P. 1
Pengertian Brand Dan Jenisnya

Pengertian Brand Dan Jenisnya

|Views: 141|Likes:
Published by Nelson Putra
aaa
aaa

More info:

Published by: Nelson Putra on May 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2015

pdf

text

original

Tugas Marketing Management

Oleh :

Nelson Putra

8112412013

PROGRAM PASCASARJANA - MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA 2013

Brand Name (Nama Merek) Merupakan bagian dari yang dapat diucapkan misal: Pepsodent. untuk memproduksi. Brand Mark (Tanda Merek) Merupakan sebagian dari merek yang dapat dikenal namun susah untuk diucapkan. Menggambarkan produk 7. 2. Pengertian Brand dan Jenisnya Brand merupakan nama. Trade Mark (Tanda Merek Dagang) Merupakan merek yang dilindungi hukum karena kemampuannya untuk menghasikan sesuatu yang istimewa. Ciri–ciri dari nama merek yang efektif yaitu : 1.1. Berbeda atau unik 6. Menggambarkan manfaat dari produk 8. gambar tiga berlian Mitsubishi c. symbol Toyota. Mempunyai konotasi yang positif 9. Mudah dikenali 3. Pendek 5. d. Secara hukum kepentingannya terlindungi baik di pasar dalam negeri 11. maupun pasar luar negeri. Memperkuat citra produk yang diinginkan 10. Jenis dari merek itu sendiri adalah a. Copyright (Hak Cipta) Merupakan hak istimewa yang dilindungi oleh undang-undang. Mercedes dan lainnya. Mudah diingat 4. Toyota. seperti simbo Nike. design atau kombinasi dari ketiganya yang mengidentifikasi barang atau jasa dari sebuah perusahaan. b. Mudah diucapkan 2. symbol. menerbitkan dan menjual sebuah karya. Peranan Managemen Brand dalam Dunia Industri .

. ii. atau kesan kualitas yang tinggi. Pilihan konsumen terhadap suatu merek dilandasi pada suatu asosiasi. Merek akan berekuitas tinggi apabila memiliki: a. Tingkat ketiga berisi orang-orang yang puas. namun memikul biaya peralihan (switching cost). Pada dasarnya. rangkaian pengalaman dalam menggunakannya. bisnis suatu perusahaan menjadi lebih mudah untuk dipasarkan dan mendunia. loyalitas merek yang tinggi (brand loyalty). baik dalam waktu. Merek adalah suatu keniscayaan. Pada umumnya. Loyalitas memiliki tingkatan sebagaimana dapat dilihat pada gambar di bawah ini: i.Managemen Brand adalah serentetan usaha tentang dan untuk membangun sebuah kata di benak konsumen. Para pembeli tipe ini dapat disebut pembeli tipe kebiasaan (habitual buyer). maka nilai komersial juga akan meningkat. atau minimal tidak mengalami kekecewaan. karena terdapat perasaan emosional dalam menyukai merek. seperti simbol. Dengan demikian. Jika merek sudah menjelma menjadi merek yang kuat. Tingkat loyalitas yang paling dasar adalah pembeli tidak loyal atau sama sekali tidak tertarik pada merek-merek apapun yang ditawarkan. uang atau resiko sehubungan dengan upaya untuk melakukan pergantian ke merek lain. Para pembeli pada tingkat ini disebut sahabat merek. iv. jenis konsumen seperti ini suka berpindah-pindah merek atau disebut tipe konsumen switcher atau price buyer (konsumen lebih memperhatikan harga di dalam melakukan pembelian). Para pembeli tipe ini disebut satisfied buyer. yaitu berupa suatu merek. tidak terdapat dimensi ketidakpuasan yang cukup memadai untuk mendorong suatu perubahan. Tingkat keempat adalah konsumen benar-benar menyukai merek tersebut. Tingkat kedua adalah para pembeli merasa puas dengan produk yang digunakan. Kelompok ini biasanya disebut dengan konsumen loyal yang merasakan adanya suatu pengorbanan apabila melakukan penggantian ke merek lain. Dengan adanya brand (merek). merek memainkan peran yang kecil dalam keputusan pembelian. iii. terutama apabila pergantian ke merek lain memerlukan suatu tambahan biaya. Merupakan ukuran kesetiaan seorang pelanggan pada sebuah merek.

Beberapa pengertian brand awareness adalah sebagai berikut: • Brand awareness adalah kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu merek merupakan bagian dari kategori merek tertentu. dimana konsumen tidak menyadari akan adanya suatu merek. maupun sebagai ekspresi mengenai siapa pelanggan sebenarnya (commited buyers). Para pelanggan mempunyai suatu kebanggaan dalam menemukan atau menjadi pengguna suatu merek. Hal ini diistilahkan dengan pengingatan kembali tanpa bantuan. Dengan kata lain. • Brand awareness adalah pengakuan dan pengingatan dari sebuah merek dan pembedaan dari merek yang lain yang ada di lapangan. Brand recognition (pengenalan merek) Tingkat minimal dari kesadaran merek. Unaware of brand (tidak menyadari merek) Merupakan tingkat yang paling rendah dalam piramida kesadaran merek. Brand recall (pengingatan kembali terhadap merek) Pengingatan kembali terhadap merek didasarkan pada permintaan seseorang untuk menyebutkan merek tertentu dalam suatu kelas produk. . iii. maka merek yang paling banyak disebutkan pertama kali merupakan puncak pikiran. Merek tersebut sangat penting bagi pelanggan baik dari segi fungsinya. Ada 4 tingkatan brand awareness yaitu: i. Jadi brand awareness adalah kemampuan konsumen untuk mengingat suatu brand dan yang menjadikannya berbeda bila dibandingkan dengan brand lainnya. Hal ini penting pada saat seorang pembeli memilih suatu merek pada saat melakukan pembelian.v. karena berbeda dari tugas pengenalan. responden tidak perlu dibantu untuk memunculkan merek tersebut. Tingkat teratas adalah para pelanggan yang setia. ii. iv. kesadaran merek (brand awareness). Top of mind (puncak pikiran) Apabila seseorang ditanya secara langsung tanpa diberi bantuan pengingatan dan orang tersebut dapat menyebutkan satu nama merek. b.

3. kesan kualitas (perceived quality). Apabila persepsi kualitas tinggi. 2. Purchase yaitu seberapa jauh konsumen akan memasukkan suatu merek ke dalam alternatif pilihan ketika akan membeli produk atau layanan. yaitu: 1. Consumption yaitu seberapa jauh konsumen masih mengingat suatu merek ketika sedang menggunakan produk/layanan pesaing. Pengecer. dan berbagai pos saluran lainnya lebih menyukai untuk memasarkan produk yang disukai oleh konsumen. Harga optimum. ii. Persepsi kualitas yang baik dapat membantu semua elemen program pemasaran menjadi lebih efektif. Berkaitan dengan persepsi kualitas. . iv. Penentuan harga optimum yang tepat dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan persepsi kualitas merek tersebut. apakah merek tersebut terbaik atau hanya kompetitif terhadap merek-merek lain. Diferensiasi atau posisi Persepsi kualitas suatu merek akan berpengaruh untuk menentukan posisi merek tersebut dalam persaingan. Minat saluran distribusi. c. Ada 4 indikator yang dapat digunakan untuk mengetahui seberapa jauh konsumen aware terhadap sebuah brand antara lain: i. Recognition yaitu seberapa jauh konsumen dapat mengenali merek tersebut termasuk dalam kategori tertentu. Didefinisikan sebagai persepsi pelanggan terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa berkenaan dengan maksud yang diharapkan.merek tersebut merupakan merek utama dari berbagai merek yang ada di dalam benak konsumen. iii. 4. kemungkinan besar periklanan dan promosi yang dilakukan akan efektif. Alasan untuk membeli. Recall yaitu seberapa jauh konsumen dapat mengingat ketika ditanya merek apa saja yang diingat. Ada lima nilai yang dapat menggambarkan persepsi kualita. distributor. dan konsumen lebih menyukai produk dengan persepsi kualitas yang baik.

Tingkat keempat adalah konsumen benar-benar menyukai merek tersebut. Merupakan ukuran kesetiaan seorang pelanggan pada sebuah merek. iii. seperti simbol. namun memikul biaya peralihan (switching cost). Tingkat kedua adalah para pembeli merasa puas dengan produk yang digunakan. Loyalitas memiliki tingkatan sebagaimana dapat dilihat pada gambar di bawah ini: i. atau kesan kualitas yang . merek memainkan peran yang kecil dalam keputusan pembelian. terutama apabila pergantian ke merek lain memerlukan suatu tambahan biaya.5. Para pembeli tipe ini dapat disebut pembeli tipe kebiasaan (habitual buyer). Persepsi kualitas adalah salah satu kunci dimensi ekuitas merek. d. iv. rangkaian pengalaman dalam menggunakannya. Persepsi kualitas adalah komponen dari nilai merek oleh karena itu. baik dalam waktu. Dengan demikian. Tingkat ketiga berisi orang-orang yang puas. Kelompok ini biasanya disebut dengan konsumen loyal yang merasakan adanya suatu pengorbanan apabila melakukan penggantian ke merek lain. Para pembeli tipe ini disebut satisfied buyer. Pada umumnya. jenis konsumen seperti ini suka berpindah-pindah merek atau disebut tipe konsumen switcher atau price buyer (konsumen lebih memperhatikan harga di dalam melakukan pembelian). Perluasan merek. tidak terdapat dimensi ketidakpuasan yang cukup memadai untuk mendorong suatu perubahan. uang atau resiko sehubungan dengan upaya untuk melakukan pergantian ke merek lain. atau minimal tidak mengalami kekecewaan. Tingkat loyalitas yang paling dasar adalah pembeli tidak loyal atau sama sekali tidak tertarik pada merek-merek apapun yang ditawarkan. persepsi kualitas yang tinggi akan mendorong konsumen untuk lebih memilih merek tersebut dibandingkan dengan merek pesaing. Persepsi kualitas yang tinggi menunjukkan bahwa konsumen telah menemukan perbedaan dan kelebihan produk tersebut dengan produk sejenis. Pilihan konsumen terhadap suatu merek dilandasi pada suatu asosiasi. ii. Merek dengan persepsi kualitas yang kuat akan memiliki peluang sukses yang lebih besar dalam melakukan kebijakan perluasan merek. Pada dasarnya. asosiasi-asosiasi merek (brand assosiation).

Pemasar dalam mencapai keberhasilan harus melihat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi pembeli dan Mengembangkan pemahaman mengenai bagaimana konsumen melakukan keputusan pembelian Aset merek lain seperti trademark. karena terdapat perasaan emosional dalam menyukai merek. Paten akan menghindarkan anda dari pesaing langsung karena pesaing tidak bisa menggunakan paten tersebut tanpa izin. maupun sebagai ekspresi mengenai siapa pelanggan sebenarnya (commited buyers). akses terhadap sumber daya. akses terhadap teknologi. Pemasar harus mengidentifikasi siapa yang membuat keputusan pembelian. Karena pada dasarnya. Para pelanggan mempunyai suatu kebanggaan dalam menemukan atau menjadi pengguna suatu merek. v. Merek tersebut sangat penting bagi pelanggan baik dari segi fungsinya. Trademark akan melindungi merek dari pesaing yang mencoba mengelabui pelanggan dengan nama yang sama atau mirip dengan nama merek. Informasi mengenai persepsi dan sikap konsumen terhadap ekuitas merek dari produk adalah langkah yang sangat penting untuk mengevaluasi apakah strategi pemasaran yang sudah diterapkan dapat berjalan dengan baik dan mencapai sasaran target konsumen dengan baik. aset merek lain (Other proprietary brand assets) Pengertian dari aset-aset merek lainnya seperti hak paten. jenisjenis keputusan pembelian dan langkah-langkah dalam pembelian. e. . dengan ekuitas merek yang kuat maka tujuan pemasar untuk selalu mengembangkan dan merebut pasar akan lebih mudah tercapai. Tingkat teratas adalah para pelanggan yang setia. memproses. Pengelolaan ekuitas merek secara baik akan mengantarkan perusahaan mendapatkan posisi yang unggul daripada pesaingnya. dan menyimpan informasi yang terkait dengan produk dan merek tersebut. Para pembeli pada tingkat ini disebut sahabat merek. dan lain-lain. Aset yang dikandungnya dapat membantu pelanggan dalam menafsirkan.tinggi. Ekuitas merek merupakan aset yang dapat memberikan nilai tersendiri di mata pelanggannya dalam bentuk : i. akses terhadap pasar. paten dan relationship dengan komponen saluran distribusi.

Ekuitas merek dapat mempengaruhi rasa percaya diri konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian atas dasar pengalaman masa lalu dalam penggunaan atau kedekatan. program Televisi bermerek Empat Mata. lukisan bermerek Monalissa. Negara dll. Mulusnya proses komunikasi pemasaran e. dibutuhkan jaminan kualitas dan pelayanan yang berkesinambungan. Cara Membangun Merek . Kebalnya perusahaan terhadap krisis c. persepsi kualitas dan asosiasi merek dapat mempertinggi tingkat kepuasan konsumen. Manfaat dasar dari merek itu sendiri adalah tetap sama. 3. karyawan. asosiasi dengan berbagai karakteristik merek. Manfaat Lain dari Merek: a. dan apapun. Terbukanya peluang lisensi dan perluasan merek f. Namun penting untuk diingat bahwa merek merupakan janji penjual untuk secara konsisten memberikan manfaat dan jasa tertentu kepada pembeli sehingga untuk mendapatkan tempat di masyarakat. Merek dengan ekuitas merek yang tinggi adalah aset yang sangat berharga. Ketika brand suatu perusahaan secara konsisten mempertahankan komunikasi dengan konsumen. investor. Bukan hanya pembeli. supplier. dan stakeholder juga cenderung mengincar produk dengan merek yang lebih mapan dan bersinar. konsultan. Merek juga menempel pada individu. kota. Dalam kenyataannya. Merek yang kuat dapat memberikan kesadaran serta loyalitas merek konsumen yang tinggi. Dave Mc Nally dan Karl Speak dalam karyanya “Be Your Own Brand” berargumen bahwa merek bukan hanya soal produk atau servis. organisasi. Dalam cakupan yang lebih luas.ii. iii. semakin kuat potensi untuk terbentukcitra merek (brand image) yang kemudian menjadi sumber asset terbesar bagi perusahaan. ekuitas merek yang tinggi dapat memberikan perusahaan begitu banyak keunggulan bersaing. partai. Loyalitas Konsumen b. komunitas. Misal artis bermerek Bunga Citra Lestari. Solidnya dukungan dari orang tengah d. yakni sebagai identitas pembeda.

yaitu. adalah suatu strategi perusahaan untuk memperkenalkan merek tambahan dalam kategori produk yang sama. rambut berketombe. Cara membangun merek adalah sebagai berikut: 1) Memiliki positioning yang tepat. Perluasan lini (Line extension). Cepat atau lambat publik mempercayai. 2. Multi-merek (Multibrand). permen dan sikat gigi 3. Untuk memperoleh bangunan rumah yang kukuh. Selanjutnya adalah membangun citra merek tersebut. Niscaya tidak ada siapa pun yang bisa mengambil kata itu. Membangun positioning adalah menempatkan semua aspek dari brand value (termasuk manfaat fungsional) secara konsisten sehingga selalu menjadi nomor satu dibenak pelanggan. Kunci kata tersebut dan terus ekspos ke masyarakat c. Merek dapat diposisikan dengan berbagai cara. menguatkan dan terbentuk persepsi public d. langkah awal yang harus diambil adalah pemberian brand suatu produk.Sebelum mengembangkan suatu merek. kita memerlukan fondasi yang kuat. Membangun merek yang kuat tidak berbeda dari membangun sebuah rumah. rambut kering. yaitu suatu strategi yang dilakukan perusahaan untuk meluncurkan suatu produk dalam kategori baru dengan menggunakan merek yang sudah ada. dan lain sebagainya. misalnya dengan menempatkan posisinya secara spesifik di benak pelanggan. Brand value juga mencerminkan brand equty secara real sesuai dengan customer values-nya. Perluasan lini ini dilakukan jika perusahaan memperkenalkan unit produk tambahan dalam kategori produk yang sama dengan merek yang sama Contoh: Pantene mengeluarkan shampoo untuk rambut rontok. Sebagai contoh adalah P&G . Tahap akhir untuk mengkomunikasikan brand value dan positioning yang tepat kepada konsumen harus didukung oleh konsep yang tepat. dan 3) Memiliki konsep yang tepat. Keputusan Strategi Merek Lima pilihan strategi merek yang dapat digunakan oleh perusahaan yaitu: 1. Contoh: Pepsodent mengeluarkan produk mouthwash. 2) Memiliki brand value yang tepat. 4. Perluasan merek (Brand Extension). Strategi awal branding suatu produk adalah sebagai beikut: a. Temukan sebuah kata yang menyiratkan kekuatan produk untuk dipasarkan b. rambut berminyak.

memproduksi sebelas merek deterjen. geografis. Brand equity dapat dikelompokkan dalam lima kategori. 4. Other proprietary brand asset (aset-aset merek lainnya) Aset-aset merek lainnya akan sangat bernilai jika aset-aset itu menghalangi dan mencegah para kompetitor menggerogoti loyalitas konsumen. cap dagang. dan (5) Merek bersama ( cobrand). 5. manfaat. yaitu: 1. nama. 2. Aset-aset merek lainnya seperti paten. Contoh: Coca Cola memproduksi minuman bersoda tetapi memiliki rasa buah-buahan diberi merek Fanta. selebritis. yang mampu menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh sebuah produk atau jasa baik pada perusahaan maupun pelanggan. atribut produk. Perceived Quality (persepsi kualitas) Mencerminkan persepsi pelanggan terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa layanan berkenaan dengan maksud yang diharapkan. 4. Indofood meluncurkan berbagai merek untuk produk mie instannya. yaitu strategi perusahaan meluncurkan produk dalam suatu kategori baru. dan saluran hubungan. Brand Loyalty (loyalitas merek) Mencerminkan tingkat keterikatan konsumen dengan suatu merek produk 5. Merek baru (new brand). sebagai contoh Aqua-Danone. 3. yaitu dua atau lebih merek yang terkenal dikombinasikan dalam satu tawaran. simbol. harga pesaing. tetapi perusahaan tidak mungkin menggunakan merek yang sudah ada lalu menggunakan merek baru. gaya hidup. dan lain-lain. Brand Equity (Ekuitas Merek) Brand equity adalah seperangkat aset dan liabilitas merek yang terkait dengan suatu merek. Brand Awareness (kesadaran merek) Menunjukkan kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu merek merupakan bagian dari kategori produk tersebut. . Brand Association (asosiasi merek) Mencerminkan pencitraan suatu merek terhadap suatu kesan tertentu dalam kaitannya dengan kebiasaan.

serta status sosialnya. Akan tetapi. ada beberapa. gaya hidup/kepribadian. . terutama Inul Daratista. Citra Perusahaan (Corporation Image) adalah sekumpulan asosiasi yang dipersesikan konsumen terhadap perusahaan yang membuat suatu produk atau jasa. namun bisa juga perusahaan membuat produk yang berkualitas sehingga masyarakat berani membayar lebih mahal dibanding dengan produk lain yang serupa. Inilah dalam dunia pemasaran yang disebut dengan cara jungkir balik untuk mengatrol merek (brand). Brand Image featuring Pembajakan Tidak selamanya pembajakan berimbas buurk pada perusahaan. Meliputi artibut produk tersebut. Citra Konsumen (User Image) adalah sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap pemakai yang menggunakan suatu barang atau jasa. kredibilitas serta jaringan perusahaan. atau mungkin banyak perusahaan yang mesti berterimakasih kepada para pembajak. 7. c. manfaat bagi konsumen.6. pembajak lah yang telah menyebar luaskan Windows sehingga operating system ini tersimpan di mana-mana . yaitu : a. Ada tiga indikator dari brand image. Meliputi: pemakai itu sendiri. semakin ternama dan kemudian menjadi standar industry. serta jaminan. Dalam penelitian ini citra pembuat meliputi: popularitas. kondisi ini menyulitkan Linux dan Apple untuk menyelinap. namun yang jelas itu bukan merupakan perbuatan yang terpuji. Bisa jadi. penggunanya. Contohnya perusahaan Microsoft. b. Artis-artis juga harus berterimakasih kepada para pembajak. harga ditetapkan mahal terlebih dahulu sehingga produk dipandang berkualita. Citra Merek Citra merek (brand image) merupakan sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan oleh konsumen terhadap merek tertentu. Citra Produk (Product Image) adalah sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap suatu produk. Pada akhirnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->