Tugas Makalah Ilmu Perbintangan Bumi dan Antariksa

D I S U S U N OLEH : NAMA / NIM : ATIKA FEBRINA SIANTURI CHRISTIAN S. NASUTION IRDES HIDAYNA SIREGAR SHEILA PRATIWI NASUTION KELOMPOK JURUSAN TAHUN PELAJARAN : X (Sepuluh) : PENDIDIKAN FISIKA 2009 : 2012/2013 409321011 409121014 409321030 4093210

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 2013

bulan tidak memiliki sumber cahaya sendiri. Walaupun bulan bukan merupakan satelitterbesar dalam tata surya. Rupa bulan dibagi menjadi 5 kelompok. sekitar 30 kali diameter bumi. mengagumi.4 g/cm³) adalah lebih ringan dibanding massa jenis bumi (5.5 hari (periode sinodik). Bulan mungkin terbentuk saat planet lain bertubrukan dengan bumi muda. yaitu: 1. Bulan juga menjadi benda yang kedua yang paling terang setelah matahari dan satu-satunya permukaan benda langit yang diamati dengan mudah. A. Dilihat dari luar angkasa. Saat malam datang. halus. kemudian kembali lagi ke bumi dan merupakan bagian dari alat eksperimen pengukur jarak bulan dari bumi. Retroreflektor adalah sebuah pemantul cahaya yang didesain agar dapat memantulkan sinar datang (seberkas laser) dari bumi ke bulan. dan datar. Permukaannya gersang.474 km. sedangkan massa bulan hanya 0. bumi-bulan Nampak sebagai system planet ganda. Bulan adalah bola batu raksasa yang mengitari bumi.Massa jenis bulan (3. Ini berarti volume bulan hanya sekitar 2% volume bumi dan tarikan gravitasi di permukaannya sekitar 17% daripada tarikan gravitasi bumi. kemudian astronot apollo 11 menempatkan sebuah retroreflektor di permukaan bulan. Laut disini bukan laut seperti di bumi mengandung air. Pada 20 Juli 1969 manusia pertama kali mendarat di bulan dengan Apollo 11-nya.012 massa bumi atau massanya 1/81 massa bumi. Diameter bulan adalah 3. yang paling menarik perhatian umat manusia. Bulan Bulan moon dalam bahasa inggris luna dalam bahasa romawi artemis dalam bahasa yunani adalah satu-satunya satelit alami yang dimiliki bumi. Demikian pula apra ahli ilmu pengetahuan menaruh perhatian yang besar terhadap bulan ini. bulan memancarkan cahayanya.5 g/cm³). sedikit lebih kecil dari seperempat diameter bumi.403 km. namun sama seperti planet-planet lain . yaitu seperempat kali ukuran bumi. Laut pada bulan .3 hari (periode orbit). dan memujanya dan bahkan banyak menimbulkan mitologi tentang bulan. setelah matahari. dipenuhi kawah yang berasal dari ledakan meteorit miliaran tahun yang lalu. Jika dilihat dari posisinya bulan adalah benda angkasa yang paling dekat dengan bumi. bulan dapat dilihat oleh kita dibumi karena mendapat pantulan sinar dari matahari.BULAN Pendahuluan Bulan adalah merupakan benda langit kedua. Pecahan batuan dari peristiwa itu muncul bersama dan membentuk bulan. Jarak rata-rata bumi-bulan dari pusat ke pusat adalah 384. yang dinamakan laut atau maria. Laut Bulan memiliki bagian-bagian yang tampak gelap. Bulan beredar mengelilingi bumi sekali setiap 27. dan variasi periodik dalam sistem bumi – bulan matahari bertanggungjawab atas terjadinya fase-fase bulan yang berulang setiap 29. namun terbesar bandingannya dengan planet utamamya.

Dibulan udara yang mengelilinginya memiliki gravitasi yang sangat kecil. Inilah yang menyebabkan kondisi dan suhu di permukaan bulan dapat berubah dengan sangat cepat. sehingga kita dapat melihat melalui tayangan film para astronot yang melayang-layang. dan tidak baik dalam memantulkan cahaya matahari. Di bulan sangat sunyi karena bunyi atau suara tidak bisa merambat. dibandingkan jarak dengan jarak bumi dengan bintang. Menurut penyelidikan dan penelitian sinar bulan terjadi dari gumpalan-gumpalan bahan yang terlempar keluar dari dalam kawah. mengambang di udara. Sinar bulan tidak menghasilkan bayangan. Jarak rata-rata antara bumi dengan bulan adalah 400. dan juga berotasi pada sumbunya dengan periode rotasi yang sama dengan periode revolusinya. dan tinggi beberapa pegunungan di bulan. yaitu: a. 2. 5. . Gerak Edar Bulan Bulan melakukan tiga macam gerak sekaligus. Gerak Rotasi (gerak bulan mengelilingi bumi pada porosnya) Permukaan bulan yang menghadap ke bumi selalu permukaan yang sama. permukaannya datar. Pegunungan Melalui foto-foto teleskop. warnanya agak gelap. bulan tidaklah selalu menampakkan permukaan yang tepat sama. jarak bulan sebenarnya dekat sekali. Gravitasi bulan kira-kira 1/6 kali dari gravitasi bumi. Sinar Bulan Sinar bulan adalah sinar yang memancar ke beberapa arah dari beberapa kawah bulan. salah satu pegunungan yang terdapat di bulan adalah pegunungan Apenine. manusia dapat menentukan lokasi. Bulan mengelilingi bumi dalam waktu 27. ini disebabkan bulan selain berevolusi mengitari bumi. Di bulan tidak ada siklus air. ditemukan daerah yang berkelok-kelok yang mirip dengan dasar sungai yang sudah tua ataupun seperti dasar jurang. Lembah Bulan Dibeberapa dataran di bulan. Kawah Bulan Pada permukaan bulan terdapat beribu-ribu kawah dengan berbagai macam ukuran dan diameter yang mencapai 800km 4.adalah bagian yang halus. tidak biru seperti di bumi. sehingga menyebabkan daya tarik di bulan lebih lemah untuk mengikat atmosfernya. tetapi bila sedikit dari 50% untuk satu periode.000 km. Sebagian ahli geologi memperkirakan bahwa lembah bulan adalah merupakan retakan tua yang berisi debu-debu. kemudian memantulkan cahaya yang lebih baik daripada di sekelilingnya sehingga jauh nampak bersinar. 3. Gejala ini pertama kali dijelaskan oleh Galileo.3 hari untuk satu kali perputaran B. Namun bila diperhatikan dengan benar. Langit di bulan nampak sangat hitam. untuk pengamat tertentu di bumi. Gerak bulan dan bumi menyebabkan pada waktu yang berbeda kita bisa melihat permukaan bulan yang sedikit berbeda dan jejak ini dinamakan librasi.Beberapa puncak tingginya lebih dari 9000 meter diatas permukaan bulan.

tetapi miring dengan sudut 6½ᵒ. dan dua minggu kemudian kita melihat 6½ᵒ di luar kutub selatannya. sekali waktu tampak ubun-ubunnya dan pada waktu lain dagunya yang tampak. 2. disebabkan rotasi bumi sehingga bagian permukaan bulan yang kita lihat saat ini terbit bergeser sekitar 1ᵒ di sebelah timur tepi bulan saat kita lihat waktu akan terbenam. Librasi pada bujur. Librasi lintang. 1. 1. adalah akibat dari gerak evolusi bulan yang berupa elips sehingga kecepatan sudutnya bervariasu. Hal ini menyebabkan kita bisa melihat sedikit disebelah sisi barat dan kemudian sedikit disebelah sisi timurnya.Ada tiga jenis librasi yang bersifat geometrik yaitu librasi pada bujur. bulan seakan menggelengkan kepala. disebabkan sumbu rotasi bulan tidak tepat tegak lurus bidang orbitnya.5ᵒ dengan arah kemiringan yang relative tetap. Librasi bujur. Akibatnya kita melihat bulan sekitar 6½ᵒ di luar kutub utaranya. sekali waktu tampak kutub utara bulan dan setengah bulan kemudian kutub selatannya. Librasi lintang. sekali waktu tampak telinga kanannya dan waktu lain telinga kirinya. dalam hal ini. Sedangkan secara umum jenis librasi bulan ada 3 yaitu. 2. 3. Lihat gambar 4. Terjadinya sebagai berikut: Ekuator bulan tidak sebidang dengan bidang lintasannya. librasi diurnal. librasi pada lintang.4 berikut ini: . Lintasan bulan mengelilingi bumi berbentuk elips dan bumi terletak pada salah satu titik api (fokus) elips itu. Oleh karena itu. Efek total librasi ini menyebabkan yntuk selang waktu yang lama kita dapat melihat sekitar 60% permukaan bulan yang betul-betul tersembunyi adalah sekitar 40% dan yang selalu nampak sekitar 10% dan yang 20% bervariasi. dan masing-masing dalam rentang mendekati 8ᵒ. dalam peredarannya dalam mengelilingi matahari. dengan librasi lintang dimaksudkan seakan-akan bulan mengangguk. melainkan membentuk sudut sekitar 6. librasi diurnal.

titik P menghadap ke bumi. Ketika bulan di posisi BL. 3.Gambar 4. Belahan bulan yang kelihatan oleh orang di Tokyo (belahan bumi utara). maka letak barysenter ini terus berubah posisinya secara kontinu terhadap pusat bumi (Gambar 3.4 Librasi bujur. berbeda dengan belahan yang tampak dari Melbourn (belahan bumi selatan). Bulan selain bergerak mengitari bumi (revolusi) jiga berputar pada sumbunya (rotasi). Dalam posisi BL. titik P menghadap ke titik pusat lingkaran bulan.1). b. disisi yang menghadap bulan. berarti beda lihat. kesan ini diperoleh. tetapi sebenarnya bumi maupun bulan mengitari pusat massa bersama. jika orang mengamati bulan dari dua titik yang berbeda di bumi. sehingga setengah bagian bulan tampak dari bumi.1 Barysenter system bumi-bulan bergerak mengitari matahari . bulan seolah-olah menggelengkan kepala. Karena massa bumi yang sangat besar dibandingkan dengan bulan. Karena bumi berotasi pada sumbunya. Librasi paralak. sehingga yang tampak dari bumi belahan bulan lebih ke kiri (tekinga kiri). Pada posisi ini batas bagian bualan yang tampak lebih bergeser ke kanan. Dahulu orang menganggap hali ini Gambar 3. Pusat massa bersama ini disebut pula barysenter. Demikian juga bulan ketika di posisi BL. maka pusat massa bersama system bumi-bulan terletak sekitar 1600 km dibawah permukaan bumi. Kita selalu melihat permukaan bulan yang sama. Gerak Revolusi (gerak bulan mengelilingi bumi) Umumnya dikatakan bulan mengorbit mengitari bumi.

maka permukaan bulan yang menghadap ke bumi akan selalu berubah (Gambar 3.2. dan simpul dimana bulan melewati eliptika sementara bulan bergerak arah selatan dinamakan simpul menurun.2 (a) Bila bulan tidak berotasi (b) Periode rotasi bulan sama dengan periode revolusinya Akibatnya permukaan bulan yang menghadap ke bumi selalu permukaan yang sama (Gambar 3. sedang sisi lainnya selalu tersembunyi dari permukaan bumi. A dan B. Gambar 3. Sebenarnya bulan berotasi dengan periode yang sama dengan periode revolusinya mengitari bumi.3 Orbit bulan dan eliptika berpotongan di dua titik simpul A dan B dan . Kedua titik ini.disebabkan bulan itu diam tidak berotasi. Gambar 3.a) dan kita tidak akan bisa mengamati seluruh sisi permukaan bulan itu. Bila demikian halnya. Titik simpul dimana bulan melewati eliptika sementara bulan bergerak arak ke utara disebut simpul naik. Sesuai dengan hukum Kepler I. Lintasan bulan ini memotong eliptika di dua titik pada sisi yang berlawanan di bola langit. pada dasarnya orbit bulan berbwntuk elips dan bumi berada pada salah satu titik fokusnya namun bidang orbit bulan ini miring 5ᵒ terhadap bidang eliptika (Gaambar 3. disebut simpul dari orbit bulan dan garis yang menghubungkan titik A dan B disebut garis simpul.3).2 b).

b) Bulan anomalistik.6 Kedudukan bulan pada periode sideris (A) dan sideris (C).6 tahun. Namun tidak pada setiap bulan baru atau bulan penuh akan terjadi gerhana karena bidang orbit bulan miring sedikit (sekitar 5ᵒ) terhadap bidang eliptika. sehingga garis simpul mengalami regresi disekitar eliptika waktu 18. Gambar 3. bulan telah mengitari bumi satu putaran. Ada dua jenis bulan yang berguna untuk meramalkan gerhana yaitu : a) Bulan nodik atau bulan draconik yaitu selang waktu antara dua saat melewati simpul yang sama yang lamanya 27. Misalnya pada awalnya bumi di E1 dan bulan di A. Setelah 27⅓ hari.6). Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang eliptika ini dinamakan titik simpul (A dan B). dan periode ini disebut periode sideris. Periode Sideris dan Sinodis Periode revolusi bulan mengitari bumi satu putaran sempurna adalah 27 d 7h 43m (11. Demikian pula bulan penuh biasanya lewat sedikit di sebelah utara atau selatan bayingbayang bumi.21220 hari dan. dalam fase bulan penuh. kembali ke posisi semula di bola langit. bumi dan bulan bersama telah berkisar mengitari matahari sekitar 27ᵒ atau 1/13 perjalanan mengitari matahari (Gambar 3. oleh karena itu bulan baru biasanya berada sedikit di atas atau di bawah garis bumi matahari (Gambar 3.dengan sudut 5ᵒ.5)s atau 27.4).32166 hari. Tetapi selama satu bulan sideris ini. . Karena gangguan tarikan gravitasi matahari.25455 hari. maka orbit bulan terus berubah secara perlahan. Demikian pula gangguan planet-planet eksentrisitas orbitnya juga berubah. selang waktu dua saat melewati perigee yang lamanya 27.

Oleh karena itu pergeseran bulan arah ke timur di bola langit juga tidak seragam. dan jarak ini sama dengan diameter bulan itu sendiri berpindah arah ke timur tiap jam.5ᵒ atau sekitar 18½ᵒ. dan sudut ini setara dengan 50 menit. Salakh satu sifat unik dari bulan adalah kala rotasinya sama dengan revolusinya.4). dan bulan sinodis yaitu periode revolusi bulan terhhadap matahari. Akibatnya titik simpangnya bergeser ke barat sepanjang ekliptika dan menempuh satu putaran penuh di bola langit dalam waktu sekitar 18. sehingga keterlambatan terbitnya bulan tiap hari bervariasi antara 38 sampai 66 menit. Hal ini menyebabkan kemiringan orbit bulan terhadap ekliptika bervariasi dari 4ᵒ 57’ sampai 5ᵒ20’. bumi telah berada di E 2 sehingga bulan berada di posisi B. maka sesuai dengan hukum Kepler II. Gerak bulan mengelilingi matahari bersama-sama dengan bumi Karena gerak edar bulan tersebut dengan arah negatif. Bidang orbit bulan mengelilingi bumi berupa elips dan membentuk sudut 5ᵒ terhdap bidang orbit bumi mengelilingi matahari (eliptika).6 tahun. Periode dari satu fase ke fase yang sama berikutnya ini disebut periode sinodis. Orbit bulan selalu mengalami perubahan secara gradual karena gangguan dari gravitasi matahari. Karena orbit bulan sebenarnya berupa elips.Tetapi selama satu periode sideris ini. sedang matahari sendiri juga bergerak arah ke timur pula rerata 1ᵒ tiap hari sehingga bulan akan tampak bergerak arah ke timur dari matahari 12ᵒ perhari. tepatnya untuk mencapai posisi oposisi ini lagi waktunya menjadi 29½ hari. kecepatan orbit bulan juga bervariasi. Hal ini menyebabkan wajah bulan yang kelihatan dari bumi selalu sama. c. Jadi kita mengenal ada dua jenis bulan yaitu bulan sideris yaitu periode revolusi bulan terhadap bintang. Perubahan kemiringan orbit bulan terhadap ekliptika ini menyebabkan sudut inklinasi orbit bulan terhadap ekuator langit bervariasi antara 23½ + 5ᵒ atau 28½ᵒ sampai 23½ . Itulah sebabnya bulan tampak bergerak di bola langit arah ke timur rerata 13ᵒ tiap harinya. Untuk mencapai posisi fase yang sama (bulan penuh) bulan harus berada di C. Perpindahan ini dapat diamati dari posisi bulan terhadap bintang tetap di langit tiap jam. atau secara rerata 5ᵒ9’. Itulah sebabnya bulan tampaknya terbit terlambat 50 menit tiap hari. artinya arah edarnya berlawanan dengan arah jarum jam. . Gerak perpindahan 13ᵒ per 24 jam berarti gerak sekitar ½ᵒ busur di langit. Pergeseran titik simpul ini dinamakan regresi simpul bulan (lihat Gambar 3. dan untuk itu diperlukan waktu sekitar 2 hari lagi.

Ketika bulan dan matahari berada pada sisi yang berlawanan dari bumi atau saat oposisi permukaan bulan yang menghadap ke bumi sepenuhnya mendapat cahaya matahari sehingga dari bumi kita melihat permukaan bulan bersinar penuh atau yang kita sebut bulan purnama (Gambar 3.3a).4). sehingga bulan memasuki bayang-bayang bumi maka ini akan menghasilkan perhana bulan. bulan berada pada atau dekat salah satu simpul ini. tetapi dia tampak bersinar karena memantulkan cahaya matahari. maka akan terjadilah gerhana matahari. Bulan tidak memancarkan cahaya sendiri. Gerhana hanya akan terjadi bila saat bulan baru ataupun bulan penuh. Jika gerhana hanya terjadi pada bulan baru dan pada bulan penuh. Itulah sebabnya mengapa permukaan bulan yang tampak bersinar selalu berubah. maka posisi bulan terhadap bumi dan matahari selalu berubah. maka pengamat di bumi akan melihat bulan sabit dan pada saat ini disebut fase bulan baru.4b). Perubahan bentuk rupa-rupa bulan ini disebut pula perubahan fase bulan. Demikian pula ketika bulan dan matahari tepat pada satu garis pada sisi yang berlawanan terhadap bumi (fase bulan penuh). Bila bulan berada tepat diantara bumi dan matahari sehingga matahari tampak tertutup bulan. dari cahaya bulan yang berbentuk sabit tipis sampai dengan bersinar dalam bentuk bulatan penuh. Garis yang melalui pusat bumi yang menguhubungkan kedua simpul orbit bulan dinamakan garis simpul (garis AB pada gambar 3.C. Sedangkan ketika bulan dan matahari berada pada sisi yang sama (Gambar 3. . Fase Bulan Karena revolusinya mengitari bumi.

4 (a) Bulan dan matahari berada pada sisi yang berlawanan. . Beberapa hari setelah bulan baru. dan setengah dari siang hari bulan tampak dari bumi sehingga bulan tampak sebagai bulan setengah. bulan mencapai posisi B.Gambar 3. Posisi di A menunjukkan saat bulan berkonjungsi. hampir seluruh permukaan bulan yang menghadap ke bumi itu gelap. Sekitar satu minggu setelah bulan baru. Pada saat ini garis bumi-bulan tegak lurus dengan garis bumi-matahari. bulan mencapai seperempat dari lintasannya dan berada di posisi C dan saat ini disebut fase kuartir pertama. sehingga pada saat ini kita tidak melihat bulan sama sekali dan saat ini disebut fase bulan baru. bulan baru Gambar 3.5 memperlihatkan berada posisi bulan dalam orbitnya mengitari bumi. sebagian kecil dari belahan siang bulan bisa dilihat dan bulan sabit terlihat membesar. Pada hari-hari ini bulan disebut dalam fase bulan sabit membesar (waxing crescent). bulan penuh (b) Bulan dan matahari berada pada sisi yang sama terhadap bumi.

bulan setiap hari ketinggalan 13. Karena arahnya sama dengan arah revolusi dan rotasi bumi. Selama dua minggu bundaran bulan makin menyusut berturutan mencapai posisi F (fase waxing gibbous).2ᵒ dari garis edarnya.Gambar 3.3 hari.5. dan saat ini bulan pada fase bulan penuh. posisi G (fase kuartir kedua).2ᵒ atau 13. dan kembali lagi ke posisi A. Akhirnya satu minggu setelah kuartir pertama. .8 menit dari sebelumnya. Permukaan bulan yang menghadap ke matahari.8 menit (rotasi bumi setiap 1ᵒ ditempuh dalam waktu 4 menit). bulan sampai diposisi E dimana bulan dan matahari beroposisi.5 Fase-fase bulan Selama seminggu setelah fase kuartir pertama bulan yang besinar tampak makin membundar dan pada posisi D yang disebut fase waxing gibbous. bulan baru.2 x 4 menit = 52. Periode dari satu bulan baru ke bulan baru berikutnya 29. 27. juga menghadap ke bumi. Bulan mengedari bumi dan berputar pada sumbunya dalam waktu yang sama yaitu. Akibatnya. posisi H (sabit mengecil). setiap hari kita selalu melihat bulan terbit terlambat 52.3ᵒ = 13. bulan menjalani 360/27.

wikipedia. (2011). Yohanes. http://wwwbendalangit.blogspot.com/2012/09/contoh-makalah-planet-bumi-dan-bulan. Suwitra. (1997). Singaraja : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negeri Singaraja. Jakarta : PT Primatika Cipta Ilmu.org/wiki/Bulan Surya. Nyoman.html http://soekamajoe.DAFTAR PUSTAKA Derlina & Eva. .blogspot. Medan : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan. Astronomi Dasar. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa. Olimpiade Fisika.html http://id.com/2011/03/mengenal-rupa-bulan-dan-bagian. (2001).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful