PENDAHULUAN Praktek keperawatan ditentukan dalam standar organisasi profesi dan system pengaturan serta pengendaliannya melalui perundang

– undangan keperawatan (Nursing Act), dimanapun perawat itu bekerja (PPNI, 2000).Keperawatan hubungannya sangat banyak keterlibatan dengan segmen manusia dan kemanusiaan, oleh karena berbagai masalah kesehatan actual dan potensial. Keperawatan memandang manusia secara utuh dan unik sehingga praktek keperawatan membutuhkan penerapan ilmu Pengetahuan dan keterampilan yang kompleks sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan objektif pasien/klien. Keunikan hubungan perawat dan klien harus dipelihara interaksi dinamikanya dan kontuinitasnya. Penerimaan dan pengakuan keperawatan sebagai pelayanan professional diberikan dengan perawat professional sejak tahun 1983, maka upaya perwujudannya bukanlah hal mudah di Indonesia. Disisi lain keperawatan di Indonesia menghadapi tuntutan dan kebutuhan eksternal dan internal yang kesemuanya membutuhkan upaya yang sungguh – sungguh dan nyata keterlibatan berbagai pihak yang terkait dan berkepentingan. B. FALSAFAH KEPERAWATAN 1. Pengertian falsafah Falsafah adalah pengetahuan dan penyelidikan denga akal budi mengenai sebabsebab, azas-azas, hukum,dan sebagainya daripada segala yang ada dalam alam semesta ataupun mengenai kebenaran dan arti adanya sesuatu (WJS Poerwadarminta. Falsafah keperawatan adalah pandangan dasar tentamg hakikat manusia dan esensi keperawatan yang menjadikan kerangka dasar dalam praktik keperawatan. Falsafah Keperawatan bertujuan mengarahkan kegiatan keperawatan yang dilakukan.. Keperawatan menganut pandangan holistik terhadap manusia yaitu kebutuhan manusia bio-psiko-sosial-spiritual. Kegiatan keperawatan dilakukan dengan pendekatan humanistik, dalam arti menghargai dan menghormati martabat manusia, memberi perhatian kepada klien serta, menjunjung tinggi keadilan bagi sesama manusia. Keperawatan bersifat universal dalam arti tidak membedakan atas ras, jenis kelamin, usia, warna kulit, etik, agama, aliran politik, dan status sosial ekonomi. Keperawatan adalaFalsafah keperawatan mengkaji penyebab dan hukum-hukum yang mendasari realitas, serta keingintahuan tentang gambaran sesuatu yang lebih berdasakan pada alasan logis daripada metoda empiris. Falsafah keperawatan menurut Roy (Mc Quiston, 1995) : Roy memiliki delapan falsafah, empat berdasarkan falsafah prinsip humanisme dan

dalam arti perawat selalu bekerjasama dengan klien dalam pemberian asuhan keperawatan. Sehingga ia berpendapat bahwa seorang individu : 1. dalam suatu cabang ilmu pengetahuan dimungkinkan terdapat beberapa paradigma. tujuan eksistensi manusia 2. PARADIGMA KEPERAWATAN 1.empat berdasarkan prinsip falsafah veritivity. Pengertian Paradigma Paradigma keperawatan sebagai pandangan fundamental tentang persoalan dalam suatu cabang ilmu pengetahuan(Masterman. bukan sekedar memenuhi hukum aksi-reaksi 3. Artinya dimungkinkan terdapatnya beberapa komunitas ilmuwan yang masing-masing berbeda titik pandangnya tentang . saling berbagi dalam kemampuan untuk berpikir kreatif yang digunakan untuk mengetahui masalah yang dihadapi. Ia mendefinisikan veritivity sebagai “prinsip alamiah manusia yang mempertegas tujuan umum keberadaan manusia”.memyikapi dan memilih tindakan mengenai suatu kenyataan atau fenomena kehidupan manusia. Empat falsafah yang berdasarkan prinsip veritivity adalah sebagai berikut ini. yang bermaksud mengungkapkan keyakinan Roy bahwa ada hal yang benar absolut. berjuang untuk mempertahankan integritas dan memahami kebutuhan untuk memiliki hubungan dengan orang lain veritivity. Individu dipandang dalam konteks 1. falsafah humanisme/ kemanusiaan “mengenali manusia dan sisi subyektif manusia dan pengalamannya sebagai pusat rasa ingin tahu dan rasa menghargai”. Dari pengertian ini dapat disimpulkan. Berarti kebenaran. C. nilai dan arti kehidupan bagian integral dari pelayanan kesehatan. membuat pengertian tentang paradigma yaitu pandangan yang mendasar dari para ilmuwan tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari oleh salah satu cabang atau disiplin ilmu pengetahuan. bertingkahlaku untuk mencapai tujuan tertentu. aktifitas dan kreatifitas untuk kebaikan-kebaikan umum 4. mencari solusi 2. gabungan dari beberapa tujuan peradaban manusia 3.1970). Keperawatan menganggap klien sebagai pertner aktif. Ritzer dalam zamroni. Paradigma sebagai suatu perangkat bantuan yang memiliki nilai tanggi dan sangat menentukan bagi penggunanya untuk dapat memiliki pola dan cara pandang dasar kas dalam memikirkan. memiliki holism intrinsik 4.

Penjelasan paradigma fakta sosial berasal dari pendapat Durkheim. 2. 1992 : 53) KOMPONEN PARADIGMA KEPERAWATAN 1.sistem adaptif. . Tetapi untuk memahaminya diperlukan penyusunan data riil di luar pemikiran manusia. berupa barang sesuatu yang dapat dilihat. memikirkan.apa yang menurutnya menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari dan diteliti oleh cabang ilmu pengetahuan tersebut.sistem tersebut dapat meliputi: a.psikologis. adalah cara pandang yang mendasar atau cara kita melihat. Weber tidak memisahkan antara struktur sosial dengan pranata sosial karena keduanya sama-sama membantu untuk membentuk tindakan manusia yang penuh makna (Zamroni.manusia dapat mempengaruhi dan di paengaruhi oleh lingkungan baik fisik.sosial maupun spiritual sehingga proses perubahan pada manusia akan selalu terjadi khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Fakta sosial dianggap sebagai barang sesuatu yang berbeda dengan ide yang menjadi obyek penyelidikan seluruh ilmu pengetahuan dan tidak dapat dipahami melalui kegiatan mental murni. merupakan fenomena yang terkandung dalam diri manusia hanya muncul dalam kesadaran manusia (zamroni. 1996 : 43).sistem terbuka. yaitu : 1. Paradigma keperawatan menurut Gaffar. 1992:24) penjelasan paradigma definisi sosial bersumber dari karya Weber yang konsepsinya tentang fakta sosial sangat berbeda dengan konsep Durkheim.manusia akan merespon terhadap perubahan yang ada di lingkungannya yang akan selalu menunjukkan perilaku adaptif dan maladaftif.manusia bertindak sebagai klien dalam konteks paradigma keperawatan ini bersifat individu. Konsep manusia Komponen ini merupakan komponen pertama sebagai salah satu fokus dari pelayanan keperawatan.kelompok dan masyarakat daam suatu sistem. Dalam bentuk non material. memberi makna. Bentuk material. b. 1997. Fakta sosial ini terdiri atas dua jenis. ditangkap dan diobservasi. (ahmad sihabudin dalam Jurnal Kampus Tercinta. Dengan demikian paradigma keperawatan berfungsi sebagai acuan atau dasar dalam melaksanakan praktek keperawatan yang bersifat professional. mmenyikapi dan memilih tindakanterhadap berbagai fenomena yang ada dalam keperawatan.

interpersonal dan social.dengan demikian konsep ini memandang bahwa bentuk pelayanan keperawatan yang diberikan pada klien dalam bentuk pemberian asuhan keperawatan adalah dalam keadaan tidak mampu. perkembangan tingkat kesadaran yang tidak pernah putus. suatu pilihan dalam menentukan kesehatan 2. 3.pola kepribadian dan tumbuh kembang yang berbeda. Sehat efisien dalam mengolah energi.sosial dan spiritual. Konsep Sehat (Travis and Ryan.tidak mau dan tidak tahu dalam proses pemenuhan kebutuhan dasar. Sehat merupakan proses.emosi. Sehat merupakan gaya hidup.manusia memiliki persepsi. Konsep keperawatan Konsep ini adalah suatu bentuk peleyanan kesehatan yang bersifat profesional dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia yang dapat ditunjukkan kepada individu. pikirkan. a.sistem personal. kesehatan dan kebahagiaan dapat terjadi di setiap momen. ”here and now.kedua. Sehat adalah penerimaan terhadap diri. apresiasi yang manusia lakukan. rasakan dan percaya akan mempengaruhi status kesehatan.dikatakan sehat bukan hanya bebas dari penyakit akan tetapi juga meliputi aspek fisik. memiliki pandangan terhadap sehat dalam konteks . Sehat integrasi dari tubuh. disain gaya hidup menuju pencapaian potensial tertinggi untuk sehat 3. Konsep sehat sakit Komponen ini memandang bahwa keperawatan itu bahwa bentuk pelayanan yang diberikan pada manusia dalam rentang sehat sakit. memiliki kemampuan merefleksikan perhatian pada individu sebagai manusia. dan disalurkan untuk mempengaruhi lingkungan sekitar. energi yang diperoleh dari lingkungan.keluarga atau masyarakat dalam rentang sehat sakit. Sehat merupakan pilihan.” 4. Rentang sehat Rentang ini diawali dari status kesehatan sehat normal. 2. ditransfer melalui manusia. pikiran dan jiwa. 5. 1998) 1.maka dapat diketahui karakteristik sehat sebenarnya adalah: pertama.sehat sekali dan sejahtera.c. 6.

2.Keturunan Keturunan juga memberikan pengaruh terhadap status kesehatan seseorang mengingat potensi perubahan status kesehatan telah dimiliki melalui faktor genetik. dan ketiga.Pengalama Masa Lalu Hal ini dapat mempegaruhi perubahan status kesehatan.dapat diketahiu jika ada pengalaman kesehatan yang tidak diinginkan atau pengalamam kesehatan yang buruk sehingga berdampak besar dalam status kesehatan selanjutya. keyakinan. dan persepsi terhadap keuntungan yang dapat diperoleh dari perilaku sehat yang positif. Keyakinan terhadap kesehatan didasarkan informasi yang faktual/kesalahan informasi. Karena keyakinan terhadap kesehatan biasanya mempengaruhi perilaku sehat. Faktor pengaruh stasus kesehatan. 6. 5. memiliki hidup yang kreatif dan produktif keyakinan terhadap kesehatan adalah pendapat. antara lain: 1.Harapan seseorang tentang dirinya Harapan merupakan salah satu bagian yang penting dalam meningkatkan perubahan status kesehatan kearah yang optimal.Lingkungan . pikiran sehat/mitos.lingkungan.Sosial dan Kultural Hal ini dapat juga mempengaruhi proses perubahan bahan status kesehatan seseorang karena akan mempengaruhi pemikiran atau keyakinan sehingga dapat menimbulkan perubahan dalam perilaku kesehatan. dan kenyataan atau harapan yang salah. kepribadian. faktor-faktor yang dapat di modifikasi seperti demografi(misal jenis dan tempat perumahan). Keyakinan klien terhadap kesehatan bergantung pada beberapa faktor antara lain persepsi tentang tingkat sehat. 3. 4. maka keyakinan tersebut dapat berpengaruh secara positif/negatif terhadap tingkat kesehatan klien.Perkembagan Status kesehatan dapat dipengaruhi oleh faktor perkembangan yang mempuyai arti bahwa perubahan status kesehatan dapat ditentukan oleh faktor usia. dan sikap seseorang terhadap sehat dan sakit.

Tahap gejala Merupakan tahap awal seseorang mengalami proses sakit dengan ditandai adanya perasaan tidak nyaman terhadap dirinya karena timbulnya suatu gejala. Konsep lingkungan Paradigma keperwatan dalam konsep lingkungan ini adalah memandang bahwa lingkunan fisik.Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan fisik.Pelayanan Pelayanandapat berupa tempat pelayanan atau sistem pelayanan yang dapat mempengaruhi status kesehatan b. budaya dan spiritual dapat mempengaruhi kebutuhan dasar manusia selama pemberian asuhan keperawatan dengan meminimalkan dampak atau pengaruh yang ditimbulkannya sehingga tujuan asuhan keperawatan dapat tercapai. 2.Tahap kontak dengan pelayanan kesehatan Tahap ini seorang mengadakan hubungan dengan pelayanan kesehatan dengan meminta nasehat dari profesi kesehatan. 5.Tahap penyembuhan Tahap ini merupakan tahapan terakhir menuju proses kembalinya kemampuan untuk beradaptasi. . 7.Tahap asumsi terhadap sakit Pada tahap inin seseorang akan melakukan interpretasi terhadap sakit yang di alaminya dan akan merasakan keraguan pada kelainan atau gangguan yang di rasakan pada tubuhnya.di mana srsrorang akan melakukan proses belajar untuk melepaskan perannya selama sakit dan kembali berperan seperti sebelum sakit.sakit.Rentang sakit Rentang ini dimulai dari keadaan setengah sakit.psikologis . 3. Tahapan proses sakit 1. 4.sosial.sakit kronis dan kematian.

wordpress. DAFTAR PUSTAKA Hidayat.Salemba medika:Jakarta.inna-ppni.nursepoint.ridwanaz. Potter and Perry.com http://stikeskabmalang.wordpress. EGC:Jakarta.com http://www.blogspot.Aziz Alimul.com http://www.com/2009/09/19/falsafah-dan-paradigma-keperawatandalam-praktik-keperawatan . http://www. Pengantar Konsep Dasar Keperawatan.or.perawattegal. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Edisi 4.1.id/html http://www.

ujian berbasis internet telah menggantikan format berbasis komputer dan berbasis kertas. Waktu untuk Computer Based TOEFL ini relatif lama karena sudah termasuk prosedur tutorial. Waktu yang diberlakukan untuk tes TOEFL secara keseluruhan kurang lebih 150 menit. Pada tahun 1964. Latar belakang Berbasis di Washington. Toefl merupakan sebuah test yang digunakan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam berbahsa inggris. Ferguson (1921-1998. direktur pertama adalah Charles A. dengan hasil berbasis komputer diperintah tidak lagi berlaku pada tahun 2006. Tes TOEFL adalah merek dagang terdaftar dari Educational Testing Service (ETS) dan diberikan di seluruh dunia. 24 juta orang. mendengarkan dan berbicara. DC. Asal Salah satu proyek awal Ferguson adalah untuk mengembangkan tes yang akan mengukur perintah bahasa yang ESL (Bahasa Inggris-as-a-Second-Language) mahasiswa dan pegawai pemerintah telah. pengajaran atau penelitian. menulis . telah mengambil tes. tes TOEFL ini diadakan secara online dengan menggunakan komputer (Computer-based Testing/CBT). Pusat Linguistik Terapan (CAL) adalah sebuah organisasi nirlaba yang berkomitmen untuk meneliti hubungan antara bahasa dan budaya Didirikan pada tahun 1959. namun sejak tahun 2005 test berbasis internet telah banyak menggantikan 2 test terdahulu tersebut. tes TOEFL telah dikelola oleh Educational Testing Service (ETS). Ferguson. Test toefl berawal dari sebuah proyek ferguson yang digunakana untuk mengukur kemampuan bahasa pegawai pemerintah dan mahasiswa dan sejak tahun 1960-an. dan sekitar 240 menit untuk Computer Based TOEFL. yang telah diberikan program serupa di Timur Tengah dan mengajar sebagai profesor di Universitas Harvard. sebuah organisasi standar-pengujian internasional. antara 1964 dan 2008. Ferguson dipandu pusat untuk mengembangkan solusi praktis untuk bahasa diterapkan dan keprihatinan keaksaraan pemerintah internasional dan nasional. Tes ini pertama kali diberikan pada tahun 1964 dan sejak itu telah diambil oleh lebih dari 23 juta siswa. tes TOEFL telah dikelola oleh Educational Testing Service (ETS). Komite TOEFL Penguji terdiri dari 12 spesialis dalam linguistik.SEJARAH TOEFL TOEFL adalah singkatan dari Test Of English as a Foreign language. pengujian bahasa. Menurut ETS. Tes awalnya dikembangkan di Pusat Linguistik Terapan dipimpin oleh ahli bahasa. Ferguson dan sesama diterapkan linguistik peneliti mengembangkan tes TOEFL selama lima tahun pertama CAL. Komite ini membantu memastikan tes adalah ukuran yang valid kemampuan berbahasa Inggris mencerminkan tren saat ini dan metodologi. sebuah organisasi standar-pengujian internasional. Sejak tahun 1998. Dr Charles A. Tanggung jawab utamanya adalah untuk memberi nasehat tentang isi tes TOEFL. Diperkenalkan pada tahun 2005. Dulu test toefl hanya berbasis test kertas dan test komputer. resmi pertama tes TOEFL diambil di pusat. dan sejak tahun 2005 disebut iBT . Test toefl terdiri dari test membaca. sebagian besar siswa internasional.Pembangunan Sejak akhir 1960-an. untuk Paper and Pencil Based TOEFL.

Perbedaannya hanya pada skala nilai tiap section. skala nilai tiap section berkisar di antara 0 . Jenis tes TOEFL yang lain adalah TSEP (Test of Spoken English Program) yang mirip dengan bagian individual interview pada tes IELTS. Tes ini biasanya dipakai kalau kita ingin mendaftar sebagai asisten dosen atau asisten laboratorium (sebagai salah satu cara untuk meringankan biaya kuliah) di universias di AS (atau negara lain).(Internet-based Test). Informasi lebih lengkap tentang tes CBT dan paper-based TOEFL berkaitan dengan pendaftaran. sementara nilai untuk iBT adalah dari 0 sampai 120) [1]. Sedangkan PBT berkisar di antara 310 . lalu membaginya dengan 3. lokasi penyelenggaraan. Secara umum. Pada CBT. ujian TOEFL ini masih tetap diadakan secara manual menggunakan kertas dan potlot (paper-based test atau PBT). Di tempat-tempat yang belum bisa melaksanakan CBT atau iBT (karena belum ada fasilitas komputer dan jaringan internetnya). Bentuk tesnya diadakan secara lisan dan berlangsung selama kurang lebih 20 menit.toefl. Reading) kemudian mengalikannya dengan 10. serta mendukung gagasan itu dengan contohcontoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan bahasa Inggris yang standar. Akhir-akhir ini penyelenggara tes TOEFL juga mengadakan jenis tes TWE (Test of Written English) yang hasil nilainya terpisah dari nilai tes TOEFL. baik CBT maupun PBT cukup menjumlahkan nilai tiap section (Listening.677. Tes ini memakan waktu selama 30 menit. dan biayanya kira-kira sebesar US$100. biaya. dan peserta akan diminta untuk menuliskan karangan singkat yang menggambarkan mengenai kemampuan peserta untuk mengekspresikan dan menuangkan suatu gagasan atau ide. Diposkan oleh ARDIAN di 07:00 Menghitung nilai TOEFL tidaklah sulit. Waktu penyelenggaraan dan batas akhir pendaftarannya sama dengan tes TOEFL yang lain. http://www. Structure.org (hasil ujian TOEFL versi CBT mempunyai nilai berkisar antara 0 sampai 300. Untuk jelasnya lihat contoh berikut ini: SECTION CBT PBT LISTENING STRUCTURE READING JUMLAH Kalikan 10 Bagikan 3 23 52 25 48 27 50 75 150 750 1500 250 500 .30. dan bahan-bahan persiapan tes dapat dilihat di situs resmi TOEFL.

diperoleh nilai TOEFL CBT adalah 250 dan nilai TOEFL PBT adalah 500 .Dari contoh di atas.

Merawat merupakan suatu kegiatan dalam ruang lingkup yang luas yang dapat menyangkut diri kita sendiri.Perkembangan Keperawatan Masa Sebelum Masehi Pada masa sebelum masehi perawatan belum begitu berkembang. B. Jadi kita akan selalu berusaha untuk mencapai sesuatu keseimbangan antara keinginan kita dan hasil yang akan diperoleh. sehingga berdampak positif terhadap perkembangan keperawatan. Merawat mempunyai suatu posisi sentral. 23. kita menginginkan hasil yang dicapai akan memuaskan.SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN March 9. Pelayanan yang diberikan adalah upaya mencapai derajat kesehatan semaksimal mungkin sesuai dengan potensi yang dimiliki dalam menjalankan kegiatan di bidang promotif. preventif. 2010 by mirzal tawi A. menyangkut sesuatu yang lain dan menyangkut lingkungan. keluarga dan masyarakat. penyebaran agama-agama besar dunia serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. kuratif dan rehabilitatif dengan menggunakan proses keperawatan. Menurut Effendy (1995). Jika kita merawat sesuatu. termasuk yang kita ketahui saat ini. 1992). disebabkan masyarakat lebih mempercayai dukun untuk mengobati dan merawat penyakit. Kepercayaan terhadap animisme. DEFINISI KEPERAWATAN Perawat adalah mereka yang memiliki kemampuan dan kewenangan melakukan tindakan keperawatan berdasarkan ilmu yang dimilikinya yang diperoleh melalui pendidikan keperawatan (UU Kesehatan No.SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DUNIA Merawat orang sama tuanya dengan keberadaan umat manusia.Perkembangan Keperawatan Masa Setelah Masehi Kemajuan pradaban manusia dimulai ketika manusia mengenal agama. 2. perawatan adalah pelayanan essensial yang diberikan oleh perawat terhadap individu. Dukun dianggap lebih mampu untuk mencari. 1. Demikian juga di Mesir yang bangsanya masih menyembah Dewa Iris agar dapat disembuhkan dari penyakit. . Oleh karena itu perkembangan keperawatan. Sementara itu bangsa Cina menganggap penyakit disebabkan oleh setan atau makhluk halus dan akan bertambah parah jika orang lain menyentuh orang sakit tersebut. tidak dapat dipisahkan dan sangat dipengaruhi oleh perkembangan struktur dan kemajuan peradaban manusia. mengetahui. dan mengatasi roh yang masuk ke tubuh orang sakit. Penyebaran agama sangat mempengaruhi perkembangan peradaban manusia.

a. air dan lingkungan berkembang secara pesat. dan Italia. hygiene dan obat-obatan. Berkat usaha Florence dan teman-teman. struktur dan orientasi masyarakat mengalami perubahan. Memasuki Abad VII Masehi Agama Islam tersebar ke berbagai pelosok Negara. b.Perkembangan Keperawatan Di Inggris Perkembangan keperawatan di Inggris sangat penting untuk kita pahami. Agama Islam mulai berkembang.Perkembangan Keperawatan Masa Penyebaran Islam Pada pertengahan Abad VI Masehi. sehingga derajat seorang perawat turun sangat drastis dipandangan masyarakat saat itu.Perkembangan Kperawatan Masa Penyebaran kristen Pada permulaan Masehi. Pada masa itu di Jazirah Arab berkembang pesat ilmu pengetahuan seperti: ilmu pasti. Di Inggris Florence mendapatkan pendidikan sekolah yang baik sehingga ia mampu menguasai bahasa Perancis. Florence Nightingle. Untuk memenuhi kekurangan tenaga tersebut maka digunakanlah bekas wanita jalanan (WTS) yang telah bertobat sebagai. ilmu kimia. Pada masa itu telah terjadi kemunduran terhadap perkembangan keperawatan. sehingga tenaga perawat sangat jauh berkurang. Florence bersama 38 suster lainnya di kirim ke Turki. yang mendirikan Xenodhoeum atau hospes (latin). Pada saat Perang Krim (Crimean War) terjadi di Turki tahun 1854. eksplorasi kekayaan alam serta semangat kolonialisme. Pada masa itu. Prinsip-prinsip dasar perawatan kesehatan seperti pentingnya menjaga kebersihan makanan. dimana gereja dan tempattempat ibadah ditutup. yaitu: perang. keluarga Florence kembali ke Inggris. karena Inggris melalui Florence Nightingle telah membuka jalan bagi kemajuan dan perkembangan keperawatan yang kemudian diikuti oleh negara-negara lain. Ini dapat di lihat pada masa pemerintahan Lord Constantine. yaitu tempat penampungan orang yang membutuhkan pertolongan terutama bagi orang-orang sakit yang memerlukan pertolongan dan perawatan. dari orientasi kepada agama berubah menjadi orientasi kepada kekuasaan. c. Agama Kristen mulai berkembang.Perkembangan Keperawatan Masa Kekuasaan Pada permulaan Abad XVI. Pengaruh Agama Islam terhadap perkembangan keperawatan tidak terlepas dari keberhasilan Nabi Muhammad SAW menyebarkan Agama Islam. Setahun setelah kelahirannya. Tokoh keperawatan yang terkenal dari dunia Arab pada masa tersebut adalah “Rafida”. Pada usia 31 tahun Florence mengikuti kursus pendidikan perawat di Keiserwerth (Italia) dan Liefdezuster di Paris. telah . 3. seiring dengan kepesatan perkembangan Agama Kristen. Jerman. lahir dari keluarga kaya dan terhormat pada tahun 1820 di Flronce (Italia). dan setelah pendidikan ia kembali ke Inggris. keperawatan mengalami kemajuan yang berarti.

perawat berasal dari penduduk pribumi yang disebut “velpleger” dengan dibantu “zieken oppaser” sebagai penjaga orang sakit. Mereka bekerja pada rumah sakit Binnen Hospital di Jakarta yang didirikan tahun 1799. C. Meyakinkan bahwa keperawatan berdiri sendiri dan berbeda dan berbeda dengan profesi kedokteran dan menekankan kebutuhan pendidikan berlanjut bagi perawat. Carolos Salemba-Jakarta Pusat. menetapkan 2 (dua) komponen keperawatan. Cipto Mangunkusumo (RSCM). di Jakarta pada tahun 1819 didirikan beberapa rumah sakit.Periode 1945 -1962 Tahun 1945 s/d 1950 merupakan masa transisi pemerintahan Negara Kesatuan . PGI dan tahun 1912 di RSCM telah menyelenggarakan pendidikan juru rawat. meyakinkan bahwa okupasional dan rekreasi merupakan suatu terapi bagi orang sakit.terjadi perubahan pada bidang hygiene dan keperawatan dengan indikator angka kematian turun sampai 2%. mengidentifikasi kebutuhan personal klien dan peran perawat untuk memenuhinya. Elizabeth di Semarang. St. SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI INDONESIA 1. membenahi cara perawatan pasien dengan gangguan jiwa serta memperhatikan kesehatan dan perawatan tahanan. Pada tahun 1919 rumah sakat tersebut dipindahkan ke Salemba dan sekarang dengan nama RS. mengembangkan pendidikan keperawatan. mengembangkan suatu standar okupasi bagi klien wanita. St Bromeus di Bandung dan RS. RS. RS. Dalam kurun waktu 1816-1942 telah berdiri beberapa rumah sakit swasta milik misionaris katolik dan zending protestan seperti: RS. yaitu: kesehatan dan penyakit. menetapkan standar manajemen rumah sakit.Sejarah Perkembangan Keperawatan Setelah kemerdekaan a. Kontribusi Florence Nightingle bagi perkembangan keperawatan adalah menegaskan bahwa nutrisi merupakan satu bagian penting dari asuhan keperawatan. Salah satunya adalah rumah sakit Sadsverband yang berlokasi di Glodok-Jakarta Barat. Setelah pemerintah kolonial kembali ke tangan Belanda. 2. Gubernur Jendral Inggris Raffles (1812-1816). Pada masa VOC berkuasa.Sejarah Perkembangan Keperawatan Sebelum Kemerdekaan Pada masa pemerintahan kolonial Belanda. telah memiliki semboyan “Kesehatan adalah milik manusia” Pada saat itu Raffles telah melakukan pencacaran umum. Namun kedatangan Jepang (1942-1945) menyebabkan perkembangan keperawatan mengalami kemunduran. Bahkan pada tahun 1906 di RS. Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Cikini-Jakarta Pusat.

Terdapat pula pendidikan perawat dengan dasar (SR + 4 tahun pendidikan) yang lulusannya disebut mantri juru rawat. Perkembangan keperawatan pun masih jalan di tempat.Republik Indonesia. Baru kemudian tahun 1953 dibuka sekolah pengatur rawat dengan tujuan menghasilkan tenaga perawat yang lebih berkualitas. Pada tahun 1955. di RS. Pada tahun 1962 telah dibuka Akademi Keperawatan dengan pendidikan dasar umum SMA yang bertempat di Jakarta. Walupun sudah ada pendidikan tinggi namun pola pengembangan pendidikan keperawatan belum tampak. yaitu perawat lulusan pendidikan Belanda (MULO + 3 tahun pendidikan). Pada tahun 1996 dibukanya PSIK di Universitas Padjajaran Bandung. Ini merupakan suatau langkah maju dalam perkembangan keperawatan. 23 tentang kesehatan yang mengakui tenaga keperawatan sebagai profesi. Pada tahun 1997 PSIK-UI berubah statusnya menjadi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas . Ini dapat dilihat dari pengembanagan tenaga keperawatan yang masih menggunakan system pendidikan yang telah ada. 17 Jakarta Pusat. c.Periode 1984 Sampai Dengan Sekarang Pada tahun 1985. Depkes dan organisasi lainnya. Cipto Mangunkusumo. ini ditinjau dari kelembagaan organisasi di rumah sakit. Sejak saat itulah PSIK-UI telah menghasilkan tenaga keperawatan tingkat sarjana sehingga pada tahun 1992 dikeluarkannya UU No. Konsep-konsep perkembangan keperawatan belum jelas. b. resmi dibukanya pendidikan S1 keperawatan dengan nama Progran Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesi di Jakarta. ditambah pendidikan lagi selama satu tahun. Sekarang dikenal dengan nama Akper Depkes di Jl. Kemudian juga ditinjau dari masih berorientasinya perawat pada keterampilan tindakan dan belum dikenalkannya konsep kurikulum keperawatan. Namun baru mulai tahun 1983 organisasi profesi ini terlibat penuh dalam pembenahan keperawatan melalui kerjasama dengan CHS. dan bentuk kegiatan keperawatan masih berorientasi pada keterampilan prosedural yang lebih dikemas dengan perpanjangan dari pelayanan medis. Pada tahun 1972 tepatnya tanggal 17 April lahirlah organisasi profesi dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Jakarta.Periode 1963-1983 Periode ini masih belum banyak perkembangan dalam bidang keperawatan. dibuka Sekolah Djuru Kesehatan (SDK) dengan pendidikan SR ditambah pendidikan satu tahun dan sekolah pengamat kesehatan sebagai pengembangan SDK. Kimia No. untuk ijazah A (perawat umum) dan ijazah B untuk perawat jiwa.

Pancasila. Farmakologi. Wujud ini dapat dilihat dengan adanya: •Mata Kuliah Umum (MKU). Selanjutnya juga pada tahun 1999 kurikulum D-III keperawatan mulai dibenahi dan mulai digunakan pada tahun 2000 sampai dengan sekarang. Proses ini meliputi pembenahan pelayanan keperawatan dan mengoptimalkan penggunaan proses keperawatan. II. penggunaan kurikulum D III keperawatan 1999. telah memicu perawat untuk terus mengembangkan dirinya dalam berbagai bidang. Kewiraan dan Etika Umum) •Mata Kuliah Dasar Keahliah (MKDK). Ilmu Gizi dan Patologi. merupakan wujud dari pembenahan kualitas lulusan keperawatan. kesadaran masyarakan akan kebutuhan kesehatan mengakibatkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat dan melahirkan tuntutan akan pelayanan kesehatan yang berkualitas. pada tahun 1998 kurikulum pendidikan Ners disyahkan dan digunakan. Fisiologi dan Biokimia. peningkatan status ekonomi masyarakat. Oleh karena itu profesi keperawatan dengan landasan yang kokoh perlu memperhatikan wawasan keilmuan. peningkatan perhatian terhadap pelaksanaan hak asasi manusia. orientasi pendidikan dan kerangka konsep pendidikan a. Pergeseran akan fenomena tersebut. dan untuk meningkatkan kualitas lulusan. Mikrobiologi dan Parasitologi. •Mata Kuliah Keahlian (MKK). yaitu profesionalisme keperawatan. pengembangan dan penataan pendidikan keperawatan dan juga antisipasi organisasi profesi (PPNI). D. Etika Keperawatan.Indonesia (FIK-UI). Fokus peran dan fungsi perawat bergeser dari penekanan aspek kuratif kepada peran aspek preventif dan promotif tanpa meninggalkan peran kuratif dan rehabilitatif. telah mengubah sifat pelayanan keperawatan dari pelayanan fokasional yang hanya berdasarkan keterampilan belaka kepada pelayanan profesional yang berpijak pada penguasaan iptek keperawatan dan spesialisasi dalam pelayanan keperawatan. IV dan V.Wawasan Keilmuan Pada tingkat pendidikan akademi. KDM I dan II. III. Keperawatan Anak I dan . 1.Pengembangan dan Penataan Pendidikan Keperawatan Meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan keperawatan yang profesional. KMB I. terutama penataan sistem pendidikan keperawatan. yaitu: Pendidikan Agama. Kondisi ini menuntut uapaya kongkrit dari profesi keperawatan. yaitu: Anatomi.TREND KEPERAWATAN SEKARANG DAN MASA DEPAN Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di segala bidang termasuk bidang kesehatan. Komunikasi Dalam Keperawatan. yaitu: KDK.

c. yaitu dengan berlakunya kurikulum Ners pada tahun 1998.Kerangka Konsep Berpikir ilmiah.Perkembangan Pelayanan Keperawatan Perubahan sifat pelayanan dari fokasional menjadi profesional dengan fokus asuhan keperawatan dengan peran preventif dan promotif tanpa melupakan peran kuratif dan rehabilitatif harus didukung dengan peningkatan sumber daya manusia di bidang keperawatan. pendidikan dilingkungan masyarakat serta penguasaan iptek keperawatan merupakan karakteristik dari pendidikan profesional keperawatan. Demikian juga halnya dengan tingkat pendidikan S1 Keperawatan. Keperawatan Komunitas I.Orientasi Pendidikan Pendidikan keperawatan bagaimanapun akan tetap berorientasi pada pengembangan pengetahuan dan teknologi. 1239 tahun 2001 tentang Registrasi dan Praktik Keperawatan. saat ini juga telah berkembang berbagai model prakti keperawatan profesional. Keperawatan Maternitas I dan II. II dan III. Keperawatan Keluarga. . belajar aktif mandiri. Sehingga pada pelaksanaan pemberian asuhan keperawatan dapat terjadinya pelayanan yang efisien. Dapat disimpulkan bahwa saat ini perkembangan keperawatan diarahkan kepada profesionalisme dengan spesialisasi bidang keperawatan. yaitu melalui keputusan Kepmenkes No. dan •Praktik keperawatan perorangan. seperti: •Praktik keperawatan di rumah sakit fasilitas kesehatan •Praktik keperawatan di rumah (home care) •Praktik keperawatan berkelompok (nursing home = klinik bersama. Keperawatan Gerontik. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan keperawatan dan persaingan global. Selanjutnya. Sementara itu di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK-UI) telah dibuka S2 Keperawatan untuk Studi Manajemen Keperawatan.II. 2. laboratorium dan lapangan tetap mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memanfaatkan segala sumber yang memungkinkan penguasaan iptek. Dan selanjutnya akan dibuka Studi S2 Keperwatan Jiwa dan Keperawatan Medikal Bedah. Keperawatan Jiwa I dan II. Keperawatan Profesional dan Pengantar Riset Keperawatan. b. Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan. Keperawatan Maternitas dan Keperawatan Komunitas. pembinaan sikap dan tingkah laku profesional. yang kemudian di revisi menjadi Kepmenkes No. Keperawatan gawat Darurat. 647 tahun 2000. efektif serta berkualitas. artinya pengalaman belajar baik kelas.

(1999). A. N.J. et al. (1995). EGC: Jakarta .J. L. Pengantar proses keperawatan. Jilid I. Pengantar pendidikan keperawatan. Pengantar praktik keperawatan professional.H. EGC: Jakarta Gaffar.M. (2002).O. 2. EGC: Jakarta Stevens. Sagung Seto: Jakarta Effendy.Daftar Pustaka Alimul. P. Ed. (1999) Ilmu keperawatan.

anneahira.com/ilmu/ilmu-keperawatan.http://www.htm .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful