BAHAN DAN SIFATNYA

1. Pendahuluan. 2. Pengelompokan Bahan-bahan Permesinan. 3. Pemilihan Bahan Untuk Tujuan Permesinan. 4. Sifat Fisis Logam. 5. Sifat Mekanis Logam. 6. Logam Ferro. 7. Cast Iron. 8. Grey Cast Iron. 9. White Cast Iron. 10. Mottled Cast Iron. 11. Malleable Cast Iron. 12. Paduan Cast Iron. 13. Efek Ketidakmurnian pada Cast Iron. 14. Wrought Iron. 15. Baja. 16. Efek Ketidakmurnian Baja. 17. Baja Paduan. 18. Free Cutting Steels. 19. Stainless Steel. 20. Heat Resisting Steel. 21. Perlakuan Panas pada Baja. 22. Logam Non-ferro. 23. Alumunium. 24. Alumunium Alloy. 25. Copper (Tembaga). 26. Brass. 27. Bronze. 28. Gun metal. 29. Lead. 30. Tin. 31. Bahan Nonlogam. 2.1. Pendahuluan Pengetahuan tentang bahan dan sifat-sifatnya sangat besar pengaruhnya untuk seorang perancang mesin. Elemen mesin selalu terbuat dari berbagai bahan yang mempunyai sifat-sifat yang sesuai dengan kondisi pengoprasian. Dalam cakupannya, seorang perancang mesin harus terbiasa dengan efek proses pengerjaan dan perlakuan panas yang mempunyai pengaruh terhadap sifat-sifat dari bahan. Dalam bab ini kita akan membahas secara umum penggunaan bahan dan sifat-sifatnya didalam rancang mesin. 2.2. Pengelompokan Bahan-bahan Permesinan Bahan-bahan permesinan secara garis besar dikelompokan menjadi : 1. Logam dan paduannya, seperti besi, baja, tembaga, aluminium, dan lain sebagainya. 2. Non logam, seperti kaca, karet, plastic, dan lain sebagainya.

Logam, lebih jauh dapat dikelompokan menjadi: a. Logam Ferro b. Logam Non-ferro Logam ferro adalah logam yang mempunyai kandungan besi paling besar dalam susunannya, seperti cast iron, wrought iron dan baja. Logam non-ferro adalah logam yang mempunyai kandungan logam selain besi paling besar dalam susunannya, seperti tembaga, aluminium, kuningan, timah, seng, dan lain sebagainya. Sebelum membahas bahan-bahan diatas secara lebih terperinci, kita harus mempunyai, yang paling utama, pengetahuan tentang sifat dari berbagai macam bahan.

2.3. Pemilihan Bahan Untuk Tujuan Permesinan Pemilihan bahan-bahan untuk tujuan permesinan tergantung atas beberapa faktor berikut: 1. Kegunaan dari bahan 2. Kecocokan bahan untuk kondisi pengerjaan dan pelayanan 3. Harga dari bahan Sifat-sifat penting yang menentukan dari bahan adalah sifat fisis, sifat kimia, dan sifat mekanis. Sifat fisis dan sifat mekanis bahan akan dibahas dalam artikel selanjutnya. 2.4. Sifat Fisis Logam Sifat fisis logam meliputi kilau, warna, ukuran dan bentuk, massa jenis,konduktivitas panas dan listrik, dan titik cair. Tabel berikut menunjukan sifat fisis yang penting dari beberapa logam murni.

Tabel .1 Koefisien Logam Massa jenis (gr/cm3) Aluminium Brass Bronze Cast Iron Copper Lead Logam Monel Nickel Silver Steel C 15 Tin Tungsten Zinc 2,7 8,45 8,73 7,25 8,9 11,3 8,6 8,9 10,5 7,85 7,3 19,3 7,1 Titik cair (oC) 660 950 1.040 1.300 1.083 327 1.350 1.453 960 1.510 232 3.410 419 Konduktivitas panas(cal/cm/oC/sec) 0,530 0,310 0,160 0,130 0,94 0,08 0,06 0,151 1,00 0,12 0,16 0,48 0,27 ekspansi linier pada 20oC (µm/m/oC) 23,0 16,7 17,3 9,0 16,7 29,1 14,0 12,8 18,9 11,1 21,4 4,5 33,0

2.5. Sifat Mekanis Logam Sifat-sifat mekanis logam yang berasosiasi dengan kemampuan bahan untuk menahan gaya mekanis dan beban. Sifat mekanis logam meliputi kekuatan, kekakuan, keelastisan, keplastisan, keregangan, keuletan, kerapuhan dan kekerasan. Kita akan membahas sifat-sifat ini sebagai berikut : 1. Kekuatan Kekuatan adalah kemampuan bahan untuk menahan gaya yang diterima dari luar dengan kerusakan atau kelelahan. 2. Kekakuan Adalah kemampuan bahan untuk menahan deformasi dibawah tegangan. 3. Keelastisan Adalah kemampuan bahan untuk kembali ke bentuk semula setelah terjadi deformasi ketika gaya dari luar telah pindah.

Kerapuhan Adalah sifat bahan yang berlawanan dengan sifat regang. wrought iron. 9. Sifat Dapat Ditempa Adalah kemampuan spsial dari bahan yang membuatnya mampu untuk dipalu atau dirol menjadi lempengan-lempengan tipis. pemberian stempel gambar dikoin dan pengerjaan ornament. 5. Bahan malleable yang umumnya digunakan dalam praktek permesinan adalah lead. Bahan yang regang harus menjadi kuat dan plastis. Keuletan Adalah sifat bahan untuk tidak mudah retak pada saat diberikan beban tumbukan yang besar seperti dipukul palu. Kekerasan Adalah sifat logam yang paling penting dan sangat berarti.4.bahan yang malleable akan seperti plastic. Sifat Plastis Adalah kemampuan bahan menahan deformasi dibawah beban tetap. tembaga dan alumunium. seperti ketahanan terhadap keausan. Keuletan bahan berkurang ketika dipanaskan. Mencakup berbagai macam sifat tidak sama. 7. Kekerasan . deformasi dan kemampuan saat diproses dimesin. penggoresan. dan lain sebagainya. 6. Sifat Mulur Ketika bahan dikenakan tgangan yang konstan pada temperature tinggi untuk jangka waktu yang lama. 8. 10. soft steel. bahan akan secara perlahan dan permanent mengalami deformasi yang disebut creep. Sifat Regang Adalah kemampuan bahan yang memungkinkannya menjadi lelah saat ditarik didalam kabel dengan aplikasi gaya tarik. tapi tidak berarti menjadi sangat kuat. Kemampuan ini diperlukan pada proses penempaan.

Karbon yang terkandung dalam cast iron bervariasi dari 1. Brinell Hardness Test b. Shore Scleroscope.65 48 2. Juga terkandung sedikit silicon. dengan arang kokas dan batu kapur. dan alloy steel. Rockwell Hardness Test c. dalam dapur tanur tinggi. Kekerasan sebuah logam dapat diketahui melalui test berikut ini : a.2 Bijih besi Magnetite (Fe2 O3) Haematite (Fe3 O4) Limonite (Fe CO3) Siderite [Fe2 O3 (H2 O)] Warna Hitam Merah Coklat Coklat Kandungan besi (%) 72 70 60 . Paduan utamanya adalah besi dan karbon. steel. Pada dasarnya bahan baku untuk semua logam ferro adalah pig iron yang dihasilkan dari peleburan bijih besi. phosphor. Karbon dalam cast iron disajikan dalam salah satu dari dua bentuk berikut : . 2. Logam Ferro Kita telah membahas bahwa logam ferro adalah logam yang susunan utamanya adalah besi. Vickers Hardness (juga disebut Diamond Pyramid) Test d.7. wrought iron. mangan. Cast Iron Dihasilkan dari peleburan bijih besi dengan kokas dan batu kapur dalam tungku yang dikenal dengan nama CUPOLA.4.7% .juga berarti kemampuan sebuah logam untuk memotong logam lain.5%.6. Logam ferro yang umum digunakan pada praktek permesinan adalah cast iron. Pada prinsipnya bijih besi dan kandungannya ditunjukkan dalam tabel berikut : Tabel 2. dan sulphur.

Karbon bebas atau graphite 2. blok silinder otomotif.1.15% Selebihnya besi.Grey Cast Iron Biasanya besi mempunyai komposisi berikut : Karbon : 3 – 3. Warna abu-abu adalah akibat dari karbon pada dasarnya dalam bentuk graphite.15 – 1% Sulphur : 0. White Cast Iron White cast iron menunjukan pecahan berwarna putih dan mempunyai komposisi berikut : Karbon : 1.8. pipa dan perlengkapannya serta perkakas agrikultur.75% Mangan : 0. 2.3 % Silicon : 0.00% Phospor : 0.4% Phospor : < 0. Karbon gabungan atau cementite Selama cast iron merupakan bahan yang rapuh.9.75 – 2.40 – 1. Kekuatan tariknya rendah.2% Mangan : < 0. Tuangan grey iron biasanya digunakan pada bodi peralatan mesin.5% Silicon : 1 – 2.02 – 0. . oleh karena itu. kuat desak tinggi dan tidak bisa diregang. Mudah diproses dimesin. 2.12% Selebihnya adalah besi.85 – 1.2% Sulphur : <0. cast iron tidak dapat digunakan pada bagian mesin yang mendapat beban kejut.

warna dan sifat umum.Warna putih adalah akibat nyata bahwa karbon berada dalam bentuk carbide (dikenal sebagai cementite) yang menyebabakan besi menjadi keras. Kemudian dengan perlakuan panas yang sesuai (yaitu annealing). Kotak dengan perlahan dipanaskan hingga mencapai temperature 900 – 950 oC dan dipertahankan pada temperature ini selama beberapa hari. Dalam pengolahan untuk mendapatkan tuangan malleable iron. White cast iron mempunyai kekuatan tarik yang tinggi dan kekuatan desak rendah. rol penghancur bijih.10. 2. Biasanya dalam tuangan dimana permukaan keausan tertentu sudah didinginkan mendadak.11. Dalam white heart proses tuangan white iron dimasukkan dalam kotak baja atau besi yang dikelilingi oleh campuran baru dan digunakan bijih haematite. Malleable Cast Iron Bahan ini regang dan dapat dibentuk tanpa merusak bagiannya. gabungan karbon dari white cast iron dipisahkan kedalam buncak grafit. Selama periode ini. pertama-tama tuang kedalam cetakan dari white cast iron. Black Heart Proses. Besi sepuh yang digunakan ketika keras. White Heart Proses. Malleable cast iron digunakan untuk membuat bagian-bagian mesin. White cast iron dapat diproses melalui logam tuangan yang didinginkan secara mendadak atau melalui penguraian. Dua metode berikut digunakan untuk tujuan : 1. Mottled Cast Iron Adalah produk antara grey dan white cast iron dalam komposisi. Karena keras akibatnya tidak dapat diproses dimesin. Kekuatan tarik dari malleable cast iron biasanya lebih tinggi daripada grey cast iron dan dapat diproses permesinan dengan kualitas yang bagus. 2. dan 2. . dan rahang penjepit plat. permukaan yang tahan aus diperlukan untuk produk seperti roda mobil.

seperti menaikan kekuatan. Efek Ketidakmurnian pada Cast Iron Kita telah diskusikan sebelumnya bahwa besi tuang mengandung sedikit persentase dari silicon. kotak engkol. 2.beberapa karbon teroksidasi keluar dari tuangan. Paduan besi tuang yang dihasilkan dari penambahan elemen paduan lain. copper dan mangan dengan kadar yang tepat. tidak seperti proses white heart. ring piston. Elemen paduan ini memberi kekuatan lebih dan hasilnya dapat memperbaiki sifat-sifat. mangan. Dikemas dalam bahan netral seperti pasir dan reduksi dari sulphur dapat membantu untuk mempercepat proses. Tuangan dipanaskan sampai temperatur 850 – 900oC dan dipertahankan pada temperatur tersebut selama 3 – 4 hari. molybdenum. rem drum. tuangan yang digunakan mengandung sedikit karbon dan sulphur. sulphur. seperti silicon.12. chromium. tahan korosi dan tahan panas. Paduan besi tuang mempunyai sifat yang special. bagian-bagian mesin penghancur dan mesin gerinda. seperti nikel. ketahanan aus tinggi. Silicon membentuk grafit bebas yang membuat besi lunak dan mudah dipermesinan. Dalam proses black heart. Pada proses ini karbon berubah gumpalan. dan karbon sisanya dipisahkan dalam bagian-bagian kecil dikeluarkan dari struktur. Silicon Kandungan silicon dalam besi tuang mencapai 4%. mangan dan phosphor. dan phosphor. Juga menghasilkan tuangan suara . 2. Paduan besi tuang secara ekstensif digunakan untuk bagian-bagian mobil seperti silinder. Besi tuang ini juga disebut sebagai plain cast iron. piston. Hasil tuangan yang diperoleh dari proses ini lebih mudah ditempa.13. Paduan Cast Iron Besi tuang ini mengandung sedikit persentase dari bahan pendukung lain. sulphur. Efek ketidakmurnian ini pada besi tuang adalah sebagai berikut : 1. dan lain-lain.

14. oleh karena itu.1% untuk berbagai macam pengecoran logam.120% Sulphur : 0. masing- .070% Selebihnya adalah besi.75%. Mangan Mangan membuat besi tuang berwarna putih dank eras. Phosphor jarang diizinkan melampaui 1%. Logam bentuk bebas yang tidak murni dipindahkan dari tungku dalam bentuk bubur besi dan bijih besi. Wrought iron dihasilkan dari besi mentah yang dicairkan didalam tungku tipe reverberatory.018% Phosphor :0. jika harga dipertimbangkan. 2. tetapi menimbulkan kerapuhan. 2.9% besi. Komposisi tipikal dari wrought iron adalah : Karbon : 0. Wrought Iron Wrought iron adalah besi yang kemurniannya paling tidak 99. selalu dijaga dibawah 0. Phosphor Phosphor membantu sifat cair dan sifat alir dalam besi tuang.020% Silicon : 0. karena silicon mempunyai daya serap yang tinggi terhadap oksigen.5% tetapi bisa mengandung sampai 99. Massa dari adonan seperti bola-bola ini.020% Slag : 0. Jika terlalu banyak sulphur membuat tuangan hampa.bebas dari celah udara. 4. Sulphur Sulphur membuat besi tuang keras dan rapuh. 3. Mangan membantu untuk mengontrol pengaruh berlebih dari efek yang ditimbulkan sulphur. Kandungan mangan selalu dijaga dibawah 0. Besi yang mengandung phosphor digunakan untuk tuangan dengan desain rumit dan untuk tuangan mesin yang ringan.

Mungkin saja dicatat bahwa hanya rata- . Banyak dari baja yang diproduksi sekarang adalah plain karbon steel. Wrought iron dapat ditempa maupun dilas dengan mudah.8% 4.5% Mengacu pada standar India ( IS : 1570 – 1961 ) plain karbon steel dilambangkan dengan huruf “C” diikuti oleh nomor yang mengindikasikan kandungan karbon didalamnya. dibentuk.45 – 0.45% karbon. dan mangan juga mempengaruhi sifat-sifat baja.60% dan kandungan mangan antara 0. Tegangan maksimalnya adalah 2500 kg/cm2 – 5000 kg/cm2dan tekanan maksimalnya 3000 kg/cm2. dengan kandungan maksimum 1. High karbon steel :0. seperti silicon. sulphur. 2. Medium karbon steel : 0. Baja karbon merupakan baja yang mempunyai sifat kandungan karbon dengan tepat dan mengandung tidak lebih dari 0.35% . phosphor.masing beratnya 45 – 65 kg.8 – 1.0.06% karbon sampai 1. dibagi dalam beberapa tipe berikut.5% mangan.5%. pipa air dan uap. begitu juga elemen lain yang mungkin ada.45% 3.15% karbon 2.15 – 0. Kandungan lain. Dead mild steel : hingga 0. seperti C 55 Mn 75 artinya kandungan karbon antara 0. tergantung dari kandungan karbonnya. Plain karbon steel bervariasi dari 0. beberapa spesifikasi lain dapat mengikuti. Wrought iron tidak dapat dikenakan beban kejut yang berlebihan. Digunakan untuk rantai. kopling penghubung. dapat ditempa. 1.50% .50% .5% karbon.15.0. Karbon yang terjadi dalam bentuk besi karbida.60%. dapat diregang. Dalam penambahan untuk persentase karbon. Sebagai contoh C 40 artinya plain karbon steel mengandung 0.5% silicon dan 1. Low karbon steel atau mild steel :0.0. Wrought iron mempunyai sifat ulet. Bola-bola kemudian dikerjakan dengan mesin untuk menekan keluar terak dan membentujnya kedalam bentuk yang komersil. karena kemampuannya untuk menaikkan kekerasan dan kekuatan dari baja. Baja Baja adalah paduan dari besi dan karbon.

pena torak.30 – 0.bracket tegangan ringan.30 0.15 Maks.50 Penggunaan Cold forming dan Deep drawing. gigi beban ringan.60 digunakan untuk tegangan rendah.tuas. 0.rata indeks yang ditetapkan.dll.30 – 0.50 0.baut.20 – 0.3 ISI Designation C 07 C 10 Komposisi Karbon (C) Mangan (Mn) Maks. tumpuan.60 – 0. Tabel 2. Baja perkakas untuk membuat poros hubungan.pasak. Digunakan untuk membuat soket pesawat terbang. Table berikut menunjukkan tujuan ISI dari plain karbon steel dengan komposisi dan kegunaannya.12 Maks.gigi C 14 0.roda gigi.60 – 0.poros hubungan.90 Pada pengejaan dingin untuk membuat seperti tuas rem.35 0. 0. 0.15 – 0.tap. Cocok dalam .90 0.40 – 0.25 0.dll.70 cacing.18 0.10 – 0. Baja yang umum C 20 C 25 0. C 30 0.25 – 0.

60 – 0. C 45 0.60 Untuk bagian dengan tekanan rendah dan rangka mobil.poros bercabang.dan furniture sepeda motor.45 – 0.gigi dan bagian yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan. C 50 0.pipa struktur pesawat terbang.35 – 0.baja ini digunakan untuk membuat sprocket.40 0. C 35 0.poros .90 Spindle peralatan mesin.gigi beban ringan.90 Poros engkol.batang hubung.90 Pasak.55 0.poros engkol.50 0.batang tekan.30 – 0.baut.45 0.30 – 0.40 – 0.60 – 0. C 40 0.batang hubung kemudi.roda kereta.case hardening atau hardening dan tempering.poros.60 – 0.

50 – 0. C 75 0.50 – 0.shock absoberpegas untuk bantalan.55 – 0.50 – 0.pegas koil.80 Pegas flat koil untuk automobile rel .locomotive wagon tyres.baut dan mur keras.65 0.50 – 0.80 Pegas katup mesin.kopling.spindle peralatan mesin.80 Pegas kopling.bagian stamp tipis.50 – 0.silinder.engkol.80 Light flat spring.0.dll.65 – 0.60 – 0.80 Pegas baffle.rel gigi tirus dan plat kopling.poros engkol.65 Gigi.poros dan pinion.75 0.60 . C 70 0.silinder dan bagian mesin yang membutuhkan ketahanan aus.75 – 0. C 60 0.80 0.scrappers dan cultivators shovels.shear blades.50 – 0.70 0.50 – 0.washer kecil. C 80 0.85 0.70 – 0.poros. C 65 0. C 55 0.

05 1.dll.60 0.20 0.45 0.80 kendaraan. C 98 C 113 C 50 Mn 1 0.05 – 1.pegas.kunci.50 – 0.80 – 0.1 – 1.piringan kopling. C 50 Mn 75 0.50 – 0. Efek Ketidakmurnian Baja Berikut ini adalah efek dari kandungan lain yang terdapat dalam baja.50 – 0.16.80 1. Kabel musik.45 – 0.50 – 0.harrow disc.katup. 1.poros gigi.80 0. dan phosphor.C 85 0.50 Pegas dan lembaran koil. Baut.dll.60 – 0.bor.girder rel.90 – 1.peralatan mesin.rocking lever dan lapisan silinder.kabel. mangan.90 Sprocket dan bagian mesin yang membutuhkan ketahanan aus. 2.serta bagian yang tidak terlalu membutuhkan Keuletan. seperti silicon.tap. Silicon .90 0. sulphur.

Kadar silicon pada baja biasanya berada antara 0. 2. mencegah lubang tiup dan pada akhirnya membuat baja lebih ulet dan keras. Mangan Managan berfungsi sebagai deoksida berharga dan agen pembersih. Silicon mengikat gas dan oksida. begitu juga manganese sulphide tidak memberikan efek yang terlalu besar. ketahanan korosi dan untuk memperbaiki sifat elektris dan magnetic.17. mangan membuat logam mudah ditempa dan mempunyai kualitas bengkok yang bagus.30%. chrom. cobalt. Silicon ditambahkan pada baja karbon rendah untuk mencegah baja menjadi berpori. Baja Paduan Baja paduan dapat didefenisikan sebagai baja yang mempunyai kandungan selain karbon yang ditambahkan dengan kadar yang cukup untuk memperbaiki sifatsifatnya. 3. 2. vanadium. molybden. Mangan selalu dikombinasikan dengan sulphur dan dengan demikian mengurangi efek yang membahayakan dari mangan pada baja. yang tidak bisa didapat pada baja karbon biasa. Sulphur Sulphur yang terbentuk pada baja adalah iron sulphide atau manganese sulphide. Jumlah karbon dan phosphor pada umumnya tidak melebihi 0. bisa juga keduanya. pada baja. Phosphor Phosphor menyebabkan baja menjadi rapuh. Kemungkinan terbentuknya manganese sulphide pada baja sangat kecil dibandingkan dengan iron sulphide.25%. phosphor menaikkan titik luluh dan memperbaiki ketahana terhadap korosi. Pada baja high speed mangan digunakan untuk lebih menguletkan logam dan untuk menaikkan temperatur kritis baja high speed. Paduan ditambahkan untuk tujuan yang spesifik seperti meningkatkan ketahanan terhadap keausan. . Pada baja karbon rendah. 4. Iron sulphide terjadi karena titik cair rendah menghasilkan sifat patahan merah. Jika digunakan pada baja karbon rendah biasa.05 – 0. Beberapa elemen paduan yang digunakan dalam baja adalah nikel.

katup untuk uap superheat.mangan. Paduan yang mengandung 25% nikel mempunyai keuletan maksimum dan ketahanan karat. Dalam persentase ini.5% karbon dan banyak digunakan untuk plat pelindung. Jadi ini banyak dipakai untuk standar ukuran yang sehari-hari digunakan.1 – 0. Baja karbon ini digunakan untuk bola. dan 0.5% karbon.5% karbon.5 – 2% chrom dan 0. Paduan baja nikel yang mengandung 36% nikel disebut Invar. Chromium Chromium digunakan dalam baja sebagai elemen paduan untuk mendapatkan kekerasan. Berikut ini adalah efek dari elemen paduan pada baja : 1. Sifat regang bagus dan ketahanan korosi bagus. Biasanya digunakan dengan menggabungkannya dengan elemen lain. 1.25% nikel. menaikkan kekerasan baja tempa dan memberikan sifat keras bahkan ketika dipanskan menjadi berwarna merah. silicon dan tungsten. Nikel Nikel menaikkan kekuatan dan kekuatan dari baja. Tungsten Tungsten mencegah pertumbuhan butir. poros dan gigi yang membutuhkan kekuatan dan kekerasan yang tinggi. nikel membantu menaikkan kekuatan dan kekerasan dengan batas elastis yang tinggi. kekuatan yang besar dan batas elastis yang tinggi sekaligus. 3. Pada umumnya baja chrom mengandung 0.5% chrom. Baja nikel chrom mengandung 3. Koefisien ekspansinyamendekati nol. Baja nikel chrom secara luas digunakan untuk poros engkol mobil. 2. korosi dan tahan baker pada temperatur tinggi. Setiap elemen ini menghasilkan kualitas yang baik pada baja paduannya. Ini menguntungkan dalam membanun pipa boiler. luncuran.1 – 1. Elemen ini bisa digunakan beberapa atau dikombinasikan untuk menghasilkan karakter yang diinginkan pada baja. katup untuk mesin IC dan busi untuk mesin bahan bakar. Baja . Baja-nikel mengandung 2 – 5% nikel dan 0. dan lintasan untuk bearing.

. dan magnet permanent. batas elastis. katup. Baja ini memiliki batas elastis yang tinggi dibanding baja karbon biasa. Vanadium Vanadium membantu dalam memperbaiki struktur butir pada peralatan baja.1% karbon memiliki kuat tarik. pegas dan bahan tahan karat.40 – 0. 6. 4. Menambahkan sedikit vanadium ( < 0. dan 0. Pada dasarnya kegunaan dari baja tungsten adalah untuk alat-alat potong. Cobalt Cobalt memberi skala kekerasan merah pada karbida-karbida yang keras pada suhu tinggi. 7.4 % karbon dan elemen paduan lain digunakan untuk mesin elektrik.15 – 0.3% vanadium.5%karbon digunakan untuk alatalat potong. Baja ini selalu digunakan untuk pegas. Pengolahan baja ini secara keseluruhan melalui proses tuangan. pin.13 – 1.5% chrom. Silicon Baja silicon mempunyai karakter seperti baja nikel. Baja silicon yang mengandung 1 – 2% silicon dan 0. poros dan lainnya yang membutuhkan kekuatan yang besar dan keregangan yang nyata. katup pada mesin IC. 0. Mangan Mangan memperbaiki kekuatan dari baja dalam pengerolan panas dan pada saat perlakuan panas. batas lelah dan keregangan yang sangat bagus. Pada dasarnya guna dari baja mangan adalah untuk menghindari keausan pada bagianbagian mesin. cetakan. keran.5 – 1. Paduan baja mangan yang mengandung lebih dari 1. dan alat-alat tempa.5% mangan dengan karbon antara 0. 5.55% sering digunakan pada gigi.1 – 0.2% ) dapat menaikkan kekuatan tarikdan batas elastis pada baja karbon rendah dan sedang tanpa menghilangkan keregangannya.2 – 1.dengan kandungan 3 – 18% tungsten dan 0. Ini memberikan dekarburasi pada baja selama perlakuan panas. Baja chrom vanadium yang mengandung kira-kira 0.

10 – 0.connecting rod. Rancangan ISI dengan komposisi dalam persen 35 Ni 1 Cr 60 Penggunaan Digunakan untuk poros engkol pesawat terbang dan 2.70 Nikel = 1.Cobalt menaikkan kekerasan dan kekuatan juga magnetisme remanen serta memaksakan gaya magnetis pada baja untuk magnet.dll.kopling.40 – 0.45 Silicon = 0. 30 Ni 4 Cr 1 Karbon = 0.35 Mangan = 0.34 Silicon = 0.poros engkol. 40 Ni 2 Cr 1 Mo 28 Karbon = 0.30 Chrom = 1.40 – 0. 1. .75 Untuk peralatan mesin dengan kekuatan kendaraan berat.dll.000 kg/cm2).poros hubung.15 – 0.8% ) untuk membuat baja molybdenum.4 S.spindle. Tabel berikut menunjukkan komposisi dari setiap paduan baja menurut standar India (IS : 1570 – 1961) Tabel 2.baut. molybden umumnya digunakan dengan chrom dan mangan ( 0. No.mur. tinggi.35 – 0. Molybdenum Jumlahnya sangat kecil ( 0.5 – 0.gigi dan pinion.90 – 4.26 – 0. Untuk gigi tegangan tinggi dan komponenkomponen yang membutuhkan tegangan tarik tinggi (yaitu 16.25 – 1.30% ). Baja molybden dapat menggantikan tungsten pada baja high speed.poros gigi.35 Mangan = 0.40 3.10 – 1. 8.perlengkapan rantai. Baja molybden menghasilkan kuat tarik ekstra dan digunakan untuk badan pesawat terbang dan bagian-bagian automobile.70 Nikel = 3.10 – 0.

10 – 0.35 55 Si 2 Mn 90 Karbon = 0.50 – 0.45 – 0. Mangan = 0.20 11 Mn 2 Carbon Silicon = maks. Penggunaan .55 Silicon = 0. 0.35 Digunakan untuk filler road.30 Digunakan untuk stud dan baut beban rendah.50 – 2. Molybden = 0.16 = 0. = 1. Rancangan ISI dengan komposisi dalam persen 10 S 11 Karbon = maks. 1.15 Silicon = 0.kopling dan rope socket.20 – 0. Tabel 2.80 – 1.0 Juga merupakan baja pegas.5 S.05 – 0. Mangan = 1.35 Mangan = 0. Digunakan untuk suspensi depan pegas helix. Free Cutting Steels Baja ini mengandung sulphur dan phosphor.30 4. Adalah baja pegas dan digunakan untuk automobile dan kendaraan.60 Silicon 5.90 6.7 2.0 50 Cr 1 Carbon = 0.17.Chrom = 0. Chrom = 0. Tabel berikut menunjukkan komposisi dari tiap free cutting steels mengacu pada IS : 1570 – 1961.90 – 1.3 – 1.90 – 1. 0.10 – 0. No. Kehadiran dari elemen ini menyebabakan kerusakan pada mesin karena berbentuk serpihan panjang dan dapat menyumbat mesin.60 – 0.

0.06 40 S 18 Karbon = 0. Baja yang mengandung 18% chrom dan 8% nikel secara luas digunakan dan umum dikenal sebagai baja 18/8.13 2.25 = 0.22 3. Tipe lain dari stainless steel yang mengandung 11 – 14% chrom dan ± 0.70 Phosphor = maks.14 – 0.35 – 0. 0.8 – 1. Heat Resisting Steel .45 Silicon = maks. Baja seperi itu disebut stainless steel. 0.15 Sama seperti 40 S 18 Digunakan untuk baut dan detail mesin.19. Baja mempunyai kandungan nikel yang besar (dari 15 – 20% dan kirakira 0.35 – 0. alat-alat bedah dan operasi serta tujuan lain. 0. tahan oksidasi dan serangan dari media pengkorosi.60 – 0. 0.1% karbon) dan memiliki kekuatan dan keuletan yang sangat besar dan ketahanan korosi yang ekstem. 2.Mangan = 0.2 Sulphur = 0.08 – 0. Ketahanan korosi maksimum biasanya ketika baja ini diamplas dan dipoles setelah perlakuan panas.90 Sulphur = 0. Stainless Steel Telah digambarkan bahwa stainless steel adalah baja yang telah mengalami perlakuan panas dan penyelesaian.35% karbon digunakan untuk pisau. Mangan = 1.20.30 – 1.45 = maks.08 – 0.06 40 Mn 2 S 12 Karbon Silicon Sulphur = 0. Phosphor = maks. Phosphor = maks.25 Mangan = 0.06 2.

bahan baut. Mangan = 0.12 = 0. 0. tanki nitrit acid.mesin kertas. No.6 S. 0. annealing basket.5 – 2.refrigerator trays.kopling fleksibel. Baja paduan yang mengandung 23 – 30% chrom dengan karbon kurang dari 0. = 0.dll.20 07 Cr 19 Ni 9 Karbon Silicon Nikel Chrom = maks.0 = 7.2 – 1. 1.kotak annealing dibuat dari baja ini.12 Silicon Nikel 2.50 – 2.5 – 19.10 – 0. cold heade fastener.25 Silicon Nikel 3. = 0.dll.30 – 0. Tabel berikut menunjukkan komposisi dari beberapa stainless steel dan heat resisting steel mengacu pada standar India (IS : 1570 – 1961). Rancangan ISI dengan komposisi dalam persen 07 Cr 17 Karbon = mkas.35% pada dasarnya digunakan untuk pekerjaan pada temperature antara 815oC dan 1150oC.5 – 9.0 .5 = 17.10 – 0.50 = 1.15 -0.50 Digunakan untuk cover autowhell.70 Chrom = 16 . Tabel 2.50 = maks. Bagianbagian tungku.30 – 0.18 20 Cr 18 Ni 2 Karbon = 0.5 Digunakan untuk ring oli. Penggunaan Mangan = 0. Baja seperti itu harus tahan terhadap pengaruh kegagalan laju awal ketika ditempatkan pada pekerjaan dibawah temperature tinggi.dll.50 Digunakan untuk wind shield wiper arm. 0.Baja ini pada prakteknya sangat cocok untuk pekerjaan pada temperature tinggi.70 Chrom = 16 . Mangan = 0.

Molybden = 2.10 = 0.pelapis ketel uap dan peralatan fotografi.karet dan industri kelautan. Molybden = 1.20 – 1. . Perlakuan Panas pada Baja Perlakuan panas adalah pengrjaan atau pengkombinasian dari pengerjaanpengerjaan yang berbeda yang meliputi pemanasan dan pendinginan dari logam atau paduannya dalam bentuk padatdengan tujuan untuk memperbaikisifat mekanis dan fisis tanpa mengubah komposisi kimianya.0 = 8 . 07 Cr 19 Ni 9 Mo 2 Karbon Silicon Mangan Nikel Chrom = maks. oli. atau air asin.katu.10 = 17.0 2.20 =1-2 = 10 .5 – 18.50 Digunakan untuk bagian tahan acid dan peralatan untuk industri kimia.12 = 0.0 05 Cr 18 Ni 11 Mo 3 Karbon Silicon Mangan Nickel Chrom = maks.5 – 19. Lama waktu pendinginan mempengaruhi struktur yang menghasilkan kekerasan baja.12 = 16. 5.5 – 2.5 – 2. Beberapa metode pelakuan panas akan dibahas dibawah ini : 1. Baja ditahan pada temperature ini selama beberapa saat dan kemudian didinginkan dengan media yang cocok seperti air. 0.5 Digunakan untuk peralatan kimia temperature tinggi untuk.10 – 0.4. 0. Untuk hardening baja paduan dan baja high speed. Hardening Pada proses ini baja dipanaskan sampai temperature 30o – 50oC diatas temperature kritis untuk baja hypo-eutectoid dan temperature yang sama dibawah temperature kritis untuk baja hyper-eutectoid.0 = 0.2 – 3. keduanya dipanaskan sampai 1100oC – 1300oC selanjutnya didinginkan pada udara bebas.peralatan pelayanan kertas.21.

Normalizing Tujuan dari normalizing adalah: 1. Objek dari proses ini adalah untuk memindahkan tegangan didalam yang dihasilkan oleh hardening. 3. . baja dikemas dalam kotak baja tuang yang mengandung campuran arang. Kotak dan isinya diizinkan untuk didinginkan didalam tungku setelah dipanaskan. Annealing Tujuan dari annealing pada baja adalah : 1. 4.2. kapur. Tempering Kekerasan baja yang didinginkan dengan cepat mempunyai sifat rapuh. atau pasir. membuat baja tidak terlalu rapuh dan lebih lunak. keras dan mengandung distribusi tegangan didalam yang tidak sama. menahannya pada temperature ini beberapa saat dan kemudian didinginkan dengan media pendingin air. 3. Proses annealing terdiri atas pemanasan baja pada temperature 30 o – 50oC diatas temperature kritis untuk baja hyper-eutectoid dan pada temperature yang sama untuk baja hyper-eutectoid. Gulungan. memperbaiki ukuran dan struktur butir. Tempering adalah proses pemanasan kembali baja yang telah dihardening ke temperature dibawah temperature kritis yang lebih rendah (700oC).Memindahkan regangan yang di sebabkan pengerjaan dingin seperti akibat pukulan. memberikan kelunakan 3.Memperbaiki struktur baja 2. Ditahan pada temperature inibeberapa saat dan kemudian didinginkan perlahan diluar tungku. memindahkan tegangan didalam 2. kuat tarik dll. keuletan dan sifat mekanis lainnya. memperbaiki keregangan. oli atau air asin. memperbaiki kemampuan pada saat di proses di mesin. bengkokan. Dalam pekerjaan untuk menghindari dekarburasi dari baja selama annealing.

Logam Non-ferro Kita telah membahas bahwa logam non-ferro mengandung logam selain besi sebagai susunan utamanya. tin. Baja ini dalam kondisi yang memungkinkan untuk diproses di mesin dalam juga cocok untuk kabel. aluminium menjadi . Spheriodising Spheriodisin adalah tipe dari proses annealing yang bekerja pada baja karbon tinggi yang membuatnya menjadi lunak dan regang. lead. yang didapatkan daripertambangan mineral yang disebut bauksit. 2. mendapatkan sifat elektrik dan mekanik yang special 3. Proses spheriodising terdiri dari pemanasan baja di bawah temperature kritis terandah (650 o700oC). tembaga.23.22. tetapi jika dipadu dengan sekumpulan kecil paduan lain. Alumunium Alumunium adalah logam putih yang dihasilkan melalui proses elektris dari oksida (alumina). Sekarang kita akan membahas sifat dan kegunaan dari logam-logam ini secara detail dalam artikel berikut.Proses normalizing terdiri dari memanaskan baja pada temperature 30o C -50o C di atas temperature kritis. Dalam susunan murninya logam ini akan menjadi lunak untuk sebagian besar tujuan. Di tahan pada temperature tersebut selama beberapa jam kemudian dinginkan perlahan. kelunakan dan fasilitas dari pengerjaan dingin 4. 2. Tahan pada temperature ini selama ±15 menit kemudian hanya di izinkan di dinginkan dengan media udara 5. nikel dan paduannya. mudah dicairkan dan mudah dituang Pada dasarnya logam non-ferro yang digunakan untuk tujuan permesinan adalah alumunium. Logam non-ferro digunakanuntuk tujuan berikut : 1. seng. ketahanan terhadap korosi 2.

4 – 0. mangan. Sifat tahan korosi yang tinggi dan anti-toxic membuatnya sering digunakan sebagai logam untuk peralatan dapur sehari-hari.7% Selebihnya adalah alumunium. Duralumin 2. Duralumin Adalah paduan alumunium tempa yang sangat penting. dapat ditempa. dan dicor. Alumunium juga secara ekstensif digunakan komponen pesawat terbang dan automobile. Jadi. Magnalium 4. silicon. dimana berat logam mnjadi pertimbangan.keras dan padat. dan nikel. mampu menahan beban yang ringan. Hindalium Paduan diatas akan dibahas dibawah ini : 1. Komposisinya sebagai berikut : Tembaga : 3.4 – 0. Paduan alumunium yang umum adalah : 1. dibentuk. . magnesium.5% Mangan : 0.7% Magnesium : 0. Alumunium mempunyai koduktivitas listrik yang bagus dan merupakan sifat yang paling penting dan biasa digunakan untuk kabel diudara. Alumunium Alloy Alumuniumbisa dipadukan dengan satu atau lebih elemen lain seperti tembaga. dibubut.5 – 4.24. Y-alloy 3. Penambahan sedikit elemen paduan lain dapat merubah sifat lunak alumunium menjadi logam yang keras dan kuat. 2.

bagaimanapun setelah ditempa dan di annealing.8% . Karena Y-alloy memiliki kekuatan yang lebih baik (daripada duralumin) pada temperature tinggi.4. 3. Magnalium juga mengandung kira-kira 1.Paduan ini memiliki kekuatan maksimum setelah melalui perlakuan panas dan pengerasan sepuh. Fenomena ini dikenal dengan pengerasan sepuh. magnesium.2. besi : masing-masing 0.1.75% tembaga. Dapat bekerja pada temperature 500oC. Pada proses penyepuhan paduan ini dibawa keluar pada temperature ruangan selama ±5 hari. Komposisi dari paduan ini adalah sebagai berikut : Copper : 3.6% Selebihnya adalah alumunium. Duralumin biasanya digunakan pada kondisi penempaan untuk kerja tempa. Karena . dan paku keling. Magnalium Magnalium dibuat dengan cara mencairkan alumunium dengan 2 – 10% magnesium didalam vakum kemudian didinginkan didalam vakum atau dibawah tekanan dari 100 – 200 atm. Y-alloy Y-alloy juga disebut copper-alumunium alloy. hanya bisa dilakukan pengerjaan dingin. teralis.7% Nikel : 1. Mengacu ke kekuatannya yang besardan massa yang ringan paduan ini bisa digunakan pada komponen automobile dan pesawat terbang. 2. jika logam dibiarkan selama 3 – 4 hari. dia akan menjadi keras.5% Mangan : 1.5% . Penambahan tembaga ke alumunium murni menaikkan kekuatan dan kemampuan pada proses permesinan. plat. pipa.3% Silicon. oleh karena itu banyak digunakan dalam mesin pesawat terbang untuk kepala silinder dan piston.2% . tetapi bisa juga digunakan untuk tujuan penempaan seprti duralumin. pengepresan. Setelah dikerjakan. Paduan ini diolah melalui perlakuan panas dan pengerasan sepuh seperti duralumin. Biasanya digunakan untuk tujuan penuangan.

biasa digunakan untuk komponen pesawat terbang dan automobile. 2. 1. Terdapat bermacam tipe dari brass. Hindalium Adalah paduan dari alumunium dan magnesium dengan sedikit chrom. nikel dan alumunium.P.25. Dengan menambahkan sedikit elemen lain. Hindalium adalah merek dagang dari paduan alumunium yang diproduksi oleh Hindustan Alumunium Corporation Ltd. 2. Copper (Tembaga) Adalah salah satu logam non-ferro yang sering digunakan dalam industri. dipres dan ditarik menjadi kabel. biasa digunakan untuk pabrik perkakas anoda. tergantung dari proporsi tembaga dan zinc. Pada prinsipnya adalah paduan biner dari tembaga dengan 50% zinc. Dapat dituang.26. Copper-zinc alloys (Brass) 2. Tembaga dalam bentuk pipa biasa digunakan pada mesin-mesin mekanik.). untuk mesin listrik dan pemakaian alat dan dalam elektroplatting.ringan dan sifat mekaniknya yang baik. ditempa. zinc. Dibuat berbentuk plat dengan 16 ukuran bentang. Merupakan konduktor listrik yang bagus. dapat ditempa dan regang dengan warna coklat kemerah-merahan. dengan menambah lead (1 – 2%) memperbaiki kualitas brass saat diproses . Paduan tembaga berikut sangat penting karena digunakan secara luas. Titik cairnya 1083oC. Brass Paduan copper-zinc yang paling sering digunakan adalah brass. Tembaga merupakan logam yang lunak. Copper-tin alloys (Bronze) Kita akan membahas paduan tersebut dengan lebih detail alam artikel berikut. Biasa digunakan untuk membuat paduan dengan tin. sifat dari brass bisa berubah drastis. Tembaga tahan terhadap korosi pada kondisi biasa dan sangat tahan cuaca. 4.. Renukoot (U. Tembaga secara luas digunakan untuk membuat kabel dan kawat listrik. Sebagai contoh.

ekstrusi Copper = 62.pressing. Brass memiliki kekuatan yang lebih baik daripada tembaga. Bisa difabrikasi dengan mudah dengan proses seperti memintal dan bisa dielektroplatting dengan logam lain seperti nikel dan chrom.wire digunakan drawing. Tabel 2.5 = 29 =1 = 59 = 40 =1 stamping.7 Rancangan ISI Cartridge brass Persen komposisi Copper = 70 Zinc = 30 Adalah dingin cold Penggunaan brass rolled pngerjaan untuk sheet. untuk pekerjaan dengan an Copper = 70 .dimesin. Untuk marine casting. Pipa Dan Lain-lain.5 Leaded brass Zinc Lead Admiralty brass Zinc Tin Copper Naval brass Zinc Tin = 36 = 1.dan industri pipa. tetapi konduktivitas panas dan listriknya lebih rendah. Digunakan untuk Plat. Brass sangat tahan terhadap korosi pada atmosfir dan bisa disolder dengan mudah.dep drawing. Tabel berikut menunjukkan komposisi dari bermacam tipe brass mengacu ke standar India. Yellow metal) brass (Muntz Copper = 60 Zinc = 40 Cocok panas rolling.

Logam ini termasuk keras dan tahan aus serta bisa dibentuk atau dirol menjadi kabel. 3% silicon dan 1% mangan atau zinc. batangan dan plat dengan mudah. Phosphor bronze Jika bronze mengandung phosphor. Bronze Paduan dari tambaga tin biasanya disebut dengan istilah bronzes. bahan pelapis banyak tujuan lain. Dalam sifat ketahanan korosi. tungku atau jika yang dibutuhkan adalah kekuatan yang tinggi dan ketahanan korosi yang bagus. 3. Tembaga : 87 – 90% Tin : 9 – 10% Phosphor : 0. Juga sering digunakan untuk membuat pegas. bagian pompa. Paduan ini memiliki kualitas keausan yang bagus dan keelastisan tinggi.3% Digunakan untuk bearing.1 -0. dipres baik dingin ataupun panas serta bisa dilas dengan semua metode yang biasa. bronze lebih superior dari brass. Silicon bronze Mengandung 90% tembaga. Logam ini tahan terhadap korosi pada air garamkomposisi dari bermacam logam ini mengacu untuk apa logam ini ditempa. Biasa digunakan untuk boiler. dirol. Beryllium bronze . Dapat dituang. Mempunyai ketahanan korosi yang sangat bagus dari kombinasi tembaga dengan kekuatan yang lebih tinggi. gigi. ini disebut phosphor bronze. mur untuk poros pemindah mesin. roda cacing. 2.2. Beberapa tipe umum dari bronze adalah sebagai berikut : 1. dibuat dalam tuangan atau ditempa.27. Tipe umum dari phosphor bronze memiliki komposisi berikut mngacu ke standar India. ditempa. Phosphor meningkatkan kekuatan dan keregangan. ketel. Batas komposisi yang baik adalah 75 – 95% tembaga dan 5 – 25% tin.

komponen pompa. Lebih keras dan lebih kuat dari phosphor bronze. zinc dan sedikit persentase dari mangan. Komposisi yang biasa dari paduan ini adalah : Tembaga : 60% Zinc : 35% Mangan : 5% Logam ini lebih tahan terhadap korosi. Gigi cacing selalu dibuat dari bronze ini.Adalah paduan dengan dasar tembaga. Alumunium bronze Adalah paduan dari tembaga dan alumunium. pompa udara dll. Gun metal . poros dan bejana. 5. sifat mekanisnya diperbaiki dengan mengatur ukuran butir dan memperbaiki sifat regang. pompa pengisi. penghantar arus listrik yang besar. 4. mengandung kira-kira 97. batangan dll. Manganese bronze Adalah paduan dari tembaga. Alumunium bronze dengan 6 – 8% alumunium memiliki sifat-sifat pengerjaan dingin yang berharga. batas lelah tinggi ketahanan korosi yang luar biasa pada saat didinginkan atau dipanaskan. yang membuatnya lebih cocok sebagai logam bearing.28. paduan ini bisa digunakan sebagai logam bearing pengganti phospsor bronze. 6% paduan alumunium mempunyai warna emas yang bagus. baut condenser. Umum digunakan untuk bejana. Sangat cocok untuk membuat komponen jangka panjang menghilangkan korosi. Jika besi ditambahkan pada bronze ini. Ketahanan aus beryllium bronze lima kali lebih besar dari phosphor bronze. Memiliki lapisan film sifat pelumas yang lunak. bejana. dimana sering digunakanuntuk perhiasan imitasi dan tujuan dekorasi.25% beryllium. Mempunyai titik luluh tinggi.75% tembaga dan 2. oleh karena itu. Batang penghubung dan rol juga dibuat dari paduan ini. Alumunium bronze biasa digunakan untuk membuat gigi. Bahan yang sangat cocok untuk pegas. torak pompa. 2. baling-baling.

logam ini dibuat untuk tuangan senjata. memperbaiki solder. Logam ini sangat kuat dan tahan korosi oleh air dan atmosfir. 2. Tidak mempunyai kuat tarik. Paduan yang mengandung 83% lead. 2. Paduan dengan bahan dasar tin mengandung 88% tin. Biasanya mengandung 88% tembaga. Secara ekstensif digunakan untuk tuangan alat-alat boiler. Bahan Non-logam . Aslinya. 8% antimony. 15% animony. 2. Lead Logam ini berwarna kelabu kebiru-biruan. tabung paking.30. dan 4% tembaga adalah bahan yang lunakdengan koefisien friksi rendah dan lemah. pipa air. pelapis untuk tanki acid. Digunakan untuk membuat paduan penting. Logam ini juga dikenal dengan Admirality gun metal. bearing.29.5% tembaga digunakan untuk bearing dengan pelayanan ringan. Catatan : Paduan itu seperti lead dan tin lebih banyak didesain sebagai paduan bearing logam putih. Tin Tin bersinar seperti logam putih. Tidak cocok dikerjakan pada keadaan dingin tetapi dapat ditempa pada temperature kira-kira 600oC.5% tin dan 0. lapisan pelindung untuk lembaran besi dan baja serta untuk membuat tin foil yang digunakan sebagai paking tahan lembab. 10% tin dan 2% zinc. dll. bejana. Sangat lunak hingga dapat dipotong dengan pisau.Adalah paduan tembaga. Zinc ditambahkan untuk membersihkan logam menaikkan kemudahan cair. Digunakan untuk bahan solder. Lunak. reservoir air. Lebih umum logam bearing digunakan dengan kotak besi tuang jika bearing dikenai beban dan tekanan tinggi.31. Paduan dengan dasar lead digunakan jika diperlukan bahan dengan ketahanan korosi rendah. dan sebagai lapisan kabel listrik. 1. Dapat dirol menjadi lembaran tipis. tin dan zinc. dapat ditempa dan diregang.

Juga digunakan sebagai sabuk pemindah tenaga.Bahan non-logam digunakan pada praktik permesinan berdasarkan massa jenis yang rendah.V. Rubber lunak digunakan sebagai isolasi listrik. Pertama-tama panas melunakkan material. urea-formaldehyde (Plaskon). pulli. Plastic sangat-sangat tahan karat dan mempunyai stabilitas dimensional tinggi. Tahan abrasi. Berikut ini adalah dua tipe plastic : 1. polyvinyl acetate. dan 2. Bahan thermoplastic tdak bisa dikeraskan dengan aplikasi panas dan tekanan dan tidak ada perubahan kimia yang mengikuti. tapi dengan menambah aplikasi panas dan tekanan. dan diproses di mesin. pelumasan bearing dll. plastic menjadi keras karena perubahan kimia yang disebut polymerization. harganya murah. Plastic juga bisa dituang. panas. Rubber keras digunakan untuk pia-pipa dan sebagai lapisan tanki pengawet. 2. alkali yang kuat dan merupakan asam yang cukup kuat.tergantung sifat memegas dan kekuatannya. polyvinyl chloride (P. tetapi berikut ini adalah yang sering dijumpai. phenol-furfural (Durite). Plastic tetap lunak meski temperature dinaikkan tapi akan keras ketika didinginkan. Plastic Plastic adalah bahan sintetis yang dicetak kedalam bentuk dibawah tekanan dengan atau tanpa pemanasan. delaminating. Beberapa tipe umum thermosetting plastic adalah phenol-formaldehyde (Bakelite).). Walau begitu banyak bahan non-logam. Bisa dicairkan berkali-kalidengan aplikasi panas. lapisan gigi. fleksibel. dirol. .C. Rubber Adalah salah satu plastic alam yang sangat penting. diekstrusi. dll. dll. Plastic bamyak digunakan pada pabrik pembuatan bagian-bagian pesawat tebang dan automobile. tahan panas dan listrik. Beberapa tipe umum thermoplastic adalah cellulose nitrate (Celluloid). 1. Thermoplastic Thermosetting plastic adalah plastic yang dibentuk dibawah panas dan tekanan dan menghasilkan produk keras yang permanent. polythene. Juga digunakan untuk membuat kacamata pelindung. Thermosetting plastic.

Umumnya digunakan sebagai lapisan friksi pada kopling dan rem. Ferrodo Adalah merek daganf yang diberikan untuk asbestos yang dilapisi dengan lead oxide. Leather Leather sangat fleksibel dan bisa menahan keausan dengan kondisi yang cocok.3. Secara ekstensif digunakan untuk sabuk pemindah tenaga dan sebagai paking. . 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful