TUGAS MIKROBIOLOGI FARMASI

METABOLISME PRIMER DAN SEKUNDER

Disusun Oleh: PUTRI PUSPITA SARI 14082595 A

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SETIA BUDI SURAKARTA 2012

Yaitu memecah molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana. Berdasarkan prosesnya metabolism dibagi menjadi 2. Zat organik (makanan dan vitamin) 4. Yaitu menggabungkan molekul-molekul kecil menjadi makromolekul yang lebih kompleks. PO4) 3. Metabolisme Sel merupakan unit kehidupan yang terkecil. oleh karena itu sel dapat menjalankan aktivitas hidup. di antaranya metabolisme. Anabolisme/Asimilasi/Sintesis Proses pembentukan molekul yang kompleks dengan menggunakan energy tinggi. HCO3. yaitu: 1. endositosis. tranport aktif. B. karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator enzim. Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel. Arti Penting Metabolisme Primer Dan Sekunder Biosintesis merupakan proses pembentukan suatu metabolit (produk metabolisme) dari molekul yang sederhana hingga menjadi molekul yang lebih kompleks yang terjadi pada organism hidup (Neumann et al. osmosis. 2. Hormone Mekanisme pertukaran zat dalam sel dengan cairan eksternal melalui lima cara. Pada metabolisme sel bahan dan energi diperoleh dari lingkungan sel yang berupa cairan. Katabolisme (Dissimilasi) Proses penguraian zat untuk membebaskan energy kimia yang tersimpan dalam senyawa organic tersebut. yaitu difusi. Cairan yang mengelilingi sel disebut cairan ekstrasel. Cl-. dan eksositosis. Cairan ini terdiri dari ion dan gas berikut: 1. K. Gas (terutama O2 dan CO2) 2. Ca++. 1985).A. Ion anorganik (terutama Na+. melepaskan energi yang dibutuhkan untuk mensintesis ATP. memerlukan energi yang disuplai dari hidrolisis ATP. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis. Metabolisme pada makhluk hidup dapat dibagi menjadi metabolisme primer .

dan fotosintesis). asam amino. perkembangan. Tidak ada atau hilangnya metabolit sekunder tidak menyebabkan kematian secara langsung bagi tumbuhan. atau bahkan tidak memberikan efek sama sekali bagi tumbuhan tersebut. Reaksi pembentukan terjadi di dalam kloroplas yang melibatkan penggunaan karbondioksida untuk menghasilkan monomer gula sederhana (misal: sukrosa). suatu organism akan terganggu pertumbuhan. sedangkan metabolit sekunder belum atau hanya sedikit di metabolisme. Berbeda dengan metabolisme primer. serta reproduksinya. merupakan proses yang esensial bagi kehidupan tumbuhan.dan sekunder. Metabolisme primer pada tumbuhan. nukleotida. Tanpa adanya metabolisme primer. estetika. Karbohidrat biasa disebut hidrat arang. dan akhirnya mati. ketahanan terhadap penyakit. siklus asam sitrat/siklus Krebs. seperti respirasi dan fotosintesis. Protein merupakan salah satu metabolit primer yang menyusun tubuh organisme. Contoh metabolit primer adalah protein. Mohr & Schopfer 1995). Tersusun atas monomer molekul-molekul gula sederhana. tumbuhan utamanya memproduksi metabolit primer. Reaksi pemecahan terjadi di membrane sel yang melibatkan proses respirasi dan fermentasi. metabolism sekunder merupakan proses yang tidak esensial bagi kehidupan organisme. Terdiri dari dua reaksi pembentukan dan pemecahan karbohidrat. DNA . Menurut dogma biologi molekuler. tapi dapat menyebabkan berkurangnya ketahanan hidup tumbuhan secara tidak langsung (misalnya dari serangan herbivore dan hama). Yang tergolong dalam metabolit primer adalah senyawa-senyawa yang diproduksi dan terlibat pada jalur metabolisme primer (contohnya glikolisis. danasetil CoA (Siegler 1998). Pada fase pertumbuhan. Sedangkan metabolism sekunder terjadi pada saat sel dalam tahap diferensiasi menjadi sel yang lebih terspesialisasi (fasestasioner) (Schripsema & Verpoorte 1994. Hasil metabolism dalam organism hidup dapat dibagi menjadi dua kelompok besar: metabolit primer dan sekunder. lipid. karbohidrat. Metabolisme primer menghasilkan metabolit primer sedangkan metabolism sekunder menghasilkan metabolit sekunder.

racun. RNA ditranslasi menjadi triplet kodon yang membentuk asam amino. atau pangan. Asam nukleat berperan dalam membentuk purin dan pirimidin. Lipida tersusun atas asam lemak dan gliserol pada umumnya. protein. misalnya dalam bidang industri. Hasil studi menunjukkan bahwa produk metabolit sekunder merupakan senyawa yang diturunkan dari metabolit primer. metabolit sekunder tanaman terbagi atas tiga golongan besar. lipid. yaitu fenolik. senyawa bioaktif. dan sebagainya. Pada umumnya senyawa metabolit sekunder berfungsi sebagai mekanisme pertahanan diri. Selain sebagai pelindung. Asam nukleat merupakan metabolit primer yang menjadi dasar pembentuk materi genetic baik DNA/RNA dan juga turunannya dapat membentuk protein. Contoh metabolit sekunder lainnya pada tumbuhan adalah pigmen-pigmen. kesehatan. senyawa bernitrogen. Sebagai contoh.akan ditranskripsi menjadi RNA. dapat juga berfungsi sebagai penarik (attractan) atau penolak (repellant) dari serangga atau herbivora. Metabolit sekunder tanaman merupakan senyawa dengan berat molekul rendah yang diproduksi tanaman sebagai respon terhadap ancaman lingkungan dan patogen. saat ini senyawa metabolit sekunder telah banyak digunakan sebagai zat warna. dan terpenoid (Edwards & Gatehouse 1999). polimer asam amino merupakan protein. Metabolit sekunder tidak digunakan untuk proses pertumbuhan dan unik untuk setiap organisme. Reaksi pembentukan lipida terjadi di dalam sitosol tanaman. dan senyawaaromatik (Siegler 1998). obat-obatan. Produksi senyawa metabolit primer maupun sekunder saat ini sangat penting. mengetahui struktur metabolit . Secara sederhana. Dengan mempelajari jalur biosintesis ini memungkinkan untuk melakukan modifikasi dari jalur tersebut sehingga dapat diproduksi metabolit dalam jumlah yang lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat. dan asam nukleat. misalnya sebagai pelindung (protectant) dari gangguan hama untuk tumbuhan itu sendiri atau lingkungannya. yaitu karbohidrat. senyawa antibiotik. aroma makanan. Lipida merupakan salah satu metabolit promer hasil dari jalur oksidasi pentose fosfat.

alkaloid. Beberapa contoh senyawa metabolit primer antara lain: 1. Sebagai salah satu sumber gizi. Kode genetik yang dibawa DNA ditranskripsi menjadi RNA. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis. dan polinukleotida. sistem kendali dalam bentuk hormon. Protein ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius pada tahun 1838. Protein Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon. dan dapat dilakukan sintesis untuk menghasilkan derivatnya (Lisdawati et al. Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa. nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. protein merupakan salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. oksigen. flavonoid. protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof). steroid. sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Metabolisme Primer Metabolism primer disebut juga metabolit primer seperti protein karbohidrat lemak. Selain itu.yang dihasilkan. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. yang merupakan penyusun utama makhluk hidup. Biosintesis protein alami sama dengan ekspresi genetik. C. 2007). hidrogen. yang . lipid. selain polisakarida. maupun sebagai sumber bahan senyawa metabolic sekunder seperti terpenoid. seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. yang digunakan sendiri oleh tumbuhan untuk pertumbuhannya.

berperan sebagai cetakan bagi translasi yang dilakukan ribosom. Sampai tahap ini. istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n.[2] Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. kitin. Karbohidrat Karbohidrat ('hidrat dari karbon'. protein masih "mentah". atau sulfur. hanya tersusun dari asam amino proteinogenik. dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan. Selain tetumbuhan hijau mengubah karbondioksida menjadi monosakarida dan polisakarida. terdapat pula karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang mengandung nitrogen. 2. terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa). atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis.[3] Namun demikian. disebut polisakarida. galaktosa. berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. Pada proses fotosintesis. terdapat pula disakarida (rangkaian dua monosakarida) dan oligosakarida (rangkaian beberapa monosakarida). Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup. Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabang-cabang. misalnya pati. hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον. dan selulosa. . Pada awalnya. fosforus. Melalui mekanisme pascatranslasi. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana yang disebut monosakarida. sákcharon. kitin pada hewan dan jamur). yaitu senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air. karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton. Secara biokimia. misalnya glukosa. terbentuklah protein yang memiliki fungsi penuh secara biologi. karbohidrat. cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan). dan fruktosa.

2.1 gram lemak menghasilkan 39. Lemak terdiri atas unsur-unsur karbon. 3. Untuk pertumbuhan atau perkembangan bagi tumbuhan tersebut. yaitu: 1. hidrogen. Sebagai cadangan makanan. Chloroform. Penyimpan energi 2. Glikosida Glikosida merupakan salah satu kandungan aktif tanaman yang termasuk dalam kelompok metabolit sekunder. Metabolisme Sekunder Metabolit sekunder merupakan suatu senyawa sangat penting bagi kehidupan tumbuhan penghasilnya untuk mempertahankan diri dari serangan oleh makhluk lain. Lemak juga biasanya disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan. dan oksigen. Diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup bagi tumbuhan. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang.3 kcal. atau benzol. Fungsi metabolit primer bagi tumbuhan : 1. Secara umum dapat dikatakan bahwa lemak biologis memenuhi 3 fungsi dasar bagi manusia. D. lepas dari wujudnya yang padat maupun cair. Di dalam tanaman glikosida tidak lagi diubah menjadi senyawa lain. kecuali bila memang .3. Ini menjadi alasan yang menjelaskan sulitnya lemak untuk larut di dalam air. Lemak dapat larut hanya di larutan yang apolar atau organik seperti: eter. Lemak Lemak atau Lipid tidak sama dengan minyak. Karena struktur molekulnya yang kaya akan rantai unsur karbon(CH2-CH2-CH2-)maka lemak mempunyai sifat hydrophob. kelenjar empedu serta menunjang proses pemberian signal Signal transducing.06 kjoule atau 9. Golongan Senyawa yang Dihasilkan dari Metabolisme Sekunder a. Sumber zat untuk sintese bagi hormon. 1. Transportasi metabolik sumber energi 3.

yaitu gula dan bukan gula. barbaloin). maupun jembatan karbon (C-glikosida. Hasil-hasil penyelidikan telah menunjukkan bahwa jalan reaksi utama dari pembentukan glikosida meliputi pemindahan (transfer) gugusan uridilil dari uridin trifosfat kesuatu gula-l-fosfat. Bagian gula biasa disebut glikon sedangkan bagian bukan gula disebut sebagai aglikon atau genin. Apabila glikon dan aglikon saling terikat maka senyawa ini disebut sebagai glikosida. diperkirakan reaksi transfer ini sama pada semua sistem biologik. Sedang gula fosfatnya dapat pentosa. Glikosida adalah senyawa yang terdiri atas gabungan dua bagian senyawa. dioscin). jembatan nitrogen (N-glikosida. Biosintesis Glikosida Apabila bagian aglikon dari suatu glikosida juga merupakan gula.mengalami peruraian akibat pengaruh lingkungan luar (misalnya terkena panas dan teroksidasi udara). Pembicaraan tentang biosintesa dari heterosida umumnya terdiri dari dua bagian yang penting. Ini kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan secara mendetail tentang jalannya reaksi biosintesa untuk berbagai jenis aglikon yang akan menyusun glikosida. maka glikosida ini disebut hollosida. Keduanya dihubungkan oleh suatu bentuk ikatan berupa jembatan oksigen (O – glikosida. Pada tingkat reaksi berikutnya enzim yang digunakan adalah glikolisis transferase (b). Enzim-enzim yang bertindak sebagai katalisator pada reaksi ini adalah uridilil transferase (a) dan telah dapat diisolasi dari binatang. sedang kalau bukan gula disebut heterosida. Yang pertama adalah reaksi umum bagaimana bagian gula terikat dengan bagian aglikon. dimana terjadi pemindahan (transfer) . jembatan sulfur (S-glikosida. tanaman dan mikroba. adenosine). sinigrin). heksosa dan turunan gula lainnya.

gula dari uridin difosfat kepada akseptor tertentu (aglikon) dan membentuk glikosida Apabila glikosida telah terbentuk. Pada buah yang belum matang . seperti daun.Tanin yang dikatakan sebagai sumber asam pada buah. 3. 2. 5.tanin digunakan sebagai energi dalam proses metabolisme dalam bentuk oksidasi tannin. Enzim serupa terdapat pula dalam tanaman yang mengandung glikosida lainnya yang dapat membentuk bagian di-. 4. Tanin dapat diidentifikasikan dengan kromotografi. Tanin Tanin merupakan substansi yang tersebar luas dalam tanaman . Tidak dapat mengkristal. Mengendapkan larutan gelatin dan larutan alkaloid.dan tetrasakarida dari glikosidanya dengan reaksi yang sama. Sifat-sifat Tanin : 1. maka suatu enzim lain akan bekerja untuk memindahkan gula lain kepada bagian monosakarida sehingga terbentuk bagian disakarida. . buah yang belum matang.Merupakan senyawa kompleks dalam bentuk campuran polifenol yang sukar dipisahkan sehingga sukar mengkristal. Larutan alkali mampu mengoksidasi oksigen. Dalam air membentuk larutan koloidal yang bereaksi asam dan sepat 2. b. batang dan kulit kayu. Mengendapkan protein dari larutannya dan bersenyawa dengan protein tersebut sehingga tidak dipengaruhi oleh enzim protiolitik. Sifat kimia Tanin : 1. tri.

Hidrolisa : 1. 3. 4. Sebagai pelindung pada tumbuhan pada saat masa pertumbuhan bagian tertentu pada tanaman. Sn. 6. Sebagai pengawet dan penyamak kulit. Senyawa fenol dari tanin mempunyai aksi adstrigensia. Hidrolisa Tanin : Tanin apabila dihidrolisa akan menghasilkan fenol polihidroksi yang sederhana. Reagensia di Laboratorium untuk deteksi gelatin. protein dan alkaloid. 2. 5. (Asam Ellag dapat disamak kulit bentuk bunga) c. Asam Protokatekuat Katekol 3. Efek terapi yang lain sebagai anti septic pada jaringan luka. antiseptic dan pemberi warna. Sebagai antidotum (keracunan alkaloid) dengan cara mengeluarkan asam tamak yang tidak larut. Ditambahkan Kalium Ferrisianida + amoniak berwarna coklat. 8. Efek terapinya sebagai adstrigensia pada jaringan hidup misalnya pada gastrointestinal dan pada kulit. Digunakan dalam proses metabolisme pada bagian tertentu tanaman.3. misalnya luka bakar. Identifikasi Tanin dapat dilakukan dengan cara : 1. dengan cara mengendapkan protein. misalnya buah yang belum matang. dan larutan Kalium Bikromat berwarna coklat. Asam Gallat terurai pirogalol 2. Diberikan larutan FeCl3 berwarna biru tua / hitam kehijauan. 2. 3. Asam Ellag dan Tenol-fenol lain. Flavanoid Senyawa flavanoid adalah senyawa yang mengandung C15 terdiri atas dua inti fenolat yang dihubungkan dengan tiga satuan . Diendapkan dengan garam Cu. Pb. pada saat matang taninya hilang. Kegunaan Tanin : 1. 7. Sebagai anti hama bagi tanaman sehingga mencegah serangga dan fungi.

3. merupakan metabolit sekunder. dan cincin B biasanya 4-.5-terhidroksilasi.atau 3. Terpenoid Terpenoid merupakan bentuk senyawa dengan keragaman struktur yang besar dalam produk alami yang diturunkan dan unit isoprena (C5) yang bergandengan dalam model kepala ke ekor (headto-tail).4. d. Pada tumbuhan. Cincin A memiliki karakteristik bentuk hidroksilasi phloroglusinol atau resorsinol. Dalam gambar dibawah ini menunjukkan struktur dasar flavanoid. senyawa-senyawa golongan terpena dan modifikasinya. terpenoid.karbon. Terpena . Terpenoid dapat dikelompokkan sebagai berikut : Terpena merupakan suatu golongan hidrokarbon yang banyak dihasilkan oleh tumbuhan dan terutama terkandung pada getah dan vakuola selnya. sedangkan unit isoprena diturunkan dari metabolisme asam asetat oleh jalur asam mevalonat (mevalonic acid : MVA).4.

Jenis-jenis hidrokarbon induk dari steroid adalah sebagai berikut . nama minyak itu sendiri diambil dari nama (nama latin) tumbuhan yang menjadi sumbernya ketika pertama kali diidentifikasi. Sebagai contoh. Nama-nama umum senyawa golongan ini seringkali diambil dari nama minyak atsiri yang mengandungnya. Terpenoid disebut juga isoprenoid. Contoh lain adalah eugenol. Nama "terpena" (terpene) diambil dari produk getah tusam. terutama serangga dan beberapa hewan laut. senyawa-senyawa steroid adalah turunan skualena. Steroid Sebagaimana senyawa organik lainnya. terpena merupakan kerangka penyusun sejumlah senyawa penting bagi makhluk hidup. juga karoten dan retinol. suatu triterpena. tata nama sistematika dari steroid didasarkan pada struktur dari hidrokarbon steroid tertentu. dimana substituen itu terikat. dan penyerta upacara-upacara ritual. Terpena dan terpenoid menyusun banyak minyak atsiri yang dihasilkan oleh tumbuhan. posisi dari substituen itu ditunjukkan oleh nomor atom karbon. Nama hidrokarbon steroid itu ditambahi awalan atau akhiran yang menunjukkan jenis substituen. baik sebagai bumbu.dan terpenoid dihasilkan pula oleh sejumlah hewan. sebagai wewangian. diambil dari minyak yang dihasilkan oleh cengkeh (Eugenia aromatica). kesehatan. Lebih jauh lagi. Kandungan minyak atsiri mempengaruhi penggunaan produk rempah-rempah. Sebagai misal adalah citral. serta sebagai bahan pengobatan. Sedangkan. Di samping sebagai metabolit sekunder. diambil dari minyak yang diambil dari jeruk (Citrus). terpentin (turpentine). Hal ini dapat dimengerti karena kerangka penyusun terpena dan terpenoid adalah isoprena (C5H8 ) e.

minyak atsiri dari bunga. Fungsi Metabolit Sekunder : Bagi tumbuhan penghasilnya : a. Dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam ekosistem. Contoh : .2. b. Bagi manusia : a. Sebagai sumber vitamin c. Dapat membentuk penyebaran dari tumbuhan → senyawa penarik serangga. Tannin . Penyamak kulit dalam industri mis. Dapat dimanfaatkan sebagai obat b.

mutlak untuk pertumbuhan dan perkembangan Tidak diperlukan untuk pertumbuhan. Hubungan Metabolisme Primer Dan Sekunder F. tapi sangat diperlukan untuk eksistensi dan pertahanan dalam ekosistem . Perbedaan Antara Metabolit Primer Dan Metabolit Sekunder Sifat Metabolit Primer Universal / umum Seragam Koservatif / dianggap kuno Sifat Metabolit Sekunder Langka / khusus (tertentu) Beraneka ragam Adaptatif / untuk menyesuaikan diri Sangat diperlukan.E.

P. cetakan ke-1. 1987. Terjemahan Kosasih Padmawinata dan iwang Soediro. 1977. 1996 .J. 1981. 1986. Chicster Ellis Horwood Ltd Sastrohamidjojo Hardjono. Metode Fitokimia. .DAFTAR PUSTAKA Achmad. Teknik Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Metabolit Sekunder. Biochemistry of Steroids Hormines. Biosynthesis of Natural Products. Workshop Peningkatan Sumber Daya Manusia Untuk Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati dan Rekayasa Bioteknologi.A. R. 1991. Biosintesis Metabolit Sekunder. terjemahan Bambang Srigandono. Natural products A nd Laboratory Guide.D. Universitas Terbuka. R. 1995. S. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. Beltsuille Agricultural Researah Center Harborne. H. 2005.J. Edisi ke-2. Phytochemical and Etnobotanical Databases. Penuntun Modern Menganalisa Tumbuhan. Jakarta Darwis. “Sintesis Bahan Alam” FMIPA Universitas Gadjah Mada. Maryland. Unioversity of Jerusalem Mannito. FMIPA Universitas Andalas padang Duke. Nlack Well Scientific Oxford Ikan.B. London.L. 2 edition. Terjemahan PG Sammes.B. ITB Bandung Herbert. Kimia Organik Bahan Alam. terbitan ke-2. 2001. IKIP Press semarang Makin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful