BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Pada zaman modern ini, masyarakat lebih memperhatikan dirinya sendiri dan kepentingan

kelompoknya. Seperti ketika dihadapkan pada pertanyaan, “Apa yang anda inginkan di masa depan?”, setiap orang akan menjawab kekayaan atau keluarga yang bahagia. Dan jarang sekali ada yang menjawab ingin membahagiakan orang lain, membantu yang miskin. Melalui fakta yang ada, masih banyak terdapat rakyat miskin di suatu Negara dan mereka kurang mendapat perhatian. Mereka masih hidup dalam linkungan yang buruk, kurang bersih, tidak mendapatkan hidup yang layak, gizi yang buruk, dan mudah sekali terjangkit penyakit menular berbahaya. Oleh karena itu, PBB membuat program Millennium Development Goals yang bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan yang ada. Dan juga penyetaraan penyediaan obat, pelayanan kesehatan, dan memperoleh sumber daya alam dengan cukup.

1

Malaria serta penyakit lainnya Memastikan Kelestarian Lingkungan Mempromosikan hubungan global untuk pembangunan 1.BAB 2 ISI Definisi Millennium Development Goals Program ini dibuat oleh PBB. 8 tujuan Millenium Development Goals 1. Memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrim Target yang ingin dicapai:    Menurunkan proporsi penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan menjadi setengahnya antara 1990-2015 Menyediakan seutuhnya pekerjaan yang produktif dan layak. 5. 4. 6. 7. 2. Dan pada tahun 2000 para pemimpin dunia berkumpul di New York untuk menandatangani “Deklarasi Milenium” yang bertujuan mempercepat mengurangi angka kemiskinan. 3. 8. AIDS. Target dari program ini adalah pada tahun 2015 angka kemiskinan dapat diturunkan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrim Mewujudkan pendidikan dasar untuk semua Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan Menurunkan angka kematian anak Meningkatkan kesehatan ibu Memerangi HIV. terutama untuk perempuan dan kaum muda Menurunkan proporsi penduduk yang menderita kelaparan menjadi setengahnya antara tahun 1990 dan 2015 2 .

1990-2007 Sumber: BPS . 2008 Angka Kemiskinan Nasional. 2008 Sumber: BPS. 2007 3 .Berita Resmi Statistik.Susenas berbagai tahun dan Berita Resmi Statistik.Proporsi Masyarakat Miskin berdasarkan Propinsi.

Artinya. Yang menjadi indikator utama adalah rasio anak perempuan terhadap anak laki-laki di pendidikan dasar. Disini kita masih jauh dari kesetaraan. Indonesia telah mencapai angka 94.9%. akan bisa menyelesaikan pendidikan dasar secara penuh. tampaknya kita telah mencapai target dengan rasio 99.2. Meskipun demikian.0% di sekolah lanjutan atas. dan 102. Mewujudkan pendidikan dasar untuk semua Target yang ingin dicapai:  Memastikan bahwa pada 2015 semua anak di manapun. untuk tingkat partisipasi di sekolah dasar. Terdapat dua indikator yang relevan. sekolah dasar berjenjang hingga kelas enam. proporsi tahun 2004/2005 adalah 81%. dan juga ketimpangan pada lapangan pekerjaan dan keterwakilan dalam parlemen. untuk Indonesia lebih pas melihat pencapaian hingga kelas enam. 3. 4 . Berdasarkan kondisi ini.3%. Berbeda dengan Susenas (2004). Indikator kedua berkaitan dengan kelulusan. 99. 100. Disini Indonesia tampaknya sudah mencapai target. Jumlahnya adalah 77% dengan kecenderungan terus meningkat. Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan Target yang ingin dicapai:  Menghilangkan ketimpangan gender di tingkat pendidikan dasar dan lanjutan. Nilainya saat ini hanya 33%. yaitu proporsi anak yang memulai kelas 1 dan berhasil mencapai kelas 5 sekolah dasar.5% di pendidikan tinggi. Indikator ketiga untuk tujuan ini adalah angka melek huruf penduduk usia 15-24 tahun. dimana proporsinya saat ini hanya 11.4%. nampaknya kita cukup berhasil dengan pencapaian 99. lanjutan dan tinggi. Dalam hal ini. Disini pun.7%. yaitu sekitar 95%. laki-laki maupun perempuan. Karena itu. Data kelulusan yang digunakan dalam laporan ini berasal dari Departemen Pendidikan Nasional berdasarkan data pendaftaran sekolah. Indikator kedua adalah rasio melek huruf perempuan terhadap laki-laki untuk usia 15-24 tahun. Namun. Untuk Indonesia. kita bisa mencapai target yang ditetapkan. kita dapat mencapai target 100% pada 2015. Indikator keempat adalah proporsi perempuan di dalam parlemen. Indikator ketiga adalah sumbangan perempuan dalam kerja berupah di sektor nonpertanian. kualitas melek huruf yang sesungguhnya mungkin tidak setinggi itu karena tes baca tulis yang diterapkan oleh Susenas terbilang sederhana. yang menghitung angka yang jauh lebih besar. dengan rasio 100% di sekolah dasar. Pertama.4% di sekolah lanjutan pertama.

diperkirakan pada 2010 sudah bisa tercapai target MDGs. 5 . Banyak bayi yang meninggal pada minggu dan bulan pertama menandakan layanan kesehatan harus ditingkatkan. Kematian pada balita / bayi lebih banyak terjadi pada provinsi yang ekonominya tergolong rendah. Dapat disimpulkan kematian bayi dipengaruhi juga oleh faktor ekonomi. Meningkatkan kesehatan ibu Target yang ingin dicapai:   Menurunkan angka kematian ibu sebesar tiga perempatnya antara 1990 dan 2015. berbagai tahun 5.4. Mencapai dan menyediakan akses kesehatan reproduksi untuk semua pada 2015 Menurunkan angka kematian ibu sebesar tiga perempatnya antara 1990 dan 2015. Menurunkan angka kematian anak Target yang ingin dicapai:  Menurunkan angka kematian balita sebesar dua pertiganya antara 1990 dan 2015 Angka kematian bayi sudah menurun pesat. Laju Angka Kematian Bayi dan Balita Sumber: BPS – Susenas.

24%.7%. Mencapai dan menyediakan akses kesehatan reproduksi untuk semua pada 2015 Penggunaan kontrasepsi oleh wanita usia 15-49 tahun meningkat menjadi 61. Malaria serta penyakit lainnya Target yang ingin dicapai:   Tersedianya akses universal untuk perawatn terhadap HIV/AIDS bagi yang memerlukan. kita semestinya bisa melakukannya. laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. 20%. target yang harus dicapai adalah 97.000 orang di tingkat nasional namun pada saat ini tidak ada indikasi bahwa kita telah menghentikan laju penyebaran HIV dan AIDS. –Prevalensi HIV: Para pengguna napza jarum suntik 2003: Jawa Barat. pelanggan pekerja seks. 43%.Data tersedia yang terdekat dengan tahun 1990 berasal dari tahun 1995. 2004-2005: PSK perempuan. Hampir semua data yang ada berikut ini. PSK laki-laki 2004: Jakarta. 24%. 15%. –Tes: Melakukan tes selama 12 bulan terakhir dan mengetahui hasilnya. 6%. pengguna napza jarum suntik.6 per 100. pelanggan pekerja seks. pengguna napza jarum suntik 18%. Menghentikan dan mulai membalikkan kecenderungan persebaran malaria dan penyakitpenyakit utama lainnya pada 2015 6 . Akan tetapi. Melihat kecenderungan saat ini. Perawatan antenatal juga mengalami peningkatan. pada 2010 Menghentikan dan mulai membalikkan kecenderungan persebaran malaria dan penyakit-penyakit utama lainnya pada 2015 Menghentikan dan mulai membalikkan tren penyebaran HIV dan AIDS pada 2015 Prevalensi saat ini adalah 5. Memerangi HIV.0%. AIDS. dengan keterbatasan data. 4%. PSK perempuan 2003: Jakarta. Tanah Papua 17%. laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Indikator kedua yaitu proporsi persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih. 43%. sulit untuk mengukur sejauh mana pencapaian target akses untuk kesehatan reproduksi. Berdasarkan data-data tersebut. 6. 3%. Meskipun demikian. Narapidana 2003: Jakarta. Indonesia tidak akan mencapai target. 15%. saat ini menunjukkan angka 73%. –Pengetahuan: Proporsi kelompok yang tahu bagaimana mencegah infeksi dan menolak kesalahpengertian utama 2004: PSK. terkait dengan kelompok-kelompok berisiko tinggi.

7 . meskipun banyak dari pencapaian ini berkualitas rendah. 57. Jumlah ini mungkin sudah turun.544 metrik-ton.6 juta kasus per tahun. Angka keberhasilan pengobatan DOTS: lebih dari 91%. Untuk sanitasi kita nampaknya telah melampaui target 65%. atau bahkan mungkin sudah lebih rendah dari angka tersebut. Indikator lain adalah rasio kawasan lindung untuk mempertahankan keragaman hayati.5%.5% meskipun sebagian dari jumlah tersebut telah dirambah. karena telah mencapai cakupan sebesar 69. – Malaria: Prevalensi: 262 per 100. jumlahnya sekitar 49.9%. Sejauh ini.000 kasus setiap tahunnya. Namun citra Landsat merupakan citra satelit dengan resolusi rendah dan mungkin tidak terlalu sesuai untuk melacak perubahan.– TBC: Tingkat kejadian hingga 18. Berdasar citra satelit. Menurunkan separuh proporsi penduduk yang tidak memiliki akses yang berkelanjutan terhadap air minum yang aman dan sanitasi dasar pada 2015 Pada tahun 2006. kita hampir berhasil untuk mencapai target 67%. Memastikan Kelestarian Lingkungan Target yang ingin dicapai:    Memadukan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan dan program negara serta mengakhiri kerusakan sumber daya alam Menurunkan separuh proporsi penduduk yang tidak memiliki akses yang berkelanjutan terhadap air minum yang aman dan sanitasi dasar pada 2015 Pada 2020 telah mencapai perbaikan signifikan dalam kehidupan (setidaknya) 100 juta penghuni kawasan kumuh Memadukan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan dan program negaraserta mengakhiri kerusakan sumberdaya alam Indikator pertama adalah proporsi lahan berupa tutupan hutan. angka terkini tentang emisi karbon dioksida per kapita adalah 1. Proporsi rumah tangga yang menggunakan bahan bakar padat pada 2004 adalah 47. Deteksi kasus: 76%.2% penduduk memiliki akses terhadap air minum yang aman dan meskipun masih ada jarak. Pada 2006 rasio tersebut adalah 29.000 atau setara dengan 582. 7.3%.34 sedangkan konsumsi bahan-bahan perusak lapisan ozon masih pada tingkat 6. Pada 2020 telah mencapai perbaikan signifikan dalam kehidupan (setidaknya) 100 juta penghuni kawasan kumuh Meskipun 84% rumah tangga telah memiliki hak penguasaan yang aman. namun jumlah komunitas kumuh yang memiliki akses terbatas pada layanan dan keamanan semakin meningkat. baik dengan memiliki ataupun menyewa.

sebagai agent of development. Peran ini bersinergi dengan peran agent of change. bisa terus dipertahankan dan dikembangkan pada masa yang akan datang. dengan pengetahuannya akan bahaya merokok seorang mahasiswa kedokteran mengadakan seminar. utamanya menuju MDGs. Mahasiswa kedokteran baik saat ini dan seterusnya mempunyai tanggung jawab meneruskan cita-cita MDGs. sebagai agent of change.8. sebagai agent of health. Setiap usaha yang dilakukan demi menuju perubahan yang lebih baik. 8 . kampanye bebas rokok. Mahasiswa kedokteran bisa menjadi penggerak perubahan tersebut. Tentunya dengan tujuan agar masyarakat menjadi lebih peduli dengan kesehatan mereka dan pada akhirnya mereka faham bahwa kesehatan adalah suatu hal yang mahal. Tentunya kita mengharapkan kualita kesehatan masyarakat Indonesia terus meningkat dan mencapai MDGs empat tahun yang akan datang. Misalnya dengan akses nya yang lebih leluasa dalam bidang kesehatan maka mahasiswa kedokteran akan lebih mudah melakukan berbagai kegiatan yang merangsang masyarakat akan pentingnya kesehatan. Kedua. Mempromosikan hubungan global untuk pembangunan Target yang ingin dicapai:    Kesetaraan bagi masyarakat untuk memperoleh obat yang layak Memberikan kebutuhan khusus untuk Negara berkembang Membentuk keuntungan bersama dalam kemajuan teknologi yang bertujuan untuk pembangunan Apa yang harus kita lakukan? Pertama. Tentunya MDGs bukanlah tujuan akhir dari setiap tujuannnya. Apabila kita langsung kaitan dengan MDGs maka seorang agent of health merupakan garda terdepan dalam membina hubungan yang baik kepada masyarakat. Misalnya. sampai dengan aksi long march di Hari Tanpa Tembakau sedunia yang jatuh pada 31 Mei Ketiga.

Agent of Change. dan Agent of Development 9 .BAB 3 Penutup Kesimpulan    Kita sebagai mahasiswa mendukung berlangsungnya program MDG ini Turut dalam melaksanakan pelayanan kesehatan agar dapat diperoleh merata untuk semua orang Bertindak sebagai Agent of health.

Available from : URL : http://www. Cited on April 25. Ridwan.pdf 2.or.id/pubs/docs/Let%20Speak%20Out%20for%20MDGs%20%20ID. Available from : URL : http://wartapedia. Departemen Kesehatan : Target MDGs Bidang Kesehatan. World health Organization.com/kesehatan/medis/1456depkes-target-mdgs-bidang-kesehatan. 2011.Daftar Pustaka 1.int/hdp/publications/mdg_en. Notulensi Kajian : Menghitung Mundur MDGs 2015 (Goal 4 & 5) .html 4. Health and the Millenium Development Goals.undp. [online]. Cited on April 25. 2011. Kita Suarakan MDGs Demi Pencapaiannya di Indonesia . 2011. Fauzi. WHO Library Cataloguing-in-Publication Data. 2005. 2008.pdf 10 . Stalker. Antara Cita-Cita dan Realita. Available from URL: http://www. Peter.who. Jakarta : HS Community 3. [online]. Bappenas & UNDP.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful