P. 1
Logika dan Algoritma

Logika dan Algoritma

|Views: 38|Likes:
Published by pedrosadhiend
materi referensi
materi referensi

More info:

Published by: pedrosadhiend on May 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2014

pdf

text

original

Algoritma dan Pemrograman I

NOPI RAMSARI, S.Si, M.T

POLITEKNIK PIKSI GANESHA BANDUNG 2012

Pengertian – Pengertian (AP1-1)

Tujuan Instuksional Umum “ Mahasiswa mampu mendefinisikan Algoritma dan Pemrograman serta mengenal berbagai jenis bahasa pemrograman“ Tujuan Instruksional khusus :  Mengenal asal pengertian algoritma dan pemrograman  Mengenal jenis penulisan logika pemrograman  Mengenal berbagai tata cara penulisan logika  Mampu menyebutkan dan mengelompokan bahasa pemrograman kedalam tingkatan bahasa pemrograman  Mampu menyebutkan bahasa pemrograman dan kegunaannya

2

Pengertian Algoritma dan Pemrograman

Ilustrasi :

Bagaimana caranya agar mobil dan pengemudi sampai di tujuan

3

Pengertian Algoritma dan Pemrograman

Dari gambar ilustrasi
  

Berapa kemungkinan penyelesaian jalan yang dilalui ? (buat tanda panah sebagai petunjuk arah) Anggap satu kemungkinan yang dipilih, tuliskan tahapan yang harus dilalui Dari tahapan yang dibuat apakah menyelesaikan masalah ?

4

Pengertian Algoritma dan Pemrograman

Dari pertanyaan yang diajukan, ada suatu hipotesa : – Untuk menyelesaikan suatu permasalahan pasti harus memiliki alur yang jelas dan tepat. – Dari alur yang dibuat pasti susunan / tahapan tersusun secara sistematis dan hirarkis – Susunan sistematis dan hirarkis pasti dapat menyelesaikan masalah tertentu Keyakinan yang didapat : – Setiap menyelesaikan masalah harus menggunakan cara-cara sistematis, terstruktur, dan hirarkis – Cara-cara tersebut harus bisa dituliskan secara benar dan masuk akal. (Metode Ilmiah)
5

NOR. dll) Eksekusi dipicu dari adanya masukan (input) listrik berkisar 5 volt dan berupa TRUE / FLASE Aliran data berupa dijit biner 1 dan 0. mainboard. dll Terdiri dari ribuan transistor (tergabung dalam IC) yang berisikan gerbang-gerbang logika (AND.OR. yang tersusun sesuai instruksi Instruksi dibuat secara sistematis dan hirarkis. Kawat Tembaga. NAND.Pengertian Algoritma dan Pemrograman Bagaimana karateristik komputer ? Komputer terdiri dari rangkaian elektronik IC. dan masuk akal (sesuai logika) Question : Bagaimana agar instruksi dapat dimengerti dan bisa menghasilkan keluaran (output) sesuai keinginan ? 6 .

 Bahasa tersebut dikenal dengan istilah bahasa pemrograman. karena itu hanya mengerti nilai 1 dan 0  Nilai 1 dan 0.  Program komputer harus dibuat dengan urutan logika yang benar dan sesuai dengan masalah yang ingin diselesaikan. dan kita harus membuat bahasa yang dimengerti oleh komputer.Pengertian Algoritma dan Pemrograman  Answer :  Harus ada instruksi yang dimengerti oleh komputer  Komputer hanya terdiri dari rangkaian elektronik.  Karena itu pasti komputer punya bahasa. 7 . dapat berupa rangkaian instruksi jika disusun dengan susunan yang sistematis dan masuk akal untuk menyelesaikan masalah tertentu  Susunan masuk akal dikenal dengan istilah urutan instruksi bahasa yang dikenal oleh komputer.

DELPHI. C. dll Hasil Instruksi yang dikenal oleh komputer 8 .Pengertian Algoritma dan Pemrograman Urutan logika untuk menyelesaikan masalah tertentu Istilah Algoritma Diterjemahkan oleh bahasa pemrograman Contoh : PASCAL.

Asal kata algoritma Al-Khwārizmī.Pengertian Algoritma dan Pemrograman   Simpulan :  Algoritma : urutan-urutan logis dari suatu pernyataan untuk menyelesaikan kasus / masalah tertentu  Pemrograman : proses penterjemahan algoritma kedalam bahasa yang dimengerti oleh komputer. Persian astronomer and mathematician. often used for calculation and data processing . algorism Algoritmi Algorithm 9 the technique of performing basic arithmetic by writing numbers in place value form and applying a set of memorized rules and facts to the digits calculation method a sequence of finite instructions.

Beda Algoritma dan Program Program adalah kumpulan pernyataan komputer. Algoritma yang baik tanpa pemilihan struktur data yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik. Program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman.1.2.Beda Algoritma dan Program            1. 10 . sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam program adalah algoritma. Jadi bisa disebut bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman. demikian juga sebaliknya. Beberapa pakar memberi formula bahwa: Program = Algoritma + Bahasa (Struktur Data) Bagaimanapun juga struktur data dan algoritma berhubungan sangat erat pada sebuah program.

11 . 2. artinya penulisan algoritma independen dari bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya. Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa pemrograman manapun. Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman. output yang akan dikeluarkan sama karena algoritmanya sama. 3. Apapun bahasa pemrogramannya.Keuntungan Algoritma         Pembuatan algoritma mempunyai banyak keuntungan di antaranya: 1.

Deskripsi tersebut dapat ditulis dalam notasi apapun asalkan mudah dimengerti dan dipahami. 3. Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah. maka sebaiknya notasi algoritmik tersebut berkorespondensi dengan notasi bahasa pemrograman secara umum. Namun. Setiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritmik sendiri. 2. Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma seperti notasi bahasa pemrograman. Notasi yang digunakan dalam menulis algoritma disebut notasi algoritmik. Hal ini dikarenakan teks algoritma tidak sama dengan teks program. 12 .hal yang perlu diperhatikan dalam membuat algoritma    1. supaya notasi algoritmik mudah ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman tertentu.

con’t 4. Agar dapat dijalankan oleh komputer pseudocode dalam notasi algoritmik harus ditranslasikan atau diterjemahkan ke dalam notasi bahasa pemrograman yang dipilih.hal yang perlu diperhatikan dalam membuat algoritma. Perlu diingat bahwa orang  yang menulis program sangat terikat dalam aturan tata bahasanya dan spesifikasi mesin yang menjalannya. Notasi algoritmik bukan notasi bahasa pemrograman..  5. Algoritma sebenarnya digunakan untuk membantu kita dalam mengkonversikan suatu permasalahan ke 13  . karena itu pseudocode dalam notasi algoritmik tidak dapat dijalankan oleh komputer.

hal yang perlu diperhatikan dalam membuat algoritma. Pemilihan tipe data Apabila bahasa pemrograman yang akan digunakan membutuhkan pendeklarasian variabel maka perlu hal ini dipertimbangkan pada saat pemilihan tipe data. Pendeklarasian variabel Untuk mengetahui dibutuhkannya pendeklarasian variabel dalam penggunaan bahasa pemrograman apabila tidak semua bahasa pemrograman membutuhkannya. yaitu: a.cont        6. c. Algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual. supaya dapat dilaksanakan oleh komputer. 14 . algoritma harus ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada translasi tersebut. b.. Pemakaian instruksi-instruksi Beberapa instruksi mempunyai kegunaan yang sama tetapi masingmasing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.

Tampilan hasil Pada saat membuat algoritma kita tidak memikirkan tampilan hasil yang akan disajikan. f. Cara pengoperasian compiler atau interpreter. Bahasa pemrograman yang digunakan termasuk dalam kelompok compiler atau interpreter. e.cont       d. Aturan sintaksis Pada saat menuliskan program kita terikat dengan aturan sintaksis dalam bahasa pemrograman yang akan digunakan.hal yang perlu diperhatikan dalam membuat algoritma. Hal-hal teknis ini diperhatikan ketika mengkonversikannya menjadi program. 15 ..

Contoh-Contoh Algoritma dalam Kehidupan Sehari-hari 16 .

Definisi Komputer   Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya menghitung. mengolah data (proses) dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memorinya. dapat menerima data (input). Secara definisi komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama. Jadi cara kerja komputer dapat kita gambarkan sebagai berikut : 17 . Dalam bahasa Inggris disebut to compute.

18 .

 • Arithmetic Logic Unit (ALU). merupakan komponen utama prosesor yang mengontrol semua perangkat yang terpasang pada komputer. joystick dan lain-lain. mengurang dll) serta data logika 19  .1. Prosesor terdiri dari dua bagian utama.  2 Prosesor. adalah perangkat utama komputer yang mengelola seluruh aktifitas komputer itu sendiri. merupakan bagian dari prosesor yang khusus mengolah data aritmatika (menambah.  • Control Unit (CU). Input Device. mulai dari input device sampai output device. adalah perangkat-perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukkan data ke dalam memori komputer. seperti keyboard. mouse. yaitu .

merupakan perkembangan dari versi PROM dimana kita dapat melakukan perubahan berulangkali sesuai dengan yang diinginkan. PROM (Programable ROM). d. • Read Only Memory (ROM). merupakan ROM yang dapat kita hapus dan program kembali. EEPROM ini merupakan jenis yang paling banyak 20 digunakan saat ini. perkembangan mutakhir dari ROM dimana kita dapat mengubah dan menghapus program ROM dengan menggunakan teknik elektrik.    c. yaitu ROM yang bisa kita program kembali dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat lagi diprogram. Perintah yang ada pada ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Tapi pada saat sekarang ini ROM telah mengalami perkembangan dan banyak macamnya. Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan.: a. EEPROM (Electrically Erasable Program ROM). b. perintah untuk mencek semua peralatan yang ada di unit sistem dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Memori adalah media penyimpan data pada komputer. tidak dapat dirubah dan dihapus dan sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer. yaitu . Isi ROM tidak akan hilang meskipun tidak ada aliran listrik. Perintah yang ada di ROM antara lain adalah perintah untuk membaca sistem operasi dari disk. yaitu memori yang hanya bisa dibaca saja. EPROM (Erasable Program ROM).   . Memori ini terbagi atas dua macam.   3. RPROM (Re-Programable ROM). tapi cara penghapusannya dengan menggunakan sinar ultraviolet.

Contohnya printer. . maka diperlukan media penyimpanan eksternal. ke layar monitor (softcopy) atau keluaran berupa 21 suara. PCMCIA card dan lain-lain. RAM berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu (power on) jika komputer kita matikan. Harddisk. plotter. speaker. Tujuan dari RAM ini adalah mempercepat pemroses data pada komputer. adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran. Output Device. maka seluruh data yang tersimpan dalam RAM akan hilang. dari namanya kita dapat artikan bahwa RAM adalah memori yang dapat diakses secara random. seperti Disket. apakah itu ke kertas (hardcopy).   Random Access Memori (RAM).       4. monitor dan banyak yang lainnya. Agar data yang kita buat tidak dapat hilang pada saat komputer dimatikan.

baik itu motherboard. harga komputer. karena jenis prosesor menentukan pula jenis komputer. peripheral lain dan Central Procesing Unit (CPU). CD-I. 􀀙 Monitor /Screen  Monitor merupakan sarana untuk menampilkan apa yang kita ketikkan pada papan keyboard setelah diolah oleh prosesor. Hardware (perangkat keras).dll. Semakin canggih prosesor komputer. Hardware ini terdiri dari . 􀀙 Storage Device (perangkat penyimpanan) Merupakan media untuk menyimpan data seperti disket.   􀀙 Central Procesing Unit (CPU) Central Procesing Unit adalah salah satu bagian komputer yang paling penting. Casing unit ini disebut juga dengan System Unit. Baik tidaknya suatu komputer. jenis komputer.Komponen-Komponen Komputer        1. 􀀙 Casing Unit   Casing unit adalah tempat dari semua peralatan komputer. Monitor disebut juga dengan Visual Display Unit (VDU). card. merupakan peralatan fisik dari komputer yang dapat kita lihat dan rasakan. harddisk. seperti keyboard dan printer. 􀀙 Input/Output Device (I/O Device) Terdiri dari perangkat masukan dan keluaran. ditentukan terutama oleh jenis prosesornya. 22 . maka kemampuannya akan semakin baik dan biasanya harganya akan semakin mahal.

 . MYOB. seperti DOS. merupakan program-program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki. File yang telah dihapus oleh DOS tidak dapat dikembalikan lagi tapi dengan program bantu hal ini dapat dilakukan. tapi PC Tools mampu memberikan keterang dan animasi yang bagus dalam proses pemformatan. misalnya PC Tools dapat melakukan perintah format sebagaimana DOS.  Merupakan program yang khusus melakukan suatu pekerjaan tertentu. dll. Program tersebut ditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer.  Program utility berfungsi untuk membantu atau mengisi kekurangan/kelemahan dari system operasi. PC Tools. Payroll. Unix.  􀀙 Sistem Operasi. dll. Biasanya program aplikasi ini dibuat oleh seorang programmer komputer sesuai dengan permintaan/kebutuhan 23 seseorang/lembaga/perusahaan guna keperluan interennya. Tanpa ada sistem operasi maka komputer tak dapat difungsikan sama sekali. seperti Norton Utility.. OS/2. seperti program gaji pada suatu perusahaan.Komponen-Komponen Komputer. Software (perangkat lunak). Scandisk. Maka program ini hanya digunakan oleh bagian keuangan saja tidak dapat digunakan oleh departemen yang lain. seperti GL. Novell.  􀀙 Program Utility. Windows. Software terdiri dari beberapa jenis.cont 2.  Adalah software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masingnya dapat saling berkomunikasi. yaitu .  􀀙 Program Aplikasi. dll.

 􀀙 Bahasa Pemrograman.cont Program Paket. Biasanya yang mengerti hanyalah pembuatnya saja. program paket dll. atau bagian administrasi untuk  membuat surat penawaran dan lain sebagainya. Pascal. dll. Low Level Language.  1. MS-Excel. Seperti MS-Word.  Merupakan software yang khusus digunakan untuk membuat program komputer. bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa pemrograman ini biasanya  dibagi atas 3 tingkatan. seperti MS-Word..  2. dBase. yaitu . Clipper. walaupun begitu masih sulit untuk di mengerti karena banyak menggunakan singkatansingakatan seperti STO artinya simpan (singkatan  . Fortran.  apakah itu sistem operasi. bahasa pemrograman jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Midle Level Language. dll  Adalah program yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh  banyak orang dengan berbagai kepentingan.Komponen-Komponen Komputer. Lotus 125. merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah dimana penggunaan instruksi sudah mendekati bahasa sehari24 hari. dapat digunakan  oleh departemen keuangan untuk membuat nota.

COBOL. operator. seperti BASIC. programmer. seperti Sistem analis..cont 3. masalah komputerisasi biasanya ditangani oleh bagian khusus yang  dikenal dengan bagian EDP (Electronic Data Processing). adalah personil-personil yang terlibat langsung dalam pemakaian  komputer. Brainware (User). dll. Pada organisasi yang  cukup besar. merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri mudah dimengerti.Komponen-Komponen Komputer. High Level Language. atau sering disebut dengan  EDP Departemen. dBase dll. yang dikepalai oleh seorang Manager 25 EDP.  4.  . karena menggunakan bahasa sehari-hari. user.

tetapi dalam penulisan tidak memperhatikan pemakaian subrutin (prosedur) .Jenis Penulisan Logika Pemrograman 1.  Contoh : if NIM Valid then Eksekusi transkrip nilai else tampilkan pesan kesalahan end if 26 2.  Contoh : Buat kotak dengan sama sisi Tentukan sisi dengan ukuran yang sama panjang Pseudocode : susunan yang padat dan merupakan algoritma informal untuk deskripsi high-level dengan menggunakan struktur konvensi bahasa pemrograman. . deklarasi varabel dan kode sistem khusus. Bahasa Natural : digunakan untuk membuat algoritma yang komplek atau algoritma teknik.

Flowcharts (representasi grafik) : representasi algoritma dengan skema atau langkah proses yang ditunjukan dengan berbagai macam bentuk dan dikaitkan dengan arah panah. 27 .Jenis Penulisan Logika Pemrograman 3.

Di samping itu flowchart juga berguna sebagai fasilitas untuk berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu proyek. Dengan menggunakan flowchart akan memudahkan kita untuk melakukan pengecekan bagian-bagian yang terlupakan dalam analisis masalah. 28 .Flowchart   Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garis penghubung.

  Ada dua macam flowchart yang menggambarkan proses dengan komputer. 29 . Flowchart sistem yaitu bagan dengan simbolsimbol tertentu yang menggambarkan urutan prosedur dan proses suatu file dalam suatu media menjadi file di dalam media lain. yaitu: 1. dalam suatu sistem pengolahan data.

Flowchart program yaitu bagan dengan simbolsimbol tertentu yang menggambarkan urutan proses dan hubungan antar proses secara mendetail di dalam suatu program. Beberapa contoh Flowchart sistem:  2. 30 .

Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan yang lainnya. 􀀙 Proses pengolahan dan 􀀙 Output 31 . Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisis suatu masalah dengan komputer. yaitu: 􀀙 Input. Namun secara garis besar setiap pengolahan selalu terdiri atas 3 bagian utama.Kaidah-Kaidah Umum Pembuatan Flowchart Program     Dalam pembuatan flowchart Program tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak.

mengakhiri kegiatan pengolahan. berisi pernyataan untuk merekam hasil kegiatan ke peralatan output. berisi pernyataan kegiatan untuk membaca data dari suatu peralatan input. 􀀙 WRITE.      Untuk pengolahan data dengan komputer. 􀀙 END. 􀀙 READ. urutan dasar pemecahan suatu masalah: 􀀙 START. berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca. 32 . berisi pernyataan untuk persiapan peralatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan persoalan. 􀀙 PROSES.

33 . namun ada beberapa anjuran: 􀀙 Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat. 􀀙 Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END. 􀀙 Jalannya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.    Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart.

34 .

end 12.Jenis Penulisan Logika Pemrograman Bahasa Pemrograman : bahasa buatan yang digunakan untuk menuliskan suatu program yang mengontrol kelakuan dari mesin. 8. 5. end.j] := 1 else M[i. seperti komputer. 13. 2. Contoh : bahasa pemrograman PASCAL 1.j: integer. var i. 35 .j] := 0. 3. 11. 6. 9. 4. 7. 10. 14. end. begin for i:=1 to row do begin for j:=1 to col do begin if (i=j) then M[i.

36 .Tahapan dalam Pemrograman          1. Standar teknik pemecahan masalah . Buat Algoritma dan Struktur Cara Penyelesaian 3. Prinsipnya adalah suatu masalah yang kompleks dibagibagi ke dalam beberapa kelompok masalah yang lebih kecil.Teknik Top-Down Teknik pemecahan masalah yang paling umum digunakan. Dari masalah yang kecil tersebut dilakukan analisis. Jika dimungkinkan maka masalah tersebut akan dipilah lagi menjadi subbagiansubbagian dan setelah itu mulai disusun langkah-langkah penyelesaian yang lebih detail. Menulis Program Program yang baik memiliki standar penilaian: a. Definisikan Masalah 2.

. Standar penyusunan program  .Kemudahan merawat dan mengembangkan program.Kecepatan maksimum eksekusi program.  .  .Teknik Bottom-Up  Prinsip teknik bottom up adalah pemecahan masalah yang  kompleks dilakukan dengan menggabungkan prosedurprosedur  yang ada menjadi satu kesatuan program sebagai penyelesaian  masalah tersebut.  b.cont .Pemrograman modular.  37 .Waktu minimum untuk penulisan program.  .  .Ekspresi penggunaan memori.  .  .Kebenaran logika dan penulisan.Tahapan dalam Pemrograman.Portability.User Friendly.  .

.Tahapan dalam Pemrograman. Pemeliharaan Program a. 5.cont         4. karena perubahan spesifikasi. dan ketelitian. 38 . Kesalahan sintaks (penulisan program). b. Memodifikasi. b. logika. Kesalahan pelaksanaan: semantik. Uji dan Verifikasi Program 6. Dokumentasi Program 7. Mencari Kesalahan a. Memperbaiki kekurangan yang ditemukan kemudian.

 Serial atau parallel atau distributed: algoritma yang biasanya dieksekusi dengan asumsi satu instruksi pada suatu waktu. dikenal dengan functional programming  Logical: suatu algoritma yang dapat dilihat sebagai deduksi lojik terkontrol. Ditinjau dari Implementasi :  Recursion or iteration: A recursive algorithm merupakan algoritma yang dapat memanggil dirinya sendiri sampai kondisi yang ditentukan dipenuhi.  Exact atau approximate: mencari suatu perkiraan yang bisa menghampiri solusi yang benar. 39 .  Deterministic or non-deterministic: algoritma deterministik menyelesaikan masalah dengan keputusan yang tepat pada setiap tahapannya. sedangkan algoritma non-deterministic menyelesaikan masalah dengan perkiraan. Biasa digunakan pada deterministik atau strategi random.Jenis Penulisan Logika Pemrograman  Klasifikasi Algoritma : 1.

combinatorial algorithms. sorting algorithms. • • • • • • • • • Ditinjau dari Paradigma perancangan: Divide and conquer Dynamic programming The greedy method Linear programming Reduction. Genetic algorithms. graph algorithms. Heuristic algorithms) Ditinjau dari Kajian Studi : search algorithms. machine learning. string algorithms. computational geometric algorithms. cryptography. numerical algorithms. merge algorithms. • • • • • • • 3. Search and enumeration The probabilistic and heuristic paradigm (Probabilistic algorithms.Jenis Penulisan Logika Pemrograman 2. data compression algorithms parsing techniques 40 • • .

• Ditinjau dari Kompleksitas: Algoritma efesien 5. primitive recursive functions 41 . Ditinjau dari Computing Power : • • polynomial time .Jenis Penulisan Logika Pemrograman 4.

Masukkan Mie kedalam wadah yang berisi air mendidih 6. Aduk hingga matang 7. Nyalakan kompor 3. Ambil wadah dan isi air 4.Tata Cara Penulisan Logika • Yang harus diingat dalam menuliskan logika adalah :  Domain (masalah utama) yang ingin diselesaikan  Keteraturan / susunan pernyataan logika yang mengarah pada penyelesaian masalah  Penggunaan notasi / lambang / simbol yang digunakan dalam menterjemahkan suatu logika Contoh : Membuat Mie Rebus  Masalah utama : Mie Rebus (hasil yang akan diperoleh)  Susunan : 1. Angkat dan sajikan  Lambang bilangan 1 – 7 merupakan penggunaan lambang untuk langkah 42 yang dikerjakan. • . Panaskan air hingga mendidih 5. Ambil Mie 2.

High-Level languages : menunjukan level abtraksi tertinggi dari bahasa mesin . variables.Bahasa Pemrograman dan Tingkatan 1. arrays dan aritmetik komplek atau ekspresi boolean. objects. locks. 0 ret 2. Contoh : fib: mov edx. [esp+8+1] cmp edx. bekerja dengan teknik usability. 2 ja @f mov eax. 0 ja @f mov eax. @@: cmp edx. threads. Low-Level Languages : menunjukkan bahasa yang dekat dengan hardware. dikenal dengan bahasa asembly. 1 43 .

Contoh Bahasa : – High Level : PASCAL. Terbagi atas : 1. dll – Low Level : Assembler. Machine code generation : mengkompilasi langusung menjadi bahasa mesin – Translated : bahasa diterjemahkan kedalam low level programming sehingga eksekusi mengikuti aturan eksekusi bahasa mesin.Bahasa Pemrograman dan Tingkatan • • • Pengertian level bukan menunjukan lebih tinggi tetapi menunjukkan kedalaman informasi tentang bagaimana komputer bekerja produktif dengan bahasa yang diberikan. 44 . C. JAVA. DELPHI. sehingga ketika kompilasi tidak membaca program sumber kembali 2. MASM. TASM. – Compiled : menterjemahkan kedalam bentuk executable program sebelum di run. dll Model Eksekusi : – Interpreted : Interpreted languages melakukan eksekusi dan pembacaan secar alangsung. Intermediate representations : ketika eksekusi dibuat terlebih dulu representasi program dalam bentuk bytecode. dan tidak ada tahapan kompilasi.

2 Single dispatch 11 Data-structured languages 12 Declarative languages 13 Esoteric languages 14 Extension languages 15 Fourth-generation languages 16 Functional languages 17 Interactive mode languages 18 Interpreted languages 19 Iterative languages 20 List-based languages – LISPs 45 30 Object-oriented prototype-based languages 31 Off-side rule languages 32 Procedural languages 36 Stack-based languages 33 Reflective languages 37 Synchronous languages 34 Rule-based languages 38 Syntax handling languages 35 Scripting languages 39 Visual languages 40 Wirth languages 41 XML-based languages .1 Multiple dispatch 29. Array languages 2 Aspect-oriented languages 3 Assembly languages 4 Authoring languages 5 Command line interface languages 6 Compiled languages 7 Concurrent languages 8 Curly-bracket languages 9 Dataflow languages 10 Data-oriented languages 22 Logic-based languages 23 Machine languages 24 Macro languages 25 Metaprogramming languages 26 Multiparadigm languages 27 Numerical analysis 28 Non-English-based languages 29 Object-oriented class-based languages 29.Bahasa Pemrograman dan Tingkatan 1.

Tipe Data dan Notasi Aritmetika (Kode AP1-2) • Tujuan Instuksional Umum “ Mahasiswa mampu menyebutkan tipe data dan kegunaan notasi aritmatika “ • Tujuan Instruksional khusus : – – – – Mengenal Tipe data ordinal dan tipe bentukan Mampu menyebutkan ranah tiap-tiap tipe ordinal dan tipe bentukan Mampu menggunakan tipe data untuk berbagai kasus Mengenal kegunaan notasi aritmetika dan cara menggunakannya • • Durasi 60 Menit Tatap Muka Metode : Tutorial dan Diskusi 46 .

Contoh :  Integer : -32768 … 32767  Real : 2. dll Tipe Array Tipe Set (himpunan) memiliki batas bawah 0 dan batas atas 255 elemen 47 .’456’.9 x e -39 … 1.Tipe data ordinal dan tipe bentukan      Data ordinal : tipe data yang memiliki ranah yang dapat dihitung.’10’ Tipe bentukan :  LIST  Record (rekaman)  STACK  FILE  TREE.7 x 10 e 38  Char : char(0) … char (255)  Bolean : [ TRUE.FALSE]  String : ‘abc’.

Operator  Operator Biner Aritmetik: Operator Operation + Addition * / div mod Subtraction Multiplication Division Integer division Remainder Operand types integer type real type integer type real type integer type real type integer type real type integer type integer type Result type integer type real type integer type real type integer type real type real type real type integer type integer type 48 .

B only if C is in A and not in B. 49 . Char type.Operator  String Operator Operator Operation Operand types + concatenation string type. or packed string type Result type string type  Set Operator Operator + * Operation Union Difference Intersection Operand types compatible set types compatible set types compatible set types Hasil dari operasi set tergantung dari aturan logika set : An ordinal value C is in A + B only if C is in A or B. An ordinal value C is in A * B only if C is in both A and B. An ordinal value C is in A .

Operator  Boolean Operator Operator not and or xor Operation negation logical and logical or logical xor Operand types Boolean Boolean Boolean Boolean Result type Boolean Boolean Boolean Boolean  Logical Operator Operator not and or xor shl shr Operation Bitwise negation Bitwise and Bitwise or Bitwise xor Shift left Shift right Operand types integer type integer type integer type integer type integer type integer type Result type integer type integer type integer type integer type integer type integer type 50 .

string. or PChar compatible simple. string. string. or PChar compatible simple. packed string types. or PChar compatible simple. string. set. right operand: set whose base is compatible with T. packed string types. packed string types. string. set. pointer. pointer. string. or packed string types. or packed string types compatible simple. or PChar compatible set types compatible set types left operand: any ordinal type T. Operator = <> < > <= >= <= >= in 51 .Operator  Relational Operator Operation Equal Not equal Less than Greater than Less or equal Greater or equal Subset of Superset of Member of Result type Boolean Boolean Boolean Boolean Boolean Boolean Boolean Boolean Boolean Operand types compatible simple. or packed string types compatible simple.

Desember) 6.…. (Januari.9899 2. Y = 10 Kasus 2 – Gunakan operator yang sudah ada. dan Y bernilai TRUE 7. 12 x 10 7 5. X bernilai False. berapakah hasilnya 1. 7 div 3 = 5. 120000 4. TRUE and False = 4. ‘Saya Pergi ke ST-INTEN’ 3.Tipe Data Untuk Berbagai Kasus • Kasus 1 : – Definisikan suatu tipe data untuk nilai-nilai berikut: 1. 3+3= 2. 0. ‘saya’ + ‘ dia’ = 3. 8 mod 3 = 52 • .

Tipe Data Untuk Berbagai Kasus • Kasus 3: – Berapa hasilnya X = (1.4.2. Berapa hasilnya (TRUE / FALSE): A=A Aku = Aku 5 <> 7 4 >= 3 4 in [1. X * Y = – 1.6) Y = (3. 5.5.3.6.4] 53 .3.5. 2. 3.8) 1. X + Y = 2. 4. X – Y = 3.2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->