Furkon Syahrul Munir

SI-12

10509507

RESENSI
Judul Buku : ILMU KOMUNIKASI Suatu Pengantar (Revisi)

Penulis Penerbit Cetakan Jumlah halaman

: Prof. Dr. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. : PT REMAJA ROSDAKARYA : Keempatbelas, Juli 2010 : 466 halaman

BAB 1 MENGAPA KITA BERKOMUNIKASI: FUNGSI-FUNGSI KOMUNIKASI Dari perspektif agama, secara gampang kita bisa menjawab bahwa Tuhan-lah yang mengajari kita berkomunikasi, dengan akal dan kemampuan berbahasa yang dianugerahan-Nya kepada kita. Al-Qur’an mengatakan, “Tuhan yang Maha Pemurah, yang telah mengajarkan Al-Qur’an. Dia menciptakan manusia, yang mengajarinya pandai berbicara” (Ar-Rahman: 1-4). Menurut William I. Gorden, ada empat fungsi komunikasi, yaitu : Fungsi Pertama : Komunikasi Sosial Fungsi Komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi penting untuk membangun konsep dari kita, aktualisasi-diri, untuk kelangsungan hidup, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketegangan , antara lain lewat komunikasi yang menghibur, dan memupuk hubungan dengan orang lain. Fungsi Kedua : Komunikasi Ekspresif Komunikasi ekspresif erat kaitannya dengan komunikasi sosial. Komunikasi ekspresif tidak bertujuan untuk mempengaruhi orang lain, namun dapat menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. Perasaan-perasaan tersebut dikomunikasikan terutama melalui pesan-pesan nonverbal. Perasaan saying, peduli, rindu, simpati, gembira, sedih, takut, prihatin, marah dan benci dapat disampaikan lewat kata-kata, namun terutama lewat perilaku nonverbal. Contoh seorang ibu menunjukkan kasih sayangnya dengan membelai kepala anaknya dan seorang atasan menunjukkan simpatinya kepada bawahannya yang istrinya baru meninggal dengan menepuk bahunya. Fungsi Ketiga : Komunikasi Ritual Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual, yang biasanya dilakukan secara kolektif. Komunikasi ritual sering juga bersifat ekpresif, menyatakn perasaan terdalam seseorang. Contoh para siswa yang menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) mencium bendera merah putih sering dengan berlinang airmata, dalam pelantikan mereka, untuk menunjukkan rasa cinta mereka kepada nusa dan bangsa, terlepas dari apakah kita setuju terhadao perilaku mereka atau tidak. Fungsi Keempat : Komunikasi Instrumental Mempunyai tujuan umum yaitu menginformasikan, mengajar, mendorong, mengubah sikap dan keyakinan, dan mengubah perilaku, atau menggerakkan tindakan, dan juga menghibur. Bila diringkas, maka kesemua -

Furkon Syahrul Munir

SI-12

10509507

tujuan tersebut dapat disebut membujuk (persuasif). Komunikasi berfungsi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi, dan pekerjaan, baik tujuan jangka pendek ataupun jangka panjang. BAB 2 HAKIKAT, DEFINISI, DAN KONTEKS KOMUNIKASI Berbicara tentang definisi komunikasi, tidak ada definisi yang benar ataupun salah. Seperti juga model atau teori, definisi harus dilihat dari kemanfaatannya untuk mejelaskan fenomena yang didefinisikan dan mengevaluasinya. Komunikasi didefinisikan secara luas sebagai “berbagai pengalaman”. Namun dalam buku ini dimaksudkan bahwa komunikasi adalah komunikasi manusia yang dalam bahasa inggrisnya adalah human communication. TIGA KONSEPTUALISASI KOMUNIKASI John R. Wenburg dan William W. Wilmot juga Kenneth K. Sereno dan Edward M. Bodaken mengemukakan setidaknya ada tiga kerangka pemahaman mengenai komunikasi yakni : Komunikasi sebagai tindakan satu-arah Pemahaman komunikasi sebagai proses searah sebenarnya kurang sesuai bila diterapkan pada komunikasi tatap-muka, namun tidak mungkin tidak terlalu keliru bila diterapkan pada komunikasi publik (pidato) yang tidak melibatkan Tanya-jawab dan komunikasi massa (cetak dan elektronik). Menurut Michael Burgoon, pemahaman komunikasi sebagai proses searah ini disebut “definisi berorientasi-sumber”. Definisi ini mengisyaratkan komunikasi sebagai semua kegiatan yang secara sengaja dilakukan seseorang untuk menyampaikan ransangan untuk membangkitkan respons orang lain. Komunikasi sebagai interaksi Pandangan komunikasi sebagai interaksi menyetarakan komunikasi dengan proses sebab-akibat atau aksi-reaksi, yang arahnya bergantian. Komunikasi sebagai interaksi dipandang sedikit lebih dinamis daripada komunikasi sebagai tindakan satuarah. Namun pandangan kedua ini masih membedakan para peserta sebagai pengirim dan penerima pesan, karena itu masih tetap berorientasi sumber, meskipun kedua peran tersebut dianggap bergantian. Jadi, pada dasarnya proses interaksi yang berlangsung juga masih bersifat mekanis dan statis. Komunikasi sebagai transaksi Dalam komunikasi transaksional, komunikasi dianggap telah berlangsung bila seseorang telah menafsirkan perilaku orang lain, baik perilaku verbal ataupun perilaku nonverbalnya. Istilah transaksi mengisyaratkan bahwa pihak-pihak yang berkomunikasi berada dalam keadaan interdependensi atau timbal-balik. KONTEKS-KONTEKS KOMUNIKASI Terdapat empat tingkat komunikasi yang disepakati banyak pakar, yaitu : Komunikasi Intrapribadi Adalah komunikasi dengan diri-sendiri. Contohnya berpikir. Komunikasi ini landasan komunikasi antarpribadi dan komunikasi dalam kontek lainnya. Dengan kata lain komunikasi intrapribadi ini melekat pada komunikasi dua-orang, tiga-orang, dan -

baik secara verbal maupun nonverbal. dan heterogen. karena komunikasi publik menuntut persiapan pesan yang cermat. prinsip-prinsip Komunikasi juga diuraikan dengan berbagai cara oleh para pakar-pakar komunikasi. Ciri-ciri komunikasi publik adalah terjadi di tempat umum. bersifat formal dan juga informal dan berlangsung dalam jaringan yang lebih besar daripada komunikasi kelompok.Komunikasi Publik Adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah besar orang (Khalayak). . baik secara verbal atau non verbal.Komunikasi Antarpribadi Adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka.Komunikasi Kelompok Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama. Komunikasi organisasi seringkali melibatkan juga komunikasi diadik. komunikasi antarpribadi dan adakalanya juga komunikasi publik. BAB 3 PRINSIP-PRINSIP KOMUNIKASI Seperti Fungsi dan definisi komunikasi. baik cetak maupun elektronik. Komunikasi kelompok dengan sendirinya melibatkan komunikasi antarpribadi. anonym. berbiaya relative mahal yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang dilembagakan. Dengan demikian komunikasi kelompok biasanya merujuk pada komunikasi yang dilakukan kelompok kecil. yang tidak bisa dikenali satu persatu. seperti suami-istri.Komunikasi Organisasi Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu organisasi. Bentuk khusus dari komunikasi antarpribadi ini adalah komunikasi diadik yang melibatkan hanya dua orang. yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama. dan sebagainya. merupakan peristiwa social yang biasanya telah direncanakan alih-alih peristiwa relatif informal yang tidak terstruktur. Karena sebelum berkomunikasi dengan orang lain kita biasanya berkomunikasi dengan diri sendiri hanya saja caranya sering tidak disadari. yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar di banyak tempat. keberanian dan kemampuan menghadapi sejumlah besar orang. yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung. guru-murid. Mereka juga - .Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 seterusnya. karan itu kebanyakan teori komunikasi antarpribadi berlaku juga bagi komunikasi kelompok. Komunikasi publik biasanya berlangsung lebih formal dan lebih sulit daripada komunikasi antarpribadi atau komunikasi kelompok. Ciri komunikasi diadik adalah pihak-pihak yang berkomunikasi berada dalam jarak yang dekat dan berkomunikasi mengirim dan menerima pesan secara simultan dan spontan. . . . Komunikasi Massa Adalah komunikasi yang menggunakan media massa. jadi bersifat tatap muka.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 kadang-kadang menggunakan istilah-istilah lain untuk merujuk kepada prinsip-prinsip komunikasi. Prinsip-prinsip komunikasi pada dasarnya merupakan penjabaran lebih jauh dari definisi atau hakikat komunikasi : .

Lambang mempunyai beberapa sifat : Bersifat sebarang. baik dalam penyandian ataupun penyandian-balik. Lambang atau simbol adalah sesuatu yang digunakan untuk menunjuk sesuatu lainnya. Angka juga bersifat simbolik dan diasosiasikan dengan citra tertentu. Makanan. Begitu juga makna yang diberikan kepada lambang tersebut karena makna yang diberiakan seseorang atau suatu masyarakat berbeda dari budaya ke budaya. Hayakawa. dari suatu tempat ke tempat lain. Mercedes Benz dan Volvo masih merupakan lambang kekayaan dan status social. manasuka.Manusia yang memperebutkan lambang-lambang demi suatu status social atau pengakuan dari orang lain. Indeks adalah tansa yang secara alamiah mempresentasikan objek lainnya. Bervariasi Lambang itu bervariasi dari suatu budaya ke budaya lain.dan pekerjaan merupakan contoh yang bersifat simbolik. dan dari suatu konteks waktu ke konteks waktu lain. Tidak mempunyai makna . Ekspresi muka lebih tepat disebut indeks atau isyarat alamiah (natural gesture). berdasarkan kesepakatan sekelompok orang. kitalah yang memberi makna pada lambang Sebenarnya tidak ada hubungan yang alami antara lambang dengan referent (objek yang dirujuknya). tetapi mobil bukan merupakan status sosial melainkan sebuah kebutuhan.I. hewan memperebutkan makanan dan kepemimpinan. Lambang meliputi kata-kata (pesan verbal).Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Prinsip 1 : Komunikasi Adalah Proses Simbolik Ernst Cassirer mengatakan bahwa keunggulan manusia atas makhluk lainnya adalah keistimewaan mereka sebagai animal symbolicum. namun mereka tidak seperti manusia. manusia dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan. dan objek yang maknanya disepakati bersama. seperti angka 13 yang diyakini akan membawa kesialan dan angka 8 adalah angka baik. makna yang diberikan kepada suatu lambang boleh jadi berubah dalam perjalanan waktu. Akan tetapi. dandanan. atau sewenang-wenang Penyebutan terhadap lamabang semata-mata berdasarkan kesepakatan saja. bukan hanya antara mereka yang sama-sama hadir. Misal tahun 1960-an orang berfikir hanya orang kelas atas yang memiliki mobil. Indeks muncul berdasarkan antara hubungan sebab dan akibat yang punya kedekatan eksistensi. Sebagian orang percaya jika angka tertentu membawa keberuntungan atau kesialan. Meskipun label BMW. Sinyal (signal) yang dalam bahasa sehari-hari disebut juga gejala (symptom). bahkan juga antara mereka - . tempat tinggal. Ikon adalah suatu benda fisik (dua atau tiga dimensi)yang menyerupai apa yang dipresentasikannya. perilaku non-verbal. Menurut S. tetapi kini orang menengah bawah pun bisa memiliki mobil. Phobia angka 13 disebut trisakadaikophobia. Jadi berkat kemampuan menggunakan lambang. Manusia sering lebih mementingkan lambang daripada hakikat yang dilambangkannya.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 yang tinggal berjauhan dan tidak pernah saling bertemu. . atau antara pihak-pihak yang berbeda generasi.

Misal seorang anak . Dalam berkomunikasi. biasanya kesadaran kita lebih tinggi dalam situasi khusus daripada dalam situasi rutin. postur tubuh dan gerak-gerik anggota tubuh yang akan ditampilkannya. Marshall McLuhan mengatakan the medium is the message. komunikasi terjasi bila seseorang member makna pada perilaku orang lain atau perilakunya sendiri. Prinsip 4 : Komunikasi Berlangsung dalam Berbagai Tingkat Kesengajaan Komunikasi dilakukan dalam berbagai tingkatan kesengajaan dari yang tidakdisengaja hingga yang benar-benar direncanakan atau disadari. Suasana psikologis peserta komunikasi tidak pelak mempengaruhi juga suasana komunikasi. dan sebagainya). Dimensi hubungan menunjukkan bagaimana cara mengatakannya yang juga mengisyaratkan bagaimana hubungan para peserta komunikasi dan bagaimana pesan itu seharusnya ditafsirkan. Jadi. Membatasi komunikasi sebagai proses yang disengaja adalah menganggap komunikasi sebagai instrumen.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Prinsip 2 : Setiap Perilaku Mempunyai Potensi Komunikasi We cannot not communicated. Prinsip 3 : Komunikasi Punya Dimensi Isi dan Dimensi Hubungan Dimensi isi disandi secara verbal. Dimensi isi menunjukkan muatan (isi) komunikasi. Semua perilaku yang dilakukan oleh para pelaku komunikasi otomatis menyampaikan pesan. Jadi seseorang harus memeilih waktu yang tepat untuk berkomunikasi karena adakalanya waktu yang dia gunakan kurang efektif. Kata yang tidak menyenagkan disertai kualitas suara yang tidak menyenangkan itu disebut sarkasme. sedangkan kata-kata tidak menyenangkan dengan nada menyeangkan disebut lelucon (joke). Kadang-kadang komunikasi yang disengaja dibuat tampak tidak sengaja oleh sebagian orang. Prinsip 5 : Komunikasi Terjadi dalam Konteks Ruang dan Waktu Makna pesan juga bergantung pada konteks fisisk dan ruang (termasuk iklim. Dimensi hubungan disandi secara nonverbal.dan psikologis. intensitas cahaya. sebagai konteks sosial juga akan mempengaruhi orangornag yang berkomunikasi. Misal bagaimana kita menampilkan ekspresi wajah kita. Susah sekali untuk tidak melakukan komunikasi karena setiap perilakunya punya potensi untuk ditafsirkan. meskipun pernyataan itu terlalu berLebihan (deterministik). suhu. Komunikasi telah terjadi bila penafsiran telah berlangsung terlepas dari apakah Anda menyengaja perilaku tersebut atau tidak. Dalam komunikasi massa. Karena setiap individu meiliki persepsi yang berbeda terhadap sesuatu yang dinilainya. diam dapat diartikan tidak mengerti tetapi bisa juga diartikan setuju oleh orang lain. social. waktu. niat atau kesengajaan bukanlah syarat mutak bagi seseorang untuk berkomunikasi. Kehadiran orang lain. dimensi isi merujuk pada isi pesan sedangkan dimensi hubungan merujuk kepada unsur-unsur lain termasuk juga jenis saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan tersebut. Misal. yaitu apa yang dikatakan.malah cenderung merugikan diri sendiri. Pengaruh konteks waktu dan konteks social terlihat pada suatu orang yang tidak pernah tersenyum mendadak menyapa anda dan mentraktir anda makan siang.

struktur kognitif (congnitive structure). bidang pengalaman (field of experience). Lingkungan dimana para peserta komunikasi itu berada merupakan bagian dari suatu sistem lain yang lebih besar.maka hidup kita akan sulit. Prinsip 9 : Komunikasi Bersifat Nonsekuensial Sebenarnya komunikasi bersifat dua arah. Sistem Internal : seluruh sistem nilai yang dibawa oleh individu ketika ia berpartisipasi dalam komunikasi. Makna suatu pesan. Prinsip 8 : Semakin Mirip Latar Belakang Sosial-budaya Semakin Efektiflah Komunikasi Komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang hasilnya sesuai dengan harapan para pesertanya. yaitu lewat perilaku nonverbal mereka. missal Frank Dance. Artinya. Sistem Eksternal : terdiri dari unsur-unsur dalam lingkungan diluar individu. Lingkungan dan objek mempengaruhi komunikasi kita. Istilah lainnya yang identik dengan sistem internal ini adalah kerangka rujukan (frame of reference). maka setiap orang tidak akan memiliki bidang perseptual yang sama.dan Tubbs yang menggunakan komunikator 1 dan komunikator 2 untuk kedua pihak yang berkomunikasi tersebut. Dengan kata lain. Komunikasi sirkuler ditandai dengan : . atau sikap (attitude). pada dasarnya terikat budaya. pola pikir (thinking patterns). Jika semua perilaku manusia itu bersifat acak. Prinisip ini dapat diaasumsikan adanya keteraturan pada perilaku komunikasi manusia.orang-orang memilih strategi tertentu berdasarkan bagaimana orang yang menerima peasan akan merespons. namun persepsi kita atas lingkungan kita juga mempengaruhi cara kita berperilaku. Prinsip 7 : Komunikasi Bersifat Sistemik Setiap individu adalah suatu sistem yang hidup (a living system). Kesamaan dalam hal-hal tertentuakan mendorong orang-orang untuk saling tertarik dan pada gilirannya karena kesamaan tersebut komunikasi mereka menjadi lebih efektif. perilaku manusia.minimal secara parsial dapat diramalkan. Beberapa pakar komunikasi mengakui sifat sirkuler atau dua arah komunikasi.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 mengeluhkan uang sakunya yang sedikit ketika ayahnya baru pulang dari kantor dan baru saja dimarahin habis-habisan oleh atasannya hari itu. Tetapi karena setiap individu mempunyai sistem internal yang berbeda. Prinsip 6 : Komunikasi Melibatkan Predikasi Peserta Komunikasi Komunikasi juga terikat oleh aturan atau tatakrama. Maka komunikasi adalah produk dari perpaduan antara sistem internal dan sistem eksternal tersebut. sistem internal ini membentuk individu yang unik. Prinsip ini berkaitan erat dengan prinsip nomor 5 tadi. Kincaid dan Schramm yang mereka sebut model komunikasi antar manusia yang memusat. Setidaknya dua sistem dasar beroperasi dalam transakasi komunikasi itu : Sistem Internal dan Sistem Eksternal. selalu tanpa diduga. baik verbal maupun nonverbal. karena orang-orang yang kita anggap sebagai pendengar atau penerima pesan sebenarnya juga menjadi “pembicara” atau pemberi pesan pada saat yang sama. Intinya. Misal dalam rapat sebetulnya komunikasi itu berjalan dua arah. yang ia serap dalam berbagai lingkungan sosialnya. keadaan internal (internal states).

Dalam proses komunikasi itu. Para peserta komunikasi saling berhubungan sehingga kita tidak dapat mempertimbangkan salah satu tanpa mempertimbangkan yang lainnya. Dunia berubah lebih cepat dari kata-kata. perilaku berlangsung dalam waktu dan tidak dapat “diambil kembali”. Orang Inggris punya ungkapan “To forgive but not to forget” (kita bisa memaafkan kesalahan orang lain. tidak lagi ditandai dengan suatu garis lurus bersifat linier (satu arah).Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 . Prinsip 10 : Komunikasi Bersifat Prosesua. prespektif transaksional member penekanan pada dua sifat peristiwa komunikasi. Jadi. Implisit dalam proses komunikasi sebagai transaksi ini adalah proses penyandian (encoding) dan penyandian balik (decoding). Oleh karena merupakan peristiwa. para peserta komunikasi saling mempengaruhi. dan Transaksional Komunikasi merupakan proses yang sinambung (continuous). baik lewat komunikasi verbal ataupun lewat komunikasi nonverbal.Komunikasi yang terjadi sebenarrnya jauh lebih rumit.Orang-orang yang berkomunikasi dianggap setara (mereka mengirim dan menerima pesan pada saat yang sama).Dalam praktiknya. Jadi dalam kehidupan manusia. sirkuler. Pandangan dinamis dan transaksional memberi penekanan bahwa Anda mengalami perubahan sebagai hasil terjadinya komunikasi. Fakta bahwa kata-kata tidak berubah dalam perjalanan waktu setting membutakan kita terhadap fakta bahwa realitas sudah berubah. bukan bergantian. Prinsip 11 : Komunikasi bersifat Irreversible Suatu perilaku adalah suatu peristiwa.Dinamis. Komunikasi sebagai proses dapat dianalogikan dengan pernyataan Heraclitus enam abad sebelum Masehi bahwa “Seseorang menusia tidak akan pernah melangkah di sungai yang sama dua kali” Pada saat yang kedua itu bukanlah fenomena yang sama. tidak pernah saat yang sama datang dua kali. .Proses komunikasi berjalan timbal balik (dua arah). yaitu serentak dan saling mempengaruhi. Sebenarnya secara simultan melibatkan komunikasi dengan diri sendiri (berpikir) sebagai mekanisme untuk menanggapi pihak lainnya. . Meskipun secara teoretis dapat dipisahkan. Sifat iireversible ini . sebernarnya terjadi serempak. unsur-unsur proses komunikasi sebenarnya tidak terpola secara kaku. helical atau tatanan lainnya. Oleh karena itu sifat nonsekuensial aih-alih sirkuler tampaknya lebih tepat digunakan untuk menandai proses komunikasi. tetapi takkan dating melupakannya). . Meskipun sifat sirkuler. Semua model komunikasi sebenarnya merupakan “pemotretan” atas gambaran diam dari proses tersebut. kita tidak lagi membedakan pesan dengan umpan balik. Implisit dari komunikasi sebagai proses yang dinamis dan transaksional adalah bahwa para peserta komunikasi berubah (dari sekedar berubah pengetahuan hingga berubah pandangan dunia dan perilakunya). seberapa kecil pun pengaruh itu. Unsur-unsur tersebut tidak berada dalam suatu tatanan yang bersifat linier. Komunikasi terjadi sekali waktu dan kemudian menjadi bagian dari sejarah kita.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 adalah implikasi dari komunikasi sebagai proses yang selalu berubah. . Seyogyanya ini menyadarkan bahwa kita harus berhati-hati untuk menyampaikan pesan orang lain.mengatakan bahwa kesan pertamaitu cenderung abadi. Curtis et al.

Gordon Wiseman dan Larry Barker mengemukakan bahwa model komunikasi mempunyai tiga fungsi yaitu : melukiskan proses komunikasi. prediktif. sifat atau komponen yang penting dari fenomena yang dijadikan model. 2. Bross yaitu : 1. Jr. Deutsch menyebutkan bahwa model mempunyai empat fungsi. FUNGSI DAN MANFAAT MODEL Sehubungan dengan model komunikasi. Mungkin persoalan dan konflik tersebut berkaitan dengan masalah struktural. memungkinkan peramalan dari sekadar tipe ya atau tidak hingga yang kuantitatif yang berkenaan dengan kapan dan berapa banyak. . bila model awal tidak berhasil mempredikasi. Agar komunikasi itu efektif maka kendala struktural harus juga dapat diatasi. heuristic (menunjukkan fakta-fakta atau metode baru yang tidak diketahui).Komunikasi yang efektif tidak akan terjadi jika ada kesenjangan ekonomi dan diskriminasi. menunjukkan hubungan visual dan membantu dalam menemukan dan memperbaiki kemacetan komunikasi. 3. Menurut Werner J. model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. Model komunikasi merepresentasikan secara abstrak ciri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam dunia nyata. Tankard. model adalah analogi yang mengabstraksikan dan memilih bagian dari keseluruhan. Ada beberapa keuntungan dari pembuatan model menurut Menurut Irwin D. Model mungkin menyarankan kesenjangan informasional yang tidak segera tampak dan konsekuensinya dapat menyarankan tindakan yang berhasil.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Prinsip 12 : Komunikasi Bukan Panasea untuk Menyelesaikan Berbagai masalah Banyak persoalan dan konflik antarmanusia disebabkan oleh masalah komunikasi. Model menyediakan kerangka rujukan untuk memikirkan masalah. mengatakan model membantu merumuskan teori dan menyarankan hubungan. Oleh karena itu model dapat berfungsi sebagai basis bagi teori yang lebih kompleks. Severin dan James W. yaitu : mengorganisasikan yang tadinya tidak teramati. alat untuk menjelaskan teori dan menyarankan cara-cara untuk memperbaiki konsep-konsep. Terbukanya problem abstraksi. Menurut B. pengukuran. unsur. mengukur fenomena yang diprediksi. tetapi komunikasi bukanlah panasea (obat mujarab) untuk menyelesaikan persoalan atau konflik tersebut. BAB 4 MODEL-MODEL KOMUNIKASI Beberapa pengertian model komunikiasi menurut para pakar : Menurut Sereno dan Mortensen. Aubrey Fisher mengatakan.J.

Model tersebut menggambarkan hubungan stimulus-respons. khususnya yang beraliran behavioristik. Disamping itu. pesan (message). efek dan kendala atau gangguan komunikasi. dan tindakan-tindakan tertentu akan merangsang orang lain untuk memberikan respons dengan cara tertentu. Ia mengemukakan ada tiga unsure dasar proses komunikasi. menggambarkan taksonomi model yang mudah dipahami dalam suatu grafik yang melukiskan derajat abstraksi yang berlainan. dan pendengar (listener). Seperti model S-R. model ini juga berfokus pada komunikasi yang bertujuan (disengaja) yang tejadi ketika seseorang berusaha membujuk orang lain untuk menerima . meskipun bentuknya sangat sederhana. Model verbal sangat berguna terutama untuk menyatakan hipotesis atau menyajikan hasil penelitian. gambar-gambar. McEwen. Model S-R Model Stimulus-Respons (S-R) adalah model komunikasi paling dasar. yang disebut juga model retoris. Semua Model Model Simbolik Model Fisik Model Mental Model Matematik Model verbal Model Ikonik Model Analog Dari kiri ke kanan. karena tidak memuat unsure-unsur lainnya yang dikenal dalam model komunikasi. yang tampaknya tidak begitu relevan buat kita. seperti saluran. Model mental merepresentasikan proses mental internal. model komunikasi Aristoteles jelas sangat sederhana. umpan-balik. Filosof yunani Aristoteles adalah tokoh paling dini yang mengkaji komunikasi. Salah satu kelemahan model ini adalah komunikasi dianggap fenomena yang statis. Stimulus Respons Model S-R mengasumsikan bahwa kata-kata verbal. isyarat-isyarat nonverbal. Model verbal adalah model atau teori yang dinyatakan dengan katakata. Hanneman dan William J. MODEL-MODEL KOMUNIKASI: SUATU PERKENALAN Sejauh ini terdapat ratusan model komunikias yang telah dibuat para pakar.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 TIPOLOGI MODEL Gerhard J. Model Aristoteles Adalah model komunikasi paling klasik. yaitu pembicara (speaker). Model ini dipengaruhi oleh disiplin psikologi. yang intinya adalah persuasi. tampak bahwa derajat abstraksi model tersebut menurun. Model fisik secara garis besar terbagi dua. yakni model ikonik yang penampilan umumnya menyerupai objek yang dimodelkan.

Model Lasswell sering diterapkan dalam komunikasi massa. karena bagian sinyal itulah yang dianut sama oleh sumber dan sasaran. dan memasukkan umpan balik sebagai bagian integral dari proses komunikasi. dan pemimpin pendapat yang penting sebagai unsure tambahan dalam komunikasi massa. Model Schramm Wilbur Schramm membuat serangkaian model komunikasi. hingga ke model komunikasi yang dianggap interaksi dua individu. mentransmisikan. dan memberi sinyal. . Dan model ketiga menganggap komunikasi sebagai interaksi dengan kedua pihak menyandi. perbedaan dan kemiripan komunikasi antarpribadi dengan komunikasi masssa. korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespons lingkungan dan transmisi warisan social dari suatu generasi ke generasi lainnya. yaitu pengawasan lingkungan. Model Lasswell Berupa ungkapan verbal. Model pertama mirip dengan model Shannon dan Weaver. publik atau komunikasi massa. Model Westley dan MacLean mencakup beberapa konsep penting : umpan balik. Model Shannon dan Weaver dapat diterapkan kepada konekskonteks komunikasi lainnya seperti komunikasi antarpribadi. menyandi-balik. model kedua Schramm memperkenalkan gagasan bahwa kesamaan dalam bidang pengalaman sumber dan sasaran-lah yang sebenarnya dikomunikasikan. yakni : Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect? Model ini menggambarkan proses komunikasi dan fungsi-fungsi komunikasi. Model tersebut mengisyaratkan bahwa lebih dari satu saluran dapat membawa pesan. Model Westley dan MacLean Merumuskan suatu model yang mencakup komunikasi antarpribadi dan komunikasi massa. lalu model yang lebih rumit yang memperhitungkan pengalaman dua individu yang mencoba berkomunikasi. Model Newcomb Dalam model Newcomb. komunikasi adalah cara lazim dan efektif yang memungkinkan orang-orang mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. Model Shannon dan Weaver Model ini menyoroti problem penyampaian pesan berdasarkan tingkat kecermatannya. Kelemahan lain model retoris ini adalah tidak dibahasnya aspekaspek nonverbal dalam persuasi.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 pendapatnya. menafsirkan. dimulai dengan model komunikasi manusia yang sederhana.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 .

3. 6. Sementara itu. 2. 5. Model verbal Gerbner adalah sebagai berikut : 1. Tubbs. Model Berlo Model ini dikenal dengan model SMCR. kepanjangan dari Source (sumber). Salah satu kelebihan model Berlo adalah model ini tidak terbatas pada komunikasi publik atau komunikasi massa. yaitu komunikasi dua orang . 10. Channel (saluran). Sinyal mengenai pernyataan mengenai kejadian. Dan konteks. Komunikasi terjadi lewat operaso seperangkat komponen dalam suatu sistem teoretis. 4. 3. Model Tubbs Model ini dikembangkan oleh Stewart L. 5. Seseorang (sumber) Mengirim pesan atau menerima pesan Mempersepsi suatu kejadian Pernyataan mengenai peristiwa. Dalam suatu situasi. 4. yang konsekuensinya adalah isomorfisme di antara respons internal terhadap seperangkat symbol tertentu pada pihak pengirim dan penerima Isomorfisme makna merukjuk pada upaya membuat makna terkoordinasikan antara pengirim dan khalayak. Model ini menggambarkan komunikasi paling mendasar. Mempersepsi suatu kejadian.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Model Gerbner Model ini terdiri dari model verbal dan model diagramatik. namun juga komunikasi antarpribadi dan berbagai bentuk komunikasi tertulis. Message (pesan). Model Berlo juga memiliki keterbatasan. Menurut DeFleur komunikasi bukanlah pemindahan makna. Yang mempunyai suatu konsekuensi. model Berlo menyajikan komunikasi sebagai fenomena yang statis ketimbang fenomena yang dinamis dan terus berubah. Yang mengandung isi. Untuk menyediakan materi. komunikator). Dan bereaksi. 8. model Gerbner menunjukkan bahwa seseorang mempersepsi suatu kejadian dan mengirimkan pesan kepada suatu transmitter yang pada gilirannya mengirimkan sinyal kepada penerima (receiver) dalam transmisi itu sinyal menghadapi gangguan dan muncul sebagai SSSE bagi sasaran (destination). Meskipun Berlo menganggap komunikasi sebagai proses. Seseorang (sumber. 2. Model DeFleur Menggambarkan model komunikasi massa ketimbang komunikasi antarpribadi. Dalam suatu bentuk. Jadi. 9. dan Receiver (penerima). Melalui suatu alat. 7. model diagramatik Gerbner adalah sebagai berikut : 1.

Seperti model Tubbs. berikut adalah beberapa definisi persepsi : Brian Fellows: Persepsi adalah proses yang memungkinkan suatu organism menerima dan menganalisis informasi. PERSEPSI TERHADAP LINGKUNGAN FISIK Persepsi sering mengecoh kita. Kenneth K. Itulah yang disebut ilusi perseptual. padahal bulat. Model komunikasi Tubbs sesuai dengan konsep komunikasi sebagai transaksi. Gudykunst dan Young Yun Kim sebenarnya merupakan model komunikasi antarbudaya. cat dan ikan asin goreng. Sereno dan Edward M. DeVito: Persepsi adalah proses yang menjadikan kita sadar akan banyaknya stimulus yang mempengaruhi indra kita. Mungkin pernah menyaksikan bagaimana tongkat lurus yang dimasukkan ke dalam bak air tampak bengkok. BAB 5 PERSEPSI : INTI KOMUNIKASI Untuk lebih memahami persepsi. Bodaken: Persepsi adalah sarana yang memungkinkan kita memperoleh kesadaran akan sekeliling dan lingkungan kita. Kita merasa dunia datar. yang mengasumsikan kedua peserta komunikasi sebagai pengirim dan sekaligus sebagai penerima pesan. Persepsi manusia sebenarnya terbagi dua: persepsi terhadap objek (lingkungan fisik) dan persepsi terhadap manusia (sosial). nonsistemik. Model interaksional sebenarnya sangat sulit untuk digambarkan dalam model diagramatik. Mintalah kepada mereka untuk mendaftar bau benda-benda tersebut berdasarkan intensitasnya. karena karakternya yang kualitatif. Philip Goodacre dan Jennifer Follers: Persepsi adalah proses mental yang digunakan untuk mengenali rangsangan. Kita merasa bumi diam padahal bergerak dengan kecepata ratusan meter per detik. Model Gudykunst dan Kim Model William B. atau keduanya sekaligus melakukan penyandian (encoding) dan penyadian-balik (decoding). Dalam mempersepsi lingkungan fisik. Model interaksional Model interaksional merujuk pada model komunikasi yang dikembangkan oleh para ilmuwan social yang menggunakan perspektif interaksi simbolik. Untuk menguji bahwa indra kita selalu sepakat akan suatu hal. masing-masing sebagai pengirim dan sekaligus sebagai penerima. indra kita tidak jarang menipu kita. dan nonlinier. terasi.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 (diadik). Joseph A. PERSEPSI SOSIAL . atau komunikasi dengan orang asing. model ini mengasumsikan dua orang setara dalam berkomunikasi. yakni komunikasi antara orang-orang yang berasal dari budaya berlainan. kita dapat meminta sekelompok orang untuk menilai bau benda-benda berikut : bawang merah.

Menurut Larry L. 3. 4. 2. KEKELIRUAN DAN KEGAGALAN PERSEPSI Salah satu penyebab persepsi kita tidak cermat adalah asumsi atau pengharapan kita. perasaan. Lebih dari itu. Gegar budaya. objek. dan sikap (attitudes). kata-kata adalah abstraksi realitas yang tidak mampu menimbulkan reaksi yang merupakan totalitas objek atau konsep yang diwakili kata-kata itu. dan pada awalnya itu dilakukan manusia sesuka mereka. yakni : 1. 4. Beberapa bentuk kekeliruan dan kegagalan persepsi tersebut adalah sebagai berikut : 1. BAB 6 KOMUNIKASI VERBAL Bahasa verbal adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran. Prasangka. interaksi. dan peristiwa. Samovar dan Richard E.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 Persepsi sosial adalah proses menangkap arti objek-objek sosial dan kejadian-kejadian yang kita alami dalam lingkunga kita. Organisasi sosial. nilai (values). Kemampuan ini mungkin berhubungan dengan kemampuan manusia lebih awal untuk mengartikulasikan isyarat-isyarat jari jemari dan tangan yang memudahkan komunikasi nonverbal. Orientasi kegiatan. Tabiat manusia. bahasa ucap bergantung pada perkembangan kemampuan untuk menempatkan lidah secara tepat di berbagai lokasi dalam sistem milik manusia yang memungkinkannya membuat berbagai suara kontras yang diperlukan untuk menghasilkan ucapan. Kepercayaan (beliefs). Persepsi tenang diri dan orang lain. Konsekuensinya. 6. dan maksud kita. Bahasa verbal menggunakan kata-kata yang merepresentasikan berbagai aspek realitas individual kita. Stereotip. 5. 2. Porter mengemukakan ada enam unsur budaya yang secara langsung mempengaruhi persepsi kita ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain. . Barker bahasa memiliki tiga fungsi yaitu penamaan. yang lalu menjadi konvensi. 3. PERSEPSI DAN BUDAYA Menurut Larry A. Pandangan dunia (worldwide). ASAL-USUL BAHASA Teoretikus kontemporer mengatakan bahwa bahasa adalah ekstensi perilaku sosial. dan transmisi informasi. FUNGSI BAHASA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Fungsi bahasa yang mendasar adalah untuk menamai atau menjuluki orang. Kesalahan atribusi. 5. Penamaan adalah dimensi pertama bahasa dan basis bahasa. Efek halo.

Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 .

Salah satu penyebabnya adalah sosialisasi mereka yang berbeda. Nama adalah bagian dari kondep diri yang sangat penting. untuk memperoleh citra tertentu atau sebagai nama hoki. Pertama. bahasa gaul atau argot. Sementara itu. Bahkan ketika kita mampu menerjemahkan . Percampuradukan fakta. BAHASA GAUL Sejumlah kata atau istilah punya arti khusus. Terdapat perbedaan pragmatic antara bahasa wanita dan pria. banyak orang tidak sadar bahwa bahasa itu terbatas. unik. Penciptaan bahasa khusus ini memiliki fungsi tertentu bagi kelompok penggunanya. argot berfungsi sebagai sarana kebencian kelompok tersebut terhadap budaya dominan. tanpa diketahui kelompok dominan dan dihukum oleh mereka. sebagai kontrabudaya dan sarana pertahanan diri. Kata-kata mengandung bias budaya. argot berfungsi sebagai sarana memelihara identitas dan solidaritas kelompok. NAMA SEBAGAI SIMBOL Nama dapat melambangkan status. BAHASA WANITA VS BAHASA PRIA Bahasa wanita dan pria mempunya kosakata berlainan. b. Keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek Kata-kata bersifat ambigu dan kontekstual. pria menggunakan lebih banyak pembicaraan instrumental. pengucapannya. dan menyelesaikan tugas melalui pertukaran informasi. Jadi. KERUMITAN MAKNA KATA Makna muncul dari hubungan khusus antara kata dan manusia.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 KETERBATASAN BAHASA Berbicara tentang komunikasi verbal yang porsinya hanya 35% dari keseluruhan komunikasi kita. dan penilaian. penafsiran. Nama jelas bersidat simbolik. PENGALIHAN BAHASA Perbedaan bahasa dapat menimbulkan kesulitan lebih jauh daripada sekadar kekeliruan penerjemahan. cita rasa budaya. menyimpang atau bahkan bertentangan dengan arti yang lazim ketika digunakan oleh orang-orang dari subkultur tertentu. Ada beberapa keterbatasan bahasa. melaporkan informasi. namun kata-kata membangkitkan makna dalam pikiran orang. khususnya minat mereka yang berlainan terhadap berbagai aspek kehidupan. Kedua. Nama yang dianggap bagus atau keren menimbulkan kesan yang postif pada pendengar atau pembaca nama itu. RAGAM BAHASA INGGRIS Bahasa inggris yang lebih universal pun ternyata tidak konsisten dalam ejaannya. Bahkan nama juga menunjukkan kesadaran seseorang. Ketiga. c. pilihan kata dan juga maknanya. Makna tidak melekat pada kata-kata. tidak ada hubungan langsung antara suatu objek dan simbok yang digunakan untuk merepresentasikannya. sebagaimana ditunjukkan berbagai penelitian. Bahasa subkultur ini disebut bahasa khusus. yakni : a. Wanita menggunakan lebih banyak pembicaraan ekspresif. d. memecahkan masalah.

Kedipan mata yang cepat meningkat ketika orang berada dalam tekanan. yang mempunyai nilai pesan potensial bagi pengirim atau penerima. Samovar dan Richard E. pesan verbal dan eksplisit. Sebaliknya. frase atau kalimat dalam bahasa Indonesia tidak bisa diterjemahkan begitu saja. gaya bicara langsung. Pertama. dapat dimengerti bila istilahistilah yang berkaitan dengan teknologi canggih dari Negara asing seperti komputer. ekspresi wajah. kebanyakan pesan bersifat implicit. FUNGSI KOMUNIKASI NONVERBAL Dilihat dari fungsinya. yakni : pertama. Porter. Sebaliknya. c. Kontak mata berarti saluran percakapan terbuka. Pembesaran manic mata menunjukkan peningkatan emosi. Penyesuai. Illustrator. bahasa tindakan. KLASIFIKASI PESAN NONVERBAL Jurgen Ruesch mengklasifikasikan isyarat nonverbal menjadi tiga bagian. perilaku nonverbal mempunyai beberapa fungsi. Ketiga. kontak mata. komunikasi nonverbal mencakup semua ransangan dalam suatu setting komunikasi yang dihasilkan individu dan penggunaan lingkungan oleh individu. tidak langsung. Deddy. Gerakan mata tertentu merupakan symbol yang dapat memiliki kesetaraan dengan symbol verbal. BAB 7 KOMUNIKASI NONVERBAL Secara sederhana. dan tidak terus terang. 2010 . lugas. Pandangan kebawah dapat menunjukkan depresi arau kesedihan. “Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar”. dan berterus terang. sentuhan. KOMUNIKASI KONTEKS TINGGI VS KOMUNIKASI KONTEKS RENDAH Budaya konteks rendah ditandai dengan komunikasi konteks rendah. Samovar dan Richard E. Porter membagi pesan-pesan nonverbal menjadi dua kategori besar. seperti : a. Kedua. DAFTAR PUSTAKA Mulyana. pesan nonverbal adalah semua isyarat yang bukan kata-kata. secara kata per kata. perilaku yang terdiri dari penampilan dan pakaian. Kedua. b. Regulator. bahasa objek. gesture dan postur tubuh. Affect Display. e. Menurut Larry A. Emblem.Furkon Syahrul Munir SI-12 10509507 satu bahasa ke bahasa lain dengan kecermatan yang harfiahm maknanya yang sering hilang karena makna tersebut berakar dalam budaya bahasa tersebut. d. bau-bauan. bahasa tanda. Berdasarkan asumsi bahwa bahasa adalah cermin suatu alam pikiran. Bandung: Rosda. budaya konteks tinggi ditandai dengan komunikasi konteks tinggi. Paul Ekman menyebutkan lima fungsi pesan nonverbal. dan prabahasa. Dan secara garis besar Larry A. waktu dan diam. ruang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful