MODUL PELATIHAN PMPK FK UGM STANDAR PELAYANAN MINIMAL

PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL | 5
Copyright © PMPK & ARSADA, 2008

Standar Pelayanan Minimal MODUL 1 PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENGANTAR Pokok bahasan 1 diawali dengan pembahasan mengenai pengertian standar berdasarkan berbagai referensi dengan tujuan agar linatih memahami adanya berbagai pengertian standar agar tidak timbul kerancuan. PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL | 6 Modul Pelatihan . dan batas waktu pencapaian untuk tiap indikator. nilai (standar yang harus dicapai). Pengertian standar pelayanan minimal (SPM) dibahas secara rinci dalam modul ini. indikator (tolok ukur). yang intinya adalah jenis pelayanan.

Menjelaskan keterkaitan antara standar pelayanan minimal dengan standar teknis. PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL | 7 Modul Pelatihan .Standar Pelayanan Minimal TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM Meningkatnya pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan standar dan standar pelayanan minimal TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS Pada akhir pembahasan mampu: 1. Menjelaskan pengertian standar pelayanan minimal 3. Menjelaskan pengertian standar 2.

standar praktik. norma. dan evaluasi dan revisi standar (PP 102/2000). Kriteria ditetapkan untuk menilai aspek-aspek dari suatu pelayanan. Aturan. masyarakat. dan digunakan sebagai dasar perbandingan. dan standar pelayanan (Katz dan Green). standar. penerapan. aturan. Pencapaian kinerja pelayanan public sering kali terkendala akibat adanya variasi dalam penyelenggaraan atau proses pelayanan. tiap orang selalu dihadapkan pada aturan.Standar Pelayanan Minimal POKOK BAHASAN Pendahuluan: Dalam kehidupan sehari-hari. monitoring. Dalam penyelenggaraan pelayanan yang menyangkut masyarakat umum sebagai pelayanan publik tidak luput dari norma. Standar adalah rentang variasi yang dapat diterima dari suatu norma atau kriteria. standar adalah ukuran yang ditetapkan dan disepakati bersama. misalnya: bangun pagi pukul berapa. sedangkan norma digunakan untuk menilai kinerja pelayanan (Donabedian). Pengertian Standar Dan Standar Pelayanan Minimal: Dijumpai berbagai pengertian standar. pengendalian. Standar adalah model untuk dicontoh/diteladani (Oxford dictionary). norma. dan ukuran yang harus dipenuhi agar dapat menjalankan pelayanan secara akuntabel. Standar adalah tingkat minimum yang jika dicapai kemungkinan besar akan menimbulkan kepuasan bagi pelanggan/masyarakat. Salah satu upaya untuk mengurangi variasi proses tersebut adalah dengan melakukan standarisasi. bisa dipertanggung jawabkan dan berkinerja tinggi. maupun ukuran tersebut dapat diletakkan secara individual. standar. Proses standarisasi meliputi penyusunan. standar adalah pernyataan tertulis tentang harapan spesifik. ukuran yang harus dipenuhi. demikian juga bagaimana harus berdandan jika ke kantor atau ke pesta. Dikenal juga berbagai pengertian yang lain tentang standar. kelompok. yang dibedakan dalam tiga domain: standar tata kelola. ataupun pemerintah yang mengatur sikap hidup dan tindakan dalam memenuhi kebutuhan individu dan kehidupan bermasyarakat. PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL | 8 Modul Pelatihan . standar. antara lain: standar adalah tingkat keprimaan. pakaian yang akan dipakai ke kantor pakaian yang mana.

antara lain: konsistensi dan terbatasnya variasi dalam pelayanan kadang-kadang mengorbankan kebutuhan spesifik klien. batasan yang dapat diterima akan adanya variasi terhadap norma/kriteria (Meissenheimer). material. perkembangan masa kini dan masa yang akan datang untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya. yaitu sumberdaya: manusia. memenuhi persyaratan profesi. 2002).Standar Pelayanan Minimal merupakan tingkat kinerja yang diharapkan. lingkungan hidup. standar disusun tidak didasarkan oleh evidens. standar proses yang merupakan tahapan PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL | 9 Modul Pelatihan . diterapkannya standar kadang-kadang mengabaikan kompleksitas pelayanan maupun variabilitas yang dimiliki oleh klien.102/2000 dijelaskan bahwa standar adalah spesifikasi teknis atau sesuatu yang dibakukan termasuk tata cara dan metoda yang disusun berdasarkan konsensus semua pihak yang terkait dengan memperhatikan syarat-syarat keselamatan. sedangkan dalam UU No 23/1992 pasal 53 ayat 2 disebutkan bahwa standar adalah pedoman yang harus dipergunakan sebagai petunjuk dalam menjalankan profesi secara baik. adanya standar akan menjamin keselamatan pasien dan petugas penyedia pelayanan kesehatan (Moss & Barrach. demikian juga dapat terjadi ketidak-cocokan standar yang dikeluarkan oleh berbagai lembaga. penilaian yang tidak adil terhadap mutu pelayanan dapat terjadi akibat menggunakan standar yang tidak tepat. keamanan. perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. kesehatan. dan dasar untuk mengukur mutu (Schroeder. Reason. serta pengalaman. standar adalah kajibanding pencapaian (benchmarking) yang didasarkan pada tingkat keprimaan yang diinginkan. standar dapat dijadikan model untuk dicontoh dan digunakan sebagai dasar kajibanding (WHO) Peraturan Pemerintah No. akan meningkatkan konsistensi pelayanan publik. mengurangi terjadinya kesalahan. meningkatkan efisiensi dalam pelayanan. Dengan dikuranginya variasi dalam pelayanan. penerapan standar juga memiliki keterbatasan. Adanya standar dalam pelayanan publik akan memberikan manfaat antara lain: mengurangi variasi proses. atau disusun dengan interpertasi yang salah terhadap evidens dapat juga merugikan klien. Disamping adanya manfaat dengan ditetapkannya standar dalam pelayanan. 2002. Dikenal ada tiga jenis standar (Donabedian). peralatan. yaitu: standar struktur. dan memudahkan petugas dalam memberikan pelayanan. uang. 1994). mesin.

Dikenal juga adanya standar minimal (minimal standard). dan standar internal yang disusun sendiri oleh organisasi pelayanan dengan dasar evidens. evaluasi dan pembaharuan (updating) standar. Australian Council for Hospital Standardization (ACHS) mendefinisikan indikator sebagai ukuran objektif terhadap proses (manajemen) dan hasil pelayanan klinis (baik kuantitatif maupun kualitatif). tingkat kinerja yang dapat dicapai oleh top quartile dari pelayanan (MuirGray. merupakan standar yang tidak dapat ditawar. dan juga dapat digunakan sebagai sarana kajibanding antar organisasi pelayanan publik yang sejenis. dan kondisi organisasi). Pengertian SPM tersebut diacu dalam Permendagri No 6/2007. referensi. Proses penyusunan standar. dan dapat digunakan sebagai sarana kajibanding. sedangkan Burill dan Ledolter membedakan standar menjadi dua. standar optimal (optimal standard) merupakan tingkat terbaik yang dapat dicapai. yaitu: peraturan perundangan. yaitu: menentukan kebutuhan dan lingkup standar. Indikator merupakan variabel ukuran atau tolok ukur yang memberikan petunjuk/indikasi terhadap adanya perubahan atau penyimpangan terhadap nilai yang telah ditetapkan. menerapkan standar.Standar Pelayanan Minimal kegiatan yang dilakukan dalam pelayanan. pelayanan publik yang harus dapat memuaskan pelanggan (kepentingan pelanggan). Proses penyusunan standar meliputi empat langkah utama. menyusun standar. yang akan dibahas pada pokok bahasan dua. dan standar hasil yang merupakan hasil-hasil (outcome) yang diharapkan. Untuk tiap jenis pelayanan. Latar belakang adanya standar pelayanan minimal pelayanan publik dapat ditinjau secara garis besar dari tiga sudut pandang. dan perubahan pola pengelolaan keuangan rumahsakit sebagai organisasi layanan masyarakat menjadi badan layanan umum (kepentingan organisasi). dan standar yang dapat dicapai (achievable standard). pencapaian kinerja pelayanan tidak boleh berada di bawah standar tersebut. Indikator tersebut dapat berfungsi sebagai tanda adanya masalah atau penyimpangan. yaitu: standar eksternal merupakan standar yang disusun oleh pihak di luar organisasi pelayanan. PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL | 10 Modul Pelatihan . 2001). Pengertian SPM berdasarkan PP 65/2005 pasal 1 ayat 6 : SPM adalah ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diterima oleh setiap warga secara minimal. harus jelas tolok ukurnya yang disebut dengan indikator SPM.

hasil dan/atau manfaat pelayanan dasar. Pola pengelolaan keuangan Rumahsakit Daerah sebagai PPK BLUD bertujuan untuk meningkatnya kinerja/mutu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Standar pelayanan minimal dari seluruh SKPD dan satuan kerja yang memberikan pelayanan publik menjadi indikator (tolok ukur) yang disusun sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana stratejik daerah yang merupakan janji kinerja pemerintah daerah terhadap masyarakat yang ada di wilayah kerja. Tergantung pada kondisi daerah. demikian juga perlu disusun lebih lanjut prosedur kerja/standar prosedur operasional maupun instruksi kerja sesuai kebutuhan. yang dalam permendagri disebut dengan nilai (lampiran Permendagri No 6/2007). Pemerintah Daerah berdasarkan standar pelayanan minimal yang ada wajib mengupayakan sumber daya dan fasilitasi proses pelayanan satuan kerja agar standar pelayanan minimal yang dijanjikan dapat dipenuhi. Kinerja/mutu menurut Fitzpatrick (2004) adalah proses yang dilakukan dan PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL | 11 Modul Pelatihan . sedangkan pedoman/instruksi kerja merupakan tahapan kegiatan yang dilakukan hanya oleh satu unit kerja. Prosedur kerja/standar prosedur operasional merupakan tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unit kerja. indikator tersebut dapat berupa indikator masukan. proses. yang kemudian dijabarkan dalam rencana bisnis anggaran dan rencana kerja SKPD/Satuan kerja. dengan ditetapkannya standar pelayanan minimal baik oleh daerah maupun pusat. Berdasarkan standar pelayanan minimal yang telah disusun tiap satuan kerja dan unit-unit kerja wajib menyusun standar teknis yang akan menjadi acuan langkah-langkah untuk mencapai standar pelayanan minimal tersebut. Tiap indikator harus jelas standar pencapaiannya (threshold). Standar pelayanan minimal tersebut merupakan janji dari satuan kerja dalam menyediakan pelayanan wajib kepada masyarakat yang dilayani. pemerintah pusat maupun provinsi wajib juga untuk menyediakan sumber daya dan fasilitasi terhadap daerah-daerah yang kurang mampu untuk mencapai standar pelayanan minimal yang ditetapkan.Standar Pelayanan Minimal Indikator SPM adalah tolok ukur prestasi kuantitatif dan kualitatif yang digunakan untuk menggambarkan besaran sasaran yang hendak dipenuhi dalam pencapaian SPM. Tiap-tiap satuan kerja perlu menyusun rencana stratejik dan rencana bisnis agar dapat mencapai standar pelayanan minimal yang dijanjikan. keluaran.

Jadi indikator SPM merupakan ukuran untuk menilai apakah terjadi peningkatan mutu dan wujud akuntabilitas dari rumahsakit setelah menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD.Standar Pelayanan Minimal hasil yang dicapai oleh suatu organisasi dalam menyediakan jasa layanan atau produk kepada pelanggan. PENGERTIAN STANDAR DAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL | 12 Modul Pelatihan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful