MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING

Pengertian model pembelajaran snowball throwing Model Snowball Throwing merupakan salah satu model pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pendekatan kontekstual (CTL). Snowball Throwing yang menurut asal katanya berarti ‘bola salju bergulir’ dapat diartikan sebagai model pembelajaran dengan menggunakan bola pertanyaan dari kertas yang digulung bulat berbentuk bola kemudian dilemparkan secara bergiliran di antara sesama anggota kelompok. Dilihat dari pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran siswa Pkn, model Snowball Throwing ini memadukan pendekatan komunikatif, integratif, dan keterampilan proses. Kegiatan melempar bola pertanyan ini akan membuat kelompok menjadi dinamis, karena kegiatan siswa tidak hanya berpikir, menulis, bartanya, atau berbicara. Akan tetapi mereka juga melakukan aktivitas fisik yaitu menggulung kertas dan melemparkannya pada siswa lain. Dengan demikian, tiap anggota kelompok akan mempersiapkan diri karena pada gilirannya mereka harus menjawab pertanyaan dari temannya yang terdapat dalam bola kertas. Dalam metode (Snowball Throwing), guru berusaha memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan menyimpulkan isi berita atau informasi yang mereka peroleh dalam konteks nyata dan situasi yang kompleks. Guru juga memberikan pengalaman kepada siswa melalui pembelajaran terpadu dengan menggunakan proses yang saling berkaitan dalam situasi dan konteks komunikasi alamiah baik sosial, sains, hitungan dan lingkungan pergaulan. Dibentuk kelompok yang diwakili ketua kelompok untuk mendapat tugas dari guru kemudian masing-masing siswa membuat pertanyaan yang dibentuk seperti bola (kertas pertanyaan) lalu dilempar ke siswa lain yang masing-masing siswa menjawab pertanyaan dari bola yang diperoleh. Langkah-langkah: 1. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan. 2. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi. 3. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya. 4. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kerja untuk menuliskan pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok. 5. Kemudian kertas tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama kurang lebih 5 menit. 6. Setelah siswa mendapat satu bola / satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian. 7. Guru memberikan kesimpulan. 8. Evaluasi. 9. Penutup. Kesimpulan: Penggunaan pendekatan pembelajaran snowball throwing dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa ini dirasakan cukup efektif karena mampu menumbuh kembangkan potensi intelektual, sosial, dan emosional yang ada dalam diri siswa. Di sini siswa akan terlatih untuk

yang lebih tepat menggunakan model pembelajaran snowball throwing ini adalah jenis-jenis mata pelajaran ilmu pengetahuan alam atau eksak yang cenderung menggunakan rumus yang relatif tetap. 2. 2.html . Tidak efektif. Sedangkan di sini pembelajaran hanya berkutat pada pengetahuan siswa saja.blogspot. Kelebihan: 1. Melatih kesiapan siswa.com/2011/05/model-pembelajaran-snowball-throwing. membutuhkan pengembangan yang mendalam karena materinya selalu berkembang. Kekurangan: 1. Di dalam model pembelajaran snowball throwing ini kurang tepat digunakan untuk mata pelajaran atau bidang study ilmu pengetahhuan social. Guru akan lebih mudah mengarahkan jalannya pembelajaran di kelas. Saling memberikan pengetahuan. Penngetahuan tidak luas hanya berkutat pada pengetahuan sekitar siswa. serta mampu menemukan dan menggunakan kemampuan analitis dan imajinatif yang ada dalam dirinya untuk menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.mengemukakan gagasan dan perasaan secara cerdas dan kreatif. Jadi. Karena ilmu pengetahuan social adalah ilmu yang cakupan materi pembelajarannya sangat luas. http://ras-eko.

METODE SNOWBALL THROWING Metode Snowball Throwing melatih siswa untuk lebih tanggap menerima pesan dari orang lain. pendengaran. Hal ini disebabkan karena siswa mendapat penjelasan dari teman sebaya yang secara khusus disiapkan oleh guru serta mengerahkan penglihatan. dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi. setiap siswa akan mendapat satu bola kertas yang berisi pertanyaan. Kelebihan dan kelemahan pembelajaran dengan metode snowball throwing a.blogspot. Guru mengadakan evaluasi tentang materi yang baru saja dijelaskan. . untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok 5. Siswa tersebut diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian 7. Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit. http://nurhay13. Setelah waktu melempar habis. Guru membentuk kelompok-kelompok. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja. 8. 4. Langkah-langkah pembelajaran Snowball Throwing sebagai berikut : 1.html . Guru menutup pelajaran. dan 2. Lemparan pertanyaan tidak menggunakan tongkat seperti model pembelajaran Talking Stik akan tetapi menggunakan kertas berisi pertanyaan yang diremas menjadi sebuah bola kertas lalu dilempar-lemparkan kepada siswa lain. Kelebihan pembelajaran dengan metode snowball throwing 1) Melatih kesiapan siswa dalam merumuskan pertanyaan dengan bersumber pada materi yang diajarkan serta saling memberikan pengetahuan. kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya.com/2011/10/metode-snowball-throwing. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pengantar materi yang akan disajikan. 3. 2) Siswa lebih memahami dan mengerti secara mendalam tentang materi pelajaran yang dipelajari. menulis dan berbicara mengenai materi yang didiskusikan dalam kelompok. Siswa yang mendapat bola kertas lalu membuka dan menjawab pertanyaannya. 6. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing. dan menyampaikan pesan tersebut kepada temannya dalam satu kelompok.

sosial.sdikotablitar. 8) Siswa akan memahami makna tanggung jawab.3) Dapat membangkitkan keberanian siswa dalam mengemukakan pertanyaan kepada teman lain maupun guru. 9) Siswa akan lebih bisa menerima keragaman atau heterogenitas suku. 6) Dapat mengurangi rasa takut siswa dalam bertanya kepada teman maupun guru. 7) Siswa akan lebih mengerti makna kerjasama dalam menemukan pemecahan suatu masalah.php?option=com_content&view=article&id=77:metodepembelajaran-snowball-throwing-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-matematika-&catid=1:latestnews&Itemid=50 . 10) Siswa akan terus termotivasi untuk meningkatkan kemampuannya.id/index. budaya.sch. bakat dan intelegensia. Kelemahan pembelajaran dengan metode snowball throwing 1) Terciptanya suasana kelas yang kurang kondusif 2) Adanya siswa yang bergantung pada siswa lain http://web. b. 4) Melatih siswa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya dengan baik. 5) Merangsang siswa mengemukakan pertanyaan sesuai dengan topik yang sedang dibicarakan dalam pelajaran tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful