Kata Pengantar Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufik dan

hidayah-NYA kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Shalawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya, dan mudah-mudahan sampai kepada kita selalu umatnya. Aamiin. Makalah ini menyajikan tentang pengertian bergaul menurut islam, serta adab dan tatacara dalam islam. Seiring dengan berakhirnya penyusunan makalah ini, sepantasnyalah kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah turut membantu kami dalam penyusunan makalah ini. Kami menyadari masih banyaknya kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu kami berharap adanya kritik dan saran yang membangun. Kami berharap kiranya makalah ini dapat bermanfaat bagi kami maupun pembaca dan mudah-mudahan makalah ini dijadikan ibadah di sisi Allah Swt. Aamiin.

Malang, Maret 2013

Penulis

i

.............................................................................................................Ayat dan Hadist Tentang Pergaulan.....................................................................................16 DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................1 PENDAHULUAN........................................................4.................................................................................................................................................................1 1......................................................2....................................................................................................................................5....................................................................12 BAB III.................................................................................................................................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar..........................................................................................................1 BAB II.................................16 KESIMPULAN.............7 2...........................................1 1..........................................................2Tujuan ..............3......................................................Adab Pergaulan Dalam Islam.....................................................................................................6 2..Definisi Pergaulan ......................................................................9 ........................................................................................................................................................i DAFTAR ISI.............................................................1Latar Belakang...............................................................Pergaulan dalam Islam...........................................2 ISI MAKALAH..........2 2.......3 2...............1.............................................................................................................ii BAB I..............................Etika Pergaulan Dalam Islam.......2 2................................17 ii .......................................

game center dan lain-lain.1 Latar Belakang Sebagai makhluk sosial. Contoh. baju yang dipakai itu modelnya harus sesuai dengan mode-mode yang berkembang di dunia internasional saat ini. 3. Gaul yang katanya modern itu adalah ikut dalam trend. manusia tak bisa lepas dari yang namanya masyarakat. gaul akan menimbulkan budaya konsumtif. Jika ditinjau lebih dalam “gaul” tidak akan menimbulkan banyak dampak negatif jika standar nilai yang dipakai untuk mendefinisikan gaul itu. Yang perlu dicermati adalah bagaimana seorang manusia itu bergaul. dan apa saja dampak pergaulannya itu bagi dirinya. Yang mana pada akhirnya. Mengetahui. orang lain. 2. standar nilai yang sesuai dengan syariat islam dan juga budaya timur yang penuh dengan tata karma dan kesopanan. dengan siapa. pemerintah. Semua itu memerlukan sinergi dari semua pihak. keluarga. Hanya saja. baik orang tua. dan hal lain yang behubungan dengan keglamoran hidup. Dan bisa kita lihat pakaian-pakaian tersebut jarang sekali ada yang cocok dengan kriteria pakaian yang pantas secara Islam. Pergaulan itu sendiri maksudnya kehidupan sehari-hari dalam persahabatan ataupun masyarakat. Yang patut disayangkan pula dari “gaul” kebanyakan saat ini adalah standar nilainya diambil dari tradisi budaya ataupun cara hidup masyarakat nonmuslim. mode. mengubah sesuatu yang sudah mendarah daging disebagian masyarakat saat ini tidaklah mudah.2 Tujuan 1. sering nongkrong dan berpergian diberbagai tempat seperti mall. Harus masuk kedalam geng-geng. tempat wisata. 1 . pemuka masyarakat. dan diri sendiri yang akan menjalani kehidupan dalam bingkai kata “gaul” itu sendiri.BAB I PENDAHULUAN 1. Namun tidak demikian dikalangan kebanyakan masyarakat saat ini. dan lingkungannya. memahami dan mengaplikasikan adab dan tata cara bergaul dalam Islam di kehidupan sehari-hari. 1. Mengetahui dan memahami pengertian pergaulan dalam Islam. Mengetahui dan memahami hikmah bergaul dengan tata cara Islam.

Istilah pergaulan atau percampuran atau Ikhtilat adalah membawa konotasi dan makna yang tidak sesuai dengan Islam.blogspot. Berorganisasi.html) Istilah pergaulan atau dalam bahasa Arabnya 'ikhtilat' yang membawa maksud pergaulan atau percampuran antara wanita dan lelaki adalah terminologi yang baru diperkenalkan dalam Islam. dapat juga oleh individu dengan kelompok. Istilah yang tepat ialah Liqa' (pertemuan) atau musyarakah (penyertaan) di antara lelaki dan wanita. Bagi sebagian orang yang tidak terbiasa dengan tata cara pergaulan dalam islam. Pergaulan merupakan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang tak mungkin bisa hidup sendirian. mereka akan merasa canggung atau barangkali malah merasa tertekan karena pergaulan dalam Islam itu terlihat begitu kaku dan tidak seperti pergaulan yang umum ditemui di masyarakat. Semua itu bersumber dari pergaulan yang salah dan tidak dilandaskan pada kepatuhan terhadap ajaran AlQur’an.1.BAB II ISI MAKALAH 2. Manusia juga memiliki sifat tolong-menolong dan saling membutuhkan satu sama lain. dan berbagai bentuk perilaku penyimpangan lainnya. Interaksi dengan sesama manusia juga menciptakan kemaslahatan besar bagi manusia itu sendiri dan juga lingkungannya. Pergaulan bebas. pergaulan merupakan salah satu cara seseorang untuk berinteraksi dengan alam sekitarnya. (rijalseventh. adalah suatu hal yang sangat penting mengetahui dan memahami pergaulan-pergaulan dalam Islam. dan bekerja merupakan contoh-contoh aktivitas bermanfaat besar yang melibatkan pergaulan antar manusia. Kita lihat di zaman sekarang. Namun. perkosaan.com/2012/11/makalah-agama-pergaulan-dalampandangan. 2 . video mesum. Oleh karenanya. banyak kejadian yang sangat menyimpang. Definisi Pergaulan Pergaulan adalah proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu. pergaulan tanpa dibentengi iman yang kokoh akan mudah membuat seorang muslim terjerumus. Pergaulan sepatutnya ditakrif sebagai batas pertemuan atau penyertaan antara lelaki dan wanita. bersekolah. Juga.

Sebenarnya dalam Islam tidak ada istilah "pergaulan bebas". tentu saja manusia tak ada dapat hidup tanpa berinteraksi dengan manusia lainnya.blogspot. Pada dasarnya mereka pun sama dengan kita (makhluk ciptaan Allah) hanya saja berbeda keyakinan. tujuan penciptaan manusia adalah untuk mengemban misi sosial (lita’aarafu bainal insaan).blogspot.2.com/2012/12/etika-pergaulan-dalam-islam. Kita membutuhkan mereka dalam hal pekerjaan. membangun silaturahim (persahabatan dan persaudaraan). menciptakan manusia dalam ragam suku dan bangsa. Sengaja Allah Swt.html) 2. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. 3 . bebas dari tuntunan wahyu. Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa selain mengemban misi ibadah (QS Adz-Dzariyat: 56) dan misi memakmurkan bumi ( isti’marul ardh. agar satu sama lain melakukan interaksi sosial. sebab secara fitrah manusia memiliki keharusan untuk bergaul dalam interaksi sosial yang merupakan sunah sosial dan kehidupan itu sendiri. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.” (Surah Al Hujurat <49>:13). Namun setelah masuknya budaya asing ke dalam pergaulan masyarakat muslim yang dibentuk oleh kecenderungan material semata-mata dan falsafah hidup yang lahir dari bumi dan hawa nafsu. QS Hud: 61). maka Islam menamakannya sebagai pergaulan bebas. juga kepercayaan dan keyakinan yang berbeda namun merupakan bagian dari masyarakat bangsa. perniagaan dan kemasyarakatan.com/2009/07/apakah-yang-diertikan-pergaulanmenurut. dan melakukan kerjasama antarsuku dan atau antarbangsa. (http://syamsuhilal.html) PENDAPAT Agama Islam menganjurkan kepada kita untuk bergaul dengan orang-orang yang berbeda agama dengan agama kita. moral dan fitrah. banyak beraneka sifat perilaku dan keinginan. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. kita harus tetap bergaul dengan mereka sebagai sesama makhluk Allah dan sebagai anggota masyarakat. Tak selayaknya kita membedakan orang yang berbeda agama. (pusingbandar. Sebagai makhluk sosial. Etika Pergaulan Dalam Islam “Hai manusia.

sedangkan bagus berarti memadai (serasi) sebagai perhiasan penutup tubuh yang sesuai kemampuan si pemakai. “Hai Ali. baik berarti sesuai dengan fungsinya yaitu menutupi aurat. Berpakaian bagi kaum perempuan mukmin telah digariskan oleh Al Qur’an adalah menutup seluruh auratnya. mata adalah anugerah Allah yang paling penting yaitu untuk melihat. Etika Dalam Berpakaian Dan Memandang “Hai anak Adaam sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. PENDAPAT Fungsi pakaian adalah sebagai penutup aurat sekaligus perhiasan agama Islam memerintahkan agar setiap orang memakai pakaian yang baik dan bagus. Abu Dawud dan At Turmudzi).” (QS. karena Rasulullah mengatakan “Janganlah kalian kaumku sekaian semua memandangi sesuatu yang tidak baik (buruk) dengan matamu sekalian umatku.tanda kekuasaan Allah.1. mudah-mudahan mereka selalu ingat. Untuk keperluan ibadah sholat di masjid kita dianjurkan pakai pakaian yang baik dan suci bersih (terhindar najis).” 4 . Demikian itu adalah sebagian dari tanda. semua kembali pada niat si pemakai dalam melaksanakan ajaran Allah. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. kamu hanya boleh pada pandangan pertama adapun pandangan yang berikutnya tidak boleh. mata disini yang dimaksud adalah untung memandang hal-hal yang baik-baik saja.” (HR Ahmad. janganlah kau ikuti pandangan yang pertama dengan pandangan kedua. Pada dasarnya pakaian muslim tidak menghalangi si pemakai melakukan kegiatan sehari-hari dalam masyarakat. Al A’raf: 26). Selain berpakaian kita juga memandang.

Ta’aruf. Setelah kita mengenal seseorang pastikan kita tahu juga semua yang mereka sukai dan yang mereka benci. Inilah tiga kunci utama yang harus kita lakukan dalam pergaulan. dan semua ciri khas yang ada pada diri seseorang. isu dan gosip. Tiga kunci utama untuk mewujudkannya ialah ta’aruf. Inilah bagian penting dalam pergaulan. “Sesungguhnya Allah membenci kami karena tiga perkara: adalah berkata begini dan berkata begitu. dengan bicara kita dapat menyampaikan sesuatu. Etika Dalam Berbicara Kepada Masyarakat “Dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat. Mulut dapat kita gunakan sebagai nasehat akan kebenaran hindarilah cara bicara yang bisa menimbulkan perselisihan karena perselisihan itu kehendak setan yang ditujukan untuk mengadu domba.com/post/detail/2543/etika-pergaulan-dalammasyarakat. kesukuan.html) Janganlah perbedaan menjadi penghalang kita untuk bergaul atau berinteraksi dengan sekitar kita. PENDAPAT Alat komunikasi paling utama dalam pergaulan adalah berbicara. menghambur-hamburkan uang dan banyak bertanya. maka dari itu kita harus pandai-pandai menjaga cara berbicara kita dengan baik. merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. sehingga kita dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap yang wajar dan adil. Agama Islam mengajarkan agar kita berbicara sopan supaya tidak berakibat merugikan diri sendiri ataupun orang lain. agama. Ta’aruf atau saling mengenal menjadi suatu yang wajib ketika kita akan melangkah keluar untuk berinteraksi dengan orang lain. Tafahum. kegemaran. Dengan ta’aruf kita dapat membezakan sifat. karakter. (http://afand.menasehati supaya menepati kesabaran. sebaliknya kita juga dapat mengetahui keinginan orang lain. Memahami. Berbicara bisa mendatangkan banyak orang (teman) dan bisa pula mendatangkan musuh. 2.abatasa. Anggaplah itu merupakan perkara yang perlu. Dengan memahami kita dapat 5 . dan takaful. tafahum.” (HR Jama’ah dari Al Mugirah). 1. fitnah.2.” (QS. Al Asr: 3).

Adu Dawud dan Tirmidzi dari abu Hurairah). rasanya ada yang kurang jika belum wujud sikap takaful (saling menolong) di dalam diri kita. “Seseorang itu menurut agama temannya. sehingga Islam memerintahkan umatnya agar bergaul dengan orang-orang yang benar. bertakwalah kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.menilai dan memilih siapa yang harus menjadi teman bergaul kita dan siapa yang harus kita jauhi.Taubah :119) Islam menganjurkan agar kita bergaul dengan orang-orang yang sholeh.A. Pergaulan dalam Islam Perhatian Islam terhadap pergaulan sangat besar sekali.”( HR. karena adanya urgensi yang besar dan dampak sensitif. 3. ”Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit kedua tangannya. Setelah mengenal dan memahami.3. Kerana itulah.com/2009/07/apakah-yang-diertikanpergaulan-menurut. sesungguhnya yang akan mewujudkan rasa cinta pada diri seseorang kepada kita. (http://pusingbandar. 6 . Rasulullah bersabda.W telah mengatakan bahawa bukan termasuk dalam umatnya orang yang tidak peduli dengan urusan umat Islam yang lain. Takaful. Rasullullah S. karena banyak sekali pergaulan yang hanya sesaat saja. kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab (ku). Kecelakaan besarlah bagiku. Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman.html) 2. Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia. tetapi bisa membuka aib teman bergaul sampai hari Kiamat dan pada akhirnya diiringi sebuah penyesalan yang tiada henti. Bahkan Islam sangat menganjurkan kepada umatnya untuk saling menolong dalam kebaikan dan takwa.” (Al Furqan : 27-29).“Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersamasama Rasul. seraya berkata.blogspot. bejat moralnya & zalim. ” (At. ” Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepadaKu” (Luqman :15). Islam juga melarang agar tidak bergaul dengan orang-orang yang buruk akhlaknya. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Qur’an ketika Al Qur’an telah datang kepadaku”. karena itu hendaknya seseorang di antara kalian melihat dengan siapa dia bergaul.

dari Rasulullah SAW beliau berkata.” (HR. Dia tidak berdiam diri kecuali dia adalah duplikasi temannya. (http://www. Dalam salah satu hadits Rasulullah SAW bersabda. menjaga aurat. Pilihlah temanmu”. mendidik anak agar paham adab pergaulan dalm Islam. yang bertujuan agar terjalinnya keharmonisan dalam kehidupan sosial. Imam Ali RA berkata. menjaga interaksi antara lelaki dan perempuan. pergaulan dan hubungannya dengan orang lain.wordpress.” (HR. karena bergaul dengan mereka akan menular kepada Anda.anneahira. Mudahkanlah dan janganlah kalian mempersulit. Muslim). yang mengulang-ulang perkataannya.Karena itu tidak heran apabila seorang teman itu secara tidak terasa merupakan guru bagi temannya yang lain. Demikian halnya dalam etika. karena bergaul dengan orang yang suka berbuat baik bisa diharapkan (kebaikannya). (http://hanifa93. 7 . larangan berdua – dua’an. maka hendaklah ia diam. “Bergaullah dengan orang yang bertakwa dan berilmu. Dan apabila salah seorang diantara kalian marah. kita perlu berusaha untuk menjadi yang terbaik bagi komunitas kita. Jauhilah kerusakan. Kepribadian seorang teman itu akan muncul dalam diri temannya yang lain.com/2009/05/20/etikabergaul-dalam-islam/) 2. Oleh karenanya.htm). baik di lingkungan tempat tinggal maupun di lingkungan kerja. Janganlah menjalin hubungan dengan orang yang hina (rendah akhlaknya ) karena itu akan menular kepadamu.4. Adab Pergaulan Dalam Islam Batasan Pergaulan dalam Islam adalah menutup aurat. “Ajarilah (orang yang tidak tahu). Ahmad) Terdapat beberapa hikmah penting yang dapat dipetik dari hadits ini bahwa hadits ini secara umum berbicara tentang adab pergaulan dalam masyarakat atau komunitas Islami. Dari Ibnu Abbas. Karena pergaulan sosial merupakan salah satu bentuk ibadah yang tidak terpisahkan dari intisari ajaran Islam itu sendiri. “Seorang muslim yang berinteraksi dengan masyarakat dan ia bersabar atas keburukan masyarakatnya adalah lebih baik daripada seorang muslim yang tidak bergaul dengan masyarakatnya serta tidak sabar atas keburukan mereka. Penularan itu disebabkan oleh pengaruh kedekatan dan pengaruh cinta. yang menampakkan perilakunya dalam perbuatanperbuatan nya tanpa disadari.com/pergaulan-dalamislam. sungguh jangan bergaul dengan orang -orang yang rusak moralnya. niscaya kalian bisa mengambil manfaatnya.

karena dalam hidup bermasyarakat sangat mungkin terjadi kesalahpahaman antara seseorang dengan orang lain. menanyakan kabar. orang lain pun juga memiliki kewajiban yang sama. namun ta'awun juga dapat diberikan dalam bentuk lain. 8 . 3. memberikan bantuan kepada orang lain ketika terjadi musibah. sehingga dari sini akan muncul sebuah karakter masyarakat & komunitas islami. Adab Ketiga dalam pergaulan masyarakat Islami adalah perintah untuk mengendalikan emosi. yang sangat mungkin untuk meledak pada waktu tertentu. berjabat tangan. 2. dalam pergaulan pada masyarakat Islami adalah senantiasa berusaha untuk memudahkan urusan orang lain. watak. maka ia memiliki kewajiban untuk mengajarkannya pada orang lain. seperti memberikan senyuman. Artinya seorang muslim yang lebih mengetahui tentang suatu hal. dsb. Artinya bahwa setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk berusaha “memudahkan” orang lain. Seperti membantu menyelesaikan pekerjaan orang lain. Memudahkan orang lain bisa juga diaplikasikan dalam bentuk-bentuk lain. terutama pada saat-saat orang lain memerlukan bantuan atau ketika mendapatkan kesulitan. dsb. Oleh karenanya. terutama menyangkut permasalahan agama ataupun permasalahan lainnya.Adab pergaulan dalam Islam yaitu: 1. serta tidak melampiaskan emosi kita pada saat itu. Adab pertama seorang muslim dalam kehidupan sosial adalah mengajarkan sesuatu yang belum diketahui orang lain. Sebagai makhluk sosial. Hal ini disebabkan karana sifat. dsb. Pada waktu bersamaan. Rasulullah SAW bersabda “ajarilah (orang yang tidak tahu)”. seperti mengajarkan nilai dan kebaikan kepada orang lain. mengatur emosi sangatlah penting. Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk menaham emosi dengan cara “diam”. Adab Kedua. Diam dalam hadits di atas bukan berarti diam memendam rasa marah dalam hati. Namun diam dalam hadits ini lebih dimaksudkan untuk memaafkan saudara kita yang berbuat “kesalahan” terhadap kita. latar belakang maupun cara berfikir yang berbedabeda. mengajak orang lain pada kebaikan. Hal ini sekaligus menggambarkan bahwa berta'awun dalam kehidupan sosial tidak harus selalu dalam bentuk pemberian “materi”.

lalu tumbuh berkembang menuju kedewasaan hingga jasadnya terbujur kaku di liang kubur. adalah orang yang paling dekat dengan kita. Karena manusia diciptakan sebagai makhluk lemah yang sangat bergantung dengan bantuan sesama.5. Ayat dan Hadist Tentang Pergaulan Pandangan Islam Tentang Teman Pergaulan Yang Baik Seorang hamba. Akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan emosinya ketika marah. Dalam sebuah hadits.id/index. Apakah ia akan menjadi seorang muslim yang baik.Demikian pentingnya mengendalikan emosi. Sehingga baik buruknya seorang anak sangat erat hubungannya dengan pendidikan yang diberikan orangtuanya. siapapun dia.co. Semenjak pertama kali ia terlahir dan menghirup nafas di dunia. Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang tergantung agama teman dekatnya. “Orang yang kuat bukanlah orang yang pandai bergulat. ataukah menjadi pengikut agama Yahudi dan Nasrani.” Pengaruh Orang Dekat Orangtua misalnya. karena pada umumnya seorang anak sangat terpengaruh dengan orangtua sebagai orang dekatnya. Bukankah Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam pernah bersabda: 9 .php/in/renungan-harian/162diantara-adab-pergaulan-dalam-islam) 2. pasti membutuhkan orang lain sebagai kawan hidupnya. seluruh proses kehidupan itu mesti dijalaninya bersama orang lain. kebahagiaan seorang hamba di dunia maupun di akhirat sangat erat kaitannya dengan teman dekatnya. Rasulullah SAW bahkan mengkategorikan orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan emosinya ketika “marah” : Rasulullah SAW bersabda. Orangtua mendapat tanggung jawab untuk membentuk sifat serta karakter anaknya menjadi keturunan yang shalih dan shalihah. Yang harus diperhatikan.takafulumum. maka hendaknya kalian memerhatikan siapakah teman dekatnya. atau tidak mengenal agama sama sekali. (HR Bukhari Muslim) (http://www.

sementara orang jahat akan mengikuti orang yang jahat pula. guru. tetangga. Al-Ibanah) Abdullah bin Mas’ud berkata. suami.” (Al- . 499) Abud Darda’ Ibanah. teman bersama. 379) Akibat Buruk Dari Salah Memilih Teman Di antara sumber kejahatan adalah dekat dengan pelaku maksiat.” (HR.” (Al-Mu’jam AlKabir.“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan di atas fitrah. Dengan demikian. dan teman duduknya. red. Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk berhati-hati 10 berkata. dan karena agamanya. “Hendaknya kalian menilai orang dengan teman dekatnya. entah sebagai istri. Sulit untuk dibayangkan bagaimana sempit dan menderitanya rumah tangga yang diatur dan dijalankan oleh seorang istri yang jahat. bid’ah. pesan Rasulullah SAW dalam hadits di atas hendaknya selalu menjadi sebuah pertimbangan ketika hendak memilih seseorang untuk menjadi orang dekatnya. atau Majusi. Al-Bukhari dan Muslim) Bisa dibayangkan betapa indah kehidupan rumah tangga yang diatur dan ditata dengan bantuan seorang istri yang shalihah.). engkau akan celaka. karena keturunannya.” (HR. Karena seorang muslim akan mengikuti orang yang muslim. Maka kedua orangtuanyalah yang menjadikan anak tersebut menjadi Yahudi. dan hizbiyyah (yang fanatik buta dengan kelompoknya. atau teman bekerja. 2658 dari hadits Abu Hurairah ) Contoh lain dalam Islam yang mengharuskan setiap pemeluknya untuk memerhatikan dan berusaha dengan langkah terbaik di dalam memilih orang dekat adalah dalam proses memilih seorang wanita untuk menjadi istri dan pasangan hidupnya. Al-Bukhari no. 1384 dan Muslim no. “Di antara bentuk kecerdasan seseorang adalah selektif dalam memilih teman berjalan. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits Abu Hurairah: “Wanita itu (menurut kebiasaan) dinikahi karena empat hal: Bisa jadi karena hartanya. Karena bila tidak. karena kecantikannya. Abdullah bin Mas’ud berkata. Telah banyak kejadian nyata di mana seorang suami beroleh hidayah dan kebaikan disebabkan istri yang shalihah. “Orang yang dapat berjalan bersama dan berteman adalah orang yang disuka dan yang sejenis. Nasrani.” (Al-Ibanah. Maka pilihlah olehmu wanita yang memiliki agama. Pada beberapa ayat dalam Al-Qur’an.

dan Allah adalah pelindung orang-orang yang bertakwa. Dan berhatihatilah kamu terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. bid’ah. agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami. dan hizbiyyah merupakan sebuah ujian yang sangat besar. Kami akan rasakan kepadamu (siksaan) berlipat-ganda di dunia ini dan begitu (pula siksaan) berlipat-ganda sesudah mati. Apabila Allah SWT melarang dan memperingatkan Nabi Muhammad SAW dari orang-orang semacam mereka. Dan sesungguhnya orangorang yang zalim itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain.” (Al-Maidah: 49) Allah Subhanahu wa ta’ala juga berfirman: “Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan agama itu. dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia. 11 .” (Al-Jatsiyah: 18-19) Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam ayat lain: “Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu. Berdekatan dan berkawan dengan mereka hanyalah akan menjadi sebab penyimpangan dan kesesatan. dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman: “Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah. maka tentunya kita lebih pantas untuk lebih berhati-hati. dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun terhadap Kami. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. benar-benarlah.dari para pengikut hawa nafsu. Dan kalau Kami tidak memperkuat (hati)mu niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah) maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa mereka.” (Al-Isra’: 73-75) Dari beberapa ayat di atas dapat disimpulkan bahwa berdekatan dan berkawan dengan pelaku maksiat. maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. kecuali Allah SWT menghendaki lain. tidak menjadikan mereka sebagai teman dan berusaha untuk menghindar. Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sedikitpun dari (siksaan) Allah. Kalau terjadi demikian.

Teman akrab yang selalu menjadikan dosa dan maksiat sebagai sesuatu yang indah dan baik. seperti dzikir kepada Allah Subhanahu SWT. dan seluruh perbuatan baik lainnya.” Al-Imam Ibnu Baththal menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan larangan bermajelis dengan orang yang mendatangkan gangguan. Padahal teman akrabnya tersebut adalah orang yang jahat dan buruk. engkau membelinya.Dalam hal ini. Kecelakaan besarlah bagiku. Hadits ini juga menunjukkan perintah untuk bermajelis dengan orang yang dapat mendatangkan kebaikan. seperti orang yang berbuat ghibah atau membela kebatilan. Penjual minyak wangi dapat memberikan wewangian untukmu. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur’an ketika Al-Qur’an telah datang kepadaku. hendaknya setiap hamba berhati-hati di dalam memilih teman akrabnya. setiap orang yang zalim akan menggigit dua tangannya penuh sesal. mempelajari ilmu. baik dari kalangan manusia atau jin. Pada hari kiamat. “Aduhai kiranya dahulu aku mengambil jalan keimanan bersama Rasul. seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan (yang lurus) bersama Rasul. Allah SWT berfirman di dalam surat Al-Furqan: “Dan (ingatlah) hari (ketika) orang yang zalim itu menggigit dua tangannya. Maka. Adapun pandai besi bisa jadi membakar pakaianmu atau engkau mendapatkan aroma yang tidak sedap darinya. Ia berandai-andai.” (Al-Furqan: 27-29) 12 . kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan jadi teman akrab(ku). (Syarah Ibnu Baththal) Lalu perhatikanlah akibat buruk saat hari kiamat nanti karena salah dalam memilih teman. atau engkau mendapatkan aroma wangi darinya. sedih. Dan setan itu tidak akan menolong manusia. Teman akrab yang tidak akan mendatangkan kecuali kehinaan dan kebinasaan. kesyirikan. dan merugi karena kekufuran. mengikuti dan membenarkan risalahnya.” Ia menyesali perbuatannya karena telah menjadikan si fulan sebagai teman akrabnya. Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda dalam hadits Abu Musa Al-Asy’ari: “Sesungguhnya teman baik dan teman yang buruk itu diibaratkan dengan penjual minyak wangi dan pandai besi. kemaksiatan. serta dosa yang ia lakukan. kecewa.

di antara prinsip dasar akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah tidak bermajelis dengan pelaku bid’ah. “Dahulu jika Muhammad bin Sirin t mendengarkan satu kata dari seorang pelaku bid’ah. Banyak sekali nasihat ulama dalam hal ini. 484) Al-Imam Ahmad bin Hanbal berkata. kecuali jika terdapat kenifakan.” (Al-Adab Asy-Syar’iyyah. Jika setelah itu ia tidak dapat berpisah dengan mereka serta tidak menampakkan pengingkaran terhadap mereka. dapat diambil sebuah keyakinan bahwa Islam melarang untuk bergaul dan berdekatan dengan orang-orang yang buruk serta menuntunkan untuk menghindari mereka sejauh mungkin. “Barangsiapa berprasangka baik dengan mereka (ahlul bid’ah) dan mengaku tidak mengetahui keadaan mereka. 3/578) Al-Fudhail bin ‘Iyadh berkata. dan janganlah meminta pelaku bid’ah untuk menjadi teman dalam safarmu. seorang pelaku maksiat yang mendukungmu berbuat maksiat. “Tidak seyogianya bagi siapapun untuk bermajelis. “Tidak akan mungkin seseorang yang mencintai As-Sunnah dapat berteman dengan orang yang senang bid’ah.” (AtTadzkirah. tidak menjadikan mereka sebagai teman dekat. dan merasa dekat dengan ahlul bid’ah.” (Al-Ibanah. dia akan menutup kedua telinganya dengan jari. ‘Tidak halal bagiku untuk berbicara dengannya hingga ia bangkit dari tempatnya. 490) Habib bin Abi Az-Zibriqan berkata. 183) Dari beberapa nasihat ulama di atas. Kemudian beliau berkata. dan seorang yang lalai sehingga membuatmu lupa untuk berdzikir kepada Allah SWT.1629) Ibnu Taimiyah berkata.” (Al-Ibanah. seorang mubtadi’ (ahli bid’ah) yang menjauhkan dirimu dari Sunnah Rasulullah SAW. hal. maka ia harus diberi pengertian tentang keadaan mereka. Hal ini disebabkan adanya 13 . maka ia dinilai sama seperti mereka dan dijadikan sebagai bagian dari mereka. bercampur.” (Ar-Radd ‘alal Mubtadi’ah no. “Janganlah engkau meminta saran kepada pelaku bid’ah dalam masalah agama. “Perampok jalanan ada empat: seorang mulhid (atheis/penyeleweng) yang memunculkan keraguanmu terhadap agama Allah SWT. Di dalam kitab-kitab i’tiqad (akidah) Ahlus Sunnah.Jangan Bergaul Dengan Ahlul Bid’ah Dan Pelaku Maksiat “Kemudian. atau berkumpul dengan mereka. 2/133) Ibnul Jauzi berkata.” (Al-Majmu’. Di antaranya adalah ucapan Al-Imam Ahmad bin Hanbal t. hal ini selalu disebutkan dan tidak terlewatkan.

” (Al Kahfi: 28) As-Sa’di t berkata dalam tafsir ayat ini. Karena kedekatan kepada seseorang akan menumbuhkan cinta. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman: “Dan bersabarlah kamu bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya. Mudahmudahan kita termasuk orang-orang yang dibangkitkan bersama Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dan yang mencintai beliau.” Artinya ia akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti bersama orang yang ia cintai. Karena bergaul dengan mereka akan mendatangkan manfaat yang tiada terbilang. 511) Hendaknya kita benar-benar teliti dan selektif dalam memilih seseorang sebagai teman apalagi teman dekat. “Wahai Rasulullah bagaimanakah tanggapan anda tentang seseorang yang mencintai suatu kaum dan belum pernah bertemu dengan mereka?” Maka Rasulullah SAW menjawab. “Di dalam ayat ini terkandung perintah untuk berteman dengan orang-orang baik serta menundukkan jiwa agar dapat berteman dan bergaul dengan mereka. “Demi Allah. tidaklah kami menyaksikan seseorang berteman kecuali dengan yang sejenis dan setipe. dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. padahal Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim rahimahumallah meriwayatkan sebuah hadits dari Ibnu Mas’ud z tentang kedatangan salah seorang sahabat untuk menemui Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dan bertanya.” Qatadah bin Di’amah As-Sadusi berkata. maka kawannya yang akan menyampaikan ilmu. Allah SWT berfirman: 14 . meskipun mereka adalah orang-orang fakir.” (Al-Ibanah. Jika ia jahil. jika ia lupa maka kawannya yang akan mengingatkan. bertemanlah kalian dengan hamba-hamba Allah Subhanahu wa ta’ala yang shalih agar kalian dapat bersama dengan mereka atau semisal dengan mereka. “Setiap orang akan bersama dengan orang yang ia cintai. Oleh karena itu. dan jika ia berbuat salah maka kawannya yang akan membimbingnya kepada kebenaran.pengaruh besar dari para pelaku bid’ah yang akan merusak akidah dan agama seseorang. Memilih Kawan Yang Jujur Setiap muslim wajib untuk bergaul dan berkawan dengan orang baik.

dan orang-orang shalih. Karena itu. Kemudian yang harus diingat juga adalah setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. pasti rasa cinta di antara kalian akan terjaga.wordpress. Sebuah kaidah penting yang mesti diperhatikan di dalam bergaul dengan sesama Ahlus Sunnah adalah menyadari dan selalu mengingat bahwa setiap manusia tidak mungkin terlepas dari kesalahan dan kekurangan. (http://kebunhidayah. Allah SWT akan menjauhkan dirinya dari orang-orang jahat dari kalangan ahlul bid’ah dan pelaku maksiat lainnya.” (An-Nisa’: 69) Menjaga Persahabatan Dengan Cinta Jika Allah SWT menghendaki kebaikan dari seorang hamba maka Allah SWT akan memberikan taufiq kepadanya untuk bergaul dengan orang-orang baik yang mencintai As-Sunnah dan agama Islam. para shiddiiqiin. Demikian pula sikap seorang muslim di dalam berteman. maka dirimulah yang lebih patut untuk dicela. memberi dan tidak memberi hanya karena Allah SWT. 13) Al-Imam Ibnul A’rabi berkata. jika seorang muslim melihat kekurangan saudaranya hendaknya ia mengingat kelebihan yang dimilikinya.“Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul(Nya). Apabila tetap tidak dapat. seorang muslim harus memanfaatkan nikmat ini dengan sebaik-baiknya dengan memerhatikan adab-adab di dalam berteman.com/2011/09/28/pandangan-islam-tentangteman-pergaulan-yang-baik/) 15 . “Jika saudaramu terjatuh dalam sebuah kesalahan maka berikanlah untuknya 90 udzur. Al-Imam Ibnu Mazin berkata. “Seorang mukmin selalu mencari udzur untuk saudaranya. serta bertemu dan berpisah demi meraih ridha Allah SWT semata. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (Adabul ‘Isyrah. orang-orang yang mati syahid. 14) Maka hendaknya sesama Ahlus Sunnah dapat mewujudkan ayat dan haditshadits Rasulullah SAW yang menggambarkan kekuatan dan kebersamaan di antara mereka. seperti satu tubuh yang satu sama lain saling merasakan. yaitu: Nabi. “Berusahalah untuk selalu melupakan kesalahan yang diperbuat saudaramu. Maka dari itu.” Al-Imam Hamdun Al-Qassar berkata. Benci dan cinta yang dibangun di atas pondasi iman dan As-Sunnah. sementara orang munafik selalu mencari kesalahan temannya.” (Adabul ‘Isyrah. Sebagaimana sebuah bangunan yang saling menguatkan dan saling mengokohkan. mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah.

1 Dari uraian di atas jelaslah bagi kita bahwa pria dan wanita memang harus menjaga batasan dalam pergaulan.BAB III KESIMPULAN 3. 16 . Tapi nampaknya rambu-rambu pergaulan ini belum sepenuhnya dipahami oleh sebagian orang. Semoga Allah senantiasa membimbing kita dan menjauhkannya dari perbuatan tercela dan perbuatan yang tidak terpuji. Karena itu menjadi tanggung jawab kita menasehati mereka dengan baik. Tentu saja ini harus kita awali dari diri kita masing-masing. Dengan begitu akan terhindarlah hal-hal yang tidak diharapkan. Amin.

diakses pada Rabu.blogspot. 20 Maret 2013 http://rijalseventh.php/in/renungan-harian/162-diantara-adab-pergaulan________dalam-islam.html. 20 Maret 2013 http://pusingbandar. 20 Maret 2013 diakses http://hanifa93. 20 Maret 2013 http://syamsuhilal. ________Rabu.takafulumum.blogspot.com/2012/12/etika-pergaulan-dalam-islam. 20 ________Maret 2013 http://islam.htm.com/2009/05/20/etika-bergaul-dalam-islam/. 20 Maret 2013 sistem pergaulan dalam islam.my. 20 Maret 2013 http://www. ________diakses pada Rabu.com/Mypage/bergaul. ________pada Rabu.co.htm.html.blogspot.com/2009/07/apakah-yang-diertikan-pergaulan-menurut.pdf diakses pada 17 .com/2011/09/28/pandangan-islam-tentang-teman-pergaulan________yang-baik/ diakses pada Rabu.wordpress. diakses pada Rabu. diakses pada Rabu.DAFTAR PUSTAKA http://afand.com/pergaulan-dalam-islam.com/2012/11/makalah-agama-pergaulan-dalam-pandangan.wordpress.html.id/index. diakses pada Rabu. 20 Maret 2013 http://kebunhidayah.abatasa.anneahira.com/post/detail/2543/etika-pergaulan-dalam-masyarakat.tripod.html. 20 Maret 2013 http://www. ________diakses pada Rabu.