P. 1
MAKALAH EKOSISTEM

MAKALAH EKOSISTEM

|Views: 1,023|Likes:
Published by Annie Norhayani

More info:

Published by: Annie Norhayani on May 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2014

pdf

text

original

Sections

  • A. Ekosistem
  • B. SARAN
  • I. PENDAHULUAN
  • II. PEMBAHASAN A. Siklus Nitrogen
  • IV. DAFTAR PUSTAKA

MAKALAH EKOSISTEM BAB I PENDAHULUAN A.

LATAR BELAKANG Manusia hidup di bumi tidaklah sendirian, melainkan bersama mahkluk lain yaitu tumbuhan, hewan dan jasad renik. Mahkluk hidup yang lain itu bukanlah sekedar kawan hidup yang hidup bersama secara netral atau pasif terhadap manusia, melainkan hidup manusia itu terkait erat pada mereka. Tanpa mereka manusia tidaklah dapat hidup. Kenyataan ini dapat kita lihat dengan mengandaikan di bumi ini tidak ada hewan dan tumbuhan. Dari manakah kita mendapat oksigen dan makanan? Sebaliknya seandainya tidak ada manusia, tumbuhan, hewan dan jasad renik akan dapat melangsungkan kehidupannya seperti terlihat dari sejarah bumi sebelum ada manusia. Karena itu anggapan bahwa manusia adalah mahkluk yang paling berkuasa sebenarnya tidak benar. Seharusnya kita menyadari bahwa kitalah yang membutuhkan mahkluk hidup yang lain untuk kelangsungan hidup kita dan bukannya mereka yang membutuhkan kita untuk kelangsungan hidup mereka. Secara umum di masyarakat sering disebut istilah “lingkungan hidup” cukup dengan “lingkungan saja”. Anda tentu bertanya apa sih yang dimaksud dengan lingkungan hidup? Lingkungan hidup adalah suatu sistem komplek yang berada di luar individu yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan organisme. Lingkungan hidup itu terdiri dari dua komponen yaitu komponen abiotik dan biotik : a. Komponen abiotik, yaitu terdiri dari benda-benda mati seperti air, tanah, udara, cahaya, matahari dan sebagainya b. Komponen biotik, yaitu terdiri dari mahkluk hidup seperti hewan, tumbuhan dan manusia. Komponen-komponen yang ada di dalam lingkungan hidup merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan membentuk suatu sistem kehidupan

yang disebut ekosistem. Suatuekosistem akan menjamin keberlangsungan kehidupan apabila lingkungan itu dapat mencukupi kebutuhan minimum dari kebutuhanorganisme. Dalam makalah ini penulis akan mencoba menjelaskan mengenai salah satu komponen saja, yakni komponen “Abiotik”. B. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud dari penyusunan makalah ini adalah sebagai tugas Mata Kuliah Kajian Lingkungan Hidup. Yang juga sekaligus sebagai bahan diskusi bersama dalam proses pembelajaran. Adapun judul yang diangkat dalam makalah ini yaitu “Abiotik”. Tujuan dalam penyusunan makalah ini yaitu untuk membantu para mahasiswa kedepan agar dapat dijadikan sebagai pengetahuan dan masukkan tentang bagaimana, apa pengertian, serta faktor-faktor yang mempengaruhi komponen Abiotik tersebut. BAB II PERMASALAHAN Dalam makalah ini akan dibahas beberapa permasalahan mengenai Abiotik : 1. Apa pengertian Abiotik ? 2. Faktor apa saja yang mempengaruhi komponen Abiotik ? 3. Apa perbedaan ciri antara komponen biotik dan abiotik ? BAB III PEMBAHASAN A. PENGERTIAN ABIOTIK Abiotik (bahasa Inggris: Abiotic) adalah salah satu komponen atau faktor dalam lingkungan. Komponen abiotik adalah segala sesuatu yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Pengertian komponen abiotik yang tepat adalah komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup, komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk tak hidup, komponen lingkungan yang terdiri atas manusia dan tumbuhan, serta komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup dan mkhluk tak hidup

Abiotik merupakan lawan kata dari biotik. Komponen abiotik adalah komponenkomponen yang tidak hidup atau benda mati. Yang termasuk komponen abiotik adalah tanah, batu dan iklim, hujan, suhu, kelembaban, angin, serta matahari. Komponen abiotik dapat kita temui dimana saja. Komponen abiotik sama seperti komponen biotik, dimana juga berfungsi bagi kehidupan manusia. Abiotik tidak memiliki ciri sebagaimana faktor biotik, yaitu : 1) Bernapas. 2) Tumbuh. 3) Berkembang biak. 4) Iritabilita. 5) Makan dan minum. 6) Melakukan ekskresi. 7) Beradaptasi dgn lingkunagnnya. Faktor abiotik adalah faktor pendorong untuk biotik sehingga biotik dapat hidup dan melakukan aktivitas. B. FAKTOR-FAKTOR ABIOTIK Faktor abiotik adalah faktor yang berasal dari alam semesta yang tidak hidup, misalnya udara, air, cahaya, dll. Fungsi-fungsi komponen abiotik dalam pemenuhan kebutuhan manusia dan yang dapat mempengaruhi ekosistem antara lain : 1. Tanah Seperti yang kita ketahui, tempat dimana manusia tinggal dan berpijak adalah tanah. Manusia dapat beraktifitas, membangun rumah, gedung, bahkan bercocok tanam. Tanah juga ditempati oleh komponen biotik seperti tumbuhan dan hewan yang melakukan aktifitasnya setiap hari. 2. Suhu Atau Temperatur Pada umumnya mahkluk hidup rata-rata dapat bertahan hidup hanya pada kisaran suhu 00C–400C. hanya mahkluk hidup tertentu saja yang dapat hidup dibawah 00C atau diatas 400C. hewan berdarah panas mampu hidup pada suhu dibawah titik beku karena memiliki bulu dan memiliki suhu tubuh yang konstan (tetap). Suhu merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup. Temperatur

lingkungan adalah ukuran dari intensitas panas dalam unit standar dan biasanya diekspresikan dalam skala derajat celsius. Secara umum, temperatur udara adalah faktor bioklimat tunggal yang penting dalam lingkunan fisik ternak. Supaya ternak dapat hidup nyaman dan proses fisiologi dapat berfungsi normal, dibutuhkan temperatur lingkungan yang sesuai. Banyak species ternak membutuhkan temperatur nyaman 13 – 18 oC atau Temperature Humidity Index (THI) < 72. Keadaan pergerakan molekul ditentukan oleh temperatur atau suhu. Makin tinggi suhu, maka akan mepercepat proses kehilangan air dari tanaman dan sebaliknya. Selama musim hujan, rata-rata temperatur udara lebih rendah, sedangkan kelembaban tinggi dibanding pada musim panas. Jumlah dan pola curah hujan adalah faktor penting untuk produksi tanaman dan dapat dimanfaatkan untuk suplai makanan bagi ternak. Curah hujan bersama temperatur dan kelembaban berhubungan dengan masalah penyakit ternak serta parasit internal dan eksternal. Curah hujan dan angin juga dapat menjadi petunjuk orientasi perkandangan ternak. 3. Sinar / Cahaya Matahari Sinar matahari mempengaruhi sistem secara global, karena sinar matahari menentukan suhu. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis. Radiasi matahari dalam suatu lingkungan berasal dari dua sumber utama: a. Temperatur matahari yang tinggi. b. Radiasi termal dari tanah, pohon, awan dan atmosfir. Petunjuk variasi dan kecepatan radiasi matahari, penting untuk mendesain perkandangan ternak, karena dapat mempengaruhi proses fisiologi ternak. Lingkungan termal adalah ruang empat dimensi yang sesuai ditempati ternak.. Mamalia dapat bertahan hidup dan berkembang pada suatu lingkungan termal yang tidak disukai, tergantung pada kemampuan ternak itu sendiri dalam menggunakan mekanisme fisiologis dan tingkah laku secara efisien untuk mempertahankan keseimbangan panas di antara tubuhnya dan lingkungan. 4. Air

dan manusia tidak mampu memamfaatkan nitrogen yang ada di udara secara langsung. Oksigen dan karbon dioksida Okigen (O2) merupakan gas pembakar dalam proses pernapasan. secara alami tanah memperoleh nitrit dan nitrat sehingga menjadi subur. Tumbuhan.03 %). dan mencegah sel dari kekeringan. Hal ini penting karena transfer panas melalui konveksi dan evaporasi di antara ternak dan lingkungannya dipengaruhi oleh kecepatan angin. Udara di atmosfer tersusun atas nitrogen (N2. Bagi tumbuhan. dan persenyawaan lainnya. karbon dioksida (CO2. hewan. 21 %). Tumbuhan lainnya memperoleh nitrogen dalam bentuk nitrit atau nitrat. untuk menjaga tekanan osmosis sel. Kecepatan angin selalu diukur pada ketinggian tempat ternak berada. b. angin juga berperan sebagai penyebaran biji tumbuhan tertentu.Sekitar 80-90 % tubuh mahkluk hidup tersusun atas air. oksigen (O2. 78 %). Zat ini digunakan sebagai pelarut di dalam sitoplasma. UDARA Selain berperan dalam menentukan kelembaban. 5. Jadi gas nitrogen merupakan penyusun udara terbesar di atmosfer bumi. a. atau ganggang biru anabaena yang hidup bersimbiosis dengan azolla (tumbuhan air). dan gas lainnya. Oksidasi tersebut sering disebut sebagai pernapasan . Ada bakteri yang dapat menangkap nitrogen bebas dari udara misalnya. perkecambahan dan penyebaran biji. bagi hewan dan manusia air diperlukan untuk minum dan sarana hidup lain seperti transportasi bagi manusia dan tempat hidup bagi ikan. angin diturunkan oleh pola tekanan yang luas dalam atmosfir yang berhubungan dengan sumber panas atau daerah panas dan dingin pada atmosfir. air diperlukan dalam pertumbuhan.0. air digunakan sebagai pelarut dan pelapuk. misalnya karbohidrat yang ada di dalam sel. bakteri rhizobium yang hidup bersimbiosis diakar tanaman kacang. Bagi unsur abiotik lain misalnya tanah dan batuan. Air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. Nitrogen Unsur Nitrogen merupakan gas yang diperlukan oleh mahkluk hidup untuk membentuk protein. Makanan. Nitrit dan nitrat secara alami terbentuk dari nitrogen diudara yang terkena lecutan petir. mengalami pembakaran (oksidasi) guna mendapatkan energi.

natrium (Na). 2002). Kelembaban dapat menjadi kontrol dari evaporasi kehilangan panas melalui kulit dan saluran pernafasan (Chantalakhana dan Skunmun. Kelembaban udara penting. evaporasi terjadi secara lambat. karena mempengaruhi kecepatan kehilangan panas dari ternak. kalium (K). besi (fe). Mineralmineral itu diperoleh tumbuhan dalam bentuk ion-ion yang larut didalam air tanah. 1984). Selain itu. Mineral tersebut digunakan untuk berlangsungnya metabolisme tubuh dan untuk penyusun tubuh. dan khlor (Cl). Bebrapa serangga hama tumbuhan dapat diterbangkan oleh angin ke tempat lain yang jauh. 7.sel. c. Kelembaban biasanya diekspresikan sebagai kelembaban relatif (Relative Humidity = RH) dalam persentase yaitu ratio dari mol persen fraksi uap air dalam volume udara terhadap mol persen fraksi kejenuhan udara pada temperatur dan tekanan yang sama (Yousef. 2002). fosfat (P). kalsium (Ca). Keasaman [PH] . magnesium (Mg). Hewan dan manusia pun memerlukan mineral untuk penyusun tubuh dan reaksi-reaksi metabolismenya. Mineral Mineral yang diperlukan tumbuhan misalnya belerang (S). baik tumbuhan maupun hewan memerlukan oksigen dari udara bebas untuk pernapasannya dlam rangka mendapatkan energi. Kelembaban berperan menjaga organisme agar tidak kehilangan air karena penguapan. mineral juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa dan mengatur fungsi fsikologi (faal) tubuh. Pada saat kelembaban tinggi. Beberapa mikroorganisme seperti jamur dan bakteri hidup di tempattempat yang lembab. Angin dan kelembaban Angin berperan membantu penyerbukan tumbuhan. Dalam pernapasan dihasilkan pula karbondioksida (CO2) dan air (H2O). Kelembaban adalah jumlah uap air dalam udara. menyebarkan spora dan biji tumbuhan. Mikroorganisme tersebut tidak dapat hidup ditempat-tempat kering. kehilangan panas terbatas dan dengan demikian mempengaruhi keseimbangan termal ternak (Chantalakhana dan Skunmun. 6.

Interaksi berbagai faktor itu membentuk lingkungan yang khas. serta keadaan tanah disuatu daerah. suhu. Topografi Topografi artinya keadaan naik turunnya permukaan bumi disuatu daerah. Oleh karena itu sulit dijadikan areal pertanian jika tidak diolah dan dinetralkan terlebih dahulu. 9. Garis Lintang Garis lintang yang berbeda menunjukan kondisi lingkungan yang berbeda pula. Sebagai contoh tanah di Kalimantan yang umumnya bersifat asam memiliki keanekaragaman yang rendah dibandingkan dengan didaerah lain yang tanahnya netral. Tanah bersifat basa dapat dinetralkan dengan diberi bubuk belerang. Topografi berkaitan dengan kelembaban. Garis lintang secara tidak langsung menyebabkan perbedaan distribusi organisme dipermukaan bumi. sel-sel akar tumbuhan akan mati dan akhirnya akan mematikan tumbuhan itu. Ada organisme yang mampu hidup pada garis lintang tertentu saja. Kadar Garam [Salinitas] Jika kadar garam tinggi. Topografi juga mempengaruhi penyebaran mahkluk hidup. Misalnya pohon bakau di pantai yang tahan terhadap lingkungan berkadar garam tinggi. Tanah berhumus seringkali bersifat asam. Dengan curah hujan yang tinggi dan merata. Tanah yang bersifat asam dapat dinetralkan dengan diberikan bubuk kapur. Didaerah yang berkadar garam tinggi hanya hidup tumbuhan tertentu.Keasaman juga berpengaruh terhadap mahkluk hidup. 8. dan suhu yang cukup hangat . rata-rata 200-225 cm/tahun. Biasanya mahkluk hidup memerlukan lingkungan yang memiliki PH netral. Indonesia yang terletak di daerah khatulistiwa dan di antara dua benua. cahaya matahari sepanjang tahun. cahaya. Tanah berkapur seringkali bersifat basa. 10. memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Sebagai contoh keanekaragaman hayati di daerah perbukitan berbeda dengan didaerah datar. Organisme yang hidup di daerah berbukit berbeda dengan daerah datar. Tanah di Kalimantan bersifat asam karena tersusun atas gambut. Mahkluk hidup tidak dapat hidup di lingkungan yang terlalu asam atau basa.

G. komponen abiotik juga mempunyai fungsi dalam pemenuhan kebutuhan manusia.A.R. tanah. Sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai komponen abiotik tersebut. Drs. plastik dll. Menurut D.V. mempunyai komposisi kimia tertentu & mempunyai susunan atom yg teratur. Berry & B. SARAN Dengan adanya makalah ini diharapkan kepada mahasiswa agar dapat memahami mengenai komponen Abiotik kemudian untuk lebih maksimalnya dalam memahami tentang komponen abiotik ini diharapkan kepada mahasiswa lainnya untuk mencari bahan-bahan bacaan lain yang berkenaan dengan hal ini. . TAMBAHAN TENTANG MINERAL DEFINISI MINERAL : Menurut L. KESIMPULAN Abiotik merupakan komponen-komponen yang tidak hidup atau benda mati. unsurunsur organik dan anorganik tanah. besi. bahanbahan ini di hasilkan dari limbah rumah tangga. Abiotik merupakan lingkungan atau alam semesta yang tidak mengalami kehidupan.G. B. Whitten & J. atau organisme lainnya dalam suatu ekosistem. dan limbah industri. 2004. Abiotik juga merupakan bahan-bahan yang tidak bisa terurai oleh bakteri pembusuk misalnya kaleng.dengan suhu rata-rata 27 0 C. Sama seperti biotik. tetapi mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan tumbuhan dan hewan. dkk. air. Indonesia memiliki keaneka ragaman flora dan fauna yang tingggi. Daftar Pustaka Istamar Syamsuri. Brooks 1972 Mineral = Bahan padat dgn struktur homogen mempunyai kompisisi kimia tertentu. Jakarta. serta dapat mempengaruhi ekosistem. Penerbit Erlangga. Mpd. Biologi kelas X. dibentuk oleh proses alam yg anorganik. Mason 1959 Mineral = Benda padat homogen terdapat di alam terbetun secara anorganik. contoh udara. BAB IV PENUTUP A.

. dolomit. . kalsit. wolfram. korundum.bitumen padat.yarosit. . . barit. bentonit.besi. batu setengah permata. .marmer. . tembaga. air raksa. lilin bumi. batubara. perlit.antrasit. oker. mangan. mika. . . grafit. . tanah serap (fullers earth).batu apung.uranium. bismut. cerium dan logam-logam langka lainnya. kaolin. rhutenium. leusit. Penggolongan Bahan Galian Tambang Berdasarkan PP nomor 27 tahun 1980 mengenai pembagian Bahan-bahan galian terbagi atas tiga golongan: a.pasir kwarsa. Robinson 1977 Mineral = zat atau bahan yg homogen mempunyai komposisi kimia tertentu dan mempunyai sifat-sifat tetap. batu tulis. Golongan bahan galian yang tidak termasuk golongan a atau b adalah: . . . .R. titan. tanah diatome.Menurut A. obsidian. dibentuk di alam dan bukan hasil suatu kehidupan. talk. antimon. kobalt. molibden. khrom.timah.minyak bumi. timbal. gas alam. belerang. intan. garam batu (halite). c.kriolit. feldspar. Potter & H.nikel. seng. platina. b. Golongan bahan galian yang vital adalah: . vanadium.yodium. bitumen cair. .arsin.asbes. radium. . fluorpar. thorium dan bahan-bahan galian radioaktip lainnya. . zirkon. . magnesit. brom.W. kristal kwarsa.batu permata.yttrium. gips.berillium.nitrat-nitrat. . . batubara muda. perak.emas. tawas (alum). tras. khlor. .bauksit. .batu kapur. aspal. pospat-pospat. Golongan bahan galian yang strategis adalah: .

granit. Terdapatnya sesuatu bahan galian dalam alam (genese) c.html . basal. Bahan galian yang tidak termasuk bahan galian Strategis dan Vital berarti karena sifatnya tidak langsung memerlukan pasaran yang bersifat internasional. yaitu : a. Dasar penggolongan bahan-bahan galian. Nilai strategis/ekonomis bahan galian terhadap Negara b. b. trakhit. tanah liat. Bahan galian Strategis berarti strategis untuk Pertahanan dan Keamanan serta Perekonomian Negara. andesit. Penggunaan bahan galian bagi industri d. dan pasir sepanjang tidak mengandung unsur-unsur mineral golongan a amupun golongan b dalam jumlah yang berarti ditinjau dari segi ekonomi pertambangan. yaitu : a. c. Pengaruhnya terhadap kehidupan rakyat banyak e..com/2011/03/makalah-ekosistem. Bahan galian Vital berarti bahan galian yang dapat menjamin hajat hidup orang banyak.blogspot. Arti penggolongan bahan-bahan galian tersebut. Pemberian kesempatan pengembangan pengusaha http://ibmely.

Di daerah tropik.1 Latar Belakang Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara unsur-unsur hayati dengan nonhayati yang membentuk sistem ekolog. Komponen heterotrof.Ekosistem air laut. Dilihat dari susunan dan fungsinya. Bioma padang rumput.com. karena suhunya tinggi dan penguapan besar. suhu laut sekitar 25°C. Secara garis besar ekosistem dibedakan menjadi ekosistem darat dan ekosistem perairan.2 Tujuan Untuk mengetahui jenis-jenis ekosistem dan komponen didalamnya. Bioma hutan gugur. Bahan tak hidup (abiotik). Bioma Hutan Basah. Pengurai (dekomposer). dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. (www. ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma. Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan .herbivora -carnivora .mencapai 55% terutama di daerah laut tropik. . Ekosistem darat adalah kosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. yaitu: Bioma gurun. penetrasi cahaya kurang. 27 September 2011) 1. suatu ekosistem tersusun atas komponen sebagai berikut: Komponen autotrof. Ekosistem Air Tawar yaitu variasi suhu tidak menyolok. Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya). Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air Laut.wikipedia. Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI.Makalah Ekosistem BAB I PENDAHULUAN 1.omnivora). Bioma tundra.

1. jamur. b. Komponen heterotrof Heterotrof berasal dari kata “Heteros” yang berarti berbeda. Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen. dan mikroba. Di bumi ada bermacammacam ekosistem. dan trophikos yang berarti “menyediakan makan” Pengertian dari Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan /mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrof Autotrof berasal dari kata Auto yang berarti sendiri. dan trophikos yang berarti makanan). Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam. contohnya tumbuh-tumbuhan hijau. c. hewan. Susunan Ekosistem Suatu ekosistem berdasarkan susunan dan fungsinya tersusu dari beberapa komponen sebagai berikut : a. Pengertian dari Heterotrof merupakan organisme yang memanfaatkan bahanbahan organik sebagai makanannya dan bahan tersebut disediakan oleh organisme lain. Yang tergolong heterotrof adalah manusia.BAB II ISI Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara unsur-unsur hayati dengan nonhayati yang membentuk sistem ekolog. Bahan tak hidup (abiotik) .

Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya). dan kalajengking. ular. 2. 1. sinar matahari. Macam-macam Ekosistem Secara garis besar ekosistem dibedakan menjadi ekosistem darat dan ekosistem perairan. kadal. yaitu sebagai berikut. Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahanbahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. udara. d. atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Selain itu. Termasuk pengurai ini adalah bakteri dan jamur. sedangkan malam hari suhu sangat rendah (bisa mencapai 0°C). Ciri-ciri bioma gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). Bioma Padang Rumput . Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air Laut. katak. Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. Ekosistem darat Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia. air. a. Bioma gurun Beberapa Bioma gurun terdapat di daerah tropika (sepanjang garis balik) yang berbatasan dengan padang rumput. Bahan tak hidup merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan. 2.Bahan tak hidup yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri dari tanah. Suhu slang hari tinggi (bisa mendapai 45°C) sehingga penguapan juga tinggi. di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus. Pengurai (dekomposer) Pengertian dari Pengurai adalah organisme heterotrof yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati (bahan organik kompleks). Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil. ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma. atau lingkungan tempat hidup.

bajing. Ciri-cirinya adalah. Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat. panas. serangga. dan anggrek sebagai epifit. gajah. burung pelatuk. 5. Variasi suhu dan kelembapan tinggi/besar. rubah. dan gugur). serigala. badak. cabang-cabang pohon tinngi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi). kangguru. Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro (iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme). Hewannya antara lain rusa. Dalam hutan basah tropika sering terdapat tumbuhan khas. pinus. singa. Bioma hutan gugur Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang. Species pepohonan relatif banyak. . Ciri-cirinya adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun dan hujan turun tidak teratur. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer. Bioma taiga Bioma taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik. dan rakoon (sebangsa luwak). Ciri-cirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun. Ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. jerapah. Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. Tinggi pohon utama antara 20-40 m. burung. ajag. yaitu liana (rotan). dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur. beruang hitam. Porositas (peresapan air) tinggi dan drainase (aliran air) cepat. beruang.Bioma ini terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. curah hujan 200-225 cm per tahun. dan burung hantu. Hewannya antara lain moose. kaktus. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali. harimau. Bioma Hutan Basah Bioma Hutan Basah terdapat di daerah tropika dan subtropik. Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari. jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. suhu sepanjang hari sekitar 25°C. Hewannya antara lain: bison. dap sejenisnya. 4. anjing liar. semi. kera. babi hutan. Terdapat di daerah yang mengalami empat musim (dingin. zebra. tikus dan ular 3. Hewannya antara lain.

dan insekta terutama nyamuk dan lalat hitam. semuanya berdarah panas. Bioma tundra Bioma tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis lingkungan atau isotonis. penetrasi cahaya kurang. dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. dan pencernaan. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang. misalnya ikan.6. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi. tumbuhan kayu yang pendek. Hewan tingkat tinggi yang hidup di ekosistem air tawar. mempunyai akar jangkar (akar sulur). tumbuhan biji semusim. Adaptasi hewan Ekosistem air tawar dihuni oleh nekton. liken. b. seperti teratai (Nymphaea gigantea). Tumbuhan tingkat tinggi. Adaptasi tumbuhan Tumbuhan yang hidup di air tawar biasanya bersel satu dan dinding selnya kuat seperti beberapa alga biru dan alga hijau. Hewan yang hidup di daerah ini ada yang menetap dan ada yang datang pada musim panas. Contoh tumbuhan yang dominan adalah Sphagnum. Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. Ekosistem Air Tawar Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok. . sedangkan lainnya tumbuhan biji. contohnya muscox. Pada umumnya. Adaptasi organisme air tawar adalah sebagai berikut. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. beruang kutub. Hewan yang menetap memiliki rambut atau bulu yang tebal. Hewan dan tumbuhan rendah yang hidup di habitat air. insang. rusa kutub. dalam mengatasi perbedaan tekanan osmosis melakukan osmoregulasi untuk memelihara keseimbangan air dalam tubuhnya melalui sistem ekskresi. Nekton merupakan hewan yang bergerak aktif dengan menggunakan otot yang kuat. Air masuk ke dalam sel hingga maksimum dan akan berhenti sendiri. tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin. dan rumput.

Nekton. terdiri alas fitoplankton dan zooplankton. organisme dibagi menjadi autotrof (tumbuhan). Neuston. Bentos. Danau Danau merupakan suatu badan air yang menggenang dan luasnya mulai dari beberapa meter persegi hingga ratusan meter persegi. hewan yang aktif berenang dalam air. Berdasarkan aliran energi. Plankton. misalnya ikan. organisme dibedakan sebagai berikut. Bentos dapat sessil (melekat) atau bergerak bebas. Di danau terdapat pembagian daerah berdasarkan penetrasi cahaya matahari. perhatikan gambar di bawah ini Ekosistem air tawar digolongkan menjadi air tenang dan air mengalir. Di danau juga terdapat daerah perubahan temperatur yang drastis atau termoklin. Termoklin memisahkan daerah yang hangat di atas dengan daerah dingin di dasar. misalnya keong. yaitu karnivora predator.Habitat air tawar merupakan perantara habitat laut dan habitat darat. misalnya cacing dan remis. dan saprotrof atau organisme yang hidup pada substrat sisa-sisa organisme. misalnya serangga air. b. Daerah yang dapat ditembus cahaya matahari sehingga terjadi fotosintesis disebut daerah fotik. 1. Berdasarkan hal tersebut danau dibagi menjadi 4 daerah sebagai berikut. 2. parasit. biasanya melayang-layang (bergerak pasif) mengikuti gerak aliran air. hewan dan tumbuhan yang hidup di dasar atau hidup pada endapan. termasuk ekosistem air mengalir adalah sungai. 1. Komunitas tumbuhan dan hewan tersebar di danau sesuai dengan kedalaman dan jaraknya dari tepi. organisme yang mengapung atau berenang di permukaan air atau bertempat pada permukaan air. Berdasarkan kebiasaan hidup. Termasuk ekosistem air tenang adalah danau dan rawa. Daerah yang tidak tertembus cahaya matahari disebut daerah afotik. Perifiton. Penggolongan organisme dalam air dapat berdasarkan aliran energi dan kebiasaan hidup. c. merupakan tumbuhan atau hewan yang melekat/bergantung pada tumbuhan atau benda lain. dan fagotrof (makrokonsumen). d. a. . e.

Zooplankton yang sebagian besar termasuk Rotifera dan udang. Daerah ini dihuni oleh berbagai fitoplankton. Cahaya matahari menembus dengan optimal. dan burung pemakan ikan. berbagai siput dan remis. Ganggang berfotosintesis dan bereproduksi dengan kecepatan tinggi selama musim panas dan musim semi. Tumbuhannya merupakan tumbuhan air yang berakar dan daunnya ada yang mencuat ke atas permukaan air. Mikroba dan organisme lain menggunakan oksigen untuk respirasi seluler setelah mendekomposisi detritus yang jatuh dari daerah limnetik. b. kemudian ikan besar dimangsa ular. Ciricirinya.udangan kecil memangsa fitoplankton. karena fitoplankton di daerah limnetik tidak produktif. kura-kura. Danau Oligotropik Oligotropik merupakan sebutan untuk danau yang dalam dan kekurangan makanan. Air yang hangat berdekatan dengan tepi. termasuk ganggang dan sianobakteri. krustacea. . Ikan kecil dimangsa oleh ikan yang lebih besar. Danau juga dapat dikelompokkan berdasarkan produksi materi organik-nya. d. yaitu sebagai berikut : a. Daerah ini dihuni oleh cacing dan mikroba. Daerah profundal Daerah ini merupakan daerah yang dalam. Zooplankton dimakan oleh ikan-ikan kecil. reptilia air dan semi air seperti kura-kura dan ular. yaitu daerah afotik danau. Komunitas organisme sangat beragam termasuk jenis-jenis ganggang yang melekat (khususnya diatom).a) Daerah litoral Daerah ini merupakan daerah dangkal. Daerah limnetik Daerah ini merupakan daerah air bebas yang jauh dari tepi dan masih dapat ditembus sinar matahari. itik dan angsa. c. serangga. ikan. dan beberapa mamalia yang sering mencari makan di danau. amfibi. Daerah bentik Daerah ini merupakan daerah dasar danau tempat terdapatnya bentos dan sisa-sisa organisme mati.

Danau Eutropik Eutropik merupakan sebutan untuk danau yang dangkal dan kaya akan kandungan makanan. Aliran air dan gelombang secara konstan memberikan oksigen pada air. Akibatnya terjadi peledakan populasi ganggang atau blooming. Eutrofikasi membuat air tidak dapat digunakan lagi dan mengurangi nilai keindahan danau. Sebagai gantinya terjadi fotosintesis dari ganggang yang melekat dan tanaman berakar. Di anak sungai sering dijumpai Man air tawar. misalnya dari sisa-sisa pupuk buatan pertanian dan timbunan sampah kota yang memperkaya danau dengan buangan sejumlah nitrogen dan fosfor. sehingga dapat mendukung rantai makanan. Komposisi komunitas hewan juga berbeda antara sungai. . Sungai Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah. b. 2. Danau oligotrofik dapat berkembang menjadi danau eutrofik akibat adanya materi-materi organik yang masuk dan endapan. Beberapa sungai besar dihuni oleh berbagai kura-kura dan ular.airnya jernih sekali. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang. dan hilir. karena akan terbawa arus. dan oksigen terdapat di daerah profundal. Perubahan ini juga dapat dipercepat oleh aktivitas manusia. dihuni oleh buaya dan lumba-lumba. terdapat bermacam-macam organisme. sehingga terjadi produksi detritus yang berlebihan yang akhirnya menghabiskan suplai oksigen di danau tersebut. Air sungai dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan. Air sungai yang mengalir deras tidak mendukung keberadaan komunitas plankton untuk berdiam diri. anak sungai. dan di dasar air banyak terdapat oksigen sepanjang tahun. Khusus sungai di daerah tropis. Pengkayaan danau seperti ini disebut “eutrofikasi”. Komunitas yang berada di sungai berbeda dengan danau. dihuni oleh sedikit organisme. Ciri-cirinya adalah airnya keruh. karena fitoplankton sangat produktif. Di hilir sering dijumpai ikan kucing dan gurame.

a.Organisme sungai dapat bertahan tidak terbawa arus karena mengalami adaptasi evolusioner. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. estuari. pantai. Abisal merupakan daerah yang lebih jauh dan lebih dalam dari pantai (1. dan terumbu karang. maka daerah permukaan laut tetap subur dan banyak plankton serta ikan. Di daerah dingin. Menurut kedalamannya. Batial merupakan daerah yang dalamnya berkisar antara 200-2500 m d. laut dibedakan sebagai berikut. 1. Neretik merupakan daerah yang masih dapat ditembus cahaya matahari sampai bagian dasar dalamnya ± 300 meter. b. Litoral merupakan daerah yang berbatasan dengan darat. Batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah disebut daerah termoklin. Beberapa jenis serangga yang hidup di sisi-sisi hilir menghuni habitat kecil yang bebas dari pusaran air. suhu laut sekitar 25°C. Laut Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI. Habitat laut dapat dibedakan berdasarkan kedalamannya dan wilayah permukaannya secara horizontal. Gerakan air dari pantai ke tengah menyebabkan air bagian atas turun ke bawah dan sebaliknya. Ekosistem air laut Ekosistem air laut dibedakan atas lautan.500-10. 1. 2.000 m). c.mencapai 55% terutama di daerah laut tropik. c. Di daerah tropik. karena suhunya tinggi dan penguapan besar. sehingga memungkinkan terbentuknya rantai makanan yang berlangsung balk. Menurut wilayah permukaannya secara horizontal. . ekosistem air laut dibagi sebagai berikut. Misalnya bertubuh tipis dorsoventral dan dapat melekat pada batu. suhu air laut merata sehingga air dapat bercampur. berturut-turut dari tepi laut semakin ke tengah.

e. Epipelagik merupakan daerah antara permukaan dengan kedalaman air sekitar 200 m. dan daerah pasang surut. . Daerah tengah pantai terendam saat pasang tinggi dan pasang rendah. hewan dan tumbuhan tingkat rendah memiliki tekanan osmosis sel yang hampir sama dengan tekanan osmosis air laut. laut. tidak terdapat tumbuhan tetapi hewan masih ada. Kedalaman lebih dari 6. porifera. Abisalpelagik merupakan daerah dengan kedalaman mencapai 4. Di bagian ini biasanya terdapat lele laut dan ikan Taut yang dapat mengeluarkan cahaya. Hadal pelagik merupakan bagian laut terdalam (dasar). Hewan yang hidup di daerah ini misalnya gurita.500 m. 2. Garam yang berlebihan diekskresikan melalui insang secara aktif. kepiting. anemon laut. dan remis yang menjadi konsumsi bagi kepiting dan burung pantai. Hewannya misalnya ikan hiu. moluska. b. Sebagai produsen di tempat ini adalah bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu. d. remis dan kerang.000m. Mesopelagik merupakan daerah dibawah epipelagik dengan kedalam an 200-1000 m. dan pengeluaran air dengan cara osmosis melalui insang. Ekosistem pantai dipengaruhi oleh siklus harian pasang surut laut. Hewan tingkat tinggi beradaptasi dengan cara banyak minum air.a. Organisme yang hidup di pantai memiliki adaptasi struktural sehingga dapat melekat erat di substrat keras. Sinar matahari tidak mampu menembus daerah ini.000 m. Daerah paling atas pantai hanya terendam saat pasang naik tinggi. siput herbivora dan karnivora. Daerah ini dihuni oleh beberapa jenis ganggang. Batiopelagik merupakan daerah lereng benua dengan kedalaman 200-2. Di laut. Ekosistem pantai Ekosistem pantai letaknya berbatasan dengan ekosistem darat. bintang laut. dan ikan-ikan kecil. pengeluaran urin sedikit. c. Daerah ini dihuni oleh ganggang. landak laut.

kerang. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing. Lumnitzera. 2. Salinitas ini juga dipengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut aimya. Salinitas air berubah secara bertahap mulai dari daerah air tawar ke laut. Formasi baringtonia Daerah ini didominasi tumbuhan baringtonia. Vigna. Thespesia. Pandanus tectorius (pandan). Bahkan ada beberapa invertebrata laut dan ikan laut . Komunitas tumbuhan berturut-turut dari daerah pasang surut ke arah darat dibedakan sebagai berikut. 3. Tumbuhan lainnya adalah Spinifex littorius (rumput angin). akar ini juga dapat digunakan sebagai penahan dari pasang surut gelombang. dan ikan. Yang termasuk tumbuhan di hutan bakau antara lain Nypa. Lebih ke arah darat lagi ditumbuhi Crinum asiaticum (bakung). Euphorbia atoto. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam. kepiting. Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput rawa garam. termasuk di dalamnya Wedelia. Acathus. Akar napas merupakan adaptasi tumbuhan di daerah berlumpur yang kurang oksigen. maka kawasan ini berupa hutan bakau yang memiliki akar napas. tumbuhan ini menjalar dan berdaun tebal. pohon yang sering tumbuh adalah: Heriticra. Guettarda. dan Cerbera. Jika tanah pasang surut tidak terlalu basah.Daerah pantai terdalam terendam saat air pasang maupun surut. dan fitoplankton. ganggang. Rhizophora. Formasi pes caprae Dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin. Estuari Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. dan Erythrina. 1. Acgicras. Terminalia. dan Canaualia martina. Nutrien dari sungai memperkaya estuari. dan Scaeuola Fruescens (babakoan). Selain berfungsi untuk mengambil oksigen. Daerah ini dihuni oleh beragam invertebrata dan ikan serta rumput laut. dan Cylocarpus. Bila tanah di daerah pasang surut berlumpur.

mikroorganisme (detritivora = organisme pemakan sisa) predator dan bangkai. menjadi mangsa bagi gurita. Pada setiap tahap pemindahan energi. yaitu unggas air.omnivora). Herbivora seperti siput. dan ikan. hidup di antara karang dan ganggang. Berbagai invertebrata. Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan . Terumbu karang didominasi oleh karang (koral) yang merupakan kelompok Cnidaria yang mensekresikan kalsium karbonat.(RidwanAZ.herbivora . Rangka dari kalsium karbonat ini bermacammacam bentuknya dan menyusun substrat tempat hidup karang lain dan ganggang. Komunitas ini disebut terumbu karang.carnivora . Terumbu karang Di laut tropis. 2. Rantai makanan rerumputan (grazing food chain). 27 September 2011) BAB III PENUTUP . karena itu langkahlangkah dalam rantai makanan terbatas 4-5 langkah saja. Bahan mati Misalnya: tumbuhan . mikro organisme. Ada dua tipe dasar rantai makanan: 1.2011) Dalam sustu ekosistem pasti terjadi rantai makanan.herbivora . semakin pendek rantai makanan semakin besar pula energi yang tersedia. pada daerah neritik. landak laut. Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain.yang menjadikan estuari sebagai tempat kawin atau bermigrasi untuk menuju habitat air tawar. Daerah komunitas ini masih dapat ditembus cahaya matahari sehingga fotosintesis dapat berlangsung. Estuari juga merupakan tempat mencari makan bagi vertebrata semi air.wikipedia.carnivora -omnivora. Rantai makanan sisa (detritus food chain). bintang laut. 4.com. Dengan perkataan lain. dan ikan karnivora. (www. terdapat suatu komunitas yang khusus yang terdiri dari karang batu dan organisme-organisme lainnya. 80%–90% energi potensial hilang sebagai panas.com. ikan.

herbivora .Ekosistem. jangan mencemari ekosistem. Bahan tak hidup (abiotik). Dalam sustu ekosistem pasti terjadi rantai makanan.2010. DAFTAR PUSTAKA Ridwanaz. Ekosistem dibagi menjadi 2 yaituekosistem darat dan air. 27 September 2011 http://riosetyabayu. Penyusun ekosistem yaitu: Komponen autotrof.blogspot. http://www. Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan . Pengurai (dekomposer).omnivora).3.2011. Komponen heterotrof.wikipedia.Ekosistem Anonom.com/2011/12/makalah-ekosistem. 3.com.1 Saran Kita harus menjaga ekosistem di sekitar kita.1 Kesimpulan Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara unsur-unsur hayati dengan nonhayati yang membentuk sistem ekolog.html .carnivora .

3. 5:3). B. polusi lingkungan. polusi. Di era globalisasi sekarang ini dunia dihadapi berbagai masalah. sehingga bukan hanya mencakup aturan bagi sesama manusia saja. 4. hutan yang berkurang.Makalah Ekosistem BAB I PENDAHULUAN A. Tujuan. melainkan juga terhadap alam dan lingkungan hidupnya. karena ia adalah system hidup yang diturunkan oleh Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Mengetahui penyebab terjadinya kerusakan ekosistem Mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan kerusakan ekosistem Dapat mengerti dan memahami pentingnya ekosistem dalam kehidupan Dapat memahami bagaimana upaya-upaya pelestarian ekosistem . orang menjadi sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Sampah di lingkungan yang mempengaruhi udara. indah dan terperinci aturan Sang Maha Rahman dan Rahim ini. 2. Karena pemanasan global. 1. tumbuhan dan manusia. hal ini didasarkan pada firman Allah SWT : “Pada hari ini Aku sempurnakan bagimu agamamu dan Aku cukupkan atasmu nikmat-Ku. Oleh karena itu aturan Islam haruslah mencakup semua sisi yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya. salah satunya adalah pemanasan global yang dapat menimbulkan kerusakan-kerusakan terhadap lingkungan sekitar kita. dan menguras sumber daya alam. tanah. Demikian tinggi. air. pasokan terbatas sumber daya alam. Maka sedikit demi sedikit alam yang ada di sekitar kita akan berubah menjadi tampat yang tak pernah akan kita impikan untuk anak cucu kita nanti. hewan. dan Aku ridhai Islam sebagai aturan hidupmu.” (QS. Apabila kita menggunakan lingkungan sebagai limbah. Latar Belakang Islam adalah Agama yang sempurna. kita mengambil tanah dari alam liar.

Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya. Ekosistem sangat bervariasi dalam hal ukuran – dapat berupa genangan air pada suatu lubang pohon hingga ke samudera luas. Ekologi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani. yang baru muncul pada tahun 70-an. seekor burung dan sebuah pohon. Akan tetapi. Oikos artinya rumah atau tempat tinggal. Pengertian Ekosistem Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Satuan Makhluk Hidup dalam Ekosistem Individu Individu adalah satu makhluk hidup.org/wiki/Ekosistem) Ilmu yang mempelajari ekosistem disebut ekologi. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834-1914). Populasi . hewan dan mikroorganisme besertalingkungan non-hayati yang dinamis dan kompleks. Manusia merupakan bagian yang terintegrasi dalam ekosistem. (Sumber : http://id. a.BAB II PEMBAHASAN A. dan logos artinya ilmu. yaitu oikos dan logos. Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru. Ekosistem a. ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. b.wikipedia. Ekosistem adalah suatu komunitas tumbuhan. serta saling berinteraksi sebagai suatu unit yang fungsional. Ekosistem. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. b. misalnya seekor semut.

Komunitas Komunitas adalah kumpulan beberapa macam populasi yang menempati daerah yang sama pada waktu yang sama. sungai dan laut. . Contohnya rawa. kolam. Pengurai adalah organisme yang menguraikan organisme mati. tanpa campur tangan manusia. Ekosistem Ekosistem adalah kesatuan komunitas dan lingkungannya yang membentuk suatu hubungan timbal balik di antara komponen-komponennya. Komponen suatu ekosistem mencakup seluruh makhluk hidup dan makhluk tidak hidup yang terdapat di dalamnya. contohnya komunitas hutan jati. ekosistem dibedakan menjadi ekosistem buatan dan ekosistem alami. Bioma Bioma adalah suatu ekosistem darat yang khas dan luas cakupannya. kebun. padang rumput dan hutan pinus. Jika suatu ekosistem sengaja dibuat manusia maka disebut ekosistem buatan. Contoh populasi adalah sekelompok semut di atas meja. c. Contoh pengurai adalah jamur dan bakteri. Contohnya ekosistem sawah. Komponen Ekosistem Komponen ekosistem terdiri atas : 1. waduk dan akuarium. Produsen adalah organisme yang dapat menghasilkan makanan dan penyedia makanan untuk makhluk hidup yang lain. Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alamiah. d. Berdasarkan proses terbentuknya. Konsumen adalah organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri dan bergantung pada organisme lain dalam hal makanan.Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang dapat berkembangbiak serta berada pada tempat yang sama dan dalam kurun waktu yang sama. Biosfer Biosfer adalah berbagai bioma di permukaan bumi yang saling berhubungan dan membentuk sistem yang lebih besar lagi. Komponen Biotik terdiri dari: a. c. c. e. f. b.

ekosistem ini terdiri dari ikan. maka lingkungan kita adalah segala sesuatu yang berada di sekolah. komponen biotik dan abiotik merupakan komponen pokok ekosistem yang dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. a. b.2. c. Lingkungan merupakan segala sesuatu yang berada di luar individu. d. f. sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air. pasir. Interaksi antara makhluk hidup dan tak hidup dalam suatu tempat tertentu disebut ekosistem. pada suatu ekosistem akuarium. plankton yang terapung di air sebagai komponen biotik. e. lingkungan selalu mengalami perubahan. Jika kita berada di sekolah. Komponen Abiotik terdiri dari: a. Hubungan antarkomponen dalam ekosistem tersebut disebut hubungan ekologi. seperti apakah keadaan bumi pada masa lalu? Samakah dengan keadaan sekarang? Sejalan dengan perubahan waktu. batu. Perubahan Ekosistem secara Alamiah . Jika suatu lingkungan mengalami perubahan maka ekosistem yang terdapat di situ akan mengalami perubahan juga. B. Perubahan lingkungan dapat terjadi secara alamiah dan perubahan yang diakibatkan oleh kegiatan manusia. Makhluk hidup selalu berinteraksi dengan lingkungan. d. Antara komponen biotik dengan abiotik saling mempengaruhi. mineral dan oksigen yang terlarut dalam air. Misalnya. Interaksi Antara Komponen Ekosistem Didalam ekosistem. Cahaya matahari Tanah Air Udara Suhu Kelembaban Kedua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang teratur. tumbuhan air. Kondisi yang Memengaruhi Perubahan Ekosistem Pernahkah terbayang oleh kamu.

dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri. manusia memanfaatkan alam dan lingkungannya. Misalnya. jika salah satu makhluk hidup berkurang makan akan mempengaruhi keadaan makhluk hidup yang lainnya. Dalam sebuah ekosistem. b. h. di hutan sekitar Gunung Merapi di Jawa Tengah banyak hewan. d. Baik disengaja maupun tidak sengaja kebakaran hutan mengakibatkan kerusakan ekosistem yang ada di dalamnya. dan makhluk hidup lainnya yang hidup di sana. tanah. Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS) . g. air. Peristiwa alam lain yang juga dapat merusak kesimbangan ekosistem adalah kebakaran hutan. Perubahan Ekosistem Akibat Perbuatan Manusia Manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan peristiwa alam yang terjadi. c. sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan. b. Jika terjadi gunung meletus di Gunung Merapi maka makhluk hidup di sana akan banyak yang mati. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat menyebabkan terjadinya perubahan ekosistem. a. Namun pemanfaatannya secara berlebihan tanpa memikirkan akibatnya. Terjadinya tanah longsor. ekosistem akan berubah secara drastis. Merusak hutan bakau. Apa saja kegiatan manusia yang dapat menyebabkan perubahan ekosistem bahkan kerusakan ekosistem. Pencemaran. Terjadinya banjir. tumbuhan. (pencemaran udara. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhannya. i. e. Begitu pula dengan bencana alam gempa yang terjadi di Indonesia.Akhir-akhir ini sering terjadi bencana alam berupa gunung meletus atau gempa bumi. sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan. Bahkan dapat memusnahkan makhluk hidup yang ada di dalamnya. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan) Perburuan liar. Pembuangan sampah di sembarang tempat. f.

Akibatnya kelebihan pupuk tersebut akan mengendap di dalam tanah. melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi. Walaupun diberikan dalam jumlah banyak. Jika terjadi hujan. Upaya Pelestarian Ekosistem. Namun. Melestarikan ekosisterm merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja. C. Misalnya. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. tanpa kita sadari dapat merusak lingkungan dan ekosistemnya. jika jumlahnya sangat banyak pertumbuhan tanaman air tersebut menjadi tidak terkendali. menyumbat saluran irigasi serta instalasi pembangkit listrik tenaga air. Karena keinginan untuk menghasilkan produksi pertanian yang tinggi maka patani tidak jarang menggunakan pupuk secara berlebihan. Indonesia sebagai negara berkembang. aliran air itu bermuara di sungai atau danau. Pencemaran lingkungan sudah terjadi di hampir wilayah. Dengan pertumbuhan yang tidak terkendali dari tanaman air akan menutup perairan sehingga merintangi atau mengganggu transportasi air. penggunaan bahan kimia di lingkungan sekitar kita. maka pupuk yang tidak digunakan itu akan ikut dalam aliran air. Pengaruh Penggunaan Bahan Kimia terhadap Lingkungan Kerusakan lingkungan yang terjadi akhir-akhir ini sudah tergolong sangat parah. mempercepat pendangkalan perairan. Petani biasanya menggunakan pupuk untuk menyuburkan tanaman. Pada mulanya pupuk yang berada di dalam danau ini akan menyuburkan tanaman air. dari balita sampai manula. Usaha pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus menimbulkan kerusakan lingkungan ditindaklanjuti dengan menyusun . Selain akibat dari peristiwa alam dan ulah manusia yang sengaja merusak lingkungan untuk kepentingan pribadi. penggunaan pupuk buatan yang tidak sesuai dengan takaran yang seharusnya. namun tanaman pertanian memiliki kemampuan sendiri dalam menyerap pupuk.c. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak. Misalnya. memiliki tingkat kerusakan lingkungan yang tinggi.

24 Tahun 1986. Melakukan penilaian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL). masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Pemarintah sebagai penanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyatnya memiliki tanggung jawab besar dalam upaya memikirkan dan mewujudkan terbentuknya pelestarian ekosistem. Pada tahun 1991. dengan tujuan pokoknya: Menanggulangi kasus pencemaran. d. . Menerbitkan UU No. Adapun ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah sebagai berikut: a. Menghargai keanekaragaman hayati. tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan). c. Memberlakukan Peraturan Pemerintah Rl No. d. Menggunakan pandangan jangka panjang. 4 Tahun 1982. c. Hal-hal yang dilakukan pemerintah antara lain: a. Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah. Pembangunan berwawasan lingkungan adalah usaha meningkatkan kualitas manusia secara bertahap dengan memerhatikan faktor lingkungan. 1) 2) 3) e.program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan lingkungan. Upaya yang dilakuukan Pemerintah. Menjamin pemerataan dan keadilan. Menggunakan pendekatan integratif. 1. b. 2. Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup oleh Masyarakat Bersama Pemerintah Sebagai warga negara yang baik. Pemerintah mencanangkan gerakan menanam sejuta pohon. tentang Ketentuan-ketentuan PokokPengelolaan Lingkungan Hidup. b. Mengawasi bahan berbahaya dan beracun (B3). pemerintah membentuk Badan Pengendalian Lingkungan.

Keadaan ini menyebabkan kadar oksigen sangat membahayakan bagi kelangsungan hidup setiap orgarnisme. sehingga mengakibatkan la )isan ozon menyusut dan menyebabkan meningkatnya suhu udara. salah satunya oksigen. Upaya pelestaran tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan menanam pohon atai. c. b. segar. Pelestarian tanah (tanah datar. Pelestarian hutan . Banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi. Kita mengetahui bahwa dalam Udaraterkandung beranekaragam gas. dan sehat. penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula gundul. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap bersih dan sehat antara lain: 1) 2) Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran.Udara yang kotor karena debu atau pun asap sisa pembakaran berkurang. Pelestarian udara Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan. baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap 3) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer. Maka perlu diupayakan kiat-kiat untuk menjaga kesegaran udara lingkungan agar tetap bersih. Pemanasar global terjadi di antaranya karena makin menipisnya lapisan ozon di atmosfer. karena setiap organisme bernapas memerlukan udara. lahan miring/perbukitan) Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah.Beberapa upaya yang dapat dilakuklan masyarakat berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup antara lain: a.

Menerapkan sistem tebang-tanam dalam kegiatan penebangan hutan.Eksploitasi hutan yang terus menerus berlanfjsung sejak dahulu hingga kini tanpa diimbangi dengan penanaman kembali. Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara: 1) 2) 3) 4) Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kenbali tanaman bakau di areal sekitar pantai. karang di laut. hewan. Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon. Melarang pengambilan batu karang yang ada di sedtar pantai maupun di dasar laut. sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi. pengrusakan hutan bakau. Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang. Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan. Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan: 1) 2) 3) 4) 5) Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul. Kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. dan menyimpan cadangan air. d. Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan. Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang nelanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan. . e. tumbuhan. Pelestarian laut dan pantai Seperti halnya hutan. Padahal hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi. Terjadhya abrasi yang mengancam kelestarian pantai disebabkan telah hilangnya hutan . meiupakan kegatan-kegiatan manusia yang mengancam kelestarian laut dan pantai. karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman aut. Pelestarian flora dan fauna Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungai antara manusia. penahan lapisan timah. Pengambilan pasir pantai. laut juga sebagai sumber daya alam potensial. melainkan juga penghasil oksigen. dan alam sekitarnya.)akau di sekitar pantai yang merupakan pelindung alami terhadap gempuran ombak.

3) Menggalakkan kegiatan penghijauan.Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan. . Oleh karena itu. Oleh karena itu. Hal semacam itu akan merupakan beban sosial. pembangunan yang bijaksana harus dilandasi wawasan lingkungan sebagai sarana untuk mencapai kesinambungan dan menjadi jaminan bagi kesejahteraan generasi sekarang dan mendatang. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. 2) Melarang kegiatan perburuan liar. Terpeliharanya ekosistem yang baik dan sehat merupakan tanggungjawab yang menuntut peran serta setiap anggota masyarakat untuk meningkatkan daya dukung lingkungan. sehingga struktur dan fungsi dasar ekosistem yang menjadi penunjang kehidupan dapat pula rusak karenanya. KESIMPULAN Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. karena pada akhirnya masyarakat dan pemerintahlah yang harus menanggung beban pemulihannya. B. SARAN Pelaksanaan pembangunan sebagai kegiatan yang makin meningkat mengandung risiko pencemaran dan perusakan lingkungan. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia. BAB III PENUTUP A. Perubahan lingkungan dapat terjadi secara alamiah dan perubahan yang diakibatkan oleh kegiatan manusia. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di antaranya adalah: 1) Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa.

Tweet Diposkan oleh Septio Ahza di 07:05 http://ahza-vongola.com/2012/04/makalah-ekosistem.blogspot.html .

Pemahaman terhadap hakikat lingkungan ini masih banyak yang tidak disadari manusia sehingga mengakibatkan kesalahan pada waktu menentukan perencanaan. dalam pembangunan ini harus diperhatikan hakikat lingkungan. Dalam prinsip pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. dan pasca kegiatan pembangunan. maka akan terjadi kerusakan lingkungan. . bila di dalam lingkungan tidak terjadi keseimbangan antar komponen-komponen lingkungan.Selasa. Karena itu. karena ekosistem alamiah lebih heterogen dan keterlibatan manusia di dalamnya tidak mendominasi komponen lingkungan yang lain. pelaksanaan. maka pembangunan yang dilakukan dengan pendekatan lingkungan artinya tidak menolak bila sumber daya alam diolah untuk kesejahteraan manusia. Selanjutnya pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dapat berhasil dilakukan bila sumber daya manusia. sehingga dapat mensejahterakan manusia. alam. Namun di dalam pembangunan yang memuat unsur perubahan itu dapat menimbulkan ketidakseimbangan lingkungan. Kegiatan pembangunan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengubah sesuatu keadaan tertentu menjadi keadaan yang lebih baik.1 Latar Belakang Keseimbangan dalam lingkungan dapat terjadi karena adanya keterkaitan antar.komponen-komponen lingkungan yang membentuk sistem ekologi atau ekosistem. Ada 2 (dua) macam ekosistem yaitu ekosistem alamiah dan ekosistem buatan. Ekosistem alamiah lebih stabil dibandingkan dengan ekosistem buatan. Perbedaan antara keduanya adalah keterlibatan (peranan dan kedudukan) manusia di dalamnya. sedangkan hal yang pokok dalam lingkungan adalah keseimbangan antarkomponen-komponen lingkungan. 20 Desember 2011 makalah ekosistem BAB I PENDAHULUAN 1. Karena itu. tetapi kesejahteraan manusia yang dimaksudkan di sini adalah kesejahteraan manusia untuk masa kini dan masa mendatang.

Hubungan yang terjadi antara individu dengan .1 Ekosistem Suatu organisme hidup akan selalu membutuhkan organisme lain dan lingkungan hidupnya.2 Tujuan  Dengan di buat nya makalah ini mahasiswa mengetahui pentingnya menjaga lingkungan agar ekosistem dan rantai makanan tidak Rusak atau terganggu. yang diukur melalui keuntungan finansiil dan non-finansiil. 1.dan teknologi dapat ditingkatkan dengan nilai tambah.sehingga tidak merugikan kita sebagai manusia yang intelek akan pentingnya menjaga keseimbangan tersebut. BAB II PEMBAHASAN 2.

mengembangkan teknologi dan memanipulasi alam. Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dananorganisme. Dengan demikian. khususnya mikroorganisme. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik. dan siklus biogeokimia.lingkungannya sangat kompleks. panda dapat hidup di ekosistem dengan kondisi apapun asalkan dalam ekosistem tersebut terdapat bambu sebagai sumber makanannya. inilah yang disebut dengan hukum toleransi. manusia dapat memperlebar kisaran toleransinya karena kemampuannya untuk berpikir. Hal ini mengarah pada kenyataan bahwa kandungan kimia atmosfer dan bumi sangat terkendali dan sangat berbeda dengan planet lain dalam tata surya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. yaitu bambu. Pengertian ini didasarkan pada Hipotesis Gaia. Di dalam ekosistem terjadi rantai makanan. namun memiliki toleransi yang sempit terhadap makanannya. Misalnya: Panda memiliki toleransi yang luas terhadap suhu. kelimpahan dan penyebaran suatu spesies dalam ekosistem ditentukan oleh tingkat ketersediaan sumber daya serta kondisi faktor kimiawi dan fisis yang harus berada dalam kisaran yang dapat ditoleransi oleh spesies tersebut. yaitu: "organisme. Dalam ekosistem. . Kehadiran. aliran energi. bersifat saling mempengaruhi atau timbal balik. bersama-sama dengan lingkungan fisik menghasilkan suatu sistem kontrol yang menjaga keadaan di bumi cocok untuk kehidupan". Berbeda dengan makhluk hidup yang lain. Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada. organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. sebaliknya organisme juga memengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup.

atau lingkungan tempat hidup. 5. Komponen biotik adalah suatu komponen yang menyusun suatu . Air. Proses biologi dipengaruhi suhu.2. intensitas cahaya yang besar membuat peningkatan suhu sehingga hewan dan tumbuhan tertekan. 2. Air dapat menyerap cahaya sehingga pada lingkungan air. organisme melalui osmosis. Beberapa karakteristik tanah yang meliputi struktur fisik. Cahaya matahari. Komponen abiotik dapat berupa bahan organik. Suhu. Beberapa organisme terestrial beradaptasi dengan lingkungan dengan kandungan garam tinggi. Ketersediaan air memengaruhi distribusi organisme. Mamalia dan unggas membutuhkan energi untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya. dan faktor yang memengaruhi distribusi organisme.2. Konsentrasi garam memengaruhi kesetimbangan air dalam Organisme di gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air di gurun. Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dalam suatu area. Garam. senyawa anorganik.2.2 Biotik Biotik adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu yang hidup (organisme). 6. 3. pH. Sebagian besar komponen abiotik bervariasi dalam ruang dan waktunya.2 Komponen pembentuk Komponen-komponen pembentuk ekosistem adalah: 2. 2. Iklim. Iklim mikro meliputi iklim dalam suatu daerah yang dihuni komunitas tertentu. Di gurun. dan komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada kandungan sumber makanannya di tanah. regional dan lokal. fotosintesis terjadi di sekitar permukaan yang terjangkau cahaya matahari.1 Abiotik Abiotik atau komponen tak hidup adalah komponen fisik dan kimia yang merupakanmedium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan. Tanah dan batu. 4. yaitu: 1. Iklim makro meliputi iklim global. Intensitas dan kualitas cahaya memengaruhi proses fotosintesis.

4 Heterotrof / Konsumen Komponen heterotrof terdiri dari organisme yang memanfaatkan bahanbahan organikyang disediakan oleh organisme lain sebagai makanannya . Bahan organik sebagai penerima fermentasi : anaerobik namun bahan organik yang teroksidasi juga elektron /oksidan sebagai penerima elektron.3 Autotrof Komponen autotrof atau produsen terdiri dari organisme yang dapat membuat makanannya sendiri dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti sinar matahari(fotoautotrof) dan bahan kimia (kemoautotrof). Yang tergolong heterotrof adalah manusia. Yang tergolong pengurai adalah bakteri dan jamur. yaitu hewan pengurai yang memakan sisa-sisa bahan organik.ekosistem selain komponen abiotik (tidak bernyawa). yaitu: 2.5 Pengurai / dekomposer Pengurai atau dekomposer adalah organisme yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati. 3. Yang tergolong autotrof adalah tumbuhan berklorofil. Berdasarkan peran dan fungsinya. 2. Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Pengurai disebut juga konsumen makro (sapotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih besar. Tipe dekomposisi ada tiga.2. contohnya adalah kutu kayu.2. makhluk hidup dibedakan menjadi tiga macam. ekosistem ini terdiri dari ikan sebagai komponen heterotrof. 2. Misalnya. komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan ekosistem yang teratur[4]. yaitu: 1. Komponen autotrof berperan sebagai produsen. hewan. jamur. Ada pula pengurai yang disebut detritivor. aerobik : oksigen adalah penerima elektron / oksidan anaerobik : oksigen tidak terlibat.2. pada suatu ekosistem akuarium. dan mikroba. Komponen heterotrof disebut juga konsumen makro (fagotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih kecil. tumbuhan air sebagai komponen . 2.

3. mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.1 Antar komponen biotik Ketergantungan antar komponen biotik dapat terjadi melalui: 1. pasir. yaitu perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu. Rantai makanan. terdiri atas hewan pemakan tumbuhan yang biasa disebut konsumen primer. terdiri atas hewan- . 2.autotrof. Hewan pemakan konsumen primer merupakan tingkat trofi ketiga. plankton yang terapung di air sebagai komponen pengurai. sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan adalah tumbuhan maka tingkat trofi pertama selalu diduduki tumbuhan hijau sebagai produsen.3 Ketergantungan Rantai makanan Ketergantungan pada ekosistem dapat terjadi antar komponen biotik atau antara komponen biotik dan abiotik. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. 2. Tingkat selanjutnya adalah tingkat trofi kedua.batu.

Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhanherbivora-carnivora). karena itu langkah-langkah dalam rantai makanan terbatas 4-5 langkah saja. 4. seperti: 1.2 Antar komponen biotik dan abiotik Ketergantungan antara komponen biotik dan abiotik dapat terjadi melalui siklus materi. Dalam proses makan ada yang disebut dengan rantai makanan. Pada setiap tahap pemindahan energi. 3.jaring makanan. 2. Ulah manusia telah membuat suatu sistem yang awalnya siklik menjadi nonsiklik. manusia cenderung mengganggu keseimbangan lingkungan. 2. Dengan perkataan lain. Artinya ia membutuhkan makhluk hidup lain dalam kehidupannya. siklus karbon siklus air siklus nitrogen siklus sulfur Siklus ini berfungsi untuk mencegah suatu bentuk materi menumpuk pada suatu tempat. 80%–90% energi potensial hilang sebagai panas. Salah satu kebutuhan pokok manusia dan makhluk hidup lainnya adalah makan. 2.hewankarnivora. sebagian energi akan hilang. Setiap pertukaran energi dari satu tingkat trofi ke tingkat trofi lainnya. Ada dua tipe dasar rantai makanan: . yaitu rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk seperi jaring-jaring. semakin pendek rantai makanan semakin besar pula energi yang tersedia. Jaring-jaring makanan terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya memakan satu jenis makhluk hidup lainnya. 2.3.4 Rantai dan Jaringan Makanan Manusia adalah salah satu dari makhluk hidup yang diciptakan Sang Pencipta sebagai makhluk sosial. Jaring.

tetapi ada pula yang mendapat makanan secara tidak langsung dari produsen . setiap organisme mempunyai suatu peranan. hewan ada yang memakan produsen secara langsung. ada yang berperan sebagai produsen. Rantai-rantai di atas tidak berdiri sendiri tapi saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga membentuk faring-faring makanan. Zat-zat organik ini kemudian dimanfaatkan oleh organisme-organisme heterotrof (manusia dan hewan) yang berperan sebagai konsumen. Sebagai konsumen. yaitu rantai pemangsa. Rantai makanan sisa (detritus food chain). Pada ekosistem. Rantai pemangsa dimulai dari hewan yang bersifat herbivora sebagai konsumen I.Rantai makanan rerumputan (grazing food chain). Misalnya: tumbuhanherbivora-carnivora. bakteri. Macam-Macam Rantai Makanan Para ilmuwan ekologi mengenal tiga macam rantai pokok. Kumpulan dari rantai makanan nantinya akan menjadi sebuah jaring. Rantai parasit dimulai dari organisme besar hingga organisme yang hidup sebagai parasit. dilanjutkan dengan hewan karnivora yang memangsa herbivora sebagai konsumen ke-2 dan berakhir pada hewan pemangsa karnivora maupun herbivora sebagai konsumen ke-3. Produsen terdiri dari organisme-organisme berklorofil (autotrof) yang mampu memproduksi zat-zat organik dari zat-zat anorganik (melalui fotosintesis). Rantai saprofit dimulai dari organisme mati ke jasad pengurai. Misalnya jamur dan bakteri. rantai parasit. dan rantai saprofit. konsumen ataupun dekomposer. Contoh organisme parasit antara lain cacing. yang sering disebut dengan jaring-jaring makanan. dan benalu. Produsen adalah penghasil makanan untuk makhluk hidup sedangkan konsumen adalah pemakan produsen. Bahan mati mikroorganisme (detrivora = organisme pemakan sisa) predator.    Rantai Pemangsa Rantai Parasit Rantai Saprofit Rantai pemangsa landasan utamanya adalah tumbuhan hijau sebagai produsen.

hewan atau tumbuhan yang mati akan diuraikan dan dikembalikan ke tanah menjadi unsur hara (zat anorganik) yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan. (Materi ini akan Anda pelajari khusus pada materi Daur Biogeokimia. Contoh siklus biogeokimiawi adalah siklus carbon. Coba Anda pikirkan apakah yang terjadi jika di dunia ini tidak ada bakteri pengurai dan jamur saproba? Pada hakikatnya dalam organisasi kehidupan tingkat ekosistem terjadi proses-proses sirkulasi materi.dengan memakan konsumen lainnya.) Maka dari itulah keseimbangan dalam ekosistem sangat penting untuk selalu terjaga. . dan seterusnya hingga konsumen puncak. karena unsur-unsur kimia esensial pembentuk protoplasma beredar dalam biosfer melalui siklus biogeokimiawi. Oleh dekomposer. Aktivitas pengurai juga menghasilkan gas karbondioksida yang penting bagi fotosintesis. Konsumen II. Zat-zat anorganik dalam suatu ekosistem tetap konstan atau seimbang. mengapa? Ya. siklus oksigen. III. tetapi membentuk jaring-jaring makanan (food web). Karenanya konsumen dibedakan menjadi beberapa macam yaitu konsumen I. karena sumber makanan konsumen I adalah produsen. akumulasi energi. Anda pernah melakukannya sewaktu di SMP bukan? Dalam ekosistem rantai makanan jarang berlangsung dalam urutan linier seperti di atas. siklus nitrogen. dan akumulasi materi melalui organisme. Peran dekomposer ditempati oleh organisme yang bersifat saprofit. Perhatikan contoh sebuah rantai makanan ini: daun berwarna hijau (Produsen) --> ulat (Konsumen I) --> ayam (Konsumen II) --> musang (Konsumen III) --> macan (Konsumen IV/Puncak). siklus fosfor. Peranan makan dan dimakan di dalam ekosistem akan membentuk rantai makanan bahkan jaring-jaring makanan. Keluar masuknya energi dan materi bertujuan mempertahankan organisasinya serta mempertahankan fungsinya. dan siklus sulfur. yaitu bakteri pengurai dan jamur saproba. dan seterusnya tidak memakan produsen secara langsung tetapi tetap tergantung pada produsen. transformasi. konsumen II. Keberadaan dekomposer sangat penting dalam ekosistem. Coba Anda buat sebuah rantai makanan seperti contoh. Ekosistem juga merupakan suatu sistem yang terbuka dan dinamis.

penggundulan hutan. Coba Anda berikan contoh kerusakan ekosistem akibat bencana alam? Ya betul. Jaring-jaring Makanan . Dapatkah Anda berikan contoh lainnya? Coba Anda berikan pula contoh kerusakan ekosistem akibat perbuatan manusia! Ya benar. tanah dan udara. contoh kerusakan ekosistem akibat bencana alam adalah letusan gunung berapi. dimana lahar panasnya dapat mematikan organisme (hewan dan tumbuhan) dan mikroorganisme yang dilaluinya. ekosistem dapat rusak akibat perbuatan manusia. Apakah yang menjadi penyebab rusaknya keseimbangan ekosistem? Ya benar.Namun keseimbangan ekosistem dapat terganggu jika komponenkomponen penyusunnya rusak atau bahkan hilang. selain karena bencana alam. serta pencemaran air.

Sementara karnivora (konsumen II) memerlukan karnivora lain dan herbivora. yaitu ekositem air. ekosisten darat.5.1 Akuatik (air) . tikus. Dalam rantai makanan. secara tidak langsung karnivora memerlukan produsen. 2. 2.contoh rantai makanan: Contoh Rantai makanan adalah: PRODUSEN: PADI KONSUMEN I: TIKUS KONSUMEN II: ULAR KONSUMEN III: ELANG PENGURAI: BAKTERI ( Mikro Organisme Tanah) Elang akan mati dan diuraikan oleh mikro organisme pengurai menjadi mineral. Jadi. ular. herbivora (konsumen I) memerlukan tanaman (produsen). Mineral ini diserap akar tanaman sebagai zat hara untuk tumbuh dan berkembang. dan ekosistem buatan. dan burung elang membentuk suatu rantai makanan. Padi.5 Tipe-tipe Ekosistem Secara umum ada tiga tipe ekosistem.

Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin. kepiting. Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput rawa garam. ganggang. sehingga terdapat batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah yang disebut daerah termoklin. dan fitoplankton. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang. • Ekosistem pantai. • Ekosistem estuari. penetrasi cahaya kurang. Ekosistem estuari memiliki produktivitas yang tinggi dan kaya akan nutrisi. Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah. suhu laut sekitar 25 °C. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam.Ekosistem sungai • Ekosistem air tawar. sedangkan lainnya tumbuhan biji. dan ikan. • Ekosistem sungai. Suhu air bervariasi sesuai dengan . Air sungai dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan. kerang. Aliran air dan gelombang secara konstan memberikan oksigen pada air. karena suhunya tinggi dan penguapan besar. • Ekosistem air laut. Tumbuhan yang hidup di ekosistem ini menjalar dan berdaun tebal. Di daerah tropik. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi. Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI-mencapai 55% terutama di daerah laut tropik. Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing.

• Ekosistem laut dalam. kura-kura.2 Terestrial (darat) . Seperti halnya rumput di darat.ketinggian dan garis lintang. Berbeda dengan tumbuh-tumbuhan laut lainnya (alga dan rumput laut). Kehadiran terumbu karang di dekat pantai membuat pantai memiliki pasir putih. menjadi mangsa bagi gurita. ular. Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain. dan lumba-lumba. lamun berbunga. • Ekosistem terumbu karang. ikan. buaya. Ekosistem ini terdiri dari coral yang berada dekat pantai. dan ikan karnivora. lamun banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.bintang laut. berbuah dan menghasilkan biji. Tumbuh-tumbuhan ini hidup di habitat perairan pantai yang dangkal. Sebagai produsen terdapat bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu.5. Sebagai sumber daya hayati.000 m. gurame. dan ikan. Herbivora seperti siput. hidup di antara karangdan ganggang. Efisiensi ekosistem ini sangat tinggi. Lamun atau seagrass adalah satu-satunya kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut. Ekosistem sungai dihuni oleh hewan seperti ikan kucing. Berbagai invertebrata. 2. mereka mempunyai tunas berdaun yang tegak dan tangkai-tangkai yang merayap yang efektif untuk berbiak. Biasanya terdapat lele laut dan ikan laut yang dapat mengeluarkan cahaya. • Ekosistem lamun. Kedalamannya lebih dari 6. landak laut. mikro organisme. Mereka juga mempunyai akar dan sistem internal untuk mengangkut gas dan zat-zat hara.

Ekosistem tundra didominasi oleh vegetasi perdu. Ekosistem terestrial dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. Pola ekosistem dapat berubah akibat gangguan seperti petir. Ekosistem taiga merupakan hutan pinus dengan ciri iklim musim dingin yang panjang. • Hutan hujan tropis. atau aktivitas manusia. Penentuan zona dalam ekosistem terestrial ditentukan oleh temperatur dan curah hujan.Ekosistem hutan hujan tropis memiliki produktivitas tinggi. Iklim sangat penting untuk menentukan mengapa suatu ekosistem terestrial berada pada suatu tempat tertentu. kebakaran. .

tetapi temepratur dan kelembaban masih tergantung musim. Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. babi hutan. Hewan . • Sabana.Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropik dan subtropik. • Padang rumput. singa. Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro. dan burung hantu. atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyaijaringan untuk menyimpan air. serangga. porositas (peresapan air) tinggi. yaitu iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme. Selain itu. jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. dan drainase (aliran air) cepat. Padang rumput terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. Hewannya antara lain. Spesies pepohonan relatif banyak. badak. Sabana dari daerah tropik terdapat di wilayah dengan curah hujan 40 – 60 inci per tahun. harimau. yaitu liana (rotan) dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain: bison. kangguru. kera. hujan turun tidak teratur. Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas. Ciri-ciri ekosistem gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). dan hyena. anjing liar.jerapah. cabang-cabang pohon tinggi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi). Tinggi pohon utama antara 20-40 m. • Gurun. namun di Australia juga terdapat sabana yang luas. burung. serigala. Ciri-ciri padang rumput adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun. Gurun terdapat di daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. variasi suhu dankelembapan tinggi. di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus. Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari. singa. suhu sepanjang hari sekitar 25 °C. zebra. Hewan yang hidup di sabana antara lain serangga dan mamalia seperti zebra. Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. Sabana yang terluas di dunia terdapat di Afrika. Ciri-cirinya adalah curah hujan 200-225 cm per tahun. tikus dan ular. gajah. Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil.

tanahnya kurang subur untuk pertanian. Hewan yang terdapat di hutam gugur antara lain rusa. liken. semut. ciricirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun. Contoh tumbuhan yang dominan adalah sphagnum. Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat. pinus. • Taiga Taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik. Karst berawal dari nama kawasan batu gamping di wilayah Yugoslavia. burung pelatuk. rubah. bersifat rentan dengan pori-poriaerasi yang rendah. tumbuhan biji semusim. Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. beruang. mudah longsor. sedangkan hewannya antara lain moose. kadal. dan sejenisnya. dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur.ular. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali. dan beberapa hewan nokturnal lain. dan rumput alang-alang. Kawasan karst diIndonesia rata-rata mempunyai ciri-ciri yang hampir sama yaitu. sensitif terhadap erosi. Pada umumnya. dan rakun (sebangsa luwak). • Hutan gugur. 2.5. tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin. gaya permeabilitas yang lamban dan didominasi oleh pori-pori mikro.3 Buatan . kalajengking.yang hidup di gurun antara lain rodentia. beruang hitam. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer. katak. tumbuhan perdu.bajing. • Tundra Tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. dengan keragaman aspek biotis yang tidak dijumpai di ekosistem lain. ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. Ekosistem karst mengalami keunikan tersendiri. ajag. Hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang yang memiliki emapt musim. • Karst (batu gamping /gua).

Contoh ekosistem buatan adalah: • • • • • • • bendungan hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus agroekosistem berupa sawah tadah hujan sawah irigasi perkebunan sawit ekosistem pemukiman seperti kota dan desa ekosistem ruang angkasa. serta memiliki pengeluaran yang eksesif seperti polusi dan panas. Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar. Ekosistem kota memiliki metabolisme tinggi sehingga butuh energi yang banyak. . Kebutuhan materi juga tinggi dan tergantung dari luar.Sawah merupakan salah satu contoh ekosistem buatan Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. dan memiliki keanekaragaman rendah. Semua ekosistem dan kehidupan selalu bergantung pada bumi. Ekosistem ruang angkasa bukan merupakan suatu sistem tertutup yang dapat memenuhi sendiri kebutuhannya tanpa tergantung input dari luar. tanaman atau hewan peliharaan didominasi pengaruh manusia.

Namun di dalam pembangunan kita harus .komponen-komponen lingkungan yang membentuk sistem ekologi atau ekosistem.1 Kesimpulan dan saran Keseimbangan dalam lingkungan dapat terjadi karena adanya keterkaitan antar. sehingga dapat mensejahterakan manusia.BAB III PENUTUP 3. Kegiatan pembangunan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengubah sesuatu keadaan tertentu menjadi keadaan yang lebih baik.

Jakarta Wiradi. Jakarta . G. Yayasan Obor Indonesia. Sehingga terjalin Keseimbangan yang kedepannya tidak merugikan Kita. Habitat dan ekosistem itu sendiri. Daftar Pustaka Departemen Petanian .Pusat pengembangan penyuluhan pertanian.memperhatikan Lingkungan Kita. Dan Mekali. Penguasa tanah dan Kelembagaan.2002.Profil kelembagaan dan Ketenangan Penyuluhan Pertanian. 1984.

com/2008/02/03/kompetisi-blog Diposkan oleh Andri Irawan di 21:34 http://ansextra.html .Wikipedia Indonesia.com http://blogroll2001.blogspot.wordpress.com/2011/12/makalah-ekosistem.

nitrogen juga memegang peranan kritis dalam daur organik untuk menghasilkan asam-asam amino yang membentuk protein. NO3-. helium. Tingginya konsentrasi gas nitrogen dibandingkan dengan gas-gas lain hal ini disebabkan selain faktor siklus alamiah yang berlangsung. Agar tumbuhan dapat membuat protein. Konsentrasi nitrogen di atmosfir mencapai 780. Berikut ini penjelasan . Hal ini dikarenakan kebanyakan organisme tidak dapat menggunakan nitrogen dalam bentuk unsure. PENDAHULUAN Semua makhluk hidup memerlukan atom nitrogen untuk pembentukan protein dan berbagai molekul organic esensial lainnya. juga digunakan baik secara alami maupun pupuk dalm pertanian. berfungsi sebaagai reservar bahan ini.90 cm3/liter udara sedangkan konsentrasi nitrogen di dalam air laut hanya mencapai 13 cm3/liter air laut. tumbuhan harusmemperoleh nitrogen dalam bentuk terfiksasi yaitu tergabung dalam senyawa-senyawa. yakni sebagai gas N2. Dalam makalah ini mencoba mendeteksi dan menelusuri. Udara. Bentuk yang paling umum digunakan ialah sebagai ion nitrat. neon. Walaupun ukuran keberadaan nitrogen di atmosfer itu besar. Meskin demikian.A SIKLUS NITROGEN I.Siklus Nitrogen oleh: Farah Farida Arif Fadholi W. acapkali merupakan unsure pembatas bagi makhluk hidup. yang berisi 79 % nitrogen. substansi lain seperti ammonia (NH¬3) dan urea {(NH2)2CO}. serta ingin mempelajari seberapa jauh peran siklus nitrogen dalam kehidupan. argon. dan gas xrypton. Namun demikian konsentrasi nitrogen masihlebih tinggi dibandingkan dengan gas-gas lainnya seperti oksigen.

Amonia diperoleh dari hasil penguraian jaringan yang mati oleh bakteri. Sehingga untuk memecahnya diperlukan energi tinggi . Nitrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat/ petir. yakni suatu senyawa yang mengandung nitrogen disamping C. Dan kita ketahui. nitrogen bebas ini diasimilasi oleh tumbuhan lewat perakaran dalam bentuk nitrat. halilintar. . yaitu Nitrosomonas dan Nitrosococcus sehingga menghasilkan nitrat yang akan diserap oleh akar tumbuhan. Nitrogen yang diikat biasanya dalam bentuk amonia. Rhizobium. Amonia ini akan dinitrifikasi oleh bakteri nitrit. Nitrogen bebas ini mempunyai sifat lembam (tidak mudah bereaksi).selanjutnya. Protoplasma sel tiap-tiap makhluk hidup mengandung protein. Chostridium sp. Selain itu . II. Sekarang timbul pertanyaan. Secaara fisik (bunga api listrik. Siklus Nitrogen Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer. Secara orgaanik. Selanjutnya oleh bakteri denitrifikan. dan O. Nitrogen bebas dapat ditambat/difiksasi terutama oleh tumbuhan yang berbintil akar (misalnya jenis polongan) dan beberapa jenis ganggang. Anabaena. udara mengandung 79 % nitrogen. dan hujan) menyebabkab nitrogen bereaksi dengan unsure lain. bagaimana nitrogen dikembalikan ke udara untuk dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan lagi? Terlebih dahulu .H. seperti contoh bantuan kilat / petir. kita bicarakan bagaimana nitrogen bebas di udara menjadi nitrat yang berguna bagi tumbuhan. yaitu 80% dari udara. nitrogen di udara dapat diikat oleh beberapa mikroba (Azotobacter. Nostoc dsb) menjadi bentuk nitrat yang dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. PEMBAHASAN A. salah satu produknya adalah nitrat yang akhirnya dapat masuk ke tanah dan digunakan oleh tumbuhan. Unsure hara yang tidak kalah pentingnya dengan karbohidrat ialah protein. Nitrogen bebas ini (dalam bentuk N2) dapat ditambat / difiksaasi terutama oleh tumbuhan yang berbintil akar (misalnya jenis polongan) dan beberapa jenis ganggang.

jika dibandingkan dengan NH3. 1977). Dengan cara ini siklus nitrogen akan berulang dalam ekosistem. Sumber N yang berasal dari fiksasi-N di laut berasal dari alga hijau biru Calothnia crustacea. dan berasosiasi denan N-bebas yang berasal dari tumbuhan.. Asimilasi molekul N dapat dihitung melalui kebutuhan N dari Oscillatoria thiebantii. menemukan ahwa bentuk N sangat bervariasi pada air yang mengalir sesudah terumbukarang karena air tersebut sangat miskin nutrient. Penelitian yang dilakukan di Eniwetok Atoll. Akhir-akhir ini ditemukan simbiosis asosiasi antara bakteri Azospirillum lipoferum dan akar tumbuhan termasuk rumput tropikal Digitaria decumbens.nitrat diubah menjadi amonia kembali. dan Medicago sativa (lucerna). Selain itu pentingnya bakteri-bakteri terumbu (reef bacteria) untuk melakukan fiksasi N. Spesies Oscillatoria (Tridrodesmium) dan Richella spp. et al. Bagaimanapun alga ini sangat rendah dan dalam dalam proses regenrasi membutuhkan waktu 15 hari atau lebih. dan amonia diubah menjadi nitrogen yang dilepaskan ke udara. merupakan spesies yang penting dalam proses asimilasi molekul N (Mangue. Piscera sativam (chick-pea). 1977). 1975). demikian pula di laut Sargossa (Carpenter dan McCarthy. juga jenis rumput tropikal Paspalum notatum mampu melakukan fiksasi N bersama- . Dalam memproduksi nutrient bagi organisme laut. Vigna sinensis (cow pea). maka diperluka fiksasi N dari atmosfir. Fiksasi Semua mikroorganisme mampu melakukan fiksasi nitrogen. Fiksasi N juga ditemukan pada bakteri anaerobic Thalassia. Fiksasi N ditemukan pada akar pertumbuhan Thalassia dan makro alga serta coral rubble. Tetapi N-fiksasi di laut Pasifik sangat kecil terjadi (Mangue. Viciafaba (brand bean). Berikut ini penjelasan lebih lanjut dari proses daur / siklus nitrogen : a. Nitrogen dari proses fiksasi merupakan sesuatu yang penting dan ekonomis yang dilakukan oleh bakteri genus Rhizobiumdengan tumbuhan Leguminosa termasuk Trifollum spp Gylicene max (soybean).

Proses oksidasi dari NO2ke nitrit umumnya lebih cepat dari pada proses oksidasi dari NH4 ke nitrit. Reaksi nitrifikasi seperti di atas dapat berlangsung jika adanya oksigen.sama bakteri Azotobacter paspalli di dalam akar. Nitrifikasi Nitrifikasi merupakan suatu proses oksidasi ensimatik yang dilakukan oleh sekelompok jasad renik/bakteri dan berlangsung dalam dua tahap yang terkoordinasikan. Nitrosovibrio. Nitrosococcus Nitrosospira. dan nitri ini terakumulasi di lingkungan. b. Pada proses tahap pertama reaksi berlangsung dari ammonium ke nitrit yang melibatkan bakteri Nitrosomonos dan Nitrosococcus dengan persamaan reaksi sebagai berikut: NH4+ 3/2 O2 NO2 + H2O + 2 H E = . sebagai berikut: Tahap pertama (nitrisasi) oksidasi 2 NH4 + 3 O2 2HNO2+ 2 H2O + E (79 kalori) Ensimatik Tahap kedua (nitrisasi) oksidasi 2 HNO2+ O2 2 HNO3 + E (43 kalori). seperti genera bakteri Nitosomonos.18 kcal. Masing-masing dilakukan oleh bakteri/jasad renik yang berbeda pada tahap-tahapan proses nitrifikasi (Mas’ud. 1993). dan Nitrosolobus. ensimatik Bakteri autotrofi (bakteri nitrifikasi) dapat menggunakan N-anorganik untuk melakukan nitrifikasi. Tahapantahapan oksidasi ammonium oleh bakteri Nitrosomonas dan kemungkinan produksi nitrit oleh beberapa bakteri disajikan dalam persamaan sebagai berikut : .65 kcal Sedangkan reaksi kedua diperankan oleh bakteri Nitrobacter dan Nitrococcus spp yang melakukan oksidasi dari nitrat ke nitric dengan persamaan reaksi sebagai berikut : NO2+ ½ O2 NO3+ E = .

bakteri aerob dapat memanfaatkan nitrat untuk menggantikan oksigen sebagai penerima elektron. N2O atau N2.ke NH4+ melalui mekanisme diasimilasi pada kondisi anaerob. sehingga mengurangi gas-gas produk akhir seperti NO. dengan nitrogen bertindak sebagai penerima hydrogen. mekanisme ini bersama denitrifikasi adalah proses memanfaatkan energi. yang keduanya dihasilkan secara bersama melalui biang bakteri. Tentu pula mikroorganisme dapat merubah NO3. Produksi nitrogen bebas dari senyawa-senyawa organic tidaklah melalui aksi mikroorganisme. Dalam keadaan anaerob.+H2O + 2H Gas dinitrogen dan nitrogen oksida adalah dua komponen produk akhir yang sangat penting dan N2 biasanya diproduksi dari N2O sedang dari NO dapat terjadi tetapi dalam kondisi tertentu. Denitrifikasi Denitrifikasi merupakan proses preduksian senyawa N-nitrat menjadi gas nitrogen dan/atau gas nitrogen oksida. . tahapan dalam nitrifikasi adalah sebagai berikut: NH4+ + 2O2 NO3.NH4+ NH2OH [NOH N2O2H2] NO NO2N2O N2O2H2 N2O N2O NH4+ NH2OH [NOH N2O2H2] NO NO2c. tetapi dapat juga konversi dengan cara asimilasi ke NH4+ dalam komponen organic biomasa. namun terbentuk secara tidak langsung oleh saling tindak antara asam nitrat bebas dengan senyawa amino. Terbentuknya N2O dan N2 tidak saja dari nitrat selama respirasi.

Dalam hubungan inlah penting untuk menentukan konsentrasi nutrient terutama senyawa N-nitrat dan N-amonium pada permukaan laut di wilayah tropika dan subtropika. Studi yang dilakukan di Guinea. Hal ini disebabkan pada kedalaman air 0 – 200 m. terutama dalam ekskresi. oleh karena itu sangat menentukan “batas kandungan nitrat” (nitracline) mengingat kandungan N dalam air senentiasaa berbentuk ion nitrat dan ion ammonium. Pada tiap tingkatan trofik. Atlantic bagian timur menemukan adanya korelasi antara naiknya turunnya konsentrasi NO3dengan kedalaman laut dan produksi fitoplankton. Pembusukan Protein yang dibuat oleh tumbuhan masuk dan melalui jarring-jaring makanan seperti pada karbohidrat.d. Beberapa fitoplankton akan mengangkut nitrogen secara vertical ke garis batas nutrient. terdapat kehilangan yang kembali ke sekitarnya. . Di laut ekuatorial kandungan N03-pada kedalaman 100 m mengandung konsentrasi 10 – 25 μgram atom 1-1 dan pada subtropikal berkisar antara 10 – 25 μgram atom 1-1. Senyawa dan Kandungan Nitrogen di Laut Pengetahuan senyawa dan kandungan N di laut sangat penting untuk diketahui. Yang terakhir mengambil keuntungan dari senyawa nitrogen adalah mikroorganisme pembusuk yang merombak menjadi ammonia. Secara alamiah perkembangan konsentrasi dari nutrient sangat tergantungan dari hubungan antara kedalaman laut dan stok fitoplankton beserta aktivitasnya. Pada laut yang dalam Zn akan menjadi faktor pembuat masalah dalam hubungan antara kandungan oksigen dan klorofil. B. Beberapa daripadanya dapat membentuk nitrat tetap. dan berkaitan dengan nutrient untuk biota laut. hal ini mempunyai hubungan erat dengan kehidupan biota laut.Namun dalam keadaan stok klorofil yang tinggi konsentrasi N03akan menurun. sinar matahari masih menembus badan air dan akan terjadi aktivitas biologi yang sangat banyak.

Dalam keadaan tanpa oksigen. NO3.dapat sebagai penerima elektron dalam reaksi-reaksi dengan mikroorganisme sebagai perantara: NO3. juga terdapat dalam bahan pencemar seperti asam sianida (HCN). C. Kandungan NH4+dapat ditemui di terumbu karang. Selanjutnya. sebagai berikut : 5CH3OH + 6 NO3-+ 6 H+ 5 CO2 + 3N2 + 12H2O Reaksi tersebut di atas disebut denitrifikasi yang dalam beberapa keadaan reduksi ini merubah semua senyawa itu membentuk ion NH4+.9%). Dengan kesimpulan bahwa siklus nitrogen secara global terlihat pada biomasa di laut sekitar 5. sebab gas ini merupakan buangan dari organisme akuatik. Siklus Nitrogen di Laut . Misalnya untuk pengolahan air pembuangan rumah tangga atau industri. Namun dalam kondisi tertentu masih terdapat ion nitrit dan sebagian besar dari nitrogen terikat dalam nitrogen organic (47. dapat ditarik kesimpulan bahwa jenis-jenis N-anorganik yang utama dalam air adalah ion nitrat (N03-) dan ion amonimum (NH4+).+ 6H + 5e.3 x 1012 kg tetapi tidak menguraikan secara kuantum distribusinya di laut. yaitu bahan-bahan yang berprotein. bahan organik jika diberi aerasi intensif maka limbah yang mengandung ion ammonium akan terurai menjadi ion nitrat yang dapat diasimilasi. asam etilen diamin tetra asetat (EDTA) atau dalam bentuk asam nitrilotriasetat (NTA). melakukan inventarisasi kandungan total nitrogen yang ada di laut. domestik dan industri. Dari hasil penelitian dan fenomena alam tersebut di atas.Hujan mungkin sangat sedikit sebagai sumber N03-dan NH4+.1/2 N2+ 3H2O Kemampuan ion nitrat sebagai penerima elektron digunakan dalam proses pengolahan air buangan untuk menghilangkan nitrogen dengan membiarkan ion nitrat mengoksidasi methanol melalui reaksi bakteri dengan kondisi anaerob. Ion-ion ammonium dan amino-nitrogen (R-NH2dalam bahan yang berprotein) dioksidasi oleh oksigen dengan adanya ketalis biologi yang cocok : Reaksi di atas dapat terjadi jika ada kandungan oksigen yang cukup memadai.

2. Tumbuh-tumbuhan ini membuat protein yang kemudian dimakan hewan dan diubah menjadi protein hewan. Nitrogen dalam siklusnya. Sebaran menegak dari bentuk-bentuk gabungan nitrogen berbeda di laut. fiksasi. Pola sebaran nitrogen di Samudera Atlantik. termasuk didalamnya bakteri pengikat nitrogen yang mengikat nitrogen molekuler menjadi bentuk-bentuk gabungan (NO2. tetapi tidak dalam bentuk yang berguna bagi jasad hidup. . yakni nitrifikasi. dan nitrit terpusat dekat termoklin. Siklus nitrogen dapat terjadi melalui rangkaian proses yang saling berhubungan. dalam bentuk bebas diikat dalam bentuk amoniak dan juga dalam bentuk nitrat. Nitrogen memegang peranan kritis dalam siklus organic dalam menghasilkan asam-asam amino yang membuat protein. ammonium tersebar secara seragam. Nitrat terbanyak terdapat di lapisan permukaan. Nitrogen yang terbanyak dalam bentuk Nmolekuler (N2) yang berlipat ganda jumlahnya daripada nitrit (NO2) atau nitrat (NO3). denitrifikasi dan juga pembusukan. zat-zat ini sudah tenggelam di bawah termoklin. Pasifik dan Samudera India tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. KESIMPULAN 1. Nitrogen lepas ke udara dan diserap dari udara selama siklus berlangsung. NH4) dan bakteri denitrifikasi yang melakukan hal sebaliknya. NO3.Dari kajian-kajian tersebut di atas dapat dikaji bahwa nitrogen dalam air terjadi dalam berbagai bentuk senyawa. Hal ini menimbulkan masalah bagi penyediaan nitrogen karena termoklin merupakan penghalang bagi migrasi menegak unsur-unsur ini dan kenyataannya persediaan nitrogen akan menjadi faktor pembatas bagi produktivitas di laut. tumbuhtumbuhan menyerap N-anorganik dalam salah satu gabungan atau sebagai nitrogen molekuler. III. Jaringan organic yang mati diurai oleh berbagai jenis bakteri. Dalam siklus nitrogen. Jumlah nitrogen yang tergabung dalam mineral dan mengendap di dasar laut tidak seberapa besar. Interaksi-interkasi antara berbagai tingkat nitrogen organic dan bakteri sedemikian rupa sehingga pada saat nitrogen diubah menjadi berbagai senyawa anorganik.

vlsm.3. sebelum terjadinya proses pengikatan dalam bentuk senyawa-senyawa.html . (2004 : Andi) Posted by ARIF FADHOLI at 3:17:00 PM http://ariffadholi. (1983 : Erlangga) Rukaesih Ahmad. Kimia Lingkungan.blogspot.net/6_sem2_023/darjamuni. Biologi. Nitrogen memegang peranan kritis dalam siklus organic dalam menghasilkan asam-asam amino yang membuat protein. Ekologi Manusia dan Lingkunghannya.pdf John W. (1987 : Erlangga) http://free.com/2009/10/siklus-nitrogen. IV. 4. Nitrogen di laut dapat berbentuk N-molekuler (N2) yang berlipat ganda jumlahnya daripada nitrit (NO2) atau nitrat (NO3). Kimball. tetapi tidak dalam bentuk yang berguna bagi jasad hidup.org/v12/sponsor/SponsorPendamping/Praweda/Biologi/0032%20Bio%201-7c.htm http://tumoutou. DAFTAR PUSTAKA Dwidjoseputro.

penggunaan pupuk nitrogen buatan. termasuk produksi primer dan dekomposisi. Pembukaannya sudah cukup. penggunaan nitrogen pada bidang biologis sangatlah terbatas. Transformasi ini dapat terjadi secara biologis maupun non-biologis. denitrifikasi. nitrifikasi. sekarang kita menginjak ke detail proses daur / siklus nitrogen. Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil. FUNGSI DALAM EKOLOGI . mineralisasi. Siklus nitrogen secara khusus sangat dibutuhkan dalam ekologi karena ketersediaan nitrogen dapat mempengaruhi tingkat proses ekosistem kunci. dan pelepasannitrogen dalam air limbah telah secara dramatis mengubah siklus nitrogen global. Siklus nitrogen sendiri adalah suatu proses konversi senyawa yang mengandungunsur nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain.DAUR / SIKLUS NITROGEN Follow @scorvgirl Nitrogen adalah unsur yang paling berlimpah di atmosfer (78% gas di atmosfer adalah nitrogen). yaitu : fiksasi nitrogen. Meskipun demikian. Nitrogen merupakan unsur yang tidak reaktif (sulit bereaksi dengan unsur lain) sehingga dalam penggunaan nitrogen pada makhluk hidup diperlukan berbagai proses.

tahu kan kalau protein adalah zat yang sangat kita butuhkan dalam pertumbuhan. oleh karena itu nitrogen menjadi komponen penting dari produksi pangan. Pengolahan kimia atau fiksasi alami (melalui proses konversi seperti yang dilakukan bakteri rhizobium).Nitrogen sangatlah penting untuk berbagai proses kehidupan di Bumi. Kelimpahan atau kelangkaan dari bentuk "tetap" nitrogen. banyak dari nitrogen digunakan dalam molekul klorofil. menentukan berapa banyak makanan yang dapat tumbuh pada sebidang tanah. Meskipun atmosfer bumi merupakan sumber berlimpah nitrogen. yang penting untuk fotosintesis dan pertumbuhan lebih lanjut. (juga dikenal sebagai nitrogen reaktif).Nitrogen juga hadir di basis pembentuk asam nukleat. yang nantinya dimasukkan ke dalam protein. sebagian besar relatif tidak dapat digunakan oleh tanaman. nitrat (NO3-). PROSES-PROSES DALAM DAUR NITROGEN Nitrogen hadir di lingkungan dalam berbagai bentuk kimia termasuk nitrogen organik. Pada tumbuhan. nitrit (NO2-). seperti DNA dan RNA yang nantinya membawa hereditas. amonium (NH4 +). Nitrogen adalah komponen utama dalam semua asam amino. dan gas nitrogen . diperlukan untuk mengkonversi gas nitrogenmenjadi bentuk yang dapat digunakan oleh organisme hidup.

dan Frankia. Reaksi untuk fiksasi nitrogen biologis ini dapat ditulis sebagai berikut : N2 + 8 H+ + 8 e− → 2 NH3 + H2 Mikro organisme yang melakukan fiksasi nitrogen antara lain : Cyanobacteria. fiksasi nitrogen juga terjadi pada proses non-biologis. dan beberapa hewan (rayap). biologis atau abiotik yang mengubah nitrogen di udara menjadi ammonia (NH3). 1. Mikroorganisme ini memiliki enzim nitrogenaze yang dapat menggabungkan hidrogen dan nitrogen. Rhizobia. Lebih jauh. Fiksasi biologis: beberapa bakteri simbiotik (paling sering dikaitkan dengan tanaman polongan) dan beberapa bakteri yang hidup bebas dapat memperbaiki nitrogen sebagai nitrogen organik. Banyak proses yang dilakukan oleh mikroba baik untuk menghasilkan energi atau menumpuk nitrogen dalam bentuk yang dibutuhkan untuk pertumbuhan.(N2). ada empat cara yang dapat mengkonversi unsur nitrogen di atmosfer menjadi bentuk yang lebih reaktif : a. atau humus. Sebuah contoh dari hidup bebas bakteri Azotobacter. contohnya sambaran petir. Nitrogen organik dapat berupa organisme hidup. Proses siklus nitrogen mengubah nitrogen dari satu bentuk kimia lain. Beberapa tanaman yang lebih tinggi. Fiksasi Nitrogen Fiksasi nitrogen adalah proses alam. Sebuah contoh dari bakteri pengikat nitrogen adalah bakteri Rhizobium mutualistik. Spesies ini diazotrophs. Selain itu ganggang hijau biru juga dapat memfiksasi nitrogen. Clostridium. yang hidup dalam nodul akar kacangkacangan. Diagram di atas menunjukkan bagaimana proses-proses cocok bersama untuk membentuk siklus nitrogen (lihat gambar). Azotobacteraceae. Mikroorganisme yang mem-fiksasi nitrogen disebut diazotrof. . dan dalam produk antara dekomposisi bahan organik atau humus dibangun. telah membentuk asosiasi (simbiosis) dengan diazotrof. Selain dilakukan oleh mikroorganisme.

Jika nitrat diserap. nitrogen atmosfer dan hidrogen (biasanya berasal dari gas alam atau minyak bumi) dapat dikombinasikan untuk membentuk amonia (NH3). N2 adalah diubah bersamaan dengan gas hidrogen (H2) menjadi amonia (NH3). 2. nukleotida dan molekul organik kecil. c. 3. Industri fiksasi nitrogen : Di bawah tekanan besar. Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah melalui rambut akarnya.b. dan klorofil. Pembakaran bahan bakar fosil : mesin mobil dan pembangkit listrik termal. pembentukan NO dari N2 dan O2 karena foton dan terutama petir. Amonifikasi Jika tumbuhan atau hewan mati. Nitrifikasi . pertama-tama direduksi menjadi ion nitrit dan kemudian ion amonium untuk dimasukkan ke dalam asam amino. yang melepaskan berbagai nitrogen oksida (NOx). asam nukleat. 4. jamur. dan dengan penggunaan katalis besi. yang digunakan untuk membuat pupuk dan bahan peledak. dapat memfiksasi nitrogen. Dalam proses Haber-Bosch. nitrogen organik diubah menjadi amonium (NH4+) oleh bakteri dan jamur. Pada tanaman yang memiliki hubungan mutualistik dengan rhizobia. pada suhu 600 C. Hewan. Proses lain: Selain itu. Asimilasi Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion amonium. dan organisme heterotrof lain mendapatkan nitrogen sebagai asam amino. d. nitrogen dapat berasimilasi dalam bentuk ion amonium langsung dari nodul. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang mereka makan.

Hal ini juga dapat menyebabkan kematian kehidupan akuatik karena permintaan yang berlebihan untuk oksigen. nitrat yang memperkaya air tanah dapat berkontribusi untuk eutrofikasi. karena nitrat dapat mengganggu tingkat oksigen darah pada bayi dan menyebabkan sindrom methemoglobinemia atau bayi biru." 5. 2. Denitrifikasi Denitrifikasi adalah proses reduksi nitrat untuk kembali menjadi gas nitrogen (N2). Proses ini dilakukan oleh spesies bakteri seperti Pseudomonas dan Clostridium dalam kondisi anaerobik. Ketika air tanah mengisi aliran sungai. 3. seperti Nitrobacter. Tahap utama nitrifikasi. NH3 + CO2 + 1. Proses nitrifikasi dapat ditulis dengan reaksi berikut ini : 1. Meskipun tidak secara langsung beracun untuk ikan hidup (seperti amonia). bertanggung jawab untuk oksidasi nitrit menjadi dari nitrat (NO3-).5 O2 + Nitrosomonas → NO2. Spesies bakteri lain. nitrat dapat memasukkan air tanah.Konversi amonium menjadi nitrat dilakukan terutama oleh bakteri yang hidup di dalam tanah dan bakteri nitrifikasi lainnya.5 O2 + Nitrobacter → NO3NH3 + O2 → NO2− + 3H+ + 2e− NO2− + H2O → NO3− + 2H+ + 2e note : "Karena kelarutannya yang sangat tinggi. bakteri nitrifikasi seperti spesies Nitrosomonas mengoksidasi amonium (NH4 +) dan mengubah amonia menjadinitrit (NO2-).+ H2O + H+ NO2. sebuah proses dimana populasi alga meledak. untuk menyelesaikan siklus nitrogen. terutama populasi alga biru-hijau. Proses konversi nitrit menjadi nitrat sangat penting karena nitrit merupakan racun bagi kehidupan tanaman. Peningkatan nitrat dalam air tanah merupakan masalah bagi air minum. nitrat dapat memiliki efek tidak langsung pada ikan jika berkontribusi untuk eutrofikasi ini. Mereka . 4.+ CO2 + 0.

Denitrifikasi umumnya berlangsung melalui beberapa kombinasi dari bentuk peralihan sebagai berikut: NO3− → NO2− → NO + N2O → N2 (g) Proses denitrifikasi lengkap dapat dinyatakan sebagai reaksi redoks: 2 NO3− + 10 e− + 12 H+ → N2 + 6 H2O 6.com/2011/08/daur-siklus-nitrogen. nitrit dan amonium dikonversi langsung ke elemen (N2) gas nitrogen.menggunakan nitratsebagai akseptor elektron di tempat oksigen selama respirasi. Oksidasi Amonia Anaerobik Dalam proses biologis. Fakultatif anaerob bakteri ini juga dapat hidup dalam kondisi aerobik. Reduksi dalam kondisi anoxic juga dapat terjadi melalui proses yang disebut oksidasi amonia anaerobik NH4+ + NO2− → N2 + 2 H2O Diposkan oleh okta veanti di 2:58 PM http://kamuspengetahuan.blogspot. Proses ini membentuk sebagian besar dari konversi nitrogen unsur di lautan.html .

Fosfor terdapat di alam dalam bentuk ion fosfat (fosfor yang berikatan dengan oksigen). yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). fosfor terdapat dalam dua bentuk. Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi. Di darat tumbuhan mengambil fosfat yang terlarut dalam air tanah. Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh dekomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik.Kamis. Adanya peristiwa erosi dan pelapukan menyebabkan fosfat terbawa menuju sungai hingga laut membentuk sedimen. fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Adanya pergerakan dasar bumi menyebabkan sedimen yang mengandung fosfat muncul ke permukaan. Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. Daur fosfor tidak melalui komponen atmosfer. sebagai sumber energi untuk metabolisme sel. . 03 September 2009 Siklus Fosfor Di alam. Herbivora mendapatkan fosfat dari tumbuhan yang dimakannya dan karnivora mendapatkan fosfat dari herbivora yang dimakannya. Seluruh hewan mengeluarkan fosfat melalui urin dan feses. Ion fosfat terdapat dalam bebatuan. Siklus Fosfor di Alam Di alam. Lihat Gambar Gbr. Fosfor merupakan elemen penting dalam kehidupan karena semua makhluk hidup membutuhkan fosfor dalam bentuk ATP (Adenosin Tri Fosfat). Oleh karena itu. yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Bakteri dan jamur mengurai bahanbahan anorganik di dalam tanah lalu melepaskan fosfor kemudian diambil oleh tumbuhan. Fosfor juga ditemukan sebagai komponen utama dalam pembentukan gigi dan tulang vertebrata. Siklus ini berulang terus menerus. fosfor terdapat dalam dua bentuk.

Fosfor biasanya berasal dari pupuk buatan yang kandungannya berdasarkan rasio N-P-K. mengindikasikan bahwa berat persen fostor dalam pupuk buatan adalah 30% fosfor oksida (P2O5). Mineral-mineralfosfat Fosfat adalah batuan dengan kandungan fosfor yang ekonomis. Sebagai contoh 15-30-15. fosfor merupakan unsur utama di dalam proses fotosintesis. berat jenis 3. Ini juga ditemukan pada pegmatite dan uraturat hidrotermal. dan milisit (Na. 2000). Sebagian besar fosfat komersial yang berasal dari mineral apatit (Ca5(PO4)3(F.20. Siklus fosfor . Fosfor yang dapat dikonsumsi oleh tanaman adalah dalam bentuk fosfat. Seperti halnya nitrogen. 3. 1997). guano.Cl. dan kekerasan 5. Fosfat merupakan salah satu bahan galian yang sangat berguna untuk pembuatan pupuk. dan metamorf.FOSFOR Fosfor merupakan bahan makanan utama yang digunakan oleh semua organisme untuk energi dan pertumbuhan. hijau.15 . Selain sebagai bahan pupuk. seperti diamonium fosfat ((NH4)2HPO4) atau kalsium fosfat dihidrogen (Ca(H2PO4)2). fosfor merupakan 11 unsur yang sangat melimpah di kerak bumi (Benitez-Nelson. sedangkan sisanya dipakai oleh industri ditergen dan makanan ternak (Suhala & Ari_n.K)CaAl6(PO4)4(OH)9 _ 3H2O). kilap kaca sampai lemak. Sekitar 90% konsumsi fosfat dunia dipergunakan untuk pembuatan pupuk. Apatit merupakan mineral asesori dari semua jenis batuan. krandalit (CaAl3(PO4)2(OH)5 _H2O). Secara geokimia. Kandungan fosfor pada batuan dinyatakan dengan BPL (bone phosphate of lime) atau TPL (triphosphate of lime) yang didasarkan atas kandungan P2O5. Sumber lainnya berasal dari jenis slag.OH)) adalah kalsium _uo-fosfat dan kloro-fosfat dan sebagian kecil wavelit (fosfat aluminium hidros). sedimen.2) dan biasanya dalam bentuk kristal panjang prismatik. Sifat _sik yang dimilikinya: warna putih atau putih kehijauan.beku. Apatit memiliki struktur kristal heksagonal (Gambar 5. mineral apatit yang transparan dan berwarna bagus biasanya digunakan untuk batu permata.

Sumber fosfor organik dalah perbukitan guano. GAMBAR 5.Siklus fosfor sangat mudah terganggu oleh kultivasi tanah yang intensif.4 .blogspot.1% P2O4 merupakan sumber utama dari fosfor sungai. 40% P2O5. Pelapukan kontinen dari materi kerak bumi.6 _ 1011 mol P th_1 (Froelich et al. Di dunia. Jika aktivitas manusia (anthropogenic). 1995 dalam Benitez-Nelson. yaitu 7. 1982. maka jumlah fosfor yang masuk ke laut akan meningkat sebesar 3 kali lipat. http://tea-tha.com/2009/09/siklus-fosfor. Kehadiran mikroorganisme dapat memicu percepatan degradasi fosfat (Sengbusch.. 2000).5 juta ton endapan guano (0.3). dalam Benitez-Nelson. Sumberdaya geologi Reservoir fosfor berupa lapisan batuan yang mengandung fosfor dan endapan fosfor anorganik dan organik. yaitu sebesar 3. Howarth et al. 43% P2O5) dan diperkirakan sekitar 9. seperti perusakan hutan dan penggunaan pupuk dimasukkan.3 _ 1011 mol P th_1. 2000) menggunakan laju penurunan permukaan tahunan untuk menghitung masukan maksimum fosfor ke laut.6 juta ton fosfat marin dengan kadar 20 .3: Siklus fosfor marin Cadangan fosfat yang ada di Indonesia adalah sekitar 2. yang mengandung rata-rata 0. GAMBAR 5. sehingga pada kasus ini tidak dapat dimanfaatkan oleh tanaman.17 . 1997). Fosfor masuk ke laut melalui sungai (Gambar 5.. 2003).2: Apatit dengan sistem kristal heksagonal Froelich et al.html . (1982. 15. Fosfat biasanya tidak atau sulit terlarut dalam air. cadangan fosfat berjumlah 12 milyar ton dengan cadangan dasar sebesar 34 milyar ton (Suhala & Ari_n.

sehingga kelangsungan hidup di . Materi yang berupa unsur-unsur terdapat dalam senyawa kimia yang merupakan materi dasar makhluk hidup dan tak hidup. Siklus biogeokimia atau siklus organik-anorganik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik.MAKALAH SIKLUS BIOGEOKIMIA OLEH: NAMA : BONARDO A. Definisi Siklus Biogeokimia Materi yang menyusun tubuh organisme berasal dari bumi. tetapi juga melibatkan reaksi-reaksi kimia dalam lingkungan abiotik sehingga disebut siklus biogeokimia. NIM : H1E108080 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI S-1 LINGKUNGAN BANJARBARU 2010 BAB II PEMBAHASAN 1. Fungsi siklus biogeokimia adalah sebagai siklus materi yang mengembalikan semua unsur-unsur kimia yang sudah terpakai oleh semua yang ada di bumi baik komponen biotik maupun komponen abiotik. Siklus unsur-unsur tersebut tidak hanya melalui organisme. tetapi juga melibatkan reaksi-reaksi kimia hanya melalui organisme.A.

2.003% dari seluruh air yang ada. Lebih dari 97% air dimuka bumi ini merupakan air laut yang tidak dapat digunakan oleh manusia secara langsung. Siklus Air Air merupakan salah satu senyawa kimia yang terdapat di alam secara melimpahlimpah. sedangkan pergantian uap air yang terdapat di atmosfer berlangsung sekitar 12 hari dan pergantian air tanah dalam (deep groundwater) membutuhkan waktu ratusan tahun. Pergantian total (replacement) air sungai berlangsung sekitar 18-20 tahun. sedangkan wilayah yang miskin air terdapat di daerah kering. air yang memadai bagi konsumsi manusia hanya 0.Air tawar tersebar secara tidak merata karena adanya perbedaan curah hujan (presipitasi) tahunan. meliputi air yang terdapat di danau. Gbr. siklus air . dan air tanah. Air tawar yang tersedia selalu mengalami siklus hidrologi.62%. Namun ketersediaan air yang memenuhi syarat bagi keperluan manusia relatif sedikit karena dibatasi oleh berbagai faktor. 2% diantaranya tersimpan sebagai gunung es (glacier) di kutub dan uap air yang juga tidak dapat dimanfaatkan secara langsung. Dari 3% air yang tersisa. Air yang benar-benar tersedia bagi keperluan manusia hanya 0. Jika ditinjau dari segi kualitas. Wilayah yang kaya akan air terdapat di daerah tropis dan daerah yang memiliki empat musim. sungai.bumi dapat terjaga (anonim(1)).

2008). Air yang mencapai permukaan tanah akan masuk ke dalam tanah dan menjadi air tanah melalui proses infiltrasi. Uap air bergerak ke atas hingga membentuk awan yang dapat berpindah karena tiupan angin. dan sisanya tersimpan di danau.Siklus air atau disebut juga sebagai siklus hidrologi merupakan sirkulasi air yang berkelanjutan antara lautan. infiltrasi (daya tanah meresapkan air). Sehingga pada pembuatan hujan buatan dilakukan penambahan zat yang bersifat higrokopis terhadap awan (NaCl atau urea). dan laut. Proses evaporasi yang berlangsung di laut lebih banyak dari pada proses evaporasi di perairan daratan. Sebelum mencapai jenuh. serta proses evapotranspirasi atau penguapan air oleh tanaman. Siklus hidrologi air tergantung pada proses evaporasi dan presipitasi. Sebaliknya.Kuantitas air yang mampu diserap oleh tanah sangat tergantung pada kondisi fisik tanah. proses evaporasi juga melebihi proses presipitasi sehingga lautan merupakan sumber air utama bagi proses presipitasi. sekitar 50% air yang diperoleh melalui presipitasi akan mengalami evaporasi. atmosfer. Zat yang masih higrokopis (menyerap air) dapat mempercepat integrasi pengikatan molekul uap air menjadi air. air hujan yang jatuh ke permukaan tanah akan dialirkan sebagai limpasan permukaan (surface run off) ke badan air (Stiyati. . Air yang terdapat di permukaan bumi berubah menjadi uap air di lapisan atmosfer melalui proses evaporasi (penguapan) air sungai. maupun sebagai air tanah. tanah dan batuan di geosfer. air masih dapat diserap oleh tanah. Ruang udara yang terdapat akumulasi uap air secara kontinu akan menjadi jenuh. sebagian lagi mengalir ke badan air sebagai air permukaan. Air yang jatuh sebagai hujan tidak semuanya dapat mencapai permukaan tanah. di daratan proses presipitasi lebih banyak dari evaporasi. Jika telah melebihi kejenuhan. danau. misalnya bobot isi (bobot tanah per satuan volume tanah). Di laut. permeabilitas (daya tanah melalukan air). porositas (jumlah volume udara yang terkandung dalam tanah). dan struktur tanah (bentukan hasil penyusunan butiran-butiran tanah). sungai. biosfer. Oleh pengaruh udara dingin pada lapisan atmosfer. uap air tersebut mengalami sublimasi sehingga butiranbutiran uap air membesar dan akhirnya jatuh sebagai hujan. Di daratan. sebagian tertahan oleh vegetasi dan bangunan.

3. Diagram dari siklus karbon Bagian terbesar dari karbon yang berada di atmosfer bumi adalah gas karbon dioksida (CO2). Neraca karbon global adalah kesetimbangan pertukaran karbon (antara yang masuk dan keluar) antar reservoir karbon atau antara satu putaran (loop)spesifik siklus karbon (misalnya atmosfer . pertukaran karbon antar reservoir terjadi karena proses-proses kimia. hidrosfer.lautan (termasuk karbon anorganik terlarut dan biota laut hayati dan non-hayati). dan sedimen (termasuk bahan bakar fosil). Lautan mengadung kolam aktif karbon terbesar. geosfer. Gas-gas lain yang mengandung karbon di atmosfer adalah .biosfer). Pergerakan tahuan karbon. a. Reservoirreservoir tersebut adalah atmosfer. Karbon di atmosfer Gbr. namun demikian laut dalam bagian dari kolam ini mengalami pertukaran yang lambat dengan atmosfer. Dalam siklus ini terdapat empat reservoir karbon utama yang dihubungkan oleh jalur pertukaran. Siklus Karbon Siklus karbon adalah siklus biogeokimia dimana karbon dipertukarkan di antara biosfer. namun memiliki peran yang penting dalam menyokong kehidupan. biosfer teresterial (termasuk freshwater systemdan material non-hayati organik seperti karbon tanah (soil carbon). dan biologi yang bermacam-macam. geologi. dan atmosfer bumi. fisika. Analisis neraca karbon dari sebuah kolam atau reservoir dapat memberikan informasi tentang apakah kolam atau reservoir berfungsi sebagai sumber (source) atau lubuk (sink) karbon dioksida. Meskipun jumlah gas ini merupakan bagian yang sangat kecil dari seluruh gas yang ada di atmosfer.

b. proses ini tidak memindahkan karbon ke dalam reservoir yang siap untuk kembali ke atmosfer. c) Melalui pembakaran material organik yang mengoksidasi karbon yang terkandung menghasilkan karbon dioksida (juga yang lainnya seperti asap). yaitu: a) Melalui pernafasan (respirasi) oleh tumbuhan dan binatang. pada daerah dengan produktivitas yang tinggi. tumbuhan melakukan fotosintesa untuk mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. beberapa organisme juga membentuk cangkang karbonat dan bagian-bagian tubuh lainnya yang keras. dan berperan dalam pemanasan global. Pelapukan batuan karbonat tidak memiliki efek netto terhadap CO2 atmosferik karena ion bikarbonat yang terbentuk terbawa ke laut dimana selanjutnya dipakai untuk membuat karbonat laut dengan reaksi yang sebaliknya (reverse reaction).Karbon dapat kembali ke atmosfer dengan berbagai cara pula. atau menjadi metana jika tidak tersedia oksigen. Proses ini akan menyebabkan aliran karbon ke bawah. Hal ini merupakan reaksi eksotermik dan termasuk juga di dalamnya penguraian glukosa (atau molekul organik lainnya) menjadi karbon dioksida dan air. organisme membentuk jaringan yang mengandung karbon. Pada permukaan laut ke arah kutub. Di laut bagian atas (upper ocean). Selanjutnya CO2 yang larut tersebut akan terbawa oleh sirkulasi termohalin yang membawa massa air di permukaan yang lebih berat ke kedalaman laut atau interior laut. dan melepaskan oksigen ke atmosfer. b) Melalui pembusukan binatang dan tumbuhan. Tidak seperti dua proses sebelumnya. c. . Karbon diambil dari atmosfer dengan berbagai cara: a. Ketika matahari bersinar.metan dan kloroflorokarbon atau CFC (CFC ini merupakan gas artifisial atau buatan). d. Fungi atau jamur dan bakteri mengurai senyawa karbon pada binatang dan tumbuhan yang mati dan mengubah karbon menjadi karbon dioksida jika tersedia oksigen. air laut menjadi lebih dingin dan CO2 akan lebih mudah larut. Gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca yang konsentrasinya di atmosfer telah bertambah dalam dekade terakhir ini. Proses ini akan lebih banyak menyerap karbon pada hutan dengan tumbuhan yang baru saja tumbuh atau hutan yang sedang mengalami pertumbuhan yang cepat. Pelapukan batuan silikat.

dan disebut kemosintesis. e) Di permukaan laut dimana air menjadi lebih hangat. dan nutrisi pada semua sel makhluk hidup.Pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara. Kedua proses kimia ini yang saling berkebalikan ini akan memberikan hasil penjumlahan yang sama dengan nol dan tidak berpengaruh terhadap jumlah karbon dioksida di atmosfer dalam skala waktu yang kurang dari 100. karbon dioksida terlarut dilepas kembali ke atmosfer. Salah satu komponennya. produk dari industri perminyakan (petroleum). dan belerang. biokimia. karbon dioksida. d) Produksi semen. Autotroph yang terpenting dalam siklus karbon adalah pohon-pohonan di hutan dan daratan dan fitoplankton di laut. Karbon adalah bagian yang penting dalam kehidupan di Bumi.Fotosintesis . Jumlah karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer secara kasar hampir sama dengan jumlah karbon dioksida yang hilang dari atmosfer akibat pelapukan silikat. Dan kehidupan memiliki peranan yang penting dalam siklus karbon: Autotroph adalah organisme yang menghasilkan senyawa organiknya sendiri dengan menggunakan karbon dioksida yang berasal dari udara dan air di sekitar tempat mereka hidup. Untuk menghasilkan senyawa organik tersebut mereka membutuhkan sumber energi dari luar. dihasilkan dengan cara memanaskan batu kapur atau batu gamping yang akan menghasilkan juga karbon dioksida dalam jumlah yang banyak. Karbon di biosfer Sekitar 1900 gigaton karbon ada di dalam biosfer. Gas-gas tersebut termasuk uap air. yaitu kapur atau gamping atau kalsium oksida. b. dan gas alam akan melepaskan karbon yang sudah tersimpan selama jutaan tahun di dalam geosfer.000 tahun. dan proses produksi ini disebut sebagai fotosintesis. Hampir sebagian besar autotroph menggunakan radiasi matahari untuk memenuhi kebutuhan energi tersebut. Hal inilah yang merupakan penyebab utama naiknya jumlah karbon dioksida di atmosfer. Karbon memiliki peran yang penting dalam struktur. Sebagian kecil autotroph memanfaatkan sumber energi kimia. f) Erupsi vulkanik atau ledakan gunung berapi akan melepaskan gas ke atmosfer.

Karbon anorganik. Pada daerah upwelling. Pada keadaan tanpa oksigen. dll. karbon dilepaskan ke atmosfer. c. Model siklus karbon . kayu yang digunakan untuk tungku penghangat atau kayu bakar.000 gigaton karbon. Pada saat CO2 memasuki lautan. Karbon di laut Laut mengandung sekitar 36. yang melepaskan metan ke lingkungan sekitarnya yang akhirnya berpindah ke atmosfer atau hidrosfer. Reaksi ini mengontrol perubahan yang besar pada pH: H2CO3 ⇌ H+ + HCO3− d. Pembakaran biomassa (seperti kebakaran hutan. yaitu senyawa karbon tanpa ikatan karbon-karbon atau karbon-hidrogen. dimana sebagian besar dalam bentuk ion bikarbonat. pada daerah downwelling karbon (CO2) berpindah dari atmosfer ke lautan. respirasi anaerobik lah yang terjadi. Reaksi lainnya yang penting dalam mengontrol nilai pH lautan adalah pelepasan ion hidrogen dan bikarbonat. Ketika tersedia oksigen.memiliki reaksi: 6CO2 + 6H2O → C6H12O6 + 6O2 Karbon dipindahkan di dalam biosfer sebagai makanan heterotrop pada organisme lain atau bagiannya (seperti buah-buahan). asam karbonat terbentu: CO2 + H2O ⇌ H2CO3 Reaksi ini memiliki sifat dua arah. mencapai sebuah kesetimbangan kimia.) dapat juga memindahkan karbon ke atmosfer dalam jumlah yang banyak. Pertukaran karbon ini menjadi penting dalam mengontrol pH di laut dan juga dapat berubah sebagai sumber (source) atau lubuk (sink) karbon. respirasi aerobik terjadi. Sebagian besar karbon meninggalkan biosfer melalui pernafasan atau respirasi. yang melepaskan karbon dioksida ke udara atau air di sekitarnya dengan reaksi C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O. Sebaliknya. Termasuk di dalamnya pemanfaatan material organik yang mati(detritus) oleh jamur dan bakteri untuk fermentasi atau penguraian.

Modelmodel seperti itu biasanya menunjukkan bahwa ada timbal balik yang positif antara temperatur dan CO2. Selain itu ganggang hijau biru dalam air juga memiliki kemampuan memfiksasi nitrogen. bakteriAzotobacter dan Clostridium. (anonim(2)). ion nitrit (NO2-). Zeng dkk. 2004) menemukan dalam model mereka bahwa terdapat pemanasan ekstra sebesar 0. Siklus Nitrogen Gbr. penambahan nitrogen ke dalam tanah terjadi melalui proses fiksasi nitrogen.Model siklus karbon dapat digabungkan ke dalam model iklim global. Selain air hujan yang membawa sejumlah nitrogen. Nitrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat/petir. baik dalam sub model fisika maupun biokimia (khususnya pada sub model terakhir). sehingga reaksi interaktif dari lautan dan biosfer terhadap nilai CO2 di masa depan dapat dimodelkan. 4. siklus nitrogen Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer. Sebagai contoh. Fiksasi nitrogen secara biologis dapat dilakukan oleh bakteriRhizobium yang bersimbiosis dengan polong-polongan. Tumbuhan memperoleh nitrogen dari dalam tanah berupa ammonia (NH3). Siklus nitrogen adalah transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. (GRL. Nitrat yang di hasilkan oleh fiksasi biologis digunakan oleh produsen (tumbuhan) . dan ion nitrat (NO3-). yaitu 80% udara. Ada ketidakpastian yang besar dalam model ini.6°C yang sebaliknya dapat menambah jumlah CO2 atmosferik yang lebih besar. (anonim(3)).

bakteri pengurai merombaknya menjadi gas amoniak (NH3) dan garam ammonium yang larut dalam air (NH4+). sehingga terjadi pelepasan gas oksigen (O2). Ozon membentuk lapisan tipis di stratosfer yang berfungsi . terutama pada perubahan dan proses metabolik dalam organisme. Proses ini dinamakan denitrifikasi yang pada umumnya dilakukan oleh bakteri Pseudomonas. Selanjutnya jika tumbuhan atau hewan mati. CH4 + 2O2 CO2 + 2H2O Suatu aspek yang sangat penting dari siklus di stratosfer. Escherichia coli. Pada saat oksigen berkurang.NO N2O N2 Denitrifikasi Denitrifikasi merupakan suatu proses yang penting di alam.diubah menjadi molekul protein. nitrat (NO3-) akan diubah menjadi nitrogen (N2) oleh bakteri. terutama dengan siklus karbon. BakteriNitrosomonas dan nitrosococcus mengubah amoniak dan senyawa ammonium menjadi nitrat yang akan diserap oleh akar tumbuhan. Siklus Oksigen Oksigen merupakan unsur yang vital bagi kehidupan di bumi ini. Unsur oksigen menjadi yang terikat secara kimia melalui berbagai proses yang menghasilkan energi. 1/5 NO3. yaitu proses pembentukan ozon. Dengan cara inilah siklus nitrogen akan berulang di ekosistem.+ 1/4 (CH2O) + 1/5 H+ 1/10 N2 + 1/4 CO2 + 7/20 H2O Proses ini juga penting dalam pengolahan air lanjutan untuk menghilangkan hara nitrogen. Unsur ini secara cepat bersenyawa membentuk oksida-oksida. Proses ini disebut dengan amonifikasi. NO3 NO2 . siklus ini berkaitan erat dengan siklus unsur lainnya. yaitu mekanisme dimana hasil fiksasi nitrogen dikembalikan ke atmosfer. Paracoccus denitrificans. Oksigen dilepaskan dari reaksi fotosintesis. 5. seperti dengan karbon dalam respirasi aerobik atau dengan karbon dan hidrogen dalam perubahan bahan bakar fosil seperti dengan metana.

sebagai filter dari radiasi ultraviolet, dengan demikian dapat menjaga kehidupan di bumi dari kerusakan/kehancuran yang disebabkan oleh radiasi ini. Siklus oksigen disempurnakan atau diakhiri ketika unsur oksigen masuk kembali ke atmosfer dalam bentuk gas. Hanya satu cara yang signifikan dima yaitu melalui fotosintesis yang dilakukan tumbuhan. Siklus hydrogen tidak dibuat tersendiri karena di alam ini hydrogen paling banyak terlihat dalam bentuk senyawa air, H2O. 6. Siklus Belerang (Sulfur) Sumber sulfur dalam ekosistem antara lain : Sulfur yang berada di atmosfer secara alami berasal dari letusan gunung berapi yang berupa hidrogen sulfida. Sulfur sebagian besar tersimpan dalam batuan bumi. Sulfur dapat terlepas dari batuan bumi karena erosi oleh angin dan air. Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati. Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4).

Gbr. siklus belerang Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan, lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri. Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur, antara lain desulfomaculum dan desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S). Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium yang melepaskan sulfur dan oksigen. Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri Kmolitotrof seperti Thiobacillus(anonim(4)). Siklus belerang relatif kompleks dimana melibatkan berbagai macam gas,

mineral-mineral yang sukar larut dan beberapa spesi lainnya dalam larutan. Siklus ini berkaitan dengan siklus oksigen dimana belerang bergabung dengan oksigen membentuk gas belerang oksida (SO2) sebagai bahan pencemar air. Diantara spesi-spesi yang secara signifikan terlihat dalam siklus belerang adalah gas hidrogen sulfida (H2S), mineral-mineral seperti Pbs, asam sulfat (H2SO4), belerang oksida (SO2) sebagai komponen utama dari hujan asam, dan belerang yang terikat dalam protein. Yang merupakan bagian dari siklus belerang yang sangat penting adalah adanya gas SO2 sebagai bahan pencemar dan H2SO4 dalam atmosfer. Gas SO2 dikeluarkan dari pembakaran bahan baker fosil yang mengandung belerang. Efek utama dari belerang dioksida dalam atmosfer adalah kecenderungan untuk teroksidasi menghasilkan asam sulfat. Asam ini dapat menyebabkan terjadinya hujan asam.

7. Siklus Fosfor Gbr. siklus fosfor siklus fosfor, bersifat kritis karena fosfor secara umum merupakan hara yang terbatas dalam ekosistem. Tidak ada bentuk gas dari fosfor yang stabil. Oleh karena itu siklus fosfor adalah “endogenic”.Dalam geosfer, fosfor terdapat dalam jumlah besar dalam mineral-mineral yang sedikit sekali larut, seperti hidroksiapilit dan garam kalsium. Di alam, fosfor terdapat dalam dua bentuk, yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Fosfor terlarut dari mineral-mineral fosfat dan sumber-sumber lainnya, seperti pupuk fosfat, diserap oleh tanaman dan tergabung dalam asam nukleat yang menyusun material genetik dalam organisme. Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh dekomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut, (anonim(3)). Oleh karena itu, fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik

terlarut di air tanah dan laut. Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi. Anthrosphere adalah reservoir fosfor yang penting dalam lingkungan. Sejumlah besar dari mineral-mineral fosfat digunakan sebagai bahan pupuk, industri kimia, dan “food additives”. Fosfor merupakan salah satu komponen dari senyawasenyawa sangat toksik, terutama insektisida organofosfat. http://bonardo-art.blogspot.com/2010/03/makalah-siklus-biogeokimia-olehnama.html

WEDNESDAY, AUGUST 31, 2011 DAUR / SIKLUS SULFUR (BELERANG) Follow @scorvgirl

Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati. Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4).

Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan, lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri. Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur, antara lain Desulfomaculum dan Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S). Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus. Selain proses tadi, manusia juga berperan dalam siklus sulfur. Hasil pembakaran pabrik membawa sulfur ke atmosfer. Ketika hujan terjadi, turunlah hujan asam yang membawa H2SO4 kembali ke tanah. Hal ini dapat menyebabkan perusakan batuan juga tanaman.

html . 2. 4. Diposkan oleh okta veanti di 4:06 PM http://kamuspengetahuan. bakteri sulfur tak berwarna.com/2011/08/daur-siklus-sulfurbelerang_31. bakteri desulfovibrio. SO4 → H2S (reduksi sulfat anaerobik).blogspot. hijau dan ungu. H2S → SO4 (Pengokaidasi sulfide aerobik). masing-masing mikroorganisme heterotrofik aerobik dan anaerobik. H2S → S → SO4. 3.Dalam daur belerang. mikroorganisme yang bertanggung jawab dalam setiap trasformasi adalah sebagai berikut : 1. bakteri thiobacilli. S organik → SO4 + H2S.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->