DESTILASI KERING

Dara Syaranita, Irfandi, Khairul Andrian, Kiki Ikhwanto, Mukhlisudin, M. Saifan Saputra, Rahmah Hayati. Jurusan Teknik Pertanian Universitas Syiah Kuala Tanggal, 29 April 2013

PENDAHULUAN
Proses destilasi banyak digunakan oleh industri dan merupakan metode pemisahan yang sering digunakan untuk mendapatkan fluida murni dari suatu campuran tertentu. Proses destilasi sebenarnya tidak 100% memisahkan campuran tetapi hanya meningkatkan konsentrasinya saja. Contoh industri yang menggunakan proses destilasi ialah industri minyak bumi, industri gas, industri pembuatan alkohol, dan lain-lain. Destilasi pertama kali ditemukan oleh kimiawan Yunani sekitar abad pertama masehi yang akhirnya perkembangannya dipicu terutama oleh tingginya permintaan akan spritus. Hypathia dari Alexandria dipercaya telah menemukan rangkaian alat untuk destilasi dan Zosimus dari Alexandria yang telah berhasil menggambarkan secara akurat tentang proses destilasi pada sekitar abad ke-4. Bentuk modern destilasi pertama kali ditemukan oleh ahli-ahli kimia Islam pada masa kekhalifahan Abbasiah, terutama oleh Al-Razi pada pemisahan alkohol menjadi senyawa yang relatif murni melalui alat alembik, bahkan desain ini menjadi semacam inspirasi yang memungkinkan rancangan destilasi skala mikro, The Hickman Stillhead dapat terwujud. Tulisan oleh Jabir Ibnu Hayyan (721-815) yang lebih dikenal dengan Ibnu Jabir menyebutkan tentang uap anggur yang dapat terbakar, ia juga telah menemukan banyak peralatan dan proses kimia yang bahkan masih banyak dipakai sampai saat kini. Kemudian teknik penyulingan diuraikan dengan jelas oleh Al-Kindi (801-873).

1

Destilasi juga bisa dikatakan sebagai proses pemisahan komponen yang ditujukan untuk memisahkan pelarut dan komponen pelarutnya. destilasi uap. DESTILASI KERING Destilasi kering biasanya membutuhkan suhu yang lebih tinggi dibanding destilasi biasa. destilasi dibagi menjadi dua. Proses destilasi diawali dengan tahap pemanasan. Jika hasil destilasinya berupa air. sehingga uap yang dihasilkan akan kembali cair. Berdasarkan prosesnya. dan destilasi vakum. Metode ini dapat digunakan untuk memperoleh bahan bakar cair dari batubara dan kayu. masing-masing komponen akan menguap pada titik didihnya. destilasi kering. maka disebut sebagai aquadestilata (disingkat aquades). destilasi kering juga digunakan untuk memecah garam-garam mineral. Misalnya pemecahan sulfat melalui termolisis. Metode ini merupakan termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan massa. sehingga zat yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap. menghasilkan gas sulfur dioksida dan sulfur trioksida 2 . destilasi dibagi menjadi 5 macam yaitu destilasi sederhana. yaitu destilasi batch dan destilasi kontinyu. destilasi fraksional. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan. Hasil destilasi disebut distilat dan sisanya disebut residu.ISI DEFINISI DESTILASI Destilasi atau penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap (volatilitas) bahan. Proses ini berjalan terus-menerus dan akhirnya kita dapat memisahkan semua senyawa-senyawa yang ada dalam campuran homogen tersebut. Dalam proses destilasi terdapat dua tahap proses yaitu tahap penguapan dan dilanjutkan dengan tahap pengembangan kembali uap menjadi cair atau padatan. Atas dasar ini maka perangkat peralatan destilasi menggunakan alat pemanas dan alat pendingin. dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. Sedangkan pembagian destilasi berdasarkan jenisnya. Zat yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap lebih dulu. Proses pendinginan terjadi karena kita mengalirkan air ke dinding (bagian luar kondenser). campuran zat dididihkan sehingga menguap. dan uap tersebut akan bergerak menuju kodenser (pendingin). (lihat gambar). Dalam penyulingan. Selain itu.

Akibatnya. Pada awalnya. Gambar 1. Produk-produk tersebut disaring. Limbah ban/ plastik/ karet dibuang ke dalam tungku penyulingan tanpa dipotong-potong atau penghapusan kabel. Dalam proses destilasi kering. Destilasi kering adalah suatu metoda pemisahan zat-zat kimia.yang dapat dilarutkan dalam air membentuk asam sulfat. bahan padat dipanaskan sehingga menghasilkan produk-produk berupa cairan atau gas (yang dapat berkondensasi menjadi padatan). yang jauh lebih sedikit dari yang dibutuhkan untuk pembakaran lengkap. ban dipanggang dengan mengalirkan udara pembakaran. dan pada saat yang bersamaan mereka berkondensasi dan dikumpulkan. Skema umum destilasi kering. Produk-produk tersebut disaring. Kemudian. ini adalah cara yang umum untuk memproduksi asam sulfat. gas kering (penyulingan) 3 . dan pada saat yang bersamaan mereka berkondensasi dan dikumpulkan. Bahan padat dipanaskan sehingga menghasilkan produk-produk berupa cairan atau gas (yang dapat berkondensasi menjadi padatan atau cairan).

hasil melalui proses ini adalah minyak. gas yang tidak dapat mengembun dalam pendingin gas akan benar-benar dihilangkan dalam insinerator atau boiler. Dry-distillation gasification. Bagian dari gas cair akan kembali dalam bentuk minyak. kawat dan karbon.dihasilkan. yang awalnya terkandung dalam ban. Gambar 2. tetap sebagai residu dalam tungku. kawat dan karbon. Sisanya. 4 . Sementara. gas use and recovery of resources. gas mudah terbakar. Oleh karena itu. Gas yang dihasilkan keluar dan didinginkan oleh pendingin gas.

Selain itu dengan cara ini. yaitu pembakaran tanpa adanya oksigen pada temperatur tinggi. Proses aktivasi dilakukan hanya dengan mengontrol temperatur selama waktu tertentu. Residu yang dihasilkan bukan merupakan karbon murni. Hasil yang diperoleh seperti metanol. thermal recovery and recovery of resources. Untuk kegiatan ini dibutuhkan prototype tungku aktivasi (alat destilasi) yang merupakan kisi-kisi tempat arang yang diaktifkan dengan kapasitas 250 kg arang. tetapi masih mengandung abu dan “ter”. Dry-distillation gasification. Hasil yang diperoleh berupa residu yaitu arang dan destilat yang terdiri dari campuran metanol dan asam asetat. Diharapkan daya serap arang aktif yang dihasilkan dapat menyerupai atau lebih baik dari pada daya serap arang aktif yang diaktifkan dengan menyertakan bahan-bahan kimia. Proses pembuatan arang aktif merupakan salah satu contoh destilasi kering secara proses fisika. pencemaran lingkungan sebagai akibat adanya penguraian senyawasenyawa kimia dari bahan-bahan pada saat proses pengarangan dapat 5 . CONTOH DESTILASI KERING Suatu proses penguraian suatu bahan akibat adanya pemanasan pada temperatur tinggi dalam keadaan sedikit maupun tanpa udara adalah prinsip destilasi kering. asam asetat dan arang tergantung pada bahan baku yang digunakan dan metoda destilasi.Gambar 3.

sedangkan destilasi dan daya serap makin besar. Selanjutnya campuran arang dan aktifator dipanaskan pada temperatur dan waktu tertentu. 2. Lamanya destilasi serta bertambah tingginya temperatur destilasi. mengakibatkan jumlah arang yang dihasilkan semakin kecil.diihindari. masih diperlukan pembatasan temperatur yaitu tidak melebihi 1000 0C. Hasil yang diperoleh. kemudian ditutup rapat sampai tidak terdapat kebocoran. Hubungan pipa pengeluaran hasil suling dari tungku aktivasi dengan pendingin yang ujungnya dicelupkan kedalam air. diuji daya serapnya terhadap larutan Iodium. daya serap arang aktif semakin baik. Sebagai akibatnya daya serap arang aktif akan menurun. Arang dimasukkan ke dalam tungku (aktivasi). Tujuannya adalah agar oksigen tidak masuk kedalam tungku aktivasi sewaktu dilakukan pendinginan dan sekaligus menampung hasil sulingnya (destilat). PROSES PEMBUATAN ARANG AKTIF Bahan : arang batok Alat : Nama Alat Jumlah Kapasitas Tungku 2 set 250 kg aktivasi *) Gilingan 1 buah Ayakan 10 1 buah mesh Pompa air 1 buah Menara air 1 buah 5 m3 Kunci 2 set Thermocouple 2 buah *) Tungku aktivasi (alat destilasi) lengkap dengan alat pendingin dan penampung destilat Cara Kerja : 1. dapat dihasilkan asap cair sebagai hasil pengembunan uap hasil penguraian senyawa-senyawa organik dari bahan baku. Meskipun dengan semakin bertambahnya temperatur destilasi. 6 . Pasang thermocouple untuk mengamati temperatur selama proses aktivasi berlangsung. karena banyak terbentuk abu sehingga menutupi pori-pori yang berfungsi untuk mengadsorpsi. 3.

maka pembakaran dipertahankan selama 3 jam. 7 . 6. kemudian diayak dan dikemas. Lakukan penggilingan untuk mendapatkan partikel yang lebih halus. kemudian api dibesarkan dengan jalan menambah bahan bakar dan menaikkan tekanan kompresor. Mula-mula dengan api kecil. Api dimatikan dan tungku aktivasi (alat destilat) dibiarkan masih tertutup dan sampai dingin. Setelah waktu tersebut proses telah selesai. Air pendingin dialirkan. Lakukan pengamatan terhadap kerja dari tungku aktivasi dengan mengamati kenaikan temperatur. ditandai dengan adanya gelembung air. 5. kemudian dilakukan pembakaran dengan menggunakan minyak tanah yang disemprotkan. Setelah dingin tungku dibuka dan arang yang telah diaktifkan dikeluarkan. Temperatur selama proses sekitar 600 oC apabila telah mencapai 600 oC dan juga terlihat pada ujung pendingin tidak adanya tar (cairan berwarna coklat) yang keluar.4.

destilasi dibagi menjadi 5 macam yaitu destilasi sederhana. Sedangkan pembagian destilasi berdasarkan jenisnya. 2012. Haughton Mifflin Company : New York. Drum reflux. Organic Chemistry. O. Louis . Petunjuk Praktikum Kimia Dasar 1. dan packed . kondenser. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. destilasi kering. dan destilasi vakum. destilasi uap. Hart. Organic Experiment.PENUTUP Kesimpulan : 1. Destilasi atau penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap (volatilitas) bahan. 3.FF. 5. Biasanya digunakan untuk mengambil cairan bahan bakardari kayu atau batu bata. C. Heath and Company: Toronto. yaitu destilasi batch dan destilasi kontinyu. 8 . 1999. Proses pembuatan arang aktif merupakan salah satu contoh destilasi kering secara proses fisika. destilasi fraksional. destilasi dibagi menjadi dua. Peralatan destilasi umumnya terdiri dari suatu kolom atau tray. 1979. 4. Berdasarkan prosesnya. 2. Destilasi kering digunakan untuk memanaskan material padat agar mendapatkan fasa uap dan cairnya. pompa. REFERENSI Tim Kimia Dasar. Harold. reboiler (pemanas). Hasil yang diperoleh berupa residu yaitu arang dan destilat yang terdiri dari campuran metanol dan asam asetat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful