PERKEMBANGAN TEORI ATOM MODERN

Posted on Oktober 14, 2010 by arisarianto
Perkembangan model atom membandingkan perkembangan teori atom mulai dari teori atom Dalton hingga teori atom modern. Unsur dapat mengalami perubahan materi yaitu perubahan kimia. Ternyata perubahan kimia ini disebabkan oleh partikel terkecil dari unsur tersebut. Partikel terkecil inilah yang kemudian dikenal sebagai atom. Seandainya kita memotong satu butir beras menjadi dua bagian, kemudian dipotong lagi menjadi dua bagian dan seterusnya hingga tidak dapat lagi. Bagian terkecil yang tidak dapat lagi, inilah awal mulanya berkembangnya konsep atom. Konsep atom itu dikemukakan oleh Demokritos yang tidak didukung oleh eksperimen yang meyakinkan, sehingga tidak dapat diterima oleh beberapa ahli ilmu pengetahuan dan filsafat. Pengetahuan para ilmuwan tentang atom bukan berdasarkan pengamatan langsung terhadap atom per atom, sebab atom terlalu kecil untuk dapat diamati dan diukur sacara langsung. Diameter atom dinyakini berkisar antara 30 sampai 150 pm. Dengan alat pembesar apapun kita belum dapat melihat atom, tetapi gejala yang ditimbulkan oleh atom itu dapat diukur seperti jejak atom, nyala, difraksi, dan lain-lain. Teori-teori atom yang ada sekarang hanya merupakan model yang dibangun oleh para ilmuwan sebagai kesimpulan dari hasil berbagai kajian teoritis dan gejala empiris dengan berbagai pendekatan dan metode ilmiah. Itulah sebabnya terdapat beberapa model atom yang telah dikembangkan dan dipublikasikan menurut penemuan-penemuan yang secara sinergetis saling mendukung atau bahkan menolak usulan model atom sebelumnya. Sampai saat ini, teori atom yang paling muktahir adalah berdasarkan teori mekanika kuantum atau mekanika gelombang dengan berbagai asumsi dan teorema. Definisi awal tentang konsep atom berlangsung > 2000 thn. Dulu atom dianggap sebagai bola keras sedangkan sekarang atom dianggap sebagai awan materi yang kompleks. Dibawah ini akan dipaparkan konsep Yunani tentang atom: 1. Pandangan filosof Yunani Atom adalah Konsep kemampuan untuk dipecah yg tiada berakhir 2. Leucippus (Abad ke-5 SM) Ada batas kemampuan untuk dibagi, sehingga harus ada bagian yang tidak dapat dibagi lagi 3. Democritus (380-470 SM)

Atom setiap unsur memilki bentuk & ukuran yang berbeda. John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnya tentang atom. suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda 3. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil. Lucretius Sifat atom suatu bahan dalam “On the Nature of Things” A. Jadi atom adalah partikel yang tidak dapat dibagi lagi. Lavosier mennyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi”. . Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen 4. tetapi setelah beberapa hari merkuri naik ke B dan ketinggian ini tetap. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum. Beda tinggi A dan B menyatakan volume udara yang digunakan oleh merkuri dalam pembentukan bubuk merah (merkuri oksida). Lavoisier mengumpulkan merkuri oksida. yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. 4. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. kemudian dipanaskan lagi. Model Atom Dalton Pada tahun 1803. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom. Untuk menguji fakta ini. tomos: dibagi. Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut: 1. Bubuk merah ini akan terurai menjadi cairan merkuri dan sejumlah volume gas (oksigen) yang jumlahnya sama dengan udara yang dibutuhkan dalam percobaan pertama.A:tidak. Percobaan Lavosier Mula-mula tinggi cairan merkuri dalam wadah yang berisi udara adalah A. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi 2. Sedangkan Prouts menyatakan bahwa “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”. sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.

Berarti ada partikel lain yang dapat menghantarkan arus listrik. yang pada model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal.J. Bagaimana mungkin bola pejal dapat menghantarkan arus listrik? padahal listrik adalah elektron yang bergerak. Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson yang menyatakan bahwa: “Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron” Model atom ini dapat digambarkan sebagai jambu biji yang sudah dikelupas kulitnya. Model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut. B. biji jambu menggambarkan elektron yang tersebar marata dalam bola daging jambu yang pejal. oleh karena elektron bermuatan negatif. maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut. Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikel penyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron. maka J. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur. Model Atom Thomson Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel. Dari hasil percobaan ini. Atom merupakan partikel yang bersifat netral. . Kelebihan dan Kelemahan Model Atom Thomson : Membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom.Percobaan Joseph Pruost Pada tahun 1799 Proust menemukan bahwa senyawa tembaga karbonat baik yang dihasilkan melalui sintesis di laboratorium maupun yang diperoleh di alam memiliki susunan yang tetap. Mulai membangkitkan minat terhadap penelitian mengenai model atom Teori atom Dalton tidak dapat menerangkan suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik. sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode.

maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak. diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut: 1.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson. tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20. dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif. didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih. yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus. berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20. Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut.000 merupakan perbandingan diameter.000 partikel alfa akan dibelokkan. berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas. maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°). Model Atom Rutherford Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden)melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa. Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi. yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Bila perbandingan 1:20. Kelemahan Model Atom Rutherford Kelebihan Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti Kelemahan .C. 3. Dari pengamatan mereka. Atom bukan merupakan bola pejal. karena hampir semua partikel alfa diteruskan 2. Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom.

terutama sifat yang disebut momentum sudut.Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya. Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck. gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi sehingga lama – kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang. Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain. Model Atom Bohr Pada tahun 1913. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut. dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck. Kelebihan dan Kelemahan . 2. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏. Pada peralihan ini. Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. sebagai berikut: 1. diungkapkan dengan empat postulat. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang nanti disebut dengan kulit. Apa yang terjadi? Benar. Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron yang terletak paling dalam. 4. Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu. ΔE = hv. Percobaannya ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom. elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi. energi elektron tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap. Berdasarkan teori fisika. besarnya sesuai dengan persamaan planck. D. Selama elektron berada dalam lintasan stasioner. pakar fisika Denmark bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. 3. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti. Menurut model atom bohr. sejumlah energi tertentu terlibat.

Model Atom Modern Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926). yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit. Model atom mutakhir atau model atom mekanika gelombang Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat kebolehjadian elektron. Walaupun posisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama. sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr. Erwin Schrodinger memecahkan suatu persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang untuk menggambarkan batas kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi. tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom) .Sebelum Erwin Schrodinger.Kelebihan atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempat berpindahnya elektron. Daerah ruang di sekitar inti dengan kebolehjadian untuk mendapatkan elektron disebut orbital. Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau model atom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini. Ciri Khas Model Atom Mekanika Gelombang : 1. Kelemahan model atom ini adalah tidak dapat menjelaskan efek Zeeman dan efek Strack E. Dengan demikian kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Orbital menggambarkan tingkat energi elektron. Bentuk dan tingkat energi orbital dirumuskan oleh Erwin Schrodinger. seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teori mekanika kuantum yang dikenal dengan prinsip ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit. Gerakan elektron memiliki sifat gelombang.

dan udara (Aristoteles). Gambaran susunan partikel-partikel dasar dalam atom disebut model atom. Konsep baru temuan para ilmuan ini merupakan cikal bakal lahirnya kimia modern. Namun. atom pada intan dengan atom pada karbon dinyatakan berbeda oleh Demokritus. Hasil eksperimen yang memperkuat konsep atom ini menghasilkan gambaran mengenai susunan partikel-partikel tersebut di dalam atom. . tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektron Kelemahan Model Atom Modern : Persamaan gelombang Schrodinger hanya dapat diterapkan secara eksak untuk partikel dalam kotak dan atom dengan elektron tunggal. pengertian tentang unsur paling sederhana dari Aristoteles ditentang oleh Demokritus.2. beranggapan bahwa unsur-unsur yang tersimpel hanya ada 4. Namun kita juga bisa mempengaruhinya. Rutherford (1911) dan disempurnakan oleh Bohr (1914). Setelah model atom Bohr. Gambaran ini berfungsi untuk memudahkan dalam memahami sifat-sifat kimia suatu atom. Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. Ilmuan-ilmuan yang tidak sepaham dengan Demokritus mencoba mencari tentang kebenaran teori atom klasik yang dibawa Demokritus.529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti. Demokritus mengibaratkan bahwa unsur yang paling simpel seperti sebuah roti yang dipotong-potong menjadi sangat kecil. Misalnya. Posisi elektron sejauh 0. KESIMPULAN Teori Atom Klasik Dahulu banyak orang mengganggap bahwa kita manusia hidup tergantung oleh alam. Heisenberg mengajukan model atom yang lebih dikenal dengan model atom mekanika gelombang atau model hatom modern. Teori Atom Modern Pengembangan konsep atom-atom secara ilmiah dimulai oleh John Dalton (1805). Demokritus memberi nama unsur yang simpel itu atom. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut) 3. air tanah. Teori atom yang diterangkan Demokritus. kemudian dilanjutkan oleh Thomson (1897). Para pemikir zaman itu. adalah ilmu atom yang menyatakan bahwa semuanya memiliki bagian terkecil dan itu berbeda satu sama lain. yaitu api. sehingga sampai tidak bisa dilihat.

Edisi Kelima. Erlangga. Prinsip-Prinsip Kimia Modern Jilid 1 (Terjemahan). Kimia Universitas Azas & Struktur Jilid I (Terjemahan). Binarupa Aksara. Jakarta. Jakarta.DAFTAR PUSTAKA Brady . 2001. Edisi Keempat. James E. . dkk. dkk – Suminar. 1999. – Sukmariah Maun. Oxtoby.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful