Pengertian dan Penjelasan Sesak Nafas beserta Penyebabnya


   

Follow any responses to this article Subscribe to entry RSS 2.0 Subscribe to entry RSS 0.92 Subscribe to responses RSS

Posted by Smart Click on 14 May 2011

(Pengertian dan Penjelasan Sesak Nafas beserta Penyebabnya) – Sesak napas merupakan keluhan subyektif (keluhan yang dirasakan oleh pasien) berupa rasa tidak nyaman, nyeri atau sensasi berat, selama proses pernapasan. Pada sesak napas, frekuensi pernapasan meningkat di atas 24 kali per menit. Sesak napas merupakan gejala dari suatu penyakit serius yang tidak boleh diremehkan karena dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu harus dicari penyebab awal dan segera diatasi. Sesak napas dapat digolongkan menjadi 2 kelompok besar berdasarkan penyebabnya, yaitu organik (adanya kelainan pada organ tubuh) dan non organik (berupa gangguan psikis yang tidak disertai kelainan fisik). Sesak napas organik tidak hanya disebabkan oleh kelainan organ pernapasan, tetapi penyakit pada organ seperti jantung dan ginjal pun dapat menyebabkan terjadinya keluhan sesak napas. Selain karena kelainan organ, penyakit karena gangguan metabolisme pada kelainan ginjal, jantung, paru, dan kelainan metabolisme lainnya seperti diabetes, dapat pula menimbulkan sesak napas.

Penyakit ini disebabkan oleh proses peradangan paru dan ditandai dengan gangguan aliran udara dalam saluran pernapasan yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali kekeadaan semula). biasa disebut mengi (wheezing). nyeri dada.5 kg dan orang yang sering terpapar asap rokok. pasien diberi obat pelega seperti ipratropium. Sesak napas pada asma muncul saat saluran pernapasan (bronkus) mengalami peradangan dan menyempit. Asma tidak dapat disembuhkan tapi dapat dicegah dengan menghindari hal-hal yang dapat memicunya jadi harus diketahui pasti zat yang dapat merangsang serangan asma. batuk. Gejala lain yang menyertai adalah batuk lama (kronik) yang berdahak. Selain itu pasien juga akan mengalami demam. Pada saat serangan. Penyakit infeksi paru seperti pneumonia. dan analisa gas darah. pemeriksaan dahak (sputum). Cara menangani penyakit ini adalah segera berhenti merokok pada orang perokok. dan antibiotik untuk mengatasi infeksi. Orang yang mempunyai riwayat asma dalam keluarga memiliki rasiko tinggi untuk menderita penyakit ini. flu babi. antiradang seperti pada golongan steroid. dan badan lemas. TBC. Faktor resiko tonggi untuk menderita penyakit ini adalah perokok. Pada seseorang yang memiliki kekebalan tubuh rendah seperti penderita HIVAIDS. sering terpapar debu dan zat kimia dalam jumlah banyak. mengkonsumsi obat-obatan pelega pernapasan (bronkodilator). Pemeriksaan yang dapat dilakukan yaitu roentgen dada.Sesak napas karena kelainan saluran pernapasan paling sering ditemukan pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). usia di atas 40 tahun. Gejala lainnya adalah batuk dan nyeri dada. beresiko tinggi terkena penyakit infeksi paru. Selain itu pada bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2. zat kimia dan polusi udar pun juga beresiko tinggi terkena asma. dan flu burung sering disertai dengan gejala sesak napas. Gejalanya berupa sesak napas yang disertai bunyi napas tambahan yang tidak normal seperti suara bersiul yang kasar. Bayi dan orang . tes fungsi paru dengan spirometri. Pemeriksaan dilakukan dengan tes fungsi paru dengan spirometri dan peak flow meter.

misalnya naik tangga. Keluhan lainnya yaitu kaki yang membengkak. perokok. Keluhan sesak napas ini muncul saat beraktivitas. akibatnya terjadi penumpukan darah di paru (edema paru) dan menyebabkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah paru. menimbulkan rasa sakit dan nyeri terutama saat bernapas pada pasien penderita GERD. Peningkatan asam lambung yang kemudian naik dan masuk ke esophagus (kerongkongan). Maka fungsi paru pun terganggu dan terjadilah sesak napas. Jika penyebabnya bakteri maka akan diberikan antibiotik. Terapi dan obat yang diberikan tergantung dari penyebab infeksi paru tersebut. keluhan tersebut dapat terus berlanjut walau pada saat istirahat. yang akan membaik setelah beristirahat. yaitu ketika pasien tidur terlentang. Hal ini disebabkan karena gangguan fungsi pompa jantung dalam mengisi dan memompa darah dari paru. Obat yang diberikan antara lain obat yang mengurangi beban jantung. Foto roentgen dada dan pemeriksaan laboratorium darah digunakan untuk menegakkan diagnosis. Untuk kepastian diagnosis maka dilakukan pemeriksaan fisik. tergantung penyebab dan kondisi pasien. dapat terjadi keluhan sesak napas. Oleh karena itu pasien harus tidur dengan banyak bantal menyangga kepala bahkan baru lega pada posisi setengah duduk. Pemeriksaan utama yang dilakukan untuk kepastian kuman penyebab yaitu dengan pemeriksaan dahak (sputum). Pada gangguan saluran pencernaan bagian atas yaitu Gastro-Esophageal Reflux Disease (GERD) dan dyspepsia. dan orang yang sering bepergian ke negara dengan angka kejadian kasus flu babi (influenza A/H1N1) yang tinggi. Jika tidak segera diatasi. diperlukan obat untuk menurunkan asam . Kelainan jantung yang disertai keluhan sesak napas biasanya terjadi pada gagal jantung.berusia 65 tahun. Untuk mengatasi sesak napas pada GERD. dan ekokardiografi. EKG. misalnya golongan diuretik. Lama pengobatan bervariasi. juga beresiko tinggi mengalami infeksi paru. dan bila disebabkan oleh virus maka akan diberikan antivirus. Sesak napas pada dyspepsia timbul karena perut yang terisi penuh oleh gas dan angin menyebabkan rasa kembung dan begah sehingga diafragma (otot pemisah antara rongga dada dan perut) terdesak ke arah rongga dada.

sesak napas terjadi karena komplikasi asidosis diabetes. Jika pemberian obat maag tidak mengurangi keluhan maka pasien harus segera dibawa ke dokter untuk mendapat pemeriksaan lanjutan karena dikuatirkan terjadi tukak lambung yang dapat menimbulkan perdarahan saluran cerna. memperbaiki kadar gulanya dan mengurangi kadar asam basa darah. melonggarkan segala hal yang menyulitkan pernapasan. sesak napas terjadi karena adanya gangguan keseimbangan asam-basa yang menyebabkan darah menjadi lebih asam (asidosis). oleh karena itu pasien harus segera dibawa ke dokter. Pertolongan pertama yang dapat dilakukan sebelum mendapat bantuan dokter yaitu dengan membebaskan jalan napas pasien bila ada gangguan. Pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan cairan yang cukup. Penderita sesak napas pada GERD harus segera dibawa ke dokter karena bila tidak segera diatasi dapat menimbulkan penyakit kanker. Darah menjadi asam sehingga tubuh mengkompensasi dengan cara napas yang dalam dan cepat untuk mengeluarkan asam di dalam darah. Kadang pasien diharuskan pula untuk melakukan cuci darah. Semua sesak napas akibat gangguan metabolisme dapat menyebabkan kematian. Untuk dyspepsia diperlukan obat prokinetik (obat untuk memperlancar gerakan saluran cerna) agar gas yang ada tidak terlalu banyak dan proses pembukaan diafragma berkurang.lambung. Penggunaan obat-obatan diperlukan dan dilanjutkan dengan mengurangi cairannya. Pada diabetes. menjaga posisi tubuh pasien agar tidak menutup jalan napas. Pada kelainan ginjal. Pernapasan seperti ini disebut pernapasan kussmaul. Jangan memberikan makanan dan minuman pada pasien jika sedang terjadi sesak napas. Read more: Pengertian dan Penjelasan Sesak Nafas beserta Penyebabnya | Smart Click .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful