Nabi Isa dalam Al-Quran dan Bible

Kisah atau sejarah kehidupan Nabi Isa AS hingga kini masih kontroversial. Tidak hanya di kalangan umat Nasrani dan Umat Islam, tetapi juga di antara kaum muslimin sendiri. Hal ini disebabkan perbedaan temuan data maupun cara penafsiran terhadap sebuah teks, termasuk teks Al-Quran. Misalnya saja, masalah apakah Nabi Isa wafat secara wajar atau diangkat ke langit oleh Allah, terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama. Sekedar contoh, apa yang tertulis dalam kitab tafsir Al-Maraghi karya Ahmad Musthafa al-Maraghi, tentang ayat 158 surat An-Nisa yang berbunyi : “… tetapi (yang sebenarnya) Allah mengangkat Nabi Isa kepada-Nya. Dan Allah Maha Perkasa dan Maha Bijaksana”. Ibnu Jarir, yang mengutip pendapat Ibnu Juraih, berpendapat, kata mengangkat pada ayat tersebut bukan berarti Allah mengangkat roh atau jasad Nabi Isa ke langit, tetapi berarti mewafatkan dan menjaga kesucian Nabi Isa dari orang-orang kafir yang berusaha menzaliminya. Sedangkan Ibnu Abbas berpendapat, Nabi Isa diangkat ke langit dalam bentuk rohnya saja. Tetapi jumhur atau mayoritas ulama berpendapat, Nabi Isa diangkat oleh Allah dalam bentuk jasad dan rohnya. Pendapat ini didasarkan pada sebuah hadits berkenaan dengan Mi’rajnya Rasulullah saw, yang menyebutkan, Rasulullah melihat Nabi Isa dan Nabi Yahya di langit kedua (lihat kitab tafsir al-Maraghi jilid 2 juz ke-5 halaman 14). Pendapat lain dikemukakan oleh Irene Handono, konsultan kristologi Masjid Agung Al-Azhar Jakarta. Menurutnya, yang dimaksud mengangkat adalah mengangkat derajatnya. Jadi, Nabi Isa tetap diwafatkan oleh Allah, seperti manusia lainnya. Irene Handono tadinya seorang Nasrani yang taat. Setelah mendalami ajaran-ajaran Islam, dengan hidayat Allah ia memeluk Islam. Sumber datanya tidak hanya dari satu pihak. Ia mencoba menguak misteri wafat, kebangkita, kenaikan (diangkat Allah ke langit), serta turunya Nabi Isa ke bumi pada akhir zaman nanti, dengan bersumberkan Al-Quran dan Bible. Berikut wawancara Alkisah dengan Irene : Pertanyaan : Bisa Anda jelaskan sejarah Nabi Isa AS dalam Al-Quran dan Bible ? Sebelum membahas masalah tersebut, ada beberapa hal yang penting untuk dijelaskan, karena hal ini sangat berkaitan erat dengan konsep ketuhanan Yesus Kristus. Yaitu soal penyaliban Nabi Isa AS. Doktrin Kristen menegaskan, Isa Al-Masih yang oleh kalangan Kristen disebut Yesus, meninggal di kayu salib. Konsep penyaliban ini menjadi tonggak akidah umat Kristen tentang kenaikan dan kebangkita Yesus,

memang mendapat hukuman salib dari penguasa Romawi saat itu karena beliau dianggap menghujat Allah dengan mengatakan bahwa ia adalah anak Allah. yang artinya “Tuhanku. hari Sabat adalah hari ketujuh. kira-kira jam 12″. ketika diajukan ke wali negeri. seperti dijelaskan dalam kitab Perjanjian Lama. mengapa Engkau meninggalkan aku?!” Hari itu adalah hari persiapan Paskah. gereja menyatakan bahwa Paskah adalah Hari Kebangkitan Yesus. Yesuslah yang disebut-sebut sebagai anak domba bukit Paskah. “Elli. Dalam perkembangan selanjutnya. Tuhanku. Bagi umat Yahudi. Kaisar Romawi Pontius Pilatus memutuskan untuk menyerahkan Isa Al-Masih kepada orang-orang Yahudi untuk disalib di Bukit Golgota (Bukit Tengkorak). Setelah sampai di Bukit Golgota kira-kira jam tiga sore. menurut keyakinan Kristen. Orang yang bekerja pada hari itu dihukum mati. Dalam Injil dijelaskan. tinggal 2. berserulah Isa Al-Masih. Dalam persiapan Paskah. “Hari itu ialah persiapan Paskah. manusia terbebas dari siksaan akibat dosa tersebut. termasuk melakukan penyaliban. Tepat giliran Isa Al- . dari kata pesah. sebenarnya dilaksanakan sebagai peringatan pembebasan bangsa Israel dari bangsa Mesir. dan untuk mempercepat proses kematian Isa Al-Masih dan pengikutnya. orang-orang Yahudi minta para serdadu Romawi mematahkan kaki mereka. Istilah Paskah berasal dari bahasa Ibrani. Dengan penyaliban itu. sebelum memasuki hari Sabat.5 jam. Terdesak oleh waktu. artinya “melewati”. tetapi pintu-pintu rumah orang Ibrani dilewati. Nabi Isa. bukan jam 12 malam atau jam 00. Isa Al-Masih dituduh makar karena mengaku sebagai raja Yahudi. hari yang suci. Pada saat itu. waktu yang tersisa untuk menyelesaikan pekerjaan penyaliban. Elli lamma sabakhtani?!”. dalam sejarahnya. karena pergantian waktu menurut tradisi Yahudi adalah terbenamnya matahari. dan besoknya adalah hari Sabat (Sabtu). dalam kitab Perjanjian Baru. jam 6 sore. Tuhan berhenti bekerja pada hari tersebut.00. Dengan demikian. Isa Al-Masih memang harus disalib untuk menebus dosa umatnya sebagai akibat dosa yang diwariskan Adam dan Hawa. Tetapi. Maka Isa Al-Masih dipaksa manggul salib ke Bukit Golgota. karena ambang atas dan kedua tiang pintu rumah mereka ditoreh dengan darah anak kambing domba.yang pada ujungnya mengarah pada pengakuan ketuhanan Yesus. Upacara ini. Maka beliaupun mendapat hukuman salib. yang ketika itu anak-anak sulung orang Israel dibunuh. (Yohannes 19:14). Sedang. sehingga orang Yahudi dilarang bekerja. kira-kira jam 12 siang.

ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa ia telah mati. duduk di surga di sebelah kanan Allah dan menjadi Tuhan. mati. tetapi yang disalib sampai mati adalah Yudas Iskariot alias Yahuda Ashkhariyuti. Namun. ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Isa putra Maryam rasul Allah itu’. bukan memeriksa bahwa Yesus telah mati. tapi beliau tidak mati. sebab mereka menyangka Isa Al-Masih telah mati. Dari situ bisa diambil kesimpulan. kebenaran ini justru ditolak oleh umat Kristen demi konsep ketuhanan Yesus yang dirumuskan dalam Konsili Nicea pada 325 Masehi. “Pilatus heran saat mendengar bahwa Yesus sudah mati. “Tetapi.”(Yohanes 19:33). Pada kejadian tersebut para serdadu hanya melihat. Lolosnya Nabi Isa dari pematahan kaki merupakan pertolongan Allah atas hambaNya. saat itu Isa Al-Masih belum meninggal. mereka mengira Yesus sudah mati.Masih. Maka ia memanggil serdadu dan menanyakan kepadanya apakah benar Yesus sudah mati. Tapi. Penelaahan saya terhadap ayat-ayat Bible tersebut membuktikan. Benarkah pendapat ini ? Pendapat seperti itu sulit dipertanggungjawabkan. namun akhirnya diselamatkan oleh Allah dengan cara diserupakan kondisinya sebagai orang mati . Dan. sebab Al-Quran sama sekali tidak pernah menyebut atau mengisahkan nama tersebut. Isa Al-Masih tidak meninggal di kayu salib. sebenarnya mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya (hingga mati). Nabi Isa memang disalib. para serdadu Romawi ternyata tidak mematahkan kakinya.”(Markus 15:44). “Dan lantaran perkataan mereka yang mengatakan. bangkit atau hidup kembali. Konsep ketuhanan itu mengharuskan adanya “proses evolusi ketuhanan Yesus” sebagai berikut : penyaliban. Padahal. eliau hanya pernah mengalami bahaya penyaliban. Berdasarkan catatan sejarah dan tinjauan ilmu pengetahuan. mereka tidak mematahkan kakinya. saat itu Isa Al-Masih belum meninggal. waktu satu hari (saat itu hari Jumat) belum cukup untuk membuat Isa Al-Masih meninggal di kayu salib. Isa Al-Masih tidak mati di kayu salib. melainkan hanyalah diserupakan saja pada mereka…”(Quran Surat An-Nisa :157). umumnya orang yang disalib baru mengalami kematiannya minimal dua hari. Ia hanya pingsan. kondisi pingsan itulah yang dilihat para serdadu sebagai kondisi mati. Kronologi peristiwa yang diungkapkan oleh Bible justru menunjukkan. Pertanyaan : Anda juga menemukan penjelasan dalam Al-Quran tentang penyaliban Nabi Isa ? Al-Quran secara gamblang menjelaskan. Pertanyaan : Ada pendapat. Jadi.

Dimanakah tempat yang dimaksud oleh ayat ini ? Para ahli tafsir merujuk dataran tinggi di sebuah bukit sebelah barat Laut Mati. Yunani dan Aram (bahasa sehari-hari yang dipakai Nabi Isa). juga kitab suci Apokriba (kita yang tidak boleh dibaca umat Kristen). yang meyimpan sekitar 800 dokumen yang ditulis sekitar tahun 200 sebelum Masehi sampai 50 Masehi dalam bahasa Ibrani. mulai mengizinkan para sarjana yang berkepentingan untuk menelitinya. Namun penyembunyian itu berakhir September 1991. yaitu biara tempat kediaman sekte Esenes. Hal ini. banyak rahasia yang disembunyikan oleh kelompok kecil sarjana yang menguasai dokumen tersebut. ketika sebuah lembaga penelitian di California. yang menyimpan empat set fotografi koleksi Dead Sea Scrolls. Pertanyaan : Dimanakah Isa Al-Masih menjalani kehidupan sampai usia lanjut dan dimakamkan ? “Dan telah kami jadikan Isa putra Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi kekuasaan Kami. mengartikannya orang yang rambutnya bercampur dengan yang putih karena usianya yang lanjut. Jadi Isa Al-Masih tidak meninggal di salib. Tempat ini dikenal dengan Bukit Qumran. yaitu Dead Sea Scrolls atau Gulungan Laut Mati. artinya seorang yang berusia antara 30 sampai 50 tahun. Kata dewasa. sampai empat dekade berikutnya. Hal ini sesuai dengan keterangan Al-Quran surat Ali Imran ayat 46. Jadi beliau hidup dan dimakamkan disana. misalnya. dalam buku Bible dalam Timbangan. dan Kami melindungi mereka di suatu tanah tinggi yang datar yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir. . melainkan selamat dan tetap hidup bahkan sampai usia lanjut. Pertanyaan : Mengapa data-data penting itu tidak banyak diungkap ? Karena ada pihak-pihak tertentu yang berkepentingan dengan soal ini. Di antaranya terdapat 127 dokumen ayat-ayat Bible. Palestina. “Dia dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan ketika sudah dewasa”. dapat kita cermati dari fenomena naskah yang terkenal. di Gua Qumran. Imam Raghih. menurut Kamus Bahasa Arab Al-Munjid fil Lughati wal A’lami.dengan cara pingsan.” (Quran Surat Al-Mukminun 23:50). sekitar 10 mil sebelah timur Jerusalem. Sejak penemuannya pada tahun 1947 oleh seorang gembala domba Badui.

kita tidak perlu secara panjang lebar membuktikan benar-tidaknya kebangkita Isa Al-Masih. sehingga terbuka lebar-lebar kesempatan memberi pengobatan sekaligus makanan.Frank M. bagaimana bisa dikatakan beliau masih hidup ? Dalam keadaan pingsan. untuk lebih meyakinkan kebangkitan itu sendiri perlu telaah kritis. seperti telah dikatakan tadi. serdadu Romawi menganggap Nabi Isa telah meninggal. Sirakh dan Yobel. tentu beliau dikubur ? Kebangkitan Isa Al-Masih termasuk doktrin utama umat Kristen. Pertanyaan : Jika Nabi Isa telah dikubur. Doktrin kebangkitan menegaskan bahwa. Namun.”(I Korintus 15:17). Sebenarnya. melainkan diletakkan di atas batu di dalam liang lahad. dan kamu masih hidup dalam dosamu. sampai luka-luka Nabi Isa sembuh. Dalam sebuah simposium yang digelar oleh Oregon . Mayat tidak ditanam ke dalam tanah. bagaimana dengan kebangkitan Isa Al-Masih ? Kalau dianggap mati. Yesus dibangkitkan oleh Tuhan (Yesus meninggal hari Jumat. sia-sialah kepercayaan kami. Sebab. seperti yang dilakukan para murid Nabi Isa AS. “Dan jika Kristus tidak dibangkitkan. Disembuhkan dan dikeluarkan dari kuburnya. Kondisi kubur seperti ini memberi dua kemungkinan. terletak di gua ataupun yang sengaja dibangun berbentuk semacam tempurung dan berpintu. yang apokrifa atau diragukan keasliannya bagi pemeluk Katolik dan Protestan. Kedua. tiga hari setelah kematiannya di kayu salib. Paulus mengatakan. bangkit hari Ahad). Maka beliau diturunkan dari kayu salib kemudian dikubur. karena masih ada ruang untuk bergerak dan bernafas. editor naskah Dead Sea Scrolls dan seorang pakar bahasa Ibrani dan Barat di Harvard University memperingatkan bahwa naskah gulungan itu akan membongkar misteri yang aneh di sekitar AlKitab. Pertama. masalah tersebut di kalangan sarjana-sarjana Kristen sendiri menimbulkan pro dan kontra. memungkinkan orang lain memasukinya. hilangnya Isa Al-Masih dari kubur itulah yang diyakini oleh pemeluk Kristen sebagai Kebangkitan Yesus (dari kubur). Apalagi. seperti Kitab Tobit. Nah. Isa Al-Masih tidak meninggal saat disalib. orang yang dimasukkan ke dalam ruang kubur masih tetap hidup. Cross. Pertanyaan : Lalu. Tentunya kuburan orang Yahudi tidak seperti kuburan kaum muslimin. Beliau diselamatkan oleh Allah lewat murid-muridnya.

. doktrin kebangkitan itu mendapat gugatan-gugatan kritis. sesungguhnya aku akan mewafatkan engkau dan mengangkat engkau kepadaKu dan membersihkan engkau dari orang-orang kafir. hadis-hadis tersebut termasuk hadis ahad. maka akan Aku putuskan nanti di antara kamu dari hal yang telah kamu perselisihkan padanya itu”. Februari 1996.(Quran Surat Ali Imran 3:55). beliau tidak mati melainkan diangkat Allah ke langit. memahami bahwa kebangkitan dari kubur berarti Isa Al-Masih meninggal kemudian bangkit. yang berarti Isa Al-Masih belum meninggal saat disalib. Kedua. walaupun menurut Imam Bukhari sanadnya shahih. tidak bisa dijadikan pedoman yang kukuh. Al-Quran secara gamblang menjelaskan. Pertanyaan : Kalau Nabi Isa AS tidak meninggal dan beliau hidup sampai usia lanjut. “Wahai Isa. Amerika Serikat. Kesimpulan tersebut diambil dari beberapa fakta di bawah ini. Makna pengangkatan yang sama juga diberikan kepada Nabi Idris (dalam Quran Surat Maryam ayat 57). Sedangkan yang kedua memahami bahwa yang dimaksud kebangkitan adalah bangkit dari penyaliban. karena matannya mungkin bersinggung balik dengan Al-Quran yang dengan tegas mengatakan bahwa Isa Al-Masih wafat. “Setiap nafs (yang berjiwa) akan menghadapi kematian. Isa Al-Masih akan diangkat Allah bukan dalam arti diangkat secara fisik. sehingga tidak bisa dijadikan pedoman dalam soal akidah. Menyebut Isa Al-Masih berada di langit atau masih hidup hingga kini. Seperti manusia lain. hadis tersebut lebih baik ditinggalkan saja. Maka kepada Akulah tempat kembali. Padahal jumhur ulama berpendapat.”(Quran Surat Ali Imran 3:185). beliau pun akan terkena sunnatullah kematian. Umat Kristen sendiri terbagi menjadi dua kelompok dalam memahami kebangkitan. Isa Al-Masih telah diwafatkan oleh Allah. tatkala Allah berfirman. Pertama. dan akan menjadikan orang-orang yang mengikuti engkau lebih tinggi dari orang-orang kafir sampai hari kiamat. Kedua. Ketiga. “Ingatlah. Penggunaan kata rafa’a seperti yang kita temui dalam Surat Al-Mujadalah ayat 11. melainkan derajatnya. untuk menghindari kesalahpahaman seperti yang terjadi pada jemaah Ahmadiyah Qodian. Pertama.State University. “Allah akan mengangkat orang-orang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. berarti beliau tidak diangkat Allah ke langit.”. Pertama. ada hadis-hadis Nabi saw yang melukiskan akan tibanya suatu periode ketika Isa akan mengoreksi keislaman bani Israil yang menyeleweng dari syariat Nabi Musa. seperti dilaporkan majalah News Week edisi 8 April 1996.

dengan mudah juga diterima umat Islam. yang masih punya keterkaitan pada kepercayaan lamanya. kaum muqarrabin itu jumlahnya banyak sekali. Jadi dari logika saja. mengacu kembali akan ketidakbenaran konsep kenaikan Isa Al-Masih yang juga tertolak. Dan aku menjadi saksi bagi . yaitu Ka’ab Al-Akhbar dan Wahab bin Munabbih. berarti masih dalam lingkungan ruang dan waktu. yang keduanya bekas penganut Kristen. Dan kita jangan sampai keliru menganggap Isa Al-Masih satu-satunya yang dekat dengan Allah. bagaimanapun luasnya. kenaikan dan ketuhanan Yesus. “Dan Isa salah seorang yang dekat pada Allah (minal muqarrabin).” Kata dekat di sini bukan berarti dekat dalam ukuran ruang dan waktu. Boleh jadi juga orang-orang Kristen dan mungkin sebagian orang Islam ada yang berpendapat bahwa Isa Al-Masih duduk di kanan Allah itu menyandarkan pandangannya pada ayat Al-Quran yang artinya. adalah kepercayaan Nasrani yang tertuang dalam Bible. Pertanyaan : Bagaimana pendapat Anda bahwa Nabi Isa akan kembali ke dunia ? Kepercayaan bahwa Isa Al-Masih akan kembali ke dunia untuk menjadi hakim atas kesalahan umatnya.Ketiga. bagaimana Isa Al-Masih hidup di langit ? Apakah Tuhan ada di langit ? Langit itu. yaitu. Maka. siapa yang bisa berdampingan dengan Tuhan kalau bukan Tuhan ? Jadi. sehingga tidak perlu dipersoalkan lagi. Maka dua doktrin umat Kristen. Dan yang sudah tergolong muqarrabin ialah para nabi dan wali. hadis-hadis tersebut bermuara pada dua orang saja. Maksudnya beliau sangat mulia di sisi Allah karena iman dan takwanya pada Allah. Bagaimana Isa Al-Masih dengan tubuh jasmaninya hidup di langit yang udaranya di luar kesanggupan paru-paru insani? Atau apakah Isa Al-Masih disana dalam keadaan rohani saja ? Kalau demikian. yaitu kebangkitan. orang-orang shaleh dan bertakwa kepada Allah. Jadi. Mereka hidup dalam alam rohani di luar ukuran dunia fana ini. pemahaman itu merasuk ke dalam hati umat Islam. kondisi tersebut sama dengan kondisi manusia lainnya yang telah mati. ‘Sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. sedangkan Tuhan tidak dibatasi ruang dan waktu. logika mereka. karena ayat ini menunjukkan bahwa beliau hanyalah salah seorang diantara orangorang yang dekat dengan Allah. tetapi dekat dalam arti rohani. Sedangkan pendapat sebagian ulama bahwa Isa Al-Masih masih hidup di surga justru digunakan oleh kalangan Kristen untuk menyatakan orang Islam pun mengakui bahwa Yesus hidup di surga bersama Tuhan. “Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan mengatakan.

mereka selama aku berada di tengah-tengah mereka. tetapi setelah Engkau wafatkan aku. menurut saya. berarti umat Islam meyakini Isa Al-Masih sebagai Tuhan di akhir zaman. . beliau sanggup bersaksi hanya sepanjang yang beliau ketahui. doktrin tersebut bertentangan dengan Islam dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Engkaulah yang mengawasi mereka dan Engkau pulalah yang menyaksikan segalanya. sudah jelas. satu-satunya Hakim. apalagi meyakini doktrin kebangkitan dan kenaikan Isa AlMasih. Ketiga. selama beliau hidup diantara mereka. sesuai dengan firman Allah dalam Surat At-Tin ayat 8. Pertama. “Bukankah Allah itu Hakim seadil-adilnya?” Pendapat sebagian kalangan umat Islam bahwa Nabi Isa AS yang berada di langit akan turun ke dunia untuk menjadi hakim di akhir zaman justru dimanfaatkan kalangan Kristen sebagai bahan argumentasi bagi penyimpulan mereka. isi pernyataan Nabi Isa AS dalam ayat Al-Quran tersebut.”(Quran Surat Al-Maidah ayat 117). Sebab. Jadi. Kedua. Jadi. umat Islam tidak perlu lagi ragu-ragu. Allah-lah Penguasa hari akhir zaman. beliau diwafatkan Allah. yaitu Bani Israil. “Siapa yang layak jadi hakim kalau bukan Tuhan?”. Kalau umat Islam mengakui Isa Al-Masih sebagai hakim di akhir zaman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful