P. 1
Teori Adam Smith

Teori Adam Smith

|Views: 61|Likes:
Published by Dewi Yunita

More info:

Published by: Dewi Yunita on May 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/14/2013

pdf

text

original

PENGANTAR ILMU EKONOMI MAKRO

Pertumbuhan Ekonomi (Modul 14)

Oleh : Ir. Sahibul Munir, SE, MEc.

3. Modul ini dibagi dalam dua kegiatan belajar. 2. Pengantar Dalam modul ini akan dibahas pengertian perkembangan dan beberapa model-model yang sering dibicarakan dalam pertumbuhan ekonomi. Mengenali arti dan konsep pertumbuhan ekonomi yang benar. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Sahibul Munir SE. khususnya model Harrod-Domar dan model Neoklasik secara agak mendetail. Tujuan Intruksional Umum Dengan mempelajari modul ini anda akan dibantu untuk mengenali pertumbuhan ekonomi di negara-negara yang sekarang merupakan negaranegara maju dan beberapa model yang menggambarkan secara abstrak dan sederhana syarat-syarat yang diperlukan bagi berlangsungnya pertumbuhan ekonoi yang diinginkan. Tujuan Instruksional Khusus Sesudah mempelajari dengan baik isi modul ini diharapkan anda dapat : a.UMB Ir.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . M. b. khususnya di negara-negara yang telah maju. Kegiatan belajar yang membicarakan tentang beberapa model pertumbuhan ekonomi. Mengikuti perkembangan model-model pertumbuhan ekonomi yang sudah terjadi. yaitu : 1) 2) Kegiatan belajar yang membicarakan masalah pengertian dan sejarah perkembangan teori pertumbuhan ekonomi.FAKULTAS EKONOMI PROGRAM KELAS KARYAWAN UNIVERSITAS MERCU BUANA 2007/2008 PERTUMBUHAN EKONOMI 1.

dan perubahan dalam sikap dan perilaku sosial serta kerangka kelembagaan menuju kepada keadaan dan taraf hidup yang secara menyeluruh lebih baik.. 4. Jikalau pertumbuhan ekonomi lebih menekankan pada peningkatan output agregat atau pendapatan riil.. Tetapi dewasa ini kedua istilah tersebut memiliki pengertian sendiri-sendiri yang tidak sama.. maka pembangunan ekonomi mempunyai pengertian yang lebih luas.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO .. Memahami sederhana.. Sahibul Munir SE.UMB Ir. d. M. Pertumbuhan dan Pembangunan Pengertian pertumbuhan ekonomi sering sekali dikacaukan dengan pengertian pembangunan ekonomi. pemerataan dan stabilitas. selama jangka waktu yang cukup panjang sebagai akibat peningkatan penggunaan input (dalam arti peningkatan jumlah dan/atau efisiensi). yaitu pertumbuhan. Menjelaskan beberapa model pertumbuhan dan ekonomi yang relatif perbedaan-perbedaan persamaan-persamaan pertumbuhan ekonomi negara-negara yang sedang berkembang dewasa ini dengan awal pertumbuhan ekonomi negara-negara yang telah maju. khususnya output atau pendapatan riil per kapita. Pembangunan ekonomi disamping mencakup pertumbuhan ekonomi juga mengandung arti terjadinya pertumbuhan dalam struktur output maupun input. Seperti yang telah diucapkan oleh Dudley Seers : “. Dalam konteks pembangunan ekonomi di Indonesia tentunya anda masih ingat bawa pembangunan itu mencakup tiga logi atau tiga aspek. Di masa-masa yang lalu kedua istilah itu memang sering digunakan untuk maksud yang sama. pertanyaan yang layak dikemukakan tetang pembangunan sesuatu negara adalah : Apa yang telah dan sedang terjadi dengan kemiskinan merataan ? apa yang telah dan sedang terjadi dengan pengangguran ? apa yang telah dan sedang terjadi dengan ketida? apabila ketiga soal tersebut telah menunjukkan Pusat Pengembangan Bahan Ajar .c. Karena itu pembangunan ekonomi merupakan proses yang berdimensi banyak dan bersifat menyeluruh. perubahan dalam teknik produksi..

Bagi negara-negara yang telah maju aspek pertumbuhan ekonomi tentu merupakan aspek yang utama karena masalah kemiskinan dan pengangguran bukanlah masalah yang sangat menonjol. Pertumbuhan ekonomi dalam suatu periode tertentu dapat dinyatakan secara matematik sebagai dy/dt (y=output nasional total. Masalah pertumbuhan sudah menarik minat para ahli ekonomi sejak masa Adam Smith sampai dengan banyak para ahli ekonomi dewasa ini yang pada waktuwaktu yang lalu perhatian para ahli-ahli ekonomi itu terutama hanya tertuju pada masalah pertumbuhan ekonomi negara-negara maju. Dalam jangka pendek anda masih ingat bahwa output total akan dipengaruhi hanya oleh input yang bersifat mudah berubah. maka tak pelak lagi maka periode itu merupakan periode pembangunan negara yang bersangkutan. M. t=waktu. jadi bertambahnya output total selama periode tertentu untuk memenuhi keperluan hidup yang juga semakin berkembang. periode tertentu yang digunakan). Dengan demikian jelas bahwa pertumbuhan ekonomi hanya merupakan salah satu aspek saja dari pembangunan ekonomi.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO .UMB Ir. yaitu ilmu ekonomi pembangunan.penurunan dari keadaan sekarang yang tinggi. maka adalah sangat aneh untuk mengatakan hasil itu sebagai hasil pembangunan. Sahibul Munir SE. dewasa ini perhatian sebagian dari mereka telah pula diarahkan pada masalah pertumbuhan ekonomi di negara-negara yang sedang berkembang yang kemudian menjadi cabang ilmu ekonomi tersendiri. Jika satu atau dua dari masalah pokok diatas perkembangannya justru semakin memburuk. Dinyatakan dalam rumus matematik hubungan output dan input membentuk apa yang telah anda kenal sebagai fungsi produksi. Ke dua aspek terakhir itu merupakan akibat yang timbul dari usaha mendorong keberhasilan atau kegagalan pertumbuhan ekonomi. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . apa lagi jika terjadi pada ketiga-tiganya. input variabel. bahkan meksipun pendapatan perkapitanya dapat dilipat-gandakan”. Pada modul-modul Pengantar Ilmu Ekonomi anda telah mengenal faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya output total sesuatu negara/masyarakat.

yaitu : a) Tenaga Kerja peningkatan jumlah tenaga kerja yang pada umumnya berasal dari peningkatan jumlah penduduk.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . Peningkatan batas kapasitas produksi dapat terjadi karena bermacammacam faktor. kesehatan. dan lain sebagainya) maupun mental (pendidikan. Sahibul Munir SE. Artinya bagaimana output total dapat ditingkatkan dalam jangka panjang dengan pengertian bahwa semua input adalah input variabel. Secara sederhana anda telah mengenal batas kapasitas produksi sesuatu negara sebagai suatu frontier kemungkinan produksi (kurva kemungkinan produksi). Kendala yang membatasi hanyalah ketersediaan input itu yang akan mempengaruhi kapasitas produksi negara/masyarakat itu. peningkatan produktivitas tenaga kerja yang disebabkan oleh meningkatnya kualitas tenaga kerja itu. baik fisik (perbaikan gizi.Y= f (TK. yang dianggap atau tidak berubah dalam jangka pendek. b) Modal (termasuk sumberdaya alam maupun tanah) Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Pertumbuhan ekonomi tentu saja menyangkut periode waktu. lingkungan. agama.UMB Ir. Dari ketiga variabel yang mempengaruhi besarnya total output di atas Anda dapat menyimpulkan bahwa peningkatan output total dapat terjadi karena pengaruh perubahan salah satu atau kombinasi perubahan ketiga faktor tersebut. Dalam ekonomi yang tumbuh tentu saja bats kapasitas produksi juga akan berubah. karena itu hanya dapat terjadi dalam jangka panjang. K. M. T) TK = tenaga kerja yang merupakan input variabel K T = barang modal yang merupakan input tetap = teknologi yang digunakan. sikap dan sebagainya).

Kurva kemungkinan produksi jangka panjang Barang Y E C A KPPI 0 B D KPPII F KPPIII Barang Y KPPIII > KPPII > KPPI menggambarkan terjadinya pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. maka output juga akan berubah secara proporsional (dalam arti barang X dan barang Y meningkat Pusat Pengembangan Bahan Ajar . sehingga output total meningkat. Dengan demikian dalam jangka panjang bentuk fungsi produksi juga akan berubah karena semua input merupakan input variabel. penambahan yang berasal dari luar negeri.- penambahan yang berasal dari keputusan produksi dalam negeri yang lebih mengutamakan produksi barang modal daripada barang konsumsi.UMB Ir. M. Jikalau kombinasi input berubah secara proporsional. baik sejajar maupun tidak dengan kurve yang lama. baik bagi barang X maupun bagi barang Y. Apakah KKPI // KPPII // KPPIII atau tidak tergantung bagaimana peningkatan output itu dihasilkan dengan kombinasi input yang tersedia pada waktu itu. Sahibul Munir SE. - c) Teknologi perubahan sistem dan proses produksi dengan menggunakan teknologi yang lebih canggih.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . Dalam bentuk kurve kemungkinan produksi pertumbuhan ekonomi terlihat sebagai penggesaran kurve itu keatas.

padat teknologi. Dari gambaran di atas dapat anda simpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi di samping perlu guna peningkatan output. Pengertian produk-produk atau proses produksi yang pada modal.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . sehingga nisbah modal (K) – tenaga kerja (L). dan sebagainya memang bersifat relatif karena produk atau proses produksi yang dinyatakan sebagai padat modal di suatu tempat/ negara dapat dinyatakan sebagai produk atau proses produksi yang padat karya di tempat/negara lain jikalau imbangan ketersediaan input berlainan. Keadaan seperti ini dapat terjadi misalnya apabila pertumbuhan output total terjadi bersamaan dengan perubahan intensitas penggunaan modal. M. Produksi rokok kretek di Indonesia misalnya. (K/L) cenderung menjadi semakin besar. walaupun produksi meningkat dengan cepat dan kualitaspun bertambah baik. Jikalau pertumbuahan output total diiringi oleh meningkatnya intensitas penggunaan output. sehingga jumlah barang X yang dihasilkan akan berubah dengan proporsi yang lain dengan jumlah barang Y yang dihasilkan. padat karya. misalnya masing-masing meningkat 10%).UMB Ir. Akibatnya sudah dapat diduga. kalau dulu banyak dilakukan dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) kini hampir semuanya diproduksikan dengan mesin-mesin yang mutakhir. barang dan jasa guna memenuhi Pusat Pengembangan Bahan Ajar . walaupun tidak selalu sama dengan perubahan proporsi input. Kecenderungan perubahan dalam teknik berproduksi itu dapat anda simak dibanyak negara-negara yang sedang berkembang. Sahibul Munir SE. Hal-hal seperti itu dapat juga anda saksikan pada banyak produk-produk lain di negara kita. Akibatnya KPP I. tetapi pengangguran dan ketidak merataan pembagian pendapatan menjadi semakin besar pula. dari proses yang hampir seluruhnya bersifat manual kini sebagian besar sudah diganti dengan mesin. Dalam hal ini KKP akan sejajar. KKPII.secara proporsional. maka kondisi itu akan menyebabkan output yang menggunakan relatif banyak modal (capital-intensive) akan bertambah dalam proporsi yang jauh lebih besar daripada output yang menggunakan relatif sedikit modal (labor-intensive). KKPIII tidak akan sejajar satu sama lainnya. Produksi tekstil. maka output juga akan berubah tidak secara proporsional. Jikalau perubahan input menyebabkan perubahan kombinasi input yang tidak proporsional.

polusi udara karena asap pabrik. M. meningkatnya kebisingan.keperluan hidup yang semakin bertambah.UMB Ir. memang harus dilakukan melalui usaha menumbuhkan kegiatan ekonomi mereka. kemiskinan dihilangkan dan kualitas hidup ditingkatkan. baik polusi air karena pembuangan limbah pabrik yang tidak terkontrol. tenggang rasa. usaha untuk maju dan mencapai tujuan akhir pembangunan mereka. Artinya peningkatan output sejauh mungkin harus dilakukan tanpa terjadinya kerusakan lingkungan maupun pengaruh negatif pada segi sosial-budaya masyarakat. Tetapi juga tidak dapat diingkari bahwa usaha penumbuhan ekonomi harus diarahkan agar ada keseimbangan yang dinamis dalam usaha memacu pertumbuhan output. perusakan tanah karena penebangan pohon-pohon yang tidak mengingat lingkungan. Usaha peningkatan output selalu disertai pula peningkatan polusi. pengabdian dan sebagainya merupakan akibat tidak langsung pertumbuhan ekonomi. Bagi negara-negara yang sedang berkembang. Tidak dapat dipungkiri bahwa hanya melalui pertumbuhan ekonomi taraf hidup masyarakat dapat diangkat. perubahan sikap dan kelembagaan sosial seperti terhadap keluarga. Tidak semua ahliahli ekonomi setuju pada usaha menembuhkan kegiatan ekonomi secara terus menerus. Berjangkitnya penyakit-penyakit baru akibat polusi. Seperti Indonesia.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . erosi karena pertambahan. Sahibul Munir SE. perubahan nilai kehidupan yang lebih mementingkan diri sendiri. Harus selalu diusahakan pertumbuhan ekonomi Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Disamping itu urbanisasi. knalpot mobil dan berbagai akibat proses produksi modern. Tetapi tidak dapat diingkari bahwa pertumbuhan ekonomi juga ada ongkosnya. persahabatan yang tulus. penggunaan zat-zat kimia yang tak terkontrol dan kurang diketahui pengaruhnya pada manusia. Semua itu adalah aspek negatif pertumbuhan ekonomi. upacara spiritual. misalnya strategi pembangunan yang dijabarkan sebagai Trilogi Pembangunan juga mengandung aspek pertumbuhan ekonomi. rusaknya penglihatan dan sejenisnya adalah akibat-akibat langsung dari pertumbuhan ekonomi. maupun polusi-polusi lain yang secara sendiri-sendiri mampu bersama-sama menyebabkan turunnya kualitas hidup. Pertumbuhan ekonomi tidak saja akan mengakibatkan rusaknya lingkungan hidup tetapi juga membawa dampak negatif pada kehidupan sosialbudaya masyarakat. juga sangat diperlukan guna meningkatkan taraf hidup maupun kualitas hidup masyarakat. yaitu masyarakat yang adil dan makmur.

khususnya teori Harrod-Domar.Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik a. Teori pertumbuhan ekonomi sudah ada sejak buku Adam Smith muncul pada awal timbulnya disiplin ilmu ekonomi. yaitu teori pertumbuhan Keynesian. dan teori pertumbuhan Neo-Klasik akan dibahas pada kesempatan lain. sehingga sampai saat ini dikenal berbagai teori pertumbuhan ekonomi yang berlain-lainan dengan aspek khususnya masing-masing. yang seperti telah anda baca pada setiap GBHN kita.Adam Smith Teori pembangunan ekonomi adalah gambaran secara umum dan abstrak proses dan strategi pertumbuhan output per kapita dalam jangka panjang. b) bagaimana faktor-faktor itu berinteraksi satu sama lain. Karena itu dalam teori pertumbuhan ekonomi dibicarakan : a) faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi pertumbuhan output per kapita. 5. dan teori-teori pertumbuhan lain Pusat Pengembangan Bahan Ajar . “The Wealth of Nations”. khususnya teori pertumbuhan klasik. Pada modul ini hanya dibicarakan perkembangan teori pertumbuhan ekonomi pada saat awal perkembangannya.UMB Ir.dalam kerangka pembangunan ekonomi yang menyeluruh. bermacam-macam teori pertumbuhan ekonomi muncul untuk kemudian tenggelam atau disempurnakan oleh generasi-generasi ekonomi berikutnya. M. sinkron dan terarah.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . c) peranan sentral satu atau dua faktor yang menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi itu atau strategi mencapai pertumbuhan output per kapita dalam jangka panjang. Sejak saat muncul buku itu. distribusi pendapatan nasional. yaitu pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat. Sahibul Munir SE. jadi pembangunan yang berdimensi luas. Teori pertumbuhan yang lebih rumit dengan masuknya aspek teknologi. Teori pertumbuhan ekonomi sesudah teori klasik.

UMB Ir. yang disebutnya sebagai tangan gaib. Melalui pembagian kerja dan spesialisasi produktivitas para pekerja akan meningkat. M. tetapi tema pokoknya adalah menunjukkan bagaimana kemakmuran suatu bangsa/masyarakat dapat dicapai. Sahibul Munir SE. kecuali dalam bidang-bidang yang dipandangnya sangat esensial saja. teori pertumbuhan dengan menggunakan uang dan sebagainya akan dibicarakan dalam Teori Ekonomi Makro Lanjutan. Teori pertumbuhan Klasik bersumber terutama pada gagasan Adam Smith dan David Ricardo. yaitu ilmu ekonomi. Peningkatan output dimungkinkan oleh tersedianya sumberdaya atau faktor-faktor produksi. yaitu sumber daya alam. sehingga gagasan inilah yang menjadi titik awal pandangan Smith tentang teori pertumbuhan ekonominya. tetapi Smith menekankan bahwa kemakmuran ekonomi hanya dapat dicapai melalui peningkatan output masyarakatnya. Buku monumental Adam Smith yang menandai lahirnya cabang ilmu yang baru. Kepercayaannya pada mekanisme harga. Karena itu dalam pertumbuhan ekonomi adalah pemanfaatan sumberdaya alam seoptimal mungkin dan bersama dengan sumberdaya manusia mencapai kondisi idiil. yaitu kondisi kesempatan kerja Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Smith adalah pendekar kebebasan individu yang bersumber pada doktrin Hukum Alam. Walaupun perdagangan adalah unsur esensial adalah ekonomi. Walaupun buku itu berisi bermacam-macam aspek ilmu ekonomi. Dengan lepasnya campur tangan pemerintah pertukaran barang dan jasa dalam masyarakat akan menghasilkan terjadinya pembagian kerja dan spesialisasi. sumberdaya manusia dan stok modal yang ada. Bagi Smith sumberdaya alam yang tersedia merupakan batas kapasitas produksi maksimal yang dapat dicapai masyarakat itu. Artinya buku itu menitikberatkan pada pembicaraan tentang pertumbuhan ekonomi. untuk mengatur seluruh kegiatan ekonomi mencerminkan keinginannya agar pemerintah lepas tangan dari seluruh kegiatan ekonomi.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO .seperti model dua sektor. terbit pada tahun 1776 dan berjudul “An Iquiry Into the Nature and Causes of the Waelth of Nations”. Pembagian kerja dan spesialisasi berkembang karena adanya perdagangan atau luasnya pasar.

yaitu aras upah yang hanya cukup untuk mempertahankan hidup supaya tidak mati kelaparan. Kelemahan teori Adam Smith terlihat antara lain pada diabaikannya peranan pengusaha yang jelas sangat vital dalam menentukan investasi dan dengan demikian dalam akumulasi modal.penuh. Kelemahan lain terlihat pada asumsinya tentang posisi stationer. Melalui ketersediaan sumberdaya itu masyarakat harus berusaha terusmenerus meningkatkan outputnya demi tercapainya kemakmuran. Tetapi laba ini cenderung akan menurun bersamaan dengan semakin majunya ekonomi masyarakat itu. Untuk mencapai tujuan itu Smith menekankan pentingnya peranan stok modal yang tersedia dan penambahan stok itu secara terus menerus. M. laba merupakan laba maksimum.UMB Ir. demikian pula dengan investasi. Dalam kondisi itu akumulasi modal juga terhenti. upah adalah upah subsistem dan ekonomi menjadi stagnan. sehingga output tidak lagi meningkat. penduduk juga mencapai keadaan stasioner. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya persaingan yang akan mendorong meningkatnya upah dan dengan demikian menurunkan laba. Akhirnya pada aras upah subsistem pertumbuhan ekonomi terhenti dan posisi stasioner tercapai. Bersamaan dengan semakin luasnya pasar peningkatan akumulasi stok modal akan terus menerus mendorong ekonomi tumbuh sampai seluruh sumberdaya yang tersedia sudah dimanfaatkan sepenuhnya. Pertumbuhan ekonomi dilihatnya sebagai gerakan yang mulus baik ke atas Pusat Pengembangan Bahan Ajar . tetapi kelemahan teorinya juga banyak.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . penduduk juga terhenti. Laba akan turun dan sekali turun laba terus menerus turun. Semakin banyak stok modal dimiliki oleh masyarakat semakin baik pembagian kerja dapat dilakukan dan dengan demikian meningkat pula produktivitas para pekerja. Sahibul Munir SE. Mengapa stok modal terus menerus meningkat ? karena para investor mengharapkan diperolehnya laba yang cukup tinggi. Dalam kondisi itu persaingan untuk memperoleh lapangan kerja akan cenderung menyebabkan turunnya upah sampai ke tingkat upah subsistensi. Teori pertumbuhan ekonomi Adam Smith masih sangat sederhana walaupun ia mampun menunjukkan faktor-faktor yang dipandangnya menduduki peranan penting. Pembagian kerja dan spesialisasi hanya mungkin dilakukan apabila akumulasi stok modal terjadi. sehingga output akan meningkat lebih cepat pula.

input lain.maupun ke bawah sampai kondisi stationer tercapai. Sahibul Munir SE. Karena itu gambaran pertumbuhan ekonomi Smith adalah tidak realistik. karena itu analisis pertumbuhan ekonominya harus dicari dari uraiannya mengenai teori distribusi. karena itu sektor pertanian adalah sektor dominan. Ricardo sendiri sebenarnya tidak menekankan pertumbuhan ekonomi pada bukunya itu.David Ricardo Pandangan Ricardo mengenai pertumbuhan ekonomi terlihat pada bukunya “The Principles of Political Economy and Taxation ” yang terbit pada tahun 1917. Walaupun demikian Ricardo mempertajam model Smith dengan asumsi-asumsi yang lebih jelas dan tegas. Dalam gerakan itu tak terdapat gelombang-gelombang yang seperti anda lihat selalu dihadapi oleh setiap ekonomi nasional. pada tanah itu berlaku hukum hasil balik yang semakin menurun (law of dimishing returns). Ia lebih banyak mendiskusikan teori distribusi. 5. semua tanah yang tersedia dan jumlahnya tetap digunakan dalam menghasilkan output (jagung). yaitu modal dan tenaga kerja tersedia sedang teknologi dianggap diketahui dan dari waktu ke waktu terjadi kemajuan. 4. permintaan tenaga kerja tergantung pada akumulasi modal sedang akumulasi modal timbul karena adanya laba. M.UMB Ir. Teori pertumbuhan ekonomi Ricardo lebih merupakan penyempurnaan teori pertumbuhan Smith dari pada teori yang berdiri sendiri. b.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . 2. Asumsi-asumsi model Ricardo adalah sebagai : berikut 1. ada persaingan sempurna. 3. Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

yaitu pemilik tanah. M. Jadi output total didistribusikan kepada tiga kelompok itu masing-masing sebagai sewa tanah. Sisanya baru dibagi pada pemilik modal (laba) dan pekerja (upah). Kondisi ini akan menyebabkan menurunnya akumulasi modal.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . apalagi sewa tanah juga ikut meningkat. Akibatnya laba meningkat dan akumulasi modal naik. upah itu juga ikut naik. Jikalau harga barang-barang yang pada akhirnya membentuk upah subsistem naik. sehingga laba akan menurun. dan harga komoditi mengikuti tingkat kesuburan tanah marginal yang diusahakan itu. dan pekerja. pemilik tanah. laba dan upah. Jadi jika upah meningkat laba akan turun dan vice-versa. Miningkatnya jumlah mendorong penduduk akan mendorong naik permintaan pangan maupun komoditi-komoditi lain yang pada umumnya merupakan produk-produk sektor pertanian. Jadi anda dapat melihat disini bahwa akumulasi modal berasal dari laba. Peningkatan upah diatas aras tertentu (subsistem) yang oleh akan Ricardo disebut sebagai tingkat upah alami (nature wage). sehingga akumulasi modal juga cenderung turun. Meningkatnya upah akan mendorong naiknya jumlah penduduk dan permintaan akan hasil produksi pertanian. sehingga aras upah alami juga turun.UMB Ir. Merekalah yang menerima seluruh hasil tanah yang dioperasikan. Betapa besar yang akan diterima oleh pemilik modal dan para pekerja tergantung pada kondisi pasar. Dengan meningkatnya produktivitas tanah harga produk pertanian turun. jadi sesuai dengan peranan sektor pertanian yang dominan. Jumlah maupun harga produk-produk itu akan meningkat dan keadaan ini akan mendorong turunnya laba. meningkatnya jumlah penduduk. upah ditentukan oleh harga komoditi. Apabila ada perbaikan dalam pengusahaan pertanian produktivitas tanah meningkat. Turunya laba para Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Permintaan tenaga kerja meningkat bersamaandengan meningkatnya upah. Akibatnya tanah-tanah yang kurang suburpun terpaksa ikut ditanami dan tambahan tenaga kerjapun diperlukan lebih banyak karena produktivitas tanah yang rendah. Perbaikan itu terjadi melalui penggunaan teknologi yang lebih maju. laba bergantung pada upah. Dari tiga kelompok itu pemilik tanah berhak memperoleh bagian (sewa) yang pertama dari output total yang dihasilkan. kapasita menabung masyarakat akan turun. Sahibul Munir SE.Dari asumsi itu terlihat bahwa model Ricardo didasarkan pada interaksi tiga kelompok peserta kegiatan ekonomi. Bila laba turun.

Proses meningkatnya sewa dan menurunya laba akan berjalan terus. Ketergantungan manusia pada sumberdaya alam semakin berkurang karena teknologi mampu menciptakan atau merehabilitasi sumber daya alam (reboisasi. Pertumbuhan ekonomi yang bagaimanapun pada akhirnya akan berhenti karena proses bekerjanya mekanisme ekonomi selalu akan mendorong ke arah meningkatnya sewa dan menurunya laba. sehingga tanah yang dioperasikan makin lama akan makin jelak karena yang lebih subur sudah digunakan.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . reklamasi. M. Posisi stasioner adalah posisi yang pada akhirnya pasti akan terjadi walaupun pada saat hidupnya Smith dan Ricardo kondisi ekonomi masih jauh dari mencapai posisi itu. listrik. sewa tanah sangat tinggi. pengunaan sumberdaya alam yang berasal dari Pusat Pengembangan Bahan Ajar . artinya laba disektor pertanian turun. laba murni tidak ada dan dengan demikian terjadilah stagnasi ekonomi.petani juga akan mempengaruhi laba industri-industri yang lain. Tetapi pendapat mereka itu sampai sekarang belum terjadi. Ricardo berpendapat bahwa turunnya tingkat laba dalam suatu ekonomi nasional merupakan suatu kecenderungan yang bersifat alami. Sahibul Munir SE. Artinya posisi stationer yang mereka gambarkan ternyata tidak sesuai dengan realitas. Output tidak lagi dapat bertambah jikalau hasil balik dari tanah marginal terakhir besarnya sama dengan ongkos produksinya. Hal ini terjadi karena ternyata perkembangan teknologi (mesin. menurut Ricardo selalu dimenangkan oleh berlangsungnya hukum hasil balik yang semakin menurun. laba disektor industri pengolahan juga akan turun. tingkat upah merupakan upah natural.UMB Ir. dan komunikasi) mampu mendorong meningkatnya produktivitas jauh dari apa yang dapat mereka bayangkan. artinya laba = nol. Teori pertumbuhan Ricardo walaupun jelas lebih tajam dari teori Smith tetapi kesimpulannya tetap tidak berbeda jauh dari teori Smith. pertumbuhan penduduk tidak terjadi. Tetapi dalam perlombaan antara berlangsungnya hukum itu dan penemuan teknologi baru. Dalam posisi ini akumulasi modal berhenti. elektronika. Berlakunya hukum hasil balik yang semakin menurun sehingga terjadi keadaan stationer dapat dihambat oleh penggunaan teknologi yang lebih maju. Keadaan ini disebut oleh Ricardo sebagai keadaan stasioner.

Masalah perlobaan antara berlangsungnya hukum hasil balik yang semakin menurun dan pertambahan penduduk dengan kemampuan menggunakan teknologi yang lebih maju tetap merupakan masalah yang mendesak.Si PENGANTAR EKONOMI MAKRO . juga dapat terus menerus ditingkatkan.UMB Ir. jadi investasi. Ricardo telah menunjukkan bahwa akumulasi modal melalui pengembangan sektor pertanian adalah penting (bandingkan dengan Repelita kita) sebab pertumbuhan ekonomi hanya dapat terjadi dengan lancar apabila akumulasi modal.laut dan ruang angkasa) sedangkan pertambahan penduduk juga tidak berkembang seperti apa yang digambarkan oleh Malthus. Walaupun demikian teori Ricardo penint diperhatikan oleh negara-negara yang sedang berkembang. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . M. Sahibul Munir SE.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->