Furkon Syahrul Munir

SI-12

10509507

RESENSI
Judul Buku : ILMU KOMUNIKASI Suatu Pengantar (Revisi)

Penulis Penerbit Cetakan Jumlah halaman

: Prof. Dr. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. : PT REMAJA ROSDAKARYA : Keempatbelas, Juli 2010 : 466 halaman

BAB 1 MENGAPA KITA BERKOMUNIKASI: FUNGSI-FUNGSI KOMUNIKASI Dari perspektif agama, secara gampang kita bisa menjawab bahwa Tuhan-lah yang mengajari kita berkomunikasi, dengan akal dan kemampuan berbahasa yang dianugerahan-Nya kepada kita. Al-Qur’an mengatakan, “Tuhan yang Maha Pemurah, yang telah mengajarkan Al-Qur’an. Dia menciptakan manusia, yang mengajarinya pandai berbicara” (Ar-Rahman: 1-4). Menurut William I. Gorden, ada empat fungsi komunikasi, yaitu : Fungsi Pertama : Komunikasi Sosial Fungsi Komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi penting untuk membangun konsep dari kita, aktualisasi-diri, untuk kelangsungan hidup, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketegangan , antara lain lewat komunikasi yang menghibur, dan memupuk hubungan dengan orang lain. Fungsi Kedua : Komunikasi Ekspresif Komunikasi ekspresif erat kaitannya dengan komunikasi sosial. Komunikasi ekspresif tidak bertujuan untuk mempengaruhi orang lain, namun dapat menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. Perasaan-perasaan tersebut dikomunikasikan terutama melalui pesan-pesan nonverbal. Perasaan saying, peduli, rindu, simpati, gembira, sedih, takut, prihatin, marah dan benci dapat disampaikan lewat kata-kata, namun terutama lewat perilaku nonverbal. Contoh seorang ibu menunjukkan kasih sayangnya dengan membelai kepala anaknya dan seorang atasan menunjukkan simpatinya kepada bawahannya yang istrinya baru meninggal dengan menepuk bahunya. Fungsi Ketiga : Komunikasi Ritual Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual, yang biasanya dilakukan secara kolektif. Komunikasi ritual sering juga bersifat ekpresif, menyatakn perasaan terdalam seseorang. Contoh para siswa yang menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) mencium bendera merah putih sering dengan berlinang airmata, dalam pelantikan mereka, untuk menunjukkan rasa cinta mereka kepada nusa dan bangsa, terlepas dari apakah kita setuju terhadao perilaku mereka atau tidak. Fungsi Keempat : Komunikasi Instrumental Mempunyai tujuan umum yaitu menginformasikan, mengajar, mendorong, mengubah sikap dan keyakinan, dan mengubah perilaku, atau menggerakkan tindakan, dan juga menghibur. Bila diringkas, maka kesemua -

Furkon Syahrul Munir

SI-12

10509507

tujuan tersebut dapat disebut membujuk (persuasif). Komunikasi berfungsi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi, dan pekerjaan, baik tujuan jangka pendek ataupun jangka panjang. BAB 2 HAKIKAT, DEFINISI, DAN KONTEKS KOMUNIKASI Berbicara tentang definisi komunikasi, tidak ada definisi yang benar ataupun salah. Seperti juga model atau teori, definisi harus dilihat dari kemanfaatannya untuk mejelaskan fenomena yang didefinisikan dan mengevaluasinya. Komunikasi didefinisikan secara luas sebagai “berbagai pengalaman”. Namun dalam buku ini dimaksudkan bahwa komunikasi adalah komunikasi manusia yang dalam bahasa inggrisnya adalah human communication. TIGA KONSEPTUALISASI KOMUNIKASI John R. Wenburg dan William W. Wilmot juga Kenneth K. Sereno dan Edward M. Bodaken mengemukakan setidaknya ada tiga kerangka pemahaman mengenai komunikasi yakni : Komunikasi sebagai tindakan satu-arah Pemahaman komunikasi sebagai proses searah sebenarnya kurang sesuai bila diterapkan pada komunikasi tatap-muka, namun tidak mungkin tidak terlalu keliru bila diterapkan pada komunikasi publik (pidato) yang tidak melibatkan Tanya-jawab dan komunikasi massa (cetak dan elektronik). Menurut Michael Burgoon, pemahaman komunikasi sebagai proses searah ini disebut “definisi berorientasi-sumber”. Definisi ini mengisyaratkan komunikasi sebagai semua kegiatan yang secara sengaja dilakukan seseorang untuk menyampaikan ransangan untuk membangkitkan respons orang lain. Komunikasi sebagai interaksi Pandangan komunikasi sebagai interaksi menyetarakan komunikasi dengan proses sebab-akibat atau aksi-reaksi, yang arahnya bergantian. Komunikasi sebagai interaksi dipandang sedikit lebih dinamis daripada komunikasi sebagai tindakan satuarah. Namun pandangan kedua ini masih membedakan para peserta sebagai pengirim dan penerima pesan, karena itu masih tetap berorientasi sumber, meskipun kedua peran tersebut dianggap bergantian. Jadi, pada dasarnya proses interaksi yang berlangsung juga masih bersifat mekanis dan statis. Komunikasi sebagai transaksi Dalam komunikasi transaksional, komunikasi dianggap telah berlangsung bila seseorang telah menafsirkan perilaku orang lain, baik perilaku verbal ataupun perilaku nonverbalnya. Istilah transaksi mengisyaratkan bahwa pihak-pihak yang berkomunikasi berada dalam keadaan interdependensi atau timbal-balik. KONTEKS-KONTEKS KOMUNIKASI Terdapat empat tingkat komunikasi yang disepakati banyak pakar, yaitu : Komunikasi Intrapribadi Adalah komunikasi dengan diri-sendiri. Contohnya berpikir. Komunikasi ini landasan komunikasi antarpribadi dan komunikasi dalam kontek lainnya. Dengan kata lain komunikasi intrapribadi ini melekat pada komunikasi dua-orang, tiga-orang, dan -

baik cetak maupun elektronik. Komunikasi organisasi seringkali melibatkan juga komunikasi diadik. dan heterogen. yang tidak bisa dikenali satu persatu.Komunikasi Antarpribadi Adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka. Komunikasi kelompok dengan sendirinya melibatkan komunikasi antarpribadi.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 seterusnya. berbiaya relative mahal yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang dilembagakan. seperti suami-istri. . . baik secara verbal atau non verbal. . yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung. guru-murid. yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama. Komunikasi Massa Adalah komunikasi yang menggunakan media massa. Dengan demikian komunikasi kelompok biasanya merujuk pada komunikasi yang dilakukan kelompok kecil. BAB 3 PRINSIP-PRINSIP KOMUNIKASI Seperti Fungsi dan definisi komunikasi. karan itu kebanyakan teori komunikasi antarpribadi berlaku juga bagi komunikasi kelompok.Komunikasi Organisasi Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu organisasi. dan sebagainya. karena komunikasi publik menuntut persiapan pesan yang cermat. Ciri komunikasi diadik adalah pihak-pihak yang berkomunikasi berada dalam jarak yang dekat dan berkomunikasi mengirim dan menerima pesan secara simultan dan spontan. komunikasi antarpribadi dan adakalanya juga komunikasi publik.Komunikasi Publik Adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah besar orang (Khalayak). yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar di banyak tempat. Komunikasi publik biasanya berlangsung lebih formal dan lebih sulit daripada komunikasi antarpribadi atau komunikasi kelompok. baik secara verbal maupun nonverbal. Ciri-ciri komunikasi publik adalah terjadi di tempat umum. . Mereka juga - . merupakan peristiwa social yang biasanya telah direncanakan alih-alih peristiwa relatif informal yang tidak terstruktur. bersifat formal dan juga informal dan berlangsung dalam jaringan yang lebih besar daripada komunikasi kelompok. jadi bersifat tatap muka. keberanian dan kemampuan menghadapi sejumlah besar orang. Bentuk khusus dari komunikasi antarpribadi ini adalah komunikasi diadik yang melibatkan hanya dua orang.Komunikasi Kelompok Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama. anonym. Karena sebelum berkomunikasi dengan orang lain kita biasanya berkomunikasi dengan diri sendiri hanya saja caranya sering tidak disadari. prinsip-prinsip Komunikasi juga diuraikan dengan berbagai cara oleh para pakar-pakar komunikasi.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 kadang-kadang menggunakan istilah-istilah lain untuk merujuk kepada prinsip-prinsip komunikasi. Prinsip-prinsip komunikasi pada dasarnya merupakan penjabaran lebih jauh dari definisi atau hakikat komunikasi : .

Ekspresi muka lebih tepat disebut indeks atau isyarat alamiah (natural gesture). Begitu juga makna yang diberikan kepada lambang tersebut karena makna yang diberiakan seseorang atau suatu masyarakat berbeda dari budaya ke budaya. namun mereka tidak seperti manusia. Menurut S. Akan tetapi. Mercedes Benz dan Volvo masih merupakan lambang kekayaan dan status social. Jadi berkat kemampuan menggunakan lambang. Tidak mempunyai makna . hewan memperebutkan makanan dan kepemimpinan. Bervariasi Lambang itu bervariasi dari suatu budaya ke budaya lain. Manusia sering lebih mementingkan lambang daripada hakikat yang dilambangkannya. tempat tinggal. perilaku non-verbal. dan dari suatu konteks waktu ke konteks waktu lain. Indeks adalah tansa yang secara alamiah mempresentasikan objek lainnya. makna yang diberikan kepada suatu lambang boleh jadi berubah dalam perjalanan waktu. dan objek yang maknanya disepakati bersama.I. Phobia angka 13 disebut trisakadaikophobia. tetapi mobil bukan merupakan status sosial melainkan sebuah kebutuhan. Lambang mempunyai beberapa sifat : Bersifat sebarang. berdasarkan kesepakatan sekelompok orang. dandanan. Lambang meliputi kata-kata (pesan verbal). tetapi kini orang menengah bawah pun bisa memiliki mobil. dari suatu tempat ke tempat lain. kitalah yang memberi makna pada lambang Sebenarnya tidak ada hubungan yang alami antara lambang dengan referent (objek yang dirujuknya). bukan hanya antara mereka yang sama-sama hadir.dan pekerjaan merupakan contoh yang bersifat simbolik. Ikon adalah suatu benda fisik (dua atau tiga dimensi)yang menyerupai apa yang dipresentasikannya. bahkan juga antara mereka - .Manusia yang memperebutkan lambang-lambang demi suatu status social atau pengakuan dari orang lain. Sinyal (signal) yang dalam bahasa sehari-hari disebut juga gejala (symptom). Hayakawa. seperti angka 13 yang diyakini akan membawa kesialan dan angka 8 adalah angka baik.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Prinsip 1 : Komunikasi Adalah Proses Simbolik Ernst Cassirer mengatakan bahwa keunggulan manusia atas makhluk lainnya adalah keistimewaan mereka sebagai animal symbolicum. atau sewenang-wenang Penyebutan terhadap lamabang semata-mata berdasarkan kesepakatan saja. Indeks muncul berdasarkan antara hubungan sebab dan akibat yang punya kedekatan eksistensi. Lambang atau simbol adalah sesuatu yang digunakan untuk menunjuk sesuatu lainnya. Meskipun label BMW. manasuka. baik dalam penyandian ataupun penyandian-balik. Sebagian orang percaya jika angka tertentu membawa keberuntungan atau kesialan. Angka juga bersifat simbolik dan diasosiasikan dengan citra tertentu. Misal tahun 1960-an orang berfikir hanya orang kelas atas yang memiliki mobil. manusia dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan. Makanan.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 yang tinggal berjauhan dan tidak pernah saling bertemu. atau antara pihak-pihak yang berbeda generasi. .

Dimensi hubungan disandi secara nonverbal. dimensi isi merujuk pada isi pesan sedangkan dimensi hubungan merujuk kepada unsur-unsur lain termasuk juga jenis saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan tersebut. Dalam komunikasi massa. Jadi. yaitu apa yang dikatakan. Suasana psikologis peserta komunikasi tidak pelak mempengaruhi juga suasana komunikasi. Dimensi hubungan menunjukkan bagaimana cara mengatakannya yang juga mengisyaratkan bagaimana hubungan para peserta komunikasi dan bagaimana pesan itu seharusnya ditafsirkan. Misal. diam dapat diartikan tidak mengerti tetapi bisa juga diartikan setuju oleh orang lain. Prinsip 5 : Komunikasi Terjadi dalam Konteks Ruang dan Waktu Makna pesan juga bergantung pada konteks fisisk dan ruang (termasuk iklim. Prinsip 3 : Komunikasi Punya Dimensi Isi dan Dimensi Hubungan Dimensi isi disandi secara verbal. Susah sekali untuk tidak melakukan komunikasi karena setiap perilakunya punya potensi untuk ditafsirkan. komunikasi terjasi bila seseorang member makna pada perilaku orang lain atau perilakunya sendiri. waktu. Semua perilaku yang dilakukan oleh para pelaku komunikasi otomatis menyampaikan pesan. Marshall McLuhan mengatakan the medium is the message. Misal seorang anak .malah cenderung merugikan diri sendiri. dan sebagainya). Kadang-kadang komunikasi yang disengaja dibuat tampak tidak sengaja oleh sebagian orang. sedangkan kata-kata tidak menyenangkan dengan nada menyeangkan disebut lelucon (joke). Jadi seseorang harus memeilih waktu yang tepat untuk berkomunikasi karena adakalanya waktu yang dia gunakan kurang efektif. Kehadiran orang lain. Dalam berkomunikasi. Dimensi isi menunjukkan muatan (isi) komunikasi. Karena setiap individu meiliki persepsi yang berbeda terhadap sesuatu yang dinilainya. Pengaruh konteks waktu dan konteks social terlihat pada suatu orang yang tidak pernah tersenyum mendadak menyapa anda dan mentraktir anda makan siang. social. Prinsip 4 : Komunikasi Berlangsung dalam Berbagai Tingkat Kesengajaan Komunikasi dilakukan dalam berbagai tingkatan kesengajaan dari yang tidakdisengaja hingga yang benar-benar direncanakan atau disadari. meskipun pernyataan itu terlalu berLebihan (deterministik). niat atau kesengajaan bukanlah syarat mutak bagi seseorang untuk berkomunikasi. Komunikasi telah terjadi bila penafsiran telah berlangsung terlepas dari apakah Anda menyengaja perilaku tersebut atau tidak. postur tubuh dan gerak-gerik anggota tubuh yang akan ditampilkannya. Membatasi komunikasi sebagai proses yang disengaja adalah menganggap komunikasi sebagai instrumen.dan psikologis.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Prinsip 2 : Setiap Perilaku Mempunyai Potensi Komunikasi We cannot not communicated. suhu. Misal bagaimana kita menampilkan ekspresi wajah kita. sebagai konteks sosial juga akan mempengaruhi orangornag yang berkomunikasi. biasanya kesadaran kita lebih tinggi dalam situasi khusus daripada dalam situasi rutin. intensitas cahaya. Kata yang tidak menyenagkan disertai kualitas suara yang tidak menyenangkan itu disebut sarkasme.

Prinisip ini dapat diaasumsikan adanya keteraturan pada perilaku komunikasi manusia. missal Frank Dance.maka hidup kita akan sulit. Misal dalam rapat sebetulnya komunikasi itu berjalan dua arah. yang ia serap dalam berbagai lingkungan sosialnya. Sistem Eksternal : terdiri dari unsur-unsur dalam lingkungan diluar individu. atau sikap (attitude). sistem internal ini membentuk individu yang unik. Prinsip 8 : Semakin Mirip Latar Belakang Sosial-budaya Semakin Efektiflah Komunikasi Komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang hasilnya sesuai dengan harapan para pesertanya. baik verbal maupun nonverbal. pada dasarnya terikat budaya.orang-orang memilih strategi tertentu berdasarkan bagaimana orang yang menerima peasan akan merespons. namun persepsi kita atas lingkungan kita juga mempengaruhi cara kita berperilaku.minimal secara parsial dapat diramalkan. Artinya. Jika semua perilaku manusia itu bersifat acak.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 mengeluhkan uang sakunya yang sedikit ketika ayahnya baru pulang dari kantor dan baru saja dimarahin habis-habisan oleh atasannya hari itu. yaitu lewat perilaku nonverbal mereka. Istilah lainnya yang identik dengan sistem internal ini adalah kerangka rujukan (frame of reference). Lingkungan dimana para peserta komunikasi itu berada merupakan bagian dari suatu sistem lain yang lebih besar. Dengan kata lain. Intinya. Prinsip 7 : Komunikasi Bersifat Sistemik Setiap individu adalah suatu sistem yang hidup (a living system). maka setiap orang tidak akan memiliki bidang perseptual yang sama. Prinsip 6 : Komunikasi Melibatkan Predikasi Peserta Komunikasi Komunikasi juga terikat oleh aturan atau tatakrama. Sistem Internal : seluruh sistem nilai yang dibawa oleh individu ketika ia berpartisipasi dalam komunikasi. perilaku manusia. Beberapa pakar komunikasi mengakui sifat sirkuler atau dua arah komunikasi. Kincaid dan Schramm yang mereka sebut model komunikasi antar manusia yang memusat. Prinsip ini berkaitan erat dengan prinsip nomor 5 tadi. Maka komunikasi adalah produk dari perpaduan antara sistem internal dan sistem eksternal tersebut.dan Tubbs yang menggunakan komunikator 1 dan komunikator 2 untuk kedua pihak yang berkomunikasi tersebut. pola pikir (thinking patterns). Tetapi karena setiap individu mempunyai sistem internal yang berbeda. Komunikasi sirkuler ditandai dengan : . Makna suatu pesan. bidang pengalaman (field of experience). Setidaknya dua sistem dasar beroperasi dalam transakasi komunikasi itu : Sistem Internal dan Sistem Eksternal. Prinsip 9 : Komunikasi Bersifat Nonsekuensial Sebenarnya komunikasi bersifat dua arah. struktur kognitif (congnitive structure). karena orang-orang yang kita anggap sebagai pendengar atau penerima pesan sebenarnya juga menjadi “pembicara” atau pemberi pesan pada saat yang sama. Lingkungan dan objek mempengaruhi komunikasi kita. keadaan internal (internal states). Kesamaan dalam hal-hal tertentuakan mendorong orang-orang untuk saling tertarik dan pada gilirannya karena kesamaan tersebut komunikasi mereka menjadi lebih efektif. selalu tanpa diduga.

Sifat iireversible ini .Orang-orang yang berkomunikasi dianggap setara (mereka mengirim dan menerima pesan pada saat yang sama). Para peserta komunikasi saling berhubungan sehingga kita tidak dapat mempertimbangkan salah satu tanpa mempertimbangkan yang lainnya. tetapi takkan dating melupakannya). unsur-unsur proses komunikasi sebenarnya tidak terpola secara kaku. . prespektif transaksional member penekanan pada dua sifat peristiwa komunikasi. Implisit dari komunikasi sebagai proses yang dinamis dan transaksional adalah bahwa para peserta komunikasi berubah (dari sekedar berubah pengetahuan hingga berubah pandangan dunia dan perilakunya). Komunikasi terjadi sekali waktu dan kemudian menjadi bagian dari sejarah kita. Dunia berubah lebih cepat dari kata-kata. kita tidak lagi membedakan pesan dengan umpan balik.Komunikasi yang terjadi sebenarrnya jauh lebih rumit. Dalam proses komunikasi itu. Orang Inggris punya ungkapan “To forgive but not to forget” (kita bisa memaafkan kesalahan orang lain. Meskipun sifat sirkuler. Prinsip 11 : Komunikasi bersifat Irreversible Suatu perilaku adalah suatu peristiwa. bukan bergantian. dan Transaksional Komunikasi merupakan proses yang sinambung (continuous).Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 . seberapa kecil pun pengaruh itu. Prinsip 10 : Komunikasi Bersifat Prosesua.Proses komunikasi berjalan timbal balik (dua arah). helical atau tatanan lainnya. Semua model komunikasi sebenarnya merupakan “pemotretan” atas gambaran diam dari proses tersebut.Dalam praktiknya. Jadi dalam kehidupan manusia. Oleh karena merupakan peristiwa. Komunikasi sebagai proses dapat dianalogikan dengan pernyataan Heraclitus enam abad sebelum Masehi bahwa “Seseorang menusia tidak akan pernah melangkah di sungai yang sama dua kali” Pada saat yang kedua itu bukanlah fenomena yang sama.Dinamis. sebernarnya terjadi serempak. tidak lagi ditandai dengan suatu garis lurus bersifat linier (satu arah). Implisit dalam proses komunikasi sebagai transaksi ini adalah proses penyandian (encoding) dan penyandian balik (decoding). . para peserta komunikasi saling mempengaruhi. Sebenarnya secara simultan melibatkan komunikasi dengan diri sendiri (berpikir) sebagai mekanisme untuk menanggapi pihak lainnya. Meskipun secara teoretis dapat dipisahkan. baik lewat komunikasi verbal ataupun lewat komunikasi nonverbal. yaitu serentak dan saling mempengaruhi. Unsur-unsur tersebut tidak berada dalam suatu tatanan yang bersifat linier. tidak pernah saat yang sama datang dua kali. . Oleh karena itu sifat nonsekuensial aih-alih sirkuler tampaknya lebih tepat digunakan untuk menandai proses komunikasi. Fakta bahwa kata-kata tidak berubah dalam perjalanan waktu setting membutakan kita terhadap fakta bahwa realitas sudah berubah. Pandangan dinamis dan transaksional memberi penekanan bahwa Anda mengalami perubahan sebagai hasil terjadinya komunikasi. perilaku berlangsung dalam waktu dan tidak dapat “diambil kembali”. sirkuler. Jadi.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 adalah implikasi dari komunikasi sebagai proses yang selalu berubah. Curtis et al. . Seyogyanya ini menyadarkan bahwa kita harus berhati-hati untuk menyampaikan pesan orang lain.mengatakan bahwa kesan pertamaitu cenderung abadi.

bila model awal tidak berhasil mempredikasi. sifat atau komponen yang penting dari fenomena yang dijadikan model. Model menyediakan kerangka rujukan untuk memikirkan masalah. 2. Aubrey Fisher mengatakan.Komunikasi yang efektif tidak akan terjadi jika ada kesenjangan ekonomi dan diskriminasi. Mungkin persoalan dan konflik tersebut berkaitan dengan masalah struktural. Bross yaitu : 1. Tankard. tetapi komunikasi bukanlah panasea (obat mujarab) untuk menyelesaikan persoalan atau konflik tersebut. Severin dan James W. mengukur fenomena yang diprediksi. 3. model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. alat untuk menjelaskan teori dan menyarankan cara-cara untuk memperbaiki konsep-konsep. prediktif. Gordon Wiseman dan Larry Barker mengemukakan bahwa model komunikasi mempunyai tiga fungsi yaitu : melukiskan proses komunikasi. Model komunikasi merepresentasikan secara abstrak ciri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam dunia nyata. mengatakan model membantu merumuskan teori dan menyarankan hubungan. Oleh karena itu model dapat berfungsi sebagai basis bagi teori yang lebih kompleks. Menurut Werner J.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Prinsip 12 : Komunikasi Bukan Panasea untuk Menyelesaikan Berbagai masalah Banyak persoalan dan konflik antarmanusia disebabkan oleh masalah komunikasi. model adalah analogi yang mengabstraksikan dan memilih bagian dari keseluruhan. yaitu : mengorganisasikan yang tadinya tidak teramati. . Agar komunikasi itu efektif maka kendala struktural harus juga dapat diatasi. Model mungkin menyarankan kesenjangan informasional yang tidak segera tampak dan konsekuensinya dapat menyarankan tindakan yang berhasil. Terbukanya problem abstraksi. heuristic (menunjukkan fakta-fakta atau metode baru yang tidak diketahui). FUNGSI DAN MANFAAT MODEL Sehubungan dengan model komunikasi. Deutsch menyebutkan bahwa model mempunyai empat fungsi. menunjukkan hubungan visual dan membantu dalam menemukan dan memperbaiki kemacetan komunikasi. unsur. Menurut B. pengukuran. Ada beberapa keuntungan dari pembuatan model menurut Menurut Irwin D. Jr. memungkinkan peramalan dari sekadar tipe ya atau tidak hingga yang kuantitatif yang berkenaan dengan kapan dan berapa banyak. BAB 4 MODEL-MODEL KOMUNIKASI Beberapa pengertian model komunikiasi menurut para pakar : Menurut Sereno dan Mortensen.J.

yang intinya adalah persuasi. pesan (message). Model mental merepresentasikan proses mental internal. Stimulus Respons Model S-R mengasumsikan bahwa kata-kata verbal. yakni model ikonik yang penampilan umumnya menyerupai objek yang dimodelkan. Model verbal adalah model atau teori yang dinyatakan dengan katakata. khususnya yang beraliran behavioristik. model komunikasi Aristoteles jelas sangat sederhana. Salah satu kelemahan model ini adalah komunikasi dianggap fenomena yang statis. dan tindakan-tindakan tertentu akan merangsang orang lain untuk memberikan respons dengan cara tertentu. seperti saluran. Seperti model S-R. Model fisik secara garis besar terbagi dua. Model tersebut menggambarkan hubungan stimulus-respons. meskipun bentuknya sangat sederhana. yang tampaknya tidak begitu relevan buat kita. Filosof yunani Aristoteles adalah tokoh paling dini yang mengkaji komunikasi. yang disebut juga model retoris. tampak bahwa derajat abstraksi model tersebut menurun. menggambarkan taksonomi model yang mudah dipahami dalam suatu grafik yang melukiskan derajat abstraksi yang berlainan. Ia mengemukakan ada tiga unsure dasar proses komunikasi. karena tidak memuat unsure-unsur lainnya yang dikenal dalam model komunikasi. Model Aristoteles Adalah model komunikasi paling klasik. Semua Model Model Simbolik Model Fisik Model Mental Model Matematik Model verbal Model Ikonik Model Analog Dari kiri ke kanan.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 TIPOLOGI MODEL Gerhard J. isyarat-isyarat nonverbal. Hanneman dan William J. Model S-R Model Stimulus-Respons (S-R) adalah model komunikasi paling dasar. MODEL-MODEL KOMUNIKASI: SUATU PERKENALAN Sejauh ini terdapat ratusan model komunikias yang telah dibuat para pakar. Model ini dipengaruhi oleh disiplin psikologi. Disamping itu. dan pendengar (listener). gambar-gambar. efek dan kendala atau gangguan komunikasi. model ini juga berfokus pada komunikasi yang bertujuan (disengaja) yang tejadi ketika seseorang berusaha membujuk orang lain untuk menerima . yaitu pembicara (speaker). Model verbal sangat berguna terutama untuk menyatakan hipotesis atau menyajikan hasil penelitian. McEwen. umpan-balik.

Model Shannon dan Weaver dapat diterapkan kepada konekskonteks komunikasi lainnya seperti komunikasi antarpribadi. menafsirkan. Model tersebut mengisyaratkan bahwa lebih dari satu saluran dapat membawa pesan. publik atau komunikasi massa. Dan model ketiga menganggap komunikasi sebagai interaksi dengan kedua pihak menyandi. dan memberi sinyal. yakni : Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect? Model ini menggambarkan proses komunikasi dan fungsi-fungsi komunikasi. komunikasi adalah cara lazim dan efektif yang memungkinkan orang-orang mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. dan memasukkan umpan balik sebagai bagian integral dari proses komunikasi.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 pendapatnya. korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespons lingkungan dan transmisi warisan social dari suatu generasi ke generasi lainnya. dan pemimpin pendapat yang penting sebagai unsure tambahan dalam komunikasi massa. perbedaan dan kemiripan komunikasi antarpribadi dengan komunikasi masssa. Model Schramm Wilbur Schramm membuat serangkaian model komunikasi. Model Lasswell sering diterapkan dalam komunikasi massa. Model Newcomb Dalam model Newcomb. dimulai dengan model komunikasi manusia yang sederhana. yaitu pengawasan lingkungan. hingga ke model komunikasi yang dianggap interaksi dua individu. . model kedua Schramm memperkenalkan gagasan bahwa kesamaan dalam bidang pengalaman sumber dan sasaran-lah yang sebenarnya dikomunikasikan. Model Lasswell Berupa ungkapan verbal. Model Shannon dan Weaver Model ini menyoroti problem penyampaian pesan berdasarkan tingkat kecermatannya. menyandi-balik. Model pertama mirip dengan model Shannon dan Weaver. Model Westley dan MacLean Merumuskan suatu model yang mencakup komunikasi antarpribadi dan komunikasi massa. Model Westley dan MacLean mencakup beberapa konsep penting : umpan balik. Kelemahan lain model retoris ini adalah tidak dibahasnya aspekaspek nonverbal dalam persuasi. karena bagian sinyal itulah yang dianut sama oleh sumber dan sasaran. lalu model yang lebih rumit yang memperhitungkan pengalaman dua individu yang mencoba berkomunikasi. mentransmisikan.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 .

Yang mempunyai suatu konsekuensi.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Model Gerbner Model ini terdiri dari model verbal dan model diagramatik. Message (pesan). Salah satu kelebihan model Berlo adalah model ini tidak terbatas pada komunikasi publik atau komunikasi massa. 9. 5. model Berlo menyajikan komunikasi sebagai fenomena yang statis ketimbang fenomena yang dinamis dan terus berubah. Seseorang (sumber. Komunikasi terjadi lewat operaso seperangkat komponen dalam suatu sistem teoretis. komunikator). Dalam suatu bentuk. Sementara itu. Sinyal mengenai pernyataan mengenai kejadian. Melalui suatu alat. Mempersepsi suatu kejadian. 3. yang konsekuensinya adalah isomorfisme di antara respons internal terhadap seperangkat symbol tertentu pada pihak pengirim dan penerima Isomorfisme makna merukjuk pada upaya membuat makna terkoordinasikan antara pengirim dan khalayak. 10. dan Receiver (penerima). model Gerbner menunjukkan bahwa seseorang mempersepsi suatu kejadian dan mengirimkan pesan kepada suatu transmitter yang pada gilirannya mengirimkan sinyal kepada penerima (receiver) dalam transmisi itu sinyal menghadapi gangguan dan muncul sebagai SSSE bagi sasaran (destination). Tubbs. model diagramatik Gerbner adalah sebagai berikut : 1. 4. 3. 2. Menurut DeFleur komunikasi bukanlah pemindahan makna. yaitu komunikasi dua orang . Dan bereaksi. 7. kepanjangan dari Source (sumber). Seseorang (sumber) Mengirim pesan atau menerima pesan Mempersepsi suatu kejadian Pernyataan mengenai peristiwa. Yang mengandung isi. Channel (saluran). namun juga komunikasi antarpribadi dan berbagai bentuk komunikasi tertulis. Model Tubbs Model ini dikembangkan oleh Stewart L. 8. 2. 4. Meskipun Berlo menganggap komunikasi sebagai proses. Untuk menyediakan materi. Dan konteks. Dalam suatu situasi. Model Berlo Model ini dikenal dengan model SMCR. Model ini menggambarkan komunikasi paling mendasar. 6. Model verbal Gerbner adalah sebagai berikut : 1. Jadi. 5. Model Berlo juga memiliki keterbatasan. Model DeFleur Menggambarkan model komunikasi massa ketimbang komunikasi antarpribadi.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 (diadik). berikut adalah beberapa definisi persepsi : Brian Fellows: Persepsi adalah proses yang memungkinkan suatu organism menerima dan menganalisis informasi. PERSEPSI SOSIAL . yakni komunikasi antara orang-orang yang berasal dari budaya berlainan. atau komunikasi dengan orang asing. Kita merasa bumi diam padahal bergerak dengan kecepata ratusan meter per detik. Sereno dan Edward M. Persepsi manusia sebenarnya terbagi dua: persepsi terhadap objek (lingkungan fisik) dan persepsi terhadap manusia (sosial). yang mengasumsikan kedua peserta komunikasi sebagai pengirim dan sekaligus sebagai penerima pesan. atau keduanya sekaligus melakukan penyandian (encoding) dan penyadian-balik (decoding). PERSEPSI TERHADAP LINGKUNGAN FISIK Persepsi sering mengecoh kita. BAB 5 PERSEPSI : INTI KOMUNIKASI Untuk lebih memahami persepsi. nonsistemik. DeVito: Persepsi adalah proses yang menjadikan kita sadar akan banyaknya stimulus yang mempengaruhi indra kita. indra kita tidak jarang menipu kita. Mintalah kepada mereka untuk mendaftar bau benda-benda tersebut berdasarkan intensitasnya. karena karakternya yang kualitatif. Untuk menguji bahwa indra kita selalu sepakat akan suatu hal. Philip Goodacre dan Jennifer Follers: Persepsi adalah proses mental yang digunakan untuk mengenali rangsangan. Kenneth K. Itulah yang disebut ilusi perseptual. model ini mengasumsikan dua orang setara dalam berkomunikasi. Gudykunst dan Young Yun Kim sebenarnya merupakan model komunikasi antarbudaya. padahal bulat. Model interaksional sebenarnya sangat sulit untuk digambarkan dalam model diagramatik. cat dan ikan asin goreng. Dalam mempersepsi lingkungan fisik. Bodaken: Persepsi adalah sarana yang memungkinkan kita memperoleh kesadaran akan sekeliling dan lingkungan kita. Model komunikasi Tubbs sesuai dengan konsep komunikasi sebagai transaksi. kita dapat meminta sekelompok orang untuk menilai bau benda-benda berikut : bawang merah. terasi. Model interaksional Model interaksional merujuk pada model komunikasi yang dikembangkan oleh para ilmuwan social yang menggunakan perspektif interaksi simbolik. masing-masing sebagai pengirim dan sekaligus sebagai penerima. Mungkin pernah menyaksikan bagaimana tongkat lurus yang dimasukkan ke dalam bak air tampak bengkok. Model Gudykunst dan Kim Model William B. dan nonlinier. Joseph A. Seperti model Tubbs. Kita merasa dunia datar.

2. bahasa ucap bergantung pada perkembangan kemampuan untuk menempatkan lidah secara tepat di berbagai lokasi dalam sistem milik manusia yang memungkinkannya membuat berbagai suara kontras yang diperlukan untuk menghasilkan ucapan. Bahasa verbal menggunakan kata-kata yang merepresentasikan berbagai aspek realitas individual kita. Persepsi tenang diri dan orang lain. objek. interaksi. Kepercayaan (beliefs). . 4. dan transmisi informasi. Efek halo.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Persepsi sosial adalah proses menangkap arti objek-objek sosial dan kejadian-kejadian yang kita alami dalam lingkunga kita. Pandangan dunia (worldwide). nilai (values). FUNGSI BAHASA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Fungsi bahasa yang mendasar adalah untuk menamai atau menjuluki orang. dan peristiwa. BAB 6 KOMUNIKASI VERBAL Bahasa verbal adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran. Samovar dan Richard E. 4. 3. ASAL-USUL BAHASA Teoretikus kontemporer mengatakan bahwa bahasa adalah ekstensi perilaku sosial. 2. Menurut Larry L. PERSEPSI DAN BUDAYA Menurut Larry A. dan sikap (attitudes). Kemampuan ini mungkin berhubungan dengan kemampuan manusia lebih awal untuk mengartikulasikan isyarat-isyarat jari jemari dan tangan yang memudahkan komunikasi nonverbal. KEKELIRUAN DAN KEGAGALAN PERSEPSI Salah satu penyebab persepsi kita tidak cermat adalah asumsi atau pengharapan kita. Konsekuensinya. Lebih dari itu. Organisasi sosial. 6. Porter mengemukakan ada enam unsur budaya yang secara langsung mempengaruhi persepsi kita ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain. Tabiat manusia. Beberapa bentuk kekeliruan dan kegagalan persepsi tersebut adalah sebagai berikut : 1. Penamaan adalah dimensi pertama bahasa dan basis bahasa. yakni : 1. Stereotip. 5. dan maksud kita. Gegar budaya. Prasangka. dan pada awalnya itu dilakukan manusia sesuka mereka. kata-kata adalah abstraksi realitas yang tidak mampu menimbulkan reaksi yang merupakan totalitas objek atau konsep yang diwakili kata-kata itu. 5. Kesalahan atribusi. perasaan. yang lalu menjadi konvensi. 3. Barker bahasa memiliki tiga fungsi yaitu penamaan. Orientasi kegiatan.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 .

b. RAGAM BAHASA INGGRIS Bahasa inggris yang lebih universal pun ternyata tidak konsisten dalam ejaannya. memecahkan masalah. khususnya minat mereka yang berlainan terhadap berbagai aspek kehidupan. pilihan kata dan juga maknanya. Makna tidak melekat pada kata-kata. tidak ada hubungan langsung antara suatu objek dan simbok yang digunakan untuk merepresentasikannya. banyak orang tidak sadar bahwa bahasa itu terbatas. Percampuradukan fakta. Bahkan nama juga menunjukkan kesadaran seseorang. BAHASA GAUL Sejumlah kata atau istilah punya arti khusus. c. tanpa diketahui kelompok dominan dan dihukum oleh mereka. BAHASA WANITA VS BAHASA PRIA Bahasa wanita dan pria mempunya kosakata berlainan. Nama jelas bersidat simbolik. Ada beberapa keterbatasan bahasa. KERUMITAN MAKNA KATA Makna muncul dari hubungan khusus antara kata dan manusia. NAMA SEBAGAI SIMBOL Nama dapat melambangkan status. sebagaimana ditunjukkan berbagai penelitian. Ketiga. argot berfungsi sebagai sarana kebencian kelompok tersebut terhadap budaya dominan. Kata-kata mengandung bias budaya. penafsiran. pengucapannya. Bahkan ketika kita mampu menerjemahkan . Nama yang dianggap bagus atau keren menimbulkan kesan yang postif pada pendengar atau pembaca nama itu. Salah satu penyebabnya adalah sosialisasi mereka yang berbeda. bahasa gaul atau argot.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 KETERBATASAN BAHASA Berbicara tentang komunikasi verbal yang porsinya hanya 35% dari keseluruhan komunikasi kita. menyimpang atau bahkan bertentangan dengan arti yang lazim ketika digunakan oleh orang-orang dari subkultur tertentu. sebagai kontrabudaya dan sarana pertahanan diri. yakni : a. unik. Terdapat perbedaan pragmatic antara bahasa wanita dan pria. d. Sementara itu. PENGALIHAN BAHASA Perbedaan bahasa dapat menimbulkan kesulitan lebih jauh daripada sekadar kekeliruan penerjemahan. argot berfungsi sebagai sarana memelihara identitas dan solidaritas kelompok. Nama adalah bagian dari kondep diri yang sangat penting. dan penilaian. Penciptaan bahasa khusus ini memiliki fungsi tertentu bagi kelompok penggunanya. melaporkan informasi. Keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek Kata-kata bersifat ambigu dan kontekstual. Pertama. namun kata-kata membangkitkan makna dalam pikiran orang. Jadi. pria menggunakan lebih banyak pembicaraan instrumental. dan menyelesaikan tugas melalui pertukaran informasi. Kedua. untuk memperoleh citra tertentu atau sebagai nama hoki. cita rasa budaya. Wanita menggunakan lebih banyak pembicaraan ekspresif. Bahasa subkultur ini disebut bahasa khusus.

Kedipan mata yang cepat meningkat ketika orang berada dalam tekanan. bahasa objek. Paul Ekman menyebutkan lima fungsi pesan nonverbal. secara kata per kata. Regulator. KOMUNIKASI KONTEKS TINGGI VS KOMUNIKASI KONTEKS RENDAH Budaya konteks rendah ditandai dengan komunikasi konteks rendah. gaya bicara langsung. Kedua. seperti : a. gesture dan postur tubuh. Dan secara garis besar Larry A. KLASIFIKASI PESAN NONVERBAL Jurgen Ruesch mengklasifikasikan isyarat nonverbal menjadi tiga bagian.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 satu bahasa ke bahasa lain dengan kecermatan yang harfiahm maknanya yang sering hilang karena makna tersebut berakar dalam budaya bahasa tersebut. b. DAFTAR PUSTAKA Mulyana. 2010 . d. Porter membagi pesan-pesan nonverbal menjadi dua kategori besar. yang mempunyai nilai pesan potensial bagi pengirim atau penerima. Berdasarkan asumsi bahwa bahasa adalah cermin suatu alam pikiran. dapat dimengerti bila istilahistilah yang berkaitan dengan teknologi canggih dari Negara asing seperti komputer. sentuhan. Ketiga. Sebaliknya. FUNGSI KOMUNIKASI NONVERBAL Dilihat dari fungsinya. dan berterus terang. dan prabahasa. lugas. tidak langsung. Samovar dan Richard E. perilaku yang terdiri dari penampilan dan pakaian. waktu dan diam. Bandung: Rosda. Pandangan kebawah dapat menunjukkan depresi arau kesedihan. c. kebanyakan pesan bersifat implicit. Affect Display. BAB 7 KOMUNIKASI NONVERBAL Secara sederhana. budaya konteks tinggi ditandai dengan komunikasi konteks tinggi. Menurut Larry A. Gerakan mata tertentu merupakan symbol yang dapat memiliki kesetaraan dengan symbol verbal. dan tidak terus terang. e. pesan nonverbal adalah semua isyarat yang bukan kata-kata. bahasa tanda. bau-bauan. Pembesaran manic mata menunjukkan peningkatan emosi. Sebaliknya. komunikasi nonverbal mencakup semua ransangan dalam suatu setting komunikasi yang dihasilkan individu dan penggunaan lingkungan oleh individu. bahasa tindakan. perilaku nonverbal mempunyai beberapa fungsi. “Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar”. Porter. kontak mata. Emblem. ekspresi wajah. yakni : pertama. frase atau kalimat dalam bahasa Indonesia tidak bisa diterjemahkan begitu saja. Deddy. pesan verbal dan eksplisit. Samovar dan Richard E. Penyesuai. ruang. Kontak mata berarti saluran percakapan terbuka. Pertama. Illustrator. Kedua.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful