GAMBAR ILUSTRASI

( Oleh : Banu Arsana)

 

Asal kata : dari bahasa latin yaitu “ilustrare” artinya penampakan, kemuliaan, cahaya, penerangan dan penggambaran secara hidup-hidup. Pengertian gambar ilustrasi: adalah suatu karya seni rupa dua demensi, yang berupa gambar tangan (manual), ataupun gambar dari hasil olah digital (dari komputer, atau fotografi) atau kombinasi dari keduanya manual dan digital,baik hitam putih maupun berwarna yang mempunyai fungsi sebagai penerang penghias untuk memperjelas atau memperkuat arti atau memperbesar pengaruh dari suatu teks atau naskah/cerita yang menyertainya Fungsi Gambar Ilustrasi : sebagai penerang penghias untuk memperjelas atau memperkuat arti atau memperbesar pengaruh dari suatu teks atau naskah/cerita yang menyertainya Bentuk ilustrasi dalam arti luas 1) Ilustrasi berupa gambar tangan, atau digital atau kombinasi dari keduanya (desain grafis) 2) Ilustrasi dalam bentuk musik (suara atau bunyi-bunyian), yang sering digunakan sebagai ilustrasi dalam pertunjukan, misalnya drama,ketoprak, film, dan sebagainya. 3) Ilustrasi dalam bentuk gerak, misalnya : penari latar atau back ground dance dan pantomime dan sebagainya.

Jenis Ilustrasi Ilustrasi cover dan isi buku Ilustrasi majalah Ilustrasi cerita bergambar Ilustrasi penerangan pemerintah Ilustrasi untuk iklan produk Ilustrasi untuk film Ilusasi kartun Ilustrasi karikatur Ilustrasi dalam bentuk vignette, dll Teknik Ilustrasi (Gambar Tangan) Ada beberapa teknik dalam membuat gambar ilustrasi, seperti disebutkan diatas yaitu dengan cara : 1) gambar tangan (manual), 2) dengan bantuan alat digital berupa foto dan computer, atau 3) kombinasi dari manual dan digital. Dibawah ini adalah beberapa teknik gambar ilustrasi yang dibuat secara manual.
1

karena tidak ada pengaturan gelap terang Gambar 1 : Teknik Outline 2) Teknik arsir. atau tidak detail dan hanya menggambar garis luarnya saja. adalah cara menggambar secara global. yang digoreskan secara teratur dan berulang-ulang. sehingga terkesan datar. adalah cara menggambar dengan menggunakan arsir atau unsure garis yang terputus-putus. digunakan untuk mewujudkan efek gelap terang. volume dan plastisitas Gambar 2 : Teknik arsir 2 . garis-garis saling menumpuk.1) Teknik Out line.

bagian yang satu dengan yang lain pada suatu objek ditunjukkan dengan perbedaan warana Gambar 3 : Teknik Blok http://www. garis-garis tidak saling menumpuk.3) Teknik blok. sehingga dicapai plastisitas yang dikehendaki.com/explore/monroe+design 4) Teknik scraper board. sedang pada bagian yang terang garis dibuat agak renggang. dan pada bagian yang gelap dibuat lebih rapat. tanpa menerapkan gradasi dan transisi sehingga terasa datar. Gambar 4 dan 5 : Teknik Scraper board 3 . adalah cara menggambar dengan menggoreskan bentuk-bentuk garis yang arahnya mengikuti volume objek. tetapi dibuat saling sejajar. adalah cara menggambar dengan memanfaatkan warna secara blok.redbubble.

semakin banyak semakin kuat kesan gelap terang. Gambar 6 : Teknik Dot 6) Teknik goresan kering (dry brush). pada bagian yang terang digoreskan warna-warna terang. sehingga warna-warna ketika digoreskan tidak merata. sehingga tercapai plastisitas yang diinginkan.5) Teknik dot. adalah cara menggambar dengan memanfaatkan tinta atau cat yang sengaja dibuat agak kering. sedang pada bagian yang gelap digoreskan warna-warna yang tua dan berulang-ulang. kesan gelap dan terang ditentukan oleh jumlah titik dalam satu area. Gambar 7 : Teknik Drybrush 4 . efek ini juga digunakan untuk membuat tekstur. yaitu cara mewujudkan gambar dengan menyusun titik-titik sehingga membentuk suatu objek tertentu.

adalah cara menggambar dengan mewujudkan warna tunggal yang solid atau pekat. biasanya warna hitam tetapi tidak menutup kemungkinan menggunakan warna lain. efek transisi warna tersebut digunakan untuk mencapai plastisitas yang diinginkan Gambar 8 : Teknik Halftone 8) Teknik siluet.7) Teknik half tone. dengan menggunakan tinta atau cat yang dibuat agak encer. sehingga terkesan seperti bayangan. 5 . adalah cara menggambar dengan memanfaatkan efek transisi warna dari terang ke gelap. objek seolaholah diambil dari posisi yang berlawanan dengan arah datangnya sinar. gambar yang dihasilkan dengan teknik ini hanya berupa bentuk global dengan warna tunggal.

urutan langkahnya sebagai berikut : 6 . Dekoratif 3.Gambar 9 : Teknik Siluet Gaya yang sering dijumpai pada gambar ilustrasi adalah : 1. Realis 2. Personifikasi Lebih lanjut akan dijelaskan proses menggambar ilustrasi dengan tema binatang dan kehidupannya. menerapkan teknik siluet.

Membuat sketsa struktur binatang secara global dengan memperhatikan proporsinya 2. Membuat sketsa bentuk binatang dan lingkungannya 7 .1.

dengan menerapkan teknik seluet pada bagian-bagian tertentu sesuai yang dikehendaki. Merapikan hasil sketsa dengan menggunakan spidol hitam. 4. Menambahkan warna hitam pekat. kemudian hapus garis-garis yang tidak diperlukan.3. 8 .

5. Memasang pasparto dan bingkai kaca 9 .

Hongkong. Inc Hogart Burne.redbubble. Dynamic Light And Shade. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.com/&docid=Tm EDWMdw1QZeTM&imgurl=http://bp1. Watson-Guptil Publications Of BPI Communication. (1997).DAFTAR PUSTAKA     Feierabend Peter. Apresiatif dan Produktif. New York.blogger.blogspot. Kreatif. Seni Rupa: Menjadi Sensitif.com/_c0fSmoctvC4 http://www. Suryahadi.A (2007). Illustration Index 1.google.com/explore/monroe+design  10 . Lee Fung-Asco Printers. A. http://www.co.id/imgres?q=ilustrasi&num=10&hl=id&biw=1143&bih=652&tbm =isch&tbnid=C72xfxDm14l8rM:&imgrefurl=http://inlanderz.