P. 1
LINGKUNGAN

LINGKUNGAN

|Views: 17|Likes:
Published by hemranin
1234
1234

More info:

Published by: hemranin on May 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2013

pdf

text

original

1.2 1) 2) 3) 4) 5) 1.

3 1) 2) 3) 4) 5)

RUMUSAN MASALAH Apakah yang dimaksud dengan paparan.? Apakah yang dimaksud dengan lingkungan biologis.? Apakah yang dimaksud dengan paparan lingkungan biologis.? bagaimanakah dampak paparan lingkungan biologis terhadap kesehatan.? Bagaimanakah pengukuran paparan lingkungan biologis.? TUJUAN Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan paparan. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan lingkungan biologis. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan paparan lingkungan biologis. Untuk mengetahui dampak dari paparan lingkungan biologis terhadap kesehatan. Untuk mengetahui cara pengukuran paparan lingkungan biologis.

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Paparan Paparan adalah pengalaman yang didapat populasi atau organisme akibat terkena atauterjadinya kontak dengan suatu faktor agent potensial yang berasal dari lingkungan.Paparan dalam epidemiologi seringkali dibedakan dari istilah dosis yang diartikansebagai jumlah zat yang masuk atau berada di dalam tubuh organisme. Di dalamepidemiologi seringkali diukur dari luar, jadi belum tentu sama dengan jumlah yangmemasuki tubuh.Jenis paparan dilihat dari sifat pemapar seperti zat kimiawi, fisis, biologis, atau campuran. 2.2 Pengertian Lingkungan Biologi Linkungan biologis merupakan lingkungan yang terdiri atas flora dan fauna, yang berfungsi sebagai sumber sandang, pangan, papan dan kestabilan ekosistemnya. Selain faktor yang menguntungkan, di dalam lungkungan ini terdapat juga berbagi faktor yang membahayakan kesehatan, seperti mikroba yang patogen, vektor penyakit, reservoir penyakit dan hewan serta tumbuhan beracun dan secara fisik membahayakan. 2.3 Paparan Lingkungan Biologi Lingkungan biologis ini dapat memberi paparan yang beragam terhadap masyarakat, tergantung sikap masyarakat sendiri, bagaimana ia mengelola lingkungannya. Pembukaan hutan yang menyebabkan hewan liar kehilangan habitatnya, kehilangan lapisan humus yang subur, kehilangan daerah resapan air, juga yang penting adalah terjadinya kontak antara hewan liar dengan manusia, sehingga akhir-akhir ini bangyak terjadi wabah penyakit akibat penularan penyakit hewan (zoonosis), seperti yang terkenal dan mendunia adalah SARS, flu burung, flu babi,dll. Akan tetapi sebaliknya,terjadi pula penularan penyakit manusia pada hewan dikenal sebagai anthropozoonosis. 2.4 Dampak Paparan Lingkungan Biologis terhadap Kesehatan. Variabel dari lingkungan biolgis adalah hewan, vektor, zat kimia/beracun yang terkandung dalam makanan baik makanan yang berasal dari binatang maupun tumbuhan dan lain-lain.  Dampak paparan hewan terhadap kesehatan. Penyakit yang berasal dari hewan (zoonosis) dapat ditularkan kepada manusia apabila kita sering terpapar dengan hewan tersebut, seperti akhir-akhir ini banyak terjadi wabah penyakit akibat penularan penyakit hewan, misalnya SARS, flu babi, flu burung dan lain-lain. Semua ini terjadi akibat sering terpaparnya kita dengan hewan-hewan yang berpenyakit.  Dampak paparan vektor terhadap kesehatan Vektor adalah anthropoda yang dapat menimbulkan dan menularkan suatu Infectious agent dari sumber Infeksi kepada induk semang yang rentan. Bagi dunia kesehatn masyarakat, binatang

Jadi. Dalam prakteknya. seringkali kondisi ideal ini tidak dapat terlaksana. Ekologi Makhluk hidup = lingkungan  Makhluk hidup meliputi tiga komponen (komponen biotik) o Produsen: Penghasil senyawa organik yang terdiri atas tumbuhan hijau. Tetapi perlu diusahakan agar keadaan ideal ini dapat dipenuhi.yang termasuk kelompok vektor yang dapat merugikan kehidupan manusia karena disamping mengganggu secara langsung juga sebagai perantara penularan penyakit. serangga.. zat kimia yang ada dalam makanan. setelah disesuaikan terhadap bagian yang dibuang. karena suatu studi tidak akan ada artinya apabila datanya tidak baik.5 Pengukuran Paparan Lingkungan Biologis Paparan dapat diukur sesuai elemen biologis yang ingin diteliti. index pinjal. Kompetisi. Misalnya makanan. Antibiosis. Makanan baik yang berasal dari hewan maupun binatang seringkali terkontaminasi/terpapar dengan zat insektisida atau zat kimia yang berbahaya.  Kuisioner. Mutualisme. o Konsumen: kelompok organisme yang tidak dapat mensintesismakanan sendiri. produksi perseorangan. Komensalisme. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pengukuran adalah pengambilan sampel untuk mengukur konsentrasi faktor pemapar : apa yang akan diukur. pengawet. Parasitisme. dan lain-lainnya. observasi yang bersifat kontinu dengan tujuan tertentu. dari semua pangan yang dikonsumsi masyarakat. Beberapa pendekatan pengukuran paparan menyeluruh secara nasonal terhadap zata beracun yang berada dalam makanan dan minuman dilakukan dengan mendapatkan informasi tentang kualitas dan kuantitas makanan dan minuman yang dikonsumsi sbb:  Menanyakan tentang jumlah yang dikonsumsi per orang. dimana. makanan. tempat tinggalnya disebut habitat. o Lingkungan meliputi komponen:  Biotik  Abiotik: benda-benda tak hidup yang ada di sekitar organisme. BIOLOGI LINKUNGAN A. instrumentasi yang dipakai. karena alasan anggaran ataupun teknologi. metode dan prosedur yang digunakan. o Pengurai atau dekomposer: meikroorganisme yang menguraikan senyewa organik menjadi senyawa anorganikyang kemudian dapat digunakan lagioleh produsen. Pendekatan ini adalah yang paling akurat. pewarna. kepercayaan. 2. dll. zat kimia yang ada dalam makanan seperti pestisida. Predasi. Pengukuran kuantitatif dapat disamakan dengan pemantauan atau sistem pengukuran.dll. Salah satu contohnya yaitu dalam mengukur zat beracun yang ada pada makanan. insektisida.  Jumlah pangan yang dibeli. Contoh pengukuran kualitatif adalah apabila data didapat dengan cara wawancara ataupun kuesioner tentang kebiasaan. dan produksi pangan tidak untuk dimakan. Apakah itu vektornya.  Dampak paparan makanan terhadap kesehatan. per rumah untuk beberapa minggu dan selama musim tertentu. seperti yang sudah diartikan diatas. . berapa lama. Adapun dari penggolongan binatang ada dikenal dengan 10 golongan yang dinamakan phylum diantaranya ada 2 phylum sangat berpengaruh terhadap kesehatn manusia yaitu phylum anthropoda seperti nyamuk yang dapat bertindak sebagai perantara penularan penyakit malaria. Aksi-Interaksi Interaksi antarkompone ekosistem 1. index lalat. demam berdarah. Apakah itu makanan. parameter yang diukur juga sangat tergantung pada elemen yang diukur. index nyamuk. Hubungan interaksi populasi dapat bersifat: Netralisme. interview dan menimbang pangan yang dikonsumsi dalam beberapa hari. Populasi: kelomok individu yang menduduki areal tertentu. Namun cara pengukuran paparannya tetap sama untuk berbagai variabel yang di teliti. Pengukuran paparan dapat dilakukan secara kualitatif ataupun kuantitatif. ketelitian yang dikehendaki. B. dan apabila terpapar atau dikonsumsi oleh manusia maka zat kimia atau zat insektisida akan masuk ke dalam tubuh kita sehingga dapat mengganngu kesehatan kita dan menyebabkan penyakit. dan lain-lain.

Komunitas: beberapa populasi semua macam spesies yang menduduki suatu habitat. misal pembakaran hutan Perubahan komunitas pada ekosistem yang tejadi dikit demi sedikit dalam jangka waktu tertentu. Populasi dalam habitat dapat berperan sebagai produsen. Ciri polutan: – kadarnya melebihi batas normal. konsumen.1. Polusi: Suatu zat yang dapat menimbulkan pencemaran disebut polutan. . Reserve : bagian dari sumber daya yang diketahui dengan pasti dapat berubah. sehinga tercipta keserasian lingkungan. Pencemaran domestik / rumah tangga 3. C. Pencemaran udara 4. Lingkungan 1. misal gempa bumi Faktor campur tangan manusia.  Sumber-sumber pencemaran: 1.sampai terbentuk komunitas baru yang berbesa dengan komunitas semula disebut suksesi. Etika Lingkungan Merupakan kebijakan moral manusia dalam hubungannya dengan lingkungan sekitarnya. Pencemaran tanah 3. dan detritivor. pengurai. 3. Suksesi Perubahan lingkungan dapat disebabkan: Faktor alam. Pencemaran air 2. 2.berada pada tempat yang tidak semestinya / tidak tepat. Pencemaran industri 2. Resources : satu bagian dari persendian total yang dapat diperoleh manusia 3. Suksesi Primer terbentuk pada daerah yang komunitasnya telah musnah. Pencemaran perkotaan 4. Ekosistem: Komunitas beserta lingkungan biotik dan abiotiknya. Pelestarian sumber daya alam hayati Ada tiga macam sumber daya: 1. Total stock : jumlah semua unsur lingkunganyang mungkin merupakan sember daya. 2. . Biosfer: Kesatuan berbagai ekosistem meliputi semua organisme dan lingkungan yang berinteraksi utuk berlangsungnya sistem pendayagunaanenergi dan daur ulang materi. D. Pencemaran pertanian  Berdasar sasaran yang dikenai pencemaran dibagi menjadi: 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->