOOR DECK W-1000 memiliki struktur yang berbeda. Pemasangan End Stop untuk UNION FLOOR DECK W-1000 dilakukan sebelum UNION FLOOR DECK W-1000 tersebut dipasang ke lantai / bidang kerja. adapun perbedaan tersebut dapat terlihat dari penjelasan sebagai berikut : • Untuk Struktur Beton 1. 4. Untuk arah memanjang. harus dilakukan penjepitan dengan tang jepit. 3. Untuk menambahkan kekuatan pada bagian sambungan UNION FLOOR DECK W-1000. 5. maka bagian akhirnya adalah pemasangan UNION FLOOR DECK W-1000. pekerjaan selanjutnya bidang kerja. End Stop dipasang dengan menggunakan sekrup wafer head 10 x 16 atau yang setara . 2. ke 2-12 .B.

Rubber Stop / Karet Water Stop dipasang bersamaan dengan pemasangan UNION FLOOR DECK W-1000. pengecoran untuk bidang lantai dapat dilaksanakan sebelum pekerjaan ter sebut dilakukan. Wire Mesh yang berfungsi sebagai tulangan tumpuan dan tulangan susut dapat dipasang setelah pemasangan shear connector . 2-13 . Untuk menambahkan kekuatan pada bagian sambungan UNION FLOOR DECK W-1000.tersebut dilakukan penambahan tinggi papan bekisting sampai pada puncak gelombang. 4. Sepanjang Edge Form diperlukan pengikat untuk menjaga tumpahnya coran / concrete saat pengecoran berlangsung. 2. 6. 5. 7. 3. Penambahan welding / pengelasan pada shear connector dapat dilakukan apabila diperlukan. Setelah seluruh bidang UNION FLOOR DECK W-1000 terpasang. lantai kerja dibersihkan dulu. Setelah enam tahap pekerjaan di atas dilakukan. Pemasangan edge form dilakukan di sekeliling lantai kerja ( Dimensi Edge Form dibuat sesuai dengan tebal slab yang direncanakan ). harus dilakukan penjepitan dengan tang jepit. • Untuk Struktur Baja 1. dilanjutkan dengan pemasangan shear connector pada pertemuan UNION FLOOR DECK W1000 dengan baja IWF ( Satu lembah dipasang satu baris shear connector ).

091 2.989 2.70 400 200 0.667 2.261 2.742 1.479 1.342 2.959 2.126 2.339 1.496 Continuous (mm) 2. lebih kuat dalam pengelasan dan jauh lebih cepat.173 2.594 Continuous (mm) 2.629 2.3 2.893 2.1 WIRE MESH Dengan didukung oleh kecanggihan mesin dan peralatan yang kami miliki.122 2.030 2.391 2.302 2. pabrik kami dapat memproduksi ukuran JKBL lebih bervariasi.542 3.849 2.944 2.00 400 200 1. PERENCANAAN DAN DESAIN Berikut ini adalah table dari perencanaan dan desain UFD W1000 BMT (mm) 0.607 2. 200mm.585 1.934 Double (mm) 2.643 1.219 2.300 Single (mm 1.283 2.716 2.861 Double (mm) 2. 7Smm.404 1.048 2.709 2.686 2.896 2.685 1. dan 300mm.849 1.305 2.976 2.961 2.847 2.698 2.804 2.C.458 1.486 1.203 2.2.111 2.285 100 mm slab Single (mm) 1.914 2. Kemampuan dalam memproduksi JKBL ukuran khusus antara lain: a) Diameter maximum 12mm b) Jarak spasi kawat utama mulai dari 50mm.762 2.783 2.177 2.373 2.538 2.657 1.584 1.091 2.362 2. c) Juntaian kawat utama tidak terbatas d) Variasi jarak spasi kawat melintang sampai mencapai 99 variasi (tidak terbatas) 2-14 .423 1. 250mm.477 2.020 2.390 MAXIMUM SPAN ( m ) 120 mm slab Single (mm) 1.769 150 mm slab Double Continuous (mm) (mm 2.221 2. 150mm.831 2.498 1.80 400 200 1.20 400 2.187 Impulse (kg/m2) 200 Table 2.012 2.083 2. 100mm.203 2.609 1.

e) Pengelasan titik dilakukan secara serentak pada semua kawat utama.4m X 2. U . • Spesifikasi : 4mm sampai 12mm : 5OOOkg/cm2 .1m -Roll : 54m X 2. Jika digunakan ukuran khusus. staf teknik kami yang berpengalaman akan membantu menentukan desain penulangan yang baik dan efisien.50 : 2500 kg/cm2 : 0 .Lembar : 5.1m 2-15 .Polos -Ulir Diameter JKBL Union Tegangan Leleh Karakteristik Tegangan Geser Kampuh Las Kemampuan Tekuk Bentuk Permukaan Kawat Spasi Standard : l50mm X l50mm (Type M) 100mm X 200mm (Type B) Ukuran Standard : .135˚ : .

55 M12 12 139.Lantai 2-16 .79 M9 9 78.06 • Aplikasi Union Mesh : .7 Detail Wire Mesh JKBL ( Sumber PT.Gedung Bertingkat .76 M7 7 47.Parkir .14 M6 6 34.21 M10 10 96.Gudang .Pabrik .Gambar 2. UNION METAL ) Spesifikasi Berat Per Sheet TYPE DIAMETER (mm) MASS PER SHEET (kg) M5 5 24.31 M8 8 61.

Landasan Pesawat Terbang.Dinding Beton : ..perumahan .Kerangka Kolom dan Balok praktis untuk perumahan. . Konstruksi Cakar Ayam. .Penyekat Ruangan .Bronjong Perencanan dan Design Perhitungan Konversi untuk Mengganti Tulangan Biasa (U-24) dengan JKBL Union (U-50) yaitu : 2-17 . Saluran Irigasi. Saluran Drainase -Dinding Penahan. Dinding Pemikul Beban Di dalam Gedung.Apartemen .Jalan Beton.

74 5.0 6.66 9.83 2.18 3.0 10.57 1.87 1.039 1.52 2.41 1.0 8.71 0.87 1.0 0.62 3.86 1.52 3.42 5.77 6.20 2.28 1.92 7.12 2.78 0.96 1.06 2.65 1.0 9.52 2.0 7.19 3.50.20 2.Area Diameter Luas ∅ ∅ Kawat Kawat MM CM2 4.56 0.42 0.50 10.57 2.5 11.09 5.46 3. Perletakan JKBL 2-18 .31 3.84 10.68 2.54 5.18 15.70 7.32 19.84 1.18 3.43 5.950 1.95 3.46 0.66 2.31 1.67 13. 0.87 3.61 1.785 0.36 1.75 5.06 1.21 2.79 0.84 3.23 2.159 0.03 5.385 0.636 0.47 1.70 8.5 5.0 11.45 3.24 4.5 9.08 100 1.5 7.15 4.43 5.83 3.61 2.73 0.51 2.31 125 1.95 1.27 1.71 0.85 3.58 1.49 4.27 2.36 2.26 1.39 0.77 4.12 1.53 4.36 1.26 1.01 1.04 150 0.15 3.24 3.238 0.73 5.5 8.21 1.67 6.58 0.88 2.50 11.67 6.47 11.709 0.02 1.93 6.442 0.77 22.866 0.65 6. Tumpangan ( overlap ) JKBL B.49 3.46 200 0.80 4.57 8.17 3.11 300 0.0 5.62 75 1.02 4.53 0.36 7.54 3.01 20.13 1.85 15.92 2.18 2.85 8.12 2.283 0.196 0.52 275 0.92 4.39 11.31 2.85 4.09 7.61 5.96 2.47 1.126 0.74 1.59 1.64 0.96 2.15 3.76 325 0.38 2.34 6.89 6.90 2.567 0.28 6.33 1. tetapi perlu diperhatikan beberapa hal sehingga didapati hasil yang optimal dan benar yaitu: A.05 4.5 12.55 1.63 4.35 3.58 2.65 3.64 7.78 4.71 17.24 5.42 2.85 4.45 3.90 2.63 0.60 8.33 4.18 1.35 12.54 175 0.26 2.5 10.01 2.67 1.80 0.54 2.02 250 0.54 1.08 3.62 1.13 5.31 9.93 4.65 0.0 4.94 1.68 225 0.60 0.49 0.06 1.89 3.48 Table 2.4 Luas Penampang Cara pemasangan dan konstruksi dalam WIRE MESH Pemasangan dan penyambungan JKBL union tidaklah susah.48 9.93 7.82 3.18 3.72 0.96 2.19 1.19 5.45 10.72 14.50 0.55 12.89 2.332 0.83 3.131 Jumlah Luas Penampang Kawat (CM2/M) Menurut Spasinya Setiap Arah Spasi (MM) 50 2.03 1.10 1.40 1.77 2.5 6.22 4.93 1.71 1.78 4.92 3.14 3.95 5.

Tumpangan separuh tegangan leleh Suatu tumpangan akan setara dengan separuh tegangan leleh.5 cm 2.A. Tumpangan sekuat tegangan leleh Suatu tumpangan akan setara tegangan leleh penuh kalau lembaran itu berhimpitan (overlap) sejauh satu kotak spasi (dua Kampuh las).Penjalasan Tumpangan ( overlap ) 1. kalau lembaran itu berhimpitan (overlap) sejauh satu kampuh las ditambah minimal 2. ditambah minimal 2.5 cm. Tumpangan dengan Tegangan Leleh Penuh (5000 Kg/cm2) 2-19 .

2-20 .Tumpangan dengan Setengah Tegangan Leleh (2500 Kg/cm2) Gambar 2. tetapi sebaiknya tumpangan tersebut ditentukan oleh insinyur bangunan.8 Tumpangan Tegangan Leleh ( Sumber PT. persyaratan tumpangan separuh tegangan leleh kadang-kadang diizinkan untuk tumpangan di tepi plat satu arah (one way slab). UNION METAL ) Catatan: Tambahan sebesar 2.5 cm adalah jarak minimal agregat beton yang diizinkan oleh Peraturan Beton Indonesia (PBI 8. Sebaiknya tumpangan digunakan sekuat tegangan leleh dan ditempatkan di titiktitik yang bertegangan tarik tidak maksimum.1).16. membantu agar beton tersebut dapat padat di sekitar kawat tersebut.

Perletakan Wirw Mesh JKBL Lantai Plate Bangunan Tingkat Lapis Atas Lapis Bawah S 2-21 .B.

lantai tangga. balok anak.3 Plat Konvensional Struktur bangunan pada umumnya atas kemampuan plat lantai.9 Perletakan Wire Mesh JKBL ( Sumber PT. UNION METAL ) 2. dinding.Lantai di Atas Tanah Gambar 2. balok induk. jembatan atau juga pelabuhan. Namun apabila perbandingan sisi panjang terhadap sisi pendek yang saling tegak lurus lebih besar dari 2 plat dapat dianggap hanya bekerja sebagai plat satu arah dengan lenturan utama pada arah sisi yang lebih pendek. Plat juga dapat dipakai untuk atap. Petak plat dibatasi oleh balok anak pada kedua sisi panjang oloh balok induk pada kedua sisi pendek. Apabila plat didukung sepanjang ke empat sisinya seperti tersebut diatas. Sehingga struktur plat satu arah dapat didefinisikan sebagau plat yang didukung pada dua tepi yang berhadapan sedemikian 2-22 . dan kolom pada umumnya merupakan satu kesatuan terangkai (monolit) seperti halnya pada sistem pracetak. maka dinamakan sebagai plat 2 arah dimana lenturan akan timbul pada dua arah yang saling tegak lurus.

Beban merata untuk plat biasanya menggunakan satuan KN/m2 ( kpa ).002 bh. Dengan demikian cara menyebut jumlah tulangan baja untuk plat berbeda dengan yang digunakan komponen struktur lainnya. sedangkan untuk mutu 40 berlaku syarat minimum As = 0. Apabila diberikan beban merata plat melendut membentuk kelengkungan satu arah. 2. 2-23 .3. karena diperhitungkan untuk setiap satuan lebar maka dalam perencanaan dan analisis diubah satuannya menjadi beban per satuan panjang ( KN/m ). maka suatu plat terlentur satu arah yang menerus diatas beberapa perletakan diperlakukan sebagaimana layaknya sebuah balok persegi dengan setebal plat dan lebarnya adalah satu satuan panjang. dan oleh karenanya timbul momen lentur pada arah tersebut. karena analisis dan perencanaan dilakukan untuk setiap satuan lebar plat maka jumlah penulangan juga dihitung satu satuan lebar terebut. Untuk peraturan lebih jauh menetapkan bahwa apabila digunakan tulangan baja deformasion ( BJTP ) mutu 30 untuk tulangan susut berlaku syarat minimum As = 0. umumnya 1 meter. Tulangan pokok lentur plat satu arah dipasang pada arah tegak lurus terhadap dukungan.0018 bh dimana b dan h adalah lebar satuan dan tebal plat.sehingga lenturan timbul hanya dalam satu arah saja yaitu arah yang tegak lurus terhadap arah dukungan tepi.1 Analisis Plat Satu Arah Karena pada beban yang bekerja pada plat semuanya dilimpahkan menurut arah sisi pendek. dan merupakan jumlah rata-rata.

Untuk balok atau plat satu arah dengan tebal karena nilai yang tertera dalam daftar lendutannya harus dihitung dan ukuran tersebut dapat digunakn apabila 2-24 .5 Minimum Balok dan Plat Satu Arah Ketentuan tersebut dapat dipakai untuk komponen struktur yang tidak mendukung atau berhubungan dengan struktur lain. Sebenarnya pengaruh peningkatan muat atau mutu bahan terhadap defleksi komponen struktur hanya kecil saja. yang cenderung akan rusak akibat lendutan. TEBAL MINIMUM h Satu Ujung Menerus Kedua Ujung Menerus Komponen Struktur Dua Tumpuan Kantilever Komponen tidak mendukung atau menyatu dengan partisi atau konstruksi lain yang akan rusak akibat lendutan besar Plat Solid Satu arah Balok atau plat lajur satu arah Table 2. Akan terjadi lendutan lebih besar pada komponen sruktur bahan mutu tinggi dibandingkan dengan komponen struktur yang sama tetapi dibuat dari mutu bahan yang lebih rendah.2. yang pada umumnya luas penampangnya lebih besar sehingga momen inersianya juga besar.2 Perencanaan Plat Satu Arah Dengan menggunakan bahan baja dan beton mutu tinggi akan didapat ukuran atau dimensi komponen struktur beton bertulang yang semakin mengecil.3. yang berpengaruh besar adalah ukuran penampang atau dalam hal ini adalah momen inersia penampang.

akan tetapi bagaimanapun nilai yang didapat tidak boleh kurang dari 1. sedangkan satuan Wc dalam kgf/m3.4 + ) Untuk struktur beton ringan dengan satuan massa diantara 1500 – 2000 kgf / m3 nilai dari daftar dikalikan dengan factor berikut ( 1. dinding dan plat berusuk menggunakan batang tulangan D36 atau kurang. maka selimut beton minimum untuk segala ukuran tulangan baja adalah 70 mm. Apabila plat beton dicor langsung dan permanen berhubungan dengan tanah. 2-25 . Untuk permukaan plat yang terbuka terhadap cuaca luar atau berhubungan langsung dengan tanah.09. Dalam SK SNI 2002 juga memeberikan ketentuan tebal selimut beton pelindung tulangan baja untuk plat yang permukaannya tidak terbuka atau berhubungan langsung dengan cuaca luar.lendutan memenuhi syarat. atau ukuran yang lebih kecil. kawat W31 atau D31. Tidak boleh kurang dari 40 mm apabila menggunakan batang tulangan D44 dan D56. dan 40 mm apabila menggunakan tulangan D16.65 – 0.005 Wc ). nonprategangan. tebal selimut beton minimum 50 mm apabila menggunakan tulangan D19 sampai dengan D56.nilai yang tertera dalam table tersebut hanya diperlukan bagi balok dan plat beton bertulangan satu arah. Selimut beton tidak boleh kurang dari 20 mm apabila plat. apabila digunakan mutu tulangan baja yang lain dari nilai daftar harus dikalikan faktor berikut: ( 0. Nilai. berat normal sendiri (Wc = 23 KN/m3 ) dan baja tulangan BJTD mutu 40.