BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dewasa kini jumlah lapangan pekerjaan tersedia kurang dapat menyerap jumlah tenaga kerja yang ada. Keterbatasan jumlah lapangan pekerjaan ini adalah akibat dari banyaknya angkatan kerja yang lebih memilih untuk mencari lapangan pekerjaan dan bukan untuk mencoba membuat lapangan pekerjaan itu sendiri dengan cara berwirausaha. Kurangnya jumlah masyarakat yang memiliki jiwa wirausaha di Indonesia, antara lain disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang kewirausahaan, etos kerja yang kurang menghargai kerja keras, cepat puas dengan hasil kerja dan pengaruh penjajahan yang terlalu lama serta kondisi ekonomi yang belum membaik. Berdasarkan data BPS (Biro Pusat Statis) Tahun 2008 lebih dari 10 juta orang tidak memiliki pekerjaan. Tercatat angka kemiskinan 15,4 persen, artinya 10.3 juta jiwa dari jumlah penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Dalam hal ini, sikap mental yang baik dalam mendukung pembangunan, khususnya pertumbuhan perekonomian, perlu ditanamkan pada diri individu masing-masing masyarakat. Sesuai yang dikemukakan oleh Charles Scrciber (Buchori Alma, 2001:15) berdasarkan hasil penelitian bahwa keberhasilan seseorang ditentukan oleh pendidikan formal hanya sebesar 15 % dan selebihnya (85 %) ditentukan oleh sikap mental atau kepribadian. Saat ini pengangguran tak hanya berstatus lulusan SD sampai SMA saja, tetapi banyak juga sarjana. Perusahaan semakin selektif menerima karyawan baru sementara tingkat persaingan semakin tinggi. Tidak ada jaminan seorang sarjana mudah memperoleh pekerjaan. Sebagai seorang mahasiswa yang ingin mengembangkan jiwa wirausaha (entrepreneur student). harus mampu belajar merubah sikap mental yang kurang baik dan perlu dimulai dengan kesadaran dan kemauan untuk mempelajari ilmu kewirausahaan, kemudian menghayati dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

1

Mengetahui pengertian wirausaha. 2. 3. Mengetahui pengertian indikator. Apakah yang dimaksud dengan karakter? 2. Apa saja indikator karakter wirausaha? 2 . Mengetahui pengertian karakter. C. Apakah yang dimaksud dengan wirausaha? 4. pengembangan serta penjabaran lebih lanjut tentang karakter dan indikartor karakter wirausaha dalam makalah ini dengan tujuan agar mahasiswa dapat memahami konsep dan karakteristik apa yang harus disiapkan untuk menjadi mahasiawa pengusaha (entrepreneurship student) dan mahasiswa dapat mengenal dan mempersiapkan strategi individu (individual strategy) untuk memulai sebuah usaha. karakter.Berdasarkan kesadaran tentang pentingnya mempelajari kewirausahaan ini maka penulis berpikir untuk mencoba membahas pengertian. TUJUAN 1. RUMUSAN MASALAH 1. B. Mengetahui indikator karakter wirausaha. Apakah yang dimaksud dengan indikator? 3. 4.

Sebaliknya. PENGERTIAN INDIKATOR Indikator adalah variabel yang membantu kita dalam mengukur perubahanperubahan yang terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung (WHO. kejam. 2008). tabiat. 3 . karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang individu. sehingga orang yang tidak jujur. bersifat. karakter adalah tabiat atau kebiasaan.com/pendidikankarakteruny. berperilaku. Adapun berkarakter adalahberkepribadian. temperamen. jiwa. jika pengetahuan mengenai karakter seseorang itu dapat diketahui. orang yang perilakunya sesuai dengan kaidah moral disebut dengan berkarakter mulia. ( http://ospekfmipa-artikel.majalahpendidikan. Sedangkan menurut ahli psikologi. akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain.webs. Pengertian karakter menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah “bawaan. perilaku (behaviors). Karena itu.htm) B. (http://www. Menurut bahasa. PENGERTIAN KARAKTER Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku. motivasi (motivations). Menurut Tadkiroatun Musfiroh (UNY. rakus dan perilaku jelek lainnya dikatakan orang berkarakter jelek. sifat-sifat kejiwaan. karakter mengacu kepada serangkaian sikap (attitudes). personalitas. budi pekerti. bertabiat. 1981).BAB II PEMBAHASAN A. watak”. hati. kepribadian.html) Karakter berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang disusun oleh Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) memiliki arti tabiat. dan keterampilan (skills). maka dapat diketahui pula bagaimana individu tersebut akan bersikap untuk kondisi-kondisi tertentu.com/2011/05/artikel-pendidikan-konseppendidikan. dan berwatak”. sifat. perilaku.

Pendidikan dan Kesejahteraan Amerika Serikat.pahlawan.doc) C. pengertian wirausaha bila ditinjau dari segi kosakata adalah orang tangguh yang melakukan sesuatu. teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.Indikator adalah suatu ukuran tidak langsung dari suatu kejadian atau kondisi. sedangkan usaha memiliki arti bekerja. dan gagah berani. Jadi.unggul. menciptakan serta menerapkan cara kerja.2010) 4 .pejuang. sikap. Bila kita lihat dari asal katanya wirausaha terdiri dari 2 kata yaitu wira dan usaha. (Arif Sugiono. 1993) Indikator ialah statistik dari hal normatif yang menjadi perhatian kita yang dapat membantu kita dalam membuat penilaian ringkas.ugm. dan berimbang terhadap kondisi-kondisi atau aspek-aspek penting dari suatu masyarakat(Departemen Kesehatan. 1969) (http://www.kmpk. 2. melakukan sesuatu. dan kemampuan wirasaha. sikap. Kewirausahaan adalah semangat. perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari. disebutkan bahwa : 1.ac. Wira memiliki arti ksatria. komprehensif. PENGERTIAN WIRAUSAHA Kini istilah wirausaha bagi kita itu sudah tidak asing lagi karena sering menjadi bahan seminar dan perbincangan yang sangat popular di kalangan umum. Sejalan dengan definisi secara umum.id/data/SPMKK/6dINDIKATOR%20KINERJA(rev %20Feb%2703). definisi wirausaha berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahaan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995. perilaku. Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat. Misalnya berat badan bayi berdasarkan umur adalah indikator bagi status gizi bayi tersebut (Wilson & Sapanuchart.

bukan hanya sekadar dengan cara yang lebih baik. berpikir positif yang juga merupakan sifat dan watak yang dibutuhkan oleh wirausahawan agar dapat maju dan sukses. Tugas Wirausaha adalah melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda. • Berorientasi pada tugas dan hasil. ketekunan dan ketabahan.B Say). (http://sariyati. Wirausaha adalah orang yang memindahkan sumber-sumber ekonomi dari daerah dengan produktivitas rendah ke daerah dengan produktivitas dan hasil lebih tinggi (J. maka akan berimplikasi pada orientasi yang dimilkinya. individualitas. berorientasi laba. Wirausaha adalah orang yang menciptakan cara baru dalam mengorganisasikan proses produksi (Schumpeter). Meredith (1996) mengemukakan ciri-ciri dan watak kewirausahaan sebagai berikut: • Percaya diri. tekad kerja keras mempunyai dorongan kuat. KARAKTER WIRAUSAHA Sikap dan perilaku seseorang pada uumnya dipengaruhi oleh sifat dan wataknya.Wirausaha adalah orang yang mengambil resiko dengan jalan membeli barang sekarang dan menjual kemudian dengan harga yang tidak pasti (Cantillon). Apabila seseorang memiliki sifat dan watak yang baik. dengan karakteristik watak yang meliputi kebutuhan untuk berprestasi. dan optimism. • Pengambilan risiko. dengan karakteristik watak yang lebih pada kemampuan untuk mengambil risiko yang wajar dan suka tantangan.staff. energetic dan inisiatif.gunadarma. 5 .pdf) D.ac. Di antara orientasi yang dimilikinya tersebut meliputi orientasi pada kemajuan. dengan karakteristik watak yang selalu mempunyai keyakinan. ketidaktergantungan.id/Downloads/files/7175/bab+1+Kewirausahaa n_ok.

diantaranya adalah : • Wirausaha adalah seorang pencipta perubahan (the change creator). Wirausaha berani memaksa diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain. Vernon A. baik antar orang maupun antar fenomena kehidupan. dengan karakteristik pandangan ke depan. siang dan makan malam bagi wirausaha. Budayawan Gde Prama (1996). dengan karakteristik watak yang inovatif. sebagai peluang disbanding sebagai kesulitan.• Kepemimpinan. menanggapi saran-saran dan kritik. Berorientasi ke masa depan. mempunyai perspektif. dengan karakteristik watak yang lebih pada berperilaku sebagai pemimpin. Musselman (1989) mengemukakan indikator yang pantas menjadi seorang wirausaha adalah sebagai berikut: • • • • Keinginan yang kuat untuk berdiri sendiri Kemampuan untuk mengambil risiko Kemampuan untuk belajar dari pengalaman Memotivasi diri sendiri 6 . • Wirausaha selalu melihat perbedaan. untuk kemudian bereksperimen dengan pembaharuan-pembaharuan. kreatif serta fleksibel. juga berpendapat bahwa sifat dasar dan kemampuan yang biasanya ada pada diri seorang wirausaha. bergaul dengan orang lain. Perubahan ibarat menu makan pagi. • • Keorisinilan. bukan sesuatu yang harus diulangi. • Wirausaha melihat pengetahuan dan pengalaman hanyalah alat untuk memacu kreativitas. • • Wirausaha adalah seorang pakar tentang dirinya sendiri. • Wirausaha cenderng mudah jenuh terhadap segala kemampuan hidup. Ahli lain.

Adapun sikap dan perilaku yang harus dijalankan oleh pengusaha menurut Kasmir (2006) adalah sebagai berikut: • • • • • • • • • Jujur dalam bertindak dan bersikap Rajin. tepat waktu.• • • • • • • Semangat untuk bersaing Orientasi pada kerja keras Percaya diri sendiri Dorongan untuk berprestasi Tingkat energi yang tinggi Tegas Yakin pada kemampuan diri sendiri (Arif Sugiono. dan tidak pemalas Selalu murah senyum Lemah lembut dan ramah-tamah Sopan santun dan hormat Selalu ceria dan pandai bergaul Fleksibel dan suka menolong Serius dan memiliki rasa tanggung jawab Rasa memiliki perusahaan tinggi 7 .2010) Sikap dan perilaku pengusaha merupakan bagian penting dalam karakter wirausaha. Sikap dan tingkah laku menunjukkan kepribadian seseorang.

Inisiatif dan selalu proaktif Berorientasi pada prestasi Berani mengambil risiko Kerja keras Bertanggung jawab Komitmen Hubungan baik dengan berbagai pihak 8 .Menurut Kasmir ada beberapa ciri wirausahawan yang dikatakan berhasil yaitu: • • • • • • • • Memiliki visi dan tujuan yang jelas.

BAB III PENUTUP A. tingkat energi yang tinggi. semangat untuk bersaing. memotivasi diri sendiri. dan keterampilan (skills). motivasi (motivations). Vernon A. perilaku (behaviors). Untuk menjadi wirausahawan yang sukses kita perlu menanamkan karakter-karakter wirausaha tersebut. percaya diri sendiri. sedangkan indikator adalah suatu ukuran tidak langsung dari suatu kejadian atau kondisi. Ahli lain. kemampuan untuk belajar dari pengalaman. yakin pada kemampuan diri sendiri. Dimana diketahui bahwa karakter mengacu kepada serangkaian sikap (attitudes). tegas. Simpulan Banyak Ahli yang mengutarakan Indikator karakter wirausahawan. dorongan untuk berprestasi. kemampuan untuk mengambil risiko. Musselman (1989) mengemukakan indikator yang pantas menjadi seorang wirausaha adalah keinginan yang kuat untuk berdiri sendiri. 9 . orientasi pada kerja keras.

Arif dan Kurnianing Isololipu. Diakses dari http://www.gunadarma.30 WIB.-. Yogyakarta: Pustaka Timur. 4 Maret 2013 pukul 16.com/pendidikankarakteruny. -. Jakarta: Rajawali Pers.pdf pada hari Senin. Sariyati.ac. Diakses dari http://ospekfmipa- artikel.00 WIB.kmpk. Kewirausahaan.30 WIB.staff.com/2011/05/artikel-pendidikankonsep-pendidikan. Diakses dari http://www.doc pada hari Senin.id/Downloads/files/7175/bab+1+Kewirausa haan_ok.id/data/SPMKK/6dINDIKATOR %20KINERJA(rev%20Feb%2703).Ospek FMIPA UNY 2011.45 WIB.webs.majalahpendidikan. -. Indikator Kinerja.ac. -.ugm. Kasmir.2010.4 Maret 2013 pukul 17. Kewirausahaan edisi revisi.html pada hari Senin. Berani Hidup Kaya: Jurus Jitu Menjadi Entrepeneur Andal. 2011.DAFTAR PUSTAKA Sugiono.htm pada hari Senin. 10 . 4 Maret 2013 pukul 16. 4 Maret 2013 pukul 16. Diakses dari http://sariyati.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful