P. 1
Manusia, Sains, Teknologi Dan Seni

Manusia, Sains, Teknologi Dan Seni

|Views: 38|Likes:
Published by Iit Suryani

More info:

Published by: Iit Suryani on May 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2013

pdf

text

original

TUGAS 11 ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR

Disusun oleh :

Iit Suryani
11.10.010.744.088

Dosen Pembimbing: Dra. Asmawati, M.Pd

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN STKIP – YDB – LUBUK ALUNG 2012 – 2013

BAB 7 MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI

A. PENGERTIAN SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI 1. Sains Sains berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam semesta secara sistematis, dan bukan hanya kumpulan berupa fakta-fakta, konsep-konsep, prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Menurut Medawar (1984) Sains(dari istilah Inggris Science) berasal dari kata: sienz, cience, syence, scyence, scyense, scyens, scienc, sciens, scians. Kata dasar yang diambil dari kata scientia yang berarti knowledge (ilmu). Tetapi, tidak semua ilmu itu boleh dianggap sains. Yang dimaksud ilmu sains adalah: ilmu yang dapat diuji (hasil dari pengamatan yang sesungguhnya) kebenarannya yang

dikembangkan secara bersistem dengan kaidah-kaidah tertentu berdasarkan kebenaran atau kenyataan semata sehingga pengetahuan yang dipedomani tersebut boleh dipercayai, melalui eksperimen secara teori. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, sains adalah: “Ilmu yang teratur (sistematik) yang dapat diuji atau buktikan kebenarannya, berdasarkan kebenaran atau kenyataan semata (missal:fisika, kimia, biologi). Pendidikan sains menekankan pada pengalaman secara langsung. Sains yang diartikan sebagai salah satu cabang ilmu yang mengkaji tentang sekumpulan pernyataan atau fakta-fakta dengan cara yang sistematik dan serasi dengan hukum-hukum umum yang melandasi peradaban dunia modern. Sains merupakan satu proses unruk mencari dan menemui sesuatu kebenaran melalui pengetahuan (ilmu) dengan memahami hakikat makhluk, untuk menerangkan hokum-hukum alam. Proses mencari kebenaran secara mencari jawaban kepada persoalan-persoalan secara sistematik yang dinamakan pendekatan saintifik dan ia menjadi landasan perkemabangan teknologi yang menjadi salah satu unsur terpenting peradaban manusia. Sains sangat penting untuk perkembangan dan kemajuan kemanusiaan dan teknologi.

2. Teknologi Istilah teknologi barasal dari kata techne dan logia. Kata Yunani kuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah technikos yang berarti seseorang yang memilki keterampilan tertentu. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola, langkah dan metode yang pasti, keterampilan itu lalu menjadi teknik. Pada permulaan abad XX ini, istilah teknologi telah dipakai secara umum dan merangkum suatu rangkaian sarana, proses dan ide di samping alat-alat dan mesin-mesin. Perluasan arti berjalan terus sehingga sampai pertengahan abad ini muncul perumusan teknologi sebagai sarana dan aktivitas yang dengannya manusia berusaha mengubah atau menangani lingkungannya. Teknologi dianggap sebagai penerapan ilmu pengetahuan, dalam pengertian bahwa penerapan itu menuju pada perbuatan atau perwujudan sesuatu. Demikianlah teknologi adalah segenap keterampilan manusia menggunakan sumber-sumber daya alam untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya dalam kehidupan. Secara lebih umum dapatlah bahwa teknologi merupakan suatu sistem penggunanaan berbagai sarana yang tersedia untuk mencapai tujuan-tujuan praktis yang ditentukan.

3. Seni Janet Woli mengatakan bahwa seni adalah produk social. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, seni adalah keahlian yang membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, dll), seperti tari, lukis, ukir, dll. Maka konsep pendidikan yang memerlukan ilmu dan seni adalah proses atau upaya sadar antara manusia dengan sesame secara beradab, di mana pihak kesatu secara terarah membimbing perkembangan kemampuan dan kepribadian pihak kedua secara manusiawi yaitu orang perorang. Oleh karena itu, budi bahasapun adalah suatu seni

B. MAKNA SAINS, TEKNOLOGI, DAN SENI BAGI MANUSIA 1. Perkembangan teknologi Adanya perkembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi menimbulkan cabang ilmu pengetahuan baru antara lain: teknik modern, teknologi hutan, teknologi gedung (metalurgi), teknologi transportasi, dan lain – lain. Dengan menggunakan cabang – cabang ilmu pengetahuan baru tersbut, kita dapat memperoleh hasil, misalnya: 1) Penggunaan teknik nuklir, orang dapat membuat reactor nuklir yang dapat menghasilkan zat – zat radio aktif. 2) Penggunaan teknologi hutan, seperti kita ketahui, hutan mempunyai banyak fungsi kertas, industry kayu, lapis/bahan bangunan, berfungsi untuk tempat penyimpanan air, objek pariwisata, dan lain – lain. Pengetahuan dan teknologi memungkinkan terjadinya perkembangan keterampilan dan kecerdasan manusia. Hal ini karena dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memungkinkan: Tersedianya sarana dan prasarana penunjang kegiatan ilmiah Meningkatkannya kemakmuran materi dan kesehatan masyarakatnya.

2. IPTEK dan Nilai Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak dengan cepat, sehingga perlu ditanggapi dan dipersiapkan dalam menghadapinya sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Dalam menghadapi IPTEK masyarakat Indonesia harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan memanfaatkanya. Dalam mengahdapi era globalisasi teknologi modern dan industrialisasi, maka dituntut adanya keahlian untuk menggunakan, mengelola, dan senantiasa menyesuaikan dengan teknologi – teknologi dan ilmu pengetahuan yang baru. Teknologi mempunyai dua komponen utama, yaitu:  Hardware aspect, meliputi peralatan yang memberikan bentuk pola teknologi sebagai objek fisikal atau material  Software aspect, meliputi sumber informasi yang memberikan penjelasan mengenai hal – hal peralatan fisik atau material tersebut.

C. MANUSIA SEBAGAI SUBJEK DAN OBJEK IPTEK Dengan ilmu dan teknologi tumbuhlah berbagai industri dan hasilnya dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang, antara lain: 1. Dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan

Mampu menciptakan alat pertanian yang maju seperti traktor, alat pemotong dan penanam, alat pengolah hasil pertanian, dan alat penyemprot hama.

Produksi pupuk buatan dapat membantu menyuburkan tanah, demikian juga dengan produksi pestisida dapat memungkinkan pemberantasan hama lebih berhasil.

   

Teknik-teknik pemuliaan dapat meningkatkan produksi pangan. Teknik mutasi buatan dapat menghasilkan buah-buahan yang besar serta tidak berbiji. Teknologi pengolahan pascapanen seperti pengalengan ikan, dll. Budi daya hewan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan manusia.

2. Dalam bidang kedokteran Dengan hasilnya manusia menciptakan alat-alat operasi mutakhir, bermacam-macam obat, penggunaan benda radioaktif untuk pengobatan dan mendiagnosis berbagai penyakit, sehingga penyakit dapat dengan segera disembuhkan.

3. Dalam bidang telekomunokasi Manusia telah membuat televisi, radio, telepon yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan cepat dalam waktu yang singkat manusia dapat memperoleh informasi dari daerah yang sangat jauh, sehingga penggunaan waktu sangat efisien.

4. Dalam bidang pertahanan dan keamanan Manusia telah mampu menciptakan alat atau persenjataan yang sangat canggih, sehingga dapat mempertahankan keamanan wilayahnya dengan baik.

D. DAMPAK PENYALAHGUNAAN IPTEK BAGI KEHIDUPAN Permasalahan yang timbul akibat dari adanya kemajuan teknologi adalah adanya dampak – dampak negative yang disebabkan oleh kemajuan teknologi tersebut di antaranya:

1. Nuklir Penyebabnya nuklir adalah debu – debu radiokaktif yang berasal dari bom nuklir serta reator – reactor atom. Bahaya yang ditimbulkan adalah radiasi yang ditimbulkan oleh sianr alpha, beta, dan gamma, serta partikel neutron lainnya hasil pembelajaran inti. Efek yang ditimbulkan radioaktif adalah terjadinya perubahan struktur zat serta pola reaksi kimianya, sehingga merusak sel tubuh.

2. Polusi Adanya bahan polusi atau polutan dapat merusak lingkungan. Timbulnya pencemaran tentu erat kaitannya atau disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia antara lain:     Kegiatan – kegiatan industri Kegiatan pertambangan Kegiatan transportasi Kegiatan pertanian

Suatu zat dikatakan polutan bila:  Kadarnya melebihi batas normal  Berada pada tempat yang tidak semestinya  Berada pada waktu yang tidak tepat Sifat – sifat polutan antara lain:   Merusak untuk sementara Merusak setelah jangka waktu tertentu

Bencana polusi dapat dibagi menjadi 4 yaitu: o Yang langsung menganggu manusia o Efek langsung pada manusia o Efek langsung yang mengancam kualitas kehidupan manusia o Efek tak langsung terhadap masyarakat.

Pencemaran lingkungan dapat berupa: a. Pencemara air dan tanah  Zat kimia seperti industry, pupuk buatan, dan detergen dapat berakibat buruk terhadap tanaman dan tumbuhan serta organisme lainya.  Sampah plastic tidak dapat hancur, sehingga menurunkan porositas tanah  Zat – zat limbah industry  Berbagai sampah organic yang dibuang ke sungai akan mengalami pembusukan  Terjadinya pembusukan yang berlebihan di perairan akan menyebabkan terjadinya penimbunan senyawa  DDT Sifat – sifat DDT: Bila masuk kedalam tubuh organisme tidak dapat diuraikan lagi Larut dalam lemak dan dapat berpindah ke organisme lainnya melalui aliran materi dalam rantai makanan. Dapat merusak jaringan Bila masuk ke tubuh dapat menghambat proses pencampuran cangkang telur. Dapat menimbulkan kelelahan dan kejang – kejang otot.

b. Pencemaran udara Pencemaran udara disebabkan oleh pembakaran bahan bakar yang tidak sempuna dari pabrik, minyak, batu bara, dll. Asap rokok merupakan poluta baik bagi si perokok sendiri maupun orang – orang disekitarnya. c. Pencemaran suara Penyebabnya adalah suara yang bising terus menerus. Suara berkekuatan 80 dB sudah menimbulkan gangguan. Gangguang yang timbul terutama pada system pendengara yang selanjutnya dapat memengaruhi system lainnya, seperti: Perubahan tekanan darah Perubahan denyut nadi Kontraksi perut, gangguang jantung, stress, dan lain – lain.

d. Pencemaran social dan budaya Kemajuan teknologi pada kota – kota besar sangat berpengaruh sekali terhadap kehidupan di kota, kemajuan kehidupan di kota – kota besar membawa pengaruh yang sangat cepat. Cepat terhadap kehidupan di pedesaan. Penduduk di pedesaan ingin mengikuti dan merasakan hasil kemajuan tersebut hal ini dalam satu segi membawa pengaruh yang kurang baik, yaitu penduduk pedesaan menjadi konsumtif adanya perubahan kebudayaan yang kurang baik terhadap para muda mudinya.

3. Klonasi/Kloning Tujuan klonasi adalah:        Memberi anak yang baik pada pasangan yang tidak mempunyai anak Menyediakan jaringan atau organ fetus untuk transplantasi Mengganti anak yang mati muda dengan anak yang sama ciri – cirinya. Sebagai bagian dari eugonetika positif denga membuat genotipus yang dianggap unggul sebanyak – banyaknya. Merealisasi teori dan memuaskan rasa ingin tahu ilmiah Memperoleh sampel dengan genotipus yang sama untuk penelitian. Memperoleh orang dalam jumlah banyak untuk pekerjaan yang sama dengan ciri – ciri tertentu.

4. Efek rumah kaca Efek rumah kaca disebabkan oleh adanya pencemaran udara yang banyak mengandung zat – zat yang dapat mengubah suhu udara. Karena dengan adanya pencemaran udara akan menyebabkan pemanasan global, yaitu dengan adanya efek rumah kaca. Dengan adanya efek rumah kaca ini sinar ultra violet yang dapat membahayakan manusia tidak akan disaring lagi oleh lapisan ozon, sehingga akan langsung menuju bumi dan selanjutnya akan diam dan bersirkulasi di bumi, begitu seterusnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->