P. 1
Materi Uang Dan Perbankan

Materi Uang Dan Perbankan

|Views: 107|Likes:
Tugas
Tugas

More info:

Published by: Yyenie E Piningitan Putrilembayoeng on May 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2013

pdf

text

original

TUGAS

EKONOMI TENTANG UANG DAN PERBANKAN

Nama : AHMAD RUBIYANTORO Kelas : X.6

Mata Pelajaran : Ekonomi

Diterima tanpa keraguan 3. Dengan skala yang lebih luaws. Sebelum uang diciptakan. kita akan sulit membandingkan harga barang satu dengan yang lainnya. Fungsi Uang Secara umum yang memiliki fungsi sebagai pernatara untuk pertukaran barang dengan barang. Nominalnya harus dapat dipecah-pecah 5. Ringan dan mudah dibawa 4. orang akan kesulian membandingkan harga satu rumah dengan rumah yang lain. Tanpa adanya fungsi satuan hitung. Pada dasarnya fungsi uang mencakup tiga fungsi. masyarakat pada zaman dahulu melakukan perdagangan dengan cara barter.MATERI UANG DAN PERBANKAN 1. Tahan lama 2. Mendeskripsikan pengertian dan fungsi uang A. Banyak orang yang menyimpan sebagian kekayaannya dalam bentuk uang yang disimpan di rumah untuk atau dibank dalam bentuk tabungan tau deposito. Alat tukar dapat berupa benda apa saja yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Permintaan uang untuk tujuan transaksi dan . Satuan hitung Sebagai satuan hitung untuk mempermudah masyarakat untuk menghitung nilai satu barang dalam mata uang. yaitu sebagai berikut : a. juga untuk menghindarkan perdagangan cara barter. dan tujuan spekulasi. Permintaan uang untuk tujuan transaksi dan berjaga-jaga mempunyai sifat yang berbeda dengan permintaan uang untuk tujuan spekulasi. Tidak mudah dipalsukan b. Alat penimbun kekayaan Uang juga merupakan penimbun kekayaan. uang didefinisikan sebagai alat tukar yang dapat diterima secara umum. Uang Dalam ilmu ekonomi tradisional. Mendiskripsikan permintaan uang  Permintaan uang Permintaan uang adalah jumlah uang yang diminta oleh masyarakat untuk ketiga tujuan meminta uang. tanpa adanya uang sebagai satuan hitung. tujuan berjaga-jaga. yaitu tujuan transaksi. dan lain sebagainya. Barter merupakan pertukaran barang dengan barang. Alat tukar 1. B. 2. c.

Uang dalam arti sempit berarti semua kewajiban sistem moneter (bank sentral dan bank-bank umum) kepada sektor domestik atau masyarakat. rekening koran. stok uang yang dihitung dalam M1 adalah simpanan yang mudah ditarik. Aset yang paling jelas dimasukkan ke dalam penghitungan ini adalah mata uang berupa uang kertas dan yang logam. mata uang merupakan bagian dari stok uang. Keynes dalam teorinya Liquidit Preference ada tiga motif orang menyimpang uang. Permintaan uang untuk tujuan spekulasi ditentukan oleh suku bunga. 3. Mendeskripsikan Penawaran Uang  Penawaran uang Penawaran uang adalah jumlah uang yang ada dan siap beredar untuk keperluan transaksi bagi masyarakat pada wilayah dan waktu tertentu. tabungan. Motif spekulasi (Speculative motive) Alasan spekulasi timbul karena adanya keinginan memperoleh keuntungan berdasarkan ramalan dan penghitungan pada masa yang akan datang. Uang dalam arti luas merupakan M1 ditambah dengan uang kuasi (deposito. Mata uang merupakan alat pertukaran yang secara luas diterima dalam perekonomian. Dengan demikian. Selain mata uang. Motif transaksi (Transaction motive) Alasan menahan uang didasarkan pada keinginan untuk membiayai transaksi kebutuhan hidup sehari-hari. dan yang lainnya). Ada dua pengertian uang yang beredar. traveler s cheque. 3. Menurut J. M. Apabila suku bunga tinggi.berjaga-jaga ditentukan oleh pendapatan nasional. Permintaan terhadap uang dipengaruhi oleh motif atau alasan rumah tangga menyimpan uang. yaitu sebagai berikut : 1. permintaan uang untuk spekulasi tinggi karena masyarakat tidak bersedia melakukan pembelian surat-surat berharga dan akan memegang uang. pasar dana. jika tingkat bunga rendah. Semakin tinggi pendapatan nasional. permintaan uang untuk spekulasi rendah karena uang telah digunakan untuk membeli surat-surat barharga. dan simpanan lain yang mudah dicairkan. semakin banyak uang yang diperlukan untuk tujuan transaksi dan berjaga-jaga. Sebaliknya. seperti rekening koran (demand deposit). . yaitu uang dalam arti sempit (narrow mone atau M1) dan uang dalam arti luas (broad money atau M2). Motif berjaga-jaga (Precautionar motive) Alasan berjaga-jaga adalah alasan untuk menghadapi keadaan darurat dan hal yang terjadi tanpa diduga. Jumlah keseluruhan atau kuantitas uang yang beredar dalam perekonomian (biasa disebut stok uang) memiliki pengaruh yang sangat besar dalam berbagai variabel ekonomi. yang termasuk ke dalam M1 adalah mata uang. 2. Dengan demikian.

Selera masyarakat Selera masyarakat akan memengaruhi jumlah uang yang beredar. Bank Sentral. Tingkat suku bunga Tingkat suku bunga akan memengaruhi jumlah uang yang beredar. surat berharga. masyarakat enggan menyimpan uangnya di bank. jumlah uang yang beredar menurun karena banyak orang yang menyimpan uangnya di bank. jumlah uang yang beredar akan meningkat. . Menguraikan Fungsi Bank Sentral  Bank sentral/Bank Indonesia. tabungan. Oleh karena itu. Sebaliknya. Pendapatan Pendapatan adalah jumlah uang yang diterima oleh masyarakat dalam jangka waktu tertentu. 2. 3. semakin sedikit jumlah uang yang beredar dalam masyarakat. 4. Kekayaan yang dimiliki masyarakat Jumlah uang yang beredar dalam masyarakat semakin besar apabila ragam (variasi) bentuk kekayaan sedikit. Mendeskripsikan Pengertian Bank  Pengertian Bank Bank adalah lembaga kepercayaan yang berfungsi sebagai lembaga intermediasi. pengertian. Semakin tinggi pendapatan masyarakat. dan lain-lain). 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan dana tersebut kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat. membantu kelancaran sistem pembayaran dan yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai lembaga yang menjadi sarana dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah yaitu kebijakan moneter. 4. Sebaliknya. 5. semakin besar pula jumlah uang yang beredar dalam masyarakat. Sebaliknya. 6. Definisi. yaitu bank yang tugasnya dalam menerbitkan uang kertas dan logam sebagai alat pembayaran yang sah dalam suatu negara dan mempertahankan konversi uang dimaksud terhadap emas atau perak atau keduanya. jika tingkat suku bunga tinggi. Bila tingkat suku bunga rendah. Di Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. Harga barang 5. semakin rendah pendapatan masyarakat.Faktor-faktor yang memengaruhi penawaran uang adalah sebagai berikut : 1. bila ragam bentuk kekayaan semakin banyak atau luas (misalnya. jumlah uang yang beredar dalam masyarakat akan menurun. Fasilitas kredit Fasilitas kredit (cara pembayaran) dengan menggunakan kartu kredit atau cara angsuran akan memengaruhi jumlah uang yang beredar dalam masyarakat. dan cakupan kegiatan bank sebagaimana diatur oleh ketentuan yang berlaku dapat bervariasi antara satu negara dengan negara yang tampak pada sumber pendanaannya yang berasal dari simpanan masyarakat dan pada penyaluran dananya dalam bentuk kredit pada dunia usaha dan alternatif investasi lainnya.

Kemampuan menarik dana masyarakat ini merupakan persoalan tersendirikarena selalu berhadapan dengan biaya yang harus dikeluarkan dalam rangka penarikan dana tersebut. yaitu bank yang bukan saja dapat meminjamkan atau menginvestasikan berbagai jenis tabungan yang diperolehnya. Kebijaksanaan Moneter adalah kebijaksanaan yang diambil oleh pemerintah. Menawarkan jasa-jasa keuangan lainnya e. Bank umum harus mampu menarik dana masyarakat sebanyak mungkin. yaitu bank yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil (sesuai kaidah ajaran islam tentang hukum riba). Mendorong pengembangan perbankan dan sistem keuangan yang sehat 6. Menyalurkan kredit f. yang berkenaan dengan jumlah uang yang beredar dalam masyarakat. 7. Menguraikan Fungsi Bank Syariah  Bank Syariah Bank Syariah. Fungsi Bank Umum Pada umumnya fungsi bank umum adalah menghimpun dana dari masyarakat dalam berbagai bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Memelihara manajemen cadangan devisa negara . Melancarkan pembiayaan pembangunan ekonomi 8. Memelihara stabilitas moneter 7. Meyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang lebih efisien dalam kegiatan ekonomi b. . 1. . Menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat d. Mengawasi kredit 5. pasal 4 dijelaskan fungsi bank syariah sebagai berikut:  Bank Syariah dan UUS wajib menjalankan fungsi menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat. Menciptakan uang c. Memberi nasehat kepada Pemerintah untuk soal-soal moneter dan keuangan 2. Sebagai Banker’s Bank atau Lender of Last Resort 6.Fungsi Bank Sentral Melaksanakan kebijakan moneter dan Keuangan. Menguraikan Fungsi Bank Umum  Bank Umum Bank Umum.External reverse : Untuk keperluan alat pembayaran international 4. Memelihara cadangan / cash reverse bank umum 3.Internal reverse : Untuk keperluan jumlah uang yang beredar . tetapi juga dapat memberikan pinjaman dari menciptakan sendiri uang giral. Secara lebih terperinci fungsi bank umum adalah sebagai berikut : a. Fungsi Bank Syariah Dalam Undang-Undang Nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah.

dalam bank syariah fungsi sosial tidak dapat dipisahkan dari fungsi-fungsi lainya dan merupakan identitas khas bank syariah. zakat. infak. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka. bahwa salah satu unsur laporan keuangan bank syaria adalah komponen laporan keuangan yang mencerminkan kegiatan syariah . Menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah. sedekah. Dalam operasionalnya. atau dana sosial lainya dan menyalurkannya kepada organisasi pengelola zakat. Bank syariah merupakan manajer investasi dari pemilik dana (shahibul maal) dari dana yang dihimpun dengan prinsip mudharabah. yaitu menerima dana yang berasal dari zakat. Fungsi Sosial. Konsep perbankan syariah juga mengharuskan bank-bank syariah untuk memainkan dan memberikan kontribusi bagi perlindungan dan pengembangan lingkungan. pembayaran gaji dan lainya yang tidak melanggar prinsip syariah. inkaso. dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. Lebih rinci Wiroso (2009. Menguraikan Fungsi Bank Perkreditan Rakyat (BPR  Perkreditan Rakyat (BPR Bank Perkreditan Rakyat (BPR). bank syariah berfungsi sebagai investor (sebagai pemilik dana). sangat tergantung pada hasil usaha yang diperoleh (dihasilkan) oleh bank syariah dalam mengelola dana. transfer. Fungsi Jasa Perbankan. bank syariah juga memiliki fungsi jasa perbankan berupa layanan kliring. dan Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Kebajikan. Fungsi BPR antara lain : 1. Memberikan kredit. Fungsi Investor. karena besar-kecilnya imbalan (bagi hasil) yang diterima oleh pemilik dana . dan dana sumbangan lainya yang sesuai dengan prinsip syariah. Dalam konsep perbankan syariah mewajibkan bank syariah memberikan layanan sosial melalui dana qard. 3. Fungsi ini juga merupakan yang membedakan bank syariah dengan bank konvensional. Pelaksanaan fungsi sosial sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.82-87) membagi fungsi bank syariah ke dalam empat fungsi utama yaitu:     Fungsi manajer investasi. Oleh karena itu sebagai pemilik dana maka dalam menanamkan dana dilakukan dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan dan tidak melanggar syariah. Bank Syariah dan UUS dapat menghimpun dana sosial yang berasal dari dana wakaf uang dan menyalurkanya kepada pengelola wakaf (nadzir) sesuai dengan kehendak pemberi wakaf (wakif).   Bank Syariah dan UUS dapat menjalankan fungsi sosial dalam bentuk lembaga baitul mal. baik dalam prinsip bagi-hasil atau prinsip jual-beli. hibah. ditanamkan pada sektor0sektor produktif dan memiliki resiko yang minim. 8. 2. Bahkan dalam Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian laporan Keuangan Syariah (KDPPLKS) yang dikeluarkan IAI. Dalam penyaluran dana. tabungan. berupa Laporan Sumber dan Penggunaan Dana Zakat. .

Kredit dokumenter adalah pinajaman yang diberikan kepada nasabah setelah nasabah menyerahkan dokumen pengiriman barang yang telah disetujui oleh kapten kapal. deposito berjangka. pemimpin kliring 7. . sertifikat deposito. Kredit Rekening Koran (RIK) adalah bank memberi jaminan kepada nasabah yang dapat diambil sebagian sesuai kebutuhan. membina bank yang lainnya agar menjadi bank yang sehat 3. 9.4. mengusahakan stabilitas ekonomi 5. Deposito berjangka adalah simpanan yang penarikannnya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu. memberikan jasa-jasa kepada masyarakat dalam bidang keuangan b. sumber dana terakhir (last ending resort) 8. 2) Kredit aktif Kredit aktif yaitu cara bank menyalurkan dana ke masyarakat. Peran Bank Umum 1. memberikan pinjaman/kredit kepada masyarakat 3. deposan lebih dahulu memberitahukan kepada bank. Peran Bank Sentral 1. mengawasi bank-bank 4. dan/atau tabungan pada bank lain. pemegang kas pemerintah 6. Wesel tersebut dapat diperdagangkan setelah di akseptasi. SBI adalah sertifikat yang ditawarkan Bank Indonesia kepada BPR apabila BPR mengalami over likuiditas. membuat peraturan tentang perbankan 9. d. Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Jika ingin mengambil simpanan. menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter 10. Deposito on call adalah simpanan yang tetap berada di bank selama deposan tidak membutuhkannya. Kredit reimburse (letter of credit L/C) adalah pinjaman kepada nasabah yang dapat diberikan kepada nasabah dengan mengeluarkan wesel. mengedarkan uang dan pengaturan peredarannya (uang yang dikeluarkan oleh bank Indonesia merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia) 2. Deposito automatic roll over adalah deposit yang jatuh tempo tetapi belum ditarik oleh deposan dan bunganya langsung diperhitungkan secara otomatis. Mengidentifikasi Produk-produk Perbankan  Produk perbankan 1) Kredit pasif Kredit pasif yaitu cara-cara bank menghimpun dana dari masyarakat. mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran 10. c. Giro adalah simpanan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan penarikannya hanya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek bilyet giro. a. menghimpun dana dari masyarakat (menerima tabungan) 2. b. Mendeskripsikan Peran Bank Umum dan Bank Sentral a.

Dalam pasar modal yang diperjualbelikan adalah efek-efek seperti saham dan obligasi (modal jangka panjang) Pasar uang (money Market) sama halnya dengan pasar modal. Pembayaran oleh nasabah diangsur sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Lembaga Keuangan Bukan Bank Pasar Modal Pasar Uang dan Valas Koperasi Simpan Pinjam Pengadaian Leasing Asuransi Anjak Piutang Modal Ventura Dana Pensiun Dll Pasar Modal pasar tempat pertemuan dan melakukan transaksi antara pencari dana (emiten) dengan para penanam modal (Investor). sehingan nasabah tidak perlu datang secara langsung. 1. Perusahaan penggadaian merupakan lembaga keuangan yang menyediakan pasilitas pinjaman dengan fasilitas jaminan tertentu. Koperasi simpan pinjam membuka usaha bagi para anggotanya untuk menyimpan uang yang sementara belum digunakan. Nilai jaminan menentukan besarnya nilai pinjaman.Kredit dengan jaminan surat-surat berharga. Oleh petugas koperasi uang tersebut dipinjamkan kembali kepada para anggota yang membutuhkanya. Dipasar ini transaksi lebih banyak dilakukan dengan mengunakakn media elektronika. Menyebutkan jenis-jenis lembaga keuangan  Jenis-jenis lembaga keuangan Di Indonesia lembaga keuangan ini dibagi kedalam 2 kelompok yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank. Lembaga Keuangan Bank · Bank Sentral · Bank Umum · BPR · · · · · · · · · ·  2. Perusahaan sewa guna (leasing) bidang usahanya lebih ditekankan kepada pembiayaan barang-barang modal yang diinginkan oleh nasabah. Sementara ini usaha pengadaian ini secara resmi masih dilakukan oleh pemerintah. Sebagai contoh: jika seseorang ingin memperoleh barang barang-barang modal secara kredit maka kebutuhan ini pembayaranya dapat ditutupi oleh perusahaan lasing. yaitu pasar tempat memperoleh dana dan investasi dana. Hanya bedanya modal yang ditawarkan dipasar uang adalah berjangka waktu pendek. yaitu pinjaman yang diberikan kepada nasabah untuk membeli surat-surat berharga dan sekaligus surat-surat berharga tersebut sebagai jaminannya. 11.     .

Jaminan (Collateral) Faktor jaminan ini berkaitan dengan besarnya harta/aktiva yang akan dijadikan sebagai jaminan dalam permohonan pengajuan kredit. Kejujuran atau itikad baik (Character) Faktor karakter ini menjadi hal yang sangat penting. Kepercayaan bank terhadap calon nasabah berupa : 1. 4. Pihak bank harus tahu betul tentang karakter dari si pemohon kredit. Biasanya laporan rugi laba usaha ikut disertakan dalam proposal usaha. 2.    12. Sebagai . Setiap nasabah diberikan polis asuransi yang harus dibayar sesuai dengan perjanjian dan perusahaan asuransi akan menanggung kerugian dengan menggantikanya apabila nasabahnya terkena musibahatau terkena resiko seperti yang telah diperjanjikanya. karenanya perlu ketelitian dan kehati-hatian dalam menentukan dikabulkannya atau tidaknya permohonan kredit. Bagaimana rasio antara jumlah hutang dan jumlah modal usaha si pemohon. Menguraikan 5c dalam perkreditan  5c dalam Kredit Faktor terpenting dalam pemberian kredit adalah kepercayaan. Anjak piutang (factoring) dimana usahanya adalah mengambil alih pembayaran kredit suatu perusahaan dengan cara membeli kredit bermasalah perusahaan lain. Atau dapat pulah mengelola penjualan kredit perusahaan yang memerlukanya. karena hal ini menyangkut aspek kepribadian. sifat atau watak serta kejujuran dari wirausahawan sebagai pemohon kredit. 5. yang berfungsi bagi bank untuk dipelajari dan menjadi pertimbangan dalam menentukan disetujui atau tidaknya permohonan kredit. Dana Pensiun merupakan perusahaan yang kegiatanya mengelola dana pensiun suatu perusahaan pemberi kerja arau perusahaan itu sendiri. Permodalan ( Capital ) Pihak bank dengan pengajuan kredit dari si pemohon juga harus memperhatikan faktor permodalan. Perusahaan asuransi merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pertanggungan. Salah satu cara umumnya menggunakan referensi atau keterangan dari beberapa pihak yang telah bersinggungan langsung dengan si pemohon. Kapasitas (Capacity) Faktor ini menyangkut seberapa besar kemampuan wirausaha untuk dapat mengembalikan jumlah atau nilai kredit yang akan diterimanya dan sekaligus dengan beberapa jasa/bunga atas nilai kredit yang diterima si pemohon. Perusahaan yang memberikan pembiayaan berupa kredit tanpa ada jaminan. Seberapa besar nilai jaminan akan berpengaruh terhadap nilai pengajuan kredit yang diajukan. 3. Kondisi (Condition) Kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi atau keuangan yang berpengaruh secara langsung terhadap perbankan akan menjadi dasar bagi bank dalam pemberian kredit. Perusahaan modal ventura merupakan pembiayaan oleh perusahaan-perusahaan yang usahanya mengandung resiko tinggi.

memberikan kesempatan para konsumen meminjam c. menyebabkan produksi yang sangat berlebihan. pemerintah harus menjual obligasi di pasar bebas. Dapat membuka usaha baru. hal ini tentunya wajar saja dalam kehidupan masyarakat. promes dan lain-lain. 2. Memajukan urusan tukar-menukar seperti wesel. d. Macam-macam kebijakan moneter Kebijakan Pasar Terbuka (Open Market Policy) Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menjual surat-surat berharga pada saat inflasi dan membeli/ menarik surat-surat berhaga pada saat deflasi. Mempercepat peredaran barang-barang. Menambah produktivitas modal uang. • Keburukan kredit: a. ditunjukkan untuk menaikkan tingkat bunga karena dengan bunga kredit tinggi maka aktivitas ekonomi yang menggunakan dana pinjaman akan tertahan karena modal diskontonya atau discount rate policy (tingkat bunga yang dikenakan pada bank umum atas pinjaman dana yang diberikan). melebihi daya kemampuan (besar pasak daripada tiang). Mendeskripsikan kebaikan dan keburukan kredit bagi nasabah  Kebaikan dan Keburukan Kredit Kredit selain mempunyai peranan kehidupan perekonomian tentunya akan menimbulkan dampak yang bersifat positif dan negatif. memberikan kemungkinan untuk berspekulasi b. Kebijakan Diskonto (Discount Policy) Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menaikkan suku bunga pada saat inflasi dan menurunkan pada saat deflasi. 13. mendorong masyarakat mengarah pada sifat konsumtif. Bank Indonesia dalam kebijakan pasar terbuka dengan menngeluarkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Sertifikat Pasar Uang. c. maka jumlah uang yang beredar cenderumg berkurang. Apabila pemerintah menghendaki menurunkan jumlah uang yang beredar. b. Adapun kebaikan dan keburukan kredit akan kita jabarkan di bawah ini. 14. begitu sebaliknya. dan f. Mendeskripsikan macam-macam kebijakan moneter  macam-macam kebijakan moneter 1.iliustrasi manakala kebijakan pemerintah lebih mengarah kepada pemberdayaan dan peningkatan usaha kecil maka pengajuan kredit dari wirausaha yang skalanya kecil akan menjadi prioritas. d. • Kebaikan kredit: a. . Memang mengenai baik buruknya kredit bagi semua orang menyebabkan kita harus berhati-hati baik memberi kredit maupun menerima kredit. perluasan kredit akan menimbulkan inflasi. e.

Kebijakan Sanering Yaitu kebijakan memotong nilainominal pada saat inflasi. 8. b.000.00 7. Jika dirinci tujuan kebijakan moneter adalah sebagai berikut. Cara baru untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat yaitu dengan car amengubah-ubah minimum kas rasio. Bank sentral pada umumnya menentukan anka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank. Mendeskripsikan tujuan kebijakan moneter  Tujuan kebijakan moneter Secara garis besar. Menjaga stabilitas ekonomi Stabilitas ekonomi adalah suatu keadaan perekonomian yang berjalan sesuai dengan harapan. collateral. misalnya Rp 1. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian. Bank sentral (Bank Indonesia) berusaha mempengaruhi bankbank umum dalam hal memberikan kredit kepada nasabah melalui berbagai macam peraturan kredit. Kebijakan revaluasi Yaitu kebijakan menaikkan nilai mata uang sendiri terhadap nilai mata uang asing. Menjaga stabilitas harga . a. Bila pemerintah menurunkan minimum kas rasio.3. Capability.00 menjadi Rp 1. terkendali dan berkesinambungan. Character. maka dengan uang tunai yang sama bank dapt menciptakan uang lebuih banyak dari jumlah sebelumnya. dengan tujuan mendorong ekspor dan menghambat impor. Kebijakan Kredit Ketat Yaitu kebijakan pemerintah dengan mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara memperketat pemberian kredit. 5. Kebijakan Devaluasi Yaitu menurunkan nilai mata uang asing. kredit boleh diberikan asal memenuhi syarat 5C. dan Condition of economy. tujuan kebijakan moneter adalah menjaga kestabilan ekonomi yang ditandai dengn bergairahnya dunia usaha dan meningkatnya kesempatan kerja. Artinya pertumbuhan arus uang yang beredar seimbang dengan pertumbuhan arus barang dan jasa yang tersedia. atau bisa juga menaikkan perbandingan antara uang yang beredar dengan uang yan mengendap di dalam kas mengakibatkan kemampuan bank untuk menciptakan kredit berkurang sehingga jumlah uang yang beredar akan berkurang. tetapi pada saat deflasi syarat dapat dipelonggar. 15. Kebijakan Cadangan kas (Cash Ratio Policy) Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menaikkan cadangan kas pada saat inflasi dan menurunkan cadangan kas pada saat deflasi. Angka banding tersebut biasa disebut minimum cash ratio. 6. capital. Kebijakan Dorongan Moral (Moral Suasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. 4.

Adanya lapangan pekerjaaan baru atau perluasan usaha berarti meningkatkan kesempatan kerja. sehingga perubahan harga dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat. Memperbaiki posisi neraca perdagangan dan neraca pembayaran. Adakalnya harga itu naik atau turun tidak beraturan. Pada keadaan ekonomi stabil. Meningkatkan kesempatan kerja Jika junlah uang beredar seimbang dengan jumlah barang dan jasa maka perekonomian akan stabil.Kebijakan moneter selalu dihubungkan dengan jumlah uang beredar dan jumlah barang jasa. Peningkatan jumlah ekspor akan memperbaiki neraca perdagangan dan neraca pembayaran. pengusaha akan mengadakan investasi. c. Jika negara mendevaluasi mata uang rupiah ke mata uang asing. maka harga-harga barang ekspor akan menjadi lebih murah sehingga memperkuat daya saing dan meningkatkan jumlah ekspor. Kebijakan moneter dapat memperbaiki posisi neraca perdagangan dan neraca pembayaran. Interaksi jumlah uang beredar dengan jumlah barang dan jasa akan menghasilkan harga. Kalau harga cenderung naik terus menerus maka orang akan membelanjkan seluruh uangnya yang justru mengakibatkan gejala ekonomi yang disebut inflasi. d. . Investasi akan memungkinkan adanya lapangan pekerjaan baru.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->