Ekologi Tanaman F.

Deru Dewanti PENGARUH SUHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN

1

Dalam perkembangan dan pertumbuhan tanaman salah satu faktor ekologi yang sangat mempengaruhi adalah faktor suhu. Faktor tersebut mudah diukur dan seringkali membatasi pertumbuhan dan distribusi tanaman. Suhu merupakan aspek intensitas dari energi panas. Aspek kapasitas panas energi juga penting tetapi suhu atau aspek intensitas energi pengaruhnya lebih langsung. A. Aspek fisik

Pengertian Suhu mencakup 2 aspek : Derajat Insolasi Insolasi menunjukan energi panas dari matahari dengan satuan gram kalori/cm2/jam Satu gram kalori adalah sejumlah energi yang dibutuhkan untuk menaikan suhu 1 gram air sebesar 10C Jumlah insolasi atau suhu suatu daerah tergantung kepada : (a) Latitude(letak Lintang) suatu daerah Pada daerah katulistiwa insolasi lebih besar dan sedikit variasi dibanding dengan sub tropis dan daerah sedang. Jadi, insolasi semakin kecil dengan bertambahnya latitude karena sudut jatuh radiasi matahari makin besar atau jarak antara permukaan bumi makin jauh. (b) Altitude (tinggi tempat dari permukaan laut) Semakin tinggi Altitude insolasi makin rendah. Setiap naik 1000 kaki suhu turun 30F (c) Musim Berpengaruh terhadap insolasi kaitannya dengan kelembaban udara dan keadaan awan (d) Angin Berpengaruh terhadap insolasi kaitannya bila angin membawa uap panas 1. Radiasi kalor Hampir seluruh energi kalor (panas ) di bumi berasal dari matahari. Energi itu terdiri atas energi radiasi yang tersusun dari bermacam-macam panjang gelombang elektromaknetik . panjang gelombang elektromaknetik yang di pancarkan matahari berbanding terbalik dengan frekuensinya:
1 f

λ=

Di mana λ f

adalah panjang elektromegnetik adalah frekuensi gelombang elektromagnetik

Energi radiasi yang berasal dari matahari sampai ke bumi disebut dengan incoming solar radiation ( insolasi). Insolasi terdiri dari gelombang pendek dan gelombang panjang . Spektrum gelombang elektromagnetik (matahari ) yang terdiri dari gelombang pendek ( kecil dari 400 mu) disebut dengan sinar ultra ungu . sedangkan gelombang yang panjang

Ekologi Tanaman F.Deru Dewanti

2

gelombangnya lebih dari 760 mu disebut dengan sinar inframerah. Ultra-ungu mempunyai efek foto kimia dan inframerah mempunyai efek fotokimia dan infra merah mempunyai efek fotothermal tertentu. Sudut pandang sinar matahari tergantung pada latitude, musim dan kemiringan (slope) . Sudut sinar matahari yang vertikal memberikan isolasi yang lebih besar bila dibandingkan dengan sudut sinar yang datangnya miring (obligue) . Intensitas isolasi terbesar pada saat tengah hari, karena sudut datang sinar hampir vertikal, dan intensitas insolasi yang terkecil terjadi pada pagi dan sore, karena sudut datang lebih miring dibandingkan dengan tengah hari. Sebaran insolasi dipermukaan bumi bervariasi munurut latitude. Insolasi tahunan terbesar di equator dan menurut sedikit demi sedikit ke arah kutub. Di daerah katulistiwa (equator) jumlah insolasi yang diterima selama satu tahun hampir empat kali lipat lebih besar dari kutub. Variasi insolasi yang diterima bumi juga disebabkan oleh : 1. Faktor Musim Energi matahari yang lebih lemah dimusim dingin daripada musim panas. Pada musim dingin sinar matahari harus menembus lapisan atmosfer yang lebih tebal . Hal ini juga berkaitan dengan sudut datang sinar. Pada sudut sinar datang 90 atmosfer manahan 22 % energi radiasi dan 99 % untuk sinar datang 5. berkurangnya panas ke arah kutub pada musim panas dapat diatasi oleh pertambahan panjang hari ( lamanya penyinaran) . matahari bersinar lebih lama berarti energi yang diterima lebih besar . 2. Faktor sudut datang dan kemiringan yang dikontrol oleh latitude 3. Faktor kecerahan atmosfir. Atmosfer yang mengandung banyak debu, uap ,air , gas-gas tertentu dan awan mengakibatkan energi matahari terhalang mencapai.permukaan bumi, sehingga insolasi kecil. Didaerah tropik lapisan pemantul dan penghambur lebih tipis dibandingkan dengan daerah sedang , namun pengaruh ini juga berfluktuasi sesuai dengan musim atau panjang hari. 4. Faktor yang dominan besarnya insolasi ditentukan oleh energi yang dihasilkan oleh matahari itu sendiri dan jaraknya dengan bumi. Matahari diperkirakan mengeluarkan energi setiap tahun sebesar 1- 3 x 10 kalori. Dari angka itu permukaan bumi menerima sebesar 2 gram kalori setiap luasan 1 cm dan setiap menit. Angka ini disebut dengan konstante matahari. Di samping itu besarnya energi matahari yang sampai kepermukaan bumi ditetukan pula oleh jarak matahari dengan bumi. Selama revolusi bumi ( bumi beredar mengelilingi matahari pada orbit nya) bumi membuat jarak yang berbeda setiap waktu dengan matahari, karena bentuk orbit bumi adalah seperti ellips. Matahari terletak pada salah satu titik fokusnya. Jarak yang terjauh dicapai bumi disebut dengan aphellium pada

berkurang kepadatannya.transfer panas di atmosfir pada umunya berlangsung dengan konveksi . 2. naik dan diganti oleh udara yang lebih padat dan berat. Konveksi Konveksi adalah transfer panas dengan cara aliran. Selebihnya dipantulkan kembali ke atmosfir melalui penguapan . refleksi dan lain-lain.Deru Dewanti 3 tanggal 1 juli dengan jarak kira-kira 1. Konveksi lebih umum terjadi pada zat cair dan gas. Konduksi Konduksi merupakan cara perambatan panas dari satu molekul ke molekul lainnya atau dari satu benda ke benda lainnya. hanya kira-kira 7 % yang dapat ditangkap oleh tanaman.52 x 10 km. lapisan udara sebelah bawah yang dipanasi oleh radiasi dan konduksi akan mengembang. Radiasi Radiasi adalah transfer panas dalam bentuk gelombang elektromagnetik. kira-kira 1. Konduksi berlangsung sebagai akibat bersentuhan antara benda yang suhunya tinggi dengan benda yang suhunya rendah atau dari molekul-ke molekul lain yang berbeda suhunya. Massa benda yang dipanaskan akan memuai sehingga massa jenisnya turun dan akan mengalir ke atas benda yang massa jenisnya lebih besar. Jarak terdekat disebut dengan perihellium . Transfer panas Pemindahan panas dari suatu benda ke benda lain dapat berlangsung dengan cara konduksi.49 x 10km. Konveksi berlangsung sebagai akibat berkurangnya massa jenis suatu zat bila dipanaskan. Proses rambatannya telah dibicarakan sebelumnya. Begitulah seterusnya sehingga lapisan atmosfer memperoleh panas yang hampir merata di lapisan dekat permukaan bumi. Massa udara yang turun dan berat. Massa udara yang turun dan berat itu menerima panas lagi dari radiasi dan konduksi seperti semula. . Dari seluruh radiasi energi matahari yang dipancarkan oleh matahari.Ekologi Tanaman F. konveksi dan radiasi.

Deru Dewanti 4 Ke tiga model transfer panas itu akan mempengaruhi suhu udara dan tanah serta suhu air permukaan bumi. B. Dibawah suhu 15ºC atau diatas 40ºC pertumbuhan tanaman menurun secara drastis. Suhu meningkatkan perkembangan tanaman sampai batas tertentu. Pada prinsipnya suhu yang dibutuhkan oleh organ tanaman diekspos dari matahari dan digunakan untuk beberapa proses. Hubungan antara suhu udara dan insolasi sering tidak kentara .6 c sampai pada ketinggian 1. Hubungan antara suhu udara haruan dan insolasi harian dapat dilihat pada gambar 1. .Ekologi Tanaman F. Hubungan suhu dengan pertumbuhan tanaman menunjukkan hubungan yang linear sampai batas tertentu. setelah tercapai titik maksimum (puncak) hubungan kedua variabel itu menunjukkan hubungan parabolik. Untuk pertumbuhan tanaman diperlukan suhu antara 15-40ºC.5 km ( Lockwood. Suhu akan mengaktifkan proses fisik dan proses kimia pada tanaman. Energi panas dapat menggiatkan reaksi-reaksi biokimia pada tanaman atau reaksi fisiologis dikontrol oleh selang suhu tertentu. 1974 dalam Monteith. karena disebabkan oleh awan dan partikel-partikel yang terdapat di atmosfir yang mengahlangi radiasi yang di terima atau sama sekali hilang di angkasa. Setiap kenaikan 100 meter dari permukaan laut di daerah tropik suhu turun kira-kira 0. setiap bulan dalam setahun. Sedangkan di daerah savana perbedaan panas dan dingin tercatat hanya kira –kira 7 c . suhu udara dapat mempengaruhi iklim mikro tanaman. Fluktuasi suhu harian dan insolasi dipengaruhi oleh kapasitas panas udara dan permukaan tanah serta variasi sudut penyinaran matahari selama satu hari. 1977) pada ketinggian yang sama di equator perbedaan suhu udara antara 20 c dan 30 C . ASPEK FISIOLOGIS Kisaran suhu di alam antara -273ºC sampai berjuta-juta ºC (di pusat matahari).

-Dapat diketahui bahwa panas dapat meningkatkan energi kinetik dari molekul-molekul tanaman yang membuat laju reaksi biokimia meningkat sampai batas tertentu dan panas yang terlalu tinggi tidak lagi menguntungkan pada tanaman. Kondisi ini dapat diartikan bahwa kenaikan suhu sebanding dengan penurunan aktivitas enzim pertumbuhan dan sebanding pula dengan kerusakan protein. ketersediaan oksigen dan karbondioksida serta unsur hara kadang-kadang menjadi faktor pembatas. -Dibandingkan dengan tahap A-B. Hal ini berarti bahwa percepatan pertumbuhan pada tahap C-D. -Fluktuasi kecepatan pertumbuhan pada tahap ini sering disebabkan oleh faktorfaktor tumbuh lainnya diluar suhu seperti air. Sehingga efisiensi penggunaan energi panas oleh tanaman adalah besar. dimana energi panas tidak lagi dapat meningkatkan laju pertumbuhan. Tahap C-D : -merupakan tahap pertumbuhan menurun. atau energi panas yang tertangkap molekul dapat meningkatkan gerakan-gerakan molekul dalam jaringan tanaman. -Pada tahap ini penurunan kecepatan pertumbuhan sebanding dengan kenaikan suhu. -Pada tahap ini energi panas dapat mengaktifkan seluruh sistem (perangkat) pertumbuhan. cahaya. tetapi masih dapat ditolerir oleh tanaman. garis proyeksi a-b selalu lebih besar daripada garis proyeksi c-d. sebagai bahan baku enzim.Ekologi Tanaman F. -Suhu meningkatkan laju pertumbuhan membentuk garis lurus (linear) dimana kurvanya merupakan fungsi eksponensial dengan suhu. sehingga rata-rata fluktuasi pertumbuhan dapat membentuk garis mendatar. .Deru Dewanti Pada Tahap A-B -merupakan tahap pertumbuhan yang sangat cepat. 5 -Titik B merupakan titik kritis dimana ketersediaan faktor tumbuh diluar suhu memegang peranan penting. Pada tahap B-C -kecepatan pertumbuhan tanaman menurun. Energi panas yang terbuang percuma berada pada jumlah yang kecil. Kondisi sedikit saja dibawah optimum dapat menjadi faktor pembatas (limiting factor).

Nilai-nilai dinyatakan dalam “day degrees” atau “degrees day” atau heat unit atau thermal unit Kegunaan sistim heat unit yaitu : 1. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman memerlukan sejumlah panas. Sejumlah suhu di atas batas aktivitas vital merupakan dasar dari sistim heat unit. Teknik ini menurut Newman dan Blair. Mengemukakan adanya perbedaan lamanya masa pertumbuhan bagi setiap varietas 2.6ºC. 1969. misalnya pembungaan. Melindungi panen dan mengurangi masa tidak aktif 4. Penggunaan praktis Reminder Index adalah untuk menentukan kebutuhan panas reaksireaksi fisiologis dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman mulai dari tanam sampai panen. Membantu meramalkan kebutuhan pekerja untuk pelaksanaan pabrik T baku = suhu baku (vital) . Jumlah satuan panas (heat unit) dalam satu hari diperoleh dari pengurangan suhu aktual dengan suhu dasar pada hari itu.Ekologi Tanaman F. 1988.2ºC. yaitu suatu metode pendekatan antara agronomi dan klimatologi. Suhu baku adalah titik suhu yang menunjukkan tidak terjadinya proses fisiologis tanaman. Perhitungan heat unit (satuan panas) atau remainder index yang cermat dapat menentukan saat tercapai suatu tahap perkembangan tanaman tertentu. masak fisiologis atau panen yang lebih akurat. Sistim ini disebut juga sebagai “ remainder index system”. RI =  (T mak + T min) − T Baku  ∑  2   Dimana : RI T mak T min = Reminder Index = suhu maksimum harian = suhu minimum harian Suhu baku suatu tanaman diukur dalam percobaan terkontrol dalam growth chamber. kedele 7. melihat hubungan antara laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman dengan akumulasi suhu rata-rata harian diatas suhu baku (dasar) suhu dasar bervariasi menurut jenis tanaman. jagung 10ºC. Suhu baku bervariasi pada setiap tanaman dan pada setiap proses perkembangan.8ºC dan kapas 16. Menentukan panen 3. Kebutuhan satuan panas (heat unit) tanaman dapat dihitung dari awal penanaman sampai panen. hal ini dikenal sebagai heat unit. Contoh suhu baku untuk tanaman kentang 7.Deru Dewanti THERMAL UNIT (REMAINDER INDEX) 6 Hubungan suhu dengan pertumbuhan tanaman dijelaskan dalam suatu metode ”remainder index” atau heat unit. Yahya.

Angin. hujan es. Suhu ekstrim (tinggi atau rendah) diluar suhu kardinal selama pertumbuhan dan perkembangan tanaman selalu ada dan pengaruhnya terdapat proses fisiologis tanaman sulit untuk dideteksi. taufan. Pengaruh suhu ekstrim dapat menyebabkan kesalahan-kesalahan dalam menetapkan tercapainya suatu fase pertumbuhan atau perkembangan tanaman. Tipe tanah sandy soil akan cepat panas. lereng dan drainase juga penting karena mempengaruhi keadaan kelembaban suhu 4.Ekologi Tanaman F. Metode ini dikenal dengan index fisiologis. Intensitas cahaya matahari diukur dalam gram kalori per cm 2 lebih dari akumulasi suhu Masalah pada head unit Kelemahan lain dari sistim penjumlahan suhu ini adanya faktor pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak langsung dipengaruhi oleh suhu. Altitude dan latitude mempengaruhi heat unit 5. Sistim ini tidak mempertimbangkan efek suhu siang dan malam dan selang suhu Masalah yang timbul dengan penerapan reminder index adalah tidak diperhitungkannya pengaruh merusak atau merugikan akan suhu ekstrim selama pertumbuhan dan perkembangan tanaman. .Deru Dewanti 5. Frost dan rusak akibat kekeringan tidak diperhitungkan dalam sistim ini 6. sedang heavy soil lambat 3. karena banyak aspek. Kesuburan tanah dimana faktor tersebut mempengaruhi kematangan. Membantu dalam mengontrol kualitas Hal yang membatasi penggunaan sistim heat unit antara lain yaitu : 7 1. Hubungan physiological index dan remainder index dapat dilihat pada gambar. Topografi. sebagai contoh kematangan dipercepat pada tanah yang mengandung P sedang pada tanah banyak mengandung N memperlambat kematangan 2. Berdasarkan kenyataan diatas lahir ide untuk menyusun suatu metode yang bermaksud untuk memperhitungkan pengaruh-pengaruh merusak akibat suhu ekstrim. Menolong pemanenan dan biaya produksi 6. insektisida dan penyakit sangat mempengaruhi hilai heat unit terhadap tanaman 7.

Pada suhu yang amat rendah respirasi terhenti dan biasanya diikuti pula terhentinya fotosintesa. sehingga proses nitrifikasi berkurang. Laju pertumbuhan populasi mikroba menurun dengan menurunnya suhu sampai di suhu 0ºC.Ekologi Tanaman F. keadaan unsur hara. Lapisan gabus dan lilin pada organ tanaman dapat menaruh pengaruh buruk yang disebabkan oleh suhu rendah. Suhu vital berada sedikit diatas titik beku.Deru Dewanti Pengaruh Suhu Minimum terhadap Tanaman - 8 Pada suhu rendah (minimum) pertumbuhan tanaman menjadi lambat bahkan terhenti. - Pada tanaman tropik memperlihatkan pertumbuhan yang terhambat pada suhu 20ºC laju pertumbuhan menurun dengan pesat menjelang suhu 10ºC dan mati setelah suhu turun terus dibawah 10ºC. Tanaman yang jaringannya kaya unsur kalium biasa lebih tahan terhadap suhu rendah. Kondisi ini dapat diartikan tercapainya suhu vital. - Suhu tanah yang rendah akan berpengaruh langsung terhadap populasi mikroba tanah. keadaan air. sehingga banyak proses penguraian bahan organik dan mineral esensial dalam tanah yang terhalang. Tanaman yang tumbuh didaerah yang berkecukupan air lebih sensitif daripada tanaman yang biasa hidup dilingkungan kering terutama pengaruh frost. Apabila kekurangan air ini terus menerus tanaman akan rusak. Hubungan suhu tanah yang rendah dengan dehidrasi dalam jaringan tanaman adalah apabila suhu tanaman rendah viskositas air naik dalam membran sel. Besarnya kerusakan orang atau jaringan tanaman akibat suhu rendah tergantung pada. sehingga aktivitas fisiologis selsel akar menurun. Keadaan ini sangat tergantung pada kondisi fisiologis tanaman. karena transpirasi meningkat. tetapi jaringan yang banyak mengandung nitrogen pada umumnya lebih rapuh. . Suhu tanah yang rendah akan berakibat absorpsi air dan unsur hara terganggu. morfologis dan kondisi fisiologis tanaman. tunas bunga dan buah. Aktivitas nitrobakteria menurun dengan menurunnya suhu. - Pada umumnya respirasi menurun dengan menurunnya suhu dan menjadi cepat bila suhu naik. - Suhu rendah pada kebanyakan tanaman mengakibatkan rusaknya batang. daun muda. karena kegiatan enzimatis dikendalikan oleh suhu.

Pembelahan sel. - Dalam siklus hidup tanaman kedua tahap ini merupakan fase kritis. Respirasi. kentang) didaerah beriklim sedang dibandingkan dengan hasil tanaman yang dicapai oleh tanaman yang sama ditanam pada daerah yang lebih panas. kecepatan pertumbuhan berbeda tidak nyata kalau waktu cukup lama. Pernyataan ini akan menjawab kenapa tanaman penghasil karbohidrat memberikan hasil yang lebih tinggi (seperti jagung. kalau faktor-faktor lain tidak menjadi pembatas. Suhu juga mempengaruhi produk sintesa dan metabolisme tanaman. - Pada tahap perkecambahan. Pada suhu optimum. Pada suhu rendah tanaman terangsang untuk membentuk polisakarida lebih banyak karena respirasi menurun. Panas memberikan energi untuk beberapa fungsi tanaman agar tanaman dapat melaksanakan proses-proses fisiologisnya. Kebutuhan energi pada tahap pembungaan ditujukan untuk pertumbuhan vegetatif dan digunakan untuk membetuk sel-sel gamet. .Deru Dewanti Pengaruh Suhu Optimum terhadap Tanaman - 9 Laju pertumbuhan tanaman berjalan pada kecepatan maksimum bila suhu berada pada kondisi optimum. dan tanaman tidadk stress air suhu daun mengikuti suhu udara dan suhu akar akan mengikuti suhu tanah. 1955). - Tanaman di daerah sedang. tetapi kecepatan pertumbuhan bertambah tinggi bila semakin dekat dengan suhu optimum. kecuali pada jenis tanaman tertentu pertumbuhan berlangsung cepat. (Shaw. Dalam selang suhu minimum ke optimum. - Pada jarak suhu optimum ke suhu maksimum. kecepatan pertumbuhan pada umumnya menurun. Tanaman akan muncul lebih cepat ke permukaan tanamah. Fotosintesa. kalau suhu tanah mendekati optimum (21 ºC). Kalau kebutuhan energi panas tidak terpenuhi tanaman tida dapat berkecambah atau berbunga. Kebutuhan energi yang besar ini dibuktikan suhu optimum untuk tahap perkecambahan dan pembungaan lebih besar dari pada suhu optimum untuk tahap lainnya dalam siklus hidup tanaman. suhu optimum untuk fotosintesa lebih rendah dibandingkan dengan suhu optimum untuk respirasi. Hal ini tentu berkaitan dengan kegiatan fotosintesa sebelumnya. selain untuk pertumbuhan energi juga dibutuhakn untuk menembus kulit biji.Ekologi Tanaman F. fase dimana permintaan tanaman akan suhu dan faktor tumbuh lainnya adalah besar. Laju akumulasi karbohidrat akan lebih cepat bila suhu semakin menurun menjelang panen. - Urutan pengaruh suhu terhadap fungsi tanaman adalah sebagai berikut : Pertumbuhan.

diantaranya enzim proteinase dan pepidase. Respon respirasi terhadap suhu tidak sama pada jenis tanaman dan pada setiap tahap perkembangan tanaman. bahkan ada yang sampai 85 ºC. Denaturasi portein terjadi pada suhu 45 ºC. - Translokasi asimilat terjadi dengan adanya molekul atau ion melintasi membran dari daun ke jaringan yang merismatik. karena terjadi denaturasi protoplasma oleh dehidrasi. Pada suhu tinggi translokasi asimilat terhalang karena terjadinya dehidrasi. Suhu tinggi yang datangnya tiba-tiba mempunyai daya tembus yang sangat kuat sehingga dapat mencapai bahan genetis dalam inti sel. suhu tinggi mengakibatkan rusaknya sistem pembelahan mitosis yang berlangsung dengan cytokinesis. yakni asam amino. . - Pada saat pembentukan sel generatif. - Pada suhu 45 ºC akan mengganggu aktivitas enzim. Sedangkan enzim peptidase merombak peptids menjadi asam amino. Mutasi gene dapat terjadi akibat suhu tinggi yang datangnya tiba-tiba. karena denaturasi karbohidrat lebih tahan dibandingkan protein. sedangkan karbohidrat baru rusak pada suhu diatas 55 ºC.Ekologi Tanaman F. laju transpirasi meningkat. Hal ini terlihat adanya kegagalan pembentukan biji. karena respirasi meningkat. Kelayuan akan terjadi bila laju absorpsi air terbatas karena kurangnya air atau kerusakan sistem vaskuler atau sistem perakaran. 10 Tanaman yang kadar karbohidrat tinggi lebih tahan terhadap suhu ekstrem tinggi. Tingkat kerusakan akibat suhu tinggi. Hal ini pula sebabnya suhu tinggi terjadinya gangguan pertumbuhan pada jaringan merismatik akibat asimilat sebagai bahan dasar tida dapat mencapai jaringan tersebut. akibatnya terjadi perubahan pasangan alel-alel dalam kromosom. karena penurunan defisit tekanan uap dari daya yang hangat dan suhu daun tinggi. lebih besar pada jaringan yang lebih muda. - Pada Suhu yang terlalu tinggi dan datangnya tiba-tiba akan menyebabkan terjadinya perubahan genetis dalam sel atau disebut juga mutasi. akrena pollengrain yang terbentuk steril. - Laju respirasi dipengaruhi oleh suhu. Bila suhu udara meningkat. Enzim proteinase berfungsi uantuk merombak protein menjadi lipids. Pada tanaman tropis respirasi maksimal terjadi pada suhu 40 ºC dan tanaman daerah sedang respirasi maksimal 30 ºC. respirasi rendah bahkan terhenti pada suhu 0ºC dan maksimal pada suhu 30 ºC-40 ºC. Oleh karena itu tidak berkecambahnya biji (terutama kedele dan jagung) pada suhu tinggi karena kegagalan metabolisme biji yang disebabkan oleh kekurangan bahan dasar. Suhu tinggi (diatas optimum) akan merusak tanaman dengan mengacau arus respirasi dan absorpsi air. yang mengakibatkan peningkatan tekanan uap air padanya.Deru Dewanti Pengaruh Suhu Maksimum terhadap Tanaman Jaringan tanaman akan mati apabila suhu mencapai 45ºC sampai 55 ºC selama 2 jam.

dan mulsa sintetis. tanaman akan mampu menyerap air dari dalam tanah. mulsa jerami banyak diaplikasikan pada tanah yang telah dieksploitasi berat agar kesuburan tanah pada jangka waktu tertentu dapat dikembalikan melalui pelapukan mulsa jerami tersebut. serta mempertahankan struktur. Mulsa yang menutupi permukaan tanah menyebabkan cahaya matahari tidak dapat langsung mencapai tanah.Ekologi Tanaman F. yaitu mulsa organik. Penghambatan penguapan air oleh pemulsaan dipengaruhi oleh tingkat penutupan permukaan tanah. kemudian kaleng diisi arang yang membara. Dalam usaha konservasi air pemberian mulsa bertujuan untuk menghambat penguapan air. sehingga temperaturnya lebih rendah dari tanah terbuka. suhu dan kelembapan tanah (Harist 2000). mulsa dapat dikelompokkan menjadi tiga . Mulsa jerami dapat dimanfaatkan untuk tiap jenis tanah dan tanaman. Dewasa ini mulsa plastik hitam perak telah diterapkan secara luas. Kedua peristiwa ini menyebabkan menurunnya fluktuasi temperatur tanah harian. Penutupan mulsa rumput guatemala lebih efektif dibanding oleh alang-alang. Energi matahari yang diterima tanaman akan mempengaruhi aktivitas fotosintesis. plastik dihamparkan di atas bedengan dan setiap ujung dan sisinya diberi patok (penjepit) agar kuat dan tidak begeser dari tempatnya. menekan pertumbuhan gulma.mengurangi penguapan. makin besar energi yang diterima tanaman makin tinggi aktivitas fotosintesisnya. bukan oleh tebalnya mulsa. mulsa anorganik. Bagian bawah kaleng ditempelkan pada plastik mulsa sehingga terbentuk lubang bulat sebesar lingkaran kaleng tersebut. Jumlah dan . Mulsa anorganik berasal dari bahan batu-batuan dalam berbagai bentuk dan ukuran seperti batu kerikil. Mulsa disamping berfungsi sebagai pelestari lengas tanah. mencegah erosi. karena warna perak dapat memantulkan cahaya matahari sehingga energi cahaya matahari yang diterima oleh tanaman lebih besar (Harist 2000). Mulsa dilubangi dengan menggunakan kaleng bekas susu kental manis. sehingga sampai batas waktu tertentu. Aplikasi penggunan Mulsa : -Pada perlakuan mulsa jerami. dalam jangka panjang juga akan meningkatkan kadar bahan organik tanah dan daya sangganya terhadap air. Bagian atas tutup kaleng dibuka dan diikat dengan kawat. Karena sifatnya yang mudah lapuk. bedengan ditutup dengan jerami kering setebal 2-3 cm. -Pada perlakuan mulsa plastik hitam perak. Pemberian mulsa dimaksudkan untuk memperkecil kompetisi tanaman dengan gulma. Mulsa organik berasal dari bahan sisa pertanian seperti jerami dan daun-daunan.Deru Dewanti 11 Mulsa Mulsa juga sering digunakan pada budidaya sayuran. Berdasarkan bahan dan cara pembuatan. Pada malam hari mulsa dapat mencegah pelepasan panas shingga temperatur minimum lebih tinggi. dan mulsa kimia sintetis berasal dari bahan plastik seperti mulsa plastik hitam perak (Harist 2000).

Gliricidia sepium atau Erythrina poeppigiana. Karakteristik tanaman yang terlalu banyak naungan : Pertumbuhannya terhambat dan lambat atau tinggi dan berkulit dengan batang lunak dan tidak dapat berkayu Daun hijau tua atau sangat gelap. sering memberikan terlalu banyak naungan. Naungan menurunkan kehilangan air dalam tanah (evaporasi) dan kehilangan air melalui daun (transpirasi). Juga menurunkan temperatur tanaman dan substrat. Pengaruh pada pertumbuhan tanaman: Dengan meningkatnya kadar air didalam tanah absrobsi dan transportasi unsur hara maupun air dalam tanah akan lebih baik sehingga pertumbuhan tanaman akan lebih baik . Jumlah naungan yang dibutuhkan berubah selama perkembangan tanaman. Pohon naungan seharusnya tidak menutup seluruh area.Ekologi Tanaman F. Selain memberikan kondisi kenyamanan kerja dalam nursery. harus disinari matahari penuh untuk membantu penyesuaian terhadap lingkungan. Bedengan yang telah ditutup mulsa didiamkan selama satu minggu sebelum tanam. Dengan meningkatnya umur tanaman. matahari harus juga menetrasi sepanjang hari. Praktek nursery yang baik adalah memotong cabangcabang tanaman naungan yang tumbuh kembali (pollard) untuk memungkinkan sinar masuk. naungan seharusnya diturunkan dan untuk 2 bulan terakhir sebelum tanaman dipindah ke lapang. Praktek nursery yang baik adalah mengatur jumlah naungan dan air bersama-sama. Praktek nursery yanng baik adalah menurunkan naungan selama pertumbuhan tanaman Aturan naungan Selama germinasi. sering digunakan sebagai pagar hidup merupakan . memerlukan lebih banyak air. beberapa spesies memerlukan lebih atau kurang dari jumlah tersebut. umumnya tanaman memerlukan naungan 40 – 50 %.Deru Dewanti 12 tempat lubang disesuaikan dengan jarak tanam atau lubang tanam. Naungan Pada tanaman nursery memerlukan perlindungan dari pengaruh lingkungan yang ekstrim hingga cukup kuat untuk menahannya. kuning Mudah terserang penyakit atau serangga Mudah terbakar matahari bila dipindah kelapangan Jenis naungan Naungan alami dari pohon sering lebih disukai oleh manager nursery karena termurah dan termudah untuk dikelola. Bila tanaman dengan sinar matahari penuh.

Naungan • Merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya yang terlalu tinggi. beberapa area mungkin terlalu gelap. Pada umumnya digunakan naungan penyaring 50% sinar matahari. hasil fotosintesis cukup untuk respirasi dan sisanya untuk pertumbuhan Dampak pemberian naungan terhadap iklim mikro • • Mengurangi IC di sekitar sebesar 30-40% Mengurangi aliran udara disekitar tajuk . Praktek nursery yang baik adalah memperbaiki .Deru Dewanti contoh dari pohon yang sangat pollard 13 karena cabang tumbuh kembali secara cepat. selama panas. bulan basah. Pohon Hal ini akan memberikan perlindungan naungan alami harus mempertahankan daunnya dalam musim kering (tahan kekeringan) dan kemudian kehilangan daunnya dimusim penghujan. butuh 30-40%. semua jenis tanaman tidak tahan IC penuh. Pohon berkembang lebih besar dan sistim perakaran lebih efisien dan akan mengambil air dan hara jauh dari benih dalam arti penambahan air dan pupuk perlu diterapkan pada tanaman nursery. menyesuaikan. bersih dari gulma terutama rumputan • Semakin jauh dari penaung. gulma mulai tumbuh semakin cepat • Titik kompensasi gulma rumputan dapat ditentukan sama dengan IC pada batas mulai ada pertumbuhan gulma • Tumbuhan tumbuh ditempat dg IC lebih tinggi dari titik kompensasi (sebelum tercapai titik jenuh). Sayangnya hal ini umumnya berlawanan dengan siklus pertumbuhan normal untuk kebanyakan pohon.Ekologi Tanaman F. Jika overlapp (tumpang tindih). Bahan yang dapat digunakan untuk penyediaan naungan termasuk daun palem. naungan tidak hanya diperlukan pada fase bibit saja. Naungan plastik tersedia dalam grade yang berbeda yang membatasi dari 30-95% sinar matahari. Satu ketidak untungan dari pohon naungan alami dekat perakaran terbuka atau alas germinasi adalah bahwa perakarannya dapat berkompetisi dengan benih untuk air dan hara. bulan kering tetapi memungkinkan sinar matahari masuk (penetrasi) selama dingin. air hujan dapat terkumpul dibeberapa titik dan jatuh berlebihan menimpa benih. khususnya saat pertumbuhan dekat atau dalam alas. juga dimanfaatkan sebagai salah satu metode pengendalian gulma • Di bawah penaung. • Pemberian naungan dilakukan pada budidaya tanaman yang umumnya termasuk kelompok C3 maupun dalam fase pembibitan • Pada fase bibit. diatasi dengan naungan • Pada tanaman kelompok C3. Tikar harus memungkinkan air hujan dan cahaya lewat dapat menembusnya. shade cloth dan rumput yang dapat dianyam menjadi tikar. tetapi sepanjang siklus hidup tanaman • Meskipun dengan semakin dewasa umur tanaman. intensitas naungan semakin dikurangi • Naungan selain diperlukan untuk mengurangi intensitas cahaya yang sampai ke tanaman pokok. dan menempatkan kembali bahan naungan pada saat tertentu untuk mencegah kerusakan tanaman. menyebabkan kerusakan. Jika tikar tidak datar. bambu.

unsur-unsur hara.Deru Dewanti • • • Kelembaban udara disekitar tajuk lebih stabil (60-70%) Mengurangi laju evapotranspirasi Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi tanaman 14 Hasil penelitian pada tembakau Dampak pemberian naungan pada pertanaman tembakau : • Laju transpirasi tanaman tembakau menurun sebesar 45. suplai KH dan auxin untuk pertumbuhan akar menurun. sifat morfologis tanaman. karena meningkatkan jumlah pori penyedia air tanah (melalui pengaturan temperatur dan evaporasi) • Besar kecilnya fotosintesis tergantung pada temperatur. kelembaban rendah.Ekologi Tanaman F. bibit yang kekurangan IC memiliki perakaran yang tidak berkembang • IC terlalu tinggi : fotooksidasi meningkat. suplai air. suhu tinggi. kematian daun (daun terbakar) • Penelitian pada penyetekan kakao: stek kakao mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan intensitas cahaya 20% lebih rendah dari IC penuh (stek kakao diberi naungan dengan intensitas sedang) • Penelitian pada pembibitan karet: bibit karet mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan IC 50% • Penelitian pada penyetekan vanili: bibit vanili mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan IC 30%-50% • Naungan dapat menghindari fluktuasi temperatur yang tinggi dan kadar air tanah • Naungan dapat digunakan sebagai saranan konservasi tanah. Puncak fotosintesis terkait dengan besarnya sinar dan temperatur Kekurangan Air Diatasi dengang naungan • Naungan mengurangi volume kecepatan aliran permukaan dan meningkatkan air tersedia bagi tanaman .6% • Evapotranspirasi tanah menurun sebesar 60% • Kadar air daun meningkat • Total luas daun tembakau meningkat 40% Pada Tanaman muda • Memerlukan intensitas cahaya relatif rendah • IC terlalu rendah aktifitas fotosintesis menurun.

Jadi. suhu rata-rata bumi 330 C lebih tinggi. dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Radiasi yang diterima bumi. kini suhu bumi telah naik sekitar 0. Hanya saja sebisa mungkin harus ditekan naiknya gas rumah kaca yang akan meningkatkan efek rumah kaca agar suhu bumi tidak semakin panas. suhu di dalam rumah kaca lebih tinggi daripada di luarnya. • • • • . Namun. Akibatnya. Seandainya tidak ada ERK. Dengan adanya ERK. namun tidak demikian sebenarnya. Namun gelombang panas itu terperangkap di dalam ruangan kaca serta tidak bercampur dengan udara dingin di luarnya. Efek rumah kacalah yang membuat bumi ini hangat dan laik huni. Sekitar 35% dari radiasi matahari tidak sampai ke permukaan bumi. suhu rata-rata bumi akan sekitar minus 180 C — terlalu dingin untuk kehidupan manusia. dan gas-gas tertentu sehingga hanya sekitar 51% yang sampai ke permukaan bumi. CO2. debu. bumi kita ini akan sangat dingin seberti bukit es. dan ozon (O3). Sisanya yang 65% masuk ke dalam troposfir.20 C lebih. • Pengalaman petani di atas kemudian dikaitkan dengan apa yang terjadi pada bumi dan atmosfir. ERK membuat suhu bumi sesuai untuk kehidupan manusia. maka sinar inframerah akan kembali memantul ke bumi dan suhu bumi menjadi naik. Dibandingkan tahun 50-an misalnya. metana (CH4). Di dalam troposfir ini. sebagian diserap sebagian dipantulkan. Gas yang menyerap sinar inframerah disebut Gas Rumah Kaca. mesosfir dan termosfer: Lapisan terbawah (troposfir) adalah yang yang terpenting dalam kasus ERK.Ekologi Tanaman F. Tanpa efek rumah kaca. terutama di musim dingin agar tanamannya tetap hangat. Sejauh ini kita masih melihat efek rumah kaca sebagai hal yang merugikan manusia.Deru Dewanti 15 GLOBAL WARMING (pemanasan global) dan EFEK RUMAH KACA Pemanasan global (global warming) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2). Inilah gambaran sederhana terjadinya efek rumah kaca (ERK). Yang lainnya dihamburkan dan dipantulkan kembali ke ruang angkasa oleh molekul gas. awan dan partikel. Radiasi yang diserap dipancarkan kembali dalam bentuk sinar inframerah Sinar inframerah yang dipantulkan bumi kemudian diserap oleh molekul gas yang antara lain berupa uap air atau H20. cahaya matahari menembus kaca dan dipantulkan kembali oleh benda-benda dalam ruangan rumah kaca sebagai gelombang panas yang berupa sinar infra merah. Terjadilah Efek Rumah Kaca. Efek rumah kaca sudah banyak diman-faatkan di Eropa oleh para petani. stratosfir. Sinar panas inframerah ini terperangkap dalam lapisan troposfir dan oleh karenanya suhu udara di troposfir dan permukaan bumi menjadi naik. metan (CH4). 37% merupakan radiasi langsung dan 14% radiasi difus yang telah mengalami penghamburan dalam lapisan troposfir oleh molekul gas dan partikel debu. ketika pancaran kembali sinar inframerah terperangkap oleh CO2 dan gas lainnya. Pengertian Efek rumah kaca • Istilah Efek Rumah Kaca (green house effect) berasal dari pengalaman para petani di daerah iklim sedang yang menanam sayur-mayur dan bunga-bungaan di dalam rumah kaca. 14 % diserap oleh uap air. berturut-turut: troposfir. Lapisan atmosfir terdiri dari. Hampir seluruh radiasi yang bergelombang pendek (sinar alpha. Yang terjadi dengan rumah kaca ini. Dari 51% ini. yaitu 150C. beta dan ultraviolet) diserap oleh tiga lapisan teratas.

tetapi bagian lainnya “dipantulkan” kembali ke angkasa oleh es. yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah sulfur dioksida (SO2). dan permukaan-permukaan reflektif bumi lainnya.Deru Dewanti 16 Efek rumah kaca disebabkan oleh • Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Keterkaitan antara efek rumah kaca. dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda. salju. Sebagaimana telah dijelaskan di atas. Namun sebagian dari energi panas tersebut tidak dapat menembus kembali atau lolos keluar ke angkasa." adalah lapisan dari berbagai macam gas yang menyelimuti bumi. setelah dipantulkan kembali berubah menjadi gelombang panjang yang berupa energi panas (sinar inframerah). inilah efek rumah kaca berlebihan karena komposisi lapisan gas rumah kaca di atmosfer terganggu. Dalam keadaan normal. Proses pancaran sinar matahari dari angkasa menembus atmosfer sampai menuju permukaan bumi hingga dapat kita rasakan suhu bumi menjadi hangat disebut efek rumah kaca (ERK) Tanpa ada efek rumah kaca di sistem ikim bumi. batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya. karena lapisan gas-gas atmosfer sudah terganggu komposisinya (komposisinya berlebihan). dapat dijelaskan sebagai berikut: "atmosfer. Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca. dan merupakan mesin dari sistem iklim secara fisik. sinar tampak adalah gelombang pendek. beberapa bagian dari sinar tersebut direfleksikan atau dipantulkan kembali oleh awan-awan dan debu-debu yang terdapat di angkasa. Energi yang masuk ke bumi mengalami : 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer 25% diserap awan 45% diadsorpsi permukaan bumi 5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi Energi yang diadsoprsi dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah oleh awan dan permukaan bumi. maka bumi menjadi tidak layak dihuni karena suhu bumi terlalu rendah (minus). Dari radiasi yang langsung menuju ke permukaan daratan sebagian diserap oleh bumi. Ketika pancaran/radiasi dari matahari yang berupa sinar tampak atau gelombang pendek memasuki atmosfer. yang kita rasakan. sehingga lebih dari dari kondisi normal. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM). Namun sebagian besar infra merah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya. air. Akibatnya energi panas yang seharusnya lepas keangkasa(stratosfer) menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi (troposfer) atau adanya energi panas tambahan kembali lagi ke bumi dalam kurun waktu yang cukup lama. sebagian lainnya diteruskan ke arah permukaan daratan. nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana (CH4) dan khloro fluoro karbon (CFC). Bagaimana Gas Rumah Kaca (GRK) berperan dalam efek rumah kaca dan merubah iklim bumi? Mekanisme terjadinya efek rumah kaca di bumi. pemanasan global dan perubahan iklim? Sinar matahari yang tidak terserap permukaan bumi akan dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke angkasa. efek rumah kaca diperlukan. untuk dikembalikan ke permukaan bumi.Ekologi Tanaman F. Selain gas CO2. akibatnya memicu naiknya suhu rata-rata dipermukaan .

• Mengurangi gas metan dengan cara memanfaatkan kotoran hewan ternak untuk bio gas. AC. lemari es yang mengeluarkan gas CFC. terjadilah perubahan iklim secara global. Besi.Ekologi Tanaman F. • Menghindari pembakaran sampah dengan cara mendaurulang sampah yang tidak bisa diurai oleh mikro organisme (plastik. • Tidak memakai produk spray. karet) • Menghemat pemakaian listrik. Karena suhu adalah salah satu parameter dari iklim dengan begitu berpengaruh pada iklim bumi.Deru Dewanti 17 bumi maka terjadilah pemanasan global. • Mereboisasi hutan-hutan yang gundul agar dapat menyerap CO2. Dampak efek rumah kaca -MencairNya Es di kedua kutub -Kebakaran hutan -Angin Ribut -Kekeringan Sebagai ilustrasi Upaya mengurangi Efek Rumah Kaca • Mengurangi pemakaian minyak bumi pada segala aktivitas (transportasi & industri) yang menghasilkan Gas rumah kaca. • Dll… .

Suhu selama Juli dan Agustus berbeda 80F dalam dua tahun dibeberapa negara bagian. area tanam jagung dan gandum musim dingin akan bergeser ke utara dan akan digantikan sorgum dan padi-padian. Produktifitas pertanian berubah-ubah secara nyata dari tahun ke tahun. Berdasarkan permodelan komputer. dan lain-lain. Rusia dan beberapa negara Afrika. Kemarau tahunan juga lumrah terjadi di area pertanian India. lama musim tanam. China. Hal serupa terjadi di India.5OC jika kadar CO2 meningkat duakali. dalam beberapa urutan besaran lebih tinggi dibanding dengan besar prediksi perubahan pelan-pelan iklim yang diajukan para ahli ekologi. Keprihatinan akan perubahan iklim dimasa depan dan perubahan yang lebih besar lagi akan diimbangi dengan penelitian mengenai manfaat peningkatan CO2 bagi fotosintesis dan berkurangnya kebutuhan tanaman akan air. Berdasarkan pengamatan obyektif di lapangan. rhubarb. lebih berpengaruh terhadap pertanian dibanding perubahan rata-rata. baik bagi pertambahan maupun intensitas masa tanam atau satuan tingkat pertumbuhan.Deru Dewanti PENGARUH EFEK RUMAH KACA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIFITAS TANAMAN 18 Iklim dan cuaca merupakan faktor penentu utama bagi pertumbuhan dan produktifitas tanaman pangan. antara tahun 1988 (kering dan panas) dan 1992 (basah dan dingin). Dan tak terdapat bukti bahwa perubahan iklim akan mempengaruhi perubahan cuaca tahunan. Hal ini akan sangat penting bagi pertanian yang terkait zona suhu. kecuali beberapa tanaman seperti pisang. diperkirakan akan lebih rendah dibanding permodelan iklim yang lemah dan kasar menggunakan komputer.5OC pada akhir abad nanti. Untuk kebanyakan tanaman pangan dan serat dan beberapa spesies lain perubahan dalam ketersediaan air memiliki akibat yang lebih besar dibanding kenaikan suhu. Kemarau terjadi dibeberapa tempat didunia setiap tahun. kelapa. buah-buahan. pemanasan global mempengaruhi variabel yang berpengaruh terhadap produktifitas pertanian. Fluktuasi iklim tahunan. Sistem produksi pertanian dunia saat ini mendasarkan pada kebutuhan akan tanaman setahun. Tanaman-tanaman tersebut dikembangbiakan dalam kondisi pertanaman tertentu. Perhatian petani akan tertuju pada perbedaan musiman dan antar tahun pada curah hujan. muka bumi rata-rata akan memanas sebesar 1. atau khusunya. salju.Ekologi Tanaman F. kacangkacangan. Besaran perbedaan antar tahun telah melampaui prakiraan perubahan iklim. dan tetap meningkatnya hasil. Hal ini digambarkan pada Musim panas daerah pertanian Jagung Amerika serikat. Juga mempertimbangkan efek langsung maupun biologis dari peningkatan kadar CO2 tersebut. anggur. perubahan iklim yang diakibatkan meningkatnya kandungan CO2 atmosfir dan gas rumah kaca lainnya terhadap produktifitas tanaman pangan. Di USA. jika terjadi dalam pola hujan dan suhu dengan kadar CO2 yang tinggi akan menguntungkan produksi tanaman pangan beririgasi.5-4. Perubahan yang diperkirakan. Secara keseluruhan iklim akan memanas 3 kali 1. Perubahan drastis cuaca. Tanaman dan ternak sangat peka terhadap perubahan cuaca yang sifatnya sementara dan drastis. Hal paling kritis yang belum diketahui adalah pola frekuensi kemarau. kenaikan suhu dapat diperkirakan dan akan berpengaruh terhadap pola hujan. . dan beda suhu dalam hari-hari yang berpengaruh pada tahap pertumbuhan. dan lebih rendah dikhatulistiwa. Kedua. Perbedaan cuaca antar tahun lebih berpengaruh dibanding dengan perubahan iklim yang diproyeksikan. beberapa sayuran seperti asparagus. Pertambahan areal pertanian beririgasi di Amerika terjadi di delta misisipi dan dataran utara. China dan Rusia bagian selatan. Dan interaksi Biologi dan Iklim terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pangan. Ketiga. Permodelan iklim secara regional telah dimodelkan dalam tingkat yang lebih kurang meyakinkan dibanding model untuk iklim global. Stabilitas dan keandalan produksi adalah sama pentingnya dengan besaran jumlah produksi itu sendiri. dan pemanasaan terbesar terjadi dikutub. Pengaruh Iklim terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Variabel menonjol yang diperkirakan akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman pangan akibat terjadinya peningkatan kadar CO2 adalah bumi yang memanas. Selama 70 tahuan. Makalah ini akan membahas implikasi dari effek rumah kaca. Petani selalu berhadapan dengan perubahan iklim.

Fotosintesa Netto adalah jumlah fotosintesa brutto minus fotorespirasi. Peningkatan efisiensi air ini merangsang pertumbuhan tanaman. ubi jalar. Pandangan yang berbeda mengenai pemanasan global yang memiliki bobot ilmiah yang baik muncul. tomat. Argentina. Dan tak dapat dibuktikan bahwa pengeluaran gas rumah kaca akan berpengaruh signifikan terhadap iklim dunia. Jagung. Pengaruh Biologis Langsung: Pertumbuhan Tanaman dalam rumah Kaca Efisiensi Fotosintesis Hanya sedikit keraguan bahwa kadar CO2 dalam atmosfir adalah kurang optimal bagi fototosintesis ketika faktor lain yang berpengaruh terhadap tanaman (cahaya. perubahan itu akan menambah masalah yang harus ditangani dalam dasa warsa kedepan. tanah yang menjadi gersang. Peningkatan Biomassa terbukti terjadi ketika dilakukan pengayaan CO2. terhadap beberapa tanaman komersial (padi. sebab-sebab pemanasan global juga lebih tidak dapat lagi dipastikan. suhu dan unsur hara) mencukupi. yang kini tengah dilakukan melalui rekayasa genetik. baik sebagai pelindung mengahadapi perubahan jangka pendek lingkungan. Kekeringan secara menyeluruh di dunia hampir tak pernah terjadi saat ini. seperti kemarau dan juga membantu menghadapi perubahan iklim dalam jangka panjang. China.Deru Dewanti 19 perubahan cuaca. memungkinkan negara dengan cuaca baik dapat menjaga keamanan pangan negara dari cuaca yang buruk. perlakuan kimiawi dan pola pengolahan. dengan peningkatan CO2 fotorespirasi diperkirakan akan menurun. yang membuktikannya.Ekologi Tanaman F. yang dipengaruhi oleh tekanan lingkungan. dan untuk mengkapitalisasi sumberdaya hayati bagi peningkatan produksi. akan melengkapi usaha peningkatan produktivitas tanaman. Ukuran Tubuh meningkat seiring rasio akar-batang. Ini akan memberi dua manfaat sekaligus. Masalah lain adalah Kelangkaan air dan kualitas air. Peningkatan fotosintesis akan meningkat sampai kadar CO2 mendekati 1000 ppm. dan beberapa tanaman hutan). bibit dan jumlah dan berat buah. . mencerminkan bahwa hasil tanam di USA. Kadar CO2 yang tinggi memicu penggunaan air yang efisian dalam tanaman C4 seperti jagung. Ubi Jalar. sekarang telah disimpulkan oleh beberapa ilmuwan bahwa model prakiraan iklim yang dibuat merupakan penyederhanaan yang sangat simplistis dari proses atmosfir dan lautan yang sangat kompleks. Terutama pada Kentang. Ada perbedaan antara spesies. kedelai. kentang. India. Beberapa praktek yang membahayakan kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan harus diubah bersamaan dengan tingkat produksi yang aman dan dapat diandalkan juga harus terus ditingkatkan. Rusia. tinggi tunas. kapas. Penelitian mengenai perubahan iklim. Dengan meningkatnya kadar CO2 menjadi dua kali sekarang secara global. Manfaat pengayaan CO2 terhadap pertumbuhan dan produktifitas tanaman saat ini telah dikenal telah dikenal luas. Rasio C:N bertambah. mendukung penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil paling pasti adalah tanaman tumbuh cepat dan lebih besar. Banyak pengujian yang dilakukan dalam lingkungan terkontrol secara penuh atau sebagian. percabangan. Canada dan Australia. Perkiraan sementara saat ini sekitar 5%-10% dari kenaikan produksi pertanian adalah akibat kenaikan kadar CO2. dan fotorespirasi setidaknya memiliki besaran mengubah 50% karbohidrat hasil fotosintesa kembali menjadi CO2. pengadaan energi dari bahan bakar fosil serta kelangsungan praktek pertanian yang sekarang ada. air. Dampak langsung yang dapat dijejaki dari peningkatan CO2 adalah peningkatan tingkat fotosintesa daun dan kanopi. gandum. Walau ada kepastian bahwa pertanian dunia dapat mengantisipasi perubahan iklim. Prakiraan terjadinya perubahan iklim membuat penelitian pertanian yang komprehensif menjadi sangat penting dalam menghadapi perubahan itu secara efektif. berat per luas. Lebih dari itu semua hasil panen meningkat. Ini tak selalu muncul dari fotosintesa netto. Spesies C3 lebih peka terhadap peningkatan kadar CO2 dibanding C4. Kedelai. Terjadi juga pertambahan luas dan tebal daun. hasil pertanian diperkirakan akan meningkat sampai 32% dari sekarang.

suhu. Satu faktor penting yang berpengaruh terhadap produksi tanaman namun masih merupakan misteri adalah pola musim kering yang terjadi. Kekurangan air adalah faktor pembatas utama dari produktifitas tanaman. Aspek penting dari peningkatan kadar CO2 dalam atmosfir adalah kecenderungan tanaman untuk menutup sebagian dari stomata pada daunnya. Kecenderungan ini telah terjadi di USA. hal ini juga berlaku untuk Cina. Implikasi dari hal itu bermacam-macam. pada tanaman kedelai. Gandum musim dingin yang lebih produktif dari gandum musim semi areal tanamnya telah meluas keutara sejauh 360 km. afrika utara dan sub sahara. luas areal pertanian beririgasi akan meluas sampai dataran utara dan delta Missisipi. Jagung mampu tumbuh di areal yang beraneka ragam kelembaban. USA. Kedelai dan Kacang tanah dapat tumbuh di daerah tropik sampai lintang 450 LU dan 400 LS.Deru Dewanti Efisiensi Penggunaan Air 20 Kebutuhan utama tanaman yang lainnya adalah air. di USA. Air kini telah menjadi permasalahan penting bagi lima negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia (China. India dan negara lain. Efek langsung dari kadar CO2 dalam atmosfir terhadap fotosintesis tanaman C4 adalah meningkatkan efisiensi air dalam fotosintesa. dan terakhir efisiensi penggunaan air. Sovyet. Produksi Sorgum dan padi-padian akan menggeser posisi areal gandum dan jagung tersebut. dan ketinggian dibumi ini. dimasa mendatang model dari atmosfir dan iklim akan lebih berkembang dan melengakapi dari apa yang sekarang telah dikembangkan. Eropa dan propinsi bagian utara China. Produksi Tanaman Pangan Beririgasi Perubahan yang telah diperkirakan mengenai penguapan dan suhu akibat efek rumah kaca dan pemanasan global sepertinya akan menguntungkan lahan pertanian beririgasi. ubikayu. China. sehingga sensitivitas tanaman terhadap perubahan iklim lebih dapat diketahui. hal serupa juga terjadi di Sovyet. Pertumbuhan dan Produkstifitas Tanaman: Kemampuan Adaptasi terhadap Suberdaya Iklim di Bumi Banyak tanaman pangan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim. Diperkirakan penggandaan kadar CO2 akan meningkatkan produktivitas tanaman di Amerika Utara. salah satunya adalah peningkatan daya tahan terhadap kekeringan dan berkurangnya kebutuhan air untuk pertanian. Diharapkan juga. ubijalar dan jagung dapat tumbuh dimana saja kelembaban dan suhu sesuai. Tanaman dengan cara fotosintesa C3 mendapat keuntungan dengan 3 cara. Areal produksinya di USA telah meluas ke utara sampai 800 km selam lima puluh tahun ini. Di USA. Sepertiga persediaan tanaman pangan sekarang tumbuh padi 18% lahan beririgasi. Kekeringan adalah hal yang paling ditakuti oleh para petani diberbagai negara produsen pangan. dan India. kedua peningkatan tingkat fotosintesis perunit luas daun. India. dan dengan itu berarti efisiensi penggunaan air meningkat. Juga tentu dinegara-negara temur tengah. Kebutuhan akan air menjadi semakin penting dan kritis. Dimana lingkungan lebih lembab dan diperuntukkan untuk tanaman biji-bijian dan kacang-kacangan. Di bumi padi. Ditambah dengan kemampuan rekayasa genetik yang kita miliki perluasan areal tanam akan semakin mungkin dan cepat terealisasi. Pertama meluasnya ukuran daun. hal ini ditunjukan oleh Roger et al. Hal ini adalah penemuan yang penting bagi bidang pertanian dan juga bagi ekologi. Pemanasan global akan lebih menguntungkan dibanding dengan kembalinya era es . Tanaman hortikultura dapat berkembang bebearapa musim diseluruh negara bagian USA.Ekologi Tanaman F. Dan pada tanaman C4 dan C3 mengurangi membukanya stomata. Bukti yang selama ini dikumpulkan menunjukan bahwa peningkatan CO2 di atmosfir meningkatkan efisiensi penggunaan air. Jagung dan Gandum kini bergeser mendekati daerah yang dingin dan lebih lembab. Indonesia). baik secara kualitas maupun kuantitas. 80–85 % konsumsi air bersih adalah untuk pertanian. Tanaman seperti Tebu dan Kapas semakin meluas areal tanamnya dengan dimanfaatkannya mulsa dan pelindung plastik. Dengan tertutupnya stomata ini penguapan air akan menjadi perkurang.

ini telah ditunjukan dalam beberapa eksperimen. Perubahan yang telah diperkirakan mengenai penguapan dan suhu akibat efek rumah kaca dan pemanasan global akan menguntungkan lahan pertanian beririgasi. Kesimpulan Efek langsung dari meningkatnya CO2. ilmuwan dan kebijkan pemerintah lebih diperlukan dibandingkan dengan perubahan pola hidup kita. karena memungkinkan penanaman tumbuhan tropis seperti mangga. jika terjadi pada masa yang akan datang. Perubahan Iklim yang mungkin akan berdampak pada hubungan tumbuhan – hasil panen – hama. nematoda dan wabah berdampak sangat merugikan bagi pertanian. dengan pengintegrasian penanganan hama. Namun secara garis besar dampak yang terjadi masih dapat kita kendalikan. Perubahan iklim secara drastis dan ekstrem sebagaimana yang selama ini dipublikasikan adalah hal yang sangat berlebihan. juga terdapat kontroversi mengenai besaran perubahan suhu yang terjadi. Perkiraan yang ada berkisar antara minus 1. dinegara bagian selatan USA. hasil pertanian tak dapat dipastikan.50C sampai 60C. Efek langsung dari meningkatnya CO2. berdampak positif terhadap tumbuhan dan produksi tanaman. Serangga. Pengendalian hama memasuki era baru. Terlebih dimana produksi tanaman pangan terpusat di Lintang 300 LU sampai 500 LS. Kadar gas rumah kaca selain CO2 juga telah meningkat melebih prosentase CO2 dan dengan efek pemanas yang setara CO2. Pada tanaman C4 dan C3 mengurangi membukanya stomata. sebagaimana dibahas diatas. kelembaban. kadar CO2 dalam atmosfir telah meningkat sebesar 25 % akibat pembakaran bahan bakar fosil dan penggundulan hutan tak ada yang menentangnya.Ekologi Tanaman F. Gulma. Peningkatan kandungan karbohidrat dan akumulasi nitrogen akan berpengaruh terhadap pola makan serangga. Pengaruh peningkatan CO2 adalah peningkatan tingkat fotosintesa daun dan kanopi. nanas dan pisang . . Prakiraan pengaruh CO2 terhadap iklim menimbulkan banyak spekulasi. Peningkatan fotosintesis akan meningkat sampai kadar CO2 mendekati 1000 ppm. dan ekosistem lain. berdampak positif terhadap tumbuhan. Prakiraan iklim dan cuaca regional dengan sebaran variabel seperti awan. Prakiraan Regional: Pola Iklim dan Respons Tanaman Sejak 1850. Efek langsung dari kadar CO2 dalam atmosfir terhadap fotosintesis tanaman C4 adalah meningkatkan efisiensi air dalam fotosintesa. dan beberapa riset telah dimulai untuk meneliti dampaknya terhadap hubungan hama dan tanaman dan strategi perlindungan tanaman. dan angin lebih tidak pasti lagi.Deru Dewanti 21 sebagaimana diprediksi beberapa dekade yang lalu. namun bila terjadi kekeringan sebagaimana ramalan hasil permodelan iklim yang sekarang. seperti tanaman biji-bijian dan kacang-kacangan. Pemanasan secara perlahan mungkin menguntungkan. pepaya. Tindakan dari petani. Namun terdapat kontrovesi mengenai kapan pemanasan global pertama kali muncul.

transfer panas di atmosfir pada umunya berlangsung dengan konveksi . 2. Konveksi lebih umum terjadi pada zat cair dan gas. Konveksi berlangsung sebagai akibat berkurangnya massa jenis suatu zat bila dipanaskan. hanya kira-kira 7 % yang dapat ditangkap oleh tanaman. Massa benda yang dipanaskan akan memuai sehingga massa jenisnya turun dan akan mengalir ke atas benda yang massa jenisnya lebih besar. lapisan udara sebelah bawah yang dipanasi oleh radiasi dan konduksi akan mengembang. Dari seluruh radiasi energi matahari yang dipancarkan oleh matahari.Deru Dewanti 22 PENGARUH SUHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN A Aspek fisik 1. Energi itu terdiri atas energi radiasi yang tersusun dari bermacam-macam panjang gelombang elektromaknetik . Selebihnya dipantulkan kembali ke atmosfir melalui penguapan . Proses rambatannya telah dibicarakan sebelumnya. Konduksi berlangsung sebagai akibat bersentuhan antara benda yang suhunya tinggi dengan benda yang suhunya rendah atau dari molekul-ke molekul lain yang berbeda suhunya. Transfer panas Konduksi Konduksi merupakan cara perambatan panas dari satu molekul ke molekul lainnya atau dari satu benda ke benda lainnya. refleksi dan lain-lain B Aspek Fisiologis . Massa udara yang turun dan berat itu menerima panas lagi dari radiasi dan konduksi seperti semula. Radiasi Radiasi adalah transfer panas dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Radiasi kalor Hampir seluruh energi kalor (panas ) di bumi berasal dari matahari. Massa udara yang turun dan berat. Begitulah seterusnya sehingga lapisan atmosfer memperoleh panas yang hampir merata di lapisan dekat permukaan bumi.Ekologi Tanaman F. berkurang kepadatannya. Konveksi Konveksi adalah transfer panas dengan cara aliran. naik dan diganti oleh udara yang lebih padat dan berat.

Angin. Frost dan rusak akibat kekeringan tidak diperhitungkan dalam sistim ini 6. sedang heavy soil lambat 3. hujan es. Menolong pemanenan dan biaya produksi 6. masak fisiologis atau panen yang lebih akurat. THERMAL UNIT Penggunaan praktis Reminder Index adalah untuk menentukan kebutuhan panas reaksi-reaksi fisiologis dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman mulai dari tanam sampai panen. Altitude dan latitude mempengaruhi heat unit 5. Membantu dalam mengontrol kualitas Hal yang membatasi penggunaan sistim heat unit antara lain yaitu : 1. Energi panas dapat menggiatkan reaksi-reaksi biokimia pada tanaman atau reaksi fisiologis dikontrol oleh selang suhu tertentu. Tipe tanah sandy soil akan cepat panas. Topografi. Membantu meramalkan kebutuhan pekerja untuk pelaksanaan pabrik 5. Mengemukakan adanya perbedaan lamanya masa pertumbuhan bagi setiap varietas 2. taufan. Dibawah suhu 15ºC atau diatas 40ºC pertumbuhan tanaman menurun secara drastis. Melindungi panen dan mengurangi masa tidak aktif 4. Perhitungan heat unit (satuan panas) atau remainder index yang cermat dapat menentukan saat tercapai suatu tahap perkembangan tanaman tertentu. lereng dan drainase juga penting karena mempengaruhi keadaan kelembaban suhu 4.Deru Dewanti 23 Kisaran suhu di alam antara -273ºC sampai berjuta-juta ºC (di pusat matahari). Menentukan panen 3. Intensitas cahaya matahari diukur dalam gram kalori per cm 2 lebih dari akumulasi suhu -Pengaruh Suhu Minimum terhadap Tanaman -Pengaruh Suhu Optimum terhadap Tanaman . Untuk pertumbuhan tanaman diperlukan suhu antara 15-40ºC. Suhu akan mengaktifkan proses fisik dan proses kimia pada tanaman. misalnya pembungaan. sebagai contoh kematangan dipercepat pada tanah yang mengandung P sedang pada tanah banyak mengandung N memperlambat kematangan 2. Kesuburan tanah dimana faktor tersebut mempengaruhi kematangan. insektisida dan penyakit sangat mempengaruhi hilai heat unit terhadap tanaman 7.Ekologi Tanaman F. Kegunaan sistim heat unit yaitu 1.

jerami. Aplikasi Pemberian mulsa dilakukan untuk meningkatkan jumlah air yang masuk ke dalam tanah dan meningkatkan daya menyimpan air dari tanah.Deru Dewanti -Pengaruh Suhu maksimum terhadap Tanaman 24 a. alang-alang. Mencegah penguapan air tanah Meningkatkan agregasi. porositas dan bahan organik tanah Penggunaan mulsa organik ( mulsa alang-alang) : Mencegah pencucian hara Mengendalikan kelembaban tanah Melindungi agregat tanah dari daya rusak butiran air hujan Mengendalikan tanman pengganggu d. b. Dengan pemberian mulsa. b. Fungsi: menjaga kelembaban tanah. dan tanaman legum lainnya c.Ekologi Tanaman F. glirisidia. Pemulsaan (mulching) merupakan penambahan bahan organik mentah dipermukaan tanah. Pengertian : merupakan bahan penutup tanah b. c. dan untuk menekan pertumbuhan gulma terutama pada awal pertumbuhan. pertumbuhan gulma dapat dikurangi sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik. d. Pemanfaatan sisa tanaman sebagai mulsa juga efektif melindungi tanah dari pukulan hujan untuk menghindari penghancuran agregat. Global Warming a. memperbaiki kesuburn tanah. Macam : plastik hitam. Pengertian Efek Global Warming Pengaruh Global Warming terhadap lingkungan pertanian Faktor penyebab terjadinya Global Warming Mekanisme terjadinya Global Warming Upaya pencegahan terjadinya Global Warming .

Artinya. berkurangnya gugur bunga dan buah. panjang buah. a. dan pH tanah (Tabel 2). Pengertian Efek Rumah Kaca Pengaruh Efek Rumah Kaca terhadap lingkungan pertanian Faktor penyebab terjadinya Efek Rumah Kaca Mekanisme terjadinya Efek Rumah Kaca Upaya pencegahan terjadinya Efek Rumah Kaca Pengertian El-Nino Pengaruh El-Nino terhadap lingkungan pertanian Faktor penyebab terjadinya El-Nino Mekanisme terjadinya El-Nino El-Nino . serta produktivitas dan kualitas buah paprika (yang dilihat dari bobot buah. Adanya naungan tersebut. c. d. temperatur yang rendah. nampak bahwa penggunaan plastik memberikan hasil yang paling baik . Selain mengurangi intensitas cahaya. nilai pH optimum. penggunaan naungan pada tanaman paprika ternyata dapat menurunkan suhu. e. translokasi dan akumulasi fotosintat dari organ sumber ke organ penerima.Deru Dewanti Dengan Naungan lebih 25 Baik Pentingnya peran naungan yang digunakan tanaman paprika terlihat nyata pada hasil pengamatan yang didasarkan kandungan khlorofil di daunnya. Penurunan pH akibat dari penggunaan naungan dapat membuat iklim agroklimat optimum bagi tanaman paprika. diameter buah. c. Intensitas cahaya yang terlalu berlebihan tersebut juga akan mengganggu perkembangan sel-sel klorofil yang mengakibatkan kandungan klorofil menurun. Dari beberapa naungan yang digunakan. sehingga wajar apabila plastik paling banyak digunakan green house untuk penanaman cabe paprika baik secara hidroponik maupun konvensional. d.Ekologi Tanaman F. b. serta intensitas cahaya yang rendah sebagai akibat pemberian naungan. b. Efek Rumah Kaca a. naungan dari bahan apapun mampu menjadi pereduksi intensitas cahaya matahari yang datang langsung pada tanaman paprika yang notabene tidak tahan terhadap intensitas cahaya yang tinggi. kandungan air buah dan kandungan gula total) menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan naungan. menyebabkan tanaman paprika menjadi berkecukupan air. secara langsung akan mengurangi intensitas cahaya matahari yang berlebihan. Dengan didukung oleh kondisi agroklimat yang optimal seperti kelembaban relatif yang tinggi. juga dapat meningkatkan laju respirasi sel yang pada akhirnya akan mengurangi produksi netto fotosintesis. Hal ini penting karena bila suhu tanah terlalu tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kandungan klorofil pada tanaman paprika yang dinaungi baik oleh tanaman jagung. selain dapat mempe-ngaruhi penurunan laju fotosintesis. alang-alang. jerami padi maupun dengan plastik.

Upaya pencegahan terjadinya El-Nino 26 C. PENINGKATAN SUHU BUMI DAN DAMPAK EL-NINO Dinamika atmosfir di Indonesia baru-baru ini sulit diprediksi karena melenceng dari pola umum selama ini.Ekologi Tanaman F. El-Nino El-Nino (kata asal = bujang) adalah arus laut atau angin secara berkala bertiup 5 atau 10 tahun yang biasanya terdapat dekat pantai barat Amerika Selatan sampai ke Amerika Tengah. Peningkatan suhu bumi itu terutama yang terasa dikawasan tropis seperti Indonesia sangat mengganggu aktivitas manusia. karena suhunya semakin tinggi pada waktu yang sama bila dibandingkan dengan musim semi sebelumnya. sebagai contoh adalah di pulau Hokkaido Jepang Utara. yaitu gejala alam yang dalam dinamika atmosfir disebut dengan El-Nino.2 ºC per tahun. Diperkirakan suhu ratarata siang berkisar 35 ºC dengan fluktuasi berkisar antara 32 ºC sampai 37 ºC. Dalam jangka hanya 10 tahun seuhu siang bumi akan naik 5 ºC. selama ini akibat suhu dimusim semi yang masih sangat dingin tidak pernah ditanam padi. Melihat kenyataan ini selain kenaikan global ada faktor lain yang memepengaruhi kenaikan suhu bumi itu. Sebenarnya suhu siang di Indonesia hanyalah rata-rata 34 ºC karena suhu rata-rata Indonesia hanya 32 ºC pada tahun 1990. Arus ini adalah arus yang suhunya melebihi sekitarnya. 1. Kebiasaan arus ini timbul pada . Namun belakangan ini semenjak tahun 1998 beberapa lokasi di pulau itu padi tumbuh dengan suburnya. Demikian juga suhu bumi yang semakin menunjukkan peningkatan yang berarti dari tahun ke tahun. Bila kenaikan ini secara wajar yang diperkirakan sebesar 0. Musim kemarau dan musim penghujan tidak lagi dapat diramal dan jatuhnya tidak sesuai dengan kebiasaan selama ini.Deru Dewanti e.

Deru Dewanti 27 bulan desember dan membawa dampak negatif terhadap negara-negara Amerika tropis seperti Honduras dan Meksiko. dan pada saat itu jumlah uap air yang potensial akan menjadi hukan bertambah terus menerus.Ekologi Tanaman F. Hal ini sangat menakutkan karena semua makhluk hidup kelebihan energi panas yang ada gilirannya mengganggu metabolisme kehidupan seperti meningkatnya intensitas penyakit menular. . Sehingga uap air kabut dan asap secara massal akan naik ke atas sehingga uap air itu berkumpul membentuk awan sekitar ketinggian 10 km dari permukaan bumi. Akhir tahun 2001 El-Nino melanda Indonesia bagian barat terutama pulau Jawa. Dampak sekunder (tida langsung) adalah kebakaran hutan meningkat serta matinya biota laut serta gangguan ekosistem. Dampak secara langsung adalah suhu rata-rata harian meningkat bahkan sampai tercatat sangat ekstrim yaitu 38 ºC. Selagi udara tetap panas maka uap air akan tetap tertampung sampai saat gejala panas berhenti. Di Indonesia dampak el-Nino sangat dahsyat terjadi pada 1997 dimana tahun ini dikenal sebagai tahun Asap Indonesia. pada akhir tahun 2001 ini pulau Jawa kekeringan yang sangat tinggi. Efek ini dapat secara langsung maupun tidak langsung. kegagalan produksi tanaman pangan maupun tanaman perkebunann. Di Jawa. Akibat uap air tersimpan begitu banyak diatas atmosfir bumi lebih tepatnya pada lapisan troposfir. Mengapa El-Nino terjadi ? biasanya bagian atas atmosfir lebih dingin daripada bagian yang dekat dengan bumi (masih kawasan troposfir) karena bagian atas mempunyai kerapatan usadara yang renggang. El-Nino mengakibatkan kemarau panjang dan berdampak sosial seperti kelaparan sebagai akibat kegagalan produksi tanaman pangan. Kerenggangan udara itu disebabkan oleh adanya arus udara panas maka dibagian atas atmosfir menjadi kebalikan dari gejala normal yaitu panas dibagian atas atmosfir. Konsekuensi arus atas ini menghalangi terbentuknya awan konvektif sekalipun jumlah uap air tida dapat turun menjadi hujan. maka El-Nino telah terjadi dikawasan Jawa dan sebagian Nusa Tenggara. Ternyata pergeseran tempat dan waktu El-Nino ini memberikan pengaruh tidak hanya buruk terhadap iklim dikawasan pantai barat Amerika Selatan sampai Amerika Tengah tetapi juga terhadap kondisi iklim di Australia. El-Nino menimbulkan subsidensi arus angin panas dibagian atas atmosfir. Sekitar 20 tahun terakhir ini El-Nino terlihat adanya pergeseran baru muncul sekitar bulan Mei dan akhir 2001 ini muncul pada bulan November dan Desember dan tempatnyapun sedikit demi sedikit juga bergeser. Pergeseran inilah yang berpengaruh terhadap kondisi iklim Indonesia. Asia hingga Afrika Utara. karena dimana-mana wilayah Indonesia terjadi kumpulan asap yang sangat mengganggu hampir seluruh aktivitas transportasi dan pada saat ini juga tejadi tragedi kemanusiaan dengan jatuhnya pesawat Garuda Indonesia di Sibolangit yang menewaskan seluruh penumpangnya. akibta gugurnya bunga. berdasarkan pengamatan. jadilah gudang uap air yang begitu banyak di atmosfir Jawa.

Hujan akan berhenti sewaktu persediaan uap air berkurang sampai normal kembali. La-Nina sebenarnya gejala iklim yang secara berkala beruntun dengan adanya El-Nino. Usaha memanipulasi atmosfir ini adalah suaha yang sangat sulit dan sangat mahal. Sebelum habis persediaan bahan baku uap di atmosfir maka hujan deras akan tetap turun sampai habis persediaan uap air yang tersimpan di atmosfir. Maka gejala alam hujan yang tinggi akan mengakibatkan El-Nino disebut dengan La-Nina. Bila hal ini dapat dibuat maka secara perlahanlahan uap air akan mengembun menjadi titik-titik air dan akan jatuh ke bumi yang kita kenal dengan hujan. Kondisi Jakarta tahun lalu yang sedang dilanda hujan terus menerus yang berdampak banjir sulit dikontrol dengan ada pengalihan hujan pada suatu kawasan. maka dengan terjadi sedikit saja kondensasi udara. Karena jumlah uap air yang tersimpan sewaktu timbulnya El-Nino maka sewaktu gejala alam kembali normal terjadi pendinginan seperti gejala hujan biasa. . gadis ini suka menangis yang setiap menangis menghasilkan jumlah air mata yang banyak. sehingga kekosongan uap air di kawasan tertentu memancing adanya aliran uap air dari Jakarta. La-Nina La-Nina adalah gadis kecil yang tinggal di Amerika Tengah.Ekologi Tanaman F.Deru Dewanti Awan seperti 28 disebut diatas akan menjadi hujan bila terjadi kondensasi. kabut atau benda lain yang bersifat higroskopis yang dapat menarik uap air. Pengalihan hujan mungkin dapat dilakukan dengan cara membuat angin secara massal ke suatu kawasan tertentu. Kemungkinan untuk mengurangi jumlah hujan di Jakarta hanyalah dengan membuat hujan buatan di kawasan lain. kemungkinan dengan ada rangsangan peningkatan suhu atau dengan cara lain yang dapat membawa uap air dari kota Jakarta. Pengalihan Hujan Hujan sebenarnya dapat dirangsang dengan cara menciptakan kondensasi (pendinginan) buatan seperti di lapisan troposfir. Inti kondensasi dapat berasal dari abu. Jadilah Jakarta dan sekitarnya (tahun lalu) banjir dan banjir sampai hari ini sebagai dampak adanya persediaan uap air yang begitu banyak. Caranya adalah dengan menaburkan inti kondensasi seperti NaCl atau kapur yang bersifat higroskopis. 2. hujan akan turun seketika dengan deras karena jumlah persediaan bahan baku uap air begitu banyak akibat ElNino tadi. Namun karena jumlah uap air yang berada di atmosfir telah menumpuk begitu banyak. Uap air yang berkumpul mendingin akibat udara renggang (kelembaban relatif rendah) secara tiba-tiba berubah menjadi jenuh dan turun sebagai hujan. 3. Mungkin menciptakan hujan buatan jauh lebih mudah daripada memindahkan hujan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful