Pengertian TIK

1. Pengertian Teknologi Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani, technologia, techneyang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. Dalam pengertian yang sempit, teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia, seperti mesin, perkakas, atau perangkat keras. Dalam pengertian yang lebih luas, teknologi dapat meliputi pengertian sistem, organisasi, juga teknik. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman, pengertian teknologi menjadi semakin meluas, sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian, dan bagaimana ia dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya.3 Jadi teknologi adalah semacam perpanjangan tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. Dengan demikian, secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia,Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material danproses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai sebelum sains dan teknik.,Katateknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Akan tetapi,penemuan yang sangat lama seperti roda da pat disebut teknologi. 2. Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagiandari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi(Kementerian Negara Riset dan Teknologi, 2006: 6) Teknologi informasi juga adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis,dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. 3. Pengertian TIK dalam bidang pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara, merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal balik yang seketika. Siaran bersifat searah, dari narasumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis,

Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). Pemanfaatan teknologi videoconference yang dijalankan berdasar teknologi Internet. komunikasi. yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi. Globalisasi bukan semata fenomena ekonomi. Istilah yang paling populer untuk menjelaskan situasi ini adalah “globalisasi”. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan Di gerbang milenium ketiga. Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. sosial. revolusi teknologi informasi telah merambah ke segenap pelosok bumi. sehingga dari situlah muncul diktum: knowledge is power (pengetahuan adalah kekuasaan). simcard yang dimodali oleh perusahaan Malaysia. dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan. kebebasan. memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi puncak seperti itu.1 . eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK. mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan. Meminjam cara penggambaran yang dibuat oleh Jean-Francois Lyotard. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Seiring dengan itu. Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang. globalisasi dapat digambarkan demikian: seorang pemuda kampung di pedalaman Madura sedang mengobrol dengan saudaranya yang bekerja di sebuah hotel Amerika di Arab Saudi dengan menggunakan telepon genggam produk Finlandia. dengan jasa piranti lunak buatan Australia. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Dalam paham Bacon. Berbagai perangkat teknologi yang ditemukan telah menghadirkan definisi baru tentang ruang dan waktu. peradaban manusia telah maju begitu rupa. dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Banyak pencapaian yang telah diraih. suara. dan sedang dipertimbangkan apa akan dikirim dengan jasa pengiriman perusahaan Belanda atau lewat tetangganya yang akan pulang ke kampung halaman. Dan filsafat pun kemudian diberi basis praktis untuk kehidupan sehari-hari. politik. Jauh sebelum penghujung milenium kedua tiba. dan termasuk relasi antar-individu. hak atas informasi. Dari sini. Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains. Secara sederhana. berbagai proses sosial yang berwujud transformasi terjadi di mana-mana.gambar. tetapi juga menyangkut transformasi ruang dan waktu. Dia sedang memesan jam tangan Swiss. 4. filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes(kausalitas). sehingga dunia menjelma sebagai sepetak kampung. pola perilaku sehari-hari. globalisasi dapat dipahami sebagai sebuah proses sosial yang meruntuhkan batas-batas. arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi).

menjadi dunia yang lari tunggang langgang (runaway world). atau perangkat keras. mesin.Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Pengertian Teknologi Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani. techneyang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. dunia diharapkan dapat lebih stabil dan tertata. dunia saat ini tampaknya menjadi tak terkontrol. Maksudnya. manusia dewasa ini terjebak dalam situasi keserbatakpastian. Dengan pencapaian sains dan teknologi.3 Jadi teknologi adalah semacam perpanjangan tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. Risiko yang lahir dari pola-pola relasi itu tak syak lagi akan menjadi ancaman bagi keberadaan hidup manusia itu sendiri. yang merupakan konsekuensi logis yang inheren dari sistem relasi yang diciptakan manusia sendiri (manufactured uncertainties). dunia yang hadir saat ini tak seperti yang diperkirakan oleh para pemikir itu. ternyata melahirkan efek-efek destruktif seperti pemanasan bumi. untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”. teknologi dapat meliputi pengertian sistem. seperti mesin. teknologi mulai . material danproses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. technologia. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat. teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia. Proses globalisasi membentuk corak masyarakat yang penuh risiko. Sebagai aktivitas manusia. di sisi lain. perkakas. Capaian-capaian ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memang telah sanggup mengantarkan manusia pada status ontologis keserbapastian (ontological security). secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia. dan semacamnya. Dalam pengertian yang lebih luas.Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran. Pengertian TIK 1. perusakan lapisan ozon. dalam bahasa Giddens. juga teknik. Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar. Akan tetapi. pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif. Akan tetapi. dan bagaimana ia dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya. kenyataannya. polusi. Dalam pengertian yang sempit. organisasi. Relasi manusia dengan alam dan lingkungan. seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman.2 Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. Namun. Bukannya menjadi lebih terkendali. pengertian teknologi menjadi semakin meluas. sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian. atau. Dengan demikian. berkat iptek pula. dengan dukungan teknologi industri yang eksploitatif.

peradaban manusia telah maju begitu rupa. Jauh sebelum penghujung milenium kedua tiba.dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. suara. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). Berbagai perangkat teknologi yang ditemukan telah menghadirkan definisi baru tentang ruang dan waktu. memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. hak atas informasi. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. 3. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal balik yang seketika. pengolahan. akurat. penyebaran.sebelum sains dan teknik. dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan. memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. menyusun. revolusi teknologi informasi telah merambah ke segenap pelosok bumi.. 4. merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat. gambar. 2. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan Di gerbang milenium ketiga. dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi. dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. pengumpulan (akuisisi). grafis. menyimpan.Katateknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. penyimpanan. Pengertian TIK dalam bidang pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagiandari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan. Siaran bersifat searah. mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan. berbagai proses . yaitu informasi yang relevan. mendapatkan. Selain aplikasi puncak seperti itu. 2006: 6) Teknologi informasi juga adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses. Pemanfaatan teknologi videoconference yang dijalankan berdasar teknologi Internet. kebebasan. dan penyajian informasi(Kementerian Negara Riset dan Teknologi. dari narasumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar. Banyak pencapaian yang telah diraih. bisnis. Seiring dengan itu.penemuan yang sangat lama seperti roda da pat disebut teknologi. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Akan tetapi.

dunia saat ini tampaknya menjadi tak terkontrol. Maksudnya. Capaian-capaian ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memang telah sanggup mengantarkan manusia pada status ontologis keserbapastian (ontological security). Istilah yang paling populer untuk menjelaskan situasi ini adalah “globalisasi”. Namun. Bukannya menjadi lebih terkendali. menjadi dunia yang lari tunggang langgang (runaway world). globalisasi dapat dipahami sebagai sebuah proses sosial yang meruntuhkan batas-batas. sehingga dunia menjelma sebagai sepetak kampung. Dalam paham Bacon. untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi. tetapi juga menyangkut transformasi ruang dan waktu. pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas . simcard yang dimodali oleh perusahaan Malaysia. berkat iptek pula. globalisasi dapat digambarkan demikian: seorang pemuda kampung di pedalaman Madura sedang mengobrol dengan saudaranya yang bekerja di sebuah hotel Amerika di Arab Saudi dengan menggunakan telepon genggam produk Finlandia. Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar. sosial. ternyata melahirkan efek-efek destruktif seperti pemanasan bumi. komunikasi. Globalisasi bukan semata fenomena ekonomi. Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang. perusakan lapisan ozon. dunia diharapkan dapat lebih stabil dan tertata. arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi). Secara sederhana. filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes(kausalitas). eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains. Akan tetapi. politik. Meminjam cara penggambaran yang dibuat oleh Jean-Francois Lyotard. polusi. dan termasuk relasi antar-individu. Dari sini. Dengan pencapaian sains dan teknologi. dunia yang hadir saat ini tak seperti yang diperkirakan oleh para pemikir itu. dengan jasa piranti lunak buatan Australia. Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. pola perilaku sehari-hari. dan sedang dipertimbangkan apa akan dikirim dengan jasa pengiriman perusahaan Belanda atau lewat tetangganya yang akan pulang ke kampung halaman. yang merupakan konsekuensi logis yang inheren dari sistem relasi yang diciptakan manusia sendiri (manufactured uncertainties). Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains. Proses globalisasi membentuk corak masyarakat yang penuh risiko.sosial yang berwujud transformasi terjadi di mana-mana. Dia sedang memesan jam tangan Swiss. yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. Relasi manusia dengan alam dan lingkungan. atau. sehingga dari situlah muncul diktum: knowledge is power (pengetahuan adalah kekuasaan). dan semacamnya. di sisi lain. Risiko yang lahir dari pola-pola relasi itu tak syak lagi akan menjadi ancaman bagi keberadaan hidup manusia itu sendiri. Dan filsafat pun kemudian diberi basis praktis untuk kehidupan sehari-hari. manusia dewasa ini terjebak dalam situasi keserbatakpastian. dengan dukungan teknologi industri yang eksploitatif. dalam bahasa Giddens.2 Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. kenyataannya.1 Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran.

.kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif.

Introduksi komputer . penyimpanan. Akan tetapi. teknologi mulai sebelum sains dan teknik. dan bagaimana ia dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya. seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman. pengumpulan (akuisisi). 2. Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagiandari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan. technologia. dari narasumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar. menyusun. seperti mesin. teknologi dapat meliputi pengertian sistem. 2006: 6) Teknologi informasi juga adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses.Katateknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. atau perangkat keras. dan penyajian informasi(Kementerian Negara Riset dan Teknologi..Pengertian TIK 1. akurat. yaitu informasi yang relevan. juga teknik. sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat. Pengertian Teknologi Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani. penyebaran. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal balik yang seketika. Dengan demikian.dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. perkakas. Siaran bersifat searah. Pengertian TIK dalam bidang pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. pengolahan. techneyang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat. mendapatkan. 3. Dalam pengertian yang lebih luas. menyimpan. dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi. organisasi.Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. pengertian teknologi menjadi semakin meluas. secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia. Sebagai aktivitas manusia. mesin. teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia.3 Jadi teknologi adalah semacam perpanjangan tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. Dalam pengertian yang sempit. material danproses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya.penemuan yang sangat lama seperti roda da pat disebut teknologi. bisnis. Akan tetapi.

Pemanfaatan teknologi videoconference yang dijalankan berdasar teknologi Internet. gambar. komunikasi. sehingga dunia menjelma sebagai sepetak kampung. Globalisasi bukan semata fenomena ekonomi. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang. dan sedang dipertimbangkan apa akan dikirim dengan jasa pengiriman perusahaan Belanda atau lewat tetangganya yang akan pulang ke kampung halaman. filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes(kausalitas). Meminjam cara penggambaran yang dibuat oleh Jean-Francois Lyotard. dan termasuk relasi antar-individu. kebebasan. Istilah yang paling populer untuk menjelaskan situasi ini adalah “globalisasi”. arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi). hak atas informasi. memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi. simcard yang dimodali oleh perusahaan Malaysia. Dan filsafat pun kemudian diberi basis praktis . Selain aplikasi puncak seperti itu. 4. yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. berbagai proses sosial yang berwujud transformasi terjadi di mana-mana. suara. pola perilaku sehari-hari. Berbagai perangkat teknologi yang ditemukan telah menghadirkan definisi baru tentang ruang dan waktu. eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains. revolusi teknologi informasi telah merambah ke segenap pelosok bumi. dengan jasa piranti lunak buatan Australia. peradaban manusia telah maju begitu rupa.dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). Banyak pencapaian yang telah diraih. Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains. tetapi juga menyangkut transformasi ruang dan waktu. politik. globalisasi dapat dipahami sebagai sebuah proses sosial yang meruntuhkan batas-batas. sosial. mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan. Dia sedang memesan jam tangan Swiss. Jauh sebelum penghujung milenium kedua tiba. dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan. globalisasi dapat digambarkan demikian: seorang pemuda kampung di pedalaman Madura sedang mengobrol dengan saudaranya yang bekerja di sebuah hotel Amerika di Arab Saudi dengan menggunakan telepon genggam produk Finlandia. grafis. Secara sederhana. Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. Dalam paham Bacon. Seiring dengan itu. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Dari sini. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan Di gerbang milenium ketiga.

ternyata melahirkan efek-efek destruktif seperti pemanasan bumi. dunia yang hadir saat ini tak seperti yang diperkirakan oleh para pemikir itu. yang merupakan konsekuensi logis yang inheren dari sistem relasi yang diciptakan manusia sendiri (manufactured uncertainties). Maksudnya. dengan dukungan teknologi industri yang eksploitatif. . pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif. dunia saat ini tampaknya menjadi tak terkontrol. dunia diharapkan dapat lebih stabil dan tertata. Bukannya menjadi lebih terkendali. Namun. Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar. Capaian-capaian ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memang telah sanggup mengantarkan manusia pada status ontologis keserbapastian (ontological security). Risiko yang lahir dari pola-pola relasi itu tak syak lagi akan menjadi ancaman bagi keberadaan hidup manusia itu sendiri. Relasi manusia dengan alam dan lingkungan.1 Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran. berkat iptek pula.untuk kehidupan sehari-hari. di sisi lain. manusia dewasa ini terjebak dalam situasi keserbatakpastian. untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”. Akan tetapi. kenyataannya. dalam bahasa Giddens. Dengan pencapaian sains dan teknologi. dan semacamnya.2 Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. atau. polusi. menjadi dunia yang lari tunggang langgang (runaway world). sehingga dari situlah muncul diktum: knowledge is power (pengetahuan adalah kekuasaan). Proses globalisasi membentuk corak masyarakat yang penuh risiko. perusakan lapisan ozon.

yaitu informasi yang relevan. dari narasumber belajar atau fasilitator kepada pembelajar. dan bagaimana ia dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya. atau perangkat keras.dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Pengertian Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagiandari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua yang teknologi berhubungan dengan pengambilan.penemuan yang sangat lama seperti roda da pat disebut teknologi. perkakas. Akan tetapi. Dalam pengertian yang sempit. mesin. Sebagai aktivitas manusia. Dengan demikian. memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. teknologi mulai sebelum sains dan teknik. technologia. menyusun.. techneyang berarti ‘keahlian’ dan logia yang berarti ‘pengetahuan’. juga teknik. Dalam pengertian yang lebih luas. organisasi. pengumpulan (akuisisi). sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian. material danproses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. penyebaran. teknologi dapat meliputi pengertian sistem.Katateknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Pengertian Teknologi Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran informasi kesatuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. dan penyajian informasi(Kementerian Negara Riset dan Teknologi.3 Jadi teknologi adalah semacam perpanjangan tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal. penyimpanan. menyimpan.Pengertian TIK 1. merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pendidikan masyarakat. 2006: 6) Teknologi informasi juga adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk memproses. 2. Akan tetapi.Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. bisnis. Siaran bersifat searah. akurat. pengertian teknologi menjadi semakin meluas. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi imbal balik yang seketika. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat. secara sederhana teknologi bertujuan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan manusia. 3. seperti mesin. pengolahan. teknologi mengacu pada objek benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia. dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi. mendapatkan. seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman. Pengertian TIK dalam bidang pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Introduksi komputer .

globalisasi dapat dipahami sebagai sebuah proses sosial yang meruntuhkan batas-batas. Selain aplikasi puncak seperti itu. Jauh sebelum penghujung milenium kedua tiba. tetapi juga menyangkut transformasi ruang dan waktu. Banyak pencapaian yang telah diraih. dengan jasa piranti lunak buatan Australia. grafis. mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan. Pemanfaatan teknologi videoconference yang dijalankan berdasar teknologi Internet. berbagai proses sosial yang berwujud transformasi terjadi di mana-mana. komunikasi. dan movie) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. gambar. Istilah yang paling populer untuk menjelaskan situasi ini adalah “globalisasi”. Dia sedang memesan jam tangan Swiss. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pendidikan Di gerbang milenium ketiga. sehingga dunia menjelma sebagai sepetak kampung. Dari sini. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi. kebebasan. sosial. pola perilaku sehari-hari. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman). beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK. politik. Meminjam cara penggambaran yang dibuat oleh Jean-Francois Lyotard. revolusi teknologi informasi telah merambah ke segenap pelosok bumi. dan sedang dipertimbangkan apa akan dikirim dengan jasa pengiriman perusahaan Belanda atau lewat tetangganya yang akan pulang ke kampung halaman. Seiring dengan itu. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkanterjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. Dalam paham Bacon. Secara sederhana. arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi). globalisasi dapat digambarkan demikian: seorang pemuda kampung di pedalaman Madura sedang mengobrol dengan saudaranya yang bekerja di sebuah hotel Amerika di Arab Saudi dengan menggunakan telepon genggam produk Finlandia. Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan. peradaban manusia telah maju begitu rupa.dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks. 4. Dan filsafat pun kemudian diberi basis praktis . dan termasuk relasi antar-individu. eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains. simcard yang dimodali oleh perusahaan Malaysia. memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. hak atas informasi. pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes(kausalitas). Globalisasi bukan semata fenomena ekonomi. suara. Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains. Berbagai perangkat teknologi yang ditemukan telah menghadirkan definisi baru tentang ruang dan waktu. Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang.

untuk kehidupan sehari-hari. kenyataannya. Proses globalisasi membentuk corak masyarakat yang penuh risiko. di sisi lain. dunia yang hadir saat ini tak seperti yang diperkirakan oleh para pemikir itu. . Akan tetapi. yang merupakan konsekuensi logis yang inheren dari sistem relasi yang diciptakan manusia sendiri (manufactured uncertainties). polusi. dengan dukungan teknologi industri yang eksploitatif.1 Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran. dunia saat ini tampaknya menjadi tak terkontrol. Namun. perusakan lapisan ozon. dalam bahasa Giddens. Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar. Bukannya menjadi lebih terkendali.2 Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. Capaian-capaian ilmu pengetahuan dan teknologi manusia memang telah sanggup mengantarkan manusia pada status ontologis keserbapastian (ontological security). pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif. Maksudnya. atau. untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”. sehingga dari situlah muncul diktum: knowledge is power (pengetahuan adalah kekuasaan). ternyata melahirkan efek-efek destruktif seperti pemanasan bumi. dunia diharapkan dapat lebih stabil dan tertata. Risiko yang lahir dari pola-pola relasi itu tak syak lagi akan menjadi ancaman bagi keberadaan hidup manusia itu sendiri. manusia dewasa ini terjebak dalam situasi keserbatakpastian. menjadi dunia yang lari tunggang langgang (runaway world). dan semacamnya. Dengan pencapaian sains dan teknologi. Relasi manusia dengan alam dan lingkungan. berkat iptek pula.