makalah tumbuh kembang ( keperawatan anak

)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seorang anak bukan merupakan orang dewasa dalam bentuk kecil, karena ia mempunyai sifat berlainan dari orang dewasa. Ia harus tumbuh dan berkembang sampai dewasa agar dapat berguna bagi masyarakat. Walaupun pertumbuhan dan perkembangan berjalan menurut normanorma tertentu, seorang anak dalam banyak hal bergantung kepada orang dewasa, misalnya mengenai makan, perawatan, bimbingan, perasaan aman, pencegahan penyakit dan sebagainya. Oleh karena itu semua orang yang mendapat tugas mengawasi anak harus mengerti persoalan anak yang sedang tumbuh dan berkembang, misalnya keperluan dan lingkunagan anak pada waktu tertentu agar anak dapat tumbuh dan berkembang sebaik-baiknya. Bila lingkungan akibat sesuatu hal menjadi buruk, maka keadaan tersebut hendaknya segera diubah sedemikian rupa sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. Sebuah organ yang tumbuh berarti organ itu akan menjadi besar, karena sel-sel dan jaringan diantara sel bertambah banyak. Selama pembiakan, sel berkembang menjadi sebuah alat (organ) dengan fungsi tertentu. Pada permulaannya, organ ini masih sederhana dan fungsinya belum sempurna. Lambat laun organ tersebut dengan fungsinya akan tumbuh dan berkembang menjadi organ yang matang, seperti yang diperlukan orang dewasa. Dengan demikian pertumbuhan, perkembangan dan kematangan tidak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Untuk perkembangan yang normal diperlukan pertumbuhan yang selalu bersamaan dengan kematangan fungsi. Untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimum diperlukan berbagai faktor misalnya makanan harus disesuaikan dengan keperluan anak yang sedang tumbuh. Penyakit infeksi akut maupun kronis menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga pencegahan penyakit menular merupakan hal yang penting, di samping diperlukan bimbingan, pembinaan, perasaan aman dan kasih sayang dari ayah dan ibu yang hidup rukun, bahagia dan sejahtera dalam lingkungan yang sehat. Sebelum bayi lahir terdapat pertumbuhan dan perkembangan yang cepat sekali, yaitu dari seorang makhluk yang terdiri hanya dari satu sel sampai terjadi seorang bayi yang setelah dilahirkan dapat hidup sendiri terpisah dari ibunya Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada masa ini perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, kesadaran emosional dan inteligensia berjalan sangat cepat. Perkembangan psiko-sosial sangat dipengaruhi lingkungan dan interaksi antara anak dengan orang tuanya. Perkembangan anak akan optimal bila interaksi sosial diusahakan sesuai dengan kebutuhan anak pada berbagai tahap perkembangan. Perkembangan adalah perubahan psikologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik pada diri anak, yang di tunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar dalam peredaran waktu tertentu menuju kedewasaan dari lingkungan yang banyak berpengaruh dalam kehidupan anak menuju dewasa. Perkembangan menandai maturitas dari organ-organ dan sistem-sistem, perolehan ketrampilan, kemampuan yang lebihsiap untuk beradaptasi terhadap stress dan kemampuan untuk memikul tanggung jawab maksimal dan memperoleh kebebasan dalam mengekspresikan kreativitas. Ciri khas dari anak ialah ia selalu berubah baik secara jasmaniah maupun secara fungsionil.

pada massa ini pula kita dapat mengetahui perkembangan berbahasa. maupun kesadaran emosional. menjelaskan perkembangan emosi dan sosial 9. menjelaskan perkembangan Kognitif 8.  Tujuan Khusus Tujuan dibuatnya makalah ini agar mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan 1 Definisi pertumbuhan dan perkembang anak usia pra sekolah 2 Menjelaskan ciri-ciri tumbuh kembang 3 Menjelaskan prinsip tumbuh kembang 4 Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak usia pra sekolah 5 Menjelaskan tahap pertumbuhan dan perkembangan.  Pertumbuhan kecepatannya mengurang berangsur-angsur sampai suatu waktu (kira-kira umur 18 tahun) berhenti 1. 6 Menjelaskan perkembangan Fisik 7. menjelaskan perawatan kesehatan usia sekolah . Dari mulai tumbuh kembang seperti pada usia balita karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan yang menentukkan perkembangan anak selanjutnya. kesadarn social.Tahap pertumbuhan anak :  Pertumbuhan yang cepat sekali dalam tahun pertama. menjelaskan aplikasi konsep tumbuh kembang dalam keperawatan 10. kreativitas.  Pertumbuhan yang berjalan lamban dan teratur sampai masa akil balik  Pertumbuhan cepat pada masa akil balik (12-16 tahun). yang kemudian mengurang secara berangsur-angsur sampai umur 3-4 tahun.2 Tujuan Penulisan  Tujuan Umum Makalah ini bertujuan untuk memberi informasi tentang pertumbuhan dan perkembangan anak usia pra sekolah.

B. pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar jumlah. sedangkan perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan. organ maupun individu. organ maupun individu. sebagai hasil dari proses pematangan (Soetjiningsih. Tumbuh kembang adalah proses yang kontinu sejak dari konsepsi sampai maturitas/dewasa.2 Ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan Tumbuh kembang anak yang sudah dimulai sejak konsepsi sampai dewasa itu mempunyai ciriciri tersendiri. kuliahbidan.wordpress. Hurlock. kedua peristiwa itu terjadi secara sinkron pada setiap individu. pertumbuhan menunjukkan arti perubahan kuantitatif. sedangkan perkembangan adalah bertambah sempurnanya fungsi dari alat tubuh (Depkes RI) pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. ukuran atau dimensi tingkat sel.1 Pengertian Pertumbuhan dan perkembangan Istilah tumbuh kembang sebenarnya mencangkup dua peristiwa yang sifatnya berbeda. 2. yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram. pound. Pertambahan dalam ukuran dan struktur. Sedangkan. sedangkan perkembangan berkaitan dengan pematangan fungsi organ / individu. perkembangan lebih menitikberatkan aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ atau individu.BAB II TINJAUAN TEORI 2. ukuran panjang (cm. termasuk perubahan aspek sosial atau emosional akibat pengaruh lingkungan ( markum. umur tulang dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen tubuh). perkembangan menujukkan perubahan kuantitaif dan kualitatif ( Elizabet. Walaupun demikian. jumlah ukuran atau dimensi tingkat sel. 1978) sehingga dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan mempunyai dampak terhadap aspek fisik. yaitu : 1. . kilogram). dkk) pertumbuhan dan perkembangan memiliki makna yang berbeda akan tetapi kedunnya tidak dapat dipisahkan.com) pertumbuhan adalah bertambah banyak dan besarnya sel seluruh bagian tubuh yang bersifat kuantitatif dan dapat diukur. akan tetapi saling berkaitan dan sulit di pisahkan yaitu perkembang dan petumbuhan.meter).

pertumbuhan berlangsung dari kepala ke arah bawah dari bagian tubuh. Terdapat masa percepatan dan masa perlambatan. 3. menciptakan periode dari keseimbangan dan ketidakseimbangan. 2.3 Prinsip-prinsip pertumbuhan dan perkembangan Untuk memahami anak usia dini lebih mendalam. 6. terjadi dengan pola yang konsisten dan kronologis. karean adanya faktor bawaan dan lingkungan yang berbeda. perkembangan merupakan hal yang teratur dan mengikuti rangkaian tertentu. Dapat diprediksi.tetapi kecepatannya berbeda antara anak satu dengan lainnya. perkembangan merupakan hal yang unik untuk individu dan untuk potensi genetik. perkembangan meliputi tantangan bagi individu dalam bentuk tugas yang pasti sesuai umur kemampuan. Arah perkembangan anak adalah sefalokaudal. Orang tua. prinsip dasar pertumbuhan dan perkembangan adalah sebagai berikut : 1. 5. 7. Aktifitas seluruh tubuh diganti respon individu yang khas. kebutuhan psikologi ini merupakan kebutuhan dasar dalam perkembangan anak usia dini. perkembangan merupakan hal yang komplek. Refleks primitif seperti refleks memegang dan berjalan akan menghilang sebelum gerakan volunter tercapai. ketika perkembangan berlangsung terus dari hal yang mudah ke arah yang lebih kompleks. Proximosdital. guru maupun pemerhati perlu mempunyai gambaran yang tepat mengenai prinsip-prinsip dan pola perkembangan anak usia dini dan kebutuhan –kebutuhan seperti kebutuhan jasmani. perkembangan terjadi melalui konflik dan adptasi. yang dimaksud dengan perubahan yang teratur adalah pertumbuhan pada manusia yang berjalan normal mengikuti tata urutan yang saling berkaitan. 2. 4. Yang perlu di ingat mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak adalah setiap anak adalah individu yang unik.yang dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan. guru dan para pemerhati pendidikan juga harus memahaminya untuk mengetahui dengan mudah kebutuhan –kebutuhan yang diperlukan anak usia dini. Pola perkembangan anak adalah sama pada semua anak. cephalocaudal. Differantiation. dan aspek yang berbeda berkembang pada waktu yang berbeda. Jika kebutuhankebutuhan ini tidak terpenuhi secara memadai akan sangat mempengaruhi keutuhan perkembangan diri anak dimasa remaja dan dewasa. 4. pengetahuan tersebut sangat penting sehingga orang tua dan guru tidak mengharapakan sesuatu yang berlebihan kepada anak. perkembangan berlangsung terus dari daerah pusat (proksimal) tubuh ke arah luar. Perkembangan erat hubungannya dengan maturasi sistem susunan saraf 5. perkembangan merupakan sesuatu yang terarah dan berlangsung terus dalan cara sebagai berikut : a. b. 3. . serta laju tumbuh kembang yang berlainan organ-organ. maka pertumbuhan dan pemcapaiannya kemampuan dalam nerkembangnya juga berbeda. c. Prinsip-prinsip perkembangan adalah pola-pola umum dalam suatu proses perubahan alamiah yang teratur. universal dan berkesinambungan. dan setiap individu cenderung untuk mencari potensi maksimum perkembangan. kebutuhan sosial . 6. orang tua. 2. Tetapi akan tetap menuruti patokan umum.

rambut. dimana faktor ekternal menghadirkan keuntungan untuk mencapai potensi tersebut.  Faktor genetik juga mempengaruhi beberapa karakteristik seperti jenis kelamin. Faktor Genetik Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Umumnya . yaitu : 1.ke suatu sistem yang tergantung pada kemempuan genetik dan mekanisme homeostatik bayi itu sendiri. Ditandai dengan intensitas dan kecepatan pembelahan. tumbuh kembang anak secara umum dapat digolongkan menjadi :  Lingkungan biologis  Faktor fisik . dorongan alami menentukan batasan perkembangan. sikap tubuh dan beberapa keunikan psikologis seperti temperamen Potensi genetik yang bermutu hendaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal  bersifat tetap atau tidak berubah sepanjang kehidupan 2. tugas perkembangan membutuhkan praktik dan tenaga. ras. Faktor lingkungan ini secara garis besar dibagi menjadi : a. antara lain :  Gizi ibu pada waktu hamil  oksin/zat kimia  Endokrin  Infeksi  Stres  Imunitas b. Faktor ini disebut juga milieu merupakan tempat anak tersebut hidup. Faktor yang memepengaruhi anak pada waktu masih di dalam kandungan (faktor pranatal) faktor lingkungan pranatal yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin mulai dari konsepsi sampai lahir. Lingkungan merupakan lingkungan ”bio-fisiko-psiko-sosial” yang memepengaruhi individu setiap hari. pertumbuhan fisik. Secara umum terdapat dua faktor utama yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.4 Faktor yang memperngaruhi pertumbuhan dan perkembangan usia sekolah Makhluk manusia adalah sistem komplek dan terbuka yang dipengaruhi oleh dorongan alami dari dalam dan dari lingkungan. sedangkan yang kurang baik akan menghambatnya. fokus perkembangan ini berbeda sesuai dengan setiap tahap perkembangan dan tugas yang dicapai. dan berfungsi sebagai penyedia kebutuhan dasar anak.7. Faktor Lingkungan Lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. Lingkungan yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh kembang anak setelah lahir (faktor postnatal) Bayi baru lahir harus berhasil melewati masa transisi. dari suatu sistem yang teratur yang sebagian besar tergantung pada organ-organ ibunya. warna mata. mulai dari konsepsi sampai akhir hayatnya. dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. 2. derajat sensitivitas jaringan terhadap rangsangan. Melalui genetik yang terkandung di dalam sel telur yang telah dibuahi. umur pubertas dan berhentinya pertumbuhan tulang. Faktor ini juga merupakan faktor bawaan anak. yaitu potensi anak yang menjadi ciri khasnya.

Bermain bersama dengan anak lain dan menyadari adanya lingkungan lain di luar keluarganya Dari 3 sampai 4 tahun . baik mengenai tinggi maupun berat badan mereka. Seperti halnya pada fase perkembangan. sisi bawah. struktur dan sistem tubuh Indonesia belum memiliki statistik pertumbuhan fisik rata-rata anak usia taman kanak-kanak.Bicara dengan baik . Pertumbuhan fisik pada masa ini misalnya. jenis kelamin. Periode Perkembangan usia pra sekolah Ada beberapa macam perkembangan usia pra sekolh di mulai sejak usia 2 tahun sampai dengan usia 5 tahun. Faktor psikososial  Faktor keluarga dan adat istiadat 2.Mengenal 4 warna 2. hal tersebut berdasartkan waktu dan rangkaian tugas perkembangan yang harus dicapai individu untuk maju ke tahap berikutnya. Sesuai dengan tinggi rata-rata orang . Walaupun bagian kronologis ini merupakan pilihan.Pandai bicara .Berjalan pada jari kaki .5 tahap pertumbuhan dan perkembangan.Belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri . Tinggi dan berat badan.Mengenal sisi atas.Menggambar lingkaran . bertanya. Pertumbuhan dan perkembangan manusia merupakan hal yang berjalan terus dan berliku-liku.Melompat dan menari . dan umurnya .Berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga . . sisi belakang Dari 4 sampai 5 tahun . sisi muka. Pertumbuhan dan perubahan fisik Pertumbuhan dan perubahan fisik tidak sehebat pada masa sebelumnyadan temponya lebih lambat tai tidak mengurangi maknanya. a.Membuat jembatan dengan 3 kotak . melompat dengan satu kaki . Dari 2 sampai 3 tahun . proses kompleks yang sering dibagi ke dalam tahap yang diatur sesuai kelompok umur.6 PERKEMBANGAN FISIK 1. diperlukan untuk mengakomodasi keterampilan motorik dan perkembangan intelektual. pertumbuhan dan perkembangan aspek-aspeknya disesuaikan dengan prioritas masa itu.Banyak bertanya . mengerti kata-kata yang ditunjukan kepadanya .Mengenal 2 atau 3 warna . memanjat.Mampu menyusun kalimat .Dapat menghitung jari-jarinya.Menyebut namanya.Belajar meloncat.Mempaergunakan kata-kata saya.

namun koordinasi motorik anak-anak belum terlalu baik. Peningkatan ukuran otak sebagian juga disebabkan oleh peningkatan mielinisasi yaitu proses dimana sel-sel saraf dilapisi dan diisolasi oleh sebuah lapisan sel-sel lemak (Santrock. memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut dan otot besar maupun otot kecil yang diperlukan bagi keterampilan motorik. Tulang yang mengeras akan memberi bentuk pada tubuh dan sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik kepada organ-organ dalam tubuh. atau menghasilkan pekerjan tangan yang buruk.tinggi rata-rara anak pada masa ini diperkirakan sebagai berikut : • pada usia 3 tahun lebih kurang 90-95 cm • pada usia 4 tahun lebih kurang 95-100 cm • pada usia 5 tahun lebih kurang 100-105 cm • pada usia 6 tahun lebih kurang 105-110 cm • diperkirakan anak bertambah tinggi lebih kurang 7 sentimeter setiap tahunnya Perubahan bentuk tubuh yang meliputi perubahan dalam perototan dan pertulangan merupakan keuntungan sendiri bagi anak yaitu mereka akan bertambah kuat. Keadaan ini bersama dengan berkembangnya sistem imunitas akan menjadikan anak lebih sehat. Pertumbuhan otak Salah satu yang terpenting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa ini adalah pertumbuhan otak dan sisten saraf. Meskipun pertumbuhanya tidak secepat masa bayi. c. 2. jatuh dari ayunan. Meningkatnya ukuran otak disebabkan meningkatnya ukuran jumlah dan ukuran serabut-serabut saraf di dalam dan diantara bagian-bagian otak.Indonesia setelah dewasa. keadaan ini memungkinkan anak untuk mengunyah dengan bai sehingga dapat mengunyah apa saja. b. memberikan sumbangan yang luar biasa terhadap pemunculan kemampuan kognitif.1990. dikombinasikan dengan kesempatan untuk memperoleh pengalaman. tetapi pada usia 3 tahun otak sudah mencapai tiga perempat ukuran otak orang dewasa dan pada usia 5 tahun sudah sembilan persepuluh ukuran otak orang dewasa. Pada usia 3 tahun gigi susu juga sudah lengkap. Kesehatan dan penyakit anak-anak . Serabut saraf ini terus tumbuh paling sedikit sampai masa remaja. Persepsi kedalaman terus meningkat pada usia prasekolah.243). Persepsi visual Kematangan pengelihatan pada usia prasekolah ini. Perubahan ini disertai pula dengan pematanganotak serta sistem saraf. Gigi tetap mulai ada ketika anak mencapai usia 6 tahun. Peningkatan kematangan otak. Nutrisi 4. Pada akhir masa usia prasekolah (6 tahun) otototot mata sudah berkembang sedemikian rupa sehingga memngkinkan anak menggerakkan matanya secara efisien untuk melihat sederetan huruf-huruf. Perkembangan motorik 3. mereka sering menumpahkan. Ditambah lagi adanya peningkatan kapasitas pernafasan dan sirkulasi darah sehingga dapat meningkatkan kebugaran tubuh.

Dalam usia prasekolah kegiatan utama adalah membina sikap dan minat. Hal-hal yang dapat dilakukan oleh orang tua dan guru Taman Bermain dan Taman Kanakkanak untuk mengembangkan anak usia prasekolah 1. juga memerlukan pembinaan yang luas lagi melalui program Bina Keluarga Balita. Kretivitas 2. pemerintah dan masyarakat juga menyiapkan pusat-pusat pembinaan bagi ibu dan balita. d. Bermain 4. Berfikir praoprasional 2. Orang dewasa merencnakan pengalaman yang dapat mngurangi rasa takut anak. dengan pembinaan ibu-ibu yang berkualitas dalam mengasuh anak diharapkan generasi yang akan datang juga mengalami peningkat kualitas.2. Kita mengenal program Bina Keluarga Balita. menyenangkan hati anak bila mereka menangis atau ketakutan. Sesuai dengan namanya taman diperlukan anak usia prasekolah yang memerlukan rangsangan agar seluruh aspek perkembangannya dapat meningkatkan dan untuk menghadapi sekolah kelak karena itu anak belum diajarkan segala sesuatu yang bersifat akademis dan belum diberi tugas sekolah seperti menulisdan membaca. Keluarga 2. a. Tempat Penitipan Anak Selain program BKB akhir-akhir ini berkembang upaya untuk menyelenggarakan Tempat Penitipan Anak (TPA). Di dalam TPA ini anak diberikan program-program yang dapat meningkatkan semua aspek perkembangan anak. Kedua taman dan tempat bermain ini belumlah merupakan sekolah. membantu mereka bila diperlukan tetepi membiarkan mereka melakukan segala sesuatu yang mampu . Teman sebaya 3. Perluasan pembinaan anak usia prasekolah Berbeda dari usia sebelumnya anak usia prasekolah yang berumur antara 2-6 tahun ini selain memerlukan pengasuhan dari kedua orang tuanya.  Orang dewasa membantu anak bermain dan mengembangkan kebebasan diri anak. c. Bina Keluarga Balita Akhir-akhir ini selain tersedianya pendidikan bagi anak usia prasekolah berupa Taman KanakKanak yang sudah dikenal sejak awal abad keduapuluh. Disiplin 6. Beberapa aspek lain dalam perkembangan kognitif anak usia pra sekolah 3.7 PERKEMBANGAN KOGNITIF 1.8 PERKEMBANGAN EMOSI DAN SOSIAL Perkembangan 1. Perkembangan bahasa 4. Taman Bermain dan Taman Kanak-Kanak Program lain adalah Taman Bermain dan Taman Kanak-kanak. Perkembangan kepribadian 5. b. serta taman bermain dan taman kanak-kanak. anak anak usia 3 tahun  Orang dewasa memberi afeksi dan dukungan. Terutama balita yang ibunya bekerjadan tidak memiliki anggota keluarga yang membantu mengasuh. Tempat Penitipan Anak.

Perkembangan kogniting Anak mengembangkan pemahaman mengenai konsep tentang diri sendri. dan tentang dunia disekitarny melali pengamatan dengan cara berhubungan dengan orang lain dan dengan benda sebenarnya. dan mendorong anak untuk berbuat seuai dengan perilaku yang diharapkan. Perkembangan Fisik Setiap anak diberi kesempatan untuk melatih otot-otonya melalui berbagai kegiatan. Kepada anak diberikan berbagai kemungkinan untuk mengembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama.  Orang dewasa mendukung kegiatan anak untuk memulai suatu persahabatan. Keterampilan dasar ini baru akan berkembang bila mempunya makna bagi anak. Guru memberi kemudahan agar perkembangan keterampilan sosial yang positif ini dapat tejadi setiap saat b. Untuk anak usia 4-5 tahun a. 2. d. Berbagai variasi media kesenian diberikan kepada anak untuk ekspresi kreatif mereka. dan juga mencari pemecahan terhadapmasalah yang konkret. belajar mengenal alam sekitar dam dapat mengekspesikan diri secara bebas. . Bila timbul konflik biasanya anak usia 3 tahun kembali bermain sendiri. dan latihan keseimbangan badan. Orang dewasa selalu berada dekat dengan anak untuk membantu mereka juka dibutuhkan. Anak juga belajar mengenai rutinitas agar selalu sehat dan aman. misalnya mendengar dan membaca cerita. e.  Orang dewasa menyediakan waktu dan tempat baik di dalam maupun diluar ruangan baik anak untuk berlatih keterampilan gerak kasar seperti berlari. Setiap hari anak diberi kesempatan untuk melatih otot-otot kecinya melalui aktivitas bermain seperti melukis dan memotong.mereka lakukan sendri atau yang ingin merekalakukan sendiri. Orang dewasa membiasakan anak untuk menunggu giliran dan mau berbagi dengan orang lain tetapi hendaknya orang tua tidak mengharap terlalu banyak dari mereka. c. termasuk berlari. Perkembangan bahasa dan minat baca-tulis Anak harus diberi kesempatan seluas-luasnya untuk melihat betapa membaca dan menulis itu mempunyai kegunaan yang luar biasa. naik sepeda.  Orang dewasa sebanyak mungkin memberikan pengalaman kepada anak dan memberikan kesempatan untuk memperluas kemampuan bahasa dan musik kepada anak. Harapan guru harus disesuikan dengan dan menghargai kemampuan yang dimiliki anak. Perkembangan Estetik Setiap hari anak diberi kesempatan untuk mengekspesikan perasaan estetik dan apresiasi mereka melalui kesenian dan musik. melompat. tenteng orang lain.dll. seperti melukis dengan jari dan membuat bentuk memakai tanah liat. Kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan berbahasa dan minatbaca dan tulis ini perlu dilakukan pemberian pengalaman yang bermakna bagi anak. Anak mencoba dan memperoleh kesenangan dari berbagai bentuk musik. karena hubungan semacam itu cepat berlalu. berbagai tulisan dan gambar-gambar. Bermain di lapangan perlu direncanakan dan dilaksanakan setiap hari sehingga anak dapat mengembangkan keterampilan otot-otot besarnya. melompat. Perkembangan sosial-emosional Guru mmudahkan perkembngan kontrol diri anak dengan menggunakan tehnik bimbingan yang positif seperti modeling.

di beri kebebasan untuk tumbuh maupun berkembang sendiri berdasarkan apa adanya.f. Supaya nanti dapat menghasilkan manusia yang berkepribadian utuh. BAB III PENUTUP 3. Pengaruh kebaikan yang diberikan kepada anak sebaiknya dihubungan dengan berbagai kecerdasan yang dimiliki akan. Jika anak diberikan makanan yang bergizi mereka akan sehat dan selanjutnya akan bergerak. 2. Tiap-tiap individu berbeda dan tidak mudah untuk disamakan antara individu yang satu dengan yang lain terhadap tugas-tugas perkembangannya. Anak adalah subjek yang harus diperhatikan. a. bahan makanan lauk pauk c. Oleh karena itu perlu diberi dorongan. Makanan yang diberikan kepada anak haruslah yang sehat agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal makanan nya harus bergizi seperti . pertumbuhan dan perkembangan anak. dapat dipergunakan utuk memotivasi mereka di dalam kegiatan belajar. susu dan telur makanan ini diperlukan untuk memperoleh kebutuhan zat gizi yang cukup untuk kelangsungan hidup. Sehinggan memerlukan zat gizi dalam jumlah besar. cakap dan tersenyum sehinggan anak mampu tumbuh dan berkembang secara optimal serta menjadi anak yang memiliki kepribadian utuh. Motivasi Rasa ingin tahu secara alamiah ada dalam diri anak dan mereka untuk membuat segala seuatu masuk akal.9 Aplikasi konsep tumbuh kembang dalam keperawatan Teori perkembangan hanya menjelaskan satu aspek --. bimbingan dan pengaruh positif agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.0 Perawatan kesehatan anak usia Sekolah Perawatan kesehatan anak usia sekolah dapat diawali dari pemberian makanan yang sehat. aktivitas. pemulihan kesehatan sesudah sakit. Pemberian kegiatan pada anak perlu disesuaikan dengan kematangan dan perkembangan anak. Sehingga nanti dapat menjadi anak yang sehat. berwajah ceria. . Beberapa pandangan diatas dapat dijadikan acuan untuk mendidik anak usia sekolah agar menjadi anak yang sehat cerdas melalui bermain. cerdas dan ceria. dan pembelajaran.1 Kesimpulan Anak sejak lahir telah memiliki potensi yang berbeda satu sama lain. bahan makanan sayuran d.perawat perlu mengaplikasikan beberapa teori perkembangan untuk memahami tumbuh kembang klien saat melakukan pengkajian maupun implementasi tindakan keperawatan. bahan makanan pokok b. bermain. Pada anak usia sekolah anak sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. dan memberikan intervensi keperawatan Konsep pertumbuhan dan perkembangan manusia ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam mempelajari konsep tumbuh kembang pada berbagai usia 3. Teori-teori tumbuh kembang bermanfaat untuk pengkajian. mengetahui tingkatan perilaku klien. Tugas pendidik adalah mempengaruhi karena ituy perlu pembiasaan. keteladanan. Dalam pemberian pengaruh ini pendidik perlu mengetahui masa perkembangan anak.

DAFTAR PUSTAKA o Mansjoer arif 2001. Diakses tanggal 20 April 2009 dari www.nursingbegin.com o Optimalkan tumbuh kembang anak usia dini.com .com o Pertumbuhan anak. kapita selekta kedokteran. Jakarta : Media aesculapius edisi III o Tumbuh kembang.goecities.com o Prinsip-prinsip perkembangan.bintangbangsaku.wordpress. Diakses tanggal 20 April 2009 dari www. Diakses tanggal 21 April 2009 dari www. Diakses tanggal 21 April 2009 dari www.kuliahbidan. Diakses tanggal 22 April 2009 dari www.com o Pertumbuhan dan perkembangan.scribd.