KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam yang telah melimpahkan Rahmat serta Hidayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta salam semoga tetap tersanjungkan kepada baginda Rasul Muhammad SAW yang dengan jerih payahnya telah mampu merubah peradaban yang tidak mengenal perikemanusiaan menuju peradaban yang penuh dengan kebaikan. Dalam kesempatan ini, dengan penuh rasa suka cita penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini, terutama kepada Bapak Dosen Mata Kuliah Filsafat Ilmu yang telah memberikan kepercayaannya kepada kami untuk membuat makalah yang berjudul "aksiologi dan kepemimpinan”. Penulis menyadari bahwa dalam makalah yang telah dibuat ini masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca yang budiman agar dalam pembuatan makalah yang berikutnya tidak terjadi kesalahan serupa.

Filsafat Ilmu | 1

. DAFTAR ISI .................................. BAB 2 : PEMBAHASAN 3 3 3 2..........................................................................................................................3 Tujuan ................... 14 15 BAB 1 Filsafat Ilmu | 2 .............................................. 1..... 1.................2 Pengertian Ontologi ...................3 Tokoh-tokoh Ahli Filsafat Islam ........ DAFTAR ISI ................................................................................................................................1 Latar Belakang ...............1 Sejarah Ilmu Pengetahuan ............... 2.............. 4 5 2...........2 Rumusan Masalah .....................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ..................................................................................................................... 10 KESIMPULAN .... KATA PENGANTAR ............... BAB 1 : PENDAHULUAN i 1 2 1............................................................................................................

Siapa sajakah tokoh-tokoh ahli filsafat Islam ?  TUJUAN 1. 3. Dalam pembahasaan ini sangat menarik bagaimana sebuah kajian ilmu Islam dihadapkan pada kajian ilmu barat. 2. melalui sebuah pemahaman pikiran manusia telah memberikan beberapa kajian tentang ilmu filsafat yang salah satunya merupakan pemahaman ontologi (teori wujud) secara umum dan ontologi perspektif Islam. Dalam konsep Islam memberikan gambaran pada kita sebuah pandangan pada kajian Al-Quran dan Hadist.PENDAHULUAN  LATAR BELAKANG Munculnya Filsafat Ilmu telah mengantarkan manusia pada perkembangan ilmu pengetahuan yang amat luas dan mendalam. Bagaimanakah konsep-konsep ontologi Islam ? 3. Bagaimanakah pengertian ontologi ilmu pengetahuan menurut Islam ? 2. BAB 2 Filsafat Ilmu | 3 . Mengetahui pengertian ontologi ilmu pengetahuan menurut Islam.  RUMUSAN MASALAH 1. Pemahaman kita tentang proses realitas atau alam semesta. Mengetahui konsep-konsep ontologi Islam. Dalam kajian ini juga memberikan gambaran bagi kita tentang konsep Islam itu sendiri. salah satunya adalah pengetahuan tentang sains atau ilmiah. Mengetahui tokoh-tokoh ahli filsafat Islam.

tetapi juga pada pengakuan yang diberikan oleh dan dari berbagai kalangan ilmuwan. 1 Abd. antara lain bahwa ajaran islam sejak awal meletakkan semangat keilmuan pada posisi yang amat penting.96:1-5). Banyaknya ayat Al-Quran dan hadits Nabi SAW tentang ilmu antara lain memberi kesan bahwa tujuan utama hidup ini ialah memperoleh ilmu tersebut.2 Besarnya pengaruh bidang keilmuan yang ditinggalkan kaum ilmuwan muslim pada abad-abad yang lampau tidak hanya tampak pada banyaknya namanama pakar muslim yang disebut dan ditulis dalam bahasa Eropa. ( Malang: UIN Press.Al-‘ilm itu sendiri terkenal sebagai sifat utama Allah SWT. hlm. generasi pada masa Nabi Muhammad SAW telah menangkap semangat ilmu yang diajarkan oleh Islam yang disampaikan oleh Nabi SAW tetapi semangat itu baru menampakkan dampak yang amat luas setelah Nabi SAW wafat.PEMBAHASAN 1.mengenai wahyu tersebut. yang di zaman kita telah melahirkan ilmu pengetahuan yang canggih. Zaman Kebangkitan atau Zaman Renaisans di Eropa.yang artinya: yang mengetahui atau” yang maha tahu”. Dalam bentuk kata yang berbeda.20 Ahmad Hanafi. sebagian ahli menerang kan perkembangan ilmu dalam Islam dengan melihat cara pendekatan yang ditempuh kaum muslimin terhadap wahyu dalam menghadapi suatu situasi di mana mereka hidup. Bulan Bintang Jakarta: 1990 2 Filsafat Ilmu | 4 . Ma.Allah SWT disebut juga sebagai Al-‘alim dan ‘alim. dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pengantar Filsafat Islam . Sejarah ilmu pengetahuan Dalam dunia islam. Ghafur. tidak lahir tanpa andil yang sangat besar dari pemikiran dan khazanah ilmu dari ilmuwan muslim pada masa itu. ilmu bermula dari keinginan untuk memahami wahyu yang terkandung dalam Al-Quran dan bimbingan Nabi Muhammad SAW. Filsafat Ilmu. 1 Keterangan tafsir sering kali ditekankan sehubungan dengan kelima ayat Al-Quran yang paling pertama diwahyukan (QS. Menurut pendekatan ini. 2007 ). Ilmu adalah salah satu dari sifat utama Allah SWT dan merupakan satu-satunya kata yang Komprehensif serta bisa digunakan untuk menerangkan pengetahuan Allah SWT. Dalam hubungan ini.

yaitu dengan mempertanyakan apakah kenyataan itu tunggal atau jamak? 2.. bukan keadaan sementara yang selalu berubah-ubah. 2004 ). Plato. yaitu dengan mempertanyakan apakah kenyataan (realitas) tersebut memiliki kualitas tertentu. Namun yang lebih penting ialah pendiriannya bahwa mungkin sekali segala sesuatu itu berasal dari satu substansi belaka (sehingga sesuatu itu tidak bisa dianggap ada berdiri sendiri).2. Filsafat Ilmu | 5 . Halm 132. Pengertian Ontologi Ontologi merupakan salah satu kajian kefilsafatan yang paling kuno dan berasal dari Yunani. Dalam kajian lain ontologi juga dikenal dengan istilah ‘metafisika umum’ dengan 3 Dr. On = being. dan Aristoteles. Studi tersebut membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret. Tokoh Yunani yang memiliki pandangan yang bersifat ontologis dikenal seperti Thales. Andaikan sama sekali tidak dikenal. kuantitatif. seperti misalnya daun yang memiliki warna kehijauan. ( Jakarta: Raja Grafindo Persada. Pertanyaan yang utama dalam kajian ontologi adalah pertanyaan tentang ‘mengapa’. dan pertanyaan ini muncul dari pemahaman tentang kanyataan konkret. Jadi Ontologi adalah The theory of being qua being ( Teori tentang keberadaan sebagai keberadaan ). Pada masanya. mustahillah pernah ada pertanyaan.A. Dengan demikian ontologi menanyakan sesuatu yang serba tidak dikenal.Amsal Bahtiar. Filsafat Ilmu. Sehingga secara global istilah ontologi bisa diartikan sebagai suatu ilmu yang mengkaji tentang hakiat dari segala sesuatu Yang-Ada. bunga mawar yang berbau harum. kebanyakan orang belum membedaan antara penampakan dengan kenyataan. M. Kualitatif.3 Hakekat kenyataan atau realitas memang bisa didekati ontologi dengan dua macam sudut pandang: 1. Thales terkenal sebagai filsuf yang pernah sampai pada kesimpulan bahwa air merupakan substansi terdalam yang merupakan asal mula segala sesuatu. Hakikat dalam kajian ontologi adalah keadaan sebenarnya dari sesuatu. dan Logos = logic.

Istilah yang dipakai untuk menunjukkan sifat kejadian yang terjangkau fitrah pengalaman manusia disebut dengan dunia empiris. maka dalam menetapkan objek penelaahan. 2007 ). ilmu membatasi masalah yang dikajinya hanya pada masalah yang terdapat pada ruang jangkauan pengalaman manusia. Ontologi yang nota bene merupakan salah satu dari tiga cabang besar dalam filsafat. sebenarnya bukan membicarakan hal-hal yang konkret.demikian. Filsafat Ilmu. Penyelidikannya meliputi gejala pertanyaan dan penelitian lainnya yang lebih bersifat bagian. kegiatan keilmuan tidak boleh melakukan upaya yang bersifat mengubah kodrat manusia. dan mencampuri permasalahan kehidupan. landasan ontologis mempertanyakan tentang objek yang ditelaah oleh ilmu. Hakikat 4 dalam tataran ontologi adalah hal senantiasa ada dalam Abd. Ontologi atau yang di kenal juga dengan istilah metafisika umum adalah cabang filsafat yang membahas tentang yang ada secara universal.Ghafur. melainkan berbicara tentang berbagai hal yang menjadi hakikat atau esensi dari hal-hal yang menjadi obyeknya. Berbicara mengenai ontologi. Ontologi adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang yang ada. Secara ontologis ilmu membatasi lingkup penelaahan keilmuannya hanya pada daerah yang berada dalam jangkauan pengalaman manusia. Dalam kaitannya dengan kaidah moral atau nilai-nilai hidup. Ontologi diistilahkan dengan metafisika umum adalah dikarenakan ontologi ingin menyatukan seluruh kenyataan dalam satu visi menyeluruh menurut intinya yang paling mutlak dan mancari pengalaman tentang urusan yang terdalam. merendahkan martabat manusia. ontologi dapat difahami sebagai ‘pohon filsafat’ atau filsafat itu sendiri. yaitu berusaha mencari inti yang dimuat setiap kenyataan yang meliputi segala realita dalam semua bentuknya. Dalam kaitan dengan ilmu. hlm.4 Ontologi menurut Anton Bakker (1992) merupakan ilmu pengetahuan yang paling universal dan paling menyeluruh. memberikan jawaban dari permasalahan diatas. 5 A. segala sesuatu yang mengada segenapnya. ( Malang: UIN Press. Ontologi berusaha memahami keseluruhan kenyataan. 55 Menurut Anton Bakker 5 Filsafat Ilmu | 6 . Ontologi secara Umum Secara ontologis.

Filsafat Ilmu | 7 . jiwa. sifat dan sebagainya. 2.ketetapannya. Sebuah pengetahuan baru dianggap benar selama kita bisa menerima asumsi yang dikemukakannya. jiwa tentu saja termasuk Tuhan. spirit. Berdasarkan obyek yang ditelaahnya. Naturalisme tidak mengakui roh. Untuk mendapatkan pengetahuan ini ilmu membuat beberapa andaian (asumsi) mengenai obyek-obyek empiris. Asumsi ini diperlukan sebagai arah dan landasan bagi kegiatan penelaahhan kita. Idealisme : Hakikat benda adalah rohani. maka ilmu dapat disebut sebagai pengetahuan empiris. umpamanya dalam hal bentuk. manusia tidak dapat memahami dirinya daripada dunia dirinya.Dalam pembahasan mengenai esensi atau hakikat dari obyek ontologi ini sejatinya akan menimbulkan banyak presepsi karena memang sifatnya yang spekulatif. yaitu : (1) Menganggap obyek-obyek tertentu mempunyai keserupaan satu sama lain. Ilmu mempelajari berbagai gejala dan peristiwa yang menurut anggappannya mempunyai manfaat bagi kehidupan manusia. Alasan : nilai rohnya lebih tinggi dari badan. (2) Menganggap bahwa suatu benda tidak mengalami perubahan dalam jangka waktu tertentu. (3) Menganggap tiap gejala bukan merupakan suatu kejadian yang bersifat kebetulan. spirit muncul dari benda. rohani. Materialisme/naturalisme :hakikat benda adalah materi itu sendiri. Tiap gejala mempunyai pola tertentu yang bersifat tetap dengan urut-urutan kejadian yang sama. Terdiri atas : 1. Hal ini disebut determinisme. Determinisme dalam pengertian ilmu bersifat peluang (probabilistik). struktur. Ada tiga asumsi mengenai obyek empiris yang dimiliki oleh ilmu. Pembahasan pengetahuan objek itu dipikirkan secara mendalam sampai pada hakikat.

panca indera eksternal. yang pada dasarnya merupakan saluran yang sangat penting dalam mencapai pengetahuan tentang reality empiris”. Skeptisisme 5. rekoleksi (retention/recollection atau alhafizah/al-dhakirah). pendengaran (hearing).6 B. menurut Prof. Ghafur. namun ia juga sebagai organ spiritual pengenal yang disebut hati (heart). “Islam tidak pernah mengecilkan peranan indera. perasa (taste). 58 Ahmad Hanafi. Pengantar Filsafat Islam .7 Dalam hal ini. intelek adalah penghubung antara rasio dengan intuisi. di mana fakultas mental bisa mensistematisasikan dan menginterpretasikan fakta berdasarkan pengalaman inderawi dalam struktur logik. Paham wujud seperti di atas (islamic ontology) memberikan pemahaman bahwa saluran ilmu bagi Islam terdiri dari berikut ini: Pertama. Bulan Bintang Jakarta: 1990 7 Filsafat Ilmu | 8 . materi dan imateri. estimasi (estimation atau al-wahmiyyah). atau bahasa lainnya dinamakan intuisi. Dengan demikian. Dualisme : hakikat benda itu dua. Wan Mohd. sama-sama hakikatnya. Agnotisme : manusia tidak dapat mengetahui hakikat benda. materi bukan muncul dari roh. Intelek atau ‘aql dalam Islam tidak saja identik denga rasio. yang didapati melalui beberapa saluran. 2007 ). Ontologi Perspektif Islam Pengetahuan manusia hakekatnya datang dari Allah Swt. Nor Wan Daud. Ma. Kedua. hlm. panca indera internal. yang meliputi peraba ( touch). ( Malang: UIN Press. roh bukan muncul dari benda. Saluran ini pun masih terkait erat dengan paham manusia tentang wujud. 4. dan penglihatan (sight). Filsafat Ilmu. “Siapa saja 6 Abd.3. sebatas elemen sensasional. pencium (smell). karena rasio bersifat parsial. imaginasi (imagination atau al-khayal/al-mutakhalliyyah). Konsekuensinya. representasi (representaion atau al-khayaliyyah). yakni indera bersama ( common sense atau al-hiss al-musytarak).

di dunia pertanian melalui research yang mendalam ditemukanlah pupuk-pukuk mutakhir yang berbasiskan kimia. Karena Barat melihat yang wujud hanyalah materialis. dan ini jenis yang pertama.yang membatasi fungsi akal fikiran sebagai aspek yang rasional dan dapat dicerap oleh indera. berdasarkan paham ontologisnya. Inilah yang disebut pemateri sebagai yang tidak mempunyai maqaashid. pandangan Barat tetap dikatakan hasil sains. Sumber ini disebut sumber yang mutawatir. karena memandangnya secara material. dan dengan demikian. Sedangkan Islam. Jenis yang kedua adalah berita mutlak. Filsafat Ilmu | 9 . Ia tak mempedulikan nilai-nilai yang lain. dan menghasilkan kegunaan material. sebagai suatu kenyataan mutlak (ultimate reality)”. Laporan yang benar alias khabar sadiq adalah sumber ilmu yang tak kalah pentingnya dalam Islam. dan segala sesuatu yang wujud (mawjudat atau existences). Para ahli kimia tahu bahwa pupuk itu banyak mengandung racun yang sejatinya berbahaya bagi kelangsungan kehidupan manusia. melihat aksiologi sains itu berdasarkan nilai-nilai yang lebih tinggi. Sehingga dalam Islam ilmu akan disebut sains kalau ia mempunyai tujuan potistif secara fisikal dan metafisikal. seperti hadits Mutawatir. tak peduli beresiko bagi manusia atau tidak. wujud Tuhan. Malah kekuatan akal dan ilham insan mampu mencapai pemahaman langsung terhadap Wujud (Wujud atau Existence) itu sendiri. Maksud laporan yang benar adalah berita yang terbukti secara terus menerus dan disampaikan penyampai yang berakhlak mulia yang tidak memungkinkan akal fikiran kita menuduh mereka berbuat penyelewengan informasi. Nah ini yang lagi-lagi harus melihat pandangan asasnya tentang wujud (ontology). maka nilainya juga hanya material. cepat atau lambat. yang dibawa oleh Nabi berdasarkan wahyu. Inilah yang oleh pemateri disebut dengan maqaashid syari’ah. maka mereka telah menyelewengkan akal fikiran dari pada kualitas yang sebenarnya. yang bukan saja material. Meski demikian. Sebagai contoh. intelek “mampu memahami secara langsung terhadap kebenaran-kebenaran agama. menjadikan akal fikiran mereka tidak sehat”. Dengan cara pandang seperti ini.

Namun bagi Islam itu tidak termasuk sains. di tempat dan posisi yang benar. 2. bahwa ia esa dan tidak bergerak.8 Tokoh-tokoh Ahli Filsafat Islam 1. Wujud selain Allah . yaitu mahluk adalah wujud yang tidak sempurna. Oleh itu. Karena Barat-lah yang mengganti ilmu Allah SWT yang universal itu menjadi sempit dan parsial. Maka akibatnya banyak kesalahan dan kekurangan yang selalu mengancam eksistensi peradaban umat manusia. bahwa ia menjadi sebab yang aktif bagi semua yang ada .(al-ilm bil maujudat bimahiya maujudah ). bahwa ia mengatur alam ini dengan kemurahan. filsafat teori dan filsafat amalan. hendaknya kaum Muslimin mengembalikan sains itu sebagaimana mestinya. Tujuan terpenting mempelajari filsafat adalah mengetahui tuhan. karena secara aksiologi Islam berbahaya bagi manusia. sebagaimana Islam telah menempatkannya. ilmu tentang turunnya wahyu dan mahluk-mahluk rohani yang membawa wahyu itu. Ibnu Sina Pembagian filsafat bagi Ibnu sina pada pokoknya tidak berbeda denganpembagian yang sebelumnya.Farabi Mengatakan bahwa filsafat adalah mengetahui semua yang wujud karena ia wujud. dengan demikian pula bagaimana cara wahyu itu disampaikan. Tapi kemudian yang sempit dan parsial ini dipaksakan menguasai yang komplet dan universal. Al.hidayatullah. kebijaksanaan dan keadilanNya.com Filsafat Ilmu | 10 . Sampai di sini bisa disimpulkan bahwa sains Barat secara fundamental sebagai tantangan dan rival terberat bagi Islam dalam konteks keilmuan. Filsafat ketuhanan menurut Ibnu Sina adalah: 1. dati sesuatu yang bersifat rohani 8 www. Seorang filosof atau al hakim adalah orang yang mempunyai pengetahuan tentang zat yang ada dengan sendirinya (al-wajibli-dzatihi).

ilmu akherat (Ma’ad) antara lain memperkenalkan kepada kita bahwa manusia ini tidak dihidupkan lagi badannya. Para penguasa muslim pada masa itu mendukung sekali perkembangan ilmu pengetahuan. Bahkan Filsafat Ilmu | 11 . b. Phitagoras. khususnya dalam tafsir Al Qur’an dan Hadits ataupun dalam bidang hukum dan fikih. logika. Plato. di samping sangat menguasai pula pengetahuan keislaman. sastra. berhubungan dengan benda tapi punya wujud sendiri. ia juga dikenal sebagai seorang yang ahli dalam bidang kedokteran. c. orang yang pertama memberikan pengertian filsafat dan lapangannya adalah Al-kindi. Selain sebagai seorang ahli filsafat. Al Kindi Diikalangan kaum muslimin . Berpusat di Andalusia (spanyol) . Ilm ur-Rububiyyah (ilmu ketuhanan)/ tidak berhubungan dengan benda sama sekali.kepada sesuatu yang dapat dilihat dan didengar. Ayahnya adalah seorang ahli hukum yang cukup berpengaruh di Cordoba. sehingga nama-nama ilmuwan besar Yunani seperti Aristoteles. ia membagi filsafat 3 bagian : a. bahkan mereka sering memerintahkan para ilmuwan untuk menggali kembali warisan intelektual Yunani yang masih tersisa. Abad Ke 12 merupakan zaman keemasan perkembangan pengetahuan islam di bawah kekuasaan Dinasti Abasiah. ataupun Euclides dengan karyakaryanya masih tetap terpelihara sampai sekarang. 2. maka rohnya yang abadi itu akan mengalami siksa dan kesenangan. Al-ilm-Urriyadli (matematika) terdiri dari ilmu hitung . Thibiyyat (ilmu fisika) sebagai sesuatu yang berbenda. 4. ilmu-ilmu pasti. 3. Ibnu Rusydi Dilahirkan pada tahun 1126 M di Qurtubah (Cordoba) dari sebuah keluargabangsawan terkemuka. astronomi. tehnik. dan musik.

De Partibus Animalia. Komentar-komentarnya sangat berpengaruh terhadap pembentukan tradisi intelektual kaum Yahudi dan Nasrani. yang mempunyai pengaruh selama berabad-abad lamanya. yaitu Al Kuliyat Fil-Tibb atau (Hal-Hal yang Umum tentang Ilmu Pengobatan) telah menjadi rujukan utama dalam bidang kedokteran. Semua komentarnya tergabung dalam sebuah versi Latin melengkapi karya Aristoteles.karya terbesarnya dalam bidang kedokteran. yang juga merupakan teologi. Al Ghazali Filsafat menurutnya dapat diklasifikasikan dalam 4 bagian : 1) Aritmetik. Ibnu Rusydi menulis satu segi komentar terhadap karya-karya Aristoteles. 4) fisika yang bisa dibagi dalam 2 bagian: pertama yang terlibat dalam diskusi-diskusi yang bertentangan dengan syariah dan dengan demikian bahkan tak dapat dianggap sebagai ilmu . Metodologica. geometri yang sah dan dibolehkan 2) Logika yang merupakan bagian dari teologi. memperlihatkan kemampuan luar biasa dalam menghasilkan sebuah observasi. 5. 3) Ketuhanan yang mendiskusikan zat dan sifat-sifat ilahi. De Anima. Metaphisica. . Analisanya telah mampu menghadirkan secara lengkap pemikiran Aristoteles. Alexander of Aphiordisius. terutama karya Aristoteles dan Plato. dan komentar Ibnu Sina. Ia pun melengkapi telaahnya dengan menggunanakan komentar-komentar klasik dari Themisius. seperti De Organon. Komentarnya terhadap percobaan Aristoteles mengenai ilmu-ilmu alam. Parna Naturalisi. Hal terpenting dari kiprah Ibnu Rusydi dalam bidang ilmu pengetahuan adalah usahanya untuk menerjemahkan dan melengkapi karyakarya pemikir Yunani. dan Nichomachean Ethick. al Farabi dengan Falasifah-nya. Rhetorica. Antara tahun 1169-1195. bagian lain mendiskusikan Filsafat Ilmu | 12 . Phiysica.

ilmu terpuji yang penting didalam kehidupan sehari-hari termasuk wajib kifayah. maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 9 Prof. M. meskipun yang kedua lebih baik dari yang pertama. ada dalam kategori fardhu kifayah. 2004 ). tanpa keharusan mempelajarinya. hlm. Ilmu non agama juga diklasifikasikan kepada yang terpuji (mahmud) . sedangkan yang lain adalah kelompok non agama. Amsal Bakhtiar. Penyelidikan dalam kedokteran atau matematika dimasukan pada ketegori bermanfaat untuk orang yang mempelajarinya. Beliau mengklasifikasikan ilmu kepada ”ilmu agama ” dan ”ilmu non agama” (ulum syar’i). bagian fisika ini kurang berguna. bagian 2 mirip dengan ilmu kedokteran .9 KESIMPULAN Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan. Al-Ghazali memasukkan sejarah ke dalam kategori ilmu-ilmu mubah. sihirkategori ilmu yang tercela. 35 Filsafat Ilmu | 13 .dibolehkan (mubah) dan tercela (madzmum). Selanjutnya Al-Ghazali membahas ilmu yang wajib kifayah (sesuatu yang wajib atas keseluruhan masyarakat selama kewajiban memenuhi kebutuhan sosial tersebut masih ada. sedang ilmu kedokteran sangat bermanfaat.. matematika.sifat-sifat tubuh.A. Dr. ilmu tentang obat. ( Jakarta: RajaGrafindo Persada. tetapi setelah kewajiban itu telah dilaksanakan oleh sejumlah individu otomatis yang lain terbebas dari kewajiban itu. kerajinan yang diperlukan oleh masyarakat. beliau maksudkan kelompok ilmu yang di ajarkan lewat ajaran-ajaran Nabi dan wahyu. Filsafat Ilmu. lebih dari itu hanya memberi manfaat tambahan kepada mereka yang mempelajarinya.

tetapi juga pada pengakuan yang diberikan oleh dan dari berbagai kalangan ilmuwan.1. 2. sehing ga tidak lagi terbatas untuk keperluan-keperluan praktis dan ibadah tetapi juga untuk keperluan yang lebih luas. Pada mulanya. Pengantar Filsafat Islam .ilmu bermula dari keinginan manusia untuk memahami wahyu yang terkandung dalam Al-Quran dan bimbingan Nabi Muhammad SAW. 4. motif awal dipelajarinya ilmu-ilmu ter sebut ternyata pada perkembangan selanjutnya mengalami pertumbuhan sedemikian rupa. Akan tetapi. Ma. Bulan Bintang Jakarta: 1990 Filsafat Ilmu | 14 . Dalam dunia islam. Zaman Kebangkitan atau Zaman Renaisans di Eropa. Aksiologi yang memberikan suatu pemahaman tentang nilai hubungan kualitas objek dengan subjek (ilmuan). Landasan epistomologi memberikan pemahaman tentang sumber dan sarana pengetahuan manusia. yang di zaman kita telah melahirkan ilmu pengetahuan yang canggih. DAFTAR PUSTAKA Ahmad Hanafi. 3. Ilmu adalah salah satu dari sifat utama AllahSWT dan merupakan satusatunya kata yang Komprehensif serta bisa digunakan untuk menerangkan pengetahan Allah SWT. Besarnya pengaruh bidang keilmuan yang ditinggalkan kaum ilmuwan muslim pada abad-abad yang lampau tidak hanya tampak pada banyaknya namanama pakar muslim yang disebut dan ditulis dalam bahasa Eropa. Landasan ontologi berkaitan dengan pemahaman seseorang tentang kenyataan. tidak lahir tanpa andil yang sangat besar dari pemikiran dan khazanah ilmu dari ilmuwan muslim pada masa itu. suatu karya diterjemahkan dan dipelajari karena alasan praktis.

Abdul. Malang.A. Filsafat dan Agama .com Filsafat Ilmu | 15 .M si dkk Rangkuman Ilmu Perbandingan Agama Dan Filsafat .penulislepas.DR. Pustaka Setia Bandung.com www. Dr. Filsafat Ilmu. Raja Grafindo Persada. Endang Saifuddin Anshari Ilmu. Amsal Bakhtiar. 2005. M. Prof.Bina ilmu Surabaya 1979f. UIN Press. Ali Anwar. 2007 Sumber lain: www.hidayatullah. Jakarta: 2004 Ghafur. H. Filsafat Ilmu .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful