RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) PROGRAM KEAHLIAN NAUTIKA KAPAL PENANGKAP IKAN (NKPI) KOMPETENSI MELAKUKAN PENCEGAHAN POLUSI

LINGKUNGAN LAUT

NURUL FATHANAH MUSTAMIN 1201207630

PPGT-SMK KOLABORATIF KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL MEI TAHUN 2013

MATERI AJAR  Sejarah Terbentuknya Marpol 1973  Isi Peraturan Marpol 1973  Bahan-Bahan Penyebab Pencemaraan dari Kapal  Bahaya Bahan Penyebab Polusi III. B. Menjelaskan indikator yang akan dicapai dalam proses pembelajaran pencegahan polusi lingkungan laut. Menjelaskan bahan-bahan penyebab pencemaran dari kapal sesuai Marpol 1973. METODE PEMBELAJARAN  Informasi  Tanya Jawab  Penugasan IV. Menjelaskan Marpol 1973 Indikator  Memahami sejarah terbentuknya Marpol  Memahami garis besar peraturan Marpol  Memahami bahan-bahan penyebab pencemaran dari kapal sesuai Marpol 1973  Memahami Pengaruh bahaya dari tiap-tiap bahan penyebab polusi Alokasi Waktu : 2 X @ 45 menit (1 x pertemuan) Pertemuan KeI. II. Kegiatan Awal 1.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah : SMK Mata Pelajaran : Kompetensi Dasar Kejuruan Kelas/Semester : X / Semester I Standar : 7. Menjelaskan Garis besar peraturan Marpol 1973. c. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN A.  Peserta didik mampu menjelaskan garis peraturan Marpol 1973. b.1 . Menjelaskan sejarah terbentuknya Marpol 1973.  Peserta didik mampu mengidentifikasi bahan-bahan penyebab pencemaran dari kapal sesuai Marpol 1973. 2. Kegiatan Inti 1. :1 TUJUAN PEMBELAJARAN  Peserta didik mampu menjelaskan sejarah terbentuknya Marpol 1973. Menjelaskan tujuan pembelajaran. . Membuka dengan salam dan memulai pelajaran dengan berdo’a kemudian absensi kehadiran peserta didik. Melakukan Pencegahan Polusi Lingkungan Laut Kompetensi Kompetensi Dasar : 7. 3. Teori a.  Peserta didik mampu menjelaskan pengaruh bahaya dari tiap-tiap bahan penyebab polusi.

 Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran. LCD 2. Sumber Belajar 1. 3. 2. Laptop 3.  Menutup pertemuan dengan salam.  Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. C. Marpol 1973 3. Hukum dan Perundang-undangan Polusi Laut VI. BSE Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) Jilid 3 2. PENILAIAN Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu :  Memahami sejarah terbentuknya Marpol 1973  Memahami garis besar peraturan Marpol  Memahami bahan-bahan penyebab pencemaran dari kapal sesuai Marpol 1973 Penilaian Bentuk Penilaian Teknik Penilaian Kognitif Contoh Instrumen  Uraikan sejarah terbentuknya peraturan Marpol 1973 !  Tuliskan 6 Annex dalam Marpol 1973 !  Tuliskan dan Uraikan bahanbahan pencemar yang dimaksud Tes (tulis/lisan) Tugas Partisipasi kelas Tes (tulis/lisan) Tugas Partisipasi kelas Tes (tulis/lisan) Tugas Partisipasi kelas Kognitif Kognitif .d. Bahan Bahan ajar/ Lembar informasi C.  Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. Penghapus 4. Spidol B. Penugasan Memberikan tugas kepada peserta didik yang berhubungan dengan materi yang telah diajarkan. Menjelaskan pengauh bahaya dari tiap-tiap bahan penyebab polusi. ALAT/ BAHAN/ SUMBER BELAJAR A.  Memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. Kegiatan Akhir  Bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman/kesimpulan pelajaran. V. Alat 1. Whiteboard 5. Tanya jawab Peserta didik mengajukan pertanyaan kepada guru maupun sebaliknya guru memberikan pertanyaan kepada peserta didik.

yang kemudian disempurnakan dengan TSPP (Tanker Safety and Pollution Prevention) Protocol tahun 1978 dan konvensi ini dikenal dengan nama MARPOL 1973/1978 yang masih berlaku sampai sekarang. Naxious liquid substances adalah barang cair yang beracun dan berbahaya hasil produk kimia yang diangkut dengan kapal tanker khusus (chemical tanker) . Sebagai hasilnya adalah sidang IMO mengenai “International Conference on Marine Pollution” dari tanggal 8 Oktober sampai dengan 2 Nopember 1973 yang menghasilkan “International Convention for the Prevention of Oil Pollution from Ships” tahun 1973. Peraturan mengenai pencegahan dan penanggulangan pencemaran laut oleh berbagai jenis bahan pencemar dari kapal dibahas dalam Annex I s/d VI MARPOL 73/78. maka fenomena pencemaran laut oleh minyak mulai muncul. lahirlah “Oil Pollution Convention”. yang mencari cara untuk mencegah pembuangan campuran minyak dan pengoperasian kapal tanker dan dari kamar mesin kapal lainnya. 2. Definisi bahan-bahan pencemar dimaksud berdasarkan MARPOL 73/78 adalah sebagai berikut : a. Sejarah Terbentuknya Marpol 1973 didasarkan oleh peluncuran kapal pengangkut minyak yang pertama GLUCKAUF pada tahun 1885 dan penggunaan pertama mesin diesel sebagai penggerak utama kapal tiga tahun kemudian. berdasarkan jenis masing-masing bahan pencemar sebagai berikut : Annex I Pencemaran oleh minyak Annex II Pencemaran oleh Cairan Beracun (Nuxious Substances) dalam Bentuk Curah Annex III Pencemaran oleh Barang Berbahaya (Hamful Sub-Stances) dalam bentuk Terbungkus Annex IV Pencemaran dari Kotoran Manusia/hewan (Sewage) Annex V Pencemaran Sampah Annex VI Pencemaran udara 3. Pada tahun 1954 atas prakarsa dan pengorganisasian yang dilakukan oleh Pemerintah Inggris (UK). Memahami Pengaruh bahaya dari tiap-tiap bahan penyebab polusi Kognitif Tes (tulis/lisan) Tugas Partisipasi kelas dalam Marpol 1973 !  Tuliskan dan Uraikan kategori bahan-bahan kimia berdasarkan derajat toxic dan kadar bahayanya !  Tuliskan dampak yang terjadi akibat dari polusi yang terjadi di laut ! Jawaban Contoh Instrumentasi 1. kotoran minyak (sludge) dan minyak hasil penyulingan (refined product) b. Minyak adalah semua jenis minyak bumi seperti minyak mentah (crude oil) bahan bakar (fuel oil).

5 oleh Pemerintah Inggris (UK) 5  Oil Pollution Convention 2. Kalau sampai tumpah ke laut memerlukan penanganan khusus (special anti pollution measures).5 15 laut 12. Deskriptor Skor Soal 1. Kategori A : Sangat berbahaya (major hazard).B.4. d.  Peraturan mengenai pencegahan 20 dan penanggulangan pencemaran 17. Kategori D : Tidak membahayakan. serta mikroorganisme yang ada di laut. a. Bahan kimia dimaksud dibagi dalam 4 kategori (A.C. 5. Rubrik Penskoran No. dan D) berdasarkan derajad toxic dan kadar bahayanya.  Kapal pengangkut Minyak pertama 20 17. membutuhkan sedikit perhatian dalam menanganinya. Kategori C : Kurang berbahaya (minor hazard) memerlukan bantuan yang agak khusus.5  sidang IMO mengenai 0 “International Conference on Marine Pollution”  8 Oktober sampai dengan 2 Nopember 1973 yang menghasilkan “International Convention for the Prevention of Oil Pollution from Ships” tahun 1973  TSPP (Tanker Safety and Pollution Prevention) Protocol tahun 1978  dikenal dengan nama MARPOL 1973/1978  Naxious liquid substances 2.5  Pada tahun 1954 atas prakarsa dan 10 pengorganisasian yang dilakukan 7.5 pada tahun 1885 15  Penggunaan mesin diesel 12. hewan. Kategori B : Cukup berbahaya. biota laut seperti tumbuhan-tumbuhan. Dampak dari polusi yang terjadi di laut yakni berbahaya bagi kesehatan manusia.5  Annex II Pencemaran oleh Cairan 5 Beracun (Nuxious Substances) Kriteria Semua deskriptor terpenuhi Tujuh deskriptor terpenuhi Enam deskriptor terpenuhi Lima deskriptor terpenuhi Empat deskriptor terpenuhi Tiga deskriptor terpenuhi Dua deskriptor terpenuhi Satu deskriptor terpenuhi Tdk ada deskriptor terpenuhi Semua deskriptor terpenuhi Tujuh deskriptor terpenuhi Enam deskriptor terpenuhi Lima deskriptor terpenuhi Empat deskriptor terpenuhi Tiga deskriptor terpenuhi Dua deskriptor terpenuhi .5  Marpol 73/78 10  Annex I Pencemaran oleh Minyak 7. b. Karena itu muatan termasuk bekas pencuci tanki muatan dan air balas dari tanki muatan tidak boleh dibuang ke laut. c.

Kategori B : Cukup berbahaya. Kategori D : Tidak membahayakan membutuhkan sedikit perhatian dalam menanganinya.                             3. 4. dalam bentuk Curah Annex III Pencemaran oleh Barang Berbahaya (Hamful Sub-Stances) dalam bentuk Terbungkus Annex IV Pencemaran dari Kotoran Manusia/hewan (Sewage) Annex V Pencemaran Sampah Annex VI Pencemaran udara Definisi bahan pencemar Dalam Marpol 73/78 Minyak Jenis minyak bumi minyak mentah (crude oil) bahan bakar (fuel oil) Kotoran minyak (sludge) Minyak hasil penyulingan (refined product) Naxious liquid substances barang cair yang beracun barang cair yang berbahaya hasil produk kimia di angkut kapal Kapal tanker khusus Chemical Tanker Bahan kimia di bagi dalam 4 kategori Kategori A : Sangat berbahaya Muatan termasuk bekas pencuci tanki muatan air balas dari tanki muatan tidak boleh dibuang ke laut. Kalau sampai tumpah ke laut memerlukan penanganan khusus Kategori C : Kurang berbahaya memerlukan bantuan yang agak khusus. 2.  dampak dari polusi di laut  berbahaya bagi kesehatan biota laut  tumbuh-tumbuhan 10 8 6 5 deskriptor terpenuhi 4 deskriptor terpenuhi 3 deskriptor terpenuhi .5 Satu deskriptor terpenuhi 0 Tdk ada deskriptor terpenuhi 30 28 26 24 22 20 18 16 14 12 10 8 6 4 2 0 20 18 16 14 12 10 8 6 4 2 0 Semua deskriptor terpenuhi 14 deskriptor terpenuhi 13 deskriptor terpenuhi 12 deskriptor terpenuhi 11 deskriptor terpenuhi 10 deskriptor terpenuhi 9 deskriptor terpenuhi 8 deskriptor terpenuhi 7 deskriptor terpenuhi 6 deskriptor terpenuhi 5 deskriptor terpenuhi 4 deskriptor terpenuhi 3 deskriptor terpenuhi 2 deskriptor terpenuhi 1 deskriptor terpenuhi Tdk ada deskriptor terpenuhi Semua deskriptor terpenuhi 9 deskriptor terpenuhi 8 deskriptor terpenuhi 7 deskriptor terpenuhi 6 deskriptor terpenuhi 5 deskriptor terpenuhi 4 deskriptor terpenuhi 3 deskriptor terpenuhi 2 deskriptor terpenuhi 1 deskriptor terpenuhi Tdk ada deskriptor terpenuhi 5.

 hewan  mikroorganisme 4 2 0 2 deskriptor terpenuhi 1 deskriptor terpenuhi Tdk ada deskriptor terpenuhi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful