P. 1
MAKALAH EKONOMI UANG

MAKALAH EKONOMI UANG

|Views: 68|Likes:
Published by Yagqub Yayag
makalah tentang uang pada bab terakhir pembahasan studi ekonoi untuk kelas x semester 2

makalah ini di gunakan sebagai bahan ajar persentasi....
makalah tentang uang pada bab terakhir pembahasan studi ekonoi untuk kelas x semester 2

makalah ini di gunakan sebagai bahan ajar persentasi....

More info:

Published by: Yagqub Yayag on May 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2013

pdf

text

original

MAKALAH EKONOMI

“UANG”

DISUSUN OLEH :

Christina Rambing

KELAS: XA SAINT MARY SMA Lokon St.Nikolaus Tomohon

Untuk itulah uang sangat berpengaruh di berbagai sendi kehidupan. Dalam ilmu ekonomi tradisional.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadiratMu yang kudus atas kasih dan karunia yang terus mengalir dalam kehidupan kami sehingga kami dapat membuat bahkan menyelesaikan makalah ekonomi yang berjudul “Uang” ini dengan baik. Alat tukar dapat berupa benda apa saja yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Akhir kata. Sebelum uang diciptakan. uang didefinisikan sebagai alat tukar yang dapat diterima secara umum. Uang adalah sesuatu yang dijadikan sebagai alat untuk melakukan transaksi pembayaran ekonomi di mana sesuatu yang dijadikan sebagai uang diterima. Uang pada jaman sekarang berbeda dengan zaman dulu. 06-04-2011 penyusun . dipercaya dan disukai oleh masyarakat atau orang-orang yang melakukan transaksi ekonomi. masyarakat pada zaman dahulu melakukan perdagangan dengan cara barter. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian. kami mohon maaf apabila ada kesalahan pengetikan dan terima kasih atas kesediaan untuk membaca makalah yang telah kami buat dan juga terutama bagi guru pembimbing kami Bpk. Tomohon.Stevie Pangkey.

................................................................................................. 6 Uang Kartal....... 9 ............................................................................................................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR............................................................ 8 PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG ............................................................................. 2 PENGERTIAN UANG................................................. 6 Uang Giral........................................................... 4 FUNGSI UANG ......................................................................................................................................................................................................................................... 5 JENIS UANG ..............................................................................................................................................................................

masyarakat pada zaman dahulu melakukan perdagangan dengan cara barter. g. Namun. Uang logam emas dan perak juga disebut full bodied money. maka uang harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: a. 1. Uang terbuat dari emas dan perak disebut dengan uang logam (metalic money). Kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya. Pada saat itu. sistem barter ini mengalami kesulitan yaitu sebagai berikut : a. Pertukaran innatura ini bisa terjadi apabila terdapat dua orang saling membutuhkan barang yang dipertukarkan dan memiliki kebutuhan yang harus bersifat timbal balik. b. c. artinya nilai intrinsik (nilai bahan uang) sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Kesulitan karena barang yang akan dipertukarkan tidak bisa dibagi-bagi Bahan yang memnuhi syarat-syarat uang adalah emas dan perak. Menjual dan memakainya dan setiap orang mempunyai hak tidak terbatas dalam penyimpanan uang logam. f. Disenangi dan dapat diterima secara umum Tahan lama dan tidak mudah rusak Nilainya tetap dalam jangka waktu yang lama Mudah disimpan dan mudah dipindahkan atau di bawa kemana-mana tanpa kesulitan Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai Memiliki satu kualitas saja Jumlahnya terbatas dan tidak mudah dipalsukan . setiap orang menempa. e. sesuai dengan makin berkembangnya kebudayaan manusia.PENGERTIAN UANG Dalam ilmu ekonomi tradisional. Uang adalah suatu benda yang diterima secara umum sebagai alat perantara untuk mempermudah tukar menukar dalam kehidupan ekonomi masyaratkat. uang didefinisikan sebagai alat tukar yang dapat diterima secara umum. Sejarah Uang Pada lingkungan masyarakat yang masih sederhana pemenuhan kebutuhan hidup dilakukan dengan jalan tukar-menukar barang yang diinginkan dengan barang lain yang disebut barter atau dikenal dengan istilah innatura. melebur. Alat tukar dapat berupa benda apa saja yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Uang yang terbuat dari logam mulia seperti emas dan perak karena dijamin penuh dengan body-nya disebut juga uang standar. Barter merupakan pertukaran barang dengan barang. Sebelum uang diciptakan. Berdasarkan definisi tersebut. c. d. Kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang dingginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya b.

Walaupun orang itu tidak memegang uang tadi tetapi ia nilai uang tersebut tetap ia miliki sampai saatnya ia ambil untuk dibelanjakan. Alat tukar 1. Selain itu seseorang yang meminjam uang harus membayarkan hutangnya di masa depan. Sebagai Satuan Hitung Uang dapat menetapkan suatu nilai harga pada suatu produk barang maupun jasa dalam suatu ukuran umum. Sebagai Alat Transaksi Uang dapat berfungsi sebagai alat tukar untuk mendapatkan suatu produk barang atau jasa dengan catatan harus diterima dengan tulus ikhlas dan dijamin oleh pemerintah serta dijaga keamanannya dari tindak pemalsuan uang. 3. 3. Contohnya seperti pegawai yang mendapat gaji sebulan sekali setelah satu bulan penuh bekerja. Standard Pembayaran Masa Depan Suatu transaksi tidak harus dibayar dengan alat pembayaran di saat itu juga. yaitu sebagai berikut : a. Jika suatu produk bernama permen dihargai Rp. sedangkan penjual akan menerima sejumlah uang dari pembeli produk yang dijualnya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Tahan lama Diterima tanpa keraguan Ringan dan mudah dibawa Nominalnya harus dapat dipecah-pecah .FUNGSI UANG Uang memiliki empat fungsi utama dalam suatu perekonomian yaitu : 1. 200. 4. 500 dan ia akan memiliki sisa uang Rp. Pembeli akan menyerahkan sejumlah uang kepada penjual atas produk yang ia terima. 300 dan harga misro adalah Rp. 700 maka untuk membeli keduanya dibutuhkan uang sebesar Rp. 400. 2. 200 untuk dibelanjakan produk atau jasa lainnya. Pada dasarnya fungsi uang mencakup tiga fungsi. jika seseorang punya duit Rp. tetapi balas jasa tersebut dapat dibayarkan di masa depan dengan diukur dengan daya beli. Secara umum yang memiliki fungsi sebagai pernatara untuk pertukaran barang dengan barang. juga untuk menghindarkan perdagangan cara barter. 4. 100 maka untuk membeli 4 buah permen membutuhkan uang Rp. Sebagai Penyimpan Nilai Jika seseorang memiliki kelebihan uang yang tidak ingin dibelanjakan atau dihabiskan pada saat itu maka ia dapat menyimpannya di bank. 2. Jika harga combro adalah Rp.

orang akan kesulian membandingkan harga satu rumah dengan rumah yang lain. uang negara dihentikan peredarannya dan diganti dengan Uang Bank. Uang Bank adalah uang yang dikeluarkan oleh Bank Sentral berupa uang logam dan uang kertas. Dengan skala yang lebih luaws. Tanpa adanya fungsi satuan hitung. Menurut Undang-undang Bank Sentral No. Hak tunggal untuk mengeluarkan uang yang dimiliki Bank Indonesia tersebut disebut hak oktroi. terbuat dari kertas yang memiliki ciri-ciri :     Dikeluarkan oleh pemerintah Dijamin oleh undang undang Bertuliskan nama negara yang mengeluarkannya Ditanda tangani oleh mentri keuangan Namun. Ciri-cirinya sebagai berikut. Tidak mudah dipalsukan b.Alat penimbun kekayaan Uang juga merupakan penimbun kekayaan.5. kita akan sulit membandingkan harga barang satu dengan yang lainnya. Bank Indonesia mempunyai hak tunggal untuk mengeluarkan uang logam dan kertas. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1. Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib diterima oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli sehari-hari. 13/1968. Jenis Uang Kartal Menurut Lembaga Yang Mengeluarkannya Menurut Undang-Undang Pokok Bank Indonesia No. . tanpa adanya uang sebagai satuan hitung. Banyak orang yang menyimpan sebagian kekayaannya dalam bentuk uang yang disimpan di rumah untuk atau dibank dalam bentuk tabungan tau deposito JENIS UANG Uang Kartal Uang kartal terdiri dari uang kertas dan uang logam. terdapat dua jenis uang kartal. sejak berlakunya Undang-undang No. 11/1953. c.Satuan hitung Sebagai satuan hitung untuk mempermudah masyarakat untuk menghitung nilai satu barang dalam mata uang. Uang negara adalah uang yang dikeluarkan oleh pemerintah. yaitu uang negara dan uang bank. dan lain sebagainya.

yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas). Misalnya uang Rp.00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso). emas dan perak tidak mudah musnah. uang emas dan perak pernah dipakai sebagai uang. 10. Oleh karena itu. Jenis Uang Kartal Menurut Bahan Pembuatnya A. emas dan perak mudah dikenali dan diterima orang. Uang logam memiliki tiga macam nilai. Menurut sejarah. Uang kertas mempunyai nilai karena nominalnya. uang logam tidak dinilai dari berat emasnya. nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Di zaman sekarang. . 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Menurut penjelasan UU No. 100. Nilai Intrinsik yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang. misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang. Nilai nominal itu merupakan pernyataan bahwa sejumlah emas dengan berat tertentu terkandung di dalamnya. Di samping itu. namun dari nilai nominalnya. uang kertas hanya memiliki dua macam nilai.000.    Dikeluarkan oleh Bank Sentral Dijamin dengan emas atau valuta asing yang disimpan di bank sentral Bertuliskan nama bank sentral negara yang bersangkutan (di Indonesia : Bank Indonesia) Ditandatangani oleh gubernur bank sentral. Nilai Tukar. Emas dan perak juga mudah dibagi-bagi menjadi unit yang lebih kecil. Ada 2(dua) macam uang kertas :  Uang Kertas Negara (sudah tidak diedarkan lagi).00). Ada beberapa alasan mengapa emas dan perak dijadikan sebagai bahan uang antara lain :  Tahan lama dan tidak mudah rusak (Rp. atau lima ratus rupiah (Rp.00). Karena harga emas dan perak yang cenderung tinggi dan stabil. Uang logam Uang logam biasanya terbuat dari emas atau perak karena emas dan perak memenuhi syarat-syarat uang yang efesien. yaitu uang kertas yang dikeluarkan oleh pemerintah dan alat pembayaran yang sah dengan jumlah yang terbatas dan ditandatangani mentri keuangan. sedangkan Rp.00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen. Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. 500. yaitu nilai nominal dan nilai tukar. 500.

  Keuntungan menggunakan uang giral Keuntungan menggunakan uang giral sebagai berikut. masyarakat boleh menolak dibayar dengan uang giral. yaitu uang yang dikeluarkan oleh bank sentral.  Penyetoran uang tunai kepada bank dan dicatat dalam rekening koran atas nama penyetor. Terjadinya uang giral Uang giral dapat terjadi dengan cara berikut. Uang Kertas Bank. yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran. Cara di atas disebut primary deposit. praktis dan aman. Artinya. lalu bank membukukan hasil penjualan surat berharga tersebut sebagai deposit dari yang menjual. Karena transaksi surat berharga. 7 tentang Perbankan tahun 1992. Bentuk uang giral dapat berupa cek.   Memudahkan pembayaran karena tidak perlu menghitung uang Alat pembayaran yang dapat diterima untuk jumlah yang tidak terbatas. Uang tersebut sewaktuwaktu dapat diambil atau penyetor menerima pembayaran utang dari debitur melalui bank. Beberapa keuntungan penggunaan alat tukar (uang) dari kertas di antaranya :     Penghematan terhadap pemakaian logam mulia Ongkos pembuatan relatif murah dibandingkan dengan ongkos pembuatan uang logam. nilainya sesuai dengan yang dibutuhkan (yang ditulis oleh pemilik cek/bilyet giro) . Menurut UU No. Uang giral dapat diciptakan dengan cara menjual surat berharga ke bank. penyetor menerima buku cek dan buku biro gilyet. definisi uang giral adalah tagihan yang ada di bank umum. Penerimaan piutang itu oleh bank dibukukan dalam rekening koran orang yang bersangkutan. giro. Cara ini disebut derivative deposit Mendapat kredit dari bank yang dicatat dalam rekening koran dan dapat diambil sewaktu-waktu. Di Indonesia. atau telegrafic transfer. Uang giral bukan merupakan alat pembayaran yang sah. bank yang berhak menciptakan uang giral adalah bank umum selain Bank Indonesia. Cara ini disebut dengan loan deposit. Peredaran uang kertas bersifat elastis (karena mudah dicetak dan diperbanyak) sehingga mudah diseusaikan dengan kebutuhan akan uang Mempermudah pengiriman dalam jumlah besar Uang Giral Uang giral tercipta akibat semakin mendesaknya kebutuhan masyarakat akan adanya sebuah alat tukar yang lebih mudah.

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang adalah sebagai berikut. PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG PERMINTAAN UANG Permintaan uang diartikan sebagai kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Motif Berjaga-jaga (Precautionary motive) 3. atau emas. Motif Transaksi (Transaction motive) 2. Kecepatan peredaran uang dipengaruhi oleh faktor berikut. saham. Permintaan uang untuk spekulasi (speculative demand) Spekulasi berarti melakukan sesuatu tindakan atas dasar ramalan perubahan nilai harta di masa depan. Permintaan uang untuk transaksi (transaction demand) Terkait dengan fungsi uang sebagai alat tukar. saham. . Ini tentu dengan sendirinya mengurangi permintaan uang. dan bukan menyimpan uang. 2. kecelakaan. mereka akan membeli rumah. kita menggunakan uang untuk membeli barang dan jasa atau untuk membayar tagihan. apakah tunai atau angsuran. 1. maka permintaan uang untuk keperluan bertransaksi juga meningkat. Jadi. Jika pendapatan naik. 1. atau harga emas akan meningkat dimasa depan. nilai saham. Ketiga motif tersebut yaitu: 1. Menurut John Maynard Keynes ada 3 motif yang mempengaruhi permintaan uang tunai oleh masyarakat. Lebih aman karena risiko uang hilang lebih kecil dan bila hilang bisa segera dilapokan ke bank yang mengeluarkan cek/bilyet giro dengan cara pemblokiran. Permintaan uang untuk berjaga-jaga juga memiliki hubungan positif dengan pendapatan. atau emas di masa depan. kebanjiran dan kebakaran. dalam hal ini spekulan berharap bahwa mereka akan mendapatkan keuntungan dari peningkatan harga rumah. Jika seorang spekulan meramalkan bahwa harga rumah. Besar-kecilnya pembelanjaan negara yang berkaitan dengan pendapatan nasional. Cepat atau lambatnya laju peredaran uang. a) kebiasaan pembayaran konsumen. 2. Permintaan uang untuk berjaga-jaga (precautionary demand) Permintaan terhadap uang bisa saja karena orang ingin berjaga-jaga terhadap suatu peristiwa yang tidak dikehendaki seperti sakit. Motif Spekulasi (Specualtive motive) Untuk dapat memahami secara lebih mudah tentang ketiga motif tersebut berikut ini akan diuraikan satu persatu. sebab ini akan berpengaruh terhadap jumlah uang yang diminta pada saat ini atausaat mendatang. 3. Permintaan uang untuk transaksi memiliki hubungan positif dengan pendapatan.

5. jumlah uang beredar biasanya dilambangkan dengan huruf M. Secara sederhana penawaran uang atau jumlah uang yang beredar terdiri atas uang logam. Semakin tinggi pendapatan masyarakat. semakin sedikit jumlah uang yang beredar. Iptek negara yang lebih maju lebih banyak dan lebih cepat uang beredar dibandingkan dengan negara yang menerapkan teknologi yang sederhana. Keadaan geografis di perkotaan lebih cepat dan lebih banyak jumlah uang yang beredar dibanding di pedesaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran uang adalah sebagai berikut. Penguasaan IPTEK penduduk. PENAWARAN UANG Penaran uang lebih populer dinyatakan dengan istilah jumlah uang yang beredar. Semakin tinggi tingkat bunga. 1. semakin banyak dan semakin cepat uang beredar. 3. 2. negara agraris berbeda dengan negara industri. Struktur ekonomi. negara industri peredaran uang lebih cepat dan lebih banyak. 3. 7. uang yang beredar juga dipengaruhi oleh transaksi-transaksi internasional dalam hal ini kurs uang mempengaruhi peredaran. Dissini ada beberapa definisi yang berbeda mengenai jumlah uang yang beredar tergantung dari tingkat likuiditasnya. Lembaga yang biasanya bertanggungjawab mengatur dan menjalankan kebijakan khususnya kebijakan moneter adalah bank sentral. uang kertas. M3 adalah M2 + tabungan + deposito berjangka pada lembaga-lembaga keuangan bukan bank.b) c) d) Frekuensi pembayaran pendapatan Praktik-praktik bank. berbagai macam tabungan. 4. semakin banyak uang yang beredar karena semakin sering melakukan transaksi. simpanan giro. Pada umumnya uang beredar didefinisikan sebagai berikut. deposito berjangka. Semakin rendah tingkat bunga. Globalisasi industri di lingkungan dunia usaha. Motif-motif masyarakat dalam memiliki uang. 6.    M1 adalah uang kertas dan logam (kartal) ditambah simpanan dalam bentuk rekening koran (uang giral/ demand deposit) M2 adalah M1 + tabungan + deposito berjangka (time deposit) pada bank-bank umum. hal ini berkaitan dengan keluar masuknya uang melalui bank. dan rekening valuta asing milik swasta domestik. Dalam laporan data statistik. Keadaan psikologi masyarakat dalam menggunakan uangnya. Penawaran uang dipengaruhi oleh pemerintah dengan berbagai kebijakan yang ditetapkan. Semakin banyak (padat) jumlah penduduk. semakin banyak jumlah uang yang beredar. Semakin global dan arus modal ekonomi antarnegara yang semakin meningkat. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->