Rangkaian sensor gerak

Rangkaian di buat mendeteksi kalo ada orang yang datang atau bisa juga digunakan untuk menghemat lampu ruangan . Sensor gerak yang digunakan DIPIR Motion Detector. DI-PIR Motion Detector adalah modul sensor yang memiliki 1 bit data keluaran, logika “0” dan “1”. Keluaran akan berlogika “0” saat mendeteksi perubahan kondisi penyulutnya (trigger) yang dalam hal ini adalah motion atau pergerakkan manusia.

Cara kerja rangkaian kira2 begini: saat tdk ada orang keluaran sensor bernilai 5 v TR1 tdk aktif , Tegangan emitornya nol sehingga tegangan transistor kedua tdk aktif. saat ada orang, keluaran sensor menjadi 0 volt, trasistor pertama aktif , tegangan emiternya mendekati 5 volt , tegangan tsb mengisi capasitor dan mengaktifkan transitor ke 2 (relay on). tegangan capacitor ini akan bertahan beberapa saat (delay) tergantung nilai capacitor. Lamanya delay bisa diatur dengan merubah2 nilai capacitor.

Berikut gambar rangkaian

Sebagai bahan pertimbangan anda untuk merancang rangkaian yang lebih komplek mungkin sedikit celoteh ini akan bisa memberikan sedikit bantuan bagi anda. Memang benar logika anda jika anda berpikir bahwa air itu adalah sebagai konduktor dan kita hanya memerlukan dua kawat pada posisi terbuka. Air juga memiliki nilai resistansi yang cukup besar. Anda bisa langsung mengkondiskan waktu pengaktifan dan peng-non aktifan pompa air atau anda bisa juga mengkondisikan penutupan dan pembukaan valve (kran air) sebagai control otomatis terhadap bak penampungan air di rumah anda. Jika anda tidak mengetahui hal ini mungkin kelak pada saat rancang bangun rangkaian yang berhubungan dengan air seperti rangkaian level air anda akan sedikit kebingungan. Air bukanlah seperti halnya seutas kawat yang idealnya memiliki nilai resistansi 0 ohm. kalau tida salah kisaran ribuan ohm. kemudian kawat tersebut akan tersambung bila dimasukkan ke dalam genangan air.Skema rangkaian sensor air Pada kesempatan kali ini saya mungkin tidak perlu banyak penjelasan terhadap analisa rangkaian. . contoh anda bisa membuat rangkaian pendeteksi level air guna mengkondisikan level bak penampungan air secara otomatis. Sebenarnya menurut saya kedengarannya tidak cukup tepat apabila kita sebut sebagai sensor air terhadap dua kawat yang terpisah dan akan terhubung oleh air. Tapi supaya kedengarannya kompak dengan rangkaian pendeteksi yang lain maka saya sebut saja sebagai rangkaian sensor air.

cat:: output dapat di ganti dengan buzzer ketika suhu panas ketika suhu dingin Rangkaian Saklar Lampu Dengan Sensor Suara ( Tepuk ) .Rangkaian Suhu rangkaian terdiri dari: Sensor suhu (thermistor atau sejenisnya) potensiometer 10 K Op Amp 741 resistor output: Bi Colour Led Penjelasan Rangkaian sebagai saklar otomatis kita gunakan pembagi tegangan anta thermistor dan potensiometer (untuk mengatur akurasi) dan tegangan yang masuk dari pembagi tegangan tadi masuk ke op amp LM 741 lalu output berupa LED akan berubah warna secara otomatis.

R4 : 1 M Ohm 6. R5 : 10 K Ohm 7. D1 : 1N4148 16. R1 : 10 K Ohm 3.hari. R6 : 2. Cukup menggunakan alat ini kita tinggal memberikan suara/tepukan tangan sudah cukup untuk menghidupkan lampu di rumah. D2 : 1N4148 17. C4 : 10 uF / 25 V 14. Berikut Adalah gambar rangkaiannya : Daftar Komponen : 1. Relay : 12 Volt rangkaian sensor suara . R3 : 1 K Ohm 5. saya akan berbagi rangkaian yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari . D4 : 1N4002 19. Mic Condenser 21. D3 : LED 18. Rangkaian ini sudah saya modifikasi dengan menggunakan komponen elektronika yang mudah di dapatkan di pasaran indonesia. IC LM358 2.2 uF / 25 V 15. R7 : 1 K Ohm 9. Transistor TIP 41 23. Potensio : 200 K 22. Rangkaian ini merupakan penguat Non Inverting yang menggunakan IC Op-Amp LM358. hal ini karena saya sesuaikan dengan cara kerja alat ini. C3 : 100 nF 13. Dengan semakin majunya teknologi dan perkembangan elektronika kita tidak perlu menggunakan saklar konvensional untuk menyalakan dan mematikan lampu.2 uF / 25 V 12. D5 : 1N4002 20. Rangkaian ini saya beri nama Rangkaian Saklar Lampu Dengan Sensor Suara ( Tepuk ). R2 : 39 K Ohm 4. C1 : 100 pF 11.2 K Ohm 8. C5 : 2. C2 : 2.Pada kesempatan ini. R8 : 1 K Ohm 10.

Hal itu tergantung juga pada kondisi yang anda inginkan pada bagian output. Rangkaian di atas memanfaatkan mikrofon sebagai alat pengubah suara menjad igelombang listrik. Tapi karena kolektor tersebut paralele dengan input IC 555 maka bisa saya pastikan tegangan pada kolektor akan berkurang pengaruh . Atau anda menggunakan rangkaian penahan aktif yang lain seperti rangkaian JK flipflop dan flip-flop yang lain. Rangkaian monostable tersebut akan menghasilkan output yang positif jika pada bagian triggernya (pin 2) berubah dari logika 1 ke 0. Tapi ingat bahwa lampu atau rangkaian output lainnya yang anda pasang akan langsung mati pada saat input sensor berubah kembali. dengan kata lain idealnya tegangan pada kolektor akan sebesar tegangan supply. apakah rangkaian output akan diaktifkan selama jangka waktu tertentu atau akan diaktfkan selamanya sampai diadakan reset kembali pada rangkaian sensor tersebut. Anda bisa saja tidak menggunakan rangkaian monostable dan langsung menggantinya dengan lampu atau rangkaian alarm. Kolektor dari transistor Q2 langsung dikopel dengan input pemicu rangkaian monostable. Jika kita amati pada saat rangkaian sensor tanpa sinyal input maka kolektor-emitor transistor Q2 akan seperti saklar terbuka (kondisi cut-off). Gelombang listrik sinus ini kemudian diloloskan melalui kapasitor C3 untuk kemudian diperkuat oleh rangkaian penguat darlington yang terdiri dari transistor Q1 dan Q2. Keduanya saya gunakan rangkaian monostable IC555 sebagai penentu lamanya rangkaian alarm diaktifkan setelah menerima satu kali picu pada bagian input sensor.Rangkaian sensor suara diatas sangat mirip dengan rangkaian sensor sentuh yang saya buat dan tampilkan di blog ini. Gelombang listrik yang dihasilkan oleh mikrofon sangat kecil sekali dan berbentuk bolak balik atau sinus.

Tetapi dengan demikian tegangan kolektor akan memberikan kondisi tinggi pada input monostable (pin 2). Jika rangkaian telah bekerja dengan baik. Ingin download rangkaian sensor suaratinggal di copy aja. C2 (0.. IC 555 2. R2 (100K).Q2 dan Q3 semuanya BC 541 3. efek bass. Kemudian tarik kesimpulan dari analisa tersebut. Pada saat sinyal suara dari input sensor membuat transistor Q2 jenuh maka hubungan antara kolektor dan emitor idealnya bagai seutas kawat. R4 (1K). Resistor : R1 (100K).01 µF) dan C3 (100 µF) 5. keras. R3 (10K). . Jika anda ingin mengkondiskan lebih lama. Dengan begitu rangkaian monostable akan terpicu dan mengaktifkan rangkaian output (pin 3) selama waktu yang ditentukan oleh R1 dan C!. Mikrofon 8.. cobalah anda lakukan analisa pada jenis-jenis suarayang bisa anda ciptakan seperti suara pelan. Relay 9 volt 7. Asal jangan sampai menjerit-jerit cak wong gilo. Rangkaian alarm (sesuai selera) Jika rangkaian yang anda buat tidak sensitif atau terlalu sangat sensiti. Dioda : D1 (IN 4001) 6. DAFTAR KOMPONEN : 1. anda cukup memperbesar nilai dari R1 dan atau C1. Yang penting yang anda harus pahami adalah bagaimana supaya memposisikan tegangan pada kolektor Q2 tidak sampai langsung berlogika rendah dan pada titik kritis sesuai dengan yang anda harapkan.hubungan parallel keduanya.dan lain sebagainya. melengking. Kapasitor : C1 (220 µF). Transistor : Q1. R5 (1K) dan potensio VR1 (100K) 4.. sehingga tegangan pada kolektor akan 0 volt.hehe. cobalah anda bereksperimen dengan menganti nilai R2 dan R5 serta VR1 dan R3 jika dibutuhkan.

sehingga dengan intensitas cahaya yang diperjelas maka LDR . hanya saja pada rangkaian ini pada LDR dipasang lensa konvex guna lebih teliti membedakan intensitas cahaya dari masing-masing warna. maka warna yang dihasilkan oleh ouput sama dengan warna input tersebut. Sebagai penyesuaian karakteristik intensitas cahaya yang dipancarkan oleh setiap jenis warna. Tugas anda adalah mengatur nilai dari ketiga potensiometer tersebut dengan tepat. Cara kerja dari rangkaian sensor warna ini adalah : 1. sebagai contoh jika hanya salah satu sensor yang digunakan. pada ketiga input sensor dipasang variable resistor atau potensiometer secara seri.Rangkaain Sensor Warna Sederhana Rangkaian sensor warna di atas adalah rangkaian merupakan rangkaian sensor yang menggunakan 3 buah LDR (light Dependent Resistor) sebagai komponen sensor. Sebenarnya rangkaian ini sama seperti rangkaian sensor cahaya. Cahaya yang dipantulkan oleh benda yang berwarna akan diterima oleh lensa konvex dan kemudian intensitasnya diperjelas oleh lensa tersebut.

maka respon rangkaian terhadap input cukup lambat. Sebagai catatan : Karena rangkaian sensor warna ini menggunakan jenis komponen sensor yang sederhana seperti LDR. Ketiga jalur input sensor masing-masing akan memberikan logika 1 pada saat adanya benda yang berwarna dihadapkan pada masing-masing komponen sensor. Demikian pula. Tapi dua piring kaca lainnya tidak akan memungkinkan cahaya untuk melewatinya. Ada 8 keluaran dengan masing-masing warna yang berbeda. Jadi hanya satu LDR akan mendapatkan pemicuan dan output gerbang yang sesuai dengan LDR akan menjadi logika 1 untuk menunjukkan warna itu. Sebenarnya pengaturan warna keluaran adalah tergantung pada penentuan rangkaian gerbang logika pada rangkaian. Akibatnya dua dari LDR mendapatkan pemicuan dan output gerbang yang sesuai ini akan menjadi logika 1. 6. 4. Jika lebih dari salah satu jalur input dihadapkan dengan input warna. 5. dua piring kaca utama dengan warna campuran akan memungkinkan cahaya melewati sedangkan yang tersisa tidak akan membiarkan sinar cahaya untuk melewatinya. Dan juga rangkaian ini hampir atau bahkan tidak bisa bekerja pada kondisi lingkungan yang sangat gelap. Pada delapan jalur keluaran diwakili oleh satu buah gerbang AND 3 input. jadi kemungkinan adanya perubahan nilai ouput pada setiap perubahan cahaya lingkungan akan lebih besar.akan mampu mengalami perubahan nilai resistansi yang nantinya akan mentrigger rangkaian sebagai isyarat adanya input warna. 2. Kemudian LDR akan terpengaruh oleh gelap terangnya cahaya disekitar rangkaian tersebut. ketika sinar lampu berwarna sekunder jatuh pada sistem. sesuai dengan warna dasar memungkinkan cahaya khusus untuk melewatinya. . Dikarenakan LDR sudah terpengaruh oleh cahaya yang gelap dan dipaksa pada kondisi resistansi yang sangat besar. 3. maka warna yang dihasilkan adalah perpaduan dari keseluruhan input tersebut.

Ternyata tubuh manusia juga bisa mempengaruhi kerja dari suatu rangkaian elektronika. . Pada kesempatan ini saya menggunakan rangkaian alarm sebagai beban. Rangkaian monostable diatas menggunakan IC 555 sebagai jantungnya dan memanfaatkan kombinasi C1 dan VR1 sebagai penentu lamanya pengaktifanrangkaian beban. hal ini karena tubuh manusia memiliki ion-ion yang bermuatan listrik walaupun sangat kecil sekali. Contohnya disebut dengan rangkaian sensor cahaya karena rangkaian tersebut bisa mendeteksi perubahan intensitas cahaya. Rangkaian alarm akan aktif pada saat plat sentuh disentuh oleh bagian tubuh manusia dan akan mati otomatis selama waktu yang kita tentukan dengan rangkaian monostable-nya. Rangakaian sensor ultrasonic bisa mendeteksi adanya gelombang ultrasonic dan banyak lagi rangkaian sensor yang lain. Sifat dari tubuh manusia tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat suatu rangkaian sensor yang bila mengenai bagian tubuh manusia akan aktif yaitu rangkaian sensor sentuh.Rangkaian sensor sentuh Banyak sekali jenis rangkaian sensor yang bisa dibuat dengan ilmu elektronika yang sederhana. Suatu rangkaian disebut dengan rangkaian sensor dikarenakan rangkaian tersebut bisa merasakan sesuatu perubahan lingkungan. Rangakaian sensor infra merah bisa mendeteksi adanya sinar infra merah. Rangkaian sensor sentuh di atas memanfaatkan suatu rangkaian monostable sebagai penahan aktif rangakian beban.

IC : IC555 5. . Resistor : VR1 (100K) dan R1 (100K) 2. Intinya apapun jenis rangkaian yang anda gunakan rangkaian tersebut bisa menahan aktif suatu beban walaupun sinyal input sudah berubah kembali. Transistor : Q1 (BC547) dan Q2 (BC547) 4. Pada rangkaian sensor sentuh kali ini saya menggunakan rangkaian monostable IC555 supaya bisa mengatur lamanya waktu alarm akan diaktifkan. Relay : Relay 9 volt 6. Rangkaian sensor sentuh ini sangat cocok digunakan untuk menjebak maling.Daftar Komponen : 1. Anda bisa menghubungkan input rangkaian sensor sentuh tersebut dengan handle pintu atau terali yang terbuat dari logam atau dibagian lain rumah anda yang kira-kira akan disentuh oleh maling pada saat mencoba masuk ke rumah anda. Atau anda bisa memanfaatkan IC filp-flop sebagai penahan aktif beban dengan satu kali sinyal pemicu. Jika anda ingin membuat rangkaian sensor lain dengan tujuan menahan aktif beban selama waktu tertentu. Rangkaian alarm Jika pada saat pembuatan rangkaian menemukan kendala sensor tidak sensitifatau malah terlalu sensitif anda bisa mengubah nilai dari R1. anda bisa memanfaatkan rangkaian monostable IC555.01 µF) 3. Kapasitor : C1 (220 µF) dan C2 (0.

Sensor Photodioda yang menerima jumlah cahaya dalam intensitas yang tinggi akan memiliki nilai resistansi yang rendah sehingga memberikan tegangan keluaran sangat kecil (logika 0). Gambar Rangkaian Sensor Proximity Sederhana Rangkaian Sensor tersebut dapat dipakai diberbagai aplikasi. Pada rangkaian sensor diatas. kita membutuhkan komponen seperti infrared sebagai sumber cahaya (light Source) dan sebuah Photodioda sebagai sensor cahaya (Photodetector).Rangkaian Sensor Proximity Untuk membuat Rangkaian Sensor Infrared atau Rangkaian Sensor Proximity. kita misalkan saja sebagai sensor pembaca garis pada robot Line follower. Adapun Contoh Rangkaiannya adalah sebagai berikut. Ketika Infrared ditembakkan diatas garis putih maka cahaya yang akan terpantul dalam jumlah besar dan akan diterima oleh sensor photodioda. Prinsip kerja Sensor proximity pada robot pengikut garis adalah sebagai berikut. Photodioda kita gunakan sebagai sensor cahaya dan infrared sebagai sumber cahaya. Jika intensitas cahaya yang diterima oleh photodioda sedikit maka nilai resistansi photodioda akan tinggi sehingga memberikan tegangan keluaran yang cukup (logika 1). Sebaliknya jika Infared ditembakkan ke garis hitam maka cahaya yang terpantul dalam jumlah yang sedikit dan diterima oleh photodioda. Namun kita gunakan rangkaian . Perubahan Nilai tegangan tersebulah yang dapat kita gunakan sebagai inputan pada rangkaian kontroller yang kita gunakan seperti Mikrokontroler (uC).

dimana hanya logika satu atau nol yang di butuhkan. Terdapat beberapa komponen yang dapat digunakan untuk penerima. 2. lalu masuk ke rangkaian buffer atau transistor sehingga keluarannya berupa sinyal diskrit. . Metode dengan pemberian pulsa. Kondisi ini harus kita lengkapi dengan rangkaian komparator.ADC sebagai konverter terlebih dahulu untuk mengkonversi perubahan tersebut menjadi sinyal TTL. Kalau kita menggunakan data dengan teknik modulasi maka data yang dikirim harus di filter. Untuk aplikasi lebih lanjut. maka jarak yang dapat dicapai akan pendek. Modul penerima jadi. Metode langsung. yang dilengkapi dengan filter 38. Phototransistor atau photodioda. atau masuk ke transistor sebagai saklar.5 KHz. Dengan teknik ini. yaitu : 1. dimana infra red diberi bias layaknya rangkaian led biasa. Secara umum seluruh infra red di dunia bekerja optimal pada frekuensi 38. maka kita harus menggunakan teknik modulasi. berarti kita harus merancang flter yang akan membuang frekuensi tersebut. mengacu kepada kurva karakteristik infra red tersebut. Ada dua metode utama dalam perancangan pemancar sensor infra red. dimana akan ada dua frekuensi yaitu frekuensi untuk data dan frekuensi untuk pembawa. Metode pemberian pulsa juga masih rentan terhadap gangguan frekuensi luar. 2.5 Khz. maka penerima akan membaca data yang sudah dikirimkan tersebut. misalnya untuk mikrikontroler kita membutuhkan keluaran yang diskrit. Sensor InfraRed InfraRed merupakan sebuah sensor yang masuk dalam kategori sensor optik. kalau frekuensi di bawah puncak kurva atau lebih dari puncak kurva. kita harus membuat rangkaian tambahan misal dengan metode pembagi tegangan. Kurva karakteristik infra red membandingkan antara frekuensi dengan jarak yang dicapainya. yaitu : 1.

22K . 470 ohm. Jika dilihat dengan spektroskop sinar maka radiasi sinar infra merah tampak pada spektrum gelombang elektromagnet dengan panjang gelombang diatas panjang gelombang sinar merah. 1K.Pada tabel ini Infra Merah adalah suatu gelombang cahaya yang mempunyai panjang gelombang lebih tinggi dari pada cahaya merah menunjukkan spektrum cahaya tampak dan cahaya Infra Merah. Komponen yang dibutuhkan:    IC LM555 Resistor Variabel/Trimport 10K ohm Resistor 10K. Kurvanya Sinar infra merah tergolong ke dalam sinar yang tidak tampak.

  Transistor 2N3904 PhotoTransistor / Photodioda Berikut Rangkaian Pemancar InfraRed Berikut adalah rangkaian Penerima .