LAPORAN RESMI PRAKTIKUM TEKNIK DIGITAL

Praktikum 1 GERBANG DASAR LOGIKA

Oleh: Novitasari NIM 101910201056

Asisten Nilai

: Neny Agustin :

LABORATORIUM DASAR DAN OPTIK PROGRAM STUDI S1 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JEMBER TAHUN 2012

kalkulator. Gerbang-gerbang dasar ini bekerja atas dasar logika tegangan yang digunakan dalam teknik digital. Mempelajari fungsi dari gerbang dasar logika Mengetahui karakteristik gerbang dasar logika 1. multiplekser ataupun encoder dan decoder dalam teknik digital.1. 2. Kondisi tegangan “ada tegangan” mempunyai istilah lain “berlogika satu” (1) atau “berlogika tinggi” ( high). Bentuk dasar blok dari setip rangkaian digital adalah suatu gerbang logika. Sebenarnya. Setiap orang yang bekerja dibidang elektronika digital memahami dan menggunkan gerbang logika biner setiap hari. transistor. 1. Bagi yang telah mengetahui dari apa dan bagaimana suatu fungsi digital seperti halnya pencacah dibentuk hal ini tak akan menjadi masalah. IC akan kita gunakan untuk menyusun rangkaian digital. Ingat. relay. Semua fungsi digital pada dasarnya tersusun atas gabungan beberapa gerbang logika dasar yang disusun berdasarkan fungsi yang diinginkan. Dalam teknik digital apa yang dinamakan logika tegangan adalah dua kondisi tegangan yang saling berlawanan. gerbang logika merupakan blok bangunan untuk komputer yang paling rumit sekalipun. Gerbang logika akan kita gunakan untuk operasi bilangan biner . . Logika tegangan adalah asas dasar bagi gerbang-gerbang logika.2.BAB I PENDAHULUAN 1. Landasan Teori Gerbang yang diterjemahkan dari istilah asing gate. namun bagi pemula dan autodidak yang terbiasa menggunakan serpih IC berdasarkan penggunaannya akan menjadi memiliki pendapat yang salah mengenai teknik digital. Tujuan 1. Boleh jadi mereka mengenal istilah pencacah (counter). adalah elemen dasar dari semua rangkaian yang menggunakan sistem digital. dan harganya yang rendah. tetapi adakalanya mereka tidak tahu dari apa dan bagaimana alat-alat tersebut dibentuk. diode atau IC. Oleh menggunaannya yang sangat luas.3. dan peralatan digital lain kadang dianggap oleh orang awam sebagai sesuatu yang ajaib. Gerbang logika dapat tersusun dari saklar sederhana. Latar Belakang Komputer. peralatan elektronika digital sangat logis dalam opersinya. Ini dikarenakan oleh mudahnya mendapatkan fungsi tersebut dalam bentuk satu serpih IC (Integrated Circuit). sehingga timbul istilah gerbang logika biner.

Penggunaan logika tegangan pada gerbang-gerbang dasar yang akan dibahas berikut mungkin akan memberikan jawaban yang cukup memuaskan. karena rangkaianrangkaian ini digunakan untuk memenuhi hubungan-hubungan logika. NOT. ilustrasi ini menggambarkan sebuah sumber tegangan. Pada bagian ini akan dipraktikumkan macam-macam hubungan logika dengan menggunakan IC (Integrating Circuit) yang sudah tersedia dipasaran. sebaliknya logika nol dapat dianalogikan dengan membuka saklar sehingga “tak ada tegangan” yang diberikan pada lampu sehingga lampu padam. Taraf rendah dinyatakan dengan 0. Kemudian ada dua taraf tegangan. Gambar 1. Dalam suatu sistem digital seperti pada komputer. NAND. sebuah saklar. pengendalian. Tentunya operasi tersebut diulang-ulang dalam jumlah yang besar. atau sistem komunikasi digital hanya memiliki beberapa operasi dasar saja.logika tersebut. Operasi dasar yang dimaksud adalah rangkaian AND. Lampu menyala berarti logika satu dan lampu mati menunjukkan logika nol. Disini lampu mewakili logika. Operasi dasar tersebut disebut gerbang (gate) atau rangkaian logika. Bagi para pemula. yaitu taraf rendah (low level) yang biasa dinamai L dan taraf tinggi (high level) yang biasa dinamai H. XOR. sedangkan taraf tinggi dinyatakan dengan 1. NOR. dan NOR. XNOR. Agar lebih jelas. Logika satu dapat disamakan dengan menutup saklar sehingga “ada tegangan” yang diberikan pada lampu sehingga lampu menyala. Setiap rangkaian logika memiliki satu atau lebih jalan masuk (input circuit) dan hanya satu jalan keluar (output circuit). atau sistem pengolahan data. sedikit penjelasan diatas tak akan memberikan gambaran apaapa tentang bagaimana suatu rangkaian berbasis logika digital dirancang. dan sebuah lampu.sedangkan “tidak ada tegangan” memiliki istilah lain “berlogika nol” (0) atau “berlogika rendah” (low). OR . lihat Gambar 1. .

Tabel kebenaran gerbang logika: .

IC OR HD74LS32P. 2. NOR. Gambar Rangkaian Percobaan Gerbang AND Gerbang OR Gerbang NOT Gerbang NAND Gerbang NOR Gerbang X OR Gerbang X NOR . Mencatat output led hidup sebagai logika 1 dan mati logika 0. Membahas dan membuat kesimpulan. NAND HD74LS00P. AND HD74LS08P. LED.2. togel switch). Alat dan Bahan 1. NOR HD74LS02P. Memberi masukan nilai biner pada tiap gerbang AND. 2. Catu daya. OR.1. NOT. Trainer Kit (Gerbang logika. XNOR.BAB II METODOLOGI PRAKTIKUM 2. X-OR 52A6K1N dan X-NOR P0248SB 3. 2. NAND.3. Prosedur Praktikum 1. dan XOR. 2. 3.

4 Tabel Kebenaran Gerbang NAND A 0 0 1 1 3.5 Tabel Kebenaran Gerbang NOR A 0 0 1 1 B 0 1 0 1 X (LED) 1 0 0 0 B 0 1 0 1 X (LED) 1 1 1 0 .1 Tabel Kebenaran Gerbang AND A 0 0 1 1 B 0 1 0 1 Y (LED) 0 0 0 1 3.BAB III ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN 3.1.1.1.3 Tabel Kebenaran Gerbang NOT A 0 0 1 1 B 0 1 0 1 A 1 1 0 0 B 1 0 1 0 3.1.1.1. Data Hasil Percobaan 3.2 Tabel Kebenaran Gerbang OR A 0 0 1 1 B 0 1 0 1 Y (LED) 0 1 1 1 3.

7 Tabel Kebenaran Gerbang X NOR A 0 0 1 1 Keterangan : 1 = LED menyala 0 = LED mati B 0 1 0 1 X (LED) 1 0 0 1 .3.1.6 Tabel Kebenaran Gerbang X-OR A 0 0 1 1 B 0 1 0 1 X (LED) 0 1 1 0 3.1.

IC HD74LS32P untuk OR. HD74LS08P (AND). NOT AND NAND OR . NOR. NAND. XOR. dari semua gerbang yang telah disebutkan tadi setiap gerbang tersebut memiliki karakteristik masingmasing. HD74LS00P (NAND). NOT. dan XNOR. pada gerbang dasar ada yang memiliki input satu dan juga ada yang dua.3. 52A6K1N (X-OR) dan P0248SB (X-NOR). Di mana masingmasing memiliki 14 terminal (port). sedangkan pada outputnya setiap gerbang logika memiliki satu pin saja. dengan input tegangan (Vcc) berada pada port 14 dan ground pada port 7. IC yang digunakan adalah jenis . OR. HD74LS02P (NOR). Pembahasan Pada praktikum pertama teknik digital yaitu tentang gerbang logika yang terdiri dari gerbang logika AND.2. gerbang logika dasar yang memiliki hanya satu pin input adalah gerbang NOT.

Ilustrasi gerbang AND dapat dilihat pada gambar berikut: Disini saklar dipasang secara seri sehingga lampu akan menyala (output berlogika satu) hanya jika kedua saklar ditutup (kedua input berlogika satu). Gerbang AND dipergunakan untuk mengalikan variabel pada suatu persamaan logika. Output ini hanya akan bernilai satu jika semua inputnya bernilai 1. Untuk kombinasi penutupan saklar yang lain. lampu akan tetap padam (output berlogika nol). . Komponen AND ini mempunyai beberapa jalan input dengan satu jalan output. Tanda yang dipergunakan untuk menyatakan operasi ini adalah ‘titik’.NOR X-OR X-NOR Percobaan pertama yakni mengenai gerbang AND.

dan jika salah satu input dari gerbang AND terdapat logika nol maka keadaan outnya akan bernilai nol. 0) maka output akan berlogika 0. misalnya empat atau delapan. Output akan bernilai nol bila semua input nol. . 1) maka nilai output akan berlogika 1. percobaan kedua yakni mengenai gerbang OR. Jika salah satu input satu maka outputnya satu. Gerbang . Gerbang OR dipergunakan sebagai penjumlah variabel dalam suatu persamaan logika. Bila kedua saklar dibuka (kedua input berlogika nol) lampu akan padam (output berlogika nol). Ilustrasi dari gerbang OR bisa dilihat dalam Gambar sebagai berikut: Ilustrasi sebuah gerbang OR Disini input untuk rangkaian adalah saklar 1 dan 2. Gerbang OR ini mempunyai beberapa input dan satu output. Artinya inputnya bisa lebih dari dua. Yang jelas adalah semua gerbang logika selalu mempunyai hanya satu output. Selanjutnya. Berdasarkan tabel kebenaran percobaan gerbang OR maka didapatkan yaitu jika salah satu pin input bernilai satu maka nilai outputnya akan bernilai satu juga kecuali jika kedua input gerbang logika OR bernilai nol maka nilai outputnya bernilai nol. Demikian pula bila saklar 1 dibuka (input 1 berlogika nol) dan saklar 2 ditutup (input 2 berlogika 1) lampu akan tetap menyala (output berlogika satu).Berdasarkan tabel kebenaran yang telah didapatkan pada percobaan gerbang AND adalah jika kedua input bernilai logika satu maka keadaan outputnya akan bernilai satu juga. Tanda yang dipergunakan umtuk menyatakan operasinya adalah tanda”+”. jika nilai inputnya 1 semua (1 . Gerbang AND berfungsi sebagai pengali nilai pada inputnya misalnya jika input memiliki nilai 1 dan 0 (1 .gerbang ini memiliki paling sedikit 2 jalur input. . bila rangkaian 1 ditutup (Input 1 berlogika satu) dan saklar 2 terbuka ( input 2 berlogika nol) maka lampu akan menyala (output berlogika satu).

Sebaliknya bila saklar 1 dibuka (input berlogika nol). Saklar 1 dianggap sebagai input gerbang sedangkan lampu sebagai outputnya. Yang perlu dicatat disini adalah relay yang dipakai normal on. relay menjadi tak bekerja sehingga saklar kembali menutup dan menyalakan lampu (output berlogika satu). Berdasarkan tabel kebenaran yang diperoleh maka dapat diketahui karakteristik dari gerbang logika NOT sendiri adalah membalikkan nilai input. yang berarti memadamkan lampu (output berlogika nol). Membalik dalam hal ini adalah mengubah menjadi lawannya. Bila saklar 1 ditutup (input berlogika satu). Gerbang NOT atau juga bisa disebut dengan pembalik (inverter) memiliki fungsi membalik logika tegangan input nya pada outputnya. Difungsikan sebagai pembalik logika. Dari gerbang-gerbang logika yang digunakan pada praktikum kali ini hanya gerbang logika NOT yang memiliki satu kaki input. Ilustrasi sebuah gerbang NOT Keadaan awal dari rangkaian tersebut adalah: saklar 1 terbuka dan saklar 2 tertutup yang berarti lampu menyala. Karena dalam logika tegangan hanya ada dua kondisi yaitu tinggi dan rendah atau satu dan nol. maka membalik logika tegangan berarti mengubah satu menjadi nol atau sebaliknya mengubah nol menjadi satu. artinya dalam keadaan tak bekerja relay menyebaban saklar 2 menutup. atau jika nilai inputnya 0 semua (0+0) maka nilai output akan berlogka 0. Gerbang NAND memiliki sifat output adalah kebalikan dari output yang dimiliki oleh gerbang AND atau bisa . tegangan akan masuk ke relay dan menyebabkan bekerja membuka saklar 2. sebaliknya bila ia bekerja saklar 2 justru terbuka.OR berfungsi sebagai penjumlah nilai pada inputnya misalnya jika input memiliki nilai 1 dan 0 (1+0) maka output akan berlogika 1. Berikut ini adalah ilustrasi dari gerbang NOT yang mungkin dapat memperjelas cara kerjanya. jadi ketika input bernilai nol maka output akan bernilai satu begitu pula sebaliknya ketika nilai input bernilai satu maka output akan bernilai nol. Percobaan selanjutnya yakni mengenai gerbang NAND.

gerbang X-NOR adalah gerbang yang keadaan outputnya sama dengan keadaan output pada gerbang X-OR yang kaki outputnya dihubungkan dengan gerbang NOT. . sehingga ketika input bernilai sama maka nilai output akan bernilai satu. dan jika kedua kaki input pada gerbang ini memiliki nilai satu maka output akan bernilai nol. begitu pula sebaliknya jika nilai berbeda terdapat pada kaki input maka keadaan outputnya akan bernilai satu.B+A. dapat diartikan bahwa nilai output pada gerbang ini adalah kebalikan dari keadaan output yang dimiliki gerbang OR. sedangkan untuk gerbang X-NOR digunakan untuk mendeteksi nilai genap. dua buah AND dan sebuah gerbang OR. dan jika semua kaki dari input gerbang NOR bernilai nol semua maka kaki output akan mengeluarkan logika satu. jadi output pada gerbang AND dihubungkan pada kaki atau pin input pada gerbang NOT. sehingga nilai output pada gerbang logika NAND akan satu jika salah satu atau keduanya memiliki nilai nol. maka outputnya akan menghasilkan logika 1. Sedangkan untuk gerbang X-NOR adalah kebalikan dari gerbang X-OR.dikatakan bahwa gerbang NAND adalah gabungan dari gerbanng AND dan NOT. Jadi bila pada salah satu input gerbang NAND diberi logika 0. Percobaan kelima yakni mengenai gerbang NOR Untuk gerbang NOR adalah gerbang yang memiliki sifat sama dengan gerbang OR yang pin atau kaki outputnya dihubungkan dengan gerbang logika NOT. Gerbang XOR adalah kependekan dari Excklusive OR yaitu gerbang yang memiliki karakteristik jika nilai input pada gerbang XOR memiliki nilai yang sama maka keadaan outputnya akan bernilai nol. dan jika keadaan input berbeda. Gerbang X-OR difungsikan sebagai pendeteksi nilai ganjil. maka keadaan output akan bernilai nol. Percobaan selanjutnya gerbang X-OR yang merupakan kombinasi dari tiga jenis gerbang dasar yang dirangkai sedemikian hingga menghasilkan persamaan output sebagai berikut: A.Fungsi gerbang Ex-OR adalah sebagai rangkaian pembanding. outputnya akan menghasilkan logika 0 hanya bila semua inputnya diberi logika 1. jika salah satu atau kedua kaki atau pin dari gerbang NOR bernilai satu maka keadaan output akan bernilai nol.B Dari persamaan tersebut jelas bahwa gerbang Ex-OR dibentuk dari dua buah NOT.

difungsikan sebagai pendeteksi nilai ganjil. 2. OR adalah gerbang logika yang ouput bernilai 1 jika salah satu atau kedua inputan bernilai 1 dan fungsinya sebagai penjumlah pada inputnya. 7. difungsikan sebagai pembalik logika. 5. Kesimpulan Dari praktikum diatas. NOT adalah gerbang logika yang outputnya merupakan kebalikan dari inputnya. dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. AND adalah gerbang logika yang output bernilai 1 jika semua inputan 1 dan fungsinya sebagai pengali pada inputnya.1. 3. 6. XNOR adalah gerbang logika yang nilai outputnya merupakan kebalikan dari gerbang XOR. 4.BAB IV PENUTUP 4. Dan difungsikan untuk mendeteksi nilai genap . NAND adalah gerbang logika yang nilai outputnya merupakan kebalikan dari gerbang AND NOR adalah gerbang logika yang nilai outputnya merupakan kebalikan dari gerbang OR XOR adalah gerbang logika yang nilai outputnya 1 jika nilai inputan berbeda.