Kata Pengantar Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufik dan

hidayah-NYA kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Shalawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya, dan mudah-mudahan sampai kepada kita selalu umatnya. Aamiin. Makalah ini menyajikan tentang pengertian bergaul menurut islam, serta adab dan tatacara dalam islam. Seiring dengan berakhirnya penyusunan makalah ini, sepantasnyalah kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah turut membantu kami dalam penyusunan makalah ini. Kami menyadari masih banyaknya kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu kami berharap adanya kritik dan saran yang membangun. Kami berharap kiranya makalah ini dapat bermanfaat bagi kami maupun pembaca dan mudah-mudahan makalah ini dijadikan ibadah di sisi Allah Swt. Aamiin.

Malang, Maret 2013

Penulis

i

.....................................................................................2 2..............................................2.......Definisi Pergaulan ...............................................................................................................................Ayat dan Hadist Tentang Pergaulan........................................................................................................................ii BAB I......................Adab Pergaulan Dalam Islam.................16 DAFTAR PUSTAKA.............................................................1...........................................................17 ii ......................................................Etika Pergaulan Dalam Islam......................................16 KESIMPULAN.....................................................................9 ...........3 2......................Pergaulan dalam Islam...............................3........................................1 PENDAHULUAN...................12 BAB III.............1 1.......................................................................................................................1 BAB II.....................1 1......................................................................................................................................................................................7 2...................................4...................................................................................................................................................................i DAFTAR ISI.................................................................................................................................................................................................5................................................................................................................................................................6 2...1Latar Belakang.....................................................2 ISI MAKALAH.............................................................................................................................................2 2..............................................................2Tujuan ..........................DAFTAR ISI Kata Pengantar...

pemerintah. Semua itu memerlukan sinergi dari semua pihak. dan apa saja dampak pergaulannya itu bagi dirinya. Mengetahui dan memahami pengertian pergaulan dalam Islam. sering nongkrong dan berpergian diberbagai tempat seperti mall. Contoh. Pergaulan itu sendiri maksudnya kehidupan sehari-hari dalam persahabatan ataupun masyarakat. Harus masuk kedalam geng-geng. 2. manusia tak bisa lepas dari yang namanya masyarakat. keluarga. Yang mana pada akhirnya. mengubah sesuatu yang sudah mendarah daging disebagian masyarakat saat ini tidaklah mudah. 1 . game center dan lain-lain. 1. Yang patut disayangkan pula dari “gaul” kebanyakan saat ini adalah standar nilainya diambil dari tradisi budaya ataupun cara hidup masyarakat nonmuslim. Namun tidak demikian dikalangan kebanyakan masyarakat saat ini. Yang perlu dicermati adalah bagaimana seorang manusia itu bergaul. dan diri sendiri yang akan menjalani kehidupan dalam bingkai kata “gaul” itu sendiri. memahami dan mengaplikasikan adab dan tata cara bergaul dalam Islam di kehidupan sehari-hari. Gaul yang katanya modern itu adalah ikut dalam trend. mode.BAB I PENDAHULUAN 1. baik orang tua. tempat wisata. standar nilai yang sesuai dengan syariat islam dan juga budaya timur yang penuh dengan tata karma dan kesopanan. dan lingkungannya. Hanya saja. dengan siapa. Mengetahui dan memahami hikmah bergaul dengan tata cara Islam. pemuka masyarakat. gaul akan menimbulkan budaya konsumtif. baju yang dipakai itu modelnya harus sesuai dengan mode-mode yang berkembang di dunia internasional saat ini. orang lain. 3. dan hal lain yang behubungan dengan keglamoran hidup.2 Tujuan 1.1 Latar Belakang Sebagai makhluk sosial. Dan bisa kita lihat pakaian-pakaian tersebut jarang sekali ada yang cocok dengan kriteria pakaian yang pantas secara Islam. Jika ditinjau lebih dalam “gaul” tidak akan menimbulkan banyak dampak negatif jika standar nilai yang dipakai untuk mendefinisikan gaul itu. Mengetahui.

com/2012/11/makalah-agama-pergaulan-dalampandangan. dan bekerja merupakan contoh-contoh aktivitas bermanfaat besar yang melibatkan pergaulan antar manusia. video mesum. Berorganisasi. dapat juga oleh individu dengan kelompok. Semua itu bersumber dari pergaulan yang salah dan tidak dilandaskan pada kepatuhan terhadap ajaran AlQur’an. Definisi Pergaulan Pergaulan adalah proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu. Pergaulan merupakan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang tak mungkin bisa hidup sendirian. Interaksi dengan sesama manusia juga menciptakan kemaslahatan besar bagi manusia itu sendiri dan juga lingkungannya. pergaulan tanpa dibentengi iman yang kokoh akan mudah membuat seorang muslim terjerumus. Manusia juga memiliki sifat tolong-menolong dan saling membutuhkan satu sama lain.blogspot. Juga. Pergaulan bebas. (rijalseventh.BAB II ISI MAKALAH 2. 2 . pergaulan merupakan salah satu cara seseorang untuk berinteraksi dengan alam sekitarnya. Namun. Kita lihat di zaman sekarang.1. Pergaulan sepatutnya ditakrif sebagai batas pertemuan atau penyertaan antara lelaki dan wanita. bersekolah. banyak kejadian yang sangat menyimpang. dan berbagai bentuk perilaku penyimpangan lainnya. adalah suatu hal yang sangat penting mengetahui dan memahami pergaulan-pergaulan dalam Islam. Oleh karenanya. Bagi sebagian orang yang tidak terbiasa dengan tata cara pergaulan dalam islam. Istilah pergaulan atau percampuran atau Ikhtilat adalah membawa konotasi dan makna yang tidak sesuai dengan Islam. perkosaan.html) Istilah pergaulan atau dalam bahasa Arabnya 'ikhtilat' yang membawa maksud pergaulan atau percampuran antara wanita dan lelaki adalah terminologi yang baru diperkenalkan dalam Islam. mereka akan merasa canggung atau barangkali malah merasa tertekan karena pergaulan dalam Islam itu terlihat begitu kaku dan tidak seperti pergaulan yang umum ditemui di masyarakat. Istilah yang tepat ialah Liqa' (pertemuan) atau musyarakah (penyertaan) di antara lelaki dan wanita.

juga kepercayaan dan keyakinan yang berbeda namun merupakan bagian dari masyarakat bangsa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa selain mengemban misi ibadah (QS Adz-Dzariyat: 56) dan misi memakmurkan bumi ( isti’marul ardh. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. QS Hud: 61). Namun setelah masuknya budaya asing ke dalam pergaulan masyarakat muslim yang dibentuk oleh kecenderungan material semata-mata dan falsafah hidup yang lahir dari bumi dan hawa nafsu. Pada dasarnya mereka pun sama dengan kita (makhluk ciptaan Allah) hanya saja berbeda keyakinan. Tak selayaknya kita membedakan orang yang berbeda agama.Sebenarnya dalam Islam tidak ada istilah "pergaulan bebas".2.html) PENDAPAT Agama Islam menganjurkan kepada kita untuk bergaul dengan orang-orang yang berbeda agama dengan agama kita. Sebagai makhluk sosial. dan melakukan kerjasama antarsuku dan atau antarbangsa. bebas dari tuntunan wahyu. maka Islam menamakannya sebagai pergaulan bebas.blogspot. perniagaan dan kemasyarakatan.html) 2. menciptakan manusia dalam ragam suku dan bangsa. Etika Pergaulan Dalam Islam “Hai manusia.com/2012/12/etika-pergaulan-dalam-islam.com/2009/07/apakah-yang-diertikan-pergaulanmenurut. tujuan penciptaan manusia adalah untuk mengemban misi sosial (lita’aarafu bainal insaan). sebab secara fitrah manusia memiliki keharusan untuk bergaul dalam interaksi sosial yang merupakan sunah sosial dan kehidupan itu sendiri. moral dan fitrah. (http://syamsuhilal. (pusingbandar. 3 . kita harus tetap bergaul dengan mereka sebagai sesama makhluk Allah dan sebagai anggota masyarakat. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sengaja Allah Swt. membangun silaturahim (persahabatan dan persaudaraan).blogspot. banyak beraneka sifat perilaku dan keinginan. tentu saja manusia tak ada dapat hidup tanpa berinteraksi dengan manusia lainnya. agar satu sama lain melakukan interaksi sosial. Kita membutuhkan mereka dalam hal pekerjaan.” (Surah Al Hujurat <49>:13).

” (HR Ahmad. mata disini yang dimaksud adalah untung memandang hal-hal yang baik-baik saja. kamu hanya boleh pada pandangan pertama adapun pandangan yang berikutnya tidak boleh. Abu Dawud dan At Turmudzi). Pada dasarnya pakaian muslim tidak menghalangi si pemakai melakukan kegiatan sehari-hari dalam masyarakat. semua kembali pada niat si pemakai dalam melaksanakan ajaran Allah. Demikian itu adalah sebagian dari tanda. Etika Dalam Berpakaian Dan Memandang “Hai anak Adaam sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Berpakaian bagi kaum perempuan mukmin telah digariskan oleh Al Qur’an adalah menutup seluruh auratnya. Al A’raf: 26). sedangkan bagus berarti memadai (serasi) sebagai perhiasan penutup tubuh yang sesuai kemampuan si pemakai.” (QS.tanda kekuasaan Allah. janganlah kau ikuti pandangan yang pertama dengan pandangan kedua.” 4 . Untuk keperluan ibadah sholat di masjid kita dianjurkan pakai pakaian yang baik dan suci bersih (terhindar najis). mata adalah anugerah Allah yang paling penting yaitu untuk melihat. Selain berpakaian kita juga memandang. PENDAPAT Fungsi pakaian adalah sebagai penutup aurat sekaligus perhiasan agama Islam memerintahkan agar setiap orang memakai pakaian yang baik dan bagus.1. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. baik berarti sesuai dengan fungsinya yaitu menutupi aurat. “Hai Ali. karena Rasulullah mengatakan “Janganlah kalian kaumku sekaian semua memandangi sesuatu yang tidak baik (buruk) dengan matamu sekalian umatku. mudah-mudahan mereka selalu ingat.

Mulut dapat kita gunakan sebagai nasehat akan kebenaran hindarilah cara bicara yang bisa menimbulkan perselisihan karena perselisihan itu kehendak setan yang ditujukan untuk mengadu domba.com/post/detail/2543/etika-pergaulan-dalammasyarakat. Al Asr: 3). menghambur-hamburkan uang dan banyak bertanya. Tiga kunci utama untuk mewujudkannya ialah ta’aruf. agama. 2.menasehati supaya menepati kesabaran. Tafahum. dengan bicara kita dapat menyampaikan sesuatu. Dengan ta’aruf kita dapat membezakan sifat. Memahami.2. Berbicara bisa mendatangkan banyak orang (teman) dan bisa pula mendatangkan musuh. dan semua ciri khas yang ada pada diri seseorang. Anggaplah itu merupakan perkara yang perlu. “Sesungguhnya Allah membenci kami karena tiga perkara: adalah berkata begini dan berkata begitu. Ta’aruf atau saling mengenal menjadi suatu yang wajib ketika kita akan melangkah keluar untuk berinteraksi dengan orang lain. dan takaful. sebaliknya kita juga dapat mengetahui keinginan orang lain. Setelah kita mengenal seseorang pastikan kita tahu juga semua yang mereka sukai dan yang mereka benci. sehingga kita dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap yang wajar dan adil. fitnah. karakter. (http://afand. 1. Dengan memahami kita dapat 5 . kesukuan. Inilah bagian penting dalam pergaulan. Inilah tiga kunci utama yang harus kita lakukan dalam pergaulan.abatasa. merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. Etika Dalam Berbicara Kepada Masyarakat “Dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat. Ta’aruf. kegemaran.” (HR Jama’ah dari Al Mugirah). Agama Islam mengajarkan agar kita berbicara sopan supaya tidak berakibat merugikan diri sendiri ataupun orang lain.html) Janganlah perbedaan menjadi penghalang kita untuk bergaul atau berinteraksi dengan sekitar kita. tafahum. PENDAPAT Alat komunikasi paling utama dalam pergaulan adalah berbicara. maka dari itu kita harus pandai-pandai menjaga cara berbicara kita dengan baik. isu dan gosip.” (QS.

Islam juga melarang agar tidak bergaul dengan orang-orang yang buruk akhlaknya. ” Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepadaKu” (Luqman :15). 3. (http://pusingbandar.com/2009/07/apakah-yang-diertikanpergaulan-menurut. seraya berkata. karena itu hendaknya seseorang di antara kalian melihat dengan siapa dia bergaul.3. Takaful.html) 2. Setelah mengenal dan memahami. “Seseorang itu menurut agama temannya. Kecelakaan besarlah bagiku.blogspot. sesungguhnya yang akan mewujudkan rasa cinta pada diri seseorang kepada kita.”( HR. Rasullullah S. bejat moralnya & zalim. bertakwalah kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. rasanya ada yang kurang jika belum wujud sikap takaful (saling menolong) di dalam diri kita. Pergaulan dalam Islam Perhatian Islam terhadap pergaulan sangat besar sekali.” (Al Furqan : 27-29).W telah mengatakan bahawa bukan termasuk dalam umatnya orang yang tidak peduli dengan urusan umat Islam yang lain. karena banyak sekali pergaulan yang hanya sesaat saja. sehingga Islam memerintahkan umatnya agar bergaul dengan orang-orang yang benar. ”Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit kedua tangannya. Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.“Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersamasama Rasul. karena adanya urgensi yang besar dan dampak sensitif. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Qur’an ketika Al Qur’an telah datang kepadaku”. Rasulullah bersabda.menilai dan memilih siapa yang harus menjadi teman bergaul kita dan siapa yang harus kita jauhi. kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab (ku). Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. 6 . Bahkan Islam sangat menganjurkan kepada umatnya untuk saling menolong dalam kebaikan dan takwa.Taubah :119) Islam menganjurkan agar kita bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Adu Dawud dan Tirmidzi dari abu Hurairah).A. Kerana itulah. ” (At. tetapi bisa membuka aib teman bergaul sampai hari Kiamat dan pada akhirnya diiringi sebuah penyesalan yang tiada henti.

7 . Dia tidak berdiam diri kecuali dia adalah duplikasi temannya. (http://www. larangan berdua – dua’an. pergaulan dan hubungannya dengan orang lain. Demikian halnya dalam etika. Dari Ibnu Abbas. Imam Ali RA berkata. yang bertujuan agar terjalinnya keharmonisan dalam kehidupan sosial.com/pergaulan-dalamislam. Mudahkanlah dan janganlah kalian mempersulit. karena bergaul dengan mereka akan menular kepada Anda. karena bergaul dengan orang yang suka berbuat baik bisa diharapkan (kebaikannya).anneahira. Karena pergaulan sosial merupakan salah satu bentuk ibadah yang tidak terpisahkan dari intisari ajaran Islam itu sendiri. baik di lingkungan tempat tinggal maupun di lingkungan kerja. “Seorang muslim yang berinteraksi dengan masyarakat dan ia bersabar atas keburukan masyarakatnya adalah lebih baik daripada seorang muslim yang tidak bergaul dengan masyarakatnya serta tidak sabar atas keburukan mereka. Oleh karenanya.” (HR. Muslim). mendidik anak agar paham adab pergaulan dalm Islam. (http://hanifa93. yang menampakkan perilakunya dalam perbuatanperbuatan nya tanpa disadari. menjaga interaksi antara lelaki dan perempuan. “Ajarilah (orang yang tidak tahu).com/2009/05/20/etikabergaul-dalam-islam/) 2. dari Rasulullah SAW beliau berkata. yang mengulang-ulang perkataannya. Penularan itu disebabkan oleh pengaruh kedekatan dan pengaruh cinta. Jauhilah kerusakan. maka hendaklah ia diam. niscaya kalian bisa mengambil manfaatnya.wordpress. kita perlu berusaha untuk menjadi yang terbaik bagi komunitas kita. “Bergaullah dengan orang yang bertakwa dan berilmu. Kepribadian seorang teman itu akan muncul dalam diri temannya yang lain. Dalam salah satu hadits Rasulullah SAW bersabda.htm). sungguh jangan bergaul dengan orang -orang yang rusak moralnya.Karena itu tidak heran apabila seorang teman itu secara tidak terasa merupakan guru bagi temannya yang lain.4. Dan apabila salah seorang diantara kalian marah. menjaga aurat.” (HR. Ahmad) Terdapat beberapa hikmah penting yang dapat dipetik dari hadits ini bahwa hadits ini secara umum berbicara tentang adab pergaulan dalam masyarakat atau komunitas Islami. Janganlah menjalin hubungan dengan orang yang hina (rendah akhlaknya ) karena itu akan menular kepadamu. Pilihlah temanmu”. Adab Pergaulan Dalam Islam Batasan Pergaulan dalam Islam adalah menutup aurat.

Oleh karenanya. Seperti membantu menyelesaikan pekerjaan orang lain. watak. Artinya seorang muslim yang lebih mengetahui tentang suatu hal. terutama menyangkut permasalahan agama ataupun permasalahan lainnya. berjabat tangan. Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk menaham emosi dengan cara “diam”. karena dalam hidup bermasyarakat sangat mungkin terjadi kesalahpahaman antara seseorang dengan orang lain. dsb. memberikan bantuan kepada orang lain ketika terjadi musibah. Artinya bahwa setiap muslim senantiasa dianjurkan untuk berusaha “memudahkan” orang lain. serta tidak melampiaskan emosi kita pada saat itu.Adab pergaulan dalam Islam yaitu: 1. seperti mengajarkan nilai dan kebaikan kepada orang lain. sehingga dari sini akan muncul sebuah karakter masyarakat & komunitas islami. Diam dalam hadits di atas bukan berarti diam memendam rasa marah dalam hati. Hal ini sekaligus menggambarkan bahwa berta'awun dalam kehidupan sosial tidak harus selalu dalam bentuk pemberian “materi”. mengatur emosi sangatlah penting. 2. namun ta'awun juga dapat diberikan dalam bentuk lain. Hal ini disebabkan karana sifat. dalam pergaulan pada masyarakat Islami adalah senantiasa berusaha untuk memudahkan urusan orang lain. Adab pertama seorang muslim dalam kehidupan sosial adalah mengajarkan sesuatu yang belum diketahui orang lain. seperti memberikan senyuman. Adab Ketiga dalam pergaulan masyarakat Islami adalah perintah untuk mengendalikan emosi. dsb. maka ia memiliki kewajiban untuk mengajarkannya pada orang lain. 3. terutama pada saat-saat orang lain memerlukan bantuan atau ketika mendapatkan kesulitan. Pada waktu bersamaan. Rasulullah SAW bersabda “ajarilah (orang yang tidak tahu)”. Adab Kedua. dsb. orang lain pun juga memiliki kewajiban yang sama. mengajak orang lain pada kebaikan. Namun diam dalam hadits ini lebih dimaksudkan untuk memaafkan saudara kita yang berbuat “kesalahan” terhadap kita. 8 . Sebagai makhluk sosial. menanyakan kabar. latar belakang maupun cara berfikir yang berbedabeda. yang sangat mungkin untuk meledak pada waktu tertentu. Memudahkan orang lain bisa juga diaplikasikan dalam bentuk-bentuk lain.

id/index. Karena manusia diciptakan sebagai makhluk lemah yang sangat bergantung dengan bantuan sesama. Orangtua mendapat tanggung jawab untuk membentuk sifat serta karakter anaknya menjadi keturunan yang shalih dan shalihah. Akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan emosinya ketika marah. Ayat dan Hadist Tentang Pergaulan Pandangan Islam Tentang Teman Pergaulan Yang Baik Seorang hamba.” Pengaruh Orang Dekat Orangtua misalnya. Apakah ia akan menjadi seorang muslim yang baik. ataukah menjadi pengikut agama Yahudi dan Nasrani.5. (HR Bukhari Muslim) (http://www. pasti membutuhkan orang lain sebagai kawan hidupnya. Semenjak pertama kali ia terlahir dan menghirup nafas di dunia. Rasulullah SAW bahkan mengkategorikan orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan emosinya ketika “marah” : Rasulullah SAW bersabda. kebahagiaan seorang hamba di dunia maupun di akhirat sangat erat kaitannya dengan teman dekatnya. Dalam sebuah hadits. atau tidak mengenal agama sama sekali.takafulumum. Sehingga baik buruknya seorang anak sangat erat hubungannya dengan pendidikan yang diberikan orangtuanya. siapapun dia.php/in/renungan-harian/162diantara-adab-pergaulan-dalam-islam) 2. adalah orang yang paling dekat dengan kita.Demikian pentingnya mengendalikan emosi.co. “Orang yang kuat bukanlah orang yang pandai bergulat. Bukankah Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam pernah bersabda: 9 . maka hendaknya kalian memerhatikan siapakah teman dekatnya. karena pada umumnya seorang anak sangat terpengaruh dengan orangtua sebagai orang dekatnya. seluruh proses kehidupan itu mesti dijalaninya bersama orang lain. Yang harus diperhatikan. Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang tergantung agama teman dekatnya. lalu tumbuh berkembang menuju kedewasaan hingga jasadnya terbujur kaku di liang kubur.

dan teman duduknya.). entah sebagai istri. “Hendaknya kalian menilai orang dengan teman dekatnya. atau teman bekerja. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits Abu Hurairah: “Wanita itu (menurut kebiasaan) dinikahi karena empat hal: Bisa jadi karena hartanya. sementara orang jahat akan mengikuti orang yang jahat pula. Al-Ibanah) Abdullah bin Mas’ud berkata. Maka kedua orangtuanyalah yang menjadikan anak tersebut menjadi Yahudi. Pada beberapa ayat dalam Al-Qur’an. atau Majusi. Maka pilihlah olehmu wanita yang memiliki agama. Al-Bukhari no. Telah banyak kejadian nyata di mana seorang suami beroleh hidayah dan kebaikan disebabkan istri yang shalihah. suami. dan hizbiyyah (yang fanatik buta dengan kelompoknya. pesan Rasulullah SAW dalam hadits di atas hendaknya selalu menjadi sebuah pertimbangan ketika hendak memilih seseorang untuk menjadi orang dekatnya. engkau akan celaka. red. 379) Akibat Buruk Dari Salah Memilih Teman Di antara sumber kejahatan adalah dekat dengan pelaku maksiat. “Orang yang dapat berjalan bersama dan berteman adalah orang yang disuka dan yang sejenis. karena keturunannya. Nasrani. 1384 dan Muslim no. Karena bila tidak. Abdullah bin Mas’ud berkata. Al-Bukhari dan Muslim) Bisa dibayangkan betapa indah kehidupan rumah tangga yang diatur dan ditata dengan bantuan seorang istri yang shalihah. bid’ah.” (HR. 499) Abud Darda’ Ibanah.“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan di atas fitrah. tetangga.” (Al- . teman bersama.” (Al-Mu’jam AlKabir. guru. 2658 dari hadits Abu Hurairah ) Contoh lain dalam Islam yang mengharuskan setiap pemeluknya untuk memerhatikan dan berusaha dengan langkah terbaik di dalam memilih orang dekat adalah dalam proses memilih seorang wanita untuk menjadi istri dan pasangan hidupnya. Sulit untuk dibayangkan bagaimana sempit dan menderitanya rumah tangga yang diatur dan dijalankan oleh seorang istri yang jahat. karena kecantikannya.” (HR. “Di antara bentuk kecerdasan seseorang adalah selektif dalam memilih teman berjalan.” (Al-Ibanah. Dengan demikian. dan karena agamanya. Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk berhati-hati 10 berkata. Karena seorang muslim akan mengikuti orang yang muslim.

maka tentunya kita lebih pantas untuk lebih berhati-hati.” (Al-Maidah: 49) Allah Subhanahu wa ta’ala juga berfirman: “Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan agama itu. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.dari para pengikut hawa nafsu. maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman: “Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah. kecuali Allah SWT menghendaki lain. dan hizbiyyah merupakan sebuah ujian yang sangat besar. Kami akan rasakan kepadamu (siksaan) berlipat-ganda di dunia ini dan begitu (pula siksaan) berlipat-ganda sesudah mati. agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami. bid’ah.” (Al-Jatsiyah: 18-19) Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam ayat lain: “Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu. Kalau terjadi demikian. dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun terhadap Kami. benar-benarlah.” (Al-Isra’: 73-75) Dari beberapa ayat di atas dapat disimpulkan bahwa berdekatan dan berkawan dengan pelaku maksiat. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah) maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa mereka. 11 . Dan berhatihatilah kamu terhadap mereka supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Berdekatan dan berkawan dengan mereka hanyalah akan menjadi sebab penyimpangan dan kesesatan. dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. tidak menjadikan mereka sebagai teman dan berusaha untuk menghindar. dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia. dan Allah adalah pelindung orang-orang yang bertakwa. Apabila Allah SWT melarang dan memperingatkan Nabi Muhammad SAW dari orang-orang semacam mereka. Dan kalau Kami tidak memperkuat (hati)mu niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka. Dan sesungguhnya orangorang yang zalim itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sedikitpun dari (siksaan) Allah.

baik dari kalangan manusia atau jin. Penjual minyak wangi dapat memberikan wewangian untukmu. Padahal teman akrabnya tersebut adalah orang yang jahat dan buruk. mengikuti dan membenarkan risalahnya. sedih. “Aduhai kiranya dahulu aku mengambil jalan keimanan bersama Rasul. atau engkau mendapatkan aroma wangi darinya. seperti dzikir kepada Allah Subhanahu SWT. Dan setan itu tidak akan menolong manusia. hendaknya setiap hamba berhati-hati di dalam memilih teman akrabnya. engkau membelinya. dan merugi karena kekufuran. Hadits ini juga menunjukkan perintah untuk bermajelis dengan orang yang dapat mendatangkan kebaikan. Allah SWT berfirman di dalam surat Al-Furqan: “Dan (ingatlah) hari (ketika) orang yang zalim itu menggigit dua tangannya. Ia berandai-andai. kesyirikan. (Syarah Ibnu Baththal) Lalu perhatikanlah akibat buruk saat hari kiamat nanti karena salah dalam memilih teman. serta dosa yang ia lakukan.Dalam hal ini.” Al-Imam Ibnu Baththal menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan larangan bermajelis dengan orang yang mendatangkan gangguan.” (Al-Furqan: 27-29) 12 . Maka. Teman akrab yang selalu menjadikan dosa dan maksiat sebagai sesuatu yang indah dan baik. setiap orang yang zalim akan menggigit dua tangannya penuh sesal. Adapun pandai besi bisa jadi membakar pakaianmu atau engkau mendapatkan aroma yang tidak sedap darinya. Pada hari kiamat. mempelajari ilmu. Teman akrab yang tidak akan mendatangkan kecuali kehinaan dan kebinasaan. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur’an ketika Al-Qur’an telah datang kepadaku. kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan jadi teman akrab(ku). seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan (yang lurus) bersama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku.” Ia menyesali perbuatannya karena telah menjadikan si fulan sebagai teman akrabnya. seperti orang yang berbuat ghibah atau membela kebatilan. dan seluruh perbuatan baik lainnya. kecewa. Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda dalam hadits Abu Musa Al-Asy’ari: “Sesungguhnya teman baik dan teman yang buruk itu diibaratkan dengan penjual minyak wangi dan pandai besi. kemaksiatan.

maka ia dinilai sama seperti mereka dan dijadikan sebagai bagian dari mereka. tidak menjadikan mereka sebagai teman dekat. “Perampok jalanan ada empat: seorang mulhid (atheis/penyeleweng) yang memunculkan keraguanmu terhadap agama Allah SWT. 183) Dari beberapa nasihat ulama di atas.1629) Ibnu Taimiyah berkata.Jangan Bergaul Dengan Ahlul Bid’ah Dan Pelaku Maksiat “Kemudian. atau berkumpul dengan mereka. seorang pelaku maksiat yang mendukungmu berbuat maksiat. Jika setelah itu ia tidak dapat berpisah dengan mereka serta tidak menampakkan pengingkaran terhadap mereka. dia akan menutup kedua telinganya dengan jari. “Tidak akan mungkin seseorang yang mencintai As-Sunnah dapat berteman dengan orang yang senang bid’ah. 3/578) Al-Fudhail bin ‘Iyadh berkata.” (Al-Ibanah. kecuali jika terdapat kenifakan. hal ini selalu disebutkan dan tidak terlewatkan. “Tidak seyogianya bagi siapapun untuk bermajelis. “Dahulu jika Muhammad bin Sirin t mendengarkan satu kata dari seorang pelaku bid’ah. Kemudian beliau berkata. dan merasa dekat dengan ahlul bid’ah. Hal ini disebabkan adanya 13 .” (Al-Ibanah.” (Al-Adab Asy-Syar’iyyah. dan seorang yang lalai sehingga membuatmu lupa untuk berdzikir kepada Allah SWT. hal. “Janganlah engkau meminta saran kepada pelaku bid’ah dalam masalah agama. dapat diambil sebuah keyakinan bahwa Islam melarang untuk bergaul dan berdekatan dengan orang-orang yang buruk serta menuntunkan untuk menghindari mereka sejauh mungkin.” (AtTadzkirah.” (Al-Majmu’. 484) Al-Imam Ahmad bin Hanbal berkata.” (Ar-Radd ‘alal Mubtadi’ah no. 2/133) Ibnul Jauzi berkata. dan janganlah meminta pelaku bid’ah untuk menjadi teman dalam safarmu. Di dalam kitab-kitab i’tiqad (akidah) Ahlus Sunnah. Banyak sekali nasihat ulama dalam hal ini. bercampur. di antara prinsip dasar akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah tidak bermajelis dengan pelaku bid’ah. “Barangsiapa berprasangka baik dengan mereka (ahlul bid’ah) dan mengaku tidak mengetahui keadaan mereka. Di antaranya adalah ucapan Al-Imam Ahmad bin Hanbal t. seorang mubtadi’ (ahli bid’ah) yang menjauhkan dirimu dari Sunnah Rasulullah SAW. 490) Habib bin Abi Az-Zibriqan berkata. ‘Tidak halal bagiku untuk berbicara dengannya hingga ia bangkit dari tempatnya. maka ia harus diberi pengertian tentang keadaan mereka.

511) Hendaknya kita benar-benar teliti dan selektif dalam memilih seseorang sebagai teman apalagi teman dekat. jika ia lupa maka kawannya yang akan mengingatkan. maka kawannya yang akan menyampaikan ilmu.pengaruh besar dari para pelaku bid’ah yang akan merusak akidah dan agama seseorang. tidaklah kami menyaksikan seseorang berteman kecuali dengan yang sejenis dan setipe.” (Al-Ibanah. padahal Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim rahimahumallah meriwayatkan sebuah hadits dari Ibnu Mas’ud z tentang kedatangan salah seorang sahabat untuk menemui Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dan bertanya. “Demi Allah. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman: “Dan bersabarlah kamu bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya. dan jika ia berbuat salah maka kawannya yang akan membimbingnya kepada kebenaran. Oleh karena itu.” Artinya ia akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti bersama orang yang ia cintai. bertemanlah kalian dengan hamba-hamba Allah Subhanahu wa ta’ala yang shalih agar kalian dapat bersama dengan mereka atau semisal dengan mereka. Mudahmudahan kita termasuk orang-orang yang dibangkitkan bersama Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam dan yang mencintai beliau. Jika ia jahil. “Wahai Rasulullah bagaimanakah tanggapan anda tentang seseorang yang mencintai suatu kaum dan belum pernah bertemu dengan mereka?” Maka Rasulullah SAW menjawab. Memilih Kawan Yang Jujur Setiap muslim wajib untuk bergaul dan berkawan dengan orang baik. meskipun mereka adalah orang-orang fakir.” Qatadah bin Di’amah As-Sadusi berkata. Allah SWT berfirman: 14 .” (Al Kahfi: 28) As-Sa’di t berkata dalam tafsir ayat ini. Karena bergaul dengan mereka akan mendatangkan manfaat yang tiada terbilang. “Setiap orang akan bersama dengan orang yang ia cintai. Karena kedekatan kepada seseorang akan menumbuhkan cinta. “Di dalam ayat ini terkandung perintah untuk berteman dengan orang-orang baik serta menundukkan jiwa agar dapat berteman dan bergaul dengan mereka. dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini.

com/2011/09/28/pandangan-islam-tentangteman-pergaulan-yang-baik/) 15 . serta bertemu dan berpisah demi meraih ridha Allah SWT semata. memberi dan tidak memberi hanya karena Allah SWT. jika seorang muslim melihat kekurangan saudaranya hendaknya ia mengingat kelebihan yang dimilikinya.wordpress. yaitu: Nabi. sementara orang munafik selalu mencari kesalahan temannya. Sebuah kaidah penting yang mesti diperhatikan di dalam bergaul dengan sesama Ahlus Sunnah adalah menyadari dan selalu mengingat bahwa setiap manusia tidak mungkin terlepas dari kesalahan dan kekurangan. Karena itu. “Seorang mukmin selalu mencari udzur untuk saudaranya. Al-Imam Ibnu Mazin berkata. Allah SWT akan menjauhkan dirinya dari orang-orang jahat dari kalangan ahlul bid’ah dan pelaku maksiat lainnya.” Al-Imam Hamdun Al-Qassar berkata. Apabila tetap tidak dapat. seorang muslim harus memanfaatkan nikmat ini dengan sebaik-baiknya dengan memerhatikan adab-adab di dalam berteman. Kemudian yang harus diingat juga adalah setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah.” (Adabul ‘Isyrah. dan orang-orang shalih. maka dirimulah yang lebih patut untuk dicela. “Berusahalah untuk selalu melupakan kesalahan yang diperbuat saudaramu. 13) Al-Imam Ibnul A’rabi berkata. 14) Maka hendaknya sesama Ahlus Sunnah dapat mewujudkan ayat dan haditshadits Rasulullah SAW yang menggambarkan kekuatan dan kebersamaan di antara mereka. para shiddiiqiin. (http://kebunhidayah. seperti satu tubuh yang satu sama lain saling merasakan. orang-orang yang mati syahid. Maka dari itu. Demikian pula sikap seorang muslim di dalam berteman. “Jika saudaramu terjatuh dalam sebuah kesalahan maka berikanlah untuknya 90 udzur.“Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul(Nya).” (Adabul ‘Isyrah. pasti rasa cinta di antara kalian akan terjaga. Sebagaimana sebuah bangunan yang saling menguatkan dan saling mengokohkan. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (An-Nisa’: 69) Menjaga Persahabatan Dengan Cinta Jika Allah SWT menghendaki kebaikan dari seorang hamba maka Allah SWT akan memberikan taufiq kepadanya untuk bergaul dengan orang-orang baik yang mencintai As-Sunnah dan agama Islam. Benci dan cinta yang dibangun di atas pondasi iman dan As-Sunnah.

Dengan begitu akan terhindarlah hal-hal yang tidak diharapkan. Tentu saja ini harus kita awali dari diri kita masing-masing. Tapi nampaknya rambu-rambu pergaulan ini belum sepenuhnya dipahami oleh sebagian orang. Amin.1 Dari uraian di atas jelaslah bagi kita bahwa pria dan wanita memang harus menjaga batasan dalam pergaulan.BAB III KESIMPULAN 3. Semoga Allah senantiasa membimbing kita dan menjauhkannya dari perbuatan tercela dan perbuatan yang tidak terpuji. 16 . Karena itu menjadi tanggung jawab kita menasehati mereka dengan baik.

20 Maret 2013 sistem pergaulan dalam islam. ________Rabu. 20 Maret 2013 http://www. 20 Maret 2013 http://syamsuhilal.com/2012/12/etika-pergaulan-dalam-islam.com/2012/11/makalah-agama-pergaulan-dalam-pandangan. 20 Maret 2013 diakses http://hanifa93.tripod.com/Mypage/bergaul. 20 Maret 2013 http://rijalseventh.co.my.com/2009/07/apakah-yang-diertikan-pergaulan-menurut. 20 ________Maret 2013 http://islam.com/pergaulan-dalam-islam.wordpress.htm. diakses pada Rabu. 20 Maret 2013 http://kebunhidayah. diakses pada Rabu. diakses pada Rabu.htm. ________diakses pada Rabu. 20 Maret 2013 http://www.html. ________pada Rabu.com/post/detail/2543/etika-pergaulan-dalam-masyarakat.anneahira.wordpress.com/2009/05/20/etika-bergaul-dalam-islam/. diakses pada Rabu. ________diakses pada Rabu.html.DAFTAR PUSTAKA http://afand.blogspot.com/2011/09/28/pandangan-islam-tentang-teman-pergaulan________yang-baik/ diakses pada Rabu.html. 20 Maret 2013 http://pusingbandar.abatasa.takafulumum.blogspot.php/in/renungan-harian/162-diantara-adab-pergaulan________dalam-islam.id/index.html.pdf diakses pada 17 .blogspot.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful