P. 1
Ardhika H 2112105008 Konveksi

Ardhika H 2112105008 Konveksi

|Views: 62|Likes:
Published by Ardhika Hermigo
konveksi
konveksi

More info:

Published by: Ardhika Hermigo on May 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2013

pdf

text

original

Perpindahan Panas: Konveksi

Perpindahan panas dapat didefenisikan sebagai berpindahnya energi dari satu daerah ke daerah lainnya sebagai akibat dari beda suhu antara daerah – daerah tersebut. Hal ikhwal aliran panas bersifat universal yang berkaitan dengan tarikan gravitasi. Secara umum ada tiga cara perpindahan panas yang berbeda yaitu : konduksi (conduction;dikenal dengan istilah hantaran), radiasi (radiation) dan konveksi (convection; dikenaldengan istilah aliran). Jika kita berbicara secara tepat, maka hanya konduksi dan radiasi dapat digolongkan sebagai proses perpindahan panas, karena hanya kedua mekanisme ini yang tergantung pada beda suhu. Sedang konveksi, tidak secara tepat memenuhi definisi perpindahan panas, karena untuk penyelenggaraanya bergantung pada transport massa mekanik pula. Tetapi karena konveksi juga menghasilkan pemindahan energi dari daerah yang bersuhu lebih tinggi ke daerah yang bersuhu lebih rendah, maka istilah “perpindahan panas dengan cara konveksi telah diterima secara umum. Konveksi Konveksi adalah proses transport energi dengan kerja gabungan dari konduksi panas, penyimpanan energi dan gerakan mencampur. Konveksi sangat penting sebagaimekanisme perpindahan energi antara permukaan benda padat, cairan atau gas. Perpindahan panas secara konveksi diklasifikasikan dalam konveksi bebas(free convection) dan konveksi paksa (forced convection) menurut cara menggerakkan alirannya. Bila gerakan mencampur berlangsung semata – mata sebagai akibat dari perbedaan kerapatan yang disebabkan oleh gradien suhu, maka disebut konveksi bebas atau alamiah (natural). Bila gerakan mencampur disebabkan oleh suatu alat dari luar seperti pompa atau kipas, maka prosesnya disebut konveksi paksa. Keefektifan perpindahan panas dengan cara konveksi tergantung sebagian besarnya pada gerakan mencampur fluida . akibatnya studi perpindahan panas konveksi didasarkan pada pengetahuan tentang ciri – ciri aliran fluida. Prinsip – Prinsip Konveksi Koefisien Perpindahan Panas Konveksi, Laju perpindahan panas dengan cara konveksi antara batas benda padat dan fluida adalah : q permukaan ke fluida = A c ( Ts – T∞ ) Persamaan diatas adalah definisi konduktansi konveksi termal satuan rata-rata c dan bukannya hukum perpindahaan panas dengan cara konveksi. Koefisien perpindahan panas konveksi sebenarnya merupakan fungsi yang rumit dari aliran fluidanya, sifat-sifat medium fluidanya,dan geometri sistemnya. Harga angka pada suatu permukaan pada umunya tidak seragam, dan juga bergantung pada lokasi tempat mengukur suhu fluida T∞. Perpindahan panas antara batas benda padat dan fluida terjadi dengan adanya suatu gabungan dari konduksi dan angkutan (transport) massa. Bila suatu fluida mengalir sepanjang suatu permukaan yang bersuhu berlainan daripada suhu fluida, maka perpindahan panas terjadi dengan konduksi molekular di dalam fluida maupun bidang antara (interface; permukaan-temu) fluida dan permukaan. Gerakan fluida tersebut dapat disebabkan oleh dua proses. Fluida dapat bergerak sebagai akibat dari perbedaan kerapatan yang disebabkan oleh perbedaan suhu di dalam fluida. Mekanisme ini disebut konveksi bebas (free convection) atau konveksi alamiah (natural convection). Contoh konveksi bebas adalah gerakan udara di padang pasir pada hari yang

dan profil kecepatan aliran. berubah densitasnya dan bergerak naik. tube tank. dan lain-lain. Gerakan fluida dalam konveksi bebas. lapisan batas turbulen tidak akan berpisah semudah lapisan batas laminar karena energy kinetik partikel-partikel fluidanya lebih besar dalam lapisan turbulen. Contohnya ialah pendinginan radiator mobil dengan udara yang dihembuskan melintasinya oleh kipas. yang tergantung pada : # viscositas fluida # kecepatan fluida # perbedaan temperatur antara permukaan dan fluida # kapasitas panas fluida # rapat massa fluida # bentuk permukaan kontak Konveksi Bebas (Free Convection) Konveksi bebas (free convection)terjadi karena fluida yang. gradient temperatur. Aplikasi konveksi Ada dua macam konveksi. Bila fluida mengalir sepanjang suatu permukaan. Perpindahan panas untuk plat rata vertikal dapat diekspresikan dalam penggunaan hukum Newton tentang pendinginan. Teori lapisan batas yang lanjut memungkinkan kita untuk menghitung titik dimana aliran berpisah dari permukaan. gerakan partikel-partikel di dekat permukaan diperlambat oleh gaya-gaya viskos. seperti pompa atau kipas.baik alirannya laminar maupun turbulen. Selain itu terdapat banyak sekali persamaan empiris terkait perpindahan panas konveksi paksa. maka kita berbicara tentang konveksi paksa (forcedconvection). karena proses pemanasan. . koefisien konveksi (h). baik fluida itu gas maupun zat cair terjadi karena gaya apung (bouyancy force) yang dialami apabila densitas fluida di dekat permukaan perpindahan kalor berkurang sebagai akibat proses pemanasan. Pada umumnya. yang mana memberikan hubungan antara perpindahan panas q dan beda temperatur antara permukaan dan sekitarnya: q = h. Sedangkan konveksi paksa misalnya terjadi pada proses pendinginan mesin menggunakan air pada radiator mobil dan proses pengeringan mengguanakan hair dryer. Forced Convection umumnya dihitung pada aliran pada tabung. bola. Konveksi alami terjadi misalnya pada proses terjadinya angin laut dan angin darat.tenang setelah matahari terbenam Bila gerakan disebabkan oleh suatu energi luar. c. yaitu konveksi alami dan konveksi paksa. Besarnya konveksi tergantung pada : a.A(T w .T∞) Konveksi Paksa (Forced Convection) Konveksi secara paksa membutuhkan persamaan matematis yang cukup rumit karena mempertimbangkan banyak hal seperti gradient tekanan. Luas permukaan benda yang bersinggungan dengan fluida (A).

air di dinginkan dengan bantuan udara. Aliran udara panas keluar dari ujung hair dryer . Panas mesin yang tidak di kehendaki dibawa oleh sirkulasi air tersebut menuju radiator.com/2012/03/aplikasi-konduksi-konveksi-danradiasi. daratan menjadi panas sepanjang siang dan menjadi dingin dengan cepat sepanjang malam.blogberbagi.Motor memutarkipasketikadiberikanenergilistrik. Air yang telah mendingin ini kemudian di pompa untuk mengulang kembali proses transfer panas dari mesin mobil ke radiator. Ingat bahwa proses konveksi melibatkan fluida (dalam kasus ini di wakili oleh air) sebagai penghantar panas. Di dekat pesisir.Hair dryer bekerjadenganmempercepatpenguapanair dipermukaanrambut. Hair dryer menggunakankipasyang digerakkanolehmotor danheating element untukmengubahenergilistrikmenjadipanas(convective heat). sehinggagerakansentrifugaldari baling-baling menarikudaramasukmelaluilubangudarabulatkecildisisicasing hair dryer.html#. air di paksa mengalir melalui pipa-pipa dengan batuan pompa air (water pump). Sebaliknya. perbedaan suhu antara daratan dan lautan ini menimbulkan angin laut pada siang hari dan angin darat pada malam hari.com/doc/112145928/Perpindahan-Panas http://www.Udarapanasyang dipancarkanhair dryer. meningkatkansuhudisekitarrambut. NAMA : Wegig Wijana NRP : 2112105039 Sumber : http://www.Terjadinya angin laut dan angin darat Air laut mempunyai kalor jenis yang lebih tinggi daripada daratan. Air yang di gunakan dalam radiator lama-lama akan berkurang akibat penguapan dan akhirnya akan habis.Kipastersebutmengubahenergilistrikmenjadialiranudara. kipas angin menarik udara di sekitarnya dan meniupkannya kembali setelah di lewatkan pada elemen pemanas di dalamnya. Radiator mobil Pada sistem pendingin mesin mobil (radiator). sehingga matahari hanya memberikan efek yang sangat kecil pada suhu lautan. panas yang dihasilkan menghangatkan udara dengan konveksi paksa. Pengering rambut (Hair dryer) pada alat pengering rambut (hair dryer).Hal tersebutmenyebabkanmolekul-molekulair mengalami kohesi dan berpindah darikeadaancairkekeadaangas.UUSjhTfxi5g . Di dalam radiator.scribd. Jadi. dalam hal ini terjadi konveksi paksa. Dengan proses ini di peroleh arus konveksi paksa udara panas. Aliranudarayang dihasilkanolehkipasangindiarahkankebawahlarashair dryer danmelaluielemenpemanas. radiator perlu di isi air kembali untuk memastikan lancarnya proses pendinginan mesin selama mobil berjalan. Oleh karena itu.Ketika udara mengalir melalui elemen pemanas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->