MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA BUDAYA MENCONTEK DI KALANGAN PELAJAR

Disususun Oleh: Nama NIM Prodi : Dewi Ikmah : 4301412022 : Pendidikan Kimia

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2012

marah kepada guru yang memberi nilai yang tidak obyektif. Menurut penulis. dan sudah tentu berbagai macam cara dilakukan untuk mencapai tujuan itu. Berdasarkan data di atas. namun ada juga yang memandang serius masalah ini. marah kepada teman yang menyonteknya. mencontek masih saja dilakukan oleh para pelajar. Jika tidak ada sanksi. karena objektifitas penilaian tidak ada sama sekali yang dilihat hasil ujian bukan keseluruhan proses dalam pembelajaran. Tentu mengembirakan siswa-siswi yang tidak bisa menjawab tetapi mengecewakan siswa-siswi yang benar menjawabnya. mereka tidak menanggapinya dengan serius. Akibatnya ia menjadi prustasi. Banyak orang beranggapan menyontek sebagai masalah yang biasa saja.BAB I PENDAHULUAN A. tidak dilaporkan kepada guru. mungkin hal tersebut adalah hal biasa saja dan bagian dari usaha para siswa. lebih banyak kemampuan kognitif dari afektif dan psikomotor. maka orang akan cenderung mengulangi lagi. inilah yang membuat mereka mengambil jalan pintas. Mencontek bahkan sudah dilakukan oleh pelajar sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Penulis pernah merasa kecewa sekali ketika ujian salah satu mata pelajaran yang penulis sendiri yakin akan kebenaran jawaban itu tiba-tiba ada pengawas yang menuliskan jawaban itu di papan tulis. perbuatan mencontek merupakan salah satu bentuk dari pudarnya pemahaman dan implementasi Pancasila . tidak jujur dalam ujian atau melakukan praktek mencontek. Masalah menyontek selalu terkait dengan tes atau ujian. Sampai ke Perguruan Tinggi pun budaya mencontek masih “dilestarikan” oleh para mahasiswa. jelas sekali bahwa para siswa sudah salah persepsi sehingga menempuh jalan mencontek saat ulangan. Latar Belakang Kata menyontek mungkin sudah tidak asing lagi bagi pelajar dan mahasiswa. dendam dan marah kepada diri sendiri yang mudah sekali dicontek teman. Setiap orang pasti ingin mendapat nilai yang baik dalam ujian. Sudah dimaklumi bahwa orientasi belajar siswa-siswi di sekolah hanya untuk mendapatkan nilai tinggi dan lulus ujian. sampai pada ujian. Jelas ini merugikan siswa-siswi yang rajin belajar. Dan pernah terjadi siswa yang jujur dalam menjawab pertanyaan nilainya lebih rendah daripada siswa yang jelas-jelas menyontek siswa yang jujur tersebut. Padahal mereka tahu bahwa itu merupakan perbuatan yang tidak baik. Mulai dari pekerjaan rumah. Anehnya perbuatan menyontek tersebut dibiarkan saja oleh pengawas ujian (pada waktu itu ulangan umum). Meskipun ada guru yang mengetahuinya. tidak memberi teguran serta sanksi sama sekali.

2. 4. DAN SOLUSI PEMECAHANNYA. mencontek merupakan bentuk dari penyimpangan sila pertama dan sila ke-5 dalam Pancasila. 2. DAN SOLUSI PEMECAHANNYA adalah sebagai berikut : 1. maka akan jadi apa negara Indonesia ini jika calon-calon generasi penerus bangsa justru bangga meraih “prestasi palsu” alias prestasi yang diperoleh melalui cara mencontek. . tujuan penulisan makalah yang berjudul BUDAYA MENCONTEK DI KALANGAN PELAJAR. AKIBAT YANG DITIMBULKANNYA. Jika dibiarkan terus menerus berkembang di kalangan pelajar. Selain menyimpamg dari Pancasila. AKIBAT YANG DITIMBULKANNYA. Oleh karena itulah penulis tertarik untuk menulis makalah yang berjudul BUDAYA MENCONTEK DI KALANGAN PELAJAR. AKIBAT YANG DITIMBULKANNYA. Tujuan Berdasarkan rumusan masalah di atas. Mengetahui bahwa mencontek merupakan perbuatan yang menyimpang dari Pancasila.dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. mencontek juga punya berbagai macam dampak negatif lainnya. Mengapa kebanyakan siswa mencontek saat ulangan ? Merupakan penyimpangan dari sila ke berapakah perbuatan mencontek ? Apa akibat yang dari mencontek? Bagaimana solusi yang tepat untuk memberantas budaya mencontek sampai ke akar-akarnya? C. DAN SOLUSI PEMECAHANNYA adalah sebagai berikut : 1. Menurut penulis. maka rumusan masalah dari makalah yang berjudul BUDAYA MENCONTEK DI KALANGAN PELAJAR. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas. B. 3. makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat memberikan solusi yang tepat untuk memberantas budaya mencontek di kalangan pelajar sekaligus sampai ke akarakarnya. Mengetahui faktor yang menyebabkan siswa mencontek saat ulangan. Semoga.

Menurut Suparno (2000). juga membayar guru agar membocorkan soal ulangan. atau mengutip tulisan. Segala sistem dan taktik penyontekan sudah dikenal siswa. pekerjaan orang lain sebagaimana aslinya. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Berdasarkan contoh-contoh pengalaman diatas dalam tulisan ini adalah menyontek adalah suatu perbuatan atau cara-cara yang tidak jujur. dan menghalalkan segala cara untuk mencapai nilai yang terbaik dalam ulangan atau ujian pada setiap mata pelajaran.3. cheating adalah upaya yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan keberhasilan dengan cara-cara yang tidak fair (tidak jujur). curang. sudah menjadi praktik biasa dalam dunia pendidikan di Indonesia. Menemukan solusi yang tepat untuk dapat memberantas budaya mencontek di kalangan pelajar sampai ke akar-akarnya. 4.S. . meniru. Pengertian Mencontek Menyontek atau menjiplak atau ngepek menurut Kamus Bahasa Indonesia karangan W. Mengetahui akibat yang ditimbulkan dari perbuatan mencontek. Purwadarminta adalah mencontoh. Sedang menurut Deighton (1971). Beliau mengutip pendapat Bower (1964) yang mengatakan cheating adalah perbuatan yang menggunakan cara-cara yang tidak sah untuk tujuan yang sah/terhormat yaitu mendapatkan keberhasilan akademis atau menghindari kegagalan akademis. Sistem suap agar mendapat nilai baik.J. Dalam artikel yang ditulis oleh Alhadza (2004) kata menyontek sama dengan cheating.

4. membawa catatan pada kertas. pertama menyontek dengan usaha sendiri. Adanya peluang karena pengawasan yang tidak ketat. sehingga perlu diantisipasi dengan membawa catatan kecil. mencari bocoran soal. 2. bisa juga dengan mencuri jawaban teman Kerjasama dengan teman dengan cara membuat kesepakatan terlebih dahulu dan membuat kode-kode tertentu atau meminta jawaban kepada teman. di kerah baju. Faktor Penyebab Siswa Mencontek Faktor-faktor yang menyebabkan siswa mencontek antara lain sebagai berikut : 1. . rumus ditangan. Kategori Mencontek Menyontek dapat dikatagorikan dalam dua bagian . menyuruh atau meminta bantuan orang lain dalam menyelesaikan tugas ujian di kelas atau tugas penulisan paper dan take home test. Takut gagal. 7. 5. Yang bersangkutan tidak siap menghadapi ujian tetapi tidak mau menundanya dan tidak mau gagal. menerima dropping jawaban dari pihak luar. Karena terpengaruh setelah melihat orang lain melakukan cheating meskipun pada awalnya tidak ada niat melakukannya. Ingin mendapatkan nilai tinggi tetapi tidak bersedia mengimbangi dengan belajar keras atau serius. kedua dengan kerjasama. bertanya langsung pada teman ketika sedang mengerjakan tes/ujian. Tidak percaya diri. Usaha sendiri disini adalah dengan membuat catatan sendiri. Dalam makalah yang ditulis Alhadza (2004) yang termasuk dalam kategori menyontek antara lain adalah meniru pekerjaan teman. Merasa dosen/guru kurang adil dan diskriminatif dalam pemberian nilai. Terpaksa membuka buku karena pertanyaan ujian terlalu membuku (buku sentris) sehingga memaksa peserta ujian harus menghapal kata demi kata dari buku teks. pada anggota badan atau pada pakaian masuk ke ruang ujian. C. 6. 3. buka buku. dengan alat bantu lain seperti membuat coretan-coretan dikertas kecil.B. Sebenarya yang bersangkutan sudah belajar teratur tetapi ada kekhawatiran akan lupa lalu akan menimbulkan kefatalan. arisan (saling tukar) mengerjakan tugas dengan teman.

Antara lain karena kurang parcaya diri. Yakin bahwa dosen/guru tidak akan memeriksa tugas yang diberikan BAB III PEMBAHASAN Berdasarkan data-data dari tinjauan pustaka di atas. tidak percaya terhadap kemampuan diri sendiri. Penugasan guru/dosen yang tidak rasional yang mengakibatkan siswa/mahasiswa terdesak sehingga terpaksa menempuh segala macam cara. Menganggap sistem penilaian tidak objektif. tugas dari guru yang tidak . Terlalu cemas menghadapi ujian sehingga hilang ingatan sama sekali lalu terpaksa buka buku atau bertanya kepada teman yang duduk berdekatan. 11. 9. 12. kita dapat mengetahui bahwa banyak sekali faktor yang menyebabkan siswa mencontek. Mencari jalan pintas dengan pertimbangan daripada mempelajari sesuatu yang belum tentu keluar lebih baik mencari bocoran soal. Merasa sudah sulit menghafal atau mengingat karena faktor usia. sehingga pendekatan pribadi kepada dosen/guru lebih efektif daripada belajar serius.8. 10. 13. sementara soal yang dibuat penguji sangat menekankan kepada kemampuan mengingat.

Tuhan Maha Melihat. Dalam sila ke-5. Itulah sebabnya menurut penulis mencontek merupakan salah satu perbuatan yang menyimpang dari Pancasila. takut gagal. Antara lain adalah sila pertama dan sila ke-5. malas belajar. jelas sekali bahwa kita sebagai makhluk beragama mempunyai Tuhan. seharusnya kita mengerjakan sendiri. Kurangi kuantitas menconyek BAB IV . dan pengawasan yang tidak ketat. Mencontek merupakan perbuatan curang dan tidak jujur. jika kita melakukannya. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa mencontek merupakan gerbang mrnjadi koruptor. perlu adanya solusi yang tepat untuk bisa memberantas budaya mencontek di kalangan pelajar sampai ke akar-akarnya antara lain dengan : 1. memperoleh prestasi palsu yang bukan murni atas usaha sendiri. Penjelasannya adalah bahwa pada saat ulangan. Ada Tuhan yang Maha Melihat. Setiap agama juga mengajarkan tentang hal mana yang boleh dilakukan dan hal mana yang tidak boleh dilakukan. sistem penilaian yang tidak objektif. Buatlah jadwal kegiatan 5. ini tentu tidak adil bagi siswa lain yabg mengerjakan sendiri dengan jujur. sila ke-5. curang.rasional. membohongi diri sendiri. Sedangkan pengertian mencontek. tidak percaya terhadap kemampuan diri sendiri. tentunya saat kita mencontek pun Tuhan melihat perbuatan kita. Itulah sebabnya mencontek merupakan penyimpamgan dari Pancasila sila pertama. Dalam latar belakang penulis menyebutkan bahwa mencontek merupakan salah satu perbuatan yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila. dan menghalalkan segala cara untuk mencapai nilai yang terbaik dalam ulangan atau ujian pada setiap mata pelajaran. Dampak dari kegiatan mencontek antara lain dapat merugikan diri sendiri. yang senantiasa mengawasi setiap perbuatan yang kita lakukan. Pada sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. dan tentu saja kita berdosa karena telah melakukan perbuatan yang dilarang Tuhan. Tingkatkan kedisiplinan dan kurangi rasa malas 4. dan tentunya membentuk karakter dan kepribadian buruk. Menurut uraian di atas. Tingkatkan kepercayaan diri 2. yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. namun apabila kita berbuat curang dengan cara mencontek. Perbanyak pengetahuan 3. mencontek adalah suatu perbuatan atau cara-cara yang tidak jujur. pengaruh teman.

Tidak percaya diri. Faktor-faktor yang menyebabkan pelajar mencontek diantaranya : a. f. g. i. Merasa dosen/guru kurang adil dan diskriminatif dalam pemberian nilai. Penugasan guru/dosen yang tidak rasional. Yakin bahwa dosen/guru tidak akan memeriksa tugas yang diberikan 2. d. h. Kesimpulan Dari pembahasan di atas. sila pertama dan sila ke-5. Terpaksa membuka buku karena pertanyaan ujian terlalu membuku. l. b. j. 3. Terlalu cemas menghadapi ujian sehingga hilang ingatan sama sekali lalu terpaksa buka buku atau bertanya kepada teman yang duduk berdekatan. Takut gagal. Mencontek merupakan perilaku yang menyimpang dari Pancasila. c. k. cheating m. e. Karena terpengaruh setelah melihat orang lain melakukan meskipun pada awalnya tidak ada niat melakukannya. b. Ingin mendapatkan nilai tinggi tetapi tidak bersedia mengimbangi dengan belajar keras atau serius. Mencari jalan pintas dengan pertimbangan daripada mempelajari sesuatu yang belum tentu keluar lebih baik mencari bocoran soal. Hilangnya rassa percaya diri Ketergantungan terhadap catatan atau orang lain Tidak bisa menjadi diri sendiri . Akibat yang ditimbulkan dari mencontek : a. c.PENUTUP A. Menganggap sistem penilaian tidak objektif. maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1. Merasa sudah sulit menghafal atau mengingat. Adanya peluang karena pengawasan yang tidak ketat. sehingga pendekatan pribadi kepada dosen/guru lebih efektif daripada belajar serius.

h. Sebaiknya guru tidak memberikan soal yang terlalu teks book Guru semestinya memberikan penilaian secara adil dan objektif Siswa harus rajin belajar Siswa harus disiplin Siswa harus membuat jadwal kegiatan. 4. g. i. Meningkatkan percaya diri Memperbanyak pengetahuan Rajin belajar Tingkatkan kedisiplinan dan kurangi rasa malas Buatlah jadwal kegiatan Kurangi kuantitas mencontek Selalu berusaha dan berdoa kepada Allah B. g. 2. f. 3. i. e. h. Percaya bahwa Allah Maha Melihat Selalu ingat bahwa mencontek adalah perbuatan yang curang dan tidak jujur c. f. Menumbuhkan sifat malas Menumbuhkan sifat tidak jujur Menimbulkan perasaan takut dan cemas Menimbulkan sifat tidak bisa berlaku adil Membohongi diri sendiri Tidak bisa menghargai diri sendiri Solusi yang tepat untuk menghilangkan budaya mencontek di kalangan pelajar: a. maka saran untuk masalah budaya mencontek di kalangan pelajar adalah sebagai berikut : 1. 7. e. agar dapat memanajemen waktu dengan baik 6. 5. Saran Berdasarkan kesimpulan di atas. b. d.d. 4. Membuang jauh-jauh rasa malas Jangan mudah terpengaruh jika teman lain mencontek .

com/question/index?qid=20110426065520AAbclHZ http://www. 9.wonosari. Harus percaya pada diri sendiri Guru seharusnya menjaga dengan baik pada saat ulangan 10.com .com/ www.kabarindonesia. Seharusnya guru selalu memeriksa setiap tugas yang diberikan kepada muridnya Daftar Pustaka http://www.html http://ghieeghiee.blogspot.khairulumam.pewarta-kabarindonesia.com/2011/08/tips-mengurangi-kebiasaan-mencontek.blogspot.html http://www.answers.com/2012/03/budaya-menyontek-di-kalanganpelajar_04.yahoo.com/t8019-tips-menghilangkan-kebiasaan-mencontek http://id.8.