P. 1
Kerangka PENELITIAN

Kerangka PENELITIAN

|Views: 26|Likes:
Published by Richard Siahaan
Kerangka peneiitian
Kerangka peneiitian

More info:

Published by: Richard Siahaan on May 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2013

pdf

text

original

JUDUL PENELITIAN Efek Anti Stress dan Relaksasi Aromaterapi Inhalasi dan pijat di Marta Tilaar SPA dibandingkan

dengan Aromaterapi Inhalasi Minyak Lavender dan Pijat

LATAR BELAKANG     Prevalensi stress dan kegelisahan di kota besar di Indonesia yaitu 28% pada wanita dengan usia 25-55 tahun. Sedangkan menurut umur prevalensi stress yang paling besar pada usia 41-50 yaitu 20.8% (high stress), dan pada usia >51 yaitu 82,7% (Low stress) Penyebab stress yang terbesar adalah karena Stress di tempat kerja. Upaya untuk mengurangi stress salah satunya yang dilakukan adalah dengan dating ke tempat perawatan tubuh untuk merelaksasi tubuh yaitu SPA dan salon atau klinik kencantikan dan memilih terapi pijat dan aromaterapi.    Sudah dlakukan penelitian bahwa inhalasi aromaterapi minyak lavender terbukti dapat menurunkan angka stress dengan proporsi 60%. Masalah kesehatan yang diakibatkan oleh stress adalah Hipertensi dan infertilitas serta lebih berat lagi yaitu depresi. Minyak lavender mengandung adalah sebagai berikut :

Sebagai berikut : . Cara kerja aromaterapi sehingga dapat menyebabkan efek relaksasi adalah dengan mempengaruhi sistim neuroendokrin yang ada di otak.   Komponen utama yang didugai memiliki efek sedative dan menenangkan adalah Linalyl acetate and linalool. Kandungan ini yang harus ada pada campuran minyak aromaterapi yag teradapat pada SPA martatilaar.

Mengetahui adanya efek relaksasi dan anti stress aromaterapi inhalasi minyak lavender ditambah dengan terapi pijat. Apakah ada efek relaksasi dan anti stress aromaterapi inhalasi campuran minyak esensial yang ada di SPA Marta tilaar? 3. Mengetahui ada efek relaksasi dan anti stress aromaterapi inhalasi campuran minyak esensial yang ada di SPA Marta tilaar. Apakah ada efek relaksasi dan anti stress aromaterapi inhalasi minyak lavender ditambah dengan terapi pijat? 2.MASALAH 1. 2. Apakah ada perbedaan klinis efek relaksasi dan anti stress aromaterapi inhalasi minyak lavender dan pijat dibandingkan dengan aromaterapi inhalasi campuran minyak esensial yang ada di SPA marta Tilaar dan pijat? TUJUAN PENELITIAN 1. .

3 + 0.84 P2 = 60% = 0. Penelitian menggunakan rancangan uji klinis tersamar ganda dengen metode pararel.45 = 0.6 Q2 = 1-0.4 P1.3 = 0. Metode analisis yang dilakukan adalah dengan metode analitik-analitik kategorik tidak berpasangan dengan pengujian T-test. (kasus dan kontrol) 2.0 Q1 = 1 – P1 = 1 – 1 = 0 P = (P1 + P2)/2 = (0.3 P1 = P2 + 0.3 = 1.55 Perhitungan : .6 = 0.3. Mengetahui adakah terdapat perbedaan bermakna efek relaksasi dan anti stress aromaterapi inhalasi minyak lavender dan pijat dibandingkan dengan aromaterapi inhalasi campuran minyak esensial yang ada di SPA marta Tilaar dan pijat.96 Zβ = 20% = 0.7 + 0. METODE PENELITIAN 1.6)/2 = 0. PENGHITUNGAN SAMPEL Dengan metode analisis analitik-analitik kategorik tidak berpasangan maka rumus penghitunga besar sampel adalah sebagai berikut : Berdasarkar rumus di atas perhitunganya sebagai berikut : Zα = 5% = 1.P2 = 0.45 Q = 1 – P = 1 – 0.

Jadai jumlah sampel untuk tiap-tiap perlakukan adalah 36 + 3.Perhitungan jumlah sampel dari rumus di atas didapatkan angka 35. Tidak ada penyakit kronik yang memetikan yaitu semua jenis dan stadium kanker.6 ≈ 40. KRITERIA EKSLUSI Tidak ada gangguan jiwa sedang berat yang di uji dengan pemeriksaan ASI sederhana. Obyektif : dengan cara mengukur Tekanan Darah dan Frekwensi Vena perifer Kanan Subyrktif : dengan menggunakan pengukuran kriteria ansietas dan relaksasi dengan alat Ukur STAI . jantung yang dikumpulkan dengan cara anamnesa. KRITERIA INKLUSI Semua wanita sehat yang ingin mengitkuti aromaterapi dan pijat di SPA marta Tilaar dan tidak sedang dalam pengobatan medis. Tidak sedang dalam terapi penyakit darah tinggi dan gangguan jantung yang dikumpulkan dengan cara anamnesa. Selisih sampel untuk kemungkinan drop out adalah 10% ditambahkan ke jumlah sampel.52 ≈ 36. SUBYEK PENELITIAN Pasien wanita sehat antara umur 25-55 tahun yang datang di SPA Marta Tilaar dan akan mengikuti terapi pijat dan aromaterapi. METODE PENGAMBILAN DATA Metode pengambilan data dengan cara Pengisian kuisioner dan pengukuran dengan alat psikologis dan alat ukur Tekanan darah dan pemeriksaan fisik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->