P. 1
Laporan Proposal PTK a'An

Laporan Proposal PTK a'An

|Views: 32|Likes:
Published by Andrea Camizzwhara
PTK
PTK

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Andrea Camizzwhara on May 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/13/2013

pdf

text

original

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS

UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PRAKTIKUM MATA PELAJARAN FISIKA DENGAN CARA SALING MENGAMATI PADA SISWA KELAS 8 SMP NEGERI 2 CILAWU

Peneliti: Budiwati, S.Pd. Pembimbing: IIM SALIM, S.Pd.,M.Pd.

Hal itu disebabkan oleh sebagian besar materi ilmu Fisika terdiri dari konsep-konsep yang abstrak yang harus diajarkan dalam waktu yang relatif singkat. Hakekat IPA pada dasarnya menyangkut hasil dan proses (Rustaman. Keterbatasan waktu juga menyebabkan pembelajaran beberapa konsep ilmu fisika mengacu pada transfer pengetahuan untuk mengejar target kurikulum. Kegiatan praktikum menurut Trowbridge &Bybee (1990 : 230-240) merupakan kegiatan yang berperan dalam mengembangkan ketrampilan proses siswa. tentu akan menurunkan kualitas proses dan hasil belajar fisika.Proposal PTK Judul: UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PRAKTIKUM MATA PELAJARAN FISIKA DENGAN CARA SALING MENGAMATI PADA SISWA KELAS 8 SMP NEGERI 1 PEDAMARAN TIMUR DENGAN MATERI CAHAYA Latar Belakang Pembelajaran ilmu Fisika pada siswa SMP memberikan suatu tantangan yang besar bagi para pengajarnya. Peningkatan kualitas proses dapat diamati dari meningkatnya partisipasi dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. . sedangkan kualitas hasil belajar dapat diketahui dari adanya peningkatan rerata hasil belajar. tidak termotivasi. siswa menjadi pasif. Dengan melihat kenyataan yang demikian maka guru berusaha untuk menerapkan efektifitas praktikum pada siswa untuk saling mengamati pada proses pembelajaran fisika. Metode tersebut dipilih karena dapat meningkatkat kualitas proses dan hasil pembelajaran. Jika hal ini berlangsung terus menerus. Selain itu sebagian besar guru pada prakteknya masih mengajar menggunakan metode ceramah. Dengan demikian. Transfer pengetahuan seperti ini tidak dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis dan menerapkan kecakapan hidup. kurang pelaksanaan praktikum di sekolah membuat ketrampilan siswa kurang berkembang. 1995). dapat menimbulkan rasa membosankan dan menakutkan bagi siswa karena banyak rumus fisika dan konsep-konsep abstrak yang harus dihafalkan.

2. SMP.. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar Fisika pada siswa kelas 8 semester 2 SMP Negeri 1 Pedamaran Timur. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk : ... tahun ajaran 2011/2012 Ulangan harian 1 Ulangan harian 2 Jumlah % Jumlah % (Sumber: Buku Nilai Siswa Kelas . Rentang Nilai Semester .. Oleh sebab itu. Apakah penggunaan metode eksperimen dapat meningkatkan kualitas proses belajar Fisika (diamati dari keaktifan siswa.. peneliti melakukan penelitian tentang : “ Meningkatkan Efektifitas Praktikum Mata Pelajaran Fisika Dengan Cara Saling Mengamati Pada Siswa Kelas 8 SMP NEGERI 1 PEDAMARAN TIMUR dengan materi Cahaya”.. motivasi siswa) materi cahaya pada siswa kelas 8 semester 2 SMP Negeri 1 Pedamaran Timur? b.Berdasarkan beberapa kesulitan siswa memahami materi dan menerapkan konsep Fisika pada materi cahaya....... Rekapitulasi Nilai Ulangan Harian . Tabel 1. maka metode eksperimen diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut....) Rumusan Masalah Masalah yang akan dicari penyelesaiannya pada penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: a. Tahun Ajaran 2011/2012 di kelas .. Apakah penggunaan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar Fisika materi cahaya pada siswa kelas 8 semester 2 SMP Negeri 1 Pedamaran Timur? Tujuan penelitian 1.

a. Bagi guru a) Dapat digunakan untuk menambah wawasan dalam usaha peningkatan proses kegiatan belajar sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan tuntas dan baik b) Dapat meningkatkan kreatifitasnya dengan menerapkan metode eksperimen c) Menumbuhkan budaya meneliti pada guru c. Manfaat Penelitian a. Bagi sekolah penelitian ini dapat membantu meningkatkan kualitas hasil belajar. Meningkatkan kualitas hasil belajar Fisika materi cahaya pada siswa kelas 8 semester 2 SMP Negeri 1 Pedamaran Timur melalui penerapan metode eksperimen. b. khususnya pelajaran fisika. Bagi peneliti penelitian ini sebagai wahana peningkatan profesionalisme guru yang akan berdampak pada kualitas pendidikan di sekolah Tinjauan Pustaka 1. Meningkatkan kualitas proses belajar Fisika materi cahaya pada siswa kelas 8 semester 2 SMP Negeri 1 Pedamaran Timur melalui penerapan metode eksperimen. Proses Pembelajaran Fisika Proses adalah tahapan-tahapan yang dilalui dan dilakukan denga menggunakan metode ilmiah dalam rangka menemukan suatu kebenaran. sehingga secara langsung dapat meningkatkan kualitas pendidikan. . d. Bagi siswa a) dapat meningkatkan kualitas proses belajar Fisika pada materi cahaya b) dapat meningkatkan hasil belajar Fisika pada materi cahaya c) dapat meningkatkan ketrampilan / psikomotor b.

.Proses pembelajaran Fisika yang dilakukan oleh para guru pada umumnya dan guru Fisika di SMP Negeri 2 Pedamaran Timur khususnya masih didominasi oleh kegiatan ceramah yang dilanjutkan dengan latihan soal-soal. berdasarkan pandangan konstruktivistik dinyatakan bahwa pengetahuan atau pengertian yang diperoleh siswa adalah sebagai akibat dari konsep konstruktif (aktif) yang berlangsung terus menerus dengan cara mengatur. Pendekatan pembelajaran sains Ada beberapa pendekatan dalam pembelajaran sains. Metode pembelajaran seperti itu memberi kecenderungan siswa untuk menghafal tentang konsep Fisika tetapi belum tentu memahami dengan baik.Metode ini sangat efektif untuk menumbuhkan motivasi siswa.l : pendekatan faktual. Salah satu metode yang menerapkan pendekatan proses adalah metode eksperimen. berpikir kritis. dan konseptual masih mengutmakan produk sains. siswa dapat menghafal sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh sebuah cermin datar. menjadikan siswa pasif dan hasil belajar fisikanya pun rendah. logis. Pada pembelajaran pemantulan cahaya pada cermin datar misalnya. a. pemecahan masalah rendahnya kualitas proses dan hasil belajar Fisika di SMP Negeri 1 Pedamaran Timur menggunakan metode eksperimen. bila siswa turut aktif bereksperimen. konseptual dan pendekatan proses. sedangkan pendekatan proses menekankan bagaimana siswa terlatih melakukan sains untuk memperoleh produk sains. Menurut Tobin etal (dalam Dasna dan Fatchan. 2. maka ia akan memperoleh pengalaman-pengalaman praktik untuk mengembangkan kecakapan ketrampilannya dalam kehidupan sehari-hari. menyusun dan menata ulang pengalaman yang dikaitkan dengan struktur koqnitif yang dimiliki. Dengan demikian pendekatan proses memacu adanya sikap kreatif. Pada penelitian ini. Dari pandangan tersebut dapat diketahui bahwa proses pembelajaran dalam kelas hendaknya berorientasi pada siswa karena merekalah yang menyusun konsep-konsep yang ditemukan. Guru sebagai fasilitator dapat membantu siswa mempermudah pemahaman dan memberikan arahan agar tidak terjadi kesalahan konsep. Pendekatan faktual. sistematis dan bersikap terbuka dalam diri siswa. 2008). tetapi belum tentu dapat menjelaskan bagaimana proses pembentukan bayangan juga sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh dua cermin datar pada sudut tertentu.

Setting Penelitian Lokasi penelitian tindakan ini adalah SMP Negeri 1 Pedamaran Timur. masingmasing siklus terdiri dari 4 tatap muka (pertemuan). Hasil belajar Fisika Hasil belajar adalah nilai (perubahan) yang dicapai oleh siswa setelah berlangsungnya proses belajar Fisika. Metode Penelitian Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas yang ingin mengungkap seberapa efektifitas praktikum mata pelajaran fisika dengan cara saling mengamati pada siswa kelas VIII B. dan kondisi lingkungan lokasi penelitian. Kondisi kelas ukuran ruangan 7m x 9m. Lama penelitian kurang lebih tiga bulan dimulai dari bulan Februari sampai April 2011.3. dengan fentilasi pencahayaan ruangan cukup standard . juga sebagai indikator terhadap daya serap siswa. diharapkan melalui metode eksperimen dapat meningkatkan kualitas peroses dan hasil belajar Fisika materi cahaya pada siswa kelas 8 semester 2 SMP 1 Pedamaran Timur. Hasil belajar merupakan indikator kualitas dan kuantitas pengetahuan yang telah dikuasai siswa. kelas VIII B semester 2 terdiri dari 20 siswa Perempuan dan 16 siswa laki-laki. Hipotesis Tindakan Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah: “diduga dengan cara saling mengamati dapat meningkatkan efektifitas praktikum mata pelajaran fisika pada siswa kelas 8 smp negeri 1 Pedamaran Timur”. . Penelitian ini dilakukan dua siklus. Berdasarkan kajian teori dan kerangka berpikir diatas. Subjek Penelitian Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Pedamaran Timur pada tahun pelajaran 2010/2011. sedangkan subjek dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan faktor perbedaan kemampuan belajar antar siswa.

Refleksi Awal Perencanaan Siklus 1 Teridiri Dari 3 Pertemuan Observasi Tindakan Refleksi Perencanaa n Siklus II Terdiri 3 Kali .

siswa hanya mendengar dan menyimak. Banyaknya siswa yang menjawab pertanyaan guru/siswa lain 4). pembahasan latihan soal. Perencanaan Meliputi penyampaian materi IPA khususnya Cahaya . Siklus II (sama dengan siklus I) 3. Memberikan pendapat 4. b. Rencana Penelitian Siklus I 1. Banyaknya siswa yang bertanya 3). kelas VIII B semester II mata pelajaran IPA sangat pasip. Observasi (pengamatan) Pada tahap ini peneliti akan mengadakan pengamatan hasil belajar siswa dari keaktifan siswa yaitu : 1). 2. Tindakan (action) kegiatan mencakup a. observasi dan refleksi akhir. Siklus I dimulai dari refleksi awal.Proses Penelitian Tindakan Refleksi awal. bagaimana guru dapat meningkatkan motivasi belajar agar siswa aktip? 1. Keaktifan siswa dalam diskusi 2). tindakan. keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan dan motivasi siswa. kemudian dilanjutkan dengan perencanaan. latihan dengan mengerjakan beberapa soal. Refleksi Pada kegiatan akhir tiap siklus perlu adanya pembahasan antara siklus-siklus tersebut untuk dapat menentukan kesimpulan atau hasil penelitian. Perencanaan (planning) .

Pelaksanaan tindakan a. laporan kegiatan dan ketrampilan proses siswa selama pembelajaran dengan menggunakan lembar observasi yang telah disiapkan. 2. siswa ditugaskan untuk bergabung dengan kelompoknya masing-masing f. menyusun jadwal penelitian dan instrumen monitoring. Guru membuat lembar kerja (petunjuk eksperimen). mempersiapkan soal-soal sebagai evaluasi menyeluruh. Pengamatan (observasi) Selama tahap pelaksanaan peneliti melakukan observasi terhadap kegiatan siswa pada masing-masing fase yaitu eksperimen. Analisis hasil observasi mengenai : . e. siswa diminta mengumpulkan laporan hasil kegiatannya i.Melaksanakan observasi tentang permasalahan yang ada. siswa dibagi dalam kelompok-kelompok secara acak. mempersiapkan silabus dan rencana pembelajaran dengan materi cahaya (sub konsep pemantulan cahaya pada cermin datar). Refleksi a. guru membagikan cermin datar dan benda (dapat berupa lilin) pada masing-masing kelompok g. memberikan tes untuk mengetahui penguasaan konsep yang dipelajari secara individual 3. memberi penguatan berupa konsep-konsep penting l. 4. meminta siswa untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya j. diskusi kelompok. guru memberikan appersepsi dengan memberi beberapa pertanyaan c. siswa diminta melakukan eksperimen sesuai petunjuk kerja h. melakukan pembahasan dengan cara diskusi kelas k. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar selama 2 kali pertemuan. guru memberikan penjelasan tentang tujuan pembelajaran dan garis besar materi yang akan dipelajari d. lembar pengamatan eksperimen dan soal-soal yang digunakan sebagai bahan diskusi kelompok. siswa diberi penjelasan tentang pembelajaran menggunakan metode eksperimen b.

lembar pengamatan oleh peneliti. b. Bebarapa indikator keberhasilan pada siklus I Aspek Keaktifan siswa melakukan eksperimen 20 % Pencapaian Siklus I Cara mengukur Diamati saat eksperimen berlangsung. Siswa yang memperoleh nilai lebih besar atau sama dengan 70 dinyatakan lulus Interaksi antar siswa dalam kelompok 15 % Ketepatan waktu dan cara mengerjakan leporan 25 % Ketuntasan hasil belajar 40 % . partisipasi dalam kelompok Hasil kegiatan kelompok Jawaban pertanyaan dan kaitannya dengan hasil kegiatan kelompok. dicatat keterlibatan masing-masing siswa dalam kelompok Diamati dari ketepatan mengumpulkan laporan dan penilaian isi dari laporan yang dibuat Dihitung dari nilai tes.- keaktifan siswa melakukan eksperimen. Diamati dari siswa yang aktif dalam melakukan eksperimen Diamati ketika siswa melakukan diskusi.

Siswa yang memperoleh nilai lebih besar atau sama dengan 70 dinyatakan lulus Interaksi antar siswa dalam kelompok 15 % Ketepatan waktu dan cara mengerjakan leporan 20 % Ketuntasan hasil belajar 45 % Tabel 2. yang mula-mula ditunjuk oleh guru. Jadwal Penelitian Tindakan Kelas No. dicatat keterlibatan masing-masing siswa dalam kelompok Diamati dari ketepatan mengumpulkan laporan dan penilaian isi dari laporan yang dibuat Dihitung dari nilai tes. Beberapa alternatif meningkatkan hasil yang dicapai adalah dengan mengubah cara pembentukan kelompok. lembar pengamatan oleh peneliti.Siklus II Pada siklus II dilakukan tahapan-tahapan seperti pada siklus I tetapi didahului dengan perencanaan ulang berdasarkan hasil-hasil yang diperoleh pada siklus I. Bebarapa indikator keberhasilan pada siklus II Aspek Keaktifan siswa melakukan eksperimen 20 % Pencapaian Siklus II Cara mengukur Diamati saat eksperimen berlangsung. sehingga kelemahan-kelemahan yang terjadi pada siklus I tidak terjadi pada siklus II. Kegiatan 1 1 Penyusunan Proposal 2 Minggu ke 3 4 5 6 . Diamati dari siswa yang aktif dalam melakukan eksperimen Diamati ketika siswa melakukan diskusi. pada siklus II siswa boleh menentukan kelompoknya sendiri.

Pengamatan dan pencatatan yang dilakukan terhadap objek ditempat terjadi atau berlangsungnya peristiwa. sebab banyak informasi yang diperoleh peneliti melalui wawancara. adalah observasi yang dilakukan dimana observer tidak berada bersama dengan objek yang selidiki. (2) O bservasi tidak langsung. adalah pengamatan yang dilakukan dimana observer berada bersama dengan objek yang selidiki. . peneliti menggunakan daftar cek (Check List) dalam menggali atau mengumpulkan data ketika menggunakan terknik ini. 2003). Artinya peneliti ikut berpartisipasi secara langsung saat peristiwa terjadi. Ada dua observasi yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian tindakan ini. diantaranya : (I) Observasi langsung. Wawancara dilakukan peneliti untuk memperoleh data sesuai dengan kenyataan pada saat peneliti melakukan wawancara. Wawancara Wawancara merupakan salah satu prosedur terpenting untuk mengumpulkan data dalam penelitian kualitatif. 2. Tetapi.2 3 4 5 6 7 8 9 10 Seminar Proposal Persiapan Penelitian Pelaksanaan Siklus 1 Pelaksanaan Siklus 2 Pelaksanaan Siklus 3 Analisis Data Penulisan Laporan Seminar Hasil Perbaikan Laporan Instrumen Penumpulan Data Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 1. Observasi Obsevasi diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian (Zuriah.

dalil. sedangkan tes digunakan untuk mengetahui kualitas hasil belajar. menjelaskan bahwa dokumentasi merupakan salah satu cara untuk mengumpulkan data melalui peninggalan tertulis. atau hukum -hukum lain yang berhubungan dengan masalah penelitian. 2010:247) yaitu dengan teknik analisis kualitatif dengan model analisis interaktif. teori. Proses menganalisis data menurut Miles (dalam Sugiyono. catatan guru. terutama berupa arsip-arsip dan termasuk juga buku-buku tentang pendapat. Teknik observasi digunakan untuk merekam kualitas proses belajar mengajar berdasarkan instrumen observasi dan digunakan camera video. paparan data/penyajian data. dan tes. dokumentasi. observasi. Teknik Analisis Data Penelitian tindakan kelas (PTK) analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif dengan membandingkan tingkat keberhasilan atau tercapainya masingmasing siklus. Dokumentasi Zuriah (2003). kuesioner terbuka dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kualitas proses belajar mengajar. Data hasil observasi. Secara singkat ketiga komponen dapat digambarkan Pengumpulan dalam siklus sebagai berikut: Reduksi Data Penarikan Kesimpulan data Deskripsi Data . Untuk mengetahui peningkatan kualitas hasil belajar dilakukan dengan cara membandingkan skor individu dan kelompok dengan tes sebelumnya.Wawancara dalam penelitian ini ditujukan kepada siswa kelas VIII dan guru guru kelas VIII SMP Negeri 2 Cilawu . dan penarikan kesimpulan. Teknik dokumentasi dilakukan untuk mengetahui kemampuan masing-masing siswa sebagai dasar pembagian kelompok. Analisis mempunyai 3 komponen yaitu reduksi data.

Nilai = ∑skor yang diperoleh ∑skor maksimal x100 Setelah diperoleh nilai prestasi belajar kemudian dihitung ketuntasan belajar secara klasikal. Setelah dilaksanakan tes pada akhir pembelajaran maka nilai individu yang diperoleh peserta didik dapat dianalisis menggunakan rumus sebagai berikut. Data prestasi belajar peserta didik Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prestasi belajar peserta didik setelah proses belajar mengajar berlangsung.2 Komponen dalam analisis data (interactive model) Sumber : Sugiyono (2010:247) Reduksi data dilakukan dengan : 1.Gambar 3. . Ketuntasan secara klasikal dihitung dengan menggunakan rumus : Σ skor peserta didik yang tuntas belajar x100% Σ seluruh peserta didik Ketuntasan klasikal = Indikator : ketercapaian data prestasi siswa sesuai dengan KKM di SDN 01 Manguharjo adalah ≥ 80 % peserta didik dari jumlah peserta didik mendapat nilai ≥ 70. Indikator ketuntasan belajar secara klasikal apabila 80% peserta didik dari jumlah peserta didik secara keseluruhan dinyatakan tuntas belajar. dengan indikator yang ingin dicapai adalah ≥70 sesuai dengan SKBM.

Data Aktivitas dalam Pembelajaran a. Peserta didik Penilaian dilakukan secara klasikal untuk mengetahui aktivitas peserta didik selam proses belajar mengajar berlangsung. Guru Data aktivitas guru berupa keterampilan guru saat mengajar diambil melalui lembar observasi pada saat kegiatan belajar mengajar yang dapat dianalisis dengan rumus sebagai berikut : Nilai = ∑skor yang diperoleh ∑skor maksimal x 100 . Data aktvitas peserta didik diambil melalui lembar observasi pada saat kegiatan belajar mengajar yang dapat dianalisis dengn rumus sebagai berikut: Nilai = ∑skor yang diperoleh ∑skor maksimal x 100 Kriteria penyajian pelaksanaan pembelajaran : 81 – 100 = Sangat baik 61 – 80 = Baik 41 – 60 = Cukup 21 – 40 = Kurang 0 – 20 = Kurang sekali (Suharsimi Arikunto. 2009 : 44) Indikator yang diharapakan dari aktivitas peserta didik adalah apabila mendapat nilai ≥ 81 dengan kategori sangat Aktif. b.2.

2009 : 44) Indikator yang diharapakan dari aktivitas guru adalah apabila mendapat nilai ≥ 81 dengan kategori sangat baik. Analisis Hasil Tes -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Target Pencapaian .Kriteria penyajian pelaksanaan pembelajaran : 81 – 100 = Sangat baik 61 – 80 = Baik 41 – 60 = Cukup 21 – 40 = Kurang 0 – 20 = Kurang sekali (Suharsimi Arikunto.

Sebanyak > 75% siswa dapat memahami materi sifat-sifat cahaya b. dilihat dari hasil penilaian instrument. Ketuntasan belajar tercapai jika 85% siswa mendapat nilai > 65 c. Untuk kriteria keaktifan siswa mendapat nilai baik. Daftar Pustaka ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- .a.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->